Articles by "Sumbar"

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batang anai Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukittinggi Dewan Pers Dharmasraya DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai FJPI Sumbar HPN 2022 Jakarta Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Kayu Agung Kepulauan Meranti Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk Linggau Mentawai Meranti Miranti Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Painan Pariaman Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Selatan Pessel PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang PWI PWI Sumbar Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Sawahlunto Selat panjang Semen Padang Semen Padang.. Sijunjung SMSI Solok Solok Selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel sungai sarik TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok
Showing posts with label Sumbar. Show all posts


LINTASMEDIANEWS.COM

Hari ini (14/5) Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla pantau langsung situasi masyarakat pasca Bencana Banjir Bandang yang terjadi di beberapa daerah di Sumatera Barat. 

Di lokasi bencana, Jusuf Kalla (JK) bersama Mufidah Jusuf Kalla didampingi Pemerintah Daerah setempat, Ketua  dan Pengurus PMI Provinsi Sumatera Barat serta Perwakilan Internasional Federation of The Red Cross and Red Crescent Society (IFRC) melihat langsung lokasi pengungsian warga, titik terparah dari banjir dan posko Tanggap Darurat Bencana di daerah terdampak yaitu Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar. 

JK menyampaikan rasa prihatinnya kepada masyarakat yang terdampak dan siap membantu masyarakat melalui PMI. "Relawan PMI sudah tersebar di seluruh lokasi bencana dan siap melayani masyarakat," ucap Ketua Umum PMI.

PMI, sambungnya, dalam operasi Tanggap Darurat Bencana (TDB) Banjir Bandang ini membantu pemerintah dengan membuka beberapa layanan kemanusiaan, diantaranya evakuasi korban, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan dan penyediaan air bersih. 

Sebanyak 10 unit kendaraan tangka air telah dimobilisasi PMI Pusat untuk membantu masyarakat Sumbar, 5 unit diantaranya sudah berada di lokasi bencana. Menyusul 5 unit lagi yang masih dalam perjalanan menuju Sumbar. 

Selain itu, PMI juga memberikan layanan pemulihan trauma atau Psychosocial Support Programme (PSP) terkhusus bagi anak-anak yang menjadi korban dalam bencana. "Pemulihan trauma itu juga penting untuk diperhatikan, relawan kita juga sudah terlatih dalam hal itu, " kata JK.

Jusuf Kalla juga menegaskan PMI siap membantu proses rekonstruksi dan rehabilitasi. "Warga tidak mungkin lebih dari 14 hari tinggal di lokasi pengungsian, " tambah JK.

Menurutnya dengan kolaborasi PMI baik secara nasional maupun internasional, JK yakin masyarakat dapat terbantu sesegera mungkin. Mengajak IFRC dalam kunjungannya kali ini adalah bentuk kolaborasi dan solidaritas PMI dalam melaksanakan tugas-tugas kemanusiaan selama ini. 

"IFRC menjadi jembatan PMI dalam membantu negara lain yang membutuhkan. Begitupun kita harap sebaliknya, melalui IFRC, negara lain juga akan membantu kita," tutup Ketua 

Padang, Lintas Media News

Dalam rangka mengawal dan menguatkan semangat transparansi, akuntabilitasi dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan pemerintah daerah yang telah memperoleh opini WTP atas laporan keuangannya. Gubernur Sumatera Barat Prof. Dr. H. Irwan Prayitno, Psi, M.Sc. dalam talkshow sebagai narasumber Akuntansi dan Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2020 secara virtual dengan Topik “Harmoninasi Kebijakan Pusat dan Daerah Dalam Penanganan Covid dan Program PEN (Pemulihan Ekonomi Nasional) serta Sharing Experience” di ruang kerja, Selasa (22/9/2020).

"Kita semua bersyukur bahwa Sumbar satu-satunya di Indonesia, provinsi yang raih WTP delapan kali berturut-turut setiap tahun mencatatkan pengelolaan keuangan negara dengan prinsip-prinsip tata kelola yang baik atau good governance," kata Irwan Prayitno.

Opini WTP tersebut adalah suatu wujud dari pengelolaan keuangan daerah yang semaksimal mungkin dilakukan oleh seluruh stakeholder di dalam rangka untuk selalu mematuhi peraturan dan menjaga kehati-hatian dan di dalam rangka proses akuntabilitas kepada masyarakat sehingga bisa memunculkan kepercayaan terhadap institusi publik terutama pemerintah daerah.

Dalam rapat tersebut, Irwan prayitno juga menyampaikan Perda Adaptasi Kebiasaan Baru dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 merupakan Perda pertama di Indonesia yang satu-satunya provinsi yang memilikinya saat ini. Bahkan, proses pembentukan Perda disebut tercepat dibandingkan perda lainnya. "Untuk itu, kebijakan tersebut perlu dukungan dalam hal anggaran," ungkap Gubernur Sumbar.

Ada dua sisi dalam hal pengendalian Covid-19 di Sumbar. Pertama sisi pemerintah dan kedua sisi masyarakat. Adapun dari sisi pemerintah telah melaksankan kegiatan program T2IT yaitu testing, tracking, isolasi, dan treatment. "Alhamdulillah, satu persatu data update sampai hari ini, apa yang menjadi target kita, Insya Allah sudah on the track, dan kondisi ini juga memberikan sesuatu keakhiran kepada kita, agar pekerjaan kita ditingkatkan,” jelasnya. 

Mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19 seharusnya dijadikan kebiasaan untuk menekan penyebaran Covid-19. Dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) yang memuat sanksi hukum.

Kemudian, untuk sisi masyarakat, menurutnya kesadaran masyarakat untuk memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan masih kurang. Mestinya masyarakat betul-betul memahami protokol kesehatan dalam kondisi pandemi Covid-19. "Ternyata masyarakat masih ada yang menganggap enteng virus corona dengan tidak mematuhi protokol kesehatan, seperti tidak memakai masker," ucap Irwan Prayitno.

Saat ini, menurutnya kesadaran masyarakat untuk memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan masih kurang.

Dari sekian data kasus yang ada rata-rata yang terkena positif, karena mereka tidak patuh protokol kesehatan dengan baik. "Seharusnya memakai masker dalam kondisi saat ini sama dengan wajib menggunakan helm saat menggunakan kendaraan," imbuhnya.

Adanya Perda ini dapat menjadi referensi bahwa dengan pelaksanaan disiplin protokol kesehatan yang benar, masyarakat bisa selamat dari penyebaran virus Covid-19.

Selanjutnya, Program PEN yang ditujukan untuk membantu meningkatkan daya beli masyarakat serta memulihkan perekonomian Indonesia secara keseluruhan. Dimulai dari rumah tangga masyarakat yang paling rentan, lalu ke sektor usaha (UMKM). 

Pemulihan ekonomi dampak covid-19 berfokus ketahanan pangan, perikanan dan kelautan, padat karya tunai, pariwisata, Bantuan Langsung Tunai (BLT) dan Usaha Kecil Menengah (UKM). "Program BLT tetap harus ada sebagai stimulus jangka pendek. Demikian juga sektor UMKM dan pariwisata. Harus kembali bergerak, meskipun situasi masa pandemi Covid-19 masih berlangsung," tukasnya.

"Yang terpenting peran pemerintah saat ini terus mendorong pergerakan ekonomi masyarakat. Penguatan daya beli, menjamin kestabilan pangan serta mendorong pergerakan ekonomi kembali berjalan," tuturnya. (b/hms)




Padang, Lintas Media News
Sesuai dengan tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada), saat ini masuk dalam tahapan pemeriksaan hasli penelitian  keabsahan dokumen bakal pasangan calon dalam pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sumatera Barat tahun 2020.

Untuk penetapan keabsahan berkas para balon gubernur dan wakil gubernur Sumbar, dilakukan pleno KPU, Senin (14/2020), di aula gedung penyelenggara tersebut.

Pleno penetapan dipimpin langsung ketua KPU Sumbar Amnasmen, didampingi Divisi Tekhnis Penyelenggaraan Izwaryani, Divisi Perencanaan Data dan Informasi Nova Indra, dan Divisisi sosialisasi, pendidikan pemilih,pertisispasi masyarakat dan SDM Gebril Daulai, serta sekretaris Firman, tanpa dihadiri divisi hukum Yanuk, karena baru pulang dari Jakarta dan harus istirahat.

Acara tersebut dihadiri para balon Gubernur dan wakil gubernur, partai pengusung dan LO, agar tidak terjadi asumsi lain dalam hal penetapan keabsahan berkas.

Berkaitan dengan pengesahan tersebut, ketua divisi tehnis penyelenggaraan Izwaryani mengatakan, semua calon memiliki berkas yang perlu diperbaiki, diantaranya dari pengadilan niaga Medan.

Izwaryani tidak merinci secara detail apa saja lainnya yang perlu diperbaiki, namun menyangkut ijazah semua bakal calon tidak ada permasalahan, karena sudah sesuai aturan berdasarkan hasil keputusan dan penelitian Pokja KPU Sumbar.

"Kita kurang pas apa saja yang perlu diperbaiki, tapi umumnya berkaitan dengan keterangan dari pengadilan niaga Medan, sedangkan ijazah nampaknya tidak ada masalah," ungkap Izwaryani.

Dia juga mengatakan, selain 4 pasang calon gubernur, semua Cakada kabupaten dan kota juga melakukan hal yang sama, setelah sebelumnya melakukan tes kesehatan, diluar 6 orang calon karena terkonfirmasi positif, dan mereka akan diperiksa kesehatannya kembali setelah dinyatakan negatif.

"Meskipun mereka terkonfirmasi positif, namun proses lain termasuk pemeriksaan berkas calon tetap dilaksanakan, dan pemeriksaan kesehatan para balon tersebut setelah dinyatakan negatif Corona," tambah Izwaryani yang kerap dipanggil Adiak. 

Apa yang dinyatakan Adiak, dipertegas Amnasmen, dimana masa perbaikan berkas ditentukan sampai pada 16 September 2020 mendatang, sesuai dengan waktu yang diatur dalam tahapan pilkada.

"Masa perbaikan berkas para calon hanya sampai 16 September mendatang, untuk selanjutnya akan diverifikasi pada 22 September dan ditetapkan pada 23 September, mana yang lolos dan bisa ikut pencabutan nomor urut pada 24 September 2020," ulas Amnasmen.

Dia juga menegaskan, jika Samapi masa akhir perbaikan, berkas para balon tidak juga lengkap, maka pada tanggal 23 September 2020, akan diberitahukan pada publik melalui sidang pleno terbuka, dan tidak bisa ikut kontestasi pilkada pada 9 Desmber 2020 ini.

Pleno penelitian keabsahan berkas yang semestinya dimulai pukul 14.00 Wib, terundur menjadi pukul 15.00 wib, karena menunggu bakal calon dan parpol pengusung serta LO, sementara yang tepat waktu hanya pasangan Mukyadi-Ali Mukhni dan Genius Umar, semua dilaksanakan sesuai standar protokol kesehatan covid-19, juga disaksikan Fivner anggota Bawaslu Sumbar beserta jajaran. (nov/St)



Padang, Lintas Media News
Melalui keputusan Presiden Republik Indonesia no. 71/TK/Tahun 2020, 19 Pegawai Negri dilingkunan KPU se-Sumatera Barat mendapat penghargaan pengabdian XXX dan XX tahun.

Pemberian penghargaan tersebut dilaksankan di aula KPU Sumbar, dipimpin langsung ketua KPU Sumbar Amnasmen, Senin (14/9/2020), dan dihadiri komisioner lainnya, juga staf dilingkungan kerja penyelenggara pemilu tersebut.

Sebelum pemberian penghargaan, acara didului dengan pelantikan 3 orang kasubag, dinataranya Yusrifal Yaqub, merupakan kasubag Hukum di KPU Sumbar, menggantikan Aan Wuryanto, yang menempati pos baru sebagai Kabag Hukum,Tekhnis dan Hupmas.

Pada kesempatan pelantikan dan pengambilan sumpah 3 kasubag, ketua KPU Amnasmen berpesan, agar pejabat eselon IV yang baru dilantik tersebut mampu bekerja dengan sepenuh hati sesuai dengan aturan berlaku.

Setelah pelantikan acara dilanjutkan dengan pemberian penghargaan pada Sekretaris KPU Sumbar Firman, yang telah mengabdi sebagai ASN selama 15 tahun.

Selain Firman, ada 18 ASN lainnya yang mendapat penghargaan pengabdian selama 10 tahun, diantaranya Aan Wuryanto, Agustian Piliang, Jumiati dan Efri Novrita.

Acara pelantikan dan pemberian penghargaan berlangsung khidmad, dengan tetap memperhatikan protokol kesehat Covid-19. (Mckpu/St)

Padang, Lintas Media News

Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto, mengatakan, pelaksanaan Pilkada serentak Desember nanti sudah dipetakan oleh jajarannya. Pilkada dalam suasana pandemi Covid-19 menempatkan Polisi mengamankan dua sektor sekaligus, baik potensi konflik antar pendukung paslon, maupun menegakkan aturan protokol kesehatan dengan sanksi yang diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) Sumatera Barat. 

"Ada daerah yang masuk kategori rawan seperti Dharmasraya, Pasaman Barat, Pasaman dan Sijunjung. Namun pada prinsipnya Polri siap mengamankan pelaksanaan Pilkada Gubernur, 2 (dua) Pilwako dan 11 (sebelas) Pilbup di Sumbar," papar Kapolda pada silaturahim dengan Danrem 032 Wirbraja, Brigjen TNI, Arief Gajah Mada, Danlantamal II Padang, Laksama Pertama TNI Dafit Santoso, KPU, Bawaslu, Kepala Labor Unand, PWI dan sejumlah Pemred media cetak dan online, di ruang pertemuan R.Sukamto, lantai IV Polda Sumbar, Kamis (3/9/2020).


Kepala Labor Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakuktas Kedokteran Unand, DR. Dr. Andani Eka Putra, mengingatkan, melihat besarnya DPT (Daftar Pemilih Tetap) di 13 kabupaten kota (sekitar 3 juta 100 ribu), tidak ada pilihan bagi KPU untuk menerapkan aturan protokol kesehatan aman Covid-19. 

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Sumbar, Amnasmen, menyatakan, setuju dengan saran Dr. Andani. "KPU menerapkan aturan ketat dalam Pilkada kali ini. Misalnya, pasangan calon dinyatakan bebas Covid. Tidak boleh ada arak-arakan ketika mendaftar ke KPU. Dan yang boleh masuk ruangan KPU hanya Paslon, Ketua dan Sekretaris Parpol," jelasnya.

Dalam diskusi itu, Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus, menyatakan mulai tanggal 11 September 2020, saat Perda tentang Adaptasi Kebiasaan Baru dalam Pencegahan dan Pengendalian Covid-19, disahkan oleh DPRD Sumbar, maka Polisi dan Satpol PP harus bisa membuat jera pelanggar aturan protokol kesehatan. "Kita melihat selama ini dengan himbauan saja ternyata tidak mempan, banyak "nan mada" atau tidak peduli terhadap resiko tanpa masker di kalangan masyarakat," jelas Heranof.

Kapolda Toni Harmanto, menyebut, bagi pelanggar aturan Covid-19 aturannya hanya diproses dalam bentuk tanya jawab atau denda. "Kalau mau ada efek jera, pelaku pelanggar itu bisa menyebarkan virus kepada orang lain, atau dia sendiri bisa terpapar, berarti mempersulit memutus mata rantai penyebaran Corona, kami pikir lebih baik dikuring sehari atau dua hari. Baru nanti menimbulkan efek jera bagi sebagian besar pelaku," tegas Kapolda.

Dr. Andani, menilai harus dilakukan langkah bersama mengatasi penyebaran virus ini, selain adanya Peraturan Daerah sebagai payung hukum, masyarakat harus terus menerus disadarkan. "Setiap orang kita nilai berpotensi penyebar Covid-19, maka pilihannya kita sendirilah yang sadar menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan, bahkan bila pulang ke rumah sebaiknya langsung mandi," ujarnya.

Dalam kesempatan silaturahim tersebut, berlangsung saling beri cinderamata. Ketua PWI Sumbar, Heranof Firdaus, memberikan Piagam Kemitraan kepada Kapolda Sumbar, Irjen Pol Toni Harmanto, sebagai mitra PWI yang dinilai membangun interaksi positif dengan pers di Sumbar. Piagam juga diserahkan kepada Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, yang dinilai mampu menjalin keharmonisan antara pers dengan Polda.  

Di bagian akhir acara, Kapolda menyebutkan akan mengadakan silaturahim berikutnya, dengan mengundang lebih banyak pemred media di daerah ini. "Masukan dan pertanyaan dari teman-teman media sangat berharga bagi kami karena mereka berada di berbagai lapangan liputan yang bervariasi," ucap Toni Harmanto. (*/b/hms)

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menerima piagam penghargaan dan juga pin emas dari Pemerintah Kota Padang, sebagai tokoh masyarakat berprestasi yang telah berkomitmen dan berperan aktif dibidang Pendidikan. (foto:hms)

Padang, Lintas Media News

Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno menerima piagam penghargaan dan juga pin emas dari Pemerintah Kota Padang, sebagai tokoh masyarakat berprestasi, yang telah berkomitmen dan berperan aktif dibidang Pendidikan dalam rangka peringatan hari jadi kota Padang ke 351 Tahun, diruang kerja Rabu (19/8/2020).

Dalam hal ini telah diserahkan langsung oleh Walikota Padang Mahyeldi didampingi oleh Asisten III Sekda Prov Sumbar Nasril Ahmad, Sekda Kota Padang Amasrul, dan Asisten Pemerintahan Setda Kota Padang Edi Hasymi beserta rombongan.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mengucapkan terimakasih atas penghargaan diberikan oleh Pemerintah Kota Padang. "Terima kasih sudah menilai saya sebagai tokoh masyarakat berprestasi dan telah berkomitmen serta berperan aktif dibidang Pendidikan", kata Gubernur Irwan Prayitno.

Selanjutnya, Walikota Padang Mahyeldi mengatakan bahwa setiap hari ulang tahun Kota Padang akan memberikan penghargaan kepada tokoh-tokoh di Kota Padang yang dinilai berkontribusi diseluruh bidang. 

Dalam hal ini adalah Gubernur Sumbar sebagai tokoh pendidikan pendiri lembaga Azkia, yang banyak peran, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK) hingga keperguruan tinggi. Tentu ini merupakan potensi besar dalam mencerdaskan warga masyarakat khususnya Kota Padang. "Untuk itu maka diputuskan bahwa Gubernur Sumbar Irwan Prayitno sebagai owner pendiri Azkia dinilai sebagai tokoh masyarakat berperan aktif dibidang pendidikan", ujar Mahyeldi

Selain gubernur juga diterima oleh Hamdani bidang kemanusiaan pendiri korps, sukarela PMI unit Imam Bonjol Padang 1999, M. Zikra bidang lingkungan hidup penggerak aksi bersih sungai-sungai secara berskala, Rusdi Bais bidang koperasi, penggagas dan pengelola tabloid forum koperasi media intern dinas koperasi dan UMKM sejak 2005-2006.

Selanjutnya, Silvia bidang sosial, Halius Hosen  bidang kemasyarakatan aktif memberikan pandangan, terkait permasalahan hukum yang ada di kota Padang dan Sumbar, H Agus Suardi bidang pemuda dan olah raga, membawa PSP usia 15 juara 1 liga suratin tingkat nasional tahun 2019. dr Andani Eka Putra bidang pemerhati kesehatan, kepala laboratorium pusat Diagnostik dan riset penyakit infeksi Unand, aktif dalam penangan Covid-19.

Dan Rubiyem bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, Muchlis Bahar,  bidang keagamaan, menulis makalah, jurnal, tentang lembaga Amil Zakat, pendanaan pengentasan dalam kemiskinan 2006 serta Kastil Rajo Intan dibidang pariwisata dan kebudayaan, sebagai guru pembimbing pasambahan adat dan seni budaya bagi remaja kota Padang. (b/hms)



Padang, Lintas Media News

Sejak diumumkannya lomba Cipta Puisi dan Poster yang digelar PT Semen Padang dalam rangka memperingati Hari Anti Narkoba Internasional Tahun 2020, sejumlah karya cipta dari pelajar di Sumatera Barat sudah mulai masuk ke meja panitia.

“Saat ini sudah ada sekitar belasan karya cipta yang masuk. Jumlah ini akan terus bertambah, karena masa pengiriman karya Cipta Puisi dan Poster masih berlangsung hingga 30 Agustus mendatang,” kata Ketua Panitia Lomba Cipta Puisi dan Poster Satrio Rian Bhakti, Selasa (18/8/2020).

Meskipun baru belasan karya yang masuk, tapi konfirmasi dari pelajar ke panitia terkait lomba Cipta Puisi dan Poster tersebut sudah puluhan masuk ke panitia. “Bagi adik-adik yang mau berpartisipasi, silahkan kirim karya ciptanya sebelum 30 Agustus," kata Satrio.

Para pelajar yang mau berpartisipasi dan mau menanyakan ketentuan terkait lomba, juga bisa menghubungi panitia melalui WhatsApp ke 0811694099 dan 082170545465. Registrasi lomba ini gratis, tanpa ada pungutan biaya sepersen pun.

Kepala Seksi Program Kemitraan Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang itu juga menuturkan bahwa lomba Cipta Puisi dan Poster dengan tema 'Millenial Sehat Tanpa Narkoba' ini digelar atas kerjasama PT Semen Padang, SIG, BNN, serta Dinas Pendidikan Kota Padang.

Lomba ini berhadiah jutaan rupiah dan terbuka untuk seluruh pelajar se-Sumatera Barat. Lomba ini memiliki beberapa ketentuan. Untuk Cipta Poster, desainnya harus sesuai dengan tema 'Millenial Sehat Tanpa Narkoba', format desain PDF, ukurannya 60×160 cm dengan resolusi 300ppi. 

Desain dapat dibuat hanya dengan ilustrasi atau menggabungkan antara ilustrasi dengan foto karya sendiri dan bukan foto karya orang lain. Peserta diperbolehkan menggunakan sofware freehand, coreldraw, adobe photoshop, ilustrator dan lain-lain. 

Karya Cipta Poster dikirim paling lambat ke alamat email postersp.P4GN@gmail.com dengan subjek: Desain_Poster_Nama Perseta_Asal Sekolah. "Kemudian, peserta yang ikut berpartisipasi juga mengirimkan ID pelajar dalam bentuk pdf," ujarnya.

Sedangkan, untuk Cipta Puisi, sambung Satrio, ketentuannya juga sesuai dengan tema 'Millenial Sehat Tanpa Narkoba'. Jenis font times new roman dengan ukuran font 12pt dan spasi 1.5. "Karya puisi bukan plagiat dan peserta boleh mengirimkan maksimal dua karya puisi," bebernya.

Kemudian, seluruh file dijadikan satu file pdf dengan format dengan judul nama dile dan asal sekolah. Misalnya, puisi_andi_sma 1 Padang. "Karya dikirim ke alamat email puisisp.P4GNn@gmail.com dengan subyek yang sama dengan format judul file," imbuhnya.

Lomba Cipta Puisi dan Poster ini digelar bukan hanya sebagai bentuk memperingati Hari Anti Narkoba Internasional Tahun 2020, tapi output lain dari lomba ini diharapkan dapat mencegah generasi muda Indonesia terbebas dari pengaruh narkotika. "Narkotika musuh bersama yang harus kita lawan," tutur Satrio.

Salah satu bentuk dari perlawanan tersebut, tambah Satrio, yaitu dengan mengajak dan mengedukasi generasi muda agar terus berkarya dan terbebas dari penyalahgunaan narkotika. "Nah, lomba Citra Poster dan Puisi yang kami gelar ini bagian dari edukasi kepada generasi muda," pungkas Satrio. (*/b/hms)


Padang, Lintas Media News

Pemberian remisi tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak terhadap Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), namun remisi merupakan bentuk apresiasi negara terhadap WBP yang telah berhasil menunjukan perubahan perilaku, memperbaiki kualitas, dan meningkatkan kompetensi diri dengan mengembangkan keterampilan untuk dapat hidup mandiri.

Usai melaksanakan Peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke-75, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno mengunjungi Lembaga Pemasyarakatan Kelas II B Anak Air yang berada di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat, Senin (17/8/2020).

Kedatangan gubernur Sumbar Irwan Prayitno tersebut adalah memberikan Remisi Umum pada HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 Tahun 2020 dengan di dampingi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumbar

Peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-75 menjadi berkah tersendiri bagi warga binaan di Sumatera Barat (Sumbar). Pada peringatan Hari Kemerdekaan ini, sebanyak 172 warga binaan binaan Anak Air yang berada di Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Sumatera Barat mendapat remisi.

Penyerahan SK Remisi Umum tahun 2020 pada peringatan HUT kemerdekaan RI ke-75 bagi warga binaan pemasyarakatan lapas di Sumbar sebanyak 2.798 orang dengan 23 laps dan rutan yang ada di daerah Kabupaten Kota se Sumbar. Sesuai dengan SK Menteri Hukum dan HAM RI nomor PAS-922.PK.01.01.02 Tahun 2020, PAS-926.PK.01.01.02 Tahun 2020 dan PAS-958.PK.01.01.02 Tahun 2020. "Dari total 2978 warga binaan Lapas di Sumbar yang menerima remisi, dari Lapas Anak Air yang berjumlah 722 hunian narapidana yang menerima remisi hanya 172 orang," kata Gubernur Sumbar.

Gubernur Irwan Prayitno menjelaskan pemberian remisi seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai pemberian hak warga binaan permasyarakatan, tetapi lebih dari itu remisi merupakan apresiasi negara terhadap warga binaan yang berhasil menunjukan perubahan perilaku, kualitas dan kompetensi diri.

Melalui remisi ini diharapkan seluruh warga binaan agar selalu patuh dan taat pada hukum dan norma, sebagai bentuk tanggungjawab baik pada Tuhan Yang Maha Esa maupun pada sesama manusia.

"Meski dilaksanakan dalam suasana pandemi Covid-19. Mari kita memaknai kemerdekaan ini, sebagai nikmat dan anugerah Tuhan Maha Kuasa yang perlu disyukuri. Rasa syukur dalam memperingati Hari Kemerdekaan ini, tentunya menjadi milik bagi segenap lapisan masyarakat," ucap Irwan Prayitno.

"Pada dasarnya, pemberian remisi ini merupakan wujud kepedulian kita untuk menjaga agar narapidana tetap mampu menjadi manusia seutuhnya dan mampu menjaga integralitas hidup, kehidupan, dan penghidupannya," ungkapnya.

Irwan Prayitno juga berharap pada momentum HUT RI ini, bisa menjadikan Lapas dan Rutan tetap dalam suasana kondusif, aman, walaupun dalam keadaam pandemi Covid-19 ini. Sementara untuk warga binaan yang bebas karena remisi, ia berpesan agar tetap meningkatkan keimanan kepada Tuhan yang Maha Kuasa daIam menjalani kembali kehidupan di tengah-tengah keluarga dan sebagai anggota masyarakat.

Hadir dalam penyerahan SK Remisi tersebut Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit, Forkopimda, Kakanwil Hukum dan HAM Sumbar, Kepala Lapas Anak Air, Kepala Lapas Muaro Padang dan para pimpinan dari Lapas Anak Air serta warga binaan Lapas Anak Air. (b/hms)




Kibarkan bendera: Seorang karyawan Semen Padang mengibarkan bendera Merah Putih dari Tambang Semen Padang di Karang Putih. (foto:hms)

Padang, Lintas Media News

Berusia 110 tahun lebih dan turut memberi warna 75 tahun kemerdekaan Republik Indonesia,  PT Semen Padang telah berkontribusi nyata bagi kejayaan bangsa dalam berbagai aspek kehidupan bangsa, tak hanya ekonomi, kemajuan peradaban dan sumber daya manusia.

"Semen Padang telah memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara , khususnya kepada masyarakat Sumatera Barat secara langsung maupun tidak langsung. Semen ini telah turut membangun negara dalam bentuk infrastuktur jalan, jembatan, dan mahakarya bangunan-bangunan monumental dan strategis di Indonesia," kata Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri di Padang, Minggu, 16 Agustus 2020.

Di sektor ekonomi, kehadiran Semen Padang sebagai  industri besar multiplier effect. Ribuan anak-anak sekolah dibantu setiap tahun melalui program beasiswa. Ribuan masyarakat terbantu ekonominya melalui program mitra binaan. Perekonomian masyarakat di sekitar berputar dan terus tumbuh. Puluhan ribu jiwa terpenuhi kebutuhan hidupnya, serta manfaat-manfaat lainnya.

Pada saat ini, Semen Padang mengoperasikan lima pabrik, yakni Indarung II, III, IV, V, dan VI, dengan total kapasitas produksi 8,9 juta ton per tahun. Semen Padang merupakan pemimpin pasar (market leader) di Sumatera. Produk Semen Padang  diekspor ke sejumlah negara, di antaranya Australia,  Maldives, Srilangka, dan Bangladesh.

Oktoweri mengatakan, PT Semen Padang  turut berkiprah memajukan olahraga, seni dan budaya di Indonesia dan Sumbar. "Dalam kiprahnya di dunia olahraga, PT Semen Padang melalui Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang tak hanya membina cabang olahraga untuk kalangan internal, namun juga olahraga prestasi yang banyak melahirkan atlet berprestasi  nasional dan internasional," kata Oktoweri.

Khusus sepakbola, Semen Padang hingga saat ini memiliki klub sepakbola PS Semen Padang yang dikelola secara profesional, dan malang melintang di kompetisi tingkat nasional.

Di bidang pembinaan seni, Semen Padang juga memiliki grup musik  Semen Padang Band yang dulu bernama Lime Stone, sebuah grup band yang dikenal di era 1970-an sampai 1990-an. Selain itu, Semen Padang juga memiliki Klub Marching Band Semen Padang (MBSP) yang prestasinya luar biasa, dua kali tampil di Parade Senja penurunan Bendera Merah pada HUT-RI di Istana Negara, yaitu tahun 1996 dan 2008. Selain itu, MBSP juga lima kali menjadi runner-Up Grand Prix Marching Band. Tiga diantaranya, diraih secara berturut-turut, yaitu tahun 2000, 2001 dan 2002. Kemudian sisanya, diraih pada tahun 2007 dan 2008.

Hingga saat ini MBSP masih eksis dan banyak menorehkan prestasi pada iven nasional dan internasional.

Di bidang budaya, kiprah Semen Padang sangat terasa dalam pembinaan pendidikan untuk mencetak generasi bangsa."Semen Padang memiliki sekolah TK, SD, SMP, dan SMA/SMK yang berada di bawah Yayasan Igasar Semen Padang untuk mencetak generasi muda yang memiliki intelektual yang tinggi, berkepribadian yang kokoh dan memiliki mentalitas maupun spritual yang kuat dalam menghadapi gerak dinamika masyarakat," jelas Oktoweri.

PT Semen Padang juga mendirikan Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu korban bencana di Sumbar dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Sedangkan untuk memberikan sosialisasi siaga bencana, Semen Padang juga memiliki Radio Siaga Bencana, Classy FM di bawah bendera Classy Corp.

Sejarawan Sumbar Khairul Jasmi mengatakan, Semen Padang lahir sebelum Indonesia ada. Kini berusia 110 tahun dan telah menjadi satu dari empat kaki industrialisasi di Sumatera Tengah. Tiga lainnya, pelabuhan Emma Haven, kereta api dan tambang batubara Ombilin.

Semen Padang bukti pertama perusahaan yang menghabisi impor semen ke Hindia Belanda. Bukan sekadar tertua di Indonesia tapi juga Asia Tenggara. 

"Perusahaan ini, sejak ada, mempekerjakan mayoritas warga Minangkabau/Sumatera Barat. Telah memberikan sumbangan pada pertumbuhan ekonomi  daerah ini, sejak lama. Sekarang menjadi bagian solid dari pabrik semen milik bangsa bersama kawan-kawannya dalam rumah besar bernama SIG," kata penulis buku 110 Tahun Semen Padang, dan Kisah-kisahnya Dulu. 

Komisaris Semen Padang itu mengatakan, sebagai bagian dari BUMN, Semen Padang memiliki dua peran, pertama sebagai penyeimbang harga agar semen asing tidak menaikkan harga sesukanya. Kedua, sebagai agen sosial, bersama seluruh BUMN. "Tentu saja memberikan deviden pada bangsa kita yang sedang berjalan jauh ini," kata wartawan senior itu.

Menyoal peran Semen Padang mengisi 75 Tahun Kemerdekaan, Khairul Jasmi mengatakan, tatkala merdeka, bangsa terus bergerak maju. Tangan-tangan terampil Semen Padang, berhasil mengisi kemerdekaan dengan banyak cara. Pertama, ribuan orang mendapatkan nafkah dari perseroan, mereka berjibaku mempertahankan pabrik. Menolongnya, merawat dan menjaganya. Sampai pada kondisi yang babak-belur sekalipun.

Kedua, perseroan mengirim orang-orang terbaiknya menjadi tenang ahli pabrik untuk membangun hampir semua pabrik semen di Indonesia. "Tentu saja juga produk-produknya menjadi maha karya bangsa seperti bangunan-bangunan ikonik yang ada. Semen Padang membangun dalam diam," tukasnya. (*/b/hms)

Padang, Lintas Media News

Upacara Bendera 17 Agustus merupakan agenda tahunan yang selalu dilaksanakan secara rutin. Kali ini upacara bendera tahun ini nampak berbeda seperti tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan bangsa Indonesia masih dalam pandemi Covid-19.

Maka dari itu, upacara kali ini akan diselengarakan dengan memperhatikan protokol kesehatan, dengan membatasi jumlah peserta upacara dan tamu undangan, serta harus menggunakan masker dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan masyarakat dari pandemi Covid-19. "Kegiatan ini penting, upacara kenegaraan memperingati HUT kemerdekaan Republik Indonesia ke-75 tahun, tetap diselenggarakan setiap tanggal 17 Agustus, namun kita kurangi jumlah yang hadir," ucap Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno.

Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia di Sumbar berjalan khidmat, Senin (17/8/2020). Upacara dilaksanakan dilapangan Kantor Gubernur dengan inspektur upacara Gubernur Irwan Prayitno, untuk Komandan upacara AKBP Dedi Nur Ardiansyah, S.I.K, M.Si., Perwira Upacara AKBP Suriadi dan Perwira Keamanan upacara Kompol Afrizon.

Sementara, untuk Pasukan Pengibaran Bendera Merah Putih adalah Yolanda Adrian Tami Safitri (SMA N 12 Padang), Adittia Afrilia Putra SMA N 4 Padang) dan Cikal Allfreson Palido (SMA N 8 Padang). "Biasanya Forkopimda hadir beserta istri, tamu-tamupun sengaja tidak kita undang, bahkan peserta upacara hanya 20 orang. Ini sudah diatur secara Nasional, baik provinsi maupun kabupaten kota," sambungnya.

Hal itu diakibatkan pandemi COVID-19 yang masih mengancam Indonesia. Untuk semua aspek dan elemen yang biasa menghadiri upacara langsung di Istana, maka kali ini hanya dapat mengikuti jalannya upacara secara virtual. "Nanti kita bersama Forkopimda akan mengikutinya dengan virtual pada Detik-Detik Proklamasi 17 Agustus 2020," ujarnya.

Masyarakat luas juga dapat mengikuti jalannya upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi secara virtual. (b/hms)



 
Tim Inovasi Semen Padang ketika mengikuti ajang internasional APQO di Bali tahun lalu. (foto:hms)

Padang, Lintas Media News

Inovasi merupakan hal yang sangat penting bagi PT Semen Padang yakni sebagai salah satu strategi untuk selalu bisa beradaptasi dengan perubahan dan menjadi competitive advantage (keunggulan bersaing). Oleh karena itu, manajemen PT Semen Padang melalui  Unit Total Productive Maintenance (TPM)  terus menggalakkan budaya inovasi,  dengan melaksanakan ajang Semen Padang Improvement Ivent (SPIE) dan Focus Improvement (SPIE) setiap tahunnya.

“Pada 2020 ini,  SPIE kembali digelar. Dan, hingga  Juli  ini unit TPM telah menerima sebanyak 97 judul inovasi yang telah diregistrasi sebagai peserta Semen Padang Improvement Ivent (SPIE) dan Focus Improvement,” kata Senior Unit TPM PT Semen Padang Fery Sarvino di Padang, Minggu (16/7/2020).

Ia menjelaskan, judul inovasi ini akan terus bertambah, karena jadwal registrasi SPIE tahun 2020 masih berlangsung.  Jadwal registrasi ini berlangsung sampai November mendatang.

Jika ada judul yang masuk pada Desember, kata Fery, maka akan diterima untuk dilanjutkan pada SPIE tahun 2021, karena jadwal registrasi dimulai dari Desember sampai November. Sedangkan jadwal penilaian, dilakukan pada Desember sampai Januari. "Kemudian, untuk pengumuman pemenang SPIE 2020, dilakukan pada Februari, atau pada saat penutupan bulan mutu dan K3 Nasional. Begitulah jadwal registrasi, penilaian dan pengumuman agenda SPIE tiap tahunnya di Semen Padang," ujarnya.

Fery juga membeberkan jumlah departemen yang ikut pada ajang SPIE tahun 2020 ini. Kata dia, dari 97 judul yang telah diregistrasi, paling banyak berasal dari Departemen Tambang & Pengolahan Bahan Baku dengan jumlah judul sebanyak 27. 

Dari 97 judul tersebut, paling banyak berasal dari Departemen Tambang & Pengolahan Bahan Baku dengan jumlah judul sebanyak 27. Kemudian disusul Departemen Produktivitas sebanyak 25 judul dan Departemen Pemeliharaan 23 judul.

Kemudian, Departemen Bisnis Inkubasi dan Non Semen 4 judul, Departemen Perencanaan dan Pengendalian Produksi serta Departemen Konunikasi dan Hukum Perusahaan masing-masing sebanyak 2 judul yang telah diregistrasi. "97 judul inovasi yang telah diregistrasi pada SPIE tahun 2020 ini, diikuti oleh 9 persen karyawan, atau sebanyak 108 karyawan dari 1.194 karyawan PT Semen Padang," pungkas Fery.

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan, semangat melakukan improvement dan inovasi di PT Semen Padang tidak pernah surut.  

Di Semen Padang setiap tahun digelar Semen Padang Improvement Event (SPIE). Bagi yang meraih prestasi diikutkan pada ajang kompetisi inovasi di group SIG. Tak hanya itu, para inovator PT Semen Padang yang berprestasi selain diikutkan pada ajang-ajang nasional, juga dikirim berkompetisi di tingkat internasional. 

Anita menambahkan,  inovasi yang dilahirkan selama ini telah berkontribusi meningkatkan profit perusahaan.  Sementara tim unit kerja yang melahirkan inovasi,  selain mendapat apresiasi karena diikutkan pada ajang nasional dan internasional, juga mendapatkan kesempatan menambah pengetahuan dan melakukan benchmarking terhadap inovasi dari perusahaan lain pada lomba inovasi yang mereka ikuti. (*/b/hms)


Bukittinggi, Lintas Media News

Ustadz Abdul Somad (UAS) ditemani Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit menyempatkan diri singgah dan nongkrong di pusat kuliner stasiun tugu Polwan Bukittinggi, Sabtu malam (15/8/2020).

Kehadiran UAS di pusat kuliner tersebut, untuk  mencicipi sate danguang-danguang kesukaannya sekaligus ingin beramah tamah dengan sahabat baiknya yaitu Nasrul Abit.

Sambil makan sate dan minum skotang, sekali - kali Nasrul Abit lontarkan candaan ringan, terlihat sekali UAS tertawa kecil dan tersenyum. Pembicaraan semakin hangat saat mereka saling memuji, tertawapun tidak terelakan mereka berdua saling mengangkat tangan dan menepuk telapak tangan satu sama lain (tos). "Bapak Nasrul Abit ini adalah sahabat dekat saya, sejak dari Bupati Pesisir Selatan, beliau selalu hadir kalau saya ada di Sumbar," ucap UAS.

Ustadz kondang Abdul Somad mengatakan, komunikasi dirinya dengan Nasrul Abit masih terjalin dengan baik meski ada kesibukan masing-masing.

Sementara itu, Nasrul Abit mengaku sangat terharu bisa ketemu lagi bersama UAS, apalagi dalam keadaan santai, bersilaturahmi, bersendagurau salah satu warung di pusat kuliner Bukittinggi. "Tidak mudah untuk bisa bertemu dengan UAS, karena agenda Beliau sangat padat. Alhamdulillah, saat ini saya bisa bertemu dengannya," ungkapnya dengan penuh rasa syukur.

"Tidak banyak yang kami ceritakan, karena waktu sudah menunjukan 23.57 WIB, Ustadz pamitan untuk istirahat," kata Nasrul Abit.

Usai berpamitan, Wagub Sumbar menyempatkan diri untuk berfoto bersama dengan UAS. "Ini momen spesial, mudah-mudahan dengan kehadiran Ustadz Abdul Somad ini, bisa membawa berkah bagi kita semua," tuturnya. (b/hms)

Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs. H. Nasrul Abit Datuak Malintang Panai meletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa Taratak Baru di Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya, Sabtu (15/8/2020). (foto:hms)

Kab. Solok, Lintas Media News

Masjid merupakan tempat ibadah yang baik dalam meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kita kepada Allah SWT. Dan Masjid juga dapat sebagai pembinaan umat untuk menjalankan kepribadiaan dalam Islam untuk lebih baik lagi disetiap waktu.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs. H. Nasrul Abit Datuak Malintang Panai berkunjung Ke Kabupaten Solok dalam rangka Peletakan Batu Pertama Pembangunan Masjid Taqwa Taratak Baru di Nagari Koto Laweh, Kecamatan Lembang Jaya, Sabtu (15/8/2020).

Hadir pada kesempatan tersebut Wakil Bupati Solok, H. Yulfadri Nurdin, SH., Wali Nagari Koto Laweh Kasyanti, SP., Danramil, ketua Masjid Taqwa serta Tokoh Masyrakat Nagari Koto Laweh.

Wagub Sumbar mengatakan dari panitia pembangunan dapat informasi acara Peletakan batu pembangunan Masjid Taqwa akan dibangun berukuran 12,5 m x 12,5 m Masjid tersebut akan dibangun dua lantai karena jumlah jemaah sudah semakin ramai. 

"Mesjid itu sebelumnya terlalu kecil, ketika sholat hari raya Idul Adha, jamaah terpaksa sholat diluar, dengan terbangunnya mesjid bertingkat ini dapat menampung kapasitas jemaah masyarakat Taratak Baru lebih banyak dari sebelumnya," kata Nasrul Abit.

Nasrul Abit juga ungkapkan selain itu berdirinya mesjid ini dapat difungsikan sebagai tempat pembinaan, pemberian nasihat, dan pengajaran baik yang berbasis pencerahan ilmu agama yang dapat dipergunakan sebaik-baiknya. 

"Semoga Allah SWT melapangkan jalan dalam proses kelanjutan pembangunan mesjid ini, demi membentuk karakter yang religi dan humanis masyarakat. Mari sama-sama membangun masjid ini sebagai amalan baik dunia dan akhirat,  semoga dapat menjadi tompangan menuju ke surga", harap Nasrul Abit.

Walinagari Koto Laweh Kasyanti,SP juga menyampaikan kehadiran pak Wagub Nasrul Abit memberi motivasi kami ikut serta mendorong pembangunan masjid ini sebagai wadah pembinaan keagamaan bagi masyarakat Koto Laweh.

"Masjid ini tentunya juga dapat menjadi inspirasi kami bagaimana meningkatkan pelaksanaan pembangunan nagari Koto Laweh secara bersama-sama dengan masyarakat. Jika saja potensi kebersamaan dapat disatukan tentunya akan mampu jadi kekuatan meningkatkan peran serta masyarakat untuk memajukan pembangunan di nagari Koto Laweh ini," ujarnya. (b/hms)


Tanah Datar, Lintas Media News
Gelar festival ini kita patut mengapresiasina karena festival merupakan suatu tradisi yang berkembang ditengah masyarakat secara turun-temurun yang telah diakui. Dan dilestarikan keberadaannya Batipuh salah satu menjadi percontohan, serta menjadi suatu kebanggaan bagi kita  sebagai salah satu upaya  melestarikan adat Minangkabau di kalangan generasi milenial.

Hal ini dsampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs.H. Nasrul Abit Datuak Malintang Panai membuka secara resmi event festival Budaya Batipuh dengan tema "Baradaik Ka Batipuh Barajo Ka Pagaruyuang Adaik Salingka Nagari" di Jorong Batang Gadih, Nagari Batipuh Baruah, Kecamatan Batipuh, Kabupaten Tanah Datar,kemaren

Kedatangan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit disambut gembira  para Ninik Mamak Nagari Batipuh Baruah, yang dipelihatkan dengan tari pasambahan dan tari gelombang terdiri dari "Silek, tari piriang, dan siriah carano".

Lihatlah setiap gerak dan makna tari pasambahan merupakan budaya tradisional Minangkabau sebagai bentuk ucapan selamat datang dan ungkapan rasa hormat kepada tamu yang baru saja sampai serta diiringi oleh musik tradisional Minangkabau seperti gendang tambua dan talempong.

Masyarakat  Minangkabau  yang memiliki filosofi masyarakat Minang "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah”. Bahwa sesungguhnya Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah merupakan proses pergulatan antara Adat, Islam.
"ABS SBK bagaikan filosofi Ilmu Pengetahuan dimana dalam kerangka filosofis dalam memaknai ekstensi manusia sebagai Khalifatullah di dunia. Dimana manusia memainkan peran menjaga lingkungan alam, menjaga hubungan sesama dan taat sebagai ibadah kepada Allah SWT," ujarnya.  

Wagub Sumbar juga menyebutkan sebagian masyarakat mengkhawatirkan budaya ini akan hilang akibat perkembangan zaman, tetapi daerah Batipuh ini tidak, disini tempat orang beradat yaitu di kabupaten tanah datar. Karena tanah datar ini kental dengan adat dan budaya Minangkabau yang temurun dari orang terdahulu. 

Dengan adanya festival budaya di Batipuh ini tentunya dapat menjadi contoh bagi generasi kedepan nantik. "Indak lapuak dek hujan, indak lakang dek paneh", artinya kehidupan kekerabatan di Minangkabau, walau pun pengaruh dari luar datang begitu besar, namun karena ikatan adat yang kuat maka sistem kekerabatan tersebut tidak akan goyah, inilah yang harus dipertahankan", kata Nasrul.

Nasrul Abit  mengajak generasi muda harus mempelajari tata cara bagaimana melestarikan adat ini, agar potensi lokal dapat dipertahanjan terus menerus supaya tidak hilang terhadap perkembangan teknologi.

"Teknologi juga harus dikuasai yaitu mempunyai akar budaya sebagai cerminan orang Minang yang mempunyai budi pekerti, punya basa-basi, punya sopan santun juga karakter yang baik dibentuk oleh bidang keagamaan yang berpedoman dengan filsafat "Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah," harap Nasrul Abit. (b/hms)

Padang, Lintas Media News
 Kita doakan Puja dan Ica menjadi keluarga yang bahagia, sakinah ma waddah warahmah. Dan jalinan keluarga kedua pasangan selalu dalam kerukunan dalam kebaikan.

Hal ini disampaikan Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit didamping Ny. Wartawati Nasrul Abit disela-sela acara pesta Hari Puja Aksara, S.Ds dengan Annisa Tauhid, SH keluarga besar Drs. Alwis dan HM.Tauhid S.Ip di UPI Sport Exhibition Hall Padang, Sabtu (15/8/2020).

Wagub Sumbar juga katakan, pernikahan dan pesta baralek ini merupakan bagian dari tuntunan Al Qur’an agar setiap kita saling menjaga silaturrahmi sesama manusia. “Silaturrahmi akan selalu memberikan kebaikan dan kemudahan dalam menghadapi berbagai ujian dan tantangan kehidupan. Tentu diharapkan rasa kasih sayang Puja dan Ica tetap selalu tumbuh bersemi dalam merangkai kehidupan yang lebih baik lagi,” ujar Nasrul Abit.

Nasrul Abit katakan kunci terjalinnya silaturrahmi yang baik bagaimana kedua mempelai mampu selalu menghormati kedua orang tua pasangan baik orang tua sendiri maupun kedua orang mertua dari pasangan.

“Begitu indah kehidupan dalam silaturrahmi dan hubungan silaturrahmi yang baik itu memberikan rasa kebahagian dan ketenangan hidup baik bagu Puja dan Ica maupun kedua keluarga besar. Semoga Allah selalu melimpahkan berkah dan hidayah kebaikan kepada kedua pasangan, Aamiin,” seru doa Nasrul Abit.

Walaupun dimasa pandemi covid 19 pesta Puja dan Ica berjalan cukup ramai dan ceria, disiplin protokol kesehatan menjadi acuan dalam acara ini. Dimana makanan dan minuman diambil oleh pelayan makan.

Mereka pakai masker, cuci tangan dan jaga jarak serta pengunjung undangan pun berganti datang sehingga ruangan terjaga dalam jarak antisipasi penyebaran covid 19.

Selamat menempuh hidup baru Puja dan Ica , semoga keluarga besar kedua pasangan selalu dalam ramatan Allah SWT. (b/hms)

Wagub Nasrul Abit sedang melakukan PCR Swab Test



Padang, Lintas Media News

Sehabis melakukan kunjungan kerja ke Jakarta Wakil Gubernur Sumatera Barat Nasrul Abit beserta Istri Wartawati menjalankan PCR (Polymerase Chain Reaction) swab test setibanya di Bandara Internasional Minangkabau, Rabu (13/8/2020).

Langkah ini dilakukan untuk membuktikan keseriusan pemerintah menekan penyebaran Covid-19, minimnya kesadaran masyarakat terhadap protokol kesehatan dan sebagai payung hukum untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan sesuai dengan tugas.

"Kita harus mendisiplinkan diri, jangan hanya dilakukan kalau ada yang terkena virus corona saja. Tapi harus memberikan contoh pada masyarakat, kepedulian terhadap kesehatan sangat penting. Jangan kita yang kembali dari Jakarta yang membawa virus corona ke Sumbar," ucap Wagub Sumbar.

Dengan melaksanakan swab test, Nasrul Abit membuktikan kepeduliannya akan kesehatan pada masyarakatnya. Ia juga mengatakan bahwa orang yang datang ke Sumbar wajib  lakukan test swab, karena peningkatan test swab adalah salah satu kunci untuk menekan tingkat penularan dari Covid-19 di Sumbar. "Kembali saya tekankan bagi siapa saja yang melakukan perjalanan dinas luar daerah wajib hukumnya melaksanakan swab test. Meskipun dari daerah hijau sekalipun," tegasnya.

Sesuai Edaran Gubernur nomor : 360/189/Covid-19-SBR/VIII-2020 tentang

Kewajiban Pemeriksaan Swab RT-PCR BAGI ASN, karyawan BUMD, BUMN, pejabat daerah di lingkungan provinsi Sumatera Barat yang melakukan perjalanan dari luar provinsi.

Edaran ini dimaksudkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya disiplin kesehatan untuk mematuhi semua aturan protokol kesehatan dalam memutus rantai penularan COVID-19 terutama di Sumatera Barat. "Jangan sampai zona hijau kemudian kembali jadi oranye atau kuning," sebutnya

Nasrul Abit akan terus memantau dan memastikan setiap pergerakan kasus Covid-19 ini, supaya tidak terjadi claster baru di Sumbar. "Sayangilah keluarga dan dunsanak kita ada di Sumbar, lakukanlah swab jika kembali dari luar daerah. Ciptakan disiplin diri antisipasi dini penyebaran virus corona," pesannya

Test swab menjadi penting, karena sampai saat ini masih menjadi satu-satunya alat untuk menjaring orang yang terpapar virus corona. Menurut dia, di Sumbar yang paling banyak melakukan test swab memiliki tingkat risiko penularan Covid-19 semakin kecil.

Ditambah belakang ini terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Sumbar yang didominasi oleh ASN, tenaga kesehatan, karyawan BUMN dan BUMD yang melakukan perjalanan dari Provinsi lain, baik melalui jalan darat, laut, maupun udara. "Bagi siapa saja yang melakukan test swab, tidak usah takut melaksanakannya, karena test swab tidak dipungut bayaran alias gratiis," seru Nasrul Abit. "Apalagi test PCR di Bandara Tesnya cepat dan nyaman. Semua biaya ditanggung Pemerintah Provinsi Sumatera Barat," tambah Nasrul Abit. (b/hms)




Padang, Lintas Media News

Produk PT Semen Padang kembali mendapat kepercayaan dalam pembangunan proyek strategis nasional. Melalui sinergi BUMN bersama PT Adhi Karya Tbk (ADHI),  PT Semen Padang ambil bagian dalam pembangunan jalan Tol Trans Sumatera Ruas Sigli - Banda Aceh sepanjang 74,2 km.  

“Alhamdulilah. Kami bersyukur Produk Semen Padang  terus mendapat kepercayaan untuk pembangunan proyek strategis.  Tol Trans Sumatera Ruas Sigli - Banda Aceh mulai dibangun sejak Mei 2019 hingga saat ini sudah sebanyak 165 ribu ton produk Semen Padang terpakai,” ungkap Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri, Kamis, 13 Agustus 2020.

Pembangunan jalan Tol Sigli - Banda Aceh itu baru selesai pada seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 13,5 km. 

Proyek pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera Ruas Sigli - Banda Aceh itu digarap oleh PT Adhi Karya Tbk (ADHI). Saat ini realisasi pembangunan proyek jalan tol pertama di provinsi paling barat Indonesia itu secara keseluruhan, sudah mencapai 46,8 persen. Proyek ini memiliki 6 seksi, diantaranya seksi 1 Padang Tiji-Seulimeum sepanjang 24,3km, seksi 2 Seulimeum-Jantho sepanjang 7,6 km, seksi 3 Jantho-Indrapuri sepanjang 16 km, lalu seksi 4 Indrapuri-Blang Bintang sepanjang 13,5 km, seksi 5 Blang Bintang-Kuto Baro sepanjang 7,7 km dan seksi 6 Kuto Baro-Baitussalam sepanjang 5 km. 

Saat ini seksi 4 telah diuji laik dan total progres pekerjaan mencapai 100% selesai. Uji laik untuk seksi 4 telah dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan perumahan Rakyat (PUPR) dan dinyatakan lulus secara teknis, administratif dan sistem operasi tol.

Yosviandri menyebut dalam pengerjaan proyek jalan Tol Trans Sumatera Ruas Sigli - Banda Aceh itu, PT Semen Padang bekerjasama dengan ADHI dan PT Adhi Persada Beton yang merupakan anak usaha dari ADHI. Bentuk kerjasamanya berupa pasokan semen untuk proyek jalan Tol Sigli - Banda Aceh.

Secara terpisah Unit of State Owned Enterprise (SOE) Officer SIG menambahkan,  semen yang dipasok untuk proyek pembangunan jalan Tol Trans Sumatera Ruas Sigli - Banda Aceh itu tipe UltraPro Curah yang dikirim PT Semen Padang ke lokasi proyek melalui Packing Plant Semen Padang di Malahayati, Aceh.

Selain proyek jalan Tol Trans Sumatera Ruas Sigli - Banda Aceh, produk PT Semen Padang juga dipercaya dalam membangun beberapa jalan tol yang juga bagian dari proyek strategis nasional, seperti jalan Tol Padang - Pekanbaru yang pengerjaannya dimulai dari seksi 6 Pekanbaru -Bangkinang.

"Untuk seksi 6 Pekanbaru -Bangkinang sepanjang 38 km itu, Semen Padang bekerjasama dengan PT Wijaya Karya Beton. Proyek ini dimulai sejak Desember 2019 dan sampai saat ini, Semen Padang sudah mendistribusikan semen sebanyak 10 ribu ton untuk membangun jalan tol sesi 6 Pekanbaru -Bangkinang," ujar Awaluddin.

Seperti diketahui, PT Semen Padang adalah anak usaha SIG dan merupakan pabrik semen pertama di Indonesia, dan Asia Tenggara yang usianya kini 110 tahun. (*/b/hms)


Diskusi terbatas antara Walikota Padang Panjang, Fadly Amran dengan pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Barat yang dipimpin Dr. Zaim Rais, Rabu 12/8/2020) di ruang kerja Walikota. (foto:hms)

Pdg. Panjang, Lintas Media News

Menurunkan tensi radikalisme di tengah kelompok masyarakat memang tidak perkara mudah. Diperlukan pendekatan-pendekatan yang bisa diterima akal sehat dan harus terus menerus. Demikian benang merah diskusi terbatas antara Walikota Padang Panjang, Fadly Amran dengan pengurus Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Barat yang dipimpin Dr. Zaim Rais, Rabu 12/8/2020) di ruang kerja Walikota.

“Kadang-kadang seseorang tidak paham dan tidak menyadari bahwa ujaran, pandangan dan sikapnya sudah menjurus ke arah radikalisme. Maka penting artinya sosialisasi tentang bahaya radikalisme sekalian memperjelas apa yang dimaksud dengan radikalisme menurut UU Antiteroris tersebut,” kata Fadly Amran yang didampingi Sekdako, Sony Budaya Putra. Menurutnya, radikalisme jelas akan memantik disharmoni.

Sementara, Ketua FKPT Sumbar, Zaim Rais mengatakan bahwa upaya pencegahan radikalisme adalah untuk sebuah harapan terwujudnya Indonesia yang damai, saling menghargai. “Tidak saling meniadakan tetapi mengedepankan saling menghormati diantara keragaman agama, budaya dan adat istiadat,” kata Zaim.

Ia juga mengatakan, pemahaman tentang harmonisasi bukan berarti saling membenarkan dan melupakan akidah. Ia mencontohkan bagaimana harmonisasi yang diciptakan Rasulullah di Madinah Al Munawarrah 14 abad silam, semua dilindungi dan dihargai, hidup berdampingan dengan umat Islam.

Sementara itu, Kabid Media FKPT Sumbar, Heranof Firdaus, menyebutkan dalam rangka menciptakan harmonisasi itu juga penting artinya sebuah penjelasan yang lebih terperinci tentang bahaya radikalisme. "Yang bisa dilakukan antara lain memperbanyak narasi untuk mengajak pada semangat harmonisasi serta memberi pemahaman kepada mereka yang berada di belakang media massa maupun media sosial,” ujar Heranof.

Diskusi Walikota Padang Panjang, Fadly Amran dengan pengurus FKPT Sumbar, menyepakati bahwa sosialisasi tentang bahaya radikalisme sangat penting dan patut dilakukan berulang-ulang. Karena, rata-rata semua aksi terorisme di dunia diawali dari radikalisme yang memenuhi pikiran pelakunya.

Hal itu sejalan dengan agenda FKPT Sumbar yang akan menggelar sosialisasi pekan depan, 19 Agustus 2020. FKPT Sumbar bersama Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) mengemas acara sehari penuh dalam bentuk talk show di areal objek wisata Minang Fantasi (Mifan) Padang Panjang. 

Pesertanya adalah awak media, aktivis pers kampus dan aparatur keluarahan se Kota Padang Panjang, akan berdiskusi dalam bertajuk Ngopi Coi (Ngobrol Pintar Cara Orang Indonesia).

Tampil sebagai narasumber mantan Ketua Dewan Pers, Yosep Adi Prasetyo dan Kasi Partisipasi Masyarakat Deputi Pencegahan BNPT Letkol Laut Setyo Pranowo, disamping Ketua FKPT Sumbar Dr. Zaim Rais dan Kabid Media FKPT Heranof Firdaus yang juga Ketua PWI Sumbar itu. Baik Walikota Fadly Amran maupun Ketua PWI Padang Panjang, H.Jasriman menyambut gembira dilaksanakannya talkshow tentang Media sebagai Gagasan Damai. (b/hms)

KIPRAH SEMEN PADANG dalam memajukan perekonomian daerah telah dirasakan masyarakat. Gambar di atas, kegiatan proyek normalisasi intake Baringin untuk kebutuhan pengairan 120 Hektare sawah masyarakat di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan Padang, awal Juli 2020 lalu. (foto:hms)

Padang, Lintas Media News

Walikota Padang Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi PT Semen Padang telah menunjukkan kotmitmennya  memajukan ekonomi masyarakat Sumbar, khususnya Padang. Bahkan menurutnya, perputaran roda ekonomi Padang saat ini, salah satunya juga dari peranan PT Semen Padang.

"Tidak hanya melalui penyerapan tenaga kerja, perputaran roda ekonomi di daerah juga tidak terlepas dari dukungan alokasi dana CSR PT Semen Padang melalui berbagai program," kata Mahyeldi Ansharullah, Senin (10/7/2020)

Mahyeldi menyebut, kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung pelaku UMKM tidak hanya melalui pinjaman bergulir yang direalisasikan melalui Program Kemitraan, tapi pembinaan yang diberikan telah membuat banyak pelaku UMKM sukses, mandiri, dan secara tidak langsung juga menyerap banyak tenaga kerja.

Kemudian program lainnya, berupa bantuan fisik untuk berbagai insfrastruktur, juga mampu menopang pembangunan , khususnya Kota Padang. "Terakhir, Semen Padang telah membantu menormalisasikan intake Baringin dengan anggaran lebih dari Rp1 miliar," ujar Mahyeldi.

Selain itu, program lainnya berupa pemberdayaan masyarakat melalui program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) oleh CSR Semen Padang melalui Forum Nagari di lingkungan perusahaan, juga dinilai dapat meningkatkan ekonomi masyarakat sekitar perusahaan.

Tentunya, sebut Mahyeldi, berbagai program tersebut kini bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Sumateta Barat, tidak terlepas dari perkembangan PT Semen Padang yang bangkit kembali sejak Gubernur Sumbar dijabat oleh Harun Zein. 

"Semen Padang dulu nyaris jadi besi tua. Tapi berkat dukungan Pak Harun Zein ketika itu, Semen Padang bangkit dan berkembang menjadi industri kebanggaan masyarakat Sumbar. Ini perlu dipertahankan oleh Semen Padang ke depan. Kami di Pemko Padang juga mendukung kinerja Semen Padang untuk lebih baik lagi, karena keberadaan Semen Padang juga betdampak kepada peningkatan pendapatan asli daerah," ujarnya.

Kepada manajemen perusahaan itu, termasuk kepada masyarakat Sumbar, khususnya Kota Padang, Mahyeldi  berpesan untuk tetap menjaga eksistensi PT Semen Padang yang merupakan perusahaan kebanggaan masyarakat Ranah Minang.

"Di Semen Padang ini banyak terdapat putra-putri terbaik Sumbar dan mereka lulusan Perguruan Tinggi terbaik di Indonesia. Sebagai Walikota Padang, tentunya saya bangga dengan Semen Padang. Semoga di tangan-tangan orang hebat itu, Semen Padang semakin maju dan berkembang," bebernya.

"Jika Semen Padang maju dan semakin berkembang, tentu kontribusinya dalam memajukan ekonomi masyarakat juga semakin besar pula. Begitu juga sebaliknya. Jadi, mari bersama-sama kita jaga keberadaan Semen Padang ini," imbuhnya. 

Hal yang sama juga disampaikan pakar ekonomi dari Unand Prof. Dr.Edy R Rasyid, Ak. Guru besar Unand itu menilai di tahun 2020 ini, PT Semen Padang genap berusia 110 tahun. Di usia lebih dari satu abad ini, perusahaan semen kebangaan masyarakat Sumbar itu semakin matang.

"Kita semua tahu bahwa Semen Padang merupakan satu-satunya Industri yang dimiliki masyarakat Ranah Minang. Keberadaan Semen Padang itu telah memicu roda perekonomian di Sumbar. Dan itu dapat dilihat dari penyerapan tenaga kerja oleh PT Semen Padang," katanya. 

Selain dapat menyerap tenaga kerja, Edy juga mengapresiasi Corporare Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang. Kata Edy, CSR perusahaan semen di Kota Padang itu sejauh ini selalu konsisten dalam memberdayakan masyarakat lingkungan Sumbar melalui berbagai program.

Seperti Program Kemitraan yang dinilai memberikan multiplier effect terhadap pertumbuhan ekonomi. "Bahkan, banyak pelaku UMKM sukses dan mandiri berkat Program Kemitraan dari CSR Semen Padang tersebut," ujar Edy R Rasyid. 

Tokoh masyarakat Lubuk Kilangan Darmansyah Siroen juga menuturkan bahwa keberadaan Semen Padang di Kecamatan Lubuk Kilangan, diakui sangat dirasakan manfaatnya dalam memajukan ekonomi, khususnya di Lubuk Kilangan. Bahkan bisa dikatakan roda ekonomi di Lubuk Kilangan terus berputar, itu karena PT Semen Padang.

"Sebagian besar karyawan Semen Padang itu tinggal di Lubuk Kilangan. Dan tentunya, putaran uang di Lubuk Kilangan ini berasal dari PT Semen Padang.  Yang jelas keberadaan Semen Padang di Lubuk Kilangan sangat dirasakan manfaatnya," kata Darmansyah Siroen. 

Geliat roda ekonomi Lubuk Kilangan ini juga tidak terlepas dari kerjasama PT Semen Padang dengan vendor lokal yang merupakan putra-putri Lubuk Kilangan. "Keberadaan vendor ini, juga menyerap banyak tenaga kerja. Bahkan mencapai ribuan orang," tukasnya.

Selain itu juga melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat dari CSR Semen Padang yang direalisasikan melalui Forum Nagari. Bahkan dalam setahun, alokasi dana untuk Forum Nagari di Lubuk Kilangan mencapai Rp2,1 miliar.

"Ada 7 Forum Nagari di Lubuk Kilangan dan itu tersebar di masing-masing kelurahan di Lubuk Kilangan. Alokasi anggaran yang diterima oleh masing-masing Forum Nagari di kelurahan itu rata-rata sebesar Rp300 juta pertahun. Ini baru Lubuk Kilangan, belum lagi Kecamatan Pauh dan Kelurahan Pampangan Nan XX," ujarnya.

Melalui Forum Nagari tersebut, tambahnya, tentu berbagai program pemberdayaan masyarakat dapat digerakkan dengan maksimal. Seperti tahun 2019 kemarin misalnya. Melalui bantuan dari CSR Semen Padang, Forum Nagari Indarung bisa menggelar kegiatan pelatihan buat cake. 

"Pelatihan ini bernilai ekonomis bagi peserta pelatihan, karena mereka bisa membuat cake untuk dijual. Program-program pelatihan seperti ini ke depan akan terus kami kembangkan," bebernya.

Di tengah pandemi Covid-19 ini, sebut Darmansyah, Semen Padang bekerjasama dengan Forum Nagari, juga hadir membantu ekonomi masyarakat melalui bantuan sembako untuk masyarakat terdampak Covid-19. "Bantuan sembako itu disalurkan dua tahap, yaitu periode Mei dan Juli kemarin," ujarnya. (b/hms)

Kepala Unit CSR Semen Padang Muhamad Ikrar menyerahkan sapi kurban secara simbolis kepada Dan Lantamal II Teluk Bayur. (foto:hms)

Padang, Lintas Media News
PT Semen Padang pada Rabu, 29 Juli 2020, membagikan sapi kurban sebanyak 25 ekor kepada masyarakat lingkungan perusahaan untuk disembelih pada Idul Adha 1441 H. 

Penyerahan sapi kurban kali ini dilaksanakan secara simbolis di lima lokasi, yaitu di Kantor KAN Lubukkilangan, Kantor KAN Limau Manis, Kantor KAN Pauh V, Kantor KAN Nan XX Lubuk Begalung dan Lantamal Teluk Bayur.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Muhamad Ikrar mengatakan, penyerahan sapi kurban dari PT Semen Padang tahun ini berbeda dibandingkan dengan tahun sebelum-sebelumnya. Pada tahun lalu, penyerahan dipusatkan di  PT Semen Padang. 

Namun karena kondisi pandemi COVID-19, dan juga untuk mematuhi anjuran dari pemerintah untuk mengurangi berkumpul dalam jumlah yang besar, makanya penyerahan bantuan sapi kurban tahun ini dilakukan melalui standar protokol kesehatan dengan cara diantar langsung ke masjid dan lokasi yang telah ditentukan sebagai penerima bantuan. “Penyerahan sapi kurban ini merupakan bagian dari program rutin CSR Semen Padang setiap tahunnya. Tahun ini perusahaan kembali berkomitmen menjalankan syariat kurban. Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana,” kata Muhamad Ikrar ketika penyerahan sapi kurban di Kantor KAN Lubuk Kilangan. 

Pada kesempatan itu, Muhamad Ikrar berharap agar masyarakat terus memberikan dukung an kepada PT Semen Padang agar dalam operasionalnya tetap lancar. Di sisi lain, ia juga tak lupa menyampaikan harapan kepada masyarakat untuk terus menjalan protocol COVID-19 dalam aktivitas sehari-hari agar tetap sehat dan terhindar dari penularan COVID-19. ”Tetap jaga jarak, pakai masker dan cuci tangan,” kata Muhamad Ikrar yang didampingi staf CSR Masykur Rauf, dan Delvi Adri.

Di tempat terpisah, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati menambahkan, penyerahan hewan kurban tahun ini berbeda dengan tahun lalu yang biasanya dilaksanakan secara langsung di Lapangan Cubadak Indarung. Namun kali ini dilaksanakan secara simbolis di beberapa lokasi. 

"Hal ini menunjukkan komitmen kita pada adaptasi kebiasaan baru, yakni tetap produktif namun tetap menerapkan protokol COVID-19. Dengan penyerahan secara simbolis, meminimalisir kerumunan massa dan pelaksanaannya juga dalam periode yang singkat," kata Nur Anita. 

Sangat Peduli
Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asril Ajis mengakui bahwa selama ini PT Semen Padang sangat peduli pada Lubuk Kilangan. “Selama ini PT Semen Padang sangat peduli pada Lubuk Kilangan. Selama ini ada banyak kegiatan CSR yang telah dilaksanakan perusahaan. Termasuk penyerahan sapi kurban setiap tahunnya,” kata Asril.

Secara terpisah, Ketua KAN Limau Manis Syarifuddin Dt Bungsu mengapresiasi PT Semen Padang yang selalu rutin menyalurkan bantuan sapi qurban untuk masyarakat Nagari Limau Manis yang merupakan bagian dari masyarakat lingkungan PT Semen Padang. "Bantuan sapi kurban ini semakin membuktikan bahwa PT Semen Padang semakin peduli dan memperhatikan kami sebagai bagian dari masyarakat lingkungan perusahaan PT Semen Padang. Semoga, PT Semen Padang terus maju dan berkembang bersama kami masyarakat lingkungan," katanya.

Hal yang sama juga disampaikan Ketua KAN Pauh V Yusrizal. Kata dia, dalam keadaan pandemi ini, PT Semen Padang tetap memperhatikan masyarakat lingkungan dan salah satu bentuk dari perhatian tersebut diwujudkan PT Semen Padang melalui bantuan sapi kurban. "Mudah-mudahan bantuan sapi kurban dari Semen Padang ini berkah dan Semen Padang sebagai perusahaan kebangaan kita bersama, terus maju dan berjaya. Kami berterimakasih atas bantuan sapi kurban untuk masyarakat Kenagarian Pauh V," ujarnya. 

Ketua KAN Nan XX Admiral Dt Rj Sampono yang dihubunngi terpisah menyampaikan terimakasih kepada PT Semen Padang yang telah menyalurkan bantuan sapi kurban untuk masyarakat Kenagarian KAN Nan XX. Bantuan sapi kurban ini, kata dia, akan disalurkan untuk masuarakat sekitar Kantor KAN Nan XX. "Kami berterima kasih kepada Semen Padang. Di tengah pandemi Covid-19 ini, Semen Padang masih peduli kepada kami di Kenagarian Nan XX. Semoga Semen Padang semakin maju dan jaya, serta semakin meningkat produksinya," kata Admiral.

Danlantamal II Padang Laksma TNI Dafit Santoso juga menyampaikan terimakasih kepada PT Semen Padang atas bantuan dua ekor sapi kurban. Ia berharap hubungan Lantamal II Padang dengan PT Semen Padang terus berjalan dengan baik ke depannya. "Khususnya dalam pelayanan pendistribusian semen dari PT Semen Padang melalui Pelabuhan Teluk Bayur," katanya.

Total sapi kurban yang disalurkan PT Semen Padang tahun ini adalah sebanyak 25 ekor, dengan rincian, sebanyak 12 ekor sapi untuk Kecamatan Lubuk Kilangan, 7 ekor untuk Kecamatan Pauh, dan Kecamatan Lubuk Begalung 2 ekor. Juga dibagikan 2 ekor sapi melalui Lantamal II Padang, 1 ekor sapi untuk perwakilan PT Semen Padang di Aceh dan 1 ekor sapi untuk perwakilan di Dumai. (*/b/hms)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.