Nagari  Lurah Ampalu, Lintas Media News

hari ini tepatnya hari ketiga, atau kunjungan terakhir perjalanan Tim 14 Safari Ramdhan pada jumat (22/03), ke mushala Parak jua, Nagari Lurah Ampalu Kecamatan VII Sungai Sariak. 

Ramainya masyarakat  Lurah Ampalu menunggu di mushala, akan kedatangan Rombongan TIM PUPR, tampak sejumlah muspika, di antaranya camat Yusrizal, Wali Nagari Ais Surya, Babin Kantipmas, Babinsa, pengurus mushala, segenap masyarakat yang hadir mengikutinya shalat tarweih tadi malam. 

Sebagai mana di sampaikan oleh Ketua Tim 14 Safari Ramadhan Dinas PUPR Kabupaten Padang Pariaman, El Abdes Marsyam, beliau sangat bangga dengan hadirnya 4 kabid,dan bagian lain yang telah ikut berperan aktif  bersama-sama dalam acara Safari Ramadhan ini, 

Dihadapan para masyarakat beliau memperkenalkan Tim, diantaranya Kabit Tata Ruang, Nofa Rianty

Kabit Bina Marga, Dodi Efrizal

Kabid Cipta Karya, Demi Saputra

Kabid SDA Jonadi tadi malam di wakili oleh Bapak Ramudin,

Kepada pemerintah Nagari agar bisa menjalin komunikasi dengan empat bidang tadi. Jadi apa bila ada yang diperlukan akan cepat terealisasi imbuhnya

Hal ini sangat membantu Bapak Ibu sekalian apa bila ada hal yang mendesak maka Bapak ibu berkontribusi dengan beliau. Mintalah WA beliau untuk memudahkan apa yg si perlukan ungkapnya, 

Dan tak bosan-bosannubosan-bosannya seenak di ingatkan bagi masyarakat yang akan mendirikan bangun, haruslah memperhatikan beberapa aspek,  pertama, hindarkan membuat rumah di pinggir atau di tepi tebing, atau yang sisinya ada jurang, jarak nya harus 100 m dari tepi sungai, semoga kita terhindar dari hal yang tak di inginkan. 

Perlu juga berhati bagi i bu-ibu untuk mewaspadai, cek kembali api atau kompor yang masih menyala, segera lah matikan, periksa kunci pintu agar kita aman dari segala bencana, kalau masih terjadi juga bagi kita itu sudah takdir lagi,kata kadis PU tersebut. 

DAERAH GUGUAK DAERAH IDAMAN BAJIR 

Hal ini di akui oleh wali Nagari Lurah Ampalu Ais Surya, berharap kepada tim Safari Ramadhan 14, khusus kepada Dinas PUPR yang sudah lama di nantinya, namun itu dapat terkabulkan, beliau memaparkan, bahwa Nagari Lurah Ampalu ini Nagari yang cukup luas yang mempunyai 15 korong. 

Pada musim hujan beberapa hari yang lalu air meluap, ada beberapa pemukiman warga yang terendam banjir, sawah da sungai terimbun matrial longsor, sampai saat ini semua belum bisa di dijadikan lahan produktif,  termasuk aliran sungai yang belum berfungsi. 

Pada kesempatan itu wali nagari mengajukan peminjaman alat berat untuk pengerokan saluran air dan sawah masyarakat yang tertimbun oleh matrial longsor dari hulu sungai. 

Kegamangan yang beliau kemukakan akan biaya yang ditimbulkan oleh peminjam Alka tersebut, mulai dari biaya gendong Eksapator sampai kelokasi, BBM, ditambah lagi biaya operator ungkap nya

Bak kata pepatah kata berjawab, gayung bersambut, hal ini ditepis okeh Kadis El Abdes.

Secara teknisnya wali Nagari harus membuat proposal dan melengkapi bahan bahan untuk peminjaman alat tersebut, dan biaya di bantu sepenuhnyo oleh pemerintah Daerah melalui Dinas PUPR Kabupaten Padang Pariaman. 

Di sarankan agar Senin tanggal 25 maret proposal sudah sampai dikantot Pu katanya mengakiri pembicaraan, 

Foto bersama sebagai bukti silaturahmi, dan izin pamit, rombongan bertolak meninggalkan Parak Jua, Nagari Lurah Ampalu Kecamatan VII Koto Sungai Sariak (len)