Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan banjir Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI dprd DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur langsa lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak mandailing natal Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar polres Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok


PADANG,Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., melakukan kunjungan kerja ke SMKN 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan dunia pendidikan sekaligus melihat langsung aktivitas dan potensi yang dikembangkan oleh sekolah kejuruan.

Kehadiran Muhidi disambut hangat oleh jajaran majelis guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi SMKN 2 Batusangkar. Suasana penuh keakraban mewarnai temu ramah tersebut, mencerminkan antusiasme keluarga besar sekolah menyambut pimpinan lembaga legislatif Sumatera Barat itu.

Dalam kunjungan tersebut, Muhidi tidak sekadar hadir untuk bersilaturahmi. Ia juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai aktivitas produktif yang menjadi bagian dari pembelajaran dan pengembangan keterampilan peserta didik di lingkungan sekolah.

Salah satu momen menarik terjadi ketika Muhidi diajak memetik buah melon segar hasil budidaya sekolah. Dengan penuh antusias, ia mengikuti kegiatan tersebut dan melihat langsung hasil kerja siswa dalam mengembangkan tanaman hingga menghasilkan buah yang siap dipanen.

Momen memetik melon itu menjadi gambaran menarik tentang bagaimana pendidikan kejuruan dapat menghadirkan pengalaman belajar yang nyata. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan keterampilan yang berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan produktif.

Bagi Muhidi, kunjungan ke lingkungan sekolah seperti SMKN 2 Batusangkar juga menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat dinamika pendidikan dan potensi yang dimiliki satuan pendidikan. Interaksi langsung dengan guru, tenaga kependidikan, dan siswa memberikan ruang untuk memahami berbagai aktivitas yang berlangsung di sekolah.

Suasana temu ramah semakin memperlihatkan pentingnya kedekatan antara unsur pemerintah, lembaga legislatif, dan dunia pendidikan. Kehadiran Muhidi di tengah keluarga besar SMKN 2 Batusangkar menjadi bentuk perhatian terhadap lingkungan pendidikan yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda.

Kegiatan budidaya melon yang diperlihatkan kepada Muhidi sekaligus menjadi contoh bahwa sekolah kejuruan memiliki peluang besar mengembangkan pembelajaran berbasis praktik. Potensi tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan peluang usaha.

Kunjungan kerja Muhidi pun meninggalkan kesan tersendiri bagi keluarga besar SMKN 2 Batusangkar. Lebih dari sekadar agenda silaturahmi, pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa potensi sekolah, kreativitas siswa, dan penguatan pendidikan kejuruan layak mendapat perhatian dalam upaya membangun sumber daya manusia Sumatera Barat yang unggul. (*)

Pasbar Lintas Media News Com
Imter Fetri wakili Bupati Kabupaten Pasaman Barat ,sekaligus kadis pendidikan dalam rangka membuka acara Lomba Karya Tulis tentang Keselamatan Berlalulintas ,demikian pantauan Media ini,Senin 2/11 di Aula kantor Bupati setempat.

Kegiatan lomba ini tampak diprakasai oleh: Koran Rakyat Sumbar Kacabdin Wilayah VI, Kasat lantas Pasbar, Jasa Raharja serta Kepala  Sekolah.

Kegiatan lomba ini dengan mendatangkan beberapa Nara Sumber antara lain: AKP.Nanin Aprilia,S.Trk,S.IK,SH,M.S.c, Kasat Lantas Pasbar, Revdi Iwan Syahputra ,S.Sos Pemred Harian Rakyat Sumbar,Jon Kenedi Parman,S.Sos Pemred Rakyat Sumbar.Id .

Imter dalam sambutannya mengatakan permintaan maaf Bupati karena dinas luar, betapa pentingnya tentang keselamatan berlalu lintas ,karena bisa memberikan motivasi,agar para Generasi Muda terus berbuat yang terbaik melalui inovasi -inovasi kreatif untuk menuangkan Ide, gagasan,pokok pikiran melalui rangkaian kata-kata,sehingga melahirkan tulisan yang terbaik dalam lomba ini tegasnya.

Kehadiran peserta lomba adalah kehadiran pemimpin masa depan tentu melalui pembinaan ,arahan bersama pintanya.

Ajang lomba ini tidak hanya berkompetensi ,akan tetapi bisa melahirkan gagasan kreatifnya ,harus dibuktikan melahirkan inovasi ,agar kita pengguna jalan bisa berlalu lintas ,dengan baik demi perubahan masa depan,bagaimana kita dapat mematuhi aturan ,tentu butuh kesadaran ,kecelakaan bukan jalan ,tapi tak lepas dari akal fikiran masing-masing tegasnya.

Sedangkan Efri Syahputra Kacabdin Wilayah VI Pasaman dan Pasaman Barat  menambahkan kehadiran para guru Pembimbing dan Siswa-Siswinya merupakan hari Istimewa,yakin sudah berusaha mempersiapkan untuk bisa mengikuti lomba ini dengan baik.

Ia merasa yakin sudah bisa mengedukasi,memberikan stimulus tentang bagaimana cara yang baik dalam berlalulinttas,sehingga tidak menimbulkan dampak yang terburuk  bagi keselamatan pengguna jalan baik roda 2 mau pun Roda 4  dan yang hadir ini adalah Duta dari 25 sekolah yang terbaik di Kabupaten Pasaman Barat mulai dari Tingkat : SMA N /SMK/SLB.timpalnya lagi.(*)

Pasbar,Lintas Media News Com.


Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat Doddy San Ismail meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat realisasi program dan kegiatan menjelang akhir tahun anggaran 2026. Dengan waktu efektif sekitar 50 hari tersisa, setiap OPD diminta memaksimalkan kinerja, menuntaskan pekerjaan fisik, serta memastikan kualitas hasil pekerjaan tetap terjaga.


Penegasan tersebut disampaikan Doddy San Ismail saat memimpin apel gabungan rutin di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin 2/11


Dalam arahannya, Sekda meminta OPD segera mengejar ketertinggalan realisasi pekerjaan fisik sekaligus memperhatikan mutu dan kualitas pengerjaan. Ia juga mengingatkan agar administrasi pertanggungjawaban keuangan, seperti surat pertanggungjawaban (SPJ), surat permintaan pembayaran (SPP), dan surat perintah membayar , tidak menumpuk menjelang penutupan tahun anggaran.


Berdasarkan data per 31 Oktober, masih terdapat beberapa OPD yang realisasi pekerjaan fisiknya berada di angka 50 persen. Karena itu, percepatan harus dilakukan, tetapi kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian, mengingat hasilnya akan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan .


Selain percepatan realisasi program, Doddy juga meminta OPD terkait mempersiapkan sejumlah agenda penting menjelang akhir tahun, di antaranya peringatan Hari Pahlawan, HUT Korps Pegawai Republik Indonesia, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, serta persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru.


Ia turut mengingatkan seluruh aparatur sipil negara untuk menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam bekerja, termasuk bijak dalam menggunakan media sosial.


Tetap tegakkan disiplin, integritas kerja, dan bijak dalam menggunakan media sosial.


Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan bantuan purna tugas ASN sebesar Rp2.500.000 kepada Ir. Evalinda yang memasuki masa pensiun terhitung mulai 1 November 2026. Selain itu, diserahkan bantuan siswa berprestasi anak ASN sebesar Rp1.500.000 atas nama Armawati untuk anaknya, Azizah Taqiya Pendri.


PADANG,Lintas Media News
 Raut bahagia dan rasa syukur terpancar dari warga RW 04, Komplek Nuansa Indah Taruko Dodi, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kota Padang. Setelah sekian lama mendambakan akses jalan yang lebih baik, kini masyarakat dapat menikmati jalan yang mulus berkat dukungan pembangunan dari Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi.

Ungkapan syukur itu disampaikan dalam kegiatan syukuran pengaspalan jalan, betonisasi, dan pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang digelar pada Sabtu (31/10/2026). Bagi warga, pembangunan tersebut bukan sekadar perubahan kondisi infrastruktur, melainkan juga wujud perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang selama ini berharap lingkungan tempat tinggal mereka semakin nyaman dan aman.

Ketua RW 04, Imrizal, menyampaikan rasa terima kasih mewakili masyarakat atas bantuan pembangunan yang diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Muhidi, dengan dukungan dan kolaborasi bersama anggota DPRD Kota Padang, Rafdi.

"Atas nama warga RW 04, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi. Alhamdulillah, sekarang jalan kami sudah jauh lebih baik dan mulus. Ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat untuk aktivitas sehari-hari," ujar Imrizal.
Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup memprihatinkan. Sejumlah bagian jalan yang telah dicor mengalami kerusakan dan bergelombang. Bahkan, jalan berlubang pernah menyebabkan kecelakaan ketika pengendara berusaha menghindari bagian jalan yang rusak. Karena itu, perbaikan jalan menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat.

Imrizal menjelaskan, terdapat tiga pembangunan yang dirasakan warga RW 04 pada periode ini, yakni betonisasi jalan sepanjang 100 meter, pengaspalan jalan sekitar 250 meter, serta pembangunan TPQ yang saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

"Alhamdulillah, apa yang kami harapkan mulai terwujud. Jalan sudah lebih nyaman dilalui dan pembangunan TPQ juga hampir selesai. Semoga semua ini menjadi amal ibadah bagi Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Meski demikian, Imrizal mengingatkan bahwa infrastruktur yang telah dibangun harus dijaga bersama. Ia mengimbau warga agar tidak melintas dengan kendaraan yang melebihi kapasitas jalan serta mengingatkan para pengendara, khususnya pengendara sepeda motor, untuk tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di kawasan permukiman.

Ia juga berharap pembangunan dapat dilanjutkan pada sejumlah titik yang masih membutuhkan perhatian, di antaranya jalan di belakang Blok I sepanjang sekitar 89 meter, jalan di wilayah RT 03 sepanjang sekitar 100 meter, serta beberapa ruas yang pondasinya sudah tersedia tetapi belum selesai dikerjakan.

"Kami berharap pembangunan yang belum tuntas bisa dilanjutkan secara bertahap. Sementara itu, jalan yang sudah bagus ini mari kita rawat bersama. Jangan sampai manfaat pembangunan yang sudah kita syukuri hari ini justru rusak karena tidak dijaga," tuturnya.


Rasa syukur juga disampaikan Lurah Limau Manis Selatan, Batoro Jontro Panggesang. Ia menilai perhatian dan dukungan dari Muhidi serta Rafdi telah membantu menjawab sejumlah kebutuhan masyarakat, terutama dalam peningkatan infrastruktur lingkungan.

Menurutnya, pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan warga merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih baik. Ia berharap perhatian terhadap masyarakat Limau Manis Selatan dapat terus berlanjut sehingga berbagai kebutuhan pembangunan dapat dipenuhi secara bertahap.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Terima kasih kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi yang telah ikut memperhatikan kebutuhan warga. Kami berharap perhatian ini terus berlanjut dan masyarakat juga mendoakan agar beliau berdua senantiasa diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas," ujar Batoro.

Senada dengan itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Limau Manis Selatan, Abu Nasir, menyampaikan apresiasi atas pembangunan yang telah dirasakan warga RW 04. Ia mengatakan, jalan yang kini lebih baik menjadi kebahagiaan tersendiri karena mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi. Kami bersama warga merasa bangga dan senang karena jalan ini sudah mulus dan bisa dimanfaatkan dengan baik. Harapan kami, masyarakat ikut menjaga serta merawatnya agar manfaat pembangunan ini dapat dirasakan dalam jangka panjang," ungkap Abu Nasir.

Abu Nasir menambahkan, pembangunan kawasan tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga harus menjadi perhatian, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan pendidikan dan pembinaan agar memiliki masa depan yang lebih baik.

Ia juga berharap potensi wisata di Limau Manis Selatan dapat dikembangkan secara bertahap. Dengan dukungan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi tujuan wisata yang aman, nyaman, serta memberikan peluang ekonomi bagi warga setempat.

"Kita ingin pembangunan berjalan seimbang. Jalan dan fasilitas umum dibenahi, tetapi pendidikan dan kualitas SDM juga harus ditingkatkan. Kami berharap ada dukungan untuk pembinaan generasi muda dan pengembangan potensi wisata agar masyarakat bisa semakin maju," katanya.



Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi, turut menyampaikan terima kasih kepada Muhidi atas kolaborasi yang terbangun dalam mendorong pembangunan untuk masyarakat. Menurutnya, sinergi antara wakil rakyat, pemerintah kelurahan, dan unsur masyarakat menjadi modal penting agar aspirasi warga dapat diperjuangkan dan direalisasikan.

Ia berharap pembangunan di RW 04 tidak berhenti pada apa yang telah dicapai saat ini. Sejumlah kebutuhan yang masih belum terpenuhi perlu terus diperjuangkan sesuai prioritas dan kemampuan anggaran, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhidi yang telah berkolaborasi untuk kepentingan masyarakat. Alhamdulillah, sekitar 250 meter jalan dapat dibantu pengaspalannya. Semoga ke depan, pembangunan yang belum terselesaikan bisa kita perjuangkan bersama," kata Rafdi.

Rafdi juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi turut bertanggung jawab menjaga fasilitas yang telah tersedia. Menurutnya, partisipasi warga menjadi salah satu faktor penting agar hasil pembangunan dapat bertahan lama dan terus memberikan manfaat.

"Mari kita syukuri bersama apa yang sudah dibangun. Kita rawat jalan ini, kita jaga lingkungan, dan kita terus mendukung program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," ujarnya.



Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menyampaikan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan masyarakat dalam suasana kebersamaan. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan warga serta peran tokoh masyarakat, mulai dari RT, RW, hingga unsur kelurahan, dalam mendorong kemajuan lingkungan.

Muhidi menegaskan, pembangunan harus dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Namun, menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari jalan yang mulus atau fasilitas yang berdiri, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga hasil pembangunan dan meningkatkan kualitas kehidupan bersama.

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua atas dukungannya. Pembangunan ini membutuhkan komitmen dan kolaborasi. Kita ingin masyarakat semakin maju, baik melalui pembangunan fisik maupun pembangunan sumber daya manusia," kata Muhidi.

Ia menjelaskan, infrastruktur yang dibangun dengan baik diharapkan dapat digunakan dalam waktu lama. Jalan beton, misalnya, dapat bertahan hingga 20 tahun atau lebih apabila dikerjakan sesuai standar dan dirawat dengan baik. Sementara itu, jalan beraspal juga membutuhkan pemeliharaan serta penggunaan sesuai kapasitas agar tidak cepat rusak.

Meski demikian, Muhidi mengingatkan bahwa investasi pada pembangunan manusia memiliki arti yang tidak kalah penting. Pendidikan, keterampilan, dan pembentukan karakter generasi muda merupakan bekal utama untuk menyiapkan masyarakat yang lebih mandiri dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

"Kalau pembangunan fisik, kita berharap manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun. Tetapi membangun SDM juga sangat penting karena hasilnya menentukan masa depan anak-anak kita. Keduanya harus berjalan bersama dan membutuhkan dukungan semua pihak," tuturnya.



Muhidi turut mengajak para orang tua agar memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan anak-anak. Menurutnya, generasi muda yang dipersiapkan sejak sekarang akan menjadi penerus pembangunan pada masa mendatang, termasuk dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Ia menekankan pentingnya peran guru, keluarga, dan lingkungan dalam membentuk generasi yang berilmu serta memiliki karakter yang baik. Selain pendidikan formal, budaya membaca atau literasi perlu terus ditumbuhkan agar anak-anak mampu memahami informasi dan memilah informasi yang benar di tengah derasnya arus media sosial.

"Anak-anak kita inilah yang nantinya akan menggantikan kita. Karena itu, mereka harus mendapatkan perhatian, pendidikan, dan bimbingan yang baik. Guru menjadi agen perubahan, sedangkan keluarga juga berperan besar dalam membentuk karakter anak," ujar Muhidi.

Ia menyebutkan, ilmu dapat diperoleh melalui proses belajar bersama guru, membaca, serta doa. Ketiga hal tersebut, menurutnya, perlu berjalan beriringan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan, bijaksana, dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif.

Muhidi juga mengingatkan para orang tua untuk senantiasa mendoakan anak-anak dengan doa yang baik. Ia berharap keluarga dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda, baik dari sisi pendidikan maupun pembentukan akhlak.

"Jangan pernah lelah mendoakan anak-anak kita. Arahkan mereka untuk terus belajar, rajin membaca, dan memiliki keterampilan. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga tanggung jawab keluarga dan lingkungan," katanya.

Selain pendidikan, Muhidi mendorong masyarakat untuk memanfaatkan berbagai peluang peningkatan keterampilan, termasuk melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Menurutnya, kemauan untuk belajar dan meningkatkan kemampuan menjadi modal penting agar masyarakat dapat mengembangkan potensi diri serta membuka peluang usaha.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan keterampilan yang memadai dan dukungan program yang tepat, masyarakat diharapkan dapat semakin produktif dan mandiri secara ekonomi.

"Jangan berhenti belajar dan meningkatkan keterampilan. Kita bisa terus berkembang selama ada kemauan. Saya juga mendorong agar program-program pemberdayaan UMKM dapat dimanfaatkan masyarakat sehingga ekonomi keluarga semakin kuat," tutur Muhidi.(*)

Pasbar,Lintas Media News Com


Bupati Pasaman Barat Yulianto meninjau progres pembangunan Jalan Wonosari–Mandiangin Lubuk Puta, Kecamatan Kinali, Minggu 1/11 Pembangunan ruas jalan yang menjadi akses penting bagi mobilitas masyarakat tersebut didanai melalui APBD Kabupaten Pasaman Barat sebesar Rp12,8 miliar.


Pembangunan jalan dengan nilai kontrak Rp12.808.163.639 itu memiliki masa pengerjaan selama 130 hari kalender, terhitung sejak 24 Agustus hingga Desember 2026. Jalan tersebut dibangun sepanjang 5,3 kilometer dengan spesifikasi lebar 3,5 meter serta bahu jalan masing-masing 0,75 meter di sisi kiri dan kanan.


Dalam peninjauan tersebut, Bupati Yulianto menyampaikan rasa syukur atas progres pekerjaan yang berjalan lancar. Menurutnya, pembangunan infrastruktur jalan tersebut merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung aktivitas masyarakat, khususnya di kawasan Nagari Bancah Kariang hingga Mandiangin.


Alhamdulillah, dari Nagari Bancah Kariang sampai dengan Mandiangin progresnya berjalan baik. Ini merupakan akses yang sangat dibutuhkan masyarakat. Karena itu, infrastruktur jalan ini menjadi salah satu yang kita prioritaskan untuk dibangun," ujar Yulianto.


Ia berharap, setelah pembangunan selesai, masyarakat dapat bersama-sama menjaga dan memelihara jalan tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.


Yulianto juga mengingatkan masyarakat agar menggunakan jalan sesuai kapasitas dan peruntukannya, terutama terkait batas tonase kendaraan, sehingga kondisi jalan tetap terjaga dan tidak cepat mengalami kerusakan.


Jalan ini harus kita jaga bersama. Penggunaan kendaraan, termasuk tonasenya, harus disesuaikan dengan kekuatan jalan. Sebab, yang akan memanfaatkan infrastruktur ini adalah kita sendiri, masyarakat kita. Dengan selesainya pembangunan jalan ini, kita berharap roda perekonomian masyarakat semakin meningkat," tegasnya.


Selain itu, Bupati menekankan pentingnya tanggung jawab bersama dalam pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur, baik oleh pemerintah daerah, camat, maupun tokoh masyarakat setempat.


Berdasarkan hasil peninjauan, Yulianto optimistis pengerjaan jalan tersebut dapat diselesaikan lebih cepat dari masa kontrak, dengan perkiraan rampung pada November 2026.


Alhamdulillah, meskipun saya bukan ahlinya, melihat progres pekerjaan saat ini, mudah-mudahan November sudah selesai," ungkapnya.


Turut mendampingi Bupati dalam peninjauan tersebut, Kepala Dinas PUPR Bambang Sumarsono, Plt. Staf Ahli Bidang Keagamaan dan Kesra Getri Ardenis, Anggota DPRD Pasaman Barat Eko Supriyono, Camat Kinali Jon Helmat Joni, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.

pasamanbarat.lintasmedia news — Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat mengamankan seorang pria berinisial AB beserta satu unit alat berat jenis ekskavator dalam operasi penindakan kasus dugaan Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI). 


Operasi penegakan hukum ini dilaksanakan di kawasan Jorong Kampung Baru, Nagari Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, pada Jumat (30/10/2026). 


Hingga saat ini, penyidik Kepolisian masih intensif mendalami peran dan keterlibatan AB serta memburu pihak-pihak lain yang diduga menjadi dalang di balik aktivitas eksploitasi sumber daya alam ilegal tersebut.


Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim, Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K mengungkapkan bahwa Korps Bhayangkara bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait maraknya aktivitas pertambangan liar yang merusak ekosistem lingkungan. 


"Peran AB masih kami dalami secara mendalam, termasuk sejauh mana keterlibatannya dalam operasional penambangan tanpa izin ini," ujar Iptu Agung saat dikonfirmasi, Minggu (1/11/2026).


Berdasarkan hasil investigasi awal di lapangan, modus operandi yang digunakan dalam praktik pertambangan ilegal ini tergolong masif karena memanfaatkan alat berat jenis ekskavator, mesin pengolah material atau yang lazim disebut dompeng, serta unit pompa air berkapasitas tinggi. 


Kendati demikian, petugas dilapangan mendapati kondisi tempat kejadian perkara (TKP) dalam keadaan kosong saat petugas tiba untuk mengamankan barang bukti. 


"Saat terakhir kami turun ke lokasi untuk mengamankan barang bukti, tidak ditemukan adanya aktivitas penambangan yang sedang berlangsung," jelasnya.


Selain mengamankan satu unit ekskavator dan memintai keterangan dari AB, penyidik Satreskrim Polres Pasaman Barat juga memperluas cakupan penyelidikan guna menelusuri status kepemilikan lahan yang dijadikan lokasi pertambangan emas liar tersebut. 


Kepolisian belum dapat memastikan siapa pihak yang memegang alas hak atas tanah di kawasan itu, sehingga koordinasi dengan instansi terkait dan pemerintah nagari setempat terus dilakukan.


Dari keterangan sementara yang dihimpun penyidik, aktivitas ilegal ini disinyalir telah beroperasi kurang lebih selama satu bulan terakhir. Meski demikian, aparat penegak hukum tidak langsung mempercayai informasi tersebut dan memilih untuk melakukan verifikasi faktual melalui uji petik data serta pemeriksaan saksi-saksi guna memastikan validitas durasi operasional tambang.


Penyelidikan kini juga difokuskan pada skema kerja dan aliran dana yang melibatkan operator alat berat. Berdasarkan temuan awal di lapangan, operator ekskavator diduga hanya berstatus sebagai pekerja harian atau buruh yang menerima upah dari pihak tertentu. 


Hingga kini, nominal upah, sistem pembayaran, serta identitas pemodal atau pihak yang bertindak sebagai aktor intelektual dan penanggung jawab finansial (cukong) di balik aktivitas PETI ini masih dalam tahap pengembangan penyidikan.


"Penyidik masih bekerja secara maraton untuk melakukan pemeriksaan intensif guna mengungkap secara tuntas jaringan di balik dugaan tambang emas ilegal ini. Perkembangan lebih lanjut penanganan perkara ini akan kami sampaikan secara berkala kepada publik berdasarkan hasil temuan pemeriksaan," pungkas Kasat.

 (HumasResPasbar)

Tanah Datar, Lintasmedianews


Kejuaraan balap motor bergengsi Batusangkar Cup yang memperebutkan Piala Bupati Tanah Datar sukses digelar di Sirkuit NP Lapangan Cindua Mato Batudangkar Kabupaten Tanah Datar Minggu ( 01/11 ) 2026.


Event yang diikuti oleh ratusan pembalap dari berbagai Daerah di Sumatera Barat ,l Damasrayadan sekitar nya ini menjadi ajang pembuktian bagi pembalap muda berbakat. 


Kegiatan balap Motor kali ini di hadiri oleh 

Bupati Tanah Datar Rka Putera SE. MM. Wakil Bupati Ahmad Fadly. S. Spi. Ketua DPRD Anton Yondra, Sekda Abdurrahman Hadi. Kodim 0307 Letkol ARM Hendryana. S. Sos. M. M. Kapolres Tanah Datar. Marwan Fajrin SIK. MIK. Kepala OPD. Forkopimda.Ketua TP. PKK Tanah Datar,Ketua GOW. Pimpinan Devisi Human Pusat Bank Nagari. Oktra Firdaus. Dan Pinca Bank Nagari Tanah Datar. Ketua KONI Novitra Kemala Ketua Pelaksana Ary Andre. Ir. SH. MH. Dan tamu Undangan lainnya.

Ketua Pelaksana Ary Andre menyampaikan " Terima kasih kepada Bupati beserta jajaran nya,Forkopimds dan seluruh pihak yang ikut mendukung seluruh Sponsor Dan elemen Masyarakat yang telah mendukung terlaksana nya terkhusus Bank Nagari Batusangkar yang telah menjadi sponsor utama sebanyak Rp. 50 juta dengan kegiatan Balap Motor ini Ada 17 kelas yg ikut 325 pembalap . Dengan hadiah utama Satu Unit Sepeda Motor, serta digemari oleh para kawula Muda. Kegiatan ini mencegah terjadinya balap liar dan juga untuk mberikan kesempatan kepada Anak - anak muda dalam menyalurkan hobbynya. "


" Kami atas nama Panitia mengucapkan Terima kasih yg tak terhingga kepada Bupati Rka Putra. Pinca Bank Nagari yg sudah mensuport dan mendukung penuh pelaksanaan kegiatan di sirkuit legenda ini. Yang bertujuan membangkitkan kembali semangat Anak- anak muda dalam menyalurkan hobby. ' katanya. 


Andre berpesan kepada peserta kejuaraan, agar bertandinglah dengan penuh semangat, junjung sportifitas dan utamakan keselamatan. 


Bupati Tanah Datar Eka Putra mengatakan ' Selamat datang kepada para peserta yang akan ikut pertandingan pada Batusangkar Cup Race 2026. Juga ucapkan selamat kepada INI dan Bank Nagari yang sudah menjadi sponsor dan mensuport ajang Balap motor ini. "


"Sirkuit Non Permanen ( NP) Sebagaimana disampaikan panitia sangat diminati oleh pembalap-pembalap, baik yang berasal dari Sumatera Barat maupun dari luar Daerah " Katanya. 


Bupati Eka Putera menambahkan juga mengingatkan " Kepada penonton agar tidak melewat pembatas selama balapan berlansung until menghindari terjadinya hal - hal yang bisa membahayakan diri Kita."


"Saya ingatkan event ini memiliki resiko kecelakaan yang cukup tinggi. Untuk itu jangan ada yang melewati pembatas atau menyeberang. Lintasan terutama saat race sedang berlangsung. '


" Kami sangat mendukung kegiatan positif seperti ini selain menjauhkan Anak muda dari bslsp liat. Event ini juga menggerakkan Pariwisata Tanah Datar, " Ujar nya.


Kejuaraan berlangsung meriah dengan pengamanan ketat dari Polres Tanah Datar dan dukungan penuh dari Ikatan Motor Indonesia. ( IMI ) . -( ERM)

PADANG,Lintas Media News
 Dukungan Ketua DPRD Sumatera Barat, Muhidi, terhadap pengembangan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sumber Rizki di Kelurahan Sawahan Timur, Kota Padang, mendapat apresiasi dari para anggota kelompok. Berbagai bantuan yang diberikan turut mendukung kegiatan budidaya tanaman sekaligus mendorong kreativitas anggota dalam mengembangkan produk olahan berbasis hasil pertanian.

Di tengah keterbatasan lahan untuk bercocok tanam di kawasan perkotaan, KWT Sumber Rizki terus berupaya memanfaatkan ruang yang tersedia untuk kegiatan produktif. Mulai dari menanam berbagai jenis sayuran hingga mengolah hasil panen menjadi produk UMKM, kelompok ini berusaha mengembangkan potensi lokal agar memberikan manfaat bagi anggota dan masyarakat.

Penasehat KWT Sumber Rizki, Rini Susanti, menceritakan bahwa kegiatan budidaya jahe dimulai pada 2020, saat pandemi Covid-19 melanda. Awalnya, jahe ditanam sebagai tanaman herbal untuk mendukung upaya menjaga kesehatan. Seiring waktu, kegiatan tersebut berkembang menjadi usaha bersama yang melibatkan 20 anggota.

"Alhamdulillah, ketika kami mengajukan bantuan untuk mengembangkan budidaya jahe, Bapak Muhidi merespons dengan memberikan bantuan bibit jahe, rak, serta tempat untuk menanam. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama karena lahan untuk bercocok tanam di Sawahan Timur cukup terbatas," ujar Rini, Jumat (30/10/2026).

Setelah menjalani masa budidaya sekitar sembilan bulan hingga satu tahun, kelompok tersebut berhasil menikmati panen perdana. Hasilnya kemudian diolah menjadi minuman serbuk jahe dengan merek Jahe Sumber Rizki, yang kini telah memiliki legalitas usaha dan terus dikembangkan sebagai produk unggulan kelompok.

Rini berharap usaha yang telah dirintis bersama itu dapat terus berkembang, baik dari sisi produksi maupun pemasaran. Ia menilai berbagai bantuan yang telah diterima menjadi modal penting untuk menjaga keberlangsungan kegiatan kelompok sekaligus membuka peluang usaha bagi para anggotanya.

"Kami bersyukur kegiatan ini masih berjalan hingga sekarang. Harapan kami, budidaya jahe dan produk serbuk jahe ini semakin berkembang, pemasarannya semakin luas, serta bisa memberikan manfaat ekonomi bagi anggota KWT," tuturnya.

Apresiasi atas Perhatian terhadap Pengembangan KWT

Ketua KWT Sumber Rizki, Osriza, juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan dukungan Muhidi terhadap kelompok yang dipimpinnya. Menurutnya, bantuan dan berbagai program pengembangan yang diterima turut memberikan semangat bagi anggota untuk terus menjalankan kegiatan pertanian dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Saat ini, KWT Sumber Rizki membudidayakan beragam tanaman, seperti kangkung, terong, cabai, dan pisang. Selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan, hasil pertanian tersebut juga diolah menjadi sejumlah produk bernilai tambah, di antaranya dendeng bayam Brasil, keripik pisang, serundeng pisang, serta serbuk jahe.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhidi yang selama ini memberikan perhatian kepada KWT Sumber Rizki. Dukungan dan bantuan yang diberikan menjadi penyemangat bagi kami untuk terus berkegiatan, mengembangkan pertanian, dan menghasilkan produk olahan," kata Osriza.

Ia menjelaskan, kegiatan kelompok tidak hanya berfokus pada penanaman dan panen, tetapi juga mencakup pembibitan, pengolahan hasil pertanian, serta gotong royong dan piket harian. Kebersamaan tersebut menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan aktivitas KWT.

Osriza berharap kelompoknya dapat terus berkembang sehingga semakin banyak potensi pertanian yang bisa dimanfaatkan. Dengan pengelolaan yang baik, hasil budidaya diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan pangan, tetapi juga menjadi sumber pendapatan tambahan bagi keluarga anggota.

Bantuan Bibit Lidah Buaya Buka Peluang Pengembangan Produk

Apresiasi terhadap dukungan Muhidi juga disampaikan Gusmaweli. Ia mengatakan bibit lidah buaya yang diberikan untuk dikembangkan kini telah tumbuh dengan baik. Menurutnya, tanaman tersebut berpotensi dimanfaatkan lebih lanjut apabila disertai pengetahuan mengenai teknik pengolahan yang tepat.

Ia berharap ada pendampingan mengenai cara mengolah lidah buaya menjadi produk yang bermanfaat dan memiliki nilai ekonomi. Dengan demikian, tanaman yang telah dibudidayakan dapat dikembangkan menjadi peluang usaha baru bagi anggota kelompok.

"Bantuan bibit lidah buaya dari Bapak Muhidi saat ini sudah berkembang. Kami berharap ke depan mendapatkan pengetahuan tentang cara mengolahnya menjadi produk yang bermanfaat, sehingga tanaman ini bisa dimanfaatkan secara lebih optimal," ujar Gusmaweli.

Pengembangan lidah buaya tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperluas pemanfaatan komoditas pertanian di lingkungan kelompok. Selain jahe dan berbagai sayuran, tanaman ini diharapkan dapat menambah pilihan bahan baku produk olahan yang berpotensi dikembangkan oleh anggota.

Penyuluh Pertanian Apresiasi Kekompakan Anggota

Penyuluh Pertanian Kelurahan Sawahan Timur, Hardian Ratini, turut mengapresiasi semangat dan kekompakan anggota KWT Sumber Rizki. Menurutnya, para anggota secara rutin melaksanakan gotong royong setiap minggu, mulai dari merawat tanaman hingga melakukan panen bersama.

Ia menilai kekompakan tersebut menjadi modal penting dalam menjaga keberlangsungan kegiatan pertanian. Semangat anggota untuk mengolah hasil panen menjadi produk UMKM juga menunjukkan adanya upaya meningkatkan nilai tambah dari hasil budidaya.

"Ibu-ibu di KWT Sumber Rizki sangat kompak dan memiliki semangat luar biasa. Mereka rutin bergotong royong, bekerja sama merawat tanaman, hingga memanfaatkan hasil panen menjadi produk olahan. Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dijalankan kelompok ini," ungkap Hardian.

Hardian juga menyampaikan bahwa KWT Sumber Rizki telah memiliki koperasi dengan legalitas yang dibantu melalui dukungan Muhidi. Keberadaan koperasi tersebut diharapkan dapat mendukung pengelolaan kegiatan kelompok dan membantu keberlanjutan produksi usaha rumah tangga.

"Produk seperti serbuk jahe menunjukkan bahwa hasil pertanian bisa memiliki nilai tambah apabila dikelola dengan baik. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang sehingga anggota semakin bersemangat melanjutkan produksi dan memperluas usaha mereka," tutupnya.(*)


PADANG PARIAMAN — Lintas Media News
Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman di bawah kepemimpinan Bupati John Kenedy Azis bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga keamanan, ketenteraman, dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), sekaligus melindungi generasi muda dari berbagai ancaman penyakit masyarakat (Pekat).

Komitmen tersebut diwujudkan melalui langkah tegas Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kabupaten Padang Pariaman dengan melaksanakan penertiban kafe karaoke dan kedai tuak di Korong Pinang, Nagari Pauh Kambar, Kecamatan Nan Sabaris, Kamis malam hingga Jumat dini hari (29–30/10/2026).
Kegiatan penertiban dipimpin langsung oleh Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Padang Pariaman, didampingi jajaran pejabat struktural, serta melibatkan 30 personel. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kabid TUTM, Kabid PPUD, Kabid Linmas, Kasi Penyelidikan dan Penyidikan, Kasi Operasional, Kasi Pengamanan dan Patroli, serta Kapolsek Nan Sabaris dan Kapolsek Sungai Sariak.
Dalam operasi tersebut, petugas melakukan penertiban terhadap Kedai Tuak milik Abeng dan Nasir yang berlokasi di Korong Pinang, Nagari Pauh Kambar. Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit perangkat sound system atau alat karaoke dan dua buah baskom wadah tuak.
Kepala Satpol PP Damkar Kabupaten Padang Pariaman Rifki Monrizal menegaskan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata penertiban tempat usaha, tetapi merupakan bagian dari tanggung jawab pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh masyarakat.

Menurutnya, pemerintah daerah tidak ingin aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat, memicu gangguan keamanan, serta membuka ruang bagi berkembangnya berbagai bentuk penyakit masyarakat dibiarkan berlangsung tanpa pengawasan.
"Penertiban ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari pengaruh negatif lingkungan dan berbagai aktivitas yang dapat merusak masa depan mereka. Kita ingin Padang Pariaman tetap menjadi daerah yang aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai-nilai adat serta norma agama," tegasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa upaya menjaga ketertiban masyarakat harus dilakukan secara bersama-sama, tidak hanya menjadi tanggung jawab Satpol PP, tetapi membutuhkan dukungan kepolisian, pemerintah nagari, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen masyarakat.
Temukan Empat Pasangan Muda-Mudi di Lokasi Gelap
. 

Tidak hanya melakukan penertiban kafe karaoke dan kedai tuak, dalam perjalanan kembali menuju Markas Komando (Mako) di Lubuk Alung, petugas Satpol PP Damkar juga menerima informasi dari perangkat Nagari Tandikek, Kecamatan Patamuan, terkait adanya empat pasangan muda-mudi yang diamankan warga bersama anggota Polsek Sungai Sariak di sebuah lokasi yang gelap.
Menindaklanjuti informasi tersebut, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan serta memastikan proses penanganan berjalan sesuai ketentuan, keempat pasangan tersebut kemudian dibawa ke Mako Satpol PP Damkar Kabupaten Padang Pariaman di Lubuk Alung untuk dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS).
Petugas selanjutnya melakukan pendalaman terhadap identitas dan keterangan masing-masing guna menentukan langkah penanganan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, dengan tetap memperhatikan perlindungan terhadap mereka yang masih di bawah umur.. 

Perkuat Pengawasan dan Pencegahan Penyakit Masyarakat
Rifki menambahkan, kegiatan penertiban dan pengawasan seperti ini akan terus menjadi perhatian pemerintah daerah. Terlebih, berbagai bentuk penyakit masyarakat, seperti peredaran minuman beralkohol tanpa izin, penyalahgunaan narkoba, praktik asusila, pergaulan bebas yang berisiko, serta aktivitas lain yang bertentangan dengan norma sosial dan ketentuan hukum, perlu dicegah secara bersama-sama.
Ia mengimbau masyarakat agar tidak ragu menyampaikan laporan apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum di lingkungan masing-masing.
"Peran serta masyarakat sangat penting. Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga nagari dan lingkungan kita. Jangan sampai generasi muda kita terjerumus dalam aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan mereka. Satpol PP Damkar siap menindaklanjuti setiap laporan masyarakat sesuai kewenangan dan aturan yang berlaku," tambahnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman kembali menegaskan bahwa upaya menciptakan daerah yang aman, tertib, dan bermartabat membutuhkan komitmen, pengawasan, serta kerja sama semua pihak.
Menjaga ketenteraman dan ketertiban bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama demi mewujudkan Padang Pariaman yang aman, nyaman, dan terbebas dari berbagai bentuk penyakit masyarakat (Satpolppdamkar)

 

Sumbar, Lintasmedia News– Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat berhasil mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu di tiga lokasi berbeda di Kota Padang, Sabtu (31/10/2026). Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan dua orang pria berinisial H (35) dan J (38), serta menyita puluhan paket sabu berikut sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk aktivitas peredaran narkotika.


Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika yang dilakukan oleh H di kawasan Kecamatan Pauh, Kota Padang. Menindaklanjuti informasi tersebut, tim operasional Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Sumbar melakukan penyelidikan dan menerapkan teknik penyamaran atau undercover buy.


Dalam proses tersebut, petugas kemudian bertemu dengan H di lokasi yang telah disepakati, yakni di depan sebuah rumah di Jalan Dr. M. Hatta, Kelurahan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh. Saat transaksi berlangsung, petugas langsung melakukan penangkapan terhadap H.


Dari hasil penggeledahan yang disaksikan pemilik rumah dan masyarakat setempat, petugas menemukan satu paket sedang sabu yang disimpan dalam kotak rokok serta satu unit telepon genggam milik H.


Berdasarkan hasil interogasi awal, H mengaku mendapatkan narkotika tersebut dari seorang pria berinisial J (38). Berbekal keterangan itu, petugas kemudian melakukan pengembangan ke sebuah rumah di kawasan Koto Tingga, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji.


Petugas berhasil mengamankan J yang saat itu sedang berada di dalam kamar. Dari penggeledahan yang disaksikan Ketua RT dan masyarakat setempat, ditemukan satu paket sedang sabu yang disimpan dalam kotak rokok merek Slava warna merah di dalam sebuah tas merek All Star warna cokelat, serta satu unit telepon genggam.


Tidak berhenti sampai di situ, petugas kembali melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah H di kawasan Alai Pauh V, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh. Dari lokasi tersebut, petugas menemukan dua paket sedang dan 40 paket kecil sabu yang disimpan dalam sebuah kantong plastik hitam.


Selain narkotika, turut diamankan satu unit timbangan digital, dua pak plastik klip bening, serta dua buah sedotan yang ujungnya diruncingkan. Barang-barang tersebut ditemukan di atas lemari dalam kamar H dan diduga berkaitan dengan aktivitas pengemasan narkotika.


Direktur Reserse Narkoba Polda Sumbar Kombes Pol. Wedy Mahadi mengatakan, pengungkapan tersebut merupakan hasil tindak lanjut atas informasi masyarakat yang dikembangkan melalui serangkaian penyelidikan hingga berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku di lokasi berbeda.


“Pengungkapan ini berawal dari informasi masyarakat yang kami tindak lanjuti melalui penyelidikan hingga berhasil mengamankan dua orang terduga pelaku beserta sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu. Kami akan terus mengembangkan kasus ini untuk mengetahui lebih jauh asal-usul barang haram tersebut serta kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat,” tegas Wedy Mahadi.


Ia menambahkan, Ditresnarkoba Polda Sumbar berkomitmen untuk terus melakukan penindakan terhadap peredaran gelap narkotika. Pengembangan kasus juga akan dilakukan untuk mengungkap sumber pasokan serta kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam jaringan peredaran tersebut.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengapresiasi langkah Ditresnarkoba Polda Sumbar dalam mengungkap dugaan peredaran narkotika tersebut. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.


“Peredaran narkotika merupakan ancaman serius bagi generasi muda dan masa depan bangsa. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba, tidak terlibat dalam penyalahgunaannya, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas mencurigakan terkait peredaran narkotika,” ungkap Susmelawati.


Saat ini, kedua terduga pelaku beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Ditresnarkoba Polda Sumbar untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik juga akan melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, penimbangan dan pengujian barang bukti, serta melengkapi administrasi penyidikan guna mendalami kasus tersebut.


Polda Sumbar mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian sebagai bentuk kepedulian bersama dalam menciptakan lingkungan yang aman dan terbebas dari peredaran gelap narkotika. (***)

PADANG, Lintasmedia News– Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti turut mendukung penguatan tata kelola dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan melalui organisasi profesi rumah sakit. Hal itu disampaikan dalam momentum pelantikan Pengurus Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) dan Majelis Kehormatan Etik Rumah Sakit Seluruh Indonesia (MAKERSI) Wilayah Sumatera Barat dan Riau periode 2026–2030.


Mewakili Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn.) H. Asmar, Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Tengku Arifin, S.Sos., menghadiri kegiatan pelantikan yang digelar di Hotel Santika Padang, Sumatera Barat, Sabtu (31/10/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam keberlanjutan organisasi PERSI dan MAKERSI di tingkat wilayah, sekaligus memperkuat koordinasi antarrumah sakit dalam menghadapi berbagai tantangan pelayanan kesehatan dan tata kelola rumah sakit.


Dalam kesempatan tersebut, Tengku Arifin menyampaikan dukungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti terhadap keberadaan organisasi yang menjadi wadah rumah sakit tersebut. Menurutnya, keberadaan PERSI dan MAKERSI memiliki peran strategis dalam mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan, profesionalisme pengelolaan rumah sakit, serta penerapan etika dalam penyelenggaraan pelayanan kepada masyarakat.


Ia menilai peningkatan kualitas layanan kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas dan sumber daya manusia, tetapi juga membutuhkan tata kelola yang baik, koordinasi yang kuat, serta kepatuhan terhadap standar dan etika pelayanan.


"Atas nama Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti, kami menyampaikan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus PERSI dan MAKERSI yang dilantik. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan terus memberikan kontribusi bagi peningkatan mutu pelayanan kesehatan," demikian pesan yang disampaikan Tengku Arifin.


Menurutnya, rumah sakit memiliki posisi penting dalam memberikan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan masyarakat. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, rumah sakit, organisasi profesi, tenaga kesehatan dan seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat.


Tengku Arifin juga berharap kepengurusan PERSI dan MAKERSI periode 2026–2030 dapat menjalankan program organisasi secara konsisten serta mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.


"Harapannya, sinergi dan komunikasi antara pemerintah daerah dengan rumah sakit serta organisasi terkait dapat terus terjalin. Dengan kolaborasi yang baik, pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat semakin berkualitas, profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat," ujarnya.


PERSI merupakan organisasi yang menghimpun rumah sakit di Indonesia dan memiliki kepengurusan mulai dari tingkat pusat hingga wilayah provinsi. Organisasi tersebut menjadi wadah bagi rumah sakit untuk berkoordinasi serta memperjuangkan kepentingan rumah sakit secara kolektif.


Sementara itu, MAKERSI memiliki peran dalam aspek kehormatan dan etika rumah sakit. Keberadaan organisasi tersebut diharapkan turut memperkuat penerapan prinsip etika dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan.


Pelantikan kepengurusan periode 2026–2030 tersebut sekaligus menjadi momentum regenerasi organisasi dan penguatan komitmen bersama dalam menghadirkan tata kelola rumah sakit yang profesional, berintegritas dan berorientasi pada keselamatan serta kepentingan pasien.


Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti berharap berbagai program dan agenda PERSI maupun MAKERSI ke depan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas sistem pelayanan kesehatan, termasuk membuka ruang kolaborasi dan pertukaran pengalaman antarrumah sakit di wilayah Sumatera Barat dan Riau.


Kehadiran Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk komitmen daerah untuk terus membangun komunikasi dan jejaring dengan berbagai pihak dalam mendukung peningkatan pelayanan publik, khususnya di bidang kesehatan.(Nina)


PADANG — Sebanyak 35 program pemberdayaan berbasis komunitas di 12 kelurahan dan kawasan Teluk Bayur digulirkan melalui dukungan pendanaan tahap awal senilai Rp1,29 miliar dari PT Semen Padang.

Melalui Forum Nagari dan Kelompok Pengelola Sumber Daya (KPS) Saiyo Sakato, masyarakat berperan dalam merencanakan dan mengelola program berdasarkan kebutuhan serta potensi wilayah masing-masing. Pendekatan partisipatif dari bawah ke atas (bottom-up) ini diterapkan untuk mendukung penguatan ekonomi, peningkatan keterampilan kerja, perbaikan infrastruktur, pendidikan, serta kegiatan sosial dan budaya masyarakat.

Pada bidang penguatan ekonomi produktif, sejumlah program diarahkan untuk mengembangkan usaha masyarakat, mulai dari sektor UMKM hingga pertanian, perikanan, dan peternakan.

Di Kelurahan Batu Gadang, alokasi Rp112,1 juta antara lain diperuntukkan bagi penguatan UMKM “Kampung Seribu Keripik”, bantuan operasional MIS Nurul Hidayah, serta pengembangan potensi seni dan budaya lokal. Sementara itu, Forum Nagari Banda Buek mengelola alokasi Rp111,93 juta untuk mendukung berbagai usaha produktif, seperti pengadaan bibit dan pakan ikan lele serta nila, budi daya ikan hias, penetasan telur ayam kampung, dan penguatan UMKM lokal.

Pengembangan usaha peternakan juga menjadi salah satu pilihan pemberdayaan di sejumlah wilayah. Forum Nagari Koto Lalang memperoleh alokasi Rp84,37 juta untuk mendukung budi daya itik petelur, pembangunan gudang inventaris, fasilitas WC kantor forum, serta kegiatan perlombaan PKK tingkat kota.

Di Lambung Bukit, alokasi Rp104,36 juta diarahkan untuk program pemberdayaan ayam kampung petelur dan pelatihan sertifikasi satuan pengamanan (satpam) bagi pemuda setempat. Sementara itu, Forum Nagari Limau Manis mengelola Rp87,75 juta untuk pengembangan usaha penggemukan sapi kurban, pengadaan perlengkapan kesenian randai, serta pembuatan kincir air.

Program ekonomi produktif juga dikembangkan Forum Nagari Limau Manis Selatan melalui alokasi Rp104,62 juta. Anggaran tersebut mencakup pengembangan unit usaha “Forum Minum Kopi”, kelanjutan pembangunan gudang sampah, serta pelatihan satpam.

Adapun Forum Nagari Padang Besi mengelola Rp112,22 juta untuk mendukung usaha peternakan ayam petelur, penataan Semarak Pasar Pagi, pengadaan peralatan kongsi kematian RW II, serta pengecatan kantor LPM, Forum Nagari, dan PKK.

Selain pengembangan usaha, sejumlah program BMN diarahkan untuk meningkatkan keterampilan kerja dan membuka peluang ekonomi bagi pemuda.

Di Kelurahan Koto Lua, alokasi Rp87,52 juta digunakan untuk mendukung pelatihan satpam bagi pemuda produktif serta pengadaan perlengkapan drum band MTSS Limau Manis. Program pelatihan satpam juga menjadi salah satu kegiatan Forum Nagari Pampangan Nan XX, yang memperoleh alokasi Rp94,5 juta. Selain pelatihan tersebut, anggaran di Pampangan juga diperuntukkan bagi penyediaan sarana olahraga bola voli untuk mendukung aktivitas masyarakat, khususnya kalangan remaja.

Pada bidang infrastruktur, program pemberdayaan diarahkan untuk mendukung perbaikan sarana dasar yang dibutuhkan masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.

Di Kelurahan Baringin, alokasi Rp112,5 juta diperuntukkan bagi pembangunan turap penahan tanah untuk mendukung penataan drainase irigasi dan mengurangi risiko erosi.

Forum Nagari Tarantang juga mengelola alokasi Rp112,5 juta untuk sejumlah kebutuhan infrastruktur pertanian dan permukiman, meliputi pembangunan bak penampungan, pemasangan pipa irigasi sawah, perbaikan sarana air bersih PAMSIMAS, serta renovasi kantor Forum Nagari.

Sementara itu, di Kelurahan Indarung, alokasi Rp112,5 juta diarahkan untuk pembangunan aula pertemuan warga dan pemberian beasiswa pendidikan bagi masyarakat di sepanjang jalur belt conveyor.

Dukungan terhadap infrastruktur dan pendidikan juga dilaksanakan melalui KPS Saiyo Sakato di kawasan Teluk Bayur. Dengan alokasi Rp61,87 juta, program yang dikelola mencakup perbaikan jalan dan riol permukiman serta bantuan paket perlengkapan sekolah bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan bahwa dukungan pendanaan melalui Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) merupakan bagian dari upaya perusahaan memperkuat kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi dan menjawab kebutuhan wilayahnya masing-masing.

Menurutnya, keberhasilan program pemberdayaan tidak hanya ditentukan oleh besarnya anggaran, tetapi juga oleh kemampuan masyarakat dalam mengelola program dan menjaga keberlanjutan manfaatnya.

“Keberhasilan pemberdayaan tidak diukur dari seberapa besar dana yang disalurkan, melainkan dari sejauh mana masyarakat mampu mengelola, menjaga keberlanjutan, dan merasakan manfaatnya secara mandiri. Forum Nagari menjadi wadah agar warga sendiri yang menentukan potensi dan solusi atas kebutuhan mereka,” ujar Win.

Ia menambahkan, pelaksanaan program BMN diarahkan untuk memperkuat partisipasi masyarakat sejak tahap perencanaan hingga pengelolaan kegiatan. Dengan demikian, dukungan perusahaan diharapkan dapat mendorong tumbuhnya kapasitas dan kemandirian masyarakat secara berkelanjutan.

Forum Nagari sendiri merupakan wadah yang mempertemukan lembaga sosial ekonomi masyarakat, Kerapatan Adat Nagari, dan pemangku kepentingan lainnya. Pembentukannya diprakarsai PT Semen Padang melalui kesepakatan deklarasi di Bukittinggi pada 31 Januari 2015.

Melalui Forum Nagari, masyarakat didorong untuk mengidentifikasi kebutuhan, menyusun prioritas, serta mengelola kegiatan pemberdayaan dengan melibatkan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait. Forum ini juga berperan memperkuat koordinasi, komunikasi, dan pemanfaatan potensi lokal dalam pelaksanaan Program BMN secara berkelanjutan. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.