Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Menyambut kunjungan resmi Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia,
Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Qupro Indonesia dan Aliansi Kemanusiaan Indonesia menggelar Tabligh Akbar di Masjid Jami Aur Kuning, Sabtu (03/10).
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, kehadiran Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari, bersama Bang Onim dan rombongan, menjadi momentum memperkuat persaudaraan dan solidaritas masyarakat Bukittinggi dengan rakyat Palestina. Hal ini sejalan dengan nilai Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah.
“Bukittinggi Basamo untuk Palestina, untuk Kemanusiaan bukan sekadar tema, tetapi menggambarkan kepedulian masyarakat Bukittinggi terhadap kemanusiaan. Melalui Tabligh Akbar ini, kita menyatukan doa dan ikhtiar untuk saudara-saudara kita di Palestina. Semoga menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk terwujudnya kedamaian, keadilan dan kemerdekaan bagi rakyat Palestina,” ujar Ibnu Asis.
Wawako menambahkan, hubungan Indonesia dan Palestina memiliki sejarah persaudaraan yang kuat. Kepedulian terhadap rakyat Palestina perlu terus dijaga melalui doa, solidaritas dan aksi kemanusiaan. Wawako juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan Tabligh Akbar tersebut.
Duta Besar Negara Palestina untuk Republik Indonesia, H.E. Dr. Abdalfattah Ahmed Khalil Al-Sattari, menyampaikan rasa syukur dapat hadir di Kota Bukittinggi dan bertemu dengan masyarakat dalam Tabligh Akbar. Ia mengapresiasi sambutan Pemerintah Kota Bukittinggi serta menyebut Bukittinggi sebagai kota yang indah dan memiliki sejarah penting dalam perjalanan Indonesia.
“Saya tidak pernah merasa sebagai orang asing di Indonesia. Saya merasa berada di negeri sendiri dan di tengah masyarakat sendiri. Ketika bertemu dengan masyarakat Indonesia, saya merasa tidak sendirian. Terima kasih kepada Pemerintah Kota Bukittinggi dan seluruh masyarakat atas sambutan, kepedulian, serta dukungan yang diberikan kepada Palestina,” ujarnya (*)
PADANG PARIAMAN — Lintas Media News Com, Pengurus Cabang (Pengcab) Hapkido Kabupaten Padang Pariaman menatap optimistis gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Dengan persiapan matang dan kekuatan penuh, kontingen Hapkido Padang Pariaman membidik sedikitnya tujuh medali, terdiri dari tiga emas, dua perak dan dua perunggu.
Kontingen Hapkido Padang Pariaman akan berlaga di Kota Solok pada 9 hingga 13 Oktober 2026. Sebanyak 15 atlet, terdiri dari 10 atlet putra dan 5 atlet putri, akan memperkuat Padang Pariaman pada nomor tarung maupun seni.
Kekuatan tersebut didukung oleh satu orang manajer, satu ofisial dan dua orang pelatih yang akan mendampingi para atlet selama pelaksanaan pertandingan.
Manajer Tim Hapkido Padang Pariaman, Heri Sugianto, yang juga merupakan Wakil Ketua Pengcab Hapkido Padang Pariaman, menyampaikan optimismenya saat melepas kontingen beberapa waktu lalu.
Menurut Heri, target tujuh medali yang dipasang bukanlah target yang muluk. Target tersebut telah disesuaikan dengan kemampuan atlet, hasil latihan, serta perkembangan performa selama masa persiapan.
“Dengan target tujuh medali, yaitu tiga emas, dua perak dan dua perunggu, kami optimistis target tersebut dapat tercapai. Bahkan, kami optimistis bisa melebihi target yang telah ditetapkan untuk kontingen Padang Pariaman pada Porprov kali ini,” ujar Heri.
Ia mengatakan, para atlet telah menjalani persiapan secara serius dengan intensitas latihan yang terus ditingkatkan menjelang pertandingan. Selain kemampuan teknis, para atlet juga dipersiapkan dari sisi fisik dan mental agar mampu tampil maksimal saat berada di arena pertandingan.
Pada nomor Daryun (tarung) putra, Padang Pariaman menurunkan tujuh atlet yang akan berlaga berdasarkan kelas masing-masing.
Di kelas under 51 kilogram, Padang Pariaman diperkuat Aditya Rahman. Kemudian M. Fadli turun di kelas under 54 kilogram, M. Yunasditiya di kelas under 58 kilogram, serta M. Fahreza Fajri pada kelas under 62 kilogram.
Selanjutnya, Rafi Bersaudara akan tampil di kelas under 72 kilogram, disusul Boy Busni Sawal Putra di kelas under 78 kilogram dan Deni Saputra di kelas under 84 kilogram.
Selain nomor tarung, tiga atlet putra lainnya akan memperkuat Padang Pariaman pada nomor seni. Randi Trianda turun pada nomor Hosinsul dan Nakbob, Ikhsan Maulana pada nomor Hosinsul Ganda, sementara Hanafi Azhari akan tampil pada nomor Hyung.
Sementara itu, pada nomor putri, Padang Pariaman menurunkan lima atlet. Empat di antaranya akan bertanding pada nomor Daryun (tarung) sesuai kelas masing-masing.
Katrina Maharani akan turun di kelas under 44 kilogram, Manohara Gempita di kelas under 47 kilogram, Latifa Azahra di kelas under 51 kilogram, dan Betriana Rosa di kelas under 55 kilogram.
Sedangkan pada nomor seni, Otna Disnela akan memperkuat Padang Pariaman pada nomor Hyung.
Dengan komposisi tersebut, Pengcab Hapkido Padang Pariaman berharap seluruh atlet mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membuka peluang untuk menambah perolehan medali bagi kontingen Padang Pariaman.
Pelatih Hapkido Padang Pariaman, Doni Hariko, juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan para atlet. Menurutnya, semangat dan intensitas latihan yang ditunjukkan atlet selama masa persiapan menjadi modal penting menghadapi Porprov XVI.
“Melihat semangat atlet dan intensitas latihan yang kami lakukan selama persiapan, kami cukup yakin target yang telah ditetapkan bisa dicapai. Bahkan, peluang untuk meraih hasil di atas target juga terbuka,” kata Doni.
Ia menambahkan, menjelang pertandingan para atlet terus diarahkan untuk menjaga kondisi fisik, mental dan fokus terhadap pertandingan. Menurutnya, kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting ketika atlet sudah berada di arena.
Doni berharap seluruh atlet mampu menjalankan strategi yang telah dipersiapkan, tampil percaya diri, serta tetap menjunjung tinggi sportivitas.
Dengan kekuatan 15 atlet yang terdiri dari 10 putra dan 5 putri, Hapkido Padang P
Pasbar ,Lintas Media News Com
Kemenangan Fahrein Nomor urut 4 dalam pemilihan Wali nagari Rabi Jonggor Paraman Ampalu dengan perolehan total masing-masing pada 6 TPS tersebut diraih oleh : Fahrein 613,sedangkan pesaingnya Hafis Bayer sebanyak 492,sementara Haskim dengan suara 463, Sandra Mora 234 sedangkan Syakri 50 suara ,dengan total suara keseluruhan 1852 atau partisipasi Pemilih sebanyak 68 % ,adalah kemenangan bersama dari seluruh masyarakat,demikian terucap saat dikonfirmasi Wartawan Media ini, usai kegiatan Pilwana berakhir Sabtu,3/9.2026.di Paraman Ampalu
Fahrein adalah putera kelahiran RT 01 Paraman Selatan yang menghabiskan waktunya di Kota Padang,lalu hidjrah atau pindah tugas ke Simpang Empat, kabupaten Pasaman Barat.
Di Tanah Tuah Basamo ini, Ia dipercaya untuk memegang beberapa posisi seperti :Kasi, Kabid, Kadis Koperindag dan UMKM sampai menjadi Purna tugas , Tentu dengan berbekal berbagai pengalaman ini tetap ingin berbuat lebih baik terangnya.
Ade Irawan dan Safrinal selaku Ketua Tim pemenangan mengatakan dengan ucapan terima kasih yang sama kepada para pendukung dan Simpatisan untuk datang ke TPS untuk berpartisipasi aktif untuk memberikan hak Pilihnya yang terbaik kepada pemenang,merasa haru dan bangga,berharap dapat dukungan bersama ,demi lebih baiknya Nagari Rabi Jonggor yang kita Cintai ini pungkasnya.
Tak hanya sampai di situ, Ia ingin mengabdikan untuk kampung halamannya ,tahun 2026 ini ikut mencalonkan diri untuk menjadi Calon Wali Nagari 2026-2034 berpartisipasi bersama para Calon lainnya ,andaikan dipercaya oleh masyarakat untuk membangun Nagari Rabi Jonggor sesuai dengan Mottonya : Siap Melayani Masyarakat Sepenuh Hati lebih baik,Aman ,Sejahtera dan berkeadilan.
Tentunya dengan Amanah dan kepercayaan ini, otomatis akan di jalankan sesuai dengan kemampuan ,apalagi sudah ada dalam Visi-Misi yang sudah disiapkannya untuk 8 tahun ke depan,baik Infrastruktur,Sosial,Ekonomi, Budaya dan ke Agamaan tegasnya.
Terkait dengan program-program yang ada itu, akan dilaksanakan dengan baik ,sesuai dengan keadaan Anggaran Pendapatan Belanja Nagari. Ia menekankan betapa pentingnya dukungan dan kebersamaan seluruh masyarakat membantu,karena tanpa dukungan, jelas tidak akan terlaksana harapnya lagi.
Ade Irawan dan Safrinal selaku tim pemenangan mengatakan ucapan terima kasih yang sama kepada para pendukung dan simpatisan untuk datang ke tempat Pemungutan Suara untuk berpartisipasi aktif untuk memberikan suara terbaiknya kepada pemenang,merasa haru dan bangga ,semoga dapat kita dukung bersama pinta mereka.
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Sebagai tuan rumah tiga cabang olahraga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama KONI dan stakeholder terkait menggelar rapat persiapan. Kegiatan rapat dilaksanakan di ruang kerja Wali Kota Bukittinggi, Jumat (02/10)
Plt. Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bukittinggi, Hendra Eka Putra, menjelaskan, pada Porprov XVI Sumbar 2026, Bukittinggi menjadi tuan rumah tiga cabang olahraga, yakni wushu, pickleball, dan dance sport. Khusus dance sport, kategori berpasangan dipusatkan di Sport Hall, sementara kategori perorangan di Lobi Pasar Atas.
Ia mengatakan, Pelaksanaan tetap memperhatikan kearifan lokal dan falsafah Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah (ABS-SBK), termasuk pakaian dan etika pertandingan. Pelaksanaan cabor wushu akan berlangsung di Sport Hall pada 5 Oktober, pickleball akan berlangsung di Gor Bermawi pada 7 Oktober dan dance sport akan berlangsung di Sport Hall untuk kategori berpasangan dan Lobi Pasar Atas.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, sekaligus Ketua Kontingen Kota Bukittinggi, menyampaikan bahwa, pelaksanaan Porprov sudah vakum selama 8 tahun, terakhir hadir pada tahun 2018 di Padang Pariaman. Ditahun 2026 Porprov kembali hadir pada 2–14 Oktober 2026 dengan tema semangat gotong royong dan kebersamaan. Penyelenggaraan pertandingan tersebar di delapan kabupaten/kota sebagai tuan rumah, termasuk Kota Bukittinggi yang menjadi tuan rumah untuk tiga cabang olahraga.
"Harapan kita, Porprov ini sukses dari segi pelaksanaan, sukses dari segi prestasi, serta sukses dalam hal pelayanan. Sebagai tuan rumah, kita ingin melayani seluruh kontingen sebaik mungkin dan membuat mereka senang berada di Bukittinggi," ujarnya.
Diketahui, Persiapan Kota Bukittinggi sebagai tuan rumah tiga cabor Porprov XVI Sumbar telah mencapai 70 hingga 75 persen dan ditargetkan rampung sebelum 5 Oktober 2026. Wawako menegaskan, Bukittinggi siap menjadi salah satu tuan rumah Porprov XVI Sumbar. (Sandra)
PADANG PARIAMAN — Lintas Media News, com, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat secara resmi membuka pertandingan cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 di Lapangan Parit Pauh Kambar, Kecamatan Nan Sabaris, Jumat (2/10/2026).
Pembukaan pertandingan ditandai dengan tendangan pertama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Rahmat Hidayat di tengah lapangan. Tendangan tersebut menjadi simbol dimulainya seluruh rangkaian pertandingan sepak bola PORPROV XVI yang digelar di Kabupaten Padang Pariaman.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Rahmad Mahmudal, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara, jajaran kepala OPD, Kapolsek Nan Sabaris, Camat Nan Sabaris, wali nagari se-Kecamatan Nan Sabaris, Ketua KONI Padang Pariaman, serta tamu undangan lainnya.
Kabupaten Padang Pariaman dipercaya menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaan PORPROV XVI Sumatera Barat, termasuk untuk cabang olahraga sepak bola. Pertandingan akan berlangsung mulai 2 hingga 14 Oktober 2026 dengan sejumlah venue yang tersebar di beberapa wilayah.
Pada babak penyisihan, Grup A akan bertanding di Stadion Rajo Sampono Katapiang, Grup B di Stadion ABC Kampung Dalam, dan Grup C di Stadion Pauh Kambar. Sementara pertandingan babak perempat final hingga final sekaligus penutupan cabang olahraga sepak bola akan dipusatkan di Stadion Utama Sumatera Barat, Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan dan pelaksanaan PORPROV XVI, sehingga Padang Pariaman dapat menjalankan perannya sebagai tuan rumah dengan baik.
Ia juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen serta atlet yang akan bertanding pada ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut.
"Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang mengikuti PORPROV XVI Sumatera Barat. Ajang ini telah vakum kurang lebih delapan tahun dan tahun ini kembali digelar serta telah dibuka secara resmi oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat. Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung aman, lancar, dan menjunjung tinggi sportivitas," ujar Rahmat.
Ia mengajak para atlet untuk menampilkan kemampuan terbaik, menjaga semangat persaudaraan, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat kebersamaan antardaerah di Sumatera Barat.
Menurutnya, PORPROV tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet dan pengembangan olahraga daerah. Dari kompetisi ini diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.
Dengan ditunjuk sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen mendukung suksesnya pelaksanaan PORPROV XVI Sumatera Barat sekaligus mendorong kemajuan olahraga dan pembinaan atlet secara berkelanjutan di daerah. (rls/len)
Pasaman Barat, Lintasmedia News- Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, mengapresiasi keluarga besar Polres, memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di halaman kantor bupati setempat, Simpang Empat, Rabu, 1 Juli 2026.
Kehadiran Ketua DPRD pada upacara tersebut, diikuti oleh unsur-unsur Forum Koordinasi Kepemimpinan Distrik (Forkopimda) Pasaman Barat. Beliau berharap Polri akan menjadi lebih profesional, transparan, dan selalu dekat dengan masyarakat.
Sinergi antara DPRD, Pemerintah Daerah, dan Forkopimda dalam upacara Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi, terutama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keberhasilan pembangunan di wilayah Kabupaten Pasaman Barat.
Sehubungan dengan pidato peringatan Hari Bhayangkara ke-80 untuk Kepolisian Pasaman Barat, kata Dirwansyah, atas nama pimpinan DPRD Pasaman Barat, ia mengucapkan selamat kepada Tiga Jurnalis AJO PASBAR yang menerima sertifikat penghargaan dari Kepala Kepolisian, Agung Tribawanto hari ini.
Tiga jurnalis yang bergabung dengan Asosiasi Jurnalis Daring Pasaman Barat (AJO PASBAR) adalah Dodi Ifanda, Wisnu A Utama, dan Syafril Erizon, atas dedikasi mereka dalam mempublikasikan kegiatan Kepolisian Pasaman Barat. (***)
PASAMAN BARAT, Lintasmedia News| Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Kamis, 1 Oktober 2026. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama jajaran Forkopimda dalam menjaga nilai kebangsaan sekaligus memperkokoh persatuan di daerah.
Upacara berlangsung dalam suasana tertib dan penuh penghormatan. Sejumlah unsur pemerintahan, TNI-Polri, Kejaksaan, DPRD, ASN serta komponen masyarakat turut mengambil bagian dalam kegiatan yang menjadi salah satu momentum penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tersebut.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberagaman yang terdapat di Pasaman Barat perlu dirawat melalui sikap saling menghargai, toleransi serta kesediaan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.
Bagi jajaran kepolisian, semangat persatuan memiliki hubungan erat dengan terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Stabilitas kamtibmas tidak dapat dibangun oleh aparat semata, melainkan membutuhkan partisipasi warga serta komunikasi yang kuat antara masyarakat, pemerintah dan unsur keamanan.
Kehadiran AKBP Agung Tribawanto dalam giat tersebut sekaligus memperlihatkan kesinambungan koordinasi antara Polres Pasaman Barat dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Hubungan kelembagaan yang terjaga menjadi salah satu fondasi dalam menghadapi berbagai dinamika sosial serta memberikan pelayanan yang responsif kepada masyarakat.
Pasaman Barat merupakan daerah dengan latar belakang masyarakat yang beragam. Kondisi tersebut menjadi kekuatan apabila seluruh elemen mampu menjaga ruang kebersamaan, menghormati perbedaan dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik maupun gangguan ketertiban umum.
Semangat Pancasila juga dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menaati ketentuan hukum, menjaga lingkungan, menghormati sesama, tidak mudah terpengaruh informasi provokatif serta menyelesaikan persoalan secara musyawarah merupakan bentuk nyata menjaga persatuan.
Polres Pasaman Barat terus mendorong pola pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pemeliharaan keamanan. Kehadiran personel di tengah warga diharapkan mampu membangun komunikasi dua arah, sehingga setiap potensi persoalan dapat diketahui dan ditangani secara lebih cepat serta proporsional.
Kolaborasi TNI-Polri bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh elemen masyarakat juga menjadi kekuatan strategis dalam menjaga Pasaman Barat tetap aman dan tertib. Kebersamaan tersebut diperlukan bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
Melalui Upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, semangat kebangsaan kembali diteguhkan. Kehadiran AKBP Agung Tribawanto menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk merawat persatuan, memperkuat sinergi lintas lembaga dan menghadirkan pengabdian yang benar-benar dirasakan masyarakat demi Pasaman Barat yang aman, damai dan kondusif.
TIM RMO
POLRES 50 KOTA, Lintasmedia News| Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan pengecekan dan kontrol kesatuan di lingkungan Polres 50 Kota sebagai bagian dari pengawasan langsung terhadap pelaksanaan tugas personel, Kamis, 1 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Polres 50 Kota dengan menyasar sejumlah bagian dan fasilitas kesatuan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan setiap fungsi kepolisian berjalan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing sekaligus mendukung kesiapan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan itu, AKBP Syaiful Wachid tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lingkungan dan fasilitas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan personel. Komunikasi tersebut menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi pelaksanaan tugas secara nyata di masing-masing bagian.
Kontrol kesatuan juga menjadi sarana bagi pimpinan untuk memastikan kedisiplinan personel tetap terjaga. Setiap anggota dituntut memahami tugas pokoknya, bekerja secara profesional, serta mampu memberikan pelayanan kepolisian yang cepat dan tepat ketika masyarakat membutuhkan kehadiran Polri.
Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah kedinasan. Menurutnya, kedisiplinan dan kekompakan personel merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan tugas kepolisian.
“Laksanakan tugas dengan baik, jaga disiplin dan kekompakan. Pastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat dan humanis,” pesan AKBP Syaiful Wachid kepada personel Polres 50 Kota.
Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberadaan personel di lingkungan kesatuan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan rutinitas kedinasan. Lebih dari itu, setiap tugas yang dilakukan harus bermuara pada terciptanya pelayanan publik yang memberikan rasa aman, nyaman dan mudah diakses masyarakat.
Pengecekan langsung yang dilakukan Kapolres 50 Kota juga menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan kesatuan. Dengan mengetahui kondisi personel, fasilitas dan pelaksanaan tugas secara langsung, pimpinan dapat memastikan setiap fungsi kepolisian mampu bergerak sesuai kebutuhan situasi di wilayah hukum Polres 50 Kota.
Di sisi lain, kontrol kesatuan menjadi ruang evaluasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga integritas. Disiplin, profesionalisme, kekompakan serta sikap humanis menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.
Melalui kegiatan pengecekan dan kontrol kesatuan di lingkungan Polres 50 Kota tersebut, AKBP Syaiful Wachid kembali menegaskan pentingnya kehadiran Polri yang bekerja dekat dengan masyarakat. Pengawasan internal yang dilakukan secara langsung diharapkan mampu menjaga kesiapan personel sekaligus memperkuat komitmen Polres 50 Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
TIM RMO
MANDAILING NATAL, Lintasmedia News— Gusti Pardamean Nasution Demisioner Ketua Umum Ima Madina Pekanbaru Sekaligus Abg dari Korban Pembacokan mendesak aparat kepolisian segera mengusut secara serius dugaan penganiayaan dan pembacokan terhadap dua warga, Timbul Rizki dan Rama Timbul, yang terjadi di kawasan tambang Siarahan, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal.
Gusti, mengatakan pihaknya meminta kepolisian melakukan penyidikan secara profesional, objektif, transparan, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
Menurut Gusti, penanganan perkara tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan hak-hak korban terlindungi.
“Kami mendesak aparat penegak hukum agar segera melakukan penyidikan secara profesional, objektif, serta transparan. Apabila dalam proses hukum ditemukan bukti yang cukup mengenai adanya tindak pidana dan pihak yang bertanggung jawab, kami meminta agar diproses Di sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar Gusti.
Desakan tersebut disampaikan setelah adanya laporan polisi yang dibuat oleh korban pada 26 Agustus 2026. Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, laporan tersebut tercatat dengan nomor STPLP/B/137/VIII/2026/SPKT/POLSEK PANYABUNGAN/POLRES MADINA/POLDA SUMUT.
Dan Sudah Di BAB sudah pergi Ke TKP Sampai Saat Ini Belum Ada Penetapan Tersangka.
meminta kepolisian tidak hanya melakukan pemeriksaan awal, tetapi juga mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengetahui secara terang duduk perkara serta pihak-pihak yang diduga terlibat Siapapun Itu Termasuk Yang Punya Lobang Dan Yang Punya Lahan.
“Kami meminta polisi bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti. Jika dalam proses penyelidikan dan penyidikan ditemukan pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana, tentu harus diproses sesuai hukum,” kata Gusti.
Sebelumnya, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy disebut telah memberikan perhatian terhadap laporan dugaan penganiayaan dan pembacokan tersebut. Pernyataan itu disampaikan saat menerima mahasiswa dan aktivis pemuda dalam agenda silaturahmi di Mapolres Madina pada Jumat (28/8/2026).
“Terkait laporan polisi atas dugaan penganiayaan dan pembacokan yang di Polsek Panyabungan tersebut, saya atensi dan akan saya hubungi nanti Kapolsek Panyabungan,” ujar Kapolres sebagaimana dikutip dalam pemberitaan sebelumnya.
Gusti menegaskan, Kami Atas Nama Pribadi Dan Lembaga Ima Madina Pekanbaru Dan AMP2K akan mengawal perkembangan penanganan perkara tersebut dan mendorong agar proses hukum berjalan secara transparan serta tidak berhenti tanpa kejelasan.
“Kami akan mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan hukum. Kami berharap proses penegakan hukum berjalan secara objektif dan berdasarkan fakta yang ditemukan oleh penyidik,” tegasnya.
“Prinsipnya, kami ingin persoalan ini diselesaikan melalui jalur hukum. tentu harus ada pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Gusti.