Articles by "Sumatera Barat"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota Padang walikota solok
Showing posts with label Sumatera Barat. Show all posts

 

Sumbar, Lintasmedia News– Polda Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga integritas proses rekrutmen anggota Polri. Bersamaan dengan agenda Sidang Kelulusan Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, Polda Sumbar memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak eksternal yang telah berperan aktif mengawal transparansi proses seleksi tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2026).


Pemberian penghargaan kepada pihak eksternal ini merupakan wujud apresiasi Polri atas dedikasi mereka dalam memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). 


Adapun instansi dan lembaga yang berperan sebagai pengawas eksternal meliputi KAN Nan Salapan Suku Nagari Padang, Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, serta perwakilan dari civitas akademika seperti UNP dan UPI YPTK Padang. 


Selain itu, Himpunan Psikologi Wilayah Sumbar dan Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDII) Wilayah Sumbar juga turut andil dalam mengawal aspek penilaian profesional.

Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menyatakan bahwa keterlibatan pihak eksternal sangat krusial dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kesuksesan proses rekrutmen yang menghasilkan 212 calon siswa (Bintara dan Tamtama) tahun ini tidak lepas dari kerja sama kolaboratif dengan berbagai elemen tersebut.


"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi pihak eksternal yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mengawal setiap tahapan seleksi agar objektif. Kami terus mendorong budaya kerja yang transparan, dan keterlibatan mitra eksternal adalah kunci utama dalam mengawal proses rekrutmen yang jujur bagi masyarakat," ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.


Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan pengawas eksternal merupakan bukti konkret bahwa Polda Sumbar tidak bekerja sendiri dalam menjaring putra-putri daerah terbaik.


"Publikasi penghargaan ini serta hasil kelulusan yang transparan adalah bukti nyata komitmen Polda Sumbar. Kami ingin masyarakat melihat bahwa kami memberikan reward kepada mereka yang berprestasi, sekaligus memberikan ruang bagi mitra eksternal untuk memastikan proses seleksi calon anggota Polri benar-benar bersih dan akuntabel," ungkap Kombes Pol Susmelawati.


Rangkaian kegiatan ini menegaskan keseriusan institusi dalam membina profesionalisme, baik secara internal maupun dalam interaksinya dengan publik demi meningkatkan kualitas pelayanan Polri di masa depan.


(Red)

 

Sumbar, Lintasmedia News –Polda Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi mengumumkan hasil akhir Sidang Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (Panda) untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Sidang penetapan yang digelar di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2026) ini menandai babak akhir seleksi bagi putra-putri terbaik daerah.


Berdasarkan data yang dihimpun dari Panitia Seleksi, untuk kategori Bintara Polri, terdapat 203 orang peserta yang terdiri dari 176 pria dan 27 wanita. Hasil akhir menetapkan 176 peserta (149 pria dan 27 wanita) dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sementara 27 peserta pria lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Sementara itu, untuk kategori Tamtama Polri, dari total 37 peserta pria (31 Brimob dan 6 Polair), sebanyak 36 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (30 Brimob dan 6 Polair), dan 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat.


Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa hasil yang diumumkan merupakan akumulasi dari seluruh tahapan seleksi yang telah dilalui secara transparan. Ia memastikan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah melewati proses penilaian yang objektif tanpa adanya intervensi.


“Angka-angka yang kita umumkan hari ini adalah cerminan dari kemampuan nyata para calon siswa. Kami di Biro SDM memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Tidak ada titip-menitip, semua hasil didasarkan pada kompetensi dan nilai akhir yang diperoleh peserta selama tahapan seleksi,” ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.


Ia menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, pihak Polda Sumbar tetap memberikan ruang untuk evaluasi diri. Kombes Pol Anissullah berpesan agar kegagalan ini tidak menyurutkan semangat peserta untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan di masa depan.

Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses penerimaan anggota Polri ini. Menurutnya, publikasi hasil seleksi secara terbuka merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat.


“Kami dari Bidang Humas terus mengawal proses ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Transparansi hasil yang kita sampaikan saat ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk menjaring calon anggota Polri yang kompeten dan berintegritas. Pengawasan pun telah dilakukan secara berlapis, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan proses ini berjalan jujur dan adil,” jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Sidang kelulusan ini menjadi gerbang bagi 212 peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat untuk segera dipersiapkan menjalani pendidikan kepolisian. Seluruh tahapan rekrutmen ini, senantiasa ditekankan untuk berjalan dengan prinsip keterbukaan demi mewujudkan institusi Polri yang lebih baik.


(Red)

 

Sumbar, Lintasmedia News– Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat meresmikan rumah hasil program bedah rumah yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.


Peresmian dilakukan langsung di kediaman warga penerima manfaat, yakni Ibu Iche Trisnawati, pada Jumat (3/7/2026). 


Suasana haru dan penuh kebahagiaan tampak menyelimuti acara seremonial tersebut, yang dihadiri oleh jajaran pejabat Polda Sumbar serta warga setempat.


Dalam sambutannya, Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat ini.


"Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat berkumpul di halaman rumahnya Ibu Iche Trisnawati dalam acara peresmian bedah rumah," ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.

Kombes Pol Reza juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. "Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Harapannya, rumah ini dapat memberikan kenyamanan dan menjadi berkah bagi Ibu Iche beserta keluarga," pungkasnya.


Senada dengan Dirlantas, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa program bedah rumah ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan sosial Polri dalam menyambut hari jadi Bhayangkara ke-80.


"Program bedah rumah ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri, khususnya Polda Sumbar, untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu meringankan beban warga yang membutuhkan hunian yang layak dan sehat, sekaligus mempererat silaturahmi antara institusi kepolisian dengan masyarakat dalam momentum hari jadi Bhayangkara," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kontribusi positif Polri kepada masyarakat Sumatera Barat agar terjalin sinergi yang lebih harmonis ke depannya.


Sumbar, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lapangan Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat pada Rabu (1/7/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", yang menegaskan kembali komitmen kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Dalam amanatnya, Kapolda Sumatera Barat Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara merupakan waktu yang sangat penting bagi seluruh insan kepolisian untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas yang telah diemban.


"Peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah dan kebijakan Polri harus senada serta berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Komjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan para peserta upacara dan tamu undangan.


Komjen Pol Gatot mengakui bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin rumit dan dinamis. Mulai dari perkembangan teknologi informasi, maraknya kejahatan siber, peredaran gelap narkotika, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kejahatan transnasional, hingga potensi bencana alam dan dinamika sosial.


Untuk menghadapi hal tersebut, ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri. Keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang solid dengan berbagai pihak.


"Kami menyadari tantangan tugas kepolisian semakin kompleks. Oleh karena itu, Polri dituntut untuk terus beradaptasi dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan. Sinergi yang solid bersama TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, lembaga penegak hukum, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan media, dan seluruh komponen bangsa adalah kunci utama," jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumbar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada seluruh personel Polda Sumbar dan jajaran, serta pengurus Bhayangkari atas loyalitas dan dukungannya.


Di akhir sambutannya, Jenderal bintang tiga tersebut mengajak seluruh jajarannya untuk menjadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini sebagai pemacu semangat dalam memperbaiki diri dan menghindari segala bentuk penyimpangan.


"Mari kita bersama-sama memperkokoh semangat pengabdian, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kami memohon doa, dukungan, kritik yang membangun, serta partisipasi aktif dari masyarakat Sumatera Barat. Dengan semangat kebersamaan, kami meyakini Polri akan senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, modern, dan terpercaya. Salam presisi!" pungkas Komjen Pol Gatot Tri Suryanta. (***)

 

Sumbar, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah Sumatra Barat (Polda Sumbar) mencatat total 705 kasus tindak pidana (crime total) yang berhasil diungkap oleh jajaran Polda dan Polres se-Sumatra Barat sepanjang semester pertama tahun 2026 (Januari–Juni). Dari ratusan kasus tersebut, total 916 orang tersangka berhasil diamankan. Hal ini disampaikan dalam acara press release yang digelar pada Selasa, 30 Juni 2026, di Lantai 4 Mapolda Sumbar.


Dari total 705 perkara yang ditangani, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumbar menyumbang sebanyak 128 perkara. Sementara itu, selebihnya merupakan akumulasi kasus yang ditangani oleh 19 Polres/Polresta di wilayah kota dan kabupaten di Sumatra Barat.


Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar, Kombes Pol. Wedy Mahadi, menjelaskan bahwa dari keseluruhan tersangka yang diringkus, sebagian besar saat ini tengah menjalani proses hukum lebih lanjut.


"Tersangka keseluruhan berjumlah 916 orang. Sudah dilakukan tindak lanjut penyidikan dan upaya pemberkasan. Di mana rincian tersangka di Direktorat Narkoba itu ada sebanyak 177 orang, dan lebihnya adalah dari Polres dan jajaran," ujar Kombes Pol. Wedy Mahadi di hadapan awak media.


Selain mengamankan hampir seribu tersangka, aparat kepolisian juga menyita barang bukti narkotika dalam jumlah yang sangat signifikan selama satu semester ini, meliputi:

• Sabu-sabu: 41,66 kilogram (akumulasi Polda dan jajaran).

• Ganja: 586,3 kilogram.

• Ekstasi: 593 butir.


Kombes Pol. Wedy Mahadi menambahkan, barang-barang bukti yang dihadirkan dalam rilis kali ini merupakan materi perkara yang statusnya masih menunggu penetapan pemusnahan resmi. Pihaknya merencanakan pemusnahan massal secara berkala dalam waktu dekat.


"Yang di sini adalah barang bukti yang belum mendapatkan penetapan musnah. Nanti insyaallah di bulan Januari kita akan lakukan pemusnahan kembali selama 1 bulan terakhir atau 2 bulan terakhir, terkait masalah penanganan perkara," jelasnya.


Dalam sesi tanya jawab, Kombes Pol. Wedy Mahadi juga membeberkan salah satu capaian menonjol, yakni keberhasilan timnya menggagalkan penyelundupan narkoba jenis sabu seberat 8 kilogram dalam sekali penangkapan di area bandara.


Keberhasilan ini diakui berkat sinergi yang kuat antara kepolisian dengan otoritas penerbangan sipil setempat.


"Ada beberapa tangkapan di bandara. Komunikasi kita dengan pihak otoritas bandara, kita bisa mengamankan sebelum mereka terbang kemarin, sebanyak 8 kilo. Dan beberapa lain lagi masih ada," pungkas Wedy menutup keterangannya. (***)

Lintasmedia News- Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar Doa Bersama Lintas Agama dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 di Mapolda Sumbar, Senin (29/6/2026). Kegiatan bertema "Polri untuk Masyarakat" itu menjadi momentum memperkuat kerukunan antarumat beragama sekaligus memohon agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Sumatera Barat tetap aman, nyaman, dan kondusif.



Kegiatan tersebut dihadiri Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Sumbar, organisasi kepemudaan (OKP) se-Sumatera Barat, serta tokoh lintas agama.



Hadir sebagai pemimpin doa secara bergantian, yakni perwakilan agama Islam Drs. H. Nurman Agus, perwakilan Hindu Pinandita Made Sumbawa, perwakilan Buddha Pandita Yassavadhano Jumadi, perwakilan Kristen Protestan Pdt. Imma Nuel C. Nugroho, dan perwakilan Katolik Pastor RD Abel Maia.



Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta mengatakan doa bersama lintas agama merupakan salah satu rangkaian kegiatan menyambut HUT Bhayangkara ke-80 sekaligus simbol kuatnya persatuan, toleransi, dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat Sumatera Barat.



"Melalui doa bersama lintas agama ini, kita memohon agar Sumbar tetap aman, nyaman, dan kondusif. Pada 1 Juli nanti kita akan memperingati Hari Bhayangkara ke-80, dan Polri terus berkomitmen memberikan perlindungan, pengayoman, serta pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar Gatot.




Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi ikhtiar spiritual untuk mempererat kerukunan antarumat beragama, menjaga persatuan bangsa, serta memohon kelancaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.




"Doa bersama lintas agama ini menjadi wujud rasa syukur kita atas pengabdian Polri yang telah memasuki usia ke-80. Melalui momentum ini, kami memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa agar seluruh insan Bhayangkara senantiasa diberikan kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam menjalankan amanah sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat," katanya.




Ia menegaskan, tema "Polri untuk Masyarakat" bukan sekadar slogan, melainkan komitmen Polri untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan yang profesional, humanis, dan berkeadilan.




"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di Sumatera Barat," ujarnya.




Sebagai bentuk penghormatan terhadap semangat toleransi, Kapolda Sumbar menyerahkan cendera mata kepada masing-masing perwakilan agama yang hadir.




Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Polda Sumbar juga menyerahkan santunan dan bantuan sosial kepada Panti Asuhan Budi Mulia Kota Padang. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Kapolda Sumbar didampingi Wakapolda Sumbar sebagai bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat sekaligus memperkuat semangat berbagi dalam peringatan HUT Bhayangkara ke-80.




Kapolda turut menyampaikan apresiasi kepada tokoh agama, pemerintah daerah, TNI, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini bersinergi bersama Polri dalam menjaga stabilitas keamanan di Sumatera Barat.




Melalui kegiatan bertajuk "80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat", Polda Sumbar berharap semangat toleransi, persatuan, dan kebersamaan terus terjaga sehingga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Barat tetap aman, damai, dan kondusif. (***)

 

Sumatera Barat, Lintasmedia News – menekankan pentingnya pengawasan penyaluran subsidi bahan bakar minyak (BBM) sebagai langkah strategis dalam mendukung percepatan legalisasi kegiatan pertambangan rakyat melalui Daerah Pertambangan Rakyat (WPR) dan Izin Pertambangan Rakyat (IPR).


Pernyataan tersebut disampaikan ketika Kepala Kepolisian memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Publikasi WPR/IPR yang diadakan di dalam Kepolisian Sumatera Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh jajaran Ditreskrimsus, Forkopimda, pemerintah daerah, dan berbagai instansi terkait untuk menyatukan langkah-langkah dalam membangun sektor pertambangan rakyat secara lebih tertib dan berkelanjutan.


Dalam instruksinya, Kepala Kepolisian menyoroti bahwa masih ada dugaan penyalahgunaan bahan bakar bersubsidi untuk mendukung kegiatan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sejumlah wilayah. Oleh karena itu, pemantauan distribusi bahan bakar bersubsidi dianggap sebagai salah satu kunci penting dalam upaya menekan praktik penambangan ilegal.


"Pengawasan terhadap distribusi bahan bakar bersubsidi harus diperkuat agar tidak lagi digunakan untuk kegiatan penambangan ilegal. Negara harus hadir untuk memastikan bahwa energi bersubsidi benar-benar digunakan sesuai alokasinya," tegas Kepala Kepolisian.


Menurutnya, percepatan penerbitan WPR dan IPR merupakan langkah nyata pemerintah untuk menciptakan tata kelola pertambangan rakyat yang legal, terukur, dan berkelanjutan. Dengan adanya legalitas tersebut, masyarakat yang selama ini bergantung pada sektor pertambangan untuk mata pencaharian dapat menjalankan usahanya secara legal, memiliki kepastian hukum, dan lebih mudah memperoleh izin pembangunan dan pengawasan.


Sebagai bentuk komitmen, Polda Sumatra akan memperkuat pengawasan distribusi bahan bakar bersubsidi melalui berbagai langkah teknis, mulai dari pemetaan pola distribusi, pemantauan kuota distribusi, hingga inspeksi langsung di SPBU untuk mendeteksi potensi penyalahgunaan.


Kepala Kepolisian juga menginstruksikan seluruh Kepala Kepolisian dan Kepala Kepolisian di wilayah Sumatera Barat untuk meningkatkan pengawasan lapangan, terutama di daerah yang diduga menjadi jalur distribusi bahan bakar yang mengarah pada kegiatan penambangan ilegal. Pengawasan tersebut meliputi pemeriksaan antrean kendaraan, verifikasi penggunaan barcode subsidi, hingga identifikasi kendaraan yang diduga berulang kali mengisi bahan bakar dengan tangki yang dimodifikasi atau menggunakan plat nomor yang berbeda. (***)

  Sumbar, Lintasmedia News– Kapolda Sumatera Barat, Irjen Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam acara Soft Launching Samsat KiosK yang digelar di pelataran outdoor Kantor Gubernur Sumatera Barat, Minggu (10/5/2026). Inovasi ini dihadirkan untuk mempermudah masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak tahunan kendaraan bermotor tanpa perlu melampirkan KTP pemilik pertama.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Gatot menekankan bahwa kehadiran Samsat KiosK merupakan langkah nyata Polri dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat, mudah, dan modern.

“Pelayanan Samsat dengan KiosK ini adalah cara kita menghadirkan kemudahan bagi masyarakat agar mereka benar-benar merasakan pelayanan yang praktis,” ujar Irjen Pol Gatot di hadapan Gubernur Sumbar, Buya Mahyeldi, serta jajaran pimpinan instansi terkait lainnya.

Terkait sebaran layanan, Kapolda menginstruksikan agar Samsat KiosK tidak hanya berhenti pada sembilan titik awal yang telah direncanakan, namun harus menjangkau seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat. Ia juga berpesan agar penempatan unit KiosK dilakukan di lokasi strategis yang ramai dikunjungi masyarakat.

“Tolong KiosK ini jangan dipasang di kantor-kantor yang ‘bikin serem’ atau membuat orang malas datang. Tempatkan di area publik yang ramai namun tetap menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat,” tegasnya.

Kapolda juga menyampaikan pentingnya akurasi data dalam mengoptimalkan sektor pajak, yang saat ini menjadi penyumbang sekitar 70% dari pendukung pembangunan daerah. Ia mendorong kerja sama yang erat dengan perangkat Nagari dan Desa sebagai garda terdepan untuk mendisiplinkan wajib pajak.

Sebagai bentuk apresiasi, Irjen Pol Gatot meminta adanya pemberian hadiah atau reward bagi Nagari yang berhasil meningkatkan ketaatan pajak warganya. “Tadi sudah ada hadiah seperti umroh, kendaraan, hingga emas. Ini penting untuk memotivasi kedisiplinan wajib pajak,” tambahnya.

Lebih lanjut, Irjen Pol Gatot menantang jajaran Bapenda dan Dirlantas untuk terus melahirkan terobosan atau breakthrough setiap bulannya. Ia berharap lokasi Samsat KiosK juga bisa menjadi wadah edukasi lain, seperti kampanye keselamatan berlalu lintas hingga sosialisasi Kampung Bebas Narkoba.

Menutup sambutannya, Kapolda berharap semangat inovasi ini merambah ke berbagai sektor lain di Sumatera Barat, termasuk pemberdayaan UMKM, olahraga, hingga prestasi anak muda.

“Semoga dengan berbagai kemudahan ini, Sumatera Barat di bawah kepemimpinan Buya Mahyeldi semakin makmur, sejahtera, dan dikenal luas di tingkat nasional maupun internasional,” pungkasnya.

Acara ini turut dihadiri oleh Dirlantas Polda Sumbar, Kepala Bapenda, Kepala Kanwil Jasa Raharja Sumbar, jajaran Bank Nagari, serta perwakilan Pemerintah Kota Padang. (*)

 

Sumbar, Lintasmedia News — Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta, M.Si., CSFA memberikan arahan dan motivasi kepada para atlet Judo, Bela Diri Polri, dan Basket Polda Sumbar dalam rangka persiapan menghadapi ajang Kapolri Cup 2026 yang akan digelar di Jakarta dan Kalimantan Timur.


Kegiatan tersebut berlangsung di Hall Badminton Polda Sumbar, Jumat (8/5/2026) pagi, dan turut dihadiri Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., Irwasda Polda Sumbar, serta para Pejabat Utama Polda Sumbar.


Dalam arahannya, Kapolda Sumbar menegaskan bahwa seluruh atlet harus memiliki semangat juang, disiplin, dan mental juara dalam menghadapi kompetisi tingkat nasional tersebut. Menurutnya, persiapan yang matang menjadi kunci utama untuk meraih prestasi dan membawa nama baik Polda Sumbar di tingkat nasional.


“Latihan harus sungguh-sungguh, disiplin, dan penuh semangat. Kita datang ke Kapolri Cup bukan sekadar untuk ikut serta atau jalan-jalan, tetapi membawa target dan tekad untuk menjadi juara,” tegas Irjen Pol. Gatot Tri Suryanta di hadapan para atlet.

Kapolda juga memberikan perhatian khusus kepada tim basket Polda Sumbar agar segera melaksanakan pertandingan uji coba maupun laga persahabatan dengan tim-tim kuat dari kampus atau sekolah berprestasi guna mengukur kemampuan dan meningkatkan mental bertanding para pemain.


“Tim basket harus segera melakukan pertandingan persahabatan dengan tim yang memiliki kualitas bagus. Dari situ kita bisa melihat kekurangan, memperbaiki strategi, dan membangun mental bertanding. Kalau bisa, secepatnya dilaksanakan, pagi atau sore besok sudah mulai uji coba,” ujarnya.


Selain itu, Kapolda menekankan pentingnya fokus dan komitmen selama menjalani masa persiapan. Ia berharap seluruh atlet mampu menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Polda Sumbar di ajang nasional tersebut.


“Kita harus menunjukkan bahwa Polda Sumbar mampu bersaing dan berprestasi. Latihan yang kuat harus dibarengi dengan tujuan yang jelas, mental yang kuat, dan fokus untuk meraih kemenangan,” tambah Kapolda.


Sementara itu, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol. Solihin turut memberikan penekanan kepada seluruh atlet agar menjaga kondisi fisik dan mempersiapkan diri secara maksimal menjelang pertandingan.


Khusus kepada tim basket, Wakapolda meminta agar pertandingan uji coba untuk meningkatkan kekompakan dan kemampuan tim. Sedangkan bagi atlet judo dan bela diri Polri, ia mengingatkan pentingnya menjaga stamina dan menghindari cedera selama masa latihan.


“Laksanakan latihan dengan serius, tetapi tetap memperhatikan kondisi fisik. Untuk tim judo dan bela diri, jangan sampai terjadi cedera yang dapat mengganggu persiapan menuju Kapolri Cup. Semua harus dipersiapkan secara matang,” pesan Brigjen Pol. Solihin.


Diketahui, tim basket Polda Sumbar dijadwalkan mengikuti pertandingan Kapolri Cup di Jakarta pada 15 Mei 2026. Sementara tim Judo dan Bela Diri Polri akan berlaga di Kalimantan Timur pada 17 Mei 2026.


Arahan dan motivasi yang diberikan pimpinan Polda Sumbar tersebut diharapkan mampu membangkitkan semangat para atlet untuk tampil maksimal serta membawa prestasi terbaik bagi Polda Sumbar pada ajang Kapolri Cup 2026 mendatang.

 

Sumbar, Lintasmedia News – Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2026 dengan aksi nyata peduli lingkungan. Sebanyak 1.156 bibit pohon ditanam serentak oleh Polda dan 19 Polres jajaran di seluruh wilayah hukum Sumatera Barat sebagai simbol investasi masa depan bagi generasi bangsa.


Salah satu fokus utama kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Kampus UIN Imam Bonjol (IB) Sungai Bangek, Kota Padang. Di lokasi tersebut, Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, turun langsung dalam prosesi penanaman bibit pohon produktif bersama civitas akademika.


Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menyatakan bahwa pemilihan kampus sebagai salah satu titik penanaman bertujuan untuk menyelaraskan semangat Hardiknas dengan pelestarian alam.


"Kami melaksanakan penanaman salah satunya di Kampus UIN IB Sungai Bangek ini untuk memberikan pesan edukatif. Dunia pendidikan dan kelestarian alam harus berjalan beriringan. Kami menanam pohon produktif seperti durian dan alpukat agar nantinya lingkungan kampus semakin asri dan hasilnya bisa bermanfaat," tutur Kombes Pol Anissullah di sela-sela kegiatannya di Sungai Bangek.


Kombes Pol Anissullah menambahkan bahwa dari total 1.156 pohon yang ditanam di seluruh Sumbar, mayoritas merupakan tanaman yang memiliki nilai manfaat tinggi, seperti Durian (229 pohon), Alpukat (211 pohon), dan Matoa (119 pohon).

Aksi hijau ini didukung penuh oleh seluruh jajaran kewilayahan. Polresta Padang tercatat sebagai kontributor terbanyak dengan 325 pohon, disusul oleh Polres Solok Kota dengan 175 pohon.


Berikut rincian penanaman di wilayah lainnya:


• Wilayah Pesisir & Kepulauan: Polres Pesisir Selatan (80), Polres Kep. Mentawai (20), dan Polres Pariaman (10).


• Wilayah Pegunungan & Daratan: Polres Padang Panjang (80), Polres Payakumbuh (67), Polres 50 Kota (60), Polres Pasaman (52), Polres Padang Pariaman (51), dan Polres Agam (45).


• Wilayah Lainnya: Polres Solok Selatan (44), Polres Pasaman Barat (40), Polresta Bukittinggi (20), Polres Tanah Datar (15), Polres Dharmasraya (14), Polres Sijunjung (5), hingga Polres Sawahlunto (3).


Selain buah-buahan populer, Polda Sumbar juga menanam berbagai jenis pohon lainnya untuk menjaga biodiversitas, di antaranya Mahoni (68), Jengkol (62), Manggis (43), Katapang (40), Petai (33), Cemara Laut (25), serta tanaman hias Pucuk Merah dan Gaharu.


Kegiatan ini diharapkan tidak hanya menjadi seremonial tahunan, tetapi menjadi langkah konkret kepolisian dalam mendukung program pemerintah terkait ketahanan pangan dan mitigasi perubahan iklim di Sumatera Barat.

(*/red)

 

Sumbar, Lintasmedia News – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri acara Kuliah Umum dan Penanaman Pohon di Kampus III UIN Imam Bonjol, Sungai Bangek, Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung J Lantai II ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.


Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol Solihin, Pejabat Utama Polda Sumbar serta rektor UIN IB dan beberapa Rektor dari Perguruan Tinggi di Kota Padang.

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.


Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dalam arahannya sempat berdialog interaktif dengan mahasiswa mengenai filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani. Kapolda mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar mengejar nilai IPK yang tinggi.


"Kita semua adalah pembelajar. Seorang mahasiswa ideal bukan hanya yang pintarnya hebat, tapi yang berani tampil, percaya diri, dan menjadi panutan bagi masyarakat. Namun, ada yang lebih utama dari sekadar kecerdasan, yaitu kejujuran dan tanggung jawab," ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan para mahasiswa.


Kapolda Sumbar menyayangkan jika nilai kejujuran sering kali terlupakan dalam daftar prioritas karakter mahasiswa. "Apapun profesinya nanti, apakah jadi polisi, dosen, atau pengusaha, sifat jujur dan bertanggung jawab adalah prioritas nomor satu. Tanpa itu, pondasi bangsa ini akan rapuh," tegas Kapolda.


Lebih lanjut Kapolda Sumbar memberikan motivasi kepada mahasiswa mengenai integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai kearifan lokal. Kapolda menyoroti filosofi Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai kompas bagi generasi muda Sumatera Barat.


"Kita ingin orang yang datang ke Sumatera Barat, minimal datang ke kampus-kampus seperti UIN ini untuk menyerap ilmu. Kita harus mengembalikan marwah ranah Minang sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan," ungkap Irjen Pol Gatot. 


Kapolda Sumbar juga memperkenalkan salah satu personelnya, Bripka Rio, yang saat ini sedang menempuh pendidikan S3 (Doktor) sebagai bukti bahwa kepolisian sangat mendukung peningkatan sumber daya manusia. 


"Bahkan dari kepolisian pun, kita dorong menjadi ulama atau akademisi yang totalitas ilmu agamanya, agar bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat," tambahnya.


Kegiatan ditutup dengan aksi penanaman pohon di lingkungan kampus sebagai simbol keberlanjutan dan cinta lingkungan. Kapolda berharap mahasiswa dapat mengimplementasikan filosofi adat dalam menjaga alam, seperti tidak menebang pohon sembarangan dan menjaga kelestarian hutan.


Terkait dinamika demokrasi, Kapolda Sumbar mengapresiasi semangat kritis mahasiswa yang tetap mengedepankan kolaborasi dan kecintaan terhadap daerah.


"Celah-celah demokrasi ini harus terus terbuka bagi setiap pihak, baik pemerintah, aparat, maupun akademisi. Kita perlu berkolaborasi untuk membangun Sumatera Barat yang lebih baik. Mari sampaikan aspirasi dengan tetap menjaga etika dan kejujuran," pungkas Irjen Pol Gatot.


Acara ini diakhiri dengan diskusi hangat dan sesi foto bersama antara jajaran Polda Sumbar dengan pimpinan universitas serta para mahasiswa yang tampak antusias mengikuti jalannya kuliah umum hingga selesai. (***)


 

Sumbar, Lintasmedia News – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan yang memfokuskan pada pencegahan dan deteksi dini penyakit kanker payudara (Ca Mammae) dan kanker serviks (Ca Serviks). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai IV Gedung Hoegeng, Mapolda Sumbar, Selasa (5/5/2026).


Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh 84 peserta yang terdiri dari personel Polri dan ASN di lingkungan Polda Sumbar. Guna memberikan pemahaman yang mendalam, Biddokkes menghadirkan dua pakar medis sebagai narasumber, yakni Prof. Dr. dr. Wisma Arif Harahap, SpB (K), M.Kes (Pakar Bedah Onkologi) yang mengupas tuntas mengenai Ca Mammae, dan dr. Primadella, SpOG (Spesialis Obgyn) yang memberikan edukasi terkait bahaya dan pencegahan Ca Serviks.


Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faisal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian institusi terhadap kesejahteraan dan kesehatan jangka panjang para personel serta keluarganya.


"Kesehatan adalah aset utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Penyakit kanker payudara dan serviks merupakan ancaman serius yang sering kali terlambat dideteksi. Melalui penyuluhan ini, kami ingin membekali personel dengan pengetahuan yang tepat agar mereka lebih sadar akan pentingnya early warning atau deteksi dini," ujar AKBP dr. Faisal.


Kabiddokkes juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan risiko fatalitas akibat penyakit degeneratif di kalangan anggota. "Jangan menunggu sakit baru bertindak. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, kami berharap para peserta dapat menerapkan pola hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan mandiri maupun medis," tegasnya.


Kegiatan yang diinisiasi oleh Biddokkes Polda Sumbar ini berjalan lancar dan interaktif. Selain mendengarkan paparan materi, para peserta juga diberikan sesi tanya jawab untuk berkonsultasi langsung mengenai gejala dan langkah preventif yang harus diambil.


Kegiatan ini sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas giat rutin Biddokkes dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri yang sehat dan tangguh.

(***)

 

Sumatera Barat, Lintasmedianews.com

Meski banyak kasus dugaan korupsi yang diinvestigasi oleh Dewan Pimpinan Wilayah Daerah Badan Penelitian Independem Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (DPD BPI-KPNPA RI) Sumatera Barat yang diekspos ke media massa, hanya beberapa yang ditindaklanjuti pihak kejaksaan dan kepolisian. Namun demikian, tidak menyurutkan niat untuk terus membongkar kasus korupsi, pungli, dan kasus lain yang merugikan rakyat.

Bahkan, Dewan Pimpinan Wilayah Media Online Indonesia Sumatera Barat (DPW MOI Sumbar), siap bekerjasama dalam hal investigasi dan pemberitaan masalah dugaan kasus korupsi di daerah ini. Termasuk kerjasama dalam meningkatan kapasitas wartawan dan media yang tergabung dengan DPW MOI Sumbar, supaya dalam melakukan investigasi ke lapangan, pengumpulan fakta dan data, serta dalam pelaporan karya jurnalistik di media semakin mantap dan akurat.

Demikian pokok-pokok pikiran pertemuan silaturahmi DPW MOI Sumatera Barat dengan BPI KPNPA RI Sumatera Barat , di Katagiaan Resto, Jalan Olo Ladang, kawasan Pantai Padang. Hadir dalam silaturahmi itu Ketua DPW MOI Sumatera Barat Anul Zufri, Ph.D dan 15 pengurus lainnya yang sekaligus masing-masingnya mengelola media online. Dari DPD BPI KPNPA RI Sumbar hadir Ketua Drs. H. Marlis, MM dan sejumlah pengurus: Daniel Sutan Makmur, Surya, Ade Edward, dan Yurnaldi Pemimpin Redaksi Alinianews.com.

Anul  mengatakan, bahwa dari pengamatannya di media, kegiatan/aktivitas BPI KPNPA RI Sumatera Barat banyak diekspos di media dan laporannya dengan dengan fakta dan data yang dipercaya, karena berdasarkan hasil investigasi. Karena misinya untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel dan bebas dari korupsi,maka Medio Online Indonesia Sumatera Barat turut mendukung dan ingin bekerjasama dalam hal menyebarluaskan pemberitaan dan menambah wawasan, pengetahuan, dan keterampilan para wartawan anggota DPW MOI Sumatera Barat.

“Wartawan dan media yang tergabung sebagai anggota DPW MOI Sumatera Barat mendukung kerja profesional yang dilakukan BPI KPNPA RI Sumatera Barat dan siap bekerja sama, agar pemerintahan di Sumatera Barat bebas dari kasus korupsi. Dugaan kasus korupsi yang ada akan bersama-sama kita ungkap dan kita beritakan. Termasuk sekiranya ada aparat yang bermain dalam menangani kasus ini, jika ada kongkalingkong kita mediamassakan,” ujar Anul, wartawan yang juga pakar hukum.

Sedang Marlis dalam paparannya menjelaskan keberadaan BPI KPNPA RI Sumatera Barat yang baru terbentuk tahun 2024 dan sedangkan secara nasional sudah ada sejak tahun 2015. “Ada belasan kasus dugaan korupsi dalam berbagai proyek pembangunan di kabupaten/kota yang telah kita ungkap dan berharap aparat penegak hukum untuk mengusutnya berdasarkan informasi dan data yang kita berikan,” katanya.

Sementara dalam pemberitaan, lanjut Marlis, tidak banyak kawan-kawan wartawan yang berani memberitakannya, sehingga BPI KPNPA RI Symbar punya media online sendiri. Berita itulah yang kemudian dishare ke media sosial sehingga gemanya menakutkan bagi sejumlah kalangan.

Kemudian, dalam kasus pungli di sekolah-sekolah juga banyak yang diungkap. Untuk mendpatkan data,BPI KPNPA RI Sumbar dengan permintaan informasi. Bagi yang tidak memberikan data sesuai yang diminta, akan disengketakan di Komisi Informasi Sumatera Barat. “Hak setiap orang untuk medapatkan informasi dijamin oleh Undang-undang KIP. Jika tak diberikan, ada sanksi hukum penjara dan denda,”ungkap Marlis yang baru-baru ini menang atas termohon Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Sementara dalam pemberitaan, lanjut Marlis, tidak banyak kawan-kawan wartawan yang berani memberitakannya, sehingga BPI KPNPA RI Sumbar punya media online sendiri. Berita itulah yang kemudian dishare ke media sosial sehingga gemanya menakutkan bagi sejumlah kalangan.

Kemudian, dalam kasus pungli di sekolah-sekolah juga banyak yang diungkap. Untuk mendpatkan data,BPI KPNPA RI Sumbar dengan permintaan informasi. Bagi yang tidak memberikan data sesuai yang diminta, akan disengketakan di Komisi Informasi Sumatera Barat. “Hak setiap orang untuk medapatkan informasi dijamin oleh Undang-undang KIP. Jika tak diberikan, ada sanksi hukum penjara dan denda,”ungkap Marlis yang baru-baru ini menang atas termohon Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Melihat keseriusan BPI-KPNPA RI Sumbar yang tidak mau kompromi dan tawar menawar, DPW MOI Sumbar semakin terpacu adrenalin untuk memberi efek jera melalui pemberitaan masalah korupsi ini. “Kami DPW MOI siap bekerjasama dengan BPI KPNPA RI Sumbar untuk masalah korupsi ini,” tandasnya.

Karena itu, dalam waktu dekat akan ada Nota Kesepahaman (MoU) antara BPI KPNPA RI Sumbar dengan DPW MOI Sumbar.

“Untuk hal ini MOI Sumbar akan mengundang Kepala Kejaksaan Tinggi dan Kapolda Sumatera Barat untuk hadir menyaksikan penandatanganan  MoU tersebut,” tanda Anul.

Peningkatan Kapasitas Wartawan

Menanggapi keinginan DPW MOI Sumbar untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan jurnalistik teman-teman wartawan, Pemimpin Redaksi Alinianews.com Yurnaldi siap. “Sebagai wartawan keterampilan jurnalistik yang begitu banyak harus dikuasai. Tak cukup bisa menulis berita saja. Perlu keterampilan lain bagaimana mendapatkan data, menggali informasi dan memverifikasi data, serta bagaimana menuliskannya dalam beraragam karya jurnalistik, seperti feature, laporan mendalam, tajun, analisis berita, sampai ke laporan investigasi,” katanya.

AliniNews.com  punya wadah untuk pelatihan jurnalistik dan komunikasi massa bagi berbagai kalapangan, sesuai kepentingannya. Wadah itu bernama Alinia Institute. Bulan Mei akan ada kegiatan perdana. “Kawan-kawan wartawan MOI Sumbar bisa  mengikutinya,” tambah Yurnaldi, yang 40 tahun di dunia jurnalistik dan mantan wartawan Kompas ini. Serta telah menulis buku-buku jurnalistik dan melatih ribuan wartawan di Indonesia. (Rel)

 


SUMBAR, LINTASMEDIANEWS.CON

Kabid Humas Polda Sumbar menggelar acara silahturahmi dengan sejumlah wartawan, bertempat di GOR. H. Agus Salim Padang, Selasa (15/4)

Pada kesempatan itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes. Pol. Susmelawati, SH mengharapkan terjalinnya hubungan kerjasama yang sinergi antara media (pers) dengan Polda Sumbar.

Dengan adanya dukungan dari media (pers) itu, maka program Polda Sumbar akan dapat tersampaikan ke tengah masyarakat.

Seperti halnya, menciptakan Sumbar yang aman dan nyaman, serta terbebas dari aksi tawuran (zero tawuran).

Program ini akan berhasil, apabila di dukungan oleh masyarakat serta disosialisasikan oleh pers (media), tuturnya.

Selain itu, apabila adanya perbedaan pandangan jangan sampai terjadi perpecahan, akan tetapi dijadikan sebagai bahan masukan untuk mencari sebuah solusi yang baik. Itulah pentingnya melakukan koordinasi sebelum mengambil tindakan, pesannya.

Sementara itu, Ketua MOI Sumbar Anul Jufri memberikan apresiasi kepada Kabid. Humas Polda Sumbar.

Menurutnya, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes. Pol. Susmelawati, SH sangat koperatif dan komunikatif.

Karena, beliau selalu membuka ruang kepada rekan rekan wartawan dalam mencari informasi.

Untuk itu, MOI Sumbar menyambut baik serta bersedia menjalin hubungan kerjasama untuk mendukung program Polda Sumbar kedepannya, ucapnya.

Rel

RILIS KEMANUSIAAN

PALANG MERAH INDONESIA

Provinsi Sumatera Barat


Lintasmedianews.com

Prihatin atas kejadian yang menimpa Sumatera Barat saat ini, Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, menyerahkan donasi dari Masyarakat Bengkulu senilai 200 juta rupiah. 

Donasi tersebut disalurkan melalui PMI Provinsi Sumatera Barat senilai 100 juta rupiah, Kamis (16/5) dan kepada Pemerintah Kabupaten Agam dengan jumlah yang sama.

Ia terbang langsung dari Bengkulu ke Padang, sejak Rabu (15/5) untuk memantau situasi bencana Banjir Bandang di Kecamatan Canduang, Kecamatan Sungai Pua dan Kecamtan IV Koto, Kabupaten Agam.

Didampingi Wakil Sekretaris PMI Provinsi Sumatera Barat, Hidayatul Irwan, Gubernur Bengkulu bersama Kalaksa BPBD Bengkulu mengunjungi lokasi pengungsian warga yang berada di posko utama dan posko PMI, Kabupaten Agam.

"Kami turut berduka cita atas bencana yang dialami oleh masyarakat Sumbar. Bantuan ini adalah donasi dari masyarakat Bengkulu melalui Buku Rekening Bengkulu Peduli," ucap Rohidin Mersyah.

Sejak hari pertama terjadinya bencana di Sumbar, Pemerintah Bengkulu langsung mengambil sikap dengan menggalang donasi. Ia bersyukur dapat mengantarkan langsung bantuan tersebut kepada masyarakat. 


“Kita juga dibantu PMI Sumbar untuk dapat menuju lokasi bencana. Terimakasih PMI yang selalu bergerak cepat untuk membantu masyarakat,” tutur Gubernur Bengkulu yang juga merupakan Pelindung PMI Provinsi Bengkulu.

Wakil Sekretaris PMI Sumbar, Hidayatul Irwan mengucapkan terimakasih atas kepedulian Gubernur dan masyarakat Bengkulu terhadap musibah yang menimpa Masyarakat Sumatera Barat. Kepercayaan Gubernur Bengkulu menjadi amanah untuk PMI sebagai penyalur bantuan kemanusiaan. 

“Untuk Donasi yang disalurkan kepada PMI, akan kita koordinasikan untuk masyarakat yang terdampak di Agam dan juga Tanah Datar melalui PMI Kabupaten Agam dan PMI Kabupaten Tanah Datar,” terang Hidayat.

Dikatakan Hidayat, PMI Sumbar memang membuka saluran bantuan (penggalangan donasi) untuk masyarakat yang terdampak bencana di Sumatera Barat. Donasi dapat berupa dana maupun bantuan barang.

Donasi yang terhimpun, akan disalurkan kepada masyarakat di beberapa  daerah yang terdampak, sesuai dengan data kebutuhan yang dihimpun oleh Tim Operasi TDB PMI dan koordinasi dengan pemerintah setempat. “Bagi masyarakat yang ingin berdonasi, kami siap bantu salurkan niat baiknya,” tutup Hidayat.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.