Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang kembali berpartisipasi dalam kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Berbeda dari pelaksanaan sebelumnya, Safari Ramadan kali ini digelar di kawasan ring satu perusahaan, tepatnya di Masjid Raya Limau Manis, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Kota Padang, pada Jumat (6/3/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah, Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis, Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Anggota DPRD Kota Padang Mulyadi Muslim, Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa, Ustaz Afrizal Tanjung, Ketua Pengurus Masjid Raya Limau Manis Jasman, serta sejumlah pejabat dari lingkungan Pemerintah Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang.
Dalam kesempatan tersebut, PT Semen Padang menyalurkan bantuan kepada Masjid Raya Limau Manis berupa uang tunai sebesar Rp12,5 juta serta lima mushaf Al-Qur’an. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Keuangan PT Semen Padang kepada Ketua Pengurus Masjid Raya Limau Manis, Jasman.
Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Z. Lubis, berharap bantuan tersebut dapat mendukung kelancaran aktivitas masjid dan jamaah, khususnya selama bulan Ramadan.
“Kami berharap bantuan ini dapat memperlancar kegiatan ibadah dan syiar Islam di Masjid Raya Limau Manis, sekaligus membawa keberkahan bagi masyarakat dan juga bagi PT Semen Padang,” ujarnya.
Sementara itu, Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang dan sejumlah pihak yang turut berkontribusi dalam pelaksanaan Safari Ramadan Pemprov Sumbar di Masjid Raya Limau Manis.
Dalam tausiyahnya kepada jamaah, orang nomor satu di Sumbar itu mengutip pesan dari Surat An-Nisa ayat 9 yang mengingatkan pentingnya menjaga dan mempersiapkan generasi penerus agar tidak menjadi generasi yang lemah.
Ia menekankan bahwa orang tua dan masyarakat memiliki tanggung jawab bersama dalam membimbing generasi muda agar terhindar dari berbagai pengaruh negatif serta mendorong mereka melakukan kegiatan yang bermanfaat.
“Banyak hal negatif yang perlu kita waspadai. Karena itu, mari kita arahkan generasi muda untuk melakukan kegiatan positif agar masa depan mereka menjadi lebih baik,” kata Mahyeldi.
Dalam kesempatan tersebut, gubernur juga memberikan motivasi kepada para pelajar tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK yang mengikuti berbagai kegiatan Ramadan di Masjid Raya Limau Manis. Ia bahkan menyerahkan hadiah sebagai bentuk apresiasi atas semangat para pelajar dalam belajar dan beribadah.
Selain bantuan dari PT Semen Padang, Pemerintah Provinsi Sumbar juga menyalurkan berbagai bantuan untuk mendukung kegiatan masjid dan masyarakat. Bantuan tersebut antara lain Rp50 juta dari Pemprov Sumbar, 40 mushaf Al-Qur’an, bantuan Rp10 juta dari Bank Nagari, serta Rp12,5 juta melalui Dinas Pendidikan.
Selain itu, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumbar turut menyalurkan bantuan sebesar Rp3 juta untuk petugas masjid serta program bantuan pendidikan senilai Rp1,706 miliar bagi 1.706 siswa di Kota Padang. Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis kepada Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang.
Penjabat Sekda Kota Padang, Raju Minropa, yang hadir mewakili Wali Kota Padang menyampaikan apresiasi atas kunjungan rombongan Pemerintah Provinsi Sumbar sekaligus perhatian yang diberikan kepada masyarakat Kota Padang.
Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar dalam membantu penanganan bencana yang terjadi di Kota Padang pada November dan Desember lalu.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Raya Limau Manis, Jasman, menjelaskan bahwa pengurus masjid tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga aktif menjalankan berbagai program sosial serta pembinaan karakter masyarakat.
Menurutnya, pengurus masjid berkomitmen memastikan tidak ada anak-anak di kawasan Limau Manis yang putus sekolah karena keterbatasan biaya. Pengurus bahkan memberikan bantuan langsung bagi anak-anak yang membutuhkan perlengkapan sekolah.
“Alhamdulillah, dari Masjid Raya Limau Manis juga lahir beberapa juri MTQ tingkat Sumatera Barat. Kami juga terus membina karakter anak-anak melalui program Smart Surau,” ujar Jasman.
PARIWARA
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna penyampaian secara resmi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran (TA) 2025, Senin (9/3).
Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kota Padang itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion. Kemudian didampingi Wakil Ketua, Mastilizal Aye, Osman Ayub dan Jupri serta Sekretaris DPRD Kota Padang, Hendrizal Azhar dan segenap anggota dewan.
Dalam keterangannya kepada awak media setelah rapat paripurna berlangsung, Muharlion menjelaskan rapat paripurna kali ini dalam rangka penyampaian LKPJ pelaksanaan pemerintahan selama satu tahun dari Januari- Desember.
"Dari LKPJ tergambar capaian yang diraih Wali Kota selama masa kepemimpinan. Ini terkait kinerja," ujarnya.
Lebih lanjur dikatakannya, setelah ini akan dibahas ke tingkat komisi untuk selanjutnya keluar rekomendasi yang akan ditindaklanjuti pemerintah Kota Padang dalam pelaksanaan tahun 2026.
"Spesifik untuk 2026 ini kami mendorong pencapain program unggulan sesuai amanah RPJMD. Sejauh mana capaian program unggulan (Progul) menuju RPJMD. Apa yang belum tercapai kita kawal lagi," kata Muharlion.
Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir secara resmi mewakili Wali Kota menyampaikan Nota LKPJ Tahun 2025.
Dikatakannya laporan ini merupakan wujud nyata akuntabilitas publik dari penyelenggaraan pemerintahan oleh kepala daerah kepada DPRD sebagai lembaga resmi yang mewakili masyarakat.
"Penyampaian LKPJ ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan otonomi daerah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, sekaligus sebagai bahan evaluasi agar penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran, khususnya dalam penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan serta sumber daya daerah," ujarnya.
Lebih jauh dari itu, LKPJ yang disampaikan ini pada hakikatnya merupakan laporan mengenai hasil dan capaian program serta kegiatan atas pemanfaatan keuangan daerah, sebagaimana yang telah disepakati bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Tentunya hasil-hasil yang dicapai beserta persoalan yang dihadapi selama pelaksanaan tugas tahun 2025, akan kita evaluasi bersama dan akan dijadikan sebagai masukan bagi pelaksanaan tugas pada tahun yang akan datang.
"Secara umum, penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Kota Padang pada Tahun 2025 dapat berjalan dengan baik dan lancar, meskipun masih terdapat beberapa permasalahan," ujarnya.
Permasalahan yang paling umum berkaitan dengan ketidaksesuaian antara asumsi prioritas pembangunan daerah dengan kemampuan keuangan daerah serta rencana program atau kegiatan yang direncanakan dalam RKPD.
Kedepan, diharapkan permasalahan tersebut dapat kita atasi bersama melalui perencanaan dan perhitungan yang cermat, penguatan pengendalian program, serta penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada kinerja dan didukung oleh pengawasan yang efektif, sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Kota Padang dapat berjalan maksimal.
Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan target pendapatan daerah Kota Padang Tahun 2025 yang bersumber dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah adalah sebesar Rp2.875.054.471.583,59 dengan realisasi sebesar Rp2.850.542.198.443,07 atau 99,15 persen.
Belanja daerah Kota Padang ditargetkan sebesar Rp3.037.706.279.299,30 dengan realisasi sebesar Rp2.818.290.949.526,79 atau 92,78 persen, yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp2.551.891.477.231,01 dengan realisasi sebesar Rp2.372.901.119.077,54 atau 92,99 persen.
Belanja Modal sebesar Rp465.877.483.256,29 direalisasikan sebesar Rp433.414.334.351,25 atau 93,03 persen.
Belanja tidak terduga sebesar Rp19.937.318.812,00 direaliasikan sebesar Rp11.975.496.098,00 atau 60,07 persen.
"Harapannya penyampaian Nota LKPJ ini dapat menjadi bahan telaahan serta tanggapan berupa saran dan masukan, guna meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik ke depan," tuturnya. (Adv)
PARIWARA
LUBUK LINGGAU, LINTASMEDIANEWS.COM
Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat melaksanakan Sholat Tarawih bersama jajaran Pemerintah Kota Lubuk Linggau di Masjid Al-Basir, Jalan Kenanga II RT 07 Perumahan Qito Residence, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Linggau Utara II, Selasa (3/3/2026).
Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan tarawih di bulan suci Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah, membangun tali silaturahmi sesama umat Muslim serta menjadi wadah komunikasi dalam menyampaikan pesan-pesan agama melalui tausiyah.
“Momentum Ramadan hendaknya kita jadikan sebagai sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Mari kita jalani bulan suci Ramadan 1447 H dengan hati yang bersih dan penuh sukacita,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga lingkungan, saling menghormati, serta memanfaatkan momentum Ramadan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat demi meraih ridho Allah SWT.
Menurutnya, semoga momentum Ramadan ini mampu meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, tidak hanya selama bulan puasa tetapi juga terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota kembali mengingatkan sejumlah program yang telah berjalan di Kota Lubuk Linggau, di antaranya pemasangan gigi palsu gratis, berobat gratis cukup menggunakan KTP, pemberian insentif bagi guru mengaji, penggali kubur dan pengurus jenazah, pembagian seragam baru untuk siswa kelas 1 SD dan 1 SMP, serta kebijakan penggunaan seragam celana panjang bagi siswa SD dan SMP mulai tahun ajaran baru.
Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Lubuk Linggau berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik di berbagai bidang.(rls.adv.ngi)
PARIWARA
LUBUK LINGGAU, LINTASMEDIANEWS.COM
Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, dalam rangka penyampaian 5 Raperda inisiatif DPRD Kota Lubuk Linggau oleh Ketua BP2D.
Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Senin (9/2/2026). Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Lubuk Linggau, Yulian Efendi.
Dalam sambutannya, Wali Kota H. Rachmat Hidayat menyampaikan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja.
Menurutnya, regulasi tersebut memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 menjadi rujukan utama dalam pembentukan, penggabungan, maupun penyesuaian perangkat daerah.
Selain itu, peraturan teknis seperti Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pembinaan dan Pengendalian Penataan Perangkat Daerah serta regulasi sektoral lainnya menjadi acuan normatif dan prosedural dalam menentukan model organisasi perangkat daerah yang efisien dan sesuai kebutuhan.
Pembentukan maupun penggabungan dinas, lanjut wali kota, merupakan bagian penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan optimal, tidak terjadi tumpang tindih fungsi, serta sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran dan peningkatan kinerja birokrasi.
Hal ini termasuk penataan urusan pemerintahan yang bersifat spesifik, seperti penanggulangan bencana dan pengalihan bidang kebudayaan dari Dinas Pendidikan ke Dinas Pariwisata.
“Dengan demikian, struktur organisasi tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi juga menjadi alat strategis untuk mempercepat penyelesaian masalah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” tegasnya.
Filosofi tersebut selaras dengan visi kepala daerah, yakni “Terwujudnya Lubuk Linggau yang Maju dan Sejahtera”, yang menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan dan pembangunan, serta mendorong transformasi kelembagaan agar lebih adaptif terhadap perubahan dan tuntutan zaman.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Lubuk Linggau secara resmi menyampaikan Rancangan Raperda tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Lubuk Linggau untuk dibahas dan disempurnakan bersama DPRD.
Ia menegaskan bahwa sinergitas antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci utama dalam merumuskan arah pembangunan yang aspiratif, realistis, dan tepat sasaran. Diharapkan, regulasi yang dihasilkan nantinya dapat menjadi kompas pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Lubuk Linggau.
Sementara itu, Ketua BP2D DPRD Kota Lubuk Linggau, Hambali Lukman, menyampaikan 5 Raperda inisiatif DPRD, yakni Raperda tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan, Raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, Raperda tentang Keolahragaan, Raperda tentang Perlindungan dan Pelayanan Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Disabilitas, serta Raperda tentang Pembinaan dan Pengembangan Industri Mikro dan Kecil.
Turut hadir unsur Forkopimda, Sekda, H Trisko Defriyansa, staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, lurah dan instansi vertikal. (rls.adv.ngi)
Pariwara
Padang, Lintasmedianews.com
Seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang laksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M. Wakil Ketua DPRD Kota Padang ,Jupri melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447H/2026 M ini di Masjid Al Kafffah Kampung Jua Nan XX Lubuk Begalung, Kota Padang.pada Minggu ( 8/3/2026).
Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri yang akrab disapa Makdang Jupri ini menyampaikan bahwa Safari Ramadhan tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan amal ibadah.
"Melalui Safari Ramadhan ini, mari kita tingkatkan amal ibadah dan tebar kebaikan di mana pun berada, karena setiap kebaikan akan kembali kepada diri kita sendiri,” ujar Makdang Jupri.
Pada kesempatan tersebut Jupri menyoroti persoalan yang kian meresahkan dikalangan generasi muda saat ini. Persoalan kenakalan remaja serta maraknya penyalahgunaan narkotika sudah memprihatinkan.
Jupri menyampaikan bahwa baru- baru ini Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa Sumbar kini bukan lagi sekadar daerah lintasan peredaran narkotika, melainkan telah menjadi target peredaran yang menyasar remaja hingga wilayah pedesaan.
Provinsi Sumbar, khususnya Kota Padang sudah menjadi sasaran peredaran narkotika. Ini harus menjadi peringatan serius bagi kita semua. Seluruh elemen masyarakat harus bisa menjadi pemutus rantai peredaran narkoba ini di kalangan generasi muda kita saat ini.
Ia juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan yang religius, rukun, dan harmonis sebagai benteng moral bagi generasi muda.
Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak dan juga pentingnya peran ninik mamak dalam adat Minangkabau untuk menjaga dan membimbing anak kemenakan agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif kenakalan remaja ."Ninik mamak memiliki tanggung jawab moral untuk merangkul dan membimbing generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” tegasnya.
Pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri secara simbolis menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 Juta kepada pengurus Masjid...
Bantuan itu merupakan bagian dari program Safari Ramadhan 1447 H yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan keagamaan serta operasional masjid.Berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemakmuran masjid dan kepentingan umat.
Pengurus Masjid Al Kaffah , menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Bapak Jupri. Pengurus mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jupri atas bantuan hibah sebesar Rp25 juta untuk Masjid ini. Bantuan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi beliau serta keluarga.
Safari Ramadhan 1447H/2026 M Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri
Masjid Al Kaffah Kampung Jua Nan XX Lubeg ,Masjid Darussalam, Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Lubeg dan Mushalla Taqwa Gurun Laweh Nan XX Lubeg.
Pariwara
Padang, Lintasmwdianews.com
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub serahkan bantuan melalui anggaran pokok - pokok pikiran (Pokir) untuk Surau Papan Palinggam dan Pondok Tahfiz Masjid Raya, Kelurahan Pasa Gadang,Kecamatan Padang Selatan, Minggu (1/3/2026) sore, jelang buka puasa Ramadhan 1447 H/2026 M.
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub mengatakan, memang penyerahan bantuan ini sudah kita agendakan sebelumnya.Surau Papan bagi keluarga besar kita di Pasar Gadang ini cukup bersejarah.Tentu ini perlu kita melihat sejauh mana program-program dan tentu perlu kita bantu supaya bisa terjadi jalannya sebuah organisasi di Surau Papan ini.
Kemudian kita juga menyerahkan bantuan pada Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, yang sekalian juga hadir pengurusnya di Surau Papan ini untuk menerima bantuan secara simbolis. Bantuan untuk Surau Papan sebesar Rp50 juta dan Pondok Tahfiz sebesar Rp20 juta. Bantuan ini melalui anggaran pokok-pokok pikiran selaku anggota dewan, " ujarnya.
Perlu juga perhatian kita dengan banyaknya sekarang mengenai penyakit remaja,kenakalan remaja yang berdampak negatif bagi mereka sendiri.
Pondok Tahfiz, disini merupakan tempat untuk mempelajari kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh pengurus.Terutama program ini menyentuh ke remaja-remaja.Tentu ini yang perlu kita berikan semua perhatian.Artinya, pengurus ini kalau tidak kita bantu, bagaimana dia melakukan program-program ini.
Jadi kalau para masjid, mushalla dan Pondok Tahfiz melakukan progtam mencintai Al-Quran,
tapi wadahnya tidak dia buat, ini kan tidak mungkin juga."Tapi Alhamdulillah kita menunjukkan kepada pengurus-pengurus untuk mencintai Al-Quran itu ada sebuah wadah.Nah, wadahnya inilah yang kita dukung dan kita bersamakan bagaimana jalannya wadah ini,"pungkasnya.
Usai kegiatan penyerahan bantuan yang diterima pengurus Surau Papan dan pengurus Pondok Tahfiz Masjid Raya,langsung digelar buka puasa bersama.Terlihat Wakil Ketua DPRD Kota Padang,Osman Ayub berbaur bersama masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan dan silaturahmi di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.
Sementara pengurus Surau Papan, Rahmad Ramadanto menyampaikan di Kelurahan Pasa Gadang ini ada penerima manfaat yakni Surau Papan Palinggam sebesar Rp50 juta dan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang sebesar Rp 20juta .
"Bantuan ini merupakan dari pokok-pokok pikiran Bapak Osman Ayub sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang. Ini kami ajukan pada tahun 2025 dan realisasi di 2026 ini. Kami mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan ini dan akan dimanfaatkan sebaik mungkin," pungkasnya. (bim)
Pariwara
Padang, Lintasmedianews.com
Seluruh anggota DPRD Kota Padang, 45 orang di bulan Ramadhan 1447 H ini menyelenggarakan Safari Ramadhan ke masjid dan mushala yang ada di Kota Padang.
Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye menyampaikan,Alhamdulillah hari ini, Minggu (1/3/2026) melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan berada di Masjid Baiturrahim, Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo.Pada kesempatan ini menyalurkan dana hibah dari APBD Kota Padang sebanyak Rp25 juta dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh pengurus masjid dengan sebaik-baiknya.
Dan perlu kita ketahui tempat ini Masjid Baiturrahim ini adalah wakaf tanah. Pada dulunya dari Ibu Salmi Lukman, pegawai Depag dan kami bekerjasama dengan Lurah, RT/RW, Pemuda dan warga disini bahu membahu untuk membangun yang dulunya adalah mushalla sekarang sudah jadi masjid.
Alhamdulillah seperti yang kita lihat, kita betul nyaman sholat di tempat ini dan apa yang kami berikan tadi adalah bentuk apresiasi kami kepada warga di sini yang selalu memperhatikan dan meramaikan masjid ini," Mastilizal Aye.
Selain itu dalam bulan Ramadhan ini kita bersyukur. Ya, kita bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya tanpa ada gangguan.Tidak seperti dengan saudara-saudara kita di Palestine, di Iran, di Timur Tengah yang hari ini suasana begitu mencekam.
Bahkan saudara-saudara kita yang ada umroh hari ini belum ada yang bisa kembali.Karena ada pembatalan jadwal pesawat.
Kita berdoa mudah-mudahan jemaah umroh kita yang ada di Mekah bisa kembali dengan selamat.Dan konflik yang ada di Timur Tengah yang menjadi perhatian seluruh dunia hari ini juga bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.Sehingga umat Islam yang ada disana bisa menjalankan ibadah pada bulan puasa dan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.
Kita selalu berdoa untuk keselamatan mereka.
Dan kepada masyarakat Indonesia mari kita doakan agar saudara-saudara kita seiman yang muslim di Timur Tengah bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya.Dan apa yang terjadi di sana kita cukup berhatiin.
Tapi kita selalu ingatkan kepada warga kita yang ada di sini. Alhamdulillah, syukurillah kita bisa menjalankan ibadah bulan puasa dan menjalankan ibadah kita di bulan-bulan luar Ramadhan dengan tanpa ada gangguan dan ini perlu kita syukuri dan perlu kita nikmati bersama-sama," ungkapnya.
PARIWARA
DPRD PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menekankan pentingnya peran mushola dan masjid sebagai pusat pendidikan agama bagi generasi muda dalam kegiatan Safari Ramadhan Tim III Pemerintah Kota Padang di Musallah Nurul Iman, Perumahan Permata Balai Gadang 3, Kelurahan Bungo Pasang, Minggu (1/3/2026).
Dalam sambutannya, Muharlion menyampaikan harapannya agar pembangunan mushola dapat berjalan lancar dan menjadi tempat pembelajaran yang produktif bagi anak-anak.
“Dengan hadirnya mushola ini, kita berharap ke depan menjadi pusat pendidikan untuk generasi kita, terutama anak-anak. Anak-anak harus aktif dalam pengajian dan kegiatan di masjid maupun mushola sehingga mereka terbentengi dari pengaruh negatif globalisasi,” ujarnya.
Muharlion menekankan program Smart Surau sebagai upaya pemerintah kota dalam membangun karakter religius anak-anak.
Melalui program ini, anak-anak diharapkan rutin mengikuti salat berjamaah, belajar tahfiz Al-Qur’an, dan aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan mereka.
“Setelah pulang sekolah, anak-anak kembali ke surau untuk salat Magrib, Isya, dan Subuh berjamaah. Insya Allah dengan program Smart Surau, mereka termotivasi untuk rajin ke mushola dan masjid sehingga generasi kita tidak ‘lost’ di era teknologi,” jelas Muharlion.
Ketua DPRD juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dan pemerintah untuk menjaga lingkungan dan kota agar tetap bersih.
Ia mengingatkan warga untuk membiasakan pemilahan sampah di rumah dan mendukung program pengolahan sampah yang dijalankan Pemko Padang.
“Indikator kota yang baik salah satunya adalah kebersihan. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, saya yakin dalam dua sampai tiga tahun ke depan, Kota Padang bisa menjadi kota terbersih di Indonesia,” ungkapnya.
Muharlion menambahkan, dukungan warga melalui kepatuhan membayar pajak dan PBB juga sangat penting agar program pembangunan, termasuk fasilitas mushola dan infrastruktur publik, dapat berjalan optimal.
Kegiatan Safari Ramadhan di Musallah Nurul Iman diikuti oleh jajaran Tim III Pemko Padang dan masyarakat setempat.
Muharlion menekankan bahwa sinergi antara DPRD, pemerintah, dan warga menjadi kunci keberhasilan program Smart Surau serta pembangunan fasilitas ibadah yang berkualitas.
“Program ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga upaya membentuk karakter dan religiusitas generasi muda. Dengan partisipasi aktif masyarakat, kita bisa memastikan anak-anak tumbuh cerdas, berakhlak, dan dekat dengan masjid,” pungkas Ketua DPRD Padang. (*)
Kebijakan tersebut berupa penerapan sistem satu arah (one way) serta waktu steril atau clearance time guna mengurangi potensi kemacetan di jalur utama penghubung Padang–Bukittinggi itu.
Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menjelaskan rekayasa lalu lintas one way untuk pengaturan arus kendaraan tersebut merupakan hasil koordinasi dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 2026.
“Kendaraan yang bergerak dari Kota Padang menuju Bukittinggi akan diberlakukan sistem one way mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Setelah periode tersebut berakhir, arus lalu lintas dari arah sebaliknya, yakni Bukittinggi menuju Padang, akan diberlakukan skema yang sama mulai pukul 14.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB,” kata Kombes Pol Reza, Jumat (6/3/2026).
Menurut Kombes Pol Reza, penerapan sistem one way ini dilakukan karena kondisi jalan di kawasan Lembah Anai belum sepenuhnya pulih setelah terdampak bencana beberapa waktu lalu. Pengerjaan perbaikan infrastruktur masih terus dikebut.
“Meski demikian, perbaikan infrastruktur terus dikebut dan ditargetkan pada H-7 Lebaran jalur tersebut sudah dapat difungsikan selama 24 jam dengan dua arah,” tegas Kombes Pol Reza.
Kombes Pol Reza menambahkan, selain sistem satu arah (one way), petugas juga akan menerapkan waktu steril selama 30 menit pada jalur sepanjang sekitar 20 Kilometer.
“Dalam masa tersebut, kendaraan tidak diperbolehkan melintas karena jalur akan dikosongkan sementara untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat pergantian arus kendaraan,” tutur dia.
Selain itu, kata Kombes Pol Reza, pihaknya juga mendirikan sejumlah pos pantau dan pos siaga di beberapa titik strategis, di antaranya kawasan Lembah Anai, Padangpanjang, serta sejumlah lokasi lainnya di sepanjang jalur tersebut.
“Pemantauan kondisi lalu lintas selama arus mudik juga akan dilakukan selama 24 jam dengan memanfaatkan drone, teknologi pemantauan modern, serta sistem RTMC untuk melihat perkembangan kepadatan kendaraan secara langsung,” ujar Kombes Pol Reza.
Sementara itu, ungkap Kombes Pol Reza, jalur alternatif Malalak belum difungsikan sebagai jalur one way karena statusnya masih dalam kondisi darurat.
“Pengendara yang melintasi kawasan tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi rambu-rambu demi menjaga keselamatan selama perjalanan,” ulasnya.
Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam saat Libur Lebaran
Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan jalur Lembah Anai tepatnya ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 akan dibuka selama 24 jam untuk kendaraan roda empat saat libur Lebaran terhitung H-10 hingga H+10 Idul Fitri.
“Mulai H-10 sudah bisa dilakukan pembukaan trafik 24 jam untuk dua lajur dan dua arah. Ini diberlakukan masih untuk kendaraan roda empat dan nanti mengikuti ketentuan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan,” kata Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi.
Panduan & Petunjuk Perjalanan
Elsa Putra mengatakan, sebelumnya pembukaan ruas jalan tersebut ditargetkan mulai H-7 Idul Fitri, namun BPJN memajukan menjadi H-10 berkat percepatan dan kerja keras yang dilakukan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang terus mengebut pengerjaan fisik.
“Secara umum, kami telah melaksanakan pengerjaan bore pile untuk lokasi yang terputus pada ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 yang terkena dampak bencana banjir bandang pada November 2025 sehingga saat ini telah tersambung. Total progres pekerjaan saat ini secara keseluruhan sekitar 44 persen dengan pekerjaan struktur bore pile sendiri telah mencapai 77 persen,” jelas Elsa.
Sebagai bentuk persiapan menghadapi libur Lebaran, Elsa mengatakan, pihak terkait nantinya juga menyiagakan tiga alat berat serta mendirikan posko. Alat berat tersebut dibutuhkan mengingat masih terdapat beberapa lokasi yang rawan bencana terutama dari potensi longsoran tebing.
“Terkait pembukaan ruas jalan secara berkelanjutan selama 24 jam usai libur Lebaran, BPJN akan melakukan evaluasi penggunaan jalan itu. Sebab, lokasi tersebut termasuk lima dari 15 lokasi yang saat ini memerlukan dukungan alat berat yang cukup banyak untuk perbaikan pascabencana. Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar pengguna jalan dan masyarakat dapat nyaman dalam berkendara di ruas jalan tersebut hingga ke Jembatan Kembar Margayasa,” pungkasnya.