Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
Padang, Lintasmedia News,–Kabar gembira bagi lulusan SMA sederajat di Kota Padang yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memiliki peluang kerja yang jelas setelah lulus. Pemerintah Kota Padang melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara membuka kesempatan beasiswa pendidikan vokasi bekerja sama dengan Politeknik Kirana dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemko Padang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja. Tidak hanya menawarkan pendidikan berkualitas, program tersebut juga membuka peluang bagi para lulusan untuk berkarier di lingkungan Lion Group, salah satu kelompok usaha penerbangan terbesar di Indonesia.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, pendidikan vokasi saat ini menjadi salah satu jalur yang paling dibutuhkan untuk menjawab tantangan dunia kerja modern. Dengan menghubungkan pendidikan dan kebutuhan industri secara langsung, lulusan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.
Program beasiswa tersebut menawarkan tiga program studi unggulan, yakni D4 Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara, D4 Teknologi Rekayasa Avionik, serta D4 Manajemen Logistik. Ketiga program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan sektor penerbangan dan logistik yang terus berkembang di Indonesia.
Keunggulan utama program ini adalah keterhubungannya dengan dunia industri. Proses pembelajaran tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga didukung oleh praktik dan pengalaman industri yang terintegrasi dengan ekosistem Lion Group. Mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran dari tenaga pengajar profesional serta praktisi yang berpengalaman di bidangnya.
Politeknik Kirana sendiri merupakan institusi pendidikan vokasi yang berada di bawah naungan Lion Group. Kampus tersebut didirikan untuk mencetak tenaga profesional di bidang penerbangan, avionik, serta logistik yang siap terjun ke dunia industri. Dukungan langsung dari berbagai anak perusahaan Lion Group menjadi nilai tambah yang menjadikan kampus ini memiliki daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa program beasiswa ini terbuka bagi lulusan SMA sederajat yang berdomisili di Kota Padang.
Adapun persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta antara lain merupakan lulusan tahun 2025 atau 2026, memiliki KTP Kota Padang, serta belum pernah menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Persyaratan tersebut dibuat agar kesempatan beasiswa dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda yang baru menyelesaikan pendidikan menengah.
Pendaftaran program telah dibuka melalui laman resmi Politeknik Kirana. Untuk memberikan pemahaman yang lebih lengkap kepada calon peserta dan orang tua, Pemko Padang juga menggelar kegiatan sosialisasi yang membahas berbagai aspek program, mulai dari mekanisme pendaftaran hingga prospek kerja setelah lulus.
Selain sosialisasi, peserta juga akan mengikuti tahapan seleksi yang terdiri dari ujian tahap pertama dan tahap kedua. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2026 dengan melibatkan siswa dan orang tua agar memperoleh gambaran yang jelas mengenai program yang ditawarkan.
Salah satu alasan utama Pemko Padang memilih Politeknik Kirana sebagai mitra adalah karena tingginya peluang kerja bagi para lulusannya. Keterkaitan langsung dengan industri penerbangan membuat mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja.
Sejumlah kerja sama yang telah dijalin Politeknik Kirana dengan berbagai institusi pendidikan sebelumnya juga menunjukkan komitmen kampus tersebut dalam mencetak tenaga profesional yang siap bekerja. Beberapa program bahkan membuka peluang ikatan dinas dan penempatan kerja di lingkungan Lion Group setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.
Program Beasiswa Padang Juara bersama Politeknik Kirana diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda Kota Padang yang unggul, terampil, dan memiliki daya saing tinggi. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, pendidikan yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri menjadi salah satu solusi penting dalam menyiapkan masa depan generasi muda.
Melalui program ini, Pemerintah Kota Padang berharap semakin banyak putra-putri daerah yang memperoleh akses pendidikan berkualitas sekaligus memiliki peluang karier yang lebih luas setelah menyelesaikan studi. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya menjadi sarana memperoleh ilmu, tetapi juga menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera. (***)
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi menggelar Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati seratus tahun Jam Gadang tersebut berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis, (18/06).
Gubernur Sumatera Barat diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Jasman, mengatakan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah dan menghormati perjalanan panjang perjuangan bangsa. Sejak berdiri pada 20 Juni 1926, Jam Gadang telah berkembang menjadi identitas, kebanggaan, sekaligus simbol sejarah Kota Bukittinggi yang menjadi saksi berbagai fase perjalanan bangsa hingga era pembangunan saat ini.
Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi momentum untuk mengangkat kembali sejarah perjuangan bangsa yang tidak bisa dipisahkan dari Bukittinggi. Ia menyebutkan, Bukittinggi pernah menjadi ibu kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dan menjadi penyelamat eksistensi Republik Indonesia saat masa krisis. Karena itu, Bukittinggi sangat layak menyandang predikat Kota Perjuangan, bahkan menjadi daerah yang memiliki khusus berdasarkan nilai sejarah yang dimilikinya.
Sementara itu, Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan, Agus Mulyana, memberikan apresiasi kepada Pemko Bukittinggi yang dinilai memiliki kepedulian besar terhadap pelestarian sejarah. Menurutnya, tidak banyak daerah yang secara konsisten menggelar kegiatan untuk mengangkat kembali peran daerahnya dalam perjalanan sejarah bangsa. Ia menilai Bukittinggi memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia, baik sebagai kota yang berkembang pada masa kolonial maupun sebagai pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) saat masa revolusi kemerdekaan.
Demikian halnya, Tan Sri Dato' Seri Utama Dr. Rais Yatim, juga menyampaikan, Jam Gadang adalah simbol yang mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya Minangkabau. (Sandra)
Padang Pariaman– Lintas Media News, com. Suasana penuh haru, semangat, dan kebanggaan mewarnai Hall IKK Padang Pariaman saat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang diinisiasi Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) DPD Padang Pariaman menggelar **Lomba Kreativitas Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) se-Kabupaten Padang Pariaman**, Kamis (18/6/2026)
Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 tersebut diikuti oleh **78 peserta dari 13 Sekolah Luar Biasa (SLB)** se-Kabupaten Padang Pariaman. Para peserta menampilkan berbagai bakat dan kemampuan terbaik mereka melalui lomba **solo song, tari, dan pantomim**.
Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ketua GOW Kabupaten Padang Pariaman, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua KICI Kabupaten Padang Pariaman, penasehat GOW, para ketua organisasi wanita se-Kabupaten Padang Pariaman, pengurus GOW, dewan juri, serta kepala sekolah dan guru pendamping dari SLB se-Kabupaten Padang Pariaman.
Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bentuk nyata kepedulian dan komitmen pemerintah daerah bersama GOW dalam memberikan ruang yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berkembang dan menunjukkan potensinya.
anugerah yang sangat berharga bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.
"Setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan yang layak, serta kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya," ujar Bupati.
Pada kesempatan itu, John Kenedy Azis mengaku bangga menyaksikan langsung berbagai penampilan yang ditunjukkan para peserta.
“Tadi kita menyaksikan ada yang membaca Al-Qur’an dengan baik dan tajwid yang tepat. Ada pula yang bernyanyi dengan suara yang bagus dan berani tampil di hadapan banyak orang. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar yang harus terus kita dukung,” ungkapnya
Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pendidikan inklusif, Bupati juga menyampaikan rencananya untuk membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) yang lebih representatif dengan fasilitas yang lebih lengkap guna mendukung pengembangan potensi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Padang Pariaman.
Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Padang Pariaman, **Resty Yulandari Rahmat**, menyampaikan apresiasi kepada KICI Padang Pariaman yang telah menginisiasi kegiatan tersebut.
“Kegiatan ini tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama untuk memberikan ruang berkarya dan kesempatan tampil bagi anak-anak, khususnya anak berkebutuhan khusus. Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.
Setelah seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan solo song dan Pantomim yang memukau para hadirin, sebelum seluruh peserta mengikuti rangkaian perlombaan sesuai kategori yang dilombakan.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap dapat terus mendorong terwujudnya lingkungan yang ramah, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang seluruh anak tanpa terkecuali. Sebab, di balik setiap keterbatasan, tersimpan potensi dan prestasi yang dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah, bahkan bangsa.
(Rls cominfo Len)
pasamanbarat, Lintasmedia News– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pasaman Barat menggelar kegiatan Bakti Kesehatan berupa donor darah, khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dipusatkan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat, Kamis (18/6/2026).
Kegiatan sosial yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.
Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Bhayangkara yang tahun ini genap memasuki usia delapan dekade.
“Kegiatan ini digelar sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” ujar Kapolres.
Dalam pelaksanaannya, Polres Pasaman Barat menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat dan Palang Merah Indonesia Kabupaten Pasaman Barat untuk menyukseskan kegiatan kemanusiaan tersebut.
Masyarakat yang hadir memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, mulai dari pengobatan gratis, pemeriksaan gula darah, pengecekan tekanan darah hingga khitanan massal bagi anak-anak. Kehadiran layanan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh akses kesehatan tanpa dipungut biaya.
Kapolres menjelaskan bahwa selain melibatkan masyarakat, pihaknya juga mengajak seluruh personel Polres Pasaman Barat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.
“Selain itu, personel Polres Pasaman Barat juga kami anjurkan untuk mendonorkan darahnya melalui PMI Kabupaten Pasaman Barat untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan darah,” ungkapnya.
Menurut Kapolres, melalui kegiatan sosial seperti ini, Polri terus berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.
“Polri Untuk Masyarakat” bukan hanya sebuah tema Hari Bhayangkara tahun ini, namun menjadi wujud pengabdian kami melalui pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, Polres Pasaman Barat berhasil melayani sebanyak 127 orang melalui program pengobatan gratis yang meliputi pemeriksaan gula darah, pemberian obat dan multivitamin oleh dokter umum, serta pengecekan tekanan darah.
Selain itu, sebanyak 30 anak mengikuti program khitanan massal yang dilaksanakan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat. Usai menjalani khitanan, para peserta juga menerima bingkisan dan tali asih dari Polres Pasaman Barat.
“Tidak hanya itu, kami juga melayani 30 anak yang melaksanakan khitanan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat dengan pelayanan langsung dari dokter, dan kami juga memberikan bingkisan serta tali asih kepada anak-anak yang telah selesai menjalani khitanan,” jelas Kapolres.
Sementara itu, dari kegiatan donor darah yang dilaksanakan, Polres Pasaman Barat berhasil mengumpulkan sebanyak 55 kantong darah dari berbagai golongan. Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PMI Kabupaten Pasaman Barat untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Kegiatan bakti kesehatan yang berakhir sekitar pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Pasaman Barat, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, personel Polres Pasaman Barat, personel Kompi C Sat Brimob Polda Sumbar, personel TNI Koramil 0305/Pasaman, serta pengurus Bhayangkari Polres Pasaman Barat. (HumasResPasbar)