Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok



Payakumbuh,Lintasm Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi melakukan peninjauan ke pasar pabukoaan Kota Payakumbuh.Jumat (15/3/2024).

Kepada para pedagang pabukoan Supardi mengimbau, agar tidak mencampur makanan yang dijual dengan zat pengawet dan pemanis buatan lainnya yang berbahaya bagi kesehatan.

"Kan lai pakai gulo cindua ko ni? Jan campua lo jo pemanis buatan atau pewarna," ungkap Supardi.

"Ndak pak, kami lai pakai gulo soka," jawab pedagang sambil membungkus makanan untuk diberikan ke Supardi.

Di Pasa Pabukoan ini tersedia beragam menu makanan dan jajanan. Namun yang paling banyak dicari adalah berbagai makanan tradisional, yang kadang hanya ada ketika Bulan Ramadan. Sebut saja Bongko, Mie Tahu, aneka gorengan, berbagai jenis sambal, minuman dan banyak lainnya.

Usai bercandaria dengan para pedagang pabukoan,Supardi berlalu menyusuri lorong pasar payakumbuh, sembari bersalaman dengan banyak kawan kawannya. Tidak ada jarak. Senyum dan tawa mengembang, tidak terkecuali tukang ojek yang sedang beristirahat.

"Saya besar dan dibesarkan di Pasa Payakumbuah," ucap Supardi kepada Kepala Divisi Pemasaran Bank Nagari, Syafrizal yang mendampinginya.

"Payakumbuh bagi Supardi adalah masa lalu, masa sekarang dan masa depan,tempat hidup dan mengabdi,tempat cita cita disemai, dipupuk dan suatu saat memanen asa tersebut",ucap Supardi.

Di Pasa Pabukoan yang legendaris itu, tidak sedikit pedagang dan pengunjung yang kaget ketika dihampiri Supardi.

"Eeee Pak Supardi, singgah lah dulu pak, boli pabukoan kami (Pak Supardi, mampir dulu pak, beli takjil kami," ungkap salah satu pedagang sambil menyambut tangan Supardi dengan hangat untuk bersalaman. 

Sementara itu, dua orang anak gadis tak jauh dari tempat itu berbisik. "Bapoto wak jo Pak Supardi lu lah, apak tu dikampuang wak beliau banyak maagiah bantuan jawi (Berfoto kita dulu dengan Pak Supardi, di kampung kita, beliau banyak memberi bantuan sapi," katanya setengah berbisik.

Di tengah keramaian sore itu, Supardi sambil berkelakar dengan pedagang, 
Jam sudah menunjukkan pukul 18.00 WIB, sebentar lagi sirine berbuka berbunyi. "Kita jalan ke Tambago, warga sudah menunggu kita untuk berbuka puasa bersama," kata Supardi ke ajudannya.

Pasa Pabukoan Jumat sore itu, memang sedang ramai ramainya. Pembeli berdesakan. Memang pasa pabukoan adalah tradisi masyarakat Payakumbuh. Tidak hanya untuk mencari takjil, tapi juga ajang silaturahmi. 

"Pasa Pabukoan mampu menggerakan perekonomian masyarakat, dan pedagang harus menjaga kebersihan dan keramahan, apalagi nanti saat perantau pulang, tentu pasar ini akan ssmakin ramai," ungkap Supardi, sesaat sebelum menaiki mobil BA 3 nya.(rel/St)



PADANG Nusantaranews.com

Satu rumah warga di RT 01 RW 06 Kelurahan Rawang, Kecamatan Padang Selatan, jebol akibat longsor dari atas bukit karan pasca banjir yang melanda Kota Padang beberapa waktu lalu.

Mendengar informasi tersebut, Komunitas Basis Kebersamaan berserta anggota didampingi Babinsa Kelurahan Rawang Kecamatan Padang Selatan, Serka Iwan AP, turun tangan mengambil inisiatif untuk membantu membersihkan material yang masuk ke rumah warga tersebut,pada Minggu (17/3/2024).

Ketua Komunitas Basis Kebersamaan, Hendra Wijaya Kusuma mengatakan,

setelah menerima informasi dari warga ada rumah seorang warga yang jebol diterjang longsor dari atas bukit karan, kami mengambil inisiatif turun untuk membantu membersihkan material longsor yang masuk kedalam rumah.

Kami juga berkoordinasi dengan para pembina komunitas yakni Kapten Inf Ikhlas selaku Danramil 03/ Padang Selatan ,Mulya Perkasa selaku Camat Padang Selatan dan Kompol Nanang SH.MH, Kapolsek Padang Selatan.

"Para pembina sangat mensupport apa yang kami laksanakan. Atas nama berbuat kebaikan untuk orang banyak , Insyaallah mukjizat dari buah kebaikan itu akan datang pada diri kita masing-masing," pungkas Hendra.

Babinsa Kelurahan Rawang, Serka Iwan. AP, dalam kesempatan itu sangat apresiasi atas inisiatif yang dilakukan Komunitas Basis Kebersamaan.Tentunya hal ini sangat dibutuhkan oleh warga.

Memang pasca banjir melanda Kota Padang beberapa waktu lalu banyak terjadi musibah. Salah satu nya di RT 01 RW 06 Kelurahan Rawang ini. Ada 1 KK dimana kepala keluarga nya bapak Defitra dan istri Jumihartati dengan tiga orang anak.Dinding rumah mereka jebol ditimpa longsor. 

"Saya sangat berterima kasih kepada Ketua Komunitas Basis Kebersamaan,Hendra Wijaya Kusuma bersama rekan - rekan yang telah turun membantu masyarakat. Ini lah wujud keberadaan kita bisa membantu dan bermanfaat bagi masyarakat. Kedepannya sukses selalu," ungkap Serka Iwan.AP.

Sementara Defitra didampingi istri Jumihartati menyampaikan ucapan terima kasih kepada Komunitas Basis Kebersamaan di Babinsa Kelurahan Rawang yang telah membatu kami untuk membersihkan material yang masuk ke dalam rumah akibat diterjang  longsor beberapa hari lalu. 

"Kami juga berharap adanya bantuan dari pihak terkait dari pemerintahan setempat. Sampai saat ini kami belum ada mendapatkan bantuan," harap mereka.(bim)

Arosuka Lintasmedianews.com

Bupati Solok, Capt. H. Epyardi Asda, M.mar Dt. Sutan Majo Lelo bagikan Zakat BAZNAS kepada 1200 orang masyarakat penerima Zakat, Minggu (17/3/2024), bertempat di Rumah Dinas Bupati Solok.

Tampak hadir pada kesempatan tersebut, Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, M.mar Dt. Sutan Majo Lelo, Ketua TP- PKK Kab. Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP, Sekretaris Daerah Medison, S.Sos, M.Si, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Safrudin, S.Sos, M.Si l, Staf Ahli Bid. Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri, SH, MM, Staf Ahli Bidang. Kemasyarakatan dan SDM drg Muswir Yones Indra, MM, Asisten I Drs. Syahrial, MM, Asisten II Deni Prihatni, ST, MT, Asisten III Editiawarman, S.Sos, M.Si, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Solok, Walinagari se-Kabupaten Solok, Para Tokoh masyarakat/ Ketua KAN, serta Masyarakat Penerima Zakat.

Sekda Medison dalam sambutannya menyampaikan bahwa hari ini berbuka bersama untuk menjalin silaturami dengan masyarakat sekaligus sebagai bagian dari agenda /rangkaian kegiatan Pemerintah Daerah.

“Lebih kurang 1.200 orang masyarakat se-Kabupaten Solok, dari 74 nagari yang kami undang untuk acara buka bersama sore ini,” ucap Sekda.

Lebih lanjut Sekda Medison mengatakan, disamping melaksanakan kegiatan buka bersama masyarakat, Pemerintah Daerah Kabupaten Solok juga telah mengirimkan bantuan dalam rangka kepedulian kita terhadap saudara saudara kita yang dilanda musibah di Pesisir Selatan beberapa waktu yang lalu.

“Atas arahan dari Bapak Bupati, kita sudah mengirimkan Tim Peduli Bencana berupa 1 unit mobil damkar beserta personil sebanyak 30 orang. Dan untuk besok Senin Bapak Bupati akan memimpin langsung pemberian bantuan lainnya berupa pakaian, sarung, tikar, peralatan dapur seperti kompor gas ke Pesisir Selatan,” ungkap Sekda Medison.

Sementara itu, Bupati Solok Epyardi Asda dalam kesempatannya mengucapkan terimakasih atas kesediaan masyarakat untuk datang memenuhi undangan buka bersama di Rumah Dinas Bupati.

Bupati menyampaikan, kegiatan ini merupakan tradisi Pemda Kab. Solok untuk memperkuat ukhuwah islamiah di bulan yang penuh berkah ini. Mudah- mudahan niat menjalin silaturahmi ini dicatat sebagai amal ibadah bagi kita semua.

Selain itu, Bupati juga mengucapkan selamat menyambut Bulan Ramadhan, semoga bisa menjalankan ibadah puasa dengan baik dan agar Allah memberikan kekuatan kepada kita semua untuk menjalankan ibadah dengan semaksimal mungkin. Dan kita berharap di akhir Ramadhan agar kita semua kembali fitrah.

Bupati juga menyampaikan, atas nama Pemda Kab Solok juga mengucapkan terimakasih atas partisipasi masyarakat Kab Solok dalam melaksanakan pemilu legislatif dan pemilu presiden dengan aman dan kondusif.

“Alhamdulillah sudah ada penetapan oleh KPU bagi saudara-saudara kita yang akan menjadi Perwakilan Rakyat, dan diharapkan kepada yang telah dipilih oleh masyarakat agar dapat menjadi wakil rakyat yang memperjuangkan aspirasi masyarakat dan berjuang sesuai dengan kapasitasnya masing-masing,” kata bupati.

Bupati juga memaparkan, selama kepemimpinannya sudah banyak prestasi yang diperoleh untuk menjadikan Kabupaten Solok menjadi daerah yang terbaik di Sumbar.

Menjelang dilaksanakannya Buka Bersama, acara diisi dengan tausyiah oleh Ustadz Herman Yunior yang menyampaikan tentang “Janganlah Kamu Mengingkari Nikmatmu”( Karta)







Jakarta,Lintas Media News
Ketua Bidang Organisasi PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang mengatakan semua anggota PWI harus mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan bersertifikat kompeten. 

Itu merupakan amanat PD/PRT PWI hasil Kongres XXV PWI di Bandung. “Hasil rapat pleno PWI Pusat memutuskan untuk semua anggota biasa yang belum bersertifikat UKW, diberikan waktu satu tahun untuk ikut UKW. Batas akhirnya September 2024 ini untuk ikut UKW. Kalau tidak UKW, maka  anggota biasa tersebut gugur statusnya,” kata Zulmansyah Sekedang.

Dikatakan, sesuai amanat Kongres XXV PWI tahun 2023, di Bandung, hal tersebut mestinya berlaku sejak PD PRT disahkan. Tetapi Ketua Umum PWI Pusat dengan persetujuan pleno pengurus PWI Pusat memberikan diskresi satu tahun lamanya bagi anggota biasa yang belum UKW untuk segera mengikuti UKW termasuk anggota biasa seumur hidup.

Kongres PWI memang telah memutuskan penyempurnaan Peraturan Dasar, Peraturan Rumah Tangga, Kode Etik Jurnalistik dan Kode Perilaku Wartawan PWI. Sejumlah hal mendasar terhadap langkah tersebut, terutama terkait dengan penertiban keanggotaan. 

Diantaranya, agar bisa menjadi anggota biasa, minimal sudah menjadi anggota muda PWI selama dua tahun dan memiliki sertifikat Uji Kompetensi Wartawan (UKW) serta masih aktif bekerja sebagai wartawan di perusahaan pers yang berbadan hukum, tidak pernah menjalani hukuman pidana dengan vonis lebih dari 5 (lima) tahun.

“Pada peraturan dasar juga tegas disebutkan, anggota PWI dilarang merangkap sebagai Pegawai Negeri Sipil, Aparatur Sipil Negara, TNI, dan Polri,” katanya sembari menyebutkan, terhadap hal prinsip ini, PWI Pusat tidak akan pilih kasih dalam menerapkannya.

Di sisi lain, Zulmansyah Sekedang yang juga mantan Ketua PWI Riau ini mengutip garisan yang dicantumkan pada Pasal 6 Peraturan Rumah Tangga PWI.

Pada pasal ini disebutkan, keanggotaan gugur karena meninggal dunia, berstatus sebagai Aparatur Sipil Negara atau anggota TNI/Polri, tidak melakukan lagi kegiatan jurnalis tik lebih dari 1 (satu) tahun, tidak memperpanjang kartu anggota lebih dari 1 (satu) tahun, belum bersertifikat kompetensi bagi Anggota Biasa, mengundurkan diri, terkena sanksi pemberhentian penuh, dan berstatus terpidana dengan vonis hukuman 1 (satu) tahun atau lebih.

Lihat juga
Mendag Tinjau Stok dan Harga Bahan Pokok di Pasar Kramat Jati Jakarta
Menuju Kemitraan Perdagangan, Indonesia dan Sri Lanka Teken Perjanjian Preferensial


Widya Navies.

Khusus bagi anggota PWI pemegang kartu anggota biasa yang sudah berusia 60 tahun, menurut Zulmansyah, berlaku seumur hidup, dengan ketentuan selama yang bersangkutan tetap menjalankan profesi kewartawanan dan telah menjadi anggota PWI sekurang-kurangnya 15 tahun.

Terkait dengan garisan bahwa semua anggota PWI harus memiliki sertifikat UKW sampai September 2024, Zulmansyah menyebutkan, hal tersebut juga berlaku bagi anggota biasa yang memiliki kartu seumur hidup. 

“Ya, semuanya. Batas akhirnya September tahun ini. Selanjutnya, pemegang kartu anggota biasa yang berlaku seumur hidup agar melakukan pendaftaran ulang setiap minimal tiga tahun sekali atau setidaknya setiap satu kali masa kepengurusan,” katanya.

Di tempat terpisah, Plt Ketua PWI Sumbar, Widya Navies pihaknya terus melakukan upaya untuk mensosialisasikan PD/PRT PWI terbaru, namun diakuinya masih belum maksimal, sebab saat ini PWI Sumbar juga fokus pada hajatan besar yang akan dilaksanakan akhir Mei 2024.

Sesuai jadwal yang sudah dipersiapkan, PWI Sumbar akan melaksanakan Konferensi Luar Biasa (KLB), di Padang, akhir Mei 2023. KLB tersebut sejalan dengan dikeluarkannya SK Plt Ketua PWI Sumbar. Tugas utama Plt untuk melaksanakan KLB, paling lambat 27 Mei 2024.

Terkait dengan UKW, Widya Navies juga menyebutkan, saat ini PWI Sumbar sudah mempersiapkan pelaksanaan UKW, kerjasama dengan PWI Pusat dan BUMN. Direncanakan bulan Juli 2024 dengan 36 peserta.

“Semua biaya dibantu melalui kerjasama PWI Pusat dan BUMN,” katanya. (rel)




Padang,Lintas Media News
Capres peraih suara terbanyak di Sumbar Anies Baswedan ke Sumbar di tengah penghitungan suara nasional masih berlangsung.

Anies sampai siang di BIM selain mengunjungi korban banjir dan longsor di Galapuang Padang Pariaman dan Bunuaran Padang, juga berbuka bersama tokoh publik se Sumbar di Rumah Gadang Baiturahmah di Padang Bypass.

Di Pertemuan tokoh tadi, tak dinyana Anies Baswedan tegaskan mendukung Ketua DPW Partai NasDem Sumbar Fadly Amran jadi Walikota (Wako) Padang Pilkada 2024.

"Pak Fadly pas jadi Wako Padang, beliau sukses pimpinan Padang panjang dan luar biasa memimpin NasDem Sumbar,"ujar Anies Baswedan say didesak Wartawan terkait Fadly maju Pilkada Padang 2024, Sabtu 16/3-2024.

Untuk merebut Padang Satu, Anies Baswedan tekankan ke Fadly Amran untuk lebih bekerja keras dibanding Pemilu dan Pileg Februari kemarin 

"Fadly harus kerja keras, kerahkan seluruh kekuatan otak dan finansial, saya siap jadi juru kampanye Fadly di Pilkada Padang,"ujar Anies.

Bahkan Anies menyebut Fadly adalah satu-satunya Ari ratusan juta pejuang perubahan Indonesia.

"Fadly itu pejuang perubahan, Padang itu butuh pemimpin yang memiliki visi dan misi serta program kerja untuk perubahan,"ujar Anies Baswedan.

Terkait Pemilu yang sedang penghitungan suara nasional, Anies Baswedan menyebut demokrasi terparah dan ugal-ugalan.

"Kalau keputusan saya terpilih maka untuk sistem pemilu seperti ini tidak bisa reformasi tapi revolusi, kalau saya tidak jadi maka saya akan menyerukan ke Presiden terpilih,"ujar Anies.

Tapi Anies bersyukur Sumbar luar biasa, tidak terguyur dan tidak bisa diintervensi oleh apapun.

"Sehingga itu Sumbar menjadi daerah paling kuat bersama Aceh untuk perubahan,"ujar Anies Baswedan.
Anies Baswedan berharap jadi atau tidak presiden maka di Rumah Gadang Minang Kabau ini kita terus  lanjutkan semangat perubahan  

"Terima kasih, masyarakat Sumbar yang sangat tahan guyuran,"ujar Anies Baswedan didampingi sahabat setianya asli putra Minang, John Odius.(***)





Payakumbuh,Lintas Media News
Kelurahan Ampangan Kapalo Koto sangat terkenal dengan penghasil batung yang berkualitas, namun sayang masyarakat masih belum memanfaatkan potensi itu untuk memproduksi kerajinan yang bernilai jual tinggi. Paling sering diproduksi oleh masyarakat setempat adalah songkok dan kandang ayam.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi saat memimpin rombongan Tim Safari Ramadan (TSR) III ke Mesjid Makmur Kelurahan Ampangan Kapalo Koto Kota Payakumbuh, Jumat (14/3/2024).

Menurut Supardi,batung merupakan Sumber Daya Alam (SDA) yang melimpah pada Kelurahan Ampangan Kapalo Koto Kota Payakumbuh. Untuk lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat, potensi SDA itu harus dikelola agar produknya bisa menjadi komuditi ekspor.

Terkait potensi batung di daerah tersebut, Ketua DPRD Sumbar Supardi pernah meletakan anggaran pokok-pokok pikiran untuk membuat festival batung, namun sayang tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah kota (Pemko) Payakumbuh.

Menurut data, ada 300 jenis kerajinan dari batung didunia. Bahkan batung juga digunakan untuk bahan konstruksi bangunan dibeberapa negara.

” Jadi masyarakat Ampangan Kapalo Koto harus bisa mengolah batung menjadi komuditi ekspor,” katanya.

Untukbitu,Supardi berkomitmen untuk membawa hasil olahan batung dari masyarakat Ampangan Kapalo Koto mengikuti ekspo di luar negeri, namun kualitas produk memang harus bisa bersaing. Dengan adanya upaya tersebut diharapkan produk masyarakat setempat bisa merambah pangsa pasar yang lebih luas.

Sementara itu pengurus masjid Yalma Doni Datuak Rajo Lelo mengatakan. kedatangan Tim Safari Ramadan pemerintah provinsi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbar Supardi diharapkan memberikan berkah terhadap kelangsungan mesjid, sekarang mesjid ini berada pada kawasan rawan longsor.

Masjid Makmur ampangan telah terkena longsor beberapa waktu lalu, namun sisi bangunan yang rusak belum diperbaiki hingga sekarang.

Dia mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan safari Ramadan Ketua DPRD Sumbar. “Mudah-mudahan kedatangan rombongan Tim Safari Ramadan ini semakin menambah semangat bagi kami untuk terus memakmurkan masjid ini,” tuturnya

Untuk diketahui, kondisi Masjid Makmur terletak pada area yang rawan longsor, sehingga butuh penguatan-pengutan pada beberapa sisi bangunan.Jelas Yalma Doni

Usai memberikan sambutan Ketua DPRD Sumbar Supardi menyerahkan bantuan hibah untuk pengembangan pembangunan masjid senilai Rp50 juta, ditambah dengan bantuan dari Bank Nagari Rp10 juta, bantuan Al-Quran juga diberikan sebanyak 20 buah.(*/St)

.









Payakumbuh,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi melaksanakan safari ramadhan di Masjid Baitul Karim Kelurahan Padang Tangah Payo Bada Kota Payakumbuh, Kamis (14/3/2024). 

Didampingi Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Peraturan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sumbar Zardi Syahrir, Kepala sub bagian (Kasubag) Humas Protokol Dahrul Idris,Supardi selaku pimpinan rombongan menyampaikan,pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, merupakan salah satu fokus yang harus diwujudkan bersama-sama, untuk itu menjaga adab dan moral harus dilakukan oleh generasi muda.

Menurut Supardi,saat ini pemerintah provinsi tengah fokus dalam menangani persoalan dan kasus-kasus yang berkaitan dengan moralitas. Meski lembaga pendidikan dari SD hingga Perguruan Tinggi (PT) berkembang cukup pesat, namun belum menjamin bisa menciptakan moralitas yang baik.

“Untuk itu perlu keterlibatan seluruh pihak dalam melahirkan SDM yang lebih berkualitas,” katanya.

Disebutkannya, salah satu hal yang harus diwaspadai dalam pembangunan SDM berkualitas adalah penyakit candu. Penyakit candu menggerus kecerdasan otak, sejumlah hal pemicu penyakit candu adalah narkotika. “lebih buruknya adalah”
adanya ditemukan kasus remaja-remaja dalam mengkonsumsi lem.

Tidak hanya itu, berkembangnya penyakit masyarakat yaitu Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) juga harus menjadi perhatian. Penyakit candu yang sangat umum dan dekat adalah tidak bisanya terlepas dari gadget (Smartphone-red) dalam kehidupan sehari-hari. Bahanya adalah, penggunaan Smart Phone untuk melihat konten-konten porno.Terang Supardi.

Untuk itu,sudah saatnya pemerintah daerah memikirkan terkait ruang-ruang tempat berekspresi bagi pemuda, sekarang banyaknya hanya di kedai-kedai. Salah satu pusat kegiatan yang harus dibuka adalah mesjid, karena mesjid harus menjadi pusat pembinaan moral pada daerah sekitar.Tegas Supardi.

Melalui safari ramadhan ini,Ketua DPRD Sumbar juga menyalurkan bantuan hibah untuk pengembangan pembangunan masjid senilai Rp50 juta, ditambah dengan bantuan dari Bank Nagari Rp10 juta, bantuan Al-Quran juga diberikan sebanyak 20 buah.

Sementara itu pengurus masjid Baitul Karim Adam mengatakan banyak fasilitas masjid masih kurang dan harus dilengkapi, salah satunya tempat berwudhu yang kurang representatif. Dewan kemakmuran terus berupaya untuk melengkapi sarana dalam kenyamanan jamaah beribadah, namun semua memiliki keterbatasan.

Tempat parkir mesjid juga harus diperluas untuk kendaraan jemaah, mesjid ini merupakan salah satu yang tertua di Kelurahan Padang Tangah Payo Badar Kota Payakumbuh.

“Jadi bantuan yang diberikan oleh tim safari Ramadan Provinsi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbar Supardi, akan sangat membantu pengurus untuk memperbaiki mesjid,” katanya.

Dia mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan safari Ramadan Ketua DPRD Sumbar. “Mudah-mudahan kedatangan rombongan Tim Safari Ramadan ini semakin menambah semangat bagi kami untuk terus memakmurkan masjid ini,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Sani Salman, Inspektur Inspektorat Sumbar Dileyasti, Komisaris Bank Nagari Beni Warlis, Komisioner KI Sumbar Tanti Endang Lestari dan Mona Siska.  (*/st)



 
Padang Pariaman , Lintas Media News
Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyambut Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Republik Indonesia Muhadjir Effendy di Nagari Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman, pada Jum’at (15/3/2024).

Usai melakukan lawatannya ke Kabupaten Pesisir Selatan, Menko PMK Muhajir Effendi bertolak ke Kabupaten Padang Pariaman.


Menko PMK Muhadjir Effendy langsung disambut Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, Ikut dalam rombongan tersebut Wakil Gubernur Sumatera Barat Audy Joinaldi, BNPB beserta rombongan, sekira pukul 17 .15 Wib tiba di posko penanganan bencana dan dapur umun Sikucua Laweh Komplek Perumahan Oman Nagari Sikucua Kecamatan V koto Kampung Dalam.


Dalam Arahannya, Menko PMK Muhadjir Effendy menyampaikan, apresiasi atas penanganan bencana yang dilakukan pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan khususnya Kabupaten Padang Pariaman dengan cepat tanggap bersama tim terkait dalam melakukan evakuasi dan penanganan bencana.


“Saya apresiasi pak Bupati dan jajaran serta semua pihak yang terlibat langsung dalam proses evakuasi dan penanganan korban bencana baik itu bencana banjir dan Longsor yang terjadi dalam wilayah Kabupaten Padang Pariaman,” Sebutnya.

Di samping itu, Muhadjir juga meminta agar pemerintah daerah Padang Pariaman agar melakukan pendataan kebutuhan bantuan yang sifatnya mendesak, serta mendata secara rinci dampak kerusakan yang disebabkan oleh banjir yang terjadi pada 7-8 Maret 2024 yang lalu.


“Saya minta kepada pak Bupati beserta jajaran untuk melakukan pendataan dan inventarisasi kebutuhan, menyiapkan segala dokumen yang dibutuhkan sebagai pengajuan bantuan untuk kemudian ditindak lanjuti di tingkat Kementerian. nantinya, ” Ungkap Muhadjir.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyampaikan, rasa terima kasih atas kunjungan Bapak Menko PMK, ke Padang Pariaman.

Kunjungan ini, dalam bentuk kepedulian Pemerintah Pusat melalui Menko PMK yang memberikan bantuan dan hadir langsung di tengah-tengah masyarakat yang ditimpa musibah di Sumatera Barat khususnya di Padang Pariaman.


“Atas nama masyarakat Kabupaten Padang Pariaman kami ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Menko yang telah hadir dan memberikan bantuan langsung kepada masyarakat yang dapat meringankan beban pada saat tanggap darurat,” ucap Suhatri Bur

Pada kesempatan itu, Menko PMK Muhajir Effendi menyampaikan belasungkawa dan duka yang mendalam kepada korban yang meninggal dunia dan yang terdampak musibah dan bencana yang terjadi di Sumatera Barat khususnya di Padang Pariaman.

Menko PMK Muhadjir tidak hanya memberikan dukungan moral dan duka cita yang mendalam, tetapi sekaligus menyerahkan bantuan langsung dan santunan uang tunai masing- masing sebanyak Rp 15 juta kepada keluarga korban yang meninggal dunia pada bencana banjir di kabupaten Pesisir selatan, yang merupakan warga Kabupaten Padang Pariaman.


Diketahui dari data sementara, tercatat ada 4 ( empat) warga Padang Pariaman yang meninggal dunia akibat musibah banjir dan longsor yang terjadi Kabupaten Pesisir Selatan, mereka adalah Tasnil (laki laki) 54 tahun, Zahani (perempuan) 54 tahun keduanya warga Kecamatan Koto Kampung Dalam, Arief Firman Rianto (laki laki) 25 tahun, warga Kecamatan Sungai Geringging, dan Andra Rahman (laki laki) 23 tahun warga Nagari Pilubang Kecamatan Sungai Limau.

Gerak cepat Bupati Padang Pariaman, Suhatri Bur dalam penanganan bencana maupun pasca bencana ini, menjadi perhatian serius dari Kemenko PMK, hal tersebut dibuktikan dengan loby dan pendekatan Suhatri Bur yang telah mendatangkan Menteri dan pejabat se-tingkat Menteri ke Kabupaten padang pariaman, diantaranya, Kepala BNPB RI, Mensos RI dan Menko PMK RI.


Menteri Koordinator PMK Muhajir Effendy mengatakan, untuk santunan korban banjir Pesisir Selatan yang merupakan warga Padang Pariaman, dan mengakumulasi seluruh permasalahan kebencanaan di Kabupaten Padang Pariaman dibawa dalam rapat koordinasi tingkat Menteri untuk membahas usulan dan strategi penanganan bencana yang berkepanjangan di Kabupaten Padang Pariaman.

Turut hadir menyambut kedatangan Menko PMK, Unsur Muspida, Kajari Pariaman, Sekda Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis, Asisten Adm Pembangunan dan Kesra Zainil, Ka Dinsos P3A Sumarni, Kepala Pelaksanan BPBD Padang Pariaman Budi Mulya beserta jajarannya, Kabag Prokopim Anton Wira Tanjung, Camat V Koto Kampung Dalam dan Wali Nagari se- Kecamatan V Koto Kampung Dalam. (*/Len)

PADANG Lintasmedia.com

Direktur Utama (Dirut) PT Semen Padang Indrieffouny Indra, menyebut bahwa pihaknya akan memperpanjang aksi kemanusiaan terhadap bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Hal itu disampaikannya saat mengunjungi Posko Darurat Bencana yang berada di Kantor Camat Koto XI Tarusan, Sabtu (16/3/2024). Dua kecamatan yang dilanda banjir akibat hujan lebat yang terjadi pada Kamis (7/3/2024) itu adalah Koto XI Tarusan dan Sutera. 

Indrieffouny bersama rombongan yang terdiri dari Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan, Iskandar Z Lubis  Kepala Unit Humas & Kesekretariatan Nur Anita Rahmawati, dan Kepala Unit CSR Dedi M Sidiq, juga menyambangi Rumah Dinas Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar, di Painan. 

Dalam kunjungan ke rumah orang nomor satu di Pessel itu, PT Semen Padang juga menyerahkan simbolis bantuan untuk korban banjir senilai Rp 259.440.000 kepada Bupati Rusma Yul Anwar. Bantuan tersebut sebelumnya telah disalurkan melalui Posko Semen Padang Peduli di Koto XI Tarusan dan Sutera.

Indrieffouny dalam kesempatan itu mengatakan, pihaknya prihatin atas bencana banjir yang terjadi di beberapa wilayah di Kabupaten Pessel. "Bantuan yang kami salurkan itu merupakan bentuk tanggung jawab sosial perusahaan terhadap bencana banjir yang terjadi di Pessel ini," katanya.

Orang nomor satu diperusahaan semen kebanggaan masyarakat Sumbar itu membeberkan bentuk bantuan yang telah disalurkan PT Semen Padang kepada korban terdampak banjir di Pessel. Di antaranya, mendirikan Posko Peduli di Kecamatan Koto XI Tarusan dan Kecamatan Sutera. 

Untuk di Koto XI Tarusan, selain mendirikan Posko Peduli, PT Semen Padang juga menyalurkan bantuan sembako untuk 480 kepala keluarga (KK) yang tersebar di Nagari Baruang-baruang Balantai Selatan, dan 320 KK untuk Nagari Duku Utara. Kemudian di Kecamatan Sutera dibagikan bantuan sembako kepada 925 KK. 

"Di Sutera, bantuan paket sembako itu disalurkan kepada dua nagari yang terdampak, yaitu ke Nagari Aur Duri dengan jumlah penerima sebanyak 250 KK, dan ke Nagari Ganting Mudik Utara yang mencakup Langgai, Batu Bala dan Ampalu dengan jumlah 675 KK," ujarnya.

Kepala Departemen Hukum & Komunikasi Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis menambahkan, bantuan paket sembako yang disalurkan ke lokasi banjir di Koto XI Tarusan dan Sutera terdiri dari beras, mie instan, sarden, minyak goreng, telur, diapers, minyak telon dan air mineral. 

Untuk di Kecamatan Koto XI Tarusan, paket sembako yang disalurkan sebanyak 1.625 paket. "Selain sembako, Semen Padang juga mendirikan dapur umum yang telah menyalurkan 750 paket nasi bungkus dan bahan masakan untuk korban banjir," katanya.



Selain itu, lanjutnya, PT Semen Padang juga mendirikan posko kesehatan dengan melibatkan tim medis dari Semen Padang Hospital (SPH), serta menurunkan relawan Mining Rescue Team (MRT) untuk membantu pencarian dan evakuasi korban banjir, serta pendistribusian air bersih. 

"Kemudian untuk di Sutera, Semen Padang juga menyalurkan 315 bantuan paket sembako, serta menurunkan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang untuk membantu membersihkan fasilitas umum dari material banjir, serta mendistribusikan bantuan sembako dan air bersih untuk para korban," ujarnya.

Sementara itu, Bupati Pessel Rusma Yul Anwar menyampaikan terima kasih kepada PT Semen Padang. "Terimakasih kepada manajemen Semen Padang yang telah hadir dalam membantu untuk memulihkan kami pasca bencana, bantuan yang diberikan sangat dibutuhkan warga," ujarnya dalam pertemuan yang singkat itu.

Hal yang sama juga disampaikan Camat Koto XI Tarusan, Nurlaini, saat menyambut rombongan PT Semen Padang ke lokasi banjir di Tarusan. Kata dia, PT Semen Padang yang telah hadir dan memberikan bantuan kepada warga, termasuk memperpanjang aksi kemanusian di Tarusan ini. 

"Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih kepada manajemen Semen Padang. Bantuan yang diberikan tidak hanya logistik saja, tapi disemua sektor yang kita butuhkan seperti penyaluran air bersih, obat-obatan, pakaian, pembersihan lumpur dan sebagainya," kata Nurlaini.

"Kepedulian Semen Padang terhadap bencana banjir di Pessel ini sudah sangat luar biasa sekali. Bahkan ketika saya meminta perpanjangan waktu untuk tetap membantu kami disini, Alhamdulillah usulan kami diterima oleh Dirut Semen Padang dengan memperpanjang waktu hingga Jumat mendatang," katanya.(*)

 

Dharmasraya, Lintasmedianews.com

 Banjir dan longsor melanda Sumatera Barat di beberapa wilayah di Sumbar,  pada hari Kamis tanggal 7 Maret 2024 malam, yang paling parah adalah wilayah Pesisir Selatan.

Dampak dari banjir tersebut salah satunya kekurangan air bersih untuk masyarakat yang terkena banjir dan longsor di wilayah Pesisir Selatan.

Menyikapi hal tersebut Bupati Kabupaten Dharmasraya, Sutan Riska Tuanku Kerajaan mengirimkan kendaraan air bersih dan personel Tagana Dharmasraya.


Sabtu 16 Maret 2024, Tagana Dharmasraya dibawah Komando Kepala Dinas SOSP3APPKB Kabupaten Dharmasraya, Martin Efendi melakukan penyaluran air bersih pasca banjir dan longsor. Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang terdampak bencana.

Penyaluran dilakukan secara bergilir dari rumah ke rumah masyarakat di Nagari Sungai Nyalo Kecamatan Batang Kapas, Kabupaten Pesisir Selatan.

“Semoga bantuan tersebut bermanfaat dan dapat meringankan beban saudara kita diawal bulan yang penuh berkah ini. Dan semoga Allah SWT memberi kesabaran dan ketabahan kepada saudara – saudara kita yang terdampak musibah dimanapun berada,” kata Martin.(elda)



Payakumbuh,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi memimpin tim safari ramadhan di masjid Al-Husna Tambago, kelurahan Taratak Padang Kampuang, kecamatan Payakumbuh Utara, Jumat (15/3/2024).

Dalam sambutannya, banyak hal yang disampaikan Supardi,terutama masalah kemiskinan ekstrim,UMKM hingga kondisi alam yang rawan bencana.

Di depan jemaah masjid Al-Husna Supardi mengakui, angka kemiskinan ekstrem di kota Payakumbuh masih cukup besar.

“Tentunya dalam pengentasan miskin ekstrim ini tidak hanya dikerjakan oleh pemerintah saja, tetapi juga merupakan tugas bersama untuk saling bahu membahu dalam membantu mengatasinya,” ungkap Supardi.

Selain miskin ekstrim, Supardi mengatakan, jika saat ini masih didapati kasus Stunting di kota Payakumbuh, dimana angka Stunting di Sumbar secara keseluruhan berada di peringkat tiga nasional.

“Hal ini musti dan segera kita diselesaikan dengan saling bahu membahu agar warga di Sumatra Barat terutama ibu-ibu memiliki pengetahuan yang lebih lagi agar tidak terjadi Stunting terhadap anak keturunannya kelak,” bebernya.

“Mari kita semua saling bahu membahu dalam mendukung serta menyelesaikan kendala dan masalah yang dihadapi masyarakat,” pita Supardi.

Gusti Yondri selaku pengurus masjid Al-Husna pada kesempatan itu menyampaikan rasa syukurnya serta terima kasih kepada TSR Sumbar dan Kota Payakumbuh atas kunjungan rombongan.

“Alhamdulilah, kami sangat menunggu sekali kedatangan rombongan bapak ibu dari pemerintah provinsi dan kota Payakumbuh disini untuk melihat kondisi langsung dari mesjid Al-Husna yang sedang dalam tahap pemugaran ini,” ungkap Gusti.

Kepada rombongan TSR Gusti juga melaporkan bahwa masjid Al-Husna sedang dalam pemugaran yang merupakan proses atas swadaya dari seluruh masyarakat Tambago.

“Semoga dengan kedatangan rombongan bapak ibu disini, akan dapat segera menyelesaikan proses pemugaran mesjid ini agar segera dapat menjadi mesjid kebanggaan warga Tambago,” lanjutnya.

Sementara, Penjabat (Pj) Wali Kota Payakumbuh yang diwakili Sekretaris Daerah Rida Ananda  menyampaikan terimakasih kepada seluruh warga dan pengurus mesjid Al-Husna Tambago yang telah menyambut rombongan dengan sangat baik yang dimulai dari berbuka puasa bersama.

“Alhamdulilah, kami sangat senang sekali atas animo warga masyarakat Tambago dalam menyambut kami,” ungkap Rida bahagia.

Tentang kemiskinan di Payakumbuh Rida menyampaikan, saat ini pemko masih memberikan perhatian khusus terhadap kemiskinan ekstrim yang masih relatif banyak di kota Payakumbuh.

“Masih didapati warga kita yang masih tergolong kategori miskin ekstrim. Dimana sesuai data yang ada saat ini warga masyarakat kota Payakumbuh masih didapati  4,5 persen. Tentunya angka ini harus segera kita tuntaskan,” ungkap Rida.

Terkait dengan permasalahan pembuangan akhir sampah, Rida katakan Pemko Payakumbuh sedang mengupayakan TPA Regional milik Pemprov Sumbar agar dapat dikelola kembali pasca bencana longsor beberapa waktu lampau.

“Kita saat ini masih terus berupaya melakukan negosiasi dengan Pemprov Sumbar. Semoga TPA Regional ini dapat dikelola oleh Pemko Payakumbuh segera,” ungkap Rida.

Pada kesempatan itu,sebagai Ketua Tim TSR Pemprov Sumbar Supardi menyerahkan bantuan untuk mesjid Al-Husna berupa uang tunai sebesar Rp.50 juta, 20 al-Quran, dan uang bantuan bank nagari sebesar Rp.10 juta. 

Ikut dalam rombongan Tim Safari Ramadan (TSR) yang dipimpin Ketua DPRD Sumbar Supardi yaitu,
Danlanud Sutan Sjahrir Kolonel. Nav. Sani Salman Nuryadin beserta rombongan dari Provinsi Sumatra Barat, didampingi TSR Kota Payakumbuh yang juga dipimpin Pj. Wali Kota Payakumbuh dan jajaran beserta kepala cabang Bank Nagari kota Payakumbuh Afnizon, Plt. direktur RSUD Adnaan WD Elfitrimelly, dan Komandan Pos-AU Piobang Lanud Sutan Sjahrir Letda. sus. Al Herdiman, disambut dengan penuh suka cita oleh warga dan pengurus masjid Al-Husna Tambago.(*/st)



Padang,Lintas Media NewsBahas Substansi Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Tahun 2023-2043,Panitia Khusus (Pansus) rapat kerja dengan mitra terkait di ruang  khusus I DPRD Sumbar.Kamis (14/3/2024).

Zulkenedi Zaid selaku pimpinan mengatakan.Rapat ini bertujuan untuk menandai langkah bersama dalam mencapai kesepakatan substansi Ranperda tentang RTRW tahun 2023-2043 dan mencari keputusan bersama meletakkan pondasi yang kuat untuk kemajuan Sumatera Barat (Sumbar) kedepan.

“Berbagai pihak dari beragam latar belakang turut ambil bagian dalam rapat ini, termasuk perwakilan dari pemerintah daerah, akademisi, dan pemangku kepentingan lainnya,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan wilayah, pelestarian lingkungan, serta pemberdayaan masyarakat dibahas secara mendalam.

“Pansus RTRW DPRD Provinsi Sumatera Barat dan mitra kerja bekerja keras untuk mencapai kesepakatan yang memperhatikan kepentingan semua pihak serta menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan,” tambah Zulkenedi.

Menurut Zulkenedi, DPRD Sumbar optimis hasil rapat ini akan membawa dampak positif yang signifikan bagi Sumatera Barat di masa depan.

Pada kesempatan itu,Zulkenedi Zaid juga mengapresiasi kontribusi semua pihak yang terlibat dalam proses pembentukan Ranperda RTRW ini.

Diharapkan dengan sinergi dan kesepakatan yang tercapai hari ini, Sumatera Barat dapat terus berkembang menjadi wilayah yang lebih maju, lestari, dan sejahtera bagi semua pihak.Harap Zulkenedi Zaid.

Langkah-langkah konkret akan segera diimplementasikan untuk mewujudkan visi dan misi pembangunan wilayah yang lebih baik.tutupnya.(*/st)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.