Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
Dharmasraya, Lintasmedianews.com
PDI Perjuangan kembali menunjukkan komitmennya dalam memperjuangkan kesejahteraan petani di Kabupaten Dharmasraya.
Hal tersebut diwujudkan melalui penyerahan bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), pestisida, serta bibit tanaman dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia Anggaran Tahun 2025, yang bersumber dari aspirasi H. Alex Indra Lukman, S.Sos., MAP, Fraksi PDI Perjuangan sekaligus Wakil Ketua Komisi IV DPR RI.
Kegiatan penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan pada Senin, 6 Januari 2026, bertempat di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya.
Bantuan secara simbolis diserahkan langsung oleh jajaran kader PDI Perjuangan Kabupaten Dharmasraya kepada kelompok tani. Turut hadir dan menyerahkan bantuan tersebut Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, ST (Dapil IV), Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, anggota DPRD Dharmasraya H. Wigiono (Dapil II), Ade Perdana Putra (Dapil I) dana Deki Risalman SKOM serta Plt Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Dharmasraya Yefrinaldi.
Adapun bantuan yang disalurkan meliputi 7 unit traktor roda empat, pestisida untuk lahan pertanian seluas 1.000 hektare, serta 500 batang bibit tanaman guna mendukung pelestarian lingkungan di Kabupaten Dharmasraya.
Wakil Bupati Dharmasraya, Leli Arni, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada H. Alex Indra Lukman atas konsistensi dan kepeduliannya terhadap sektor pertanian di Dharmasraya.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya mengucapkan terima kasih kepada Bapak H. Alex Indra Lukman. Ini bukan yang pertama, dan kami merasakan betul manfaat aspirasi beliau bagi petani. Bantuan alsintan, pestisida, dan bibit ini diharapkan benar-benar dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani Dharmasraya,” ujar Leli Arni.
Ia juga berharap bantuan tersebut dapat dikelola dengan baik oleh kelompok tani agar memberi dampak jangka panjang bagi ketahanan pangan daerah.
Sementara itu, Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, ST, didampingi H. Wigiono dan Ade Perdana Putra, menegaskan bahwa PDI Perjuangan akan terus berada di garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya para petani.
“PDI Perjuangan tidak hanya hadir saat pemilu, tetapi terus bekerja nyata di tengah masyarakat. Bantuan ini adalah bukti bahwa perjuangan politik harus berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat, terutama petani yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah,” tegas Jemi Hendra.
Ia menambahkan, sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, dan wakil rakyat di tingkat pusat merupakan kunci utama dalam mendorong kemajuan sektor pertanian di Dharmasraya.
“Dengan dukungan alsintan modern dan sarana produksi pertanian yang memadai, kita optimistis produktivitas pertanian Dharmasraya akan meningkat dan petani semakin sejahtera,” pungkasnya.(el)
Bukittinggi, Luntasmedianews.com
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, meminta seluruh SKPD menyiapkan dan melaksanakan kegiatan sesuai tugas dan fungsi masing-masing, serta menegaskan agar setiap SKPD menyampaikan laporan kinerja tertulis setiap bulan sebagai bahan evaluasi bersama.
Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gabungan awal tahun 2026 yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, serta BUMD, di halaman Balai Kota, Jumat (02/01).
Ramlan menyampaikan, sepanjang 2025 telah menjalani sekitar 10 bulan masa jabatan bersama Wakil Wali Kota Ibnu Asis. Dalam proses itu telah disiapkan berbagai program pembangunan untuk Kota Bukittinggi.
“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Untuk itu, diperlukan persiapan yang matang, khususnya dalam pembenahan, pemeliharaan, dan penataan kota,” ujarnya.
Ia mengatakan, pada awal tahun 2026 Pemko Bukittinggi akan fokus pada penataan pasar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus menciptakan ketertiban, kenyamanan dan memperkuat perekonomian daerah.
"Terkait kondisi APBD yang mengalami penurunan, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk tidak membangun Kota Bukittinggi. Pembangunan tetap harus berjalan sesuai dengan program-program prioritas yang telah ditetapkan," imbuhnya
Seluruh jajaran Pemko Bukittinggi juga diingatkan agar terus menjadi solusi bagi masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik. Perbaiki kinerja di tahun ini, tahun 2025 dan 2026 akan dievaluasi bersama demi peningkatan pelayanan dan pembangunan Kota Bukittinggi. (Sandra)
PARIWARA
Ketua DPRD Kota Padang, Ustaz H. Muharlion, S.Pd., menggelar masa reses di Masjid Al-Manar, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/1/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh Sekcam Koto Tangah, Lurah Dadok Tunggul Hitam, Wakil Ketua LPM, jajaran Ketua RW/RT, serta tokoh masyarakat.
Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan krusial:
Penanggulangan Banjir: Normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase.
Infrastruktur: Betonisasi jalan lingkungan.
Pemberdayaan Ekonomi: Bantuan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT).
Menanggapi hal itu, Muharlion menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut. "Semua usulan kita data dan pilah. Untuk program mendesak, kami segera berkoordinasi dengan Pemkot Padang agar segera ditindaklanjuti," ujar mantan Ketua DPD PKS Kota Padang tersebut.
Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, juga menjemput aspirasi warga di Kelurahan Tabing Banda Gadang (TBG), meliputi wilayah Gurun Laweh, Kampung Lapai, dan Kampung Olo pada Selasa (6/1/2026).
Warga yang hadir mengungkapkan kekhawatiran mereka pascabanjir bandang 27 November 2025. Mereka meminta pengerukan sedimen lumpur di aliran sungai serta perbaikan drainase.
"Insya Allah, keinginan warga terus kami koordinasikan dengan pihak terkait agar pemukiman tidak lagi terendam saat hujan deras," tegas Aye. Ia juga mengimbau kelompok Majelis Taklim Indonesia (MTI) yang mengusulkan bantuan untuk segera menyerahkan proposal agar dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026.
Sedangkan Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, S.AP., melaksanakan reses di Masjid Al-Kaffah, Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Minggu (4/1/2026).
Aspirasi yang berkembang meliputi:
Pembangunan fasilitas umum (jalan dan drainase).
Dukungan UMKM.
Bantuan kelengkapan alat rebana serta dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) untuk Masjid Al-Kaffah.
Padang – Ketua DPRD Kota Padang, Ustaz H. Muharlion, S.Pd., menggelar masa reses di Masjid Al-Manar, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/1/2026).
Pertemuan ini menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan dan usulan pembangunan secara langsung.
Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Lurah Dadok Tunggul Hitam, dan Wakil Ketua LPM. Sementara itu, peserta reses terdiri dari jajaran Ketua RW, Ketua RT se-Dadok Tunggul Hitam, serta tokoh masyarakat setempat.
Dalam suasana dialogis, warga menyampaikan beragam usulan krusial, terutama terkait penanganan masalah banjir yang sering melanda wilayah tersebut. Beberapa poin utama yang diajukan di antaranya adalah:
Normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase.
Betonisasi jalan lingkungan.
Bantuan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) guna penguatan ekonomi lokal.
Menanggapi aspirasi tersebut, Muharlion yang dikenal responsif terhadap isu kemasyarakatan ini menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan warga.
Mantan Ketua DPD PKS Kota Padang itu menyatakan akan segera memetakan skala prioritas dari hasil reses tersebut.
"Semua usulan kita data dan pilah. Untuk program yang memerlukan penanganan cepat, kami akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang agar segera ditindaklanjuti," ujar Muharlion.
Sedangkan untuk program jangka panjang, ia menjelaskan bahwa prosesnya akan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku melalui pengajuan proposal resmi. "Setiap aspirasi akan kami perjuangkan di lembaga dewan agar masuk dalam rencana pembangunan daerah," tutupnya. (*)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye menjemput aspirasi warga di daerah pemilihannya, Selasa, 6 Januari 2026.
Salah satunya melalui kegiatan reses. Aye, demikian dia akrab disapa, menggelar reses di Kelurahan Tabing Banda Gadang (TBG), tepatnya di Gurunlaweh, Kampung Lapai, Kampung Olo.
Beragam aspirasi disampaikan warga yang penuh sesak pada kegiatan reses itu. Misalnya warga berharap agar pemerintah segera memulihkan sisa-sisa banjir.
"Kami minta agar sendiment lumpur di aliran sungai segera digali dan drainase warga segera di perbaiki . Kami masih masih trauma dengan kejadian banjir bandang 27 November 2025 lalu," kata perwakilan warga.
Menanggapi aspirasi warga, Aye mengaku akan mengkoordinasikannya dengan pihak terkait.
"Insya Allah keinginan warga terus dikoordinasikan dengan pihak terkait. Sehingga apabila banjir datang tidak merendam perumahan warga," tegas Aye.
Sementara, bagi Ibu-ibu MTI yang mengusulkan bantuan untuk segera membuat proposal dan dimasukan dalam perencanaan tahun 2025, untuk direalisasikan di 2026. (*)
Jakarta, Lintasmedianews.com
Gubernur atau kepala daerah tingkat provinsi adalah merupakan instrumen kelembagaan pembangunan yang merupakan kepanjangan Pemerintah pusat, dalam menjalankan program-programnya harus sinkron atau searah dengan rencana besar pembangunan nasional. Demikian dikatakan Guru Besar Ilmu Ekonomi Politik Universitas Nasional, Prof. Yuddy Chrisnandi. Senin, 5 Januari 2026.
Guna melaksanakan program-program yang dicanangkan, lanjut Prof. Yuddy Chrisnandi, memerlukan keterpaduan dan garis komando searah dari pusat. Oleh karena itu, Gubernur idealnya adalah orang-orang pilihan Presiden yang memiliki kemampuan managerial birokrasi, leadership yang tangguh serta sejalan dengan presidennya.
"Gubernur adalah pembantu presiden setingkat Menteri yang bertugas mensukseskan pembangunan nasional di wilayahnya, mengkoordinasikan para kepala daerah tingkat kabupaten dan kota. Dengan demikian, Gubernur dapat ditunjuk atau dipilih langsung oleh Presiden yang dalam penetapannya cukup memerlukan persetujuan DPRD Provinsi guna memperoleh dukungan moral yang kuat, sekaligus check and balances calon gubernur yang diajukan Presiden, adalah sosok yg acceptable di wilayahnya," jelas Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).
"Idealnya, calon gubernur yang diajukan Presiden untuk mendapat persetujuan DPRD adalah putra daerah yang dikenal luas ketokohan dan integritasnya," tutupnya.
Pasbar Lintas Media News Com.
Wakil Bupati Pasaman Barat Pasbar, M. Ihpan, memantau langsung proses pencarian seorang anak yang dilaporkan hilang di Sungai Batang Sikabau, Pasa Lamo, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Senin (5/1).
Kehadiran Wakil Bupati merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap musibah yang dialami warganya. Selain memantau proses pencarian, M. Ihpan juga menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial Pasbar yang didampingi oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.
Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako, tikar, selimut, kasur, serta uang tunai untuk membantu meringankan beban keluarga korban.
Anak yang dilaporkan hilang tersebut bernama Rama (13). Korban diduga terseret arus sungai saat mandi di Batang Sikabau. Hingga hari ketiga pencarian, korban masih belum ditemukan.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Pasbar, TNI, Polri, serta masyarakat setempat terus melakukan upaya pencarian sejak korban dinyatakan hilang pada Sabtu (3/1). Dua unit perahu karet dikerahkan untuk menyisir aliran sungai di sisi kiri dan kanan, serta melakukan pencarian di sepanjang tepian sungai.
Wakil Bupati M. Ihpan menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian.
“Sejak Minggu malam, masyarakat bersama tim gabungan telah melakukan pencarian di sekitar lokasi korban diduga hanyut. Pemerintah daerah akan terus mendukung upaya pencarian ini,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat Pasaman Barat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai maupun laut, serta saling mengingatkan demi keselamatan bersama.
Pasbar ,Lintas Media News Com.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui penandatanganan Pakta Integritas Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi, Senin (5/1).
Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pasaman Barat. Kegiatan ini dilaksanakan usai apel gabungan yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.
Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, komitmen tersebut harus diimplementasikan secara nyata dalam setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan aparatur pemerintah daerah.
Pakta integritas ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi landasan moral dan administratif bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk melaksanakan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi tegas Yulianto.
Ia menegaskan bahwa Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi menjadi bagian penting dalam mendukung upaya nasional pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, seluruh kepala OPD diminta untuk berperan aktif dan konsisten dalam menjalankan program tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail menambahkan bahwa penandatanganan pakta integritas ini diharapkan dapat meningkatkan integritas aparatur sipil negara (ASN) serta memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan Pemkab Pasaman Barat.
“Komitmen bersama ini menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, pungkasnya lagi.
Padang, Lintasmedianews.com
Warga Kota Padang dihebohkan dengan pengibaran Bendera Putih di Tabing Banda Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang, baru-baru ini.
Bahkan aksi di tengah bencana itu membuat heboh dunia maya, pejabat publik pun beraksi, termasuk Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH.
Ia dengan sigap turun ke lapangan, ke Tabing Banda Gadang terkait pengibaran Bendera Putih.
Polisi Partai Gerindra ini pun menemui Ketua RT 07 dan RT 06 kelurahan Tabing Banda Gadang. Ia mengkorfirmasi kejadian tersebut.
"Bahwa pengibaran bendera putih semata-mata dilakukan hanya karena kami sudah lelah," ujar Aye, panggilan akrabnya, menirukan ucapan Ketua RW setempat.
"Setelah warga dan TNI, pemko, pemprov, relawan bahu membahu membantu kami, bahkan Ketua MPR, anggota DPR RI, Wamen, ketika harapan itu Ada, Akhirnya banjir kembali menerjang Wilayah kami pada hari Jumat tanggal 3 Januari, karena intensitas curah hujan yg cukup tinggi," jelasnya.
Menurut Aye, tidak ada maksud warga, bahwa warga tidak ada mendapatkan bantuan. Murni karena warga sudah lelah.
"Dan Kedepannya, kami berharap kepada pemerintah untuk segera menormalisasi dan membuat kanal kiri kanan di aliran sungai Batang Kuranji," cakapnya.
Tertumpang juga harapan dari warga Sawah Liek Kampung Olo agar jalan yang terban di daerah Kandis Raya agar segera dicarikan solusinya.
"Karena kalau tidak segera di Atasi, akibatnyanya akan sangat fatal sekali, terutama pada saudara-saudara kita di Sawah Liek, Simpang Tinju dan Kampung Lapai. Mudah-mudahan bencana ini segera berakhir," harapan Aye. (*)
Padang, Lintasmedianews.com
JMG - Prestasi yang luar biasa diperoleh tim Futsal Jejak Media Group (JMG) Junior U-14. Sebagai tim pendatang baru di futsal junior Kota Padang, tim besutan Rizky Putra Pinisi ini mampu menuju final.
Kesuksesan Tim JMG Junior ke babak final setelah disemi final pada Sabtu (3/1) mampu mengalahkan Wanderkits dengan skor 2-0. Kemenangan tanpa balas itu mengantarkan JMG Junior ke final.
Dibabak final, JMG Junior berhadapan dengan Excellent. Tanpa ampun, tim yang bermotokan “Pantang Pulang Sebelum Menang” itu menang telak dengan skor 3-0.
Excelent dibuat tak berdaya menghadapi kelincahan JMG Junior dilapangan pada Minggu (4/1). Jangankan untuk mencetak gol ke gawang JMG Junior, Excelent tak diberi kesempatan untuk melewati barisan belakang JMG Junior.
Pertandingan 2x15 menit itu berhenti setelah wasit meniup pluit panjang yang menandakan turnamen tersebut dijuarai oleh JMG Junior. Turnamen yang diikuti enam tim itu merupakan liga yang telah dimulai sejak Desember 2025 lalu.
“ Ini adalah kado tahun baru 2026 bagi kami JMG Junior. Kemenangan yang kami peroleh ini tidak menjadikan kami sombong dan merendahkan lawan-lawan lainnya nanti. Bagi kami, kemenangan ini adalah bentuk perjuangan yang sangat berat. Sebab yang kami hadapi bukanlah lawan biasa tapi adalah lawan-lawan tangguh yang telah menjuarai beberapa turnamen sebelum ini”, ujar Rizky Putra Pinisi selaku pelatih JMG Junior.
Ditambahkan Rizky, kemenangan yang diperoleh timnya adalah sebagai bentuk pembuktian pada media JMG sebagai sponsor tunggal timnya. Dia juga mengatakan bahwa timnya siap untuk mengikuti turnamen futsal dan mini soccer nantinya.
Kemenangan JMG Junior dirayakan dengan sorak gembira dari tim dan pendukung yang menyaksikan jalannya pertandingan final di lapangan Glory Futsal GOR H Agus Salim Padang itu. Pemain yang berada dibangku cadangan langsung berhamburan ke tengah lapangan setelah wasit meniup pluit panjang. (Rel)