Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

 

Sumbar, Lintasmedia News– Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumbar berhasil melampaui target pengungkapan perkara dalam pelaksanaan Operasi Pekat Singgalang 2026 dan Operasi Sikat Singgalang 2026. Keberhasilan tersebut menjadi bukti komitmen Polda Sumbar dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum yang profesional dan terukur.


Capaian tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang dipimpin Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumbar Kombes Pol. Teddy Fanani, di Ruang Hoegeng Lantai IV Mapolda Sumbar, Kamis (6/8).


Kombes Pol. Teddy Fanani menjelaskan, Operasi Pekat Singgalang 2026 yang dilaksanakan pada 12 hingga 25 Februari 2026 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan. Pada tingkat Ditreskrimum, dari target empat perkara berhasil diungkap tujuh perkara atau mencapai 175 persen. 


Sementara jajaran Polres yang memiliki target 24 perkara berhasil mengungkap 54 perkara atau mencapai 225 persen. Secara keseluruhan, Operasi Pekat Singgalang mencatat capaian 217 persen dari target yang ditetapkan.


Tujuh perkara yang ditangani Ditreskrimum terdiri dari enam kasus perjudian dan satu tindak pidana perdagangan orang (TPPO), dengan delapan tersangka yang seluruhnya laki-laki. Barang bukti yang diamankan di antaranya enam unit telepon genggam, uang tunai, kartu permainan judi, serta satu kotak alat kontrasepsi.


“Capaian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan Operasi Pekat berjalan efektif. Seluruh target berhasil kami lampaui dan seluruh perkara yang ditangani Ditreskrimum telah diselesaikan hingga tahap II, yaitu penyerahan tersangka dan barang bukti kepada kejaksaan,” ujar Kombes Pol. Teddy Fanani.


Pada Operasi Sikat Singgalang 2026 yang berlangsung selama 25 Juni hingga 8 Juli 2026, Ditreskrimum juga berhasil memenuhi seluruh target operasi dengan mengungkap empat perkara dari empat target atau mencapai 100 persen. Sementara jajaran Polres berhasil mengungkap 43 perkara dari target 24 perkara atau mencapai 179 persen. Secara gabungan, Operasi Sikat Singgalang mencatat capaian 168 persen dari target yang telah ditentukan.


Perkara yang diungkap Ditreskrimum terdiri atas dua kasus pencurian dengan pemberatan (curat), satu kasus pencurian dengan kekerasan (curas), dan satu kasus penadahan. Enam tersangka berhasil diamankan bersama barang bukti berupa enam unit telepon genggam, dua buah kotak, satu unit mobil Toyota Calya, dan satu kotak alat kontrasepsi. Seluruh perkara yang ditangani Ditreskrimum telah memasuki tahap II, sedangkan sebagian perkara di jajaran Polres masih dalam proses penyidikan.


“Melalui Operasi Sikat Singgalang, kami berupaya menekan angka kejahatan konvensional, khususnya kasus pencurian yang meresahkan masyarakat. Penindakan akan terus dilakukan secara profesional agar situasi kamtibmas di Sumatera Barat tetap aman dan kondusif,” kata Kombes Pol. Teddy Fanani.


Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan, capaian yang diraih selama pelaksanaan kedua operasi tersebut menjadi bukti keseriusan Polda Sumbar dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui penegakan hukum yang berkelanjutan.


“Kami mengapresiasi capaian yang telah diraih selama pelaksanaan Operasi Pekat Singgalang dan Operasi Sikat Singgalang 2026. Ke depan, kinerja yang baik ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk berperan aktif menjaga situasi kamtibmas dengan melaporkan setiap tindak pidana maupun aktivitas yang meresahkan di lingkungan masing-masing,” ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.


Polda Sumbar menegaskan akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum melalui berbagai operasi kepolisian sebagai langkah menciptakan situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Sumatera Barat.

 

PADANG, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar acara silaturahmi bersama insan pers se-Sumatera Barat dengan mengusung tema "Duduak Basamo Kapolda Sumbar jo Insan Pers Se-Sumatera Barat", Rabu, 5 Agustus 2026, di Restoran Suaso Padang.


Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar serta Kabidhumas Polda Sumbar. Hadir pula Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Widya Navies, bersama para pengurus PWI, jajaran insan pers, dan pimpinan redaksi media dari berbagai platform di Sumbar.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan silaturahmi bertajuk "Duduak Basamo" ini. Menurutnya, pers dan kepolisian merupakan dua institusi penting yang memiliki peran strategis di tengah masyarakat.


"Pers dan kepolisian merupakan dua institusi yang memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Kepolisian bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, sementara kami dari pers menjalankan fungsi kontrol sosial, edukasi, dan penyampaian informasi kepada publik, di mana keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Widya Navies.


Widya juga berharap kepemimpinan Kapolda Sumbar yang baru di bawah komando Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy dapat terus mendorong transparansi informasi kepada publik sehingga masyarakat luas mendapatkan akses berita yang kredibel. PWI Sumbar berkomitmen untuk terus mendukung sinergi yang konstruktif, profesional, serta saling menguatkan dalam koridor kemitraan yang sehat demi kemajuan Sumatera Barat yang aman, tertib, dan kondusif.


Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jurnalis dalam forum silaturahmi perdana yang diinisiasi ini. Ia berharap kemitraan antara Polda Sumbar dan insan pers yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan ke depannya.


"Komunikasi yang terbuka, saling menghargai tugas dan fungsi masing-masing, serta penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan berimbang akan menjadi momen penting dalam membangun kepercayaan publik," ujar Kapolda.


Ketua PWI Sumbar Widya Navies juga menekankan agar keterbukaan informasi publik di lingkungan kepolisian semakin dioptimalkan. Hal ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks) maupun disinformasi.


Di sisi lain, Kapolda turut menyambut baik pers yang bertindak konstruktif, memberikan kritik membangun, serta apresiasi terhadap kinerja kepolisian.(*)

 

PADANG, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar acara silaturahmi bersama pimpinan organisasi profesi, pemimpin redaksi, serta jurnalis media cetak, elektronik, dan online se-Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan tersebut dihelat di Restoran Suaso, Padang, pada Rabu (5/8/2026).


Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, di antaranya Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, Dir Krimsus, serta Wadir Lantas.


Dalam sambutannya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengenang awal penugasannya di Sumbar sebagai perwira pertama di Polres Padang hingga pernah bertugas sebagai Kapolsek Tanah Datar dan Payakumbuh, sebelum akhirnya kembali memimpin Polda Sumbar setelah malang melintang di berbagai wilayah strategis, termasuk menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya.


Kapolda juga menyambut baik tingginya antusiasme insan pers di Sumatera Barat yang dinilainya sangat unik dan kooperatif. Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tanpa dukungan penuh dari media massa.

“Tugas kepolisian dalam rangka mengelola situasi kamtibmas tentu tidak bisa bekerja sendiri. Banyak informasi yang harus disajikan kepada masyarakat terkait tugas-tugas yang kami lakukan. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi rekan-rekan media untuk berdiskusi, bersilaturahim, dan membangun komunikasi demi kepentingan masyarakat luas di Sumatera Barat,” ujar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.


Di hadapan puluhan pemimpin redaksi dan jurnalis, Kapolda Sumbar juga memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya agar tidak main-main dengan pelanggaran hukum, disiplin, maupun keterlibatan dalam peredaran narkotika.


Kapolda juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi oknum anggota kepolisian yang mencederai kepercayaan publik.


“Jangan memberikan celah, apalagi terkait dengan narkoba. Saya tidak segan-segan akan menindak tegas, bahkan memberhentikan pejabat hingga level direktur atau kepala kepolisian jika terbukti terlibat,” tegasnya.


Kapolda turut menginstruksikan para Kapolres dan pimpinan satuan kerja di jajaran Polda Sumbar agar bertindak tegas dalam menangani berbagai persoalan sosial, mulai dari penambangan liar tanpa izin, masalah lingkungan, hingga kriminalitas demi mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pimpinan media dan jurnalis dalam forum silaturahmi tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk terus mempererat kemitraan strategis guna memastikan arus informasi kepolisian tersampaikan secara objektif dan cepat kepada masyarakat.


“Kehadiran rekan-rekan media hari ini merupakan wujud nyata kemitraan yang solid antara Polda Sumbar dan insan pers. Kami di Bidhumas siap terus membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya agar informasi penegakan hukum dan pelayanan kepolisian dapat tersampaikan secara objektif, cepat, dan akurat kepada masyarakat,” ungkap Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Acara silaturahmi ditutup dengan sesi dialog interaktif, ramah tamah, serta diskusi terbuka yang menampung berbagai masukan dan kritik konstruktif dari para jurnalis demi kemajuan institusi kepolisian di wilayah hukum Sumatera Barat.(*)

 

Pasbar,Lintas Media News Com.


Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat Dirwansyah,yang didampingi Supriono Wakil Ketua buka acara rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran,Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara perubahan APBD Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026,demikian pantauan Media ini ,Rabu,5/8 di ruang Serbaguna setempat Padang Tujuh.


Kegiatan rapat Paripurna ini tampak dihadiri: M.Ihfan Wabub, para Anggota Dewan terhormat,unsur Forkopimda,Sekretaris Daerah,Asisten,para Kepala SKPD,Camat, awak Media, serta undangan lainnya.


Yulianto Bupati Pasbar dalam sambutannya mengatakan perubahan KUPA-PPAS Perubahan APBD Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026 ini berdasarkan PP Nomor:12 Tahun 2019 mengenai pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor: 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, dimana Perubahan dapat dilakukan, karena Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan APBD sebelumnya ,keadaan yang menyebabkan adanya pergeseran anggaran antara

 Organisasi,Program dan Jenis belanja,adanya SILPA tahun anggaran sebelumnya serta keadaan darurat.


Ia pun mengatakan penyusunan rancangan -KUPA-PPAS perubahan ini didasari penyesuaian SILPA ,atas audit BPK terhadap laporan keuangan tahun 2025,adanya penyesuaian Pendapatan Asli Daerah terhadap target pendapatan Daerah,penyesuaian Pendapatan Transper Pemerintah Pusat,termasuk Rincian Alokasi dan penyaluran dana bagi hasil serta penyesuaian alokasi Belanja daerah yang dialokasikan ,sesuai dengan pendapatan Daerah.


Menyangkut Proyeksi Struktur APBD termasuk Pendapatan Asli Daerah,Pendapatan Transfer,Pendapatan Daerah yang sah.

Secara umum PAD pada KUPA mengalami kenaikan sebesar Rp.170.644.688.424,- atau 15 % yang awalnya hanya Rp.1.137.651.174.027.


Pendapatan Asli Daerah diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar Rp.4.109.898.869,-atau 2 % .perubahan ini bersumber pada kenaikan Pajak Daerah sebesar Rp.5.106.534.680,- atau 6 % ,dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan mengalami penurunan sebesar Rp.99.635.811 atau 9,8 %.

Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat mengalami kenaikan Rp.167.284.789.559,atau 17,2 % ,serta pendapatan Transfer Antar Daerah diproyeksi naik menjadi Rp.38.896.559.559,-atau 75,7 %.


Sedangkan rencana perubahan daerah termasuk Belanja Operasi mengalami kenaikan sebesar Rp.117.034.168.553,- atau 12,51 ,% dengan rincian Belanja PegawaiRp.60.357.618.949,Belanja Barang dan Jasa mengalami kenaikan Rp.55.257.741.227,-serata Belanja Hibah sebesar Rp.1.418.808.377,begitu juga Belanja Modal mengalami peningkatan Rp.126.988.863.591,-,sedangkan Belanja Tidak terduga mengalami penurunan sebesar Rp.1.461.362.656,-,sedangkan Belanja Transfer mengalami kenaikan Rp.1.300.000.000 atau 0,8 %


Pada sektor pembiayaan daerah dialokasikan sebesar Rp.72.466.981.060 yang terdiri dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran berdasarkan Audit BPK tahun 20,Surplus pembiayaan daerah sebesar Rp.72.466.981.060,-untuk menutupi devisit belanja Daerah sebesar Rp.72.466.981.061,-sehingga perubahan APBD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2026 berimbang tutupnya.(Ran)

 

Padang, Lintasmedia News– Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kini memiliki Mess Relawan yang diperuntukkan sebagai tempat istirahat bagi para relawan PMI yang bertugas dalam penanganan bencana. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan dan dukungan terhadap relawan sebagai garda terdepan dalam misi-misi kemanusiaan.


Mess yang berada di kompleks Markas PMI Sumbar itu diresmikan pada Selasa (5/8) oleh Ketua Bidang Relawan PMI Pusat Sasongko Tedjo, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Aklima, serta Ketua PMI Sumbar H. Aristo Munandar.


Bangunan yang memiliki tiga kamar dengan fasilitas setara hotel melati tersebut dibangun melalui kolaborasi pendanaan dari PMI Pusat, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), serta dukungan hibah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui APBD. Pembangunannya telah dimulai sejak dua tahun lalu hingga akhirnya rampung dan siap dimanfaatkan.


Ketua Bidang Relawan PMI Pusat Sasongko Tedjo mengapresiasi inisiatif PMI Sumbar membangun fasilitas khusus bagi relawan. Menurutnya, keberadaan mess merupakan bentuk perhatian terhadap para relawan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kemanusiaan di lapangan.


"Apa yang dibangun Sumatera Barat ini patut menjadi contoh bagi markas PMI provinsi lainnya, terutama di daerah yang rawan bencana. Dengan adanya mess ini, para relawan yang datang membantu dapat beristirahat dengan nyaman setelah menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di lapangan," ujar Sasongko.


Ia menegaskan, relawan memiliki peran yang sangat vital dalam setiap operasi penanggulangan bencana, sehingga kesejahteraan dan kenyamanan mereka selama bertugas juga perlu mendapat perhatian.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Aklima mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendukung penyelesaian pembangunan mess tersebut melalui dana hibah kepada PMI Sumbar.


Menurutnya, fasilitas itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap bagi relawan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan kapasitas relawan PMI.


"Pemprov Sumbar merasa terpanggil untuk membantu merampungkan pembangunan mess yang sempat tertunda. Dukungan itu menjadi bagian dari dana hibah APBD yang diberikan kepada PMI Sumbar. Harapan kami, fasilitas ini juga menjadi pusat pendidikan dan pelatihan relawan agar kesiapsiagaan menghadapi bencana semakin meningkat," kata Aklima.


Ketua PMI Sumbar H. Aristo Munandar menjelaskan bahwa sejak awal mess tersebut memang didedikasikan untuk mendukung aktivitas para relawan, baik sebagai tempat beristirahat ketika bertugas maupun sebagai fasilitas penunjang berbagai kegiatan pelatihan.


"Bila sedang tidak digunakan untuk kegiatan kemanusiaan atau pelatihan, mess ini akan dimanfaatkan secara komersial. Hasilnya akan digunakan untuk membantu menutup biaya operasional dan pemeliharaan fasilitas," ujar Aristo.


Ia berharap keberadaan Mess Relawan PMI Sumbar dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus semangat para relawan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, mengingat Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi di Indonesia.


Peresmian Mess Relawan PMI Sumbar turut dihadiri Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumatera Barat Edi Dharma, perwakilan Kedutaan Besar Australia Nadya, serta para Ketua PMI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.


Salam Kemanusiaan

Humas PMI Sumbar

05/08/2026

PADANG, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif yang melibatkan masyarakat, termasuk di bidang olahraga. Hal tersebut disampaikan dalam perhelatan olahraga yang berlangsung meriah, aman, tertib, dan penuh sportivitas di Kota Padang.


Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan pada Rabu (5/8) saat penutupan bahwa olahraga memiliki peran strategis yang tidak hanya sekadar ajang kompetisi semata, melainkan juga sarana efektif dalam membangun karakter, disiplin, serta mempererat kebersamaan dan persatuan di tengah masyarakat.


"Polri memandang olahraga bukan hanya sekadar kompetisi, tetapi juga sarana membangun karakter, disiplin, sarana untuk kebersamaan dan persatuan. Nilai-nilai tersebut sejalan dengan tugas Polri dalam memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Lebih lanjut, Kabid humas menambahkan bahwa semakin kuat kebersamaan terjalin di tengah masyarakat, maka akan semakin kokoh pula fondasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Ranah Minang. Oleh karena itu, Polda Sumbar senantiasa membuka ruang kolaborasi, komunikasi, serta partisipasi aktif bersama seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan situasi yang aman dan kondusif.

Acara penutupan kompetisi olahraga ini turut dihadiri unsur Forkopimda Kota Padang termasuk Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga serta perwakilan Pemkot Padang pimpinan cabang olahraga terkait, para sponsor, panitia pelaksana, serta tamu undangan dan masyarakat yang memadati lokasi acara.


Dalam kesempatan tersebut, Polda Sumbar juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, sponsor, dan pihak-pihak yang telah bekerja keras menyukseskan jalannya kejuaraan. 


Ucapan selamat dan motivasi turut diberikan kepada para peserta yang berhasil keluar sebagai pemenang, serta pesan agar terus menjunjung tinggi sportivitas dan berlatih lebih giat bagi yang belum meraih kemenangan.(*)

Lintasmedia News- Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, mendampingi Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, meninjau rencana pembangunan Jembatan Kalawi di Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh, Rabu (5/8/2026).


Peninjauan ini merupakan rangkaian Reses Perseorangan Masa Sidang V Tahun Sidang 2026/2027 Zigo Rolanda. Selain meninjau lokasi Jembatan Kalawi, rombongan juga melihat rencana rehabilitasi Irigasi Gunung Nago, Daerah Irigasi Koto Tuo, serta SDN 10 Lambung Bukit di Kecamatan Pauh yang terdampak banjir pada Senin (3/8/2026).


Maigus Nasir menyampaikan apresiasi kepada Zigo Rolanda yang konsisten memperjuangkan kebutuhan infrastruktur Kota Padang di tingkat pusat. Menurutnya, dukungan pemerintah pusat sangat dibutuhkan untuk mempercepat pemulihan berbagai fasilitas umum yang rusak akibat bencana banjir besar pada akhir 2025.


"Melalui dukungan Bapak Zigo, kami berharap percepatan pembangunan pascabanjir dapat segera terealisasi, termasuk penanganan sembilan jembatan yang rusak, perbaikan jalan, normalisasi sungai, hingga pembangunan hunian tetap (Huntap) yang lahannya telah disiapkan pemerintah," katanya.


Maigus juga mengapresiasi masyarakat yang telah menghibahkan sebagian lahannya demi mendukung pembangunan Jembatan Kalawi. Menurutnya, partisipasi warga menjadi faktor penting agar proyek strategis tersebut dapat segera diwujudkan.


"Terima kasih banyak kepada masyarakat yang telah menghibahkan tanahnya. Jembatan ini sangat vital karena menjadi akses utama masyarakat sekaligus menuju Kampus Universitas Andalas," ungkapnya. 


Sementara itu, Zigo Rolanda menegaskan pembangunan Jembatan Kalawi terus dikawal hingga memasuki tahap konstruksi. Proyek senilai sekitar Rp25,4 miliar tersebut menjadi salah satu prioritas penanganan infrastruktur pascabanjir di Kota Padang.


"Pembangunan jembatan ini akan terus kami kawal sampai benar-benar terealisasi karena menjadi kebutuhan mendesak masyarakat. Sementara untuk rehabilitasi Irigasi Gunung Nago dan Irigasi Koto Tuo juga dijadwalkan mulai dikerjakan pada Agustus," tegasnya. 


Peninjauan tersebut turut dihadiri Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Iqra Chissa, perwakilan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN), Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V Padang, serta sejumlah anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar. (***)

 

Lintasmedia News- Wali Kota Padang Fadly Amran bersama Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer menandatangani pembaruan Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU) kerja sama Sister City antara Pemerintah Kota Padang dan Pemerintah Kota Hildesheim di aula Abu Bakar Jaar, Balai Kota Padang Aie Pacah, Rabu 5 Agustus 2026.


Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan bahwa hubungan Sister City antara Padang dan Hildesheim telah terjalin selama 38 tahun, sejak 1988. Menurutnya, kemitraan internasional dapat terus berkembang melalui semangat saling menghormati, saling belajar, dan memiliki visi bersama untuk masa depan.


"Penandatanganan LoI dan MoU hari ini bukan sekadar seremoni diplomatik. Ini merupakan penegasan bahwa kerja sama harus diukur dari dampak nyata yang dirasakan masyarakat. Melalui aksi konkret, kita ingin menghadirkan perubahan yang memberikan manfaat bagi kedua kota," katanya. 


Fadly Amran menjelaskan, terdapat dua program prioritas yang menjadi fokus kerja sama dalam lima tahun ke depan. Pertama, revitalisasi dan restorasi ekologis Sungai Batang Arau melalui peningkatan kualitas air, rehabilitasi kawasan bantaran sungai, serta pemulihan fungsi ekologisnya sebagai ruang hidup yang sehat dan produktif.


"Kami melihat pengalaman Jerman dalam pengelolaan sumber daya air, energi, dan pembangunan kota hijau sangat relevan dengan kebutuhan pembangunan Kota Padang saat ini. Dukungan GIZ sebagai mitra strategis juga akan memperkuat alih teknologi, pengembangan kapasitas kelembagaan, serta implementasi program-program lingkungan," cakapnya. 


Prioritas kedua adalah pengembangan ekosistem pariwisata berkelanjutan. Dengan kekayaan alam dan budaya Minangkabau yang dimiliki, Kota Padang siap mengembangkan pariwisata rendah karbon yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi lokal sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.


Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga membuka peluang penguatan kerja sama di bidang pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia melalui program pertukaran pelajar, magang vokasi, serta peningkatan kapasitas tenaga pendidik. Di sektor kesehatan, kerja sama diarahkan pada pengembangan kompetensi tenaga keperawatan dan pertukaran pengetahuan antarlembaga.


Wali Kota Hildesheim Ingo Meyer menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kota Padang. Ia mengungkapkan bahwa kunjungan kali ini merupakan kunjungan keduanya ke Kota Padang.


"Kami berharap kemitraan yang telah terjalin selama puluhan tahun dapat terus diperkuat melalui berbagai program kerja sama yang konkret dan berkelanjutan," tukuknya. 


Direktur Eropa II Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia Punjul Setya Nugraha menegaskan komitmen Kementerian Luar Negeri untuk terus mendukung, memfasilitasi, dan mengawal implementasi kerja sama tersebut agar menjadi contoh kemitraan antarkota antara Indonesia dan Jerman.


"Kerja sama ini diharapkan dapat terus berkembang di berbagai bidang, seperti pembangunan kota, pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, kebudayaan, maupun sektor-sektor lain yang memberikan manfaat bagi kedua kota," ungkainya. (***)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kota Bukittinggi dalam jumpa pers bersama rekan-rekan wartawan di Aula Balai Kota Bukittinggi, Rabu, (05/08). Program tersebut mulai dari penataan kota dan pengamanan aset daerah. 


Rismal Hadi, menjelaskan, penataan kota menjadi salah satu prioritas karena perekonomian Bukittinggi sangat bergantung pada sektor jasa, perdagangan dan kunjungan wisatawan. Oleh sebab itu, kondisi kota harus ditata agar semakin menarik dan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara. Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bukittinggi terus mendorong penataan kota dan pengamanan aset daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik kota serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat. 

"Semakin banyak orang berkunjung ke Bukittinggi, makin banyak orang berbelanja, makin banyak yang menginap, ekonomi akan bergerak. Karena itu kota kita harus menarik, tertata, indah dan estetik," ujarnya.


Menurutnya, sejumlah penataan dilakukan pada kawasan pusat kota, mulai dari pedestrian, trotoar dan jalan, termasuk penataan kabel secara bertahap dengan memasukkannya ke bawah tanah. Penataan juga dilakukan melalui penambahan pencahayaan kota, taman-taman, serta penataan pedagang dan kawasan usaha.


"Semua kita benahi sehingga kota kita menjadi kota yang menarik, kota yang indah, kota yang tertata, dan tujuannya adalah untuk meningkatkan kunjungan," ungkap Rismal.


Sementara itu, terkait pengamanan aset daerah, Sekda menjelaskan, Pemko Bukittinggi terus melakukan penataan dan pengamanan terhadap seluruh aset daerah, baik berupa tanah, bangunan maupun kendaraan. Langkah tersebut dilakukan sesuai ketentuan pengelolaan barang milik daerah, termasuk Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2024. (Sandra)

 

PADANG , Lintasmedia News— Dua atlet binaan Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG) yang tergabung dalam Perguruan Pencak Silat (PPS) Sakato Semen Padang mendapat kepercayaan membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Keduanya adalah Yolla Cynthiana dan Ochi Ramadhani. Mereka akan tampil sebagai wakil Indonesia pada Hanoi International Martial Arts Festival 2026 yang digelar di Hanoi, Vietnam, 7–9 Agustus 2026.


Keduanya dilepas keberangkatannya oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, didampingi Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, Ketua Umum FKKSPG Freddo Syukri, Sekretaris Umum FKKSPG Arfan Asmara, Ketua Bidang Olahraga Prestasi FKKSPG A M Reza, serta Sekretaris Umum PPS Sakato Semen Padang Afri Yesi Indra.

Keberangkatan Yolla dan Ochi bukan sekadar partisipasi dalam sebuah festival seni bela diri internasional. Keduanya membawa misi yang lebih luas, yakni memperkenalkan pencak silat sekaligus kekayaan tradisi Minangkabau kepada masyarakat internasional.


Penunjukan kedua pesilat tersebut didasarkan pada surat Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat yang mengacu pada Surat Pengurus Besar (PB) IPSI Nomor 11/SJ/PB IPSI/VII/2026 tanggal 15 Juli 2026 tentang permintaan dua penampil pencak silat yang dikombinasikan dengan Silat Tradisi Minangkabau dalam festival internasional di Hanoi.


Melalui surat yang ditandatangani Ketua Umum Pengprov IPSI Sumatera Barat Vasko Ruseimy pada 20 Juli 2026, Yolla Cynthiana dan Ochi Ramadhani kemudian resmi ditetapkan sebagai delegasi Indonesia dalam ajang tersebut.


Kepercayaan itu menjadi capaian penting bagi PPS Sakato Semen Padang dan FKKSPG, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membuka jalan bagi atlet daerah untuk tampil di panggung yang lebih luas.


Sebelum bertolak ke Vietnam, kedua atlet tersebut juga menjalani pemusatan latihan atau Training Center (TC) di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, mulai 23 Juli 2026 di bawah pembinaan PB IPSI.


Pemusatan latihan tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan keduanya, tidak hanya dari aspek teknik pencak silat, tetapi juga dalam mempersiapkan penampilan yang menggabungkan seni bela diri dengan karakter kuat Silat Tradisi Minangkabau.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada Yolla dan Ochi atas kepercayaan yang diberikan untuk tampil mewakili Indonesia.


Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan momentum penting bagi kedua atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama Sumatera Barat dan Indonesia di forum internasional.


“Jaga kesehatan selama persiapan hingga pertandingan. Semoga mendapatkan prestasi yang terbaik,” ujar Pri.


Ia berharap kiprah Yolla dan Ochi di Hanoi tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya Minangkabau kepada dunia.


Pri juga berpesan agar keduanya tampil penuh percaya diri dan menjaga nama baik daerah, bangsa, serta keluarga besar Semen Padang Group yang selama ini turut memberikan dukungan terhadap pembinaan mereka.


Bagi Yolla dan Ochi, kepercayaan untuk tampil di Hanoi menjadi sebuah amanah besar yang lahir dari proses panjang. Bertahun-tahun menjalani latihan, mengikuti berbagai ajang, serta menempa kemampuan di bawah pembinaan pelatih akhirnya membawa keduanya menuju panggung internasional.


“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang kami syukuri. Kami tidak hanya membawa nama diri sendiri, tetapi juga membawa marwah Ranah Minang, IPSI Sumatera Barat, PPS Sakato Semen Padang, FKKSPG, serta keluarga besar Semen Padang Group ke panggung dunia,” ujar Yolla.


Bagi kedua atlet, penampilan di Hanoi juga memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar menunjukkan kemampuan bela diri.


Setiap gerakan yang akan diperagakan nantinya merupakan representasi dari budaya Minangkabau yang memiliki nilai, filosofi, karakter, serta sejarah yang panjang. Karena itu, Yolla dan Ochi tidak hanya mempersiapkan aspek fisik dan teknik, tetapi juga berupaya memahami dan menghidupkan filosofi yang melekat pada setiap jurus yang mereka tampilkan.


“Saya ingin dunia melihat bahwa silat Minangkabau bukan hanya indah dipandang, tetapi juga kaya akan nilai dan karakter,” ujarnya.


Persiapan menuju festival internasional itu pun dilakukan secara menyeluruh. Selain mengikuti pemusatan latihan bersama PB IPSI, keduanya secara konsisten meningkatkan kondisi fisik, menyempurnakan teknik, serta memperdalam pemahaman terhadap filosofi budaya Minangkabau.


Untuk menjaga stamina, keduanya rutin berlari sejauh lima kilometer setiap hari. Latihan tersebut dipadukan dengan sesi intensif bersama pelatih untuk memperkuat fisik sekaligus menyempurnakan jurus-jurus tradisi Minangkabau yang akan dibawakan di Hanoi.


Evaluasi juga dilakukan secara detail. Setiap gerakan direkam melalui video untuk kemudian dipelajari kembali. Cara tersebut dilakukan untuk memastikan setiap detail penampilan, mulai dari ketepatan gerakan, kekuatan, kelenturan, hingga kekompakan dapat ditampilkan secara presisi di hadapan publik internasional.


Persiapan itu mencerminkan keseriusan keduanya dalam menjawab kepercayaan yang telah diberikan. Sebab, di Hanoi nanti, Yolla dan Ochi tidak hanya dituntut tampil sebagai atlet pencak silat, tetapi juga sebagai representasi budaya Indonesia, khususnya budaya Minangkabau.


Ketua Umum FKKSPG Freddo Syukri menyampaikan selamat sekaligus apresiasi kepada kedua atlet binaan PPS Sakato Semen Padang dan FKKSPG yang telah menunjukkan dedikasi serta kerja keras hingga mampu mencapai level internasional.


“Selamat kepada atlet binaan PPS Sakato Semen Padang dan FKKSPG. Harapannya tentu saja para atlet dapat meraih kemenangan dan membawa pulang medali untuk PT Semen Padang, serta mengharumkan nama perusahaan di kancah internasional,” kata Freddo.


Menurut Freddo, FKKSPG sebagai wadah karyawan Semen Padang Group tidak hanya berperan dalam membangun kebersamaan di lingkungan perusahaan, tetapi juga memiliki komitmen untuk mendukung berbagai aktivitas yang memberikan dampak positif, termasuk olahraga, kegiatan sosial, dan pembinaan lingkungan.


Dalam konteks olahraga prestasi, dukungan terhadap atlet menjadi bagian dari komitmen tersebut. Pembinaan yang dilakukan diharapkan dapat menciptakan ruang bagi atlet untuk terus berkembang, meningkatkan kemampuan, dan berkompetisi di level yang lebih tinggi.


Freddo menegaskan, Semen Padang melalui FKKSPG akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap pengembangan atlet, khususnya mereka yang telah berprestasi maupun atlet yang masih berada dalam tahap pembinaan.


“Walaupun saat ini kita berada di tengah dinamika industri dan bisnis yang penuh tantangan, kami tetap berkomitmen dan berupaya untuk terus memberikan dukungan penuh,” tegasnya.


Dukungan tersebut, lanjut Freddo, merupakan bentuk komitmen untuk memastikan pembinaan atlet tidak berhenti pada pencapaian prestasi sesaat. Lebih dari itu, pembinaan diharapkan dapat menjadi proses berkelanjutan yang melahirkan atlet-atlet berkualitas dan mampu membawa nama Semen Padang Group ke berbagai kompetisi bergengsi. (*)

PADANG, Lintasmedia News– PT Semen Padang menyalurkan beasiswa pendidikan senilai Rp303,5 juta kepada 198 anak karyawan dan karyawati yang berprestasi secara akademik. Bantuan untuk pelajar dan mahasiswa dari berbagai jenjang pendidikan itu diserahkan di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang, Selasa (4/8/2026).


Acara penyerahan beasiswa dihadiri Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z Lubis, Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang Iskandar Z Taqwa, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris, serta orang tua penerima bantuan.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, beasiswa ini bukan hanya sekadar dukungan finansial. Beasiswa ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan terhadap kerja keras, kedisiplinan, dan semangat belajar yang telah ditunjukkan anak-anak karyawan dan karyawati PT Semen Padang.


“Hari ini merupakan momen yang membahagiakan sekaligus membanggakan. Beasiswa yang diserahkan ini bukan semata-mata bantuan finansial, tetapi merupakan bentuk penghargaan perusahaan atas prestasi yang telah diraih oleh putra-putri terbaik keluarga besar PT Semen Padang,” kata Pri.

Ia menyampaikan beasiswa untuk anak karyawan berprestasi ini menjadi bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan keluarga besar perusahaan, khususnya dalam memberikan motivasi kepada anak-anak mereka untuk terus meningkatkan capaian akademik.


“Semoga program beasiswa ini terus memberikan manfaat dan menjadi penyemangat bagi putra-putri karyawan untuk mencatatkan lebih banyak prestasi. Ini juga menjadi salah satu bentuk komitmen perusahaan dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan di lingkungan keluarga besar PT Semen Padang,” kata Pri.


Ia menuturkan, setiap prestasi membutuhkan proses panjang. Keberhasilan akademik tidak diperoleh secara instan, tetapi melalui ketekunan belajar, kemampuan mengelola waktu, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus memperbaiki diri. Karena itulah, perusahaan ingin memberikan penghargaan berupa beasiswa.


“Beasiswa ini diserahkan, sekaligus untuk memotivasi agar prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan,” ujar Pri.


Pri menegaskan bahwa pendidikan merupakan salah satu investasi jangka panjang yang paling berharga. Melalui pendidikan, generasi muda memperoleh pengetahuan, keterampilan, karakter, dan kemampuan beradaptasi yang dibutuhkan untuk menghadapi berbagai perubahan pada masa depan.


“Untuk itu, melalui program beasiswa pendidikan ini, PT Semen Padang ingin mendorong anak-anak karyawan agar terus belajar, meningkatkan prestasi, dan mengembangkan potensi terbaik yang mereka miliki,” katanya.


Pri juga mengingatkan para penerima beasiswa agar tidak cepat berpuas diri. Ia berharap prestasi yang diraih saat ini hendaknya dijadikan sebagai pijakan untuk mencapai keberhasilan yang lebih tinggi.


“Jadikan beasiswa ini sebagai penyemangat untuk terus meningkatkan prestasi, menjaga integritas, dan menumbuhkan semangat belajar sepanjang hayat. Persiapkan diri kalian untuk menjadi generasi unggul yang mampu menghadapi berbagai tantangan pada masa depan,” ujarnya.


Ia juga meminta para penerima beasiswa untuk terus menjaga sikap rendah hati dan tidak menjadikan prestasi sebagai tujuan akhir. Menurutnya, semakin tinggi pencapaian seseorang, maka semakin besar pula tanggung jawabnya untuk memberikan manfaat kepada orang lain.


Pri juga mendorong anak-anak karyawan agar tidak takut memiliki impian besar. Perubahan yang berlangsung cepat menuntut generasi muda untuk terus belajar, berinovasi, dan berani keluar dari zona nyaman.


“Jangan pernah berhenti bermimpi. Teruslah belajar dan berkarya. Kelak, jadilah pribadi yang mampu memberikan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, bahkan bagi PT Semen Padang,” tuturnya.


Pada kesempatan itu, Pri juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang selama ini mendampingi pendidikan anak-anak mereka. Prestasi para penerima beasiswa, menurutnya, tidak terlepas dari kasih sayang, perhatian, pengorbanan, dan dukungan keluarga.


Di balik keberhasilan seorang anak, kata dia, terdapat orang tua yang terus memberikan dorongan, mencukupi kebutuhan pendidikan, serta mendampingi mereka ketika menghadapi kesulitan.


“Keberhasilan anak-anak hari ini merupakan buah dari kasih sayang, perhatian, dan pendampingan yang diberikan oleh para orang tua. Atas nama perusahaan, kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh orang tua,” ujarnya.


Pri berharap para orang tua terus mendampingi dan memberikan ruang kepada anak-anak untuk mengembangkan minat serta bakat mereka. Sinergi antara keluarga, sekolah, dan lingkungan dinilai sangat penting dalam membentuk generasi yang berprestasi sekaligus berkarakter.


Sementara itu, Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang Iskandar S. Taqwa menambahkan bahwa total penerima beasiswa berjumlah 198 orang. Rinciannya, siswa SD sebanyak 65 orang masing-masing menerima beasiswa Rp500 ribu. Untuk jenjang SMP diberikan kepada 18 siswa dengan besaran beasiswa Rp750 ribu per orang.


Untuk siswa SMA sebanyak 24 orang masing-masing menerima beasiswa Rp1,25 juta, dan untuk jenjang perguruan tinggi sebanyak 91 orang masing-masing menerima beasiswa sebesar Rp2,5 juta. “Secara keseluruhan, total beasiswa yang disalurkan pada tahun 2026 ini mencapai Rp303,5 juta.”


Iskandar pun menyampaikan bahwa jumlah penerima beasiswa tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya. Pada tahun 2025, beasiswa diberikan kepada 167 orang, sedangkan tahun ini bertambah menjadi 198 penerima. “Dengan demikian, terdapat peningkatan sebanyak 31 penerima atau sekitar 18,6 persen,” ujarnya.


Orang Tua Apresiasi Perhatian Perusahaan


Salah seorang karyawan PT Semen Padang, Nurwan, mengaku bersyukur karena dua anaknya menjadi penerima beasiswa pendidikan tahun ini. Bagi Nurwan dan keluarga, bantuan tersebut bukan hanya bernilai secara finansial, tetapi juga menjadi penghargaan terhadap perjuangan anak-anaknya dalam menempuh pendidikan dan mempertahankan prestasi akademik.


“Sebagai orang tua, kami bersyukur dan berterima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memberikan apresiasi sangat besar atas perjuangan anak-anak kami. Bantuan ini merupakan sebuah penghargaan bagi mereka dan tentunya akan menambah semangat untuk semakin giat belajar demi meraih masa depan yang lebih baik,” katanya.


Nurwan menilai pemberian bantuan pendidikan itu juga menunjukkan kepedulian PT Semen Padang terhadap upaya keluarga karyawan dalam mempersiapkan masa depan anak-anak mereka. Menurutnya, perhatian perusahaan tersebut memberikan kebanggaan tersendiri bagi anak-anak karyawan.


“Bagi anak-anak kami, mereka merasa pencapaian yang diraihnya mendapat penghargaan dan pengakuan dari perusahaan tempat orang tua mereka mengabdi. Kami tentunya sangat bangga sekali, karena secara tidak langsung beasiswa ini juga turut membangun keterikatan antara anak-anak kami dengan PT Semen Padang,” ujarnya.


Tiga Kali Terima Bantuan Pendidikan


Rasa syukur juga disampaikan salah seorang penerima beasiswa, Cahya Asyifa. Mahasiswi Program Studi Akuntansi Universitas Andalas itu mengaku telah tiga kali menerima beasiswa pendidikan dari tempat orang tuanya bekerja.


Bagi Cahya, bantuan yang diterimanya menjadi bukti bahwa kerja keras dan konsistensi dalam belajar mendapat apresiasi. Penghargaan tersebut juga menjadi motivasi baginya untuk mempertahankan dan meningkatkan prestasi akademik.


“Alhamdulillah, saya sangat senang dan bersyukur. Beasiswa ini akan saya tabung. Terima kasih kepada PT Semen Padang, terima kasih Umi dan Abi. Beasiswa ini tentunya menjadi motivasi bagi saya untuk terus belajar dan meningkatkan prestasi,” katanya.


Cahya berharap pencapaiannya dapat menjadi inspirasi bagi anak-anak karyawan lainnya agar tidak mudah menyerah dalam mengejar cita-cita. Ia juga bertekad memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya sebagai bekal untuk meraih masa depan.


Selama lebih dari satu abad beroperasi, PT Semen Padang secara konsisten menempatkan pendidikan sebagai salah satu fokus utama program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL). Komitmen tersebut diwujudkan melalui pemberian beasiswa, pengembangan lembaga pendidikan, peningkatan sarana dan prasarana sekolah, kerja sama dengan perguruan tinggi, hingga pengembangan kompetensi generasi muda di wilayah operasional perusahaan.


PT Semen Padang memiliki rekam jejak panjang dalam mendukung penyelenggaraan pendidikan melalui pengelolaan Semen Padang Schools (Yayasan Igasar Semen Padang) yang berdiri sejak 1971. Enam satuan pendidikan yang dikelola meliputi: TK Semen Padang, SD Semen Padang, SD Bustanul Ulum Semen Padang, SMP Semen Padang, SMA Semen Padang, dan SMK Semen Padang.


Salah satu program unggulan TJSL PT Semen Padang adalah Program Beasiswa Anak Nagari Semen Padang (BANGSA) yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Padang. Program tersebut bertujuan memberikan akses pendidikan tinggi kepada putra-putri masyarakat di sekitar lingkungan perusahaan, menciptakan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan siap memasuki dunia industri, serta membantu memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. Program BANGSA mulai dijalankan pada 2024 melalui kerja sama dengan berbagai perguruan tinggi.


Melalui berbagai program TJSL di bidang pendidikan, PT Semen Padang tidak hanya membantu meningkatkan akses pendidikan masyarakat, tetapi juga berkontribusi dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan siap mendukung pembangunan daerah maupun nasional sesuai dengan prinsip pembangunan berkelanjutan. (*)

Bujittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias,

meminta Dinas Perhubungan segera melakukan kajian teknis, termasuk mendata jumlah siswa SD, SMP dan SMA yang membutuhkan layanan angkot gratis. Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gabungan Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, Senin (03/08).


Dalam apel yang diikuti Sekretaris Daerah, asisten, seluruh kepala SKPD, serta jajaran Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi di Lantai 2 Terminal Tipe-C Pasar Banto tersebut dikemukakan bahwa, Pemko Bukittinggi saat ini mempersiapkan program angkutan gratis bagi pelajar.


“Angkutan gratis ini sudah kita anggarkan. Dinas Perhubungan perlu mengkaji teknisnya, termasuk jumlah anak sekolah yang membutuhkan, kondisi kendaraan, titik naik dan turun, serta pengawasannya,” Ujar Ramlan.


Ia mengatakan, aspek keselamatan dan kenyamanan pelajar harus menjadi perhatian utama. Kendaraan yang digunakan harus dalam kondisi baik, pengaturan naik turun penumpang harus jelas serta pelayanan harus dilakukan secara tertib.

Terkait kantor Dinas Perhubungan di Lantai 2 Terminal Tipe-C Pasar Banto, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebutkan, keberadaan kantor Dinas Perhubungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh jajaran Dishub diminta terus melakukan evaluasi, terutama dalam pengaturan lalu lintas, perparkiran, keselamatan pengguna jalan, serta penanganan berbagai persoalan transportasi di Kota Bukittinggi.


"Dinas Perhubungan adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Layani masyarakat dengan baik, dengan sopan dan bahasa yang baik. Lakukan tugas sesuai aturan," tegasnya. 


Ia berharap seluruh jajaran Dinas Perhubungan dapat menyatukan langkah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, sehingga penataan transportasi, lalu lintas dan perparkiran di Kota Bukittinggi dapat semakin baik dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. (Sandra/af)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.