Articles by "Pasaman - Pasaman Barat"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM walikota Padang walikota solok
Showing posts with label Pasaman - Pasaman Barat. Show all posts

 

Pasbar Lintas Media News Com.


Sekolah Menengah Atas Negeri 1 Gunung Tuleh lahirkan Satu Kelas Digital baru untuk tahun Ajaran 2026/2027,demikian disampaikan Yurnalis ,S.Ag,M.Pd kepsek setempat di ruang kerjanya Paraman Ampalu,Kecamatan Gunung Tuleh ,Sabtu tgl18/7.


Program Digital ini merupakan terobosan baru dari kepsek yang baru menjabat beberapa bulan ,ternyata punya Visi dan prigram yang bisa diandalkan serta dibuktikannya ,demi untuk para generasi mendatang di Kampung halamannya.


Ia lebih jauh mengatakan terkait perkembangan yang begitu pesat, barang tentu ,mau tak mau harus dipersiapkan ,kita tidak boleh mengatakan istilah terlambat, segala se suatunya secara bertahap harus ada dalam rangka meningkatkan mutu satuan pendidikan khususnya sekolah yang di pimpinnya .


Yang terpenting bagaimana kesiapan para Siswa-Siswi nya mengikuti ,memahami ,mengaplikasikan dengan baik ,sehingga bisa bersaing dengan lulusan sekolah lain setelah menamatkan sekolah ,karena itu yang seperti ini sangat didorong ,sehingga memiliki keterampilan (Skil) ungkapnya.


Mengingat pentingnya ketrampilan sebagai penunjang tentunya kita harus mempersiapkan ini,kendati pun anggaran belum memadai ,namun dengan adanya usaha dengan semua pemangku termasuk : Kepala sekolah ,guru, tenaga kependidikan, masyarakat ,komite untuk punya komitmen bersama ,demi anak didik .


Saat dikonfirmasi Media ini Ikhsan S.Pd,M.Pd Wakil Kesiswaan setempat yang didampingi Wirdanelti S.P.d (Humas) menambahkan dengan adanya kelas Digital baru pertama ini otomatis ,akan berdampak langsung ,karena peruntukannya memang untuk kelas X ,apalagi tahun ini jumlah Siswa baru ada mengalami peningkatan yang signifikan dari tahun sebelumnya hanya 228 Siswa dan tahun ajaran 2026/2027 menjadi 234 Orang dengan jumlah Siswa seluruhnya 663, dan tenaga pendidik dan Administrasi 52 Orang.

 

Pasbar, Lintas Media News Com


Fahrein ,S.Sos,M.Si mantan Staf Ahli Kantor. Bupati Pasaman Barat ,setelah purna tugas kembali mendaftarkan diri menjadi calon Wali Nagari secara langsung ke Kantor Panitia Pemilihan Wali Nagari Rabi Jonggor pada Kamis siang,9/10 2026.


Saat dikonfirmasi terkait pendaftaran untuk calon Wali tersebut telah menyerahkan semua Persyaratan yang diminta dan dinyatakan lengkap oleh panitia dan pertama mendaftar dari sekian calon yang ingin bertanding ,allahamdulillah tak ada kendala terangnya.


Ia mengatakan dengan ucapan terima kasih, atas pelayanan yang diberikan oleh para Panitia ,terlebih adanya sambutan dari P.J Wali Nagari Rabi Jonggor M.Zunni dan Sekna Warta Irawan yang sempat berbincang-bincang terkait penerimaan pendaftaran serta bagaimana keadaan Nagari Rabi Jonggor ke depan.


Kepada penerima pendaftaran mengatakan rasa ucapan terima kasih,atas pelayanan yang baik dengan nada bangga dan penuh semangat.


Ia pun mengatakan lebih singkat terkait pencalonan dirinya untuk ikut pada pesta pemilihan Pilwana Wali Nagari ini Tahun 2026 ini ,karena adanya keterpanggilan hati dan keiklasan semata ,demi membangun Nagari Rabi Jonggor yang kita cintai ini ke depan terang ayah yang memiliki 3 orang anak laki-laki ini.


Tentunya ,andaikan ada kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Pemerintahan nantinya ,akan berusaha memberikan lebih maksimal ,yang terbaik bagi masyarakat sesuai Visi Misi yang sudah kita siapkan tegas mantan pejabat yang sudah memulai karirnya dari kota Padang ,pindah ke Pemda Kabupaten Pasaman Barat dan tak diragukan lagi kepemimpinannya dengan segudang pengalaman dan memang jadi pilihan kita .

 

pasamanbarat, Lintasmedia News– Dalam upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi para wisatawan, Kapolsek Pasaman AKP Bermana Manda memerintahkan jajarannya melaksanakan kegiatan pencegahan aksi premanisme dan pungutan liar (Pungli) di kawasan objek wisata Pohon Seribu, Jorong Pondok, Nagari Ranah Pasisia, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (5/7/2026).


Kegiatan ini dilakukan sebagai tindak lanjut dari beredarnya informasi di media sosial yang menyebutkan adanya praktik pungli yang berkedok sumbangan kepada pengunjung yang akan memasuki kawasan wisata Pantai Pohon Seribu. Hal ini disampaikan oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kapolsek Pasaman.


“Merespon keluhan dan informasi yang beredar tersebut, kami langsung memerintahkan personel untuk menggelar patroli dialogis serta memberikan imbauan langsung kepada masyarakat agar tidak terlibat dalam tindakan yang dapat mengganggu kenyamanan publik, seperti aksi premanisme dan pungutan liar,” ujarnya.


Dalam pelaksanaannya, Bhabinkamtibmas Nagari Sasak Ranah Pasisie Aipda Eko Hendria bersama Briptu Beni Nauli juga berinteraksi secara langsung dengan tokoh masyarakat dan tokoh pemuda setempat. Mereka memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga citra daerah sebagai tempat wisata yang aman dan tertib.


Kapolsek Pasaman AKP Bermana Manda menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus mendukung perkembangan sektor pariwisata, yang menjadi salah satu potensi unggulan daerah.


“Kehadiran personel Polri di tengah masyarakat bukan hanya untuk penegakan hukum semata, tetapi juga untuk melakukan pembinaan dan pencegahan agar tidak terjadi tindakan premanisme maupun pungli yang dapat meresahkan pengunjung wisata,” jelas AKP Bermana.

Selain itu, Aipda Eko Hendria juga menghimbau kepada seluruh pengunjung dan pelaku usaha di sekitar lokasi wisata agar tidak ragu melapor ke pihak kepolisian apabila menemukan adanya praktik pungli atau tindakan premanisme yang mengatasnamakan kelompok tertentu.


“Setiap tindakan yang merugikan masyarakat atau wisatawan, apalagi yang masuk dalam kategori tindak pidana, akan kami tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku,” tegas Kapolsek.


Tidak hanya soal keamanan, pihak kepolisian juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut aktif menjaga kebersihan lingkungan serta menciptakan suasana yang kondusif, sehingga wisatawan merasa nyaman berkunjung ke Pasaman Barat.


Kegiatan serupa diharapkan dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, agar kawasan wisata di Kabupaten Pasaman Barat tetap menjadi destinasi yang aman, tertib, dan bebas dari praktik yang merugikan. Hal ini juga sejalan dengan komitmen Polres Pasaman Barat dalam mewujudkan wilayah yang aman, damai, dan kondusif demi kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. (***)

PASAMAN BARAT, Lintasmedia News– Komitmen Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat kembali ditegaskan oleh Kapolsek Ranah Batahan menyikapi berbagai informasi yang berkembang terkait aktivitas pertambangan emas menggunakan mesin dompeng di wilayah hukum Polsek Ranah Batahan.


Sebagai institusi penegak hukum yang mengedepankan prinsip Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan), Polri memastikan setiap informasi yang diterima diproses secara profesional, objektif, transparan, dan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Seluruh informasi yang berkembang saat ini masih berada dalam tahap penyelidikan guna memperoleh fakta yang utuh sehingga setiap langkah yang diambil dapat dipertanggungjawabkan secara hukum maupun kepada masyarakat.


"Kami tidak pernah melakukan pembiaran terhadap dugaan pelanggaran hukum. Saat ini seluruh informasi masih kami dalami agar setiap tindakan yang dilakukan benar-benar berdasarkan fakta di lapangan," tegas Kapolsek Ranah Batahan.


Kapolsek menjelaskan bahwa aktivitas yang menjadi perhatian publik tersebut terjadi ketika sebagian personel Polsek Ranah Batahan mengikuti kegiatan olahraga bersama di Kepolisian Resor Pasaman Barat. Namun demikian, kegiatan tersebut bukan berarti Markas Polsek dalam keadaan kosong.


Menurutnya, sesuai prosedur kedinasan, anggota yang mengikuti kegiatan olahraga merupakan personel yang tidak sedang melaksanakan tugas piket. Sementara itu, pelayanan kepolisian kepada masyarakat dan pengamanan Markas Polsek tetap berjalan sebagaimana mestinya karena masih terdapat personel yang melaksanakan piket di mako.


"Perlu kami tegaskan bahwa saat kegiatan olahraga berlangsung, Markas Polsek tidak kosong. Tetap ada personel yang melaksanakan tugas piket, sekitar tiga orang, sehingga pelayanan kepada masyarakat dan pengamanan kantor tetap berjalan sebagaimana mestinya," jelas Kapolsek.


Ia juga meluruskan informasi yang beredar bahwa aktivitas pertambangan tersebut berada tepat di belakang Mapolsek Ranah Batahan. Menurutnya, lokasi yang dimaksud bukan merupakan bagian dari lahan milik Polsek, melainkan berada di wilayah yang berbatasan dengan aset Polsek.


"Informasi yang menyebutkan lokasi tersebut berada tepat di belakang Mapolsek perlu diluruskan. Faktanya, lokasi itu bukan berada di dalam area milik Polsek, tetapi berada di kawasan yang berbatasan dengan tanah Polsek," ujarnya.


Lebih lanjut, Kapolsek mengungkapkan bahwa kawasan tersebut merupakan lingkungan permukiman masyarakat yang cukup padat. Sebagian warga telah lama menggantungkan mata pencaharian dari aktivitas pertambangan rakyat secara tradisional yang telah berlangsung selama bertahun-tahun. Bahkan, aktivitas tersebut diketahui mendapat dukungan dari sebagian tokoh masyarakat dan ninik mamak setempat.


Menurutnya, kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi aparat kepolisian dalam menjalankan tugas penegakan hukum.


"Di satu sisi kami memiliki kewajiban menegakkan hukum sesuai amanat peraturan perundang-undangan. Namun di sisi lain, ketika dilakukan penertiban, sebagian masyarakat menghadang karena menganggap aktivitas tersebut merupakan sumber mata pencaharian mereka. Sebaliknya, apabila belum dilakukan tindakan, muncul anggapan bahwa Polri melakukan pembiaran. Inilah tantangan yang kami hadapi di lapangan," ungkap Kapolsek.


Meski demikian, Kapolsek menegaskan bahwa Polri tidak akan pernah mengabaikan tugas penegakan hukum. Setiap laporan maupun informasi yang diterima akan diproses secara profesional, objektif, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.


Sebagai implementasi semangat Polri Presisi, Polsek Ranah Batahan terus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, ninik mamak, tokoh agama, serta seluruh pemangku kepentingan guna mencari solusi yang komprehensif dan berkelanjutan. Langkah tersebut dilakukan agar penyelesaian persoalan tidak hanya berorientasi pada aspek penindakan, tetapi juga memperhatikan kondisi sosial, ekonomi, keamanan, dan ketertiban masyarakat.


"Kami bukan membiarkan, tetapi sedang mencari solusi yang humanis dan berkeadilan. Penegakan hukum tetap menjadi komitmen kami, namun pelaksanaannya harus dilakukan secara profesional dengan mempertimbangkan kondisi sosial masyarakat agar tercipta penyelesaian yang terbaik bagi semua pihak," tegasnya.


Di akhir keterangannya, Kapolsek mengajak masyarakat untuk tetap menjaga situasi keamanan dan ketertiban serta tidak mudah mempercayai informasi yang belum terverifikasi. Ia berharap masyarakat memberikan kesempatan kepada aparat kepolisian untuk bekerja berdasarkan fakta dan ketentuan hukum.


"Kami terbuka terhadap kritik, saran, dan masukan yang membangun. Namun kami berharap masyarakat memberikan kesempatan kepada Polri untuk bekerja secara profesional, transparan, dan objektif. Apabila dalam proses penyelidikan ditemukan adanya pelanggaran hukum, tentu akan kami tindak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," tutup Kapolsek.


Melalui semangat Polri Presisi, Polsek Ranah Batahan terus memperkuat kehadiran negara di tengah masyarakat dengan mengedepankan profesionalisme, integritas, transparansi, serta pendekatan yang humanis. Penegakan hukum akan tetap dilaksanakan secara tegas, namun dengan mempertimbangkan nilai-nilai keadilan, kemanusiaan, dan kemanfaatan demi terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah Kabupaten Pasaman Barat. (Redaksi)

 

Pasaman Barat – Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, memastikan rehabilitasi Gedung DPRD Pasaman Barat akan segera dilaksanakan setelah hampir lima tahun mengalami kerusakan akibat gempa bumi tahun 2022.


Hal itu disampaikan Dirwansyah usai melakukan survei bersama tim dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasaman Barat, Senin (22/6/2026).


"Segera kita rehab. Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat dengan bupati, dana alokasi rehabilitasi gedung yang awalnya Rp3 miliar dinaikkan menjadi Rp5 miliar," kata Dirwansyah.


Pada kesempatan tersebut, tim perencanaan Dinas PUPR Pasaman Barat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah bagian gedung yang mengalami kerusakan. Kegiatan itu turut didampingi pimpinan dan sejumlah anggota DPRD Pasaman Barat.

Dirwansyah mengatakan, penambahan anggaran dilakukan agar proses rehabilitasi dapat dilaksanakan secara lebih optimal dan mampu mengembalikan fungsi gedung sebagai pusat kegiatan legislatif daerah.


Sementara itu, Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR Pasaman Barat, Isranedi, menjelaskan bahwa proyek rehabilitasi saat ini masih berada pada tahap perencanaan dan penyusunan dokumen teknis.


"Setelah seluruh tahapan administrasi dan perencanaan selesai, pekerjaan fisik ditargetkan mulai dilaksanakan pada Agustus mendatang," ujarnya.


Dengan anggaran sebesar Rp5 miliar yang telah disiapkan pada APBD 2026, rehabilitasi Gedung DPRD Pasaman Barat diharapkan dapat mengembalikan fungsi bangunan secara maksimal setelah bertahun-tahun terdampak bencana gempa. (*)


Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi. (***)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News – Anggota DPRD Pasaman Barat, Rommy Candra, pada hari raya Idul Adha 1447/2026, dia bersama keluarga berkurban di Jorong Tinggal, Nagari Sinurit, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat.


Dia berharap kiranya masyarakat setempat merayakan idul adha dengan penuh syukur, kekhusyuk dan segala sesuatunya dapat berjalan aman dan lancar, kata Rommy Candra, di Simpang Empat, Selasa (26/5).


Sebagai anggota DPRD Pasaman Barat, dirinya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban 1447 Hijriah kepada seluruh muslimin dan muslimat se-Pasaman Barat Mari kita ambil hikmah Idul Adha ini, terutama teladan dari teguhnya ketakwaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah Subhanahu wata’ala,” ajak Rommy Candra Selasa (26/5/2026).


Kader Partai Golkar itu, mengajak umat muslim yang berkecukupan dan memiliki keinginan untuk berkurban, agar melaksanakan ibadah kurban. Selain bernilai ibadah yang tinggi, kegiatan ini memiliki aspek sosial yang luas dalam bermasyarakat.


“Seperti kita ketahui, ibadah kurban bukan hanya memiliki aspek ibadah sebagai bentuk ketaatan atas perintah Allah, tetapi juga memiliki aspek sosial yakni keinginan dan semangat untuk berbagi kepada sesama,” kata Rommy. (***)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News – Dua anggota DPRD Pasaman Barat, Senin (18/5) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) persiapan dan pembentukan panitia Pemilihan Walinagari (Pilwana) serentak tahun 2026 di auditorium kantor bupati setempat, Simpang Empat.


Dua wakil rakyat dari Dapil (Daerah Pemilihan) berbeda di Pasaman Barat itu adalah, Adriwilza dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dari Dapil I, meliputi Kecamatan Pasaman dan Talamau, bersama Erefriwan, dari Partai Golongan Karya (Golkar) dari Dapil III, meliputi Kecamatan Gunung Tuleh, Sungai Aur dan Lembah Melintang.


Rapat dipimpin Bupati, Yulianto, juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti Kajari, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Negeri, para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dan camat se Pasaman Barat.


Adriwilsa, sampaikan, rakor ini dilaksanakan sebagai langkah awal pemerintah daerah dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Walinagari (Pilwana) Tahun 2026, pada 87 nagari se Pasaman Barat. 


Dalam rapat tersebut, katanya, dibahas berbagai hal terkait teknis pelaksanaan, pembentukan panitia, koordinasi lintas sektor, serta upaya menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah selama tahapan pemilihan berlangsung.


Bupati, Yulianto, katakan, pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintahan dan Forkopimda agar proses pemilihan wali nagari dapat berjalan aman, tertib, demokratis, dan sesuai ketentuan yang berlaku. (***)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News – Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, Sabtu (16/5) turut hadir mengikuti panen jagung serentak Indonesia triwulan II di perkebunan Bandarejo, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat.


Kepala DPRD Dirwansyah mengatakan pada kesempatan itu, Pasaman Barat, selain memiliki sejumlah perkebunan kelapa sawit dan sawah, juga dikenal sebagai daerah penghasil jagung. Bahkan sejak beberapa tahun terakhir, Pasaman Barat juga dikenal sebagai daerah penghasil jagung terbesar di Sumatera Barat.


Panen jagung serentak di Indonesia yang dihadiri oleh Kepala Polisi Pasaman Barat, Agung Tribawanto dan jajarannya, Bupati Yulianto, anggota Forum Koordinasi Kepemimpinan Kabupaten (Forkopimda) dan pihak-pihak terkait lainnya, juga sebagai bukti bahwa Pasaman Barat diakui sebagai daerah penghasil jagung terbesar di Sumatera Barat.


Kepala Polisi Pasaman Barat, Agung Tribawanto, selaku penyelenggara acara sekaligus memimpin panen raya jagung di Pasaman Barat, mengatakan bahwa pelestarian tanaman jagung, mulai dari musim tanam, perawatan hingga panen raya bersama hari ini, merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab jajaran kepolisian dalam mendukung program Asta cita Presiden, Prabowo Subianto. 


Kehadiran polisi di acara tersebut, jelasnya, sebagai pendamping sekaligus kolaborasi antara Polri, khususnya Polri Pasaman Barat dan kelompok petani. Kegiatan ini dimulai dari musim tanam hingga panen Raya, yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia.


Bupati Yulianto mengaku, panen jagung serentak yang dipusatkan di Jorong Bandarejo, Nagari Lingkuang Aua Bandarejo, Kabupaten Pasaman, menjadi ajang mitra Polri dan petani di Pasaman Barat.


Kepada jajaran kepolisian di wilayah hukum Kepolisian Pasaman Barat, Yulianto, meminta agar mereka terus menjalin kemitraan dengan para petani, serta terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait di Pasaman Barat, sehingga produktivitas jagung di Pasaman Barat terus meningkat dan tumbuh. (***)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News – Dua Anggota DPRD Pasaman Barat, Adriwilza bersama Rommy Candra, hadiri Musyawarah Cabang (Musca) PMI (Palang Merah Indonesia) Pasaman Barat di aula kantor bupati setempat, Simpang Emp


Acara dibuka Wakil Bupati, M. Ihpan dihadiri Ketua PMI Sumatera Barat, Aristo Munandar, Ketua PMI Pasaman Barat periode 2021–2026, Risnawanto, Dewan Kehormatan PMI, unsur Forkopimda dan kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait.


Usai kegiatan, anggota DPRD Pasaman Barat, Rommy Chandra, memberikan pandangan mengenai pentingnya penguatan kapasitas organisasi PMI, terutama dalam hal dukungan regulasi dan alokasi anggaran dari pihak legislatif guna menunjang kesiapsiagaan bencana di Pasaman Barat.


"Kami dari DPRD Pasaman Barat memandang peran PMI sangat vital sebagai mitra strategis pemerintah, terutama mengingat wilayah kita memiliki potensi kerawanan bencana alam yang cukup tinggi. Oleh karena itu, lembaga legislatif siap mengawal dan memberikan dukungan, baik dari fungsi pengawasan maupun penguatan anggaran, agar operasional pelayanan kemanusiaan PMI di lapangan dapat berjalan lebih optimal, cepat, dan tanggap," ujar Rommy Chandra.


Dijelaskan Rommy, apresiasinya terhadap dedikasi pengurus periode sebelumnya dan berharap momentum Muskab V ini dapat melahirkan kepengurusan baru yang solid serta mampu memperluas kemitraan lintas sektor.


"Siapapun pengurus yang terpilih untuk periode 2026–2031 nanti, tantangan ke depan dalam melayani masyarakat akan semakin dinamis. Sinergi yang kuat antara PMI, Pemkab, dan DPRD harus terus dirawat agar setiap program kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas," tambahnya.


Muskab V PMI Pasaman Barat, secara aklamasi, Wakil Bupati, M. Ihpan, terpilih sekaligus ditetapkan menjadi ketua PMI Pasaman Barat, untuk masa jabatan Lima tahun ke depan. mengagendakan beberapa poin, di antaranya pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2021–2026, penetapan Pokok-Pokok Kebijakan dan Rencana Strategis PMI Pasaman Barat 2026–2031, serta pemilihan jajaran pengurus baru untuk lima tahun ke depan. (***)

Pasaman Barat, Lintasmedia News- Anggota DPRD Pasaman Barat, Nefri, hadiri penutupan turnamen sepakbola antar kejorongan PSLG l Cup I 2026 di lapangan hijau Nagari Koto Tangah, Kecamatan Parit Koto Balingka, Pasaman Barat, Jumat (5/6) kemarin.


Kompetisi yang ditutup Bupati, Yulianto, berjalan lancar dan sukses. Turnamen ini, menjadi wadah untuk pembinaan atlet dan mempererat silaturahmi antar sesama, khususnya pecandu sepakbola.


Turnamen PSLG Cup I 2026, diikuti 32 klub, termasuk dari Kecamatan Parit Koto Balingka. Peserta juga berasal dari kecamatan tetangga seperti Gunung Tuleh, Ranah Batahan, dan Sungai Beremas. 


Pada laga final, ulas anggota dewan itu, mempertemukan PSL Labuai dengan Porsis Simpang. Pertandingan berlangsung sengit dan disaksikan ratusan penonton di lapangan Nagari Koto Tangah. Porsis Simpang berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan PSL Labuai dengan skor 5:3. 


Penutupan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan KONI, kepala OPD, camat, wali nagari, tokoh masyarakat, masing-masing tim bersama masyarakat setempat.


Bupati, Yulianto, saat menutup turnamen sampaikan, pihaknya mengapresiasi panitia, peserta, dan pecinta olahraga yang telah menyukseskan turnamen. Menurutnya, PSLG Cup I membuktikan sepak bola mampu menyatukan masyarakat sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda.


"Turnamen seperti ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Selain ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah mencari dan membina bibit pesepak bola potensial yang dapat mengharumkan nama Pasaman Barat," ujar Yulianto.


Yulianto memuji kedua tim yang dinilai telah menunjukkan kemampuan terbaik dan menjunjung sportivitas selama turnamen. Sebagai bentuk dukungan, ia memberikan bonus pribadi Rp1 juta kepada pencetak gol pertama di laga final. (***) 


 

pasamanbarat. Lintasmedia News– Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik menggelar kegiatan sosial berupa peresmian peletakan batu pertama program bedah rumah milik seorang warga kurang mampu di Kampung Paju Anggang, Jorong Famili Koto Panjang, Nagari Anam Koto Utara, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Senin (9/6/2026).


Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB tersebut dihadiri oleh Kapolsek Kinali AKP Feri Yuzaldi, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, PJ Wali Nagari Anam Koto Utara Hendri Fiterson, Bamus Nagari Anam Koto Utara, serta sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh agama di Kecamatan Kinali.


Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto menyampaikan bahwa program bedah rumah yang dilaksanakan merupakan salah satu bentuk kepedulian sosial Polri kepada masyarakat yang membutuhkan, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Hari Bhayangkara ke-80.


“Ini merupakan salah satu wujud kepedulian Polri dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 guna membantu masyarakat yang kurang mampu melalui program bedah rumah,” ujar Kapolres.


Program bedah rumah tersebut ditujukan kepada Nenek Kartini yang saat ini berusia sekitar 80 tahun. Ia tinggal bersama dua orang cucunya yang masih berusia delapan tahun dan tiga tahun, yang merupakan anak yatim. Selama ini, Nenek Kartini menempati rumah yang sudah tidak layak huni sehingga membutuhkan perhatian dan bantuan dari berbagai pihak.


Melalui program tersebut, rumah milik Nenek Kartini akan dibangun ulang dengan ukuran 8 x 6,5 meter agar menjadi tempat tinggal yang lebih layak, aman dan nyaman bagi keluarga tersebut.


Kapolres menjelaskan, proses pembangunan rumah diperkirakan akan berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Pengerjaannya melibatkan personel Polsek Kinali yang berkolaborasi dengan unsur Forkopimca serta seluruh elemen masyarakat, khususnya warga Kampung Paju Anggang.


“Pengerjaan rumah ini diperkirakan memakan waktu sekitar tiga minggu. Kami berharap seluruh pihak dapat bersama-sama membantu dan bergotong royong sehingga pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu,” jelasnya.


Menurut Kapolres, program bedah rumah ini tidak hanya bertujuan membantu masyarakat yang kurang mampu, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat melalui kegiatan kemanusiaan yang memberikan manfaat nyata.


AKBP Agung berharap, setelah rumah tersebut selesai dibangun, keluarga Nenek Kartini dapat menjalani kehidupan yang lebih sehat, nyaman dan aman. Selain itu, kegiatan sosial ini diharapkan dapat menginspirasi berbagai pihak untuk turut berpartisipasi dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.


“Dengan adanya kegiatan kemanusiaan Polri Berbagi ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara Kepolisian dan masyarakat serta menumbuhkan rasa solidaritas dan kebersamaan dalam mewujudkan harkamtibmas yang kondusif di tengah-tengah masyarakat,” pesannya.


Kegiatan bedah rumah tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 yang mengusung tema “Tahun Mengabdi Untuk Masyarakat”, sejalan dengan berbagai kegiatan sosial yang dilaksanakan oleh jajaran Polres Pasaman Barat.


Melalui kegiatan positif seperti bedah rumah ini, diharapkan sinergi antara Polri dan masyarakat semakin kuat, sehingga tercipta lingkungan yang aman, nyaman dan harmonis bagi seluruh warga. Semangat Bhayangkara diharapkan terus hadir dalam setiap langkah pengabdian Polri untuk menjaga keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. (HumasResPasbar)

Pasbar,Lintas Media News Com


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mulai memperbaiki jalan menuju Rura Patontang, Kecamatan Koto Balingka, Sabtu (6/6). Perbaikan ini dilakukan untuk membuka akses wilayah yang selama ini terisolasi dan melancarkan mobilitas warga. Alat berat tiba di lokasi pada Sabtu pagi dan langsung dikerahkan untuk membuka serta menata badan jalan. 


Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pasaman Barat, Bambang Sumarsono, mengatakan bahwa perbaikan jalan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Bupati Pasaman Barat, Yulianto, yang menjadikan akses menuju Rura Patontang sebagai salah satu prioritas pembangunan infrastruktur daerah.


Tahap awal yang kami lakukan adalah memperbaiki ruas jalan yang paling sulit dilalui agar akses masyarakat dapat kembali terbuka,” ujar Bambang.


Ia menjelaskan, Pemkab Pasaman Barat mengalokasikan anggaran sebesar Rp350 juta yang bersumber dari APBD melalui dana pemeliharaan jalan dan jembatan serta dana peningkatan jalan. Anggaran tersebut difokuskan untuk menangani titik-titik kerusakan terparah yang selama ini menjadi hambatan utama bagi masyarakat.


Pada tahap awal, Dinas PUPR menargetkan pengerasan jalan sepanjang 1,2 kilometer. Ruas tersebut merupakan bagian jalan yang masih berupa tanah dan menjadi titik paling sulit dilalui kendaraan, terutama saat musim hujan.


Jika pengerasan jalan ini selesai, kendaraan roda empat diharapkan sudah dapat mencapai wilayah tersebut sehingga aktivitas masyarakat menjadi lebih lanca.


Menurut Bambang, pekerjaan yang dilakukan tidak hanya berupa perataan jalan, tetapi juga mencakup pembentukan badan jalan, penimbunan pada titik kerusakan berat, pengerasan menggunakan material pasir dan batu, pembangunan gorong-gorong, pemasangan pelat duiker, hingga pengecoran beton pada sejumlah tanjakan yang selama ini menjadi titik rawan bagi kendaraan.


Berdasarkan hasil peninjauan lapangan, masih terdapat sekitar 3,8 kilometer ruas jalan yang membutuhkan peningkatan kualitas serta dua unit jembatan yang perlu dibangun atau direhabilitasi untuk mewujudkan konektivitas yang optimal menuju Rura Patontang.


Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat telah mengusulkan pembangunan lanjutan jalan dan jembatan tersebut kepada pemerintah pusat guna memperoleh dukungan pendanaan.


Kami telah mengusulkan peningkatan 3,8 kilometer jalan dan pembangunan dua jembatan kepada pemerintah pusat. Mudah-mudahan usulan ini dapat direalisasikan sehingga akses menuju Rura Patontang benar-benar terbuka dan dapat dilalui sepanjang tahun.

 

Pasbar,Lintas Media News Com

 

Festival budaya dan UMKM Sumarak Pasa Ekonomi Kreatif Kabupaten Pasaman Barat 2026 resmi dibuka di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat 5/6. Kegiatan yang berlangsung pada 5–7 Juni 2026 itu menjadi wadah promosi produk lokal sekaligus upaya mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif dan pemberdayaan pelaku UMKM di daerah.


Pembukaan dilakukan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi yang mewakili Gubernur Sumbar. Turut hadir Anggota DPRD Sumbar Zulkenedi Said, Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar, Asisten Administrasi Umum Setda Pasbar Harlina Syahputri mewakili Bupati Pasaman Barat, unsur Forkopimda, kepala OPD, Ketua KPU Pasbar, Direktur Utama Bank Nagari, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.


Dalam sambutannya, Arry Yuswandi menyebut Sumarak Pasa Ekraf menjadi kebanggaan masyarakat Pasaman Barat karena menghadirkan ruang promosi bagi pelaku usaha dan ekonomi kreatif lokal.


Ia mengapresiasi Anggota DPRD Sumbar Zulkenedi Said yang menginisiasi kegiatan melalui dana pokok pikiran Kegiatan terlaksana atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar, Pemkab Pasaman Barat, Bank Nagari, dan berbagai pihak lainnya.


Pasaman Barat memiliki potensi besar di sektor ekonomi, kelautan, dan pariwisata. Sinergi seluruh pihak melalui kegiatan seperti ini diharapkan mampu meningkatkan partisipasi masyarakat dan mempercepat pembangunan daerah serta Sumatera Barat secara keseluruhan," ujar Arry.


Sementara itu, Asisten Administrasi Umum Setda Pasbar Harlina Syahputri yang membacakan sambutan Bupati Yulianto menegaskan, Sumarak Pasa Ekraf merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam mendukung pengembangan UMKM dan ekonomi kreatif sebagai penggerak utama perekonomian daerah.


Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperluas pasar produk lokal, meningkatkan daya saing pelaku usaha, sekaligus membuka peluang usaha dan lapangan kerja baru bagi masyarakat.


Melalui kegiatan ini, kami berharap produk-produk unggulan Pasaman Barat semakin dikenal luas. Tidak hanya menjadi ajang promosi dan transaksi, tetapi juga melahirkan inovasi dan kolaborasi baru yang mampu menggerakkan perekonomian daerah," kata Harlina.


Anggota DPRD Sumbar Zulkenedi Said menambahkan, pengembangan ekonomi kreatif sejalan dengan program pembangunan nasional dan visi Pemerintah Provinsi Sumbar. Subsektor seperti kuliner, fotografi, seni pertunjukan, dan musik dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, terutama dalam mendorong kreativitas generasi muda.


Kepala Dinas Pariwisata Sumbar Lila Yanwar menjelaskan, Sumarak Pasa Ekraf bertujuan meningkatkan promosi dan pemasaran produk ekonomi kreatif serta UMKM lokal Pasaman Barat. Kegiatan ini juga mendorong pengembangan ekraf berbasis budaya dan kearifan lokal.


Selama tiga hari, masyarakat akan disuguhi berbagai agenda, antara lain talkshow, business matching, pementasan tari tradisional, pertunjukan musik, lomba memasak ikan salai, senam massal, serta aktivitas kreatif lain yang melibatkan masyarakat secara langsung.


Peserta terdiri atas pelaku ekraf dan UMKM sektor kuliner, kriya, fesyen, produk lokal unggulan, komunitas kreatif, generasi muda, pelajar, hingga masyarakat umum.


Lila mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi sehingga kegiatan ini dapat menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat ekonomi kreatif dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Pasaman Barat.

 

Pasamanbarat, Lintasmedia News-- Polres Pasaman Barat, Polda Sumatera Barat bersama Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat dan PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Barat menggelar inspeksi mendadak (sidak) dalam rangka penertiban pendistribusian Bahan Bakar Minyak (BBM) oleh Tim Satgas BBM di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU), Kamis (4/6/2026).


Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Kabag Ops Polres Pasaman Barat Kompol Farel Haris dan melibatkan unsur pemerintah daerah, kejaksaan, Pertamina, serta jajaran Polres Pasaman Barat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Koperindag Pasaman Barat Agusli, Kabid Koperindag Iskandar, Kepala Bidang Penegakan Perundang-Undangan Daerah (PPUD) Saparuddin, Kasubsi Penuntutan, Eksekusi dan Eksaminasi Christofer Pratama, Kasat Intelkam Polres Pasaman Barat AKP Boby Sandra, Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, Kanit Paminal Ipda Algino Ganaro, serta Chekher SBM 1 BBM Pertamina Wilayah Sumbar Suroto H. Prayogo.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag Ops Kompol Farel Haris menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai langkah antisipasi terhadap kelangkaan dan penyalahgunaan BBM bersubsidi di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.


Menurutnya, sidak tersebut merupakan respons langsung atas keluhan masyarakat yang ramai diperbincangkan di media sosial terkait kelangkaan BBM bersubsidi, khususnya jenis solar, serta sering terjadinya antrean panjang di sejumlah SPBU.


"Kegiatan ini bertujuan untuk memantau secara langsung proses distribusi BBM di lapangan sekaligus merespons keluhan masyarakat yang muncul dalam beberapa waktu terakhir. Kami ingin memastikan penyaluran BBM berjalan sesuai aturan. Saat ini kami masih sebatas memberikan imbauan dan peringatan keras kepada pengelola SPBU maupun konsumen," ujar Kompol Farel Haris.


Kabag Ops menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Kepolisian dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat serta mencegah praktik-praktik ilegal yang dapat merugikan publik.


Selain melakukan pengecekan terhadap proses distribusi BBM, tim gabungan juga memberikan imbauan kepada pengusaha SPBU agar tidak melakukan kecurangan yang dapat merugikan konsumen maupun masyarakat luas.


Dalam sidak tersebut, petugas turut melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah kendaraan yang sedang mengantre di SPBU. Pemeriksaan dilakukan dengan mengecek QR Code dan kondisi tangki kendaraan guna mengantisipasi penggunaan tangki siluman maupun tangki modifikasi yang berpotensi digunakan untuk menyalahgunakan BBM bersubsidi.


Sementara itu, Chekher SBM 1 BBM Pertamina Wilayah Sumbar, Suroto H. Prayogo mengatakan bahwa Pertamina telah membentuk satuan tugas khusus guna mengawasi pendistribusian BBM bersubsidi agar tepat sasaran.


"Kami dari pihak Pertamina sudah memberikan imbauan kepada pengusaha SPBU agar tidak memberikan BBM bersubsidi kepada kendaraan yang memiliki QR Code ganda atau melakukan pengisian BBM dalam jumlah yang tidak wajar," katanya.


Ia menjelaskan bahwa pembelian BBM subsidi telah dibatasi melalui sistem yang terintegrasi dengan QR Code. Oleh karena itu, petugas SPBU memiliki peran penting untuk melakukan verifikasi langsung terhadap pengguna QR Code saat melakukan transaksi pembelian BBM.


Di tempat terpisah, Kepala Dinas Koperindag Pasaman Barat Agusli menyebutkan bahwa kegiatan sidak tersebut dilaksanakan atas arahan langsung Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, yang meminta seluruh unsur terkait turun ke lapangan guna memastikan distribusi BBM tetap aman, lancar dan terkendali.


"Atas arahan Bapak Bupati Pasaman Barat, H. Yulianto, kami diminta segera melakukan pemantauan dan sidak langsung ke SPBU untuk memastikan pasokan BBM aman serta distribusinya berjalan lancar dan tepat sasaran," ujarnya.


Menurut Agusli, pemerintah daerah ingin memastikan dua hal utama dalam pengelolaan BBM di Pasaman Barat, yakni ketersediaan pasokan dan pemerataan distribusi kepada masyarakat.


"Kita ingin memastikan pasokan BBM tersedia dan pendistribusiannya benar-benar merata kepada masyarakat. Pemerintah tidak ingin masyarakat terbebani atau menjadi korban dari penyalahgunaan pengelolaan BBM di SPBU," tegasnya.


Agusli menambahkan, langkah cepat tersebut merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam menjaga stabilitas distribusi energi di daerah, terlebih di tengah kondisi geopolitik global yang turut memengaruhi sektor energi dan distribusi BBM secara nasional.


Dalam sidak yang dilakukan di SPBU Batang Toman, Kecamatan Pasaman, serta SPBU Sarik, Kecamatan Luhak Nan Duo, tim gabungan menyoroti potensi praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi, seperti modus lansir menggunakan jeriken tanpa izin maupun pengisian berulang menggunakan kendaraan yang telah dimodifikasi tangkinya.


Petugas juga mengingatkan operator SPBU agar lebih selektif dalam melayani konsumen dan senantiasa mematuhi aturan penyaluran BBM bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.


Polres Pasaman Barat menegaskan bahwa apabila di kemudian hari ditemukan adanya praktik penimbunan maupun penyalahgunaan BBM bersubsidi, maka akan dilakukan penindakan tegas sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Melalui kegiatan sidak tersebut, diharapkan distribusi BBM bersubsidi di Kabupaten Pasaman Barat dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan tepat sasaran sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik. (***)

pasamanbarat. Lintasmedia News - Dalam upaya menekan aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI), Polres Pasaman Barat Polda Sumatera Barat terus menggencarkan patroli rutin dan penyisiran ke sejumlah lokasi yang diduga menjadi area aktivitas tambang emas ilegal. Kegiatan patroli tersebut dilaksanakan pada Senin (1/6/2026) hingga Selasa (2/6/2026) di wilayah Kecamatan Gunung Tuleh.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik mengatakan, patroli tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata bersama Kanit Tipidter Aipda Ilva Yanarida. Kegiatan itu juga melibatkan 20 personel gabungan dari Satreskrim Polres Pasaman Barat yang didukung personel Polsek Gunung Tuleh.

“Patroli ini kita laksanakan secara rutin untuk mempersempit ruang gerak para pelaku maupun pemodal Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang masih beroperasi di wilayah hukum Polres Pasaman Barat,” ujar Kapolres di ruang kerjanya, Rabu (3/6/2026).


Kapolres menjelaskan, kegiatan diawali dengan apel gabungan di Mapolres Pasaman Barat pada Senin malam sekitar pukul 23.00 WIB. Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim untuk memberikan arahan serta analisa dan evaluasi (APP) kepada personel yang akan diterjunkan ke lapangan.


Setelah melakukan persiapan, tim bergerak menuju lokasi sasaran. Pada Selasa (2/6/2026) sekitar pukul 00.15 WIB, personel gabungan tiba di Simpang Lolo, Jorong Sitabu, Nagari Bahoras, Kecamatan Gunung Tuleh. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan berjalan kaki menembus kawasan hutan menuju titik yang diduga menjadi lokasi aktivitas PETI.


“Sekitar pukul 06.00 WIB, personel tiba di lokasi sasaran dan langsung melakukan penyisiran di sepanjang aliran sungai untuk mendeteksi adanya aktivitas PETI,” jelas AKBP Agung Tribawanto.


Dari hasil penyisiran, petugas tidak menemukan aktivitas penambangan yang sedang berlangsung. Namun, tim menemukan sejumlah lubang bekas galian yang diduga merupakan lokasi tambang ilegal. 


Selain itu, petugas juga menemukan beberapa unit pondok semi permanen, box kayu, serta puluhan jerigen minyak yang diduga digunakan sebagai sarana penunjang aktivitas PETI.


Menurut Kapolres, tidak ditemukannya pelaku di lokasi diduga karena keberadaan petugas telah diketahui sebelumnya sehingga para pelaku memilih melarikan diri untuk menghindari penindakan aparat.


“Saat ini tim gabungan masih melakukan penyelidikan terkait kepemilikan pondok dan sejumlah peralatan yang ditemukan di lokasi patroli tersebut,” katanya.


Sebagai langkah pencegahan agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan untuk aktivitas tambang ilegal, petugas dilapangan langsung melakukan pemusnahan terhadap pondok semi permanen, box kayu, dan jeriken minyak yang ditemukan di lokasi dengan cara dibakar.


Kapolres menegaskan bahwa patroli dan penindakan terhadap aktivitas PETI akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Langkah tersebut merupakan bentuk komitmen Polres Pasaman Barat dalam menegakkan hukum sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dari dampak kerusakan akibat pertambangan ilegal.


“Patroli rutin akan terus kami laksanakan sebagai bentuk penindakan tegas terhadap para pelaku maupun pemodal PETI, khususnya di wilayah hukum Polsek Gunung Tuleh dan wilayah hukum Polres Pasaman Barat secara umum,” tegasnya.


AKBP Agung Tribawanto juga kembali mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam aktivitas penambangan emas ilegal. Selain melanggar hukum, kegiatan tersebut dinilai dapat menyebabkan kerusakan lingkungan dan ekosistem yang berdampak jangka panjang.


AKBP Agung turut mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif membantu kepolisian dengan memberikan informasi terkait aktivitas tambang emas ilegal yang masih berlangsung di Kabupaten Pasaman Barat.


“Kami telah membuka layanan pengaduan masyarakat terkait aktivitas tambang emas ilegal di Pasaman Barat. Kami berharap masyarakat dapat bekerja sama dengan memberikan informasi kepada kepolisian sebagai upaya pencegahan dan pemberantasan tambang ilegal yang berpotensi merusak ekosistem alam,” tutup Kapolres. (HumasResPasbar)

 

Gunung Tuleh, Pasbar, Lintasmedia News- Bupati Pasaman Barat Yulianto melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke dua pabrik kelapa sawit (PKS) di Kecamatan Gunung Tuleh, Senin (1/6/2026). Dalam sidak itu, Yulianto menegaskan larangan bagi perusahaan menurunkan harga tandan buah segar (TBS) secara sepihak. Ia mengingatkan, harga pembelian TBS wajib mengacu pada ketentuan resmi pemerintah.


Sidak dilakukan bersama Ketua DPRD Pasbar Dirwansyah, Dandim 0305/Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya, Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, Kasi Pidsus Kejari Yondra Permana mewakili Kajari, Sekda Doddy San Ismail, sejumlah kepala OPD terkait, serta pemangku kepentingan lainnya. Dua PKS yang disidak yakni PT Agro Wira Ligatsa (AWL) dan PT Berkat Sawit Sejahtera (BSS).


Menurut Yulianto, sidak merupakan bagian dari pengawasan dan evaluasi pemerintah daerah terhadap implementasi kebijakan harga TBS di tingkat perusahaan. Pengawasan dilakukan menyusul adanya penurunan harga TBS di tingkat petani dalam beberapa waktu terakhir dengan alasan penyesuaian kebijakan ekspor crude palm oil (CPO).


“Tidak ada alasan bagi perusahaan untuk menurunkan harga TBS dengan selisih jauh dari harga yang ditetapkan pemerintah. Kami melarang praktik manipulasi harga maupun penurunan harga sepihak yang tidak sesuai ketentuan dan hanya berdasarkan spekulasi atau dalih penyesuaian regulasi,” tegas Yulianto.


Ia menegaskan, seluruh PKS wajib berpedoman pada harga berkala yang ditetapkan Tim Penetapan Harga TBS Provinsi Sumatera Barat. Ketentuan itu mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 01/Permentan/KB.120/1/2018 tentang Pedoman Penetapan Harga Pembelian TBS Produksi Pekebun, Permentan Nomor 13 Tahun 2024, serta Peraturan Gubernur Sumatera Barat Nomor 28 Tahun 2020.

Menurutnya, harga pembelian TBS harus mencerminkan kondisi riil pasar CPO dan produk turunannya agar petani memperoleh harga yang adil dan tidak dirugikan oleh kebijakan sepihak perusahaan.


Selain soal harga, Bupati Yulianto juga menyoroti kepatuhan perusahaan terhadap aspek perizinan. Ia meminta seluruh perusahaan perkebunan dan PKS segera menuntaskan kewajiban perizinan, mulai dari hak guna usaha (HGU), izin lingkungan, hingga dokumen analisis mengenai dampak lingkungan (AMDAL).


“Perusahaan yang tidak patuh akan kami catat dan laporkan ke pemerintah pusat. Semua kewajiban perizinan harus dipenuhi sesuai ketentuan,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Yulianto menyinggung kebijakan pemerintah pusat terkait tata kelola industri sawit nasional. Menurutnya, sebagai salah satu komoditas strategis penyumbang devisa negara, tata niaga sawit harus dijalankan sesuai aturan.


“Sebagai kepala daerah, saya meminta seluruh perusahaan mematuhi kebijakan yang ditetapkan pemerintah dan Presiden. Jika ditemukan pelanggaran, kami tidak ragu melaporkannya ke pemerintah pusat,” katanya.


Yulianto menegaskan, Pemkab Pasaman Barat akan mengambil langkah tegas terhadap perusahaan yang terbukti melanggar ketentuan harga maupun regulasi lainnya. Menurutnya, stabilitas harga TBS penting untuk menjaga kesejahteraan petani sekaligus keberlanjutan industri kelapa sawit di daerah.


“Stabilitas dan kondusivitas harga sawit menjadi kunci keberlanjutan industri ini. Karena itu, seluruh pemangku kepentingan harus mematuhi peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Kepada petani, Bupati mengimbau agar tetap merawat kebun secara optimal dan tidak terpengaruh fluktuasi harga CPO yang bersifat sementara. Ia juga mengingatkan agar petani maupun pihak terkait tidak melakukan transaksi terhadap buah sawit hasil pencurian.

Pemkab Pasaman Barat, lanjutnya, akan terus mengawasi penetapan harga TBS di seluruh wilayah guna memastikan perlindungan terhadap petani dan terciptanya iklim usaha yang sehat di sektor perkebunan kelapa sawit.


“Pengawasan akan terus kami lakukan agar hak-hak petani terlindungi dan dunia usaha tetap berjalan sesuai aturan,” tutup Yulianto. (***)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News- Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Ketua DPRD setempat Dirwansyah, Jumat (29/5), menyerahkan catatan LKPD (Laporan Bukti Pemerintah Daerah) Pasaman Barat Tahun 2025 kepada BPK (Badan Pemeriksa Keuangan) Perwakilan Sumatera di Padang.


Pemerintah Daerah (Pemda) Pasaman Barat, sekali lagi menerima opini yang masuk akal tanpa pengecualian (WTP) dari Perwakilan BPK Sumatera Barat terkait LKPD 2025. Prestasi ini merupakan opini WTP ke-10 berturut-turut yang diterima Pasaman Barat.


Laporan Hasil Inspeksi (LHP) diserahkan kepada Bupati Sumatera Barat, Yulianto, dan Kepala DPRD Sumatera Barat, Dirwansyah. Penyerahan berlangsung di aula lantai empat gedung BPK RI Perwakilan di Padang, Jumat.

Kepala Perwakilan BPK Sumatera Barat, Sudarminto Eko Putra, mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan bentuk pengakuan atas komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat dalam menciptakan tata kelola keuangan daerah yang transparan dan akuntabel, sesuai dengan standar akuntansi pemerintah.


Bupati Yulianto dan Kepala DPRD Dirwansyah mengatakan bahwa, atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Pasaman Barat, mereka menyampaikan rasa terima kasih atas kembalinya opini WTP LKPD untuk Anggaran 2025.


"Alhamdulillah, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat kembali mendapatkan opini WTP dari Perwakilan BPK Sumatera Barat. Ini adalah pencapaian WTP ke-10 berturut-turut," kata Yulianto.

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat Doddy San Ismail, Kepala BPKAD Zulfi Agus, Kepala Kesbangpol Yosmar Difia serta sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Pasaman Barat. (***)

 

Pasaman barat, Lintasmedia News – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), meringkus pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).


Pelaku berinisial RE (43), diringkus oleh petugas di Jorong Batang Tian Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K mengatakan, penangkapan terhadap pelaku RE, berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/B/104/V/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat/Polda Sumatera Barat tanggal 10 Mei 2026.


"Pelaku diduga melakukan pencurian satu unit sepeda motor satu unit sepeda motor merk Honda Stylo warna cream Nomor Polisi BA 6691 SAE milik orang tuanya bernama Asnam," katanya.


Diterangkan, peristiwa tersebut terjadi di rumah orang tuanya, yang berada di Pasaman Baru Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.


Sepeda motor tersebut dibawa kabur oleh pelaku, saat sedang terparkir di teras rumah orang tuanya menggunakan kunci remot ganda yang diambil di dalam kamar adik pelaku pada April 2026.


"Mengetahui sepeda motor sudah tidak berada di tempat semula, korban (orang tua pelaku) melaporkan peristiwa itu ke SPKT Polres Pasaman Barat," terangnya.


Setelah melalui tahapan penyelidikan, petugas mendapat informasi dari salah satu teman anak korban melihat sepeda motor tersebut dikuasai oleh orang lain.


"Setelah ditelusuri, sepeda motor itu digadaikan oleh pelaku kepada seseorang yang beralamat di Batang Tian Pasaman Baru senilai Rp. 5 juta," tuturnya.


Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku sedang berada di rumah temannya di Jorong Batang Tian Kecamatan Pasaman.


"Untuk menghindari petugas, pelaku sempat bersembunyi di tempat yang gelap di sekitar area rumah temannya, namun pelaku berhasil diringkus oleh tim Opsnal tanpa perlawanan," ucapnya.


Kasat Reskrim menjelaskan, pelaku mengakui perbuatannya, dan telah melakukan perbuatan yang sama sebanyak empat kali, namun keluarga tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.


"Pelaku nekat mencuri sepeda motor karena merasa sakit hati tidak diberi uang oleh orang tuanya. Sementara uang hasil gadai sepeda motor digunakan untuk biaya kebutuhan sehari-hari," jelasnya.


Ditambahkan, petugas menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda Stylo warna cream Nomor Polisi BA 6691 SAE.


"Pelaku beserta barang bukti telah di bawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.


Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf e Jo Pasal 481 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (***)


 Pasbar,Lintas Media News Com.


Suasana penyambutan Idul Adha menggema keseantero Paraman Ampalu,Nagari Rabi Jonggor, apalagi pada malamnya berkumandang Takbiran dari setiap Jorong, dengan berjalan kaki, baik kaum Muda atau pun Tua, begitu antusias ,mereka senang gembira- ria dengan lantunan Allahu Akbar......Allahu Akbar dengan berjejer dibelakang becak yang sudah dihiasi dengan berbagai Seni akan adanya penyembelihan Hewan Qurban pada esok harinya.


Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H,begitu hikmad dan sederhana ,namun penuh makna para perantau dari Padang,Padang Sidempuan,Madina ,Simpang Empat dan sekitarnya masih tampak berbaur dengan para kerabat,sanak famili serta masyarakat ,kendati pun Ekonomi sulit .


Amir Husin Ustazah yang didampingi Fajrin Hakiki sebagai Imam di lapangan hijau RT 01 Kayu Basilang ,Rabu 27/5 mengatakan betapa pentingnya peningkatan Ketakwaan kepada Allah ,karena dari dasar itulah dapat atau bisa melewati segala rintangan atau probelem dalam kehidupan ini, seraya berharap kepada yang hadir .


Tak hanya itu Ia katakan ,namun paparan panjang lebar dari sejarah keluarga Nabi Ibrahim dan Siti Hajar dengan dikaruniai seorang anak namanya Ismail yang ditinggalkan Ibrahim ,betapa,tandus lagi sunyi keadaan dan kehidupan yang mereka alami,namun karena dengan dasar Iman itulah dapat menerimanya.


Disisi lain yang tak kalah pentingnya adalah perlunya komunikasi Iman antara keluarga ,jangan terlalu sibuk dengan Dunia.


Jadikanlah setiap tetes darah hewan qurban yang mengalir bisa menghapus Dosa dan setiap helai bulunya bisa menjadi timbangan yang baik di Akhirat nanti terangnya.


Mursal Nasution Ketua PHBI Nagari Rabi Jonggor usai Sholat Idul Adha, 28/5 yang didampingi Adi Harindra saat dikonfirmasi terkait dengan pelaksanaan Idul Adha tahun ini berjalan sukses dan lancar , infak dan Wakap para kaum muslimin yang terkumpul ada sejumlah 25 juta rupiah dengan rincian peruntukannya adalah: Sekolah Muhammadiyah Rp. 6.250.000,- ,sekolah Tarbiyah Rp.6.250.000,- ,untuk 16 Musholla yang ada di ke Jorongan Rp.6.250.000,-serta Masjid Raya Al-Manar Rp.6.250.000,- dan harapannya ke depan masih perlu pengelolaan Sholat Idul Fitri dan Idul Adha dari Pemerintah Nagari terpilih bersama Panitia Pengurus Hari Besar Islam serta Jorong pungkas mantan guru sekolah Menengah ini.(yp)

 

Pasbar ,Lintas Media News Com. 


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan menggelar Lomba Bertutur Tingkat SD/MI se-Kabupaten Pasaman Barat 2026 di Gedung Perpustakaan Pasaman Barat, Padang Tujuh, Senin 25/5. Kegiatan ini bertujuan memperkuat budaya literasi, membangun karakter anak, serta melestarikan cerita rakyat sejak dini.


Bupati Pasaman Barat melalui Asisten III Setda Pasaman Barat, Harlina Syahputri , S.H., M.H. mengatakan lomba bertutur bukan sekadar ajang membaca cerita atau mendongeng. Kegiatan ini juga menjadi sarana membangun kemampuan komunikasi, rasa percaya diri, dan imajinasi anak.


Melalui bertutur, anak-anak belajar memahami nilai-nilai kehidupan, mengenal budaya daerah, serta melestarikan cerita rakyat yang menjadi bagian dari identitas dan kekayaan budaya bangsa, ujar Harnina saat membuka kegiatan.


Ia menegaskan penguatan budaya literasi penting di tengah perkembangan teknologi dan derasnya arus informasi digital. Menurutnya, generasi muda tidak hanya dituntut cerdas secara akademik, tetapi juga harus berkarakter, berwawasan, dan memiliki kemampuan komunikasi yang baik.


Pemkab Pasaman Barat berkomitmen meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan dan penguatan budaya literasi di seluruh jenjang pendidikan. Saat ini kami tetap berupaya menerapkan pendidikan berkarakter mulai dari PAUD hingga perguruan tinggi, meski dengan berbagai keterbatasan,” katanya.


Harlina mengapresiasi Dinas Kearsipan dan Perpustakaan yang konsisten menyelenggarakan kegiatan literasi untuk meningkatkan minat baca, khususnya di kalangan anak dan remaja.


Ia berpesan agar peserta menjadikan lomba sebagai ruang belajar dan pengalaman untuk mencintai dunia literasi. Tampilkan kemampuan terbaik dengan penuh percaya diri. Menang bukan tujuan utama. Keberanian, pengalaman, dan semangat belajar yang paling penting. Ceritakan pula kisah-kisah lokal Pasaman Barat agar semakin dikenal luas,” ujarnya.


Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Pasaman Barat, Muharram, menjelaskan Lomba Bertutur merupakan agenda tahunan untuk meningkatkan budaya baca dan minat literasi anak di daerah. Menurutnya, peserta dapat membawakan cerita rakyat dari daerah masing-masing atau memilih judul yang disediakan panitia. 


Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan minat baca, tetapi juga menjadi sarana pelestarian budaya daerah serta penanaman nilai pendidikan karakter kepada anak,” kata Muharram.


Lomba diikuti 50 peserta dari SD dan MI se-Kabupaten Pasaman Barat. Pemenang akan mewakili Pasaman Barat pada ajang tingkat Provinsi Sumatera Barat dan berpeluang melaju ke tingkat nasional.


Total hadiah yang diperebutkan mencapai belasan juta rupiah. Rinciannya: Juara I Rp5 juta, Juara II Rp4 juta, Juara III Rp3 juta, Harapan I Rp2 juta, Harapan II Rp1,5 juta, dan Harapan III Rp1 juta. Seluruh pemenang juga mendapat trofi penghargaan.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.