Articles by "DPRD SUMBAR"

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batang anai Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukittinggi Dewan Pers Dharmasraya DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai FJPI Sumbar HPN 2022 Jakarta Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Kayu Agung Kepulauan Meranti Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk Linggau Mentawai Meranti Miranti Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Painan Pariaman Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Selatan Pessel PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang PWI PWI Sumbar Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Sawahlunto Selat panjang Semen Padang Semen Padang.. Sijunjung SMSI Solok Solok Selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel sungai sarik TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok
Showing posts with label DPRD SUMBAR. Show all posts




Bukittinggi,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat ( Sunbar) Supardi mengatakan.
Filantropi bisa menjadi salah satu solusi untuk menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Filantropi yang erat dengan budaya Minangkabau yang suka memberi dan membantu perlu diefektifkan untuk mewujudkan kesejahteraan sosial di tengah masyarakat.

Hal tersebut disampaikan Ketua DPRD Sumbar Supardi, saat menjadi narasumber acara Pertemuan Filantropi Angkatan II Kota Payakumbuh yang digelar 30 Maret hingga 2 Mei lalu di Bukittinggi.

Supardi menegaskan amat banyak persoalan yang harus segera diselesaikan di Sumbar, termasuk pula Payakumbuh. Ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, namun partisipasi aktif masyarakat.

Ia memaparkan tingkat kriminalitas di Payakumbuh naik dibanding tahun sebelumnya. Ini merupakan data kepolisian.

Tingkat pertumbuhan ekonomi Payakumbuh berada pada rangking delapan dari 19 kabupaten/ kota di Sumbar.

“Sementara kalau di kategori kota, Payakumbuh berada di bilai rendah. Yakni nomor lima dari total tujuh kota di Sumbar,” ujarnya.

Supardi memaparkan, pertumbuhan ekonomi Sumbar saat ini berada di urutan kelima dari total 10 provinsi di Sumatera. Secara umum capaian Tahun 2023 ini meningkat dibanding dua tahun lalu dimana Sumbar berada di urutan ke delapan.

“Namun ini masih rendah jika dibanding dengan rata-rata pertumbuhan nasional, yang berada di angka lima persen,” katanya.

Bahkan itu juga berada di bawah target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) Sumbar yang seharusnya 4,8 atau 4,9.

Ia menilai pertumbuhan ekonomi Sumbar akan bisa terus merosot jika tak ada terobosan. Termasuk akan semakin turun jika tol di Sumbar tak kunjung usai. Sumbar akan semakin tertinggal dibanding daerah-daerah yang sudah terhubung tol sepetti Lampung, Riau, Medan dan provinsi lainnya.

“Pertumbuhan ekonomi Sumbar, termasuk Payakumbuh erat kaitannya dengan perdagangan dan ini membutuhkan persaingan kemudahan transportasi serta distribusi, jika ada tol tentu lebih mudah. Ini sebuah keharusan,” katanya.

Persoalan lainnya di Payakumbuh yakni tingginya tingkat pengangguran. Payakumbih berada di nomor tiga dengan jumlah pengangguran terbanyak dibanding kota-kota lainnya di Sumbar.

“Ini persoalan yang harus diselesaikan, penagngguran, kemiskinan itu sangat berpengaruh pada kesejahteraan sosial. Ini menjadi PR ke depan,” katanya.

Selain itu, permasalah judi online juga sudah mengkhwatirkan karena telah menjadi candu. Banyak mahasiswa, termasuk mahasiswa asal Payakumbuh yang tersangkut biaya pendidikan karena judi online.

Bahkan berdasarkan data pemerintah pusat, penggunaan narkoba di area pedesaan, Sumbar tergolong daerah terbanyak dan itu tertinggi ada di Payakumbuh.

Belum lagi maraknya anak sekolah menghirup lem. Padahal, menurut Supardi dampaknya lebih cepat merusak ketimbang narkoba.

Supardi berharap lembaga seperti filantropi bisa jadi motor penggerak yang membantu pemerintah dalam menyelesaikan persoalan-persoalan ini. Termasuk kehadiran tokoh masyarakat, ninik mamak, alim ulama, bundo kandung penting dalam filantropi.

“Pertemuan dan bimtek filantopi ini semoga menjadi salah satu usaha kita dalam mengubah daerah, terutama Kota Payakumbuh. Semoga pertemuan filantropi ini bisa menjadi persiapan dan gerakan kita untuk perbaikan,” katanya.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Dinas Sosial Sumbar, Rumainur mengatakan acara ini memang menjadi salah satu upaya mewujudkan kesejahteraan sosial.

Dengan adanya kegiatan ini diharapkan akan tercipta peningkatan wawasan pengviat filantropi terhadap kesejahteraan sosial masyarakat. (*)



Pasaman,Lintas Media News
Sosialisasikan Perda No 2 Tahun 2020,Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat ( Sumbar) Suharjono menemui masyarakat Daerah Pemilihan (Dapil)nya di depan Rumah Ketua Pemuda Lundar, Dodo di Goduang Jalan Lundar Kuamang Lundar, Jorong Lundar, Nagari Panti Timur, Kecamatan Panti, Kabupaten Pasaman.Selasa (23/4/24).

Menurut Suharjono,Sosialisasi ini dilaksanakan guna meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga dan merawat lingkungan hidup.

Masyarakat harus lebih memahami tentang Perda ini, agar masyarakat mengetahui kepastian hukum terkait lingkungan. Selain itu juga untuk membangun harmonisasi lingkungan dengan masyarakat.

“Perda nomor 2 Tahun 2020 harus sering disosialisasikan. Karena penting untuk masyarakat agar tercipta harmonisasi antara masyarakat dengan lingkungannya,” ujar Suharjono.

Lebih lanjut Suharjono memaparkan, ada beberapa poin penting yang menjadi perhatian terkait dengan keberadaan Perda nomor 2 tahun 2020 tentang Rencana Perlindungan dan Pengolahan Lingkungan Hidup (RPPLH) itu.
“Sosialisasi Perda nomor 2 Tahun 2020 ini merupakan bagian dari upaya kami untuk memberikan pemahaman yang lebih baik kepada masyarakat tentang pentingnya perlindungan lingkungan hidup. Dengan meningkatnya kesadaran akan hal ini, diharapkan kita semua dapat berperan aktif dalam menjaga keberlangsungan lingkungan hidup,” ujar Suharjono.

Beranjak dari persoalan itulah, maka lahir Perda Nomor 2 Tahun 2020 ini yang perlu menjadi bagian untuk menata kehidupan masyarakat terkait lingkungan.

“Artinya, Perda ini, berkaitan dengan upaya melindungi lingkungan dan bagaimana melibatkan masyarakat terlibat dalam menjaga dan melindungi lingkungan, agar harmonisasi masyarakat dengan lingkungan tetap terjaga,” jelas Suharjono.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Camat Panti, kepala jorong Lundar, kepala jorong Kati Mahar, ninik mamak, pemuka masyarakat, bundo kanduang, ketua pemuda, serta ratusan masyarakat yang antusias menyaksikan paparan dari Suharjono mengenai Perda Nomor 2 Tahun 2020.

Salah seorang tokoh masyarakat mengucapkan banyak terimakasih pada Suharjono yang telah berkenan mengalokasikan kegiatan Sosialisasi Perda ini di Kabupaten Pasaman tepatnya di Kecamatan Panti.

“Kegiatan ini selain menjadi penambahan wawasan masyarakat terkait menjaga dan melestarikan lingkungan, juga sebagai bentuk kedekatan Wakil Rakyat dengan masyarakatnya, dalam bersilahturahmi,” jelasnya.(**)




 
Payakumbuh,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi mengatakan.  Pemberdayaan perempuan sangat Penting dalam pembangunan ekonomi daerah.

Hal itu dikata Supardi saat membuka kegiatan bimbingan sosial keluarga dan pelatihan berusaha bagi Wanita Rawan Sosial Ekonomi (WRSE) Angkatan V di Hotel Mangkuto Kota Payakumbuh, Minggu (21/4/2024).

Supardi menambahkan.Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan dan memberdayakan perempuan yang tergolong dalam kategori rawan sosial ekonomi,perlu adanya  pelatihan seperti ini dengan tujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dibutuhkan bagi wanita yang berada dalam situasi ekonomi yang sulit.

"Kami berharap melalui pelatihan ini, mereka dapat memulai usaha mandiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka serta keluarga," ujar Supardi.

Menurut Supardi, WRSE adalah Wanita yang seharusnya menjadi tulang rusuk sekarang menjadi tulang punggung keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Kami berharap dengan pelatihan ini ada sebuah motivasi untuk berkembang dan memunculkan inovasi usaha terbaru.
Pada kesempatan itu,Supardi berharap.Dengan adanya pelatihan ini, akan lahir lebih banyak lagi perempuan-perempuan tangguh yang mampu
mandiri secara ekonomi dan memperkuat struktur keluarga serta komunitas mereka.

"Kita berharap pada pelatihan ini ibu-ibu WRSE akan mendapatkan sebuah ilmu yang akan membangkitkan semangat berusaha atau berkarya. Usia tidaklah membatasi kreatifitas untuk berfikir, berinovasi berusia lanjut dalam berkreatifitas memenuhi tuntutan ekonomi keluarga" ujar Supardi.

Acara pelatihan ini diikuti oleh puluhan wanita yang memiliki potensi besar untuk berkontribusi dalam dunia usaha namun terkendala oleh keterbatasan akses dan pengetahuan. 

Salah seorang peserta pelatihan mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan pelatihan yang ia ikuti. 

"Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Dengan pengetahuan dan keterampilan yang saya dapatkan, saya yakin bisa membuka usaha kecil-kecilan dan memberikan kontribusi bagi keluarga saya," katanya dengan antusias.(**/st)



Padang,Lintas Media News
Dua Kebahagiaan umat Muslim bagi yang melaksanakan Puasa, merupakan tema khutbah Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Irsyad Safar saat menjadi khatib dalam shalat Ied 1445 H di halaman kantor gubernur Sumbar.Rabu (10/4/2024).

Pelaksanaan shalat Ied 1445 H yang dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansyarullah,, Wagub Audy Joinaldy, Sekda Hansastri, Ketua DPRD Sumbar Supardi serta seluruh unsur Forkopimda dan ribuan masyarakat Sumbar,dalam khutbahnya Irsyad Safar menyampaikan. Ramadhan 1445 H telah berakhir. Pergi untuk selamanya dan tak akan kembali lagi. 

Ramadhan tahun depan adalah makhluk baru lagi. Seluruh kita hanya bisa berdoa, semoga Ramadhan tahun depan kita masih ada, dan ramadhan-ramadhan berikutnya. Sebut Irsyad.

"Idul fitri hari ini pun mampir sejenak memberikan kebahagian. Seluruh umat Islam akan berbahagia pada hari tersebut. Tersenyum, tertawa bahkan ada yang mungkin seperti berpesta," kata Irsyad Safar.
Menurut Irsyada Safar, orang-orang yang telah mengisi ramadhannya dengan berbagai ibadah dan amal shaleh. Baik disiang hari maupun di malam hari, siangnya dia berpuasa dengan penuh iman dan perhitungan. Memaksimalkan puasa mata dan telinganya dari yang diharamkan Allah SWT. Menahan lidahnya dari ghibah dan namimah, disamping menahan haus dan lapar. 

"Sebab dia sangat menyadari, bahwa Allah SWT takkan menilai lapar dan haus hambaNya, jika dia masih belum meninggalkan perkataan bohong dan perbuatan dusta," ujar Irsyad.
 
Orang yang berbahagia jenis pertama ini lanjut Irsyad, juga adalah yang selalu berusaha untuk menerapkan sunnah-sunnah Rasulullah saw dalam berbuka dan makan sahur; menyegerakan berbuka dan melambatkan makan sahur, berbagi perbukaan dengan tetangga dan masyarakat, menghindari diri dari sikap berlebih-lebihan dan apalagi sampai kepada tingkat mubadzir. 

"Orang ini layak berbahagia pada tanggal 1 syawal, karena Allah telah memberikan janji ampunan bagi yang berpuasa dan qiyamullail dengan penuh iman dan perhitungan," katanya.

Adapun kebahagiaan yang kedua, tambah Irsyad, adalah bahagianya orang yang merasa  telah terbebas dari beban puasa selama ramadhan. Tidak ada lagi shalat taraweh di malam hari. Ia bahagia karena memakai pakaian baru, rumah baru dan mungkin juga kendaraan baru. 

Kemudian bahagia karena bisa mudik dan pulang kampung bertemu keluarga dan kerabat. Bahagia karena bisa bertemu teman lama, sahabat, dan reunian dengan sesama alumni sekolah. Bahagia karena berbagai makanan dapat dinikmati kapan saja dan dimana saja.

"Kepada kelompok kedua ini layak diajukan pertanyaan, atas alasan apa anda berbahagia pada hari idul fitri? Apakah anda merasa mendapat kemenangan? Apakah anda telah kembali suci atau fitri? Apakah anda merasa telah mendapatkan ampunan di bulan ramadhan," ujar Irsyad.(**/st)


Padang,alintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi salurkan bantuan untuk para seniman di Kota Padang. Bantuan ini rutin dilakukan selama empat tahun terakhir sebagai bentuk kepedulian terhadap para seniman.

Selain menyalurkan bantuan dari Baznas, Supardi juga memberikan bantuan pribadi kepada anak anak seniman yang telah meninggal dunia. Tahun ini, disalurkan sebanyak 76 paket bantuan.

"Kita selalu menikmati karya seniman, namun nasib mereka sering kali diabaikan, tentu ini menjadi keprihatinan kita bersama, bantuan ini tidak seberapa, tetapi semoga bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan lebaran," kata Supardi, saat memberikan bantuan tersebut.
Pemberian bantuan dan buka bersama dilaksanakan di Rumah Dinas Ketua DPRD Sumbar pada Sabtu (6/4/2023). Puluhan seniman menghadiri buka puasa tersebut.

"Saya pribadi meminta para seniman untuk tetap berkreativitas menghasilkan seni seni yang berkualitas. Keberadaan para seniman tentu saja memberikan kontribusi positif untuk Sumatera Barat," ungkap Supardi.

Ketua DPRD Sumbar Supardi selama ini memang dekat dengan seniman dan budayawan. Tidak hanya menyalurkan bantuan, tetapi berbagai program dan kegiatan diangkat sebagai apresiasi terhadap para seniman ini.(St)





Padang,Lintas Media News
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) menerima kunjungan Komisi II DPRD Provinsi Riau.Jumat (5/4/2024) di ruangan khusus I DPRD Sumbar.

Kunjungan kerja DPRD Riau tersebut diterima oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumbar Raflis didampingi Kabag Persidangan dan Perundang-Undangan DPRD Sumbar, Zardi Syahrir.

Ketua Komisi II DPRD Riau Syafrudin Ibun menyebutkan, kunjungan ke DPRD Provinsi Sumbar selain untuk silaturrahmi juga menjalankan tugas pengawasan menjelang Lebaran.

“Tugas dan pengawasan tersebut terkait observasi pengawasan dan pengendalian harga bahan pokok menjelang Lebaran 1445,” kata Syafrudin Ibun.

Ia menjelaskan, pihaknya perlu mengetahui, bagaimana pelaksanaan tugas dan pengawasan yang dilakukan pemerintah provinsi Sumatera Barat dalam pengendalian harga bahan pokok menjelang Ramadhan hingga Lebaran di provinsi Sumatera Barat.

“Untuk itu, kami memandang perlu melakukan kunjungan kerja ke DPRD Sumatera Barat guna sharing informasi sehingga bisa dilaksanakan di provinsi Riau,” ujarnya.

Sementara sekwan Raflis berterima kasih sekali atas kedatangan rekan-rekan dari DPRD Riau. "Tentunya kami sangat senang atas kunjungan ini dan DPRD Sumbar akan terbuka akan informasi yang bermanfaat untuk masyarakat,” ujar Raflis.(*/St)



PADANG, Lintas Media News 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar acara buka puasa bersama dengan beberapa pejabat Provinsi,beberapa anggota DPRD,Ketua Forum Wartawan Parlemen (FWP) beserta anggotanya ,Sekretaris Dewan (Sekwan) dan sejumlah karyawan/karyawati sekretariat DPRD di ruangan sidang utama DPRD Sumbar.Jumat, (5/4/2024).

Buka puasa ini langsung dihadiri Ketua DPRD Sumbar Supardi yang mengatakan,buka puasa bersama merupakan kegiatan rutin yang selalu digelar pada setiap bulan suci Ramadan di DPRD Sumbar .

Selain itu,buka puasa ini juga salah satu upaya mewujudkan silaturahmi yang semakin kuat antar stakeholder yang ada di Sumatera Barat.Ucap Supardi.
Pada kesempatan itu, Supardi juga menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua yang hadir pada kegiatan buka puasa bersama. "Semoga silaturahmi antara kita tetap terjalin dengan baik,” kata Supardi.

Selain ucapan terimakasih,Supardi juga mengapresiasi peran jurnalis yang telah mempublikasikan kegiatan DPRD Sumbar ke tengah-tengah masyarakat.

"Peran dari rekan-rekan jurnalis sangat penting sekali, karena melalui tulisan rekan-rekan jurnalis masyarakat tahu secara luas kinerja DPRD Sumbar,” ucap Supardi.
Sementara itu, da’i kondang Buya Ristawardi Datuk Marajo yang dihadirkan untuk mengisi ceramah agama menjelang berbuka menguraikan keutamaan ibadah di bulan suci Ramadan.

“Kita harus memperbanyak ibadah di bulan suci ini, karena Allah dan Rasul-Nya menjanjikan pahala yang berlipatganda dan agar kita menjadi insan yang bertakwa yang diganjar dengan surga,” ungkapnya.
(St)





Padang,Lintas Media News
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) secara resmi menyetujui  Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perhutanan Sosial dalam rapat paripurna dewan. Jum’at (5/4/2024) di ruang sidang utama DPRD Sumbar.

Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung Ketua DPRD Sumbar Supardi didampingi wakilnya Suwirpen Suib dan dihadiri Sekretaris Daerah Hansastri

Dalam sambutannya Supardi mengatakan.Keputusan ini diambil setelah melalui serangkaian pembahasan yang intensif dan evaluasi mendalam, dan kesepakatan ini merupakan hasil dari upaya bersama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan.

Dijelaskan Supardi,Provinsi Sumatera Barat memiliki luas kawasan hutan seluas 2.286.883 Ha yang terbagi ke dalam fungsi Kawasan Suaka Alam (KSA), Hutan  Lindung (HL), Hutan Produksi Terbatas (HPT), Hutan Produksi (HP) dan Hutan Produksi Konversi (HPK) atau sekitar 54,43% dari luasan Provinsi Sumatera Barat. Selain itu secara Jumlah Nagari yang ada di Sumatera Barat sekitar ± 1.159 Nagari, ± 950 Nagari diantaranya berada di sekitaran Kawasan Hutan. Kondisi geografis inilah sebagai  alasan  kenapa penting untuk mengimplementasikan Perhutanan Sosial di Sumatera Barat," ujar Supardi

Perhutanan sosial merupakan kebijakan pembangunan kehutanan mengurangi kemiskinan, pengangguran, ketimpangan penguasaan pengelolaan kawasan hutan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga kelestarian hutan sebagai upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim serta pengurangan emisi gas rumah kaca.Jelas Supardi.

Perhutanan sosial menurut Supardi, merupakan konsep pengelolaan hutan yang memberikan peran aktif kepada masyarakat lokal dalam pengelolaan, pemanfaatan, dan pelestarian sumber daya hutan.
Dengan ditetapkannya ranperda ini, diharapkan akan terjadi peningkatan kesejahteraan masyarakat di sekitar hutan, serta pengelolaan hutan yang lebih berkelanjutan dan berdaya guna. ujar Supardi.

Pada kesempatan itu, Supardi juga mengapresiasi atas kinerja Komisi II yang telah bekerja dengan penuh tanggung jawab melaksanakan tugasnya.

“Dengan telah selesainya pembahasan Ranperda tentang Perhutanan Sosial, maka pada kesempatan ini kami atas nama Pimpinan Dewan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima terima kasih kepada Komisi II yang telah melaksanakan tugasnya dengan sungguh-sungguh sehingga Ranperda tentang Perhutanan Sosial tersebut dapat kita tetapkan pada Rapat paripurna ini,” tutup Supardi.(St)


Payakumbuh,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi,melakukan safari ramadhan di masjid Makmur Kelurahan Nunang Kota Payakumbuh kemaren malam.

Dalam sambutanya dihadapan jemaah, Supardi mengajak masyarakat untuk menghindari berbagai jenis sogokan dalam pemilihan calon kepala daerah.

Kota Payakumbuh harus dipimpin oleh orang yang berpegang teguh terhadap nilai-nilai agama dan kebudayaan.Kata Supardi.

Supardi menegaskan.Tidak bisa dibayangkan apa yang terjadi pada kota kita tercinta ini jika pemimpinnya lahir dari cara-cara yang tidak baik. Salah satunya menyogok masyarakat untuk memilih. Oleh sebab itu masyarakat harus bijaksana dalam menentukan sikap dan pilihannya.

Menurut Supardi,lima atau sepuluh tahun ke depan, masyarakat Payakumbuh harus memikirkan kelangsungan daerah. Jika memilih pemimpin yang tidak amanah, akan berdampak buruk pada seluruh sektor sosial kehidupan yang ada. Ekonomi akan jatuh, pengangguran dan kemiskinan merajalela. Begitupun praktik korupsi, akan sering terjadi.

” Semoga yang memimpin daerah ini ke depan, memiliki kecintaan untuk membangun kota galamai ke arah yang lebih baik. Pemimpin harus memiliki jiwa negarawan yang mencintai daerah dan masyarakat, oleh sebabnya itu hindari cara-cara yang salah,” harap Supardi.

Disisi lain Supardi mengatakan, masjid Makmur Nunang merupakan tempat yang sangat bersejarah dalam perjalan pendidikan saya, waktu menjalani pendidikan Sekolah Dasar (SD) banyak menghabiskan waktu bersama teman-teman disini.

Ke depan Masjid Makmur Nunang diharapkan menjadi ikon wisata religi pada sekitar sungai Batang Agam yang membelah Kota Payakumbuh.Kaya Supardi .

Pada safari Ramadan tersebut Ketua DPRD Sumbar menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan mesjid. Tidak hanya itu, 20 Al Quran dan tambahan bantuan Rp 10 juta dari Bank Nagari juga diserahkan dari momentum tersebut.

Sementara,camat Payakumbuh Barat Ulfakhri mengatakan, bantuan yang dibawa Ketua DPRD Sumbar dalam kunjungan safari Ramadan ke mesjid Makmur Kelurahan Nunang, sangat bermanfaat untuk kelangsungan mesjid ke depan.

Tidak hanya itu, bantuan yang dibawa oleh Ketua DPRD Sumbar juga harus dimaknai sebagi penyemangat masyarakat untuk memakmurkan masjid.

Masjid Makmur terletak di tapian sungai Batang Agam, keindahan masjid sangat diperlukan agar bisa menjadi alternatif tujuan wisata religi. Seperti diketahui, Batang Agam telah dinormalisasi dan menjadi pusat rekreasi hingga olahraga masyarakat.

“Jadi nantinya sungai yang membelah Kota Payakumbuh ini, juga bisa menjadi pusat pendidikan agama karena masjidnya yang representatif,” katanya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Sani Salman, Perwakilan Bank Nagari, Komisioner KI Sumbar Tanti Endang Lestari, Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Peraturan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sumbar Zardi Syahrir, Kepala sub bagian (Kasubag) Humas Protokol Dahrul Idris. (*/st)



Payakumbuh,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi mengajak generasi muda untuk lebih mencintai daerah dan kesehatan dengan meramaikan masjid dan berolahraga,olahraga harus dijadikan medianuntuk mendidik generasi muda.

Ajakan itu disampaikan Supardi saat memberikan sambutan pada agenda Safari Ramadan di Masjid Sabilillah Kelurahan Sicincin kota Payakumbuh. Sabtu (30/3/2024).

Menurut Supardi,Kelurahan Sicincin memiliki salah satu sarana tim olahraga volly yang kuat di Payakumbuh dan Sumbar. Jadikan itu wadah dalam mendidik karakter generasi muda agar tidak melakukan hal-hal menyimpang dan merusak diri.

Ada hal yang harus menjadi perhatian serius bagi seluruh kalangan yang ada di Kota Payakumbuh, yaitu maraknya penggunaan lem pada kalangan remaja. Lem memiliki daya rusak lebih berbahaya dari narkotika, namun para pemakainya tidak bisa ditangkap karena belum ada regulasi.Kata Supardi.

Di safari Ramadan tersebut  Ketua DPRD Sumbar Supardi juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan mesjid. Tidak hanya itu, 20 Al Quran dan tambahan bantuan Rp 10 juta dari Bank Nagari juga diserahkan dari momentum tersebut.

Pada kesempatan itu,Supardi juga mengingatkan.Untuk menghindari pengaruh negatif, generasi muda hendaknya menyibukkan diri dengan berolahraga hingga mengikuti kegiatan keagamaan dan menempa kepribadian untuk akhlak yang mulia.

Sementara itu Tokoh Masyarakat setempat Masril mengatakan, pembangunan masjid Sabilillah melibatkan seluruh unsur masyarakat termasuk para penatau,Bantuan safari Ramadan yang didapatkan akan digunakan pengurus sebaik-baiknya untuk kelangsungan mesjid, semoga semua memberikan manfaat yang lebih.

Safari Ramadhan Ketua DPRD Sumbar Supardi ini, didampingi oleh Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumbar Dasrul dan Ficky Tri Saputra, Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Peraturan Perundang-Undangan SekretariatnDPRD Sumbar Zardi Syahrir, Kepala sub bagian (Kasubag) Humas Protokol Dahrul Idris dan Perwakilan Bank Nagari.(*/St)



Solok Selatan,Lintas Media News
Masjid Nurul Hikmah Bariang Rao-Rao, Nagari Koto Baru menjadi tempat kunjungan Safari Ramadhan 1445 H/2024 M anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Drs. H. Nurfirman Wansyah, MM, Apt yang juga Ketua Fraksi PKS DPRD Sumbar.Sabtu (30/3/2024).

Pada kesempatan itu,Nurfirman Wansyah, memberi tausiah terkait berbagai peramalan yang dapat diraih umat, sebagai mana yang pernah terjadi saat zaman Nabi Muhammad SAW.

Selain itu, sebagai anggota DPRD provinsi,Nurfirman juga menyampaikan tujuan Safari Ramadhan ini adalah bagian dari upaya membangun silahturahmi antara wakil rakyat di lembaga legislatif Provinsi dengan masyarakatnya.

Tidak kala penting, Nurfirman juga menyatakan bahwa Safari Ramadhan ini adalah sebagai bentuk upaya untuk mendapat informasi berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, dan akan menjadi bagian untuk diperhatikan dan difasilitasi wakil rakyat agar dapat dimasukan dalam anggaran di tingkat Provinsi Sumbar nantinya.

Pada kesempatan Safari Ramadhan ini, H. Nurfirman Wansyah melalui Pokok Pikiran (Pokir)nya sebagai Anggota DPRD Provinsi Sumbar menyerahkan bantuan sebesar Rp. 35 juta untuk Masjid Nurul Hikmah Bariang Rao-Rao kepada pengurus masjid Zul Afendi dan disaksikan jemaah masjid.

” Bantuan dana hibah tersebut diharapkan dapat menjadi pendukung program pengurus Masjid,” harapnya.

Kegiatan ini menurutnZul Afendi adalah kunjungan resmi H. Nurfirman Wansyah sebagai wakil rakyat dari DPRD Provinsi Sumbar pada jemaah dan masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil) 7 Solok Raya.

Kehadiran beliau tentu tidak menjadikan adanya isu negatif, karena momen kehadiran beliau setelah digelarnya pesta demokrasi Februari kemaren, dan Alhamdulillah beliau (H. Nurfirman Wansyah,red) kembali mendapat amanah masyarakat untuk menjadi wakil rakyat di DPRD Provinsi Sumbar dari hasil perhitungan KPU.Tambah Zul.

” Alhamdulillah, beliau kembali mendapat kepercayaan masyarakat dari Dapil 7  dilaksanakan saat ini, terutama untuk perbaikan MCK Masjid dan kondisi yang sudah banyak yang bocor,” ujarnya.(*/St)




Padang Pariaman,Lintas Media News
Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat ( Sumbar ) menggagas Pembentukan Forum Bagian Persidangan di setiap Sekretariat DPRD Kab/Kota se- Sumbar.

Hal itu disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Persidangan dan Perundang Undangan Sekretariat DPRD Sumbar Zardi Syahrir,SH.MM pada acara sillaturahmi dan konsultasi kegiatan kedewanan dengan Bagian Persidangan DPRD Kabupaten Padang Pariaman. Selasa (25/3/2024).

Tujuan pembentukan forum persidangan ini menurut Zardi,
untuk meningkatkan sinergisitas dalam menjalankan tugas-tugas kedewanan, sehingga dapat lebih rinci dan akuntabel sesuai harapan
bersama dengan perhatian Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia dalam menjalankan tugas-tugas dalam menilai dan melakukan pemeriksaan kegiatan kedewanan semakin lebih rinci dan akuntabel, ini upaya nyata mewujudkan penyelenggaraan pemerintahan daerah yang baik dan besih.

Butuh kejelimetan staf DPRD dalam menyiapkan administrasi kegiatan kedewanan sebagai pertanggungjawaban kegiatan,selain itu,staf DPRD juga harus gigih dalam memberikan pengertian dan pemahaman aturan dalam kegiatan kedewanan pada Bapak dan Ibuk Dewan, jika tidak sesuai aturan tentunya akan menjadi temuan dan penilaian kinerja buruk.Ungkap Zardi. 

Dalam membangun kebaikan,Zardi juga menyampaikan.
Penyelenggaraan administrasi dan kegiatan bagian persidangan dirasa perlu l membangun kalaraborasi diri antara bagian persidangan provinsi dan kabupaten kota se Sumatera Barat.
“Kita menyarankan untuk membentuk forum bagian persidangan Sekretariat DPRD se Sumatera Barat guna membangun sinergi dan melihat pelaksanaan aturan perundangan – undangan dalam kacamata yang sama guna memberikan fasilitasi kegiatan yang sesuai dengan ketentuan aturan yang berlaku,” ajaknya.

Fungsional Perisalah Legislatif Ahli Muda, Sekretariat DPRD Kabupaten Padang Pariaman, Muhammad Fahera, S.IKom, M.I.Kom, juga mengatakan pertanggunjawan laporan mesti dilengkapi dengan dokumentasi kegiatan.

“Ini menandakan kelengkapan pertanggung jawaban kegiatan bahagian tidak terpisahkan dari kinerja kegiatan, dokumentasi menjadi salah satu alat atau keterangan bukti kegiatan itu berjalan baik”, ungkap Reza.

Rezapun menanggapi membentukan forum bagian persidangan sekretariat DPRD Provinsi dan Kabupaten/ Kota hal yang baik dalam meningkatkan kinerja dan berbagi informasi.

“Namun sebaiknya buat forum memang diterima oleh bagian persidangan set DPRD kab/kota se Sumbar, sehingga memang terbangun koordinasi dan sinergi informasi yang baik kedepannya,” harapannya.

Japung Humas, Publikasi, Protokol dan Perpustakaan Set DPRD Sumbar, Dahrul Idris,STTP, MSi dalam kesempatan itu juga menyampaikan forum bagian persidangan yang akan dilakukan sebaik kita mulai dengam group Whastapp saja dahulu.

“Kita akan himpun whastapp kawan-kawan bagian persidangan set DPRD se Sumbar, maka kita akan melakukan koordinasi intensif lagi ke kabupaten dan kota se Sumbar,” ujarnya.(*/St)








Payakumbuh,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi Safari Ramadan di Masjid Arsyad Nankodok Kelurahan Tigo Koto Dibaruah kota Payakumbuh.Jumat (29/3/2024).

Dihadapan jemaah masjid Supardi mengatakan.Meramaikan mesjid dengan berbagai aktivitas kemasyarakatan, merupakan upaya untuk membentengi generasi muda dari maraknya penyakit masyarakat (Pekat) yang berkembang pada saat ini. Oleh sebab itu, nilai-nilai Adat Basandi Syarak-Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) harus terus ditanamkan dari tempat ibadah.

Menurut Supardi,Mesjid adalah simbol dari filosofis kehidupan masyarakat Minangkabau yang berlandaskan ABS-SBK, ramaikan lah mesjid agar bisa membentengi generasi muda dari maraknya Pekat.

Dijelaskan Supardi,masjid Arsyad Nankodok kelurahan Tigo Koto Dibaruah, merupakan tempat bersejarah bagi karir politik Supardi yang dimulai pada tahun 2004 sebagai anggota DPRD Kota Payakumbuh. Pada saat mesjid yang terletak di tepi jalan lintas Padang-Pekanbaru dibangun, dirinya juga ikut bersama masyarakat lainya untuk bergoro.

“Jadi saya mengucapkan terimakasih dan permohonan maaf untuk masyarakat Tigo Koto Dibaruah jika ada salah selama bergaul ditengah-tengah masyarakat,” kata Supardi.

Pada kesempatan itu,Supardi juga mengatakan, pemerintah provinsi tengah fokus dalam menangani persoalan dan kasus-kasus yang berkaitan dengan moralitas. Meski lembaga pendidikan dari SD hingga Perguruan Tinggi (PT) berkembang cukup pesat, namun belum menjamin bisa menciptakan moralitas yang baik.

Pada safari Ramadan tersebut Ketua DPRD Sumbar menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan mesjid. Tidak hanya itu, 20 Al Quran dan tambahan bantuan Rp 10 juta dari Bank Nagari juga diserahkan dari momentum tersebut.

Sementara, pengurus masjid Arsyad Nankodok Zul mengatakan, bantuan yang diberikan oleh tim safari Ramadan Provinsi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbar Supardi, akan sangat membantu pengurus untuk memperbaiki dan melengkapi sarana prasarana masjid.

Dia mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan safari Ramadan Ketua DPRD Sumbar. “Mudah-mudahan kedatangan rombongan Tim Safari Ramadan ini semakin menambah semangat bagi kami untuk terus memakmurkan masjid ini,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Sani Salman, Perwakilan Bank Nagari, Komisioner KI Sumbar Tanti Endang Lestari, Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Peraturan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sumbar Zardi Syahrir, Kepala sub bagian (Kasubag) Humas Protokol Dahrul Idris.(*/St)




PADANG, Lintas Media News
wakil ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Irsyad Syafar memimpin rapat paripurna penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) kepala daerah provinsi Sumbar tahun anggaran 2023, di ruang Sidang Utama DPRD setempat.Senin (25/3/2024).

Irsyad Safar didampingi Wakil Ketua Suwirpen Suib, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumbar Raflis dan dihadiri Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Audy Joinaldy mengatakan.Sesuai ketentuan pasal 69 ayat (1) dan Pasal 71 ayat (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah, bahwa Kepala Daerah mempunyai kewajiban untuk menyampaikan LKPj kepada DPRD.

“Hal tersebut juga diatur secara khusus dalam Pasal 19 pada ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019, tentang Laporan Dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah, bahwa LKPj Akhir Tahun Anggaran wajib disampaikan kepada DPRD paling lambat 3 (tiga) bulan setelah tahun anggaran berakhir,” ujar Irsyad.

Irsyad menambahkan, LKPJ Kepala Daerah Provinsi Sumatera Barat Tahun 2023, merupakan LKPJ ketiga dari Gubernur Sumatera Barat masa jabatan Tahun 2021-2024 yang merupakan pelaksanaan dari RPJMD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2021-2026.

“Dengan demikian hanya tinggal 1 (satu) LKPJ lagi yang akan disampaikan oleh Gubernur kepada DPRD, yaitu LKPJ Tahun 2024 yang sekaligus berfungsi sebagai LKPJ akhir masa jabatan,” kata Irsyad.

Menurut Irsyad, DPRD sebagai institusi yang melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah, perlu melihat secara lebih tajam LKPJ Tahun 2023 ini. Sudah sampai sejauhmana capaian kinerja Gubernur Sumatera Barat dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah sampai pada tahun 2023, apa permasalahan yang dihadapi dan bagaimana solusi yang diambil untuk penyelesaian permasalahan tersebut.

“Capaian kinerja tersebut, tidak hanya dilihat dari realisasi anggaran, capaian target dalam bentuk angka-angka statistik, akan tetapi juga perlu dilihat bagaimana kondisi rill di tengah-tengah masyarakat serta dampak pelaksanaan kegiatan tersebut terhadap daerah dan masyarakat,” ujar Irsyad.

Sementara wakil gubernur Sumbar, Audy Joinaldy mengatakan, Pelaksanaan Pembangunan Provinsi Sumatera Barat sepanjang Tahun 2023, pada hakekatnya merupakan hasil kinerja kita bersama, Pemerintah Daerah dengan DPRD Provinsi Sumatera Barat, Forum Pimpinan Daerah, Organisasi Kemasyarakatan, Lembaga Profesi, Perguruan Tinggi, Tokoh-tokoh Agama, Insan Pers, dan seluruh lapisan masyarakat Sumatera Barat.

“Oleh karenanya, izinkanlah kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya, kepada Pimpinan dan segenap Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat serta seluruh Stakeholders lainnya atas dukungan dan kerjasamanya selama ini, sehingga penyelenggaraan roda pemerintahan daerah tahun 2023, dapat berjalan dengan baik sebagaimana mestinya,” kata Wagub Audy.

LKPJ ini disusun secara sistematis sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh Pemerintah, yang terbagi atas lima bagian. Bagian pertama diisi dengan pendahuluan dimana memuat dasar hukum dan visi-misi. Sementara pada Bagian Kedua berisi data umum Daerah seperti kondisi demografi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM), Ketenagakerjaan, dan Pertumbuhan Ekonomi Sumatera Barat. Selanjutnya di Bagian ketiga sampai bagian ke lima akan menguraikan inti dari Keterangan Pertanggungjawaban yang kami sampaikan dalam satu dokumen yang merupakan bagian tak terpisah dari Nota Pengantar yang Kami sampaikan ini.

“Harapan kami, LKPJ Kepala Daerah ini, dapat menjadi bahan bagi DPRD Provinsi Sumatera Barat dalam memberikan saran, masukan dan rekomendasi serta catatan-catatan untuk penyempurnaan dan perbaikan dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat ke depan,” harap Audy.(*/St)




Padang,Lintas Media News 
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera  Barat (Sumbar), H. Raflis, S.H,MM  menerima kunjungan kerja DPRD Kabupaten Bogor. Jum’at (22/3/2024) di ruang khusus I DPRD Sumbar .

Didampingi Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Peraturan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sumbar Zardi Syahrir dan Kepala sub bagian (Kasubag) Humas Protokol Dahrul Idris, Sekwan Raflis mengatakan.
Pertemuan yang dipenuhi dengan inspirasi ini bertujuan untuk memperluas wawasan, berbagi pengalaman, dan menyusun strategi pengelolaan pajak daerah yang efektif.

“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dalam hal pengelolaan pajak daerah. Semoga pertemuan ini dapat menjadi langkah awal menuju kerja sama yang berkelanjutan antara Provinsi Sumatera Barat dan Kabupaten Bogor,” ujar Raflis.

Sementara itu, anggota DPRD Kabupaten Bogor yang turut hadir dalam pertemuan ini menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diterima. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk mempelajari pengalaman sukses dari Provinsi Sumatera Barat dalam mengelola pajak daerah.

Pertemuan ini diharapkan dapat menghasilkan gagasan-gagasan inovatif dalam meningkatkan efisiensi dan efektivitas pengelolaan pajak daerah, sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan di kedua daerah tersebut.(*/St)




 
PADANG,Lintas Media News
Kepala Bagian Persidangan dan Perundang-undangan Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Zardi Syahrir mengatakan.Dalam pelayanan publik,Tim Kreatif DPRD Sumbar Terus Kembangkan IT.
 
Menurut Zardi,dalam tahun 2023 hingga awal 2024, kegiatan pengelolaan media sosial di sekretariat DPRD Sumbar, telah memberikan nuansa baru khususnya dalam penyampaian informasi ke publik.

*Kita terus berupaya meningkatkan pelayanan publik agar semakin baik. Semua aktifitas di DPRD Sumbar tidak terlepas dari kreatifitas tim dan tenaga IT yang ada,” ungkap Zardi dalam evaluasi kinerja tenaga IT DPRD Sumbar di ruang diskusi publik Masjid Asy Syura. Kamis (21/3/2024).

Zardi menjelaskan, kinerja tenaga IT dalam mensuport semua kegiatan kedewanan DPRD Sumbar telah berjalan cukup bagus, baik dalam pengelolaan media sosial, support publikasi pemberitaan maupun dalam pengelolaan dokumentasi visual DPRD Sumbar.

“Untuk itu kami apresiasi dan ucapkan terima kasih atas semua yang telah dilakukan agar menjadi inspirasi untuk kemajuan dalam meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemerintah daerah provinsi Sumatera Barat,” ujar Zardi.

Pada kesempatan itu,Zardi juga mengingatkan, keberhasilan kegiatan pengelolaan media sosial tidak berhenti sampai di sini saja. Akan tetapi terus dilakukan hal-hal pemikiran dan cara-cara produktifitas yang lebih baik lagi di tahun 2024 ini.

“Jangan kita cepat puas atas keberhasilan kinerja tahun 2023, mesti apa yang telah kita lakukan tahun lalu menjadi jalan untuk hasil yang lebih baik lagi. Coba terus lakukan riset hal-hal yang memudah, menarik dan kreatif tampilan-tampilan medsos yang cepat dan mudah dicerna masyarakat,” ajaknya.

Dalam pengembangan dan pemanfaatan kemajuan teknologi informasi,menurut Zardi tidak ada batas ruang dan waktu. Teknologi informasi ini akan terus berkembang dengan cepat serta butuh ide, gagasan dan hal-hal solusi cepat dari persoalan penyelenggaraan pemerintahan maupun dalam pengelolaan informasi publik.

“Jika kita bisa menarik apa-apa yang akan terjadi ke depan pada pengembangan pemanfaatan IT, kenapa tidak kita mulai hari ini cikal bakal itu, sehingga kita mampu jadi terdepan dan terbaik”, ingatnya.

Untuk itu,Zardi mengajak tim IT berpikir kreatif dan produktif, dengan berbagai kemudahan fasilitasi kegiatan kedewanan mencari solusi dan hal-hal baru sesuai profesi keahlian masing-masing sehingga berkembang pesat dan bermanfaat bagi banyak orang.

“Persoalan layanan administrasi tamu, keamanan kantor, memonitor mobilitas dan aktifitas kedewanan, penilaian kinerja SDM dan hal-hal cepat dalam sebaran informasi publik. Tentunya perlu pemikiran-pemikiran dengan cara cepat digital dan hal-hal lain, termasuk hari ini tantangan kita cara produksi editing film 3 dimensi?,” ungkapnya.

Dan setiap potensi tenaga IT DPRD agar selalu melakukan diskusi yang melahirkan pemikiran-pemikiran baru dalam memberikan kontribusi peningkatkan cara kerja yang lebih baik.

“Jika nanti butuh dukungan fasilitasi, pelatihan, study tiru atau dalam pengolahan gagasan tersebut butuh peralatan dan lain sebagainya tentu akan difasilitasi pimpinan,” jelasnya.

Sementara,Kasubag Humas, Publikasi, Protokol dan Perpustakaan DPRD Sumbar Dahrul Idris juga mengatakan, mesti dituntaskan semua agenda yang telah ditargetkan secara baik dan tepat waktu.

“Kita sudah ada kerjasama dengan perpusnas RI, kemitraan dengan perguruan tinggi Sumbar dan produktifitas kinerja yang hendaknya berkembang meningkat dari tahun sebelumnya, ini amanah tugas yang kita mesti lakukan bersama-sama,” ujar Idris.

Idris menambahkan dalam meningkatkan layanan pengelolaan informasi publik dan pengelolaan dokumentasi kinerja DPRD Sumbar mesti berjalan secara berkesinambungan, koordinasi semua kegiatan dan laporkan secepatnya.

“Jangan hanya menunggu perintah. Kretifitas dan rasa tanggungjawab kerja dan pengabdian amatlah berdekatan. Karena itu jika ada kendala dan masalah yang dapat menghambat aktifitas produktifitas kinerja tim IT agar segera dilaporkan dan dikoordinasikan,” harapnya. (*)



Padang,Lintas Media News
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Raflis menerima kunjungan Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) Kabupaten Agam, Rabu (20/3/2024) di ruang Banggar gedung baru DPRD Sumbar.

Didampingi Kasubag Protokol dan Kehumasan Darul Idris,sekwan Raflis menyambut baik kunjungan dari Bapemperda Kabupaten Agam 

“Kami sangat terbuka untuk berbagi pengalaman dan pengetahuan dalam mengimplementasikan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik. Kolaborasi antar-lembaga seperti ini akan memberikan kontribusi positif bagi kemajuan pemerintahan di tingkat daerah,” ungkap Raflis.

Sementara itu, Ketua Bapemperda Kabupaten Agam, Mardisal Athan menyampaikan,kunjungan Bapemperda DPRD Kabupaten Agam ini bertujuan untuk menggali informasi terhadap optimalisasi pelayanan pemerintah daerah melalui Implementasi Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di DPRD Sumbar .

“Kami berharap dapat memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang penerapan SPBE dari DPRD Provinsi Sumbar. Hal ini akan membantu kami dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif di tingkat kabupaten,” ungkapnya.

Diskusi hangat antara kedua belah pihak fokus pada berbagai aspek implementasi SPBE, termasuk infrastruktur teknologi yang diperlukan, proses integrasi sistem, serta upaya meningkatkan partisipasi masyarakat melalui platform digital.

Diharapkan, kerja sama antara DPRD Provinsi Sumbar dan Bapemperda Kabupaten Agam ini akan memberikan dorongan positif bagi upaya modernisasi pemerintahan daerah dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Sumatera Barat.(*/St)




Padang,Lintas Media News
Anggota Badan Musyawarah (Bamus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Asra Faber didampingi
kabag persidangan dan perundang undangan Sekretariat DPRD Sumbar, Zardi Syahrir menerima kunjungan studi banding Bamus DPRD Kabupaten Agam, Selasa (19/03/2024) di ruang khusus I DPRD Sumbar .

Dalam sambutannya Asra Faber mengatakan.DPRD merupakan lembaga perwakilan rakyat daerah dan berkedudukan sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 32 tahun 2004 tentang pemerintahan daerah.

Badan Musyawarah secara tugas merupakan AKD yang strategis, karena badan musyawarah lah yang menentukan jadwal serta agenda seluruh  kegiatan kedewanan keputusan badan musyawarah adalah keputusan tertinggi setelah rapat paripurna.
Ungkap Asra Faber.

Sesuai dengan PP 12 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan tata tertib DPRD,  badan musyawarah mempunyai tugas mengkoordinasikan dan menyusun rencana kerja tahunan dan rencana strategis 5 tahun dari seluruh rencana kerja alat kelengkapan dewan.Paparnya.

Menurut Asra Faber,Badan musyawarah DPRD juga menetapakan agenda 1 tahun masa sidang, sebagian dari masa sidang, perkiraan penyelesaian suatu masalah dan jangka waktu penyelesaian rancangan perda.

Senada dengan hal tersebut wakil ketua DPRD kab Agam, Marga Indra putra juga katakan kunjungan badan musyawarah DPRD Kab. Agm ini untuk menambah literasi dan pemahaman terhadap tugas, pokok dan fungsi dari badan musyawarah ,

Studi banding ini disamping untuk bersilaturrahmi merupakan tempat untuk saling berbagi pemahaman terhadap tugas dan fungsi alat kelengkapan kedewanan, karena badan musyawarah merupakan akd strategis karena keputusan badan musyawarah hanya bisa diubah dalam rapat paripurna.Tutup Marga.(*/St))



Padang,Lintas Media News
Meskipun DPRD telah memberikan persetujuan terhadap Rancangan Awal RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025-2045, masih banyak perbaikan dan penyempurnaan yang perlu dilakukan oleh Pemerintah Daerah dalam penyusunan Ranperda RPJPD Tahun 2025-2045.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Irsyad Safar yang didampingi wakil ketua DPRD Sumbar Suwirpen Suib dan dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansyarullah dalam sambutannya saat memimpin rapat paripurna dengan agenda penetapan Rancangan Awal RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025-2045.Selasa (19/3/2024) di ruangan rapat utama DPRD Sumbar.

Dengan telah ditanda tanganinya Nota Kesepakatan Bersama terhadap Rancangan Awal RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025-2045, maka sesuai Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2024, Pemerintah Daerah perlu menyempurnakan kembali Rancangan Awal RPJPD yang telah disiapkan dengan berpedoman kepada hasil kesepakatan.Kata Irsyad.

Irsyad menyebutkan.RPJPD sebagai dokumen perencanaan pembangunan jangka Panjang untuk masa 20 tahun, RPJMD, sebagai dokumen perencanaan pembangunan jangka menengah untuk masa 5 tahun dan RKPD sebagai dokumen perencanaan pembangunan jangka pendek untuk masa 1 tahun.Dengan akan berakhirnya periodesasi RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2005-2025,

Satu tahun sebelum berakhirnya RPJPD periode sebelumnya, harus disusun RPJPD berikutnya untuk periode 2025-2045 yang dimulai dengan penyusunan Rancangan Awal.

Berkenaan dengan hal tersebut, maka rencana pembangunan daerah yang akan disusun dalam RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025-2045 adalah merupakan kelanjutan dari pelaksanaan pembangunan daerah yang telah direncanakan dalam RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2005-2025.Jelas Irsyad.

Hasil evaluasi dan capaian sasaran pembangunan daerah yang direncanakan dalam RPJPD Sumbar Tahun 2005-2025 merupakan titik awal atau base line dalam penyusunan RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025-2045.

Pada satu sisi, penyelasaran RPJPD dengan RPJPN  akan memberikan kepastian untuk pencapaian visi nasional yang menjadi milik semua daerah. Akan tetapi pada sisi lain, semakin sempitnya ruang bagi daerah untuk merencanakan kebutuhan pembangunannya sesuai dengan permasalahan, kondisi karekteristik dan kemampuan keuangan daerah.

Sesuai dengan tahapan penyusunan RPJPD Tahun 2025-2045 yang ditetapkan dalam Instruksi Mendagri Nomor 1 Tahun 2024, Panitia Khusus DPRD besama Pemerintah Daerah telah melakukan pembahasan terhadap Rancangan Awal RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025-2045.

Dari hasil pembahasan Rancangan Awal RPJPD tersebut, nantinya akan dilahirkan Kesepakatan Bersama antara Gubernur dan DPRD yang mencakup visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah.


Pada kesempatan itu,Panitia Khusus pembahasan Rancangan Awal RPJPD tahun 2025-2045 Arkadius Dt.Intan Bano dalam laporannya menyampaikan secara umum visi, misi, arah kebijakan dan sasaran pokok pembangunan daerah yang akan ditampung nanti dalam Rancangan Awal RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025-2045.

Sesuai dengan Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 1 Tahun 2024,  persetujuan DPRD terhadap Rancangan Awal RPJPD Tahun 2025-2045 ditetapkan Keputusan DPRD dan ditindak lanjuti dengan Nota Kesepakatan Bersama Kepala Daerah dan DPRD.Kata Arkadius.

Sementara Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansyarullah dalam sambutanya mengatakan.
Dalam tahapan penyusunan dokumen RPJPD ini dengan waktu yang sangat singkat lebih kurang hanya 8 bulan, sebagaimana diatur oleh Instruksi Menteri
Dalam Negeri Nomor 1 tahun 2024 tersebut, maka untuk
mengoptimalkan sosialisasi kepada seluruh masyarakat,
maka Pemerintah Daerah secara resmi telah membuka
website : sumbar2045.sumbarprov.go.id yang dapat diakses oleh masyarakat dimanapun berada.

Website tersebut menurut Gubernur berisikan informasi terkait dengan perkembangan penyusunan
RPJPD Provinsi Sumatera Barat dari tahapan racangan
awal hingga proses penetapan perda nantinya, selain itu juga
memanfaatkan sosial media milik Pemerintah Daerah, serta
pada website tersebut juga tersedia kolom bagi seluruh
masyarakat untuk memberikan masukan dan saran untuk
RPJPD ini.(St)





Padang,Lintas Media News
Ketua Panitia Khusus (Pansus) RPJPD DPRD Sumbar Mokhlasin pimpin rapat pembahasan akhir Rancangan Awal (Ranwal) RPJPD Provinsi Sumatera Barat Tahun 2025-2045 bersama mitra terkait di ruangan khusus I DPRD Sumbar.Senin (18/3/2024).

Mokhlasin mengatakan,tujuan dari rapat ini adalah untuk menyepakati finalisasi Ranwal RPJPD Tahun 2025-2045 sebelum disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda). 

Dalam rapat yang berlangsung intensif tersebut, berbagai isu strategis dan prioritas pembangunan untuk periode 2025-2045 dibahas secara mendalam. Mitra kerja dari sektor pemerintahan, swasta, dan masyarakat turut memberikan masukan yang berharga untuk memperkuat Ranwal RPJPD agar lebih responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat.Jelas Mokhlasin.

“Selain itu, hasil konsultasi yang telah dilakukan sebelumnya juga dipersembahkan dan diperdebatkan dalam rangka memastikan bahwa RPJPD yang disusun benar-benar mencerminkan kepentingan seluruh stakeholders di Provinsi Sumatera Barat,” tambah Mokhlasin.

Mokhlasin menegaskan, komitmen untuk menghasilkan RPJPD yang komprehensif dan berkelanjutan demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Barat.

Rapat Pansus RPJPD DPRD Provinsi Sumbar ini diharapkan akan memberikan kontribusi yang signifikan dalam penyusunan RPJPD yang menjadi pedoman pembangunan di Provinsi Sumatera Barat untuk periode mendatang.Tutup Mokhlasin.(*/st)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.