Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

ACEH TIMUR, Lintasmedia News - Ketua PMI dan Juga DPRK Aceh Timur, dari partai Aceh Fattah fikri mengatakan dalam beberapa pekan ini terlihat upaya menjatuhkan kinerja Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky gencar dilakukan oleh pihak-pihak tertentu, rabu , 29 April 2026.


" Diduga ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas kebijakan pemerintah saat rehab-rekon berjalan di Aceh Timur, makanya mereka menfitnah dengan isu miring terhadap Bupati Al-Farlaky, " ujarnya. 


Menurut fattah fikri, isu ini sengaja dimainkan oleh pihak terkait untuk melemahkan semangat dan pembangunan di Aceh Timur dalam penangananan pasca banjir beberapa bulan lalu. 


Berdasarkan catatan kami Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky berhasil mendatangkan sejumlah menteri seperti; Mendagri, Menkes, Mensos dan kepala KSP di Aceh Timur untuk turun ke daerah yang kerusakan terparah di Aceh Timur 


Bahkan Bupati Al-Farlaky pernah diundang bertemu langsung Presiden Prabowo di Jakarta atas capaian dan keberhasilannya dalam penanggulangan bencana. 


Disisi lain sejumlah kebijakan pro rakyat yang dikeluarkan oleh Bupati Al-Farlaky saat penanganan pasca banjir membuat sekelompok orang merasa terganggu sehingga berupaya menjatuhkan citra positif dari Bupati.


" Prestasi tersebut membuat sekelompok orang tertentu menjadi terganggu sehingga berupaya melakukan fitnah untuk meruntuhkan semangat dan kepercayaan publik, namun upaya mereka gagal, " ungkapnya. 


Fattah fikri atau mantan ketua DPRK meminta masyarakat Aceh Timur untuk tidak terpengaruh dan tidak percaya dengan isu dan fitnah yang sedang digiring oleh pihak tertentu.


" Kita jangan sampai di adu domba dan dipengaruhi oleh sekelompok orang yang tidak ingin Aceh Timur bangkit dibawah kepemimpinan Bupati Al-Farlaky, ungkapnya.


 

Pasbar,Lintas Media News Com


Bupati Pasaman Barat Yulianto melalui Sekretaris Daerah Doddy San Ismail menyampaikan apresiasi atas kontribusi nyata PT BPP dalam mendukung upaya pemerintah menekan angka kemiskinan ekstrem sekaligus mempercepat penanganan stunting.


Dalam sambutannya, Doddy menegaskan bahwa kemiskinan merupakan persoalan mendesak yang memerlukan penanganan sistematis, terpadu, dan berkelanjutan melalui pembangunan inklusif dan berkeadilan. Ia menyebutkan, pada tahun 2025 angka kemiskinan di Pasaman Barat mengalami penurunan menjadi 6,3 persen dari sebelumnya 7,0 persen atau setara 31.680 jiwa. Namun demikian, jumlah masyarakat rentan miskin .


Anggota DPRD Pasaman Barat Hamidi turut mengapresiasi kepedulian PT BPP melalui program CSR yang dinilai sangat membantu pemerintah daerah, terutama di tengah keterbatasan anggaran untuk penanganan rumah tidak layak huni.


“Masih banyak masyarakat yang membutuhkan rumah layak. Kehadiran perusahaan melalui CSR seperti ini sangat membantu mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.


Sementara itu, Manager PT Bakrie Pasaman Plantation Ahmad Jari menegaskan bahwa partisipasi perusahaan dalam program tersebut dilandasi keyakinan terhadap arah kebijakan pemerintah dalam penanggulangan kemiskinan dan percepatan penurunan stunting.


“PT Bakrie Pasaman Plantation ikut serta karena kami melihat pemerintah memiliki visi, misi, dan program yang jelas. Dengan penyajian data yang akurat, verifikasi dan validasi terbuka di lapangan, serta keterbukaan dalam berbagi data, transparansi program dapat terjaga,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan komitmen perusahaan untuk meningkatkan dukungan ke depan, dengan mempertimbangkan hasil evaluasi program yang telah berjalan.


“Ke depan kami berkomitmen untuk meningkatkan alokasi anggaran CSR, setelah dilakukan evaluasi agar program ini benar-benar memberikan dampak maksimal bagi penerima manfaat,” tambahnya.


Ia berharap bantuan yang diberikan tidak hanya menghadirkan tempat tinggal yang lebih layak, tetapi juga membawa kenyamanan dan semangat baru bagi para penerima manfaat.


“Kami berharap rumah ini menjadi tempat tinggal yang nyaman dan membawa keberkahan bagi keluarga penerima. Kami juga terbuka untuk terus berkolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat agar program-program sosial ke depan semakin baik,” ujarnya.


Penyerahan bantuan ditandai dengan penyerahan kunci secara simbolis kepada penerima manfaat, disertai doa bersama sebagai wujud syukur dan harapan agar bantuan tersebut memberi manfaat berkelanjutan.

 

Pasbar,Lintas Media News Com


Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat, masing-masing Marwazi B, Sulaiman dan Netra Ekawati, hari Minggu 26/4 kemarin, menghadiri wisuda Tahfiz Qur'an Pondok Tahfiz Babussalam Sungai Magelang, Nagari Ranah Sungai Magelang, Kecamatan Gunung Tuleh.


Ketiga wakil rakyat ini, merupakan anggota dewan asal daerah pemilihan Dapil III, meliputi Kecamatan Gunung Tuleh, Sungai Aur dan Kecamatan Lembah Melintang. Dari tiga wakil rakyat itu, Marwazi berdomisili di Nagari Seberang Kenaikan, Sulaiman, Nagari Rabi Jonggor, dan Netra Ekawati asal Nagari Muaro Kiawai Barat. Ketiganya berada dalam Kecamatan Gunung Tuleh.


Selain tiga wakil rakyat Pasaman Barat, hadir pada wisuda Tahfiz Qur'an Pondok Tahfiz Babussalam itu, Camat Gunung Tuleh, diwakili Kasi Kesejahteraan Rakyat , Gaparli, Kepala Kantor Urusan Agama atau KUA, diwakili Penyuluh Agama Fungsional, Edi Halomoan, pihak terkait dan orangtua ata wali dari wisudawan.


Kepala Pondok Tahfiz Qur'an Babussalam, Dewa Lubis, katakan, Alhamdulillah, atas izin Allah SWT, kerjasama sekaligus dukungan semua pihak, wisuda tahfiz di komplek pondok Tahfiz Qur'an di Sungai Magelang, bisa dilaksanakan dengan baik dan maksimal.


Atas nama keluarga besar Pondok Tahfiz Qur'an Babussalam, dia mengucapkan terima kasih kepada tiga wakil rakyat asal Kecamatan Gunung Tuleh, Camat yang diwakili Kasi Kesra, Kepala KUA, diwakili Edi Halomuan, bersama pihak terkait bersama undangan.


Anggota DPRD, Marwazi B, pada kesempatan itu mengakui, wisuda tahfiz ini merupakan moment penting untuk melihat putri-putrinya. Para wali murid, terus memanjatkan do’a berharap, agar mereka lancar dan lulus dalam tes hafalan yang terbuka di atas panggung.


Banyak manfaat dari kegiatan wisuda tahfidz ini. Hafalan al-qur’an mempengaruhi pada kecerdasan intelektual seorang murid. Terbukti dari murid yang unggul baik dalam bidang akademis maupun non akademis mayoritas adalah mereka yang telah menyelesaikan hafalannya. Inilah mengapa menghafal al-qur’an menjadi bagian penting dari kehidupan kita. 


Selain, ulasnya, menjaga kalamullah, menghafal al-qur’an juga memiliki pengaruh terhadap diri seseorang. Ketika Nilai -nilai al-qur’an ini dijadikan sebagai pedoman hidup dan dijunjung tinggi setiap langkah hidup akan membawa kita kearah yang lebih baik.


Kepala KUA, diwakili Edi Halomoan, sampaikan, yang harus diingat dari kegiatan ini adalah tidak terjadi secara instan dan cepat. Karena itu, butuh pengenalan pembiasaan dan keteladanan, sehingga mereka bisa mengikutinya dengan baik dan maksimal, sesuai kemampuan mereka.


Saat itu Al-Qur’an jadi penuntun mereka akan amanah yang mereka emban sehingga di genggaman para generasi qurani inilah keberkahan dan kemakmuran akan terealisasikan, tambah Edi Halomoan.



Padang,Lintas Media News
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) menggelar rapat paripurna dengan agenda penetapan rekomendasi DPRD atas LKPJ kepala daerah tahun anggaran 2025 di ruangan rapat utama DPRD Sumbar.Senin Selasa (28/4/2026).

 Ditengah kondisi sangat sulit sebagai dampak dari kebijakan efisiensi anggaran melalui Inpres Nomor 1 Tahun 2020 dan terjadinya bencana hidrometeorologi, penyelenggaraan pemerintahan daerah tetap dapat berjalan dengan baik.

Penegasan tersebut disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi pada paripurna Selasa (28/4).

Muhidi menyampaikan, kondisi demikian dapat dilihat dari capaian target kinerja program dan kegiatan pada semua organisasi perangkat daerah (OPD) serta makro ekonomi daerah dapat dicapai dan bahkan cukup banyak yang berada diatas target yang ditetapkan.

“Terhadap capaian tersebut, DPRD sebagai mitra strategis memberikan apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Daerah dan OPD-OPD dilingkup Pemerintah Daerah yang telah melaksanakan tugas dengan sungguh-sungguh dalam penyelenggaaraan pemerintahan daerah, baik dalam penyelenggaran urusan yang menjadi kewenangan, pelaksanaan tugas pembantuan dan penugasan serta tindak lanjut terhadap pelaksanaan rekomendasi DPRD tahun sebelumnya,” kata Muhidi.
Namun demikian, DPRD juga melihat masih terdapat beberapa kelemahan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah yang perlu menjadi perhatian dan perbaikan ke depan, diantaranya tata kelola keuangan daerah yang belum fisebel, dimana target pendapatan tidak tercapai dan cukup banyak kegiatan yang tidak dapat dilaksanakan. Demikian juga dengan pelaksanaan program dan kegiatan pada beberapa urusan, diantaranya urusan pendidikan, pekerjaan umum, ESDM, pertanian, pariwisata serta beberapa urusan lainnya.

Sementara itu, rapat paripurna dengan agenda penetapan rekomendasi DPRD atas LKPJ kepala daerah tahun anggaran 2025. Paripurna dipimipin Ketua DPRD provinsi Sumbar, Muhidi dan didampingi wakil ketua Evi Yandri Rajo Budiman dan Nanda Satria.

Wakil Gubernur Sumbar, Vasco Ruseimy menghadiri rapat paripurna, berikut Sekdaprov Sumbar, asisten dan kepala OPD dilingkungan Pemprov Sumbar.

Sebelumnya, pada Rapat Paripurna DPRD tanggal 16 Maret 2025 yang lalu, Gubernur Sumbar telah menyampaikan kepada DPRD, LKPJ Kepala Daerah Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2025 yang berisikan informasi dan kinerja dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah selama tahun anggaran 2025 satu tahun anggaran. (St)

 

 Pasbar ,Lintas Media News Com 


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat meresmikan Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Yayasan Cahaya Langowan Nusantara di Nagari Lingkuang Aua Bandarejo, Kecamatan Pasaman, Senin 27/4. Kehadiran dapur MBG tersebut menjadi langkah konkret pemerintah dalam mendukung pemenuhan gizi masyarakat sekaligus memperkuat percepatan penanganan stunting.


Peresmian dilakukan Bupati Pasaman Barat Yulianto yang diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum Harlina Syahputri, bersama Wakil Ketua DPRD Pasaman Barat Supriono, Kepala Dinas Pendidikan Imter Pedri, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Pasbar Ana Rizqi Toyyibah, serta para pemangku kepentingan terkait.


Dalam sambutannya, Harlina menegaskan Program Makan Bergizi Gratis, merupakan program strategis pemerintah pusat yang memberi manfaat besar bagi masyarakat, khususnya anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.


Menurutnya, keberadaan dapur MBG sangat relevan dengan kondisi Pasaman Barat yang masih menghadapi persoalan stunting. Berdasarkan data Februari 2026, angka stunting di Pasaman Barat masih berada di kisaran 10,5 persen, dan 2.675 baduta berisiko stunting, sebanyak 548 baduta di antaranya berada di Kecamatan Pasaman.


Program ini sangat penting sebagai langkah intervensi nyata. MBG bukan sekadar menyediakan makanan untuk mengenyangkan, tetapi memastikan anak-anak memperoleh asupan gizi yang baik untuk tumbuh kembang dan masa depan mereka,ujar Harlina.


Ia menekankan, kesibukan orang tua kerap menjadi tantangan dalam pemenuhan gizi anak di rumah. Dengan adanya program MBG, kata dia, kebutuhan gizi anak, terutama saat berada di sekolah, dapat lebih terjamin.


Harlina juga meminta pengelola dapur memastikan penyaluran program tepat sasaran, terutama bagi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta baduta berisiko stunting. Menurutnya, persoalan stunting tidak hanya terkait tinggi dan berat badan, tetapi juga menyangkut kualitas generasi di masa depan. Karena itu, ia mendorong dapur MBG berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan serta DPPKBP3A dalam pendataan dan intervensi kelompok rentan.


Kami berharap pengelola menjaga kualitas, kebersihan, dan ketepatan sasaran. Makanan yang disajikan bukan hanya mengenyangkan, tetapi membangun masa depan generasi Pasaman Barat, tambahnya.


Pada kesempatan yang sama, Mitra SPPG Boni Saputra menyampaikan peresmian Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) tersebut merupakan bagian dari dukungan terhadap program prioritas nasional Presiden Prabowo Subianto melalui Program Makan Bergizi Gratis yang dikelola Badan Gizi Nasional Republik Indonesia.


Ia menjelaskan, dapur SPPG Lingkuang Aua Bandarejo yang berada di bawah naungan Yayasan Cahaya Langowan Nusantara ditargetkan melayani 1.000 hingga 3.000 penerima manfaat, meliputi anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.


Melalui dapur ini kami berkomitmen menyediakan makanan yang bersih, aman, bergizi, sesuai standar, sekaligus mengutamakan bahan pangan lokal untuk mendukung ekonomi masyarakat, ujarnya.


Ia menambahkan, pihaknya terbuka terhadap pengawasan berbagai pihak agar pengelolaan program berjalan profesional, transparan, dan akuntabel.


Sementara itu, Kepala SPPG Lingkuang Aua Bandarejo Adji Dwi Mahesa menjelaskan, pada tahap awal operasional, dapur MBG mulai melayani 1.048 siswa, terdiri dari 290 siswa MAN 5 Pasaman, 707 siswa SDN 07 Pasaman, dan 51 siswa TK Marsita.


Ia berharap dukungan pemerintah daerah dan masyarakat terus menguat agar program tersebut mampu meningkatkan kualitas gizi anak sekolah maupun ibu hamil, serta berkontribusi dalam menekan angka stunting di wilayah Bandarejo.


Selain itu, ia juga meminta dukungan Dinas Koperasi dan UMKM dalam penyediaan informasi harga pangan secara berkala guna mendukung pengelolaan belanja dapur secara efektif dan sesuai harga pasar katanya.

AGAM,Lintas Media News
 Potensi bambu sebagai bahan baku kerajinan bernilai ekonomi mulai dikembangkan di Nagari Lawang, Kecamatan Matur. Sebanyak 16 warga mengikuti pelatihan pengolahan bambu selama 20 hari ke depan untuk menghasilkan produk suvenir dan kerajinan kreatif.

Kegiatan tersebut digagas oleh Anggota Komisi III DPRD Sumbar, Rafdinal, sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal.

Pelatihan dibuka dengan dihadiri Kepala Balai Latihan Kerja (BLK) Payakumbuh Satri Edi beserta tim, Camat Matur Efendi, Wali Nagari Lawang, serta tokoh masyarakat setempat, Senin (27/4). 

Rafdinal mengatakan, bambu memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai jual tinggi apabila diolah dengan keterampilan dan inovasi yang tepat. 

Menurutnya, pelatihan ini diharapkan menjadi pintu masuk lahirnya usaha-usaha baru di tengah masyarakat.

“Bambu bukan hanya bahan bangunan, tetapi bisa menjadi suvenir dan kerajinan yang memiliki nilai ekonomi. Ini peluang yang harus dimanfaatkan masyarakat,” ujar Rafdinal.

Ia juga mengapresiasi H. Abrar yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut, serta instruktur Musrizal yang akan mendampingi peserta selama proses pelatihan berlangsung.

Menurutnya, penguatan keterampilan masyarakat sangat penting untuk mendorong kemandirian ekonomi, terutama di daerah yang memiliki sumber daya alam melimpah seperti Nagari Lawang.

Rafdinal berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius sehingga nantinya mampu menghasilkan produk berkualitas dan membuka lapangan usaha baru.

“Selamat kepada para peserta. Semoga ilmu yang didapat selama 20 hari ini menjadi bekal untuk berkembang dan meningkatkan pendapatan keluarga,” katanya.

Melalui pelatihan tersebut, masyarakat diharapkan mampu mengolah bambu menjadi berbagai produk kreatif seperti suvenir, cendera mata, peralatan rumah tangga, hingga kerajinan khas daerah yang memiliki daya saing di pasar.(*/st)

PADANG,Lintas Media News
 Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menegaskan pelaksanaan otonomi daerah harus menghadirkan kesejahteraan bagi masyarakat melalui pelayanan kesehatan yang maksimal, peningkatan kualitas pendidikan, serta optimalisasi potensi lokal untuk memperkuat ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM.

Hal itu disampaikan Muhidi saat diwawancarai usai menghadiri upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30 di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar, Senin (27/4).

Menurutnya, penerapan otonomi daerah tidak boleh berhenti pada pembagian kewenangan semata, namun diwujudkan dalam bentuk pelayanan publik yang lebih baik dan pembangunan yang dirasakan langsung masyarakat.

“Peringatan Hari Otonomi Daerah menjadi pengingat bahwa kewenangan yang diberikan kepada daerah harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab demi kesejahteraan rakyat,” ujar Muhidi.

Ia menjelaskan, sesuai arahan Kementerian Dalam Negeri, pemerintah daerah dituntut lebih proaktif mendorong kewirausahaan yang mampu membuka lapangan kerja baru. Selain itu, daerah juga perlu memperluas investasi untuk mendukung pertumbuhan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi kerakyatan di Sumatera Barat.
Muhidi menilai, sektor kesehatan juga harus menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan otonomi daerah. Menurutnya, pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan terjangkau hanya dapat terwujud melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga medis, dan masyarakat.

Di bidang pendidikan, ia menekankan pentingnya pemerataan akses melalui pembangunan infrastruktur, pemberian beasiswa, serta percepatan digitalisasi pendidikan. Selain itu, kualitas guru, kurikulum, dan fasilitas belajar juga harus terus ditingkatkan.

“Setiap kebijakan dan anggaran daerah harus benar-benar memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, pertanian, UMKM, dan penanggulangan bencana,” tegasnya.

Muhidi juga menyoroti pentingnya reformasi birokrasi berbasis hasil atau outcome. Menurutnya, birokrasi tidak boleh hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi harus mampu menghasilkan program yang nyata dan dirasakan masyarakat.

Muhidi menegaskan DPRD Sumbar siap mengawal setiap kebijakan daerah agar selaras dengan program nasional, tepat sasaran, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat di seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Sementara itu, bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi membacakan sambutan Menteri Dalam Negeri yang menegaskan bahwa otonomi daerah memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mempercepat kesejahteraan masyarakat.

Mengusung tema “Dengan Otonomi Daerah Kita Wujudkan Asta Cita”, peringatan tahun ini menjadi momentum memperkuat komitmen pemerintah daerah agar semakin responsif, mandiri, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat, dengan tetap menjaga sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Dalam amanat tersebut disampaikan sejumlah fokus utama, di antaranya penguatan sinkronisasi perencanaan dan penganggaran, pelaksanaan reformasi birokrasi yang berorientasi pada hasil, serta peningkatan kemandirian fiskal daerah. 

Selain itu, kolaborasi antardaerah, peningkatan layanan dasar, dan penguatan stabilitas wilayah juga menjadi perhatian penting.
Usai upacara, Gubernur Mahyeldi menegaskan bahwa esensi otonomi daerah terletak pada manfaat nyata yang dirasakan masyarakat.(*/st)

 

PADANG, Lintasmedia News - Harapan baru tengah tumbuh dari Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Seorang pemuda setempat bernama Yoga Pratama berhasil menembus peluang kerja ke Jepang setelah mengikuti program pelatihan bahasa dan budaya yang difasilitasi Forum Pemberdayaan Masyarakat (FPM) Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, Kota Padang, dengan dukungan penuh dari PT Semen Padang.

Kini, Yoga tinggal selangkah lagi mewujudkan mimpinya. Ia telah dinyatakan lulus dan tengah menunggu proses penerbitan izin tinggal sebelum diberangkatkan ke Negeri Sakura untuk bekerja di bidang pertanian.


“Dengan kelulusan ini, saya sangat bersyukur dan bangga, karena pekerjaan ini sangat bermanfaat untuk menaikkan derajat keluarga, membantu orang tua, dan mencari banyak pengalaman di negeri orang. Terima kasih kepada PT Semen Padang dan Forum Nagari yang sudah memberikan kesempatan ini. Semoga program ini terus berlanjut ke depannya,” ujar Yoga dengan nada haru.


Perjalanan Yoga tidaklah instan. Ia mengikuti pelatihan intensif selama enam bulan, mulai Juni hingga Desember 2025, di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (LPK) Kamisato Gakuin Center. Selama masa pelatihan, ia dibekali kemampuan bahasa Jepang sekaligus pemahaman budaya kerja yang menjadi syarat utama untuk dapat bersaing di pasar tenaga kerja internasional.


Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Koto Lua, Nofial, menjelaskan bahwa program ini dirancang sebagai upaya nyata pemberdayaan masyarakat, khususnya bagi generasi muda dari keluarga kurang mampu. Yoga kini menunggu izin tinggal dan diperkirakan berangkat sekitar tiga bulan lagi.


“Kami sangat berterima kasih atas dukungan PT Semen Padang yang selalu hadir membantu masyarakat melalui program yang nyata dan berkelanjutan,” kata Nofial.


Biaya pelatihan sebesar Rp6,5 juta per peserta tidak bersifat hibah semata, melainkan menggunakan sistem dana bergulir. Setelah peserta bekerja di Jepang, biaya tersebut akan dikembalikan dan digunakan untuk membiayai peserta berikutnya.


“Ini adalah model pemberdayaan yang berkelanjutan. Dengan begitu, manfaatnya tidak berhenti pada satu orang saja, tetapi bisa terus berlanjut ke generasi berikutnya. Saat ini ada empat pemuda Kelurahan Koto Lua lagi yang tengah menunggu kelulusan agar bisa seperti Yoga bekerja di Jepang,” kata dia.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan dukungan terhadap program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Program tersebut bukan sekadar pelatihan biasa, melainkan investasi sosial jangka panjang. Program seperti ini diharapkan perusahaan dapat membantu mengurangi angka kemiskinan di sekitar wilayah operasi perusahaan.


Menurut Win, peluang kerja di Jepang membuka jalan bagi peningkatan kesejahteraan keluarga peserta secara signifikan. Dengan penghasilan tetap, para pekerja diharapkan mampu mengangkat kondisi ekonomi keluarga mereka.


“Kami berharap kesempatan ini benar-benar dimanfaatkan untuk mengubah masa depan. Ini bukan hanya tentang pekerjaan, tetapi tentang membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik,” tuturnya.


Program ini selaras dengan arah kebijakan nasional dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing global, sebagaimana tertuang dalam Asta Cita pemerintah.


Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menambahkan bahwa peserta program melalui pelatihan intensif bersama Forum Nagari dan LPK Kamisato Gakuin Center, mereka dipersiapkan tidak hanya dari sisi keterampilan, tetapi juga mental dan budaya kerja.


“Penguasaan bahasa dan pemahaman budaya adalah kunci utama. Kami ingin mereka tidak hanya bisa bekerja, tetapi juga sukses dan bertahan di sana,” ujarnya.


Program ini pun tidak berhenti di Koto Lua. Hernes menegaskan bahwa inisiatif tersebut akan dijadikan sebagai proyek percontohan yang berpotensi dikembangkan ke wilayah lain.”

 


ACEH TIMUR, LINTASMEDIANEWS.COM

Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Aceh Timur,  Rizalihadi mengatakan dalam beberapa pekan ini terlihat upaya menjatuhkan kinerja Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky gencar dilakukan oleh pihak-pihak tertentu,  Minggu, 26 April 2026.

" Diduga ada pihak-pihak tertentu yang merasa dirugikan atas kebijakan pemerintah saat rehab-rekon berjalan di Aceh Timur, makanya mereka menfitnah dengan isu miring terhadap Bupati Al-Farlaky, " ujarnya. 

Dikatakan Rizal, isu dan fitnah ini sengaja dimainkan oleh pihak terkait untuk melemahkan semangat dan kinerja Bupati Aceh Timur dalam penangananan pasca banjir besar di Aceh Timur beberapa bulan lalu. 

Berdasarkan catatan kami Bupati Aceh Timur,  Iskandar Usman Al-Farlaky berhasil mendatangkan sejumlah menteri seperti; Mendagri, Menkes, Mensos dan kepala KSP di Aceh Timur untuk turun ke daerah yang kerusakan terparah di Aceh Timur Aceh Timur.

Bahkan Bupati Al-Farlaky pernah diundang bertemu langsung Presiden Prabowo di Jakarta atas capaian dan keberhasilannya dalam penaggulangan bencana. 

Disisi lain sejumlah kebijakan pro rakyat yang dikeluarkan oleh Bupati Al-Farlaky saat penanganan pasca banjir membuat sekelompok orang merasa terganggu sehingga berupaya menjatuhkan citra positif dari Bupati.

" Prestasi tersebut membuat sekelompok orang tertentu menjadi terganggu sehingga berupaya melakukan fitnah untuk meruntuhkan semangat dan kepercayaan publik, namun upaya mereka gagal, " ungkapnya. 

Rizal meminta masyarakat Aceh Timur untuk tidak terpengaruh dan tidak percaya dengan isu dan fitnah yang sedang digiring oleh pihak tertentu.

" Kita jangan sampai di adu domba dan dipengaruhi oleh sekelompok orang yang tidak ingin Aceh Timur bangkit dibawah kepemimpinan Bupati Al-Farlaky, ungkapnya.

Rizal mengajak agar masyarakat Aceh Timur berfokus untuk membantu pemerintah kabupaten dalam percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi di Aceh Timur, dengan mengabaikan isu dan fitnah tersebut, pungkasnya.

 

PADANG, Lintasmedia News — Semangat gotong royong terus hidup di tengah masyarakat Kelurahan Baringin dan Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Minggu (26/4/2026) pagi, sekitar 50 orang warga setempat kembali turun tangan untuk memperbaiki infrastruktur jalan rusak di sekitar Jembatan Jawi-jawi.


Didukung penuh oleh PT Semen Padang berupa bantuan semen, gotong royong yang diinisiasi Rang Mudo Malayu Baringin-Tarantang itu juga melibatkan Persatuan Suku Jambak Baringin–Tarantang. Sejak pagi hingga siang, mereka bahu-membahu memperbaiki jalan rusak, mulai dari tahap persiapan hingga proses pengecoran jalan.

Ketua Rang Mudo Malayu Baringin–Tarantang, Riki Gusmaidi, mengatakan bahwa gotong royong perbaikan jalan rusak di sekitar Jembatan Jawi-jawi ini dilakukan dengan metode pengecoran jalan sepanjang kurang lebih 20 meter dengan ketebalan sekitar 15 sentimeter dan lebar bervariasi, antara 3 hingga 4 meter.


“Sebelumnya, kondisi jalan di lokasi tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga kerap menghambat mobilitas warga. Gotong royong ini telah menjadi bagian dari agenda rutin kami. Hampir setiap pekan, kami bersama warga secara swadaya memperbaiki titik-titik jalan rusak yang tersebar di wilayah Baringin dan Tarantang,” kata Riki.


Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperbaiki infrastruktur jalan, tetapi juga menjaga semangat kebersamaan di tengah masyarakat. “Gotong royong ini sudah menjadi budaya yang terus kami pelihara. Hampir setiap minggu kami berpindah lokasi untuk memperbaiki jalan secara bertahap, agar akses masyarakat semakin baik,” ujarnya.


Ia menambahkan, dalam setiap pelaksanaan gotong royong Rang Mudo Malayu Baringin-Tarantang, masyarakat juga memanfaatkan sumber daya yang ada secara mandiri, seperti material pasir yang diperoleh melalui swadaya warga, sementara kebutuhan semen didukung penuh oleh PT Semen Padang. Bahkan jumlahnya, kata Riki, sudah mencapai sekitar 500 zak.


Untuk itu, atas nama masyarakat Baringin dan Tarantang, ia pun mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada manajemen PT Semen Padang. “Di tengah keterbatasan yang kami miliki, bantuan dari PT Semen Padang ini sangat berarti dan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus bergerak bersama. Terima kasih PT Semen Padang atas bantuannya,” tutur Riki.


Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan bahwa bantuan yang diberikan merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Apalagi, kata dia, Kelurahan Baringin dan Kelurahan Tarantang merupakan bagian dari lingkungan sekitar perusahaan.


“Baringin dan Tarantang bagian dari lingkungan perusahaan, sehingga sudah menjadi kewajiban moral bagi perusahaan untuk turut berkontribusi dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, khususnya di bidang infrastruktur. 


Dukungan ini juga sejalan dengan arah pembangunan nasional yang menekankan pada penguatan infrastruktur dari tingkat desa atau akar rumput,” ujarnya.


PT Semen Padang yang merupakan anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG, akan terus bersinergi dengan masyarakat lingkungan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup warga di sekitar wilayah operasional.


Kegiatan gotong royong yang dilakukan warga Baringin dan Tarantang ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara masyarakat dan pihak perusahaan dapat menghasilkan dampak positif yang berkelanjutan.


Di tengah keterbatasan, semangat kebersamaan yang terus dijaga mampu menjadi kekuatan utama dalam membangun lingkungan yang lebih baik. ()

 

Padang, Lintasmedia news


Enam organisasi media dan wartawan di Sumbar, khususnya konstituen Dewan Pers, mendapat Piagam Penghargaan Kebencanaan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pemprov Sumbar yang diserahkan Gubernur dalam Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB), Minggu (26/4/2026) di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, Padang.


Keenam organisasi pers itu adalah Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumbar, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar, Pewarta Foto Indonesia (PFI) Sumbar, Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Padang dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Sumbar.


Menurut Gubernur yang diwakili Asisten 1 Pemprov Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri, SH.,MH., peran media dan wartawan pada saat terjadinya bencana hidrometeorologi akhir tahun 2025 lalu, sangat penting. Tidak saja memberitakan kondisi bencana secara akurat, tetapi juga menginformasikan penanganan pasca bencana serta mengetuk hati berbagai pihak untuk membantu dan mengulurkan bantuan.


"Kita berterima kasih kepada teman-teman pers dan teman media yang sangat aktif meliput bencana hingga tanggap darurat dan rekonstruksi, bahkan mungkin saja ada diantara insan jurnalis yang justru sebenarnya menjadi korban atau terdampak bencana," kata Asisten 1 Ahmad Zakri, SH.,MH., yang bergantian menyerahkan Piagam Penghargaan dengan Kalaksa BPBD Sumbar Era Sukma Munaf, ST.,MT.


Ketua SMSI Sumbar Zulnadi, SH mengucapkan terima kasih kepada Pemprov Sumbar atas pemberian piagam penghargaan ini. Sejatinya, piagam ini adalah penghormatan untuk wartawan yang bekerja liputan di lapangan siang dan malam ketika terjadi bencana alam, baik itu wartawan media siber, media cetak, wartawan televisi dan radio.


"Sumatera Barat termasuk provinsi yang rentan dengan bencana alam. Tidak saja bencana alam gempa bumi, tetapi juga bencana alam hidrometeorologi yang dipicu oleh kondisi cuaca dan iklim ekstrem, seperti curah hujan tinggi, angin kencang, dan suhu, yang dipengaruhi oleh siklus hidrologi. Jenis bencana ini meliputi banjir, tanah longsor, angin puting beliung, kekeringan, dan gelombang tinggi. Karenanya masyarakat kita harus selalu siap dan waspada, inilah inti dari peringatan HKB ini," kata Ketua SMSI Sumbar Zulnadi, SH., yang didampingi Sekretaris Gusfen Khairul.


Piagam Penghargaan Kebencanaan untuk SMSI Provinsi Sumbar diterima langsung oleh Ketua Zulnadi, SH. Sedangkan untuk PWI Sumbar diterima oleh Ketua Widia Navies, untuk IJTI Sumbar diterima oleh Ketua Defri Mulyadi Imung, dan untuk PFI diterima oleh Ketua Arief Pribadi. Sedangkan perwakilan AJI dan AMSI tidak hadir.


Selain enam organisasi pers dan media, Piagam Penghargaan Kebencanaan juga diserahkan Pemprov kepada Forkopimda Sumbar, Perbankan Daerah dan nasional, Badan/Balai Kementerian seperti Basarnas, BMKG, Balai Pelaksana Jalan Nasional II Sumbar, BUMN, Perguruan Tinggi, OPD, Ormas seperti PMI, LSM dan Forum Relawan Kebencanaan.


Sehubungan pelaksanaan HKB tahun 2026 di Auditorium Istana Gubernur Sumbar, dilakukan sosialisasi evakuasi mandiri yang dipandu oleh BPBD Sumbar dan Forum Pengurangan Resiko Bencana. Evakuasi mandiri ini disimulasikan seolah-olah terjadi bencana alam gempa bumi.


Pelaksanaan HKB tahun 2026 di Auditorium Istana Gubernur Sumbar berlangsung secara nasional yang terhubung dengan secara zoom di Kantor BNPB di Jakarta. Tepat pukul 10.00 WIB dilakukan penekanan tombol sirine Early Warning Sistem (EWS) Tsunami oleh Gubernur diwakili Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Zakri bersama Anggota Forkopimda Sumbar.


Harapan Kalaksa BPBD Sumbar Era Sukma Munaf, ST.,MT. dengan adanya pelaksanaan HKB ini maka kesiapsiagaan terhadap bencana menjadi budaya setiap individu masyarakat, karena itu terus dilakukan sosialisasi. Kenali early warning sistem (EWS) dan ikuti standar penyelamatan diri saat terjadi bencana, serta patuhi petunjuk evakuasi yang telah ada. (*)

 


PASAMAN, Lintasmedia News – Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, menghadiri puncak peringatan Gebyar Milad ke-9 SDIT Darul Azam Rao yang berlangsung khidmat pada Minggu (26/04). Perayaan tahun ini mengusung misi penguatan potensi siswa melalui rangkaian kompetisi religius, seperti lomba tahfiz dan hafalan doa-doa pendek.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, Asrial Arfandi Hasan, yang hadir mewakili Bupati Pasaman. Tampak hadir pula jajaran pimpinan sekolah, tokoh masyarakat, pemangku kepentingan Kecamatan Rao, serta para wali murid.Dalam sambutannya, Nelfri Asfandi menyampaikan apresiasi tinggi atas konsistensi SDIT Darul Azam Rao dalam memajukan dunia pendidikan di Pasaman. Ia menilai sekolah ini telah memberikan dedikasi nyata dalam membina putra-putri daerah melalui kurikulum berbasis Alquran.

“Selamat Milad ke-9 untuk SDIT Darul Azam Rao. Ini adalah bukti nyata dedikasi sekolah dalam mencetak generasi bangsa yang berkarakter islami, khususnya di Kabupaten Pasaman,” ujar Nelfri.

Lebih lanjut, politisi tersebut mengajak para orang tua untuk tidak ragu memercayakan pendidikan anak-anak mereka ke lembaga pendidikan tersebut demi mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga teguh dalam iman.

Menutup arahannya, Ketua DPRD Pasaman tersebut menyampaikan sebuah pantun sebagai bentuk dukungan moral bagi seluruh civitas akademika:

“Sarapan pagi di kota Batam, ditambah kopi nikmat terasa. Selamat milad SDIT Darul Azzam, mencetak generasi cerdas dan bertaqwa.”

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.