Articles by "Kota Padang"

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok
Showing posts with label Kota Padang. Show all posts

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Ribuan jemaah memadati Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang untuk menunaikan Salat Idulfitri 1447 Hijriah, Sabtu (21/3/2026). Sejak pagi, masyarakat dari Indarung dan sekitarnya telah memenuhi area pelataran dengan penuh antusias.

Lantunan takbir menggema, menandai rasa syukur umat Muslim setelah sebulan menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Salat Idulfitri berlangsung tertib dan lancar. Kegiatan ini digelar PT Semen Padang bekerja sama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Indarung. Turut hadir Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dan Direktur Operasi Andria Delfa.

Bertindak sebagai imam adalah Imam Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang, Ustaz Riko Febrianto. Sementara khutbah disampaikan Guru Besar UIN Imam Bonjol Padang, Duski Samad, dengan judul Menjaga Jiwa Peradaban.

Dalam sambutannya, Pri Gustari Akbar menyampaikan bahwa Idulfitri merupakan momentum kembali kepada fitrah.

“Minal aidin wal faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita dipertemukan kembali dengan Ramadan berikutnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, makna kemenangan tidak hanya bersifat spiritual, tetapi juga harus tercermin dalam perilaku sehari-hari, baik dalam hubungan dengan Allah maupun sesama manusia.

“Idulfitri menjadi waktu yang tepat untuk introspeksi, memperbaiki hubungan, dan mempererat silaturahmi,” katanya.

Pri juga memaparkan sejumlah program sosial perusahaan selama Ramadan, antara lain Safari Ramadan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, penjualan sembako murah, serta program mudik gratis.

Menurutnya, program tersebut merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan.

“Kami berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Dari Ramadan Menuju Peradaban

Dalam khutbahnya, Duski Samad menegaskan bahwa Ramadan bukan sekadar peningkatan ibadah ritual, melainkan proses pembentukan karakter manusia.

“Idulfitri bukan akhir, tetapi awal untuk menjalani kehidupan yang lebih berkualitas,” katanya.

Ia menyampaikan tiga pesan utama agar nilai Ramadan tetap terjaga.

Pertama, pentingnya integritas. Mengacu pada Al-Maidah, Duski menekankan bahwa ketakwaan harus diwujudkan melalui ibadah, pengembangan ilmu, amal kebajikan, dan akhlak mulia.

Menurutnya, ketahanan spiritual yang dibangun selama Ramadan harus dijaga di tengah tantangan kehidupan modern.

Ia juga menyoroti krisis ketenangan jiwa di era modern. Kemajuan teknologi dan ekonomi, kata dia, tidak selalu sejalan dengan ketenangan batin.

“Zikir bukan hanya ibadah, tetapi juga terapi spiritual,” ujarnya.

Duski menambahkan, puncak kualitas spiritual adalah ihsan, yakni kesadaran bahwa Allah senantiasa mengawasi setiap tindakan manusia. Kesadaran ini melahirkan integritas, kejujuran, dan tanggung jawab.

Kedua, kewarasan dalam menghadapi tekanan hidup. Mengutip Al-Balad, ia menegaskan bahwa kehidupan penuh tantangan yang harus dihadapi secara bijak.

Ia mendorong umat Islam untuk tetap produktif, mandiri secara ekonomi, dan berkontribusi bagi masyarakat, dengan tetap berlandaskan etika.

“Keberhasilan tidak hanya diukur dari capaian materi, tetapi juga dari integritas dan karakter,” ujarnya.

Ketiga, jihad peradaban. Mengacu pada Al-Hajj ayat 78, Duski menjelaskan bahwa jihad tidak terbatas pada peperangan, melainkan upaya membangun kehidupan yang lebih baik.

Ia menyebut jihad masa kini dapat diwujudkan melalui pendidikan, ekonomi, teknologi, sosial, hingga pelestarian lingkungan.

“Jihad peradaban adalah membangun kehidupan yang adil, maju, dan bermartabat,” katanya.

Dalam konteks dunia kerja, ia menambahkan, setiap individu yang bekerja dengan niat ibadah, kejujuran, dan profesionalitas turut berkontribusi dalam membangun peradaban.

“Setiap pekerjaan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh adalah bagian dari ibadah,” pungkasnya.(*)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, jajaran Polda Sumatera Barat melalui Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat, khususnya di wilayah Sumatera Barat.

Ucapan tersebut menjadi bentuk perhatian serta kedekatan institusi kepolisian dengan masyarakat dalam momen penuh berkah yang dirayakan oleh umat Islam di seluruh dunia. Dalam pesannya, Kabid Humas menyampaikan, “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah. Mohon maaf lahir dan batin.”

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa Idul Fitri bukan hanya sekadar perayaan, melainkan momentum penting untuk memperkuat nilai-nilai kebersamaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat. Setelah menjalani ibadah puasa selama bulan Ramadan, diharapkan seluruh masyarakat dapat kembali kepada fitrah, serta meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan.

Kabid Humas juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ajang mempererat tali silaturahmi, baik antar keluarga, tetangga, maupun antar sesama warga bangsa. Dalam suasana yang penuh kebahagiaan ini, penting untuk saling memaafkan dan membuka lembaran baru yang lebih baik.

Di sisi lain, Polda Sumatera Barat juga terus berkomitmen menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama perayaan Idul Fitri. Berbagai langkah pengamanan telah dilakukan, termasuk pengamanan arus mudik, tempat ibadah, serta pusat-pusat keramaian guna memastikan masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman.

“Kami mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban, saling menghormati, serta mematuhi aturan yang berlaku, sehingga suasana Idul Fitri dapat berjalan dengan penuh kedamaian,” tambahnya.

Momentum Hari Raya Idul Fitri ini diharapkan menjadi titik awal untuk memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan semangat gotong royong dalam membangun daerah yang lebih baik. Kepolisian, sebagai bagian dari masyarakat, akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik demi terciptanya rasa aman dan tenteram.

Dengan penuh ketulusan, jajaran Polda Sumatera Barat kembali mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H kepada seluruh masyarakat. Semoga di hari yang suci ini, segala amal ibadah diterima oleh Allah SWT, serta membawa keberkahan bagi seluruh umat.

 

Padang Lintasmedianews.com

Anggota DPRD Kota Padang, H. Rusdi, ST. MT Shalat Dzuhur berjamaah di Masjid Al Quwait, Kelurahan Banuaran Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) pada Selasa, 17 Maret 2026.

Usai Shalat Dzuhur H. Rusdi yang merupakan Anggota Komisi IV dari Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang ini berdiskusi dengan pengurus dan jamaah Dzuhur Masjid Al Quwait.

H. Rusdi mengaku kaget mendapat informasi telah dimanfaatkannya dana safari Ramadan yang baru ditransfer oleh Pemko Padang. 

"Kita memang Safari Ramadan di Masjid ini di awal ramadan. Tapi, dari informasi yang kita terima, dana baru dicairkan diakhir ramadan. Ternyata di masjid langsung dimanfaatkan," ujarnya.

Dia berharap pengurus cepat untuk melaporkan pertanggungjawaban ke Pemko Padang. Agar, tidak bermasalah di kemudian hari.

Pada kesempatan itu, H. Rusdi menyadari dana tersebut belum cukup untuk program yang telah diusulkan. Karena, awalnya anggaran Safari Ramadan berjumlah Rp 40 juta. 

"Anggaran untuk Safari Ramadan itu memang dianggarkan awalnya Rp 40 juta. Namun, Pemko hanya mengalokasikan untuk anggota dewan hanya Rp 25 juta. Nanti, untuk pembangunan Gedung TPQ akan kita anggarkan melalui pikir," ujar H. Rusdi.

Sementara, Pengurus Masjid Al Quwait, Zulham Efendi mengucapkan terimakasih atas kunjungan safari Ramadhan H. Rusdi. Dia sampaikan, dana Rp 25 juta itu telah digunakan untuk pembelian 30 meter tikar shalat, pembangunan teras depan dan pembelian sound system.

"Semua anggaran Safari Ramadan telah digunakan. Namun, untuk pembangunan teras depan hanya sampai cor kasar. Atau belum bisa dikeramik karena dana sudah habis," ujar Zulham Efendi.

Dia sampaikan juga, kas masjid juga sudah habis. Karena sebelumnya sudah digunakan untuk membeli  AC 2 PK dan menambah daya listrik.

Pada kesempatan tersebut H. Rusdi juga ikut memasang tikar yang baru dibeli. Dia juga memantau pembangunan teras masjid yang masih berlangsung.

Hadir dalam pertemuan itu, pengurus dan Imam Masjid H. Jon Irwan Rasyid, H. Asril, Hari Permana serta Harsono.  Pertemuan juga dihadiri, Ketua RT 04 RW 11 Banuaran yang juga Pembina Yayasan Berkah Amal Salih (yBAS) Saribulih. 

Ketua RT 04 RW 11 Saribulih juga salut dengan gerakan cepat pengurus Masjid Al Quwait. Dia berharap pembangunan infrastruktur ini juga dibarengi dengan menciptakan daya tarik umat muslim. Terutama generasi muda untuk memakmurkan masjid. (*)

 

Padang, Lintasmedianews.com

 Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub yang juga merupakan Pembina Perguruan Pencak Silat Surya Sakti gelar acara buka puasa bersama dengan segenap keluarga besar perguruan pencak silat Surya Sakti bertempat di Restoran Sederhana pada Sabtu (14/3/2026).

Ayub mengatakan, kami atas nama pembina di Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan juga kepada anak - anak kami atlet pencak silat Surya Sakti.

Ini adalah momen dan hal yang sangat baik sekaligus untuk menatap masa depan bagi anak-anak kita. Karena memang dari beberapa jadwal pertandingan di ikuti anak-anak Surya Sakti, sudah sering berkonstribusi terhadap Kota Padang dan terhadap Sumatera Barat. 

Kami mengharapkan kepada pemerintah  bagaimana kita tetap memperjuangkan aset-aset ini.

Anak-anak kita ini adalah aset.Karena memang tidak berapa lama lagi ke depan juga melaksanakan Porprov XVI. 

"Insya Allah,kami sudah siap untuk berkontribusi terhadap Kota Padang melalui atlet silat Surya Sakti ikut bertanding nanti di Porprov XVI," ujarnya. 

"Jadi memang atlet kami sudah teruji, anak-anak kami sudah pernah menjadi juara Kota Padang, sudah menjadi juara provinsi, dan juga untuk tingkat nasional. Kita pernah menjadi juara tingkat nasional. Itu adalah sebuah hasil yang perlu kita perhatikan untuk ke depan," tegasnya. 

Selain itu kata Osman Ayub, sebagai 

Pemimpinan DPRD Kota Padang, kami melihat ini adalah sebuah aset, karena kami berada bersama-sama. Kita harapkan bagaimana perguruan perguruan silat ini menjadi sebuah PR juga bagi pemerintah kota kedepannya.

"Hal ini supaya bagaimana kedepannya bisa mengembangkan bakat dan berprestasi bergabung di Kota Padang dalam pertandingan-pertandingan kedepannya, "pungkasnya. 

Sementara Irsyad Hardani selaku Ketua PPS Surya Sakti pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pembina kami Bapak Osman Ayub yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Padang yang selalu berikan pembinaan arahannya kepada kami.

Sehingga anak-anak kami bisa berprestasi, berlatih dengan maksimal. Tanpa adanya binaan dari pembina kami mungkin kami tidak bisa berbuat apa-apa. Alhamdulillah dengan fasilitas alat alat perlengkapan untuk latihan dan lainnya yang selalu bisa kami dapatkan dari bantuan pokir beliu selaku anggota dewan, sekarang anak-anak kami ada banyak yang berprestasi.

Kemudian untuk tim yang turun nanti di Porprov XVI ,

itu ada empat orang. Dua cewek, dua cowok. Ya, atas nama Farid, Wadi Adha, Raul Datul Aisyi, dan Ida Datul Madani. Ada empat anak kita yang mewakili Kota Padang untuk tim Porprov. 

Lebih lanjut, Irsyad mengatakan prestasi yang diperoleh anak anak kami itu semua, dengan adanya pembinaan dari Bapak Osman Ayub.Itu mustahil bisa, karena olahraga ini tanpa sarana dan prasarana, alat-alat latihan yang lengkap, yang susah untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi. 

"Hanya beliau tetap memberikan maksimal terhadap kebutuhan perguruan pencak silat Surya Sakti. Dan mudah-mudahan ke depannya kami mendoakan agar beliau selalu sukses dan mudah-mudahan ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Dan menjelang Porprov nanti bisa kita maksimalkan latihan untuk mendapat target kita meraih medali emas di Kota Padang, "ungkapnya. 

Usai acara buka puasa bersama itu, seluruh atlet keluarga besar Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengambil dokumentasi vidio dan foto bersama dengan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub. Dalam momen itu keluarga besar Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H . Mohon maaf lahir dan batin. (bim)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat di daerah pemilihannya. 

Kali ini, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menggelar kegiatan buka bersama masyarakat. 

Terlihat, masyarakat memadati rumah pribadi Jupri yang terletak di Padang Timur. Baik lelaki maupun wanita. 

"Sudah menjadi kebiasaan saya, menjelang lebaran ini, saya menggelar kegiatan buka bersama dengan masyarakat pemilih atau konstituen saya," katanya.

Pada kesempatan itu, Jupri menerangkan tupoksi anggota dewan yang mencakup legislasi, budgeting dan pengawasan.

Tak lupa Jupri juga mengingatkan masyarakat agar merayakan lebaran dengan penuh kesederhanaan sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW. 

"Jalani puasa Ramadan dengan penuh kekhusukan, rayakan kemenangan dengan kembali ke fitrah kita dengan penuh kesederhanaan, dan saling berbagi dengan sesama," katanya. 

Acara ditutup dengan pembagian sembako dan foto-foto besama dengan penuh keakraban. (BY)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Selain Huntara, Palang Merah Indonesia (PMI) juga menyalurkan Bantuan Non-Tunai (BNT) untuk masyarakat yang terdampak Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatera Barat. Jum'at (13/3) PMI Provinsi Sumatera Barat menyalurkan secara serentak Bantuan Non-Tunai masyarakat terdampak di dua wilayah yang terdampak cukup parah, yaitu Kabupaten Agam dan Kota Padang.

Senilai 858 Juta dana disalurkan untuk 858 Keluarga penyintas bencana di dua wilayah tersebut. “Masing-masing keluarga mendapatkan BNT senilai 1 juta rupiah” ucap Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar pada saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan BNT untuk warga kota Padang di Palanta Walikota Padang."Sebanyak 544 KK di Kabupaten Agam dan 314 KK di Kota Padang" Terang Aristo. 

Penyerahan Bantuan Non-Tunai ini, lanjut Aristo, telah melalui proses yang cukup panjang. Dilakukan melalui penilaian bersama antara masyarakat terdampak, pemerintah setempat, kecamatan, PMI, serta IFRC, sehingga data penerima benar-benar valid. Mulai dari assessment dampak bencana terhadap calon penerima manfaat, hingga verifikasi data pemerintah daerah melalui KTP dan Kartu Keluarga, imbuhnya. 

Beberapa kriteria juga harus dipenuhi oleh calon penerima manfaat, sambungnya adalah masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor. PMI juga memastikan rumah tersebut merupakan rumah milik pribadi calon penerima manfaat. 

Selain itu, calon penerima BNT adalah masyarakat yang belum mendapatkan bantuan Hunian Sementara atau Hunian Tetap dari pemerintah. Terakhir, Tidak bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil atau Pejabat Pemerintah, Polisi maupun militer. 

"Kami juga menilai kerentanan calon penerima manfaat BNT ini. Seperti Lansia, Ibu Hamil, Anak-anak, Disabilitas, dan Perempuan yang sebagai kepala keluarga" Tambah Aristo. Dalam penyaluran bantuan ini, PMI bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia

Walikota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir dalam seremonial penyerahan BNT di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, juga menyampaikan apresiasi yang begitu tinggi atas dukungan yang diberikan oleh PMI. Kehadiran PMI saat ini telah meringankan beban ekonomi masyarakat, "apalagi sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H" Ujar Fadly. 

Bantuan PMI, diakui Fadly sudah dirasakan sejak awal kejadian bencana November tahun lalu. "Mulai dari sembako, kebutuhan rumah lainnya, hingga dukungan membersihkan rumah. Bahkan sampai saat ini bantuan air bersih untuk masyarakat dari PMI juga masih berjalan" Pungkas Fadly

Ia juga menyampaikan Terimakasih kepada masyarakat Indonesia yang telah berdonasi bersama PMI selama ini. 

Rasa haru dan syukur juga disampaikan oleh Widya (45) warga Tabiang Banda Gadang, salah satu wilayah terdampak bencana yang cukup parah di Kota Padang. Bantuan yang ia terima hari ini, bagi Widya akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan menyambut  lebaran juga membayar sewa rumah yang ia tempati sementara ini. 

"Sekarang masih ngontrak, karna rumahnya sudah tidak bisa dihuni. Alhamdulillah bisa nambah bayar uang sewanya" Tutur Widya. 

Humas PMI Sumbar

14/3/2026

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116, PT Semen Padang kembali menggelar program sosial bertajuk Cahaya Ramadan Semen Padang melalui kegiatan sembako murah bagi masyarakat dan tenaga kerja outsourcing di lingkungan perusahaan. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (10–12/3/2026), di Gedung Serba Guna PT Semen Padang.

Program ini disambut antusias ratusan warga yang mendatangi lokasi kegiatan. Mereka datang untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Penyerahan sembako murah secara simbolis dilakukan oleh Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang Iskandar S. Taqwa, didampingi Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes, kepada tenaga outsourcing dan masyarakat lingkungan perusahaan.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menjelaskan bahwa program sembako murah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, kegiatan ini sebenarnya telah menjadi agenda rutin perusahaan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun pada Ramadan tahun ini, PT Semen Padang memberikan perhatian lebih dengan menambah segmen penerima manfaat, yakni tenaga kerja outsourcing di lingkungan perusahaan.

“Program sembako murah ini memang sudah kita laksanakan pada tahun-tahun sebelumnya untuk masyarakat sekitar perusahaan. Namun khusus tahun ini, kita menambahkan segmen penerima manfaat untuk tenaga outsourcing PT Semen Padang,” ujar Hernes.

Terdapat 4.000 paket sembako yang disiapkan oleh perusahaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.700 paket diperuntukkan bagi tenaga outsourcing PT Semen Padang, sementara 1.300 paket lainnya disalurkan kepada masyarakat yang berada di lingkungan sekitar perusahaan.

Setiap paket sembako berisi sejumlah kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat selama Ramadan, yakni 5 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.

Jika dihitung berdasarkan harga pasar, nilai satu paket sembako tersebut mencapai sekitar Rp118 ribu. Namun melalui program ini, masyarakat dan tenaga outsourcing hanya perlu menebusnya dengan harga Rp50 ribu per paket. Artinya, PT Semen Padang memberikan subsidi sebesar Rp68 ribu untuk setiap paket sembako yang disalurkan.

“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan tenaga outsourcing dan masyarakat sekitar perusahaan dalam menghadapi Ramadan serta persiapan menjelang Idulfitri nanti,” tambah Hernes.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menegaskan bahwa kegiatan sembako murah tersebut merupakan bagian dari implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan kepada masyarakat.

Sebagai perusahaan yang telah berdiri lebih dari satu abad, atau pada tahun ini memasuki usia ke-116 tahun, PT Semen Padang memiliki komitmen kuat untuk terus tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

“Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Kami ingin memastikan keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di momen penting seperti Ramadan,” kata Idris.

Kehadiran program sembako murah ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Tokoh masyarakat Lubuk Kilangan, Maulana Sardi, menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Semen Padang yang secara konsisten menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang. Program sembako murah ini sangat membantu, karena banyak masyarakat kita yang memang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi di bulan Ramadan seperti sekarang,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang warga Kelurahan Koto Lalang, Gusniwati. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program sembako murah tersebut, karena harga kebutuhan pokok cenderung meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Terima kasih kepada PT Semen Padang. Program ini sangat membantu kami masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama Ramadan,” katanya.

Kegiatan program sembako murah “Cahaya Ramadan Semen Padang” ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-6 dari pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan. (*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengunjungi kawasan Pabrik Indarung I milik PT Semen Padang yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional dalam rangka meninjau langsung potensi pengembangan kawasan bersejarah tersebut menjadi ruang seni dan budaya, Kamis (12/3/2026).

Kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, dan Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Saiful Bahri.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat lebih dekat jejak sejarah industri semen di Indonesia. Pabrik Indarung I sendiri merupakan pabrik semen pertama yang dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1910 dan menjadi salah satu tonggak awal perkembangan industri semen di kawasan Asia Tenggara.

Dalam kunjungannya itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyempatkan diri menelusuri berbagai bagian bangunan tua yang masih berdiri kokoh. Ia mengamati sejumlah mesin lama seperti kiln atau tungku pembakaran yang digunakan dalam proses produksi semen, termasuk peralatan teknologi lama yang membakar bahan slury hingga menjadi klinker, yakni bahan setengah jadi dalam pembuatan semen.

“Di sini kita masih bisa melihat banyak sekali mesin-mesin lama dan kiln yang dahulu digunakan untuk membakar slury menjadi klinker. Ini menunjukkan betapa pentingnya kawasan ini dalam sejarah perkembangan industri semen,” ujar Fadli Zon.

Fadli Zon juga melihat sejumlah bagian bangunan lainnya, termasuk gudang dan beberapa ruang besar yang dulunya digunakan untuk menunjang aktivitas produksi pabrik. Menurutnya, ruang-ruang tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali sebagai ruang publik yang hidup dan produktif.

Fadli Zon berharap bangunan-bangunan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya itu tidak hanya dipertahankan secara fisik, tetapi juga diaktivasi kembali agar memiliki fungsi baru yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kita berharap bangunan-bangunan yang sudah menjadi cagar budaya ini bisa diaktivasi kembali. Ada beberapa ruangan yang cukup besar yang sangat potensial dijadikan ruang pameran, galeri seni, maupun tempat pertunjukan,” jelasnya.

Ia meyakini, jika dikelola secara kolaboratif, kawasan bersejarah ini dapat berkembang menjadi pusat kegiatan seni dan budaya yang tidak hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga membuka ruang ekspresi bagi masyarakat.

“Ini bisa menjadi tambahan ruang bagi para seniman dan komunitas untuk berekspresi. Tentunya hal ini membutuhkan kerja sama antara Kementerian Kebudayaan, PT Semen Padang, Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, serta komunitas-komunitas yang peduli terhadap pelestarian cagar budaya,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut. Menurutnya, kehadiran Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pelestarian kawasan bersejarah yang dimiliki oleh perusahaan semen tertua di Indonesia tersebut.

“Kami dari manajemen PT Semen Padang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang telah berkunjung ke Pabrik Indarung I. Tujuan beliau datang untuk melihat langsung fasilitas yang ada, karena ada rencana dari Kementerian Kebudayaan untuk mereaktivasi kawasan ini agar bisa dimanfaatkan sebagai galeri seni maupun art space,” ujar Win Bernadino.

Ia menambahkan, pihak perusahaan menyambut baik rencana tersebut selama tetap menjaga keaslian dan nilai historis dari bangunan yang ada. Bagi PT Semen Padang, kawasan Indarung I bukan sekadar bangunan lama, tetapi merupakan bagian penting dari sejarah industri semen di Indonesia.

“Harapan kami, dengan adanya program ini, kita tetap dapat mempertahankan keaslian sejarah Semen Padang sekaligus sejarah industri semen di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara,” katanya.

Win juga menekankan bahwa keberadaan pabrik di kawasan Indarung memiliki peran besar dalam perkembangan teknologi konstruksi di Indonesia, khususnya dalam peralihan dari penggunaan material tradisional seperti kayu menuju material berbasis beton yang lebih modern dan tahan lama.

“Sejarah pabrik semen di Indarung ini menjadi pembuka bagi perkembangan teknologi konstruksi. Dari yang sebelumnya mungkin lebih banyak menggunakan kayu, kemudian berkembang ke penggunaan beton hingga seperti yang kita kenal sekarang,” jelasnya.

Lebih dari satu abad berdiri, PT Semen Padang masih bertahan dan terus berkontribusi bagi pembangunan nasional. Bagi perusahaan, pelestarian kawasan Pabrik Indarung I menjadi bagian dari upaya menjaga warisan sejarah sekaligus memperkenalkan perjalanan panjang industri semen kepada generasi mendatang.

“Alhamdulillah, PT Semen Padang masih bertahan hingga saat ini, dan kita berharap ke depan sejarah ini tetap terjaga serta bisa terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutup Win Bernadino.

 

Padang, Lintasmedianews.com

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Sumatera Barat bersama para wartawan pada Rabu (11/03/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Padang yang beralamat di Jalan Bagindo Aziz Chan No.28, Kota Padang, Sumatera Barat. Momentum ini menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi antara jajaran Humas Polda Sumbar dengan para insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Sejak sore hari, para undangan mulai berdatangan dan saling bertegur sapa dalam suasana santai namun akrab. Kehangatan kebersamaan semakin terasa ketika seluruh tamu duduk bersama menunggu waktu berbuka puasa, sembari mendengarkan tausiah yang memberikan pesan-pesan spiritual di bulan suci Ramadan.

Tidak hanya dihadiri oleh jajaran Humas Polda Sumbar dan wartawan, kegiatan ini juga menghadirkan anak-anak yatim yang turut diundang untuk merasakan kebersamaan di bulan penuh berkah tersebut. Kehadiran mereka menambah suasana haru dan menjadikan kegiatan ini sarat dengan nilai kepedulian sosial.

Acara buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan media, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim. Para tamu yang hadir tampak menikmati suasana kebersamaan sambil berbagi cerita serta memperkuat sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.

Ia menuturkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat kepada masyarakat.

“Melalui momentum Ramadan ini, kami ingin terus mempererat hubungan baik dengan rekan-rekan media. Selain itu, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim-piatu. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Ia juga berharap hubungan yang telah terjalin dengan baik antara Polda Sumbar dan para insan pers dapat terus dipelihara serta semakin solid dalam memberikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, sebelum dilanjutkan dengan santap berbuka puasa dalam suasana kekeluargaan yang hangat.(***) 

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Ramadan selalu menghadirkan kisah-kisah yang menghangatkan hati, kisah tentang kerja keras yang perlahan berbuah kemuliaan, tentang ketulusan yang tumbuh dalam diam lalu menjelma cahaya, serta tentang bagaimana nilai-nilai keimanan dapat bersemi bahkan dari tempat yang paling sederhana sekalipun.

Di antara kisah itu, terselip perjalanan hidup seorang mubaligh yang suaranya begitu akrab di telinga masyarakat Sumatera Barat (Sumbar), yaitu Buya H. Ristawardi Dt. Marajo Nan Batungkek Ameh. Sosok ini hari ini dikenal luas sebagai penceramah berjiwa budaya dengan gaya penyampaian yang hangat, jenaka, namun sarat hikmah. Ceramah-ceramahnya kerap menjadi halaman rekomendasi (for your page/FYP) di sejumlah aplikasi media sosial.

Tak banyak yang mengetahui bahwa perjalanan dakwahnya tidak dimulai dari mimbar megah atau ruang akademik, melainkan dari peluh di Pelabuhan Teluk Bayur, tempat ia dahulu memanggul karung-karung berat hasil produksi PT Semen Padang yang dikirim ke berbagai penjuru negeri.


Peluh di Teluk Bayur yang Menempa Keteguhan

Tahun 1974 menjadi titik awal perjalanan panjang itu ketika Ristawardi muda bekerja sebagai buruh angkat semen dengan jam kerja delapan jam sehari, memindahkan karung-karung dari lori ke gudang sebelum dimuat ke kapal. Pekerjaan fisik tersebut menuntut kekuatan, ketahanan, dan kesabaran luar biasa.

Ia masih mengingat bagaimana kerasnya masa-masa itu, ketika tubuhnya terasa kaku setelah bekerja seharian. Untuk sekadar menoleh pun ia harus memutar seluruh badan karena lelah yang begitu menyergap.

“Kalau sudah selesai bekerja, badan rasanya kaku. Dipanggil orang tak bisa menoleh, harus memutar seluruh badan,” kenangnya suatu ketika.

Namun dari kerja keras yang menguras tenaga itulah ia belajar tentang kesabaran, disiplin, dan keteguhan hati, nilai-nilai yang kemudian hari menjelma menjadi fondasi kuat dalam setiap ceramah yang ia sampaikan kepada masyarakat.

Beberapa tahun kemudian, takdir membawanya diangkat menjadi karyawan tetap di PT Semen Padang. Karena tidak memiliki ijazah formal yang tinggi, ia ditempatkan sebagai cleaning service (CS). Sebuah posisi yang bagi sebagian orang mungkin dianggap sederhana, tetapi baginya justru menjadi pintu awal untuk melangkah lebih jauh.

Kesempatan yang Mengubah Jalan Hidup

Di tengah kesibukan sebagai pekerja, ia tak pernah meninggalkan kegiatan keagamaan. Ia tetap aktif mengisi pengajian dan pembinaan rohani, sehingga keluwesan berbicara serta kedalaman pesan yang ia sampaikan mulai dikenal di masyarakat dan lingkungan internal perusahaan.

Sebuah peristiwa penting kemudian menjadi titik balik dalam hidupnya. Saat itu ulama senior yang diangkat sebagai penasihat rohani PT Semen Padang, Buya Haji Sayuti Khatab, tengah mendampingi Semen Padang FC ke Thailand. Pada waktu yang sama, seorang pimpinan perusahaan wafat dan Ristawardi diminta menggantikan untuk menyampaikan pidato pelepasan jenazah.

Ia tampil apa adanya, tanpa atribut kebesaran dan tanpa gelar yang disematkan, hanya dengan ketulusan hati dan kefasihan dalam merangkai kata-kata yang menenangkan.

“Usai acara, para pimpinan PT Semen Padang bertanya dengan penuh rasa ingin tahu siapa ustaz tadi. Mereka terkejut ketika mengetahui bahwa sosok yang baru saja menyampaikan tausiah menyentuh itu adalah seorang cleaning service di pabrik PT Semen Padang. Pimpinan kemudian mengatakan saya tidak cocok di pabrik dan harus dipindahkan ke kantor,” ujar Buya Ristawardi.

Sejak momen itulah arah hidupnya berubah secara perlahan namun pasti. Ia kemudian diminta pindah ke kantor untuk membantu bagian Personalia dan pembinaan rohani, hingga akhirnya dipercaya menjabat sebagai Kepala Urusan Konseling Rohani. Amanah itu ia jalani dengan penuh rasa syukur, karena baginya jabatan bukanlah tujuan, melainkan sarana untuk mengabdi lebih luas.

Tumbuh Bersama dan Menjadi Bagian dari Sejarah

Selama 35 tahun mengabdi di PT Semen Padang, Buya Ristawardi tidak sekadar menjadi bagian dari struktur perusahaan, melainkan menjadi penguat spiritual bagi ribuan pekerja yang setiap hari bergelut dengan dinamika industri yang penuh tantangan.

Perusahaan memberikan ruang bagi tumbuhnya nilai-nilai Islam melalui pembinaan rohani, pelatihan mubaligh, hingga kesempatan berhaji yang pernah ia raih sebagai karyawan teladan. Hal tersebut menjadi bentuk apresiasi yang semakin menguatkan komitmennya dalam berdakwah.

Pada tahun 1982 ia resmi menjadi kader mubaligh melalui pelatihan Dewan Masjid. Setahun kemudian namanya mulai dikenal, dan pada 1986 ia telah rutin berceramah di Bukittinggi serta berbagai daerah lainnya.

Dari ruang pabrik hingga mimbar masjid, langkahnya tak pernah terpisah dari identitasnya sebagai bagian dari keluarga besar Semen Padang yang secara konsisten mendukung syiar Islam, bukan hanya dalam seremoni, tetapi melalui pembinaan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.


Dakwah yang Menyatu dengan Budaya

Lahir di Baso, Bukittinggi, pada 10 Juni 1952, Ristawardi tumbuh dalam kultur Minangkabau yang kuat. Gelar adat “Dt. Marajo Nan Batungkek Ameh” yang disandangnya menegaskan kedudukannya sebagai tokoh yang dihormati dalam kaumnya.

Dalam setiap ceramahnya, ia merajut ayat dan hadis dengan pepatah-petitih Minang, menghadirkan filosofi “karambia” sebagai simbol keteguhan dan kemanfaatan hidup, serta menjadikan falsafah “Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah” sebagai landasan berpikir dan bertindak.

Pendekatan dakwah kultural yang ia jalankan membuat pesan agama terasa dekat, tidak menggurui, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan, baik generasi tua maupun anak muda yang kini banyak menyimak ceramahnya melalui platform digital.

Dukungan PT Semen Padang untuk Dakwah Islam

Buya Ristawardi juga mengingat kembali dukungan PT Semen Padang dalam melahirkan mubaligh-mubaligh di Sumatera Barat. Sekitar tahun 1992, Buya Sayuti Khatab mendatangkan guru yang ahli di bidangnya untuk melatih sejumlah orang agar meningkatkan kompetensi sebagai mubaligh.

Mereka yang mengikuti program tersebut antara lain Zhafrul Jamal, Yohannis, Sensurianus, Warmen Jamil, dan Marwan Bermawi.

“Namanya Pengkaderan Mubaligh. Mereka dilatih retorika dakwah, psikologi dakwah, dan berbagai materi lainnya. Waktu itu kami meminjam Masjid Raya Al Ittihad Indarung sebagai lokasi pelatihan, dengan seluruh biaya disokong oleh PT Semen Padang. Alhamdulillah, PT Semen Padang sangat antusias mendukung pengkaderan mubaligh ini,” ujarnya.

Kebanggaan dan Komitmen Perusahaan

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan bahwa perusahaan merasa bangga memiliki sosok pensiunan seperti Buya Ristawardi yang tidak hanya menjadi bagian dari sejarah panjang perusahaan, tetapi juga menjadi teladan bahwa nilai kerja keras, integritas, dan spiritualitas dapat tumbuh berdampingan dalam lingkungan industri.

Ia menegaskan bahwa PT Semen Padang berkomitmen untuk terus mendukung syiar Islam di Sumatera Barat sebagai bagian dari tanggung jawab sosial dan kultural perusahaan.

Bagi PT Semen Padang, kisah Buya Ristawardi menjadi bukti bahwa ruang kerja dapat menjadi ladang dakwah, bahwa pengabdian profesional dapat berjalan seiring dengan pengabdian keumatan, dan bahwa dari seorang tukang angkat semen pun dapat lahir seorang ulama yang menerangi nagari dengan cahaya keimanan yang tak pernah padam.

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, PT Semen Padang kembali menghadirkan program mudik gratis bagi masyarakat dengan rute Padang–Kepulauan Mentawai dan sebaliknya. Bekerja sama dengan PT PELNI, mudik gratis bertema “Mudik Aman Berbagi Harapan” itu dijadwalkan berlangsung pada 16–19 Maret 2026 dengan menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 68.

Kepala Departemen Komunikasi dan Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bahwa program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan untuk membantu masyarakat mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, dan terjangkau, terutama bagi warga Kepulauan Mentawai.

“Untuk kuotanya disediakan sebanyak 700 penumpang,” kata Win, Selasa (10/3/2026).

Win menambahkan, program mudik gratis ini merupakan bagian dari upaya PT Semen Padang untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat yang ingin merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Untuk itu, ia berharap masyarakat, khususnya yang berada di Kepulauan Mentawai, dapat menikmati perjalanan mudik yang aman, nyaman, dan tentunya tanpa biaya.

“Kami juga berharap program mudik gratis ini dapat mempererat hubungan sosial masyarakat sekaligus memperkuat ikatan kekeluargaan pada momentum Hari Raya Idulfitri,” ujar Win.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menambahkan bahwa program mudik gratis ini merupakan yang kelima kalinya diselenggarakan PT Semen Padang. Sebelumnya, perusahaan juga mengadakan program serupa pada 2018 dan 2019. Namun, karena pandemi Covid-19, program ini sempat dihentikan sementara dan kembali digelar pada 2024 dengan rute mudik Dumai–Padang, serta pada 2025 dengan rute Padang–Mentawai–Padang.

“Jadi, untuk rute Padang–Mentawai–Padang, ini merupakan yang keempat kalinya kami selenggarakan. Untuk jadwalnya, kapal berangkat dari Pelabuhan Teluk Bayur, Padang, menuju Pelabuhan Tuapejat, Kepulauan Mentawai pada 16 Maret 2026, dengan rute persinggahan di Labuhan Bajau, Sikabaluan, Muara Saibi, dan Siberut. Sementara perjalanan kembali dari Mentawai menuju Padang dijadwalkan pada 18 Maret 2026,” katanya.

Untuk memaksimalkan program ini, kata Idris, pihaknya telah menyosialisasikan program tersebut kepada masyarakat Mentawai, termasuk kepada Bupati dan Wakil Bupati Kepulauan Mentawai. Pendaftaran telah dibuka sejak 6 Maret 2026.

Pendaftaran dapat dilakukan secara daring dengan memindai kode QR pada brosur resmi yang telah disebarkan di sejumlah pelabuhan atau melalui kontak resmi mudik gratis PT Semen Padang di nomor 0821-1699-0707.

“Kami berharap program ini dimanfaatkan dengan baik oleh masyarakat agar dapat merayakan Lebaran bersama keluarga tanpa terbebani biaya perjalanan,” kata Idris.

Bupati Kepulauan Mentawai, Rinto Wardana, mengapresiasi inisiatif PT Semen Padang yang kembali menyediakan fasilitas mudik gratis bagi warga Mentawai. Apalagi, setiap tahun jumlah warga Mentawai yang ingin merayakan Lebaran di kampung halaman cukup besar, sehingga keberadaan program mudik gratis yang diselenggarakan PT Semen Padang ini menjadi solusi yang sangat membantu masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian PT Semen Padang yang kembali menyelenggarakan mudik gratis bagi masyarakat Mentawai. Jumlah warga yang ingin pulang kampung saat Lebaran sangat banyak, sehingga program ini sangat membantu dan ditunggu-tunggu oleh warga kami,” kata Rinto.

Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang menjelang Lebaran, Rinto menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kepulauan Mentawai telah mengeluarkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi seluruh ASN di Mentawai. Kebijakan ini bertujuan agar masyarakat dapat melakukan perjalanan pulang kampung lebih awal sehingga tidak terjadi penumpukan penumpang di pelabuhan menjelang Lebaran.

“Kebijakan ini mulai diberlakukan pada 11 Maret 2026. Kami berharap keberangkatan pemudik dapat dilakukan secara bertahap sehingga standar keselamatan transportasi laut tetap terjaga,” ujarnya.

Program mudik gratis PT Semen Padang ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-6 Pemerintah Republik Indonesia, yaitu pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan untuk meningkatkan konektivitas nasional, termasuk bagi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terpencil. (*)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang kembali berpartisipasi dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Safari Ramadan kali ini digelar di kawasan ring satu perusahaan, tepatnya di Masjid Raya Limau Manis, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Jumat (6/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis, Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Anggota DPRD Kota Padang Mulyadi Muslim, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Ustaz Afrizal Tanjung, Ketua Pengurus Masjid Raya Limau Manis Jasman, serta sejumlah pejabat dari lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang.

Dalam kesempatan tersebut, PT Semen Padang menyalurkan bantuan kepada Masjid Raya Limau Manis berupa uang tunai sebesar Rp12,5 juta serta lima mushaf Al-Qur’an. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Keuangan PT Semen Padang kepada Ketua Pengurus Masjid Raya Limau Manis, Jasman.

Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, berharap bantuan tersebut dapat mendukung kelancaran aktivitas masjid dan jamaah, khususnya selama bulan Ramadan.

“Kami berharap bantuan ini dapat memperlancar kegiatan ibadah dan syiar Islam di Masjid Raya Limau Manis, sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat dan juga bagi PT Semen Padang,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang dan sejumlah pihak yang turut berkontribusi dalam pelaksanaan Safari Ramadan Pemprov Sumbar di Masjid Raya Limau Manis.

Dalam tausiyahnya kepada jamaah, orang nomor satu di Sumbar itu mengutip pesan dari Surat An-Nisa ayat 9 yang mengingatkan pentingnya menjaga dan mempersiapkan generasi penerus agar tidak menjadi generasi yang lemah.

Ia menekankan bahwa orang tua dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam membimbing generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif serta mendorong mereka melakukan kegiatan yang bermanfaat.

“Banyak hal negatif yang perlu kita waspadai. Karena itu, mari kita arahkan generasi muda untuk melakukan kegiatan positif agar masa depan mereka menjadi lebih baik,” kata Mahyeldi.

Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga memberikan motivasi kepada para pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK yang mengikuti berbagai kegiatan Ramadan di Masjid Raya Limau Manis. Ia bahkan menyerahkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas semangat para pelajar dalam belajar dan beribadah.

Selain bantuan dari PT Semen Padang, Pemerintah Provinsi Sumbar juga menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kegiatan masjid dan masyarakat. Bantuan tersebut antara lain Rp50 juta dari Pemprov Sumbar, 40 mushaf Al-Qur’an, bantuan Rp10 juta dari Bank Nagari, serta Rp12,5 juta melalui Dinas Pendidikan.

Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar turut menyalurkan bantuan sebesar Rp3 juta untuk petugas masjid serta program bantuan pendidikan senilai Rp1,706 miliar bagi 1.706 siswa di Kota Padang. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang.

Penjabat Sekda Kota Padang, Raju Minropa, yang hadir mewakili Wali Kota Padang menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan Pemerintah Provinsi Sumbar sekaligus perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Padang.

Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam membantu penanganan bencana yang terjadi di Kota Padang pada November dan Desember lalu.

Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Raya Limau Manis, Jasman, menjelaskan bahwa pengurus masjid tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga aktif menjalankan berbagai program sosial serta pembinaan karakter masyarakat.

Menurutnya, pengurus masjid berkomitmen memastikan tidak ada anak-anak di kawasan Limau Manis yang putus sekolah karena keterbatasan biaya. Pengurus bahkan memberikan bantuan langsung bagi anak-anak yang membutuhkan perlengkapan sekolah.

“Alhamdulillah, dari Masjid Raya Limau Manis juga lahir beberapa juri MTQ tingkat Sumatera Barat. Kami juga terus membina karakter anak-anak melalui program Smart Surau,” ujar Jasman.

 

Pariwara

Padang, Lintasmedianews.com

Seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang laksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M. Wakil Ketua DPRD Kota Padang ,Jupri melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447H/2026 M ini di Masjid Al Kafffah Kampung Jua Nan XX Lubuk Begalung, Kota Padang.pada Minggu ( 8/3/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri yang akrab disapa Makdang Jupri ini menyampaikan bahwa Safari Ramadhan tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan amal ibadah.

"Melalui Safari Ramadhan ini, mari kita tingkatkan amal ibadah dan tebar kebaikan di mana pun berada, karena setiap kebaikan akan kembali kepada diri kita sendiri,” ujar Makdang Jupri.

Pada kesempatan tersebut Jupri menyoroti persoalan yang kian meresahkan dikalangan generasi muda saat ini. Persoalan kenakalan remaja serta maraknya penyalahgunaan narkotika sudah memprihatinkan. 

Jupri menyampaikan bahwa baru- baru ini Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa Sumbar kini bukan lagi sekadar daerah lintasan peredaran narkotika, melainkan telah menjadi target peredaran yang menyasar remaja hingga wilayah pedesaan. 

Provinsi Sumbar, khususnya Kota Padang sudah menjadi sasaran peredaran narkotika. Ini harus menjadi peringatan serius bagi kita semua. Seluruh elemen masyarakat harus bisa menjadi pemutus rantai peredaran narkoba ini di kalangan generasi muda kita saat ini.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan yang religius, rukun, dan harmonis sebagai benteng moral bagi generasi muda.

Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak dan juga pentingnya peran ninik mamak dalam adat Minangkabau untuk menjaga dan membimbing anak kemenakan agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif kenakalan remaja ."Ninik mamak memiliki tanggung jawab moral untuk merangkul dan membimbing generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri secara simbolis menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 Juta kepada pengurus Masjid...

Bantuan itu merupakan bagian dari program Safari Ramadhan 1447 H yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan keagamaan serta operasional masjid.Berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemakmuran masjid dan kepentingan umat.

Pengurus Masjid Al Kaffah , menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Bapak Jupri. Pengurus mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jupri  atas bantuan hibah sebesar Rp25 juta untuk Masjid ini. Bantuan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi beliau serta keluarga.

Safari Ramadhan 1447H/2026 M Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri 

Masjid Al Kaffah Kampung Jua Nan XX Lubeg ,Masjid Darussalam, Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Lubeg dan Mushalla Taqwa Gurun Laweh Nan XX Lubeg.

 

Pariwara

Padang, Lintasmwdianews.com

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub serahkan bantuan melalui anggaran pokok - pokok pikiran (Pokir) untuk Surau Papan Palinggam dan Pondok Tahfiz Masjid Raya, Kelurahan Pasa Gadang,Kecamatan Padang Selatan, Minggu (1/3/2026) sore, jelang buka puasa Ramadhan 1447 H/2026 M.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub mengatakan, memang penyerahan bantuan ini sudah kita agendakan sebelumnya.Surau Papan bagi keluarga besar kita di Pasar Gadang ini cukup bersejarah.Tentu ini perlu kita melihat sejauh mana program-program dan tentu perlu kita bantu supaya bisa terjadi jalannya sebuah organisasi di Surau Papan ini.

Kemudian kita juga menyerahkan bantuan pada Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, yang sekalian juga hadir pengurusnya di Surau Papan ini untuk menerima bantuan secara simbolis. Bantuan untuk Surau Papan sebesar Rp50 juta dan Pondok Tahfiz sebesar Rp20 juta. Bantuan ini melalui anggaran pokok-pokok pikiran selaku anggota dewan, " ujarnya. 

Perlu juga perhatian kita dengan banyaknya sekarang mengenai penyakit remaja,kenakalan remaja yang berdampak negatif bagi mereka sendiri. 

Pondok Tahfiz, disini merupakan tempat untuk mempelajari kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh pengurus.Terutama program ini menyentuh ke remaja-remaja.Tentu ini yang perlu kita berikan semua perhatian.Artinya,  pengurus ini kalau tidak kita bantu, bagaimana dia melakukan program-program ini. 

Jadi kalau para masjid, mushalla dan Pondok Tahfiz melakukan progtam mencintai Al-Quran,

tapi wadahnya tidak dia buat, ini kan tidak mungkin juga."Tapi Alhamdulillah kita menunjukkan kepada pengurus-pengurus untuk mencintai Al-Quran itu ada sebuah wadah.Nah, wadahnya inilah yang kita dukung dan kita bersamakan bagaimana jalannya wadah ini,"pungkasnya. 

Usai kegiatan penyerahan bantuan yang diterima pengurus Surau Papan dan pengurus Pondok Tahfiz Masjid Raya,langsung digelar buka puasa bersama.Terlihat Wakil Ketua DPRD Kota Padang,Osman Ayub berbaur bersama masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan dan silaturahmi di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.

Sementara pengurus Surau Papan, Rahmad Ramadanto menyampaikan di Kelurahan Pasa Gadang ini ada  penerima manfaat yakni Surau Papan Palinggam sebesar Rp50 juta dan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang sebesar Rp 20juta .

"Bantuan ini merupakan dari pokok-pokok pikiran Bapak Osman Ayub sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang. Ini kami ajukan pada tahun 2025 dan realisasi di 2026 ini. Kami mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan ini dan akan  dimanfaatkan sebaik mungkin," pungkasnya. (bim)

 

Pariwara

Padang, Lintasmedianews.com

Seluruh anggota DPRD Kota Padang, 45 orang di bulan Ramadhan 1447 H ini menyelenggarakan Safari Ramadhan ke masjid dan mushala yang ada di Kota Padang.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye menyampaikan,Alhamdulillah hari ini, Minggu (1/3/2026) melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan berada di Masjid Baiturrahim, Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo.Pada kesempatan ini menyalurkan dana hibah dari APBD Kota Padang sebanyak Rp25 juta dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh pengurus masjid dengan sebaik-baiknya.

Dan perlu kita ketahui tempat ini Masjid Baiturrahim ini adalah wakaf tanah. Pada dulunya dari Ibu Salmi Lukman, pegawai Depag dan kami bekerjasama dengan Lurah, RT/RW, Pemuda dan warga disini bahu membahu untuk membangun yang dulunya adalah mushalla sekarang sudah jadi masjid.

Alhamdulillah seperti yang kita lihat, kita betul nyaman sholat di tempat ini dan apa yang kami berikan tadi adalah bentuk apresiasi kami kepada warga di sini yang selalu memperhatikan dan meramaikan masjid ini," Mastilizal Aye.

Selain itu dalam bulan Ramadhan ini kita bersyukur. Ya, kita bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya tanpa ada gangguan.Tidak seperti dengan saudara-saudara kita di Palestine, di Iran, di Timur Tengah yang hari ini suasana begitu mencekam.

Bahkan saudara-saudara kita yang ada umroh hari ini belum ada yang bisa kembali.Karena ada pembatalan jadwal pesawat.

Kita berdoa mudah-mudahan jemaah umroh kita yang ada di Mekah bisa kembali dengan selamat.Dan konflik yang ada di Timur Tengah yang menjadi perhatian seluruh dunia hari ini juga bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.Sehingga umat Islam yang ada disana bisa menjalankan ibadah pada bulan puasa dan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

Kita selalu berdoa untuk keselamatan mereka.

Dan kepada masyarakat Indonesia mari kita doakan agar saudara-saudara kita seiman yang muslim di Timur Tengah bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya.Dan apa yang terjadi di sana kita cukup berhatiin.

Tapi kita selalu ingatkan kepada warga kita yang ada di sini. Alhamdulillah, syukurillah kita bisa menjalankan ibadah bulan puasa dan menjalankan ibadah kita di bulan-bulan luar Ramadhan dengan tanpa ada gangguan dan ini perlu kita syukuri dan perlu kita nikmati bersama-sama," ungkapnya.

 

 

PARIWARA

DPRD PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menekankan pentingnya peran mushola dan masjid sebagai pusat pendidikan agama bagi generasi muda dalam kegiatan Safari Ramadhan Tim III Pemerintah Kota Padang di Musallah Nurul Iman, Perumahan Permata Balai Gadang 3, Kelurahan Bungo Pasang, Minggu (1/3/2026).

Dalam sambutannya, Muharlion menyampaikan harapannya agar pembangunan mushola dapat berjalan lancar dan menjadi tempat pembelajaran yang produktif bagi anak-anak. 

“Dengan hadirnya mushola ini, kita berharap ke depan menjadi pusat pendidikan untuk generasi kita, terutama anak-anak. Anak-anak harus aktif dalam pengajian dan kegiatan di masjid maupun mushola sehingga mereka terbentengi dari pengaruh negatif globalisasi,” ujarnya.

Muharlion menekankan program Smart Surau sebagai upaya pemerintah kota dalam membangun karakter religius anak-anak. 

Melalui program ini, anak-anak diharapkan rutin mengikuti salat berjamaah, belajar tahfiz Al-Qur’an, dan aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan mereka.

“Setelah pulang sekolah, anak-anak kembali ke surau untuk salat Magrib, Isya, dan Subuh berjamaah. Insya Allah dengan program Smart Surau, mereka termotivasi untuk rajin ke mushola dan masjid sehingga generasi kita tidak ‘lost’ di era teknologi,” jelas Muharlion.

Ketua DPRD juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dan pemerintah untuk menjaga lingkungan dan kota agar tetap bersih. 

Ia mengingatkan warga untuk membiasakan pemilahan sampah di rumah dan mendukung program pengolahan sampah yang dijalankan Pemko Padang.

“Indikator kota yang baik salah satunya adalah kebersihan. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, saya yakin dalam dua sampai tiga tahun ke depan, Kota Padang bisa menjadi kota terbersih di Indonesia,” ungkapnya.

Muharlion menambahkan, dukungan warga melalui kepatuhan membayar pajak dan PBB juga sangat penting agar program pembangunan, termasuk fasilitas mushola dan infrastruktur publik, dapat berjalan optimal.

Kegiatan Safari Ramadhan di Musallah Nurul Iman diikuti oleh jajaran Tim III Pemko Padang dan masyarakat setempat. 

Muharlion menekankan bahwa sinergi antara DPRD, pemerintah, dan warga menjadi kunci keberhasilan program Smart Surau serta pembangunan fasilitas ibadah yang berkualitas.

“Program ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga upaya membentuk karakter dan religiusitas generasi muda. Dengan partisipasi aktif masyarakat, kita bisa memastikan anak-anak tumbuh cerdas, berakhlak, dan dekat dengan masjid,” pungkas Ketua DPRD Padang. (*)


 

PADANG, Lintasmedianews.com
Guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polda Sumatra Barat  melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di kawasan Lembah Anai yang saat ini masih dalam proses perbaikan infrastruktur pascabencana.

Kebijakan tersebut berupa penerapan sistem satu arah (one way) serta waktu steril atau clearance time guna mengurangi potensi kemacetan di jalur utama penghubung Padang–Bukittinggi itu.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menjelaskan rekayasa lalu lintas one way untuk pengaturan arus kendaraan tersebut merupakan hasil koordinasi dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 2026.

“Kendaraan yang bergerak dari Kota Padang menuju Bukittinggi akan diberlakukan sistem one way mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Setelah periode tersebut berakhir, arus lalu lintas dari arah sebaliknya, yakni Bukittinggi menuju Padang, akan diberlakukan skema yang sama mulai pukul 14.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB,” kata Kombes Pol Reza, Jumat (6/3/2026).

Menurut Kombes Pol Reza, penerapan sistem one way ini dilakukan karena kondisi jalan di kawasan Lembah Anai belum sepenuhnya pulih setelah terdampak bencana beberapa waktu lalu. Pengerjaan perbaikan infrastruktur masih terus dikebut.

“Meski demikian, perbaikan infrastruktur terus dikebut dan ditargetkan pada H-7 Lebaran jalur tersebut sudah dapat difungsikan selama 24 jam dengan dua arah,” tegas Kombes Pol Reza.

Kombes Pol Reza menambahkan, selain sistem satu arah (one way), petugas juga akan menerapkan waktu steril selama 30 menit pada jalur sepanjang sekitar 20 Kilometer.

“Dalam masa tersebut, kendaraan tidak diperbolehkan melintas karena jalur akan dikosongkan sementara untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat pergantian arus kendaraan,” tutur dia.

Selain itu, kata Kombes Pol Reza, pihaknya juga mendirikan sejumlah pos pantau dan pos siaga di beberapa titik strategis, di antaranya kawasan Lembah Anai, Padangpanjang, serta sejumlah lokasi lainnya di sepanjang jalur tersebut.

“Pemantauan kondisi lalu lintas selama arus mudik juga akan dilakukan selama 24 jam dengan memanfaatkan drone, teknologi pemantauan modern, serta sistem RTMC untuk melihat perkembangan kepadatan kendaraan secara langsung,” ujar Kombes Pol Reza.

Sementara itu, ungkap Kombes Pol Reza, jalur alternatif Malalak belum difungsikan sebagai jalur one way karena statusnya masih dalam kondisi darurat.

“Pengendara yang melintasi kawasan tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi rambu-rambu demi menjaga keselamatan selama perjalanan,” ulasnya.

Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam saat Libur Lebaran

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan jalur Lembah Anai tepatnya ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 akan dibuka selama 24 jam untuk kendaraan roda empat saat libur Lebaran terhitung H-10 hingga H+10 Idul Fitri.

“Mulai H-10 sudah bisa dilakukan pembukaan trafik 24 jam untuk dua lajur dan dua arah. Ini diberlakukan masih untuk kendaraan roda empat dan nanti mengikuti ketentuan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan,” kata Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi.
Panduan & Petunjuk Perjalanan

Elsa Putra mengatakan, sebelumnya pembukaan ruas jalan tersebut ditargetkan mulai H-7 Idul Fitri, namun BPJN memajukan menjadi H-10 berkat percepatan dan kerja keras yang dilakukan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang terus mengebut pengerjaan fisik.

“Secara umum, kami telah melaksanakan pengerjaan bore pile untuk lokasi yang terputus pada ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 yang terkena dampak bencana banjir bandang pada November 2025 sehingga saat ini telah tersambung. Total progres pekerjaan saat ini secara keseluruhan sekitar 44 persen dengan pekerjaan struktur bore pile sendiri telah mencapai 77 persen,” jelas Elsa.

Sebagai bentuk persiapan menghadapi libur Lebaran, Elsa mengatakan, pihak terkait nantinya juga menyiagakan tiga alat berat serta mendirikan posko. Alat berat tersebut dibutuhkan mengingat masih terdapat beberapa lokasi yang rawan bencana terutama dari potensi longsoran tebing.

“Terkait pembukaan ruas jalan secara berkelanjutan selama 24 jam usai libur Lebaran, BPJN akan melakukan evaluasi penggunaan jalan itu. Sebab, lokasi tersebut termasuk lima dari 15 lokasi yang saat ini memerlukan dukungan alat berat yang cukup banyak untuk perbaikan pascabencana. Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar pengguna jalan dan masyarakat dapat nyaman dalam berkendara di ruas jalan tersebut hingga ke Jembatan Kembar Margayasa,” pungkasnya.

 

Padang, Lintasmedianews.com

Masalah Tuan-tuan takur yang ada di Fase VII Pasar Raya Padang, ya kalau ada ,sikat saja. Untuk diketahui,di Fase VII itu sampai sekarang belum ada pemasukan untuk PAD Kota Padang dari sana dan jug belum ada serah terima dari Kementerian PU ke Pemerintah Kota Padang.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, saat bincang - bincang santai bersama beberapa awak media dirumah kediamannya, usai beliau melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 H, beberapa hari lalu.

Mastilizal Aye mengungkapkan bahwa Fase VII ini belum ada diserahkan oleh Kementerian PU dan ini yang harus disegerakan oleh Pemerintah Kota Padang untuk serah terima ini. Ini yang harus dicarikan solusinya. 

"Hari ini di Fase VII, lahan parkir diambil uang parkirnya, kemudian WC umum juga diambil uang masuknya, juga ada lapak lapak kemudian disewakan.Parkir bayar, WC bayar, padahal klening servis,sekuriti sudah dianggarkan di APBD, apalagi persoalannya.Berarti itu kan, ya 

ada orang yang dalam persoalan ini yang mencari keuntungan pribadi.Itu sudah dipastikan ada," katanya. 

"Kemudian, persoalan ini eksekusinya kan di eksekutif. Kita di DPRD sudah langsung tinjau kesitu. Selain itu pihak kepolisian juga sudah ada yang tangkap,ada yang diambil yang perkirakan dari pada oknum tuan -tuan takur ini," ujarnya.

"Selain itu juga ungkap Mastilizal Aye, memang ada di kawasan Pantai Padang di Lapau Panjang Cimpago (LPC). Justru yang pemiliknya jualan lagi ke pinggir jalan.Sementara warungnya disewakan ke pihak yang penjual yang tinggal, kan ini tidak boleh juga," kata Aye.

Harusnya Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata Kota Padang, yang di LPC itu harus kembali di cek juga siapa yang berjualan sebenarnya di sana. Di sewakan atau bagaimana. 

"Kita menghimbau kepada Pemerintah Kota Padang agar segera Fase VII Pasar Raya Padang itu dibalikan.Diserah terimakan dari Kementerian PU ke Pemerintah Kota Padang, agar Fase VII ini bisa menjadi ikon untuk perdagangan Kota Padang," tegasnya.

Kemudian terkait PKL-PKL yang ada, kita kan sudah komitmen bahwa jalan itu dan trotoar itu fungsinya kan ada di Undang-undang 2022 tahun 2009 tentang lalu lintas.Bahwa jalan itu adalah untuk kendaraan bermotor, jalan trotoar itu untuk pejalan kaki.

Yang penting kita sepakat di situ dulu.Soal solusi bagaimana PKL PKL yang biasa berjualan di luar itu, kita carikan solusinya.Nah itulah ranahnya dinas perdagangan, dinas - dinas Kota Padang dan DPRD.

Kemarin kita sudah sampaikan bahwa.

Walikota, DPRD, kemudian Dinas Perdagangan, termasuk juga Satpol PP bersepakat bahwa pasar raya itu harus dijalankan dari perdagangan," pungkas Aye.(bim)

 


PADANG, LONTASMEDIAMEWS.COM

 PT Semen Padang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya inovasi di lingkungan perusahaan melalui Penganugerahan Semen Padang Improvement Event (SPIE) Award 2025 yang digelar di Wisma Indarung, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini sekaligus meluncurkan SPIE 2026 yang mengusung tema “Next-Level Innovation: From Efficiency to Value Creation, Driving Operational Excellence”. Peluncuran dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, yang ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan tersebut juga dihadiri kepala departemen, staf pimpinan, karyawan dan tim inovasi dari berbagai unit kerja di lingkungan perusahaan.

Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim inovasi perusahaan atas berbagai capaian sepanjang tahun 2025. Prestasi inovasi yang diraih, baik di tingkat nasional maupun internasional, menjadi bukti bahwa budaya inovasi di Semen Padang terus berkembang dan semakin mengakar.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa budaya inovasi di Semen Padang terus tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan utama perusahaan. Inovasi tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga telah menjadi bagian dari cara kita bekerja dan berpikir,” ujar Pri Gustari.

Ia menegaskan bahwa SPIE bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mendorong lahirnya ide-ide kreatif, memperkuat kolaborasi antarunit kerja, serta menghadirkan solusi inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan industri.

Menurutnya, industri semen saat ini menghadapi dinamika yang semakin kompleks, mulai dari persaingan pasar yang ketat, tekanan efisiensi biaya produksi, hingga tuntutan peningkatan produktivitas. Dalam situasi tersebut, inovasi menjadi kunci penting untuk menjaga daya saing sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Melalui SPIE 2026 dengan tema Next-Level Innovation: From Efficiency to Value Creation, Driving Operational Excellence, kami ingin mendorong inovasi yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Inovasi harus memberikan dampak nyata terhadap kinerja operasional dan nilai perusahaan,” jelasnya.

Pri Gustari juga mengajak seluruh karyawan untuk terus aktif berpartisipasi dalam program inovasi perusahaan. Ia meyakini setiap gagasan yang lahir dari karyawan memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif.

“Setiap ide, sekecil apa pun, dapat menjadi langkah besar bagi kemajuan PT Semen Padang. Karena itu, saya mengajak seluruh insan perusahaan untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi kemajuan perusahaan,” tambahnya.

Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang, Iskandar S. Taqwa, dalam laporannya memaparkan capaian pengelolaan inovasi perusahaan sepanjang tahun 2025 sekaligus pelaksanaan SPIE Award 2025. Ia menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025 tercatat 317 registrasi inovasi yang berasal dari berbagai direktorat di perusahaan.

Inovasi tersebut bersumber dari tiga program utama, yakni Focus Improvement TPM untuk karyawan di bawah Direktorat Operasi, registrasi inovasi terbuka bagi seluruh departemen, serta program inovasi Band 2.

Registrasi inovasi dalam SPIE dilakukan melalui sistem digital perusahaan yang memungkinkan pengelolaan ide berjalan lebih transparan, terdokumentasi, dan terukur. Setiap ide dapat didaftarkan pada tanggal 1–15 setiap bulan, kemudian dilanjutkan dengan proses pendampingan penyusunan risalah inovasi pada tanggal 16–30.

Sebagian besar inovasi masih berasal dari Direktorat Operasi melalui aktivitas Focus Improvement (FI/TPM). Hal ini menunjukkan bahwa budaya improvement sangat kuat di area operasional.

Dari total 317 inovasi, seluruhnya mengikuti proses On Desk Assessment. Sebanyak 70 tim lolos seleksi awal dan 30 tim melanjutkan ke tahap verifikasi presentasi. Setelah melalui proses kaukus dan rekapitulasi penilaian, ditetapkan para pemenang SPIE Award 2025 yang terdiri dari 10 tim Platinum, 19 tim Gold, dan 1 tim Silver.

Iskandar juga mengungkapkan bahwa tren inovasi di PT Semen Padang menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam lima tahun terakhir. Dari 317 inovasi yang tercatat pada 2025, sebanyak 230 inovasi (73 persen) telah berhasil diimplementasikan, sementara 87 inovasi masih dalam proses implementasi.

“Capaian ini menunjukkan tingkat realisasi inovasi yang cukup tinggi. Artinya, sebagian besar ide yang lahir tidak hanya berhenti sebagai konsep, tetapi benar-benar diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi perusahaan,” jelasnya.

Dari sisi keterlibatan karyawan, tercatat 591 dari total 1.237 karyawan atau sekitar 48 persen telah terlibat aktif dalam kegiatan inovasi perusahaan. Angka ini menunjukkan hampir separuh insan perusahaan telah berkontribusi dalam program inovasi, meskipun masih terdapat peluang peningkatan partisipasi di masa mendatang.

“Dari berbagai inovasi yang dihasilkan, potensi manfaat finansialnya juga cukup signifikan. Pada tahun 2025, total potensi benefit inovasi diperkirakan mencapai Rp17,9 miliar. Nilai ini masih dalam tahap verifikasi internal dan berpotensi meningkat setelah proses validasi lebih lanjut,” kata Iskandar.

Salah satu tim yang berhasil mencuri perhatian dalam SPIE Award 2025 adalah Tim OSIS SYNC dari Departemen Human Capital yang meraih predikat Platinum. Perwakilan tim, Fauzul Aziz, didampingi Tonny Elter, menjelaskan bahwa inovasi yang mereka gagas berfokus pada penyederhanaan proses verifikasi pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi tenaga kerja outsourcing yang bekerja sama dengan PT Semen Padang.

Fauzul menjelaskan, sebelumnya proses verifikasi pembayaran iuran BPJS dari vendor dilakukan secara manual dengan meminta bukti pembayaran dari masing-masing vendor. Proses tersebut dinilai memerlukan waktu cukup lama dan berpotensi menimbulkan keterlambatan dalam pengecekan administrasi.

Melalui inovasi OSIS SYNC, sistem aplikasi OSIS yang dimiliki perusahaan kini disinkronkan sehingga dapat langsung terkoneksi dengan data pembayaran BPJS. Dengan demikian, proses verifikasi dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan efisien tanpa harus meminta dokumen secara berulang dari vendor.

“Kami sangat bangga dapat meraih predikat Platinum pada SPIE Award 2025. Kami berharap inovasi ini tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi PT Semen Padang dalam meningkatkan efisiensi kerja serta tata kelola yang lebih baik,” ujar Fauzul.

Berikut 30 tim inovasi yang memperoleh Penganugerahan SPIE Award 2025 yang terbagi dalam tiga stream:

Stream 1

Tim Roommate – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim ROLL-X – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Chain Guardian – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim New Exho – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Warning Lamp – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Unboxed – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Consignment Team – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Suplaimen – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Simulator Pneumatik – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Extra Ordinary – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Felix Aqua (Online) – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Stream 2

Tim Mini Exca – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim OSIS SYNC – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Inspectsp – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Termometer – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Set Point – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim PKM Buster Call – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim SS Ryder – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Eco Bill – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim SS Rizky – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Akselerators – predikat Silver, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp1.500.000

Stream 3

Tim Ashvance Team – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Agitarik – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Rotam – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Trio Matra – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Saber Team – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Maxgear – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Rotary – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Shift Force – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Wastewater Guardians – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Apresiasi Ajang Nasional dan Internasional

Selain mengumumkan peraih SPIE Award 2025, PT Semen Padang juga memberikan apresiasi kepada tim inovasi yang berpartisipasi dalam ajang nasional dan internasional sepanjang 2025.

TKMPN Batam 2025

Tim Velocity – apresiasi Rp9.375.000

Tim Voltab Pro – apresiasi Rp11.250.000

Tim Cipitih – apresiasi Rp11.250.000

Tim Sepablock – apresiasi Rp15.000.000

APQOIC Beijing 2025

Tim Nabung Sarok – apresiasi Rp6.000.000

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.