Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

Limapuluh Kota,Lintas Media News
Jas merah atau jangan sekali-sekali meninggalkan sejarah. Akronim yang disampaikan Presiden Sukarno tersebut, mesti terus ditanamkan pada seluruh unsur masyarakat. Dengan mengingat sejarah, nilai dari peristiwa tersebut bisa terus dimaknai dan menjadi pelajaran yang bermanfaat untuk daerah, bangsa dan negara. 

Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman saat menghadiri upacara peringatan peristiwa Situjuah ke-77, Kamis (15/1/2026) di Lapangan Khatib Sulaiman Nagari Situjuah Batua, Kecamatan Situjuah Limo Nagari, Limapuluh Kota. 

"Salah satunya peristiwa Situjuah. Ini merupakan momen bersejarah di daerah kita yang mengandung banyak pelajaran dan bermanfaat untuk terus kita maknai," ujarnya. 

Peristiwa Sitijuah, kata Evi mengandung banyak pelajaran. Bahwa untuk mencapai sesuatu mesti dilakukan dengan perjuangan. Perjuangan tersebut mesti dilakukan dengan kebersamaan dan persatuan. 
"Peristiwa Situjuah juga mengajarkan tentang betapa pengkhianat bisa berdampak amat besar. Dengan begitu demi daerah dan bangsa penting sekali untuk menjaga kebersamaan dalam perjuangan," katanya. 

Ia mengatakan, pengkhianatan dalam peristiwa Situjuah, telah mengakibatkan tercorengnya semangat perjuangan. Akibatnya sejumlah pejuang wafat dalam peristiwa tersebut. Hal ini menurutnya menjadi momen bersejarah yang mesti selalu diingat untuk menjadi pelajaran. 

Evi Yandri mengatakan, dengan mengingat sejarah berdampak pula pada tumbuhnya rasa nasionalisme serta semangat kebersamaan. Untuk itu secara pribadi maupun kelembagaan DPRD, ia mengajak seluruh unsur untuk tetap menghargai semua momen bersejarah yang telah terjadi di provinsi ini maupun nasional. 

Mengingat sejarah tersebut, kata dia, adalah pula mengambil pelajaran dan makna dari peristiwa tersebut. 
Evi Yandri menjelaskan peristiwa Situjuah merupakan kontribusi sangat besar Sumbar dalam menyelamatkan negara republik Indonesia dengan berdirinya PDRI. 

Peringatan peristiwa Situjuah, kata Evi,  merupakan pula peringatan  bagian dari peringatan bela negara.

"Pada peristiwa Situjuah telah banyak korban nyawa. Ini mesti kita ingat dan hargai.  Kita tidak boleh melupakan peristiwa ini. Kita mesti mengingat jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban demi negara," ujarnya lagi. 

Ia menghimbau masyarakat  menjadikan perisitiwa Situjuah sebagai bentuk penghormatan sekaligus inspirasi dari rangkaian terjadinya peristiwa terbentuknya Pemerintah Darurat Republik Indonesia (PDRI) yang dimulai pada 22 Desember 1948 hingga 13 Juli 1949, tepat ditengah masa Agresi Militer Belanda Ke-II saat itu.

“Dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia, pernah dibentuk PDRI, termasuk di dalamnya Peristiwa Situjuah pada 15 Januari 1949. Oleh karena itu banyak pelajaran yang musti kita gali, diantaranya adalah semangat persatuan dan kesatuan," katanya. (*/st)

 

Pasbar Lintas Media News Com.

Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan Kelapa Sawit PT.Agrowiratama yang berada di Kecamatan Sungai Aur Kabupaten Pasaman Barat terus berkontribusi untuk melakukan langkah - langkah atau program yang dinilai mampu memberikan manfaat baik bagi lingkungan Perusahaan maupun lingkungan Sosial masyarakat sekitar perusahaan dan Pasaman Barat umumnya.

PT.Agrowiratama dengan program andalan rutin setiap tahun ,yaitu Reward Masyarakat Bebas Api (MBA) kepada Nagari Salingka Muaro yang dianggap telah berkontribusi untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di wilayah kenagariannya yang berloksi di Kecamatan Sungai Aur.

Manager Humas Lelo Ritonga didampingi Asisten Humas Raja Rachmad menuturkan perusahaan PT. Agrowiratama Pasbar berdasarkan intruksi management perusahaan Bapak Sijon melakukan sejumlah program .

Untuk membantu pencapaian program pemerintah,itu "Kami dari perusahaan terus ambil bagian, bagaimana program peduli lingkungan dengan menjaga kondusifitas ,agar tidak terjadi kebakaran hutan dan lahan sekaligus sebagai komitmen PT Agrowiratama untuk  menjaga iklim usaha berkelanjutan sesuai dengan Prinsip-prinsip yang terkandung di dalam Sertifikasi RSPO dan ISPO yang dimiliki perusahaaan".

"Disamping Bantuan Sarana dan Prasrana Ke Nagari Salingka Muaro bantuan  CSR lainnya , seperti Bantuan Alat Mobiler Sarana dan Prasrana untuk menunjang kegiatan di kejorongan Sungai Aur telah diberikan oleh PT.Agrowiratama dalam rangka kepedulian perusahaan terhadap masyarakat  sekitar lingkungan perusahaan, sekaligus sebagai wujud nyata hadirnya perusahaan terhadap lingkungan sekitar" tambah Lelo Ritonga.

Setidaknya bantuan yang diberikan berjumlah 35.000.000 dengan rincian  25.juta untuk Kenagarian Salingka Muaro berupa Tenda , Laptop, Loudspeker Portable,Genset, Mesin Potong Rumput, Mesin Sinso , 2 Buah kipas angin, 4 buah Tempat sampah serta alat-alat kegiatan lapangan yang diperlukan bilamana terjadi bencana. begitu juga bantuan CSR sejumlah 10 juta kepada Jorong Sungai Aur berupa: Loudspeker, Kipas Angin, Mesin Sinso, 3 buah Meja kantor, dan 20 Buah Kursi untuk menunjang kegiatan-kegiatan kemasyarakatan di kejorongan Sunngai Aur.

Bantuan CSR  Sarana Prasarana dan Mobiler ini 

diharapkan berjalan dengan baik sebagaimana mestinya dan insya allah akan terus berlanjut, bantuan ini hendaknya menjadi hubungan yang baik antara perusahaan dan masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan.

Di tempat yang sama, P.J Wali Nagari Salingka Muaro Fahmi,S.Pd yang didampingi Hasrul Lubis dan M.Arkan Jorong Sungai Aur mengaku sangat bangga,memberikan apresiasi dan terima kasihnya kepada pihak perusahaan yang  mengalokasikan program - program pro rakyat ini tidak hanya peduli pada lingkungan ,namun bisa berbagi program CSR lainnya , PT.Agrowiratama perusahaan yang mencoba memberikan contoh yang baik kepada warga Pasbar , tidak hanya mencari keuntungan ,tapi  mampu berbagi kepada masyarakat lokal khususnya kenagarian Salingka Muaro dan kejorongan Sungai Aur umumnya dan Pasaman Barat kepada Media ini,Kamis 15/1 2026.


Jakarta, Lintasmedianews.com

Wacana perubahan sistem pemilihan kepala daerah kembali menguat menjelang Pilkada 2026. Menyikapi dinamika tersebut, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) menggelar Simposium Nasional bertema “Pilkada dalam Bingkai Demokrasi Pancasila” pada Rabu, 14 Januari 2026, bertempat di Press Club Indonesia, Kantor SMSI Pusat, Jalan Veteran II No. 7C, Gambir, Jakarta Pusat.

Simposium nasional yang dipandu Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, S.H., M.H., menghadirkan sejumlah akademisi dan pakar kebijakan untuk mendiskusikan kemungkinan pemilihan kepala daerah melalui DPRD sebagai alternatif, di tengah meningkatnya biaya politik dan praktik transaksional dalam Pilkada langsung.

Ketua Dewan Pakar SMSI, Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, S.E., M.E, menegaskan bahwa demokrasi tidak boleh dipahami secara sempit hanya sebagai prosedur pemungutan suara langsung. Menurutnya, dalam Demokrasi Pancasila, substansi kepemimpinan, stabilitas pemerintahan, dan efektivitas pembangunan daerah juga menjadi ukuran penting.

Prof. Yuddy menilai, pada masa sebelum reformasi—termasuk era pemerintahan Presiden Soeharto—mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD memiliki keunggulan dalam hal stabilitas dan kesinambungan kebijakan, meski tetap perlu dikritisi agar tidak mengulang praktik sentralisasi kekuasaan. “Model tersebut dapat menjadi referensi historis untuk dirumuskan ulang secara lebih demokratis dan transparan,” ujarnya.

Pandangan tersebut diperkuat oleh Guru Besar Ilmu Pemerintahan Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si. Ia menilai bahwa persoalan utama Pilkada hari ini bukan sekadar langsung atau tidak langsung, melainkan lemahnya sistem kaderisasi dan rekrutmen elite politik.

Menurut Prof. Albertus, pada masa pemilihan melalui DPRD, seleksi kepala daerah lebih menekankan aspek kapasitas administratif dan loyalitas terhadap sistem pemerintahan. “Memang ada keterbatasan demokratis di masa lalu, tetapi ada pelajaran penting tentang kontrol politik dan efisiensi biaya. Jika dirancang ulang dengan prinsip akuntabilitas dan keterbukaan, pemilihan lewat DPRD bisa menjadi alternatif rasional,” jelasnya.

Sementara itu, Guru Besar FISIP Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof. Dr. Taufiqurokhman, S.H., M.Si, menyampaikan pandangan penyeimbang. Ia mengingatkan bahwa Pilkada langsung tetap memberikan legitimasi kuat kepada kepala daerah karena bersumber langsung dari rakyat.

Namun demikian, Prof. Taufiqurokhman mengakui bahwa diskursus pemilihan melalui DPRD patut dibahas secara objektif, terutama jika diarahkan untuk memperbaiki kualitas kepemimpinan daerah dan menekan politik uang. “Yang terpenting adalah memastikan kedaulatan rakyat tetap terjaga, apa pun model yang dipilih,” ujarnya.

Simposium Nasional SMSI ini menegaskan bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD dapat menjadi salah satu alternatif kebijakan, dengan syarat dirancang secara demokratis, transparan, dan berlandaskan nilai-nilai Pancasila. Diskusi ini menjadi kontribusi strategis SMSI dalam merespo

 

Jakarta, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, didampingi Sekda, Staff Ahli, Kepala Bappelitbang dan sejumlah kepala SKPD, temui Gubernur DKI Jakarta di ruang tamu Gubernur Balaikota DKI Jakarta, Selasa (13/01)

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, pertemuan ini dilakukan untuk meminta dukungan Gubernur DKI Jakarta terhadap usulan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Khusus di Indonesia. Hal ini mengingat peran penting kota ini dalam sejarah perjuangan bangsa, termasuk menjadi pusat PDRI dan kota kelahiran Proklamator Mohammad Hatta.

"Kota Bukittinggi memiliki catatan sejarah penting bagi NKRI, mulai dari kelahiran Proklamator Mohammad Hatta hingga menjadi pusat PDRI pada masa Agresi Militer Belanda II," ujar Ramlan.

Ramlan mengatakan, dari catatan sejarah tersebut, Kota Bukittinggi, DKI Jakarta dan DI Yogyakarta, sama-sama memiliki peran yang sangat penting dalam sejarah perjalanan Bangsa Indonesia. Bukittinggi dirasa layak mendapat pengakuan sebagai Daerah Khusus di Indonesia. Menurutnya, Untuk mendapatkan pengakuan dari pemerintah pusat atas peran Kota Bukittinggi dalam mempertahankan NKRI itu, maka Pemerintah Kota Bukitinggi akan mengajukan permohonan kepada pemerintah pusat, agar Bukittinggi dapat menjadi Daerah Khusus di Indonesia.

"Untuk itu kami meminta Bapak Gubernur DKI Jakarta, dapat memberikan dukungan terhadap usulan Bukittinggi sebagai Daerah Khusus. Kami juga meminta dukungan dan bantuan Bapak Gubernur DKI Jakarta, agar bisa dipertemukan dengan Ibuk Megawati Soekarno Putri, untuk membahas dukungan daerah khusus ini,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, juga telah menemui Gubernur DI Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwono X. Dimana, dukungan penuh juga datang dari Gubernur DI Yogyakarta, untuk menjadikan Kota Bukittinggi sebagai Daerah Khusus di Indonesia.

Dalam pertemuan itu, Wali Kota Ramlan juga meminta dukungan hibah sarana dan prasarana pelayanan publik. Dengan kepadatan penduduk tinggi dan menjadi pusat layanan bagi daerah penyangga, Bukittinggi menjalankan fungsi respons darurat lintas wilayah, termasuk pemadam kebakaran, penyelamatan, hingga bencana.

"Untuk meningkatkan pelayanan publik dan memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) pada urusan pemadam kebakaran, lingkungan hidup dan perhubungan, Pemko mengusulkan hibah berupa kendaraan damkar, rescue, truk sampah, mobil derek, armada pengendalian lalu lintas, bus sekolah dan motor operasional. Semoga permohonan hibah ini, dapat diterima oleh Pemprov DKI Jakarta," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyambut hangat kuniungan Wali Kota Bukittinggi dan rombongan, sekaligus bercerita tentang sejarahnya sering ke Bukittinggi. Pramono juga mendukung penuh rencana Pemerintah Kota Bukittinggi, untuk menjadi Daerah Khusus, seperti DKI Jakarta dan DI Yogyakarta. Sejarah ketiga daerah ini, kental dan sarat dengan kota perjuangan kemerdekaan Republik Indonesia. Dukungan untuk bertemu dengan mantan Presiden RI, Megawati, juga dipenuhi oleh Gubernur DKI, Pramono Anung.

Gubernur DKI Jakarta, juga bersedia memberikan dukungan hibah sarana prasarana untuk menyelenggarakan urusan ketentraman ketertiban umum dan perlindungan masyarakat, urusan lingkungan hidup dan urusan perhubungan kepada Pemko Bukittinggi. Upaya Wako Ramlan disambut positif, sehingga Bukittinggi akan menjadi salah satu daerah prioritas, untuk menerima hibah di tahun 2026 ini. *


 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatra Barat tandatangani kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama tentang layanan keimigrasian di Mall Pelaysnan Oublik (MPP). Penandatanganan ini berlangsung di ruang tamu Kantor Wali Kota, Senin (12/01)

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, kerja sama ini merupakan upaya peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam pengurusan paspor. Dengan adanya layanan imigrasi di Mall Pelayanan Publik (MPP), masyarakat akan lebih mudah mengurus dokumen keimigrasian tanpa harus bepergian jauh.

"Atas nama Pemerintah Kota menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dan berharap kolaborasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan dokumen keimigrasian," ungkapnya.

Wako menambahkan, tujuan layanan ini agar masyarakat lebih mudah, cepat dan dekat dalam mengurus paspor. Di MPP sudah tersedia 20 jenis pelayanan, sehingga masyarakat dapat menyelesaikan berbagai keperluan administrasi dalam satu tempat. 

"Jadi setiap hari Rabu, mulai tanggal 14 Januari 2026, masyarakat sudah bisa membuat dan menjemput paspor di Mal Pelayanan Publik Kota Bukittinggi," ungkap Wako.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat, Nurudin,  menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemko Bukittinggi dalam menghadirkan pelayanan lebih dekat kepada masyarakat. Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Hukum dan HAM untuk meningkatkan pelayanan keimigrasian.

“Intinya bagaimana pelayanan imigrasi bisa lebih mudah, terjangkau dan dekat dengan masyarakat. Untuk tahap awal, layanan akan dibuka setiap hari Rabu dengan kuota 25 pemohon. Satu bulan ke depan akan dilakukan evaluasi untuk penyesuaian pelayanan,” jelasnya.

Untuk pengajuan paspor baru, pemohon wajib membawa dokumen asli dan fotokopi seperti E-KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Ijazah atau Buku Nikah. Sementara untuk pergantian paspor cukup membawa KTP dan paspor lama. Adapun paspor anak memerlukan dokumen tambahan berupa KTP orang tua, KK, Akta Lahir Anak dan Buku Nikah Orang Tua. *


Padang,Lintas Media News
Kodim 0312/Padang terus mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kelurahan Kapalo Koto, Pauh, Kota Padang. Pembangunan ini menjadi langkah awal untuk memastikan masyarakat dapat segera menempati tempat tinggal yang layak dan aman.

Komandan Kodim 0312/Padang, Kolonel Inf Ferry Adianto, pada Rabu 14/1/2026 saat berada di lokasi pembangunan menyampaikan bahwa pada tahap awal di Kapalo Koto Pauh sedang berjalan pembangunan 100 unit untuk 100 KK, berdiri diatas lahan seluas 6500 Meter pesegi. Huntara tersebut dibangun dengan konstruksi sementara menggunakan rangka kayu dan papan, dengan dinding dari lembaran GRC, sehingga tetap kokoh dan nyaman untuk dihuni.

Dandim menambahkan selain pembangunan Huntara, Kodim 0312 Padang juga dorong percepatan pembangunan 11 unit rumah Hunian tetap (Huntap) untuk 11 KK yang akan menampung 37 jiwa yang sama sama korban terdampak bencana. 

“Progres pembangunan Huntara dan Huntap ini sudah 80 persen bisa dikatakan hampir selesai, ini merupakan wujud kepedulian TNI AD, khususnya Kodim 0312/Padang, dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana agar bisa kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujar Dandim.

Lebih lanjut disampaikan Dandim, tidak menutup kemungkinan ke depan hunian tersebut akan dikembangkan menjadi bangunan permanen, seiring dengan dukungan dan koordinasi berbagai pihak terkait.

Kodim 0312/Padang bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat terus bersinergi agar proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan benar-benar menjawab kebutuhan warga terdampak.(Penrem)


PADANG,Lintas Media News
Anggota DPRD Sumatera Barat, BSN yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kredit modal Rp 34 miliar mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Padang, Rabu (14/1/2026).

BSN dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka sesuai dengan surat yang ditandatangani Plt Kajari Padang Basril G tertanggal 9 Januari 2026.

Namun, BSN tak hadir dan meminta pengunduran jadwal pemeriksaan menjadi Rabu (21/1/2026) depan.

"Klien saya pak BSN meminta pengunduran kehadiran hari Rabu minggu depan tanggal 21 Januari 2026," kata pengacara BSN, Suharizal kepada wartawan, Rabu (14/1/2025) di Padang.

Menurut Suharizal, surat permohonan untuk pengunduran panggilan sudah diserahkan resmi ke Kejaksaan Negeri Padang.

Seperti diketahui Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat menetapkan anggota DPRD Sumbar, BSN bersama 2 orang mantan manager bank BUMN sebagai tersangka kasus dugaan korupsI kredit modal kerja.

"BSN ditetapkan sebagai tersangka mengajukan agunan fiktif,” kata Kepala Kejari Padang, Koswara didampingi Plt Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Budi Sastera dan Kasi Intel Erianto, Selasa (30/12/2025) di Padang.

Penetapan BSN sebagai tersangka berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kajari Padang Nomor: TAP-03/L3.10/Fd.2/12/2025, tanggal 29 Desember 2025.

Tersangka berikutnya berinisial RA, selaku Senior Relationship Manager Periode 2016-2019 salah satu bank plat merah, dengan penetapan tersangka SK Kajari Padang Nomor: TAP-04/L.3.10/Fd.2/12/2025 tanggal 29 Desember 2025.

"Lalu tersangka berinisial RF, selaku Relationship Manager Periode 2018-2020 dengan SK Kajari Padang Nomor: TAP-05/L.3.10/Fd.2/12/2025, tanggal 29 Desember 2025," jelas Koswara.

Koswara menegaskan, RA dan RF ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini, di mana BSN mengajukan permintaan Delivery Order (DO) semen. Untuk menerbitkan DO dengan syarat ada jaminan bank. 

“RA dan RF tidak teliti dalam melaksanakan tugasnya meneliti persyaratan jaminan dalam pengajuan garansi bank.

"Akibatnya, berdasarkan hasil LHP BPKP menimbulkan kerugian mencapai Rp 34 miliar,” kata Koswara.(*)

 



PADANG, LINTASMDIANEWS.COM
PT Semen Padang bagian dari SIG, menyatakan komitmennya mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang akibat badai hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada akhir November 2025. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penggunaan produk Semen Padang dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak di tiga kabupaten.

Sebanyak 181 unit huntara dibangun dengan kebutuhan 3.310 zak semen, seluruhnya menggunakan produk Semen Padang. Pembangunan huntara tersebar di tiga lokasi, yakni Pasar Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam sebanyak 117 unit; Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 34 unit; serta Koto Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 30 unit.



Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam pertemuan bersama Direktur Sales & Marketing PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Dicky Saelan dan Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar di Istana Gubernur, Kamis (8/1/2026), menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan PT Semen Padang, terutama pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur tidak kurang dari 80 persen dari total Rp22 triliun yang kami usulkan. Kami berharap PT Semen Padang dapat memberikan peran maksimal, apalagi produknya berupa green cement yang sejalan dengan konsep Green Province yang sedang kami dorong,” ujarnya.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyebut penggunaan produk Semen Padang dalam pembangunan huntara tersebut menjadi bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap kualitas produk lokal.

“Dengan digunakannya Semen Padang pada pembangunan 181 unit huntara di tiga titik di Sumbar, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kepada produk kami,” kata Win.

Ia berharap sinergi pemerintah dan industri lokal dapat terus diperkuat, tidak hanya pada situasi darurat bencana, tetapi juga dalam program pembangunan daerah.

“Kami berharap kerja sama seperti ini terus dilakukan agar PT Semen Padang tetap tumbuh dan berkembang di Sumatera Barat, sekaligus semakin banyak berbuat untuk masyarakat Sumbar,” ujarnya.

Pembangunan huntara itu diharapkan dapat menyediakan tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga terdampak, sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian permanen. Win menambahkan, PT Semen Padang juga terus hadir melalui program tanggung jawab sosial sejak hari pertama bencana.

“Sebagai perusahaan kebanggaan masyarakat Sumbar, PT Semen Padang hadir sejak hari pertama bencana terjadi dan hari ini mendukung pemulihan pascabencana. Bagi kami, ini bukan sekadar kontribusi material, tetapi juga bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka,” tutup Win.

 

Pasbar, Lintasmedinews.com

 Indra Saputra, warga Gang Pokat, Air Bayang, Jorong Koto Pinang, Nagari Koto Gunung, Kecamatan Lembah Melintang, terima bantuan ,dari Bupati Pasbar Yulianto yang didampingi Randi Hendriawan ,Senin (12/1).

Bantuan yang diserahkan berupa sembako, selimut, kasur, makanan siap saji, biskuit, serta kebutuhan dasar lainnya dari Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Yulianto menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa. Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat dan tokoh setempat yang telah bergotong royong membantu.

Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat, mengucapkan terima kasih kepada warga dan tokoh masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan saat saudara kita tertimpa musibah, katanya.

Bupati pun mengimbau masyarakat Pasaman Barat ,agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. informasi awal, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah. Pastikan peralatan listrik dan kompor dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tegasnya..

Selain itu, Bupati Yulianto turut mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar aliran sungai, agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak saat beraktivitas di sungai.

“Sudah lebih dari satu pekan salah seorang anak kita belum ditemukan. Mari kita doakan bersama ,agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,

Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam memantau kondisi anak-anak serta memperhatikan situasi dan debit air sungai, terutama saat cuaca tidak menentu.

“Kita tidak mengetahui hikmah di balik setiap musibah, namun mari kita terus berdoa agar Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan perlindungan kepada kita semua pungkasnya.

 


Kabupaten Solok, Lintasmedianews.com

Mendukung aktifitas belajar mengajar di daerah terdampak bencana, PMI berikan edukasi  Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk siswa-siswi SD Negeri 08 Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok.

Di dalam Kelas, Tim Promosi Kesehatan PMI mengajak seluruh siswa-siswi untuk mempraktikkan cara mencuci tangan dengan baik dan benar serta menanamkan semangat untuk senantiasa menerapkan perilaku hidup Bersih dan sehat baik di rumah, sekolah maupun dilingkungan sekitar tempat tinggal. Sebanyak 87 orang murid ikut dalam giat tersebut.

Anggi, Koordinator Tim Promosi Kesehatan PMI mengatakan kegiatan promosi kesehatan ini merupakan bagian dari upaya promosi kesehatan pasca bencana yang bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, serta meminimalkan risiko penyebaran penyakit yang dapat muncul setelah terjadinya bencana.

"Kita coba menyampaikan edukasi ini secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar" Ucap Anggi. 

Sepsi Haryanti, salah satu Guru yang mendampingi kegiatan hari ini, menyampaikan bahwa pihak sekolah sangat mendukung giat yang dilakukan PMI di sekolah nya. "Edukasinya menarik, Anak-anak terlihat sangat antusias untuk mengikuti instruksi yang diberikan Tim PMI. Kami pun juga bisa sekalian mempelajarinya." Ujar Sepsi. 

Melalui kegiatan tersebut, Sepsi berharap siswa-siswi kedepannya bisa lebih peduli dengan kebersihan diri, dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya. 

Tidak hanya di Sekolah, Tim Promkes PMI juga menggelar layanan promosi kesehatan secara _door to door_ atau kunjungan ke rumah. Tim mengunjungi setiap rumah warga yang berada di sekitar sekolah untuk memberikan dukungan perilaku hidup bersih dan sehat kepada seluruh anggota keluarga.

Ria (45) salah satu warga yang dikunjungi mengeluhkan gatal-gatal  pasca Banjir Bandang di daerahnya. "Kadang kulitnya gatal, terus batuk pilek juga akhir-akhir ini," Tutur Ria. 

Ia juga menambahkan saat ini warga masih kesulitan Air Bersih. " Sementara kita ambil air di musholla terdekat." Tambahnya.

Terkait kunjungan Tim PMI ke rumahnya, Ria merasa sangat terbantu PMI telah mengingatkan kembali kepada keluarganya untuk tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan. "Kadang kita memang suka acuh hal hal kecil di sekitaran yang bisa jadi sumber penyakit untuk kita disini" Tutup Ria


PADANG,Lintas Media News
Demi masa depan yang cerah,Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, mengajak para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk menjauhi berbagai perilaku negatif dan perbuatan maksiat yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Ajakan tersebut disampaikan Muhidi saat berdialog dengan para siswa dalam kegiatan kunjungan ke SMA 13 Padang, baru-baru ini.

Muhidi menegaskan, masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan jati diri. Oleh karena itu, siswa diharapkan mampu membentengi diri dari pengaruh buruk lingkungan, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, kekerasan, hingga perilaku menyimpang lainnya.

“Anak-anak kami adalah calon pemimpin masa depan. Jika sejak dini sudah terjerumus pada hal-hal negatif dan maksiat, maka masa depan akan terancam. Sebaliknya, dengan menjaga diri dan fokus pada pendidikan, peluang meraih masa depan yang cerah akan terbuka lebar,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya disiplin, etika, serta nilai-nilai moral dan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pondasi utama membentuk generasi yang berkarakter dan berdaya saing.
Selain itu, Muhidi juga mendorong siswa untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif, seperti belajar, membaca, berorganisasi, serta mengembangkan bakat dan minat sesuai potensi masing-masing.

Menurutnya, tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan peran bersama antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam membimbing dan mengawasi siswa.

“Kalau anak-anak kita tumbuh dengan karakter yang baik, berilmu, dan berakhlak, maka Sumatera Barat akan memiliki generasi unggul yang mampu membawa daerah ini ke arah yang lebih maju,” tegas Muhidi.

Ia berharap, pesan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus menjaga perilaku, menjunjung nilai-nilai positif, serta menatap masa depan dengan optimisme dan tanggung jawab.(*/st)



PADANG,Lintas Media News
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mendesak partai demokrat untuk transparan mengenai tersangka Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Beny Saswin Nasrun, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kredit modal kerja.

LBH Padang melalui Kepala Divisi Pengelolaan Meneger dan Evaluasi atau Pengacara Publik, Alfi Syukri menyampaikan, bahwa partai politik tidak hanya bertugas mengusung kader ke lembaga legislatif, tetapi juga menjamin kualitas, integritas, dan akuntabilitas kader yang dipercaya mewakili kepentingan publik,partai politik memiliki tanggung jawab moral dan institusional atas kadernya yang duduk sebagai wakil rakyat.

“Parpol harus bertanggung jawab secara utuh ketika kadernya terindikasi melakukan dugaan korupsi. Tindakan tegas dan jelas sangat diperlukan agar kepercayaan publik tidak runtuh,” kata Alfi, Senin (12/1/2026). 

Menurut Alfi, langkah partai semestinya dapat dilakukan sejak awal, bahkan sebelum kader ditetapkan sebagai tersangka. Partai dapat mengambil kebijakan internal berupa penangguhan hak dan kewajiban kader, hingga pemberhentian sementara, sembari menunggu proses hukum berjalan.

“Jika memang terbukti bersalah, tentu harus ada sanksi tegas dari partai. Ini penting sebagai bukti komitmen anti-korupsi,” ujarnya.

LBH Padang juga menyoroti sikap Partai Demokrat yang dinilai belum menyampaikan penjelasan terbuka kepada publik. Alfi menegaskan bahwa sikap diam justru berpotensi menimbulkan beragam tafsir di masyarakat.

“Dalam kasus korupsi, partai semestinya bersikap transparan. Partai harus menjelaskan sikapnya, apakah mendukung proses hukum atau memiliki pandangan lain. Transparansi adalah kunci menjaga kepercayaan publik,” katanya.

Alfi juga menanggapi informasi bahwa Beny Saswin Nasrun disebut tidak lagi hadir dalam kegiatan kedewanan sejak Juni 2025. Meski demikian, menurutnya, status hukum yang bersangkutan tetap harus disikapi secara kelembagaan oleh partai maupun DPRD Sumbar.

Lebih jauh LBH Padang menekankan pentingnya akuntabilitas dan pertanggungjawaban publik dalam setiap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat negara.

“Jika nilai-nilai anti-korupsi tidak dibuktikan dengan sikap nyata, maka hal itu akan mencoreng citra partai dan melemahkan kepercayaan masyarakat,” kata Alfi.

Terkait aspek etik, Alfi menyebut Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumbar memiliki kewenangan untuk menilai dugaan pelanggaran etik yang dilakukan anggota dewan, dengan merujuk pada aturan internal yang berlaku.

“Jika melihat tekanan publik dan prinsip etika, mestinya ada langkah nonaktif sementara sambil menunggu putusan hukum tetap. BK DPRD tentu memiliki cantolan aturan dalam menilai hal ini,” ujarnya.

Namun demikian, Alfi menegaskan bahwa proses hukum tetap harus menghormati asas praduga tak bersalah, sembari memastikan lembaga perwakilan rakyat tetap menjaga marwah dan integritasnya di mata publik. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.