Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok



Pariaman, Lintas Media News
Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan melalui perlindungan lahan pertanian. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang digelar di Aula Joyo Makmur, Kota Pariaman, Sabtu (13/6).

Anggota DPRD Sumatera Barat, M. Yasin, mengatakan bahwa ketersediaan pangan merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat. Menurutnya, ketersediaan pangan sangat bergantung pada keberadaan dan keberlanjutan lahan pertanian yang produktif.

“Lahirnya Perda Nomor 4 Tahun 2020 ini merupakan langkah strategis untuk melindungi lahan pertanian sebagai fondasi dalam mempertahankan ketersediaan pangan, sekaligus mewujudkan kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan di Sumatera Barat,” ujar Yasin.

Ia menjelaskan, masifnya alih fungsi lahan pertanian menjadi ancaman serius bagi masa depan sektor pangan. Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut dapat mengurangi luas lahan produktif dan berdampak pada kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Selain mengatur perlindungan lahan pertanian, perda tersebut juga memuat dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana, seperti alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan serta perbaikan irigasi, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Yasin menambahkan, regulasi tersebut juga telah mengatur pembagian kewenangan secara jelas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam penyelenggaraan lahan pertanian pangan berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tengah membahas rancangan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Regulasi tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya petani kecil.

“Perda ini nantinya menjadi instrumen penting untuk melindungi dan memberdayakan petani, sehingga kesejahteraan mereka dapat terus meningkat. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan,” katanya.

Yasin juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional dan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menempatkan kemandirian pangan sebagai salah satu prioritas utama.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi petani dan organisasi petani. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan sarana dan prasarana pertanian, seperti hand tractor, alsintan, serta akses terhadap pupuk bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Sejumlah peserta menyoroti pentingnya perlindungan lahan pertanian di tengah meningkatnya tekanan alih fungsi lahan. Selain itu, persoalan ketersediaan pupuk bersubsidi juga menjadi perhatian utama yang diharapkan mendapat solusi dari pemerintah daerah.

Salah seorang peserta, Suparman, meminta adanya kejelasan mengenai implementasi perlindungan lahan pertanian serta kepastian ketersediaan pupuk bagi petani.

“Kami berharap ada kepastian mengenai sejauh mana perlindungan lahan pertanian dapat diterapkan di lapangan, termasuk solusi terhadap ketersediaan pupuk yang masih menjadi persoalan bagi petani,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian sebagai aset strategis daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.(*/st)


Pasaman, Lintas Media News
Anggota DPRD Sumatera Barat, Sawal, mengingatkan masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental, memicu ketergantungan, serta berdampak buruk terhadap kehidupan sosial dan keharmonisan keluarga.

Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnyayang digelar di Aula Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sabtu (13/6/2026).

Sawal mengatakan, sosialisasi perda ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan dan memberantas penyalahgunaan narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Menurutnya, maraknya peredaran narkoba tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga berpotensi meningkatkan angka kriminalitas.

"Peredaran dan penyalahgunaan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah nagari, Bamus, LPM, Bundo Kanduang, niniak mamak, tokoh masyarakat, hingga orang tua harus proaktif mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba," ujar Sawal.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat menegaskan bahwa biaya rehabilitasi dan pengobatan bagi pecandu narkoba sangat besar. Karena itu, langkah pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah seseorang terlanjur menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

"Pencegahan membutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter generasi muda," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Mursalim menekankan pentingnya peran pemerintah nagari dalam mengantisipasi penyebaran narkoba. Nagari diharapkan aktif menyikapi berbagai indikasi peredaran narkoba serta segera melaporkan apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) karena dapat melemahkan kualitas sumber daya manusia dan menghancurkan masa depan generasi muda.

Wali Nagari Ladang Panjang, Julisman Arif, menyampaikan bahwa semakin masifnya peredaran narkoba menuntut adanya langkah antisipatif dan strategi yang terukur dalam upaya pencegahan.

"Peran niniak mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh unsur adat perlu terus diperkuat. Dampak penyalahgunaan narkoba sangat besar terhadap masa depan remaja dan generasi penerus bangsa," ujarnya.

Ia menambahkan, sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2018 menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat upaya pencegahan di tingkat nagari.

Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, niniak mamak, tokoh masyarakat, pihak sekolah, hingga pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Nagari Ladang panjang dan walinagari ladang panjang barat , ninik mamak, ketua bamus dan para tokoh masyarakat serta kan, Lpmn nagari serta masyarakat.(*/st)

PADANG,Lintas Media News
 Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Halaman Taman Melati, Jalan Gereja, Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan itu diikuti perwakilan kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap hak memperoleh informasi publik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat Idham Fadil dan Kepala Bidang Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Nanda Satria menegaskan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi publik, namun juga memiliki kewajiban untuk memahami batasan serta menjaga penggunaan informasi secara bertanggung jawab.

“Kita dalam good governance, menjalankan pemerintahan yang baik itu perlu keterbukaan informasi publik. Itu hak kita bersama. Namun selain hak, tentu ada juga kewajiban,” kata Nanda.

Ia menjelaskan perkembangan teknologi informasi dan internet telah mempercepat arus pertukaran informasi sejak awal tahun 2000-an. Kondisi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai informasi dari berbagai daerah hingga negara lain.

Meski demikian, Nanda menilai keterbukaan informasi tetap harus diatur melalui regulasi agar masyarakat memperoleh informasi yang bermanfaat serta memiliki kepastian terhadap hak akses informasi publik.

“Keterbukaan informasi publik tetap harus diatur. Tujuannya agar informasi yang kita peroleh benar-benar memberikan dampak positif serta menjamin hak masyarakat untuk mengakses informasi publik,” ujarnya.

Nanda juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memanfaatkan internet dan tidak berlebihan dalam menyebarkan maupun menerima informasi.

Ia berharap peserta yang hadir dapat memahami substansi Perda Nomor 3 Tahun 2022 dan menjadi agen penyebarluasan informasi di wilayah masing-masing. Sebab, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan dan kelurahan di Kota Padang.

“Kami berharap setelah mengikuti sosialisasi ini, Bapak-Ibu mendapatkan pengetahuan mengenai keterbukaan informasi publik dan membantu menyebarluaskan informasi tersebut di daerah masing-masing,” katanya.

Menurut Nanda, semakin luas pemahaman masyarakat terhadap keterbukaan informasi publik, semakin besar pula peluang terpenuhinya hak-hak warga untuk memperoleh informasi yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan.(*/st)

 

PADANG, Lintasmedia News– PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi aktif dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.


Kegiatan yang dipusatkan di Hutan Kota Malvinas, Sempadan Batang Kuranji, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, pada Jumat (12/6/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim.


Dalam kegiatan tersebut, PT Semen Padang turut ambil bagian dalam aksi penanaman pohon bersama berbagai pemangku kepentingan. Hadir mewakili perusahaan, Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang Hernes, Staf Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Yulhelmus, serta Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Fajar Ramadoni.


Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini dihadiri berbagai unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas lingkungan, hingga kalangan pelajar. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol kuat bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan kerja sama dan tanggung jawab bersama.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, perguruan tinggi, pelajar, serta organisasi lingkungan merupakan modal penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pelestarian lingkungan.


“Kita hadir didukung oleh OPD-OPD provinsi, kemudian BUMN, perusahaan-perusahaan yang ada di Sumatera Barat, perguruan tinggi, siswa-siswi, dan juga berbagai NGO seperti WALHI, WARSI, WWF, serta banyak pihak lainnya. Kehadiran bersama ini mudah-mudahan menjadi semangat bersama dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.


Mahyeldi menegaskan bahwa berbagai bencana yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, seperti banjir dan longsor, merupakan pengingat bahwa kelestarian lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Ia menilai kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.


“Kita sudah merasakan dampaknya ketika lingkungan tidak terjaga. Karena itu, tidak ada pilihan lain selain menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai karakter yang melekat pada setiap pribadi. Mari saling mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan dan mewariskan budaya peduli lingkungan kepada generasi muda,” katanya.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat Tasliatul Fuadi mengungkapkan bahwa kegiatan tahun ini melibatkan penanaman 1.000 bibit pohon yang berasal dari berbagai dukungan mitra dan lembaga.


Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak lepas dari semangat kolaborasi yang melibatkan banyak pihak, termasuk BUMN, instansi pemerintah, dan perusahaan yang beroperasi di Sumatera Barat.


“Kami mendapatkan bantuan 1.000 batang bibit pohon dari berbagai pihak, di antaranya PLN, BPDAS Agam Kuantan, Dinas Kehutanan, serta dukungan dari UPT Kementerian Kehutanan. Selain itu, PTPN IV juga membantu penyediaan pupuk untuk mendukung keberhasilan penanaman,” ujarnya.


Tasliatul juga menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Padang yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.


“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. PT Semen Padang juga memberikan dukungan berupa bantuan bibit dan berbagai fasilitas pendukung lainnya seperti tenda serta kebutuhan kegiatan lainnya,” katanya.


Partisipasi PT Semen Padang dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan serta upaya mitigasi perubahan iklim melalui berbagai program lingkungan yang berkelanjutan.


Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan partisipasi PT Semen Padang dalam kegiatan ini merupakan upaya mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan yang berwawasan lingkungan.


“PT Semen Padang memandang pelestarian lingkungan bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan kehidupan,” ujar Hernes.


Terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan keterlibatan PT Semen Padang dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan hidup.


Menurutnya, sebagai perusahaan yang telah menjadi bagian dari pembangunan Sumatera Barat selama lebih dari satu abad, PT Semen Padang menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan kelestarian lingkungan.


“Keikutsertaan PT Semen Padang dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan hidup melalui program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekosistem,” ujar Win Bernadino.


Ia menambahkan bahwa keberlanjutan merupakan salah satu pilar utama dalam operasional perusahaan. Karena itu, PT Semen Padang terus mengembangkan berbagai inisiatif lingkungan, mulai dari rehabilitasi lahan, penghijauan, konservasi sumber daya alam, hingga edukasi lingkungan kepada masyarakat.


Win menambahkan bahwa partisipasi dalam kegiatan penanaman pohon ini mempertegas peran PT Semen Padang sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menciptakan nilai sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.


“Melalui kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, perusahaan berharap semangat menjaga bumi dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan,” katanya.

 

Jakarta, Lintasmedia News 


Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Firdaus didampingi Sekretaris Jenderal (Sekjend) SMSI Pusat Makali Kumar memberikan arahan strategis dan menyeluruh kepada seluruh pengurus serta anggota SMSI se Tanah Air. 


Pertemuan intensif yang berlangsung di kantor Sekretariat SMSI Pusat, Jakarta, pada Jumat (12/06/2026) ini membahas konstelasi politik nasional serta dampaknya terhadap masa depan industri pers di Indonesia.


Dalam kesempatan tersebut, Firdaus menggunakan papan tulis untuk memetakan secara detail jaringan pengaruh politik, mulai dari geopolitik global, posisi tokoh-tokoh kunci nasional, hingga pola arus informasi dan pemberitaan negara. Langkah ini dilakukan guna memberikan pemahaman yang komprehensif bagi pengurus SMSI dalam menavigasi media siber di daerah masing-masing.


"Sebagai organisasi media siber terbesar, kita harus jeli melihat ke mana arah angin perubahan bergerak. Pemetaan ini penting agar seluruh anggota SMSI di daerah tidak hanya menjadi penonton, melainkan mampu menjadi pemandu informasi yang sehat, objektif, dan tepercaya bagi masyarakat," ujar Firdaus di hadapan jajaran pengurus yang hadir.


Firdaus juga menekankan pentingnya independensi, profesionalisme, serta ketajaman analisis media siber di bawah naungan SMSI. 


Menurutnya, lanskap media saat ini sangat dinamis. Sehingga pemilik media dan jurnalis dituntut memiliki sensitivitas tinggi terhadap isu-isu strategis, baik di tingkat lokal maupun nasional.


Pertemuan tatap muka ini digelar sebagai langkah responsif SMSI Pusat dalam menyikapi dinamika nasional terkini. Melalui pemetaan tersebut, SMSI berkomitmen menjaga independensi serta meningkatkan kualitas jurnalisme anggotanya di seluruh daerah, sekaligus memastikan bahwa suara dari daerah tetap memiliki ruang yang kuat di kancah nasional.


Jalannya arahan berlangsung interaktif. Firdaus secara runut mengurai poin-poin penting dari diagram pengaruh yang ia buat, dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para fungsionaris pusat mengenai langkah taktis yang perlu diambil oleh pengurus SMSI di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.


Arahan ini diharapkan menjadi panduan bagi ribuan media siber yang tergabung dalam SMSI untuk tetap solid, adaptif, dan terus menjaga marwah jurnalisme yang berintegritas di tengah dinamika bangsa.(*)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News 

Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP yang di laksanakan di ISC menuai kekecewaan dari sejumlah kepala sekolah. Mereka menilai penyelenggaraan pertandingan kurang memberikan kesempatan yang merata kepada seluruh peserta dan sekolah yang ada di wilayah penyelenggaraan.


Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah banyaknya peserta yang mendapatkan status bye sehingga langsung lolos ke babak berikutnya tanpa harus bertanding.


 Menurut para kepala sekolah, kondisi tersebut membuat jalannya kompetisi menjadi kurang maksimal dan mengurangi semangat persaingan yang sehat.


Selain itu, sekolah-sekolah dengan jumlah siswa yang sedikit juga dikabarkan tidak diikutsertakan dalam beberapa cabang olahraga. 


Kebijakan ini dinilai merugikan siswa yang memiliki potensi dan kemampuan untuk berprestasi, meskipun berasal dari sekolah dengan jumlah peserta didik yang terbatas.


Para kepala sekolah berharap kepada panitia penyelenggara untuk kedepannya harus dapat melakukan evaluasi terhadap sistem pelaksanaan O2SN agar seluruh sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.


 Mereka juga menginginkan sistem pertandingan yang lebih adil dan transparan sehingga tujuan O2SN sebagai ajang pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga siswa dapat tercapai dengan maksimal dan lebih baik.


Hingga berita ini ditulis, pihak penyelenggara belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh sejumlah kepala sekolah tersebut.


(I)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Keberhasilan Kota Bukittinggi sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025, menjadi referensi penting bagi Pesisir Selatan yang akan menjadi tuan rumah MTQ tahun 2027. Hal itu dikemukakan Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim saat mengunjungi kota Bukittinggi bersama jajarannya jumat (11/06).


Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di ruang rapat lantai 3 Kantor Balaikota. Pertemuan ini dilaksanakan dalam rangka berbagi informasi dan pengalaman terkait pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Tingkat Provinsi Sumatera Barat, sebagai persiapan Kabupaten Pesisir Selatan menjadi tuan rumah MTQ tingkat provinsi tahun 2027.


Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, keberhasilan pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat di Kota Bukittinggi tidak terlepas dari persiapan yang matang sejak awal, koordinasi yang intensif dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, serta keterlibatan aktif seluruh unsur penyelenggara dalam setiap tahapan kegiatan.

Menurut Ibnu Kunci sukses pelaksanaan MTQ di Bukittinggi adalah persiapan yang dilakukan sejak dini dan koordinasi yang terus dibangun dengan Pemerintah Provinsi. Pihaknya juga mengoptimalkan jadwal kegiatan agar seluruh rangkaian acara berjalan efektif, produktif dan sesuai dengan target yang telah ditetapkan. 


Sementara itu, Wakil Bupati Pesisir Selatan, Risnaldi Ibrahim, menyampaikan apresiasi atas keberhasilan Kota Bukittinggi sebagai tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2025. Ia mengatakan, Kesuksesan tersebut menjadi referensi penting bagi Pesisir Selatan yang akan menjadi tuan rumah MTQ tahun 2027. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan akan mempersiapkan pelaksanaan MTQ secara matang melalui berbagai pembelajaran dan koordinasi dengan pihak terkait.


"Kami akan terus belajar dan berkoordinasi dalam mempersiapkan MTQ 2027 agar pelaksanaannya berjalan dengan baik. Koordinasi yang jelas dan tuntas dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat sangat diperlukan," Ujarnya. 


Sebagai bekal bagi Pesisir Selatan dalam menyukseskan MTQ mendatang, Pemerintah Kota Bukittinggi bahkan diundang untuk berkunjung ke Daerah tersebut dan berbagi pengalaman (Sandra).

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengucapkan, selamat kepada seluruh jemaah haji Kota Bukittinggi yang telah kembali ke tanah air setelah menunaikan ibadah haji. Sebanyak 252 orang Jemaah Haji dari Kota Bukittinggi tahun 1447 Hijiriyah atau 2026 Masehi tiba di Kota Bukittinggi, Kamis (11/06).


Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menyampaikan rasa syukur karena sebagian besar jemaah kembali dalam kondisi sehat di kampung halaman. Pemerintah Kota Bukittinggi mendoakan agar seluruh jemaah memperoleh predikat haji yang mabrur serta dapat kembali berkumpul dengan keluarga dalam keadaan sehat dan penuh kebahagiaan.


"Atas nama Pemerintah Kota dan masyarakat Bukittinggi, kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh jemaah haji yang telah kembali ke tanah air. Alhamdulillah, jemaah kita dalam kondisi sehat. Semoga seluruh jemaah memperoleh haji yang mabrur. Pemerintah Kota Bukittinggi akan terus berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah haji," ujarnya.


Ramlan menyebutkan, jemaah haji asal Kota Bukittinggi tahun 2026 tergabung dalam dua kelompok terbang (kloter), salah satunya Kloter 7 Embarkasi Padang. Untuk Kloter 7 yang tiba kembali hari ini, jumlah jemaah yang diberangkatkan tercatat sebanyak 253 orang.


Dari 253 orang, satu orang jemaah atas nama Yunilis Muin (73 tahun) meninggal dunia di Tanah Suci. Dengan demikian, jumlah jemaah Kloter 7 asal Bukittinggi yang kembali ke tanah air sebanyak 252 orang. Wali Kota turut mendoakan semoga almarhumah husnul khatimah dan seluruh amal ibadahnya diterima Allah SWT. (Sandra)


Padang,Lintas Media News
Prajurit jajaran Kodam XX/TIB beserta masyarakat gelar nonton Bareng (Nobar),Piala Dunia yang mempertemukan Korea dan Czeck. Nobar diselenggarakan di seluruh jajaran Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol, pada Jumat (12/6/2026).

Pertandingan yang dimenangkan oleh Korea dengan skor (2-1) ini menjadi tontonan yang menarik, sorak-sorai prajurit dan masyarakat menghiasi jalannya pertandingan. Kodam XX/TIB menggelar nobar diseluruh jajarannya termasuk Korem 032/Wbr, Balakdam, Kodim hingga tingkat Koramil.

Kegiatan ini merupakan bagian dari sinergi strategis antara Kementerian Pertahanan, TNI,  TVRI serta masyarakat dalam rangka membangun semangat nasionalisme, memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa, serta meningkatkan kebersamaan melalui momentum perhelatan sepak bola dunia,

Kapendam XX/ TIB saat ditemui mengatakan selain menjadi sarana hiburan dan kebersamaan bagi prajurit dan masyarakat, nobar kebangsaan ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah melalui pelibatan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di sekitar lokasi penyelenggaraan ujar Kapendam.

Menurut Kapendam Nobar akan diselenggarakan oleh satuan jajaran TNI yang meliputi Komando Daerah Militer (Kodam), Komando Armada (Koarmada), Komando Daerah TNI AL (Kodaeral), Komando Daerah TNI AU (Kodau), Komando Operasi Udara (Koopsud), Komando Resort Militer (Korem), Komando Distrik Militer (Kodim), Pangkalan TNI AL (Lanal), Pangkalan TNI AU (Lanud), Komando Rayon Militer (Koramil), dan Pos TNI AL.(rls)

 

PADANG, Lintasmedia News– PT Semen Padang terus memperkuat eksistensinya di pasar internasional. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, perusahaan semen pertama di Asia Tenggara itu telah mengekspor semen dan klinker dengan total volume mencapai 540.771 metrik ton (MT) ke sejumlah negara tujuan ekspor.


Negara tujuan ekspor tersebut meliputi Bangladesh, Maladewa (Maldives), Sri Lanka, dan Reunion Island. Capaian ini menjadi bukti konsistensi PT Semen Padang dalam menjaga penetrasi pasar global sekaligus memperluas jangkauan produknya di tengah persaingan industri semen yang semakin kompetitif.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bahwa ekspor yang dilakukan selama lima bulan pertama tahun 2026 terdiri atas dua jenis produk utama, yakni klinker dan semen dalam kemasan dengan tipe Ordinary Portland Cement (OPC) 42,5 N serta OPC 52,5 N.

Menurutnya, Bangladesh masih menjadi pasar terbesar bagi produk ekspor PT Semen Padang. Negara di kawasan Asia Selatan itu menerima pasokan klinker dengan volume mencapai 440.383 MT atau sekitar 81 persen dari total ekspor perusahaan selama periode Januari–Mei 2026.


"Ekspor yang kami lakukan terdiri atas produk klinker dan semen. Untuk klinker, pengiriman terbesar ditujukan ke Bangladesh dengan volume 440.383 MT," ujar Win Bernadino, Jumat (12/6/2026).


Selain Bangladesh, Win melanjutkan, PT Semen Padang juga terus mempertahankan pasarnya di Maladewa dan Sri Lanka. Untuk Maladewa, perusahaan mengirimkan semen tipe OPC 42,5 N sebanyak 68.607 MT. Sementara itu, ke Sri Lanka, volume ekspor semen tipe yang sama mencapai 20.501 MT.


PT Semen Padang juga melayani kebutuhan pasar di Reunion Island, wilayah seberang laut Prancis yang berada di Samudra Hindia. Ke wilayah yang dikenal dengan julukan L'île Intense atau "Pulau yang Intens" tersebut, perusahaan mengekspor semen tipe OPC 52,5 N sebanyak 11.280 MT.


"Jumlah semen yang kami ekspor ke Reunion Island sebanyak 11.280 MT," kata Win.


Keberhasilan mencatatkan ekspor lebih dari setengah juta ton dalam waktu lima bulan menunjukkan kemampuan PT Semen Padang dalam menjaga kualitas produk sekaligus memenuhi kebutuhan pasar internasional yang memiliki standar beragam.


Produk semen dan klinker yang diekspor digunakan untuk mendukung berbagai proyek konstruksi dan pembangunan infrastruktur di negara-negara tujuan.


Aktivitas ekspor bukan hal baru bagi PT Semen Padang. Perusahaan telah memulai ekspor semen dan klinker sejak 1992 ke berbagai negara, di antaranya Myanmar, Kamboja, Taiwan, Bangladesh, Maladewa, Hong Kong, Nigeria, Filipina, Nepal, Burma, Singapura, Australia, dan Arab Saudi.


Selama lebih dari tiga dekade, PT Semen Padang terus mengembangkan pasar luar negeri sebagai salah satu strategi untuk meningkatkan daya saing dan menjaga keberlanjutan bisnis perusahaan.


Pengembangan pasar ekspor tersebut juga sejalan dengan upaya perusahaan dalam mengoptimalkan kapasitas produksi dan memperkuat kontribusi terhadap industri semen nasional. Melalui ekspor, PT Semen Padang tidak hanya memperluas pangsa pasar, tetapi juga turut mendukung peningkatan devisa negara.


Salah satu tonggak penting dalam perjalanan ekspor PT Semen Padang adalah keberhasilannya menembus pasar Australia pada 2016. Saat itu, PT Semen Padang menjadi perusahaan semen pertama di lingkungan holding PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. atau SIG yang berhasil mengekspor semen ke Australia.


Keberhasilan memasuki pasar Australia menjadi bukti bahwa produk PT Semen Padang mampu memenuhi standar kualitas yang ditetapkan negara tujuan ekspor. Capaian tersebut sekaligus memperkuat reputasi perusahaan sebagai produsen semen nasional yang memiliki daya saing di tingkat global.


Dengan capaian ekspor sebesar 540.771 MT hingga Mei 2026, PT Semen Padang optimistis dapat terus memperluas pasar internasional dan meningkatkan kontribusi ekspor pada tahun ini.


Perusahaan juga berkomitmen menjaga kualitas produk, keandalan pasokan, serta pelayanan kepada pelanggan di berbagai negara agar tetap menjadi mitra terpercaya dalam mendukung pembangunan dan pertumbuhan sektor konstruksi di berbagai belahan dunia. (*)

Mentawai,Lintas Media News
Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Memasuki tahap finishing, personel Satgas Karya Bakti TNI AD melaksanakan kegiatan pembersihan di sekitar Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Ibu Roslina yang telah direhabilitasi di Desa Tuapejat, Kecamatan Sipora Utara, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Jumat (12/6/2026).

Kegiatan pembersihan lingkungan ini menjadi bagian dari sentuhan akhir sebelum rumah yang telah direhabilitasi tersebut siap ditempati dengan nyaman dan aman oleh pemiliknya. Para personel Satgas tampak bahu-membahu membersihkan sisa material bangunan, merapikan halaman, serta memastikan lingkungan sekitar rumah terlihat bersih dan tertata.

Dandim 0319/Mentawai, Bambang Budi Hartanto, mengatakan bahwa tahap finishing merupakan bagian penting dalam mewujudkan hasil pembangunan yang tidak hanya kokoh, tetapi juga nyaman dan sehat bagi masyarakat penerima manfaat.

"Melalui Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat, kami berupaya memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Tidak hanya membangun rumah yang layak huni, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat sehingga dapat meningkatkan kualitas hidup warga," ungkapnya.

Sementara itu, Ibu Roslina mengaku sangat bersyukur dan terharu atas bantuan yang diberikan melalui Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat. Ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, TNI AD, serta seluruh pihak yang telah membantu mewujudkan rumah layak huni bagi keluarganya.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden dan seluruh jajarannya, khususnya kepada Satgas Karya Bakti TNI AD yang telah membantu memperbaiki rumah kami. Kini rumah kami menjadi lebih nyaman, aman, dan layak untuk ditempati. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami," ujar Ibu Roslina penuh haru.

Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan hunian yang lebih layak dan sehat. Dengan semangat gotong royong, TNI bersama masyarakat terus mempererat kemanunggalan demi terwujudnya pembangunan yang merata hingga ke pelosok daerah.(rls)


Mentawai,Lintas Media News
Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di wilayah Kabupaten Kepulauan Mentawai terus menunjukkan progres yang menggembirakan. Personel Satgas Karya Bakti TNI AD kini telah memasuki tahap finishing rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Bapak Ivan Laiya yang berlokasi di Dusun Takuman, Desa Sioban, Kecamatan Sipora Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai.

Pada tahap akhir pengerjaan ini, personel Satgas melaksanakan pekerjaan pengecatan dinding dan pengecoran lantai rumah. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya percepatan penyelesaian RTLH agar segera dapat ditempati dengan nyaman dan aman oleh keluarga penerima manfaat.

Komandan Kodim 0319/Mentawai, Letkol Inf Bambang Budi Hartanto, menyampaikan bahwa progres pembangunan RTLH terus berjalan sesuai rencana dan saat ini telah memasuki sentuhan akhir.

“Pekerjaan RTLH milik Bapak Ivan Laiya saat ini sudah memasuki tahap finishing berupa pengecatan dan pengecoran lantai. Kami berharap rumah ini dapat segera selesai sehingga keluarga penerima manfaat dapat menikmati hunian yang lebih layak, sehat, dan nyaman,” ujar Dandim.

Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan seperti Mentawai.

Sementara itu, Bapak Ivan Laiya menyampaikan rasa syukur dan terima kasih yang mendalam kepada Presiden Republik Indonesia, TNI AD, serta seluruh pihak yang terlibat dalam program tersebut.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Presiden dan seluruh jajarannya atas bantuan yang diberikan melalui Satgas Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat. Rumah kami yang sebelumnya kurang layak kini sedang diperbaiki dan sebentar lagi selesai. Bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami,” ungkap Ivan Laiya dengan penuh haru.

Melalui semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI dengan rakyat, Program Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat di Kabupaten Kepulauan Mentawai diharapkan terus memberikan manfaat nyata serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat di daerah terpencil.(rls)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.