Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang menjadi tuan rumah program Healthy Athletes Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Barat (Sumbar), pemeriksaan kesehatan komprehensif bagi atlet penyandang disabilitas intelektual. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 6–7 Februari 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang dan Pusdiklat PT Semen Padang.
Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, perwakilan Pengurus Pusat SOIna Tri Juda Airlanga, Ketua SOIna Sumbar Harneli Bahar yang diwakili Ketua II Rafma Teti, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Mahdianur Musa, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Sumbar Jumaidi, Kepala UPTD PSAABR Budi Utama Dinas Sosial Sumbar Iskandar, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris, serta Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes.
Win Bernadino mengatakan PT Semen Padang bangga mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung program sosial, termasuk melalui sponsorship dan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR).
“Sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Barat, PT Semen Padang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif, baik melalui program sponsorship maupun tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR). Kegiatan Healthy Athletes ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan kami terhadap anak-anak penyandang disabilitas, khususnya atlet SOIna Sumbar,” ujar Win.
Ia menambahkan, dukungan perusahaan tidak berhenti pada satu kegiatan. “Kami ingin anak-anak ini tumbuh sehat, percaya diri, dan mampu meraih prestasi terbaiknya,” katanya.
Mahyeldi mengapresiasi peran PT Semen Padang yang dinilainya konsisten mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan di Sumbar. Ia menyebut Healthy Athletes bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bentuk perhatian terhadap masa depan anak-anak dengan disabilitas intelektual.
“Kegiatan ini digelar sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak dengan intellectual disability. Mereka adalah anak-anak kita, bagian dari masa depan bangsa Indonesia. Dengan perhatian dan dukungan yang tepat, mereka akan lebih berprestasi dan memiliki peluang untuk sukses,” kata Mahyeldi.
Ketua II SOIna Sumbar Rafma Teti menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Semen Padang. Ia menilai dukungan tersebut penting bagi keberlangsungan pembinaan atlet SOIna di Sumbar. “Kami ingin memastikan anak-anak dengan intellectual disability tidak merasa sendiri, dan mereka bisa tumbuh, berkembang, serta berdaya,” ujar Rafma.
Sementara itu, Tri Juda Airlanga menjelaskan program Healthy Athletes merupakan bagian penting dalam ekosistem pembinaan atlet SOIna, karena membantu memetakan kondisi kesehatan secara menyeluruh. “Melalui Healthy Athletes, kami dapat menemukan masalah kesehatan yang sebelumnya tidak terdeteksi, sehingga bisa segera dilakukan penanganan yang tepat,” katanya.
Tri menyebut pemeriksaan Healthy Athletes di Indonesia mencakup delapan disiplin, yakni MedFest (pemeriksaan umum), Opening Eyes (kesehatan mata), Healthy Hearing (kesehatan telinga), Special Smiles (kesehatan gigi dan mulut), Health Promotion (promosi kesehatan), Strong Minds (kesehatan mental), FUNfitness (fisioterapi), dan Fit Feet (kesehatan kaki). Hasil pemantauan kesehatan ini, lanjutnya, akan menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional SOIna pada Oktober 2026, yang juga menjadi tahapan seleksi menuju ajang internasional di Chile pada 2027.
“Indonesia selama ini menjadi salah satu negara andalan dalam perolehan medali di ajang Special Olympics. Anak-anak dengan intellectual disability ini sangat membanggakan dan telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia,” tutupnya.
Kegiatan ini juga dikaitkan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.
Lintasmedianews.com,Jakarta
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani beraudiensi dengan Direktorat BUMD, BLUD, dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri dalam rangka menindaklanjuti dokumen perencanaan kalayakan (FS) pendirian BUMD sebagai penggerak ekonomi daerah, di Jakarta, Kamis,(05/02/2026)
“BUMD kami rancang sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui pengelolaan potensi lokal secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Bupati Annisa saat memaparkan rencana pengembangan BUMD di daerahnya.
Annisa menjelaskan, BUMD direncanakan bergerak pada sektor strategis meliputi Rice Milling Unit, pengelolaan aset eks-HGU, replanting dan pengolahan kelapa sawit, serta industri pakan.
Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Yudia Ramli menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap dokumen perencanaan yang diajukan Pemkab Dharmasraya.
“Hasil evaluasi merekomendasikan penyesuaian struktur permodalan agar pendirian dan pengelolaan BUMD sesuai regulasi serta prinsip tata kelola keuangan daerah,” kata Yudia Ramli.
Selain aspek permodalan, Kemendagri menekankan pentingnya kesiapan regulasi sebagai dasar operasional BUMD, termasuk penyusunan Peraturan Daerah tentang penyertaan modal daerah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Annisa menyatakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terbuka terhadap masukan pemerintah pusat dan siap menyesuaikan dokumen perencanaan secara bertahap dan terukur.
“Kami berkomitmen memastikan pendirian BUMD berjalan sesuai ketentuan agar mampu meningkatkan PAD, membuka lapangan kerja, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Annisa.
Sebelumnya, Bupati Annisa juga melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni membahas penguatan pembiayaan fiskal daerah.
Pertemuan tersebut membahas potensi bantuan pemerintah pusat yang dialokasikan berdasarkan indikator kinerja daerah, seperti inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, kependudukan, serta kualitas pelaksanaan APBD.
Dalam kesempatan itu, Agus Fatoni menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dalam pemanfaatan berbagai skema pembiayaan pembangunan.
“Pembiayaan daerah harus dimanfaatkan secara produktif, akuntabel, dan menjaga keberlanjutan fiskal agar memberikan dampak ekonomi jangka panjang,” ujar Agus Fatoni.
Selain bantuan pemerintah pusat, Dirjen Bina Keuangan Daerah juga menyarankan pemanfaatan pinjaman daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur untuk pembiayaan infrastruktur strategis.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Annisa menyatakan Pemkab Dharmasraya akan mengkaji setiap opsi pembiayaan secara cermat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.(el)
Lintasmedianews.com, Serang
Ribuan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari berbagai daerah mulai tiba di Serang, Banten, Jumat (6/2/2026), untuk mengikuti rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026.
Rombongan wartawan terbesar masuk dari PWI Provinsi Lampung, sebanyak 260 wartawan dipimpin langsung Ketua PWI Wirahadikusuma.
Rombongan PWI Sumatera Barat juga sudah tiba melalui jalur udara dan darat. Lewat penerbangan Padang-Cengkareng tiba sebanyak 34 wartawan. Sedangkan melalui jalur darat, sebanyak 132 wartawan datang menyusul.
Rombongan PWI Riau, melalui transportasi udara sudah sampai sekitar 20 orang. Menyusul 110 wartawan lagi dengan mempergunakan transportasi darat.
“Kawan-kawan sangat antusias untuk mengikuti HPN 2026 Banten, yang merupakan perdana dirayakan bersama-sama Presiden Prabowo,” jelas Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar.
Rombongan dari PWI se-Pulau Jawa sudah memasuki Kota Serang. Ada dari Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan DKI Jakarta.
Peserta yang menggunakan transportasi udara dijemput oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Banten di Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, rombongan yang datang menggunakan kendaraan pribadi dan bus disambut langsung oleh Panitia HPN 2026 Banten di lokasi penginapan masing-masing.
Salah satu rombongan lain yang telah tiba adalah PWI Jaya, yang menginap di Le Dien Hotel & Resort, Serang Timur. Kedatangan PWI Jaya berlangsung bertahap. Rombongan awal terdiri atas Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Kemitraan, dan Hubungan Antarlembaga Tb Adhi, Ketua Siwo Jaya Rialini Nonnie Rering, serta Sekretaris Siwo Jaya Franciscus Rio Winto.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh panitia PWI Banten dengan pengalungan syal, pemberian tas koja khas Suku Baduy, serta maskot badak bercula satu yang mengenakan lomach atau ikat kepala khas Baduy.
“Rombongan PWI Jaya cukup besar, melibatkan unsur Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan, Pengurus Harian, seksi-seksi, kelompok kerja, hingga IKWI,” ujar Tb Adhi di lobi Le Dien Hotel & Resort.
Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo bersama jajaran pengurus lainnya juga menginap di hotel tersebut. Dari Pengurus Harian hadir Sekretaris Arman Suparman, Bendahara Dar Edi Yoga, Wakil Ketua Bidang Organisasi Bagus Sudarmanto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Indra Utama, Wakil Ketua Bidang Advokasi Penerus Bonar, Wakil Bendahara Elly Simanjuntak, serta Sekretaris II yang juga Kepala Sekolah Jurnalisme Indonesia, Haresti Asysy Amrihani.
Banten resmi menjadi tuan rumah HPN 2026 yang berlangsung pada 6–9 Februari 2026. Pelaksanaan kegiatan nasional ini didukung berbagai mitra, antara lain Artha Graha Peduli, Artha Graha Network, PT Astra International Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Pertamina Persero, GAPKI, Triputra Group, PT Djarum, BYD Motor Indonesia, PT PLN Persero, Harita Nickel, PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Elang Mahkota Teknologi, PT Bank Mandiri Persero Tbk, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk, PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk, PT Telkom Indonesia Persero Tbk, PT Pegadaian, Jamkrindo, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Persero Tbk, PT Taspen Persero, Pelindo, Sinar Mas Land, Bank BJB, PT Nestlé Indonesia, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, Kompas.id, PT Kereta Api Indonesia Persero, BPJS Kesehatan, PT Asuransi Kredit Indonesia, serta PT Pupuk Kalimantan Timur.(rls)
Dharmasraya, Lintasmedianews.com
Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani melakukan kunjungan kerja ke Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) di Jakarta, Rabu (4/2/2026). Kunjungan ini dilakukan untuk membahas sejumlah program strategis di bidang pendidikan yang menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati Annisa berdialog langsung dengan Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Pendidikan, Prof. Ojat Darojat, Dip. Mgt., M.Bus., Ph.D. Fokus pembahasan diarahkan pada rencana rehab sekolah, pembukaan sekolah terintegrasi, serta pengembangan sekolah unggul Garuda di Kabupaten Dharmasraya.
Bupati Annisa hadir didampingi Asisten II Drs. Yefrinaldi, MM, Kepala Bapperida Frinaldi, S.T., M.Sc., serta Kepala Dinas Pendidikan Bobby Perdana Riza, S.STP., M.Si. Pertemuan berlangsung di kantor Kemenko PMK dan menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat.
Menurut Annisa, peningkatan kualitas pendidikan merupakan salah satu program prioritas daerah. Ia menegaskan bahwa perbaikan sarana dan sistem pendidikan diharapkan dapat membuka akses yang lebih luas bagi seluruh anak di Dharmasraya untuk mendapatkan pendidikan yang layak.
“Alhamdulillah, hari ini kami menemui Deputi bidang peningkatan kualitas pendidikan terkait tindak lanjut rehab sekolah, sekolah terintegrasi, dan sekolah unggul Garuda. Mudah-mudahan ada percepatan,” ujar Annisa usai pertemuan.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Dharmasraya Bobby Perdana Riza menilai keberadaan sekolah terintegrasi sangat penting bagi daerah. Ia menyebut Dharmasraya memiliki sumber daya yang cukup, termasuk ketersediaan lahan dan fasilitas yang dapat diberdayakan untuk mendukung program tersebut.
Deputi Bidang Peningkatan Kualitas Pendidikan Kemenko PMK, Ojat Darojat, menyatakan dukungan terhadap program strategis yang disampaikan Bupati Annisa. Ia menyambut baik komitmen Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dalam mendukung pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang revitalisasi pendidikan, digitalisasi pendidikan, dan sekolah unggul Garuda. Dengan komunikasi langsung ini, diharapkan program-program tersebut dapat berjalan dengan baik dan mendorong perbaikan pendidikan bagi generasi masa depan Dharmasraya.(el)
Lintasmedianews.com,Jakarta
Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, melakukan audiensi dengan Direktorat Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), BLUD, dan Barang Milik Daerah (BMD) Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri pada Kamis, 5 Februari 2025.
Audiensi tersebut membahas hasil evaluasi pemerintah pusat terhadap rencana pendirian Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yang diajukan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya sebagai bagian dari upaya memperkuat kemandirian ekonomi daerah dan mendukung penguatan sektor riil nasional.
“Pendirian BUMD ini kami rancang sebagai instrumen strategis untuk memperkuat ekonomi daerah dengan mengoptimalkan potensi sumber daya lokal yang dimiliki Dharmasraya,” ujar Bupati Annisa dalam pertemuan tersebut.
Dalam pemaparannya, Bupati Annisa menjelaskan bahwa rencana pengembangan BUMD akan bergerak di sejumlah sektor strategis, antara lain pengolahan hasil pertanian melalui Rice Milling Unit (RMU), pengelolaan aset daerah eks-Hak Guna Usaha (HGU), kegiatan replanting kelapa sawit, pengolahan kelapa sawit, serta pengembangan industri pakan.
“Seluruh sektor tersebut kami susun untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah sekaligus mendorong tumbuhnya kegiatan ekonomi produktif di tingkat lokal,” jelasnya.
Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Drs. H. Yudia Ramli, M.Si, menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap dokumen perencanaan yang diajukan oleh Pemkab Dharmasraya.
“Berdasarkan hasil evaluasi, kami merekomendasikan adanya penyesuaian pada struktur permodalan agar pendirian dan pengelolaan BUMD dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta prinsip tata kelola keuangan daerah,” kata Yudia Ramli.
Selain aspek permodalan, Kemendagri juga menekankan pentingnya kesiapan regulasi sebagai dasar hukum operasional BUMD. Salah satu tahapan yang perlu dipersiapkan lebih lanjut adalah penyusunan Peraturan Daerah tentang penyertaan modal daerah.
“Perda penyertaan modal menjadi fondasi penting bagi penguatan kelembagaan dan keberlanjutan usaha BUMD ke depan,” tambahnya.
Menanggapi masukan tersebut, Bupati Annisa menyatakan bahwa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terbuka terhadap seluruh rekomendasi pemerintah pusat dan siap melakukan penyesuaian dokumen perencanaan.
“Kami berkomitmen menindaklanjuti hasil evaluasi ini agar pendirian BUMD dapat dilaksanakan secara bertahap, terukur, dan sepenuhnya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap rencana pendirian BUMD tersebut dapat segera terwujud. Dengan berdirinya BUMD, diharapkan potensi sumber daya lokal dapat dioptimalkan, nilai tambah ekonomi dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) meningkat, serta terbuka lapangan kerja baru yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Langkah koordinasi dengan pemerintah pusat ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Dharmasraya untuk memastikan setiap kebijakan pembangunan daerah selaras dengan arah kebijakan nasional, khususnya dalam penguatan tata kelola BUMD sebagai salah satu instrumen penggerak ekonomi daerah.(el)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Endra Yeni, perempuan yang akrab disapa Linda, tak kuasa menyembunyikan haru saat menerima kunci rumah Program Rumah Layak Huni Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang. Benda kecil itu menandai perubahan besar dalam hidupnya dan keluarga.
Setelah lebih kurang enam tahun bertahan dalam kondisi serba terbatas, ibu rumah tangga (IRT) yang tinggal di RT 1 RW 8, Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, itu kini memiliki rumah yang benar-benar layak untuk ditinggali.
Kunci rumah bantuan tersebut diserahkan oleh Staf TJSL PT Semen Padang, Firma Yudi. Momen sederhana namun sarat makna itu menjadi penanda berakhirnya satu babak kehidupan Linda dan keluarganya yang penuh perjuangan, sekaligus awal baru yang lebih manusiawi.
Sebelumnya, Linda bersama lima anaknya yang masih kecil tinggal di rumah yang jauh dari kata layak. Atap rumah rendah dan bocor saat hujan, dinding hanya terbuat dari triplek tipis, sementara lantainya masih berupa tanah. Dalam kondisi demikian, Linda berusaha bertahan dan membesarkan anak-anaknya dengan segala keterbatasan.
Kini, wajah Linda tampak berbeda. Senyum yang mengembang menandai rasa lega yang selama ini terpendam. Rumah baru seluas 40 meter persegi yang dibangunkan untuknya menggunakan material SEPABLOCK, produk inovasi PT Semen Padang. Rumah tersebut berdiri kokoh dengan satu kamar tidur, lantai yang layak, serta sirkulasi udara yang lebih sehat. Bagi Linda, rumah ini bukan sekadar bangunan, melainkan wujud nyata harapan yang akhirnya terwujud.
“Terima kasih kepada PT Semen Padang, Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang, dan semua pihak yang telah membantu. Saya tidak tahu harus berkata apa selain bersyukur,” ucap Linda haru sambil mengusap air matanya.
Ketua Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang, Maulana Sardi, menyampaikan rasa syukur atas rampungnya pelaksanaan program Rumah Layak Huni tersebut. Menurutnya, penyerahan kunci ini bukan hanya seremonial, melainkan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan warga dapat hidup lebih layak.
“Kami berharap Linda dan keluarganya dapat memanfaatkan rumah ini sebaik-baiknya. Semoga rencana ke depannya segera terealisasi. Sebagai IRT dengan lima anak, Linda berencana berjualan di depan rumah. Mudah-mudahan ke depan rezekinya semakin bertambah dan keluarga ini bisa hidup lebih sehat serta sejahtera,” ujar Sardi.
Penetapan Linda sebagai penerima manfaat melalui proses yang panjang dan terbuka. Program Rumah Layak Huni ini diawali dari usulan masyarakat, kemudian dilanjutkan dengan survei lapangan.
Pada tahun 2025, terdapat 12 rumah tangga miskin (RTM) yang diusulkan dan disurvei, sebelum akhirnya diputuskan bersama bahwa Linda merupakan warga yang paling layak menerima bantuan.
Sardi menambahkan bahwa pembangunan rumah tersebut tidak hanya bersumber dari dana CSR PT Semen Padang. Swadaya masyarakat juga turut berperan besar sehingga luas bangunan dapat ditingkatkan dari rencana awal 36 meter persegi menjadi 40 meter persegi. “Kualitas bangunan pun ikut ditingkatkan, mulai dari penggunaan loteng hingga pemilihan kunci rumah yang lebih baik dan aman,” ujarnya.
LCO Koto Lalang, Jefri Alfikri, menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan Rumah Layak Huni bagi Linda tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak. Kolaborasi antara PT Semen Padang, Forum Nagari, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi kunci utama kelancaran program.
“Dengan sinergi yang kuat, program ini bisa berjalan dengan baik. Tujuan utamanya adalah mengurangi angka kemiskinan di Kelurahan Koto Lalang serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Jefri.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa program Rumah Layak Huni yang dilaksanakan melalui Forum Nagari Kelurahan Koto Lalang merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah ring 1 perusahaan. Program ini menjadi wujud nyata kepedulian PT Semen Padang sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitar area operasional.
“PT Semen Padang berkomitmen untuk terus hadir dan tumbuh bersama masyarakat. Program Rumah Layak Huni ini tidak hanya bertujuan menyediakan hunian yang aman dan sehat, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas hidup penerima manfaat serta keluarganya,” ujar Win Bernadino.
Ia menambahkan, pelaksanaan program berbasis kolaborasi dengan Forum Nagari dan partisipasi aktif masyarakat menjadi kekuatan utama dalam memastikan bantuan tepat sasaran. Ke depan, PT Semen Padang akan terus mendukung program-program sosial yang berorientasi pada pengurangan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan, dan pembangunan berkelanjutan di lingkungan sekitar perusahaan.
Program Rumah Layak Huni ini sejalan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya memperkuat pembangunan sumber daya manusia, mengentaskan kemiskinan, serta menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
Pasbar ,Lintas Media News Com.
Satuan Tugas dan Sapu Bersih Pangan Kabupaten Pasaman Barat melaksanakan pengawasan terhadap ketersediaan stok dan stabilitas harga bahan pokok. Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan pasokan pangan tetap aman serta mencegah praktik penimbunan, permainan harga, dan distribusi ilegal yang dapat merugikan masyarakat, khususnya menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pengawasan tersebut merupakan bentuk sinergi antara Polri, pemerintah daerah, dan instansi terkait dalam menjaga stabilitas pangan serta melindungi kepentingan masyarakat.
Kamis ,5/2 pengawasan dilakukan di sejumlah lokasi, di antaranya retail modern Sejati Swalayan dan beberapa toko beras di Kecamatan Pasaman. Kegiatan pengawasan oleh Satgas Saber Pangan akan terus dilaksanakan secara berkala maupun insidentil guna menjaga stabilitas pasokan dan melindungi masyarakat luas.
Ketua Pelaksana Satgas Saber Pangan Kabupaten Pasaman Barat, Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu Habib Fuad Alhafsi, menyampaikan bahwa pengawasan dilakukan secara langsung dengan mengecek stok, harga jual, serta kelancaran distribusi bahan pokok, seperti beras, minyak goreng, gula, telur, daging ayam, daging sapi, dan komoditas pangan lainnya.
Dari hasil pemantauan sementara, Satgas mendapati bahwa ketersediaan bahan pokok masih mencukupi dan harga relatif stabil. Namun demikian, masih ditemukan beberapa harga jual di tingkat konsumen yang berada di atas Harga Eceran Tertinggi .
Ia menegaskan, Satgas akan menindak tegas pelaku usaha yang terbukti melakukan penimbunan maupun menaikkan harga secara tidak wajar.
Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak melakukan pembelian secara berlebihan serta segera melaporkan kepada pihak berwenang apabila menemukan indikasi pelanggaran di bidang pangan. FC