Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

pasamanbarat.lintasmedianews.com

Polres Pasaman Barat menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas) di halaman Mapolres setempat, Rabu (15/4/2026). 

Personel yang dilibatkan dalam latihan Dalmas tersebut sebanyak 120 orang, yang terdiri dari tim Negosiator, dalmas awal dan dalmas lanjutan serta tenaga Kesehatan lapangan.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kabag SDM Polres Pasaman Barat Kompol Tarpi Niswar selaku koordinator mengatakan bahwa kegiatan latihan dalmas ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan, profesionalisme dan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi unjuk rasa hingga kerusuhan.

Latihan ini juga berfungsi sebagai penyegaran dan pengingat kembali materi yang telah diterima personel saat pendidikan. “Hal ini penting kita lakukan guna memastikan keterampilan dan pengetahuan mereka dalam pengendalian massa tetap terasah dan sesuai dengan prosedur operasional standar yang berlaku,” ujar Kompol Tarpi Niswar.

Kabag SDM melanjutkan, fokus kegiatan adalah penguatan formasi dalmas awal dan lanjutan, penggunaan perlengkapan dalmas secara tepat, serta simulasi skenario pengamanan unjuk rasa dengan pendekatan humanis dan terukur.

Latihan ini penting untuk memastikan bahwa personel Polres Pasaman Barat siap menghadapi situasi yang membutuhkan pengendalian massa, sekaligus menjunjung tinggi prinsip-prinsip hak asasi manusia dalam menyampaikan pendapat di muka umum. 

“Dengan latihan yang intensif, diharapkan personel kita dapat bertindak profesional, proporsional, dan efektif dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat agar tidak menjurus ke tindakan yang anarkis,” lanjutnya.

Kabag SDM menegaskan bahwa latihan dalmas ini bukan hanya sekadar kesiapan fisik, tetapi juga penguatan mental dan respons personel terhadap dinamika di lapangan. 

“Latihan ini juga bertujuan untuk memastikan seluruh personel mampu bertindak cepat, tepat, dan profesional dalam menghadapi situasi kerumunan massa. Pendekatan humanis tetap menjadi prinsip utama kami, sesuai dengan kebijakan Polri yang Presisi,” tegasnya.

Personel Polres Pasaman Barat juga dilatih untuk mampu membedakan pendekatan yang digunakan dalam setiap situasi, termasuk menjalin komunikasi yang efektif dengan koordinator aksi agar situasi dapat dikendalikan. 

Kompol Tarpi menambahkan bahwa, latihan Dalmas akan terus dilakukan secara berkala agar setiap personel tetap siap menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan. “Dengan latihan rutin seperti ini, kami harapkan respons anggota dilapangan akan semakin sigap, namun tetap mengedepankan sikap santun dan profesional,” pungkasnya. (HumasResPasbar)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 15 April 2026 — Mulyadi Syafi’i tak kuasa menahan haru saat menerima kunci rumah yang diserahkan langsung kepadanya, Rabu (15/4), di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Momen itu menandai berakhirnya 15 tahun kehidupan keluarganya di pondok sawah yang tidak layak huni.

Bantuan rumah tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT Semen Padang yang disalurkan melalui Forum Nagari Kelurahan Limau Manis. Kunci rumah diserahkan oleh Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan, kepada Mulyadi yang didampingi istrinya, Yetti Wilda.

Selama ini, Mulyadi mengandalkan penghasilan dari sektor pertanian, baik menggarap lahan sendiri maupun bekerja sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membesarkan tiga anaknya.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada PT Semen Padang dan semua pihak yang telah membantu. Akhirnya kami memiliki rumah yang layak,” ujar Mulyadi.

Rumah tersebut dibangun dengan dana CSR PT Semen Padang sebesar Rp50 juta yang disalurkan melalui Forum Nagari, serta didukung swadaya masyarakat. Dalam pembangunannya, digunakan material inovasi Semen Padang, yakni bata interlock yang dikenal sebagai Sepablock.

Ketua Forum Nagari Kelurahan Limau Manis, Desi Fitria, mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam membantu warga kurang mampu.

“Selain dana CSR, pembangunan rumah ini juga mendapat dukungan swadaya masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan bagi penerima,” ujarnya.

Desi menambahkan, program serupa diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.

Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis, Asril Basyir Dt Rajo Intan. Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Senada, Lurah Limau Manis, Muliardi, menilai bantuan tersebut turut meringankan beban pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kolaborasi seperti ini sangat kami harapkan terus berlanjut,” katanya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan program bedah rumah merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, penggunaan Sepablock menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan solusi pembangunan yang efisien dan ramah lingkungan bagi masyarakat.

Bagi Mulyadi dan keluarganya, rumah baru tersebut menjadi awal kehidupan yang lebih layak setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.




PADANG, Lintasmedia news — Mulyadi Syafi’i tak kuasa menahan haru saat menerima kunci rumah yang diserahkan langsung kepadanya, Rabu (15/4), di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Momen itu menandai berakhirnya 15 tahun kehidupan keluarganya di pondok sawah yang tidak layak huni.


Bantuan rumah tersebut merupakan bagian dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PT Semen Padang yang disalurkan melalui Forum Nagari Kelurahan Limau Manis. Kunci rumah diserahkan oleh Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan, kepada Mulyadi yang didampingi istrinya, Yetti Wilda.


Selama ini, Mulyadi mengandalkan penghasilan dari sektor pertanian, baik menggarap lahan sendiri maupun bekerja sebagai buruh tani untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan membesarkan tiga anaknya.


“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Terima kasih kepada PT Semen Padang dan semua pihak yang telah membantu. Akhirnya kami memiliki rumah yang layak,” ujar Mulyadi.


Rumah tersebut dibangun dengan dana CSR PT Semen Padang sebesar Rp50 juta yang disalurkan melalui Forum Nagari, serta didukung swadaya masyarakat. Dalam pembangunannya, digunakan material inovasi Semen Padang, yakni bata interlock yang dikenal sebagai Sepablock.


Ketua Forum Nagari Kelurahan Limau Manis, Desi Fitria, mengatakan program tersebut merupakan hasil kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat dalam membantu warga kurang mampu.


“Selain dana CSR, pembangunan rumah ini juga mendapat dukungan swadaya masyarakat. Kami berharap bantuan ini dapat memberikan kenyamanan bagi penerima,” ujarnya.


Desi menambahkan, program serupa diharapkan terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat yang terbantu.



Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Limau Manis, Asril Basyir Dt Rajo Intan. Ia berharap program tersebut dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Senada, Lurah Limau Manis, Muliardi, menilai bantuan tersebut turut meringankan beban pemerintah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga.


“Kolaborasi seperti ini sangat kami harapkan terus berlanjut,” katanya.


Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan program bedah rumah merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional.


“Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ujarnya.


Ia menambahkan, penggunaan Sepablock menjadi bagian dari upaya perusahaan menghadirkan solusi pembangunan yang efisien dan ramah lingkungan bagi masyarakat.


Bagi Mulyadi dan keluarganya, rumah baru tersebut menjadi awal kehidupan yang lebih layak setelah bertahun-tahun hidup dalam keterbatasan.



 


Padang, Lintasmedia news

 Polda Sumatera Barat menghadirkan sebuah pesan yang terasa sederhana, namun menyentuh sisi paling dekat dalam kehidupan masyarakat saat ini. Melalui Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. 


Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr (A.P.), ajakan untuk berkomentar dengan baik di media sosial disampaikan dengan cara yang hangat dan penuh empati.

Di tengah derasnya arus informasi yang kerap memicu perdebatan, suara yang menenangkan seperti ini terasa semakin penting. 

Tidak ada nada menggurui, tidak pula kesan formal yang kaku. Yang hadir justru sebuah ajakan yang tulus, seolah mengingatkan kembali nilai-nilai dasar dalam berinteraksi sebagai sesama manusia.


Kombes Pol. Susmelawati Rosya memahami bahwa media sosial telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Di sana, setiap orang bebas menyampaikan pendapat, berbagi pandangan, bahkan meluapkan emosi. Namun, kebebasan itu tetap membutuhkan batas agar tidak melukai orang lain.


Selisih paham, sebagaimana disampaikan dalam pesan tersebut, adalah hal yang biasa. Perbedaan bukan sesuatu yang harus dihindari, melainkan sesuatu yang harus dikelola dengan bijak. Cara menyampaikan pendapat menjadi kunci agar perbedaan tetap berada dalam koridor yang sehat.

Pendekatan yang digunakan terasa begitu humanis. Kombes Pol. Susmelawati Rosya tidak berdiri sebagai pihak yang memberi perintah, melainkan sebagai bagian dari masyarakat yang juga merasakan dinamika yang sama di ruang digital.


Di balik setiap komentar yang ditulis, ada perasaan yang bisa tersentuh. Kata-kata yang sederhana sekalipun dapat membawa dampak besar, baik itu membangun maupun merusak. Inilah yang menjadi pengingat penting dalam pesan yang disampaikan.


Polda Sumbar melalui Kabid Humas menunjukkan bahwa peran kepolisian tidak hanya sebatas menjaga keamanan fisik, tetapi juga ikut menjaga suasana batin masyarakat. Kehadiran polisi di tengah masyarakat menjadi lebih dekat ketika pesan-pesan yang disampaikan terasa relevan dan menyentuh.


Ajakan untuk berpikir sebelum berkomentar bukanlah bentuk pembatasan, melainkan bentuk kepedulian. Kepedulian agar ruang digital tetap menjadi tempat yang nyaman bagi semua orang, tanpa rasa takut diserang atau direndahkan.


Kombes Pol. Susmelawati Rosya juga mengingatkan bahwa kedewasaan dalam berpendapat adalah cerminan kepribadian. Bukan soal seberapa keras seseorang menyuarakan pendapatnya, tetapi seberapa bijak ia menjaga kata-katanya.

Dalam kehidupan bermasyarakat, kerukunan adalah nilai yang tidak bisa ditawar. Media sosial, sebagai ruang baru dalam berinteraksi, seharusnya tetap membawa semangat yang sama seperti kehidupan nyata, yaitu saling menghargai dan menjaga perasaan.


Pesan ini terasa sebagai pengingat yang halus, namun kuat. Bahwa di balik layar ponsel, ada manusia lain yang juga memiliki hati. Dan setiap kata yang dituliskan akan selalu meninggalkan jejak.


Catatan Redaksi: Ajakan humanis dari Kombes Pol. Susmelawati Rosya ini menjadi pengingat bahwa menjaga etika dalam berkomentar bukan sekadar aturan, tetapi bentuk kepedulian terhadap sesama demi terciptanya ruang digital yang damai dan penuh rasa hormat.

(Tim

 


Padang. Lintasmedia news.

 Para Ketua DPRD dari berbagai daerah dari seluruh Indonesia, termasuk Ketua DPRD Kota Padang H. Muharlion, S.Pd., berkumpul di Akademi Militer (Akmil) Magelang untuk mengikuti kegiatan retret khusus yang digelar pada 15 hingga 19 April 2026.


Kegiatan ini merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Kursus Pemantapan Pimpinan Daerah (KPPD) yang diselenggarakan oleh Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas). Agenda strategis tersebut bertujuan memperkuat kapasitas kepemimpinan, wawasan kebangsaan, serta soliditas para pimpinan legislatif dalam menjalankan roda pemerintahan di daerah masing-masing.


Ketua DPRD Kota Padang H.Muharlion, S.Pd., hadir dan mengikuti seluruh rangkaian penggemblengan tersebut. Ia berharap agenda di Lembah Tidar ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kinerja dewan.


“Mudah-mudahan retret kali ini berjalan lancar, diberikan kesehatan, sampai bisa menyelesaikan tugas dengan sebaik-baiknya,” ujar Muharlion,Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS ) Kota Padang ini dihubungi melalui via WhatsApp. Kamis (16/4/2026).


Lebih lanjut, Muharlion menyampaikan bahwa kegiatan ini untuk peningkatan kapasitas kepada pimpinan daerah yang sebelumnya kan dilaksanakan untuk walikota, bupati dan gubernur se Indonesia. Hari ini pelaksananya adalah untuk seluruh ketua DPRD provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.


Ya, kegiatan ini memang memantapkan tentang wawasan kebangsaan, NKRI, Undang-Undang Dasar 1945.Kemudian juga tentang bagaimana memang dukungan dari pemerintah daerah terhadap program dari pemerintah pusat Astacita dari Pak Presiden Prabowo.


Ini memang agendanya cukup padat, yang juga sangat disiplin. Memang satu hal yang sangat luar biasa positif untuk membentuk karakter pimpinan. Dan tentu kita harapkan juga kegiatan ini nanti juga akan dilaksanakan baik juga untuk wakil ketua DPRD. Kemudian juga untuk seluruh anggota DPRD di Indonesia.


"Pelatihan ini diharapkan mampu menyelaraskan visi pimpinan DPRD di seluruh Indonesia dalam menjaga stabilitas wilayah sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui kedisiplinan yang tinggi," pungkasnya. (bim)

 


MUSI RAWAS, LINTASMEDIANEWS

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar Rapat Paripurna dalam rangka Penyampaian Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2025.

 

Rapat paripurna ini dipimpin dan dibuka langsung Ketua DPRD Musi Rawas, Firdaus Cik Olah, di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas, Selasa (31/3/2026).

 

Agenda penting ini dihadiri oleh 21 dari 40 anggota dewan, sehingga dinyatakan memenuhi kuorum. Turut hadir dalam kesempatan tersebut Wakil Bupati Musi Rawas, unsur Forkopimda, serta jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.


Dalam sambutannya, Ketua DPRD Firdaus Cik Olah menegaskan bahwa pelaksanaan paripurna ini merupakan amanat konstitusi yang merujuk pada Peraturan Pemerintah RI Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.

 

"Berdasarkan Pasal 19 ayat 1 pada peraturan tersebut, LKPJ akhir tahun anggaran wajib disampaikan kepada DPRD paling lambat tiga bulan setelah tahun anggaran berakhir. Hari ini kita laksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Ketua DPRD Firdaus Cik Olah.


Ia juga menambahkan bahwa dengan kehadiran 21 anggota dewan, rapat tersebut resmi dibuka dan terbuka untuk umum setelah mendapatkan laporan dari Sekretaris Dewan (Sekwan).

 

Sementara itu, suasana rapat paripurna kali ini terasa spesial karena bertepatan dengan momentum pasca-lebaran. Disela-sela memimpin rapat, Firdaus Cik Olah menyempatkan diri untuk menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri 1447 H kepada seluruh peserta rapat yang hadir.

 

“Kami segenap Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Semoga keberkahan dan kedamaian menyertai kita semua di hari yang suci ini,” ucapnya dengan hangat.


Setelah proses pembukaan, agenda utama dilanjutkan dengan penyampaian Nota Pengantar LKPJ Bupati Musi Rawas Tahun Anggaran 2025. Pemaparan laporan capaian kinerja pemerintah daerah tersebut disampaikan oleh Wakil Bupati Musi Rawas, H Suprayitno, mewakili pihak eksekutif.

 

Laporan ini nantinya akan dibahas lebih lanjut oleh fraksi-fraksi di DPRD sebagai bentuk fungsi pengawasan legislatif terhadap jalannya roda pemerintahan di Kabupaten Musi Rawas. (rls.adv.hr)



Padang,Lintas Media News
Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Sumatera Barat mewakili Kader Partai Nasdem Se- Sumbar, menyampaikan sikap resmi terkait cover Majalah Tempo edisi 12–17 April 2026 yang dinilai tidak mencerminkan prinsip jurnalisme yang beretika, berimbang, dan bertanggung jawab.

Visualisasi cover tersebut dipandang telah melampaui batas kritik yang sehat serta cenderung membangun framing yang tidak proporsional. Hal ini berpotensi merendahkan martabat tokoh bangsa, termasuk Ketua Umum Partai NasDem, Pak Surya Paloh.

DPW Partai NasDem Sumatera Barat menegaskan bahwa kebebasan pers merupakan pilar utama dalam kehidupan demokrasi dan harus dihormati. Namun demikian, kebebasan tersebut tidak bersifat tanpa batas dan wajib dijalankan dengan menjunjung tinggi etika, profesionalitas, serta tanggung jawab publik.

Kritik seharusnya disampaikan berbasis data, fakta, dan substansi, bukan melalui pendekatan visual yang berpotensi menyesatkan opini publik. Jurnalisme dituntut untuk tetap menjaga martabat, objektivitas, dan keseimbangan informasi.

Sikap ini bukan merupakan bentuk penolakan terhadap kritik, melainkan pengingat agar praktik pers tetap berada dalam koridor etika dan tanggung jawab publik, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap media.

TUNTUTAN DAN PERNYATAAN SIKAP
DPW Partai NasDem Sumatera Barat menuntut ; 

1. Majalah Tempo untuk segera menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Ketua Umum Partai NasDem, Pak Surya Paloh, dan kepada seluruh kader Partai NasDem melalui media Tempo, baik cetak maupun online.
2. DPW Partai NasDem Sumatera Barat meminta kepada Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat untuk meneruskan keberatan resmi ini kepada Dewan Pers, sebagai bentuk pengawasan terhadap praktik jurnalistik yang dinilai telah melanggar etika.
3. DPW Partai NasDem Sumatera Barat menilai bahwa cover Majalah Tempo edisi tersebut telah melukai perasaan kader Partai NasDem di Sumatera Barat, serta berpotensi menimbulkan persepsi publik yang tidak adil dan tidak berimbang.
4. DPW Partai NasDem Sumatera Barat mendesak Dewan Pers untuk melakukan evaluasi dan penegakan kode etik jurnalistik terhadap media yang bersangkutan, guna menjaga marwah pers nasional.
5. PENEGASAN DPW Partai NasDem Sumatera Barat menegaskan bahwa seluruh jajaran partai hingga tingkat ranting tetap solid dalam menjaga marwah partai serta berkomitmen mendukung demokrasi yang sehat, kritis, namun tetap beretika dan bermartabat.

Demikian pernyataan ini disampaikan sebagai bentuk tanggung jawab moral dan komitmen terhadap kehidupan demokrasi yang berkeadaban di Indonesia.

DPW PARTAI NASDEM SUMATERA BARAT
Dibaca oleh Nasrul A (Bidang Kebijakan Publik dan Issu Strategis)



PADANG,Lintasmedianews  

Belum habis derita bencana banjir bandang, kini banjir kembali menggenangi.Tak butuh waktu lama, turun hujan dalam waktu setengah jam, air sudah bertamu masuk ke rumah warga di Perumahan Banda Gadang Permai Kecamatan Nanggalo.


Derita warga sangat dirasakan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye.Bhatinnya teriris, melihat nasib warga. Kenapa tidak! Setengah jam hujan membasahi bumi, air sudah tergenang dan membanjiri rumah warga."Baru setengah jam hujan, air sudah masuk ke rumah warga,"ujarnya. Rabu (15/4/2026).


"Apa dialami warga, ibarat sudah jatuh tertimpa tangga. Kenapa tidak! Dari 60 KK yang ada di Perumahan Banda Gadang Permai, hanya 2 KK yang dapat bantuan. Perihnya lagi, hingga hari ini pasca banjir badang, drainase di perumahan ini belum pulih. Bahkan, nyaris buntu tanpa solusi," ujarnya. 


"Saya berharap Kadis Perkim dan PUPR untuk segera meninjau lokasi. Selanjutnya, carikan solusinya, agar warga tidak menjerit setiap hari hujan," tegasnya. 


Sosok peduli warga itu, juga mengatakan, ia 

sudah ke lokasi. Ia berharap perlu tindakan nyata dari dinas terkait untuk menyelesaikan persoalan ini. 


"Warga sudah lelah dan menyerah. Perlu dorongan dan tindakan segera dari Pemko Padang," ungkap Mastilizal Aye, seraya mengatakan, ia sampai ke pinggir sungai melihat lokasi, kemana hilir drainase.(*)



 Tanah Datar, Lintasmedianews

Bupati Tanah Datar Eka Putra bersama Ketua TP-PKK Ny. Lise Eka Putra, Asisten Setda, serta sejumlah kepala OPD menghadiri acara pengukuhan Ikatan Keluarga Lintau Buo (IKLB) IX Koto Kabupaten Kuantan Singingi periode 2016–2031. 


Pengukuhan tersebut dipimpin oleh Ketua IKLB Provinsi Riau yang juga Wakil Wali Kota Pekanbaru, Markarius Anwar, yang berlangsung di Gedung Abdur Rauf, Kuantan Singingi, Senin ( 13 / 04 ) 2026.


Dalam sambutannya usai pengukuhan, Markarius Anwar mengajak seluruh warga perantauan Lintau Buo di Kuantan Singingi untuk berperan aktif mendukung program pembangunan daerah setempat. Ia menegaskan pentingnya menjaga kebersamaan di tanah rantau.


“Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Saya menitipkan para dunsanak dan anak kemenakan kita di Kuansing agar dapat bersama-sama membantu pemerintah daerah dalam membangun wilayah ini,” ujarnya.


Senada dengan itu, Bupati Tanah Datar Eka Putra juga menyampaikan pesan kepada Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby agar dapat turut menjaga serta membina warga Tanah Datar yang berada di daerah tersebut.


Ia mengaku baru pertama kali menghadiri kegiatan IKLB di Kuansing dan melihat antusiasme serta kekompakan para anggota yang hadir. Ia berharap solidaritas tersebut terus dijaga, sekaligus mendukung program pembangunan pemerintah daerah Kuansing tanpa melupakan kampung halaman.


Kepada pengurus IKLB Kuansing yang baru dilantik, Eka Putra menyampaikan ucapan selamat serta berpesan agar selalu menjaga persatuan dan memperkuat komunikasi dengan daerah asal. Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus memberikan dukungan, baik di Kuansing maupun di wilayah lain di Provinsi Riau.


Sementara itu, Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby menekankan bahwa organisasi kemasyarakatan memiliki peran penting sebagai perekat persaudaraan sekaligus penggerak pembangunan daerah.


“Pertemuan seperti ini jangan hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi harus mempererat silaturahmi serta menjaga nilai-nilai leluhur yang diwariskan,” ujarnya.


Ia menambahkan bahwa keberadaan ikatan keluarga seperti IKLB merupakan kekuatan sosial yang sangat berharga dalam mendukung kemajuan daerah. Menurutnya, semangat kebersamaan yang terbangun dapat menjadi modal besar bagi pembangunan Kuantan Singingi ke depan.


Dalam kesempatan tersebut, ia juga memberikan ucapan selamat kepada pengurus IKLB Kuansing yang baru di bawah kepemimpinan Yandrival. Ia berharap kepengurusan tersebut dapat bersinergi dengan pemerintah daerah untuk mewujudkan Kuansing yang lebih maju.


Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kuansing Jufrizal, anggota DPRD Kuansing, Ketua TP-PKK Tanah Datar Ny. Lise Eka Putra, sejumlah pejabat dari Tanah Datar, Ketua TP-PKK Kuansing Yulia Herma Suhardiman, serta jajaran pemerintah daerah Kabupaten Kuantan Singingi. ( ERM / F ).

 

Tanah Datar, Lintasmedianews.com

Bimbingan Teknis ( Bimtek )  melestarikan  nilai - nilai Tradisi Silek  sekaligus  membuka sasana Laman Silek Pangian di Kawasan Nagari Creative Hub (NCH ) bertemakan " Sirieh pulang ka gagang, pinang kumbali ka tampuak , Silek mancari kawan , Batin Silek mancari Tuhan ". 

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasco Ruseimy bersama Wali Nagari Pangian Hijrah Adi Syukial , berkomitmen menjadikan Tradisi lokal sebagai kekuatan Ekonomi baru melalui penguatan NCH serta pelestarian Silek Pangian . Di Gedung  Controller , Selasa ( 14/04 ) 2026. 

Kegiatan dihadiri Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly serta jajaran OPD terkait, Anggota DPRD Jonnedi, Surva Hutri, Asrul Jusan dan di kawal oleh Tokoh - tokoh penting Anggota DPRD  Sumbar Rony Mulyadi Dt Bungsu dan Jefrri Masrul.  Dan ikut media Bantengate. Dengan kehadiran Mereka menegaskan Solidaritas dukungan untuk kebangkitan Budaya dari Nagari Pangian Kecamacan Lintau Buo Kabupaten Tanah Datar. 

Wakil Gubernur Vasco Ruseimy membuka secara resmi menekankan  pentingnya adaptasi Teknologi dalam menjaga warisan leluhur , Ia mendorong agar kearifan lokal seperti Silek Pangian tidak hanya berhenti pada seremoni, tetapi merambah ke Dunia digital. "

" Tradisi harus beradaptasi. Manfaatkan platform digital agar Silek Pangian tidak hanya juga di tingkat lokal , tapi juga menjangkau level Internasional " tegas Wagub Vasco penuh semangat. 

Wali Nagari Pangian Hijrah Adi Syukrial menyambut antusias momentum ini. Bagi nya NCH adalah motor penggerak untuk mengembalikan kejayaan Nagari yang selama ini di impikan Masyarakat ". 

" ini adalah langkah awal terwujudnya " sirieh pulang ka gagang , pinang pulang ka tampuak " Kami ingin pelestarian Budaya ini berdampak nyata pada kesejahteraan Warga " ungkap Hijrah optimis.

Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly menambahkan " bahwa Silek Pangian adalah permata Budaya Munangkabau yang kaya filisofi. Pemetintah Daerah berkomitmen mendukung penuh NCH sebagai wadah inovasi Anak Muda tanpa meninggalkan akar Budaya " tambah Wabup.  

Disela kesibukan nya di saat itu  Media temui  Hijrah  menyampaikan dan berharap ". Yang jelas Kita sudah mulai  mohon terus di kawal Kita sama - sama ,dan akhir nya bisa tercapai apa yang diingin kan. " harap nya.dengan singkat tapi bermakna.

      ( ERM )

 



Pasbar,Lintas Media News Com

 Hujan deras yang mengguyur wilayah Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Selasa 14/4/2026 sore, menyebabkan luapan sungai yang berujung pada musibah. Dua warga dilaporkan hanyut terseret arus deras setelah mobil yang mereka tumpangi terjebak banjir di jembatan Nagari Alahan Mati.  

Korban diketahui bernama Dewi Hayati (50) dan Meji Ardi (37), warga Plasma 4 Blok M, Simpang Empat, Pasaman Barat. Saat berusaha keluar dari kendaraan yang terjebak, keduanya terseret derasnya arus sungai dan hingga kini belum ditemukan.  

Informasi awal diterima oleh Kantor SAR Kelas A Padang dari Wali Nagari Alahan Mati, Rivo Niswar, pada pukul 19.03 WIB. Tim Rescue Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman segera diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan enam personel, membawa perlengkapan lengkap mulai dari rescue car, LCR dengan motor tempel, perahu rafting, hingga peralatan medis dan evakuasi.  

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan Pasaman, Novi Yurandi, membenarkan kejadian tersebut. Ia menegaskan bahwa tim langsung diturunkan untuk melakukan pencarian. “Ketika cuaca dan arus sungai sudah memungkinkan untuk melakukan pencarian, tim kita akan segera melakukan pencarian.

Novi menambahkan, kondisi air di lokasi saat ini sudah mulai berangsur surut, sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pencarian. Meski demikian, tim tetap berhati-hati karena faktor cuaca dan arus sungai masih menjadi tantangan besar di lapangan.  

Ia juga menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. “Kami mengimbau kepada warga, jika memang tidak ada kepentingan yang mendesak, agar menunda aktivitas di luar rumah demi keselamatan bersama,” katanya.  

Operasi pencarian dilakukan dengan menyisir aliran Batang Air Tangkulan. Tim SAR bekerja sama dengan BPBD, aparat nagari, dan masyarakat setempat untuk memperluas area pencarian. Hingga malam hari, upaya pencarian masih terus dilakukan dengan penuh kewaspadaan.

P A R I W A R A
PADANG
Dinilai sudah tidak lagi relevan dengan perkembangan aturan perundang-undangan saat ini,DPRD Kota Padang melalui Panitia Khusus (Pansus) I resmi mengusulkan pencabutan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 Tahun 2003 tentang kedudukan keuangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota. 

Usulan itu disampaikan dalam laporan akhir Pansus I DPRD Kota Padang yang dibacakan dalam rapat paripurna, Senin (13/4/2026). Pansus menilai, sejumlah ketentuan dalam perda tersebut tidak lagi sesuai dengan regulasi terbaru, termasuk terkait pengelolaan keuangan daerah dan penunjang operasional kepala daerah.

Ketua Pansus I DPRD Kota Padang, Faisal Nasir, menyampaikan bahwa perda lama tersebut masih mengacu pada klasifikasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sudah tidak relevan dengan kondisi saat ini. Selain itu, beberapa ketentuannya dinilai bertentangan dengan peraturan pemerintah yang lebih baru.
“Perda Nomor 5 Tahun 2003 sudah tidak sesuai lagi dengan dinamika regulasi nasional. Oleh sebab itu, perlu dilakukan pencabutan guna memberikan kepastian hukum dalam pengelolaan keuangan daerah,” ujar Faisal dalam laporan tersebut.

Dalam pembahasannya, Pansus I juga merujuk pada sejumlah regulasi terbaru, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang telah mengalami perubahan, serta Permendagri Nomor 15 Tahun 2024 yang mengatur tata cara pengelolaan dan pertanggungjawaban biaya operasional kepala daerah.

Pansus menegaskan, pengaturan terkait hak keuangan kepala daerah ke depan sebaiknya dituangkan melalui peraturan kepala daerah (perkada) yang lebih fleksibel dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.
Selain untuk penyesuaian regulasi, langkah pencabutan ini juga bertujuan menciptakan tata kelola keuangan daerah yang lebih transparan, akuntabel, serta adaptif terhadap perubahan kebijakan nasional.

DPRD Kota Padang berharap, rancangan peraturan daerah (Ranperda) pencabutan ini dapat segera ditetapkan menjadi perda guna memberikan kepastian hukum dan mendukung optimalisasi pengelolaan keuangan daerah. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.