Articles by "Padang Pariaman"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok
Showing posts with label Padang Pariaman. Show all posts

PADANG PARIAMAN, Lintasmedia News— Daun kaliandra yang selama ini lebih dikenal masyarakat sebagai tanaman hijauan dan bahan baku energi terbarukan mulai dilirik petani di Nagari III Koto Aur Malintang Selatan, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Kabupaten Padang Pariaman, untuk diolah menjadi pakan ternak dan pakan ikan.


Peluang pemanfaatan tersebut diperkenalkan kepada kelompok tani kaliandra melalui pelatihan pengolahan pakan yang berlangsung di Amal Plaza, 10–11 September 2026. Selain mendapatkan pengetahuan dan praktik pengolahan, masyarakat juga menerima mesin pencacah dan mesin pembuat pelet yang dapat digunakan untuk mendukung pengolahan kaliandra menjadi produk pakan.


Dosen Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh (PPNP) Prof. Ramaiyulis mengatakan, daun kaliandra memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai salah satu bahan pakan ternak, terutama untuk sapi, kambing, dan kerbau. Namun, pemanfaatannya perlu dilakukan melalui pengolahan dan formulasi yang tepat.


“Potensi kaliandra ini bisa untuk membuat produk makanan ternak, terutama sapi dan kambing,” kata Prof. Ramaiyulis saat memberikan materi kepada kelompok tani.


Menurutnya, salah satu bentuk pengolahan yang dapat diterapkan masyarakat adalah silase. Daun kaliandra dapat dikombinasikan dengan bahan hijauan lain, seperti batang jagung, rumput gajah, atau jerami padi.


Dalam praktik pembuatan silase berbahan batang jagung dan daun kaliandra, misalnya, peserta diperkenalkan dengan komposisi sekitar 70 persen batang jagung dan 30 persen daun kaliandra. Campuran tersebut kemudian dapat ditambahkan dedak dan difermentasi sebelum disimpan dalam wadah selama kurang lebih satu minggu.


“Batang jagung menjadi bahan utama, sedangkan kaliandra dapat berperan sebagai sumber nutrisi tambahan dalam formulasi pakan,” jelasnya.


Selain silase, peserta juga diperkenalkan dengan pengolahan pakan ternak berbentuk pelet. Dalam proses ini, kaliandra tidak digunakan sebagai bahan tunggal, tetapi dikombinasikan dengan bahan lain sesuai kebutuhan nutrisi ternak.


Materi tersebut memberikan pengetahuan baru bagi petani bahwa tanaman yang tersedia di sekitar mereka dapat diolah lebih lanjut sehingga memiliki fungsi dan nilai tambah yang berbeda.


Pemanfaatan kaliandra tidak hanya diarahkan untuk pakan ternak. Dosen PPNP Auzia Asman memperkenalkan pemanfaatan tepung kaliandra sebagai salah satu bahan dalam formulasi pakan ikan.


Menurut Auzia, tepung kaliandra dapat dikombinasikan dengan bahan lain, seperti tepung ikan, tepung jagung, tepung tapioka, minyak ikan, vitamin, dan mineral. Formulasi bahan disesuaikan dengan kebutuhan nutrisi pakan yang akan diproduksi.


Peserta kemudian mengikuti praktik pengolahan bahan menjadi pelet. Tahapan tersebut menjadi bagian penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui potensi kaliandra secara teori, tetapi juga memperoleh gambaran mengenai proses pengolahannya.


Kehadiran dua narasumber dari PPNP tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam pelatihan karena peserta mendapatkan penjelasan mengenai pemanfaatan kaliandra berdasarkan pendekatan teknologi pertanian dan peternakan.


Kelompok tani kaliandra juga mendapatkan dukungan sarana untuk mencoba mengembangkan pengolahan tersebut secara lebih praktis.


Dalam kegiatan itu diserahkan satu unit mesin pencacah, satu unit mesin pembuat pelet, serta 10 unit stup madu galo-galo.


Bagi petani, keberadaan mesin pencacah dan pembuat pelet menjadi sarana untuk mendukung tahapan pengolahan bahan baku. Sebelumnya, pemanfaatan kaliandra lebih banyak dilakukan dalam bentuk tanaman hijauan, sehingga pengolahan menjadi produk pakan membutuhkan peralatan yang sesuai.


Manajer Koperasi Amal Sejahtera Mandiri Purdiman Pirang mengapresiasi pelatihan dan dukungan sarana produksi yang diterima masyarakat.


Menurutnya, kombinasi antara pengetahuan dan peralatan menjadi hal penting agar masyarakat dapat mencoba mengembangkan potensi kaliandra yang ada di wilayah mereka.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semoga bantuan ini bermanfaat sehingga dapat diterapkan untuk kesejahteraan masyarakat,” katanya.


Ia berharap peralatan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh kelompok tani sehingga pengolahan kaliandra tidak berhenti pada kegiatan pelatihan.


Apresiasi juga disampaikan Perwakilan Camat IV Koto Aur Malintang, Sumardi. Menurutnya, pelatihan tersebut memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat potensi yang ada di lingkungan mereka dari perspektif yang berbeda, terutama dalam pengembangan kegiatan ekonomi.


Pemanfaatan kaliandra sebagai bahan pakan membuka peluang bagi masyarakat Aur Malintang untuk mengembangkan komoditas lokal menjadi produk yang memiliki kegunaan lebih luas.


Dengan pengetahuan mengenai formulasi dan teknik pengolahan, masyarakat tidak hanya bergantung pada pemanfaatan kaliandra dalam bentuk bahan mentah. Pengolahan menjadi silase maupun pelet dapat menjadi alternatif pemanfaatan sesuai kebutuhan petani dan kelompok usaha masyarakat.


Dukungan mesin pencacah dan pembuat pelet juga memungkinkan proses pengolahan dilakukan secara lebih efektif dibandingkan jika seluruh tahapan dilakukan secara manual.


Ke depan, pengetahuan dan sarana tersebut dapat menjadi modal awal bagi kelompok tani untuk menguji penerapan pengolahan pakan sesuai kondisi bahan baku, kebutuhan ternak atau ikan, serta kemampuan produksi masyarakat setempat.


Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan, pelatihan dan bantuan sarana produksi tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang dilaksanakan melalui pengembangan potensi lokal dan peningkatan kapasitas masyarakat.


Menurutnya, pelaksanaan kegiatan melibatkan PPNP sebagai institusi pendidikan yang memiliki kompetensi dalam bidang pertanian, peternakan, dan teknologi pengolahan.


“Melalui kegiatan ini kami ingin mendorong masyarakat agar potensi kaliandra yang ada dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai tambah dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,” kata Hernes.


Pelatihan menjadi bagian dari rangkaian kegiatan agar bantuan peralatan yang diterima masyarakat dapat diikuti dengan pengetahuan dan keterampilan dalam penggunaannya.


“Program TJSL PT Semen Padang tidak hanya diarahkan pada pemberian bantuan, tetapi juga pada peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat. Karena itu, pelatihan dan pendampingan menjadi bagian penting,” ujarnya.


Hernes berharap pengetahuan yang diperoleh dapat diterapkan oleh kelompok tani untuk mengembangkan pemanfaatan kaliandra sesuai potensi dan kebutuhan masyarakat Aur Malintang.


Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menjelaskan, kolaborasi dengan perguruan tinggi seperti PPNP menjadi penting agar masyarakat mendapatkan pengetahuan yang aplikatif. Harapannya, apa yang dipelajari dalam pelatihan ini dapat diuji dan dikembangkan oleh kelompok tani sesuai dengan kebutuhan serta potensi yang mereka miliki.


Win mengatakan, keberlanjutan program pada akhirnya sangat bergantung pada kemampuan masyarakat dalam memanfaatkan pengetahuan dan sarana yang telah tersedia. (*)

Padang Pariaman, Lintas Media News. com – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, segera mengaspal dan meningkatkan sejumlah ruas jalan strategis diberbagai wilayah dengan nilai kontrak mencapai Rp5,24 Miliar.

Pekerjaan melalui Paket I Peningkatan Jalan Hotmix, yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tersebut, dijadwalkan mulai dikerjakan pada minggu ini. Sebanyak tujuh titik pekerjaan menjadi sasaran, dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Program ini menjadi bukti keseriusan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, dalam menjadikan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan. Bukan sekedar memperbaiki badan jalan, perbaikan infrastruktur tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat, membuka akses antarwilayah serta mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman, Hendra Aswara, mengatakan pembangunan infrastruktur jalan memiliki peran penting dalam mendukung pergerakan masyarakat dan perekonomian daerah.

“Pembangunan infrastruktur, tetap menjadi prioritas utama kami. Langkah nyata ini diwujudkan dengan dimulainya pengerjaan sejumlah ruas jalan strategis yang tersebar di wilayah Padang Pariaman. Kami berharap infrastruktur yang baik dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Hendra saat ditemui di ruang kerja.

Menurut Hendra, jalan yang baik akan memberikan efek yang berdampak terhadap kehidupan masyarakat. Akses menuju sentra pertanian, perkebunan, perikanan, pasar, fasilitas pendidikan hingga pelayanan kesehatan menjadi lebih mudah dan lancar.

“Ketika akses jalan semakin baik, mobilitas masyarakat semakin mudah. Distribusi hasil produksi juga semakin lancar. Pada akhirnya, ini akan ikut menggerakkan perekonomian masyarakat,” tambahnya.


Tujuh Ruas Jadi Sasaran

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Padang Pariaman, memastikan pekerjaan fisik akan segera dimulai. Seluruh persiapan, menurutnya, telah dilakukan sesuai tahapan dan jadwal yang ditetapkan.

“Kegiatan pengerjaan fisik, akan segera kami laksanakan dalam minggu ini. Seluruh proses persiapan telah berjalan sesuai dengan jadwal yang ditetapkan,” ungkap Kepala Dinas PUPR.

Paket pekerjaan dengan nilai kontrak Rp5,24 miliar tersebut, dilaksanakan oleh PT Pandora Energi Persada sebagai penyedia jasa dan penawaran oleh PT Ersa Satria Konsultan.

Adapun, tujuh titik pekerjaan yang masuk dalam paket ini yaitu:

Peningkatan Jalan Ujung Tanah – Sei. Geringging

Peningkatan Jalan Sigata – Aur Melintang

Peningkatan Jalan Kamumuan – Sei. Geringging

Pengamanan Badan Jalan Sei. Sariak – Malai

Bantuan Pengaspalan Jalan Simpang IV Kampung Malagam – Paingan

Peningkatan Jalan Kp. Lereng – Pasar Basung

Peningkatan Jalan Padang Kajai – Hulu Banda Korong Patamuan

Pemerintah daerah menekan, agar pekerjaan dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis, tepat waktu dan mengutamakan kualitas. Pengawasan di lapangan juga akan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap anggaran rupiah yang dikucurkan benar-benar menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan memberikan manfaat nyata.

Uang Rakyat, Manfaat untuk Rakyat

Pemkab Padang Pariaman, juga mengingatkan bahwa pembangunan tersebut tidak terlepas dari kontribusi masyarakat melalui pajak yang disampaikan kepada negara dan daerah.

Oleh karena itu, masyarakat tidak hanya diharapkan menjadi penerima manfaat, tetapi juga ikut mengawasi serta menjaga hasil pembangunan setelah pekerjaan selesai.

“Pembangunan ini, pada akhirnya kembali untuk masyarakat. Oleh karena itu, mari kita bersama-sama menjaga hasil pembangunan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” pesan pemerintah daerah.

Dengan dimulainya Paket I Peningkatan Jalan Hotmix ini, Pemkab Padang Pariaman kembali menegaskan arah pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

Jalan yang mulus, bukan sekadar soal kenyamanan perjalanan, tetapi tentang membuka akses, memperlancar perekonomian dan menghadirkan pemerataan pembangunan hingga ke berbagai wilayah Padang Pariaman. (Rls/len)

 

Bukti Nyata Komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman Dalam Mewujudkan Tata Kelola Keuangan

Padang Pariaman, Lintas Media News.com – Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, kembali menorehkan prestasi yang diperoleh dalam pengelolaan keuangan dan pembangunan daerah. Konsistensi tersebut diwujudkan dengan diraihnya dua penghargaan Terbaik I pada ajang KPPN Padang Awards Semester II Tahun 2025 dan Semester I Tahun 2026.


Penghargaan tersebut, diserahkan kepada Kepala KPPN Padang Edwin Asrul, SE, MM. dalam rangkaian kegiatan Forum Konsultasi Publik KPPN Padang Tahun 2026 yang berlangsung di Aula KPPN Padang, Rabu (12/8/2026).


Capaian ini, menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dalam mewujudkan tata kelola keuangan yang semakin tertib, transparan, akuntabel, efektif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Pada Semester II Tahun 2025, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, berhasil meraih Terbaik I dalam Pengelolaan DAK Fisik dan Dana Desa. Prestasi tersebut kembali dipertahankan dan bahkan semakin menguat pada Semester I Tahun 2026, dengan diraihnya Terbaik I dalam Pengelolaan Dana Desa.



Dua penghargaan, dalam dua periode penilaian tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan yang dicapai bukan sekedar pencapaian sesaat, melainkan buah dari konsistensi, koordinasi, pembinaan, serta komitmen bersama dalam memastikan setiap rupiah dana publik dikelola secara tepat dan bertanggung jawab.


Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Perbendaharaan BPKD Kabupaten Padang Pariaman, Herman, SE, beserta jajaran hadir mewakili Kepala BPKD untuk menerima penghargaan.


Herman menyampaikan, bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat nagari dalam menjaga kualitas pengelolaan keuangan.


“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja sama, koordinasi, dan komitmen bersama dalam memastikan pengelolaan Dana Desa dan DAK Fisik berjalan sesuai ketentuan, tepat waktu, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan. Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas

pengelolaan keuangan.


“Penghargaan ini merupakan buah dari kerja sama, koordinasi, dan komitmen bersama dalam memastikan pengelolaan Dana Desa dan DAK Fisik berjalan sesuai ketentuan, tepat waktu, tepat sasaran, serta dapat dipertanggungjawabkan. Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada pemerintah nagari,” ujar Herman.


Menurutnya, penghargaan Terbaik I yang diraih secara berkelanjutan menjadi dorongan bagi seluruh jajaran untuk mempertahankan sekaligus meningkatkan kinerja pada periode berikutnya.


“Kami tidak ingin penghargaan ini hanya menjadi kemampuan administratif. Yang paling penting adalah bagaimana pengelolaan keuangan tersebut memberikan dampak nyata terhadap pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, koordinasi dan pembinaan akan terus kami perkuat agar pengelolaan Dana Desa semakin efektif, transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan,” tambahnya.



Capaian ini tidak terlepas dari sinergi yang kuat, antara Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, perangkat daerah terkait, pemerintah nagari, serta berbagai pemangku kepentingan. Kolaborasi tersebut menjadi kekuatan penting dalam memastikan pengelolaan Dana Desa berjalan sesuai ketentuan, tepat waktu, tepat sasaran, dan mampu mendukung percepatan pembangunan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di nagari.


Bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, penghargaan ini bukan sekedar pengakuan atas keberhasilan administratif. Lebih dari itu, penghargaan tersebut merupakan apresiasi terhadap kerja keras seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat nagari dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin baik.


Prestasi ini, sekaligus menjadi penyemangat untuk terus melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen menjadikan setiap penghargaan sebagai motivasi untuk bekerja lebih baik, memperkuat pengawasan, meningkatkan kualitas perencanaan dan pelaksanaan anggaran masyarakat, serta memastikan program pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi.


Dua penghargaan Terbaik I ini, menjadi bukti bahwa kerja bersama, integritas, dan konsistensi mampu melahirkan prestasi. Dari pengelolaan keuangan yang baik, lahir pembangunan yang berkualitas; dari tata kelola yang kuat, menumbuhkan kepercayaan masyarakat.


Ke depan, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman akan terus memperkuat sinergi dan inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah dan Dana Desa, sehingga setiap sumber daya yang dikelola pemerintah dapat memberikan dampak yang semakin besar bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(rls/len)

 

PADANG PARIAMAN, Lintasmedia News— PT Semen Padang menyerahkan 3.300 bibit mangrove kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan. Bibit mangrove tersebut diserahkan oleh Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, kepada Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, serta disaksikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH), Muhammad Jumhur Hidayat.


Penyerahan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Peninjauan Inovasi HSSEC Green Campus & Penanaman Pohon di Lingkungan Poltekpel Sumbar sebagai Wujud Tobat Ekologis dan Dukungan Mitigasi Bencana Hidrometeorologi di Korong Tiram, Kecamatan Ulakan Tapakis, Nagari Tapakis, Kabupaten Padang Pariaman, Selasa (14/7/2026).


Sebanyak 3.300 bibit mangrove yang diserahkan PT Semen Padang akan ditanam di sejumlah kawasan pesisir di Sumatera Barat. Program tersebut menjadi bagian dari upaya bersama memperkuat ekosistem pesisir, mengurangi risiko bencana hidrometeorologi, sekaligus menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kelestarian lingkungan.

Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, mengatakan penanaman mangrove memiliki peran strategis dalam melindungi kawasan pesisir dari abrasi dan hempasan ombak, sekaligus menjaga kelestarian hutan pesisir serta memperkuat ekosistem laut.


“Bibit mangrove ini tidak hanya melindungi pantai dari abrasi dan hempasan ombak, tetapi juga menjaga kelestarian hutan pesisir, memperkuat ekosistem laut, dan selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto terkait pengelolaan hutan berkelanjutan serta perlindungan keanekaragaman hayati,” ujar Andria.


Ia menambahkan, keberadaan hutan mangrove di kawasan wisata Sungai Pinang diharapkan mampu memberikan manfaat jangka panjang, mulai dari meningkatnya daya tarik wisata berbasis lingkungan hingga terbukanya peluang ekonomi baru bagi masyarakat pesisir.


“Semoga sinergi yang kita bangun antara PT Semen Padang dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat membawa dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat, sekaligus mendukung gerakan Tobat Ekologis yang sedang dicanangkan,” katanya.

Bagi PT Semen Padang, program tersebut merupakan bagian dari implementasi prinsip keberlanjutan perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada aspek bisnis, tetapi juga memperhatikan tanggung jawab sosial dan lingkungan. Melalui berbagai program penghijauan dan konservasi, perusahaan terus mendorong kolaborasi lintas sektor untuk menjaga keseimbangan ekologi di Sumatera Barat.


Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak, termasuk PT Semen Padang, dalam mendukung gerakan Tobat Ekologis yang mulai digelorakan di Sumatera Barat.


Menurut Mahyeldi, gerakan tersebut menjadi pengingat bahwa seluruh elemen masyarakat harus semakin serius mengambil langkah antisipatif terhadap berbagai ancaman lingkungan dan bencana yang semakin kompleks.


“Dengan tema kawasan Tobat Ekologis, ini membuktikan bahwa kita harus serius melakukan langkah-langkah antisipasi,” ujar Mahyeldi.


Ia meyakini kehadiran Menteri Lingkungan Hidup akan semakin memperkuat gerakan tersebut melalui arahan dan pembinaan yang dapat diterapkan secara luas di berbagai institusi di Sumatera Barat.


“Kehadiran Menteri Lingkungan Hidup akan memberikan penguatan dan bimbingan sehingga Tobat Ekologis ini diawali di Poltekpel dan nantinya dapat diterapkan di berbagai instansi di Sumatera Barat,” tuturnya.


Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Muhammad Jumhur Hidayat, menegaskan bahwa dunia saat ini tengah menghadapi tiga krisis lingkungan global (triple planetary crisis), yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, serta persoalan polusi dan limbah yang saling berkaitan.


Menurut Jumhur, konsep Tobat Ekologis yang diusung Kementerian Lingkungan Hidup dan Badan Pengendalian Lingkungan Hidup bukan sekadar slogan, melainkan panggilan untuk memperbaiki hubungan manusia dengan alam yang selama puluhan tahun mengalami ketidakseimbangan.


“Banjir datang lebih sering, suhu udara terus meningkat, kualitas air menurun, dan ruang hidup berbagai spesies semakin menyempit. Krisis lingkungan yang kita saksikan hari ini sesungguhnya adalah cermin dari cara manusia memandang alam, bukan sebagai rumah bersama, melainkan sekadar sumber daya yang dapat dieksploitasi tanpa batas,” ujarnya.


Ia menjelaskan bahwa dalam khazanah spiritual, tobat berarti kembali kepada kesadaran, tanggung jawab, dan jalan yang benar setelah menyadari kesalahan. Ketika konsep tersebut dipadukan dengan dimensi ekologis, lahirlah kesadaran bahwa manusia harus kembali menempatkan alam sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupannya.


Menurutnya, gagasan tersebut sejalan dengan pendekatan ekoteologi yang memandang pelestarian lingkungan bukan hanya sebagai kewajiban sosial, tetapi juga amanah moral dan spiritual.


“Ketika nilai-nilai spiritual dipisahkan dari cara manusia mengelola bumi, eksploitasi menjadi sesuatu yang dianggap wajar. Padahal, alam bukanlah sesuatu yang berada di luar diri manusia. Hutan yang hilang, sungai yang tercemar, dan udara yang memburuk pada akhirnya akan kembali memengaruhi kualitas hidup manusia itu sendiri,” katanya.


Rangkaian kegiatan ditutup dengan penanaman pohon kelapa di kawasan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat yang dilakukan Menteri Lingkungan Hidup Muhammad Jumhur Hidayat, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.


Penyerahan 3.300 bibit mangrove oleh PT Semen Padang menjadi simbol bahwa pembangunan ekonomi dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan. Melalui semangat Tobat Ekologis, sinergi antara pemerintah, dunia usaha, institusi pendidikan, dan masyarakat diharapkan terus menguat demi menjaga kelestarian lingkungan serta mewujudkan pembangunan berkelanjutan bagi generasi mendatang.

Padang Pariaman, Lintas Media News.com –Terlihat semangat juang dan optimisme, saat pelepasan Kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) Kabupaten Padang Pariaman, yang akan berlaga pada O2SN Tingkat Provinsi Sumatera Barat.


Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH, secara resmi melepas para atlet pelajar tersebut, di Pendopo Rumah Jabatan Bupati di Karan Aur, Sabtu (20/6/2026).


Sebanyak 30 orang yang terdiri dari atlet, pelatih, dan ofisial akan membawa nama Kabupaten Padang Pariaman pada ajang olahraga pelajar paling bergengsi di Sumatera Barat yang berlangsung di Kota Padang pada 21 hingga 23 Juni 2026.


Dalam suasana penuh semangat, John Kenedy Azis memberikan motivasi kepada para atlet muda yang telah berhasil menjadi juara di tingkat kabupaten. Menurutnya, kesempatan tampil di tingkat provinsi merupakan langkah penting dalam perjalanan menuju prestasi yang lebih tinggi.


“Anak-anakku sekalian adalah atlet-atlet terbaik yang dimiliki Kabupaten Padang Pariaman saat ini. Kalian datang sebagai juara dan berangkat ke duta daerah. Bertandinglah dengan penuh semangat, disiplin, sportivitas, dan percaya diri. Tidak ada bahwa putra-putri Padang Pariaman mampu bersaing dan medan meraih prestasi terbaik,” tegasnya.


Bupati menekankan bahwa kemenangan tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknis, tetapi juga oleh mental bertanding yang kuat, kerja keras, serta keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Ia mengajak seluruh atlet untuk menjadikan setiap pertandingan sebagai momentum mengukir prestasi sekaligus menambah pengalaman berharga.


“Kami semua mendoakan dan mendukung kalian. Jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan tetap fokus selama bertanding. Tidak ada yang mustahil selama ada kemauan, kerja keras, dan doa. Saya yakin dari kontingen ini akan lahir atlet-atlet yang mampu menembus tingkat nasional,” ujarnya yang disambut tepuk tangan para peserta.



Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Padang Pariaman, Hendri, menjelaskan bahwa kontingen yang diberangkatkan terdiri dari 10 atlet jenjang SD, 10 atlet jenjang SMP, serta 10 orang pelatih dan ofisial.


Para atlet akan bertanding pada lima cabang olahraga yang dipertandingkan dalam O2SN tingkat provinsi, yaitu atletik, pencak silat, renang, panjat tebing, dan bulu tangkis. Seluruh atlet merupakan hasil seleksi dari para juara O2SN tingkat Kabupaten Padang Pariaman yang telah dilaksanakan pada Mei lalu.


“Mereka telah melalui tahapan seleksi dan pelatihan. Kami berharap seluruh atlet mampu menampilkan performa terbaik dan membawa pulang prestasi yang mengecewakan bagi Kabupaten Padang Pariaman,” kata Hendri.



Keikutsertaan Padang Pariaman dalam O2SN tidak hanya berorientasi pada perolehan medali, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pelatihan olahraga usia dini yang berkelanjutan. Melalui ajang ini, pemerintah daerah berharap lahir generasi atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional.


Pelepasan kontingen berlangsung hangat dan penuh haru. Para orang tua, kepala sekolah, serta guru pendamping turut memberikan dukungan dan doa terbaik kepada para atlet sebelum bertolak menuju arena pertandingan.


Dengan semangat juang yang tinggi dan dukungan penuh dari pemerintah daerah, kontingen O2SN Padang Pariaman diharapkan mampu tampil maksimal serta mengukir prestasi gemilang untuk membawa harum nama Kabupaten Padang Pariaman di kancah olahraga pelajar Sumatera Barat. (rls kmf/len)

Padang Pariaman, Lintas MediaNews com– Kunjungan dan Tamu Istimewa Bupati Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka studi tiru terkait pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak.


Rombongan diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH, didampingi para asisten, staf ahli, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman di Rumah Dinas (Pendopo) Bupati Padang Pariaman, Jumat (19/6/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan Pilwana Serentak yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.


Menurutnya, Kabupaten Kampar dalam waktu dekat juga akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak. Oleh karena itu, pengalaman dan kesiapan Kabupaten Padang Pariaman, dinilai sangat penting sebagai acuan dalam menyusun tahapan pelaksanaan, regulasi, hingga penganggaran kegiatan tersebut.



Kami ingin mengetahui, secara langsung bagaimana pelaksanaan Pilwana Serentak di Kabupaten Padang Pariaman, mulai dari tahapan awal persiapan, pembentukan panitia, proses pencalonan, tahapan kampanye, hingga pelaksanaan pemungutan suara. Selain itu, kami juga ingin mempelajari pola penganggaran yang diterapkan sehingga pelaksanaan Pilwana dapat berjalan dengan baik, efektif, dan lancar,” ujar Ahmad Yuzar.


Ia menilai, Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu daerah yang memiliki pengalaman dan kesiapan yang baik dalam penyelenggaraan Pilwana Serentak, sehingga layak dijadikan referensi bagi daerah lain yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa maupun wali nagari secara serentak.


Prinsipnya, seluruh tahapan Pilwana harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari regulasi, penganggaran, pembentukan panitia, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pengamanan saat pemungutan suara. Semua proses harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata JKA.


Pada pertemuan tersebut, jajaran DPMD Kabupaten Padang Pariaman, turut memaparkan secara rinci tahapan pelaksanaan Pilwana Serentak, mulai dari penyusunan regulasi, pembentukan panitia pemilu di tingkat nagari dan kabupaten, mekanisme pencalonan, penetapan daftar pemilih, pelaksanaan kampanye, hingga persiapan pemungutan suara dan penghitungan suara.


Selain membahas aspek teknis penyelenggaraan, kedua pemerintah daerah juga berdiskusi mengenai skema pendanaan Pilwana, meliputi sumber pembiayaan, pengalokasian anggaran pada setiap tahapan, serta strategi efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan pesta demokrasi di tingkat pemerintahan nagari dan desa.


Pertemuan tersebut, berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kolaborasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antardaerah sekaligus menjadi sarana berbagi pengalaman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa dan nagari yang semakin baik, demokratis, partisipatif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Rls kmf/len)

 

‎Padang Pariaman– Lintas Media News, com. Suasana penuh haru, semangat, dan kebanggaan mewarnai Hall IKK Padang Pariaman saat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang diinisiasi Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) DPD Padang Pariaman menggelar **Lomba Kreativitas Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) se-Kabupaten Padang Pariaman**, Kamis (18/6/2026)



Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 tersebut diikuti oleh **78 peserta dari 13 Sekolah Luar Biasa (SLB)** se-Kabupaten Padang Pariaman. Para peserta menampilkan berbagai bakat dan kemampuan terbaik mereka melalui lomba **solo song, tari, dan pantomim**.


‎Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ketua GOW Kabupaten Padang Pariaman, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua KICI Kabupaten Padang Pariaman, penasehat GOW, para ketua organisasi wanita se-Kabupaten Padang Pariaman, pengurus GOW, dewan juri, serta kepala sekolah dan guru pendamping dari SLB se-Kabupaten Padang Pariaman.


‎Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bentuk nyata kepedulian dan komitmen pemerintah daerah bersama GOW dalam memberikan ruang yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berkembang dan menunjukkan potensinya.


anugerah yang sangat berharga bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. 


‎"Setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan yang layak, serta kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya," ujar Bupati.


‎Pada kesempatan itu, John Kenedy Azis mengaku bangga menyaksikan langsung berbagai penampilan yang ditunjukkan para peserta. 


‎“Tadi kita menyaksikan ada yang membaca Al-Qur’an dengan baik dan tajwid yang tepat. Ada pula yang bernyanyi dengan suara yang bagus dan berani tampil di hadapan banyak orang. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar yang harus terus kita dukung,” ungkapnya


Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pendidikan inklusif, Bupati juga menyampaikan rencananya untuk membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) yang lebih representatif dengan fasilitas yang lebih lengkap guna mendukung pengembangan potensi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Padang Pariaman.


‎Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Padang Pariaman, **Resty Yulandari Rahmat**, menyampaikan apresiasi kepada KICI Padang Pariaman yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. 


‎“Kegiatan ini tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama untuk memberikan ruang berkarya dan kesempatan tampil bagi anak-anak, khususnya anak berkebutuhan khusus. Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.


Setelah seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan solo song dan Pantomim yang memukau para hadirin, sebelum seluruh peserta mengikuti rangkaian perlombaan sesuai kategori yang dilombakan.


‎Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap dapat terus mendorong terwujudnya lingkungan yang ramah, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang seluruh anak tanpa terkecuali. Sebab, di balik setiap keterbatasan, tersimpan potensi dan prestasi yang dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah, bahkan bangsa.


‎(Rls cominfo Len)

 

PADANG PARIAMAN –Lintas Media Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis dengan cepat merespons laporan tokoh masyarakat serta pemberitaan media terkait aktivitas hiburan malam di salah satu kafe di kawasan Pasar Buah, Pasar Usang, Kecamatan Batang Anai.


Mendengar informasi tersebut, Bupati yang akrab disapa JKA itu langsung berkoordinasi dengan Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-Damkar) Kabupaten Padang Pariaman bersama pihak terkait berperan aktif turun ke lokasi guna melakukan penertiban pada Selasa (16/6/2026).


Langkah itu diambil setelah muncul pemberitaan mengenai aktivitas hiburan malam di sebuah kafe di kawasan Pasar Buah yang dilaporkan masih berlangsung hingga dini hari.


Dalam pemberitaan media online tersebut disebutkan bahwa pada Selasa sekitar pukul 04.14 WIB, lokasi itu masih ramai dengan alunan musik live dan hiburan bergaya diskotik. Sejumlah pengunjung terlihat menikmati suasana hiburan yang berlangsung hingga menjelang pagi.


Media tersebut juga menyoroti adanya dugaan pengunjung maupun pekerja yang masih berusia di bawah umur berada di lokasi hiburan tersebut. Dugaan itu dinilai perlu ditelusuri lebih lanjut oleh aparat berwenang untuk memastikan kebenarannya.


Menanggapi hal itu, JKA menegaskan bahwa apabila fakta di lapangan sesuai dengan informasi yang beredar, maka tindakan tegas harus segera diambil.


"Jika benar kenyataannya sesuai dengan berita tersebut, saya minta Kepala Dinas Satpol PP-Damkar segera mengambil tindakan karena telah melanggar Perda No.38 Tahun 2003 tentang Ketenteraman dan Ketertiban Umum serta Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang batas waktu hiburan malam yang hanya sampai pukul 23.30 WIB. Jika perlu, tutup permanen kafe tersebut," tegas JKA.


Menurut dia, pemerintah daerah tidak akan mentoleransi aktivitas usaha yang mengabaikan aturan yang telah ditetapkan, terlebih jika berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi ketenteraman masyarakat.


Sementara itu, Kepala Dinas Satpol PP-Damkar Kabupaten Padang Pariaman, Rifki Monrizal, mengatakan pihaknya selama ini telah beberapa kali melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap lokasi dimaksud.


"Kami memang sudah beberapa kali melakukan pemantauan dan pengawasan. Namun, karena belum menemukan bukti yang cukup, maka belum dilakukan penindakan atas dugaan pelanggaran ketenteraman dan ketertiban umum yang terjadi," kata Rifki saat dikonfirmasi.


Meski demikian, Rifki menegaskan bahwa jajarannya tidak berhenti melakukan pengawasan terhadap aktivitas di lokasi tersebut.


"Akan tetapi, kami selalu memantau dan mengawasinya setiap saat," ujarnya.


Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap seluruh pelaku usaha dapat mematuhi ketentuan yang berlaku, termasuk aturan mengenai jam operasional tempat hiburan. Kepatuhan terhadap regulasi dinilai penting untuk menjaga ketertiban umum serta menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat.(Rls/len)

 

PADANG PARIAMAN — Lintas media News Com. Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Padang Pariaman terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam Sumatera melakukan kunjungan kerja ke Padang Pariaman untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev), sekaligus meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur serta bantuan kemasyarakatan di wilayah terdampak bencana.


‎Tim supervisi Satgas PRR dipimpin Wakil II Pos Komando Satgas PRR, Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma (Pamen Mabesad), didampingi Anggota Pos Komando Analisis dan Evaluasi Satgas PRR Gatot Satria Wijaya, Analis Kebencanaan Ahli Madya Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, serta Anggota Pos Komando Data Satgas PRR Sertu Tri Wahyu Hadiyanto. Turut hadir unsur Kodim 0308/Pariaman dan Polres Pariaman.


Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di Pendopo Bupati, Kamis (11/6/2026), sebelum dilanjutkan dengan rapat koordinasi dan peninjauan lapangan.


‎Dalam pertemuan tersebut, Bupati John Kenedy Azis memaparkan kondisi terkini pascabanjir bandang yang melanda Padang Pariaman pada akhir 2024. Menurutnya, hingga kini dampak bencana masih terasa kuat, baik terhadap infrastruktur publik maupun perekonomian masyarakat.


‎"Banyak infrastruktur vital yang lumpuh, mulai dari jembatan putus hingga jalan rusak berat. Lahan pertanian warga juga tidak lagi bisa digarap akibat perubahan aliran sungai. Sejumlah fasilitas pendidikan rusak dan tidak dapat digunakan. Kondisi ini berdampak besar terhadap kehidupan dan perekonomian masyarakat," ungkapnya.



Bupati menegaskan, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi kebutuhan mendesak karena menyangkut keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat.


‎Ia bahkan menyoroti sebuah peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, ketika seorang warga nekat menyeberangi sungai menggunakan seutas tali akibat jembatan yang putus. Warga tersebut sempat hanyut terbawa arus setelah pegangan talinya terlepas, namun berhasil diselamatkan oleh masyarakat sekitar.


‎"Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keterlambatan pembangunan infrastruktur bukan hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa," tegas JKA.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap Satgas PRR dapat memasukkan sejumlah kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi ke dalam skala prioritas nasional agar pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.


‎Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, Kejaksaan, serta para pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam penanganan pascabencana.


‎Usai rapat di Pendopo Bupati, rombongan Satgas PRR bersama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang didampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun ke lapangan untuk meninjau sejumlah titik terdampak bencana.


Rombongan meninjau sejumlah titik strategis yang mengalami kerusakan akibat bencana, dimulai dari kawasan Asam Pulau untuk melihat dampak aliran sungai dan kondisi jalan penghubung menuju PLTA Singkarak yang terputus. Selanjutnya, tim bergerak menuju Tanah Taban guna meninjau lahan pertanian yang terdampak banjir dan memerlukan penanganan lanjutan agar dapat kembali produktif.


‎Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Jembatan Anduriang yang putus akibat bencana. Kerusakan jembatan tersebut tidak hanya mengganggu konektivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi, akses pendidikan, dan mobilitas warga sehari-hari. Saat ini masyarakat masih mengandalkan rakit sebagai sarana penyeberangan darurat untuk melintasi aliran Sungai Batang Anai.


‎Selain meninjau kondisi jembatan, rombongan juga melihat langsung dampak kerusakan terhadap lahan pertanian di sekitar kawasan tersebut serta kondisi aliran Sungai Batang Anai yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Kunjungan

 


Padang Pariaman Lintas Media News com  Agenda tahunan selalu menampilkan Apresiasi Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026 yang di selenggarakan di Hall IKK Padang Pariaman, pada Selasa (9/6/2026).


Duta Genre menjadi ajang apresiasi sekaligus pembinaan bagi generasi muda yang akan menjadi pelopor pembangunan karakter remaja di daerah.


‎Acara tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Padang Pariaman, Elfi Delita, yang mewakili Bupati Padang Pariaman, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Padang Pariaman Azwarman, Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat Mardalena Wati Yulia, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Sebelum mencapai malam puncak, proses seleksi Duta GenRe Kabupaten Padang Pariaman telah diikuti sebanyak 195 peserta dari berbagai sekolah menengah atas dan perguruan tinggi. Dari jumlah tersebut, terpilih 27 finalis terbaik yang terdiri dari 11 finalis putra dan 16 finalis putri untuk mengikuti tahapan penilaian akhir.


‎Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para Duta GenRe yang terpilih mampu menjadi teladan bagi generasi muda serta berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.


‎”Duta GenRe diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi teman-teman sebayanya. Mereka harus mampu menyampaikan edukasi positif kepada remaja agar terhindar dari berbagai perilaku berisiko serta mampu merencanakan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.




Pembangunan Setdakab Padang Pariaman, Elfi Delita, menyampaikan bahwa remaja merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Masa depan Indonesia, termasuk terwujudnya Generasi Emas 2045, sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.


‎”Remaja yang cerdas, sehat, berprestasi, dan berkarakter tidak lahir begitu saja, tetapi membutuhkan dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan,” ungkapnya.


‎Menurutnya, Program GenRe menjadi salah satu wadah strategis bagi remaja untuk belajar merencanakan masa depan, meningkatkan kapasitas diri, serta mengembangkan kepemimpinan dan keterampilan sosial.


‎”Melalui Program GenRe, para remaja tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga didorong untuk menjadi pelopor dan teladan bagi teman sebaya dalam menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan masing-masing,” tambahnya


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama BKKBN berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan, memiliki karakter kuat, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan pembangunan daerah dan cita-cita Indonesia Emas 2045.( rls/len)

 


Padang Pariaman Lintas Media News com

 Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, paska percepatan  pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana hidrometeorologi melalui program Optimasi Lahan (Oplah) dan Rehabilitasi Lahan Sawah dengan dukungan dari Kementerian Pertanian RI.

Tugas dan tanggung jawab Pemkab Padang Pariaman menomer sataukan kepentingan masyarakat seperti yang disampaikan oleh 

pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Padang Pariaman, Hendra Aswara, mengatakan kehadiran Menteri Pertanian menjadi momentum strategis dalam mendorong percepatan pemulihan produksi pangan masyarakat pascabencana banjir.

“Ini menjadi angin segar bagi daerah. Kami menargetkan penyelesaian program ini dalam waktu satu bulan, bahkan diupayakan bisa dipercepat menjadi dua minggu,” ujar Hendra dalam keterangan kepada wartawan, Kamis (16/4/2026).

Ia menegaskan, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis berkomitmen mengawal penuh penyaluran bantuan agar tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi petani.

Pertanian mengalokasikan bantuan untuk lahan dengan kategori rusak ringan melalui program Optimasi Lahan, serta rehabilitasi untuk lahan dengan tingkat kerusakan sedang.

Untuk program Oplah, pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp2,45 miliar guna menangani lahan seluas 446 hektare, dengan biaya Rp5,5 juta per hektare yang mencakup perbaikan lahan, irigasi, dan pengolahan tanah. Hingga 15 April 2026, progres fisik telah mencapai 70 persen atau sekitar 324 hektare, dengan realisasi anggaran Rp1,64 miliar.

Sementara itu, program rehabilitasi lahan sawah kategori rusak sedang juga mulai berjalan. Kabupaten Padang Pariaman memperoleh tambahan alokasi seluas 198 hektare melalui revisi DIPA pada Februari 2026, dengan total anggaran mencapai Rp2,85 miliar.

Penyaluran tahap awal telah dilakukan sejak 8 April 2026 langsung ke rekening kelompok tani, dengan realisasi sebesar Rp1,98 miliar untuk 17 kelompok tani. Untuk menjamin kualitas pekerjaan, kontrak dengan konsultan pengawas mulai diberlakukan sejak 15 April 2026.

Seluruh kegiatan menggunakan skema dana APBN melalui mekanisme Tugas Pembantuan, di mana dana disalurkan langsung dari kas negara ke rekening kelompok tani melalui sistem SP2D. Pelaksanaan di lapangan dilakukan secara swakelola oleh kelompok tani guna memastikan efektivitas dan ketepatan sasaran.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mengawal percepatan program agar seluruh lahan terdampak dapat kembali produktif sesuai target.

Sekretaris Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Padang Pariaman, Irawati Febriani, mengatakan percepatan pemulihan langsung dilakukan pascakunjungan Menteri Pertanian dengan mengoptimalkan penggunaan alat berat.

Kami meminta kelompok tani menambah armada alat berat. Saat ini telah dioperasikan dua unit ekskavator dan satu dozer, dan akan segera ditambah,” ujarnya.

Menurut Irawati, metode pemulihan disesuaikan dengan tingkat kerusakan lahan. Untuk lahan dengan sedimentasi ringan, pengerjaan dilakukan secara manual dengan melibatkan masyarakat setempat.

“Selain mempercepat pemulihan, keterlibatan masyarakat juga memberikan dampak ekonomi langsung,” katanya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, total lahan yang ditangani di Korong Tanah Taban mencapai 20,33 hektare. Sekitar 8 hektare dikerjakan melalui skema 100 Hari Orang Kerja (HOK), sementara sisanya ditangani menggunakan alat berat.

Meski target penyelesaian dari Kementerian Pertanian ditetapkan satu bulan, pemerintah daerah optimistis pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat.

“Kami optimistis, dengan penambahan alat berat dan optimalisasi tenaga kerja, pekerjaan ini bisa rampung dalam dua minggu,” tegas Irawati.

Dengan adanya sinergi antara pemerintah pusat dan Daerah, diharapkan dapat mewujudkan pemiuihan lahan pertanian tertimpa lonsor beberapa bulan yang lalu

cepat normal kembali, dan lahan bisa produktivitas kembali. **

 

Padang Pariaman, Lintas Media News,com.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman dari Fraksi Gerindra periode 2024–2029, H. Asmar (H. Lambau).

Ungkapan duka tersebut disampaikan dalam prosesi pelepasan jenazah yang berlangsung di Nagari Sikucur, Kamis (9/4/2026), yang dihadiri oleh unsur pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum.

Mewakili Bupati Padang Pariaman, Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah Hendra Aswara dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepergian almarhum merupakan kehilangan besar, tidak hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi pemerintah daerah dan masyarakat luas.

“Almarhum adalah sosok yang kami hormati, dikenal sebagai pribadi yang baik, bersahaja, serta memiliki pergaulan yang luas. Kepedulian beliau terhadap kampung halaman dan berbagai persoalan sosial kemasyarakatan sangat tinggi dan tulus,” ujar Hendra Aswara.

Ia juga menambahkan, semasa hidupnya almarhum telah menunjukkan dedikasi, integritas, dan tanggung jawab yang tinggi dalam menjalankan amanah sebagai wakil rakyat. Berbagai pemikiran, tenaga, dan pengabdian telah beliau curahkan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman.

Sebagai bentuk penghormatan terakhir, turut hadir Ketua serta Unsur Pimpinan DPRD Padang Pariaman dan unsur Forkopimda, anggota DPRD, kepala perangkat daerah, serta tokoh masyarakat yang ikut mengantarkan kepergian almarhum. Kehadiran para pelayat menjadi bukti nyata penghargaan dan rasa kehilangan atas sosok almarhum di tengah masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, lanjutnya, menyampaikan penghormatan setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih atas jasa dan pengabdian almarhum selama ini.

Prosesi pelepasan jenazah berlangsung dengan khidmat dan penuh haru, diiringi doa dari para pelayat yang hadir.(kominfo

Len)

 


Padang Pariaman —Lintas Media News, com.      

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menegaskan pentingnya integritas, disiplin, dan komitmen pelayanan publik kepada masyarakat saat melantik dan mengambil sumpah 54 aparatur sipil negara (ASN), Kamis (9/4/2026).

Dalam arahannya, Bupati menekankan bahwa menjadi Pegawai Negeri Sipil bukan sekadar memperoleh status, melainkan amanah besar sebagai pelayan masyarakat, abdi negara, dan abdi pemerintah.

“ASN harus bekerja dengan penuh integritas, disiplin, tanggung jawab, serta dedikasi yang tinggi. Ini bukan hanya soal jabatan, tetapi tentang pengabdian,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sumpah jabatan yang diucapkan merupakan janji suci yang tidak hanya disaksikan oleh para hadirin, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Esa, sehingga harus dijalankan dengan penuh kejujuran dan profesionalitas.

Bupati menyampaikan empat pesan utama kepada para ASN yang baru dilantik. Pertama, menjaga integritas dan tidak menyalahgunakan kewenangan. Kedua, meningkatkan disiplin dan etos kerja sebagai contoh bagi masyarakat. Ketiga, terus mengembangkan kompetensi diri agar mampu menghadapi tantangan birokrasi yang semakin kompleks. Keempat, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ingat, kita hadir untuk melayani, bukan untuk dilayani,” ujarnya menegaskan.

Secara khusus, kepada pejabat fungsional Pengawas Penyelenggaraan Urusan Pemerintah Daerah (P2UPD) yang baru dilantik, Bupati menekankan pentingnya menjalankan fungsi pengawasan secara profesional, objektif, dan berintegritas guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman untuk memperkuat semangat kebersamaan dan profesionalitas dalam mendukung pembangunan daerah.

“Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kinerja ASN. Mari bekerja dengan komitmen dan tanggung jawab untuk memberikan 

Keberhasilan pembangunan sangat ditentukan oleh kinerja ASN. Mari bekerja dengan komitmen dan tanggung jawab untuk memberikan pelayanan publik yang berkualitas,” tutupnya.(kominfo/len)

 

PADANG PARIAMAN - Lintas Media News, com

Menteri Hukum Republik Indonesia, Supratman Andi Agtas, menegaskan komitmen pemerintah dalam memperluas akses keadilan bagi masyarakat hingga ke tingkat nagari/desa melalui pembentukan Pos Bantuan Hukum (Posbankum).

Pernyataan tersebut disampaikan usai peresmian 1.265 Posbankum di Padang pada Senin (30/3), yang dilanjutkan dengan kunjungan ke rumah dinas Bupati Padang Pariaman di Kota Pariaman, Selasa (31/3). Dalam kunjungan itu, Supratman didampingi Pelaksana Tugas Kepala Kanwil Kemenkum Sumbar, Alpius Sarumaha, dan disambut langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, beserta jajaran OPD.

Supratman menekankan bahwa kehadiran Posbankum merupakan langkah strategis untuk mengatasi kendala akses keadilan, khususnya bagi masyarakat lapisan bawah.

Selama ini akses keadilan bagi masyarakat masih menjadi tantangan. Dengan Posbankum, masyarakat bisa mendapatkan layanan konsultasi hukum, mediasi, hingga rujukan bantuan hukum secara gratis,” ujar Supratman.

Ia mengungkapkan, capaian pembentukan Posbankum di Sumatera Barat telah mencapai 100 persen di seluruh nagari, desa dan kelurahan, termasuk di wilayah Kabupaten Padang Pariaman. Menurutnya, keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan pemerintah daerah.

“Tanpa dukungan Pak Bupati, tidak mungkin Posbankum bisa terbentuk secara menyeluruh di Padang Pariaman,” tambahnya.

Mediasi dan Restorative Justice Jadi Fokus

Dalam implementasinya, Posbankum akan menangani berbagai persoalan hukum masyarakat. Untuk perkara pidana ringan, pendekatan restorative justice akan diutamakan dengan melibatkan aparat desa seperti Babinkamtibmas dan Babinsa.

Sementara untuk perkara perdata, Posbankum akan memfasilitasi mediasi sengketa, mulai dari konflik batas lahan, perselisihan antarwarga, hingga sengketa warisan.

Kita ingin Posbankum menjadi solusi efektif agar persoalan hukum bisa diselesaikan tanpa menimbulkan konflik berkepanjangan di masyarakat,” jelas Supratman.

Peran Kepala Desa dan Wali Nagari Diperkuat

Supratman juga menyoroti pentingnya peran kepala desa atau wali nagari sebagai ujung tombak penyelesaian masalah hukum di tingkat lokal. Menurutnya, selama ini peran tersebut sudah berjalan, namun belum terlembagakan dengan baik.

“Sekarang kita angkat, kita lembagakan, dan kita dokumentasikan. Ke depan, semua proses penyelesaian kasus akan tercatat secara sistematis,” katanya.

Kementerian Hukum, lanjutnya, tengah menyiapkan sistem super apps untuk memantau kinerja Posbankum, termasuk jumlah kasus yang ditangani, proses mediasi, hingga hasil penyelesaian.

Bantuan Hukum Gratis Disiapkan

Jika mediasi tidak berhasil, masyarakat tetap dapat memperoleh bantuan hukum gratis melalui 16 organisasi bantuan hukum yang didanai APBN di wilayah Sumatera Barat.

“Negara hadir memastikan masyarakat tetap mendapatkan pendampingan hukum tanpa biaya,” tegas Supratman.

Ia optimistis implementasi Posbankum di Padang Pariaman akan berjalan efektif, mengingat latar belakang hukum yang dimiliki Bupati John Kenedy Azis.

“Beliau Sarjana Hukum dan pernah menjadi praktisi. Ini tentu menjadi kekuatan besar dalam mendorong optimalisasi Posbankum,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap literasi hukum masyarakat meningkat dan penyelesaian konflik dapat dilakukan secara damai, cepat, dan berkeadilan hingga ke tingkat desa.(Kmfo/len)

 

PADANG PARIAMAN — Lintas Media News Com  

Hari kedua berlangsungnya Alek  Pacu Kuda di  Duku Banyak, Balah Aia, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, kehadiran artis minang. kembali di banjiri pengunjung  pada Minggu (29/3/2026).

 Setelah kemeriahan hari pertama yang juga di hadiri aktor papan atas Jefri Nichol, suasana justru kian memuncak. Lautan manusia memadati arena, diiringi teriakan histeris para pengunjung yang tak henti-hentinya menyebut nama sang idola, Fauzana.

Sejak siang hari, ribuan pasang mata telah tertuju ke lintasan pacu. Race demi race berlangsung sengit, menghadirkan ketegangan sekaligus hiburan bagi masyarakat. Namun, puncak kemeriahan benar-benar pecah saat panggung hiburan dibuka dan penampilan memukau dari Fauzana mengisi arena.

Begitu tiba di lokasi, Fauzana langsung disambut gemuruh penonton. Teriakan “Fauzana… Fauzana!” menggema, menciptakan atmosfer penuh energi yang membalut seluruh kawasan gelanggang. Penampilannya yang atraktif sukses membuat penonton larut dalam suasana, bernyanyi dan bergoyang bersama.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas suksesnya penyelenggaraan event tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari panitia, sponsor, komunitas, hingga masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh.

Alhamdulillah, tidak ada kendala berarti. Yang kita rasakan hari ini adalah kemeriahan luar biasa. Ini kita persembahkan untuk masyarakat Padang Pariaman, baik di ranah maupun di rantau,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pacu Kuda 2026 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga wadah pelestarian budaya yang dikemas dengan hiburan berkualitas.

“Event ini kita hadirkan sebagai perpaduan olahraga tradisional, budaya, dan hiburan untuk masyarakat,” tambahnya.

Euforia penonton juga dirasakan langsung oleh Ratna, salah seorang pengunjung yang mengaku sangat bahagia bisa menyaksikan penampilan idolanya secara langsung.

“Senang sekali, akhirnya bisa lihat langsung Fauzana. Apalagi lagu ‘Ciinan’ yang selama ini sering saya dengar,” ungkapnya dengan wajah sumringah.

Kemeriahan yang tercipta di gelanggang Pacu Kuda Duku Banyak hari itu menjadi bukti bahwa event Pacu Kuda Padang Pariaman 2026 tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, tetapi juga mampu menghadirkan hiburan spektakuler yang membekas di hati masyarakat. Riuh tepuk tangan, sorak sorai, dan histeria penonton seolah menjadi penutup sempurna dari perhelatan akbar yang sarat semangat kebersamaan tersebut.(kominfo/len)

 


PADANG PARIAMAN, Lintas Media Newscom 

Meski menghadapi tekanan efisiensi anggaran, terutama pada sektor infrastruktur, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tetap mampu menjaga ritme pembangunan selama satu tahun kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat.

Hal tersebut disampaikan Bupati John Kenedy Azis saat memaparkan capaian satu tahun kepemimpinan JKA–Rahmat di hadapan berbagai elemen masyarakat di Rumah Dinas Bupati, Senin (2/3/2026).

Acara tersebut dihadiri unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, tokoh masyarakat, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, organisasi kemasyarakatan, serta unsur pemuda.

Dalam pemaparannya, Bupati menjelaskan bahwa meskipun ruang fiskal daerah cukup terbatas, pemerintah daerah tetap berupaya menggerakkan pembangunan, khususnya pada sektor infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Walaupun di tengah keterbatasan anggaran, kita tetap berusaha menjaga agar pembangunan terus berjalan. Pemerintah daerah tidak berhenti bekerja untuk kepentingan masyarakat,” ujar John Kenedy Azis.

Beberapa capaian pembangunan infrastruktur yang berhasil direalisasikan selama satu tahun terakhir di antaranya pembangunan jalan sepanjang 7.909 meter serta rehabilitasi jalan sepanjang 1.020 meter. Selain itu, juga dilakukan pemeliharaan rutin jalan sepanjang 326,9 kilometer guna menjaga kualitas dan kelayakan akses transportasi masyarakat.

Pemerintah daerah juga berhasil membangun enam unit jembatan baru serta merehabilitasi enam unit jembatan lainnya untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Sementara itu, pembangunan penguatan tebing sepanjang 87,30 meter dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kerusakan lingkungan dan bencana.

Di sektor pengelolaan sumber daya air, pemerintah daerah membangun jaringan irigasi permukaan sepanjang 476,7 meter serta melaksanakan operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi sepanjang 24.661 meter guna mendukung sektor pertanian masyarakat.

Selain itu, pemerintah daerah juga membangun tujuh unit Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik (SPALD) terpusat skala permukiman sebagai upaya meningkatkan kualitas sanitasi dan kesehatan lingkungan masyarakat.

Meski demikian, Bupati bersama Wakil Bupati juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat apabila dalam satu tahun kepemimpinan mereka masih belum banyak pembangunan fisik yang dapat diwujudkan.

“Kami menyadari bahwa dalam satu tahun ini mungkin belum banyak pembangunan fisik yang dapat dirasakan masyarakat. Untuk itu kami mohon maaf. Namun kami memastikan bahwa pemerintah daerah terus bekerja dan berupaya semaksimal mungkin untuk mendorong pembangunan ke depan,” ungkapnya.

Ia menegaskan bahwa keterbatasan anggaran tidak menjadi alasan untuk berhenti bekerja, melainkan menjadi tantangan bagi pemerintah daerah untuk tetap kreatif dan fokus dalam menjalankan program pembangunan yang berdampak langsung bagi masyarakat.(kominfo/len)

 


Nagari Sicincin, Pd Pariaman - Lintas Media News.Com

Lah lamo indak basuo" Itu lah sapaan Muhadek Salman,  ek pensiyunan sekwan kala itu menyambut kedatangan rombongan Tim 5  Safari Ramadhan   Pemerintahan Kabupaten Padang Pariaman  Sumatera Barat  tiba pada Selasa malam (24/02/2926) 

Dihapan jemaah taraweh Muhadek Salman banga dan berucap terimakasih atas kunjungan perdana dan bantuan sebanyak Rp 15 juta, uang tunai telah kami terima melalui rekening mushala, bisa digu nakan kelanjutkan pembagunan yang masih terbengkalai, ketek telapak tangan jo nyiru dutampuagkan katanya (ungkapnya dalam bahasa minang, ) beliau juga menitipkan salam dan ucapan terimakasih pada kepala daerah Jon Kenesi Aziz ungkapnya. 

Hal senada juga disampaikan oleh Ardinal Camat 2x11 Anam Lingkung, mengaturkan terimakasih atas kunjungan serta bantuan tersebut, dan perlu di informasikan kepada  masyarakat yang berjualan makanan siap saji di siang hari, jangan mencolok mata orang bayak. Mari sama-sama kita menghargai masyarakat yang melaksakan ibadah puasa di bulan suci ramadhan. 

Selain itu juga perlu pula  masyarakat untuk nengetahui bahwa sekarang sedang maraknya maling curan mor, mari kita menghidupkan siskamling secara bergantian,  setidaknya ada yang berjaga- jaga mengantisipasi terhindarnya kemungkinan tersebut. 

 Untuk  yang memiliki kendaraan pastikan terketak ditempat yang aman, jaga kondisi rumah, kompor gas diperhatikan dengan baik jika akan meninggalkan rumah, agar terhindar hal yang tidak kita inginkan sebab bisa menimbilkan merugian himbaunya. 

Suasana peserta taraweh relijius rame di mushala penuh kebersamaan, kedatangan rombonganTSR 5 di ketua oleh Damdim 0308 Pariaman, di dampingi Dinas perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi Dan Usaha Kecil Menengah. Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan, Bagian Pengadaan Barang dan Jasa, Tim media dan jajaran anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman yang tergabung dalam tim ini. 

Tuan rumah camat  2x11 Anam Lingkung, Kepala Kantor Urusan agama, Wali Nagari Sicincin hadir menunggu kedatangan Tin 5 TSR di lokasi

Mewakili ketua tim 5, Kepala Dianas Peternakan dan Kesehatan Hewan, H. Raflis Efendi memaparkan tiga program unggulan yang di Dinas yang beliau pimpin :

- Tentang kesehatan Mulut dan Kuku 

   Hewan yang seeing di alami hewan 

   peliharaan 

- Pemberian faksin terhadap hewan yang

  terjangkit pada musim tertentu. 

- Memberikan penyuluhan pada kader 

  ada di setiap pemerintahan Desa dan 

  Nagari, terutama yang berada di  

  Kabupaten Padang Pariaman. 

Beliau juga menyampaikan sambutan Bupati melalui Tim safari ramdhan, safari ramadhan mempunyai makna yang sangat pendalam, disaming usaha silaturahmi, pemerintah dan rakyat juga  sekaligus upaya mensosialisasikan Program-program pemerintahan dan pembangunan daerah, baik yang sedang, sudah dan yang akan dilaksanakan. 

Terlaksananya kegiatan ibadah bulan suci ramadhan dibentuk tim safari yang akan mengunjungi 30 mesjid, surau dan mushala di Padang Pariaman. 

Ada pun rumusan misi pembangunan Padang Pariaman, mengujutkan tata kelola pemerintahan yang berkwalitas dan berintekgrites. 

Menciptakan SDM yang berkwalitaa dan berdaya saing. 

Mewuujudkan Pembangunan Ekonomi yang ingkusif, maju dan merata. 

Me2ujudkan Imfrastruktur yang berkwakitas dan berkelanjutan. 

Mewujudkan Kehidupan Sosial yang Rejilius, Harmonis dan Berbudaya terangnya. (Len)

 


Padang Pariaman Lintas Media News com 

Agenda tahunan di bulan suci Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan yang dilaksanakan di seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.

Kedatangan Wakil Gubernur beserta rombongan disambut hangat oleh Bupati Padang Pariaman, padal Sabtu  (21/02/2026),  Bupati John Kenedy Azis, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Penyambutan tersebut menjadi simbol sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam membangun daerah.

Kedatangan Wakil Gubernur beserta rombongan disambut hangat oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Penyambutan tersebut menjadi simbol sinergi dan kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten dalam membangun daerah.

Dalam rangkaian kunjungannya, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy melaksanakan sejumlah agenda, di antaranya bedah rumah di Nagari Manggopoh Ujung, Kecamatan Ulakan Tapakis, sebagai wujud kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan hunian layak. Selanjutnya, rombongan menyerahkan bantuan kepada Masjid Raya Tapakis guna mendukung kegiatan ibadah dan keagamaan selama bulan suci Ramadan.

Agenda kemudian dilanjutkan dengan kunjungan ke Pasar Pabukoan di Nagari Kampuang Gapalapuang Ulakan, Kecamatan Tapakis. Di lokasi tersebut, Wakil Gubernur meninjau langsung aktivitas para pedagang takjil serta perputaran ekonomi masyarakat yang meningkat selama Ramadan. Kegiatan Safari Ramadan di Padang Pariaman ditutup dengan kunjungan dan silaturahmi di Masjid Raya Sunur, Nagari Sunua Tengah, Kecamatan Nan Sabaris.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Vasko Ruseimy menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi dengan masyarakat Padang Pariaman. Ia menegaskan bahwa Safari Ramadan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.

Alhamdulillah, hari ini kita berkunjung di beberapa titik di Kabupaten Padang Pariaman. Pada prinsipnya, Safari Ramadan kali ini kita ingin merajut tali silaturahmi dengan masyarakat, bertemu langsung, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan mudah-mudahan kedekatan antara masyarakat dengan para pemimpinnya bisa lebih erat dan berkesinambungan,” ujarnya.

Ia juga berharap Ramadan tahun ini menjadi momentum peningkatan kualitas ibadah, khususnya bagi generasi muda. “Semoga Ramadan kali ini menjadi Ramadan yang luar biasa, dengan amalan yang lebih baik dari tahun sebelumnya, dan seluruh amal ibadah kita diterima oleh Allah SWT serta dilipatgandakan pahalanya,” tambahnya.


Pada kesempatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga menyerahkan sejumlah bantuan di Masjid Raya Sunur. Bantuan tersebut meliputi hibah Safari Ramadan Tahun 1447 H/2026 M sebesar Rp50.000.000. Selain itu, melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank Nagari diserahkan bantuan sebesar Rp10.000.000 untuk masjid/musholla. Tak hanya itu, program kemanusiaan dari Badan Amil Zakat Nasional Provinsi Sumatera Barat juga menyalurkan bantuan sebesar Rp3.000.000 kepada masing-masing dua orang petugas masjid sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas kunjungan dan perhatian yang diberikan kepada masyarakat Padang Pariaman. Ia berharap Safari Ramadan ini menjadi ruang komunikasi yang efektif antara pemerintah dan masyarakat.

Melalui kegiatan ini, masyarakat dapat bertemu langsung dengan pimpinan daerah, menyampaikan aspirasi, sekaligus mempererat tali silaturahmi di bulan suci yang penuh berkah,” ungkapnya.

Melalui Safari Ramadan ini, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kembali menegaskan komitmennya untuk hadir di tengah masyarakat dengan program nyata yang menyentuh langsung kebutuhan warga, memperkuat sinergi antarpemerintah daerah, serta mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan di Rana

 


Tahapan Awal Dalam Proses Audit Untuk Memastikan Pengelolaan Keuangan Daerah Berjalan Akuntabel, Transparan Sesuai Peraturan


Padang Pariaman, Lintas Media News. com

 Kepala Pemerintah Daerah Kabupaten Pariaman, Bupati John Kenedy Azis, menerima kunjungan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam rangka Entry Briefing Pemeriksaan Pendahuluan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, di Ruang Rapat Bupati, Kamis (12/02/2026).

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Inspektur Kabupaten Padang Pariaman, Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sekretaris BPBD, Sekretaris Inspektorat, Kepala Bidang BPBD, Kepala Bagian Perekonomian, serta Sekretaris DPRD.

Entry briefing pemeriksaan pendahuluan LKPD Tahun 2025 ini, merupakan tahapan awal dalam proses audit untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan akuntabel, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan ini, juga menjadi ruang koordinasi dan penyamaan persepsi antara BPK RI dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Adapun fokus pemeriksaan meliputi pertanggungjawaban belanja daerah Tahun Anggaran 2025, termasuk belanja barang dan jasa, subsidi, serta belanja modal. Pemeriksaan ini bertujuan menunjang peningkatan mutu pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan kepatuhan dalam penggunaan anggaran.Dalam kesempatan tersebut, Mewakili Kepala BPK Perwakilan Sumatera Barat, Pengendali Teknis Yunaldi menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan untuk meminta izin kepada Bupati Padang Pariaman guna melaksanakan pemeriksaan pendahuluan LKPD Tahun 2025.

Adapun susunan tim pemeriksa tersebut, adalah Sudarminto Eko Putra sebagai Penanggung Jawab, Nelson Humiras Halomoan Siregar sebagai Wakil Penanggung Jawab, Yunaldi sebagai Pengendali Teknis, Nur Azani sebagai Ketua Tim, serta Fajar Wahyudi, Dwitri Desvira, M. Syauqi Habib, dan Cici Annike Wulan sebagai anggota tim.

Menanggapi hal tersebut, Bupati John Kenedy Azis menyambut hangat kedatangan Tim BPK RI dan menyampaikan bahwa pemeriksaan ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi dalam rangka perbaikan dan peningkatan tata kelola keuangan daerah.

Saya minta dukungan dan kerja sama seluruh pihak, agar pemeriksaan ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.( rls/len)

 


Padang Pariaman Sicincin Lintas Media News. Com

Kepala Cabang Dinas Pendidikan  Dan Kebudayaan (Kacapdin) Kabupaten Padang Pariaman Yul Ardi SPd. MM Resmikan Lima Inovasi Baru di SMA N 1, 2x11 Enam Lingkung, dalam KabupatenPadang Pariaman. 

Kehadiran Kacapdin sangat mensuport dan mengapresiasi kepiayawan kepala sekolah Drs. Edi Tyawarman MM. dalam memajukan mutu pendidikan SMA ini, yang labih lazim di sebut SMA N 1 Sicincin. 

 Keistimewaan tersendiri bagi Kepala Sekolah   Edi Tyawarman,  lonching dan terbitkan lima inivasi baru sekali gus, semua terlaksana berkat kerja sama kami dengan seluruh perangkat sekolah, mulai dari majelis guru pegawai Tata Usaha samua  peserta didik, komite mendukung peran positif, serta security siap melayani dan menyapa paratami yyhendak berkunjung. 

Tangan dingin  Drs. Edi Tyawarman MM. menjadikan  sekolah ini peraih penghargaan ADIWIYARTA Peringkat 2  Se SMA Tibgkat  Sumatera Barat di Tahun 2025 yang lalu.

Piagam Penghaan di serahkan oleh wakil Gubenur, dan   disaksikan oleh Kejati Sumatera Barat, selain itu kepala sekolah dengan tangan terbuka merpersilahkan sekolah lain bisa menjadikan sekolah  ini  tempat study tiru dari segala aspek apapun yang kami miliki ulasnya

 Hari ini Lonching Empat  inivasi baru berupa Wc Percocontohan, Lapangan Catur,  Denah Sekolah, Rumah Penyimpanan Sampah, akses lancarnya sarana air, untuk penyiraman taman bunga sekeliling sekolah, Kacapdin Yul Ardi bubuhkan tanda tangan di selogan yang bertulisan Lonching enpat inivasi yang terpasang rapi  pada dinding ruang serba serbi sekolah. 

Satu persatu Kepala sekolah Edi Tiawarman tunjukan sarana baru sembari memperkenalkan  mulai dari lapangan catur dengan mejanya, hal ini disarankan oleh kacapdin agar sarananya meja catur di perbayak, bila sewaktu-waktu bisa di adakan lomba catur untuk memacu ketangkasan pola pikir anak tambah Kacabdin. 

Menuju akses denah sekolah yang dilengkapi dengan panah dan arah tujuan selalu terakses dengan rapi nengikuti lorong sesuai panduan denah yang terpasang. 

Melanjut kan perjalanan menuju wc percontohan semua dilengkapi fasilitas air bersih, pemasangan  pipa air di dinding luar  bahagian Wc Cukup panjang untuk menyiram bunga di sekitar lokasi yang agak jauh dapat terjangkau. pada jumat 23/01 menujuk kearah air yang dialiri pipa. 

 Di sertai rumah penyimpanan sampah ada dua tempat, bahagian paling pojok  ujung sekolah ada ruangan sampah kering untuk darul ulang, dan satu lagi menyimpanan sampah organik yang bisa dijadikan kompos, bermanfaat untuk pupuk tanaman hias di sekitar sekolah. 

Kearah yang sejalur peninjauan,  Kacabdin, Kepala sekolah, guru dan pelajar menghantar  menuju kearah barat bahagian sekolah, terdapat taman, kolam ikan,  kantin sekolah,   dan tempat ruangan baca, sungguh suasana yg menabjukan,  nyaman duduk  pada  jam istirahat tiba

Tidak luput dari perhatian, Kacapdin Yul Ardi,  juga tunjuk  parkiran motor, agar direnovasi  pintu keluar parkir yang mentok ke diding taman, dibuka akses baru kusus tempat keluar kendaraan dan penataan yang fleksibel,  sehingga nyaman bila keluar masuk motor tidak terganggu pada waktu yang tidak ditentukan usulnyausulnya. 

Perjalanan lpanjang mengelilingi  lingkungan sekolah juga membuat kita cukup terkesima, karena

SMA N 1 SiCincin ini punya perkarangan  luas, siapa sangka perkarangan sekolah ini punya luas 1,5 hektar, 

Kehadiran kacapdin sangat mensuport kemajuan sekolah ini, dan mengapresiasi kepiayan Kepala Sekolah Edi Tiawarman dalam memajukan mutu sekolah dan pendidikan SMA N 2x11 Enam Lingkung ini. 

Si tempat terpisah, ,diruangan kerjanya Drs. Edi Tyawarman MM, dengan media berucap terimakasih kepada keluarga besar SMA ini semua keberhasilan yang didapat adalah hasil kerja sama kita semua, sehingga kita bisa meraih Peringkat terbaik Se Sumatera Barat, Alhamdulilah  peserta didik sagat menjunjung tinggi harkat, martabat, dan berbudaya dalam segala aspek pendidikan

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.