Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Aceh Timur, Lintasmedia News— 

Di Hari Raya Idul adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Qurban,merupakan salah satu hari besar yang paling mulia dalam kalender Islam. 

Dengan penuh semangat dan kebersamaan karyawan PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara melaksanakan Qurban untuk karyawan dan masyarakat hal ini di lakukan untuk menjadi pengingat abadi akan nilai nilai keikhlasan, kepatuhan, dan kepedulian sosial yang telah di contoh kan oleh nabi Ibrahim alaihis salam.

Hari yang penuh berkah ini Diperayaan setiap tanggal 10 Dzulhijjah, 

momentum ini di lakukan oleh PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara dengan menyembelih sebanyak 17 ekor sapi untuk masyarakat sekitar kebun dan para karyawan.


Manajer Kebun,Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama, menyampaikan kepada media bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan kebersamaan.


“Kegiatan kurban ini diharapkan dapat membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan seluruh karyawan,” ungkap Manajer Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama 


Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Mei 2026 dengan penuh semangat dan kebersamaan karyawan,

(I)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahilham. Gema takbir berkumandang mengiringi langkah ribuan jamaah yang memadati lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang di kawasan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, untuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026) pagi.

Udara yang masih sejuk perlahan dipenuhi lantunan doa dan suasana khidmat pelaksanaan Salat Iduladha di kawasan industri semen pertama di Asia Tenggara tersebut. Tidak hanya sekadar menjadi ibadah tahunan, Salat Iduladha itu juga menjadi momentum kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat yang selama lebih dari satu abad tumbuh berdampingan.

Salat Iduladha itu dihadiri Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, Komisaris Utama Werry Darta Taifur, serta karyawan Semen Padang Group beserta keluarga.

Salat dipimpin Ustaz Riko Pebrianto yang juga merupakan Imam Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang. Sementara khatib adalah dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. H. Andriyaldi, Lc., M.A.

Di tengah kekhusyukan Iduladha, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengingatkan kembali makna besar di balik hari raya kurban. Iduladha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi tentang kesediaan manusia menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan pribadi.

“Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan. Nilai-nilai itu yang harus terus hidup dalam kehidupan kita,” ujar Pri Gustari di hadapan ribuan jamaah.

Iduladha tidak berhenti pada ritual ibadah. Tradisi berbagi hewan kurban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan tersebut. Untuk tahun ini, kata Pri Gustari, perusahaan menyalurkan sebanyak 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat sekitar perusahaan serta sejumlah instansi di Kota Padang.

“Bantuan sapi kurban ini bukan sekadar agenda tahunan. Bantuan ini telah menjadi simbol kedekatan perusahaan dengan lingkungan yang selama ini tumbuh bersama. Selain itu, bantuan ini juga merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan,” katanya.

Pri Gustari menyampaikan harapan agar perusahaan tetap mampu bertahan dan terus memberi manfaat bagi masyarakat.

“Kami berharap seluruh stakeholder bersama-sama menjaga Semen Padang yang kita cintai ini agar tetap kuat, terus berinovasi, dan menjadi kebanggaan Ranah Minang,” katanya.


Tiga Spirit Keteladanan Nabi Ibrahim AS

Sementara itu, Ustaz Andriyaldi dalam khutbahnya yang berjudul “Tiga Spirit Keteladanan Nabi Ibrahim AS” menyampaikan tiga nilai utama keteladanan Nabi Ibrahim.

Pertama, uswah atau teladan dalam menjelmakan hakikat tauhid yang sesungguhnya. Ia menjelaskan bahwa tauhid merupakan fondasi utama dalam Islam yang berimplikasi bahwa hanya Allah SWT yang berhak disembah dan hanya kepada-Nya manusia memohon pertolongan.

“Konsep ini secara tegas tercantum dalam kalimat syahadat dan terangkum dalam Al-Qur’an Surah Al-Fatihah ayat 5, ‘Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in’ yang berarti ‘Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan’,” katanya.

Kedua, uswah dalam menghadapi berbagai ujian hidup. Menurutnya, Nabi Ibrahim AS merupakan salah satu nabi yang mendapatkan julukan mulia karena ketabahan dan ketaatannya dalam menghadapi ujian Allah SWT, mulai dari dibakar, diusir, tidak memiliki keturunan selama 86 tahun, membangun Ka’bah, hingga diperintahkan menyembelih anaknya sendiri.

“Kisah Nabi Ibrahim AS adalah potret hamba yang totalitas dalam kepasrahan kepada Allah SWT. Karena itu, Nabi Ibrahim AS dijuluki Imam atau Ummah (pemimpin), Uswah (teladan), Khalilullah (kekasih Allah), dan Ulul Azmi (nabi dengan keteguhan hati tinggi),” ujarnya.

Ketiga, sosok pribadi visioner. Nabi Ibrahim AS, kata Ustaz Andriyaldi, merupakan sosok yang memikirkan generasi berikutnya. Kepeduliannya tidak hanya sebatas materi, tetapi juga mencakup aspek spiritual, fisik, intelektual, hingga sosial yang diwariskan kepada keturunannya.

Nabi Ibrahim mendidik keturunannya dengan cara yang demokratis dan penuh kasih sayang, bukan secara otoriter. Ia juga senantiasa berdoa agar keturunannya menyembah Allah SWT, bukan berhala. Kepedulian Nabi Ibrahim bahkan melampaui zamannya sendiri, termasuk mendoakan kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai keturunannya yang akan membawa pencerahan bagi generasi setelahnya.

“Kemudian, Nabi Ibrahim juga berdoa untuk keturunannya sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 40 yang artinya, ‘Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku’,” katanya. (*)

 


Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/05) di Lapangan Wirabraja. Pelaksanaan Shalat berlangsung khidmat, diikuti langsung oleh Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Wakil Wali Kota, serta unsur Forkopimda dan masyarakat Kota Bukittinggi.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Irwan, menyampaikan, pada Hari Raya Idul Adha terdapat dua ibadah utama yang dilaksanakan umat Islam, yaitu ibadah haji dan ibadah qurban. Ia mendoakan seluruh jemaah haji asal Bukittinggi, Sumatra Barat, maupun Indonesia agar diberikan keselamatan selama menjalankan ibadah dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.

Irwan mengatakan, dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini, bertindak sebagai imam Darul Asfani, S.Ag., M.H., yang merupakan Dewan Hakim MTQ tingkat Provinsi Sumatra Barat asal Kota Bukittinggi. Khatib Shalat Idul Adha dipercayakan kepada Muchlis Bahar, Lc., M.Ag., Guru Besar UIN Imam Bonjol Padang.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan momentum bersejarah 100 tahun Jam Gadang. Dua momentum besar tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai agama dan adat, serta membangun ketahanan keluarga di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.

Diterangkannya bahwa ancaman penyakit masyarakat, narkoba, pergaulan bebas hingga perilaku menyimpang LGBT harus menjadi perhatian bersama. Keluarga harus menjadi benteng utama melalui penguatan pendidikan agama, kasih sayang dan pengawasan terhadap anak-anak

Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama seluruh unsur masyarakat menolak segala bentuk perilaku yang bertentangan dengan norma agama dan adat Minangkabau. Untuk itu Pemko terus berupaya mengantisipasi persoalan ini dengan menjalankan program Sekolah Keluarga Gemilang. (Sandra)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya kepada masyarakat melalui penyaluran puluhan hewan kurban ke berbagai wilayah, terutama di lingkungan perusahaan. Tahun ini, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan perusahaan semen tertua di Asia Tenggara itu menyalurkan 36 ekor sapi kurban yang didistribusikan secara bertahap, baik secara simbolis maupun langsung, pada 25–26 Mei 2026.

Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang secara konsisten dijalankan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di lingkungan operasional perusahaan maupun berbagai lembaga dan institusi di Sumatera Barat.

Prosesi penyerahan sapi kurban secara simbolis antara lain dilakukan kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, didampingi Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris, serta Kepala Unit CSR Hernes.

Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Bagi masyarakat sekitar, bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga simbol kedekatan perusahaan dengan warga yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, melalui Program TJSL pada 2026, PT Semen Padang menyerahkan total 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat. Bantuan itu merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha.

Pri menegaskan, PT Semen Padang senantiasa berkomitmen menjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan masyarakat di lingkungan perusahaan melalui berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.

“Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima dan membutuhkan,” katanya.

“Kami juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar PT Semen Padang senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, dan kemajuan dalam operasional maupun usahanya, sehingga perusahaan dapat terus meningkatkan kontribusi serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” sambungnya.

Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asril Adjis Rajo Bujang. Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang telah menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahun.

Ia mengatakan hubungan antara masyarakat Lubuk Kilangan dan PT Semen Padang selama ini terjalin baik, terutama melalui berbagai program sosial dan bantuan kemasyarakatan yang terus digulirkan perusahaan.

“Ini merupakan agenda rutin dari PT Semen Padang. Kami menerima setiap tahun, dan bantuan PT Semen Padang untuk Lubuk Kilangan sangat banyak. Untuk kurban ini, harapannya terus berlanjut,” katanya.

Atas nama KAN dan masyarakat Lubuk Kilangan, Asril menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang atas perhatian yang terus diberikan kepada anak nagari.

“Kami atas nama KAN mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Semen Padang. Bantuan ini nantinya akan kami distribusikan kepada anak kemenakan kami,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ketua KAN Limau Manis Zulkifli Dt Gamuyang. Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang sangat membantu masyarakat di wilayahnya, terutama dalam menyambut hari besar keagamaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang terus peduli kepada masyarakat adat dan masyarakat sekitar. Sebagai perwakilan masyarakat yang berdekatan dengan PT Semen Padang, kami mendukung program-program yang digagas PT Semen Padang, terutama untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Selain disalurkan secara simbolis kepada KAN Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis, penyerahan sapi kurban juga dilakukan di Masjid Nurul Wujud, Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Ketua Pengurus Masjid Nurul Wujud Mulyadi mengatakan bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang telah berlangsung rutin sejak lama dan menjadi bentuk perhatian perusahaan yang sangat dirasakan masyarakat sekitar masjid.

“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang. Bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang selalu rutin setiap tahunnya, kira-kira sejak tahun 2000-an,” katanya.

Menurut dia, keberlanjutan bantuan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga hubungan sosial dan spiritual dengan masyarakat di sekitar lingkungan operasional perusahaan.

Tak hanya untuk masyarakat dan lembaga adat, penyaluran hewan kurban PT Semen Padang juga menyasar sejumlah institusi dan organisasi.

Melalui penyaluran 36 sapi kurban tersebut, PT Semen Padang kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai perusahaan industri strategis nasional, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat Sumatera Barat yang terus hadir dan tumbuh bersama warga.

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan mempererat hubungan sosial dengan masyarakat melalui pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang akan digelar pada Rabu (27/5/2026) di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang.

Bekerja sama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pelaksanaan salat tersebut menjadi wujud kebersamaan perusahaan dan masyarakat dalam memakmurkan syiar Islam, khususnya pada momentum Hari Raya Iduladha.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin perusahaan dalam memperingati hari besar keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat ukhuwah dan kebersamaan, serta menjadikan Iduladha sebagai momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ini juga bagian dari syiar Islam yang terbuka dan penuh makna,” ujar Idris, Senin (25/5/2026).

Ia menyebutkan, Salat Iduladha dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WIB. Panitia mengimbau jamaah hadir setidaknya 15 menit sebelum pelaksanaan salat agar ibadah berlangsung tertib dan khusyuk.

Untuk mengantisipasi cuaca buruk, panitia juga menyiapkan lokasi alternatif. “Apabila hujan turun menjelang pelaksanaan salat, maka salat akan dipindahkan ke Masjid Raya Jabal Rahmah PT Semen Padang,” kata Idris.

Pada pelaksanaan salat nanti, panitia menghadirkan Dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. H. Akhi Andriyaldi, Lc., MA sebagai khatib. Sementara itu, imam salat dipercayakan kepada Ustaz Riko Febrianto, S.Pd.I yang merupakan Imam Masjid Raya Jabal Rahmah.

Menurut Idris, momentum Hari Raya Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.

“Untuk itu, kami mengundang seluruh karyawan Semen Padang Group beserta keluarga dan masyarakat sekitar perusahaan untuk bersama-sama merayakan Iduladha. Kebersamaan ini akan memperkuat semangat persaudaraan dan memperluas syiar Islam,” katanya.

Pelaksanaan Salat Iduladha ini juga menjadi bagian dari peran sosial PT Semen Padang yang terus berupaya hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan bisnis, tetapi juga di bidang sosial dan keagamaan.

Melalui kegiatan tersebut, PT Semen Padang berharap semangat Iduladha dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memperkuat nilai pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) bersama Anggota DPRD Bukittinggi, Dewi Anggraini, menggelar Bimbingan Organisasi dan Bimbingan Teknis Anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Kota Bukittinggi.

Kegiatan yang diikuti sekitar 31 anggota RAPI Bukittinggi tersebut berlangsung di Santika Hotel, 23 hingga 24 Mei 2026. Acara ini menghadirkan narasumber dari Balmon Kelas II A Padang, BPBD, Dinas Kesehatan dan RAPI Sumbar.

RAPI merupakan mitra strategis pemerintah dalam mendukung komunikasi kebencanaan dan pelayanan masyarakat. Ketika sinyal seluler terganggu, kemacetan terjadi atau bencana datang, komunikasi radio melalui frekuensi 142 MHz sering menjadi harapan pertama dalam penyampaian informasi yang cepat dan akurat. Demikian dikatakan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi, Asrar Fernando, didampingi Kepala Bidang S-IKP, Ramon Arisa Putra. 

Asrar menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari Pokok Pikiran anggota DPRD KotaBukittinggi, Dewi Anggraini, sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas organisasi komunikasi masyarakat di Kota Bukittinggi.

Menurutnya, Pemerintah Kota Bukittinggi terus mendorong peningkatan kemampuan teknis, pemahaman regulasi serta etika komunikasi anggota RAPI.  Bimtek tersebut diharapkan agar anggota RAPI Bukittinggi semakin profesional, solid dan siap bersinergi dengan BPBD, Polres, Dishub serta seluruh OPD. Terlebih di momentum peringatan 100 Tahun Jam Gadang dan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 tahun 2026.

Sementara itu, Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dewi Anggraini, menyampaikan, pelaksanaan Bimbingan Organisasi dan Bimbingan Teknis RAPI menjadi langkah positif dalam memperkuat kapasitas anggota RAPI di bidang komunikasi dan pelayanan masyarakat. 

Keberadaan RAPI dinilai memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah, terutama dalam mendukung komunikasi sosial, kegiatan kemasyarakatan hingga penanganan kebencanaan di tengah masyarakat. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Dalam rangka peringatan 100 Tahun Jam Gadang, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias  memaparkan berbagai rangkaian kegiatan kepada awak media. Kegiatan ini berlangung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Selasa (26/05).

Ramlan menyampaikan, perayaan 100 Tahun Jam Gadang mengangkat tema “Jam Gadang, Detak Jantung Ibukota”. Rangkaian kegiatan akan berlangsung selama bulan Juni 2026, mulai tanggal 3 hingga 21 Juni 2026, yang terbagi dalam dua kategori besar. Pemko Bukittinggi akan menghadirkan berbagai event utama berskala lokal, nasional hingga internasional.

"Adapun event utama tersebut di antaranya Pajalan Nagari Festival, Bukittinggi East Film Festival, Pameran 100 Foto Jam Gadang, Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan, Seminar Internasional Bridging Friendship Strengthening Indonesia–Netherlands Diplomatic Ties via Bukittinggi–Amsterdam, Jam Gadang Cultural Night, Festival Kuliner Tradisional, Photography Competition serta Lomba Cipta Puisi 100 Tahun Jam Gadang tingkat SD, SMP dan SLTA se-Indonesia," ujarnya.

Selain itu, dukungan dari Yayasan Satu Pena melalui pelaksanaan IMLF 2026 akan menghadirkan berbagai agenda menarik, mulai dari seminar internasional, peluncuran 100 buku, parade 1000 perempuan berpakaian Minang, parade 100 penyair dunia, festival randai, pertunjukan seni budaya, hingga bazar UMKM dan pameran buku di kawasan Jam Gadang dan Pasa Ateh.

Wali Kota juga mengatakan, Kegiatan ini akan melibatkan delegasi dari 38 negara dan menghadirkan seminar sastra dan AI, penanaman 100 pohon, pembacaan puisi alam, program IMLF Goes to School, serta International Teacher Seminar yang membahas peluang dan tantangan pendidikan di era kecerdasan buatan. (Sandra)

 

PADANG, Lintasmedia News— Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya kepada masyarakat melalui penyaluran puluhan hewan kurban ke berbagai wilayah, terutama di lingkungan perusahaan. Tahun ini, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan perusahaan semen tertua di Asia Tenggara itu menyalurkan 36 ekor sapi kurban yang didistribusikan secara bertahap, baik secara simbolis maupun langsung, pada 25–26 Mei 2026.


Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang secara konsisten dijalankan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di lingkungan operasional perusahaan maupun berbagai lembaga dan institusi di Sumatera Barat.


Prosesi penyerahan sapi kurban secara simbolis antara lain dilakukan kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, didampingi Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris, serta Kepala Unit CSR Hernes.

Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Bagi masyarakat sekitar, bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga simbol kedekatan perusahaan dengan warga yang telah terjalin selama puluhan tahun.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, melalui Program TJSL pada 2026, PT Semen Padang menyerahkan total 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat. Bantuan itu merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha.


Pri menegaskan, PT Semen Padang senantiasa berkomitmen menjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan masyarakat di lingkungan perusahaan melalui berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.


“Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima dan membutuhkan,” katanya.


“Kami juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar PT Semen Padang senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, dan kemajuan dalam operasional maupun usahanya, sehingga perusahaan dapat terus meningkatkan kontribusi serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” sambungnya.


Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asril Adjis Rajo Bujang. Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang telah menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahun.


Ia mengatakan hubungan antara masyarakat Lubuk Kilangan dan PT Semen Padang selama ini terjalin baik, terutama melalui berbagai program sosial dan bantuan kemasyarakatan yang terus digulirkan perusahaan.


“Ini merupakan agenda rutin dari PT Semen Padang. Kami menerima setiap tahun, dan bantuan PT Semen Padang untuk Lubuk Kilangan sangat banyak. Untuk kurban ini, harapannya terus berlanjut,” katanya.


Atas nama KAN dan masyarakat Lubuk Kilangan, Asril menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang atas perhatian yang terus diberikan kepada anak nagari.


“Kami atas nama KAN mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Semen Padang. Bantuan ini nantinya akan kami distribusikan kepada anak kemenakan kami,” ujarnya.


Hal serupa disampaikan Ketua KAN Limau Manis Zulkifli Dt Gamuyang. Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang sangat membantu masyarakat di wilayahnya, terutama dalam menyambut hari besar keagamaan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang terus peduli kepada masyarakat adat dan masyarakat sekitar. Sebagai perwakilan masyarakat yang berdekatan dengan PT Semen Padang, kami mendukung program-program yang digagas PT Semen Padang, terutama untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya.


Selain disalurkan secara simbolis kepada KAN Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis, penyerahan sapi kurban juga dilakukan di Masjid Nurul Wujud, Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.


Ketua Pengurus Masjid Nurul Wujud Mulyadi mengatakan bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang telah berlangsung rutin sejak lama dan menjadi bentuk perhatian perusahaan yang sangat dirasakan masyarakat sekitar masjid.


“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang. Bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang selalu rutin setiap tahunnya, kira-kira sejak tahun 2000-an,” katanya.


Menurut dia, keberlanjutan bantuan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga hubungan sosial dan spiritual dengan masyarakat di sekitar lingkungan operasional perusahaan.


Tak hanya untuk masyarakat dan lembaga adat, penyaluran hewan kurban PT Semen Padang juga menyasar sejumlah institusi dan organisasi.


Melalui penyaluran 36 sapi kurban tersebut, PT Semen Padang kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai perusahaan industri strategis nasional, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat Sumatera Barat yang terus hadir dan tumbuh bersama warga.

 

PADANG, Lintasmedia News— Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahilham. Gema takbir berkumandang mengiringi langkah ribuan jamaah yang memadati lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang di kawasan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, untuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026) pagi.


Udara yang masih sejuk perlahan dipenuhi lantunan doa dan suasana khidmat pelaksanaan Salat Iduladha di kawasan industri semen pertama di Asia Tenggara tersebut. Tidak hanya sekadar menjadi ibadah tahunan, Salat Iduladha itu juga menjadi momentum kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat yang selama lebih dari satu abad tumbuh berdampingan.


Salat Iduladha itu dihadiri Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, Komisaris Utama Werry Darta Taifur, serta karyawan Semen Padang Group beserta keluarga.

Salat dipimpin Ustaz Riko Pebrianto yang juga merupakan Imam Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang. Sementara khatib adalah dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. H. Andriyaldi, Lc., M.A.


Di tengah kekhusyukan Iduladha, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengingatkan kembali makna besar di balik hari raya kurban. Iduladha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi tentang kesediaan manusia menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan pribadi.


“Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan. Nilai-nilai itu yang harus terus hidup dalam kehidupan kita,” ujar Pri Gustari di hadapan ribuan jamaah.


Iduladha tidak berhenti pada ritual ibadah. Tradisi berbagi hewan kurban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan tersebut. Untuk tahun ini, kata Pri Gustari, perusahaan menyalurkan sebanyak 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat sekitar perusahaan serta sejumlah instansi di Kota Padang.


“Bantuan sapi kurban ini bukan sekadar agenda tahunan. Bantuan ini telah menjadi simbol kedekatan perusahaan dengan lingkungan yang selama ini tumbuh bersama. Selain itu, bantuan ini juga merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan,” katanya.


Pri Gustari menyampaikan harapan agar perusahaan tetap mampu bertahan dan terus memberi manfaat bagi masyarakat.


“Kami berharap seluruh stakeholder bersama-sama menjaga Semen Padang yang kita cintai ini agar tetap kuat, terus berinovasi, dan menjadi kebanggaan Ranah Minang,” katanya.


Tiga Spirit Keteladanan Nabi Ibrahim AS


Sementara itu, Ustaz Andriyaldi dalam khutbahnya yang berjudul “Tiga Spirit Keteladanan Nabi Ibrahim AS” menyampaikan tiga nilai utama keteladanan Nabi Ibrahim.


Pertama, uswah atau teladan dalam menjelmakan hakikat tauhid yang sesungguhnya. Ia menjelaskan bahwa tauhid merupakan fondasi utama dalam Islam yang berimplikasi bahwa hanya Allah SWT yang berhak disembah dan hanya kepada-Nya manusia memohon pertolongan.


“Konsep ini secara tegas tercantum dalam kalimat syahadat dan terangkum dalam Al-Qur’an Surah Al-Fatihah ayat 5, ‘Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in’ yang berarti ‘Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan’,” katanya.


Kedua, uswah dalam menghadapi berbagai ujian hidup. Menurutnya, Nabi Ibrahim AS merupakan salah satu nabi yang mendapatkan julukan mulia karena ketabahan dan ketaatannya dalam menghadapi ujian Allah SWT, mulai dari dibakar, diusir, tidak memiliki keturunan selama 86 tahun, membangun Ka’bah, hingga diperintahkan menyembelih anaknya sendiri.


“Kisah Nabi Ibrahim AS adalah potret hamba yang totalitas dalam kepasrahan kepada Allah SWT. Karena itu, Nabi Ibrahim AS dijuluki Imam atau Ummah (pemimpin), Uswah (teladan), Khalilullah (kekasih Allah), dan Ulul Azmi (nabi dengan keteguhan hati tinggi),” ujarnya.


Ketiga, sosok pribadi visioner. Nabi Ibrahim AS, kata Ustaz Andriyaldi, merupakan sosok yang memikirkan generasi berikutnya. Kepeduliannya tidak hanya sebatas materi, tetapi juga mencakup aspek spiritual, fisik, intelektual, hingga sosial yang diwariskan kepada keturunannya.


Nabi Ibrahim mendidik keturunannya dengan cara yang demokratis dan penuh kasih sayang, bukan secara otoriter. Ia juga senantiasa berdoa agar keturunannya menyembah Allah SWT, bukan berhala. Kepedulian Nabi Ibrahim bahkan melampaui zamannya sendiri, termasuk mendoakan kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai keturunannya yang akan membawa pencerahan bagi generasi setelahnya.


“Kemudian, Nabi Ibrahim juga berdoa untuk keturunannya sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 40 yang artinya, ‘Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku’,” katanya. (*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Menyambut Hari Raya Qurban atau Idul Adha, 10 Zulhijjah 1447 H, Pemerintah Kota Bukittinggi melaksanakan malam takbiran. Kegiatan dilaksanakan di pelataran Jam Gadang Bukittinggi, Selasa (26/05).


Kakan Kemenag Bukittinggi, Irwan, menyampaikan, komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi dalam kegiatan keagamaan patut diberi pujian. Komitmen positif yang merupakan bentuk penyatuan kegiatan keagamaan, kebudayaan dan nilai sejarah Kota Bukittinggi.


"Komitmen untuk keagamaan hari ini, tepat Di pelataran Jam Gadang, merupakan bentuk keberhasilan pemerintah dalam menyatukan nilai-nilai historis dan nilai-nilai religius. Mudah-mudahan, komitmen ini berbuah positif untuk menjadikan Bukittinggi sebagai daerah yang baldatun thoyyibatun Warabbun Ghofur," ujarnya.


Irwan mengatakan, Pada malam sebelum Idul Adha, seluruh penjuru dunia mengumandangkan suara Takbir Tahmid dan Tahlil. Kalimat Takbir yang dikumandangkan merupakan bukti pengakuan bahwa betapa besarnya Allah dan betapa kecilnya kita manusia. 


"Kalimat Tahmid yang kita kumandangkan merupakan pengakuan bahwa yang hanya pantas dipuji itu adalah Allah tidak ada selain dari Allah. Kalimat Tahlil yang kita kumandangkan, sebuah pengakuan bahwa hanya kepada Allah kita minta tolong hanya kepada Allah kita mohon petunjuk dan tidak ada lagi bantuan selain dari bantuan Allah," ungkap Irwan.


Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, momen Idul Adha menjadi salah satu hari besar Islam yang sangat ditunggu masyarakat. Sejumlah warga melaksanakan ibadah haji di Arafah dan bagi yang belum berkesempatan, merayakan Idul Adha dengan berqurban.


Ia menghimbau agar momentum malam takbiran dapat dilaksanakan  dengan penuh rasa khusyuk, tertib dan menjaga keamanan serta kenyamanan lingkungan masing-masing. Termasuk yang di jalan raya agar tetap mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan bersama. (Sandra)

PADANG,Lintas Media News
 Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya kepada masyarakat melalui penyaluran puluhan hewan kurban ke berbagai wilayah, terutama di lingkungan perusahaan. Tahun ini, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan perusahaan semen tertua di Asia Tenggara itu menyalurkan 36 ekor sapi kurban yang didistribusikan secara bertahap, baik secara simbolis maupun langsung, pada 25–26 Mei 2026.

Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang secara konsisten dijalankan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di lingkungan operasional perusahaan maupun berbagai lembaga dan institusi di Sumatera Barat.

Prosesi penyerahan sapi kurban secara simbolis antara lain dilakukan kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, didampingi Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris, serta Kepala Unit CSR Hernes.

Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Bagi masyarakat sekitar, bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga simbol kedekatan perusahaan dengan warga yang telah terjalin selama puluhan tahun.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, melalui Program TJSL pada 2026, PT Semen Padang menyerahkan total 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat. Bantuan itu merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha.

Pri menegaskan, PT Semen Padang senantiasa berkomitmen menjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan masyarakat di lingkungan perusahaan melalui berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima dan membutuhkan,” katanya.

“Kami juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar PT Semen Padang senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, dan kemajuan dalam operasional maupun usahanya, sehingga perusahaan dapat terus meningkatkan kontribusi serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” sambungnya.

Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asril Adjis Rajo Bujang. Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang telah menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahun.

Ia mengatakan hubungan antara masyarakat Lubuk Kilangan dan PT Semen Padang selama ini terjalin baik, terutama melalui berbagai program sosial dan bantuan kemasyarakatan yang terus digulirkan perusahaan.

“Ini merupakan agenda rutin dari PT Semen Padang. Kami menerima setiap tahun, dan bantuan PT Semen Padang untuk Lubuk Kilangan sangat banyak. Untuk kurban ini, harapannya terus berlanjut,” katanya.

Atas nama KAN dan masyarakat Lubuk Kilangan, Asril menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang atas perhatian yang terus diberikan kepada anak nagari.

“Kami atas nama KAN mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Semen Padang. Bantuan ini nantinya akan kami distribusikan kepada anak kemenakan kami,” ujarnya.

Hal serupa disampaikan Ketua KAN Limau Manis Zulkifli Dt Gamuyang. Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang sangat membantu masyarakat di wilayahnya, terutama dalam menyambut hari besar keagamaan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang terus peduli kepada masyarakat adat dan masyarakat sekitar. Sebagai perwakilan masyarakat yang berdekatan dengan PT Semen Padang, kami mendukung program-program yang digagas PT Semen Padang, terutama untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Selain disalurkan secara simbolis kepada KAN Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis, penyerahan sapi kurban juga dilakukan di Masjid Nurul Wujud, Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.

Ketua Pengurus Masjid Nurul Wujud Mulyadi mengatakan bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang telah berlangsung rutin sejak lama dan menjadi bentuk perhatian perusahaan yang sangat dirasakan masyarakat sekitar masjid.

“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang. Bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang selalu rutin setiap tahunnya, kira-kira sejak tahun 2000-an,” katanya.

Menurut dia, keberlanjutan bantuan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga hubungan sosial dan spiritual dengan masyarakat di sekitar lingkungan operasional perusahaan.

Tak hanya untuk masyarakat dan lembaga adat, penyaluran hewan kurban PT Semen Padang juga menyasar sejumlah institusi dan organisasi.

Melalui penyaluran 36 sapi kurban tersebut, PT Semen Padang kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai perusahaan industri strategis nasional, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat Sumatera Barat yang terus hadir dan tumbuh bersama warga.(*)

PADANG, Lintasmedia News- Total sebanyak 85 hewan kurban pada Idul Adha 1447 H atau 2026 M tahun ini. Adapun rincian hewan kurban kali ini masing-masing sebanyak 55 sapi dan 30 kambing yang sasaran pembagian ke sejumlah masjid yang berlokasi di kawasan sumber air baku Perusahaan umum daerah air minum Kota Padang atau PerumdamPadang. 


Hal itu disampaikan oleh Direktur Utama PerumdamPadang, Hendra Pebrizal saat upacara penyerahan hewan kurban di halaman Kantor Pusat Perumdam Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Senin (25/5/2026) pagi. Turut hadir saat upacara Wali Kota Padang yang diwakili Sekdako Raju Minrofa Chaniago beserta Ketua Dewan Pengawas Perumdam Padang, Didi Aryadi dan jajaran direksi serta para karyawan/karyawati.


Dirut Hendra Pebrizal menyebutkan hewan kurban yang disalurkan Perumdam Kota Padang bersumber dari sumbangan segenap karyawan/karyawati perusahaan yang dipimpinnya dalam kurun waktu tertentu secara rutin setiap tahun. 


Di samping itu, Perumdam Kota Padang menerima sumbangan hewan kurban satu ekor sapi dari Bank Nagari dan satu unit truk tangki air dari Bank Mega. Penyerahan bantuan tersebut diserahkan masing-masing utusan Bank Nagari melalui Direktur Keuangan Roni Erdian serta perwakilan dari Bank Mega di halaman Kantor Perumdam Kota Padang pada Senin pagi tadi.


Pada kesempatan sama Sekda Kota Padang, Raju Minrofa Chaniago dalam sambutannya menyampaikan penghargaan kepada Perumdam Kota Padang serta Bank Nagari dan Bank Mega yang telah berkontribusi melalui Dana _Corporate Social Responsibility_ (CSR). 


Selanjutnya, dari keseluruhan hewan kurban itu pihaknya membagikan sekaligus membagikan kepada segenap pihak yang dianggap layak menerimanya. Utamanya, sasaran penerima hewan kurban yang diberikan melalui hasil survei tim Perumdam Kota Padang selama ini. 


*Hewan Kurban untuk PWI Sumbar* 


Kali ini PWI Sumbar juga termasuk yang mendapat hewan kurban hasil sumbangan tersebut. Menanggapi hal ini, Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyampaikan ucapan terima kasih kepada pihak Perumdam Kota Padang beserta jajarannnya. 


"Kami turut mengapresiasi Perumdam Kota Padang, serta mendoakan supaya perusahaan umum daerah air minum Kota Padang kembali pulih kondisinya menyusul sempat twrdampak akibat bencana hydrometerologi yang melanda sebagian daerah Pulau Sumatera akhir tahun 2025 silam, " ujar Widya Navies, didampingi Sekretaris Firdaus Abie dan Sekretris Dewan Kehormatan Provinsi (DKP), Emil Mahmudsyah serta beberapa pengurus PWI Sumbar lainnya saat menerima secara simbolis sumbangan kurban. (*/rel*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.