Articles by "Aceh"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota Padang walikota solok
Showing posts with label Aceh. Show all posts

 

Aceh, Lintasmedia News 

 Keluhan terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu, kembali mencuat. Sejumlah warga mengaku kecewa karena harus menunggu dalam waktu yang cukup lama untuk mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan maupun pengurusan surat rujukan.(17/6/2026)


Beberapa warga yang ditemui awak media menyampaikan keluhan terkait lambannya pelayanan yang mereka terima saat berobat di puskesmas tersebut. Kondisi itu disebut menyebabkan antrean panjang dan membuat sebagian pasien merasa tidak nyaman.


“Saya sangat kecewa dengan pelayanan yang saya rasakan. Saya dan beberapa pasien lainnya harus menunggu berjam-jam untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan serta surat rujukan,” ungkap Febrina, salah seorang pasien.


Keluhan serupa juga disampaikan Rohim. Menurutnya, lambannya pelayanan bukan hanya dirasakan dirinya, tetapi juga oleh banyak pasien lain yang datang untuk berobat maupun mengurus administrasi kesehatan.

“Banyak pasien yang mengeluh karena harus menunggu terlalu lama. Bahkan ada yang memilih meninggalkan puskesmas dan berobat ke dokter praktik atau fasilitas kesehatan lain,” ujarnya.


Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah pasien terlihat menunggu dalam antrean cukup panjang. Warga menduga kondisi tersebut dipengaruhi oleh tingginya jumlah pasien yang datang dibandingkan dengan kapasitas pelayanan yang tersedia dan lambannya Pelayanan di Puskesmas Simpang Empat Jalan Transmisi Plajau tersebut "


Selain persoalan antrean, masyarakat juga menyoroti pelayanan pengurusan surat rujukan yang dinilai belum maksimal. Beberapa pasien mengaku harus menunggu cukup lama untuk mendapatkan dokumen yang diperlukan guna melanjutkan pengobatan ke fasilitas kesehatan lain.


Kekecewaan warga semakin bertambah setelah muncul informasi mengenai penghentian sementara pelayanan pembuatan surat keterangan sehat pada jam kerja pelayanan. Saat berada di lokasi sekitar jam 10.30 Wita , awak media mendengar adanya penyampaian dari salah seorang petugas kepada pengatur antrean bahwa pelayanan surat keterangan sehat untuk hari itu telah ditutup dan diminta dilanjutkan pada hari berikutnya.


“Pelayanan surat keterangan sehat sudah ditutup, silakan dilanjutkan besok,” ujar petugas tersebut sebagaimana terdengar oleh awak media di lokasi.


Atas berbagai keluhan yang muncul, masyarakat berharap Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu melalui instansi terkait dapat melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelayanan kesehatan di Puskesmas Simpang Empat. Warga menginginkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, maksimal, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Simpang Empat maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Tanah Bumbu belum memberikan keterangan resmi terkait berbagai keluhan yang disampaikan warga.


Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada pihak-pihak terkait guna memenuhi prinsip keberimbangan dan akurasi dalam pemberitaan."(Team)

Banda Aceh, Lintasmedia News– Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) bersama PT SUCOFINDO (PERSERO) meresmikan sumur air bersih, yang kini dapat dimanfaatkan masyarakat Meunasah Gampong Lambleut, Kecamatan Darul Kamal, Aceh Besar, untuk memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari.


Peresmian ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan kick off pembangunan sumur air bersih yang dilaksanakan pada 10 Mei 2026 lalu sebagai bagian dari program pembangunan 70 sumur air bersih di berbagai daerah di Indonesia dalam rangka menyambut HUT ke-70 PT SUCOFINDO (PERSERO).


Setelah kick off, proses dilanjutkan dengan pembagunan sumur yang dilakukan secara bertahap, meliputi instalasi sarana air bersih dan pembangunan infrastruktur pendukung. Setelah seluruh pekerjaan selesai dan fasilitas dinyatakan siap digunakan, sumur tersebut kemudian diserahterimakan secara resmi oleh ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) kepada Keuchik Gampong Lambleut sebagai perwakilan masyarakat setempat.


Kehadiran fasilitas ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih sehari-hari sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa secara berkelanjutan.

Program penyediaan air bersih tersebut merupakan bentuk sinergi dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat desa melalui akses air bersih yang aman dan berkelanjutan.


Selain memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, program ini juga mendukung implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ketahanan air nasional, sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya mengenai akses air bersih dan sanitasi layak.


Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menyambut baik kolaborasi yang dilakukan ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menghadirkan akses air bersih bagi masyarakat.

“Ketersediaan air bersih merupakan kebutuhan mendasar yang sangat krusial bagi kesehatan, sanitasi, dan peningkatan kualitas hidup masyarakat. Kami mengapresiasi inisiatif ABPEDNAS dan PT SUCOFINDO (PERSERO) yang telah menghadirkan fasilitas air bersih bagi warga Gampong Lambleut. Saya juga berharap kepada masyarakat Gampong Lambleut untuk dapat menjaga, merawat, dan memanfaatkan sumur bor ini dengan sebaik mungkin agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tuturnya.


Ketua Umum ABPEDNAS sekaligus Wakil Ketua Bidang Pendidikan Persatuan Wartawan Indonesia DKI Jakarta (PWI Jaya), Indra Utama menyampaikan bahwa keberadaan sarana air bersih memiliki peran penting dalam menunjang kehidupan masyarakat desa sehari-hari.


“Pembangunan desa tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat memiliki akses terhadap kebutuhan dasar yang layak, termasuk air bersih. Kami berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik dan dijaga bersama oleh masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan,” ujarnya.


Indra Utama menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga keberlangsungan fasilitas umum, sehingga program yang telah dibangun dapat memberikan dampak sosial dan kesehatan dalam jangka panjang. 

Di kesempatan yang sama, Ketua Dewan Pengawas ABPEDNAS, Prof. Dr. Reda Manthovani menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga keberlanjutan program sosial di tengah masyarakat.


“Keberhasilan sebuah program tidak hanya diukur dari proses pembangunannya, tetapi juga dari bagaimana fasilitas tersebut dapat terus dimanfaatkan dan dirawat bersama oleh Masyarakat secara berkelanjutan,” tegasnya. 


Selanjutnya, Komisaris Independen PT SUCOFINDO (PERSERO), Mahatma Gandhi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya program penyediaan air bersih tersebut.


“Air bersih merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting bagi kehidupan. Karena ketersediaan akses air bersih berdampak pada kesehatan masyarakat, mendukung produktivitas, pendidikan, dan kualitas hidup secara keseluruhan. 


Oleh karena itu, program pembangunan sumur air bersih ini memiliki nilai yang sangat strategis,” tutur Mahatma Gandhi.


Komitmen untuk menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat tersebut sejalan dengan upaya PT SUCOFINDO (PERSERO) dalam menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat, yang memberikan nilai tambah secara berkelanjutan. 


Oleh karena itu, Direktur Utama PT SUCOFINDO (PERSERO), Sandry Pasambuna mengatakan bahwa pembangunan sumur air bersih merupakan bagian dari komitmen SUCOFINDO dalam menghadirkan program sosial yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


"Menginjak usia tujuh dekade, SUCOFINDO ingin terus memperluas kontribusi sosial perusahaan melalui program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Kami berharap akses air bersih ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, tetapi juga mendukung peningkatan kesehatan, kesejahteraan, dan produktivitas warga secara berkelanjutan. Semangat kolaborasi dan gotong royong yang terbangun melalui program ini diharapkan menjadi fondasi dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk generasi mendatang," kata Sandry Pasambuna.


Sebagai perusahaan Testing, Inspection, and Certification (TIC), PT SUCOFINDO (PERSERO) terus berkomitmen mendukung pembangunan nasional melalui layanan bisnis dan program keberlanjutan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan lingkungan.


Tentang SUCOFINDO 


PT SUCOFINDO (PERSERO) adalah perusahaan inspeksi pertama di Indonesia dan didirikan pada tanggal 22 Oktober 1956. PT SUCOFINDO (PERSERO) saat ini tergabung menjadi bagian holding BUMN Jasa Survei atau PT IDSurvey (PERSERO) bersama PT Biro Klasifikasi Indonesia (PERSERO), serta PT Surveyor Indonesia (PERSERO).


Bisnis PT SUCOFINDO (PERSERO) bermula dari jasa pemeriksaan dan pengawasan di bidang perdagangan membantu pemerintah dalam menjamin kelancaran arus barang dan pengamanan devisa negara. Seiring waktu PT SUCOFINDO (PERSERO) melakukan diversifikasi jasa di bidang, laboratorium analitis, keteknikan, audit, sertifikasi, assessment, konsultansi, pelatihan, dan berbagai kegiatan penunjang terkait, di antaranya di bidang pertanian, kehutanan, migas, pertambangan, konstruksi, industri pengolahan, kelautan, perikanan, transportasi, energi baru dan terbarukan, dan teknologi informasi. 


PT SUCOFINDO (PERSERO) memiliki 92 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, dikelola secara terpadu dan didukung oleh para ahli di berbagai bidang. jaringan 68 laboratorium yang tersebar luas menghadirkan solusi yang cepat, dekat, dan responsif terhadap kebutuhan pelanggan di seluruh penjuru tanah air. (*)

 

ACEH TIMUR, Lintasmedia News - Ketua PMI dan Juga DPRK Aceh Timur, dari partai Aceh Fattah fikri mengatakan dalam beberapa pekan ini terlihat upaya menjatuhkan kinerja Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky gencar dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, rabu , 29 April 2026.


" Diduga ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas kebijakan pemerintah saat rehab-rekon berjalan di Aceh Timur, makanya mereka menfitnah dengan isu miring terhadap Bupati Al-Farlaky, " ujarnya. 


Menurut fattah fikri, isu ini sengaja dimainkan oleh pihak terkait untuk melemahkan semangat dan pembangunan di Aceh Timur dalam penangananan pasca banjir beberapa bulan lalu. 


Berdasarkan catatan kami Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky berhasil mendatangkan sejumlah menteri seperti; Mendagri, Menkes, Mensos dan kepala KSP di Aceh Timur untuk turun ke daerah yang kerusakan terparah di Aceh Timur 


Bahkan Bupati Al-Farlaky pernah diundang bertemu langsung Presiden Prabowo di Jakarta atas capaian dan keberhasilannya dalam penanggulangan bencana. 


Disisi lain sejumlah kebijakan pro rakyat yang dikeluarkan oleh Bupati Al-Farlaky saat penanganan pasca banjir membuat sekelompok orang merasa terganggu sehingga berupaya menjatuhkan citra positif dari Bupati.


" Prestasi tersebut membuat sekelompok orang tertentu menjadi terganggu sehingga berupaya melakukan fitnah untuk meruntuhkan semangat dan kepercayaan publik, namun upaya mereka gagal, " ungkapnya. 


Fattah fikri atau mantan ketua DPRK meminta masyarakat Aceh Timur untuk tidak terpengaruh dan tidak percaya dengan isu dan fitnah yang sedang digiring oleh pihak tertentu.


" Kita jangan sampai di adu domba dan dipengaruhi oleh sekelompok orang yang tidak ingin Aceh Timur bangkit dibawah kepemimpinan Bupati Al-Farlaky, ungkapnya.


 


ACEH TIMUR, LINTASMEDIANEWS.COM

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur,  Rizalihadi mengatakan dalam beberapa pekan ini terlihat upaya menjatuhkan kinerja Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky gencar dilakukan oleh pihak-pihak tertentu,  Minggu, 26 April 2026.

" Diduga ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas kebijakan pemerintah saat rehab-rekon berjalan di Aceh Timur, makanya mereka menfitnah dengan isu miring terhadap Bupati Al-Farlaky, " ujarnya. 

Dikatakan Rizal, isu dan fitnah ini sengaja dimainkan oleh pihak terkait untuk melemahkan semangat dan kinerja Bupati Aceh Timur dalam penangananan pasca banjir besar di Aceh Timur beberapa bulan lalu. 

Berdasarkan catatan kami Bupati Aceh Timur,  Iskandar Usman Al-Farlaky berhasil mendatangkan sejumlah menteri seperti; Mendagri, Menkes, Mensos dan kepala KSP di Aceh Timur untuk turun ke daerah yang kerusakan terparah di Aceh Timur Aceh Timur.

Bahkan Bupati Al-Farlaky pernah diundang bertemu langsung Presiden Prabowo di Jakarta atas capaian dan keberhasilannya dalam penaggulangan bencana. 

Disisi lain sejumlah kebijakan pro rakyat yang dikeluarkan oleh Bupati Al-Farlaky saat penanganan pasca banjir membuat sekelompok orang merasa terganggu sehingga berupaya menjatuhkan citra positif dari Bupati.

" Prestasi tersebut membuat sekelompok orang tertentu menjadi terganggu sehingga berupaya melakukan fitnah untuk meruntuhkan semangat dan kepercayaan publik, namun upaya mereka gagal, " ungkapnya. 

Rizal meminta masyarakat Aceh Timur untuk tidak terpengaruh dan tidak percaya dengan isu dan fitnah yang sedang digiring oleh pihak tertentu.

" Kita jangan sampai di adu domba dan dipengaruhi oleh sekelompok orang yang tidak ingin Aceh Timur bangkit dibawah kepemimpinan Bupati Al-Farlaky, ungkapnya.

Rizal mengajak agar masyarakat Aceh Timur berfokus untuk membantu pemerintah kabupaten dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Timur, dengan mengabaikan isu dan fitnah tersebut, pungkasnya.

 


Aceh timur, Lintasmedia news

Suasana lapangan upacara di SMA Negeri 2 Idi, Kabupaten Aceh Timur, Senin (20/04/2026), terasa berbeda. Di hadapan ratusan siswa, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Aceh Timur, Polda Aceh, Iptu Dasril, S.H. tampil sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kegiatan yang dikemas dalam program Saweu Sikula itu menjadi sarana pendekatan humanis Kepolisian kepada pelajar. Melalui momen upacara bendera, pesan-pesan edukatif disampaikan langsung kepada generasi muda di lingkungan sekolah.


Dalam amanatnya, Iptu Dasril menekankan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi kalangan remaja. Ia mengajak seluruh siswa untuk menjauhi barang terlarang tersebut.


“Narkoba sangat berbahaya, tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan. Kami mengajak para pelajar untuk bersama-sama berani menolak dan melawan peredaran narkoba di lingkungan sekolah,” ujar Iptu Dasril.


Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas. Para siswa diminta untuk selalu menggunakan helm saat berkendara sepeda motor, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mematuhi rambu lalu lintas.


“Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas. Hindari berkendara ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.


Tak hanya soal keamanan di luar sekolah, Dasril juga menyoroti pentingnya kedisiplinan dalam lingkungan pendidikan. Ia mengimbau para siswa untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter.


Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Idi, Henni Mahera Siregar, S.Pd., M.Pd. menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran pihak kepolisian sebagai pembina upacara memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa.


“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Kasat Binmas Polres Aceh Timur. Pesan-pesan yang disampaikan sangat bermanfaat dalam membentuk karakter disiplin dan kesadaran hukum bagi siswa,” ujarnya.

(I)

 


Aceh Timur, Lintasmedia news

Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar di Lapangan Apel Sarja Arya Racana, Polres Aceh Timur, Jumat (17/04/2026) pagi, menjadi momentum penting bagi jajaran Kepolisian untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.


Bertindak sebagai inspektur upacara, Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. memimpin langsung jalannya kegiatan yang dimulai sekira pukul 08.00 WIB. Sementara itu, Kasat Reskrim AKP Novrizaldi, S.H. ditunjuk sebagai perwira upacara dan Kanit II Tipidkor Ipda Rahadyan Tino Fahbi Fadhlurrahman, S.TR.K. sebagai komandan upacara.


Upacara diikuti oleh sejumlah satuan, mulai dari pleton Satsamapta, Satpolair, Satlantas, hingga personel staf serta gabungan jajaran Polsek. Selain itu, turut hadir pleton dari Satreskrim, Satresnarkoba, dan Satintelkam, yang membentuk barisan peserta secara tertib dan khidmat.


Rangkaian kegiatan berlangsung sesuai dengan tata upacara, diawali dengan persiapan pasukan, hingga laporan perwira kepada inspektur upacara. Prosesi dilanjutkan dengan pengibaran Sang Merah Putih, mengheningkan cipta, serta pembacaan teks Pancasila dan pengucapan Tribrata serta Catur Prasetya.


Dalam amanatnya, Kapolres Aceh Timur menegaskan bahwa Hari Kesadaran Nasional harus dimaknai sebagai momen refleksi bagi setiap anggota Polri dalam menjalankan peran dan tanggung jawab sebagai aparatur negara.


“Momentum ini hendaknya menjadi pengingat untuk terus meningkatkan disiplin, tanggung jawab, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Aceh Timur atas dedikasi dan loyalitas yang telah ditunjukkan selama ini. Menurutnya, berkat kerja keras dan sinergi yang baik, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Aceh Timur secara umum tetap aman dan terkendali.


Meski demikian, ia mengingatkan agar seluruh personel tidak cepat berpuas diri. Tantangan tugas ke depan, kata dia, masih memerlukan kesiapan, profesionalisme, serta integritas yang tinggi dari setiap anggota.


Kapolres Aceh Timur turut menekankan pentingnya menjaga integritas serta menjunjung tinggi nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dalam setiap pelaksanaan tugas. Ia mengingatkan agar seluruh personel menghindari segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak citra institusi Polri.


“Kita harus menjadi teladan, menjaga kepercayaan masyarakat, dan menunjukkan bahwa Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.” Tegas Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

 


Aceh Timur, Lintasmedianews.com Sebuah  yayasan Imeco Bhakti Nusa menunjukkan kepeduliannya terhadap peningkatan layanan kesehatan dengan menyerahkan satu unit mobil ambulans kepada RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, Kabupaten Aceh Timur.

Prosesi penyerahan ambulans tersebut berlangsung khidmat dan diawali dengan tradisi adat Aceh berupa tepung tawar, sebagai simbol doa dan harapan agar kendaraan tersebut membawa manfaat serta keselamatan bagi masyarakat.

Acara yang digelar di halaman rumah sakit itu turut dihadiri oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak, manajemen rumah sakit, perwakilan yayasan, tokoh masyarakat, serta tenaga kesehatan. Dalam sambutannya,

Direktur RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak dr Rita Rosti, M.Kes  menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan oleh yayasan Imeco Bhakti Nusa. 

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ambulance ini. Ini akan sangat membantu dalam meningkatkan pelayanan, terutama untuk pasien rujukan dan kondisi darurat,” ujar direktur RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak,saat di wawancara oleh media ini. 

Sementara itu, pihak yayasan Imeco Bhakti Nusa menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) dalam mendukung sektor kesehatan, khususnya di daerah.

Prosesi tepung tawar dilakukan oleh tokoh adat setempat dengan memercikkan air tepung tawar ke kendaraan ambulance, disertai doa agar kendaraan tersebut selalu membawa keselamatan bagi pasien dan petugas medis.

Dengan adanya tambahan ambulance ini, diharapkan pelayanan di RSUD Sultan Abdul Aziz Syah Peureulak semakin optimal, terutama dalam menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.(I)

 

Aceh Timur, Lintasmedianews.com

Patroli kamtibmas yang digelar personel Polsek Idi Rayeuk, Polres Aceh Timur, membuahkan hasil. Seorang pria yang diduga terlibat penyalahgunaan narkotika jenis sabu berhasil diamankan bersama sejumlah barang bukti, Rabu (08/04/2026) dini hari.

Kapolsek Idi Rayeuk, AKP JM Tambunan, S.H. menjelaskan penindakan tersebut berawal dari kegiatan patroli rutin yang dilakukan personel piket sekitar pukul 02.00 WIB di Desa Kuta Lawah, Kecamatan Idi Rayeuk.

“Petugas berpapasan dengan seorang pengendara sepeda motor yang langsung tancap gas saat melihat polisi. Di lokasi yang sama, anggota menemukan seorang pria mencurigakan sedang duduk di sebuah gubuk,” ujar AKP Tambunan.

Curiga dengan gerak-geriknya, petugas langsung melakukan interogasi dan penyisiran di sekitar lokasi. Hasilnya, ditemukan sebuah dompet tak jauh dari posisi pria tersebut. Saat dibuka, dompet itu berisi 12 paket sabu siap edar.

Pelaku berinisial AB (35), sopir, warga Desa Kuta Lawah, Kecamatan Idi Rayeuk tak berkutik saat barang bukti ditemukan. Ia pun langsung digelandang ke Mapolsek Idi Rayeuk untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti berupa 1 paket besar, 5 paket sedang, dan 6 paket kecil sabu, satu unit ponsel, satu dompet, serta dua sendok dari pipet yang telah dimodifikasi.

“Selanjutnya tersangka dan barang bukti kami koordinasikan dengan Satresnarkoba Polres Aceh Timur untuk proses penyidikan lebih lanjut,” sebut Kapolsek.

Pihaknya juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan lain terkait peredaran sabu tersebut.

Disamping itu Kapolsek menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli guna menekan peredaran narkotika di wilayah hukum Polsek Idi Rayeuk.

“Upaya pencegahan dan penindakan akan terus kami lakukan demi menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari bahaya narkoba.” Terang Kapolsek Idi Rayeuk AKP JM Tambunan, S.H.

(I)

 



Aceh timur, Lintasmedianews.com

Suasana kebersamaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah masih sangat terasa di Polres Aceh Timur, Polda Aceh, Senin, (06/04/2026) pagi. Seluruh personel mengikuti apel jam pimpinan yang dirangkai dengan halal bihalal dipimpin langsung oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K.

Hadir dalam kegiatan tersebut Wakapolres Aceh Timur, Kompol Abdul Muin, S.H.,M.M., pejabat utama/perwira staf, para Kapolsek, seluruh personel Polres Aceh Timur dan perwakilan personel polsek.

Dalam amanatnya, Kapolres Aceh Timur menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh personel yang telah berdedikasi tinggi selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang berlangsung sukses dan lancar.

“Alhamdulillah, Operasi Ketupat Seulawah 2026 yang kita gelar dapat berjalan dengan aman, lancar, dan kondusif. Ini merupakan hasil kerja keras dan kekompakan bersama instansi terkait di lapangan. Saya ucapkan terima kasih atas pengabdian dan pengorbanan rekan-rekan yang telah memastikan masyarakat dapat merayakan hari raya dengan nyaman,” ujar Kapolres.

Setelah memberikan apresiasi atas keberhasilan operasi kepolisian terpusat tersebut, Kapolres mengalihkan fokusnya pada tahap akhir pasca-operasi. Ia menekankan pentingnya administrasi dan pertanggungjawaban kinerja personel yang terlibat.

Usai apel, seluruh personel saling bersalaman dan bermaaf-maafan, menandai kebersamaan yang kembali terjalin usai melaksanakan tugas berat selama masa libur Lebaran dan  Kegiatan apel dan halal bihalal tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan.

(I)

 

Aceh, Lintasmedianews.com

Ketua Umum Komite Olahraga Nasional  (KONI) Sumbar, Ronny "Ompa" Pahlawan menjenguk sekaligus memberikan motivasi kepada atlet Hapkido putri Sumbar yang mengalami cedera patah tulang kaki saat bertanding.

Atlet Sumbar Naila Rizki Insani yang tampil di ring 2 hari pertama partai kedua Cabor Hapkido mengalami cedera serius saat  bertemu atlet Jawa Tengah  atlet Kintan Ariminata di kelas 59-63 Kg, 

Naila Rizki merupakan juara Kejurnas peraih medali emas 2022 dan menduduki peringkat 5 BK PON tahun lalu di Yogyakarta 

Awal pertandingan sebenarnya terjadi jual beli serangan yang di dominasi oleh petarung Sumbar.

Hanya saja pada  pertengahan babak pertama terjadi permited teknik. Bukan pelanggaran tapi  kecelakaan saat bertanding yang berulang.

Pada saat gerakan membanting lawan, otot pergelangan kaki Naila tertarik.

Meski dalam kondisi cedera, Naila Rizki tetap melanjutkan pertandingan hingga sanggup menyelesaikan 3 ronde.

Hanya saja pada ronde terakhir Naila Rizki dievakuasi karena sudah kesakitan. 

Ia di bawa dan dirawat di RS TK II Iskandar Muda Banda Aceh untuk mendapat perawatan.

 *Support Ketua KONI Sumbar* 

Ketua KONI Sumbar Ronny "Ompa" Pahlawan mengapresiasi semangat juang yang ditunjukkan  Naila Rizki yang bertahan di tengah kesakitan selama pertandingan.

Ompa menyebut, hasil akhir merupakan bonus dari perjuangan.

 Yang perlu diapresiasi semua pihak adalah perjuangan para atlet yang sangat luar biasa untuk mengharumkan nama daerah.

Bahkan mereka bertanding sampai berdarah-darah hingga patah-patah.

"Kita berterimakasih atas  perjuangan atlet yang benar-benar luar biasa. Saya terharu mendengar kisah perjuangan Naila Rizki," ujar Ompa.

Ia berharap Naila Rizki segera pulih sehingga ke depan kembali bisa mengharumkan Sumatera Barat. (Humas)

 

ACEH, LINTASMEDIANEWS.COM

Pertandingan cabang olahraga selancar ombak memulai perlombaannya hari ini, Selasa (10/9) di Pantai Riting. Pada nomor Women Shortboard, Kya Jo Heuer menunjukkan performa mengesankan di Round 1 Heat 3 (R1 H3) dengan dua ombak terbaiknya, yakni 3.67 dan 4.73, yang menghasilkan total skor 8.40. Dengan pencapaian tersebut, Kya memastikan dirinya lolos langsung ke babak Quarter Final yang akan digelar pada tanggal 13 September pukul 09.06 WIB.

Di sisi lain, Aura Zeflin, yang akrab disapa Alin, mengalami tantangan dan berada di posisi terakhir dalam heat-nya. Alin harus bersaing di Babak Eliminasi Round 2 Heat 4 yang dijadwalkan pada besok pagi, pukul 08.03 WIB. Harapan besar tertuju padanya untuk dapat melaju ke babak berikutnya dan bergabung kembali dengan Kya di Quarter Final.

Di nomor Women Longboard, Alin tampil lebih baik. Dia berhasil melaju ke babak Quarter Final setelah meraih posisi kedua di Round 1 Heat 2 (R1 H2) dengan total skor 5.93.

Sementara itu, di nomor Men Shortboard, peselancar andalan Sumatera Barat, Dylan Wilcoxen, menunjukkan performa solid dengan dua ombak terbaiknya yang mencatatkan skor 4.67 dan 5.67, menghasilkan total skor 10.34. Dengan pencapaian tersebut, Dylan melaju ke Round 3. Sementara itu, Izrel Sababalat yang turun di heat berbeda, harus berjuang di babak eliminasi untuk bisa melanjutkan perjalanan ke Round 3.

Pertandingan hari pertama ini memamerkan bakat dan semangat para peselancar, dan tentunya akan ada lebih banyak aksi seru yang bisa dinantikan pada hari-hari mendatang. (*)

 

ACEH, LINTASMEDIANEWS.COM

Pelaksanaan perlombaan paralayang nomor crosscountry (XC) pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut tertunda hingga dua hari sejak Senin (9/9/2024) kemarin hingga Selasa ini. Tertundanya pelaksanaan perlombaan ini tak terlepas dari kondisi cuaca sekitar lokasi take off di kawasan Taman Rusa, Kabupaten Aceh Besar, Daerah Istimewa Aceh (DIA).

"Pada Senin kemarin, kawasan sekitar take off diguyur hujan dan badai sehingga pertandingan terhenti. Sementara pada Selasa ini, arah angin dianggap tail win (ekor angin) yang datang dari arah belakang sehingga dinyatakan komite pertandingan tak layak untuk terbang," kata Manajer tim Paralayang Sumbar Lettu (Tek) Jacky Purnomo kepada media di Banda Aceh, Selasa ini.

Perwira Pertama TNI AU Lanud Sutan Sjahrir itu menambahkan, rencananya nomor XC ini akan terlaksana dalam sehari saja dan akan  dilanjutkan kembali untuk nomor Ketepatan Mendarat (KTM).

"Dalam estimasi, jika cuaca dan arah angin memenuhi syarat, diperkirakan pelaksanaan nomor ini hanya akan memakan waktu 3 jam saja. Jadi kami berharap cuaca bisa mendukung kegiatan ini hingga tuntas," harapnya.

Sementara, para perlombaan paralayang  ini nomor KTM baru terlaksana 1 hari pada Minggu (8/9/2024). Pada pelaksaan ini, pilot-pilot Sumbar kurang beruntung sehingga pada shorty satu itu mereka ada di klasemen tengah dan bawah.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, atlet-atlet paralayang Sumbar kali ini masih diperkuat pilot-pilot yang bertarung di ajang sebelumnya, mereka adalah Rina Kusumaningrum, Nofrica Yanti dan Rira Nurhakim. Sementara dari sektor putra ada pilot Abdurrahman Hidayat, Jordi Ansyah R, Zaki Mubaroq, Febri Yulito dan M.Irsyad.**

 

Lintasmedianews.com

Menteri Investasi dan Kepala BKPM, Bahlil Lahadahlia memastikan tidak akan ada pemberian izin yang ke investor China untuk membangun pabrik semen di Aceh. 

Dilansir dari Kumparan, “Tidak ada”. Belum ada izin yang diberikan moratorium untuk pabrik semen,” katanya saat di acara Minat Investasi Bali Urban Rail and Associated Facilities dan Penyerahan Dokumen Kualifikasi di Ruang Wiswa Sabha Utama di Kantor Gubernur Bali, Rabu (29/5). Bahlil memastikan, moratorium pembangunan pabrik semen di Aceh masih berlaku saat ini. Alasannya karena pasokan semen di dalam negeri berlebih alias oversupply.

“Tidak ada (pembangunan pabrik), karena seluruh pabrik semen di Indonesia oversupply. Kita masih oversupply sekitar 40 juta ton maka sejak tahun 2021 terjadi moratorium pabrik semen sampai sekarang,” tegas dia. Bahlil juga menyebut, dirinya tidak tahu menahu soal perizinan yang diberikan Pemkab Aceh kepada investor China tersebut. Menurutnya, seluruh perizinan terkait pembangunan pabrik berada di pemerintah pusat.

Sebelumnya, Perusahaan asal China berencana membuka pabrik semen di Aceh. Izin diberikan usai Pj. Bupati Aceh Selatan Cut Syazalisma menandatangani kesepakatan pendirian pabrik dengan PT Kobexindo Cement, konsorsium Hongshi Holding Group, di Jakarta, Sabtu (18/5) lalu.

Rencananya pabrik memiliki kapasitas produksi 6 juta ton per tahun. Investasi Rp 10 triliun. Keputusan Pemkab Aceh Selatan memberi karpet merah pada perusahaan semen China menuai kontroversi sebab ada moratorium pembangunan pabrik tersebut di Indonesia. Alasannya karena pasokan semen di dalam negeri berlebih alias oversupply.

"Pemerintah sudah membuat moratorium, tidak ada lagi izin untuk pabrik baru, kecuali untuk daerah Papua dan Maluku," kata Ketua Asosiasi Semen Indonesia (ASI) Lilik Unggul Raharjo dalam keterangannya, Sabtu (25/5).

Saat ini terjadi oversupply semen, kebutuhan dalam negeri, 65,5 juta ton, sementara produksi 119,9 juta ton ujar Lilik. kelebihan pasokan 54,4 juta ton.Karena itu, dianggap keputusan Pemkab Aceh Selatan bertolak belakang dengan moratorium. Selain itu akan mengancam tiga pabrik semen di Sumatera.

Ketiga pabrik milik BUMN. Pertama, PT Solusi Bangun Andalas (SBA) di Aceh dengan produksi 1,8 juta ton per tahun. Kedua, PT Semen Padang, di Sumbar dengan kapasitas 8 juta ton. Ketiga, PT Semen Baturaja di Sumsel, 2,5 juta ton. Di Dumai juga ada PT Semen Padang meski produksinya tak besar. Seperti pabrik semen swasta nasional yang merambah Sumatera. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.