Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
Lintasmedia News
Dalam sidang uji materi Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen di Mahkamah Konstitusi, belum lama ini, Senin (25/5/2026), Ketua Umum Asosiasi Dosen Indonesia Mohammed Ali Berawi mengungkapkan banyak dosen di Indonesia terpaksa mencari pekerjaan tambahan di luar kampus untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.
Kondisi demikian menurut Ali, berdampak langsung pada kemampuan dosen menjalankan Tridharma Perguruan Tinggi, yakni pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Ditegaskan Ali, bagaimana dosen dapat menjalankan tugas akademik secara optimal jika pada saat yang sama masih harus memikirkan kebutuhan dasar keluarganya.
Untuk itu, ADI meminta negara lebih berpihak pada kesejahteraan dosen melalui reformasi pendidikan tinggi.
Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), konstituen Dewan Pers, turut menyatakan dukungannya terhadap usulan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI), dalam memperjuangkan standar gaji para dosen di tanah air.
Ketua Umum SMSI Pusat, Firdaus dalam keterangannya pada awak media menyebut, sudah selayaknya para pengajar di universitas (dosen) mendapatkan kenaikan gaji/upah.
"Bukan hanya tentang peningkatan kesejahteraan, hal ini menyangkut masa depan pendidikan di Indonesia," ujar Firdaus, Jumat (29/5/2026).
Firdaus menyebut, di kawasan Asia Tenggara, Indonesia menjadi negara paling buncit dalam standar upah para dosen.
"Rata-rata gaji dosen di Indonesia hanya berkisar Rp 3,36 juta per bulan, jauh dari layak dibandingkan negara-negara tetangga yang memberikan standar gaji yang layak untuk dosen. Untuk itu, SMSI mendukung perjuangan kawan-kawan ADI dalam memperjuangkan standar gaji yang layak bagi para dosen di MK. Nah hal ini juga tentunya akan berdampak pada sumberdaya SMSI dimasa akan datang," pungkas Firdaus.
Pasaman barat, Lintasmedia News – Tim Opsnal Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), meringkus pelaku tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Pelaku berinisial RE (43), diringkus oleh petugas di Jorong Batang Tian Nagari Lingkuang Aua Kecamatan Pasaman pada Selasa (26/5/2026) sekitar pukul 19.30 WIB.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K mengatakan, penangkapan terhadap pelaku RE, berdasarkan Laporan Polisi nomor : LP/B/104/V/2026/SPKT/Polres Pasaman Barat/Polda Sumatera Barat tanggal 10 Mei 2026.
"Pelaku diduga melakukan pencurian satu unit sepeda motor satu unit sepeda motor merk Honda Stylo warna cream Nomor Polisi BA 6691 SAE milik orang tuanya bernama Asnam," katanya.
Diterangkan, peristiwa tersebut terjadi di rumah orang tuanya, yang berada di Pasaman Baru Nagari Lingkuang Aua, Kecamatan Pasaman pada Minggu (10/5/2026) sekitar pukul 16.00 WIB.
Sepeda motor tersebut dibawa kabur oleh pelaku, saat sedang terparkir di teras rumah orang tuanya menggunakan kunci remot ganda yang diambil di dalam kamar adik pelaku pada April 2026.
"Mengetahui sepeda motor sudah tidak berada di tempat semula, korban (orang tua pelaku) melaporkan peristiwa itu ke SPKT Polres Pasaman Barat," terangnya.
Setelah melalui tahapan penyelidikan, petugas mendapat informasi dari salah satu teman anak korban melihat sepeda motor tersebut dikuasai oleh orang lain.
"Setelah ditelusuri, sepeda motor itu digadaikan oleh pelaku kepada seseorang yang beralamat di Batang Tian Pasaman Baru senilai Rp. 5 juta," tuturnya.
Berdasarkan bukti permulaan yang cukup, petugas memperoleh informasi bahwa pelaku sedang berada di rumah temannya di Jorong Batang Tian Kecamatan Pasaman.
"Untuk menghindari petugas, pelaku sempat bersembunyi di tempat yang gelap di sekitar area rumah temannya, namun pelaku berhasil diringkus oleh tim Opsnal tanpa perlawanan," ucapnya.
Kasat Reskrim menjelaskan, pelaku mengakui perbuatannya, dan telah melakukan perbuatan yang sama sebanyak empat kali, namun keluarga tidak melaporkan kejadian tersebut kepada pihak Kepolisian.
"Pelaku nekat mencuri sepeda motor karena merasa sakit hati tidak diberi uang oleh orang tuanya. Sementara uang hasil gadai sepeda motor digunakan untuk biaya kebutuhan sehari-hari," jelasnya.
Ditambahkan, petugas menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Honda Stylo warna cream Nomor Polisi BA 6691 SAE.
"Pelaku beserta barang bukti telah di bawa ke Mapolres Pasaman Barat untuk proses hukum lebih lanjut," pungkasnya.
Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 477 ayat (1) huruf e Jo Pasal 481 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman tujuh tahun penjara. (***)
MERANTI, Lintasmedia News– Dalam mendukung program ketahanan pangan nasional, Bhabinkamtibmas Desa Anak Setatah dari Polsek Rangsang Barat melaksanakan peninjauan Pekarangan Pangan Bergizi milik warga di Desa Sialang Pasung, Kecamatan Rangsang Barat, Kamis (28/05/2026).
Kegiatan berlangsung di Jalan Surau Nurul Iman RT 015/RW 006 dengan sasaran pekarangan pangan bergizi milik warga bernama Kamiruddin.
Peninjauan dilakukan sebagai bentuk dukungan Polri terhadap program pemerintah pusat dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian masyarakat di tingkat desa.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, SH, SIK, MH melalui Kapolsek Rangsang Barat IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd menyampaikan bahwa kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Anak Setatah Bripka FL Gultom.
Dalam kegiatan itu, Bripka FL Gultom melakukan pengecekan langsung terhadap tanaman pangan milik warga berupa sayur-sayuran, seperti terong dan cabai, yang dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga sehari-hari.
Selain melakukan peninjauan, Bhabinkamtibmas juga memberikan edukasi dan motivasi kepada warga agar memanfaatkan lahan pekarangan rumah secara produktif serta tidak membiarkannya terbengkalai.
Warga juga diajak berdiskusi terkait kendala perawatan tanaman guna mencari solusi bersama.
Kapolsek Rangsang Barat menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap program Asta Cita pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan berbasis keluarga.
"Melalui pemanfaatan pekarangan rumah sebagai lahan pangan bergizi, diharapkan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pangan keluarga secara mandiri serta meningkatkan kesejahteraan ekonomi," ujarnya.
Program pekarangan pangan bergizi dinilai memberikan banyak manfaat bagi masyarakat, di antaranya membantu menghemat pengeluaran rumah tangga, menjamin ketersediaan pangan yang sehat dan higienis, serta berpotensi menambah penghasilan apabila hasil panen melimpah. Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam situasi aman dan kondusif.(Nina)
Suasana penyambutan Idul Adha menggema keseantero Paraman Ampalu,Nagari Rabi Jonggor, apalagi pada malamnya berkumandang Takbiran dari setiap Jorong, dengan berjalan kaki, baik kaum Muda atau pun Tua, begitu antusias ,mereka senang gembira- ria dengan lantunan Allahu Akbar......Allahu Akbar dengan berjejer dibelakang becak yang sudah dihiasi dengan berbagai Seni akan adanya penyembelihan Hewan Qurban pada esok harinya.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H,begitu hikmad dan sederhana ,namun penuh makna para perantau dari Padang,Padang Sidempuan,Madina ,Simpang Empat dan sekitarnya masih tampak berbaur dengan para kerabat,sanak famili serta masyarakat ,kendati pun Ekonomi sulit .
Amir Husin Ustazah yang didampingi Fajrin Hakiki sebagai Imam di lapangan hijau RT 01 Kayu Basilang ,Rabu 27/5 mengatakan betapa pentingnya peningkatan Ketakwaan kepada Allah ,karena dari dasar itulah dapat atau bisa melewati segala rintangan atau probelem dalam kehidupan ini, seraya berharap kepada yang hadir .
Tak hanya itu Ia katakan ,namun paparan panjang lebar dari sejarah keluarga Nabi Ibrahim dan Siti Hajar dengan dikaruniai seorang anak namanya Ismail yang ditinggalkan Ibrahim ,betapa,tandus lagi sunyi keadaan dan kehidupan yang mereka alami,namun karena dengan dasar Iman itulah dapat menerimanya.
Disisi lain yang tak kalah pentingnya adalah perlunya komunikasi Iman antara keluarga ,jangan terlalu sibuk dengan Dunia.
Jadikanlah setiap tetes darah hewan qurban yang mengalir bisa menghapus Dosa dan setiap helai bulunya bisa menjadi timbangan yang baik di Akhirat nanti terangnya.
Mursal Nasution Ketua PHBI Nagari Rabi Jonggor usai Sholat Idul Adha, 28/5 yang didampingi Adi Harindra saat dikonfirmasi terkait dengan pelaksanaan Idul Adha tahun ini berjalan sukses dan lancar , infak dan Wakap para kaum muslimin yang terkumpul ada sejumlah 25 juta rupiah dengan rincian peruntukannya adalah: Sekolah Muhammadiyah Rp. 6.250.000,- ,sekolah Tarbiyah Rp.6.250.000,- ,untuk 16 Musholla yang ada di ke Jorongan Rp.6.250.000,-serta Masjid Raya Al-Manar Rp.6.250.000,- dan harapannya ke depan masih perlu pengelolaan Sholat Idul Fitri dan Idul Adha dari Pemerintah Nagari terpilih bersama Panitia Pengurus Hari Besar Islam serta Jorong pungkas mantan guru sekolah Menengah ini.(yp)
Aceh Timur, Lintasmedia News—
Di Hari Raya Idul adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Qurban,merupakan salah satu hari besar yang paling mulia dalam kalender Islam.
Dengan penuh semangat dan kebersamaan karyawan PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara melaksanakan Qurban untuk karyawan dan masyarakat hal ini di lakukan untuk menjadi pengingat abadi akan nilai nilai keikhlasan, kepatuhan, dan kepedulian sosial yang telah di contoh kan oleh nabi Ibrahim alaihis salam.
Hari yang penuh berkah ini Diperayaan setiap tanggal 10 Dzulhijjah,
momentum ini di lakukan oleh PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara dengan menyembelih sebanyak 17 ekor sapi untuk masyarakat sekitar kebun dan para karyawan.
Manajer Kebun,Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama, menyampaikan kepada media bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan kebersamaan.
“Kegiatan kurban ini diharapkan dapat membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan seluruh karyawan,” ungkap Manajer Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama
Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Mei 2026 dengan penuh semangat dan kebersamaan karyawan,
(I)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar Walillahilham. Gema takbir berkumandang mengiringi langkah ribuan jamaah yang memadati lapangan Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang di kawasan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, untuk melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah, Rabu (27/5/2026) pagi.
Udara yang masih sejuk perlahan dipenuhi lantunan doa dan suasana khidmat pelaksanaan Salat Iduladha di kawasan industri semen pertama di Asia Tenggara tersebut. Tidak hanya sekadar menjadi ibadah tahunan, Salat Iduladha itu juga menjadi momentum kebersamaan antara perusahaan dan masyarakat yang selama lebih dari satu abad tumbuh berdampingan.
Salat Iduladha itu dihadiri Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, Komisaris Utama Werry Darta Taifur, serta karyawan Semen Padang Group beserta keluarga.
Salat dipimpin Ustaz Riko Pebrianto yang juga merupakan Imam Masjid Raya Jabal Rahmah Semen Padang. Sementara khatib adalah dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. H. Andriyaldi, Lc., M.A.
Di tengah kekhusyukan Iduladha, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengingatkan kembali makna besar di balik hari raya kurban. Iduladha bukan hanya tentang menyembelih hewan kurban, tetapi tentang kesediaan manusia menempatkan kepentingan yang lebih besar di atas kepentingan pribadi.
“Kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS mengajarkan tentang keikhlasan, ketaatan, dan pengorbanan. Nilai-nilai itu yang harus terus hidup dalam kehidupan kita,” ujar Pri Gustari di hadapan ribuan jamaah.
Iduladha tidak berhenti pada ritual ibadah. Tradisi berbagi hewan kurban menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perayaan tersebut. Untuk tahun ini, kata Pri Gustari, perusahaan menyalurkan sebanyak 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat sekitar perusahaan serta sejumlah instansi di Kota Padang.
“Bantuan sapi kurban ini bukan sekadar agenda tahunan. Bantuan ini telah menjadi simbol kedekatan perusahaan dengan lingkungan yang selama ini tumbuh bersama. Selain itu, bantuan ini juga merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan,” katanya.
Pri Gustari menyampaikan harapan agar perusahaan tetap mampu bertahan dan terus memberi manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap seluruh stakeholder bersama-sama menjaga Semen Padang yang kita cintai ini agar tetap kuat, terus berinovasi, dan menjadi kebanggaan Ranah Minang,” katanya.
Tiga Spirit Keteladanan Nabi Ibrahim AS
Sementara itu, Ustaz Andriyaldi dalam khutbahnya yang berjudul “Tiga Spirit Keteladanan Nabi Ibrahim AS” menyampaikan tiga nilai utama keteladanan Nabi Ibrahim.
Pertama, uswah atau teladan dalam menjelmakan hakikat tauhid yang sesungguhnya. Ia menjelaskan bahwa tauhid merupakan fondasi utama dalam Islam yang berimplikasi bahwa hanya Allah SWT yang berhak disembah dan hanya kepada-Nya manusia memohon pertolongan.
“Konsep ini secara tegas tercantum dalam kalimat syahadat dan terangkum dalam Al-Qur’an Surah Al-Fatihah ayat 5, ‘Iyyaka na’budu wa iyyaka nasta’in’ yang berarti ‘Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami memohon pertolongan’,” katanya.
Kedua, uswah dalam menghadapi berbagai ujian hidup. Menurutnya, Nabi Ibrahim AS merupakan salah satu nabi yang mendapatkan julukan mulia karena ketabahan dan ketaatannya dalam menghadapi ujian Allah SWT, mulai dari dibakar, diusir, tidak memiliki keturunan selama 86 tahun, membangun Ka’bah, hingga diperintahkan menyembelih anaknya sendiri.
“Kisah Nabi Ibrahim AS adalah potret hamba yang totalitas dalam kepasrahan kepada Allah SWT. Karena itu, Nabi Ibrahim AS dijuluki Imam atau Ummah (pemimpin), Uswah (teladan), Khalilullah (kekasih Allah), dan Ulul Azmi (nabi dengan keteguhan hati tinggi),” ujarnya.
Ketiga, sosok pribadi visioner. Nabi Ibrahim AS, kata Ustaz Andriyaldi, merupakan sosok yang memikirkan generasi berikutnya. Kepeduliannya tidak hanya sebatas materi, tetapi juga mencakup aspek spiritual, fisik, intelektual, hingga sosial yang diwariskan kepada keturunannya.
Nabi Ibrahim mendidik keturunannya dengan cara yang demokratis dan penuh kasih sayang, bukan secara otoriter. Ia juga senantiasa berdoa agar keturunannya menyembah Allah SWT, bukan berhala. Kepedulian Nabi Ibrahim bahkan melampaui zamannya sendiri, termasuk mendoakan kehadiran Nabi Muhammad SAW sebagai keturunannya yang akan membawa pencerahan bagi generasi setelahnya.
“Kemudian, Nabi Ibrahim juga berdoa untuk keturunannya sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an Surat Ibrahim ayat 40 yang artinya, ‘Ya Tuhanku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap mendirikan salat. Ya Tuhan kami, perkenankanlah doaku’,” katanya. (*)
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah Kota Bukittinggi melaksanakan Shalat Idul Adha 1447 Hijriah, Rabu (27/05) di Lapangan Wirabraja. Pelaksanaan Shalat berlangsung khidmat, diikuti langsung oleh Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias, Wakil Wali Kota, serta unsur Forkopimda dan masyarakat Kota Bukittinggi.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Irwan, menyampaikan, pada Hari Raya Idul Adha terdapat dua ibadah utama yang dilaksanakan umat Islam, yaitu ibadah haji dan ibadah qurban. Ia mendoakan seluruh jemaah haji asal Bukittinggi, Sumatra Barat, maupun Indonesia agar diberikan keselamatan selama menjalankan ibadah dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur.
Irwan mengatakan, dalam pelaksanaan Shalat Idul Adha tahun ini, bertindak sebagai imam Darul Asfani, S.Ag., M.H., yang merupakan Dewan Hakim MTQ tingkat Provinsi Sumatra Barat asal Kota Bukittinggi. Khatib Shalat Idul Adha dipercayakan kepada Muchlis Bahar, Lc., M.Ag., Guru Besar UIN Imam Bonjol Padang.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini menjadi sangat istimewa karena bertepatan dengan momentum bersejarah 100 tahun Jam Gadang. Dua momentum besar tersebut menjadi pengingat penting bagi seluruh masyarakat untuk terus memperkuat persatuan, menjaga nilai agama dan adat, serta membangun ketahanan keluarga di tengah tantangan sosial yang semakin kompleks.
Diterangkannya bahwa ancaman penyakit masyarakat, narkoba, pergaulan bebas hingga perilaku menyimpang LGBT harus menjadi perhatian bersama. Keluarga harus menjadi benteng utama melalui penguatan pendidikan agama, kasih sayang dan pengawasan terhadap anak-anak
Ia menambahkan, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama seluruh unsur masyarakat menolak segala bentuk perilaku yang bertentangan dengan norma agama dan adat Minangkabau. Untuk itu Pemko terus berupaya mengantisipasi persoalan ini dengan menjalankan program Sekolah Keluarga Gemilang. (Sandra)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Menyambut Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah/2026 Masehi, PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya kepada masyarakat melalui penyaluran puluhan hewan kurban ke berbagai wilayah, terutama di lingkungan perusahaan. Tahun ini, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk dan perusahaan semen tertua di Asia Tenggara itu menyalurkan 36 ekor sapi kurban yang didistribusikan secara bertahap, baik secara simbolis maupun langsung, pada 25–26 Mei 2026.
Penyaluran hewan kurban tersebut menjadi bagian dari Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan yang secara konsisten dijalankan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat di lingkungan operasional perusahaan maupun berbagai lembaga dan institusi di Sumatera Barat.
Prosesi penyerahan sapi kurban secara simbolis antara lain dilakukan kepada Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, didampingi Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan Idris, serta Kepala Unit CSR Hernes.
Suasana penyerahan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Bagi masyarakat sekitar, bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi juga simbol kedekatan perusahaan dengan warga yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, melalui Program TJSL pada 2026, PT Semen Padang menyerahkan total 36 ekor sapi kurban kepada masyarakat. Bantuan itu merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung kebutuhan masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya Iduladha.
Pri menegaskan, PT Semen Padang senantiasa berkomitmen menjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung dengan masyarakat di lingkungan perusahaan melalui berbagai upaya pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan hewan kurban ini dapat terdistribusi dengan baik, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang berhak menerima dan membutuhkan,” katanya.
“Kami juga memohon doa dan dukungan dari masyarakat agar PT Semen Padang senantiasa diberikan kelancaran, keberkahan, dan kemajuan dalam operasional maupun usahanya, sehingga perusahaan dapat terus meningkatkan kontribusi serta memberikan manfaat yang lebih luas kepada masyarakat,” sambungnya.
Bantuan tersebut mendapat sambutan positif dari Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asril Adjis Rajo Bujang. Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang telah menjadi agenda rutin yang selalu dinantikan masyarakat setiap tahun.
Ia mengatakan hubungan antara masyarakat Lubuk Kilangan dan PT Semen Padang selama ini terjalin baik, terutama melalui berbagai program sosial dan bantuan kemasyarakatan yang terus digulirkan perusahaan.
“Ini merupakan agenda rutin dari PT Semen Padang. Kami menerima setiap tahun, dan bantuan PT Semen Padang untuk Lubuk Kilangan sangat banyak. Untuk kurban ini, harapannya terus berlanjut,” katanya.
Atas nama KAN dan masyarakat Lubuk Kilangan, Asril menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang atas perhatian yang terus diberikan kepada anak nagari.
“Kami atas nama KAN mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada PT Semen Padang. Bantuan ini nantinya akan kami distribusikan kepada anak kemenakan kami,” ujarnya.
Hal serupa disampaikan Ketua KAN Limau Manis Zulkifli Dt Gamuyang. Ia menyebut bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang sangat membantu masyarakat di wilayahnya, terutama dalam menyambut hari besar keagamaan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang terus peduli kepada masyarakat adat dan masyarakat sekitar. Sebagai perwakilan masyarakat yang berdekatan dengan PT Semen Padang, kami mendukung program-program yang digagas PT Semen Padang, terutama untuk pemberdayaan masyarakat,” katanya.
Selain disalurkan secara simbolis kepada KAN Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manis, penyerahan sapi kurban juga dilakukan di Masjid Nurul Wujud, Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.
Ketua Pengurus Masjid Nurul Wujud Mulyadi mengatakan bantuan hewan kurban dari PT Semen Padang telah berlangsung rutin sejak lama dan menjadi bentuk perhatian perusahaan yang sangat dirasakan masyarakat sekitar masjid.
“Alhamdulillah kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang. Bantuan sapi kurban dari PT Semen Padang selalu rutin setiap tahunnya, kira-kira sejak tahun 2000-an,” katanya.
Menurut dia, keberlanjutan bantuan tersebut mencerminkan konsistensi perusahaan dalam menjaga hubungan sosial dan spiritual dengan masyarakat di sekitar lingkungan operasional perusahaan.
Tak hanya untuk masyarakat dan lembaga adat, penyaluran hewan kurban PT Semen Padang juga menyasar sejumlah institusi dan organisasi.
Melalui penyaluran 36 sapi kurban tersebut, PT Semen Padang kembali menegaskan posisinya bukan hanya sebagai perusahaan industri strategis nasional, tetapi juga bagian dari kehidupan sosial masyarakat Sumatera Barat yang terus hadir dan tumbuh bersama warga.
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan keagamaan dan mempererat hubungan sosial dengan masyarakat melalui pelaksanaan Salat Iduladha 1447 Hijriah yang akan digelar pada Rabu (27/5/2026) di Plaza Kantor Pusat PT Semen Padang.
Bekerja sama dengan Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, pelaksanaan salat tersebut menjadi wujud kebersamaan perusahaan dan masyarakat dalam memakmurkan syiar Islam, khususnya pada momentum Hari Raya Iduladha.
Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda rutin perusahaan dalam memperingati hari besar keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin mempererat ukhuwah dan kebersamaan, serta menjadikan Iduladha sebagai momentum untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT. Ini juga bagian dari syiar Islam yang terbuka dan penuh makna,” ujar Idris, Senin (25/5/2026).
Ia menyebutkan, Salat Iduladha dijadwalkan dimulai pukul 07.00 WIB. Panitia mengimbau jamaah hadir setidaknya 15 menit sebelum pelaksanaan salat agar ibadah berlangsung tertib dan khusyuk.
Untuk mengantisipasi cuaca buruk, panitia juga menyiapkan lokasi alternatif. “Apabila hujan turun menjelang pelaksanaan salat, maka salat akan dipindahkan ke Masjid Raya Jabal Rahmah PT Semen Padang,” kata Idris.
Pada pelaksanaan salat nanti, panitia menghadirkan Dosen UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. H. Akhi Andriyaldi, Lc., MA sebagai khatib. Sementara itu, imam salat dipercayakan kepada Ustaz Riko Febrianto, S.Pd.I yang merupakan Imam Masjid Raya Jabal Rahmah.
Menurut Idris, momentum Hari Raya Iduladha bukan hanya tentang ibadah kurban, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Untuk itu, kami mengundang seluruh karyawan Semen Padang Group beserta keluarga dan masyarakat sekitar perusahaan untuk bersama-sama merayakan Iduladha. Kebersamaan ini akan memperkuat semangat persaudaraan dan memperluas syiar Islam,” katanya.
Pelaksanaan Salat Iduladha ini juga menjadi bagian dari peran sosial PT Semen Padang yang terus berupaya hadir dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, tidak hanya melalui kegiatan bisnis, tetapi juga di bidang sosial dan keagamaan.
Melalui kegiatan tersebut, PT Semen Padang berharap semangat Iduladha dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk memperkuat nilai pengorbanan, kepedulian, dan kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. (*)