Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan banjir Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur langsa lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak mandailing natal Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar polres Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

PADANG, Lintasmedia News- Rapat penting yang mempertemukan Komisi IV DPRD Kota Padang, Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian, Dinas Perhubungan, BPJS Ketenagakerjaan, serta Manajemen dan perwakilan Driver Maxim Padang membongkar sebuah fakta yang selama ini tak banyak diketahui publik. Rapat yang berlangsung di ruang Komisi IV DPRD Kota Padang, Senin, 26 Oktober 2026, dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Buya Iskandar, dan dihadiri langsung Ketua DPRD Kota Padang Muharlion. 


Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Buya Iskandar, dengan tegas menyoroti tajam masih maraknya disharmonisasi antara aplikator ojek online (ojol) khususnya Maxim dengan para mitra driver. Berbagai persoalan pelik mulai dari penurunan tarif hingga sistem kemitraan yang dinilai merugikan driver menjadi topik utama yang dikupas tuntas dalam forum tersebut.


Dalam keterangannya usai rapat, Buya Iskandar membeberkan bahwa pihak komunitas driver telah menyampaikan 10 poin tuntutan krusial. Pihak perwakilan Maxim memang telah hadir dan merespons seluruh aspirasi tersebut, namun sayangnya kehadiran mereka belum berada dalam kapasitas pengambil keputusan penuh sehingga sebatas menampung aspirasi.


Namun, puncak dari segala temuan mencengangkan tersaji ketika DPRD Kota Padang menyoroti legalitas operasional para penyedia jasa transportasi berbasis aplikasi ini. Buya Iskandar mengungkapkan temuan mengejutkan bahwa operator ojek online seperti Gojek, Maxim, dan lainnya ternyata belum memiliki izin resmi yang sah di Kota Padang.


“Tapi kok bisa beroperasi?” menjadi pertanyaan besar yang langsung dijawab oleh pihak legislatif dengan langkah tegas. DPRD Kota Padang memastikan akan segera memanggil seluruh operator aplikator ojol untuk duduk bersama mengevaluasi izin operasional serta transparansi sistem kerja mereka di ibu kota Provinsi Sumatera Barat ini.


"Persoalan ini dinilai sudah masuk dalam kategori darurat karena menyangkut hajat hidup orang banyak. Setiap bulannya, dana ratusan miliar rupiah berputar dari saku warga Kota Padang yang menggunakan jasa transportasi online, namun minim kontribusi nyata bagi pendapatan asli daerah (PAD) Kota Padang," cakapnya. 


Lebih lanjut, Buya Iskandar juga menyoroti ironi hubungan kemitraan antara aplikator dengan driver di lapangan. Mengusung konsep kemitraan yang seharusnya saling menguntungkan (win-win solution), kenyataannya para driver justru diposisikan seolah tanpa perlindungan hukum yang jelas, jaminan sosial ketenagakerjaan, maupun kepastian kesejahteraan.


Menyikapi polemik tajam ini, Komisi IV DPRD Kota Padang berkomitmen mengawal persoalan ini hingga tuntas. Dalam waktu dekat, agenda pemanggilan khusus bagi seluruh pimpinan operator ojek online dan stakeholder terkait akan segera dijadwalkan guna merumuskan regulasi yang adil dan berkeadilan bagi semua pihak.


Sementara itu, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion mengatakan, pertemuan ini berfokus pada aspirasi dan 10 tuntutan dari perwakilan mitra, aplikator, serta pengemudi (terutama dari roda empat). Pengemudi meminta agar potongan biaya yang selama ini sebesar 10% dikurangi menjadi 8%. Ketentuan ini diharapkan dapat berlaku untuk Kota Padang, mengingat daerah lain seperti Bukittinggi memungkinkan untuk ditinjau ulang. (Sebelumnya pernah 5%, naik ke 8%, lalu ke 10%).


Selain itu, katanya, pengemudi menuntut adanya kompensasi terkait stiker di mobil. Sebelumnya mereka diberikan Rp300.000 per bulan, namun kini tidak ada lagi bahkan mereka harus membeli stiker tersebut sendiri. Tak hanya itu, terdapat persoalan mengenai pemotongan sebesar Rp600 yang perlu dipertanyakan dan didalami lebih lanjut, termasuk kaitannya dengan masalah perpajakan.


"Dibahas pula operasional transportasi online di wilayah tersebut (seperti Grab, Gojek, Maxim) yang hingga saat ini belum memiliki perizinan resmi secara lokal. Dinas Perhubungan menyatakan bahwa perizinan ini nantinya bisa diurus melalui dinas terkait. Karena keputusan akhir harus dibicarakan terlebih dahulu dengan pihak manajemen pusat, pertemuan selanjutnya dijadwalkan akan kembali dilaksanakan dalam waktu dua minggu ke depan," urainya. 


Bagaimanakah kelanjutan nasib para driver ojek online dan ketegasan regulasi pemerintah terhadap aplikator raksasa ini di Kota Padang? Ikuti terus perkembangan berita terbarunya hanya di sini! (*) 


Editor: Zamri Yahya, WU

LINTASMEDIANEWS.COM, DHARMASRAYA – Menghadapi dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), kekeringan, serta kabut asap, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya bersama Forkopimda tidak hanya mengintensifkan upaya penanganan di lapangan, tetapi juga melakukan ikhtiar batin melalui Shalat Istisqa untuk memohon kepada Allah SWT agar segera menurunkan hujan yang membawa keberkahan.


Pelaksanaan Shalat Istisqa di Masjid Agung Dharmasraya, Senin (26/10/2026), menjadi momentum bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk bersama-sama memohon pertolongan Allah SWT agar hujan segera turun, kekeringan berakhir, dan kondisi alam kembali membaik.


Kegiatan Shalat Istisqa tersebut dihadiri Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo Putro, Kajari Dharmasraya Indra Gunawan, serta Dandim 0310/SSD yang diwakili Danramil Koto Baru Kapten CKE Jarman.


Turut hadir Sekretaris Daerah Medison beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Dharmasraya, Kepala Kantor Kementerian Agama Dharmasraya H. Masdan, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah H. Hamid Arwani, Ketua LKAAM Dharmasraya H. Marlon Martua Dt Rangkayo Mulie, serta ratusan masyarakat, perwakilan organisasi kemasyarakatan (ormas), dan pondok pesantren.


Bupati Annisa mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan introspeksi diri, memperbanyak doa, serta memohon perlindungan Allah SWT di tengah berbagai musibah yang terjadi. Menurutnya, ikhtiar menghadapi musibah perlu dilakukan secara bersama-sama melalui kerja nyata, kepedulian sosial, serta doa dan permohonan kepada Allah SWT.


Sementara itu, dalam khutbahnya, Ustaz Maulana Yatim mengingatkan jamaah tentang pentingnya memperkuat hubungan dengan Allah SWT, memperbanyak istigfar, memperbaiki akhlak, serta menjadikan berbagai musibah sebagai momentum untuk mengevaluasi diri.


Ia mengingatkan bahwa harta benda, jabatan, dan berbagai kesenangan duniawi tidak boleh membuat manusia melupakan tujuan hidup serta kewajibannya kepada Allah SWT. Ia juga mengajak umat Islam untuk menjauhi perbuatan zalim, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, dan memperbaiki kehidupan beragama.


Dalam rangkaian kegiatan tersebut, Ustaz Maulana Yatim juga membimbing jamaah memanjatkan doa agar Allah SWT menurunkan hujan yang membawa keberkahan, memberikan keselamatan bagi seluruh negeri, serta menganugerahkan kesehatan kepada seluruh rakyat dan para pemimpin. Doa bersama itu menjadi bagian dari ikhtiar batin masyarakat Dharmasraya dalam menghadapi karhutla, kabut asap, dan kekeringan, seraya berharap kondisi alam segera membaik dan masyarakat kembali dapat beraktivitas dengan aman.


Melalui pelaksanaan Shalat Istisqa tersebut, masyarakat diajak memperkuat ikhtiar lahir dan batin dalam menghadapi karhutla, kabut asap, dan kekeringan. Upaya penanganan di lapangan, pelayanan kesehatan, serta doa bersama diharapkan berjalan beriringan demi keselamatan dan kesejahteraan masyarakat.


Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Forkopimda selama hampir dua bulan terakhir terus memperkuat sinergi lintas sektor dalam menghadapi karhutla dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas), melakukan patroli, memantau daerah rawan kebakaran, serta melakukan pemadaman apabila ditemukan titik api.


Selain itu, Pemkab Dharmasraya juga meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat terdampak kabut asap, termasuk pemeriksaan dari rumah ke rumah dan pengobatan gratis bagi penderita infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Berbagai langkah tersebut merupakan ikhtiar nyata pemerintah daerah untuk melindungi masyarakat sekaligus mengurangi dampak karhutla dan kekeringan.(el)

PADANG PARIAMAN,Lintas Media news, com 
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menghadirkan layanan administrasi kependudukan dan pendaftaran perlindungan sosial (Pelinsos) dalam kegiatan Car Free Day (CFD) di kawasan Katapiang, Minggu (25/10/2026). Kehadiran layanan ini menjadi upaya mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat sekaligus mendorong pemanfaatan identitas kependudukan digital.
‎Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, Sekretaris Daerah Hendra Aswara, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Masyarakat yang hadir tidak hanya memanfaatkan CFD untuk berolahraga dan bersantai, tetapi juga memperoleh kemudahan mengakses berbagai layanan pemerintah.

Layanan yang dihadirkan meliputi aktivasi Identitas Kependudukan Digital (IKD), pengurusan Kartu Keluarga (KK), Kartu Tanda Penduduk (KTP), dokumen administrasi kependudukan lainnya, serta pendaftaran Pelinsos.
‎Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Rahmat Hidayat mengajak masyarakat untuk memanfaatkan layanan yang tersedia, khususnya dengan mengaktifkan IKD sebagai bagian dari transformasi pelayanan administrasi kependudukan berbasis digital.
‎Menurutnya, pemanfaatan IKD dapat memudahkan masyarakat dalam mengakses identitas kependudukan secara digital. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak hanya mengetahui keberadaan layanan tersebut, tetapi juga memanfaatkannya melalui pelayanan resmi yang tersedia.
‎Selain itu, Wabup Rahmat juga mendorong masyarakat untuk berpartisipasi menjadi agen Pelinsos. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat membantu memperluas penyebaran informasi mengenai program perlindungan sosial, sehingga semakin banyak warga yang mengetahui dan dapat mengakses layanan sesuai dengan kebutuhannya.

Ia berharap, melalui kegiatan seperti CFD, masyarakat semakin mudah mendapatkan informasi dan pelayanan tanpa harus menunggu kesempatan khusus untuk mendatangi kantor pelayanan pemerintah.
‎Car Free Day Padang Pariaman sendiri dilaksanakan secara rutin dua kali dalam sebulan. Selain mendorong pola hidup sehat melalui aktivitas olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi masyarakat sekaligus sarana bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan pelayanan publik yang lebih dekat dan mudah dijangkau.
‎Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik, literasi digital kependudukan, serta partisipasi masyarakat dalam mendukung program perlindungan sosial.‎
‎Dengan demikian, CFD di Katapiang tidak hanya menjadi agenda olahraga rutin, tetapi juga memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memperoleh layanan administrasi kependudukan dan informasi perlindungan sosial secara lebih mudah. (Rls/len)

PADANG,Lintas Media News
Senyum lega menyelimuti puluhan keluarga di kawasan jalur Belt Conveyor RW 08, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Sebanyak 50 siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA resmi menerima bantuan beasiswa pendidikan yang disalurkan melalui Forum Nagari Indarung, Selasa (20/10/2026).

Bantuan pendidikan ini langsung membawa dampak nyata bagi keberlangsungan belajar anak-anak sekaligus meringankan beban finansial para orang tua murid di kawasan operasional tersebut.

Bagi warga RW 08, dukungan pendidikan yang diterima secara konsisten telah menjadi penopang penting untuk menjaga asa sekolah anak-anak mereka. Miswarni, salah seorang perwakilan orang tua penerima manfaat, menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas keberlanjutan bantuan ini.

“Bantuan ini sangat terasa manfaatnya bagi kami para orang tua untuk memenuhi biaya dan perlengkapan sekolah anak-anak. Sejak program ini berjalan, alhamdulillah kami warga di sepanjang jalur Belt Conveyor betul-betul merasakan dampak positifnya,” ujar Miswarni penuh haru.

Dampak langsung ini juga ditegaskan oleh Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Indarung Endi Mustafa. Menurutnya, akses pendidikan yang terjaga menjadi kunci utama dalam memutus rantai keterbatasan dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Indarung.
“Ini adalah bentuk perhatian mendasar yang manfaatnya langsung masuk ke rumah-rumah warga yang membutuhkan. Anak-anak jadi punya kesempatan dan motivasi lebih untuk terus melanjutkan sekolah,” tegas Endi.

Lurah Indarung Suharman Mizani berpesan agar momen ini dijadikan batu pijakan bagi para siswa untuk semakin giat menuntut ilmu dan berprestasi.

“Kepada anak-anak penerima beasiswa, manfaatkan bantuan ini sebaik-baiknya untuk kebutuhan sekolah. Belajarlah sungguh-sungguh dan jangan ragu meraih cita-cita. Bagi para orang tua, mari terus dampingi dan awasi tumbuh kembang anak-anak agar bantuan finansial ini selaras dengan bimbingan di rumah,” tutur Suharman.

Program bantuan pendidikan tersebut merupakan salah satu bentuk dukungan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar jalur Belt Conveyor PT Semen Padang. Ketua Forum Nagari Indarung Edward menjelaskan bahwa program ini telah berjalan sejak 2015, bersamaan dengan berdirinya Forum Nagari Indarung.

Menurutnya, keberlanjutan program menjadi hal penting karena kebutuhan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu tidak berhenti pada satu tahun ajaran. Bantuan yang disalurkan secara konsisten diharapkan dapat membantu orang tua memenuhi kebutuhan sekolah sekaligus menjaga semangat belajar anak-anak.

“Keberlanjutan program inilah yang utama. Bantuan ini hadir untuk meringankan beban orang tua dan memicu semangat belajar anak-anak di RW 08,” jelas Edward.

Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) ini terlaksana berkat dukungan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang. Staf TJSL PT Semen Padang Firma Yudi mengapresiasi peran aktif Forum Nagari sebagai jembatan yang memastikan bantuan sosial tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan bahwa dukungan terhadap pendidikan melalui Program BMN merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban biaya pendidikan keluarga penerima manfaat sekaligus memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk terus belajar dan mengembangkan potensinya.

“Bagi orang tua, bantuan ini diharapkan dapat mengurangi beban biaya sekolah. Sementara bagi anak-anak, kami ingin bantuan ini menjadi penyemangat untuk terus belajar dan meraih cita-cita. Keterbatasan ekonomi keluarga jangan sampai menjadi penghalang bagi mereka untuk memperoleh pendidikan yang layak,” ujar Win.

Ia menambahkan, pendidikan merupakan investasi sosial jangka panjang yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.

“Melalui kolaborasi dengan Forum Nagari, pemerintah, sekolah, dan masyarakat, kami berharap manfaat program ini dapat terus dirasakan. Anak-anak yang memperoleh kesempatan pendidikan hari ini diharapkan kelak tumbuh menjadi generasi yang mandiri dan mampu membawa perubahan positif bagi keluarganya,” katanya.

Melalui Program BMN 2026, PT Semen Padang mengalokasikan dana TJSL sebesar Rp112,5 juta untuk mendukung dua program yang dikelola Forum Nagari Indarung, yakni bantuan pendidikan bagi warga di sepanjang jalur Belt Conveyor dan pembangunan aula Forum Nagari Kelurahan Indarung.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi perusahaan dan masyarakat dalam menjawab kebutuhan lingkungan sekitar, termasuk dalam memperluas kesempatan pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.(*)

Dokumentasi PWI Pasaman


PADANG -- Lintasmedia News 

 Novra Nurman menyusul resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Pasaman periode 2026–2029 dalam Konferensi Kabupaten (Konferkab) yang digelar di Kantor PWI Sumbar, Jalan Bagindo Azischan 8A Kota Padang pada Sabtu (24/10/2026) sore kemarin. 


Konferkab PWI Kabupaten Pasaman kali ini diikuti dua kandidat masing-masing, Suci Murtia dan Novra Nurman setelah keduanya lolos dan ditetapkan dalam daftar calon ketua. Menjelang tahapan pemilihan ketua, pada pleno III konferensi yakni penyampaian laporan pertanggungjawan/LPJ kepengurusan oleh ketua terdahulu, Hendra Syahputra berjalan dinamis. 


Selanjutnya, memasuki pleno IV pemilihan ketua lalu Panitia memberikan kesempatan kepada kedua calon untuk bermusyawarah guna mencapai kesepakatan bersama dalam menentukan kepemimpinan PWI Kabupaten Pasaman untuk tiga tahun ke depan.


Melalui proses musyawarah tersebut, lantas Suci Murtia diminta peserta konferensi untuk mengemukakan alasan mundur sebelum tahap pemilihan ketua. Menurutnya, alasan utama dirinya mundur sebelum pemilihan karena domisili tetap bukan di Pasaman. Kendari dirinya memang terdaftar sebagai anggota PWI sekaligus berasal dari Kabupaten Pasaman. 


Selanjutnya, kandidat yang tersisa Novra Nurman akhirnya terpilih secara aklamasi untuk memimpin organisasi wartawan di Kabupaten Pasaman, melalui sidang yang dipimpin Hendra Syahputra dan Oki serta Nef. 


*Jaga Kekompakkan*


Ketua PWI Provinsi Sumatera Barat, Widya Navies, dalam arahannya berpesan agar kepengurusan PWI Kabupaten Pasaman senantiasa menjaga kekompakan dan soliditas organisasi.


"Saya berharap agar menjadi perhatian utama bagi kepengurusan baru yakni dalam membangun organisasi yang solid, profesional, dan berintegritas," ujar Ketua Widya Navies.


Menurutnya, kebersamaan menjadi modal penting dalam menjalankan roda organisasi serta memperkuat peran PWI dalam meningkatkan profesionalisme wartawan.


Ia juga berpesan agar perekrutan anggota baru dilakukan sesuai ketentuan organisasi melalui Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK), sehingga calon anggota memahami tugas, tanggung jawab, serta aturan yang berlaku di lingkungan PWI.

Ia juga menekankan arti penting rekomendasi Ketua Kabupaten/Kota bagi calon peserta orientasi kewartawanan & keorganisasian (OKK) yang hendak bergabung dengan organisasi wartawan tertua di negeri. 


Dalam pesan Widya Navies juga ingin agar momentum untuk memperkuat persatuan wartawan di Kabupaten Pasaman, sekaligus meningkatkan perhatian terhadap kepentingan dan kesejahteraan anggota.


Kepemimpinan PWI Pasaman periode 2026–2029 diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas jurnalistik, memperkuat solidaritas sesama wartawan, serta menjaga profesionalisme dengan berpedoman pada kode etik jurnalistik.


Atas terpilihnya ketua baru melalui mekanisme musyawarah, Konferkab PWI Kabupaten Pasaman menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan melanjutkan penguatan organisasi wartawan di daerah. (*)

PADANG, Lintasmedia News- Musyawarah Daerah (Musda) ke-V Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia IJTI) Sumbar, kembali memilih Defri Mulyadi yang akrab disapa Imung sebagai ketua periode 2026-2030. Amanah yang tertumpang di pundak Imung menyusul hasil musda yang dihelat Whiz Prime Hotel Padang, 23–25 Oktober 2026 baru-baru ini. 


Imung meraih 38 suara, unggul atas pesaingnya, Wahyudi Agus, yang memperoleh 23 suara. Al hasil, Imung kembali dipercaya memimpin IJTI Pengurus Daerah Sumatera Barat atau IJTI Pengda Sumbar untuk satu periode mendatang. 


Pemberitaan sejumlah media online hingga Minggu (25/10/2026) melansir hasil Musda IJTI Pengda Sumbar di Whiz Prime Hotel Padang, 23–25 Oktober 2026 berlangsung lumayan demokratis. 


Setelah penghitungan suara selesai, pimpinan sidang John Nedi Kambang menetapkan Defri Mulyadi sebagai ketua terpilih.


Dalam Sambutan seusai terpilih kali ini, Imung menyampaikan terima kasih kepada seluruh jurnalis televisi di Sumatera Barat yang kembali memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi tersebut.


Ia mengatakan, kepercayaan itu bukan sekadar kemenangan dalam pemilihan, melainkan amanah besar yang harus dijalankan bersama seluruh anggota IJTI Sumbar.

Menurutnya, kebersamaan dan soliditas organisasi menjadi modal penting untuk memperkuat peran IJTI sekaligus meningkatkan profesionalisme jurnalis televisi di Sumatera Barat.

“Saya tentunya takkan bisa menjalankan amanah sendirian. Oleh karena itu kita membutuhkan kebersamaan, solidaritas, dan kontribusi seluruh anggota agar IJTI Sumbar semakin kuat serta mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berkembang,” ujar Imung. 


Sejauh ini menurutnya, kebersamaan dan soliditas organisasi menjadi modal penting untuk memperkuat peran IJTI sekaligus meningkatkan profesionalisme jurnalis televisi di Sumatera Barat.


Atas terpilihnya kembali Imung menandai kelanjutan kepemimpinannya di IJTI Sumbar untuk periode lima tahun mendatang. Dukungan mayoritas peserta Musda diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi. Utamanya, guna meningkatkan kapasitas anggota, serta menjaga profesionalisme dan independensi jurnalis televisi di tengah perkembangan industri media.(*)






PADANG, Lintas Media News
Ketua DPRD Sumbar Muhidi Tekankan,Masjid bukan sekadar tempat menunaikan ibadah, tetapi juga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda. 

Penekanan itu disampaikan Muhidi saat mengisi Bimbingan Teknis (Bimtek) Konvensi Hak Anak (KHA) untuk mewujudkan Rumah Ibadah Ramah Anak (RIRA) di Rocky Hotel Kota Padang, Jumat (23/10/2026).

Muhidi menegaskan, mewujudkan Rumah Ibadah Ramah Anak merupakan langkah strategis untuk menghadirkan lingkungan keagamaan yang aman, nyaman, dan edukatif bagi anak-anak. Menurutnya, masjid harus menjadi ruang yang mampu menumbuhkan kecintaan terhadap ibadah sekaligus memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk belajar, berkembang, dan mengenal nilai-nilai kebaikan sejak dini.

Upaya menjadikan masjid ramah anak juga menjadi bagian penting dalam menjawab tantangan pembinaan generasi muda di tengah perubahan zaman. Anak-anak membutuhkan lingkungan yang tidak hanya memberikan pengetahuan agama, tetapi juga menanamkan sikap saling menghormati, kedisiplinan, kepedulian, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.

Muhidi menekankan, keberhasilan program Rumah Ibadah Ramah Anak tidak bisa hanya dibebankan kepada pengurus masjid. Diperlukan kolaborasi yang kuat antara pengurus masjid, keluarga, dan lingkungan masyarakat agar anak-anak memperoleh perlindungan serta pendampingan yang berkelanjutan, baik ketika berada di rumah, di lingkungan sosial, maupun saat mengikuti kegiatan keagamaan.

Dalam penerapannya, masjid ramah anak perlu menghadirkan suasana yang bersahabat bagi anak-anak, tanpa mengabaikan ketertiban dan kesakralan tempat ibadah. Lingkungan yang bersih, aman, nyaman, serta kegiatan keagamaan yang sesuai dengan kebutuhan perkembangan anak dapat menjadi pintu masuk untuk membangun kedekatan mereka dengan masjid.

Lebih dari itu, Rumah Ibadah Ramah Anak diharapkan mampu memperkuat pendidikan karakter berbasis nilai-nilai agama. Pembinaan akhlak, kecerdasan spiritual, dan sikap luhur perlu dilakukan secara konsisten agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berintegritas, menghargai sesama, serta memiliki kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungannya.

Bimtek Konvensi Hak Anak menjadi momentum penting untuk memperkuat pemahaman mengenai perlindungan dan pemenuhan hak anak di lingkungan rumah ibadah. Melalui pemahaman tersebut, pengelola masjid diharapkan dapat membangun pendekatan yang lebih peduli terhadap kebutuhan anak, termasuk menciptakan suasana yang mendukung tumbuh kembang mereka secara positif.

Bagi Sumatera Barat, penguatan peran masjid sebagai pusat pembinaan umat memiliki arti penting dalam menjaga keberlanjutan nilai-nilai keagamaan dan budaya luhur. Kolaborasi antara keluarga, pengurus masjid, dan masyarakat diharapkan mampu menjadikan rumah ibadah sebagai tempat yang tidak hanya memperkuat hubungan manusia dengan Allah SWT, tetapi juga menumbuhkan kepedulian, kasih sayang, dan tanggung jawab sosial.

Pesan Muhidi dalam Bimtek KHA tersebut menegaskan bahwa masa depan generasi muda perlu dipersiapkan melalui lingkungan yang mendukung pertumbuhan fisik, mental, spiritual, dan sosial anak. Dengan mendorong terwujudnya Rumah Ibadah Ramah Anak, masjid diharapkan semakin berperan sebagai ruang pembelajaran dan pembentukan akhlak, sekaligus menjadi fondasi untuk melahirkan generasi Sumatera Barat yang beriman, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan. (*)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) tengah melaksanakan pekerjaan peningkatan trotoar dan saluran drainase Jalan Soekarno Hatta, yang dilaksanakan CV. Dwi Tunggal Jaya. Meskipun terjadi dugaan  keterlambatan, pelaksana komit untuk melakukan percepatan dan menyelesaikan pekerjaan sesuai batas waktu pelaksanaan kontrak yang berlaku.

Hal ini disampaikan dalam rapat Show Cause Meeting (SCM) II, terkait pekerjaan Peningkatan Trotoar dan Saluran Drainase Jalan Soekarno Hatta. Kegiatan yang juga dihadiri pihak kejaksaan negeri ini, berlangsung di Kantor Dinas PUPR Kota Bukittinggi, Jumat (23/10).

Kepala Dinas PUPR Kota Bukittinggi, Rahmat Afrisyaf Elsa, menjelaskan, rapat SCM II dilaksanakan sebagai tindak lanjut evaluasi progres pekerjaan, sekaligus membahas kendala di lapangan dan langkah percepatan penyelesaian sesuai ketentuan kontrak. Melalui rapat ini, penyedia jasa menyampaikan komitmen untuk mempercepat pelaksanaan pekerjaan dan menyelesaikannya sesuai batas waktu kontrak. Upaya percepatan tersebut diharapkan dilakukan melalui optimalisasi tenaga kerja, pemenuhan kebutuhan material dan peralatan, serta peningkatan produktivitas di lapangan.
"Hasil rapat, pelaksana menyatakan komitmen untuk menyelesaikan pekerjaan. Kami akan terus memantau dan mengevaluasi perkembangan pekerjaan bersama pihak terkait. Evaluasi meliputi progres fisik, pemenuhan persyaratan teknis, kualitas konstruksi, serta pencapaian target penyelesaian pekerjaan," ungkapnya.

Rahmat AE menambahkan, apabila penyedia tidak memenuhi kewajiban kontraktual, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) akan mengambil langkah sesuai ketentuan kontrak dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, termasuk penerapan sanksi apabila persyaratannya terpenuhi.

Dalam rapat tersebut, lanjut Rahmat AE, juga disampaikan bahwa, 
Konsultan Pengawas turut berperan dalam memantau perkembangan progres fisik serta memastikan pelaksanaan pekerjaan sesuai dengan gambar kerja, spesifikasi teknis, volume, mutu dan ketentuan kontrak. Hasil pengawasan dan evaluasi tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan pengendalian kontrak oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). 

Pemerintah Kota Bukittinggi menegaskan bahwa komitmen penyedia harus diwujudkan melalui kemajuan fisik pekerjaan yang nyata, pemenuhan persyaratan mutu dan penyelesaian pekerjaan sesuai ketentuan kontrak. Oleh karena itu, realisasi progres pekerjaan akan terus dipantau dan dievaluasi oleh pihak terkait sebagai dasar untuk menentukan langkah tindak lanjut yang diperlukan.

"Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen untuk terus mengawal pelaksanaan pekerjaan Peningkatan Trotoar dan Saluran Drainase Jalan Soekarno Hatta secara bertanggung jawab, dengan mengutamakan kualitas konstruksi, keselamatan masyarakat, ketertiban pelaksanaan pekerjaan, serta akuntabilitas penggunaan anggaran daerah," tutupnya. (*)

Padang Pariaman, Lintas Media News com. Setelah tiga hari upaya pencarian, Muhammad Helmi, balita berusia sekitar dua tahun yang dilaporkan hilang di Korong Toboh Baru, Nagari Toboh Gadang Timur, Kecamatan Sintuk Toboh Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Sabtu (24/10/2026) pagi.

Bocah hanyut ditemukan meninggal.ist



Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan, sekitar pukul 09.40 WIB di aliran sungai Tapakis dengan jarak

sekitar 200 meter dari lokasi kejadian. Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah duka dan tiba sekitar pukul 10.16 WIB.

‎Sebagai bentuk kepedulian dan belasungkawa, kepada keluarga korban, Wakil Bupati Padang Pariaman, Rahmat Hidayat, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman mendatangi rumah duka setelah korban ditemukan.


Kehadiran Wabup beserta rombongan tersebut untuk menyampaikan ucapan turut sujud cita sekaligus memberikan dukungan moril kepada keluarga yang tengah sujud.

‎Dalam kunjungan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Padang Pariaman juga menyalurkan bantuan berupa sembako dan sandang kepada keluarga korban. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah untuk membantu memenuhi kebutuhan keluarga yang sedang menghadapi musibah.

‎Wabup Rahmat Hidayat menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah yang menimpa keluarga korban. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi cobaan tersebut.

‎Sebelumnya, korban dilaporkan hilang sejak Kamis sore (22/10/2026). Berdasarkan informasi yang dihimpun, korban diduga hanyut di sungai yang berada tidak jauh dari rumahnya. Peristiwa tersebut terjadi diketahui saat ibu korban sedang mandi, sementara korban sering bermain di tepi sungai dekat kediaman keluarga.


Proses pencarian, melibatkan Tim SAR Gabungan yang terdiri atas BPBD Kabupaten Padang Pariaman, Basarnas, TNI, Polri, unsur pemerintah kecamatan dan nagari, serta masyarakat setempat. Upaya pencarian sempat mengatasi kendala akibat kondisi air sungai yang keruh.

‎Meski menghadapi sejumlah kendala, seluruh elemen yang terlibat terus berupaya melakukan pencarian hingga korban berhasil ditemukan pada hari ketiga operasi. Sinergi dan kerja sama berbagai pihak menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi pencarian tersebut.

‎Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, melalui BPBD juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur Tim SAR Gabungan serta masyarakat yang telah berpartisipasi dalam proses pencarian dan bantuan korban.

‎Peristiwa ini, menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam mengawasi anak-anak yang beraktivitas di sekitar sungai. Orang tua dan keluarga diharapkan memastikan anak-anak tidak bermain di tepi sungai tanpa pengawasan demi mencegah terjadinya hal serupa.(kbs)

PADANG, Lintasmedia News— Kepolisian Sektor (Polsek) Padang Selatan terus berkomitmen membangun kedekatan emosional dan menjaga kemitraan yang harmonis bersama masyarakat di wilayah hukumnya. Langkah nyata tersebut diwujudkan melalui kegiatan Safari Subuh Keliling yang digelar jajaran kepolisian setempat pada Sabtu (24/10/2026) pagi.


Kegiatan ibadah sekaligus silaturahmi yang dimulai sejak pukul 05.00 WIB ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Padang Selatan, AKP Nirdes Ali, S.H., M.H. Bersama empat personelnya, ia membaur bersama masyarakat di Masjid Raya Pasa Gadang, Kelurahan Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang.


Pelaksanaan Subuh Keliling ini merupakan bagian dari implementasi program prioritas Kapolri dalam mewujudkan sosok pelindung masyarakat yang makin humanis. Kehadiran jajaran kepolisian di tengah rumah ibadah menjadi sarana efektif dalam mempererat tali silaturahmi antara jajaran Polri, tokoh agama, serta para jamaah masjid.


Melalui pendekatan keagamaan ini, Polsek Padang Selatan berupaya membuka ruang komunikasi yang lebih cair dan tanpa sekat dengan masyarakat. Pola pendekatan ini dinilai ampuh untuk menyerap aspirasi sekaligus mendengarkan langsung berbagai masukan dari warga terkait kondisi keamanan lingkungan.


Dalam kesempatan tersebut, moment ibadah subuh berjamaah dimanfaatkan kepolisian untuk memperkuat kemitraan strategis dalam menjaga Harkamtibmas (Harkat dan Ketertiban Masyarakat). Polsek Padang Selatan mengajak seluruh elemen warga untuk peduli dan aktif menjaga kondusivitas di lingkungan tempat tinggal masing-masing.


AKP Nirdes Ali menegaskan bahwa peran aktif masyarakat sangat krusial dalam mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah hukum Padang Selatan. Menurutnya, kepolisian tidak dapat bekerja sendirian tanpa adanya dukungan dan sinergitas yang kuat dari seluruh lapisan warga.


Lewat kegiatan rutin ini, diharapkan tercipta hubungan yang makin harmonis serta suasana wilayah yang aman, nyaman, dan kondusif. Kehadiran polisi di tengah jamaah juga memberikan rasa aman bagi warga saat menjalankan ibadah di pagi hari.


Selain sebagai wadah pembinaan kemitraan, Safari Subuh Keliling ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan pesan-pesan edukatif mengenai pentingnya toleransi, gotong royong, dan kewaspadaan dini terhadap tindak kejahatan di lingkungan pemukiman.


Masyarakat dan pengurus Masjid Raya Pasa Gadang pun menyambut hangat kehadiran jajaran Polsek Padang Selatan. Kedekatan yang terjalin secara alami di dalam masjid ini mencerminkan potret Polri yang inklusif dan senantiasa hadir melayani masyarakat.


Komitmen Polsek Padang Selatan dalam menggalakkan Subuh Keliling ini akan terus berlanjut secara berkesinambungan di berbagai masjid dan mushalla wilayah setempat, sebagai wujud nyata pelayanan Polri yang responsif dan berorientasi pada ketenteraman masyarakat. (AM)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi menyiapkan rakayasa lalu lintas, dengan memberlakukan jalur dua arah untuk ruas jalan Perintis Kemerdekaan hingga Jalan Pemuda. Hal itu dilakukan karena Pemerintah Kota Bukittinggi tengah melaksanakan pengerjaan pemasangan conblok di kawasan Jam Gadang hingga depan DPRD.

Penerapan sistem jalur dua arah tersebut akan dimulai pada Senin, 26 Oktober 2026. Hal ini terkait dengan tengah dilaksanakannya pemasangan conblok di ruas Jalan Minangkabau hingga Simpang Kangkung. Demikian disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Bukittinggi, Elza Aulia Jumat (23/10).

Elza menyebutkan, Saat ini, proses pekerjaan jalan terus berjalan. Setelah dicor nanti, ketika pasang conblok, tidak ada kendaraan yang bisa melintas. Untuk itu, akan diberlakukan jalur dua arah dari Jalan Perintis Kemerdekaan hingga Jalan Pemuda, yang sebelumnya merupakan jalur satu arah dan dibuka 24 jam.

Menurut Elza, jalur dua arah ini menjadi pilihan utama dan telah dikoordinasikan dengan Satlantas Polresta Bukittinggi. Upaya ini juga merupakan salah satu langkah antisipasi terjadinya kemacetan di Pasar Atas dan juga depan DPRD saat pemasangan conblok. 

"Kita juga juga sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Bukittinggi terkait rencana pemberlakuan dua arah ini. Beberapa rambu lalu lintas dalam beberapa hari ini, akan kita ganti, forbidden akan diganti dengan rambu jalur dua arah," jelasnya.

Sekaitan dengan itu, Dishub meminta pengertian dari angkutan umum, agar nantinya dapat mengikuti arahan untuk lokasi menurunkan dan menaikkan penumpang, khususnya di Pasar Bawah, karena tentu akan terjadi penyempitan jalan. 

"Pemberlakuan jalur dua arah tersebut, kata Elza, setelah berjalan nanti, akan ada evaluasi. Bahkan, jika ini berjalan baik, tidak tertutup kemungkinan jalur dua arah di ruas jalan ini, akan diberlakukan permanen", ujarnya. (Sandra)

Tanah Datar, Lintas Media news
Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Tanah Datar menggelar kegiatan audiansi dan sosialisasi bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Tanah Datar sebagai upaya meningkatkan keterbukaan informasi publik serta menyampaikan berbagai program pemerintah daerah kepada masyarakat. Jumat ( 23/10 ) 2026. Bertempat di Sula Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar

Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Datar, Dedi Tri Widono dan dihadiri Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Mullhairi, serta sejumlah wartawan dari berbagai media cetak, elektronik, dan media daring yang bertugas di Kabupaten Tanah Datar.

Dalam sambutannya, perwakilan Dinas Kominfo menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang telah memenuhi undangan dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, pertemuan ini merupakan kegiatan kedua setelah sebelumnya dilaksanakan di SMP Negeri 2 Batipuh Selatan.

Ia menjelaskan, jumpa pers tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik. Melalui kegiatan ini, informasi mengenai program, kegiatan, dan capaian masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD) diharapkan dapat tersampaikan secara utuh kepada masyarakat.

Menurutnya, peran media sangat penting sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat. Berbagai program yang telah dilaksanakan pemerintah daerah perlu dipublikasikan agar masyarakat mengetahui hasil pembangunan dan manfaatnya secara langsung.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilan suatu program tidak cukup hanya dengan melaksanakan kegiatan, tetapi perlu diiringi penyampaian informasi yang baik kepada publik. Karena itu, insan pers diharapkan dapat membantu menyebarluaskan informasi secara akurat, berimbang, dan mudah dipahami masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar, Mulkhairi.S.Pd, memaparkan sejumlah program dan kegiatan yang dilaksanakan pada tahun anggaran 2026, termasuk kegiatan yang bersumber dari anggaran awal dan anggaran perubahan.

Dalam pemaparannya, Mullhairi menyebutkan bahwa Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar memperoleh alokasi anggaran sekitar Rp2,784 miliar untuk sejumlah kegiatan. Selain itu, terdapat anggaran perubahan sebesar Rp673,4 juta yang dialokasikan untuk kegiatan tertentu di lingkungan dinas tersebut.

Ia menjelaskan, secara umum pelaksanaan program dan kegiatan telah menunjukkan perkembangan yang baik. Realisasi sejumlah kegiatan dilaporkan telah mencapai lebih dari 90 persen, sementara pekerjaan fisik dan pengadaan barang pada umumnya telah diselesaikan.

Meski demikian, masih terdapat beberapa tahapan yang perlu dituntaskan, terutama berkaitan dengan administrasi dan proses pembayaran kegiatan. Adapun sejumlah kegiatan yang bersumber dari anggaran perubahan tahun 2026 masih berada dalam tahap perencanaan dan persiapan pelaksanaan.

Mullhairi juga memaparkan adanya alokasi anggaran untuk kegiatan di sejumlah satuan pendidikan, mulai dari tingkat taman kanak-kanak (TK), sekolah dasar (SD), hingga sekolah menengah pertama (SMP). Pelaksanaan kegiatan tersebut diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Tanah Datar.

Dalam kesempatan itu, ia turut menyampaikan sejumlah lokasi pelaksanaan kegiatan, di antaranya SMP dan SD Negeri  di wilayah Tanah Datar. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kebutuhan fasilitas pendidikan sesuai dengan program yang telah direncanakan.

Melalui kegiatan jumpa pers ini, Dinas Kominfo dan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tanah Datar berharap terjalin komunikasi yang semakin baik dengan insan pers. Dengan demikian, informasi mengenai program, penggunaan anggaran, serta perkembangan pembangunan sektor pendidikan dapat diketahui masyarakat secara luas sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik. ( ERM  )

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.