Articles by "Kota Padaang"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak mandailing natal Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar polres Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok
Showing posts with label Kota Padaang. Show all posts

 

LINTASMEDIANEWS.COM, PADANG — Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani menandatangani kesepakatan bersama untuk memperkuat tata kelola perencanaan, penganggaran, serta pengadaan barang dan jasa sebagai upaya mencegah tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintahan daerah.


Penandatanganan berlangsung di Auditorium Gubernur Sumatera Barat, Kamis (8/10/2026), dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi yang diikuti kepala daerah dan Ketua DPRD kabupaten/kota se-Sumatera Barat.


Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah serta disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol. (Purn.) Akhmad Wiyagus, Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Setyo Budiyanto, perwakilan BPKP Setya Nugraha, dan perwakilan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).


Rapat koordinasi yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri bersama KPK itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pencegahan korupsi melalui perbaikan sistem perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pengawasan internal pemerintah daerah.


Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat langkah pencegahan korupsi sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan.


Menurut dia, upaya pencegahan perlu dilaksanakan secara konsisten oleh seluruh pemerintah daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota.


Sementara itu, Ketua KPK Setyo Budiyanto menekankan pentingnya memperkuat peran Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dalam mendeteksi potensi penyimpangan sejak dini.


Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus juga menilai APIP memiliki peran strategis dalam sistem pengawasan internal untuk mengidentifikasi potensi pelanggaran sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.


Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani mengatakan, pencegahan korupsi harus menjadi bagian dari setiap tahapan penyelenggaraan pemerintahan, mulai dari perencanaan program hingga penganggaran dan pengadaan barang dan jasa.


“Bagi kami, tata kelola pemerintahan yang baik harus dibangun melalui proses yang terbuka, dapat dipertanggungjawabkan, dan berlandaskan integritas. Karena itu, komitmen ini harus diwujudkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, bukan berhenti pada penandatanganan semata,” ujar Annisa.


Ia menambahkan, perbaikan tata kelola pemerintahan diperlukan untuk memastikan setiap kebijakan berjalan sesuai ketentuan dan tetap berorientasi pada kepentingan masyarakat.


“Tujuan akhirnya adalah menghadirkan pemerintahan yang bersih, meningkatkan kepercayaan masyarakat, serta memastikan pembangunan daerah dapat berjalan secara berkelanjutan,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, Bupati Annisa didampingi Ketua DPRD Dharmasraya yang diwakili Fadli Aulia, Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya Medison, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait.(el)

 

LINTASMEDIANEWS.COM, PADANG — Kehadiran Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani di Kolam Renang Teratai, Kompleks GOR H. Agus Salim, Padang, Kamis (8/10/2026), menarik perhatian peserta dan penonton yang menyaksikan pertandingan cabang olahraga akuatik pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026.


Bupati Annisa menjadi perhatian di arena pertandingan. Selain didaulat panitia untuk mengalungkan medali kepada atlet, ia juga diajak berswafoto oleh peserta dan penonton, tidak hanya dari Dharmasraya, tetapi juga dari daerah lain.


Di tengah suasana pertandingan, atlet akuatik Dharmasraya kembali menambah perolehan medali. Pada hari terakhir pertandingan renang tersebut, Dharmasraya meraih dua medali, masing-masing satu emas dan satu perunggu.


Medali emas diraih Dwi Intan Febrianti pada nomor 50 meter gaya punggung. Sementara itu, medali perunggu diperoleh melalui nomor estafet gaya ganti 4 x 100 meter putri yang diperkuat Dwi Intan Febrianti, Parmayo Suri Disirina, Azizah Guspita, dan Aurel Donita. Belvana Luthfia Fithri dan Farida Nurjihan Winarno tercatat sebagai atlet cadangan.


Dengan tambahan tersebut, cabang olahraga akuatik Dharmasraya telah mengumpulkan 13 medali selama Porprov XVI Sumbar 2026. Rinciannya terdiri atas tiga emas, lima perak, dan lima perunggu.


Dwi Intan Febrianti menjadi salah satu penyumbang medali dengan koleksi dua emas, satu perak, dan satu perunggu. Sementara itu, Aurel Donita menyumbangkan satu emas, tiga perak, dan satu perunggu. Oktar Fernando Iqbal turut menyumbang satu medali perunggu.


Pada nomor estafet putri, atlet Dharmasraya juga menyumbangkan satu medali perak dan dua perunggu selama rangkaian pertandingan.


Pada hari terakhir pertandingan cabang Akuatik ini Sekretaris Daerah Medison, turut hadir memberi dukungan bersama Kepala Dinas Budparpora H. Reno Lazuardi dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Martin Efendi. 


Perolehan 13 medali tersebut menjadi kontribusi cabang akuatik bagi kontingen Dharmasraya dalam ajang olahraga tingkat Provinsi Sumatera Barat itu. Berakhirnya pertandingan renang pada Kamis menandai tuntasnya perjuangan atlet akuatik Dharmasraya di arena Porprov XVI Sumbar 2026.(el)

Padang, Lintasmedia News– Isu kerusakan massal mesin kendaraan milik warga Kota Padang usai mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis Pertalite dan Pertamax menuai perhatian serius dari pihak legislatif. 


Ketua Komisi II DPRD Kota Padang, Rachmad Wijaya, menegaskan siap memanggil manajemen Pertamina untuk meminta pertanggungjawaban serta kejelasan atas kerugian yang dialami masyarakat.


"Iya, ada rencana (memanggil Pertamina). Setelah bimtek nanti sesuai dengan arahan pimpinan," ungkap Rachmad Wijaya saat dihubungi melalui sambungan telepon dari Jakarta, Rabu (8/10/2026).


Rachmad menjelaskan bahwa saat ini dirinya beserta jajaran DPRD Kota Padang sedang berada di Jakarta untuk mengikuti kegiatan bimbingan teknis (bimtek). 


Kendati demikian, keluhan masif masyarakat terkait kendaraan yang mogok dan rusak usai mengisi BBM di sejumlah SPBU tetap menjadi perhatian utamanya.


Menanggapi dugaan penyebab kerusakan mesin kendaraan warga, Rachmad menilai ada kemungkinan persoalan terletak pada indikasi penurunan kualitas BBM yang beredar di pasaran.


Menurut Rachmad, dugaan adanya pencemaran air pada tangki SPBU sangat kecil kemungkinannya. Pasalnya, pemeriksaan menggunakan pasta air telah dilakukan di seluruh SPBU dan tidak ditemukan kandungan air.


"Kalau pandangan saya terhadap itu, bisa jadi terkait kualitas BBM-nya. Kalau masuk air kan tidak mungkin lagi, karena sudah dicek pakai pasta air di seluruh SPBU dan hasilnya tidak ada air," ujar Rachmad.


Situasi ini dinilai membingungkan karena temuan di lapangan tidak sejalan dengan hasil pemeriksaan awal Pertamina. Meskipun hasil tes tidak menunjukkan adanya campuran air, kenyataannya banyak kendaraan warga yang tetap mengalami kerusakan mesin setelah mengisi BBM di SPBU setempat.


Guna menuntaskan masalah tersebut, DPRD Kota Padang berjanji akan terus mengawal kasus ini hingga mendapatkan penjelasan yang transparan. Rincian resmi terkait langkah tindak lanjut dari Komisi II juga akan segera disampaikan secara tertulis.


Masyarakat Kota Padang kini menanti ketegasan dan kepastian dari DPRD serta pihak Pertamina. Publik berharap ada solusi konkret dan bentuk ganti rugi atas kerusakan kendaraan yang merugikan para konsumen. (*)

 Padang,Lintasmedia News - Dr apt Rustian, SSi, MSi, Sestama BNPB asal Kabupaten Padang Pariaman dilirik untuk memimpin Sumatera Barat dimasa datang. Ia termasuk anak ulet yang mampu menggerakan semua potensi dalam penanggulangan bencana di berbagai daerah di Indonesia patut dijadikan pertimbangan. 


Rustian Putra asli Sungai Limau yang mampu Mengubah Tantangan Menjadi Dedikasi untuk Keselamatan Bangsa ini menyelesaikan pendidikan S.1 di Fakultas Farmasi Universitas Andalas.


Dari tanah Sungai Limau yang subur di Padang Pariaman, Sumatera Barat, lahir seorang putra Minangkabau yang membuktikan diri bahwa akar budaya yang kuat dan tekad pantang menyerah akan mampu membawanya ke posisi strategis di tingkat nasional. 


Rustian, Sestama BNPB bukan sekadar birokrat biasa. Ia adalah teladan inspiratif bagi generasi muda. Dari pinggir sungai di kampung halaman, ia membangun fondasi karier yang menyelamatkan jutaan nyawa di seluruh Indonesia. 


Putra Sungai Limau ini mengajarkan bahwa pendidikan, pengabdian, dan ketangguhan menghadapi bencana adalah kunci untuk membangun masa depan yang lebih aman.


Rustian lahir 1 Januari 1969 di Sungai Limau, Padang Pariaman. Ia menempuh pendidikan tinggi di Universitas Andalas, meraih gelar Sarjana Sains dan Apoteker dari Jurusan Farmasi FMIPA. 


Semangatnya untuk terus belajar tak pernah pudar; ia melanjutkan ke Universitas Gadjah Mada dan meraih Magister Kesehatan Masyarakat pada 2005 dengan tesis tentang evaluasi ketersediaan obat anti-tuberkulosis pasca-desentralisasi. 


Puncaknya, pada 2022 ia berhasil menyelesaikan program Doktor Ilmu Administrasi Publik di Universitas Brawijaya dengan disertasi berfokus pada reformasi tata kelola peralatan penanggulangan bencana melalui perspektif smart governance.


Karier profesionalnya dimulai pada 1998 sebagai Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Kesehatan RI. Tahun 2008 menjadi titik balik ketika ia bergabung dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Ia pernah menjabat Kepala Biro Umum, Direktur Peralatan di Deputi Logistik dan Peralatan, serta Direktur Sumber Daya Darurat di Kedeputian Penanganan Darurat. 


Pada 2023, ia dipercaya sebagai Sekretaris Utama (Sestama) BNPB, posisi yang menuntut koordinasi lintas sektor untuk penanganan darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pasca-bencana di seluruh Tanah Air.


Sebagai putra Minang, ia aktif dalam organisasi kemasyarakatan seperti Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Andalas (IKA Unand) periode 2021–2025, presidium Himpuni, serta peran strategis di Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), khususnya di bidang tanggap bencana.


Hingga kini, Rustian terus terjun langsung ke lapangan, terutama di wilayah asalnya Sumatera Barat saat menghadapi banjir bandang, longsor, dan bencana hidrometeorologi. Ia memimpin percepatan pembangunan hunian sementara (huntara) dan hunian tetap (huntap), perbaikan infrastruktur seperti jembatan, serta memastikan pemenuhan kebutuhan dasar penyintas. 


Dedikasinya mencerminkan semangat "urang awak" yang tak hanya sukses di ibu kota, tetapi juga membawa manfaat pulang ke kampung halaman.


Mari kita dukung upaya BNPB di bawah kepemimpinan Rustian. Bagaimana cara berkontribusi dalam membangun budaya sadar bencana di lingkungan masing-masing.


Selain mengemban tugas sebagai Sestama, Rustian juga mendedikasikan diri sebagai pengajar mahasiswa Postgraduate di Pascasarjana Universitas Andalas. Ia konsentrasi pada program S.2 Magister Manajemen Bencana ( MMB).Pengabdiannya untuk bangsa tidak pernah henti. 


Di kalangan dosen serta unsur sivitas akademika Universitas Andalas, orang kedua di BNPB cukup disenangi. Ia tidak sombong dan pandai menempatkan diri. Seakan tidak memperlihatkan ia sebagai pejabat eselon satu di pemerintah pusat.


Ketika berlangsung acara international Conference Disaster Management yang mengusung tema Integrating Technology and Local Wisdom for Sustainable Disaster Development, Rustian memberikan dukungan yang luar biasa.


Conference mengundang pembicaraandan peserta dari berbagai negara. Sebanyak enam pembicara dari dalam dan luar negara ASEAN hadir.


Saat ini sedang digagas penyusunan buku Pembelajaran terhadap bencana meteorologi yang terjadi menjelang akhir tahun 2025. Buku ini dibagikan kan kepada seluruh kepala daerah kabupaten dan kota se-Indonesia. ( *).

PADANG, Lintasmedia News- Udara Kota Padang kian hari kian mencekik leher, namun ribuan siswa SD dan SMP sederajat seolah ditumbalkan untuk tetap menghirup racun kabut asap di sekolah. Kebijakan Pemerintah Kota (Pemko) Padang yang terkesan lambat dan wait and see kini menuai kritik pedas dari parlemen.


DPRD Kota Padang menilai Pemko terlalu bertele-tele dan kurang peka terhadap ancaman kesehatan yang membayangi anak-anak sekolah. Pasalnya, hingga Rabu (8/10/2026), proses belajar mengajar secara tatap muka masih dipaksakan berjalan meski polusi udara sudah berada pada level yang sangat memprihatinkan.


Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Buya Iskandar, angkat bicara keras menanggapi lambannya respons eksekutif. Lewat wawancara khusus via WhatsApp, politisi kawakan ini mendesak agar Pemko Padang tak ragu dan tidak menunda-nunda keputusan untuk menyelamatkan nyawa serta kesehatan warga kota.


Buya Iskandar mengingatkan kembali komitmen Wali Kota Padang yang sebelumnya sempat disampaikan secara resmi dalam Rapat Paripurna DPRD. Saat itu, Pemko berjanji akan mengambil tindakan darurat jika kualifikasi udara dinilai sudah tidak layak oleh pihak berwenang.


"Waktu kan sudah dijawab oleh Walikota ketika Paripurna bahwa bila kondisi udara sesuai pantauan pihak berwenang tidak layak, maka pasti pemerintah akan mengambil langkah penyelamatan seluruh warga kota," tegas Buya Iskandar.


Namun, realita di lapangan justru berbanding terbalik dengan janji manis di meja paripurna. Ketika asap kian pekat dan sesak napas mulai mengintai, respons pemerintah daerah dinilai sangat lamban dan tidak secepat memburuknya kualitas udara.


Menanggapi kepanikan para orang tua murid yang cemas akan kondisi anak-anak mereka, Buya Iskandar membeberkan bahwa sinyal pembelajaran jarak jauh (BJJ) sebenarnya sudah mulai digodok. Informasi terkini menyebutkan keputusan krusial tersebut sangat bergantung pada evaluasi kondisi udara hingga sore ini.


"Infonya kalau memang sampai sore ini kondisi udara masih buruk, besok siswa akan BJJ," ungkap Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang itu mengungkapkan skenario darurat yang tengah disiapkan.


Tak ingin Pemko Padang terus berdiam diri, Buya Iskandar mengaku telah menyemprot dan mendesak jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Padang agar segera bertindak tegas tanpa perlu menunggu jatuhnya korban dari kalangan siswa.


"Buya sudah mendesak Pemko melalui Kadisdikbud agar segera mengambil langkah yang bijak untuk keselamatan siswa dan warga kota pada umumnya, terima kasih," pungkas Buya Iskandar menyampaikan sikap tegas Komisi IV DPRD Kota Padang.


Desakan keras dari wakil rakyat ini menjadi cerminan atas jeritan hati para orang tua di Kota Padang yang saban hari merasa was-was melepas buah hati mereka menembus pekatnya kabut asap. Pilihan untuk memindahkan ruang belajar ke rumah (BJJ) dianggap sebagai harga mati yang tidak bisa ditawar-tawar lagi.


Kini, bola panas ada di tangan Pemko Padang dan Disdikbud. Akankah pemerintah bergerak cepat menyelamatkan paru-paru generasi muda, atau justru membiarkan kesehatan anak-anak Padang terus tergadai di tengah kepungan udara beracun? Keputusan sore ini akan menjadi ujian ketegasan pemimpin kota. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

LINTASMEDIANEWS.COM, PADANG — Atlet renang Dharmasraya, Dwi Intan Febrianti, kembali menambah pundi-pundi medali bagi kontingen Dharmasraya pada Porprov XVI Sumatera Barat 2026, Selasa (6/10/2026).


Informasi tersebut diterima Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Dharmasraya dari Ketua Cabang Akuatik Dharmasraya, Syaiful Anif, yang melaporkan hasil pertandingan dari Kolam Renang Teratai, Kompleks GOR H. Agus Salim Padang.


Dwi Intan Febrianti berhasil meraih medali emas setelah tampil pada nomor 100 meter gaya punggung dalam pertandingan cabang olahraga akuatik nomor renang tersebut.


Tidak hanya itu, Dwi Intan juga kembali mempersembahkan medali setelah meraih medali perak pada nomor 50 meter gaya bebas.


Tambahan dua medali tersebut menjadi kontribusi penting bagi kontingen Dharmasraya dalam perjuangan meraih prestasi pada ajang Porprov XVI Sumatera Barat 2026.


Medali yang diraih Dwi Intan kemudian dikalungkan langsung oleh Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, S.Pd., M.Si., didampingi Kepala Dinas Budparpora Reno Lazuardi, Bendahara Aswana Dharma Debby, serta Sekretariat KONI Yulhendri.


Syaiful Anif menyampaikan laporan tersebut dari Kolam Renang Teratai Padang sebagai bagian dari perkembangan perjuangan atlet akuatik Dharmasraya pada Porprov XVI Sumatera Barat.(el)

PADANG, Lintasmedia News– PT Semen Padang memperingati Hari Kesaktian Pancasila dengan menggelar upacara di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang, Rabu (1/10/2026) pagi. Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa, Menuju Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, upacara tersebut digelar sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan, nasionalisme, serta komitmen memberikan kontribusi bagi pembangunan bangsa.


Upacara berlangsung khidmat. Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis bertindak sebagai inspektur upacara. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Komisaris Utama Werry Darta Taifur, Komisaris Ilham Azre, jajaran staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang, serta pimpinan beserta karyawan Anak Perusahaan Lembaga Penunjang (APLP).


Rangkaian upacara Hari Kesaktian Pancasila diikuti peserta dengan tertib dan penuh penghormatan. Suasana nasionalisme semakin terasa ketika seluruh peserta bersama-sama mengikuti rangkaian upacara hingga ditutup dengan doa untuk mengenang dan mendoakan para pahlawan yang telah berjuang dan berkorban bagi kedaulatan bangsa dan negara.

Bagi PT Semen Padang, peringatan Hari Kesaktian Pancasila tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Momentum tersebut juga menjadi pengingat bagi seluruh insan perusahaan mengenai pentingnya menjaga persatuan, membangun kebersamaan, serta menjalankan peran dan tanggung jawab perusahaan sebagai bagian dari pembangunan Indonesia.


Iskandar Z. Lubis menyampaikan bahwa PT Semen Padang memiliki posisi strategis dalam perjalanan pembangunan bangsa. Sebagai pabrik semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara, keberadaan PT Semen Padang tidak terlepas dari sejarah pembangunan Indonesia dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi masyarakat serta negara.


“PT Semen Padang adalah salah satu instrumen negara untuk pembangunan bangsa. Sebagai salah satu pabrik semen pertama di Asia Tenggara yang telah berusia lebih dari satu abad, keberadaan perusahaan diharapkan dapat terus berkontribusi untuk bangsa. Karena jargon PT Semen Padang adalah ‘Dari Ranah Minang untuk Indonesia’,” kata Iskandar.


Jargon “Dari Ranah Minang untuk Indonesia” pun, sebut Iskandar, menjadi pengingat bahwa kiprah PT Semen Padang tidak berhenti pada keberadaan perusahaan di Sumatera Barat. Sebagai bagian dari industri semen nasional, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk terus mendukung kebutuhan pembangunan dan memberikan kontribusi bagi kemajuan Indonesia.


Untuk itu, Iskandar berharap semangat yang dibangun melalui peringatan Hari Kesaktian Pancasila dapat terus tumbuh dan tercermin dalam sikap serta perilaku seluruh karyawan. “Dengan semangat persatuan dan nilai-nilai Pancasila, seluruh insan perusahaan diharapkan dapat terus menjaga kekompakan, meningkatkan kontribusi, serta bersama-sama membawa perusahaan tumbuh dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi bangsa dan negara,” ujarnya.


Ia menambahkan, peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga menjadi momentum untuk mengingat kembali sejarah bangsa, khususnya peristiwa yang terjadi pada 30 September 1965. Peringatan yang dilaksanakan setiap 1 Oktober tersebut menjadi bagian dari perjalanan bangsa Indonesia dalam mempertahankan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar negara.


“Setelah terjadi peristiwa berdarah pada 30 September 1965, kita menyemangati hati kita semua dan memperingati 1 Oktober sebagai Hari Kesaktian Pancasila, sekaligus menjadi momentum bagi seluruh karyawan untuk memperkuat rasa kebersamaan di tengah keberagaman,” katanya. (*)

PADANG, Lintasmedia News- Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Solok periode 2026–2029 resmi dilantik. Pelantikan ini menjadi momentum baru bagi insan pers untuk memperkuat profesionalisme, soliditas organisasi, dan sinergi dengan pemerintah daerah.


Pelantikan pengurus PWI Kota Solok sekaligus dirangkai dengan pengukuhan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Kota Solok. Kegiatan berlangsung di Balairung 99 Rumah Dinas Wali Kota Solok, Rabu (30/9/2026).


Suasana pelantikan berlangsung khidmat dan penuh keakraban. Sejumlah unsur penting hadir, mulai dari jajaran Pengurus PWI Provinsi Sumatera Barat, unsur Forkopimda, kepala SKPD, pimpinan BUMN dan BUMD, hingga tamu undangan dari berbagai daerah.


Sejumlah pengurus PWI kabupaten dan kota di Sumatera Barat juga tampak hadir. Di antaranya PWI Sijunjung, PWI Lima Puluh Kota, PWI Padang Panjang, PWI Sawahlunto, dan PWI Kepulauan Mentawai.


Ketua PWI Kota Solok periode 2026–2029, Raunis Roni, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelantikan tersebut. Ia secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Solok yang telah memfasilitasi kegiatan.


Menurut Raunis, amanah sebagai pengurus PWI Kota Solok bukan sekadar jabatan organisasi. Ada tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mempertahankan marwah profesi wartawan.


“Pengurus PWI Kota Solok periode 2026–2029 siap bekerja, siap bersinergi, dan siap menjaga kepercayaan yang telah diberikan,” ujar Raunis dalam sambutannya.


Raunis juga menegaskan komitmennya menjaga nama baik PWI, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta membangun hubungan yang konstruktif dengan pemerintah daerah dan masyarakat. Pers, menurutnya, harus tetap profesional dan bertanggung jawab dalam menjalankan fungsi jurnalistik.


Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navies, turut memberikan pesan penting kepada pengurus yang baru dilantik. Ia menekankan bahwa kebersamaan dan soliditas menjadi modal utama dalam menjalankan roda organisasi.


Widya mengingatkan, visi organisasi tidak akan berjalan maksimal tanpa kekompakan. Karena itu, pengurus PWI Kota Solok diminta menjalankan organisasi secara transparan, penuh dedikasi, serta menjaga kualitas dan integritas wartawan.


Di tengah perkembangan media digital dan munculnya berbagai platform media baru, Widya juga mengingatkan pentingnya kode etik jurnalistik. Pers harus menyampaikan informasi secara objektif, independen, dan tidak terjebak pada pemberitaan yang mengedepankan sensasi.


Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra menegaskan kuatnya hubungan emosional dan sejarah antara Kota Solok dan Kabupaten Solok. Menurutnya, pemisahan administratif tidak menghapus ikatan sejarah kedua daerah.


“Secara administrasi memang terpisah, namun secara hati, karakter, dan sejarah, kita tetap satu,” ungkap Ramadhani Kirana Putra.


Semangat persaudaraan tersebut juga dikaitkan dengan pelaksanaan Rang Solok Baralek Gadang (RSBG) 2026 yang kini mengusung semangat kebangkitan persaudaraan sebagai bentuk empati terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana. Wali Kota berharap PWI Kota Solok semakin solid, profesional, dan terus memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.


Pelantikan PWI Kota Solok periode 2026–2029 akhirnya menjadi momentum penting bagi penguatan organisasi wartawan di daerah. Dengan kepengurusan baru di bawah Raunis Roni, PWI Kota Solok diharapkan mampu menjaga independensi pers, memperkuat profesionalisme jurnalistik, serta menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi Pemerintah Kota Solok dan masyarakat. (Rel)

PADANG, Lintasmedia News- Warga Kota Padang mendadak geger usai beredar isu kasus BBM diduga bercampur zat lain yang menyebabkan puluhan kendaraan warga mendadak rusak.


Fenomena aneh ini memicu gelombang keresahan warga karena banyak unit mobil, terutama keluaran tahun tua, mengalami kerusakan pada bagian pompa bensin.  


Menanggapi isu panas ini, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, memberikan tanggapan tegas saat dikonfirmasi via telepon seluler pada Senin (28/9/2026). 


Muharlion menegaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena dampak finansial dan kerugian paling besar langsung dirasakan oleh masyarakat.  


"Tentu pertama kita sayangkan ini terjadi, yang dirugikan itu jelas masyarakat," tegas Ketua DPRD Kota Padang tersebut dengan nada prihatin.  


Ia juga mendukung penuh langkah kepolisian yang saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk membongkar fakta di lapangan.  


"Kasus ini kan sudah bergulir dan ditangani kepolisian, tentu sama-sama kita kawal dan lihat hasilnya nanti seperti apa," ujar Muharlion.


Tak hanya itu, politisi PKS ini menuntut tindakan tegas berupa sanksi keras dari pihak Pertamina jika terbukti ada pelanggaran.  


Sanksi tersebut harus diberikan secara transparan, baik jika kesalahan ada pada internal Pertamina maupun pihak pengelola SPBU.  


"Tentu Pertamina harus memberikan sanksi, apakah dari Pertamina sendiri atau SPBU-nya. Kalau memang terbukti, wajib ada sanksi tegas," lanjutnya.  


Mengenai klaim awal Pertamina yang menyatakan tidak menemukan campuran bahan asing pada pengujian awal, Muharlion menyerahkan sepenuhnya pada proses penyelidikan lintas pihak.  


Guna menuntaskan keresahan publik, DPRD Kota Padang berencana mengambil langkah strategis dengan memanggil pihak-pihak terkait.  


"Nanti kita koordinasikan dengan Komisi II untuk memanggil pihak Pertamina guna klarifikasi resmi," ungkap Muharlion menutup pembicaraan.  


Kini, warga Kota Padang menanti hasil penyelidikan akhir kepolisian serta langkah konkret DPRD untuk menjamin kualitas BBM di Kota Padang. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

PADANG, Lintasmedia News— Lebih dari 1.000 pelari memeriahkan Semen Padang Fun Run 2026 di Club House Lapangan Golf PT Semen Padang, Minggu (27/9/2026) pagi. Mengusung tema “Run the Green Legacy. Strong Together!”, ajang ini tak sekadar menjadi arena adu kecepatan, tetapi juga mengajak peserta menikmati keindahan kawasan hijau dan jejak sejarah di lingkungan PT Semen Padang.


Peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berlari melewati kawasan Lapangan Golf, Cagar Budaya Nasional Indarung I, hingga rute menuju Puncak Padayo dan Geosite Goa Kelelawar Padayo yang menyuguhkan panorama alam Kota Padang.


Semen Padang Fun Run 2026 secara resmi dibuka Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Operasi Andria Delfa, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Komisaris Utama Werry Darta Taifur, Komisaris Ilham Aldelano Azre, serta sejumlah pimpinan dan staf di lingkungan PT Semen Padang.


Ajang lari yang disponsori PT Semen Padang dan Bank Syariah Indonesia (BSI) tersebut mempertandingkan delapan kategori, yakni 3K Family yang dirancang untuk memberikan pengalaman berlari yang lebih santai dan dapat diikuti bersama anggota keluarga, kategori 5K Master Putri, 5K Umum Putra, 5K Umum Putri, 5K Internal Putra, 5K Internal Putri, 10K Putra, dan 10K Putri.


Pada kategori 10K Putra, Alamsyah tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 42 menit 51 detik. Posisi kedua ditempati Ikhsan dengan waktu 46 menit 21 detik, sementara Aprilio Navaro berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 50 menit 10 detik.

Sementara pada kategori 10K Putri, Ghebi Garena berhasil menjadi pelari pertama yang menyentuh garis finis dengan waktu 59 menit 36 detik. Ia disusul Firunika Intan dengan catatan waktu 1 jam 12 menit 3 detik dan Firli Darma Putri dengan waktu 1 jam 15 menit 42 detik.


Bagi Alamsyah, kemenangan tersebut menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Selain membawa pulang hadiah uang tunai dan medali, pengalaman yang paling berkesan baginya adalah rute perlombaan yang menantang sekaligus menawarkan pemandangan alam.


“Lari adalah hobi saya. Namun untuk bisa sampai ke titik ini, tentu butuh perjuangan dan kerja keras, apalagi jalurnya menantang. Jadi, saya bangga sekaligus bersyukur bisa menjadi juara dalam Semen Padang Fun Run 2026 ini,” ujar Alamsyah.


Menurutnya, tantangan rute justru membuat pengalaman berlari menjadi lebih menarik. “Meski lelah selama menempuh perjalanan yang begitu menantang, rasa lelah itu terbayar dengan udara segar dan pemandangan yang ditemui sepanjang rute,” katanya.


Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Jakop Amos Ginting, peraih juara pertama kategori 5K Umum Putra. Anggota TNI AD tersebut berharap Semen Padang Fun Run dapat terus dipertahankan sebagai agenda rutin PT Semen Padang. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa olahraga lari memiliki peminat yang besar.


Ia menilai kegiatan seperti Semen Padang Fun Run juga dapat menjadi wadah bagi para pencinta olahraga lari untuk bertemu, berkompetisi, sekaligus membangun relasi. “Kami berharap ajang seperti ini terus menjadi agenda rutin PT Semen Padang. Kalau bisa untuk tahun depan, pesertanya semakin banyak dan lebih meriah lagi dari sekarang ini,” ujarnya.


Ketua Panitia Semen Padang Fun Run 2026 Salmond Pilima mengatakan, kegiatan tersebut merupakan gelaran keempat yang dilaksanakan komunitas lari PT Semen Padang, SP Run. Sejak pertama kali digelar pada 2023, jumlah peserta terus mengalami peningkatan.


Pada penyelenggaraan perdana, peserta tercatat sekitar 300 orang. Jumlah tersebut kemudian terus bertambah hingga menembus lebih dari 1.000 peserta pada tahun ini. “Alhamdulillah, sekarang ada 1.000 lebih peserta yang ikut memeriahkan Semen Padang Fun Run,” kata Salmond.


Melihat antusiasme peserta yang terus meningkat, Salmond menyebut SP Run bersama panitia akan berupaya mempertahankan dan mengembangkan kegiatan tersebut pada tahun-tahun mendatang. “Insya Allah tahun depan lebih meriah lagi dengan jumlah peserta yang juga jauh lebih banyak dari sekarang,” ujarnya.


Menyusuri Jejak Sejarah dan Keindahan Alam Indarung


Pada kesempatan itu, Salmond juga membeberkan beberapa alasan yang mungkin menjadi daya tarik sehingga peminat Semen Padang Fun Run dari tahun ke tahun meningkat. Salah satunya, kata dia, yaitu rute yang membawa peserta melewati sejumlah kawasan ikonik di lingkungan PT Semen Padang.


Untuk kategori 3K Family, peserta berlari di sekitar kawasan Lapangan Golf. Sementara peserta kategori 5K Umum dan 5K Master memulai perjalanan dari Club House menuju Lapangan Golf, kemudian melewati kawasan pagar pembatas Indarung VI.


Dari sana, peserta melanjutkan perjalanan menuju Klinik Semen Padang, Bundaran Cindua Mato, Gerbang Indarung, sebelum berbalik arah menuju Cagar Budaya Nasional Indarung I dan kembali ke Club House untuk finis.


Adapun peserta kategori 10K mendapatkan rute yang lebih panjang. Setelah menyelesaikan rute 5K, mereka melanjutkan perjalanan menuju Geosite Goa Kelelawar sebelum kembali ke Club House Lapangan Golf sebagai garis finis.


“Menurut kami, rute tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta karena memadukan olahraga dengan pemandangan alam dan kawasan bersejarah yang berada di sekitar lingkungan perusahaan, termasuk pemandangan Puncak Padayo dan Geosite Gua Kelelawar,” ujarnya.


Ia pun mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang dan BSI yang menjadi sponsor utama. Dukungan dari kedua perusahaan tersebut, menurutnya, turut membuat pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan peserta begitu antusias sejak awal sampai berakhirnya ajang lari ini.


“Terima kasih atas dukungan dari sponsor. Berkat dukungannya, acara pun berjalan lancar. Peserta juga mendapatkan hiburan dan kesempatan memperoleh berbagai hadiah, termasuk voucher dan doorprize dari sponsor berupa 10 unit kompor listrik,” tuturnya.


BSI: Momentum Mendorong Gaya Hidup Sehat


Regional CEO BSI Region III Palembang Ari Yusnairi Muslim yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kesempatan kolaborasi antara BSI dan PT Semen Padang. Menurutnya, Semen Padang Fun Run bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana silaturahmi sekaligus momentum untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.


“Kami senang bisa berkolaborasi dengan PT Semen Padang dalam menyukseskan ajang Semen Padang Fun Run ini. Bagi BSI, selain menjadi ajang silaturahmi dengan manajemen PT Semen Padang, ajang lari ini juga menjadi momentum untuk menggerakkan masyarakat Kota Padang untuk hidup sehat, sesuai dengan misi kami di BSI,” katanya.


Ari berharap kolaborasi antara BSI dan PT Semen Padang dapat terus berkembang, termasuk dalam pemanfaatan berbagai layanan perbankan untuk mendukung kebutuhan perusahaan dan karyawan. Ia menyebut sejumlah layanan yang dapat dimanfaatkan antara lain pelayanan penggajian karyawan, pembiayaan umrah, pembiayaan kendaraan, KPR, serta berbagai kebutuhan perbankan lainnya.


Bukan Sekadar Mengejar Podium


Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menegaskan bahwa Semen Padang Fun Run tidak hanya berorientasi pada kompetisi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong Healthy People, Strong Community, Sustainable Environment.


Menurut Pri, setiap pelari memiliki tujuan berbeda ketika mengikuti sebuah perlombaan. Ada yang mengejar personal best, ada yang ingin menikmati setiap kilometer, ada juga yang ingin menikmati pengalaman berlari bersama teman dan keluarga.


Namun begitu, menurutnya, seluruh peserta pada akhirnya berada di lintasan yang sama. Karena itu, yang terpenting bukan semata-mata siapa yang lebih dulu mencapai garis finis, melainkan bagaimana peserta menikmati proses dan membangun kebersamaan.


“Fun Run bukan sekadar tentang siapa yang paling cepat sampai finis, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun hidup sehat, menikmati lingkungan, mempererat kebersamaan, dan menciptakan pengalaman positif bersama,” kata Pri.


Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk berolahraga, menjaga kesehatan, sekaligus menikmati suasana. “Nikmati race-nya, karena podium sudah ada yang punya. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum berolahraga, menjaga kesehatan, dan menikmati suasana,” tambahnya. (*)

PADANG, Lintasmedia News— Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP yang diikuti sekitar 300 atlet dari 60 kabupaten/kota di Indonesia resmi dibuka di lapangan tenis outdoor PT Semen Padang, Minggu (27/9/2026) sore. Pembukaan dilakukan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Indrieffouny Indra.


Kejurnas yang diselenggarakan Semen Padang Tenis Club bersama Irawati Moerid Tenis Club (IMTC) itu berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama, IMTC Piala Andre Rosiade, digelar pada 26–30 September 2026. Selanjutnya, sesi kedua bertajuk IMTC Semen Padang Cup II berlangsung pada 1–5 Oktober 2026.


Pembukaan kejurnas yang menjadi bagian dari program pembinaan atlet usia dini itu ditandai dengan service pertama yang dilakukan Indrieffouny Indra dan diterima oleh Irawati Moerid. Acara pembukaan turut dihadiri jajaran manajemen PT Semen Padang serta para peserta, pelatih, dan pengurus tenis.


Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi di lapangan tenis indoor PT Semen Padang. Dalam pertandingan tersebut, Indrieffouny Indra berpasangan dengan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino. Keduanya menghadapi pasangan Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.

Irawati Moerid mengatakan, kehadiran sekitar 300 peserta dari 60 kabupaten/kota menunjukkan tingginya minat terhadap turnamen tenis junior tersebut. Para peserta tidak hanya berasal dari Sumatera Barat dan daerah lain di Sumatera, tetapi juga datang dari sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Gorontalo.


Turnamen yang melibatkan IMTC ini, lanjutnya, merupakan kali kedua digelar bersama Semen Padang Tenis Club. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer kompetisi sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet-atlet muda.


“Semua bersemangat dan mempunyai tujuan yang sama untuk bertanding dan menjadi juara. Namun, tidak semua peserta bisa menjadi juara. Yang terpenting adalah proses berlatih dan membangun mental melalui pertandingan,” ujar Irawati.


Mantan atlet nasional yang meraih medali emas dan perunggu pada SEA Games 1997 itu menilai, kompetisi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembentukan seorang atlet. Menurutnya, kemampuan teknis yang diperoleh dalam latihan perlu diuji melalui pertandingan agar atlet terbiasa menghadapi tekanan dan situasi kompetitif. “Tidak ada juara tanpa kompetisi,” katanya.


Selain menjadi ajang pembinaan, lanjutnya, setiap peserta pada kejurnas ini berkesempatan memperoleh poin berdasarkan hasil pertandingan dan kelompok umur. Perolehan poin tersebut diperbarui setiap bulan oleh Pengurus Besar (PB) PELTI dan tetap diperhitungkan ketika peserta naik ke kelompok umur berikutnya. “Jadi, turnamen ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga memberikan pengalaman dan kesempatan kepada pemain untuk mendapatkan poin,” ujarnya.


Kejurnas Tenis Junior TDP ini mempertandingkan berbagai kategori kelompok umur, baik putra maupun putri, tunggal dan ganda. Kategori yang dipertandingkan mulai dari KU-8 Red Ball, Orange Ball+1, KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, hingga KU-18. “Secara keseluruhan, terdapat 26 kategori yang dipertandingkan dalam rangkaian kejurnas tersebut,” beber Irawati.


Pada kesempatan itu, Irawati juga menyampaikan apresiasi kepada SIG, PT Semen Padang, serta anggota DPR RI Andre Rosiade atas dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar kompetisi tenis junior dapat terus berlangsung dan memberikan ruang bagi atlet-atlet muda untuk berkembang.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, penyelenggaraan Kejurnas Tenis Junior TDP merupakan bagian penting dalam upaya memberikan ruang kompetisi kepada atlet-atlet muda. Ia berharap turnamen tersebut tidak hanya menghasilkan juara pada setiap kategori, tetapi juga melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.


“Kami berharap kejurnas ini dapat melahirkan banyak bibit atlet muda yang memiliki kemampuan, mental bertanding, dan karakter untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi. Artinya, tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional,” ujar Pri Gustari.


Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar menjadikan pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus belajar dari setiap pertandingan yang dijalani serta menjunjung tinggi sportivitas. “Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi karakter dan semangat juang adalah nilai yang akan selalu melekat dalam diri kalian,” katanya.


Bagian dari Program Pembinaan SIG


Sementara itu, Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, dukungan SIG terhadap Kejurnas Tenis Junior TDP merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya pengembangan atlet sejak usia dini.


Menurutnya, olahraga tenis membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, penyelenggaraan kompetisi bagi kelompok usia muda menjadi penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus memantau perkembangan calon atlet.


“SIG mendukung kegiatan ini karena kami ingin olahraga tenis semakin dikenal dan berkembang di masyarakat, terutama di kalangan usia dini,” ujar Indrieffouny.


Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet tenis yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di berbagai kejuaraan. “Harapan kami, melalui kejurnas ini akan lahir bibit-bibit atlet yang kelak bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.


Indrieffouny menjelaskan, penyelenggaraan Kejurnas Tenis Junior TDP ini tidak hanya terpusat di Kota Padang. Rangkaian kejurnas yang didukung SIG ini juga digelar di sejumlah kota dengan melibatkan sejumlah anak perusahaan SIG.


Untuk dua sesi di Kota Padang, kata dia, penyelenggaraan didukung melalui PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG. Selanjutnya, rangkaian kejuaraan juga digelar di Palembang, Surabaya, dan Makassar melalui dukungan anak perusahaan SIG di masing-masing wilayah.


Rangkaian tersebut kemudian akan ditutup pada akhir tahun melalui penyelenggaraan IMTC Piala Gemoy II. “Setelah di Padang, Palembang, Surabaya, dan Makassar, SIG akan menutup rangkaian kejurnas ini pada akhir tahun dengan menggelar IMTC Piala Gemoy II,” kata Indrieffouny.


Ia menambahkan bahwa rangkaian kompetisi Kejurnas Tenis Junior TDP ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi atlet tenis junior di berbagai daerah untuk memperoleh pengalaman bertanding, mengasah mental, dan mengembangkan kemampuan mereka.


“Dengan keterlibatan peserta dari berbagai daerah, kami berharap kejurnas ini dapat menjadi ruang pertemuan bagi atlet-atlet muda untuk berkompetisi, membangun mental bertanding, serta mengukur kemampuan mereka dengan peserta dari daerah lain,” pungkas Indrieffouny. (*)

PADANG, Lintasmedia News— PT Semen Padang kembali bergerak membantu warga terdampak bencana galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin (21/9/2026) malam. Setelah mengirimkan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana, perusahaan tersebut langsung menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.


Bantuan diserahkan di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes dan diterima oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok Nopelius. Bantuan tersebut terdiri dari 20 karung beras, 10 kardus air mineral, tiga dus sarden, 10 dus mi instan, 10 buah diapers, serta 10 tray telur.


Nopelius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut. “Terima kasih atas perhatian PT Semen Padang. Bantuan relawan dan sembako ini sangat bermanfaat bagi korban yang terdampak bencana galodo,” kata Nopelius seusai menerima bantuan.

Ia menjelaskan, bencana galodo yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga mengalami kerusakan. Salah satu fasilitas umum yang terdampak adalah jembatan di jalan nasional yang mengalami kerusakan berat. Selain itu, sebanyak 11 kantor pemerintahan turut terdampak.


Kerusakan juga terjadi pada 75 unit rumah warga, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat. Kemudian, bencana tersebut juga menyebabkan empat warga mengalami luka-luka. Dua rumah sakit menjadi lokasi perawatan para korban, yakni satu korban dirawat di Semen Padang Hospital dan tiga korban lainnya menjalani perawatan di RSUD Arosuka.

Selain korban luka, dua warga sempat dilaporkan hilang. Nopelius mengatakan, satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian. “Korban yang masih dinyatakan hilang sudah ada tanda-tandanya. Relawan telah menemukan sepeda motor milik korban dalam kondisi rusak parah,” ujarnya.


Menyusul bencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Meski sejumlah perkantoran ikut terdampak dan mengalami kerusakan, pemerintah daerah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan. “Meskipun perkantoran rusak, kami berusaha agar simpul-simpul pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan mulai Rabu besok,” kata Nopelius.


PT Semen Padang Bergerak Sejak Awal Bencana


Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan bantuan logistik yang dikirim ke lokasi bencana merupakan bentuk respons cepat PT Semen Padang terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan Arosuka pada Senin (21/9/2026) malam. “Kami di Semen Padang turut merasakan duka dari para korban yang terdampak. Semoga bantuan yang kami kirim dapat meringankan beban para korban,” kata Hernes.


Respons PT Semen Padang terhadap bencana galodo di Arosuka tidak hanya diwujudkan melalui bantuan logistik. Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris menyampaikan bahwa sebelumnya, perusahaan juga mengirimkan relawan TRC ke lokasi bencana untuk membantu proses penanganan dan pencarian korban yang dilaporkan hilang akibat bencana tersebut.


“Duka warga Arosuka merupakan duka kita bersama. Kehadiran para relawan TRC Semen Padang ke lokasi bencana merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung penanganan bencana bersama pemerintah daerah, BPBD, serta unsur terkait lainnya,” kata Idris di Padang. (*)

PADANG, Lintasmedia News- Rencana perubahan dan penambahan unit usaha Perusahaan Umum Daerah Padang Sejahtera Mandiri (PSM) mendapat sorotan dari DPRD Kota Padang. Dewan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat kajian terkait prospek usaha yang akan dijalankan perusahaan daerah tersebut.


Ketua DPRD Kota Padang Muharlion saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026), meminta keterangan mengenai pembahasan PSM disampaikan langsung oleh masing-masing Ketua Panitia Khusus (Pansus). Tiga Ketua Pansus yang menangani pembahasan tersebut yakni Iskandar, Helmi Moesim, dan Arnedi Yarmen.


Ketua Pansus III DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen mengatakan, Pansus III dijadwalkan kembali menggelar rapat pada Kamis (24/9/2026). Sebelum rapat berlangsung, tim Pemko Padang diminta melengkapi kajian mengenai perubahan unit usaha PSM yang diusulkan.


Menurut Arnedi, terdapat dua usulan tambahan unit usaha yang menjadi perhatian Pansus III. Dua usaha tersebut yakni penyewaan mobil tanpa sopir dan jasa angkutan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3).


Arnedi mengatakan, sejauh ini potensi kedua unit usaha tersebut belum terlihat secara jelas sebagai bisnis yang prospektif untuk dikembangkan PSM. Karena itu, Pansus membutuhkan penjelasan yang lebih kuat mengenai peluang usaha, potensi pasar, kebutuhan investasi, risiko, serta proyeksi keuntungan dari masing-masing unit usaha.


“Ada dua usulan tambahan unit usaha PSM yaitu penyewaan mobil tanpa sopir dan jasa angkutan sampah B3. Ini belum terlihat potensinya sebagai usaha yang prospek ke depannya,” kata Arnedi, politisi senior PKS ini.


Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Padang ini menjelaskan, tim Pemko Padang saat ini tengah melengkapi alasan dan kajian yang dibutuhkan untuk meyakinkan Pansus DPRD Kota Padang bahwa kedua usaha tersebut memiliki prospek dan dapat memberikan keuntungan. Kajian itu nantinya menjadi salah satu bahan penting dalam pembahasan Pansus III.


Pembahasan perubahan unit usaha PSM tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada penambahan jenis bisnis, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan usaha menghasilkan pendapatan dan memberikan kontribusi bagi perusahaan daerah. Dengan kajian yang lebih lengkap, DPRD Kota Padang dapat melihat secara lebih jelas kelayakan dua unit usaha tersebut sebelum pembahasan dilanjutkan. (*) 


Editor: Zamri Yahya, WU

 

PADANG (17/9/2026), Lintasmedia News— Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.


Pembekalan ini dihadirkan khusus untuk menjawab kebutuhan karyawan dalam menghadapi panjangnya masa tunggu keberangkatan haji di Sumatera Barat yang saat ini mencapai sekitar 26 tahun. Melalui pemahaman literasi keuangan yang tepat, karyawan dibekali kemampuan mengalokasikan pendapatan secara rutin dan terukur tanpa mengganggu stabilitas finansial keluarga. Tak hanya itu, peserta juga diajarkan memanfaatkan aplikasi digital BPKH Apps untuk memantau nilai manfaat, perkembangan dana, hingga estimasi keberangkatan secara transparan dan real-time.


Sosialisasi itu dihadiri Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian, Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat Muhammad Rifki, serta Direktur Utama PT Semen Padang yang diwakili Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris. Kegiatan diikuti hampir seratusan insan PT Semen Padang Group.


Manfaat nyata dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh Roni Putra, salah seorang karyawan PT Semen Padang. Ia mengaku sosialisasi tersebut menjawab berbagai keraguan yang selama ini menghambat langkahnya untuk mulai mendaftar tabungan haji. Menurutnya, peserta tak hanya mendapatkan penjelasan teoretis, tetapi juga langsung difasilitasi untuk membuka rekening haji di lokasi acara. Hal tersebut menjadi pemantik motivasi besar bagi dirinya dan keluarga untuk segera memulai langkah pasti menuju Baitullah.


Dukungan terhadap kesiapan finansial dan mental karyawan ini juga disampaikan oleh pimpinan dan perwakilan lembaga yang hadir. Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyampaikan bahwa kegiatan edukasi semacam ini memberikan ruang bagi karyawan untuk berkonsultasi secara langsung dengan pihak-pihak yang kompeten di bidangnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris yang hadir mewakili Direktur Utama PT Semen Padang menyambut positif sinergi ini demi kesiapan mental dan finansial para pekerja.


Dari sudut pandang perbankan, Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian mengimbau agar masyarakat dan insan perusahaan mengubah pola pikir dalam mempersiapkan haji. Ia menekankan bahwa perencanaan sebaiknya menjadi bagian dari manajemen keuangan keluarga sejak awal karier, bukan baru dimulai ketika mendekati usia purna bakti. Dengan memulai lebih awal, alokasi dana pendaftaran dan kebutuhan pendukung lainnya dapat disiapkan secara bertahap dan jauh lebih ringan.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat Muhammad Rifki mengingatkan bahwa dengan lebih dari 107 ribu pendaftar haji di Sumatera Barat, masa tunggu yang panjang hendaknya dimaknai sebagai masa persiapan yang produktif. Persiapan tersebut mencakup aspek fisik, kesehatan, administrasi, hingga pemahaman tata cara ibadah. Ia juga berharap insan Semen Padang Group yang telah mendapatkan literasi ini dapat menjadi agen informasi bagi lingkungan sekitar.


Melengkapi aspek akuntabilitas dan pengelolaan dana, Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Harry Alexander menjelaskan bahwa melalui Safari Haji ‘Tahari: Langkah Pasti Menuju Baitullah’, BPKH bersama mitra berkomitmen mengelola dana haji secara aman, profesional, dan transparan. Pengelolaan yang optimal ini dilakukan agar dana yang disetorkan calon jemaah memberikan nilai manfaat maksimal selama masa tunggu, sekaligus mendorong pekerja mendaftar lebih awal agar dapat beribadah pada usia yang lebih prima.


Sesi pembekalan materi teknis dalam kegiatan ini diisi oleh Deputi Bidang Penghimpunan BPKH Juni Suprianto, Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Umrah Kemenhaj Sumbar Yudi Hidayat, serta Silvia Neli dari Grup Pemasaran Bank Nagari. Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, masa tunggu yang panjang diubah menjadi momentum persiapan yang terstruktur sehingga insan Semen Padang Group siap secara finansial, fisik, dan spiritual saat panggilan Tanah Suci tiba. (*)

PADANG, Lintasmedia News— Inovasi material bangunan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) besutan PT Semen Padang menawarkan keunggulan dari segi efisiensi, kerapian, hingga ketahanan struktur. Produk terbaru anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) ini dirancang dengan sistem interlock presisi yang memungkinkan setiap bata saling mengunci rapat, sekaligus memangkas waktu konstruksi secara signifikan dibandingkan bata konvensional.


Keunggulan teknis SEPABLOCK mendapat apresiasi mendalam dari Kepala Departemen Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Andalas (Unand) Ir. Sabril Haris HG, Ph.D. saat meninjau langsung rumah contoh dan area mock-up konstruksi SEPABLOCK di Padang, Selasa (22/9/2026).


Disambut langsung oleh Kepala Unit Produksi Bata Interlock Presisi (BIP) & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra, dalam kunjungan tersebut juga hadir Guru Besar Teknik Sipil Unand Prof. Dr. Eng. Ir. Jafril Tanjung, MT., IPU., ASEAN.Eng. yang selama ini ikut terlibat dalam mengembangkan produk SEPABLOCK tersebut.

“Satu kata untuk inovasi dari PT Semen Padang ini, luar biasa sekali. Tampilan bangunannya tidak hanya memiliki nilai estetika tinggi, tetapi juga memperlihatkan konsep konstruksi yang sangat praktis dan presisi,” ujar Sabril usai mengamati detail susunan bata interlock tersebut.


Menurut Sabril, mekanika dinding SEPABLOCK memberikan keunggulan struktur yang jauh lebih stabil karena tidak semata-mata mengandalkan material perekat. Saat melakukan pengujian fisik sederhana di lokasi, ia mencatat respons dinding SEPABLOCK jauh lebih unggul dibandingkan dinding biasa.


“Tadi kita coba berikan gangguan berupa dorongan pada dinding SEPABLOCK. Ternyata dindingnya betul-betul kaku, tidak ada guncangan atau getaran. Berbeda dengan dinding bata konvensional yang masih bergetar. Jadi selain praktis dan presisi, konsep SEPABLOCK ini terbukti kuat,” jelasnya.


Melihat potensi besar produk ini, Sabril mendorong pengujian laboratorium tingkat lanjut untuk memperkuat pembuktian teknis, terutama dalam menghadapi risiko bencana gempa di wilayah rawan seperti Sumatera Barat. Ia menyarankan pengujian simulasi getaran secara menyeluruh pada satu unit bangunan.


“Inovasi SEPABLOCK sangat potensial menjadi solusi konstruksi rawan gempa. Untuk melengkapi data teknis yang komprehensif, pengujian menggunakan shaking table (meja getar) dapat dilakukan guna melihat respons utuh bangunan saat menerima getaran berintensitas tinggi,” tambah pakar teknik sipil tersebut.


Dukungan pakar akademisi ini menyempurnakan rekam jejak keandalan SEPABLOCK yang sebelumnya telah mengantongi hasil uji teknis resmi.


Kepala Unit Produksi Bata Interlock Presisi (BIP) & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menyambut positif pandangan akademisi Unand demi pengembangan produk ke depan.


“SEPABLOCK sebelumnya telah melalui pengujian siklik (lateral load test) di Kementerian PUPR dengan hasil masuk kategori ramah gempa. Sistem saling mengikat antarbata terbukti membuat struktur dinding tetap kokoh dan stabil saat terjadi guncangan,” ungkap Yelmi. (*)

‎PADANG (22/9/2026), Lintasmedia News— Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.

‎

‎Kondisi itu memicu penanganan di lapangan, mulai dari evakuasi warga, pencarian korban, hingga pembersihan material yang terbawa arus banjir bandang.

‎

‎Merespons kondisi tersebut, PT Semen Padang mengerahkan lima personel Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana pada Selasa (22/9/2026) yang dilepas secara resmi oleh Kepala Unit CSR Hernes dan Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan Idris.

‎

‎Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes dalam arahannya meminta seluruh personel TRC mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan kondisi di lapangan. Menurutnya, situasi pascabencana dapat berubah sewaktu-waktu sehingga personel perlu mengedepankan koordinasi dan keselamatan dalam setiap aktivitas.

‎

"Kita belum tahu situasi seperti apa tantangan yang akan dihadapi di lapangan. Kita berangkat ke sana untuk misi kemanusiaan. Setiap pundak Tim TRC membawa harapan bagi masyarakat yang terdampak," kata Hernes.

‎

‎Tugas awal Tim TRC adalah melakukan identifikasi terhadap kebutuhan masyarakat dan keluarga korban yang terdampak galodo. Identifikasi tersebut penting untuk memastikan dukungan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan aktual di lapangan.

‎

‎Tujuan utama pengiriman Tim TRC ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan di lapangan dan selanjutnya melaporkannya kepada manajemen PT Semen Padang sebagai dasar bagi langkah dukungan berikutnya.

‎

‎Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris mengatakan, pengiriman Tim TRC merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Tim diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan kegiatan sosial dan membantu penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

‎

‎“Tadi pagi Pak Dirut langsung memerintahkan kami untuk segera mengirimkan relawan TRC ke lokasi bencana galodo di Kabupaten Solok. Beliau juga menyampaikan bahwa bencana alam yang terjadi di Kayu Aro itu merupakan duka kita bersama," ujar Idris.

‎

‎Lima relawan TRC yang dikirim ke lokasi bencana itu, kata Idris melanjutkan, terdiri dari dari Komandan Regu Saparudin dan anggota Syafrizal, Kamaldi, M. Hosen, serta Indra YB. Selain dibekali alat pelindung diri (APD), relawan juga membawa sejumlah peralatan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penanganan dan pembersihan di lokasi terdampak.

‎

‎Iabl pun juga menyampaikan bahwa setiba di lokasi, relawan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dan pihak terkait di daerah untuk mengetahui kondisi terkini sekaligus menentukan pembagian tugas.

‎

‎"Koordinasi tersebut dinilai penting agar dukungan yang diberikan dapat berjalan sejalan dengan penanganan yang dilakukan oleh unsur terkait di lokasi bencana. Dengan demikian, keberadaan personel TRC dapat diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar diperlukan masyarakat," kata Idris.

‎

‎Berdasarkan informasi awal yang diterima, galodo terjadi pada Senin malam. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah warga terdampak. Empat orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.

‎

‎Upaya pencarian korban menjadi salah satu perhatian utama dalam penanganan awal di lokasi. Tim TRC akan menyesuaikan perannya dengan hasil koordinasi bersama unsur terkait, termasuk dalam mendukung kebutuhan yang muncul selama proses penanganan berlangsung. (*)

‎

PADANG, Lintasmedia News- Dukungan terhadap program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto terus mengalir deras dari wilayah daerah, khususnya Kota Padang. 


Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Mastilizal Aye, secara tegas menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh tiga program unggulan pemerintah pusat: Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).


Langkah ini dinilai sebagai angin segar yang akan membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.


Dalam keterangannya pada Senin (21/9/2026), Mastilizal Aye menekankan bahwa ketiga program prioritas ini bukan sekadar janji politik atau kebijakan biasa.


Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat dirancang secara sistematis untuk mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. 


Menurutnya, investasi pada kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini merupakan kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan dan membawa Indonesia menuju era keemasan.


Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra ini menyoroti potensi besar dari penguatan Koperasi Desa Merah Putih di tingkat lokal. 


Kehadiran Kopdes Merah Putih diyakini mampu menjadi benteng ekonomi rakyat, memperkuat rantai pasok pangan lokal, serta membangkitkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 


Dengan melibatkan para petani, peternak, dan pedagang lokal sebagai penyedia bahan baku program makan gratis, roda perekonomian di tingkat akar rumput akan berputar lebih cepat dan merata.


"Program unggulan Pak Prabowo, mulai dari Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, hingga Sekolah Rakyat adalah program yang sangat luar biasa sekali. Ini adalah momentum emas bagi daerah, dan mari kita dukung bersama-sama agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Mastilizal Aye dengan penuh optimisme.


Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan program-program besar ini membawa domino effect atau dampak berantai yang sangat positif bagi perekonomian masyarakat Padang. 


"Mulai dari pembukaan lapangan kerja baru, peningkatkan pendapatan keluarga, hingga terciptanya ketahanan pangan daerah," katanya. 


Efek berganda inilah yang menjadikan integrasi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan sebagai strategi pembangunan yang paling komprehensif saat ini.


Kendati demikian, Mastilizal Aye mengingatkan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel agar implementasi di lapangan berjalan mulus. 


Pihaknya menekankan bahwa program sebesar ini harus dikelola dengan pengawasan yang ketat dan regulasi yang jelas dari pemerintah daerah maupun pusat.


Pengawasan yang matang akan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan mencegah timbulnya potensi penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran.


Sebagai penutup, DPRD Kota Padang berkomitmen untuk siap bersinergi dengan Pemko Padang dan pemerintah pusat guna mengawal regulasi serta anggaran pendukung di daerah. 


Mastilizal Aye mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan stakeholder terkait di Kota Padang untuk bersatu padu mendukung suksesnya program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih demi terwujudnya Kota Padang yang lebih sejahtera dan berdaya saing tinggi. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

PADANG, Lintasmedia News- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan bahwa Kota Padang telah siap sepenuhnya menghadapi dan menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat, Senin, 21 September 2026.


Kesiapan tersebut, katannya, mencakup aspek anggaran, kesiapan atlet, hingga penyediaan fasilitas bagi 20 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di Kota Padang sebagai tuan rumah.


Muharlion menjelaskan bahwa kesiapan ini merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur Sumatera Barat terkait percepatan Pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) 2026. DPRD Kota Padang bersama Pemerintah Kota Padang telah menyelesaikan pembahasan APBD-P pada minggu ketiga Juli.


"Sejak awal kita mengikuti arahan Surat Gubernur untuk percepatan APBD Perubahan 2026. Minggu ketiga Juli APBD Perubahan kita sudah selesai dibahas, dan awal Agustus evaluasi Gubernur sudah rampung. Anggaran sebesar Rp36,8 miliar juga telah dianggarkan untuk persiapan Porprov hingga kebutuhan bonus atlet," ujar Muharlion.


Tanggapan Terkait Usulan Penundaan Jadwal


Menanggapi adanya usulan dari beberapa daerah yang meminta pelaksanaan Porprov ditunda karena kendala pencairan anggaran, Muharlion mengingatkan bahwa jadwal yang disepakati (tanggal 2 hingga 14) merupakan komitmen bersama antara Gubernur dan para Kepala Daerah se-Sumatera Barat.


Ia menilai, penundaan pelaksanaan Porprov berisiko memicu pembatalan ajang olahraga bergengsi tersebut secara keseluruhan, yang tentunya akan berdampak besar bagi para atlet dan daerah.


"Kesepakatan jadwal ini dibuat oleh Gubernur dan para Kepala Daerah. Seharusnya hal tersebut ditindaklanjuti dan dikoordinasikan oleh KONI masing-masing daerah. Kalau ditunda, khawatirnya malah bisa batal, dan dampaknya sangat besar," tegasnya.


Dorong Percepatan Evaluasi APBD Perubahan


Sebagai solusi bagi daerah yang masih terkendala pencairan dana, Muharlion mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat—khususnya BPKAD Provinsi—untuk melakukan percepatan proses evaluasi APBD Perubahan kabupaten/kota.


"Kalau persoalannya adalah dana yang belum cair, kunci solusinya ada pada percepatan evaluasi APBD oleh Gubernur. Jika tim kurang, percepat; jika perlu, lakukan kerja lembur di BPKAD Provinsi. Dengan begitu, APBD Perubahan daerah-daerah tersebut dapat segera dimanfaatkan tepat waktu," pungkas Muharlion.


Dengan kesiapan anggaran dan fasilitas yang matang, DPRD Kota Padang optimistis Kota Padang siap menyambut para kontingen dan sukses menyelenggarakan Porprov. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

PADANG, Lintasmedia News- Ketua DPRD Kota Padang Muharlion meminta penanganan temuan kasus narkotika di tempat hiburan malam dilakukan secara serius dan terkoordinasi. Ia mendorong Satpol PP Kota Padang memperkuat koordinasi dengan Polresta Padang serta pihak keamanan dalam menindaklanjuti temuan pengunjung yang dinyatakan positif narkotika.


Menurut Muharlion, koordinasi lintas aparat penting agar penanganan persoalan narkotika di tempat hiburan tidak berjalan sendiri-sendiri. Langkah bersama juga diperlukan untuk memperkuat pengawasan dan mengantisipasi terulangnya kasus serupa di kemudian hari.


Ia menilai tempat hiburan malam harus menjalankan kegiatan usahanya sesuai ketentuan yang berlaku. Pengawasan tidak hanya berkaitan dengan izin operasional, tetapi juga memastikan aktivitas di dalam tempat usaha tidak menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.


Muharlion menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwako), pemerintah daerah memiliki dasar untuk menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan. DPRD Kota Padang mendukung langkah penegakan aturan terhadap tempat usaha yang terbukti melakukan pelanggaran.


“Kalau memang ada tempat usaha yang melanggar Perda maupun Perwako, tentu harus diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Termasuk pencabutan izin usaha apabila memang memenuhi ketentuan untuk dilakukan pencabutan,” ujar Muharlion kepada awak media, Senin, 21 September 2026.


Ia menyebut pencabutan izin usaha dapat menjadi salah satu opsi penegakan aturan, baik secara sementara maupun permanen, sepanjang proses dan mekanismenya sesuai peraturan perundang-undangan. Sikap tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.


Langkah ini sejalan dengan Perda Kota Padang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Dalam aturan tersebut, pengelola atau pemilik usaha hiburan malam, termasuk diskotek, yang melanggar ketentuan dapat dikenai sanksi administratif mulai dari teguran hingga penghentian kegiatan dan denda administratif. Perda tersebut juga mengatur pencabutan perizinan berusaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Selain itu, Kota Padang telah memiliki Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Regulasi tersebut mencakup upaya pencegahan, antisipasi dini, penanganan, partisipasi masyarakat, pendanaan, serta pengawasan dan pelaporan.


Muharlion berharap penanganan kasus narkotika di tempat hiburan malam menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pengelola usaha, dan masyarakat agar tempat hiburan di Kota Padang tetap menjalankan kegiatan secara tertib, aman, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

PADANG, Lintasmedia News- Komitmen Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Helmi Moesim, yang akrab disapa Da Ay, dalam mendukung peningkatan kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana diwujudkan melalui realisasi Dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir). Dukungan tersebut turut mendorong terlaksananya Pelatihan Dasar Manajemen Bencana Tahun 2026 di Convention Hall Bukit Lampu, Senin (21/9/2026).


Pelatihan manajemen bencana tersebut diikuti Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Padang Timur. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kemampuan relawan dalam menghadapi sekaligus melakukan mitigasi terhadap berbagai potensi bencana yang dapat terjadi di Kota Padang.


Helmi Moesim mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bagian dari program Pemerintah Kota Padang dalam meningkatkan kapasitas dan kemampuan masyarakat dalam menghadapi serta melakukan mitigasi bencana. Menurutnya, penguatan sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan bencana di tingkat masyarakat.


Dukungan melalui Pokir DPRD Kota Padang yang direalisasikan Helmi Moesim menjadi salah satu bentuk perhatian terhadap kebutuhan peningkatan kapasitas relawan kebencanaan. KSB memiliki peran penting karena berada dekat dengan masyarakat dan dapat menjadi bagian dari respons awal ketika terjadi bencana.


Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Helmi Moesim atas dukungan melalui Dana Pokir sehingga pelatihan manajemen bencana tersebut dapat terlaksana. Fadly menilai pelatihan seperti ini penting karena KSB merupakan salah satu ujung tombak Pemerintah Kota Padang dalam menghadapi berbagai potensi bencana.


“Kita apresiasi Bapak Helmi Moesim yang begitu peduli terhadap seluruh kemajuan pembangunan Kota Padang, dan juga telah banyak berkontribusi terhadap program-program unggulan Pemerintah Kota Padang,” ujar Fadly Amran.


Menurut Fadly, Kota Padang memiliki sejumlah potensi bencana, mulai dari gempa bumi, hujan ekstrem, banjir, banjir bandang, longsor hingga angin puting beliung. Karena itu, kesiapsiagaan dan kemampuan melakukan mitigasi harus terus diperkuat agar penanganan ketika terjadi bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terkoordinasi.


Pelatihan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan program Padang Sigap, khususnya dalam meningkatkan kemampuan relawan kebencanaan di tingkat masyarakat. Selain Helmi Moesim dan Fadly Amran, kegiatan turut dihadiri Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Barat Medi Iswandi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang Hendri Zulviton, Camat Padang Selatan Aidil Zulhani, serta para peserta pelatihan.


Melalui realisasi Pokir tersebut, Helmi Moesim menunjukkan dukungan terhadap penguatan kapasitas masyarakat dalam menghadapi bencana. Pelatihan manajemen bencana diharapkan tidak hanya meningkatkan keterampilan peserta, tetapi juga memperkuat koordinasi KSB dengan pemerintah dan unsur terkait, sehingga masyarakat Kota Padang semakin siap menghadapi berbagai risiko bencana. (*) 


Editor: Zamri Yahya, WU

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.