Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

Pasaman ,Lintas Media News Com.
Anggota DPRD Kabupaten Pasaman dari Fraksi Partai Gerindra, Yasir Arief, menyatakan keyakinan penuh bahwa wilayah Kecamatan Duo Koto akan segera bangkit dan kembali pulih pasca bencana banjir bandang yang melanda daerah tersebut. Pernyataan optimistis itu disampaikannya saat turun langsung meninjau lokasi bencana dan menemui warga yang terdampak di posko pengungsian, Senin 21/9 2026

Kehadiran legislator ini menjadi suntikan moril yang sangat berharga bagi masyarakat yang sedang berduka.Dalam aksi tanggap daruratnya, Yasir Arief mendatangi langsung keluarga korban yang hilang terbawa arus air bah.
Lokasi peninjauan difokuskan di Kampung Parit, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Duo Koto, yang menjadi titik terparah terjangan banjir bandang pada Jumat lalu.

Di tengah puing-puing sisa banjir, ia berdialog secara humanis dan mendengarkan langsung keluh kesah serta kebutuhan mendesak para korban, baik yang kehilangan keluarga juga para petani yang mengalami kerusakan lahan pertaniannya.
Sebagai bentuk kepedulian nyata dan tanggung jawab sosial kepada konstituennya, Anggota DPRD Pasaman ini juga menyerahkan bantuan logistik darurat untuk memenuhi kebutuhan kepada warga terdampak. Bantuan yang diserahkan  langsung tersebut berupa  beras, telur, serta air mineral.

Pasokan makanan matang dan bahan pokok ini diharapkan dapat langsung dimanfaatkan oleh warga yang akses dapurnya lumpuh total akibat terendam lumpur.

Dihadapan warga, Yasir Arief menyampaikan " kami mohon maaf atas keterlambatan kami,Jumat sampai Minggu kami masih ada kegiatan partai di Sawah Lunto, baru sekarang bisa langsung ke lokasi.
Sbagai putra asli Duo Koto, kami secara pribadi merasakan kesedihan  yang sangat mendalam atas musibah ini. Semua yang terdampak musibah adalah keluarga kami 

Ikatan batin dan rasa kekeluargaan yang erat memicunya untuk memastikan tidak ada satu pun warga terdampak di Kampung Parit yang luput dari perhatian dan bantuan pemerintah. Selain menyalurkan bantuan pangan, politisi muda Partai Gerindra ini juga meminta pemerintaham Nagari dan Kecamatan untuk melakukan inventarisasi dan mencatat seluruh fasilitas umum, rumah warga serta lahan pertanian yang mengalami kerusakan.

Yasir Arief menegaskan komitmennya untuk berjuang sekuat tenaga di parlemen daerah agar alokasi anggaran perbaikan infrastruktur Duo Koto menjadi prioritas utama. Penanganan infrastruktur vital seperti jalan, jembatan, dan tanggul sungai yang jebol dinilai tidak boleh ditunda demi memulihkan roda perekonomian.Dirinya berjanji akan mengawal ketat koordinasi antara Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta BPBD Kabupaten Pasaman agar alat berat segera dikerahkan secara maksimal ke Kampung Parit.

Sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif dinilai menjadi kunci utama percepatan rehabilitasi wilayah terdampak. Yasir optimis, dengan kegotongroyongan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah, Nagari Simpang Tonang akan kembali tertata rapi dalam waktu dekat.

Warga Kampung Parit menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi yang tinggi atas kepedulian instan yang ditunjukkan oleh putra daerah mereka di kursi parlemen. Langkah nyata ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan psikologis korban bencana banjir bandang di Kecamatan Duo Koto.(*)

 

PADANG (17/9/2026), Lintasmedia News— Menunaikan ibadah haji kini tak lagi sekadar menjadi impian di usia pensiun bagi karyawan PT Semen Padang Group. Melalui kegiatan Sosialisasi dan Literasi Keuangan Haji bertema “Membangun Kesiapan Finansial Menuju Ibadah Haji” yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Kamis (17/9/2026), hampir seratusan insan perusahaan mendapatkan strategi praktis, edukasi terpadu, hingga kemudahan langsung untuk merencanakan perjalanan ke Tanah Suci sejak dini.


Pembekalan ini dihadirkan khusus untuk menjawab kebutuhan karyawan dalam menghadapi panjangnya masa tunggu keberangkatan haji di Sumatera Barat yang saat ini mencapai sekitar 26 tahun. Melalui pemahaman literasi keuangan yang tepat, karyawan dibekali kemampuan mengalokasikan pendapatan secara rutin dan terukur tanpa mengganggu stabilitas finansial keluarga. Tak hanya itu, peserta juga diajarkan memanfaatkan aplikasi digital BPKH Apps untuk memantau nilai manfaat, perkembangan dana, hingga estimasi keberangkatan secara transparan dan real-time.


Sosialisasi itu dihadiri Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian, Anggota Badan Pelaksana BPKH Harry Alexander, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat Muhammad Rifki, serta Direktur Utama PT Semen Padang yang diwakili Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris. Kegiatan diikuti hampir seratusan insan PT Semen Padang Group.


Manfaat nyata dari kegiatan ini dirasakan langsung oleh Roni Putra, salah seorang karyawan PT Semen Padang. Ia mengaku sosialisasi tersebut menjawab berbagai keraguan yang selama ini menghambat langkahnya untuk mulai mendaftar tabungan haji. Menurutnya, peserta tak hanya mendapatkan penjelasan teoretis, tetapi juga langsung difasilitasi untuk membuka rekening haji di lokasi acara. Hal tersebut menjadi pemantik motivasi besar bagi dirinya dan keluarga untuk segera memulai langkah pasti menuju Baitullah.


Dukungan terhadap kesiapan finansial dan mental karyawan ini juga disampaikan oleh pimpinan dan perwakilan lembaga yang hadir. Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyampaikan bahwa kegiatan edukasi semacam ini memberikan ruang bagi karyawan untuk berkonsultasi secara langsung dengan pihak-pihak yang kompeten di bidangnya. Senada dengan hal tersebut, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris yang hadir mewakili Direktur Utama PT Semen Padang menyambut positif sinergi ini demi kesiapan mental dan finansial para pekerja.


Dari sudut pandang perbankan, Direktur Keuangan Bank Nagari Roni Edrian mengimbau agar masyarakat dan insan perusahaan mengubah pola pikir dalam mempersiapkan haji. Ia menekankan bahwa perencanaan sebaiknya menjadi bagian dari manajemen keuangan keluarga sejak awal karier, bukan baru dimulai ketika mendekati usia purna bakti. Dengan memulai lebih awal, alokasi dana pendaftaran dan kebutuhan pendukung lainnya dapat disiapkan secara bertahap dan jauh lebih ringan.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat Muhammad Rifki mengingatkan bahwa dengan lebih dari 107 ribu pendaftar haji di Sumatera Barat, masa tunggu yang panjang hendaknya dimaknai sebagai masa persiapan yang produktif. Persiapan tersebut mencakup aspek fisik, kesehatan, administrasi, hingga pemahaman tata cara ibadah. Ia juga berharap insan Semen Padang Group yang telah mendapatkan literasi ini dapat menjadi agen informasi bagi lingkungan sekitar.


Melengkapi aspek akuntabilitas dan pengelolaan dana, Anggota Badan Pelaksana Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) Harry Alexander menjelaskan bahwa melalui Safari Haji ‘Tahari: Langkah Pasti Menuju Baitullah’, BPKH bersama mitra berkomitmen mengelola dana haji secara aman, profesional, dan transparan. Pengelolaan yang optimal ini dilakukan agar dana yang disetorkan calon jemaah memberikan nilai manfaat maksimal selama masa tunggu, sekaligus mendorong pekerja mendaftar lebih awal agar dapat beribadah pada usia yang lebih prima.


Sesi pembekalan materi teknis dalam kegiatan ini diisi oleh Deputi Bidang Penghimpunan BPKH Juni Suprianto, Kepala Bidang Pelayanan Haji dan Umrah Kemenhaj Sumbar Yudi Hidayat, serta Silvia Neli dari Grup Pemasaran Bank Nagari. Melalui kolaborasi lintas lembaga ini, masa tunggu yang panjang diubah menjadi momentum persiapan yang terstruktur sehingga insan Semen Padang Group siap secara finansial, fisik, dan spiritual saat panggilan Tanah Suci tiba. (*)




P A R I W A R A
PADANG
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menggelar Rapat Paripurna dengan agenda penyampaian tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Pemerintah Kota Padang, Senin (21/9/2026). Tiga regulasi yang disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran tersebut menyentuh sejumlah sektor strategis, mulai dari penataan perangkat daerah, kemudahan investasi hingga penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

Rapat Paripurna DPRD Kota Padang tersebut dipimpin Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub dan Jupri. Seluruh rangkaian rapat berlangsung di Gedung DPRD Kota Padang dan dihadiri segenap anggota DPRD Kota Padang.
Wali Kota Padang Fadly Amran hadir langsung menyampaikan tiga Ranperda tersebut. Kehadiran jajaran Pemerintah Kota Padang, Forkopimda, kepala OPD, pimpinan BUMD/BUMN, camat, organisasi kemasyarakatan dan insan pers turut melengkapi agenda penting pembentukan regulasi daerah tersebut.

Penyampaian tiga Ranperda ini merupakan tindak lanjut Surat Wali Kota Padang Nomor 100.3.235/Huk-Pdg/2026 tertanggal 19 September 2026. Agenda tersebut juga telah disesuaikan dengan hasil rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kota Padang Masa Sidang I Tahun 2026 yang ditetapkan pada 31 Agustus 2026.

Tiga Ranperda yang disampaikan Pemerintah Kota Padang masing-masing berkaitan dengan perubahan Peraturan Daerah tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, pemberian insentif dan kemudahan investasi, serta perubahan Perda tentang Perumda Padang Sejahtera Mandiri.
Wali Kota Padang Fadly Amran dalam penyampaiannya menjelaskan bahwa pembentukan dan perubahan regulasi tersebut menjadi bagian dari upaya mengoptimalkan penyelenggaraan pemerintahan daerah. Regulasi diharapkan dapat menyesuaikan kebutuhan pembangunan sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan pelayanan publik.

Salah satu Ranperda berkaitan dengan perubahan regulasi mengenai Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Padang. Penyesuaian kelembagaan tersebut menjadi penting untuk memastikan struktur organisasi pemerintahan daerah dapat berjalan sesuai kebutuhan dan perkembangan kebijakan.

Dalam Ranperda tersebut terdapat perubahan nomenklatur Dinas Pariwisata menjadi Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Penyesuaian ini berkaitan dengan penguatan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang memiliki potensi besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Padang.
Pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif juga diarahkan untuk mendukung cita-cita Kota Padang sebagai kota gastronomi. Potensi kuliner khas Minangkabau, kreativitas pelaku usaha dan daya tarik wisata menjadi bagian dari sektor yang dapat dikembangkan secara berkelanjutan.

Ranperda perubahan perangkat daerah tersebut juga memuat penguatan posisi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Penataan ini diarahkan untuk memperkuat kelembagaan dan memberikan kepastian hukum dalam pelaksanaan urusan kebencanaan di Kota Padang.

Selain penataan organisasi perangkat daerah, perhatian besar juga diarahkan pada Ranperda mengenai penanaman modal serta pemberian insentif dan kemudahan investasi. Regulasi ini disiapkan untuk menciptakan iklim usaha yang lebih kondusif di Kota Padang.

Kemudahan investasi menjadi salah satu isu penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Pemerintah Kota Padang berupaya menyiapkan regulasi yang memberikan kepastian sekaligus membuka ruang lebih luas bagi dunia usaha untuk berkembang.
Melalui Ranperda tersebut, sejumlah aspek investasi menjadi perhatian, antara lain kemudahan perizinan, penyediaan infrastruktur serta pemberian insentif fiskal dan nonfiskal. Berbagai tantangan investasi, termasuk persoalan tanah ulayat dan akses infrastruktur, juga menjadi bagian yang perlu dicarikan solusi melalui kebijakan yang tepat.

Peningkatan investasi diharapkan memberikan efek berantai terhadap perekonomian Kota Padang. Ketika kegiatan usaha berkembang, peluang kerja dan aktivitas ekonomi masyarakat juga dapat meningkat, sekaligus membuka peluang bertambahnya Pendapatan Asli Daerah atau PAD.

Sementara itu, Ranperda ketiga menyangkut perubahan atas Perda Nomor 7 Tahun 2021 tentang Perusahaan Umum Daerah Padang Sejahtera Mandiri atau Perumda PSM. Regulasi ini disiapkan untuk menyesuaikan ketentuan BUMD dengan perkembangan regulasi yang berlaku.

Penyesuaian tersebut berkaitan dengan Peraturan BPS Nomor 7 Tahun 2025 tentang Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI). Dengan penyesuaian regulasi, pengembangan unit bisnis Perumda Padang Sejahtera Mandiri diharapkan memiliki landasan yang lebih sesuai. Penguatan Perumda PSM juga diharapkan dapat mendorong optimalisasi kontribusi BUMD terhadap perekonomian dan pendapatan daerah. Pada saat yang sama, pengembangan unit usaha diharapkan tetap berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Ketua DPRD Kota Padang Muharlion menegaskan bahwa tiga Ranperda tersebut akan dibahas bersama organisasi perangkat daerah terkait. Menurutnya, pembahasan dilakukan sesuai mekanisme dan tahapan yang telah ditetapkan.

“Kita akan bahas tiga Ranperda ini bersama OPD terkait. Semoga dapat ditetapkan menjadi Perda sesuai jadwal yang ditetapkan,” ujar Muharlion.

Rapat Paripurna DPRD Kota Padang tersebut menjadi tahapan awal sebelum tiga Ranperda dibahas lebih lanjut oleh fraksi-fraksi dan komisi DPRD Kota Padang. Pembahasan nantinya menjadi ruang untuk mengkaji substansi regulasi secara lebih mendalam sebelum memasuki tahapan berikutnya.

Dengan tiga Ranperda tersebut, Pemerintah Kota Padang bersama DPRD Kota Padang tengah menyiapkan sejumlah regulasi yang berkaitan langsung dengan arah pembangunan daerah. Mulai dari penguatan kelembagaan pemerintah, kemudahan investasi, pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif, hingga optimalisasi BUMD, seluruhnya menjadi bagian dari agenda pembangunan Kota Padang ke depan. (ADV) 


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menegaskan, agar Disparpora dan KONI mengirimkan atlet yang merupakan putra putri daerah Bukittinggi untuk mengikuti Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) 2026. Hal itu disampaikannya dalam apel gabungan ASN Pemerintah Kota Bukittinggi, di halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin (21/09).

Ramlan Nurmatias, mengatakan, Keberangkatan kontingen perlu dipersiapkan dengan matang, termasuk menyesuaikan kebutuhan dengan kemampuan anggaran daerah. Oleh sebab itu Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) agar berkoordinasi dengan KONI, untuk mempersiapkan administrasi serta melakukan pemetaan terhadap atlet dan cabang olahraga yang memiliki peluang meraih prestasi. 

Dijelaskannya bahwa, penggunaan APBD dalam mempersiapkan kontingen Porprov 2026 harus dilakukan secara tepat dan tidak semata-mata untuk mengejar prestise. Atlet yang diberangkatkan harus memiliki peluang meraih prestasi, sehingga anggaran daerah dapat digunakan secara efektif untuk kepentingan masyarakat. Ia berharap Atlet yang memungkinkan mendapat medali, terutama emas, harus diprioritaskan. 

"Keberangkatan kontingen diharapkan benar-benar diarahkan kepada atlet yang memiliki potensi dan target prestasi yang terukur. Dan yang terpenting, harus putra putri asli Bukittinggi, bukan atlet bayaran dari luar. Kita buktikan nanti, minimal sudah satu tahun masuk KK Bukittinggi," tegasnya. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Penataan kota menjadi perhatian Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menciptakan lingkungan yang nyaman sekaligus mempertahankan karakter kota. Hal tersebut disampaikan Wali Kota Bukittinggi dalam apel gabungan ASN di halaman Balai Kota Bukittinggi, Senin (22/09).

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menyampaikan, terkait penataan kota, menjadi perhatian bagi pemerintah serta sebagai upaya menuntaskan salah satu program prioritas Pemko 2026. Hal yang menjadi perhatian mengenai penebangan serta membongkar pohon yang berusia tua, dengan akar yang menjalar hingga trotoar dan mengganggu kenyamanan pejalan kaki. Selanjutnya, penataan jalan yang perlu ditindak lanjuti untuk kenyamanan masyarakat. Begitu juga mengenai pembenahan jalan menggunakan conblock yang menjadi salah satu pendukung pedestriaan kota serta Ruang Terbuka Hijau (RTH).

"Upaya penataan kota diharapkan mampu menciptakan kenyamanan, keasrian serta estetika kota. Kota Bukittinggi ini adalah kota tua, dengan adanya pemasangan conblock dan pembenahan lainnya, diharapkan dapat memodernkan kota ini, namun tidak meninggalkan ciri khas serta budaya nya," ujarnya.

Penataan kota, lanjut Wako, menjadi perhatian bagi pemerintah untuk tetap mempertahankan fungsi dan kenyamanan bagi masyarakat. Mengenai perbaikan jalan yang sedang berlangsung di beberapa ruas jalan kawasan Jam Gadang hingga Jalan Minangkabau, Wako menegaskan, pemasangan conblock juga menjadi perhatian dengan tetap mempertahankan kualitas terbaik. 
"Kami selalu menjaga kualitas material terbaik, salah satunya material conblock K400 yang akan kami gunakan, agar mobilitas dapat berlalu lancar dan tidak menyebabkan kerusakan jalan," ungkapnya.

Selain itu, pembenahan taman juga akan segera diselesaikan, agar banyak tempat untuk pengunjung menikmati keindahan Kota Bukittinggi. (*)


PADANG,Lintas Media News
Tim inovasi SEPABLOCK PT Semen Padang berjaya di Bangkok. Hal ini ditandai dengan keberhasilan meraih predikat Excellent pada ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 14–17 September 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari target yang telah ditetapkan perusahaan sekaligus menegaskan komitmen PT Semen Padang dalam mendorong budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan perusahaan.

Pada ajang internasional tersebut, Tim SEPABLOCK mempresentasikan inovasi berjudul “Inovasi Produk Hilir PT Semen Padang untuk Alternatif Revenue dan Mewujudkan Pembangunan Rumah Cepat, Murah, Berkualitas, serta Ramah Lingkungan.”

Inovasi tersebut mengangkat pengembangan SEPABLOCK sebagai produk hilir berbasis material konstruksi yang tidak hanya memiliki nilai tambah dari sisi produk, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan rumah yang lebih cepat, efisien, berkualitas, dan memperhatikan aspek lingkungan.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino di Padang, Kamis (17/9/2026), mengatakan, pencapaian predikat yang diraih Tim SEPABLOCK tersebut merupakan berkah luar biasa yang patut disyukuri. "Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh tim serta semua pihak yang berkontribusi," ujarnya.

Win menambahkan bahwa prestasi ini membuktikan bahwa inovasi hilirisasi PT Semen Padang tidak hanya relevan dengan kebutuhan pembangunan yang efisien dan ramah lingkungan, tetapi juga diakui secara internasional. "Capaian ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus berinovasi memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan industri," katanya.

Anggota Tim SEPABLOCK Darwas, yang mewakili Ketua Tim Akhrilman dan Sekretaris Junaidi, menyampaikan prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan kekompakan seluruh anggota tim, dukungan perusahaan, dan seluruh insan PT Semen Padang.
Capaian ini, katanya, sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keikutsertaan dalam IQPC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi tim untuk membawa inovasi PT Semen Padang ke panggung internasional.

Untuk dapat tampil pada ajang IQPC, perjalanan Tim SEPABLOCK sebelumnya telah melalui serangkaian tahapan kompetisi inovasi. Tim tersebut meraih penghargaan Platinum pada Semen Padang Improvement Event (SPIE) dan Diamond pada Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) 2025. Bagi tim, capaian pada kedua ajang tersebut menjadi pijakan penting untuk melangkah ke kompetisi internasional. Capaian dari kedua ajang itu menjadi jalan bagi tim untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik pada IQPC ini.

SEPABLOCK merupakan produk bata interlock yang dikembangkan untuk mendukung proses pembangunan rumah dengan waktu pengerjaan dan penggunaan material yang lebih efisien dibandingkan metode konstruksi konvensional.

Produk tersebut dirancang dengan sistem interlock atau saling mengunci antarbata. Sistem itu membuat proses pemasangan menjadi lebih praktis karena setiap unit SEPABLOCK dapat tersusun secara presisi.

Inovasi produk turunan SEPABLOCK ini dipastikan menjadi nilai tambah bagi PT Semen Padang. Apalagi, produk ini sudah diaplikasikan di berbagai wilayah, tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi juga sudah diaplikasikan di Ibu Kota Negara (IKN) di Pulau Kalimantan.

SEPABLOCK dikembangkan sebagai salah satu alternatif material konstruksi yang menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan penggunaan bata merah konvensional.

Dari sisi bentuk, SEPABLOCK memiliki tingkat presisi yang mendukung proses pemasangan lebih cepat. Sistem interlock membuat setiap bata dapat saling mengunci sehingga pekerjaan konstruksi menjadi lebih praktis dan efisien.

SEPABLOCK berbeda dengan bata merah. SEPABLOCK memiliki bentuk yang presisi, pemasangan lebih cepat, hasilnya estetik, dan mampu menekan biaya pembangunan hingga 10 persen.

Efisiensi tersebut menjadi salah satu nilai tambah yang ditawarkan SEPABLOCK di tengah kebutuhan pembangunan yang semakin menuntut kecepatan pengerjaan, efisiensi penggunaan material, sekaligus pengendalian biaya.

Efisiensi inilah yang membuat SEPABLOCK menjadi pilihan tepat di tengah tuntutan pembangunan yang serba cepat dan hemat biaya.

Salah satu keunggulan SEPABLOCK terlihat dari efisiensi waktu pembangunan. Untuk pembangunan rumah tipe 36, konstruksi menggunakan SEPABLOCK dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga minggu.

Dalam pembangunan rumah tipe tersebut, kebutuhan material diperkirakan sekitar 4.000 keping SEPABLOCK, 35 zak semen, dan 60 batang besi berukuran 10 milimeter.

Selain mempercepat proses pembangunan, bentuk SEPABLOCK yang presisi juga memberikan nilai tambah dari sisi estetika. Susunan bata menghasilkan permukaan dinding yang lebih rapi sehingga dalam konsep bangunan tertentu, dinding dapat ditampilkan tanpa harus menggunakan lapisan plester.

Karakteristik tersebut memberikan fleksibilitas dalam desain sekaligus berpotensi mengurangi tahapan pekerjaan konstruksi.

SEPABLOCK juga memiliki rongga pada bagian tertentu yang tidak hanya menjadi bagian dari desain produk, tetapi turut mendukung karakteristik termal bangunan. Rongga tersebut membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam ruangan sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi penghuni.

Tidak hanya mengedepankan kecepatan dan efisiensi biaya, pengembangan SEPABLOCK juga memperhatikan aspek lingkungan. Berbeda dengan bata merah yang melalui proses pembakaran, SEPABLOCK diproduksi tanpa proses pembakaran. Karakteristik tersebut menjadi salah satu keunggulan dari sisi lingkungan karena proses produksinya tidak memerlukan tahapan pembakaran sebagaimana pada pembuatan bata merah.

Aspek ramah gempa juga menjadi perhatian dalam pengembangan SEPABLOCK, khususnya karena produk ini dikembangkan untuk dapat diaplikasikan di wilayah yang memiliki risiko kegempaan, termasuk Sumatera Barat. SEPABLOCK telah melalui cyclic atau lateral load test Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pengujian tersebut menjadi salah satu bagian penting untuk melihat respons material konstruksi terhadap beban lateral. (*)

‎PADANG (22/9/2026), Lintasmedia News— Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, pada Senin (21/9/2026) malam. Arus deras membawa material lumpur, batu, dan potongan kayu yang berdampak terhadap sejumlah titik di kawasan tersebut serta mengganggu akses jalan.

‎Kondisi itu memicu penanganan di lapangan, mulai dari evakuasi warga, pencarian korban, hingga pembersihan material yang terbawa arus banjir bandang.

‎Merespons kondisi tersebut, PT Semen Padang mengerahkan lima personel Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana pada Selasa (22/9/2026) yang dilepas secara resmi oleh Kepala Unit CSR Hernes dan Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan Idris.

‎Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes dalam arahannya meminta seluruh personel TRC mempersiapkan diri menghadapi berbagai kemungkinan kondisi di lapangan. Menurutnya, situasi pascabencana dapat berubah sewaktu-waktu sehingga personel perlu mengedepankan koordinasi dan keselamatan dalam setiap aktivitas.

"Kita belum tahu situasi seperti apa tantangan yang akan dihadapi di lapangan. Kita berangkat ke sana untuk misi kemanusiaan. Setiap pundak Tim TRC membawa harapan bagi masyarakat yang terdampak," kata Hernes.

‎Tugas awal Tim TRC adalah melakukan identifikasi terhadap kebutuhan masyarakat dan keluarga korban yang terdampak galodo. Identifikasi tersebut penting untuk memastikan dukungan yang diberikan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan aktual di lapangan.

‎Tujuan utama pengiriman Tim TRC ini adalah untuk mengidentifikasi kebutuhan di lapangan dan selanjutnya melaporkannya kepada manajemen PT Semen Padang sebagai dasar bagi langkah dukungan berikutnya.

‎Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris mengatakan, pengiriman Tim TRC merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Tim diterjunkan langsung ke lokasi untuk melakukan kegiatan sosial dan membantu penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

‎“Tadi pagi Pak Dirut langsung memerintahkan kami untuk segera mengirimkan relawan TRC ke lokasi bencana galodo di Kabupaten Solok. Beliau juga menyampaikan bahwa bencana alam yang terjadi di Kayu Aro itu merupakan duka kita bersama," ujar Idris.

‎Lima relawan TRC yang dikirim ke lokasi bencana itu, kata Idris melanjutkan, terdiri dari dari Komandan Regu Saparudin dan anggota Syafrizal, Kamaldi, M. Hosen, serta Indra YB. Selain dibekali alat pelindung diri (APD), relawan juga membawa sejumlah peralatan yang dapat digunakan untuk mendukung kegiatan penanganan dan pembersihan di lokasi terdampak.

‎Iabl pun juga menyampaikan bahwa setiba di lokasi, relawan terlebih dahulu berkoordinasi dengan pemangku kepentingan dan pihak terkait di daerah untuk mengetahui kondisi terkini sekaligus menentukan pembagian tugas.

‎"Koordinasi tersebut dinilai penting agar dukungan yang diberikan dapat berjalan sejalan dengan penanganan yang dilakukan oleh unsur terkait di lokasi bencana. Dengan demikian, keberadaan personel TRC dapat diarahkan pada kebutuhan yang benar-benar diperlukan masyarakat," kata Idris.

‎Berdasarkan informasi awal yang diterima, galodo terjadi pada Senin malam. Peristiwa tersebut menyebabkan sejumlah warga terdampak. Empat orang dilaporkan mengalami luka-luka, sementara satu orang lainnya masih dalam pencarian.

‎Upaya pencarian korban menjadi salah satu perhatian utama dalam penanganan awal di lokasi. Tim TRC akan menyesuaikan perannya dengan hasil koordinasi bersama unsur terkait, termasuk dalam mendukung kebutuhan yang muncul selama proses penanganan berlangsung. (*)

PADANG, Lintasmedia News- Dukungan terhadap program strategis nasional yang digagas Presiden Prabowo Subianto terus mengalir deras dari wilayah daerah, khususnya Kota Padang. 


Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi Partai Gerindra, Mastilizal Aye, secara tegas menyatakan komitmennya untuk mengawal dan mendukung penuh tiga program unggulan pemerintah pusat: Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta penguatan Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes).


Langkah ini dinilai sebagai angin segar yang akan membawa perubahan signifikan bagi kesejahteraan masyarakat secara luas.


Dalam keterangannya pada Senin (21/9/2026), Mastilizal Aye menekankan bahwa ketiga program prioritas ini bukan sekadar janji politik atau kebijakan biasa.


Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Sekolah Rakyat dirancang secara sistematis untuk mencetak generasi muda yang sehat, cerdas, dan siap bersaing di masa depan. 


Menurutnya, investasi pada kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini merupakan kunci utama untuk memutus rantai kemiskinan dan membawa Indonesia menuju era keemasan.


Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra ini menyoroti potensi besar dari penguatan Koperasi Desa Merah Putih di tingkat lokal. 


Kehadiran Kopdes Merah Putih diyakini mampu menjadi benteng ekonomi rakyat, memperkuat rantai pasok pangan lokal, serta membangkitkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). 


Dengan melibatkan para petani, peternak, dan pedagang lokal sebagai penyedia bahan baku program makan gratis, roda perekonomian di tingkat akar rumput akan berputar lebih cepat dan merata.


"Program unggulan Pak Prabowo, mulai dari Koperasi Desa Merah Putih, Makan Bergizi Gratis, hingga Sekolah Rakyat adalah program yang sangat luar biasa sekali. Ini adalah momentum emas bagi daerah, dan mari kita dukung bersama-sama agar dampaknya benar-benar dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat," ujar Mastilizal Aye dengan penuh optimisme.


Ia juga menambahkan bahwa kesuksesan program-program besar ini membawa domino effect atau dampak berantai yang sangat positif bagi perekonomian masyarakat Padang. 


"Mulai dari pembukaan lapangan kerja baru, peningkatkan pendapatan keluarga, hingga terciptanya ketahanan pangan daerah," katanya. 


Efek berganda inilah yang menjadikan integrasi antara sektor pendidikan, kesehatan, dan ekonomi kerakyatan sebagai strategi pembangunan yang paling komprehensif saat ini.


Kendati demikian, Mastilizal Aye mengingatkan pentingnya tata kelola yang transparan dan akuntabel agar implementasi di lapangan berjalan mulus. 


Pihaknya menekankan bahwa program sebesar ini harus dikelola dengan pengawasan yang ketat dan regulasi yang jelas dari pemerintah daerah maupun pusat.


Pengawasan yang matang akan memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran dan mencegah timbulnya potensi penyimpangan dalam pelaksanaan anggaran.


Sebagai penutup, DPRD Kota Padang berkomitmen untuk siap bersinergi dengan Pemko Padang dan pemerintah pusat guna mengawal regulasi serta anggaran pendukung di daerah. 


Mastilizal Aye mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, dan stakeholder terkait di Kota Padang untuk bersatu padu mendukung suksesnya program Makan Bergizi Gratis, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih demi terwujudnya Kota Padang yang lebih sejahtera dan berdaya saing tinggi. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

PADANG, Lintasmedia News- Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menegaskan bahwa Kota Padang telah siap sepenuhnya menghadapi dan menyukseskan gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Barat, Senin, 21 September 2026.


Kesiapan tersebut, katannya, mencakup aspek anggaran, kesiapan atlet, hingga penyediaan fasilitas bagi 20 cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan di Kota Padang sebagai tuan rumah.


Muharlion menjelaskan bahwa kesiapan ini merupakan tindak lanjut dari surat Gubernur Sumatera Barat terkait percepatan Pembahasan APBD Perubahan (APBD-P) 2026. DPRD Kota Padang bersama Pemerintah Kota Padang telah menyelesaikan pembahasan APBD-P pada minggu ketiga Juli.


"Sejak awal kita mengikuti arahan Surat Gubernur untuk percepatan APBD Perubahan 2026. Minggu ketiga Juli APBD Perubahan kita sudah selesai dibahas, dan awal Agustus evaluasi Gubernur sudah rampung. Anggaran sebesar Rp36,8 miliar juga telah dianggarkan untuk persiapan Porprov hingga kebutuhan bonus atlet," ujar Muharlion.


Tanggapan Terkait Usulan Penundaan Jadwal


Menanggapi adanya usulan dari beberapa daerah yang meminta pelaksanaan Porprov ditunda karena kendala pencairan anggaran, Muharlion mengingatkan bahwa jadwal yang disepakati (tanggal 2 hingga 14) merupakan komitmen bersama antara Gubernur dan para Kepala Daerah se-Sumatera Barat.


Ia menilai, penundaan pelaksanaan Porprov berisiko memicu pembatalan ajang olahraga bergengsi tersebut secara keseluruhan, yang tentunya akan berdampak besar bagi para atlet dan daerah.


"Kesepakatan jadwal ini dibuat oleh Gubernur dan para Kepala Daerah. Seharusnya hal tersebut ditindaklanjuti dan dikoordinasikan oleh KONI masing-masing daerah. Kalau ditunda, khawatirnya malah bisa batal, dan dampaknya sangat besar," tegasnya.


Dorong Percepatan Evaluasi APBD Perubahan


Sebagai solusi bagi daerah yang masih terkendala pencairan dana, Muharlion mendorong Pemerintah Provinsi Sumatera Barat—khususnya BPKAD Provinsi—untuk melakukan percepatan proses evaluasi APBD Perubahan kabupaten/kota.


"Kalau persoalannya adalah dana yang belum cair, kunci solusinya ada pada percepatan evaluasi APBD oleh Gubernur. Jika tim kurang, percepat; jika perlu, lakukan kerja lembur di BPKAD Provinsi. Dengan begitu, APBD Perubahan daerah-daerah tersebut dapat segera dimanfaatkan tepat waktu," pungkas Muharlion.


Dengan kesiapan anggaran dan fasilitas yang matang, DPRD Kota Padang optimistis Kota Padang siap menyambut para kontingen dan sukses menyelenggarakan Porprov. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

AROSUKA,Lintas Media News
 Bencana galodo dilaporkan menerjang kawasan Kantor Bupati Solok, Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam. Material berupa batu, lumpur dan tanah dilaporkan terbawa arus hingga menggenangi sejumlah kawasan perkantoran dan meluber ke badan Jalan Raya Solok–Padang.

Menanggapi kejadian tersebut, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, S.IP., mengimbau masyarakat, khususnya warga yang berada di wilayah rawan bencana, untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan.

Nanda meminta masyarakat tidak panik, namun tetap siaga terhadap kemungkinan terjadinya banjir susulan maupun pergerakan material dari kawasan yang terdampak.

“Untuk masyarakat, kami mengimbau agar tetap berhati-hati dan siaga. Jika berada di kawasan yang berpotensi terdampak, segera mencari tempat yang lebih aman dan mengikuti arahan petugas di lapangan,” ujar Nanda.

Selain itu, Nanda juga meminta tim gabungan yang berada di lokasi untuk segera melakukan penanganan dan memastikan keselamatan warga, terutama apabila masih terdapat masyarakat yang terjebak atau membutuhkan pertolongan.

Ia meminta unsur terkait, mulai dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, pemerintah daerah, tenaga kesehatan serta relawan untuk berkoordinasi dalam proses evakuasi dan penanganan dampak bencana.

“Yang paling utama saat ini adalah keselamatan masyarakat. Tim gabungan harus bergerak cepat untuk melakukan evakuasi terhadap warga yang masih terjebak dan memastikan mereka mendapatkan pertolongan,” tegasnya.

Nanda juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mendekati lokasi aliran galodo maupun daerah yang masih berisiko, karena kondisi di lapangan dapat berubah sewaktu-waktu.

Ia berharap seluruh proses penanganan dapat berjalan cepat dan terkoordinasi, sementara masyarakat diminta terus mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan petugas terkait kondisi terkini di lapangan.

Hingga laporan awal diterbitkan, kondisi wilayah terdampak dan kemungkinan adanya korban masih dalam pendataan serta penelusuran lebih lanjut. Nanda juga menghibau warga segera laporkan ke BPBD Kab. Solok jika masih ada warga terjebak. (*)

Pasaman,Lintas Media News Com


Ketua DPRD Kabupaten Pasaman, Nelfri Asfandi, S.Pt, turun langsung meninjau lokasi bencana banjir bandang di Kampung Parit, Jorong Tonang Raya, Nagari Simpang Tonang, Kecamatan Dua Koto, Sabtu 19/09.


Dalam peninjauan tersebut, Ketua DPRD didampingi oleh dua anggota DPRD Dapil Pasaman 2 (Dua Koto - Panti), yakni Zulhadri,S.Pd Fraksi PKS dan Rona Rezki, S.H Fraksi NasDem


Rombongan DPRD melihat langsung dampak banjir bandang yang merusak pemukiman warga, lahan pertanian, dan akses jalan nagari. Ketua DPRD juga berdialog dengan warga terdampak di lokasi.


Selain meninjau lokasi, Ketua DPRD beserta anggota juga mengunjungi keluarga korban banjir bandang yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan.


Ketua DPRD Pasaman, Nelfri Asfandi,S.Pt menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah tersebut.


Atas nama pimpinan dan seluruh anggota DPRD Pasaman, kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Kami datang langsung untuk melihat kondisi warga dan memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kami berharap korban yang masih dalam pencarian segera ditemukan, ujar Nelfri Asfandi.


Ia juga meminta kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman, BPBD, Dinas Sosial, dan OPD terkait untuk bergerak cepat dalam penanganan darurat, penyaluran logistik, serta pendataan kerusakan.


Kami di DPRD akan mendorong percepatan anggaran tanggap darurat dan memastikan bantuan tepat sasaran. Untuk jangka panjang, perlu ada kajian mitigasi agar kejadian serupa tidak terulang di kawasan rawan Dua Koto ini," tambahnya.


Anggota DPRD Zulhadri dan Rona Rezki yang merupakan putra daerah Dua Koto juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada mengingat curah hujan masih tinggi.


Hingga berita ini diturunkan, tim SAR gabungan bersama TNI-Polri dan masyarakat masih melakukan upaya pencarian korban.

PADANG, Lintasmedia News- Ketua DPRD Kota Padang Muharlion meminta penanganan temuan kasus narkotika di tempat hiburan malam dilakukan secara serius dan terkoordinasi. Ia mendorong Satpol PP Kota Padang memperkuat koordinasi dengan Polresta Padang serta pihak keamanan dalam menindaklanjuti temuan pengunjung yang dinyatakan positif narkotika.


Menurut Muharlion, koordinasi lintas aparat penting agar penanganan persoalan narkotika di tempat hiburan tidak berjalan sendiri-sendiri. Langkah bersama juga diperlukan untuk memperkuat pengawasan dan mengantisipasi terulangnya kasus serupa di kemudian hari.


Ia menilai tempat hiburan malam harus menjalankan kegiatan usahanya sesuai ketentuan yang berlaku. Pengawasan tidak hanya berkaitan dengan izin operasional, tetapi juga memastikan aktivitas di dalam tempat usaha tidak menimbulkan gangguan terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat.


Muharlion menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran terhadap Peraturan Daerah (Perda) maupun Peraturan Wali Kota (Perwako), pemerintah daerah memiliki dasar untuk menjatuhkan sanksi sesuai ketentuan. DPRD Kota Padang mendukung langkah penegakan aturan terhadap tempat usaha yang terbukti melakukan pelanggaran.


“Kalau memang ada tempat usaha yang melanggar Perda maupun Perwako, tentu harus diberikan sanksi sesuai aturan yang berlaku. Termasuk pencabutan izin usaha apabila memang memenuhi ketentuan untuk dilakukan pencabutan,” ujar Muharlion kepada awak media, Senin, 21 September 2026.


Ia menyebut pencabutan izin usaha dapat menjadi salah satu opsi penegakan aturan, baik secara sementara maupun permanen, sepanjang proses dan mekanismenya sesuai peraturan perundang-undangan. Sikap tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh pelaku usaha mematuhi ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.


Langkah ini sejalan dengan Perda Kota Padang Nomor 1 Tahun 2025 tentang Ketentraman dan Ketertiban Umum. Dalam aturan tersebut, pengelola atau pemilik usaha hiburan malam, termasuk diskotek, yang melanggar ketentuan dapat dikenai sanksi administratif mulai dari teguran hingga penghentian kegiatan dan denda administratif. Perda tersebut juga mengatur pencabutan perizinan berusaha sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Selain itu, Kota Padang telah memiliki Perda Nomor 2 Tahun 2025 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika. Regulasi tersebut mencakup upaya pencegahan, antisipasi dini, penanganan, partisipasi masyarakat, pendanaan, serta pengawasan dan pelaporan.


Muharlion berharap penanganan kasus narkotika di tempat hiburan malam menjadi momentum untuk memperkuat pengawasan secara berkelanjutan. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, pengelola usaha, dan masyarakat agar tempat hiburan di Kota Padang tetap menjalankan kegiatan secara tertib, aman, dan sesuai dengan aturan yang berlaku. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.