Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
LINTASMEDIANEWS.COM, DHARMASRAYA – Sebanyak 22 unit Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) di Kabupaten Dharmasraya telah selesai dibangun dan siap operasional. Sementara itu, delapan unit lainnya telah selesai dibangun tetapi belum menjalani verifikasi dan validasi (verval) oleh Tim Verval Kabupaten, sedangkan empat unit masih dalam proses pembangunan.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (Kumperdag) Kabupaten Dharmasraya, Alfiandri, melalui Sekretaris Dwi Andayani, menyampaikan informasi tersebut di Pulau Punjung, Jumat (16/10/2026).
Dwi menjelaskan, total terdapat 34 unit KDMP yang tersebar di 11 kecamatan di Kabupaten Dharmasraya. Dari jumlah tersebut, 22 unit telah siap beroperasi, delapan unit menunggu proses verifikasi dan validasi oleh tim kabupaten, serta empat unit masih dalam tahap pengerjaan.
Proses verifikasi dan validasi dilakukan untuk memastikan kesesuaian hasil pembangunan dengan dokumen perencanaan, kondisi fisik bangunan, serta kelengkapan sarana dan prasarana pendukung operasional koperasi.
Pemeriksaan mencakup tiga aspek utama, yakni struktur, arsitektur, serta mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (MEP). Selain itu, tim melakukan pengecekan terhadap 27 item sarana dan prasarana, termasuk rak display, perangkat kasir, jaringan internet, kendaraan operasional, AC, alat pemadam api ringan (APAR), CCTV, genset, seragam, dan papan nama koperasi.
Hasil verifikasi dan validasi dituangkan dalam berita acara yang menetapkan status kelayakan unit. Apabila masih ditemukan kekurangan, pelaksana pembangunan wajib menindaklanjutinya sesuai ketentuan hingga unit memenuhi persyaratan kelayakan.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani berkomitmen mendukung program pemerintah pusat, termasuk pengembangan KDMP sebagai upaya memperkuat perekonomian masyarakat dan mendorong kemandirian ekonomi di tingkat nagari.
Melalui program ini, keberadaan KDMP diharapkan dapat memperluas kesempatan usaha, memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat, serta menjadi bagian dari penggerak perekonomian nagari di Kabupaten Dharmasraya.(el)
Pasbar,Lintas Media News Com
M.Junir terpilih ,Pataka Bendera Persatuan Wartawan Indonesia Kabupaten Pasaman Barat Berkibar setelah sebelumnya Vakum ,akhirnya melalui proses yang alot ,sesuai mekanisme Tatib dan AD/ART PWI Konperensi Luar Biasa (Kopenlub) yang di pimpin oleh Ahmad Romi SH,MH melalui Sidang ,pada Siang menjelang Magrib di Aula Rumah Dinas Bupati sukses dan lancar,Ju'mat 16/9.2026.
Widiya Navis Dalam sambutannya mengatakan ucapan terima kasih kepada Bupati Pasbar ,atas bantuannya dalam rangka mempasilitasi Konperlub PWI Tahun 2026 ini.
Ia pun menjelaskan terkait terlambatnya konperensi ini ,baru yang ke 11,karena adanya masalah internal di Pusat ,namun setelah adanya Ketua terpilih Akhmad Munir ,baru jalan ,juga terkait kartu para anggota, begitu juga Kabupaten /kota masih ada 5 lagi yang belum mengadakan Konperensi ,berharap dengan adanya ketua terpilih dan pengurus baru dapat memberikan yang terbaik ,demi perkembangan Kabupaten Pasaman Barat ke depan.
Pada tempat yang sama juga dikatakan Setia Bakti bersama Suratno Kadis Kominfo mewakili Bupati atas permohonan maafnya ,yang sedianya bisa hadir ,tapi karena ada tugas penting.tak hanya itu yang dikatakannya ,tapi pengalaman ,ketika bertugas di DPRD Pasaman betapa pentingnya informasi dari awak Media,memang organisasi harus hadir memberikan informasi baik atau tidak ,demi untuk perkembangan bangsa dan negara terangnya .
Junir juga menambahkan dengan terpilihnya sebagai ketua ,akan berusaha lebih baik ,karena ini merupakan momentum yang bersejarah ,memberikan apresiasi kepada semua pihak ,atas terlaksananya Konperlub ini, tentu sangat berharap kepada pengurus yang baru ,dapat kompak ,bersatu,ini awal kemajuan PWI menuju kesuksesan, punya Marwah,sehingga Wartawan dihargai,dapat dipercaya ,Organisasi tertua bisa membangun Sinergitas, Mengedepankan Pers Berintegritas tegas mantan Ketua PWI Kabupaten Pasaman ini dengan menutup beberapa Pantun yang bermakna,serta ucapan terimakasih kepada PWI Provinsi Sumatera Barat.
LINTASMEDIANEWS.COM, DHARMASRAYA – Pemerintah Kabupaten Dharmasraya melalui Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan mengerahkan 15 Puskesmas di seluruh wilayah kabupaten untuk membagikan masker kepada anak-anak sekolah, sebagai upaya melindungi kesehatan peserta didik di tengah kondisi kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Langkah tersebut merupakan tindak lanjut perintah Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani untuk memastikan penerapan kembali pembelajaran tatap muka (PTM) tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan peserta didik.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dharmasraya, Yosta Defina, didampingi Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan, Aprial Khamri Isra, mengatakan seluruh Puskesmas telah dikerahkan untuk melaksanakan pembagian masker di wilayah kerja masing-masing.
“Puskesmas di wilayah kerja masing-masing kami kerahkan untuk membagikan masker kepada anak-anak sekolah. Ini merupakan upaya untuk melindungi kesehatan peserta didik, terutama di tengah kondisi kualitas udara yang terdampak kabut asap,” ujar Yosta Defina.
Ia menjelaskan, keterlibatan 15 Puskesmas tersebut diharapkan dapat memastikan pendistribusian masker menjangkau anak-anak sekolah di seluruh Kabupaten Dharmasraya.
Pembagian masker ini juga menjadi bagian dari langkah berkelanjutan pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak kabut asap terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang rentan mengalami gangguan saluran pernapasan akibat paparan polusi udara.
Sebelumnya, Pemkab Dharmasraya telah menerima bantuan sebanyak 50.000 masker dari Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, yang kemudian didistribusikan untuk mendukung perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap.
Pada awal terjadinya kabut asap akibat karhutla, Dinas Kesehatan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Dharmasraya juga telah membagikan sebanyak 5.000 masker kepada masyarakat.
Pembagian kemudian dilanjutkan pada tahap berikutnya dengan jumlah 10.000 masker. Upaya tersebut dilakukan untuk membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat paparan asap yang memengaruhi kualitas udara.
Kini, perlindungan kesehatan diperkuat melalui pembagian masker kepada anak-anak sekolah dengan melibatkan Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta seluruh Puskesmas di wilayah kerja masing-masing.
Pemkab Dharmasraya berharap langkah ini dapat mendukung keberlangsungan pembelajaran tatap muka dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan peserta didik.
Pemerintah daerah juga mengimbau pihak sekolah dan orang tua agar terus memantau kondisi kesehatan anak selama beraktivitas. Apabila ditemukan keluhan seperti batuk, sesak napas, atau gangguan pernapasan lainnya, anak perlu segera mendapatkan pemeriksaan tenaga kesehatan.
Melalui koordinasi lintas perangkat daerah tersebut, Pemkab Dharmasraya berupaya memastikan kegiatan pendidikan tetap berjalan dengan memperhatikan aspek kesehatan, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap di lingkungan sekolah.(el)
Pasbar,Lintas Media News Com
Dinas Pendidikan Kabupaten Pasaman Barat melalui Kepala Bidang Sekolah Dasar Alpen Branja,S.pd berikan apresiasi penuh kepada Panitia ,Korwil ,Kepala Sekolah para Guru serta Peserta Lomba Tahfizd Se- kabupaten Pasaman Barat.
Alpen saat diminta konfirmasinya ,Kamis 15/9 terkait kegiatan Lomba Tahfizd Qur'an Jenjang Sekolah Dasar Tahun 2026 ini ,memiliki peranan yang sangat penting dalam rangka membentuk karakter para murid yang religius,disiplin,percaya diri dan berahklak mulia.
Tidak hanya itu ,tapi bisa memberikan ruang apresiasi dan motivasi kepada seluruh murid yang memiliki kemampuan untuk menghafal Al-Qu'ran.
Kegiatan ini merupakan bagian yang sangat penting dalam rangka menumbuhkembangkan bakat kemampuan serta kompetensi yang dimilikinya,tentu harus diberikan, dibekali ,diasah dengan segala pengetahuan dan pemahaman,apalagi untuk menjadi Juara.
Lomba Tahfiz Qur'an tingkat Kabupaten Pasaman Barat mewakili setiap Kecamatan dengan peserta 6 Orang 3 Putera dan 3 Puteri yang keseluruhannya dihadiri 11 kecamatan sebanyak 66 Orang peserta dengan didampingi guru Agama dan pelatih.
Ada pun materi utama lomba adalah Juz 30 atau juz Amma yang dipilih secara acak oleh Dewan Juri yang mencakup kelancaran hafalan ,ketepatan ayat serta kesinambungan bacaan.
Sementara kriteria dan penilaiannya berpa Tahfizd hafalan maksimal 49,Tajwid 40,fashahah 20 dengan total nilai 100.
Para pemenang Juara I,II III diberikan berupa Piagam penghargaan dan Uang Pembinaan dengan berpariasi.
Ia berharap dengan adanya lomba ini bisa menjadi wahana pembinaan ,sekaligus menjadi pemetaan Prestasi bagi murid-murid yang memiliki prestasi khususnya dalam bidang Tahfizd Qur'an yang mulia ini untuk ke tingkat yang lebih tinggi katanya.
KEPULAUAN MENTAWAI, Lintasmedia News– Personel TNI dan Polri bahu-membahu mengangkut pipa untuk mempercepat pembangunan sarana air bersih dalam program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Tahun Anggaran 2026 Kodim 0319/Mentawai di Dusun Pogari, Desa Goiso’oinan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kebersamaan tersebut menjadi wujud nyata sinergi TNI-Polri dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat, khususnya penyediaan akses air bersih.
Pengangkutan pipa dilakukan untuk mendukung sasaran fisik program Tentara Manunggal Membangun Air Bersih, termasuk pembangunan bak penampung air yang diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga setempat.
Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan sarana air bersih yang lebih memadai. Ketersediaan air bersih sangat penting untuk menunjang kebutuhan rumah tangga sekaligus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.
Keterlibatan personel TNI dan Polri dalam mengangkut material juga mencerminkan semangat gotong royong dan kekompakan dalam menyukseskan setiap tahapan pelaksanaan TMMD.
Melalui TMMD ke-130, Kodim 0319/Mentawai tidak hanya mendorong pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi TNI-Polri bersama masyarakat diharapkan terus terjaga sehingga pembangunan sarana air bersih di Dusun Pogari dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga Desa Goiso’oinan.(Fais)
Bukittinggi, Lintasmedianews com
Perhelatan Pekan Olah Raga Provinsi (Porprov) Sumatra Barat ke XVI tahun 2026, resmi ditutup, di Stadion Utama Sumbar, Kabupaten Padang Pariaman, Rabu (14/10). Dari keseluruhan pertandingan yang diikuti, Kota Bukittinggi berhasil menduduki posisi keempat dengan torehan 223 medali.
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, sekaligu Ketua Kontingen Bukittinggi, memberi apresiasi kepada seluruh atlet, pelatih dan juga official yang telah berjuang semaksimal mungkin.
"Perjuangan panjang yang kita lalui di arena pertandingan akhirnya berbuah manis. Keberhasilan mengumpulkan total 223 medali ini merupakan bukti nyata dari dedikasi tanpa batas, keringat saat latihan, serta mental juara yang kokoh dari anak-anak muda kebanggaan kita," ujar Ibnu Asis.
Ia menegaskan, di balik raihan ratusan medali tersebut, terdapat nilai-nilai sportivitas dan karakter tangguh yang senantiasa dijunjung tinggi oleh para atlet Kota Bukittinggi. Menurutnya, semangat pantang menyerah di setiap arena tanding mencerminkan karakter masyarakat Bukittinggi yang gigih, sekaligus menjunjung tinggi prinsip fair play dan persaudaraan antar-daerah.
"Capaian impresif ini, tidak hanya menjadi kebanggaan sesaat, melainkan momentum kebangkitan dan tonggak sejarah baru bagi pembinaan prestasi olahraga secara berkelanjutan di Kota Bukittinggi. Pihaknya berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait guna memberikan ruang, pembinaan, serta apresiasi terbaik bagi para atlet agar mampu melangkah ke jenjang prestasi yang lebih tinggi di tingkat nasional maupun internasional," ungkapnya.
Tahun 2018 lalu, Bukittinggi berhasil mendapatkan 72 medali emas, 86, perak dan 84 perunggu. Pada Porprov XVI tahun 2026 ini, Bukittinggi berhasil meraih 77 medali emas, 64 medali perak dan 82 medali perunggu, dengan total keseluruhan 223 medali.
"Alhamdulillah. Perjuangan yang luar biasa. Kami apresiasi atlet atlet lokal kita di Bukittinggi. Seluruh pertandingan dilaksanakan dengan sportif. Bibit atlet terbaik dan potensial semakin banyak muncul. Buktinya, dari 2018 lalu kita 72 emas, tahun 2026 ini kita tambah perolehan emas kita menjadi 77. Terima kasih kami ucapkan pada atlet kita semua, pelatih dan seluruh kontingen," ungkap Ibnu.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pemua dan Olahraga Bukittinggi, Hendra Eka Putra, bersama Ketua KONI Bukittinggi, Hendra Hendarmin, juga memberikan apresiasi pada seluruh atlet, pelatih dan kontingen. Hasil yang diberikan saat ini, menjadi bukti semakin baiknya pembinaan yang dilakukan di setiap cabor.
"Alhamdulillah kita Kota Bukittinggi berhasil masuk dalam 4 besar klasemen akhir Porprov XVI. Hasil ini, kita dapat dari tim monev kita, yang nantinya akan dievaluasi dan akan dilakukan penyesuaian data. Hasil tersebut bisa saja berubah berdasarkan, Surat Keputusan Panitia Besar Porprov XVI thn 2026, dgn pertimbangan, tekhnis lapangan internal
cabor, atlit yang berangkat mandiri dan hal hal tekhnis lainnya menyangkut peraturan PB Porprov XVI 2026.Terima kasih atas perjuangan seluruh kontingen. Terkait bonus, Pemko Bukittinggi akan mempersiapkannya dengan baik dan mohon bersabar, karena untuk bonus atlet ini, kita anggarkan di perubahan 2027 mendatang," ungkapnya.
Pada Proprov XVI 2026, Bukittinggi tampil dengan kekuatan 644 kontingen. Terdiri dari 538 atlet dan yang mengikuti 42 cabang olahraga (cabor), didampingi 106 official. Keberhasilan kontingen Kota Bukittinggi di Porprov XVI Sumbar 2026 ini diharapkan mampu memperkokoh posisi Bukittinggi sebagai salah satu lumbung atlet potensial dan berkarakter mulia di Provinsi Sumatra Barat, sekaligus mengharumkan nama Kota Jam Gadang di kancah olahraga regional hingga nasional.
Poprov XVI ditutup secara resmi oleh Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimy. Melalui data yang dicantumkan dalam proprovsumbar.com, Kota Padang kembali meraih juara umum, disusul posisi kedua Kota Solok, posisi ketiga Kabupaten Padang Pariaman dan Kota Bukittinggi di posisi keempat. (*)