Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
LINTASMEDIANEWS.COM, DHARMASRAYA – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan mengerahkan 15 Puskesmas di seluruh wilayah kabupaten untuk membagikan masker kepada anak-anak sekolah, sebagai upaya melindungi kesehatan peserta didik di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut perintah Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani untuk memastikan penerapan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan peserta didik.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Yosta Defina, didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Aprial Khamri Isra, mengatakan seluruh Puskesmas telah dikerahkan untuk melaksanakan pembagian masker di wilayah kerja masing-masing.
“Puskesmas di wilayah kerja masing-masing kami kerahkan untuk membagikan masker kepada anak-anak sekolah. Ini merupakan upaya untuk melindungi kesehatan peserta didik, terutama di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap,” ujar Yosta Defina.
Ia menjelaskan, keterlibatan 15 Puskesmas tersebut diharapkan dapat memastikan pendistribusian masker menjangkau anak-anak sekolah di seluruh Kabupaten Dharmasraya.
Pembagian masker ini juga menjadi bagian dari langkah berkelanjutan pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang rentan mengalami gangguan saluran pernapasan akibat paparan polusi udara.
Sebelumnya, Pemkab Dharmasraya telah menerima bantuan sebanyak 50.000 masker dari Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang kemudian didistribusikan untuk mendukung perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap.
Pada awal terjadinya kabut asap akibat karhutla, Dinas Kesehatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya juga telah membagikan sebanyak 5.000 masker kepada masyarakat.
Pembagian kemudian dilanjutkan pada tahap berikutnya dengan jumlah 10.000 masker. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap yang memengaruhi kualitas udara.
Kini, perlindungan kesehatan diperkuat melalui pembagian masker kepada anak-anak sekolah dengan melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta seluruh Puskesmas di wilayah kerja masing-masing.
Pemkab Dharmasraya berharap langkah ini dapat mendukung keberlangsungan pembelajaran tatap muka dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik.
Pemerintah daerah juga mengimbau pihak sekolah dan orang tua agar terus memantau kondisi kesehatan anak selama beraktivitas. Apabila ditemukan keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya, anak perlu segera mendapatkan pemeriksaan tenaga kesehatan.
Melalui koordinasi lintas perangkat daerah tersebut, Pemkab Dharmasraya berupaya memastikan kegiatan pendidikan tetap berjalan dengan memperhatikan aspek kesehatan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap di lingkungan sekolah.(el)
Pasbar,Lintas Media News Com
Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat melalui Kepala Bidang Sekolah Dasar Alpen Branja,S.pd berikan apresiasi penuh kepada Panitia ,Korwil ,Kepala Sekolah para Guru serta Peserta Lomba Tahfizd Se- kabupaten Pasaman Barat.
Alpen saat diminta konfirmasinya ,Kamis 15/9 terkait kegiatan Lomba Tahfizd Qur'an Jenjang Sekolah Dasar Tahun 2026 ini ,memiliki peranan yang sangat penting dalam rangka membentuk karakter para murid yang religius,disiplin,percaya diri dan berahklak mulia.
Tidak hanya itu ,tapi bisa memberikan ruang apresiasi dan motivasi kepada seluruh murid yang memiliki kemampuan untuk menghafal Al-Qu'ran.
Kegiatan ini merupakan bagian yang sangat penting dalam rangka menumbuhkembangkan bakat kemampuan serta kompetensi yang dimilikinya,tentu harus diberikan, dibekali ,diasah dengan segala pengetahuan dan pemahaman,apalagi untuk menjadi Juara.
Lomba Tahfiz Qur'an tingkat Kabupaten Pasaman Barat mewakili setiap Kecamatan dengan peserta 6 Orang 3 Putera dan 3 Puteri yang keseluruhannya dihadiri 11 kecamatan sebanyak 66 Orang peserta dengan didampingi guru Agama dan pelatih.
Ada pun materi utama lomba adalah Juz 30 atau juz Amma yang dipilih secara acak oleh Dewan Juri yang mencakup kelancaran hafalan ,ketepatan ayat serta kesinambungan bacaan.
Sementara kriteria dan penilaiannya berpa Tahfizd hafalan maksimal 49,Tajwid 40,fashahah 20 dengan total nilai 100.
Para pemenang Juara I,II III diberikan berupa Piagam penghargaan dan Uang Pembinaan dengan berpariasi.
Ia berharap dengan adanya lomba ini bisa menjadi wahana pembinaan ,sekaligus menjadi pemetaan Prestasi bagi murid-murid yang memiliki prestasi khususnya dalam bidang Tahfizd Qur'an yang mulia ini untuk ke tingkat yang lebih tinggi katanya.
KEPULAUAN MENTAWAI, Lintasmedia News– Personel TNI dan Polri bahu-membahu mengangkut pipa untuk mempercepat pembangunan sarana air bersih dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0319/Mentawai di Dusun Pogari, Desa Goiso’oinan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan akses air bersih.
Pengangkutan pipa dilakukan untuk mendukung sasaran fisik program Tentara Manunggal Membangun Air Bersih, termasuk pembangunan bak penampung air yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat.
Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sarana air bersih yang lebih memadai. Ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Keterlibatan personel TNI dan Polri dalam mengangkut material juga mencerminkan semangat gotong royong dan kekompakan dalam menyukseskan setiap tahapan pelaksanaan TMMD.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai tidak hanya mendorong pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi TNI-Polri bersama masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga pembangunan sarana air bersih di Dusun Pogari dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Goiso’oinan.(Fais)
Bukittinggi, Lintasmedianews com
Perhelatan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat ke XVI tahun 2026, resmi ditutup, di Stadion Utama Sumbar, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (14/10). Dari keseluruhan pertandingan yang diikuti, Kota Bukittinggi berhasil menduduki posisi keempat dengan torehan 223 medali.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, sekaligu Ketua Kontingen Bukittinggi, memberi apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih dan juga official yang telah berjuang semaksimal mungkin.
"Perjuangan panjang yang kita lalui di arena pertandingan akhirnya berbuah manis. Keberhasilan mengumpulkan total 223 medali ini merupakan bukti nyata dari dedikasi tanpa batas, keringat saat latihan, serta mental juara yang kokoh dari anak-anak muda kebanggaan kita," ujar Ibnu Asis.
Ia menegaskan, di balik raihan ratusan medali tersebut, terdapat nilai-nilai sportivitas dan karakter tangguh yang senantiasa dijunjung tinggi oleh para atlet Kota Bukittinggi. Menurutnya, semangat pantang menyerah di setiap arena tanding mencerminkan karakter masyarakat Bukittinggi yang gigih, sekaligus menjunjung tinggi prinsip fair play dan persaudaraan antar-daerah.
"Capaian impresif ini, tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, melainkan momentum kebangkitan dan tonggak sejarah baru bagi pembinaan prestasi olahraga secara berkelanjutan di Kota Bukittinggi. Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait guna memberikan ruang, pembinaan, serta apresiasi terbaik bagi para atlet agar mampu melangkah ke jenjang prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional," ungkapnya.
Tahun 2018 lalu, Bukittinggi berhasil mendapatkan 72 medali emas, 86, perak dan 84 perunggu. Pada Porprov XVI tahun 2026 ini, Bukittinggi berhasil meraih 77 medali emas, 64 medali perak dan 82 medali perunggu, dengan total keseluruhan 223 medali.
"Alhamdulillah. Perjuangan yang luar biasa. Kami apresiasi atlet atlet lokal kita di Bukittinggi. Seluruh pertandingan dilaksanakan dengan sportif. Bibit atlet terbaik dan potensial semakin banyak muncul. Buktinya, dari 2018 lalu kita 72 emas, tahun 2026 ini kita tambah perolehan emas kita menjadi 77. Terima kasih kami ucapkan pada atlet kita semua, pelatih dan seluruh kontingen," ungkap Ibnu.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemua dan Olahraga Bukittinggi, Hendra Eka Putra, bersama Ketua KONI Bukittinggi, Hendra Hendarmin, juga memberikan apresiasi pada seluruh atlet, pelatih dan kontingen. Hasil yang diberikan saat ini, menjadi bukti semakin baiknya pembinaan yang dilakukan di setiap cabor.
"Alhamdulillah kita Kota Bukittinggi berhasil masuk dalam 4 besar klasemen akhir Porprov XVI. Hasil ini, kita dapat dari tim monev kita, yang nantinya akan dievaluasi dan akan dilakukan penyesuaian data. Hasil tersebut bisa saja berubah berdasarkan, Surat Keputusan Panitia Besar Porprov XVI thn 2026, dgn pertimbangan, tekhnis lapangan internal
cabor, atlit yang berangkat mandiri dan hal hal tekhnis lainnya menyangkut peraturan PB Porprov XVI 2026.Terima kasih atas perjuangan seluruh kontingen. Terkait bonus, Pemko Bukittinggi akan mempersiapkannya dengan baik dan mohon bersabar, karena untuk bonus atlet ini, kita anggarkan di perubahan 2027 mendatang," ungkapnya.
Pada Proprov XVI 2026, Bukittinggi tampil dengan kekuatan 644 kontingen. Terdiri dari 538 atlet dan yang mengikuti 42 cabang olahraga (cabor), didampingi 106 official. Keberhasilan kontingen Kota Bukittinggi di Porprov XVI Sumbar 2026 ini diharapkan mampu memperkokoh posisi Bukittinggi sebagai salah satu lumbung atlet potensial dan berkarakter mulia di Provinsi Sumatra Barat, sekaligus mengharumkan nama Kota Jam Gadang di kancah olahraga regional hingga nasional.
Poprov XVI ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. Melalui data yang dicantumkan dalam proprovsumbar.com, Kota Padang kembali meraih juara umum, disusul posisi kedua Kota Solok, posisi ketiga Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Bukittinggi di posisi keempat. (*)
Pasbar,Lintas Media News Com
Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan bersama Komandan Kodim 0305 Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya memantau pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari di Kecamatan Luhak Nan Duo dan Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Rabu 14/10
Dalam kegiatan tersebut, rombongan turut didampingi anggota DPRD Pasbar dan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.
Pemantauan diawali di TPS 04 Nagari Jambak Selatan, kemudian dilanjutkan ke TPS 01 Nagari Ophir, TPS 01 Nagari Pujorahayu, TPS 08 Nagari Mahakarya, serta TPS 01 dan TPS 05 Nagari Padang Harapan. Rombongan selanjutnya mengunjungi TPS 01 Nagari Sasak dan mengakhiri pemantauan di TPS 02 Ranah Pasisie.
Usai pemantauan, Wabup M. Ihpan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan pelaksanaan Pilwana, mulai dari penyelenggara, aparat keamanan, hingga masyarakat yang menggunakan hak pilihnya.
Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat yang telah mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) sejak pagi hari.
Pelaksanaan Pilwana ini berjalan lancar, aman, dan terkendali berkat kerja sama seluruh pihak, baik penyelenggara maupun masyarakat. Kami juga mengapresiasi tingginya partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilihnya. Jika ditemukan kendala di lapangan, hendaknya segera diselesaikan dengan baik sesuai mekanisme yang berlaku.
Sementara itu, Dandim 0305 Pasaman Letkol Inf. Darmawan Hendra Wijaya menilai pelaksanaan Pilwana, khususnya dari sisi manajemen, alur, dan mekanisme di TPS, telah berjalan dengan baik. Penerapan sistem pemungutan suara elektronik (e-voting) dinilai mendukung proses yang lebih efisien, tertata, dan memudahkan rekapitulasi hasil suara.
Menurutnya, sistem tersebut juga mendukung transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan Pilwana. Dari sisi keamanan, situasi di sejumlah TPS yang dikunjungi terpantau aman dan kondusif.
Kami mengucapkan terima kasih kepada jajaran TNI, Polri, serta seluruh lapisan masyarakat yang telah menjaga keamanan dan ketertiban selama pelaksanaan Pilwana. Apabila terdapat kendala atau permasalahan, diharapkan dapat diselesaikan secara berjenjang sesuai ketentuan yang berlaku,tegasnya.
Pemantauan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat bersama unsur TNI, DPRD, dan perangkat daerah untuk memastikan pelaksanaan Pilwana berlangsung tertib serta memberikan ruang bagi masyarakat untuk menggunakan hak pilih secara aman dan bertanggung jawab.
pasamanbarat.Lintasmedia news -- Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H meresmikan Musala Darul Agung yang berada di lingkungan Markas Komando (Mako) Polsek Pasaman, Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), Rabu (14/10/2026).
Peresmian musala tersebut menjadi momentum untuk memperkuat pembinaan mental dan rohani personel Polri, sekaligus meningkatkan nilai-nilai keimanan, moralitas, dan integritas dalam pelaksanaan tugas Kepolisian.
Dalam sambutannya, Kapolres Pasaman Barat menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembangunan Musala Darul Agung, khususnya jajaran Polsek Pasaman dan para donatur.
“Terima kasih kepada seluruh jajaran Polsek Pasaman dan para donatur yang telah berpartisipasi dalam pembangunan Musala Darul Agung Polsek Pasaman,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan musala di lingkungan Polsek Pasaman tidak hanya berfungsi sebagai tempat melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi sarana pembinaan rohani dan mental bagi personel Kepolisian.
Melalui fasilitas ibadah tersebut, diharapkan tumbuh kesadaran spiritual yang semakin kuat sehingga setiap anggota Polri dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi integritas, serta mengedepankan sikap humanis dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Keberadaan musala ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat pelaksanaan ibadah bagi personel, tetapi juga menjadi sarana pembinaan mental dan rohani guna membentuk anggota Polri yang beriman, berintegritas, humanis, serta senantiasa mengedepankan pelayanan yang tulus dan berkeadilan kepada masyarakat,” ungkapnya.
Rangkaian kegiatan peresmian juga diisi dengan penyampaian sepatah kata oleh tokoh agama, dilanjutkan ceramah agama oleh ustaz dan doa bersama.
Dalam tausiah tersebut, disampaikan pesan tentang keutamaan membangun rumah ibadah sebagai bentuk amal jariah. Pembangunan rumah Allah diharapkan menjadi ladang pahala bagi setiap orang yang turut berkontribusi, baik melalui tenaga, pikiran maupun materi.
Pesan keagamaan itu sekaligus mengajak seluruh pihak untuk terus menumbuhkan semangat kebersamaan, kepedulian, dan keikhlasan dalam mendukung kegiatan keagamaan serta mempererat hubungan silaturahmi.
Prosesi peresmian kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan plakat peresmian Musala Darul Agung oleh Kapolres Pasaman Barat, yang diikuti rombongan, serta pemotongan pita sebagai tanda diresmikannya musala tersebut.
Dengan diresmikannya Musala Darul Agung, diharapkan fasilitas ini dapat dimanfaatkan secara optimal oleh personel Polsek Pasaman untuk beribadah dan memperkuat pembinaan rohani, serta menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan kerja kepolisian yang religius, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat. (HumasResPasbar)
LINTASMEDIANEWS.COM, DHARMASRAYA –Pemkab Dharmasraya melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Kumperdag) Kabupaten menyelesaikan pembangunan lapak usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Blok B Sitiung 1, tepatnya di samping kanan lapangan bola Koto Agung, Nagari Sungai Duo, Kecamatan Sitiung.
Kepala Dinas Kumperdag Dharmasraya, Alfiandri, di Pulau Punjung, Rabu (14/10/2026), mengatakan pembangunan fasilitas tersebut merupakan upaya pemerintah daerah dalam memfasilitasi pelaku UMKM sekaligus mendorong peningkatan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, keberadaan lapak tersebut diharapkan dapat menjadi tempat bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha, memperluas aktivitas perdagangan, serta meningkatkan pendapatan keluarga.
“Pembangunan lapak ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam menyediakan sarana pendukung bagi pelaku UMKM. Kita berharap fasilitas ini dapat dimanfaatkan dengan baik sehingga mampu mendorong tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Alfiandri menjelaskan, pembangunan lapak UMKM tersebut juga merupakan realisasi komitmen Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, kepada masyarakat Nagari Sungai Duo, khususnya terkait penataan kawasan yang menjadi salah satu pusat keramaian masyarakat.
Kawasan Blok B Sitiung 1 yang berada di sekitar lapangan bola Koto Agung dinilai memiliki potensi untuk mendukung aktivitas ekonomi warga. Karena itu, penyediaan fasilitas perdagangan di lokasi tersebut diharapkan dapat membuat kegiatan usaha masyarakat lebih tertata dan nyaman.
Bangunan lapak yang telah diselesaikan tersebut dirancang untuk menampung empat lapak usaha. Fasilitas ini diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menjalankan berbagai kegiatan perdagangan sesuai kebutuhan dan peluang usaha setempat.
Sementara itu, Wali Nagari Sungai Duo, Ali Amran, menyampaikan terima kasih kepada Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, beserta jajaran pemerintah daerah atas pembangunan fasilitas tersebut.
Ia mengatakan keberadaan lapak UMKM itu menjadi dukungan bagi masyarakat, terutama warga yang ingin mengembangkan usaha di kawasan Blok B Sitiung 1.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ibu Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya atas pembangunan lapak ini. Semoga fasilitas tersebut bermanfaat bagi masyarakat dan dapat meningkatkan perekonomian warga Sungai Duo,” ujarnya.
Melalui pembangunan sarana perdagangan tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap pelaku UMKM memiliki kesempatan lebih besar untuk mengembangkan usaha, sekaligus mendukung penataan kawasan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat Nagari Sungai Duo. (el)
KEPULAUAN MENTAWAI, LINTASMEDIA NEWS– Kodim 0319/Mentawai menggelar penyuluhan pemanfaatan dan konservasi hutan bagi masyarakat di Dusun Rokot, Desa Matobe, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Rabu (14/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari sasaran nonfisik TMMD ke-130 Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Penyuluhan menghadirkan Edi Sucipto, S.Hut., dari Kesatuan Pengelolaan Hutan Produksi (KPHP) Mentawai sebagai narasumber. Ia memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga ekosistem hutan sekaligus memanfaatkan sumber daya alam secara bijaksana dan berkelanjutan.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan mampu memahami dampak kerusakan hutan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta berperan aktif dalam menjaga kelestarian hutan demi keberlangsungan hidup generasi mendatang.
Penyuluhan tersebut juga menjadi upaya memperkuat sinergi antara TNI, instansi terkait, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran lingkungan.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga kelestarian hutan agar pemanfaatan sumber daya alam tetap sejalan dengan upaya pelestarian lingkungan di Kabupaten Kepulauan Mentawai.(Fais)
KEPULAUAN MENTAWAI – Personel TNI dan Polri bahu-membahu mengangkut pipa untuk mempercepat pembangunan sarana air bersih dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0319/Mentawai di Dusun Pogari, Desa Goiso’oinan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan akses air bersih.
Pengangkutan pipa dilakukan untuk mendukung sasaran fisik program Tentara Manunggal Membangun Air Bersih, termasuk pembangunan bak penampung air yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat.
Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sarana air bersih yang lebih memadai. Ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Keterlibatan personel TNI dan Polri dalam mengangkut material juga mencerminkan semangat gotong royong dan kekompakan dalam menyukseskan setiap tahapan pelaksanaan TMMD.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai tidak hanya mendorong pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi TNI-Polri bersama masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga pembangunan sarana air bersih di Dusun Pogari dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Goiso’oinan.(Fais)