Articles by "Kota Padang"

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok
Showing posts with label Kota Padang. Show all posts

 

Padang, Lintasmedianews.com

 Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., bersilaturahmi ke Kantor Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Barat, Rabu (18/2/2026).


Kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan kemitraan antara kepolisian dan insan pers di Ranah Minang.


Kehadiran Susmelawati bersama jajaran Humas disambut langsung Ketua PWI Sumbar Widya Navies, didampingi Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, Wakil Ketua Bidang Aset Junaidi Jarat, Sekretaris SIWO Andri Besman, serta sejumlah pengurus lainnya. 


Suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban, mencerminkan hubungan yang selama ini terjalin harmonis antara kedua institusi.


Dalam pertemuan tersebut, Kabid Humas Susmelawati, menegaskan pentingnya menjaga komunikasi dan kolaborasi yang konstruktif antara kepolisian dan media.

 

Menurutnya, hubungan yang solid akan berdampak positif terhadap penyampaian informasi kepada masyarakat, khususnya dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di Sumatera Barat.


Susila juga menyampaikan sejumlah program strategis Polri, khususnya di bidang kehumasan, yang menitikberatkan pada keterbukaan informasi publik dan respons cepat terhadap isu-isu yang berkembang di tengah masyarakat. Transparansi, menjadi kunci untuk membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.


Dalam kesempatan itu, Susmelawati turut menyampaikan pesan Kapolda Sumbar terkait peringatan Hari Pers Nasional (HPN). 


Susmelawati berharap momentum HPN dapat terus memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi dan mitra strategis pemerintah serta aparat penegak hukum. “Semoga pers tetap jaya dan terus memberikan kontribusi positif bagi bangsa,” ujarnya.


Dia juga menekankan pentingnya pemberitaan yang berimbang. Kritik terhadap institusi kepolisian, menurutnya, merupakan bagian dari fungsi kontrol sosial yang dijamin dalam sistem demokrasi. Namun, ia berharap setiap kritik tetap disampaikan secara proporsional, berbasis data, serta mengedepankan asas keberimbangan.


“Informasi yang akurat dan berimbang sangat penting untuk mencerdaskan masyarakat. Media memiliki peran besar dalam membentuk opini publik. Karena itu, sinergi yang baik antara polisi dan jurnalis menjadi kebutuhan bersama,” tegasnya.


Ia bahkan menegaskan bahwa tanpa dukungan dan peran media, kerja-kerja kepolisian tidak akan diketahui masyarakat secara luas. Publikasi yang profesional dinilai mampu menjembatani komunikasi antara aparat dan warga, sekaligus memperkuat akuntabilitas.


Sementara itu, Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyambut baik kunjungan tersebut dan mengapresiasi komitmen Polda Sumbar dalam membangun hubungan kemitraan yang sehat dengan wartawan. 


Widya menyampaikan bahwa peningkatan kualitas dan profesionalisme jurnalis terus menjadi perhatian utama organisasi.


Widya menjelaskan bahwa dalam beberapa tahun terakhir, wartawan di Sumatera Barat telah banyak mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) sebagai upaya meningkatkan standar profesionalisme. 


Dia berharap ke depan sinergi dengan Polda Sumbar dapat semakin diperkuat, termasuk dukungan terhadap pelaksanaan UKW.


Menurutnya, program Kapolri yang mendorong peningkatan kapasitas insan pers merupakan langkah positif. PWI Sumbar berharap Polda Sumbar juga dapat berkontribusi dalam mendukung pelaksanaan UKW di daerah, sehingga kualitas pemberitaan semakin meningkat dan berdampak positif bagi masyarakat.


Pertemuan tersebut ditutup dengan komitmen bersama untuk terus menjaga komunikasi yang intens, membangun kepercayaan, serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian dan insan pers demi terwujudnya informasi yang kredibel, edukatif, dan mencerdaskan bangsa. (*)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Cahaya lentera bernuansa hijau keemasan seolah menjadi simbol kesejukan yang menyelimuti ranah Minang saat bulan suci tiba. Di tengah suasana religius yang kian terasa di berbagai penjuru Sumatera Barat, pesan persatuan dan kedamaian digaungkan oleh pucuk pimpinan kepolisian daerah sebagai pengantar memasuki Ramadan 1447 Hijriah.

Kapolda Sumbar, Gatot Tri Suryanta, tampil dengan sikap penuh hormat, menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Muslim. Dalam pesannya, ia menekankan bahwa Ramadan bukan sekadar agenda tahunan, melainkan ruang pembinaan jiwa yang menghadirkan ketenangan batin sekaligus memperkuat nilai moral di tengah masyarakat.

Di sisi lain, Wakapolda Sumbar, Solihin, berdiri seirama membawa pesan yang sama kuatnya. Bersama jajaran Polda Sumatera Barat, ia memastikan seluruh personel siap mengawal aktivitas masyarakat selama bulan suci agar berjalan aman, tertib, dan penuh kekhusyukan.

Menurut Gatot Tri Suryanta, Ramadan adalah bulan pendidikan spiritual. Kesabaran, pengendalian diri, dan empati sosial diuji sekaligus diasah. Ia mengajak masyarakat menjadikan momen ini sebagai titik balik untuk mempererat silaturahmi serta menjauhkan diri dari segala bentuk perpecahan yang dapat merusak harmoni sosial.

Ia menegaskan, keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat. Stabilitas daerah akan kokoh jika seluruh elemen masyarakat ikut berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial dinilai menjadi fondasi penting dalam menjaga ketenteraman selama Ramadan.

Solihin menambahkan, jajaran kepolisian telah menyiapkan langkah preventif dan pengamanan terbuka maupun tertutup. Mulai dari pengamanan salat tarawih, patroli dialogis menjelang sahur, hingga pengawasan pusat keramaian, semua dilakukan dengan pendekatan humanis yang mengedepankan pelayanan.

Pendekatan tersebut, kata dia, menjadi wujud nyata bahwa Polri hadir bukan sekadar sebagai penegak hukum, tetapi juga sahabat masyarakat. Ramadan harus menjadi bulan yang menghadirkan rasa aman, bukan kecemasan akibat gangguan ketertiban.

Dalam dinamika sosial yang terus berkembang, potensi gesekan bisa saja muncul. Namun, melalui komunikasi yang intens dan kolaborasi dengan tokoh agama serta tokoh masyarakat, kepolisian berupaya meredam potensi konflik sejak dini. Pencegahan menjadi strategi utama dibanding penindakan.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga etika dalam bermedia sosial selama Ramadan. Ujaran kebencian, provokasi, dan penyebaran informasi yang belum terverifikasi dapat mencederai semangat persaudaraan yang seharusnya dijunjung tinggi di bulan penuh ampunan ini.

Baginya, Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari sikap egois dan tindakan yang merugikan sesama. Momentum ini harus dimaknai sebagai ruang memperbaiki hubungan vertikal kepada Tuhan sekaligus hubungan horizontal antarwarga.

Sementara itu, suasana di berbagai masjid dan surau di Sumbar mulai dipenuhi aktivitas ibadah. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dan gema doa menjadi potret keseharian yang menenteramkan. Kepolisian memastikan seluruh rangkaian ibadah tersebut mendapatkan pengamanan yang optimal.

Komitmen menjaga keamanan juga mencakup antisipasi lonjakan mobilitas masyarakat menjelang Idulfitri. Rekayasa lalu lintas dan penguatan pos pengamanan menjadi bagian dari strategi agar arus mudik berjalan lancar dan minim risiko kecelakaan.

Gatot Tri Suryanta berharap Ramadan kali ini mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian. Ia ingin masyarakat merasakan kehadiran aparat sebagai pelindung dan pengayom yang bekerja dengan hati, bukan sekadar menjalankan prosedur.

Solihin pun mengajak seluruh personel untuk menjadikan Ramadan sebagai momentum introspeksi diri. Profesionalisme, integritas, dan pelayanan prima harus berjalan seiring dengan peningkatan kualitas spiritual masing-masing anggota.

Di penghujung pesannya, keduanya menyampaikan doa agar seluruh masyarakat diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan ibadah puasa hingga meraih kemenangan di Hari Raya Idulfitri. Harapan besar disematkan agar Sumbar tetap damai, sejuk, dan menjadi contoh daerah yang mampu menjaga harmoni di tengah keberagaman.

Seruan yang disampaikan bukan sekadar formalitas, melainkan penegasan komitmen bahwa Ramadan 1447 H harus menjadi bulan penuh keberkahan, kedamaian, dan persatuan bagi seluruh warga ranah Minang.(*)


 

Padang, Lintasmedianews.com

Hembusan suasana religius mulai terasa di berbagai sudut Ranah Minang menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi. Masjid dan musala bersolek, lantunan ayat suci kian sering terdengar, dan masyarakat bersiap menyambut bulan penuh berkah dengan hati yang bersih. Di tengah atmosfer yang sarat makna itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., tampil menyampaikan pesan yang meneduhkan kepada seluruh warga Sumatera Barat.

Sebagai juru bicara resmi institusi kepolisian daerah, Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya menegaskan bahwa Ramadhan bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum spiritual untuk memperkuat iman dan memperbaiki kualitas diri. Ia mengajak masyarakat menjadikan bulan suci sebagai ruang refleksi, memperbanyak ibadah, dan menumbuhkan empati terhadap sesama.

Menurutnya, nilai-nilai utama Ramadhan seperti kesabaran, kejujuran, serta kepedulian sosial harus diterjemahkan dalam kehidupan nyata. Ia menilai, ketika nilai tersebut hidup dalam keseharian, maka harmoni sosial akan semakin kokoh dan persatuan masyarakat Sumatera Barat tetap terjaga.

Kombes Pol Susmelawati Rosya juga menekankan pentingnya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat selama Ramadhan. Aktivitas seperti salat tarawih, tadarus, pesantren kilat, hingga kegiatan berbagi takjil dan sahur on the road harus berlangsung dalam suasana aman, tertib, dan penuh tanggung jawab.

Ia memastikan jajaran kepolisian siap hadir memberikan rasa aman di tengah masyarakat. Pengamanan di pusat-pusat keramaian, rumah ibadah, serta titik-titik rawan akan dilakukan secara optimal dengan pendekatan humanis dan persuasif.

Dalam pesannya, Susmelawati Rosya mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum, seperti balap liar, penggunaan petasan berlebihan, atau aktivitas yang dapat memicu konflik sosial. Menurutnya, Ramadhan harus menjadi bulan yang menghadirkan ketenangan, bukan kegaduhan.

Sinergi antara aparat dan masyarakat, lanjutnya, menjadi kunci utama terciptanya situasi kondusif. Ia percaya, ketika warga ikut berperan aktif menjaga lingkungannya masing-masing, maka stabilitas kamtibmas akan tetap terjaga sepanjang bulan suci.

Tak hanya menyampaikan imbauan, Kombes Pol Susmelawati Rosya juga mengungkapkan permohonan maaf lahir dan batin kepada seluruh masyarakat Sumatera Barat. Ucapan tersebut disampaikannya dengan penuh ketulusan sebagai bagian dari tradisi saling memaafkan menjelang Ramadhan.

Ia menilai, saling memaafkan adalah pintu awal membersihkan hati dari prasangka dan kesalahan masa lalu. Dengan hati yang lapang, umat Muslim dapat menjalani ibadah puasa dengan lebih khusyuk dan penuh keikhlasan.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat solidaritas sosial. Ramadhan, katanya, adalah waktu terbaik untuk berbagi kepada fakir miskin, anak yatim, dan mereka yang membutuhkan uluran tangan.

Budaya gotong royong yang mengakar kuat di Minangkabau diharapkan semakin tumbuh selama Ramadhan. Kombes Pol Susmelawati Rosya meyakini, kepedulian sosial akan mempererat tali persaudaraan dan memperkuat jalinan kebersamaan antarwarga.

Di sisi lain, ia menegaskan komitmen institusi kepolisian untuk terus menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Pendekatan profesional dan humanis akan dikedepankan dalam setiap pelaksanaan tugas selama bulan suci.

Ramadhan 1447 H, menurut Susmelawati Rosya, harus menjadi titik balik menuju kehidupan yang lebih baik. Ia berharap bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, serta memperkuat rasa persatuan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

“Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1447 H/2026 M. Mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita semua diberi kesehatan, kekuatan, dan keberkahan,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya menutup pesannya dengan penuh harap.

Catatan Redaksi:

Polisi hadir untuk masyarakat sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan yang bekerja menjaga keamanan, menegakkan hukum dengan adil, serta membangun rasa aman melalui pendekatan humanis, profesional, dan bertanggung jawab. Tujuannya adalah terciptanya kepercayaan, ketertiban, dan kehidupan sosial yang harmonis di tengah masyarakat. (*)


 

Lintasmedianews.com

Menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M. Pemuda Gates (Gaung, Bungkus Teluk kabung ,Sungai Beremas) Kecamatan Lubeg, menggelar kegiatan zikir dan do'a bersama bertempat di Masjid Nurul Jannah, Gaung pada Senin (16/2/2026) malam bada'a sholat Isya.

Hadir dalam kesempatan itu Walikota Padang Fadly Amran,  Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub, Camat Lubeg, Lurah,  tokoh masyarakat dan masyarakat setempat. 

"Walikota Padang Fadly Amran menyatakan sangat mengapresiasi kegiatan Pemuda Gates membuat acara zikir dan do'a bersama. Kepada panitia pelaksana Gevin, dan juga Camat Lubeg yang sudah men-support kegiatan-kegiatan keagamaan ini. Tentu kita apresiasi," kata Wako Fadly Amran  

Mudah-mudahan ini bisa digerakkan setiap bulannya, jadi bukan hanya acara-acara besar saja.

Kita tentunya ingin kegiatan-kegiatan remaja-remaja masjid ini terkhusus ini inline dengan apa yang kita cita-citakan melalui program Smart Surau.

Kemudian dengan semangat remaja, insya Allah memakmurkan masjid ," pungkasnya. 

Hal senada pun diungkap Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub.Jadi memang dari apa yang kita saksikan pada hari ini, sebetulnya ini adalah momentum yang berkaitan dengan masuknya bulan suci Ramadhan.

"Apa yang dikatakan Bapak Walikota Fadly Amran tadi, kegiatan ini akan menjadi contoh. Tentunya kita patut berikan apresiasi kepada pemuda Gates, khususnya ketua panitia pelaksana serta semua yang ikut andil mendukung dan menyukseskan kegiatan zikir dan do'a bersama ini," ucap Osman Ayub. 

Selain itu, Osman Ayub juga menyampaikan, dalam  menyambut ramadhan, ini ada surat edaran Pemko Padang. Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 5 Tahun 2012 tentang Tanda Daftar Usaha Pariwisata, dapat disampaikan sebagai berikut : 


Pelayanan makan di tempat (dine in sebelum pukul 1600 WIB diperuntukkan bagi masyarakat yang tidak menjalankan ibadah puasa dengan tetap meryaga norma kesopanan dan ketertiban umum: 

Usaha Karaoke, Pub, Bar, Diskotik, Klub Malam dan sejenisnya (termasuk fasilitas yang disediakan hotel) dilarang menjalankan usaha atau melakukan kegiatan Operasional pada satu hari sebelum bulan Ramadhan sampai dengan hari ketiga setelah bulan Ramadhan 1447 H.

Kami dari DPRD tentu sangat mendukung, karena Sumatera Barat itu adalah Ranahnya Minangkabau, dimana ke islamannya berbeda dengan yang lain.  

Untuk di lapangan sendiri ini kita akan menegaskan kepada petugas-petugas kita seperti Pol PP, Dubalang. Kita mendorong pengawasan mereka dalam menjalankan tugasnya.

Kami minta juga kinerja Dubalang ini yang ada di seluruh kecamatan di Kota Padang. Artinya ini perlu sebuah rutinitas, sebuah rutin untuk menjaga suasana yang aman dan kondusif ditengah masyarakat. Contohnya daerah yang termasuk rawan itu termasuk di Kecamatan Padang Barat dan Padang Selatan .Kita minta memang ini perlu juga diawasi oleh camat-camatnya, " ungkapnya.

Sementara  Gevin Apriofaldo Azwin selaku ketua panitia pelaksana kegiatan zikir dan do'a bersama dalam kesempatan itu menyampaikan mewakili pemuda Gates (Gaung, Bungkus Teluk kabung ,Sungai Beremas) Kecamatan Lubeg, mengatakan  bahwasannya kegiatan ini rutin dilaksanakan. 

Mungkin untuk kegiatan ini dari tahun ke tahun sudah terlaksana lebih 10 tahun yang lalu, rutin dilaksanakan sampai hari ini. Kemudian untuk pembinaan-pembinaan generasi muda sendiri sesuai dengan program Walikota Padang. Kami mendukung penuh program-program Pak Wali mengenai Smart Surau, Remaja Masjid Rebon dan program -program lain kembali ke surau dan masjid.

Alhamdulillah kegiatan zikir dan doa bersama di Masjid Nurul Jannah ini berjalan lancar dan semoga semuanya menjadi amal ibadah bagi kita semua. 

"Mewakili pemuda Gates, kami mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan 1447 H/ 2026 M. Selamat menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadhan penuh berkah dan ampunan. Semoga kita diberikan kesehatan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan di tahun ini, " ucap Gevin.(bim)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Produk inovasi PT Semen Padang yang dikenal dengan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) resmi dilepas untuk pengiriman perdana guna mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban badai hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November 2025. Pengiriman ini menjadi salah satu penanda dimulainya langkah penting dalam upaya pemulihan pascabencana di Sumatera.

Momentum pelepasan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra, bersama Komisaris Utama Sigit Widyawan serta para komisaris, yakni Christina Aryani, Lydia Silvanna Djaman, Satya Bhakti Parikesit, Saor Siagian, Agung Budi Mulyanto, dan Ratna Irsana. Turut hadir jajaran komisaris PT Semen Padang, yaitu Komisaris Utama Werry Darta Taifur serta Komisaris Ilham Aldelano Azre dan Resiya Syafri. Hadir pula Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, serta Direktur Operasi Andria Delfa.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas terealisasinya pengiriman perdana SEPABLOCK untuk Huntap Sumatera tersebut. 

Menurutnya, SEPABLOCK hadir sebagai jawaban atas kebutuhan hunian yang cepat, kokoh, dan efisien. Dalam konteks pemulihan pascabencana, kecepatan dan ketahanan menjadi dua aspek krusial yang ditawarkan teknologi ini.

“Kami bersyukur pengiriman perdana ini dapat terlaksana dengan baik. Produk ini dirancang untuk mempercepat proses pembangunan huntap sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah yang layak dan aman,” ujar Pri Gustari Akbar.

Pri Gustari Akbar menegaskan, bahwa SEPABLOCK merupakan wujud nyata transformasi dan inovasi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri semen yang semakin kompetitif. 

“Pengiriman perdana untuk huntap ini semakin menegaskan bahwa inovasi konstruksi memiliki peran penting dalam ekosistem perumahan nasional. Perhatian dan dukungan para pemangku kepentingan terhadap SEPABLOCK memberi semangat bagi kami untuk terus berinovasi,” tuturnya.

Ia menambahkan, pengembangan SEPABLOCK selaras dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia. Poin percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur perumahan serta penguatan kota dan permukiman berkelanjutan berbasis teknologi ramah lingkungan menjadi landasan utama inovasi ini.

“SEPABLOCK menjadi bagian dari kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan. Keunggulan SEPABLOCK juga telah teruji melalui pembangunan sejumlah rumah contoh di berbagai daerah, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menambahkan, pembangunan huntap yang menggunakan SEPABLOCK sejatinya telah dimulai oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat bersama Kadin Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Kawasan ini menjadi lokasi awal penerapan SEPABLOCK dalam proyek perumahan bagi korban bencana.

Terkait kesiapan pasokan, Yelmi menegaskan bahwa PT Semen Padang memiliki kapasitas memadai untuk mendukung program tersebut. “Kami sangat siap. Untuk tipe 36 meter persegi, kami mampu menyediakan material bagi 100 hingga 120 unit huntap per bulan. Tidak hanya di Sumatera Barat, suplai juga dapat diperluas ke Sumatera Utara dan Aceh,” katanya optimistis.

Bagi PT Semen Padang dan SIG, pengiriman perdana SEPABLOCK bukan sekadar distribusi produk inovatif, melainkan simbol sinergi antara industri, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kembali harapan yang sempat porak-poranda akibat bencana. Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko hidrometeorologi, inovasi konstruksi seperti SEPABLOCK menjadi bukti bahwa dunia industri dapat berperan aktif menghadirkan solusi nyata membangun rumah sekaligus membangun kembali asa.

 


Padang, Lintasmedianews.com

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, membuka silaturahmi awal tahun dengan pesan tegas:

“Media adalah mitra strategis kami. Jika ada kebutuhan atau musibah, kabari kami. Awak media adalah saudara saya, dan kami siap mendukung setiap langkah kalian.”

Pagi itu, di Esa Cafe Padang, tawa, sapaan hangat, dan semangat kekeluargaan mengisi setiap sudut ruang pertemuan. Acara “Mensucikan Hati Menjemput Ramadan” ini bukan hanya refleksi rohani, tetapi juga momen memperkuat sinergi Polri–pers.

“Kami ingin semua awak media merasa menjadi bagian dari keluarga besar Polda Sumbar,” tegas Kabid Humas. “Jika ada saudara kita ditimpa musibah, ada pesta, atau wisuda, kabari kami. InsyaAllah kami ikut serta sebagai tanda kebersamaan dan kekeluargaan.”

Ia juga memberi apresiasi atas kerja sama sepanjang 2025. “Terima kasih atas sinergi yang telah terjalin. Semoga 2026 lebih baik, lebih bersinergi, dan lahir inovasi baru. Pers adalah pemersatu dan pencerdas bangsa,” tambahnya optimistis.

Kabid Humas menekankan semangat baru di 2026. “Mari kita jalani tahun ini dengan energi positif, inovasi, dan kolaborasi. Awak media diharapkan terus update dalam pemberitaan. Saat ini Kapolda kita kawal IPR, WPR hingga ke pusat karena ini menyangkut mata pencarian masyarakat,” jelasnya, menekankan tanggung jawab sosial media.

Tausiyah Penceramah Endi MN menjadi momen refleksi spiritual. “Keselamatan manusia terletak pada lidahnya, jaga lisan. Segala yang kita lakukan, tanyakan kembali pada hati nurani kita,” pesannya, menekankan etika dan kesadaran diri.

Ketua IKW RI, Dafit Efendi, memberi apresiasi. “Terima kasih atas terlaksananya acara ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan berkembang,” ujarnya.

Ketua KJI, Peter Prayuda, menambahkan harapan bagi insan pers. “Semoga ke depannya semua teman-teman awak media bisa di fasilitasi baik di liputan maupun kerjasama publikasi di Bidang Humas Polda Sumbar,” katanya, menegaskan agar media selalu mendapat perhatian yang memadai.

Para awak media turut menyampaikan apresiasi. Jeje berterima kasih atas dukungan Kabid Humas, Buya bangga karena Kabid Humas adalah Bundo Kanduang yang peduli media, Arie menilai kebersamaan semakin kuat, dan Rita berharap kolaborasi makin erat.

JR Pratama menegaskan pentingnya menjaga semangat kekeluargaan. “Mari kita jaga kebersamaan ini,” ajaknya, disambut anggukan seluruh hadirin.

Kasubbid Penmas, Kompol Omri Yan Sahureka, menambahkan arahan praktis. “Bagi rekan yang ingin bergabung, harap antarkan foto dan surat tugas ke Bid Humas Polda Sumbar,” ujarnya, memastikan seluruh media tertib dan difasilitasi.

Kabid Humas menekankan keterbukaan bagi media. Semua press conference digilir agar setiap media mendapat kesempatan, dan Polri siap mendukung awak pers di berbagai momen penting.

“Sinergi ini lebih dari hubungan institusi. Jika ada kebutuhan, musibah, pesta, atau wisuda, kabari kami. InsyaAllah kami ikut serta sebagai keluarga besar,” tegas Kabid Humas lagi.

Setiap kata yang diucapkan membawa pesan moral, profesionalisme, dan semangat kekeluargaan. Tahun 2026 diyakini sebagai babak baru untuk memperkuat sinergi Polri–pers, menghadirkan inovasi, informasi akurat, dan kerja sama yang solid.

Dukungan dari Polri, awak media, dan organisasi pers menjadi pondasi komunikasi yang sehat, produktif, dan menyejukkan. Kebersamaan ini memudahkan kerja sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Acara ini membuktikan bahwa kolaborasi Polri dan jurnalis bukan sekadar formalitas, tapi hubungan berbasis etika, kepercayaan, dan kekeluargaan. Dari suka duka hingga prestasi, Polri dan media berjalan sebagai mitra sejati untuk masyarakat.

Catatan Redaksi: Sinergi, kebersamaan, dan kolaborasi antara Polri dan jurnalis adalah fondasi membangun informasi yang akurat, edukatif, dan menyejukkan. Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sementara jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi berperan mencerdaskan bangsa. Kebersamaan ini menjaga stabilitas, membangun kepercayaan publik, dan menciptakan ruang komunikasi yang sehat, beretika, dan bermartabat.


#rls

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Setiap bangunan kokoh, jalan raya, hingga jembatan megah berdiri di atas satu material kunci: semen. Namun, tak banyak yang tahu bahwa di balik satu sak semen tersimpan proses panjang dan presisi tinggi yang dimulai dari alam, lalu diolah dengan teknologi modern hingga siap menopang pembangunan. Perjalanan itu dimulai dari bahan baku utama yang dikelola secara terencana dan terintegrasi.

1. Batu Kapur: Fondasi Utama Kekuatan Semen

Sekitar 80 persen komposisi semen berasal dari batu kapur (limestone). Material alami yang kaya akan kalsium oksida (CaO) ini ditambang secara mandiri dan menjadi tulang punggung dalam pembentukan klinker—jantung produksi semen. Tanpa batu kapur berkualitas, mustahil menghasilkan semen dengan kekuatan dan daya tahan optimal.

2. Silika: Penguat Struktur Kimia Semen

Tak kalah penting, batu silika (silica stone) menyumbang sekitar 10 persen dari total bahan baku. Kandungan silikon dioksida (SiO₂) di dalamnya berfungsi memperkuat struktur kimia semen sehingga mampu memberikan daya rekat tinggi saat diaplikasikan pada konstruksi. Material ini diperoleh dari kawasan perbukitan dengan kandungan silika alami yang terjaga mutunya.

3. Clay: Penentu Stabilitas pada Suhu Ekstrem

Komposisi semen dilengkapi dengan clay yang mengandung aluminium oksida (Al₂O₃). Dengan porsi sekitar 8 persen, clay berperan penting dalam proses pembakaran bersuhu tinggi. Material ini membantu menciptakan karakter semen yang stabil, konsisten, dan mudah dikontrol selama proses produksi.

4. Pasir Besi: Kecil Porsi, Besar Peran

Meski hanya sekitar 2 persen, pasir besi (iron sand) memiliki fungsi strategis. Kandungan besi oksida (Fe₂O₃) membantu efisiensi pembakaran sekaligus memengaruhi warna dan kualitas klinker.

Selain empat material utama di atas, terdapat pula material tambahan berupa gypsum, pozzolan, dan batu kapur berkualitas tinggi (high grade limestone).

5. Gypsum: Pengatur Waktu Pengerasan

Setelah bahan baku utama diolah, gypsum ditambahkan untuk mengontrol laju pengerasan semen. Material ini memastikan pekerja konstruksi memiliki waktu yang cukup dalam proses pengecoran tanpa mengorbankan mutu akhir bangunan. Takaran gypsum disesuaikan secara ketat dengan standar kualitas yang berlaku.

6. Pozzolan: Solusi Kuat sekaligus Ramah Lingkungan

Pozzolan menjadi material tambahan strategis yang berfungsi sebagai sumber silika reaktif dan substitusi klinker. Selain meningkatkan daya tahan semen, pozzolan juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. Penggunaannya menjadi bagian dari komitmen industri semen terhadap praktik produksi berkelanjutan.

7. Limestone (High Grade): Penjaga Konsistensi Produk

Material tambahan lainnya adalah batu kapur berkualitas tinggi (high grade limestone). Digunakan sebagai filler dan substitusi klinker, material ini memastikan kualitas semen tetap konsisten sesuai spesifikasi produk yang dihasilkan.

Dari Tanur 1.450°C hingga Siap Digunakan

Seluruh material kemudian diproses melalui tahapan terintegrasi: penggilingan presisi, pencampuran komposisi, pembakaran dalam tanur bersuhu hingga 1.450 derajat Celsius, pendinginan, hingga penggilingan akhir.

Dari proses panjang inilah lahir semen yang siap digunakan sebagai tulang punggung pembangunan nasional.

Visual bahan baku yang ditampilkan menjadi cerminan komitmen industri semen dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab. Dari batuan alami hingga produk bernilai tambah, setiap tahap dijalankan dengan pengendalian mutu ketat demi menghadirkan semen yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. (*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 Pesan tegas tentang pentingnya kesehatan dan kebugaran tubuh sebagai fondasi keselamatan kerja mengemuka dalam Seminar Bulan K3 Nasional PT Semen Padang 2026. Seminar ini menghadirkan sport physiotherapy and high performance coach Matias Ibo, yang menekankan bahwa kinerja aman dan produktif tidak pernah lahir secara instan, melainkan dibangun dari kesiapan fisik, mental, dan pola hidup sehat yang konsisten.

Mengusung tema “Fit to Work, Fit to Perform: Kesiapan Fisik sebagai Fondasi Keselamatan dan Produktivitas Kerja”, Coach Matias tampil sebagai pembicara utama di hadapan ratusan insan PT Semen Padang di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang, Selasa (10/2/2026). Ia mengajak peserta melihat K3 bukan hanya dari sisi prosedur, tetapi dari kesiapan manusia sebagai subjek utama keselamatan.

“Keselamatan dan performa kerja tidak bisa dipisahkan dari kondisi tubuh. Tubuh yang bugar, pikiran yang siap, dan pola pemulihan yang benar akan menurunkan risiko kecelakaan sekaligus meningkatkan produktivitas,” ujar Matias.

Pesan Kesehatan: dari Pikiran hingga Pemulihan Tubuh

Dalam paparannya, Matias menjelaskan bahwa performa kerja optimal dibangun melalui sebuah sistem terpadu. Ia memulai dari teknik kerja yang harus dipahami dan divisualisasikan secara benar sebelum dieksekusi di lapangan. Menurutnya, visualisasi positif membantu tubuh bekerja lebih presisi dan aman.

“Pikiran harus dilatih membayangkan proses kerja yang benar. Ketika teknik sudah matang di kepala, tubuh akan lebih siap mengeksekusinya tanpa ragu,” jelasnya.

Aspek berikutnya adalah kebugaran fisik dan daya tahan tubuh. Matias menekankan bahwa latihan fisik tidak harus berat, tetapi harus konsisten. Pekerja juga perlu mengenali batas kemampuan tubuh masing-masing agar tidak memaksakan diri.

“Tubuh yang terlatih dan dikenali dengan baik akan lebih tahan terhadap beban kerja, terutama di industri dengan intensitas tinggi seperti semen dan pertambangan,” katanya.

Ia juga menyoroti kekuatan mental sebagai pengendali utama performa kerja. Pola pikir yang positif dan tenang diyakini berpengaruh besar terhadap pengambilan keputusan yang aman di tempat kerja.

“Apa yang kita pikirkan, itulah yang akan terjadi. Mental yang baik akan memandu tubuh bekerja dengan lebih aman,” ujarnya.

Tak kalah penting, Matias menggarisbawahi nutrisi, pemulihan, dan pencegahan cedera. Menurutnya, cedera bukan sekadar musibah, melainkan sinyal dari tubuh bahwa ada aspek yang perlu diperbaiki.

“Cedera adalah umpan balik. Dengan memahami sinyal tubuh, kita bisa bekerja lebih aman dan berkelanjutan. Inilah makna fit to work yang sesungguhnya,” tegas Matias.

Siapa Coach Matias Ibo?

Matias Ibo dikenal sebagai sport physiotherapy and high performance coach yang berpengalaman mendampingi atlet profesional, komunitas olahraga, hingga korporasi dalam membangun sistem performa berbasis kesehatan, pencegahan cedera, dan kesiapan fisik jangka panjang. Pendekatannya menekankan keseimbangan antara teknik, kondisi fisik, mental, nutrisi, dan pemulihan—konsep yang kini banyak diadopsi dalam industri berisiko tinggi.

Manajemen Tegaskan K3 sebagai Budaya, Bukan Rutinitas

Sementara itu, Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa dalam sambutannya menegaskan bahwa Bulan K3 Nasional tidak boleh dimaknai sebagai agenda seremonial tahunan semata. Menurutnya, keselamatan dan kesehatan kerja merupakan modal utama keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Sebagai industri dengan tingkat risiko tinggi, kinerja unggul hanya bisa dicapai jika insan perusahaan sehat, bugar, dan siap bekerja optimal. Itulah esensi Fit to Work, Fit to Perform,” ujar Andria.

Ia menambahkan bahwa pendekatan K3 ke depan harus semakin holistik, tidak hanya patuh pada prosedur, tetapi juga mendorong gaya hidup sehat dan lingkungan kerja yang aman.

Seminar ini dibuka secara resmi oleh Andria Delfa dan dihadiri jajaran manajemen, antara lain Kepala Departemen Management Office Fery Sarvino, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris, serta pimpinan dan karyawan dari berbagai unit kerja.

Apresiasi Kinerja K3 lewat SHE Challenge

Selain seminar, PT Semen Padang juga mengumumkan dan menyerahkan penghargaan SHE Challenge sebagai bentuk apresiasi kepada unit kerja dan individu yang menunjukkan komitmen kuat dalam penerapan budaya K3. Penghargaan ini diharapkan menjadi pemicu semangat dan teladan bagi seluruh lini perusahaan.



Ketua Panitia Bulan K3 Nasional PT Semen Padang 2026, Angga Dwi Permana Putra, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh manajemen dan antusiasme karyawan dalam seluruh rangkaian kegiatan.

Pelaksanaan Bulan K3 Nasional PT Semen Padang 2026 berlangsung sejak 12 Januari hingga 10 Februari 2026, sejalan dengan Kepmenaker RI Nomor 4 Tahun 2026, dengan tema nasional “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 Nasional yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif”.

Beragam kegiatan digelar, mulai dari kampanye K3, penilaian tempat kerja teladan, safety riding, GERMAS, hingga seminar puncak yang menghadirkan Coach Matias Ibo sebagai pengingat bahwa keselamatan kerja selalu berawal dari tubuh dan pikiran yang siap. (*)

Berikut Pemenang SHE Challenge PT Semen Padang

Juara Umum

Juara 1: Unit Maintenance Reliability dan Pemeliharaan EPDC

Juara 2: Tim COGAH (Unit Evaluasi Proses dan Energi, Unit Perencanaan Produksi, Unit Perencanaan Suku Cadang)

Juara 3: Unit Produksi Semen

Best Stage

Best Stage Cerdas Cermat: Unit Maintenance Reliability dan Pemeliharaan EPDC

Best Stage Working Procedure – Operasional: Tim COGAH (Unit Evaluasi Proses dan Energi, Unit Perencanaan Produksi, Unit Perencanaan Suku Cadang)

Best Stage Working Procedure – Nonoperasional: Unit Sistem Manajemen

Best Stage Pemadam Kebakaran Api Kecil: Tim K3LH dan PKTD Wisma Indarung (Unit Komunikasi dan Kesekretariatan)

Best Stage Pemadam Kebakaran Api Besar: Tim K3LH dan PKTD Wisma Indarung (Unit Komunikasi dan Kesekretariatan)

Best Stage P3K dan Evakuator: Tim TITAN (Unit Operasi Tambang, Unit Perencanaan dan Pengawasan Tambang, Unit Produksi Bahan Baku)

Tempat Kerja Teladan

Kategori Nonoperasional

Juara 1: Kantor Internal Audit

Juara 2: Kantor Akuntansi (Lt. 4 Kantor Pusat)

Juara 3: Kantor Akuntansi (Lt. 1 Kantor Pusat)

Kategori Operasional

Juara 1: Crusher Tambang

Juara 2: Coal Mixing

Juara 3: Tambang 2

 

Lintasmedianews.com

Melalui donasi dari Masyarakat Jakarta Selatan, PMI Provinsi Sumatera Barat membangun 15 unit Rumah Tumbuh untuk warga Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur yang kehilangan rumahnya akibat Banjir Bandang yang melanda. 

Ketua Bidang Organisasi PMI Sumbar, Aim Zein dalam acara serah terima Rumah Tumbuh di Jorong Toboh, Malalak, hari ini (10/2) mengatakan 14 unit rumah lainnya akan dirampungkan sebelum lebaran. "Sebagai simbolis hari ini kita serah terimakan dulu 1 rumah dari Pemerintah kota  Jakarta Selatan kepada masyarakat, sisanya akan kita kerjakan setelah ini sampai semua siap dihuni oleh masyarakat" Ucap Aim. 

Dikatakan Rumah Tumbuh, lanjut Aim karena bantuan rumah  diharapkan dapat terus dipelihara dan perlahan dengan donasi masyarakat bisa menjadi hunian yang lebih layak. "Jadi kita sepakat menyebutnya ini Rumah Tumbuh" Jelasnya. 

Rumah Tumbuh PMI dibangun seluas 6x6 meter dengan kerangka baja, atap spandek dan dinding GRC anti rayap serta berlantaikan semen memiliki 1 ruang tamu dan 2 ruang kamar tidur. Rumah Tumbuh tersebut, dibangun oleh relawan PMI Bukittinggi dan Agam yang bertugas di Posko Lapangan PMI Provinsi Sumatera Barat di Malalak. Dibantu oleh masyarakat setempat dan pemilik rumah. 



Mundari, Ketua PMI Kota Jakarta Selatan bersama Perwakilan Pemerintah Kota Jakarta Selatan yang hadir menyampaikan harapan agar masyarakat bisa kembali bangkit dan dapat menjalani hidup kedepannya dengan lebih baik. " Dengan Rumah Tumbuh ini kita bersatu untuk membantu masyarakat Nagari Toboh ini segera kembali seperti sedia kala" Tutur Mundari. 

Ia mewakili masyarakat Kota Jakarta Selatan juga merasa senang, bantuan dari masyarakat Jakarta Selatan dapat diterima baik dan menjadi bantuan sangat bermanfaat bagi warga yang terdampak. 

Tidak hanya hunian, PMI juga melengkapi bantuan dengan peralatan berumah tangga berupa Kasur, Kompor Gas dan Selimut untuk masing-masing Rumah Tumbuh. Bantuan ini merupakan donasi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO). 

Sementara itu Dandi Pribadi, Staf Ahli Bupati Agam yang menjadi wakil penerima bantuan Rumah Tumbuh, menyampaikan bahwa dengan bantuan Rumah Tumbuh PMI, kini seluruh warga Jorong Toboh yang rumahnya hanyut terbawa Galodo sudah memiliki tempat berteduh. "Karena PMI bergerak berdasarkan data dan asesmen yang tepat, sehingga semua masyarakat alhamdulillah sudah terbantu" Ucap Dandi. 

Muzahar (58), Ayah dari Aulia Rahmi, pemilik Rumah Tumbuh PMI pertama ini mengucapkan syukurnya atas perhatian masyarakat Indonesia kepadanya dan seluruh warga Toboh. "Alhamdulillah anak saya sekarang sudah punya rumah kembali." 

Ia juga bersyukur menjadi penerima bantuan Rumah Tumbuh tersebut. Sebab, Rumah Tumbuh PMI dibangun di tanah milik warga itu sendiri, sehingga hunian ini bisa ditempati dalam waktu yang lebih lama. 

Dari pertemuan awal perencanaan bantuan ini, tambah Muzahar, warga meminta agar rumah yang dibangun bisa ditempati minimal sampai 5 tahun kedepan. Sampai warga memiliki tabungan yang cukup untuk memperbaiki rumahnya. "Permintaan kami alhamdulillah dikabulkan oleh PMI dan Donatur. Terimakasih banyak kami ucapkan kepada masyarakat Jakarta Selatan, semoga menjadi amal ibadah untuk semuanya" Tutup Munahar.

Humas PMI Sumbar

10/2/2026

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Di tengah hamparan rumput hijau Lapangan Golf PT Semen Padang, dua meriam tua berdiri membisu. Tubuhnya berkarat, namun sikapnya tetap tegak—seolah menolak tunduk pada waktu. Sejak puluhan tahun silam, bahkan sebelum republik ini lahir, keduanya tak pernah bergeser. Tak sejengkal pun.

Lokasinya berada di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Kawasan yang hari ini identik dengan olahraga dan rekreasi itu dulunya merupakan area tambang tanah liat milik PT Semen Padang dengan luas sekitar 50 hektare. Lanskapnya telah berubah total: dari bukit dan lubang galian menjadi ruang hijau yang sejuk dan hidup.

Pepohonan rindang menaungi lapangan. Beragam satwa kini menjadikannya rumah. Elang ular bido sesekali melayang di udara, cekakak sungai dan cekakak belukar bertengger di dahan, sementara burung madu sriganti beterbangan di antara bunga. Rusa totol—yang didatangkan dari Istana Bogor—berkeliaran tenang. Di aliran sungai kecil di sekitar lapangan, ikan bilih, ikan endemik Danau Singkarak, masih bertahan dan berkembang biak.

Namun bukan hanya alam yang membuat pengunjung berhenti melangkah. Dua meriam tua di tengah kawasan hijau itulah yang kerap mencuri perhatian. Banyak yang berswafoto di depannya. Tak jarang pasangan pengantin menjadikannya latar foto—tanpa sepenuhnya menyadari bahwa mereka berdiri di hadapan saksi bisu Perang Dunia II.

Sumatera Barat memang menyimpan banyak peninggalan militer Jepang. Pada masa pendudukan 1942–1944, wilayah ini menjadi jalur strategis pertahanan pantai barat Sumatra. Jepang membangun bunker, gua perlindungan, rumah sakit militer, hingga meriam pertahanan di berbagai titik—dari Padang, Painan, hingga pesisir Pariaman.

Di Indonesia, ratusan meriam peninggalan Jepang masih tersebar hingga kini. Sebagiannya berada di benteng pantai, sebagian lain “terdampar” di permukiman warga, pelabuhan, bahkan kebun. Banyak yang tak tercatat secara resmi, tanpa prasasti dan tanpa cerita utuh—seperti dua meriam di Indarung ini.

Masing-masing meriam di Lapangan Golf Semen Padang memiliki panjang sekitar lima meter dengan diameter laras kurang lebih 60 sentimeter. Keduanya dipasang sejajar dari timur ke barat dengan jarak sekitar 30 meter.

Meriam di sisi timur mengarah ke Bukit Batu Kapur PT Semen Padang, sementara meriam di sisi barat menghadap ke kawasan Pabrik Indarung VI. Arah bidikannya memunculkan berbagai spekulasi—apakah untuk pertahanan, latihan militer, atau sekadar posisi siaga.

Meski telah dilapisi karat, sejumlah kode masih terbaca jelas. Pada salah satu meriam tertera tulisan “O.F. 3 INCH. 20 CWT. MK III” dan angka 1916—menandakan meriam ini diproduksi pada era Perang Dunia I, lalu digunakan kembali oleh Jepang saat menduduki Hindia Belanda. Meriam lainnya menyisakan kode samar “Náµ’L/169”, sementara sisanya telah dimakan usia.

Tak ada prasasti. Tak ada catatan resmi. Waktu seolah sengaja menyisakan misteri.

Indarung dalam Pendudukan Jepang

Menurut buku 100 Tahun PT Semen Padang, kekuasaan Belanda di Sumatra runtuh lebih cepat dibanding Jawa. Pada Maret 1942, tentara Jepang bergerak dari Aceh dan Medan, menembus jalur darat hingga Bukittinggi. Dari sanalah pemerintahan militer Jepang (Gunseibu) mengambil alih Sumatera Barat.

Awal April 1942, Kolonel Fujiyama dikirim ke Padang untuk melakukan serah terima kekuasaan dari Residen Belanda. Tak lama kemudian, Jepang tiba di Indarung—lokasi pabrik semen NV Nederlandsch-Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM), cikal bakal PT Semen Padang.

Yang mereka dapati adalah pabrik yang sunyi. Produksi telah berhenti total. Para buruh menghilang. Sebelumnya, kawasan Indarung dan Pelabuhan Teluk Bayur kerap dibombardir, membuat karyawan ketakutan dan pengapalan semen terhenti selama berbulan-bulan.

Kedatangan Jepang menandai babak kelam. Staf kulit putih dan keluarga mereka dikumpulkan, dipindahkan, dan diinternir. Serdadu KNIL Belanda di sekitar Indarung bahkan dieksekusi di kawasan Gadut.

Dengan bantuan karyawan Indonesia—terutama Doesoen Malin Kayo, pegawai senior yang memegang kunci pabrik—Jepang menghidupkan kembali fasilitas yang sempat mati. Pada Agustus 1942, pabrik kembali beroperasi. Namanya diubah menjadi Asano Cement, lalu Pabrik Semen Indarung. Semua yang berbau Belanda dihapus, dan penggunaan bahasa Belanda dilarang.

Semen Indarung diproduksi untuk kepentingan ekonomi perang Jepang: membangun benteng, jembatan, dan infrastruktur militer di Indonesia dan Asia Tenggara.

Pada 24 Agustus 1944, sejarah kembali menghantam Indarung. Sekitar 40 pesawat pembom Sekutu menyerang secara besar-besaran. Ratusan ton bom dijatuhkan. Pabrik rusak berat. Sedikitnya 19 buruh tewas di sebuah lubang perlindungan, sementara ratusan lainnya luka-luka.

Setelah itu, Jepang memaksa buruh membangun lebih banyak lubang perlindungan dan benteng pertahanan. Meriam-meriam penangkis serangan udara ditempatkan di sekitar kawasan pabrik dan Gadut.

Dalam konteks inilah, dua meriam yang kini berdiri di Lapangan Golf Semen Padang diyakini ditempatkan—sebagai bagian dari sistem pertahanan kawasan industri strategis Indarung.

Menjaga, Bukan Melupakan

Tokoh masyarakat Indarung, Dharmansyah Siroen, menyebut dudukan beton meriam dibuat melalui kerja paksa masyarakat pribumi. “Sejak kawasan ini ditambang hingga menjadi lapangan golf, posisi meriam tidak pernah dipindahkan,” ujarnya.

PT Semen Padang memilih merawat, bukan menyingkirkan, peninggalan sejarah tersebut. “Kami memandang meriam ini sebagai bagian dari nilai sejarah yang patut dijaga,” kata Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris.

Kini, Lapangan Golf PT Semen Padang bukan sekadar ruang olahraga dan rekreasi. Ia adalah lanskap hijau yang menyimpan ingatan perang, kerja paksa, dan perjalanan panjang sebuah industri.

Di sanalah dua meriam tua itu tetap berdiri—diam, berkarat, dan setia mengingatkan bahwa Indarung pernah menjadi bagian dari pusaran sejarah dunia. (*)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang menjadi tuan rumah program Healthy Athletes Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Barat (Sumbar), pemeriksaan kesehatan komprehensif bagi atlet penyandang disabilitas intelektual. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 6–7 Februari 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang dan Pusdiklat PT Semen Padang.

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, perwakilan Pengurus Pusat SOIna Tri Juda Airlanga, Ketua SOIna Sumbar Harneli Bahar yang diwakili Ketua II Rafma Teti, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Mahdianur Musa, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Sumbar Jumaidi, Kepala UPTD PSAABR Budi Utama Dinas Sosial Sumbar Iskandar, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris, serta Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes.

Win Bernadino mengatakan PT Semen Padang bangga mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung program sosial, termasuk melalui sponsorship dan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR).

“Sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Barat, PT Semen Padang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif, baik melalui program sponsorship maupun tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR). Kegiatan Healthy Athletes ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan kami terhadap anak-anak penyandang disabilitas, khususnya atlet SOIna Sumbar,” ujar Win.

Ia menambahkan, dukungan perusahaan tidak berhenti pada satu kegiatan. “Kami ingin anak-anak ini tumbuh sehat, percaya diri, dan mampu meraih prestasi terbaiknya,” katanya.

Mahyeldi mengapresiasi peran PT Semen Padang yang dinilainya konsisten mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan di Sumbar. Ia menyebut Healthy Athletes bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bentuk perhatian terhadap masa depan anak-anak dengan disabilitas intelektual.

“Kegiatan ini digelar sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak dengan intellectual disability. Mereka adalah anak-anak kita, bagian dari masa depan bangsa Indonesia. Dengan perhatian dan dukungan yang tepat, mereka akan lebih berprestasi dan memiliki peluang untuk sukses,” kata Mahyeldi.

Ketua II SOIna Sumbar Rafma Teti menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Semen Padang. Ia menilai dukungan tersebut penting bagi keberlangsungan pembinaan atlet SOIna di Sumbar. “Kami ingin memastikan anak-anak dengan intellectual disability tidak merasa sendiri, dan mereka bisa tumbuh, berkembang, serta berdaya,” ujar Rafma.

Sementara itu, Tri Juda Airlanga menjelaskan program Healthy Athletes merupakan bagian penting dalam ekosistem pembinaan atlet SOIna, karena membantu memetakan kondisi kesehatan secara menyeluruh. “Melalui Healthy Athletes, kami dapat menemukan masalah kesehatan yang sebelumnya tidak terdeteksi, sehingga bisa segera dilakukan penanganan yang tepat,” katanya.

Tri menyebut pemeriksaan Healthy Athletes di Indonesia mencakup delapan disiplin, yakni MedFest (pemeriksaan umum), Opening Eyes (kesehatan mata), Healthy Hearing (kesehatan telinga), Special Smiles (kesehatan gigi dan mulut), Health Promotion (promosi kesehatan), Strong Minds (kesehatan mental), FUNfitness (fisioterapi), dan Fit Feet (kesehatan kaki). Hasil pemantauan kesehatan ini, lanjutnya, akan menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional SOIna pada Oktober 2026, yang juga menjadi tahapan seleksi menuju ajang internasional di Chile pada 2027.

“Indonesia selama ini menjadi salah satu negara andalan dalam perolehan medali di ajang Special Olympics. Anak-anak dengan intellectual disability ini sangat membanggakan dan telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia,” tutupnya.

Kegiatan ini juga dikaitkan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Endra Yeni, perempuan yang akrab disapa Linda, tak kuasa menyembunyikan haru saat menerima kunci rumah Program Rumah Layak Huni Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang. Benda kecil itu menandai perubahan besar dalam hidupnya dan keluarga.

Setelah lebih kurang enam tahun bertahan dalam kondisi serba terbatas, ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di RT 1 RW 8, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, itu kini memiliki rumah yang benar-benar layak untuk ditinggali.

Kunci rumah bantuan tersebut diserahkan oleh Staf TJSL PT Semen Padang, Firma Yudi. Momen sederhana namun sarat makna itu menjadi penanda berakhirnya satu babak kehidupan Linda dan keluarganya yang penuh perjuangan, sekaligus awal baru yang lebih manusiawi.

Sebelumnya, Linda bersama lima anaknya yang masih kecil tinggal di rumah yang jauh dari kata layak. Atap rumah rendah dan bocor saat hujan, dinding hanya terbuat dari triplek tipis, sementara lantainya masih berupa tanah. Dalam kondisi demikian, Linda berusaha bertahan dan membesarkan anak-anaknya dengan segala keterbatasan.

Kini, wajah Linda tampak berbeda. Senyum yang mengembang menandai rasa lega yang selama ini terpendam. Rumah baru seluas 40 meter persegi yang dibangunkan untuknya menggunakan material SEPABLOCK, produk inovasi PT Semen Padang. Rumah tersebut berdiri kokoh dengan satu kamar tidur, lantai yang layak, serta sirkulasi udara yang lebih sehat. Bagi Linda, rumah ini bukan sekadar bangunan, melainkan wujud nyata harapan yang akhirnya terwujud.

“Terima kasih kepada PT Semen Padang, Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang, dan semua pihak yang telah membantu. Saya tidak tahu harus berkata apa selain bersyukur,” ucap Linda haru sambil mengusap air matanya.

Ketua Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang, Maulana Sardi, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pelaksanaan program Rumah Layak Huni tersebut. Menurutnya, penyerahan kunci ini bukan hanya seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan warga dapat hidup lebih layak.

“Kami berharap Linda dan keluarganya dapat memanfaatkan rumah ini sebaik-baiknya. Semoga rencana ke depannya segera terealisasi. Sebagai IRT dengan lima anak, Linda berencana berjualan di depan rumah. Mudah-mudahan ke depan rezekinya semakin bertambah dan keluarga ini bisa hidup lebih sehat serta sejahtera,” ujar Sardi.

Penetapan Linda sebagai penerima manfaat melalui proses yang panjang dan terbuka. Program Rumah Layak Huni ini diawali dari usulan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan survei lapangan.

Pada tahun 2025, terdapat 12 rumah tangga miskin (RTM) yang diusulkan dan disurvei, sebelum akhirnya diputuskan bersama bahwa Linda merupakan warga yang paling layak menerima bantuan.

Sardi menambahkan bahwa pembangunan rumah tersebut tidak hanya bersumber dari dana CSR PT Semen Padang. Swadaya masyarakat juga turut berperan besar sehingga luas bangunan dapat ditingkatkan dari rencana awal 36 meter persegi menjadi 40 meter persegi. “Kualitas bangunan pun ikut ditingkatkan, mulai dari penggunaan loteng hingga pemilihan kunci rumah yang lebih baik dan aman,” ujarnya.

LCO Koto Lalang, Jefri Alfikri, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Rumah Layak Huni bagi Linda tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Kolaborasi antara PT Semen Padang, Forum Nagari, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci utama kelancaran program.

“Dengan sinergi yang kuat, program ini bisa berjalan dengan baik. Tujuan utamanya adalah mengurangi angka kemiskinan di Kelurahan Koto Lalang serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jefri.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa program Rumah Layak Huni yang dilaksanakan melalui Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah ring 1 perusahaan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian PT Semen Padang sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar area operasional.

“PT Semen Padang berkomitmen untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Program Rumah Layak Huni ini tidak hanya bertujuan menyediakan hunian yang aman dan sehat, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup penerima manfaat serta keluarganya,” ujar Win Bernadino.

Ia menambahkan, pelaksanaan program berbasis kolaborasi dengan Forum Nagari dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kekuatan utama dalam memastikan bantuan tepat sasaran. Ke depan, PT Semen Padang akan terus mendukung program-program sosial yang berorientasi pada pengurangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, dan pembangunan berkelanjutan di lingkungan sekitar perusahaan.

Program Rumah Layak Huni ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia, mengentaskan kemiskinan, serta menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 


Padang, Lintasmedianews.com

Setiap Nasabah adalah bagian penting dari perjalanan Bank Nagari. Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-64, Bank Nagari menghadirkan berbagai program spesial sebagai bentuk apresiasi kepada Nasabah setia dan masyarakat Sumatera Barat (khususnya) yang telah mempercayakan layanan keuangannya.

Direktur Utama (Dirut) Bank Nagari, Gusti Candra, menyampaikan, Sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Nagari tidak hanya sekedar memberikan layanan perbankan, tapi juga berkomitmen untuk tumbuh bersama masyarakat melalui berbagai kebijakan Istimewa yang memberikan manfaat nyata.

Karena itu, Bank Nagari menawarkan program istimewa (sweetener) kepada ASN, pegawai, PPPK, dan pensiunan yang akan menjadi nasabah baru maupun nasabah eksisting loyal.

Promo itu di antaranya, pertama, cashback Bulan Suci Ramadan 1447 H dan HUT ke-64 Bank Nagari. Nasabah berkesempatan memperoleh cashback dalam bentuk uang tunai saat mengajukan kredit/pembiayaan.
Promo yang kedua yaitu, program Member Get Member (MGM). Bank Nagari memberikan kesempatan kepada Nasabah tertentu yang memenuhi syarat dapat memperoleh referral fee dengan merekomendasikan produk kredit/pembiayaan Bank Nagari kepada ASN, PPPK, pegawai, dan pensiunan sebagai bentuk apresiasi dari Bank Nagari.
“Informasi lengkap mengenai persyaratan dan mekanisme program ini dapat dilihat di website resmi Bank Nagari www.banknagari.co.id,” jelas Gusti.

Direktur Kredit dan Syariah Bank Nagari, Hafid Dauli menambahkan, bprogram-program ini merupakan wujud nyata komitmen Bank Nagari dalam menghadirkan Solusi finansial yang mudah, terjangkau, dan memberikan manfaat luas bagi keluarga ASN, Pegawai, dan pensiunan, khususnya di Sumatera Barat.

Hafid Dauli mengajak seluruh masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan terbatas ini secepatnya, karena program sweetener tersebut bersifat racing, sehingga periode promo dapat berakhir lebih cepat jika kuota telah habis.

Bank Nagari siap memberikan layanan jemput bola langsung ke instansi maupun ke rumah nasabah untuk mempermudah proses pengajuan kredit/pembiayaan.
“ASN, PPPK, pegawai, dan pensiunan kami imbau untuk segera mengajukan permohonan dan berkonsultasi ke Kantor Bank Nagari terdekat,” jelasnya.

Selain tatap muka, masyarakat juga dapat memanfaatkan kanal digital dengan mengajukan pinjaman secara online melalui menu N_Form di di website resmi Bank Nagari www.banknagari.co.id atau melalui aplikasi Ollin by Nagari pada menu simulasi pinjaman. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Nagari Call 150234.

Lebih lanjut Hafid menyampaikkan, melalui momentum ini, Bank Nagari menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan Cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Nyaman, serta mempererat hubungan dengan nasabah sebagai mitra utama dalam mewujudkan kemajuan Sumatera Barat.

Sementara itu, Direktur Keuangan Bank Nagari, Roni Edrian mengungkapkan, program Member Get Member adalah reward program yang diberikan bagi debitur/nasabah Bank Nagari yang sudah memiliki CIF (kecuali Pegawai Intern Bank Nagari, Bendahara dan Bendahara Instansi, dan Pejabat pemutus yang berhubungan dengan Pengajuan Kredit/Pembiayaan di instansi terkait) dan berhasil mereferensikan kepada keluarga, saudara, rekanan kantor, rekanan bisnis dll untuk mengambil produk Kredit Cicilan Uang atau Pembiayaan Konsumtif, baik untuk realisasi baru maupun top up.

Ia menambahkan, alokasi dana untuk program promo ini adalah sebesar Rp 1 miliar dan akan dilakukan pemindahan biaya promosi secara bertahap ke penampungan Promosi Member Get Member.

Masa berlaku program promo terhitung Februari 2026 sampai dengan Desember 2026 (tentative) atau sampai alokasi dana program promosi sudah terserap habis. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.