Articles by "Kota Padang"

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batang anai Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukittinggi Dewan Pers Dharmasraya DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai FJPI Sumbar HPN 2022 Jakarta Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Kayu Agung Kepulauan Meranti Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk Linggau Mentawai Meranti Miranti Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Painan Pariaman Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Selatan Pessel PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang PWI PWI Sumbar Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Sawahlunto Selat panjang Semen Padang Semen Padang.. Sijunjung SMSI Solok Solok Selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel sungai sarik TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok
Showing posts with label Kota Padang. Show all posts

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 PT Semen Padang, anak usaha SIG, menggelar kegiatan Temu Tukang, Pelatihan dan Demonstrasi Aplikasi Semen di Club House PT Semen Padang, Rabu (20/6/2024). Kegiatan tersebut, dikuti oleh 50 tukang bangunan dari berbagai daerah di Sumatera Barat (Sumbar).

Dihadiri Senior Sales Manager Area Sumatera Bagian Tengah SIG Nanda Kurniawan, Sales Promotion Officer SIG Arfan Asmara Putra, Area Sales Manager SIG Wilayah Sumbar Dani Oktavianus, dan Territory Sales Officer SIG, Nino Perdana.

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang, Nur Anita Rahmawati mengatakan, Temu Tukang, Pelatihan dan Demonstrasi Aplikasi Semen ini merupakan kegiatan rutin yang dilakukan perusahaan untuk mensosialisasikan produk-produk dari PT Semen Padang sampai dengan tata cara pengaplikasian semen yang benar dan tepat kepada para tukang.

Rangkaian kegiatan yang digelar, di antaranya, sosialisasi produk PT Semen Padang seperti tipe EzPro (PCC), PwrPro (PCC+), UltraPro (OPC), SprintPro (OPC+), DuPro+MSR (Tipe II) DuPro+HSR (Tipe V) dan SuperTermo (OWC), kegiatan visit ke pabrik dan pengaplikasian semen. "para tukang juga diperlihatkan pengaplikasian semen dengan cara memasang tembok atau dinding menggunakan batu bata. Setelah tembok selesai dipasang, kemudian dilakukan plester dan acian pada tembok tersebut", ujar Anita.

Senior Sales Manager Area Sumatera Bagian Tengah SIG, Nanda Kurniawan menambahkan, kegiatan tersebut juga mendemonstrasikan aplikasi semen dengan menggunakan tiga semen merek berbeda. Salah satunya, adalah semen EzPro atau yang umum dikenal sebagai semen PCC yang diproduksi oleh PT Semen Padang. 

Kegiatan demonstrasi aplikasi semen dengan tiga merek yang berbeda ini, kata Nanda, bertujuan untuk mengetahui perbandingan dari masing-masing semen yang digunakan. "Jadi, setelah kegiatan demonstrasi aplikasi semen ini, kami pun meminta pendapat dari para tukang semen mana yang lebih bagus digunakan untuk membuat dinding, plesteran dan acian," tuturnya.

Bagi PT Semen Padang, kegiatan ini tentunya juga menjadi ajang silahturahmi dengan para tukang bangunan. Karena, mereka adalah ujung tombak  PT Semen Padang di lapangan. Maka dari itu, pada kegiatan ini pihaknya berharap adanya masukan dari para tukang bangunan terkait kualitas dan mutu dari semen yang diproduksi oleh PT Semen Padang.

"Tukang ini sama dengan influencer semen. Karena, tukang ini dapat menentukan pemilihan merek semen kepada masyarakat. Untuk itu, kami berharap para tukang bangunan dapat memberikan feedback untuk PT Semen Padang, supaya antara tukang bangunan dan PT Semen Padang bisa tumbuh bersama," katanya. 

Sementara itu, salah satu peserta Temu Tukang dan Pelatihan Demonstrasi Aplikasi Semen bernama Gusmet, mengapresiasi  PT Semen Padang yang telah menggelar kegiatan ini. Dia berharap, kegiatan ini dapat digelar secara rutin supaya para tukang bangunan dapat menambah pengetahuan bagaimana pengaplikasian semen yang tepat dan benar.

"Kami para tukang bangunan ini adalah orang-orang yang langsung bersentuhan dengan semen. Bagaimana kualitas semen yang bagus atau tidak, kami yang merasakan di lapangan. Bahkan, masyarakat yang ingin membangun ataupun merehab rumah, bertanya kepada kami mana semen yang lebih bagus untuk digunakan. Jadi, kami berharap kegiatan ini bisa rutin digelar supaya kami juga bisa memberikan masukan kepada PT Semen Padang," katanya.

Warga Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang ini juga menyebut bahwa pada umumnya, semen yang diproduksi PT Semen Padang lebih kuat dibandingkan semen merek lain. Contohnya untuk pembuatan dam atau bendungan, pemasangan tembok rumah, serta pengecoran kolom praktis atau tiang, semen yang diproduksi PT Semen Padang lebih kuat dibandingkan semen merek lain.

"Saya pernah coba semen merek lain untuk membuat bendungan, dan hasilnya kurang bagus, begitu juga untuk pemasangan tembok dan kolom praktis juga sering gagal. Tapi kalau semen yang diproduksi PT Semen Padang, kualitasnya lebih unggul dibandingkan merek lain dan cocok untuk pembuatan bendungan, pemasangan tembok dan kolom praktis," ujarnya. 

Hal yang sama juga disampaikan tukang bangunan lainnya, Suprawoto. Kata dia, dirinya sudah puluhan tahun menjadi tukang bangunan dan baru kali ini mendapat kesempatan mengikuti kegiatan Temu Tukang yang digelar PT Semen Padang. "Saya sangat setuju kalau kegiatan temu tukang ini bisa terus digelar," katanya.

Terkait kualitas semen, warga Kampung Jambak Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang ini menyampaikan bahwa sebagai tukang bangunan, dirinya sudah banyak mencoba berbagai semen merek lain. Dari berbagai merek tersebut, semen yang diproduksi PT Semen Padang tidak lagi diragukan kualitasnya dan itu sudah banyak buktinya.

"Saya lama jadi tukang bangunan di Jakarta, dari tahun 1990 sampai 2007. Selama di sana, saya pakai semen merek lain. Kemudian saya pulang kampung ke Padang dan menggunakan semen merek PT Semen Padang. Dan, saya bandingkan ternyata semen yang diproduksi PT Semen Padang kualitasnya lebih unggul dibandingkan semen merek lain. Terutama untuk membuat struktur bangunan seperti pondasi, tiang, dinding dan plesteran," ujarnya.

Kegiatan Temu Tukang ini didukung oleh distributor PT Semen Padang seperti PT RIS Investindo Satana, PT Zetka Niagatama, PT Andalas Jaya Bersama, PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Andrico Tama Prima Lestari, PT Cipto Sadar Pratama, PT Cendana Sembilan, PT Yatama Multi Sejahtera, PT Sumber Niaga Interindo dan PT Puskud Jaya Bersama.

Acara ini juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize berhadiah menarik kepada peserta temu tukang seperti sepeda dan handphone diakhir kegiatan.(*)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Nofiandi Andi, SH.MH mengatakan kebeberadaan kampung keluarga berkualitas adalah strategi pemerintah dalam pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pelaksanaan kampung KB, tidak bisa tidak, harus menjalankan delapan fungsi keluarga dengan baik oleh setiap keluarga. Delapan Fungsi keluarga itu yakni fungsi agama, kasih sayang, perlindungan, sosial budaya, reproduksi, sosialisasi dan pendidikan, ekonomi dan pembinaan lingkungan, ungkap

Nofiandi Andi yang juga Camat Lubuk Begalung, Kota Padang, Jumat (21/6/2024)

Ia  sebagai narasumber  orientasi pengelolaan Kampung Keluarga Berkualitas Tingkat Provinsi Sumatera Barat, di Hotel Mercure menyampaikan, Kampung KB  tidak hanya menitik beratkan pada pembangunan Keluarga Berencana untuk mengendalikan Populasi saja. 

Tetapi juga menitik beratkan pada pembangunan keluarga Sejahtera melalui pemberdayaan masyarakat." Pada prinsipnya program Kaming KB mewujudkan keluarga kecil bahagia sejahtera, tentu dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga. Penerapan fungsi keluarga tersebut membantu keluarga lebih bahagia dan sejahtera, terbebas dari kemiskinan, kebodohan dan keterbelakangan,"ujarnya.(Irwan Rais)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Ketua BK DPD RI Leonardy mengatakan Euforia tengah melanda masyarakat Indonesia. Bukan hanya pecandu sepakbola yang bahagia. Mereka juga bangga dengan prestasi yang ditorehkan oleh Timnas Sepakbola U-23.

Khusus Sumatera Barat, salah satu Pemainnya adalah menantu dari politisi asal Sumbar, Andre Rosiade, ucap  H. Leonardy Harmainy Dt.Bandaro Basa, Rabu (19/6/2024)

Walau gagal digelaran Piala Dunia akibat dihentikan Timnas Guinea pada babak Play Off di Paris, prestasi timnas sudah sangat luar biasa. Apalagi kebangkitan sepakbola Indonesia terjadi di era modern dimana olahraga berpadu dengan kemajuan teknologi.

“Sudah sepantasnya euphoria ini dimanfaatkan sedemikian rupa untuk memoles lagi tim sepakbola di daerah kita. Semangat yang menyala  dijadikan momentum indah untuk rekonstruksi olahraga sepakbola Sumatera Barat. Latihan dan pertandingan berjenjang perlu dihidupkan lagi untuk memajukan pesepakbolaan Sumbar,” ujar Anggota DPD RI, H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa.

Sebagai orang yang pernah bersama Pendawa Lima mengantarkan PSP Padang melaju ke Divisi Utama PSSI pada Tahun 1996 silam menegaskan perlunya dukungan yang kuat terhadap tim sepakbola. Terutama dukungan finansial yang bisa didapatkan dari BUMN, maupun BUMD serta swasta, ucap Dt. Bandaro Basa.

Ajakan Leonardy ini sejalan dengan transformasi yang dicanangkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir sekaitan manajerial dan pelaksanaan liga di ajang Kongres Biasa PSSI 2024 beberapa waktu lalu. Akan digalang kolaborasi antara PSSI, pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

"Erick ketika itu juga mendorong pembentukan Liga 4 sebagai langkah terobosan untuk memajukan mutu sepak bola di Tanah Air. Sumbar pun bisa memanfaatkan momen ini dengan sebaik-baiknya, ucapnya.

Leonardy juga mengungkapkan, rencana Erick Tohir mendapat dukungan Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Restuary Daud, yang mewakili Mendagri Tito Karnavian.

Kemendagri akan aktif mendorong pemerintah daerah untuk memperkuat kebijakan dan alokasi anggaran guna pengembangan sepak bola guna  mendukung Percepatan Pembangunan Persepakbolaan Nasional. “Momentum ini harus mampu kita manfaatkan sebaik-baiknya,” tegas Ketua Badan Kehormatan DPD RI itu.

Leonardy mencontohkan, patut ditiru langkah berani dalam merekrut para pemain naturalisasi untuk memperkuat skuad timnas.Pemain naturalisasi ini adalah pemain asing yang beralih kewarganegaraan menjadi WNI karena hubungan darah keturunan Indonesia dari kakek atau nenek sesuai Undang-undang No 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. Mereka juga memiliki komitmen tinggi membela timnas Indonesia. 

"Maka langkah ini dapat diterapkan juga untuk pemain sepakbola daerah kita seperti Semen Padang FC dan PSP Padang yang juga mempunyai banyak pemain naturalisasi. Melalui kebersamaan kita upaya mendatangkan pemain sepakbola yang dinaturalisasi bisa dilakukan untuk mendongkrak prestasi sepakbola Sumatera Barat. Kita pun harus tetap menyiapkan pemain pelapis dari putra-putra terbaik dari berbagai daerah di Sumatera barat,” ujarnya.

Makin hidupnya perkembangan sepakbola di Sumatera Barat, maka diharapkan lahir bibit-bibit pesepakbola handal yang akan memperkuat nagarinya, kecamatannya, kota/kabupatennya, provinsinya. Mereka bisa berlaga di kancak sepakbola profesional yang akan memperkuat tim sepakbola yang akan menorehkan prestasi di tingkat nasional, regional bahkan internasional, sebut Leonardy.

Hidupkan lagi turnamen sepakbola di daerah kita. Pertandingan sepakbola tingkat nagari/desa/kelurahan, tingkat kecamatan, tingkat kabupaten, atau tingkat Sumbar. Dari pertandingan itulah dijaring bibit-bibit pesepakbola.

Terkait dukungan terhadap turnamen sepakbola ini, Leonardy mengakui bahwa pihaknya terus memberikan fasilitas terhadap generasi muda yang mau menggelar pertandingan. Ada yang dibantu untuk hadiah piala juara I, II dan III beserta hadiah uang. Ada juga yang difasilitasi hingga trophy bergilirnya. Bahkan ada pula pelaksanaan turnamennya diberi dukungan nyata.

“Sebagai Anggota DPD RI, Leonardy terus berupaya memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga. Karena salah satu prioritas penggunaan dana desa itu adalah untuk membangun sarana dan prasarana olahraga di tingkat desa/nagari. Bisa diselaraskan dengan program membangun stadion mini dari Kementerian Pemuda dan Olahraga,” ujarnya.

Para pemudapun didorong Leonardy untuk memanfaatkan momen pelaksanaan turnamen ini untuk mengasah potensi dirinya menjadi event organization. Mereka harus mampu menjadikan ajang tersebut untuk sosialisasi diri, melatih kepekaan intuisi bisnis sambil berkegiatan sosial bersama teman-temannya. 

Dan Alhamdulillah mereka yang mampu menerapkannya, telah berulangkali melaksanakan turnamen dengan memperebutkan piala bergilir dari Anggota DPD RI H. Leonardy Harmainy Dt. Bandaro Basa.  (Irwan Rais)

 

PADANG, LINTASMEDIANWWS.COM

 Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) memotong empat ekor sapi qurban hari ini, Rabu, 19 Juni 2024.

"Empat ekor sapi qurban tersebut bantuan dari Bapak Andre Rosiade, Kapolda Sumbar, Bank Nagari dan PT Semen Padang," ungkap Ketua PWI Sumbar Widya Navis.

Dikatakan Widya Navis, untuk kelancaran pelaksanaan qurban, PWI Sumbar membentuk panitia qurban.

"Panitia qurban yang dibentuk PWI diketuai Jayusman Effendi, Bendahara PWI Sumbar," cakapnya.

Menurut Widya Navis, daging qurban nantinya dibagi-bagi dalam kantong kresek dengan berat 1 Kg per kantong.

"Daging qurban nantinya kita bagika  kepada pengurus dan anggota PWI yang berdomisili di Kota Padang," tukuknya.

Selain itu, jelas Widya Navis, daging qurban juga dibagikan kepada janda wartawan.

"Kita juga membagikan daqing qurban tersebut kepada warga sekitar," cakapnya.

Sementara itu, Ketua Panitua Jayusman Effendi mengatakan, setelah sapi dipotong, dagingnya disamak, dan dimasukan ke kantong kresek, maka siap untuk dibagikan.

"Kepada pengurus, anggota PWI, janda wartawan dan masyarakat sekitar silahkan mengambilnya kepada panitia di kantor PWI Sumbar," ujarnya.

Jayusman Effendi, biaya pemotongan dibebankan kepada kas keuangan PWI Sumbar.

"Kaki dan kulit tidak kita jual, tapi kita sedekahkan ke masyarakat," ujarnya. (*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Takbir dan takhmid berkumandang di Masjid Raya Jabal Ramah PT Semen Padang menyambut datangnya Hari Raya Idul Adha 1445 H, Senin (17/6/2024) pagi. Seribuan jamaah yang mayoritas merupakan masyarakat di lingkungan perusahaan PT Semen Padang, telah memenuhi masjid terbesar di Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang itu sejak pukul 07.30 WIB. 

Nampak hadir Manajemen PT Semen Padang, Direktur Operasi PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Oktoweri, Komisaris Kharul Jasmi, serta ratusan karyawan Semen Padang Group beserta keluarganya. Bertindak sebagai Khatib adalah Ustadz Syahrial, MA, dan Imam Sholat Ustadz Rico Febrianto, S.Pdi.

Salat Idul Adha itu sejatinya akan digelar di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang. Namun, hujan lebat yang mengguyur Kota Padang, panitia pelaksanaan Salat Idul Adha yang terdiri dari Panitia Tetap Syiar Agama Islam PT Semen Padang bersama Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Indarung, kemudian memindahkan pelaksanaan Salat Idul Adha ke Masjid Raya Jabal Ramah PT Semen Padang.

Direktur Operasi PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dalam Sambutannya menyampaikan, Hari Raya Idul Adha adalah momen istimewa yang mengingatkan pada nilai-nilai pengorbanan, kesabaran dan keikhlasan. Hari Raya Idul Adha juga mengenang kisah Nabi Ibrahim AS yang menunjukkan ketundukan dan ketaatan yang luar biasa kepada Allah SWT, serta kisah Nabi Ismail AS yang dengan ikhlas menjalankan perintah Allah SWT.

"Makna Hari Raya Idul Adha mengajarkan kita tentang pentingnya pengorbanan untuk tujuan yang lebih besar. Dalam konteks pekerjaan kita, hal ini mengingatkan kita bahwa terkadang kita harus berkorban untuk mencapai tujuan yang lebih besar, baik itu dalam bentuk waktu, tenaga, atau sumber daya. Selain itu, kita juga dapat mengambil makna kebersamaan dan kepedulian pada Hari Raya Idul Adha ini," katanya. 

Pada moment Hari Raya Idul Adha ini, umat muslim diajak untuk berbagi dengan sesama, khususnya dengan mereka yang membutuhkan. Semangat kebersamaan ini tentunya sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari di tempat kerja. "Maka dari itu, mari kita aplikasikan semangat kebersamaan ini dengan meningkatkan kolaborasi dan saling mendukung di antara kita," tuturnya.

Pada Idul Adha 1445 H tahun ini, sebutnya, PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG juga membagikan sebanyak 33 ekor sapi kurban yang diserahkan kepada masyarakat di Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung, termasuk untuk daerah perwakilan PT Semen Padang di Dumai, Lampung, Aceh dan Bengkulu. Penyerahan hewan kurban ini merupakan sebagai bentuk kepedulian perusahaan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) kepada masyarakat lingkungan.

"Penyerahan sapi kurban ini merupakan salah satu agenda rutin perusahaan tiap tahunnya. Bagi PT Semen Padang sendiri, penyerahan sapi kurban ini juga sebagai upaya dalam melaksanakan syiar agama Islam di lingkungan perusahaan. Diharapkan, pembagian sapi kurban ini dapat mempererat silahturahmi antara PT Semen Padang dengan masyarakat lingkungan," katanya. 

Pada kesempatan yang baik ini, Pri Gustari mengajak seluruh jamaah Salat Idul Adha di Masjid Raya Jabal Ramah Semen Padang untuk bersama-sama mendoakan umat muslim yang tengah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci di Mekkah, agar mereka diberi kelancaran melaksanakan seluruh rangkaian ibadah, meraih haji Mabrur dan dukungan masyarakat lingkungan terhadap perusahaan. "dan juga kami berharap dukungan kepada PT Semen Padang ditengah ketatnya persaingan industri semen agar kami dapat terus memberikan kontribusi kepada masyarakat dan negara," ujarnya. Keteladanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya

Sementara itu, Khatib Salat Idul Adha Ustadz Syahrial, MA dalam khutbahnya menyampaikan ceramah tentang keteladanan Nabi Ibrahim dan Keluarganya. Kata dia, keluarga Nabi Ibrahim AS adalah keluarga yang saleh. Kesalehan tidak akan dicapai kecuali dengan ilmu dan amal. Tanpa ilmu, seseorang tidak akan mampu beramal dengan benar sesuai tuntutan syariat. "Tanpa ilmu dan tanpa amal, juga tidak akan mendekatkan diri kepada Allah dan tidak akan mengantarkan seseorang menjadi pribadi yang saleh," kata Ustadz Syahrial.

Ustadz Syahrial yang juga Ketua Lembaga Pendidikan Ma'arif Sumbar itu menyampaikan, ada banyak sekali sisi kesalehan keluarga Nabi Ibrahim yang dapat diteladani. Di antaranya, Nabi Ibrahim sangat kuat memegang teguh aqidah dan syariat. Allah SWT berfirman dalam Surat Ali 'Imran ayat 67 yang artinya "Ibrahim bukanlah seorang Yahudi dan bukan pula seorang Nasrani, melainkan dia adalah seorang yang memegang teguh Islam. Dia bukan pula termasuk golongan orang-orang musyrik".

Nabi Ibrahim sebagai mana nabi-nabi yang lainnya adalah ma'shum (selalu dijaga Allah) dari kufur dan syirik. Nabi Ibrahim tidak pernah sedikitpun meragukan ketuhanan Allah. "Beliau tidak pernah menyembah selain Allah, tidak pernah menyembah bulan, bintang dan matahari. Nabi Ibrahim tidak pernah meragukan sifat qudrah (Mahakuasa) Allah SWT, dan beliau tidak pernah berdusta dalam setiap ucapannya," ujar Ustadz Syahrial.

Di akhir khutbah tersebut, Ustadz Syahrial menyampaikan bahwa berbagai kisah inspiratif dan religius dari Nabi Ibrahim dan keluarganya itu, diharapkan dapat menjadi teladan bagi semua jamaah salat Idul Adha di Masjid Raya Jabal Rahmah PT Semen Padang. Bukan hanya dalam melaksanakan ibadah kurban semata, tetapi juga dalam melaksanakan semua perintah Allah SWT. 

"Semoga Allah SWT menganugerahkan kepada kita semua kekuatan untuk meneladani kesalehan Nabi Ibrahim dan keluarganya. Mari kita ambil hikmah dan pelajaran dari Idul Adha ini, dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari," pungkas Ustadz Syahrial.

 

Padang, Lintasmedianewa.com

Sekolah Dasar Negeri (SDN)  35  Pagambiran Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang    menerapkan kurikulum merdeka yang diwujudkan dengan menggelar  Panen Karya kewirausahaan, kehidupan berkelanjutan, serta kearifan lokal. Hal ini bagian dari Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) di SDN 35 tersebut.

Camat Lubuk Begalung Nofiandi Amir pada kesempatan tersebut mengatakan,tujuan  kegiatan tersebut untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan dan semangat berinovasi di kalangan murid murid. Selain itu, murid murid juga diajarkan untuk  mencintai lingkungan dengan mendaur ulang sampah menjadi barang yang bisa dimanfaatkan kembali. 

"Mengagumkan, sebab murid murid bisa  mengekspresikan kreatifitasnya dan  juga menjadi wahana mengasah keterampilan kewirausahaan. Didukung majelis guru dan para orang tua murid dari berbagai tingkat kelas yang turut berpartisipasi," ungkapnya.

Tema kearifan lokal dan murid murid belajar kearifan lokal, mengolah makanan tradisional dan daur ulang sampah. Pada pameran yang digelarnya  berhasil mengumpulkan sejumlah karya kreatif dan inovasi dari para murid murid  SD 35 Pengambilan itu. Dan  memberikan peluang kepada mereka untuk memamerkan bakat dan keahlian kepada masyarakat, sebut Camat Nofiandi Amir.

Untuk itu Camat Nofiandi Amir menyebutkan melalui kegiatan panen karya P5 ini diharapkan bisa meningkatkan kesadaran murid murid tentang kewirausahaan, kebudayaan dan kearifan lokal Lubuk Begalung, Kota Padang. Dan mengembangkan keterampilan kreatif dan inovatif, memperkuat keterampilan komunikasi dan kerja tim.(Irwan Rais)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Ustad M Adi Gunawan, SPdi menyebutkan Idul Adha 1445 H adalah salah satu perayaan terpenting bagi umat Muslim. Diawali dengan ibadah solat Id, lalu dilanjutkan dengan kegiatan penyembelihan sapi kurban.

Perayaan Idul Adha memiliki makna yang dalam, yakni mendorong semangat untuk berbagi kepada sesama, menghargai keikhlasan, mendekatkan diri pada Allah SWT serta merajut silaturrahim antar sesama umat muslim,ungkap Ustad M Adi Gunawan, SPdi, Sabtu (15/6/2024)

Kepada para panitia kurban  untuk bisa memastikan hewan kurban yang dibeli terbebas dari wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta penyakit lainnya, sebut ustadz Adi Gunawan mengingatkan. 

Setelah itu, tata cara penyembelihan sapi kurban harus sesuai dengan ajaran Islam. Seluruh daging qurban  dibagikan kepada warga sekitar yang membutuhkannya. Pembagian daging qurban dilakukan dengan memperhatikan aspek keadilan dan kebutuhan,ucapnya

"Panitia qurban adalah wakil dari pemilik kurban yang bertanggung jawab penuh dalam pelaksanaan ibadah qurban, mulai dari pembelian sapi kurban, segala persiapan  hingga membagikan daging kurban kepada para pengirimannya,"ungkap ustadz Adi Gunawan.(Irwan Rais)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Camat Lubuk Begalung Kota Padang Nofiandi Amir SH MH  membuka kegiatan   temu karya Karang Taruna Kecamatan Lubuk Begalung, di Ruang Rapat  Kantor Camat, Sabtu, (15/6 2024)

Camat Nofiandi Amir menyampaikan temu karya Karang Taruna dengan tema "Pemuda Yang Bekerja dan Berkarya Menuju Lubeg Yang Berjaya"  dihadiri langsung Ketua  Karang Taruna Kota Padang diwakili  Bung Hendratmo, Ketua Karang Taruna Kecamatan Lubuk Begalung Buya Risyandi Malin Bandaro serta undangan dari OKP dan pilar-pilar sosial se Kecamatan Lubuk Begalung.

"Kami menyampaikan apresiasi Karang Taruna yang mampu melaksanakan  kegiatan temu karya tersebut. Berharap melalui kegiatan ini bisa melahirkan rencana kerja dan rekomendasi yang bermanfaat untuk para pemuda di Kecamatan Lubuk Begalung,"ungkapnya.

Selanjutnya juga berharap akan lahir kepengurusan baru yang memiliki semangat baru dengan  pengabdian yang baik terhadap organisasi maupun untuk pembangunan kecamatan Lubuk Begalung, harapnya.

Karang Taruna Lubuk Begalung  harus senatiasa menyesuaikan ekselerasinya dengan tuntutan tanggung jawab sosial dari waktu-ke waktu. Secara dinamis melakukan berbagai langkah dan pendekatan guna memaksimalkan peran sosialnya agar lebih berdaya guna ditengah masyarakat.

Karang Taruna supaya selalu menjunjung tinggi asas musyarawah mufakat dalam setiap pengambilan keputusannya. Semoga pertemuan ini bisa menjadi media untuk menampung dan mengakomodir semua usulan, saran, pendapat dan masukan positif dari setiap anggotanya. Sehingga kegiatan ini benar-benar mencerminkan salah satu adat dan budaya masyarakat  yang senantiasa mengedepankan musyawarah mufakat, ucap Camat Nofiandi Amir.(Irwan Rais)


 Kepala Unit CSR PT Semen Padang Dedi M Siddiq menyerahkan secara simbolis bantuan sapi kurban kepada KAN Lubuk Kilangan, Sabtu (15/6/2024)


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 Seperti Idul Adha sebelumnya, PT Semen Padang tiap tahun terus membagikan sapi kurban kepada masyarakat lingkungan perusahaan. Pada Idul Adha 1445 H tahun ini, sebanyak 33 ekor sapi kurban diserahkan kepada masyarakat untuk disembelih di masjid/musala yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Padang, yaitu Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung. 

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis di Padang, Sabtu (15/6/2024) menjelaskan, penyerahan hewan kurban merupakan salah satu agenda rutin perusahaan tiap tahunnya. "Ini juga merupakan bentuk kepedulian PT Semen Padang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) terhadap masyarakat yang berada di sekitar lingkungan serta dalam upaya melaksanakan syiar agama Islam di lingkungan Perusahaan," katanya.   

Dia berharap agar daging kurban ini dapat didistribusikan secara tepat kepada mereka yang berhak menerimanya.

"Mudah-mudahan daging kurban ini dapat bermanfaat bagi keluarga yang berhak menerimanya," katanya.

Pada kesempatan itu Iskandar mengharapkan dukungan dari seluruh stakeholders perusahaan agar anak usaha SIG itu tetap bisa memberikan kontribusi pada daerah, dan negara. "Dukungan dari seluruh stakeholders perusahaan sangat kami harapkan, agar PT Semen Padang tetap terus berkembang sehingga bisa menjalankan program-programnya demi kesejahteraan rakyat," katanya.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Dedi M Shidiq menjelaskan, penyerahan sapi kurban itu telah dimulai sejak Kamis (13/6/2024). Selain di tiga kecamatan di Kota Padang, PT Semen Padang juga menyalurkan untuk daerah perwakilan PT Semen Padang seperti di Dumai, Lampung, Aceh dan di Bengkulu.

Di Kecamatan Lubuk Kilangan, hewan kurban diserahkan ke masjid/musala yang ada di kelurahan di Lubuk Kilangan, termasuk ke Kantor Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan.

Untuk Kelurahan Batu Gadang, diserahkan ke Musala Uswatun Hasanah Sikayan Mansek, Masjid Nurul Hidayah Ngalau, dan Masjid Nurul Iman. Kemudian untuk Kelurahan Indarung ke Masjid Ubudiyah Tepi Air dan Masjid Al-Ittihad.

Selanjutnya untuk Kelurahan Padang Besi, Bandar Buat, Koto Lalang, Baringin dan Tarantang. Untuk  Padang Besi, sapi kurban diserahkan ke Masjid Jami', Bandar Buat ke Musala Nur Ihsan, Koto Lalang diserahkan ke Musala Taqwa Gurun Kudu, di Baringin untuk Masjid Nurul Wujud dan di Tarantang ke Musala Baitul Ramah.

Selanjutnya untuk Kecamatan Pauh, diserahkan ke Kantor KAN Pauh V, KAN Limau Manis, Masjid Ikhlas Batu Busuk, Musala Nurul Yakin Piai Tangah, Masjid Raya Limau Manis, Masjid Nurul Islam Koto Baru dan Masjid Al Wathan Limau Manis. 

Kemudian untuk Kecamatan Lubuk Begalung hewan kurban diserahkan ke Kantor KAN Nan XX dan untuk Masjid Jabal Thur Bukit Putus, Kelurahan Pampangan," beber Dedi sembari menyebut bahwa pada Idul Adha tahun ini, PT Semen Padang juga menyerahkan kurban untuk jamaah Masjid Raya Teluk Bayur.

Imam sekaligus Ketua Pengurus Musala Baiturrahmah Kelurahan Tarantang Bakri Can, mengaku sangat bersyukur mendapatkan bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang. Apalagi, kata dia, di Musala Baiturrahmah pada Idul Adha tahun ini tidak ada peserta kurban sapi, yang ada hanya peserta kurban perseorangan dengan 1 ekor kambing.

"Kalau tidak ada bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang, mungkin hanya 1 ekor kambing itu saja yang akan kami sembelih di Hari Raya Idul Adha ini. Untuk itu, kami sangat berterima kasih sekali kepada PT Semen Padang yang telah menyalurkan bantuan sapi kurban. Ini kebahagiaan sangat luar biasa yang kami rasakan di tengah keterbatasan ekonomi masyarakat sekitar musala ini," katanya. 

Hal yang sama juga disampaikan Imam Masjid Nurul Wujud Kelurahan Baringin, Syaharuddin. Kata dia, pada Idul Adha tahun ini, ada 5 ekor sapi dan 7 ekor kambing kurban yang disembelih. Dari jumlah hewan kurban tersebut, 1 ekor sapi merupakan bantuan dari PT Semen Padang. Untuk itu, mewakili jamaah Masjid Nurul Wujud, dia pun mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah menyalurkan bantuan hewan kurbannya.


"Alhamdulillah, terima kasih kepada manajemen PT Semen Padang yang telah menyalurkan bantuan 1 ekor sapi kurban untuk kami. Setelah disembelih, daging sapi kurban ini akan kami distribusikan kepada masyarakat Baringin. Sudah kami siapkan juga 400 kupon daging kurban. 1 kupon nantinya akan kami isi dengan 1,5 kg daging kurban ditambah 0,5 kg jeroan," katanya.(*)


Teks foto: Kepala Unit CSR PT Semen Padang Dedi M Siddiq menyerahkan bantuan sapi kurban kepada Ketua KAN Limau Manis Zulkifli Dt Ri Gumayang, Sabtu (15/6/2024)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang menyerahkan satu ekor sapi qurban untuk PWI Provinsi Sumatera Barat, Sabtu siang, 15 Juni 2024, bertempat di kantor PWI Sumbar.

Sapi qurban tersebut diterima langsung oleh Ketua PWI Sumbar Widya Nafis didampingi oleh Ketua DKP Zul Effendi dan jajaran pengurus lainnya.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Dedi M Siddiq mengatakan, total sapi qurban PT Semen Padang yang dibagikan tahun ini adalah 33 ekor.

"Sapi yang kita serahkan ke PWI adalah jenis limosin dengan berat 120 Kg," kata Dedi M Siddiq, didampingi staf CSR Boby dan Yumendri.

Sebelumnya, kata Dedi M Siddiq lagi, pihaknya juga menyerahkan sapi qurban untuk jamaah Naqsandiah Baringin Lubuk Kilangan.

"Untuk Kota Padang kita menyerahkan sebanyak 28 ekor, diantaranya kita serahkan di Nagari Pauh Limo sebanyak 3 ekor, Nagari Limau Manih 4 ekor, Taluak Bayua 1 ekor, pampangan, stokeholder, dan daerah lainnya di Kota Padang," tukuknya.

Sementara itu, untuk korban bencana, penyerahan sapi qurban PT Semen Padang digabungkan dengan Setdaprov Sumbar.

"Kita juga menyerahkan sapi qurban di empat perwakilan PT Semen Padang, yaitu Aceh, Dumai, Bengkulu dan Lampung," cakapnya.

Ketua PWI Sumbar Widya Nafis menyampaikan terimakasih kepada PT Semen Padang yang telah menyumbangkan satu ekor sapi qurban ke PWI Sumbar.

"Terimakasih kepada PT Semen Padang, semoga kemitraan kita terus terjalin dan kalau dapat tahun depan ditingkatkan menjadi dua ekor," tukuknya. (*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Segenap pengurus PWI Provinsi Sumatera Barat menggelar gontong royong (goro) di kantor PWI Sumbar menjelang hari raya akbar Idul Adha, Sabtu, 15 Juni 2024.

"Alhamdulillah, hari ini kita goro bersih-bersih kantor menjelang hari raya Idul Adha,"  ungkap Ketua PWI Sumbar Widya Nafis di sela-sela pelaksanaan goro.

Dikatakan Widya Nafis, untuk hari raya Qurban tahun ini, PWI Sumbar akan memotong empat ekor sapi qurban.

"Pelaksanaan pemotongan hewan qurban kita rencanakan pada hari Rabu, 19 Juni 2024," ungkap Widya Nafis.

Dijelaskan Widya Nafis, empat sapi qurban yang akan dipotong di PWI Sumbar tersebut merupakan sumbangan dari Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar Andre Rosiade, PT Semen Padang, Bank Nagari dan Kapolda Sumbar.

"Hari ini, sapi yang dari Pak Andre Rosiade sudah kita terima langsung, dan dari Bank Nagari tadi sudah diserahkan secara simbolis kepada kita, pada hari Rabu mereka antarkan ke lokasi pemotongan di kantor PWI Sumbar," terangnya.

Widya Nafis menyampaikan terimakasih kepada pihak yang telah menyumbangkan hewan qurban ke PWI Sumbar.

"Kami atas nama pengurus PWI Sumbar menyampaikan terimakasih kepada Pak Andre Rosiada, Dirut Semen Padang, Bank Nagari dan Bapak Kapolda yang telah menyumbangkan sapi qurban ke PWI Sumbar," katanya.

Menurut Widya Nafis, daging qurban nanti akan dibagikan kepada pengurus, anggota PWI, janda wartawan dan warga sekitar kantor PWI Sumbar.

"PWI Sumbar sudah membentuk panitia qurban yang diketuai Jayusdi Effendi, Bendahara PWI Sumbar," ujarnya. (*)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Bantuan satu ekor sapi kurban dari anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, diterima Ketua PWI terpilih, Widya Navies  di kantor PWI Sumbar, Sabtu, 15 Juni 2024.

"Saya serahkan bantuan sapi kurban ini untuk disembelih, dan dagingnya dapat dimanfaatkan oleh anggota PWI Sumbar serta warga sekitar," ujar Filda, utusan Andre Rosiade, saat menyerahkan sapi kurban tersebut kepada Ketua PWI terpilih, Widya Navies.

Dalam kesempatan tersebut, Filda juga menyampaikan salam dari Andre Rosiade yang berhalangan hadir.

"Pak Andre menyampaikan salam hangatnya kepada seluruh anggota PWI dan masyarakat Sumbar. Beliau berharap bahwa momen Idul Adha 1445 H ini dapat menjadi ajang untuk mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan rasa kebersamaan," tambahnya.

Widya Navies mengucapkan terima kasih atas bantuan ini dan berharap sapi kurban ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi anggota PWI  dan masyarakat sekitar. 

"Kami sangat menghargai perhatian dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Bapak Andre Rosiade melalui bantuan ini. Semoga berkah kurban ini dapat dirasakan oleh banyak pihak," ujar Widya yang juga Pemred topsatu.com tersebut.

Penyerahan sapi kurban ini merupakan bagian dari upaya Andre Rosiade untuk terus berkontribusi positif kepada masyarakat, khususnya di Sumatera Barat. 

Sebagaimana diketahui pada tahun ini PWI Sumbar menerima bantuan sapi kurban 4 ekor. Selain dari Andree Rosiade, ada juga bantuan dari Bank Nagari, Kapolda dan Semen Padang. (*)

 

Kurban, PWI Sumbar Mengapresiasi Bank Nagari

Padang, Lintasmedianews.com

Bank Nagari kembali menyalurkan hewan kurban, Jumat (14/6), dalam program Bank Nagari Berkurban. Satu ekor hewan kurban itu diserahkan ke PWI Sumbar.

Tahun ini, 1445 H bank kebanggaan urang awak ini  berkurban 11 ekor sapi. Salah satu dari beberapa lembaga yang menerima hewan kurban ini, yakni PWI Sumbar.

Semua hewan kurban itu disalurkan ke masjid sekitar Bank Nagari Kantor Pusat dan Pegambiran, daerah terpencil dan terdampak bencana alam di Sumbar melalui Pemprov Sumbar, PWI Sumbar dan PDAM Kota Padang.

Rincian 11 ekor sapi kurban itu yakni empat ekor sapi untuk empat masjid sekitar Bank Nagari Kantor Pusat dan Pegambiran, lima ekor sapi untuk daerah terpencil dan terdampak bencana alam di Sumbar. Kemudian satu ekor sapi disalurkan ke PWI Sumbar dan satu ekor sapi disalurkan ke PDAM Kota Padang.

Hewan kurban tersebut diserahkan secara simbolis di aula lantai IV Kantor Pusat Bank Nagari, Jumat (14/6).

Kegiatan ini dihadiri antara lain sejumlah Pemimpin Divisi Bank Nagari, Kepala Biro Kesra Setprov Sumbar Al Amin, Ketua PWI Sumbar terpilih Widya Navies dan sejumlah pengurus masjid yang menerima sapi kurban Bank Nagari.

"Setiap tahun kami menyalurkan hewan kurban kepada masyarakat Sumbar. Tahun ini Bank Nagari kembali menyalurkan hewan kurban yang berasal dari seluruh pegawai termasuk jajaran direksi yang menyisihkan sebagian penghasilannya," kata Pjs Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra saat memberikan sambutan.

Penyaluran sapi kurban ini, sebut Gusti, sebagai bentuk kepedulian sosial dan berbagi serta juga dalam rangka saling bersinergi dengan pihak-pihak yang selama ini telah berjasa dengan Bank Nagari. "Untuk itu senantiasa kita menyerahkan sapi kurban kepada pihak-pihak tersebut," ucapnya.

Ia menyebutkan tahun ini ada 11 ekor sapi dialokasikan Bank Nagari. "Kegiatan serupa juga dilaksanakan oleh kantor-kantor cabang dan cabang pembantu Bank Nagari di Sumbar maupun luar Sumbar," ungkapnya.

Gusti Candra juga menggugah jajaran komisaris, direksi, pemimpin divisi, pemimpin cabang dan karyawan Bank Nagari untuk terus rutin tiap tahun berkurban. Pasalnya, kurban tersebut tidak akan mengurangi rezeki malah mendapatkan suatu keuntungan.

"Kita yakin di kantor cabang dan cabang pembantu Bank Nagari pasti mempunyai lingkungan yang butuh perhatian. Jika semua orang mendoakan kebaikan kita, InshaAllah Bank Nagari dijauhkan dari bala, dimudahkan rezeki, dimudahkan keuntungannya, pengurusnya serta karyawannya," tutur Gusti Candra.

Apalagi, sebut Gusti Candra, Bank Nagari telah memiliki sebuah produk tabungan Sikoci Qurban. Produk itu diperuntukkan bagi nasabah yang ingin melaksanakan ibadah kurban. Tabungan dapat dicairkan apabila sampai dengan masa kurban dan jumlah nilai kurban seharga 1 ekor kambing/1 ekor sapi atau sesuai harga kurban yang berlaku saat itu. 

Kelompok/komunitas/instansi/keluarga/sekolah atau institusi/organisasi permasyarakatan lainnya untuk nasabah Warga Negara Indonesia, dengan setoran awal Rp100 ribu dan setoran selanjutnya minimal Rp50 ribu. Tabungan ini tidak diberikan kartu ATM karena difokuskan hanya untuk menabung. Keuntungan Sikoci Qurban, nasabah bebas biaya administrasi, dapat menggunakan akad Mudharabah (bagi hasil) atau Wadiah (titipan), serta dilayani di seluruh jaringan kantor Bank Nagari (Konvensional dan Syariah).

Mengapresiasi Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyatakan apresiasinya kepada Bank Nagari yang setiap tahun menyalurkan hewan kurban melalui PWI Sumbar. "Terima kasih Bank Nagari," katanya.

Menurutnya, hewan kurban itu dan tiga hewan kurban dari tiga lembaga lain yang diterima PWI Sumbar juga akan disalurkan Kembali kepada masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan PWI Sumbar.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Setprov Sumbar Al Amin mengapresiasi Bank Nagari telah berkurban sebanyak 11 ekor sapi. Setiap tahun bank kebanggaan Sumbar ini menyalurkan kurbannya ke masyarakat Sumbar.

"Alhamdulillah kita di Pemprov Sumbar juga mengumpulkan kurban dari seluruh aparatur sipil negara (ASN). Kurban ASN kita tahun ini sebanyak 65 ekor sapi. Ditambah 5 ekor sapi dari Bank Nagari, kemudian dari Askrida dan Jamkrida. Jadi keseluruhannya 73 ekor sapi," ungkap Al Amin.

Ia menyebutkan dalam penyaluran hewan kurban ini diprioritaskan untuk daerah bencana di Sumbar yakni Kabupaten Agam, Kabupaten Tanahdatar, Kota Padangpanjang serta Kabupaten Pesisir Selatan. Bentuk diberikan berupa sapi.(*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Impian Silvia Dewina (42), seorang warga  RT 3, RW 2, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, untuk memiliki rumah layak huni akhirnya terwujud pada Selasa (11/6/2024). Melalui Program Peduli Hunian Tahun 2024, Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) PT Semen Padang mewujudkan impian Silvia yang telah 28 tahun tinggal di rumahnya yang sebelumnya tidak layak.

Pada Selasa, Kepala Pelaksana Harian UPZ BAZNAS PT Semen Padang Muhammad Arif dan Kepala Pelaksana Teknis UPZ BAZNAS PT Semen Padang Mafril, menyerahkan kunci rumah bantuan yang telah selesai dibangun kepada Silvia Dewina. Rumah itu selesai dibangun selama lebih kurang 20 hari, dengan luas 6x6 meter persegi, terdiri dari dua kamar tidur dan terdapat ruangan untuk mandi, cuci dan kakus (MCK). Kemudian, bahannya untuk atap terbuat dari seng, rangka kayu, dinding asbes dan bagian depannya dari beton. 

Silvia Dewina merupakan warga kurang mampu yang menempati rumah tersebut bersama anak perempuannya, Agil Aidil Fitri (21) dan suami anaknya, Boby Saputra serta 2 anaknya yang masih balita. Silvia Dewina sebenarnya memiliki 4 orang anak, 3 di antaranya sudah menikah sementara yang terakhir masih di duduk bangku SMP dan tinggal bersama salah seorang kakaknya yang lain.

Sebelum menerima pembangunan rumah melalui Program Peduli Hunian dari lembaga penyalur zakat karyawan Semen Padang Group yang merupakan bagian dari SIG, Silvia Dewina tinggal di rumah yang kondisinya cukup memperihatinkan yang jauh dari kata layak huni, dengan atap yang sudah bocor, berdinding papan yang mulai lepas dan tiang penyangga yang sudah lapuk.

Silvia mengaku  bahagia karena beberapa tahun lalu  mendambakan rumah yang layak dan saat ini bisa mendapatkannya. "Kami bersyukur kepada Allah SWT. Terima kasih UPZ Baznas PT Semen Padang yang telah membangunkan rumah baru buat saya dan keluarga,” ucap Silvia Dewina, di sela-sela acara peresmian pemakaian rumah yang ditandai dengan penyerahan kunci rumah.

Dia menuturkan kisah pilu yang ditinggal mantan suami sekitar 12 tahun lalu. Sebagai janda yang hanya ibu rumah tangga, ia tidak mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan terpaksa tinggal di rumah tidak layak huni tersebut bersama anak-anaknya. 

Silvia mengungkapkan, rumah yang ia tempati ini dibangun di atas tanah milik keluarga mantan suaminya. "Keluarga mantan suami atau keluarga ayah dari anak saya ini sangat peduli dengan kami, sehingga membolehkan rumah ini dibangun melalui Program Peduli Hunian UPZ BAZNAS PT Semen Padang dengan syarat diperuntukkan untuk anak dan cucunya," kata dia.

Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas PT Semen Padang, Muhammad Arif mengatakan bahwa bantuan pembangunan rumah yang diperuntukkan bagi mustahik Silvia Dewina ini merupakan bagian dari program Peduli Hunian. Program ini diperuntukan kepada warga miskin yang tidak memiliki rumah yang layak, dan pemberian bantuan untuk Silvia Dewina ini sudah sesuai dengan peruntukannya. Biaya pembangunan rumah Silvia  menelan dana sebesar Rp 28.297.000 tersebut, berasal dari zakat karyawan Semen Padang Group yang dihimpun oleh UPZ Baznas PT Semen Padang.

“Jadi, ini adalah zakat karyawan Semen Padang Group yang kami salurkan kepada Silvia Dewina yang merupakan seorang janda. Nah, karena ada tanah hibah dari keluarga mantan suaminya, makanya kami bangunkan rumah baru untuk Silvia Dewina ini. Semoga, Silvia beserta anak dan betah tinggal di rumah baru ini,” kata Muhammad Arif.

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis secara terpisah mengapresiasi UPZ PT Baznas Semen Padang yang telah menyalurkan zakat karyawan Semen Padang Group untuk membangun rumah layak huni bagi Ibu Silvia Dewina, seorang janda di Kelurahan Koto Lalang, Kota Padang.

“Program pemberian bantuan rumah ini sangat tepat dan signifikan dalam membantu saudari Silvia Dewina yang selama ini tinggal di pondok kecil di tengah sawah. Rumah baru ini tentunya akan sangat membantu meningkatkan kesejahteraan keluarga Ibu Silvia Dewina,” kata Iskandar.

Ia mengapresiasi kerja UPZ Baznas PT Semen Padang yang telah menyalurkan zakat karyawan Semen Padang Group secara tepat sasaran melalui program Peduli Hunian. Hal ini sejalan dengan komitmen PT Semen Padang untuk turut berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat sekitar.

“Semoga ke depannya UPZ Baznas PT Semen Padang dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam penghimpunan dan penyaluran zakat, sehingga semakin banyak masyarakat kurang mampu yang dapat terbantu dan meningkat kesejahteraannya,” kata Iskandar. (*)

 

PADANG,LINTASMEDIANEWS.COM

Muhammad Iqbal, pesilat binaan PT Semen Padang, berhasil meraih medali perunggu pada kejuaraan ASEAN Schools Games 2024 yang digelar pada 1-9 Juni 2024 di Vietnam.

Pesilat dari Perguruan Pencak Silat Kelatnas Perisai Diri PT Semen Padang yang merupakan binaan dari Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG) dan satu-satunya pesilat asal Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang terpilih mewakili Indonesia di kejuaraan pencak silat antar usia pelajar yang diikuti oleh negara-negara ASEAN. 

Direktur Utama PT Semen Padang Indrieffouny Indra, mengucapkan selamat atas prestasi yang diraih Muhammad Iqbal di ajang tersebut, tentu perjuangan Iqbal hingga berhasil meraih medali perunggu bukanlah hal yang mudah.

"Butuh mental juara untuk bisa sampai ke titik ini. Untuk itu, kami turut berbangga atas prestasi yang diraih Iqbal. Semoga, prestasi yang diraih ini membuat Iqbal semakin termotivasi untuk bisa meraih prestasi yang lebih tinggi lagi ke depannya," kata Indrieffouny di Padang, Jumat (7/6/2024).

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Umum FKKSPG Fredo Syukri. Kata dia, pengurus FKKSPG merasa bangga atas prestasi yang diraih Muhammad Iqbal di ajang ASEAN Schools Games tersebut. Apalagi, untuk bisa sampai ke ajang ini, tentunya Iqbal butuh kerja keras yang dimulai dari bawah. 

"Selamat Iqbal, prestasi yang diraih Iqbal menjadi sebuah kebangaan bagi kami di FKKSPG, dan juga PT Semen Padang. Prestasi ini selain dapat memotivasi Iqbal, diharapkan juga dapat menjadi pemicu bagi atlet binaan lainnya untuk bisa meningkatkan prestasi dicabang olahraganya masing-masing," kata Fredo.

Fredo juga mengucapkan terima kasih kepada pelatih Kelatnas Perisai Diri yang telah membina Iqbal dengan baik, sehingga bisa meraih prestasi di ajang internasional, termasuk kepada tim official dan pelatih yang mendampingi Iqbal pada ajang ASEAN Schools Games 2024.

"Selain itu, kami juga mengucapkan terima kasih kepada manjemen PT Semen Padang yang telah mensupport FKKSPG dalam membina berbagai cabang olahraga. Bahkan, bisa dikatakan PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG ibarat KONI mininya Sumbar. Karena, atlet binaan FKKSPG ini telah banyak memberikan kontribusi untuk Sumbar dan Indonesia pada umumnya," beber Fredo.

Sementara itu, pelatih Kelatnas Perisai Diri PT Semen Padang Mardas, menyebut bahwa sebenarnya Iqbal berpeluang untuk bisa meraih medali emas pada ajang ASEAN Schools Games tersebut. Namun sayangnya, pada babak semi final, Iqbal terpaksa didiskualisasi karena melakukan pelanggaran.

"Iqbal turun di Kelas C Putra Remaja. Iqbal gagal melaju ke partai final, karena di partai semifinal, Iqbal didiskualisifikasi karena melakukan pelanggaran terhadap lawannya yang merupakan pesilat tuan rumah, yaitu Vietnam. Meski begitu, hasik yang diraih Iqbal ini akan jadi bahan evaluasi buat kami di perguruan," katanya.

Diketahui, ASEAN Schools Games (secara informal dikenal sebagai Youth SEA Games) adalah acara multi-olahraga tahunan untuk atlet siswa sekolah menengah di Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) dan diselenggarakan di bawah wewenang Dewan Olahraga Sekolah ASEAN (ASSC). 

Ajang ini digelar bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi atlet sekolah untuk mengadu bakat olahraga mereka di kawasan ASEAN dan untuk memberikan kesempatan bagi atlet sekolah agar mereka bisa berinteraksi dan terlibat dalam pertukaran budaya di ASEAN.

ASEAN Schools Games pertama diselenggarakan di Thailand pada tahun 2009, sedangkan saat ini merupakan penyelenggaraan ke-XIII yang berlangsung di Can Tho, Vietnam.

Profil Iqbal

Muhammad Iqbal merupakan atlet pencak silat kebanggaan Provinsi Sumbar yang tinggal di Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Berbagai prestasi telah banyak ditorehkan oleh pesilat yang saat ini, juga dipersiapkan oleh Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumbar untuk PON Aceh-Sumut.

Di antaranya, Juara I Kelas A Putra Kejurnas/Pra PON Pencak Silat, Juara I Putra Kelas C Tingkat Remaja pada Kejuaran Pencak Silat Tingkat Nasional Kapolri Cup I Tahun 2023, dan Juara II Kelas B Putra pada kegiatan pembinaan dan pengembangan olahraga prestasi tingkat daerah Provinsi Sumbar atau seleksi atlet daerah Kota Padang tahun 2021.

Selanjutnya, Juara III Kelas C Putra Remaja Kejuaraan Pencak Silat Persinaga Cup di GOR Sawah Lebar Kota Bengkulu pada Desember 2021, Juara I kelas F Putra praremaja pada Pencak Silat Tangan Mas Open Champsionship I pada Mei 2022, Juara III Kelas C Putra pada Kejurnas Pencak Silat antar Satuan Pendidikan yang digelar pada September 2022 di Kota Payakumbuh.

Kemudian, pelajar SMA Negeri 14 Padang itu juga meraih Juara II Kelas C Putra pada Kejurnas antar Satuan Pendidikan Tingkat Nasional yang digelar di Jakarta pada tahun 2022, Juara II kelas C Putra Popnas XVI 2023 Palembang yang digelar 26 Agustus – 4 September 2023, dan Juara I Kelas A Putra Kejurda Pencak Silat se-Sumbar tahun 2023.

Selain memiliki sejumlah prestasi mentereng di cabang olahraga pencak silat, Iqbal ternyata juga berprestasi di sekolah. Bahkan ketika SD, remaja kelahiran 2 Februari 2006 silam itu selalu 3 besar di sekolah. “Alhamdulillah ketika SD, saya selalu juara 1, 2, dan 3. Selain juara kelas, saya juga pernah juara 3 tahfiz Al-Quran tingkat TPQ/TQA,” pungkas Iqbal kepada media ini beberapa waktu lalu.(*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Dalam rangka menggerakkan elemen masyarakat untuk berpartisipasi dalam  pengawasan Pemilu Kada,  Bawaslu Sumatera Barat menggelar Sosialisasi Pengawasan Pemilu Partisipatif dalam rangka "Optimalisasi Sinergisitas Pengawas Pemilu dan Civil Society Dalam Mengawal Demokrasi" di hotel Santika Padang Selasa (11/6) hari ini. 

Bawaslu menghadirkan 60 orang  wakil wakil organisasi keagamaan, tokoh adat dan masyarakat,  paguyuban, forum forum etnis,    pemuda, organisasi  mahasiswa, organisasi profesi , organisasi massa, organisasi media dan organisasi pers. PWI Sumbar diwakili oleh wakil ketua bidang Pendidikan M.Khudri. 

Komisioner Bawaslu Sumbar Muhammad Khadafi yang menjabat sebagai Koordinator Devisi Pencegahan,  Pengawasan dan Kehumasan membuka acara secara resmi. "Bawaslu bersineji bersama sama dengan civil society untuk melakukan pengawasan dan pencegahan pelanggaran pelanggaran Pemilu,  itulah sebabnya bapak dan ibu kami undang bersama sama  ke ruangan " kata Khadafi .

Khadafi mengatakan setelah kita melaksanakan Pemilu Presiden dan Legislatif tahun 2024 lalu, Bawaslu dengan dukungan civil society telah berhasil melakukan pencegahan dan pengawasan. "Keberhasilan kita dibuktikan dengan rendahnya jumlah kasus pelanggaran yang dilaporkan ke Bawaslu cukup rendah dan boleh dikatakan tidak ada kasus yang berat, artinya fungsi pengawasan berjalan efektif"  katanya.

Karena itu untuk Pemilu Kada yang akan datang,  Bawaslu kata Khadafi berharap semua yang hadir diruang ini turut mengawasi Pemilu Kada. "Diantara kita yang hadir di ruang ini mungkin ada yang kenal dengan peserta Pemilu,  jika yang bersangkutan melakukan pelanggaran, mohon kiranya mengingatkan" kata Khadafi.

Khadafi  selanjutnya mengatakan,  pihaknya telah dan akan menindaklanjuti semua kasus pelanggaran,  sekecil apa pun pelanggaran itu. " Semua informasi yang masuk ke  Bawaslu akan ditindaklanjuti, walaupun informasi itu belum tentu benar,  karena itu semua kita kami minta untuk memberikan informasi"  kata Khadafi. 

Peran media juga disebut Khadafi,  selama ini katanya  media telah memberikan partisipasinya,  meng edukasi dan menginformasikan proses Pemilu dalam rangka membantu pencegahan pelanggaran dan pengawasan. "Kita berharap peran itu tetap dimaksimalkan dalam Pemilu Kada tahun ini " ujarnya. 

Dalam kesempatan itu Khadafi juga menyebutkan bahwa tahapan Pilkada telah dimulai dan baru saja selesai pendaftaran Pemilu Kada Perseorangan. "Ada dua kabupaten kota yang punya peserta perorangan , sekarang dalam tahap verifikasi data pemilih, apakah KTP pemilih benar atau tidak,  tentu Bawaslu butuh informasi"  tambah nya.

Khadafi juga menyebut pentingnya pengawasan terhadap netralitas ASN, pemasangan alat peraga yang sembarangan yang menggangu ketentraman dan keselamatan orang banyak,  serta proses kampanye tanpa izin  "Pada Pemilu kemaren,  Bawaslu Sumbar berhasil mencegah sebanyak 1377 bentuk kampanye tanpa izin atas bantuan masyarakat " ujarnya. 

Akhirnya Khadafi ingatkan agar kegiatan politik ini tidak merugikan semua pihak terutama warga negara dan peserta Pemilu.  "Jangan sampai karena pelanggaran Pemilu ada yang kena sangsi hukum, khususnya hukum pidana, itu akan merugikan kita" tandasnya. 

Pada Sosialisasi itu dihadirkan dua pembicara untuk dua sesi,  sesi pertama tampil Aidil Auliya,  Dosen UIN Padang dengan tema Pemilu Partisipatif.  

Aidil  uraikan teori teori demokrasi dan Pemilu serta beberapa pelanggaran Pemilu khususnya politik uang.  Intinya paparan Aidil adalah Pemilu harus diselenggarakan  dengan partisipasi masyarakat sipil secara maksimal dan mencegah terjadinya politik yang untuk menghasilkan pemimpin yang bisa memajukan dan mensejahterakan masyarakat. (MK)

 

Padang,Lintasmedianews.com

Indun Nuraini Lurah Bungo Pasang, Koto Tangah Kota Padang melepas  pawai Takruf Khatam Qur'an TPQ masjid Al Kautsar di RT 01 RW 12 perumahan Bungo Bumi Indah, Minggu, (9/6/2024).

Pada kesempatan tersebut, Lurah Indun Nuraini berpesan kepada para santriwan santriwati TPQ masjid Al Kautsar, Khatam Al-Qur’an, Wisuda Tahfidz  bukan batas akhir belajar Al-Quran. Tetapi justru lebih bergairah lagi mempelajari, mulai dari tajwid yang dilengkapi dengan seni irama, dan kandungan dari artinya.

"Jangan sampai para santri  berhenti belajar membaca Alqur'an sesuai kaidah tajwid (Hukum bacaan).Mempelajari pula arti dari setiap bacaan Alqur'an sebagai petunjuk dalam menjalani kehidupan ini," sebut Indun Nuraini megingatkan.

Semoga kegiatan Khatam Alqur'an ini menjadi kegiatan rutin setiap tahun oleh TPQ masjid Al Kautsar.Dan pada kesempatan tersebut Lurah Bungo Pasang Indun Nuraini didampingi Ketua BKS Nasrul, Ketua RW 12 Rajo Bandaro dan ketua RT 01 Willi Sutan Pamenan.(Irwan Rais)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Walau hujan mengguyur Pj Wali Kota Padang Andree Algamar  tetap membuka Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-41 Tingkat Kecamatan Lubuk Begalung di halaman kantor camat setempat, (9/6/2024).

Pj Wali Kota Andre Algamar salut kepada seluruh undangan dan masyarakat yang menghadiri pembukaan MTQ ke 41 tersebut, walau hujan mengguyur namun semuanya  tetap bertahan dengan hati yang gembira.

Untuk itu, PJ Wali Kota Andre Algamar menyampaikan melalui kegiatan MTQ ini hendaknya  mampu menggugah dan menjadi daya tarik,  sekaligus menjadi penyemangat generasi muda untuk mempelajari Al Quran lebih baik lagi.

MTQ juga dapat dijadikan sebagai momentum untuk memasyarakatkan nilai-nilai Al Qur’an kepada masyarakat. MTQ bukan saja mencari juara, namun yang lebih utama lagi adalah syiar dan dakwah tentang bagaimana membumikan Al Qur’an di Kota Padang, ucap PJ Wali Kota Andre Algamar.

Pelaksanaan MTQ merupakan upaya dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul, religius, berbudaya, kreatif, dan inovatif.

"Al-Quran sebagai kitab suci (kalamullah) yang dibawa oleh Nabi Muhammad SAW ini merupakan pedoman hidup umat muslim agar hidup berkah dan terarah,"ujarnya.

Jadi melalui MTQ tingkat Kecamatan Lubuk Begalung bisa melahirkan qori, qoriah, ha'fiz, dan hafizah terbaik untuk tingkat Kota Padang, Provinsi maupun nasional nantinya, harap Wako Andre Algamar.

Kepada Qori dan Qoriah peserta   MTQ supaya mengikuti dengan baik. Hal ini sekaligus  momentum untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan pengamalan isi kandungan Al-Qur’an, sehingga nantinya bisa mewakili  Kecamatan Lubuk Bagalunh diajang MTQ tingkat Kota Padang bulan Agustus 2024, ucap Andre.(Irwan Rais)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Camat Lubuk Begalung kota Padang Nofiandi Amir SH MH  menyebutkan, pada pembukaan MTQ ke 41 tingkat Kecamatan Kecamatan Lubuk Begalung bahwa Minangkabau terkenal dengan nilai–nilai adat dan agama yang sangat kuat.

Maka untuk menjaga nilai tersebut supaya tetap tumbuh dan lestari   "Ndak lakang dek paneh. Ndak lapuak dek hujan" maka kami pemangku kepentingan bersepakat mamulangkan Siriah kagagangnyo, Pinang katampuaknyo, Karih ka saruangnyo, " ungkap Camat Nofiandi Amir, Minggu (9/6/2024)

Hal ini sesuai dengan falsafah hidup masyarakat Minangkabau "Adaik basandi syarak.Syarak basandi Kitabullah. Syarak mangato adaik mamakai. Alam takambang jadi guru,"ucapnya.

Oleh karena itu, sebut Camat Nofiandi Amir  tradisi positif ini harus terus dipertahankan dan diwariskan. Pembinaan agama Islam berbasis masjid bagi generasi muda mesti diupayakan. Dan  menghidupkan tradisi "Ba Baliak ka Surau adalah salah satu jalan yang mesti dilakukan. Untuk itu perlu sinergi dan kolaborasi aksi agar upaya tersebut tidak hanya sekedar menjadi wacana saja," tegasnya.

"Untuk mewujudkan hal tersebut maka kami, segenap pemangku kepentingan di Kecamatan Lubuk Begalung Nagari Nan XX menyatakan sikap untuk berkolaborasi menghidupkan kembali tradisi Ba Baliak Ka Surau. di Kecamatan Lubuk Begalung. Implementasi Pernyataan Sikap ini akan diwujudkan melalui penguatan program ketahanan Keluarga, melalui penguatan fungsi keluarga bersama bundo kanduang selaku limpapeh rumah nan gadang," ujar Nofiandi Amir.

Selanjutnya penguatan fungsi rumah Ibadah (mesjid, mushalla, surau) bersama imam, bilal khatib jo maulana selaku suluah bendang dalam nagari. Implementasi Pendidikan nilai-nilai ABS SBK dalam kemasyarakatan, khususnya Generasi muda selaku pewaris pemangku adat bersama niniak mamak nan gadang basa batuah selaku kayu gadang ditangah koto.

Pernyataan sikap ini dibuat untuk dilaksanakan dengan sepenuhnya oleh Ketua KAN,LPM, BAMUS,Lurah se Kecamatan Lubuk Begalung, Kepala KUA, Ketua TP PKK, Karang Taruna, Bundo Kanduang,MUI dan DMI.(Irwan Rais)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Bidang Dalduk Pergerakkan DP3AP2KB Kota Padang gelar upaya pencegahan Stunting melalui advokasi KIE 1000 Hari Pertama Kehidupan(HPK) di ZHM Premiere hotel, Jumat (7/6/2024).

Kepala DP3AP2KB Kota Padang Eri Sanjaya mengatakan jangan pernah malu, walau anak menderita stunting. Sebab kalau ibu ibu malu tentu tidak akan tahu bagaimana cara mengatasi anak  stunting tersebut.

Untuk itu diminta kepada seluruh ibu yang akan hamil, sedang hamil, dan telah melahirkan serta memiliki bayi dan balita pada kegiatan upaya pencegahan Stunting melalui advokasi KIE 1000 Hari HPK supaya memahaminya. Sebenarnya tidak usah panik dan malu bila anak terkena stunting, ucapnya.

Pasalnya, kondisi anak masih bisa dikoreksi dengan cara yang tepat. “Jika anak stunting, tak perlu khawatir berlebihan, tetapi tangani dengan cara yang tepat.Tidak perlu malu untuk segera memberitahu tenaga kesehatan bila anak memiliki tanda-tanda stunting supaya bisa segera ditangani," pinta Kepala DP3AP2KB Eri Sanjaya.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Padang melalui Tim  Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) selalu bergerak dan berupaya  memberikan berbagai intervensi supaya anak tidak terkena stunting di kota tercinta ini.

Kepala DP3AP2KB Eri Sanjaya juga menyebutkan, telah mengintegrasikan program penurunan stunting ini dalam gerakan konsumsi pangan Beragam, Bergizi Seimbang, dan Aman (B2SA) melalui dapur sehat, pos gizi  bersama TPK, kader, Puskesmas hingga  Tim Penggerak (TP) PKK.

Untuk itu, supaya kaum ibu ibu memahami dan mengerti tentang stunting ikutilah dengan baik kegiatan upaya pencegahan Stunting melalui advokasi KIE 1000 Hari HPK. Masih kurang paham tanyakan pada narasumbernya.(Irwan Rais)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.