Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
Lingga, Lintasmedianews.com
Dalam rangka menciptakan suasana yang aman dan kondusif selama bulan suci Ramadhan, Polres Lingga bersama jajaran Polsek melaksanakan pengamanan salat Tarawih berjamaah di sejumlah masjid di wilayah Kabupaten Lingga, Sabtu (21/02/2026).
Langkah ini merupakan bentuk nyata pengabdian dan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat, sekaligus komitmen untuk memastikan umat Muslim dapat menjalankan ibadah dengan tenang, aman, dan khusyuk.
AKBP Dr. Pahala Martua Nababan, S.H., S.I.K., M.H., Kapolres Lingga, menegaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bukan sekadar pengamanan rutin, melainkan bagian dari upaya membangun kedekatan emosional antara Polri dan masyarakat.
“Bulan suci Ramadhan adalah momentum untuk menebarkan kedamaian serta memperkuat ukhuwah. Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat beribadah dengan rasa aman dan nyaman,” ujarnya.
Pengamanan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari penjagaan di area masjid, patroli di sekitar lingkungan tempat ibadah, hingga pengawasan titik-titik rawan gangguan kamtibmas. Selain itu, personel Satuan Lalu Lintas (Satlantas) turut diterjunkan untuk melakukan pengaturan arus lalu lintas guna mencegah kemacetan dan meminimalisir potensi kecelakaan di sekitar lokasi salat Tarawih.
Kehadiran aparat Kepolisian di tengah masyarakat selama Ramadhan juga menjadi wujud komitmen dalam menjaga stabilitas keamanan daerah, sekaligus mempererat sinergi antara aparat dan warga.
Polres Lingga mengimbau masyarakat untuk terus menjaga ketertiban, saling menghormati, dan bersama-sama menciptakan suasana Ramadhan yang damai serta penuh keberkahan di Kabupaten Lingga.
Dengan pengamanan yang optimal dan dukungan seluruh elemen masyarakat, diharapkan pelaksanaan ibadah selama bulan suci Ramadhan dapat berlangsung lancar, aman, dan penuh kekhusyukan (bl)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Chief Operating Officer Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara, Dony Oskaria, secara resmi melepas pengiriman Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) untuk pembangunan 500 unit hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana di Sumatera Barat, Jumat (20/2/2026).
Huntap tersebut dibangun oleh Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia. Pelepasan dilakukan di Rumah Contoh Sepablock PT Semen Padang dan menjadi penanda dimulainya distribusi material utama untuk percepatan pembangunan rumah bagi korban bencana hidrometeorologi.
Turut hadir Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Direktur Sales dan Marketing SIG Dicky Saelan, Komisaris Utama PT Semen Padang Werry Darta Taifur, Komisaris Ilham Aldelano Azre, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, serta Direktur Operasi Andria Delfa.
Penggunaan produk turunan semen yang dikembangkan anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tersebut menjadi bagian dari sinergi BUMN dan mitra strategis dalam mendukung program kemanusiaan serta pemulihan pascabencana.
Wakil Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Padang, Chaidir Chua, mengatakan pembangunan difokuskan di dua wilayah terdampak parah, yakni Kota Padang dan Kabupaten Agam. Sebanyak 340 unit dibangun di kawasan Air Dingin, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, dan 160 unit lainnya di Kabupaten Agam.
“Kedua wilayah ini terdampak signifikan akibat banjir bandang dan tanah longsor, sehingga banyak warga kehilangan tempat tinggal. Karena itu, kebutuhan hunian yang layak, aman, dan nyaman menjadi prioritas. Kami memanfaatkan Sepablock untuk pembangunan huntap,” ujarnya.
Ia menambahkan, pemilihan Sepablock didasarkan pada sejumlah keunggulan teknis dan fungsional. Selain memiliki desain rapi dan estetik, material ini dirancang dengan rongga khusus yang berfungsi sebagai peredam panas sehingga sirkulasi udara lebih baik dan suhu ruangan tetap sejuk.
Sementara itu, Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menyampaikan bahwa penggunaan Sepablock sebelumnya telah diterapkan melalui kolaborasi Kadin Sumbar dan Kadin Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang.
“Ada 10 unit huntap yang dibangun di Kampung Talang sebagai proyek percontohan penggunaan Sepablock sekaligus bukti sinergi dunia usaha dalam mendukung penanganan dampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat,” katanya.
Selain bekerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi dan Kadin, PT Semen Padang juga menjajaki pembangunan huntap melalui anggaran APBN oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
“Penjajakan ini sejalan dengan kesiapan produksi kami. Kami mampu menyediakan kebutuhan Sepablock untuk pembangunan 100 hingga 120 unit huntap per bulan,” ujarnya.
Pelepasan pengiriman perdana ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja BUMN di Sumbar. Dalam agenda tersebut, Dony Oskaria juga meninjau Pelabuhan Teluk Bayur serta melakukan peletakan batu pertama pembangunan huntap di Tanah Datar dan hunian sementara (huntara) di Malalo. (*)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pemulihan pascabencana di Sumatera Barat (Sumbar). Kali ini, perusahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Tenggara itu menyalurkan bantuan 200 zak semen dan 8.000 pcs Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) untuk percepatan pembangunan 10 unit hunian tetap (huntap) bagi korban banjir bandang Batu Busuk yang dibangun oleh KADIN Sumbar.
Bertempat di lokasi pembangunan huntap di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang, bantuan berupa 200 zak semen dan 8.000 pcs Sepablock itu diserahkan oleh Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, kepada KADIN Sumbar yang diwakili Anggota Komite Tetap (Komtab) M. David Maisa, Rabu (18/2/2026).
Acara penyerahan bantuan tersebut turut dihadiri sejumlah staf pimpinan di lingkungan PT Semen Padang, di antaranya Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris dan Kepala Unit CSR Hernes. Kemudian, Sekretaris Camat Pauh David Ferdinand, sejumlah tokoh masyarakat setempat, serta perwakilan penerima bantuan huntap juga hadir menyaksikan penyerahan bantuan tersebut.
Win Bernadino menegaskan, bantuan ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan PT Semen Padang dalam mendukung pemulihan wilayah terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir Desember 2025. Banjir bandang yang dipicu curah hujan ekstrem tersebut mengakibatkan kerusakan parah di sejumlah daerah di Sumatera Barat, termasuk Kecamatan Pauh, Kota Padang.
"Sejumlah rumah warga rusak berat, bahkan ada yang hanyut tersapu arus. PT Semen Padang sejak hari pertama bencana terjadi langsung bergerak. Tidak hanya menyalurkan bantuan logistik dan kebutuhan darurat, tetapi juga menurunkan alat berat untuk membantu pembersihan material serta mengerahkan relawan. Kemudian, kami juga mendirikan Posko Semen Padang Peduli di beberapa titik terdampak, salah satunya di Kecamatan Pauh,” kata Win.
Menurut Win, pascabencana banjir bandang, tahap tanggap darurat kini telah bergeser ke tahap pemulihan. Karena itu, dukungan terhadap pembangunan hunian tetap atau huntap menjadi langkah penting agar masyarakat terdampak dapat kembali memiliki tempat tinggal yang layak dan aman. "Jadi, itulah mengapa kami dari PT Semen Padang ikut berkolaborasi dalam proyek pembangunan 10 unit huntap oleh KADIN Sumbar ini," ujar Win.
"Semoga dengan adanya bantuan semen dan Sepablock ini, pembangunan unit huntap yang ditargetkan selesai sebelum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah dapat terwujud. Target tersebut menjadi motivasi kita bersama agar para korban banjir bandang ini dapat merayakan Lebaran di rumah baru. Keberadaan hunian permanen tersebut tidak hanya menjadi tempat berteduh, tetapi juga simbol bangkitnya semangat masyarakat pascabencana," tambah Win.
Anggota Komtab KADIN Sumbar M. David Maisa menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan PT Semen Padang. Ia menjelaskan, bantuan 200 zak semen akan difokuskan untuk pembangunan pondasi, sementara bantuan 8.000 pcs Sepablock akan mempercepat proses pembangunan huntap. Produk inovasi terbaru dari PT Semen Padang itu dinilai memiliki sejumlah keunggulan, terutama dalam aspek kekuatan dan efisiensi waktu pengerjaan.
“Sepablock ini memiliki desain interlocking yang membuat pemasangannya lebih cepat dan presisi. Cara penyusunannya seperti lego, sehingga dapat menghemat waktu dan biaya tenaga kerja. Selain itu, Sepablock juga dikenal memiliki ketahanan yang baik terhadap guncangan, sehingga dinilai cocok digunakan di wilayah rawan gempa seperti di Sumbar. Material ini juga lebih ramah lingkungan karena efisien dalam penggunaan mortar," katanya.
Dengan adanya dukungan material dari PT Semen Padang, KADIN Sumbar optimistis pembangunan 10 unit huntap dapat diselesaikan sesuai target. "Kami yakin 10 huntap ini selesai sebelum Lebaran, karena semua dindingnya dibangun menggunakan Sepablock,” ungkap David.
Sekretaris Camat Pauh David Ferdinand menyampaikan terima kasih atas kolaborasi antara dunia usaha dan organisasi pengusaha dalam membantu masyarakat terdampak. Ia menggambarkan dampak banjir bandang akhir tahun lalu cukup memukul warga Batu Busuk. Beberapa rumah rusak berat dan tidak lagi dapat ditempati, bahkan ada yang hanyut.
“Kehadiran PT Semen Padang dan KADIN Sumbar menjadi bukti nyata bahwa masyarakat tidak sendiri menghadapi musibah ini. Bantuan huntap ini sangat berarti bagi warga kami yang terdampak. Jika target selesai sebelum Lebaran terwujud, maka Idulfitri tahun ini akan menjadi momen yang lebih bermakna bagi para korban—bukan lagi di pengungsian atau rumah sementara, tetapi di hunian tetap yang kokoh dan layak huni," katanya.
Penyaluran bantuan ini tidak sekadar bentuk tanggung jawab sosial perusahaan, tetapi juga mencerminkan semangat gotong royong yang menjadi karakter masyarakat Sumbar.(*)
PARIWARA
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pembangunan yang transparan, akuntabel, dan berbasis sistem digital.
Melalui Sosialisasi Mekanisme Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) DPRD yang digelar di Ruang Paripurna DPRD Kota Padang, Kamis (19/2/2026), seluruh anggota DPRD bersama operator masing-masing dibekali pemahaman teknis terkait penginputan usulan melalui Sistem Informasi Pemerintahan Daerah Republik Indonesia (SIPD-RI).
Sosialisasi dibuka langsung oleh Ketua DPRD Padang, Muharlion, didampingi oleh Wakil Ketua Mastilizal Aye, Jupri, Sekretaris Dewan (Sekwan) Hendrizal.
Dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Padang dipimpin oleh Yenni Yuliza dan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Padang, Raju Minropa, serta undangan lainnya.
Muharlion, dalam sambutannya menegaskan bahwa agenda ini merupakan tindak lanjut dari surat Sekretaris Daerah Kota Padang Nomor 000.7/64/BAPPEDA-PDG/2026 yang mengatur penyelarasan mekanisme pengusulan, verifikasi, hingga integrasi Pokir ke dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah (Renja PD).
Adapun digitalisasi melalui SIPD-RI menjadi langkah strategis untuk memastikan transparansi perencanaan dan penganggaran berbasis data.
Selain itu, Muharlion mengungkapkan bahwa Pokir bukan sekadar daftar aspirasi, melainkan representasi resmi suara masyarakat yang harus diproses sesuai regulasi dan mekanisme perencanaan daerah.
“Pokir DPRD adalah amanah rakyat. Setiap usulan wajib diinput melalui SIPD-RI, mengikuti kamus usulan yang tersedia, dan harus selaras dengan dokumen perencanaan daerah agar tidak menyalahi aturan,” tegas Muharlion.
Tak hanya Pokir katanya, pada tahun ini, mekanisme hibah dan bantuan sosial (bansos) juga diperketat melalui sejumlah mekanisme.
Dalam pemaparannya, Yenni Yuliza mengatakan bahwa Pemerintah Kota Padang mewajibkan setiap calon penerima hibah dan bansos mengajukan usulan secara mandiri melalui akun masing-masing di SIPD-RI.
"Khusus bansos individu, data penerima harus mengacu pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) guna menjamin ketepatan sasaran," katanya.
Kebijakan ini berpedoman pada Permendagri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah serta Peraturan Wali Kota Padang Nomor 34 Tahun 2021 tentang Tata Cara Penganggaran, Pelaksanaan, Penatausahaan, dan Pelaporan Hibah dan Bantuan Sosial.
Dalam regulasi tersebut ditegaskan pada Pasal 3 dan Pasal 4 bahwa hibah dapat diberikan dalam bentuk uang, barang, dan/atau jasa dengan ketentuan memiliki peruntukan yang jelas, tidak mengikat, tidak diberikan terus-menerus setiap tahun anggaran kecuali diatur khusus, serta memberi manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat.
Selanjutnya, Pasal 5 ayat (8) dan (9) mengatur bahwa hibah kepada badan atau lembaga hanya dapat diberikan kepada organisasi nirlaba, sukarela, dan sosial yang dibentuk sesuai peraturan perundang-undangan, memiliki kepengurusan sah, berdomisili di Kota Padang, serta berbadan hukum Indonesia dan terdaftar pada kementerian terkait.
Sementara bantuan sosial diberikan secara selektif kepada individu atau kelompok yang mengalami risiko sosial akibat krisis ekonomi, bencana, maupun kondisi darurat lainnya. Penerima wajib memiliki identitas jelas dan berdomisili di Kota Padang.
Selain itu, pada Pasal 31 dan Pasal 33 ditegaskan bahwa permohonan hibah harus diajukan secara tertulis kepada Wali Kota sebelum penetapan KUA-PPAS, dilengkapi proposal yang memuat identitas pengusul, latar belakang, maksud dan tujuan, serta rincian penggunaan anggaran.
Adapun dokumen pendukung seperti akta pendirian, izin operasional, surat domisili, rekening bank aktif, dan surat pernyataan tanggung jawab bermaterai menjadi syarat wajib dalam pengajuan tersebut.
"Dalam mekanisme Pokir DPRD, tahapan pengusulan dimulai dari input oleh anggota DPRD melalui akun SIPD-RI, verifikasi Sekretariat DPRD, verifikasi Mitra Bappeda, verifikasi Perangkat Daerah, hingga verifikasi Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Pada tahap verifikasi perangkat daerah dilakukan pengecekan lapangan untuk memastikan kesesuaian antara data administrasi dan kondisi riil. Usulan yang tidak memenuhi syarat akan dikembalikan untuk diperbaiki selama masa pengajuan masih terbuka," terangnya.
Yenni menegaskan bahwa penguatan sistem ini merupakan langkah konkret untuk meminimalkan potensi penyimpangan anggaran serta memastikan setiap rupiah APBD Kota Padang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Kami ingin memastikan anggaran daerah dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan sistem berbasis regulasi dan digitalisasi seperti SIPD-RI, pembangunan akan lebih tepat sasaran, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.
Dengan penguatan regulasi, digitalisasi sistem melalui SIPD-RI, serta komitmen bersama antara DPRD dan Pemerintah Kota Padang, diharapkan seluruh proses pengusulan Pokir, hibah, dan bantuan sosial ke depan semakin tertib, transparan, dan tepat sasaran.
Langkah ini tidak hanya memperkuat akuntabilitas pengelolaan APBD, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam mendorong pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, serta benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kota Padang. (ADV)
Padang, Lintasmedianews.com
Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, S.H menghadiri pembukaan kegiatan donor darah yang digelar PMI Kota Padang di Lantai I SJS Plaza, Rabu (18/2/2026) malam bada'a sholat tarwih.
Dalam sambutannya, Mastilizal Aye mengapresiasi PMI Kota Padang dan SJS Plaza yang secara konsisten dan rutin menggelar kegiatan donor darah di setiap Bulan Ramadan di SJS Plaza.
Mastilizar Aye mendukung penuh kegiatan donor darah PMI Kota Padang, karena menurutnya, kegiatan ini sangat membantu dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.
Ia juga memberikan apresiasi atas peran aktif PMI Kota Padang dalam penanganan bencana alam yang melanda Kota Padang dalam beberapa waktu terakhir.
“PMI Kota Padang selalu hadir di tengah-tengah masyarakat yang mengalami bencana banjir bandang dan longsor, baik dalam mendistribusikan bantuan maupun membersihkan lumpur yang menutupi jalan serta rumah warga,” ungkapnya.
Tidak hanya itu, hingga saat ini, kata Mastilizar Aye, PMI Kota Padang juga terus menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak banjir bandang yang menerjang saluran irigasi Gunung Nago. Akibat bencana tersebut, sejumlah sumber air warga seperti sumur mengalami kekeringan.
Di akhir sambutannya, Mastilizal Aye mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam kegiatan bertajuk “Donor Darah Keren di Bulan Ramadan” yang digelar di Lantai I SJS Plaza mulai 17 Februari hingga 18 Maret 2026.
Kegiatan ini berlangsung setiap malam pukul 19.15 WIB hingga 23.00 WIB.Ia berharap, melalui partisipasi aktif masyarakat, kebutuhan darah selama bulan Ramadan dapat terpenuhi sekaligus menumbuhkan semangat kepedulian dan solidaritas sosial di tengah masyarakat Kota Padang.(*)