Articles by "Sumatera Barat"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok
Showing posts with label Sumatera Barat. Show all posts

Sumbar, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat berhasil membongkar kasus tindak pidana perdagangan emas ilegal pertama di Kota Solo. Kasus ini melibatkan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal India berinisial A yang berusia sekitar 39 tahun.


Pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung dalam acara doorstop usai konferensi pers di Mapolda Sumbar, Jumat (21/8/2026). 


Hadir dalam kesempatan tersebut Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya dan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar AKBP Octa Rahmansyah serta para awak media cetak, online dan elektronik. 


Kombes Pol Susmelawati Rosya menjelaskan bahwa pelaku A saat ini telah diamankan dan sedang dalam tahap pengembangan lebih lanjut oleh tim gabungan bersama instansi terkait.


"Tindak pidana pertama emas ilegal ini di Solok Kota. Ini pelakunya adalah seorang WNA warga negara India berinisial A, kemudian berumur kira-kira 39 tahun. Yang bersangkutan sudah diamankan ya saat ini dan sedang dalam proses pengembangan oleh timsus."


Sementara itu, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Octa Rahmansyah, membeberkan modus operandi yang digunakan oleh jaringan internasional tersebut. Tersangka A diketahui membeli emas murni dari daerah tambang, yang kemudian penjualannya dihubungkan dengan jaringan pemodal asal Malaysia.


"Jadi untuk modus operandi, yang bersangkutan ini membeli emas dari daerah tambang, kemudian dibeli murnikan. Kemudian emas ini nanti ada yang membeli yaitu dari Malaysia, ada kurir sendiri," ungkap AKBP Octa Rahmansyah.


AKBP Octa menambahkan, pemodal di Malaysia menggunakan sistem pengiriman berjenjang dengan mengutus 2 hingga 3 orang kurir yang tidak saling kenal untuk menyerahkan barang ke Indonesia. Meskipun pelaku tinggal di Indonesia menggunakan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) karena telah beristri dan memiliki anak di wilayah tersebut, penyidik masih mendalami jaringan luas dan aliran transaksi yang nilainya tergolong besar.


Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan barang bukti emas murni dengan skala signifikan, di mana dalam penangkapan terbaru jumlahnya mencapai kurang lebih 1,5 kg hingga 2 kg yang dijual dalam jangka waktu setiap dua hari.


Polda Sumbar menegaskan bahwa proses hukum terhadap tersangka tetap berjalan secara profesional, dengan dibarengi koordinasi intensif bersama pihak imigrasi, pabean, serta kedutaan besar terkait mengingat keterlibatan jaringan luar negeri.(*)

Sumbar, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah Sumatera Barat kembali menorehkan tinta emas di panggung internasional. Kali ini, Bripda Farhan Al Amin, seorang prajurit Satbrimob Polda Sumbar, sukses mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pada ajang Thailand Open Karate Championship 2026 di Thailand, Jumat (14/8/2026).


Bertanding di kelas Kumite 67 Kg Senior Putra, Bripda Farhan menunjukkan performa impresif. Ia berhasil menaklukkan atlet-atlet tangguh dari berbagai negara berkat ketenangan, teknik tinggi, dan mental juang yang luar biasa di atas matras.

Keberhasilan gemilang ini mendapat apresiasi langsung dari jajaran pimpinan Polda Sumbar


Dansat Brimob Polda Sumbar, Kombes Pol Lukman Syafri Dandel Malik, mengungkapkan rasa bangga dan syukurnya. Menurutnya, prestasi ini merupakan buah manis dari kedisiplinan serta latihan keras yang dilakoni Bripda Farhan selama ini.


"Prestasi yang diraih Bripda Farhan Al Amin adalah hasil dari semangat pantang menyerah, disiplin tinggi, dan dedikasi yang kuat... Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi personel lainnya," tegas Kombes Pol Lukman.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, turut menyampaikan rasa bangga atas pencapaian luar biasa tersebut. Ia menilai prestasi ini membuktikan sisi lain dari anggota Polri yang tidak hanya tangguh mengamankan negeri, tetapi juga berprestasi di kancah olahraga dunia.


"Keberhasilan ini membuktikan bahwa personel Polri tidak hanya mumpuni dalam menjaga kamtibmas, tetapi juga mampu berprestasi dan mengharumkan nama bangsa," ujar Kombes Pol Susmelawati.


Kemenangan Bripda Farhan Al Amin di kancah internasional ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat sportivitas. Selain itu, pencapaian ini menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia serta seluruh anggota Polri untuk terus mengukir prestasi dan memberikan dedikasi terbaik bagi bangsa dan negara. (*)

Sumbar, lintas– Kombes Pol. Teddy Fanani dan Bill Irzano secara resmi menandatangani kesepakatan damai untuk mengakhiri perselisihan yang sebelumnya terjadi. Penandatanganan surat perdamaian tersebut berlangsung pada Senin (10/8) pagi di Suasso Restaurant, Padang.


Kesepakatan damai itu ditandatangani langsung oleh kedua belah pihak dan disaksikan sejumlah saksi. Penandatanganan menjadi bentuk komitmen bersama untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi secara damai dan kekeluargaan.


Proses tersebut turut disaksikan Direktur Intelkam Polda Sumbar Kombes Pol. Riki Kurniawan, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya keluarga dari Bill Irzano, Kabid Kearsipan dan Perpustakaan Pemprov Sumbar, Ketua PWI Sumbar Widya Navis,serta awak media.


Setelah tanda tangan kedua belah pihak dibubuhkan, proses dilanjutkan dengan penandatanganan para saksi yang tercantum dalam surat kesepakatan perdamaian.


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan, penandatanganan surat perdamaian ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah dibangun kedua belah pihak sebelumnya.


“Alhamdulillah, seluruhnya sudah ditandatangani. Kami berharap ini menjadi awal yang baik bagi kita semua,” ujarnya.


Ia menjelaskan, kesepakatan perdamaian tersebut lahir dari niat baik kedua belah pihak dan dilakukan secara sukarela tanpa adanya paksaan dari pihak manapun.


Atas terselesaikannya persoalan tersebut, Polda Sumatera Barat juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses perdamaian, termasuk keluarga, para saksi, tokoh masyarakat, Ketua PWI Sumbar, serta awak media.


“Semoga langkah baik ini menjadi pelajaran bagi kita semua dan semakin mempererat silaturahmi serta persaudaraan ke depannya,” tutup Kombes Pol. Susmelawati Rosya.

 

Sumbar, Lintasmedia News– Perselisihan yang sempat terjadi di Jalan Bandara, Kota Padang, berakhir dengan saling memaafkan. Kombes Pol. Teddy Fanani dan Bill Irzano alias Bili sepakat menyelesaikan persoalan tersebut secara damai dan kekeluargaan.


Kesepakatan itu tercapai setelah kedua belah pihak dipertemukan dalam suasana penuh kekeluargaan di salah satu tempat di Kota Padang, Minggu malam (9/8/2026). Dalam pertemuan tersebut, Bili hadir bersama Ibunya untuk membicarakan persoalan yang sebelumnya terjadi.


Melalui komunikasi secara baik-baik, suasana yang sempat diwarnai kesalahpahaman pun mencair. Kedua belah pihak sepakat untuk tidak memperpanjang persoalan dan memilih saling memaafkan.


Momen perdamaian itu ditandai dengan jabat tangan dan pelukan antara Kombes Pol. Teddy Fanani dan Bill Irzano alias Bili. Keduanya saling berpelukan sebagai tanda persoalan telah diselesaikan melalui jalan kekeluargaan.


Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan, Alhamdulillah, kedua belah pihak telah dipertemukan dalam suasana yang baik dan penuh kekeluargaan. Dengan adanya niat baik dan ketulusan, persoalan yang terjadi akhirnya dapat diselesaikan secara damai,” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.

Menurutnya, penyelesaian tersebut dilakukan atas kesepakatan kedua belah pihak tanpa adanya paksaan dari siapa pun. Kesepakatan damai itu juga telah dituangkan dalam surat pernyataan yang ditandatangani bersama.


“Yang terpenting, kedua belah pihak telah saling memaafkan dan sepakat menyelesaikan persoalan ini secara kekeluargaan. Kesepakatan damai tersebut juga telah dituangkan dalam surat pernyataan,” jelasnya.


Dalam pertemuan tersebut turut hadir Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Widya Navies, yang turut mendampingi proses komunikasi hingga tercapainya perdamaian.


Kombes Pol. Susmelawati Rosya berharap peristiwa tersebut dapat menjadi pembelajaran bersama sekaligus menjadi jalan untuk mempererat silaturahmi dan hubungan kekeluargaan.

 

Sumbar, Lintasmedia News– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar berhasil melampaui target pengungkapan perkara dalam pelaksanaan Operasi Pekat Singgalang 2026 dan Operasi Sikat Singgalang 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen Polda Sumbar dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum yang profesional dan terukur.


Capaian tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol. Teddy Fanani, di Ruang Hoegeng Lantai IV Mapolda Sumbar, Kamis (6/8).


Kombes Pol. Teddy Fanani menjelaskan, Operasi Pekat Singgalang 2026 yang dilaksanakan pada 12 hingga 25 Februari 2026 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Pada tingkat Ditreskrimum, dari target empat perkara berhasil diungkap tujuh perkara atau mencapai 175 persen. 


Sementara jajaran Polres yang memiliki target 24 perkara berhasil mengungkap 54 perkara atau mencapai 225 persen. Secara keseluruhan, Operasi Pekat Singgalang mencatat capaian 217 persen dari target yang ditetapkan.


Tujuh perkara yang ditangani Ditreskrimum terdiri dari enam kasus perjudian dan satu tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dengan delapan tersangka yang seluruhnya laki-laki. Barang bukti yang diamankan di antaranya enam unit telepon genggam, uang tunai, kartu permainan judi, serta satu kotak alat kontrasepsi.


“Capaian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Operasi Pekat berjalan efektif. Seluruh target berhasil kami lampaui dan seluruh perkara yang ditangani Ditreskrimum telah diselesaikan hingga tahap II, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan,” ujar Kombes Pol. Teddy Fanani.


Pada Operasi Sikat Singgalang 2026 yang berlangsung selama 25 Juni hingga 8 Juli 2026, Ditreskrimum juga berhasil memenuhi seluruh target operasi dengan mengungkap empat perkara dari empat target atau mencapai 100 persen. Sementara jajaran Polres berhasil mengungkap 43 perkara dari target 24 perkara atau mencapai 179 persen. Secara gabungan, Operasi Sikat Singgalang mencatat capaian 168 persen dari target yang telah ditentukan.


Perkara yang diungkap Ditreskrimum terdiri atas dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat), satu kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan satu kasus penadahan. Enam tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti berupa enam unit telepon genggam, dua buah kotak, satu unit mobil Toyota Calya, dan satu kotak alat kontrasepsi. Seluruh perkara yang ditangani Ditreskrimum telah memasuki tahap II, sedangkan sebagian perkara di jajaran Polres masih dalam proses penyidikan.


“Melalui Operasi Sikat Singgalang, kami berupaya menekan angka kejahatan konvensional, khususnya kasus pencurian yang meresahkan masyarakat. Penindakan akan terus dilakukan secara profesional agar situasi kamtibmas di Sumatera Barat tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Pol. Teddy Fanani.


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan, capaian yang diraih selama pelaksanaan kedua operasi tersebut menjadi bukti keseriusan Polda Sumbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum yang berkelanjutan.


“Kami mengapresiasi capaian yang telah diraih selama pelaksanaan Operasi Pekat Singgalang dan Operasi Sikat Singgalang 2026. Ke depan, kinerja yang baik ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi kamtibmas dengan melaporkan setiap tindak pidana maupun aktivitas yang meresahkan di lingkungan masing-masing,” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.


Polda Sumbar menegaskan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum melalui berbagai operasi kepolisian sebagai langkah menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Sumatera Barat.

 

SUMBAR, Lintasmedia News –Semangat pembaruan dan penguatan pelayanan kepada masyarakat kembali ditegaskan di lingkungan Polda Sumatera Barat. Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan delapan Kapolres jajaran di Mapolda Sumbar, Selasa (28/7/2026). Mutasi ini merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Kapolri sebagai bagian dari penyegaran organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta pengembangan karier personel Polri.


Pergantian jabatan tersebut diharapkan menghadirkan energi baru dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri yang Presisi.


Daftar Delapan Kapolres yang Resmi Dilantik


1. AKBP Ricky Ricardo

Jabatan Lama : Kapolres Payakumbuh.

Jabatan Baru : Kapolres Pesisir Selatan.


2. AKBP Irwan Andeta

Jabatan Lama : Korlantas Polri.

Jabatan Baru : Kapolres Payakumbuh.


3. AKBP Masnoni

Jabatan Lama : Divisi Humas Polri.

Jabatan Baru : Kapolres Agam.


4. AKBP Adirawa Permana Anggawistara

Jabatan Lama : Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar.

Jabatan Baru : Kapolres Pasaman.


5. AKBP Andreanaldo Ademi

Jabatan Lama : Kapolres Pariaman.

Jabatan Baru : Kapolres Solok Selatan.


6. AKBP Agung Pranajaya

Jabatan Lama : Kapolres Solok.

Jabatan Baru : Kapolres Pariaman.


7. AKBP Rini Anggraini

Jabatan Lama : Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.

Jabatan Baru : Kapolres Solok.


8. AKBP Marwan Fajrin

Jabatan Lama : Kanit 5 Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.

Jabatan Baru : Kapolres Tanah Datar.


Sementara itu, pejabat yang digantikan juga memperoleh promosi dan penugasan baru. AKBP Derry Indra dipercaya sebagai Wadirpamobvit Polda Sumbar, AKBP M. Agus Hidayat menjadi Wadirsamapta Polda Riau, AKBP M. Faisal Perdana menjabat Wakapolrestabes Semarang, AKBP Muari bertugas di Korbrimob Polri, sedangkan AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto mendapat amanah di Bareskrim Polri.


Kapolda Sumbar menegaskan, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme, serta melahirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Setiap pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjawab tantangan tugas dan terus menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, humanis, dan berkeadilan.


Dengan kepemimpinan baru di delapan Polres tersebut, Polda Sumbar optimistis sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa akan semakin kuat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, sahabat, dan mitra masyarakat dalam menciptakan Sumatera Barat yang aman, damai, dan kondusif. 

Katim RMO Goup I Wyndoee

 

Sumbar, Lintasmedia News— Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melaksanakan kegiatan Safari Subuh melalui program Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Muhsinin, Selasa (21/7/2026). 


Kegiatan ibadah pagi ini dilanjutkan dengan agenda "Ngopi Subuh" bersama Sahabat-Sahabat Kapolda dari jamaah mesjid setempat dalam suasana penuh keakraban.


Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Sumbar tersebut disambut hangat oleh pengurus masjid serta jemaah yang hadir sejak dini hari. 


Pelaksanaan shalat subuh berjamaah ini menjadi momentum strategis bagi kepolisian untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mendengar langsung aspirasi warga seputar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan bahwa program gerakan subuh berjamaah dan ngopi subuh merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat di Ranah Minang.


"Kegiatan ini bukan sekadar sarana peningkatan iman dan takwa melalui ibadah berjamaah, melainkan bentuk cooling system serta wadah komunikasi langsung antara pimpinan kepolisian dengan masyarakat," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Menurutnya, melalui program "Ngopi Subuh", Kapolda Sumbar ingin meruntuhkan sekat formal antara aparat penegak hukum dan warga. Diskusi santai yang dibalut dengan secangkir kopi hangat dinilai sangat efektif untuk menyerap masukan, kritik, serta saran demi meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di Sumatera Barat.

"Melalui silaturahmi yang terbangun lewat Ngopi Subuh ini, Bapak Kapolda berharap sinergi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kokoh. Stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif tentu tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan aktif serta partisipasi dari seluruh elemen masyarakat," tambahnya.


Kegiatan ditutup dengan dialog antara Kapolda Sumbar dan para jemaah serta warga sekitar. Suasana kebersamaan terlihat kental tatkala Kapolda berbaur duduk bersama jamaah, mencerminkan kedekatan Polri yang senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.

 

Sumbar, Lintasmedia News– Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR menutup secara resmi Kapolda Sumbar Cup Road to Esports Kapolri Cup 2026 yang digelar di Gedung Youth Center Bagindo Aziz Chan, Padang, Rabu (15/7) malam. Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi wadah pembinaan sekaligus ajang pencarian bibit atlet esports terbaik di Sumatera Barat.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dirlantas Polda Sumbar, Dirkrimsus Polda Sumbar, Kabid TIK Polda Sumbar, Kabid Humas Polda Sumbar, Ketua IESPA Sumatera Barat, para peserta, official, panitia, serta tamu undangan.


Grand final berlangsung kompetitif hingga akhirnya tim asal Kabupaten Pesisir Selatan berhasil keluar sebagai juara pertama dan berhak mewakili Polda Sumbar pada ajang Esports Kapolri Cup 2026 tingkat nasional. Juara kedua diraih tim dari Solok Selatan, sedangkan Payakumbuh menempati posisi ketiga. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada tim-tim yang berhasil menembus delapan besar sebagai bentuk apresiasi atas prestasi dan sportivitas yang ditunjukkan selama kompetisi.


Dalam sambutannya, Wakapolda Sumbar menyampaikan bahwa esports kini telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang membutuhkan kemampuan berpikir strategis, disiplin, kerja sama tim, serta sportivitas. Menurutnya, penyelenggaraan Kapolda Sumbar Cup merupakan bentuk komitmen Polda Sumbar dalam memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus mempersiapkan atlet-atlet terbaik menuju tingkat nasional.


“Esports saat ini bukan sekadar permainan, tetapi telah menjadi olahraga prestasi yang menuntut kemampuan, disiplin, strategi, dan kerja sama tim. Melalui Kapolda Sumbar Cup ini, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakatnya sekaligus melahirkan atlet-atlet esports yang mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Wakapolda.


Senada dengan itu, Ketua Panitia Kapolda Sumbar Cup Road to Esports Kapolri Cup 2026 yang juga Dirkrimsus Polda Sumbar, Kombes Pol. Andry Kurniawan, menyampaikan apresiasi atas antusiasme seluruh peserta yang telah mengikuti kompetisi dengan menjunjung tinggi sportivitas. Menurutnya, turnamen ini tidak hanya menjadi ajang persaingan, tetapi juga bagian dari upaya Polda Sumbar dalam membina ekosistem esports yang positif dan melahirkan atlet-atlet potensial untuk bersaing di tingkat nasional.


“Kami mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan kemampuan terbaiknya selama kompetisi. Semoga tim yang terpilih dapat mempersiapkan diri secara maksimal untuk mewakili Sumatera Barat pada Esports Kapolri Cup 2026 tingkat nasional dan mampu mengharumkan nama daerah dengan prestasi terbaik,” kata Kombes Pol. Andry Kurniawan.


Usai penyampaian sambutan, Wakapolda menyerahkan piala, sertifikat penghargaan, dan hadiah kepada para pemenang. Ia juga mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah menunjukkan semangat kompetisi yang sehat selama turnamen berlangsung.


“Saya mengucapkan selamat kepada para juara, khususnya tim Kabupaten Pesisir Selatan yang akan mewakili Polda Sumbar pada Esports Kapolri Cup 2026. Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, terus tingkatkan kemampuan, junjung tinggi sportivitas, dan bawa nama baik Sumatera Barat untuk meraih prestasi di tingkat nasional,” tutup Brigjen Pol. Solihin.


Melalui penyelenggaraan Kapolda Sumbar Cup Road to Esports Kapolri Cup 2026, Polda Sumbar berharap semakin banyak generasi muda yang menjadikan esports sebagai wadah untuk berkompetisi secara sehat, kreatif, dan berprestasi, sehingga mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat mengharumkan nama Sumatera Barat di berbagai ajang nasional.

Sumbar, Lintasmedia News– Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., menegaskan komitmen Polda Sumbar dalam memperkuat tata kelola organisasi yang profesional, akuntabel, dan berintegritas melalui Taklimat Akhir Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II Tahun Anggaran 2026 aspek pelaksanaan dan pengendalian yang digelar di Ruang Jenderal Hoegeng, Lantai IV Mapolda Sumbar, Kamis (16/7).


Kegiatan tersebut dihadiri Irwil I Itwasum Polri Brigjen Pol. Mansjur, S.H., S.I.K., selaku pengendali audit, Ketua Tim Audit Kinerja Tahap II Itwasum Polri beserta anggota, Wakapolda Sumbar, para Pejabat Utama Polda Sumbar, serta Kapolres dan Kapolresta jajaran Polda Sumbar.


Taklimat akhir menjadi penutup rangkaian Audit Kinerja Itwasum Polri Tahap II yang telah berlangsung sejak 6 hingga 16 Juli 2026. Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan penandatanganan tabulasi hasil audit sebagai bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan akuntabilitas pelaksanaan tugas di lingkungan Polda Sumbar.


Dalam sambutannya, Kapolda Sumbar menyampaikan bahwa audit kinerja merupakan bagian penting dari transformasi pengawasan dalam mendukung terwujudnya Polri Presisi. Menurutnya, pengawasan yang dilaksanakan secara profesional akan mendorong terciptanya budaya kerja yang berintegritas, didukung sumber daya manusia yang kompeten, serta mampu menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.


“Transformasi pengawasan merupakan salah satu pilar penting dalam mewujudkan Polri Presisi. Melalui audit kinerja ini, kita dapat memastikan setiap program dan kegiatan berjalan sesuai ketentuan, sekaligus menjadi sarana evaluasi untuk terus meningkatkan kualitas kinerja organisasi,” ujar Kapolda.


Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Audit Itwasum Polri atas pelaksanaan audit yang dilakukan secara independen, objektif, dan profesional selama sepuluh hari di Polda Sumbar. Menurutnya, berbagai arahan dan rekomendasi yang diberikan merupakan masukan konstruktif bagi seluruh satuan kerja dalam meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.


Lebih lanjut, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menginstruksikan seluruh Kasatker dan Kasatwil agar segera menindaklanjuti setiap rekomendasi hasil audit secara tepat waktu sehingga menjadi langkah nyata dalam penyempurnaan tata kelola organisasi.


“Saya meminta seluruh Kasatker dan Kasatwil segera menindaklanjuti setiap rekomendasi yang telah diberikan, baik yang tercantum dalam tabulasi maupun hasil konsultasi, paling lambat 15 hari setelah tabulasi diterima. Jadikan hasil audit ini sebagai momentum untuk terus berbenah dan memperkuat akuntabilitas serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegasnya.


Menutup sambutannya, Kapolda kembali mengucapkan terima kasih kepada Irwil I beserta Tim Audit Itwasum Polri atas bimbingan, arahan, dan pendampingan yang telah diberikan. Ia berharap semangat perbaikan yang dibangun melalui audit kinerja dapat semakin memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan profesionalisme personel, serta mendukung terwujudnya pelayanan Polri yang Presisi dan semakin dipercaya masyarakat.

Sumbar, Lintasmedia News– Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Sumatera Barat, Rabu (15/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi Kapolda Sumbar dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pasca mengemban amanah sebagai Kapolda Sumbar.


Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Kabinda Sumbar Achmad Dailimy, S.E., M.M., beserta jajaran pejabat. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Kabiro SDM Polda Sumbar dan Kabidkeu Polda Sumbar.


Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan kelembagaan, kedua pimpinan juga membahas pentingnya membangun komunikasi yang konstruktif, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kolaborasi dalam mengantisipasi berbagai dinamika yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Barat.


Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Polda Sumbar dan Badan Intelijen Daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah.


“Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara Polda Sumbar dengan Badan Intelijen Daerah. Kolaborasi yang baik akan menjadi modal penting dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini, sehingga situasi kamtibmas di Sumatera Barat tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, tantangan keamanan yang terus berkembang membutuhkan kerja sama yang erat antarinstansi agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.


“Kolaborasi yang erat antarinstansi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keamanan yang kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolda.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., mengatakan bahwa silaturahmi tersebut semakin memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam menjaga situasi kamtibmas di Sumatera Barat.


“Komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.


Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan antara Polda Sumbar dan Badan Intelijen Daerah Sumatera Barat semakin solid, sehingga sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus diperkuat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Ranah Minang.

 

Sumbar, Lintasmedia News– Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua Pengadilan Tinggi Padang sebagai upaya memperkuat sinergi dan koordinasi antar instansi penegak hukum di Sumatera Barat, Rabu (15/7/26).


Kapolda didampingi beberapa Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar. Rombongan disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Padang beserta jajaran di Kantor Pengadilan Tinggi Padang.


Kapolda Sumbar mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setelah mengemban amanah sebagai Kapolda Sumbar.


“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antaraparat penegak hukum. Sinergi yang baik menjadi modal penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” kata Kapolda Sumbar.


Lebih lanjut Kapolda mengatakan, keberhasilan penegakan hukum tidak hanya ditentukan oleh kinerja masing-masing institusi, tetapi juga oleh kuatnya koordinasi dan kolaborasi antar penegak hukum dalam menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing.


Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak turut membahas pentingnya menjaga komunikasi yang konstruktif guna mendukung terwujudnya sistem peradilan pidana yang berjalan secara efektif, profesional, dan berkeadilan.


Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Padang Dr. Budi Santoso, S.H,.M.H menyambut baik kunjungan Kapolda Sumbar dan berharap hubungan yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan. Sinergi yang baik antarinstansi penegak hukum dinilai menjadi salah satu kunci dalam memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat.


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumbar untuk terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung proses penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan di Sumatera Barat.


Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan saling bertukar plakat sebagai simbol eratnya hubungan kelembagaan antara Polda Sumbar dan Pengadilan Tinggi Padang, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi dalam mendukung penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

Sumbar, Lintasmedia News– Kontingen atlet Taekwondo Polda Sumatera Barat (Sumbar) sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang kejuaraan bergengsi "Kapolri Cup 2026". Dalam perhelatan yang berlangsung di Indoor Stadium, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 9 hingga 12 Juli 2026, tim Polda Sumbar berhasil membawa pulang total 16 medali.


Adapun rincian perolehan medali tersebut terdiri dari 6 medali emas, 9 medali perak, dan 1 medali perunggu. Prestasi ini menjadi bukti nyata kesiapan dan kualitas atlet-atlet di lingkungan Polda Sumbar dalam berkompetisi di tingkat nasional.


Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Kabiro SDM) Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari disiplin dan latihan keras yang telah dijalani para personel.

"Kami sangat bangga atas perjuangan seluruh atlet yang telah membawa nama harum Polda Sumbar di kancah nasional. Prestasi ini membuktikan bahwa anggota kita tidak hanya tangguh dalam tugas kepolisian, tetapi juga memiliki keunggulan kompetitif di bidang olahraga. Kami berharap torehan ini menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi," ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.


Daftar Atlet Peraih Medali:

• Medali Emas (6): Briptu Suci Ferian Rahayu, Bripda Muhammad Hafizh Faruq, Bripda Ravi Oktavian, Bripda Aditya Pramana, Bripda Muhammad Ressya Faolingga, dan Barada Akbar Trinanda.

• Medali Perak (9): Briptu Suci Ferian Rahayu, Bripda Butet Batmi, Bripda Sanaya Alifa Yosta, Briptu Dirta Wahyudi, S.H., Bripda Muhammad Iman Al Mughni, Bripda Muhammad Sendi Julian, serta Bripda Ressya Faolingga.

• Medali Perunggu (1): Briptu Ryan Bimantoro.


Senada dengan Kabiro SDM, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar personel Polri se-Indonesia.


"Kejuaraan Kapolri Cup ini bukan hanya soal medali, tetapi juga sarana untuk meningkatkan sportivitas dan profesionalisme. Kami berharap keberhasilan atlet Taekwondo Polda Sumbar ini dapat menginspirasi semangat sportivitas bagi seluruh personel, sekaligus memperkuat citra positif Polri di tengah masyarakat," tutur Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Prestasi ini menambah catatan positif bagi Polda Sumbar dalam pengembangan bakat dan minat personel di bidang olahraga beladiri, sekaligus menunjukkan konsistensi dalam pembinaan sumber daya manusia yang unggul.


(Red)

 

Sumbar, Lintasmedia News– Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap dugaan tindak pidana perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit konvensional di PT Bank Nagari Cabang Pembantu Sijunjung. Dalam kasus yang merugikan keuangan negara tersebut, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka.


Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa pengungkapan ini berawal dari serangkaian penyelidikan terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran kredit, baik untuk debitur konvensional maupun syariah, selama periode tahun 2022 hingga Mei 2025.


"Hasil penyidikan, saat ini telah ditetapkan tiga orang tersangka. Kasus ini melibatkan 125 orang debitur dengan total plafon kredit fantastis, yakni sebesar Rp50,335 milyar," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Kombes Pol Susmelawati menegaskan, modus operandi yang dilakukan para tersangka meliputi manipulasi profil debitur, merekayasa objek usaha yang akan dibiayai beserta agunannya, hingga pemalsuan tanda tangan nasabah pada slip penarikan uang. "Puncaknya, mereka melakukan pencairan dana kredit terhadap 125 debitur tersebut," tambahnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Sumbar, Kompol Purwanto, menjelaskan bahwa kasus ini terbongkar berawal dari audit internal pihak Bank Nagari yang menemukan adanya fraud (penyimpangan).

Ketiga tersangka tersebut memiliki peran masing-masing, yakni berinisial REP selaku Pimpinan Bank Nagari Cabang Pembantu Siberut, HWH selaku petugas kredit, dan MS yang berperan mencari data debitur.


"Motifnya adalah untuk mengejar target bank agar mencapai prestasi. Dari penyimpangan ini, para tersangka mendapatkan fee. Pimpinan menerima Rp10 hingga Rp20 juta per pencairan, petugas kredit Rp5 juta, dan MS sekitar Rp1,7 juta per debitur," ungkap Kompol Purwanto.


Kompol Purwanto menambahkan, saat ini total barang bukti yang disita mencapai 132 dokumen, termasuk SK, pejabat bank, dokumen kredit, dan berkas pengajuan debitur.


Untuk tersangka REP dan HWS, yang atas perbuatannya dijerat dengan pasal 49 ayat 1 huruf a dan atau Pasal 63 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 4 tahun 2023, tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun paling lama 15 tahun, untuk pasal bank konvensional atau syariah. 


Sementara itu untuk tersangka MS, dijerat dengan Pasal 49 ayat 2 huruf a dan atau Pasal 63 ayat 4 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dengan ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun paling lama 8 tahun.


Hingga saat ini, penyidik Polda Sumbar telah melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka dan berkas perkara sedang dalam tahap pemenuhan petunjuk jaksa (P19) untuk kemudian dilanjutkan ke tahap P21.


(Red)

 

Sumbar, Lintasmedia News– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., memimpin apel pagi perdana di Mapolda Sumatera Barat, Senin (13/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan arahan tegas kepada seluruh jajarannya untuk senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dan memberikan keteladanan dalam melayani masyarakat.


Apel yang diikuti oleh seluruh pejabat utama, Pamen, Pama, Brigadir, tamtama serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri di lingkungan Polda Sumbar ini menjadi momen penting bagi Kapolda untuk menyampaikan visi dan komitmen kepemimpinannya di wilayah hukum Sumatera Barat.

Dalam arahannya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menekankan bahwa kepemimpinan yang efektif tidak terletak pada seberapa banyak arahan yang diberikan, melainkan pada keteladanan yang ditunjukkan di lapangan.


"Seorang pimpinan harus memberikan tauladan kepada anak buahnya, kepercayaan masyarakat dibangun bukan hanya melalui ucapan, tetapi melalui sikap, tindakan dan pengabdian yang konsisten setiap hari, " tegas Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.


Menyikapi karakteristik masyarakat Sumatera Barat yang dikenal memiliki pendirian kuat, Kapolda menginstruksikan agar jajarannya tidak menggunakan pendekatan kekerasan. Sebaliknya, ia mendorong tindakan persuasif dan pelayanan yang lebih mengayomi.


"Tugas kita sebagai Polri adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Layani mereka, tidak perlu kita terpengaruh atau terprovokasi dengan apa yang diucapkannya," tambahnya.


Mengakhiri arahannya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengajak seluruh personel untuk terus solid, kompak, dan bersatu dalam menghadapi tantangan tugas ke depan. 


(Red)

 

Sumbar, Lintasmedia News– Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat (Sumbar) kini tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi dalam perjanjian jual beli batu bara untuk Unit Pembangkitan (UPB) Ombilin periode 2020–2023. Penyelidikan ini dilakukan setelah polisi menerima pengaduan masyarakat (Dumas) dan hasil audit resmi.


Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menegaskan bahwa penanganan perkara ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pemberantasan korupsi di sektor ketahanan energi nasional.


“Menindaklanjuti arahan tegas Presiden terkait pemberantasan korupsi di sektor ketahanan energi, Polri berkomitmen penuh melakukan penegakan hukum tanpa pandang bulu. Setiap dugaan korupsi yang mengganggu stabilitas sektor vital ini akan kami tindak secara cepat, tepat, dan transparan,” ujar Susmelawati dalam konferensi pers di Mapolda Sumbar, Jumat (10/7/2026).


Langkah taktis Polda Sumbar ini dilaporkan berjalan beriringan dengan penyelidikan yang dilakukan oleh Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipidkor) Mabes Polri terhadap dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dalam pengadaan batu bara yang memicu gangguan listrik di wilayah Sumatera.

Dalam kasus ini, pihak kepolisian memfokuskan pemeriksaan terhadap tiga perusahaan penyedia batu bara yang terlibat kontrak kerja sama dengan PLTU Ombilin. Kasubdit III Tipikor Ditreskrimsus Polda Sumbar, Kompol Muhardi, menyebutkan inisial perusahaan yang tengah diperiksa.


“Fokus pemeriksaan mengarah pada tiga penyedia, yakni CV PSPN, CV TC, serta konsorsium PT NCI dan PT NAL,” ungkap Muhardi.


Menurut Kombes Pol Susmelawati Rosya, penyelidikan resmi ini berpijak pada dua alat petunjuk kuat. Pertama, Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK RI Nomor 08 tertanggal 30 April 2024, dan kedua, laporan resmi dari masyarakat yang diterima kepolisian pada 31 Maret 2026.


Saat ini, tim penyidik terus bergerak maraton mengumpulkan dokumen dan memeriksa sejumlah saksi kunci untuk memperkuat konstruksi hukum dugaan tindak pidana tersebut. Polda Sumbar memastikan bahwa proses penyidikan akan terus berjalan secara profesional, objektif, dan akuntabel.


“Ke depan, kami akan terus mengumpulkan dokumen pendukung secara komprehensif dan memeriksa saksi-saksi kunci lainnya. Perkembangan penanganan perkara ini akan kami sampaikan secara berkala kepada rekan-rekan media,” pungkas Muhardi.

 

Sumbar, Lintasmedia News– Polda Sumatera Barat terus memperkuat kolaborasi strategis dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal tersebut terlihat saat Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, menerima kunjungan delegasi MUI Pusat dan MUI Sumbar di ruang tamu utama Mapolda Sumbar, Jumat (10/7/2026).


Pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Polri dan MUI Pusat, sekaligus menjadi ajang silaturahmi untuk menyelaraskan program kerja, khususnya dalam menghadapi agenda Musyawarah Daerah (Musda) MUI Sumbar mendatang.


Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol Solihin, dalam sambutannya menekankan pentingnya sinergi antara kepolisian dengan tokoh agama dalam menjaga kondusivitas wilayah. Ia menyambut baik usulan MUI mengenai standardisasi saksi ahli untuk penanganan perkara keagamaan.


"Polri sangat mengapresiasi dukungan MUI dalam penegakan hukum. Kami menyadari bahwa dalam perkara yang bersinggungan dengan isu keagamaan, dibutuhkan perspektif yang mendalam dan kredibel. Oleh karena itu, kita akan tindak lanjuti sinergi ini hingga ke tingkat Polres, terutama terkait penyediaan saksi ahli yang kompeten untuk memberikan keterangan yang objektif dan selaras dengan hukum positif kita," ujar Brigjen Pol Solihin.


Salah satu poin penting yang disepakati adalah pentingnya sertifikasi dan pelatihan bagi ulama yang akan menjadi saksi ahli. MUI berharap para ulama tidak hanya mendalami khazanah hukum Islam (kitab kuning), tetapi juga memiliki pemahaman yang kuat mengenai hukum positif yang berlaku di Indonesia agar keterangan yang diberikan di kepolisian memiliki kekuatan hukum yang mumpuni.

Menanggapi hal tersebut, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah preventif yang sangat positif untuk menjaga harmoni di tengah masyarakat Sumatera Barat.


"Polda Sumbar senantiasa membuka ruang komunikasi yang luas dengan MUI. Dengan adanya standarisasi dan pelatihan saksi ahli ini, kami berharap penanganan perkara yang melibatkan isu keagamaan di wilayah hukum Polda Sumbar dapat berjalan lebih transparan, akuntabel, dan minim gesekan. Ini adalah wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan kepastian hukum yang berkeadilan," tegas Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Delegasi MUI yang hadir dalam pertemuan tersebut terdiri dari jajaran pengurus MUI Pusat, di antaranya Wakil Sekretaris Jenderal MUI Pusat Dr. Muhammad Isan Tanjung, serta pengurus MUI Sumbar, termasuk Ketua Umum MUI Sumbar Buya Dr. Zulmaidi, dan sejumlah perwakilan dari Komisi Hukum, Komisi Fatwa, serta Bidang Dakwah.


Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum bagi Polda Sumbar dan MUI untuk terus menjaga kemitraan strategis, guna memastikan bahwa setiap dinamika keagamaan di daerah dapat diselesaikan dengan pendekatan yang arif, bijaksana, dan sesuai dengan koridor hukum yang berlaku.


(Red)

 

Sumbar, Lintasmedia News– Polda Sumatera Barat (Sumbar) menunjukkan komitmen tinggi dalam menjaga integritas proses rekrutmen anggota Polri. Bersamaan dengan agenda Sidang Kelulusan Akhir Tingkat Panitia Daerah (Panda) Penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026, Polda Sumbar memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak eksternal yang telah berperan aktif mengawal transparansi proses seleksi tersebut. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2026).


Pemberian penghargaan kepada pihak eksternal ini merupakan wujud apresiasi Polri atas dedikasi mereka dalam memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). 


Adapun instansi dan lembaga yang berperan sebagai pengawas eksternal meliputi KAN Nan Salapan Suku Nagari Padang, Ombudsman RI Perwakilan Sumbar, Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, serta perwakilan dari civitas akademika seperti UNP dan UPI YPTK Padang. 


Selain itu, Himpunan Psikologi Wilayah Sumbar dan Persatuan Dokter Umum Indonesia (PDII) Wilayah Sumbar juga turut andil dalam mengawal aspek penilaian profesional.

Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menyatakan bahwa keterlibatan pihak eksternal sangat krusial dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ia menegaskan bahwa kesuksesan proses rekrutmen yang menghasilkan 212 calon siswa (Bintara dan Tamtama) tahun ini tidak lepas dari kerja sama kolaboratif dengan berbagai elemen tersebut.


"Penghargaan ini adalah bentuk apresiasi atas dedikasi pihak eksternal yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk mengawal setiap tahapan seleksi agar objektif. Kami terus mendorong budaya kerja yang transparan, dan keterlibatan mitra eksternal adalah kunci utama dalam mengawal proses rekrutmen yang jujur bagi masyarakat," ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.


Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa sinergi antara Polri dan pengawas eksternal merupakan bukti konkret bahwa Polda Sumbar tidak bekerja sendiri dalam menjaring putra-putri daerah terbaik.


"Publikasi penghargaan ini serta hasil kelulusan yang transparan adalah bukti nyata komitmen Polda Sumbar. Kami ingin masyarakat melihat bahwa kami memberikan reward kepada mereka yang berprestasi, sekaligus memberikan ruang bagi mitra eksternal untuk memastikan proses seleksi calon anggota Polri benar-benar bersih dan akuntabel," ungkap Kombes Pol Susmelawati.


Rangkaian kegiatan ini menegaskan keseriusan institusi dalam membina profesionalisme, baik secara internal maupun dalam interaksinya dengan publik demi meningkatkan kualitas pelayanan Polri di masa depan.


(Red)

 

Sumbar, Lintasmedia News –Polda Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi mengumumkan hasil akhir Sidang Kelulusan Tingkat Panitia Daerah (Panda) untuk penerimaan Bintara dan Tamtama Polri Tahun Anggaran 2026. Sidang penetapan yang digelar di Ruang Andromeda, Ballroom Mercure Hotel Padang, Jumat (3/7/2026) ini menandai babak akhir seleksi bagi putra-putri terbaik daerah.


Berdasarkan data yang dihimpun dari Panitia Seleksi, untuk kategori Bintara Polri, terdapat 203 orang peserta yang terdiri dari 176 pria dan 27 wanita. Hasil akhir menetapkan 176 peserta (149 pria dan 27 wanita) dinyatakan Memenuhi Syarat (MS), sementara 27 peserta pria lainnya dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS).

Sementara itu, untuk kategori Tamtama Polri, dari total 37 peserta pria (31 Brimob dan 6 Polair), sebanyak 36 peserta dinyatakan Memenuhi Syarat (30 Brimob dan 6 Polair), dan 1 peserta dari formasi Tamtama Brimob dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat.


Kabiro SDM Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menegaskan bahwa hasil yang diumumkan merupakan akumulasi dari seluruh tahapan seleksi yang telah dilalui secara transparan. Ia memastikan bahwa seluruh peserta yang dinyatakan lulus telah melewati proses penilaian yang objektif tanpa adanya intervensi.


“Angka-angka yang kita umumkan hari ini adalah cerminan dari kemampuan nyata para calon siswa. Kami di Biro SDM memastikan bahwa seluruh proses seleksi berjalan sesuai dengan prinsip Betah (Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis). Tidak ada titip-menitip, semua hasil didasarkan pada kompetensi dan nilai akhir yang diperoleh peserta selama tahapan seleksi,” ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.


Ia menambahkan, bagi peserta yang dinyatakan tidak memenuhi syarat, pihak Polda Sumbar tetap memberikan ruang untuk evaluasi diri. Kombes Pol Anissullah berpesan agar kegagalan ini tidak menyurutkan semangat peserta untuk terus belajar dan memperbaiki kekurangan di masa depan.

Senada dengan Kabiro SDM, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menekankan pentingnya keterbukaan informasi dalam proses penerimaan anggota Polri ini. Menurutnya, publikasi hasil seleksi secara terbuka merupakan bentuk pertanggungjawaban institusi kepada masyarakat.


“Kami dari Bidang Humas terus mengawal proses ini agar masyarakat mendapatkan informasi yang akurat. Transparansi hasil yang kita sampaikan saat ini adalah bukti nyata bahwa Polda Sumbar berkomitmen penuh untuk menjaring calon anggota Polri yang kompeten dan berintegritas. Pengawasan pun telah dilakukan secara berlapis, baik internal maupun eksternal, untuk memastikan proses ini berjalan jujur dan adil,” jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Sidang kelulusan ini menjadi gerbang bagi 212 peserta yang dinyatakan Memenuhi Syarat untuk segera dipersiapkan menjalani pendidikan kepolisian. Seluruh tahapan rekrutmen ini, senantiasa ditekankan untuk berjalan dengan prinsip keterbukaan demi mewujudkan institusi Polri yang lebih baik.


(Red)

 

Sumbar, Lintasmedia News– Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumatera Barat meresmikan rumah hasil program bedah rumah yang ditujukan bagi masyarakat kurang mampu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian perayaan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026.


Peresmian dilakukan langsung di kediaman warga penerima manfaat, yakni Ibu Iche Trisnawati, pada Jumat (3/7/2026). 


Suasana haru dan penuh kebahagiaan tampak menyelimuti acara seremonial tersebut, yang dihadiri oleh jajaran pejabat Polda Sumbar serta warga setempat.


Dalam sambutannya, Dirlantas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menyampaikan rasa syukurnya atas terlaksananya kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat ini.


"Alhamdulillah, pada hari ini kita dapat berkumpul di halaman rumahnya Ibu Iche Trisnawati dalam acara peresmian bedah rumah," ujar Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq.

Kombes Pol Reza juga menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan bentuk nyata kedekatan Polri dengan masyarakat. "Ini adalah wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Harapannya, rumah ini dapat memberikan kenyamanan dan menjadi berkah bagi Ibu Iche beserta keluarga," pungkasnya.


Senada dengan Dirlantas, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa program bedah rumah ini merupakan salah satu dari rangkaian kegiatan sosial Polri dalam menyambut hari jadi Bhayangkara ke-80.


"Program bedah rumah ini menjadi bukti nyata kepedulian Polri, khususnya Polda Sumbar, untuk hadir di tengah masyarakat dan membantu meringankan beban warga yang membutuhkan hunian yang layak dan sehat, sekaligus mempererat silaturahmi antara institusi kepolisian dengan masyarakat dalam momentum hari jadi Bhayangkara," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai bentuk kontribusi positif Polri kepada masyarakat Sumatera Barat agar terjalin sinergi yang lebih harmonis ke depannya.


Sumbar, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di lapangan Istana Gubernur Provinsi Sumatera Barat pada Rabu (1/7/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema "Polri untuk Masyarakat", yang menegaskan kembali komitmen kepolisian sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.


Dalam amanatnya, Kapolda Sumatera Barat Komjen Pol Gatot Tri Suryanta menyampaikan bahwa momentum Hari Bhayangkara merupakan waktu yang sangat penting bagi seluruh insan kepolisian untuk melakukan refleksi terhadap pelaksanaan tugas yang telah diemban.


"Peringatan ini menjadi pengingat bahwa setiap langkah dan kebijakan Polri harus senada serta berorientasi pada kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Komjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan para peserta upacara dan tamu undangan.


Komjen Pol Gatot mengakui bahwa tantangan tugas kepolisian ke depan akan semakin rumit dan dinamis. Mulai dari perkembangan teknologi informasi, maraknya kejahatan siber, peredaran gelap narkotika, tindak pidana perdagangan orang (TPPO), kejahatan transnasional, hingga potensi bencana alam dan dinamika sosial.


Untuk menghadapi hal tersebut, ia menegaskan bahwa Polri tidak dapat bekerja sendiri. Keberhasilan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) hanya dapat diwujudkan melalui sinergi yang solid dengan berbagai pihak.


"Kami menyadari tantangan tugas kepolisian semakin kompleks. Oleh karena itu, Polri dituntut untuk terus beradaptasi dalam meningkatkan kapasitas kelembagaan. Sinergi yang solid bersama TNI, pemerintah daerah, instansi vertikal, lembaga penegak hukum, akademisi, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, insan media, dan seluruh komponen bangsa adalah kunci utama," jelasnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kapolda Sumbar menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, Forkopimda, pemerintah kabupaten/kota, serta seluruh elemen masyarakat yang selama ini telah menjadi mitra strategis Polri. Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada seluruh personel Polda Sumbar dan jajaran, serta pengurus Bhayangkari atas loyalitas dan dukungannya.


Di akhir sambutannya, Jenderal bintang tiga tersebut mengajak seluruh jajarannya untuk menjadikan momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini sebagai pemacu semangat dalam memperbaiki diri dan menghindari segala bentuk penyimpangan.


"Mari kita bersama-sama memperkokoh semangat pengabdian, memperkuat sinergi, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat. Kami memohon doa, dukungan, kritik yang membangun, serta partisipasi aktif dari masyarakat Sumatera Barat. Dengan semangat kebersamaan, kami meyakini Polri akan senantiasa hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang profesional, modern, dan terpercaya. Salam presisi!" pungkas Komjen Pol Gatot Tri Suryanta. (***)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.