Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

PAYAKUMBUH, Lintas Media News
Aspon Dedi alias Popon kembali terpilih jadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Payakumbuh - 50 Kota atau PWI Paliko periode 2025-2028 mendatang. Popon unggul dalam pemungutan suara (voting) atas kandidat Syamsir Wandi dengan selisih suara lumayan signifikan alhasil, 13 dibanding 7 suara. 

Pada konferensi PWI Paliko yang dihelat di Aula Balai Kota Payakumbuh, Minggu  (27/9/2026) kedua kandidat sampai ke tahap pemilihan lewat voting. Sebelumnya, seorang kandidat atas nama Syafri Ario mundur menjelang tahap pemilihan ketua organisasi Wartawan tertua di Indonesia itu. 

Katua terpilih Aspon Dedi yang kali ini mendapat nomor urut 2 sempat mendapat saingan relatif berimbang dari Dua kandidat lainnya. Sementara kompetitor satunya lagi, Syamsir Wandi dengan nomor urut 1 hanya meraih 7 suara dari total 20 suara pemilih yang memiliki kartu biasa termasuk pemilih yang memberikan mandat karena tidak bisa hadir.

Seusai pemungutan suara, Popon mengucapkan terima kasih atas amanah yang ditumpangkan padanya untuk kedua kalinya. Selain itu, menurutnya pencapaianya kali ini adalah keberhasilan bersama. Mengingat perolehan 13 suara dalam Konferensi pada Minggu 27 September 2026 di Aula Balaikota Payakumbuh diraih tidak mudahnya.

Konferensi PWI masa Bhakti 2026-2029 dihadiri langsung Ketua PWI Sumatera Barat (Sumbar), Widya Navies dan Sekretaris Firdaus Abie. Turut hadir Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi, Zul Effendi beserta para pengurus harian PWI Sumbar lainnya, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Sawir Pribadi dan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah, Rommi Delfiano. 

Semula, Ketua Panitia Pemilihan/Konferensi, Farhan Farido menyebutkan dalam proses pemilihan telah menetapkan tiga orang Calon Ketua PWI Payakumbuh-50 Kota atau Paliko, yang akan bertarung untuk periode berikutnya.

Disebutkan dua orang kandidat calon ketua masing-masing Syamsir Wandi dan Aspon Dedi tersisa hingga tahapan pemungutan suara. Sedangkan, Syafri Ario menyatakan mundur sebagai calon saat sidang pleno III yang membahas penyampaian visi-misi Calon.

"Pada proses  pemilihan atau Konferensi PWI Payakumbuh-Kabupaten 50 Kota telah selesai kita gelar, dari tiga calo ketua yang telah kita tetapkan, satu diantaranya menyatakan mundur. Untuk hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1 meraih 7 suara dan calon nomor urut 2 meraih 13 suara," ujar Farhan Farido.

Sejauh ini, atas kemenangan yang diraih Aspon Dedi dalam konferensi tersebut disambut sukacita puluhan anggota PWI, terutama anggota muda.

" Alhamdulillah, ketua (Popon) kembali memimpin PWI kedepannya, tentu kita berharap PWI kedepannya semakin baik, lanjutkan 2 periode,"sebut Ihsan diamini anggota PWI muda lainnya.(rel)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah kota Bukittinggi akan menghibahkan Bangunan Puskesmas Gulai Bancah kepada Kementrian Agama Bukittinggi pada akhir 2026. Hal ini menjadi sebuah pilihan terbaik, karena sesuai aturan dan hasil pertimbangan, Kementerian Agama, akan memanfaatkan aset tanah tersebut, untuk pengembangan layanan pendidikan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, Ramli Andria Jumat (25/09). Ramli menjelaskan, pada tahun 1983, Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi dan Kepala Sekolah MIN, Kepala Sekolah MTsN serta Kepala Sekolah MAN membuat kesepakatan pinjam pakai lahan tersebut untuk pembangunan Puskesmas Pembantu Gulai Bancah. 

Pinjam pakai lahan ini dituangkan dalam kesepakatan Nomor MC.10/I-d/36/83 Tanggal 10 November 1983 yang menggunakan lahan seluas 200 m2. Pada tahun 2004, Puskesmas Pembantu dikembangkan menjadi Puskesmas Gulai Bancah. Selanjutnya, dari tahun 2004 sampai 2009 sudah dilakukan perpanjang peminjaman sebanyak 1 kali yaitu sampai tahun 2011. Namun sejak tahun 2011 sampai Tahun 2026 Kantor Kementerian Agama tidak lagi bersedia untuk memperpanjang status pinjam pakai lahan tersebut. 

Sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, bahwa seluruh lahan yang digunakan oleh Puskesmas Gulai Bancah, akan digunakan sebagai pengembangan layanan pendidikan, maka dibangun komunikasi antara Pemko Bukittinggi dengan Kemenag Bukittinggi, yang melahirkan dua pilihan. Pertama, Kemenag menghibahkan aset tanah kepada Pemko Bukittinggi. Kedua, Pemko Bukittinggi menghibahkan aset bangunan kepada Kemenag.

"Dari dua opsi itu, solusi terbaik, tentu Pemko akan hibahkan bangunan ke Kemenag, karena sesuai aturannya, aset tanah yang sudah ada rencana peruntukannya, tidak boleh dihibahkan. Untuk itu, Pemko Bukittinggi bersedia untuk menghibahkan aset bangunan Puskesmas Gulai Bancah, kepada Kemenag Bukittinggi, karena akan digunakan untuk mengembangkan layanan pendidikan," ungkapnya. (Sandra)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Untuk membantu meredam kenaikan harga, terutama di saat kondisi El nino yang menjadikan pasokan pangan terbatas, 
Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Bank Indonesia (BI) dan Perum Bulog Sumatera Barat menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) 2026. Kegiatan pasar murah tersebut dibuka di depan SMPN 1 Bukittinggi, selama dua hari, 24 - 25 September 2026.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Andy Setyo Biwado, menyampaikan, kegiatan pangan murah 2026 merupakan rangkaian kegiatan Bank Indonesia dengan tujuan untuk membantu meredam kenaikan harga, terutama di saat kondisi El nino yang menjadikan pasokan pangan terbatas.  Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

"Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini kami selenggarakan sebagai upaya untuk membantu pasokan pangan masyarakat, selain itu kami juga memperkenalkan dan mendorong digitalisasi penggunaan uang rupiah melalui QRIS. Dengan menggunakan QRIS, diharapkan transaksi masyarakat menjadi lebih efisien, cepat, mudah, murah aman dan handal atau lebih dikenal dengan CEMUMUAH," ujarnya.

Pada Gerakan Pasar Murah tersebut, tersedia sejumlah kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, di antaranya telur Rp48.000 per tray untuk ukuran kecil dan Rp50.000 per tray untuk ukuran besar, sayur Rp5.000 per plastik, kentang Rp13.000 per kilogram, beras 10 kilogram seharga Rp154.000, serta minyak goreng satu liter seharga Rp15.500. Setiap pembelian beras dan minyak goreng juga mendapatkan bonus satu plastik cabai atau bawang selama persediaan masih ada. 

Pantauan Lintas media di lapangan, masyarakat terlihat antusias memanfaatkan kegiatan pasar murah yang digelar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau. Sejak pagi, warga mulai berdatangan dan antri memadati lokasi pasar murah untuk membeli berbagai kebutuhan pokok. (Sandra)





Pasbar,Lintas Media News
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat menyambut kunjungan dan silaturahmi para insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pasaman Barat di Mako Polres Pasaman Barat, Jumat siang (25/9/2026).

Kedatangan para pengurus PWI Kabupaten Pasaman Barat tersebut disambut langsung oleh Wakapolres Pasaman Barat Kompol Yulandi Rusadi, S.H, Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K, Kasi Propam AKP R. Pasaribu didampingi Plh. Kasi Humas Bripka Tasnim Agung.

Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum untuk mempererat komunikasi serta membangun hubungan kerja sama yang semakin baik antara jajaran Kepolisian Resor Pasaman Barat dengan insan pers.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk sinergitas dan keakraban antara Polri, khususnya Polres Pasaman Barat, dengan insan pers dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga komunikasi dan membangun hubungan yang baik antara Kepolisian dengan rekan-rekan media. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar Iptu Agung.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara Kepolisian dan media diharapkan dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Dia juga menyampaikan bahwa keterbukaan komunikasi menjadi salah satu hal penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Kami berharap sinergitas yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan. Tentunya dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama memberikan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris PWI Pasaman Barat M. Junir menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat dalam menerima kunjungan silaturahmi tersebut.

"Silaturahmi ini menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara wartawan dengan kepolisian, khususnya dalam penyampaian informasi terkait situasi kamtibmas maupun berbagai kegiatan Kepolisian di wilayah hukum Polres Pasaman Barat," katanya.

Junir menambahkan, melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers semakin solid, serta dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Pasaman Barat.

Dalam kegiatan dihadiri Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, Plh. Kasi Humas Bripka Tasnim Agung, beserta jajaran PWI Pasaman Barat yakni Plt. Sekretaris M. Junir, Altas Maulana, Ahmad Romi, Yaser Arafat, Dodi Ifanda, Wisnu A. Utama dan Wawan Saputra.(*)

PADANG, Lintasmedia News— PT Semen Padang kembali bergerak membantu warga terdampak bencana galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin (21/9/2026) malam. Setelah mengirimkan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana, perusahaan tersebut langsung menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.


Bantuan diserahkan di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes dan diterima oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok Nopelius. Bantuan tersebut terdiri dari 20 karung beras, 10 kardus air mineral, tiga dus sarden, 10 dus mi instan, 10 buah diapers, serta 10 tray telur.


Nopelius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut. “Terima kasih atas perhatian PT Semen Padang. Bantuan relawan dan sembako ini sangat bermanfaat bagi korban yang terdampak bencana galodo,” kata Nopelius seusai menerima bantuan.

Ia menjelaskan, bencana galodo yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga mengalami kerusakan. Salah satu fasilitas umum yang terdampak adalah jembatan di jalan nasional yang mengalami kerusakan berat. Selain itu, sebanyak 11 kantor pemerintahan turut terdampak.


Kerusakan juga terjadi pada 75 unit rumah warga, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat. Kemudian, bencana tersebut juga menyebabkan empat warga mengalami luka-luka. Dua rumah sakit menjadi lokasi perawatan para korban, yakni satu korban dirawat di Semen Padang Hospital dan tiga korban lainnya menjalani perawatan di RSUD Arosuka.

Selain korban luka, dua warga sempat dilaporkan hilang. Nopelius mengatakan, satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian. “Korban yang masih dinyatakan hilang sudah ada tanda-tandanya. Relawan telah menemukan sepeda motor milik korban dalam kondisi rusak parah,” ujarnya.


Menyusul bencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Meski sejumlah perkantoran ikut terdampak dan mengalami kerusakan, pemerintah daerah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan. “Meskipun perkantoran rusak, kami berusaha agar simpul-simpul pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan mulai Rabu besok,” kata Nopelius.


PT Semen Padang Bergerak Sejak Awal Bencana


Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan bantuan logistik yang dikirim ke lokasi bencana merupakan bentuk respons cepat PT Semen Padang terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan Arosuka pada Senin (21/9/2026) malam. “Kami di Semen Padang turut merasakan duka dari para korban yang terdampak. Semoga bantuan yang kami kirim dapat meringankan beban para korban,” kata Hernes.


Respons PT Semen Padang terhadap bencana galodo di Arosuka tidak hanya diwujudkan melalui bantuan logistik. Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris menyampaikan bahwa sebelumnya, perusahaan juga mengirimkan relawan TRC ke lokasi bencana untuk membantu proses penanganan dan pencarian korban yang dilaporkan hilang akibat bencana tersebut.


“Duka warga Arosuka merupakan duka kita bersama. Kehadiran para relawan TRC Semen Padang ke lokasi bencana merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung penanganan bencana bersama pemerintah daerah, BPBD, serta unsur terkait lainnya,” kata Idris di Padang. (*)

Pasbar,Lintas Media News Com.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendeklarasikan capaian 100 persen Open Defecation Free (ODF) setelah seluruh 90 nagari dinyatakan mencapai status bebas Buang Air Besar Sembarangan Capaian tersebut ditetapkan melalui pleno hasil verifikasi ODF Tahun 2026 di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat 25/9.

Deklarasi tersebut ditandai dengan penyampaian hasil verifikasi oleh Tim Verifikasi STBM Provinsi Sumatera Barat dan menjadi momentum bagi Pemkab Pasaman Barat untuk memperkuat komitmen mempertahankan perilaku hidup bersih dan sanitasi aman di seluruh nagari.

Bupati Pasaman Barat Yulianto mengatakan, capaian ODF 100 persen bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi menunjukkan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

Ini merupakan momentum penting. Berdasarkan hasil verifikasi, seluruh 90 nagari telah mencapai status ODF, sehingga capaian kita 100 persen. Ini bukan sekadar angka dan bukan pula seremonial, tetapi menggambarkan adanya perubahan perilaku masyarakat dalam menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan,” ujar Yulianto.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja bersama yang melibatkan pemerintah daerah, kecamatan, nagari, tenaga kesehatan, kader, TP-PKK, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, saya menyampaikan terima kasih kepada Dinas Kesehatan beserta jajaran Puskesmas, tenaga sanitasi lingkungan, Camat, Wali Nagari, kader kesehatan, TP-PKK, Pokja PKP, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan seluruh masyarakat. Capaian ini terwujud karena kebersamaan, katanya.

Yulianto mengingatkan bahwa mempertahankan status ODF membutuhkan komitmen berkelanjutan. Status tersebut dapat dicabut apabila di kemudian hari kembali ditemukan praktik BABS.

Deklarasi ODF hari ini bukan akhir, justru menjadi awal dari tanggung jawab yang lebih besar, yaitu mempertahankan dan memastikan tidak ada lagi masyarakat yang kembali BABS. Saya minta seluruh Camat dan Wali Nagari terus melakukan pembinaan dan pemantauan,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa sanitasi tidak berhenti pada kepemilikan jamban, tetapi harus memenuhi prinsip sanitasi aman serta memperkuat penerapan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat.

Mari kita pertahankan Pasaman Barat tetap ODF, kita jaga jamban dan sanitasi tetap aman, serta jadikan lingkungan bersih sebagai budaya dalam kehidupan sehari-hari, ajaknya.

Perwakilan Tim Kerja STBM Provinsi Sumatera Barat, Budi Arman, menyampaikan bahwa verifikasi ODF Pasaman Barat dilakukan berdasarkan SK Gubernur Sumatera Barat Nomor 440-204/1439-2025 melalui dua tahapan, yakni bedah dokumen dan verifikasi lapangan.

Hasil bedah dokumen terhadap 111.854 kepala keluarga menunjukkan 80.583 KK memiliki sanitasi layak, 13.525 KK menggunakan fasilitas layak bersama , 9.413 KK belum layak, dan 8.333 KK masuk kategori OD tertutup. Sementara itu, tidak ditemukan KK dalam kategori OD terbuka.

Adapun verifikasi lapangan terhadap sampel 183 KK menemukan tujuh KK dengan sanitasi aman, 107 KK layak, 22 KK layak bersama , tiga KK belum layak, dan 44 KK OD tertutup. Tidak ditemukan KK dengan kategori OD terbuka.

Dengan demikian, Tim Verifikasi ODF Provinsi Sumatera Barat menyatakan Kabupaten Pasaman Barat telah mencapai perubahan perilaku Stop Buang Air Besar Sembarangan ODF, diperkuat dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, ujar Budi Arman.

Ia menegaskan, status ODF akan dievaluasi secara berkala dan harus diikuti dengan peningkatan kualitas sanitasi hingga mencapai kondisi aman.

Tuntaskan akses sampai ke aman. Apabila di kemudian hari masih dijumpai masyarakat yang BABS, maka status ODF Kabupaten Pasaman Barat akan dicabut oleh Tim Verifikasi Provinsi .

Kepala Dinas Kesehatan Pasaman Barat, Gina Alecia, mengatakan pleno ODF merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan melalui penerapan STBM, khususnya dalam mewujudkan perilaku Stop Buang Air Besar Sembarangan.

Ia menyebut, setelah deklarasi, pemerintah daerah bersama seluruh pemangku kepentingan akan memperkuat pemantauan dan pembinaan agar seluruh nagari tetap mempertahankan status ODF.

Diperlukan komitmen untuk mempertahankan seluruh nagari tetap ODF, mencegah praktik BABS kembali terjadi, meningkatkan akses sanitasi layak dan aman, memperkuat edukasi masyarakat melalui STBM, melakukan pemantauan berkala oleh kecamatan, nagari, dan Puskesmas, serta memperkuat koordinasi lintas sektor, jelas Gina.

Pleno ODF Tahun 2026 tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Asisten III Setda Pasaman Barat Harlina Syahputri, Ketua TP-PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua DWP Ny. Erisa Dody San Ismail, kepala OPD, camat, Pj. Wali Nagari, serta pemangku kepentingan terkait.(*)

Sumbar, Lintasmedia News— Tim SAR gabungan yang melibatkan Unit K9 Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat menunjukkan titik terang dalam pencarian korban bencana galodo atas nama Agusral (59). Pada pukul 11.30 WIB, petugas berhasil menemukan sejumlah barang pribadi milik korban di kawasan belakang Kantor BKPSDM, Komplek Perkantoran Bupati Solok.


Barang-barang yang berhasil diidentifikasi oleh anjing pelacak K9 meliputi satu helai celana panjang katun warna hitam, dompet berisi identitas lengkap korban (KTP, STNK, BPJS, serta uang tunai), sehelai sandal sebelah kanan, dan pecahan tutup kepala senter berwarna merah.


Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menyampaikan bahwa penemuan barang-barang tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim di lapangan untuk mempersempit area pencarian korban yang masih tertimbun material galodo.

"Tim K9 kami bersama personel Subdit Gassum berhasil mendeteksi keberadaan barang-barang milik korban di sekitar lokasi perkantoran Bupati Solok. Saat ini fokus kami adalah memaksimalkan area tersebut dengan menyisیر secara teliti," ujar AKBP Andre Anas saat dikonfirmasi, Kamis (24/9).

Anak korban, Afilka Hazani (21), untuk sementara menyimpan barang-barang milik korban yang baru saja ditemukan oleh tim di lokasi kejadian.


Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan memberikan ruang selengkapnya bagi tim evakuasi yang tengah bekerja di zona bencana. Pihaknya memastikan proses pencarian akan terus digenjot menggunakan teknologi modern yang dimiliki kepolisian.


"Keluarga korban saat ini masih dalam kondisi berduka dan syok, sehingga kami mendampingi mereka secara persuasif. Setelah istirahat siang ini, tim akan melanjutkan pencarian dengan mengerahkan teknologi alat Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri tahun 2026 untuk mendeteksi keberadaan korban secara lebih akurat di bawah material timbunan," jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Pantauan di lokasi, operasional pencarian untuk sementara diistirahatkan sejenak guna memulihkan kondisi fisik personel serta anjing pelacak K9 yang terlihat kelelahan setelah menyisir medan berat sejak pagi hari. Tim dijadwalkan kembali bergerak sesaat setelah istirahat siang selesai.(*)

Lintasmedia News- Ketika warga Kabupaten Solok masih berjuang melewati masa sulit setelah diterjang galodo dan banjir bandang, perhatian dari Kota Padang datang dalam bentuk bantuan nyata. Atas instruksi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang melalui Sekretaris Daerah, bantuan logistik segera dihimpun dan dikirim ke Posko Utama Aro Suka, Kamis (24/9/2026).

Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana. Pemko Padang tidak ingin bantuan hanya berhenti sebagai wacana, tetapi berupaya mengirim kebutuhan yang memang diperlukan warga di lapangan.

"Atas perintah Bapak Wali Kota yang disampaikan langsung melalui Pak Sekda kepada kami, maka kami menggalang komunikasi dengan beberapa instansi untuk persiapan memberikan bantuan logistik kepada saudara-saudara kita di Kabupaten Solok," kata Eri.


Koordinasi dilakukan dengan Dinas Sosial Kabupaten Solok untuk mengetahui kebutuhan warga. Dari hasil koordinasi itu, bantuan difokuskan pada kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar, terutama bagi anak-anak dan kaum ibu. Karena berada dalam situasi bencana, kebutuhan yang biasanya sederhana pun menjadi sangat penting.

Pampers dan pembalut termasuk di antara logistik yang dikirim. Sebanyak enam dus pampers dan dua dus pembalut disalurkan bersama berbagai makanan, seperti 20 dus Indomie, 45 dus roti, tiga dus Roti Biskuit Roma Sandwich, dua dus Roma Kelapa, empat dus biskuit Gabin, serta empat dus Pop Mie.


Pemko Padang juga mengirimkan gula pasir sebanyak 70 kilogram, kopi 40 kilogram, empat bungkus minyak goreng, serta sejumlah bahan pangan lainnya. Bantuan tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa penanganan darurat bencana galodo Kabupaten Solok.


Namun, dari seluruh logistik yang dibawa, air mineral menjadi perhatian khusus. Sebanyak 200 dus air mineral dikirim ke lokasi karena masyarakat terdampak menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Dalam situasi pascabanjir bandang, ketersediaan air menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.


Rombongan Pemko Padang berangkat menuju Posko Utama Aro Suka selepas salat Maghrib dan disambut jajaran pimpinan daerah Kabupaten Solok. Bantuan kemudian diserahkan secara resmi berdasarkan Berita Acara Serah Terima Barang Bantuan Logistik Bencana Alam Nomor /Dinsos/2026 tanggal 24 September 2026. Bupati Solok menyampaikan apresiasi dan salam penghormatan kepada Wali Kota Padang atas dukungan yang diberikan.


Melalui Eri Sendjaya, Wali Kota Padang menitipkan pesan agar masyarakat Kabupaten Solok tetap tegar dan bersatu menghadapi bencana. "Kota Padang siap membantu, dan menyampaikan rasa prihatin terhadap musibah yang terjadi di Kabupaten Solok," ujarnya. Di tengah kepedihan akibat galodo dan banjir bandang, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian antardaerah dapat hadir dalam bentuk yang paling dibutuhkan: pangan, air, perlengkapan dasar, dan uluran tangan kemanusiaan. (***) 

Sumbar, Lintasmedia News— Unit Polsatwa Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumatera Barat mengerahkan tim khusus pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue / SAR) untuk menindaklanjuti perintah pimpinan dalam operasi penyisiran di kawasan terdampak air bah. Operasi pencarian ini dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, dengan menyusuri area mulai dari belakang Kantor Bupati.


Direktur Samapta (Dirsmapta) Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menjelaskan bahwa kehadiran satwa pelacak terlatih sangat krusial guna memaksimalkan efektivitas pencarian di lokasi kejadian.


"Kami menerjunkan 4 personel terlatih beserta 2 ekor satwa K9 jenis Herder spesifikasi SAR dan 2 unit ransus. Pelaksanaan pencarian dimulai dari titik belakang Kantor Bupati dengan menyusuri jalur aliran air bah. Keahlian satwa pelacak ini diharapkan dapat membantu melacak jejak maupun petunjuk penting di lokasi secara lebih efektif dan presisi," terang AKBP Andre Anas, Kamis (24/9/2026).

Dalam operasi tersebut, Ditsamapta Polda Sumbar menurunkan empat personel berpengalaman yang dipimpin langsung oleh Kasubnit Harvet Polsatwa, Aipda Hamidi Rahmadhoni, didampingi tiga personel lainnya yaitu Briptu Muhardi Iqbal, Bripda Alif Mulya Putra, dan Bripda Visky Wiryan Sugiat. Tim juga didukung dengan dua unit kendaraan khusus (Ransus) Polsatwa serta membawa dua ekor satwa (anjing pelacak) jenis Herder dengan spesifikasi SAR andal.


Menambahkan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa pengerahan Satwa K9 (anjing pelacak) merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu proses pencarian secara optimal di medan yang sulit dijangkau.


"Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus memaksimalkan seluruh potensi yang ada, termasuk menurunkan Unit Polsatwa K9 yang memiliki spesifikasi khusus SAR. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penyisiran di lapangan, terutama pada area-area yang terdampak material air bah," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Sumbar bersama unsur terkait masih terus melaksanakan penyisiran secara intensif di lapangan dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan personel.(*)

Lintasmedia News –Sebagai bentuk kepedulian dan hadirnya Polri di tengah masyarakat, personel Polres Solok melaksanakan kegiatan gotong royong membantu membersihkan rumah-rumah masyarakat yang terdampak bencana.


Dalam kegiatan tersebut, personel bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan material, lumpur, sampah, serta berbagai sisa bencana yang memenuhi rumah dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu membuka akses serta mempercepat proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali menempati rumahnya dengan aman dan nyaman.


Kehadiran personel Polres Solok di tengah warga diharapkan dapat memberikan bantuan nyata sekaligus memberikan semangat dan dukungan moril kepada masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.


Polres Solok berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat dalam proses penanganan serta pemulihan pascabencana, dengan mengedepankan semangat gotong royong, kepedulian, dan kemanusiaan.

PADANG, Lintasmedia News- Rencana perubahan dan penambahan unit usaha Perusahaan Umum Daerah Padang Sejahtera Mandiri (PSM) mendapat sorotan dari DPRD Kota Padang. Dewan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat kajian terkait prospek usaha yang akan dijalankan perusahaan daerah tersebut.


Ketua DPRD Kota Padang Muharlion saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026), meminta keterangan mengenai pembahasan PSM disampaikan langsung oleh masing-masing Ketua Panitia Khusus (Pansus). Tiga Ketua Pansus yang menangani pembahasan tersebut yakni Iskandar, Helmi Moesim, dan Arnedi Yarmen.


Ketua Pansus III DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen mengatakan, Pansus III dijadwalkan kembali menggelar rapat pada Kamis (24/9/2026). Sebelum rapat berlangsung, tim Pemko Padang diminta melengkapi kajian mengenai perubahan unit usaha PSM yang diusulkan.


Menurut Arnedi, terdapat dua usulan tambahan unit usaha yang menjadi perhatian Pansus III. Dua usaha tersebut yakni penyewaan mobil tanpa sopir dan jasa angkutan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3).


Arnedi mengatakan, sejauh ini potensi kedua unit usaha tersebut belum terlihat secara jelas sebagai bisnis yang prospektif untuk dikembangkan PSM. Karena itu, Pansus membutuhkan penjelasan yang lebih kuat mengenai peluang usaha, potensi pasar, kebutuhan investasi, risiko, serta proyeksi keuntungan dari masing-masing unit usaha.


“Ada dua usulan tambahan unit usaha PSM yaitu penyewaan mobil tanpa sopir dan jasa angkutan sampah B3. Ini belum terlihat potensinya sebagai usaha yang prospek ke depannya,” kata Arnedi, politisi senior PKS ini.


Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Padang ini menjelaskan, tim Pemko Padang saat ini tengah melengkapi alasan dan kajian yang dibutuhkan untuk meyakinkan Pansus DPRD Kota Padang bahwa kedua usaha tersebut memiliki prospek dan dapat memberikan keuntungan. Kajian itu nantinya menjadi salah satu bahan penting dalam pembahasan Pansus III.


Pembahasan perubahan unit usaha PSM tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada penambahan jenis bisnis, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan usaha menghasilkan pendapatan dan memberikan kontribusi bagi perusahaan daerah. Dengan kajian yang lebih lengkap, DPRD Kota Padang dapat melihat secara lebih jelas kelayakan dua unit usaha tersebut sebelum pembahasan dilanjutkan. (*) 


Editor: Zamri Yahya, WU

PADANG, Lintasmedia News– Tim inovasi SEPABLOCK PT Semen Padang berjaya di Bangkok. Hal ini ditandai dengan keberhasilan meraih predikat Excellent pada ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 14–17 September 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari target yang telah ditetapkan perusahaan sekaligus menegaskan komitmen PT Semen Padang dalam mendorong budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan perusahaan.


Pada ajang internasional tersebut, Tim SEPABLOCK mempresentasikan inovasi berjudul “Inovasi Produk Hilir PT Semen Padang untuk Alternatif Revenue dan Mewujudkan Pembangunan Rumah Cepat, Murah, Berkualitas, serta Ramah Lingkungan.”


Inovasi tersebut mengangkat pengembangan SEPABLOCK sebagai produk hilir berbasis material konstruksi yang tidak hanya memiliki nilai tambah dari sisi produk, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan rumah yang lebih cepat, efisien, berkualitas, dan memperhatikan aspek lingkungan.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino di Padang, Kamis (17/9/2026), mengatakan, pencapaian predikat yang diraih Tim SEPABLOCK tersebut merupakan berkah luar biasa yang patut disyukuri. "Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh tim serta semua pihak yang berkontribusi," ujarnya.

Win menambahkan bahwa prestasi ini membuktikan bahwa inovasi hilirisasi PT Semen Padang tidak hanya relevan dengan kebutuhan pembangunan yang efisien dan ramah lingkungan, tetapi juga diakui secara internasional. "Capaian ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus berinovasi memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan industri," katanya.


Anggota Tim SEPABLOCK Darwas, yang mewakili Ketua Tim Akhrilman dan Sekretaris Junaidi, menyampaikan prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan kekompakan seluruh anggota tim, dukungan perusahaan, dan seluruh insan PT Semen Padang.


Capaian ini, katanya, sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keikutsertaan dalam IQPC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi tim untuk membawa inovasi PT Semen Padang ke panggung internasional.


Untuk dapat tampil pada ajang IQPC, perjalanan Tim SEPABLOCK sebelumnya telah melalui serangkaian tahapan kompetisi inovasi. Tim tersebut meraih penghargaan Platinum pada Semen Padang Improvement Event (SPIE) dan Diamond pada Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) 2025. Bagi tim, capaian pada kedua ajang tersebut menjadi pijakan penting untuk melangkah ke kompetisi internasional. Capaian dari kedua ajang itu menjadi jalan bagi tim untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik pada IQPC ini.


SEPABLOCK merupakan produk bata interlock yang dikembangkan untuk mendukung proses pembangunan rumah dengan waktu pengerjaan dan penggunaan material yang lebih efisien dibandingkan metode konstruksi konvensional.


Produk tersebut dirancang dengan sistem interlock atau saling mengunci antarbata. Sistem itu membuat proses pemasangan menjadi lebih praktis karena setiap unit SEPABLOCK dapat tersusun secara presisi.


Inovasi produk turunan SEPABLOCK ini dipastikan menjadi nilai tambah bagi PT Semen Padang. Apalagi, produk ini sudah diaplikasikan di berbagai wilayah, tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi juga sudah diaplikasikan di Ibu Kota Negara (IKN) di Pulau Kalimantan.


SEPABLOCK dikembangkan sebagai salah satu alternatif material konstruksi yang menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan penggunaan bata merah konvensional.


Dari sisi bentuk, SEPABLOCK memiliki tingkat presisi yang mendukung proses pemasangan lebih cepat. Sistem interlock membuat setiap bata dapat saling mengunci sehingga pekerjaan konstruksi menjadi lebih praktis dan efisien.


SEPABLOCK berbeda dengan bata merah. SEPABLOCK memiliki bentuk yang presisi, pemasangan lebih cepat, hasilnya estetik, dan mampu menekan biaya pembangunan hingga 10 persen.


Efisiensi tersebut menjadi salah satu nilai tambah yang ditawarkan SEPABLOCK di tengah kebutuhan pembangunan yang semakin menuntut kecepatan pengerjaan, efisiensi penggunaan material, sekaligus pengendalian biaya.


Efisiensi inilah yang membuat SEPABLOCK menjadi pilihan tepat di tengah tuntutan pembangunan yang serba cepat dan hemat biaya.


Salah satu keunggulan SEPABLOCK terlihat dari efisiensi waktu pembangunan. Untuk pembangunan rumah tipe 36, konstruksi menggunakan SEPABLOCK dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga minggu.


Dalam pembangunan rumah tipe tersebut, kebutuhan material diperkirakan sekitar 4.000 keping SEPABLOCK, 35 zak semen, dan 60 batang besi berukuran 10 milimeter.


Selain mempercepat proses pembangunan, bentuk SEPABLOCK yang presisi juga memberikan nilai tambah dari sisi estetika. Susunan bata menghasilkan permukaan dinding yang lebih rapi sehingga dalam konsep bangunan tertentu, dinding dapat ditampilkan tanpa harus menggunakan lapisan plester.


Karakteristik tersebut memberikan fleksibilitas dalam desain sekaligus berpotensi mengurangi tahapan pekerjaan konstruksi.


SEPABLOCK juga memiliki rongga pada bagian tertentu yang tidak hanya menjadi bagian dari desain produk, tetapi turut mendukung karakteristik termal bangunan. Rongga tersebut membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam ruangan sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi penghuni.


Tidak hanya mengedepankan kecepatan dan efisiensi biaya, pengembangan SEPABLOCK juga memperhatikan aspek lingkungan. Berbeda dengan bata merah yang melalui proses pembakaran, SEPABLOCK diproduksi tanpa proses pembakaran. Karakteristik tersebut menjadi salah satu keunggulan dari sisi lingkungan karena proses produksinya tidak memerlukan tahapan pembakaran sebagaimana pada pembuatan bata merah.


Aspek ramah gempa juga menjadi perhatian dalam pengembangan SEPABLOCK, khususnya karena produk ini dikembangkan untuk dapat diaplikasikan di wilayah yang memiliki risiko kegempaan, termasuk Sumatera Barat. SEPABLOCK telah melalui cyclic atau lateral load test Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pengujian tersebut menjadi salah satu bagian penting untuk melihat respons material konstruksi terhadap beban lateral. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.