Ketua DPRD Dirwansyah Buka Rapat Paripurna Penyampaian Pemerintah Terkait RAPBD Tahun 2026
Pasbar, LintasMediaNews.Com -
Ketua DPRD Dirwansyah yang didampingi Insan Safri Wakil Ketua, buka Rapat Paripurna yang ke -13 pada masa Sidang ke III Tahun 2026 ,dalam rangka Penyampaian Keterangan Pemerintah ,atas Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026,serta Nota Keuangannya.
Rapat Paripurna ini tampak dihadiri oleh : para Anggota Dewan terhormat ,Forkopimda,wakil Bupati Sekda ,Staf Ahli,Kepala SKPD, Intansi Vertikal, Pimpinan Partai Politik,LSM,Awak Media dan Undangan lainnya.
Yulianto Bupati Pasbar di ruang Sidang Dewan Padang Tujuh yang didampingi Parlindungan Hasib uan ,Senin 24/8 mengatakan terkait rancangan perubahan APBD Tahun 2026 ,merupakan Wujud nyata adanya Sinergitas dan kerjasama antara Pemda dengan DPRD ,atas penyusunan RAPBD Tahun Anggaran 2026 ini.
Nota keuangan ini memuat penjelasan kebijakan alokasi anggaran yang direncanakan Pemerintah Daerah dalam rangka mempercepat Kesejahteraan Masyarakat ungkapnya.
Ia mengatakan setidaknya Nota Rancangan Perubahan APBD Pasbar tahun Anggaran 2026 yang dimulai dari Rancangan Perubahan Pendapatan Daerah yang dianggarkan sebesar Rp. 1.337.692.309.100,- naik menjadi Rp.200.041.135.073,- dari APBN Murni Tahun Anggaran 2026 Rp.1.137.651.174.027,-
Terkait PAD sebesar Rp
173.086.520.058,-naik menjadi Rp.2.531.323..870,-
Dengan APBD Murni sebesar Rp.170.555.196.188,-
Secara rinci Pendapatan Transfer Pada RAPBD anggaran 2026 Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat direncanakan Rp.1.100.526.524.000,,naik lagi menjadi Rp.183.810.469.000,- dengan APBD Murni Rp.916.716.055..000,-,semetara Pendapatan Transfer antara Daerah tahun anggaran 2026 direncanakan Rp
62.500
690.043,- naik lagi menjadi Rp.12.120.767.204,-,dengan APBD Murni sebesar Rp.50.379.922.839,-.
Sedangkan kebijakan Pemerintah Daerah dari sisi Belanja adanya efesiensi belanja Operasional dan pengendalian belanja produktif untuk Infrastruktur sebesar Rp.1.419.788.756.055,-,naik lagi Rp.263.137.582.028,-APBD Murni Rp.1.137
651.174.027,-.
Sementara biaya Operasioanl ada Rp.1.078.252.433.837,6,-,baik lagi Rp.142.862.142.375.,6,dengan APBD Murni Rp.935.390.291.462,-
Sedangkan Belanja modal ada Rp.173.780.784.190,4,naik lagi Rp.130.436.802.308,4,APBD Murni Rp.43.343.981.882,-
Begitu juga elanja tak terduga ada Rp.1.038.637.344,- menjadi turun Rp
1.461.362.656,-,APBD Murni sebesar Rp.2.50
0.000.000,- (Dua milyar Lima ratus juta rupiah).
Untuk belanja Transfer sebesar Rp.157
716.900.683,-,naik Rp.1.300.000.000,-dengan APBD Murni Rp.156.416.900
683,-
Dari rencana pendapatan Daerahpada RAPBD 2926 sebesar Rp.1.337.692.309.100,bila dibandingkan dengan belanja semua SKPD dilingkungan Pemkab Pasbar sebesar Rp.1.410.788.756.055,terdapat defisit sebesar Rp.73.096.446.955,- atau Tujuh puluh tiga Miliar sembilan puluh enam juta empat ratus empat puluh enam ribu sembilan ratus lima lima rupiah.,dari SILPA Tahun Anggaran 2025 tegasnya.
Ia juga berharap tetap optimis bisa menjalankan program Rancangan Perubahan APBD tahun 2026,demi meningkatkan tarap hidup dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Pasaman Barat implementasi pemenuhan target RPjMD
Pasbar,bersyukur pembangunan Infrastruktur di daerah masih didukung Pemerintah Pusat,berharap Rancangan Perubahan ini dapat dibahas sesuai mekanisme dan diagendakan Badan Musyawarah DPRD pintanya.(Ran)






















