Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 


 Pasbar,Lintas Media News Com.


Persatuan Guru Repoblik Indonesia Kabupaten Pasaman Barat ,kalau tidak ada aral melintang ,akan menghadirkan Srikandi Pasbar ,Siapa dia kalau bukan Prof.DR Rifma S.Pd,M.Pd.dalam rangka Seminar Pendidikan dan semaraknya Hardiknas 2 Mei 2026 di Aula Kantor Bupati Pasbar,demikian informasi yang didapatkan Media ini di lapangan.


Rifma adalah puteri kelahiran Paraman Ampalu pada tahun 1965 dengan memulai pendidikan SD N 2,SMP N 1 masih ditempat yang sama ,terus melanjutkan jenjang pendidikan ke SPG Negeri 1 Padang,lalu ke IKIP Padang dan mengabdi sebagai Dosen pada Almamaternya yakni: Fakultas Ilmu Pendidikan ,jurusan Administrasi Pendidikan sampai akhirnya dinobatkan menjadi Guru Besar UNP Padang.


Ia berasal dari keluarga sederhana anak ke 8 dari 12 bersaudara semuanya tergolong sukses,dikaruniai dua orang anak Perempuan bersama Drs. Lenggam Hasibuan.


Dari kecil sudah tampak dari ketekunannya belajar,disiplin serta kerja keras dari sang ayah bernama Khatib Rusli Batu Bara (alm) boleh dikatakan semasa mengenyam pendidikan ia termasuk orang hebat di sekolahnya alias sang Juara yang kini di usianya 61 tahun ini masih terus berkarya, mengabdi untuk memberikan Ilmu kepada para guru,pengawas,Kepsek khususnya di Pasbar dengan Tema :"Transformasi Supervisi Pendidikan Menuju Pembelajaran Inovatif dan Berkelanjutan'"umumnya dalam rangka peningkatan mutu pendidikan bagi Generasi Muda bangsa Indonesia ke depan.


Maulana Lubis,S.P.d,M.P.d Ketua PGRI Pasbar yang didampingi Abizar S.Pd,M.Pd saat dikonfirmasi Wartawan Media ini ,Kamis,22/4 melalui HP Selularnya mengatakan terkait dengan Seminar Pendidikan yang dilaksanakan besok ini dalam rangka Hardiknas ,dengan melakukan berbagai kegiatan lainnya,Satu Lomba Cipta Baca Puisi baik: Guru,Pengawas,mau pun Kepala Sekolah, ke dua kegiatan Guru Inovatif mulai dari tingkat TK/ SD/SMP/SMA sederajat baik Negeri mau pun Swasta melalui Online sedangkan yang ke Tiga membuat Vlog Hardiknas melalui satuan pendidikan.


Selain itu Ia berharap, agar para Kepala sekolah dapat lebih optimal memberikan pemahaman terkait dengan teori-teori yang relevan ,sesuai dengan perubahan atau perkembangan Zaman terkait betapa pentingnya Pembelajaran Supervisi bagi Kepala sekolah atau pun guru di satuan pendidikannya ,langkah ini momen berharga ,kita bangga akan kehadirannya,kenapa tidak kita manfaatkan ,agar semakin baiknya mutu pendidikan di Pasbar pungkasnya.

 



Padang Panjang, Lintasmedia news – Para staf Kelurahan di 16 Kelurahan Kota Padang Panjang bisa berperan menjadi ujung tombak informasi dan diseminasi berbagai kegiatan yang berkaitan dengan program unggulan Pemko Padang Panjang.


“Karena itu perlu pembekalan kepada para staf kelurahan untuk dapat memhami teknis dasar pembuatan berita, narasi konten dan konten video di media sosial,” kata Kadis Kominfo yang diwakili oleh Sekretaris Dinas Kominfo Padang Panjang, Dr. Elmawati ketika membuka workshop singkat tentang penulisan dan audio visual untuk staf kelurahan se Kota Padang Panjang, Kamis (23/4) di aula Diskominfo.


Menurutnya, hampir seluruhnya dari 33 Progul Pemko Padang Panjang berada di kelurahan. Karena itu patut dan dapat diyakini bahwa bahwa semua kelurahan berotensi melakukan sosialisasi dan menyebarkan informasi tentang bagaimana progul-progul itu dilaksanakan di keluarahannya.


Menurut Kabid IKP Maryulis Max, kegiatan ini merupakan kegiatan dalam rangka memberi kesempatan kepada aparatur kelurahan untuk menguasai teknis penulisan dan pembuatan konten medsos yang dapat mendorong tersebarnya berbagai kegiatan yang berhubungan dengan Progul Pemko.


Dua narasumber yang memberikan materi dalam acara itu adalah wartawan senior Eko Yanche Edrie dan Defri Mulyadi. Eko, Wakil Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Barat menyebutkan bahwa pendekatan jurnalisme warga akan sangat cocok tugas-tugas aparat kelurahan ini.


“Daripada postingan yang tidak bermanfaat, maka setiap aparat kelurahan yang ditunjuk menggawangi medsos kelurahan lebih bagus membuat akun medsos itu menjadi meedia yang berguna bagi masyarakat luas dan untuk mendukung semua Progul Pemko yang ada di tiap kelurahan,” ujar Eko.


Dengan pelatihan ini pula, secara akumulatif tingkat ketersebaran informasi tentang Progul Padang Panjang bisa menjadi lebih tinggi dan luas. “Sebagian beban diseminasi informasi Kota yang ada di Diskominfo maupun di Bagian Adpim bisa terbagi kepada 16 kelurahan dan 2 Kecamatan,” ujar dia.


Sementara itu Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumbar Defri Mulyadi dalam paparannya mengatakan bahwa dengan teknologi, semua bentuk informasi, konten dan penyebarannya tidak lagi menjadi hal yang mahal.


“Cukup dengan ponsel saja, staf kelurahan bisa menjadi konten kreator bahkan bisa menjadi presenter untuk kanal-kanal Youtube Pemko Padang Panjang,” kata Defri yang akrab disapa Imung ini.


Baca Juga:  Rapat Pleno Terbuka, KPU Padang Tetapkan Fadly–Maigus Walikota dan Wakil Walikota Padang Terpilih

Imung juga mengatakan bahwa pada sebagian orang memiliki ponsel canggih dan mahal hanya digunakan untuk sekedar telepon dan buka Youtube atau WA. “Padahal ponsel canggih itu memilik banyak fitur yang dapat membantu berbagai keperluan produksi, pencarian, pembuatan dan penyebaran konten informasi,” ujar Imung.


Ia menyarankan semua aparat kelurahan yang ditugasi menjalankan fungsi humas kelurahan jangan membuat ponselnya jadi mubazir. Gunakan semua fitur untuk keperluan produksi konten yang bagus dan tepat serta canggih.


Dalam dua sesi presentasi dari dua pemateri itu peserta kemudian mendiskusikan bersama lalu membuat tugas kelompok yang diarahkan oleh kedua pemateri itu.(***)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Sebanyak 20 calon jemaah haji yang terdiri atas karyawan aktif, karyawan teladan, pensiunan, serta pasangan, secara resmi dilepas untuk menunaikan ibadah haji 2026 ke Tanah Suci oleh manajemen PT Semen Padang di Kantor Pusat PT Semen Padang, Selasa (21/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh haru tersebut turut dihadiri Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis, Kepala Departemen Human Capital Iskandar S. Taqwa, serta Kepala Unit Operasional Human Capital Verdy Radinal Gusman. Momentum ini tidak hanya menjadi seremoni pelepasan, tetapi juga wujud apresiasi perusahaan kepada para insan yang telah memberikan kontribusi terbaik.

Direktur Keuangan PT Semen Padang Iskandar Z. Lubis menyampaikan bahwa ibadah haji bukan sekadar perjalanan fisik, melainkan sebuah proses pembelajaran spiritual yang mendalam. Ia menyebutkan bahwa perjalanan haji merupakan “pelatihan luar biasa” yang mampu membentuk kesabaran, ketulusan, serta memperkuat pemahaman manusia terhadap kebesaran Sang Pencipta.

“Ibadah haji adalah perjalanan yang sarat makna. Di sana kita dilatih untuk bersabar, memahami makna keikhlasan, serta menyadari bahwa ada kekuatan besar yang bekerja di luar pemahaman manusia. Bapak dan Ibu adalah orang-orang terpilih yang mendapatkan kesempatan ini,” ujar Iskandar.



Ia juga menekankan bahwa kesempatan menunaikan ibadah haji tidak semata-mata ditentukan oleh kekuatan finansial maupun kemampuan fisik, melainkan karena panggilan Ilahi. Oleh karena itu, pihak manajemen PT Semen Padang menyampaikan rasa syukur sekaligus kebahagiaan atas keberangkatan para jemaah.

“Atas nama manajemen PT Semen Padang, kami mengucapkan selamat menunaikan ibadah haji. Semoga seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar dan kembali ke Tanah Air sebagai haji yang mabrur. Kami juga memohon doa agar perusahaan terus berkembang, semakin kuat, dan memberikan manfaat yang lebih luas,” tambahnya.

Kepala Unit Operasional Human Capital Verdy Radinal Gusman menambahkan bahwa total 20 calon jemaah haji yang diberangkatkan terdiri atas satu orang karyawan teladan yang telah pensiun, empat orang karyawan aktif, enam orang pensiunan, serta sembilan orang pasangan.

Ia mengungkapkan bahwa perusahaan memberikan perhatian khusus kepada karyawan teladan melalui fasilitas pelunasan biaya haji sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan. Selain itu, seluruh jemaah yang diberangkatkan juga memperoleh uang saku dari perusahaan guna mendukung kelancaran pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Fasilitas ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam memberikan dukungan, tidak hanya dari sisi profesional, tetapi juga spiritual. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat meringankan kebutuhan selama menjalankan ibadah haji,” jelas Verdy.

Karyawan teladan tahun 2014, Buyung Boy, yang mendapat bantuan biaya pelunasan ibadah haji dari PT Semen Padang, menyampaikan rasa haru atas momen pelepasan yang digelar oleh manajemen PT Semen Padang. Ia mengaku sangat bersyukur dapat menjadi bagian dari rombongan jemaah yang diberangkatkan tahun ini, terlebih dengan perhatian dan fasilitas yang diberikan perusahaan.

“Saya merasa sangat terharu dengan pelepasan ini. Alhamdulillah, saya bersyukur bisa mendapatkan perhatian dan fasilitas pelepasan haji sebaik ini dari perusahaan,” ungkapnya.

Buyung Boy menuturkan bahwa dirinya tidak pernah menyangka akan memperoleh kesempatan istimewa tersebut, mengingat perjalanan panjang yang telah dilaluinya selama mengabdi di PT Semen Padang. Menurutnya, dukungan yang diberikan perusahaan menjadi bukti nyata kepedulian terhadap karyawan maupun purnabakti, tidak hanya dalam aspek profesional, tetapi juga spiritual.

“Ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan tersendiri bagi saya. Perusahaan tidak hanya memperhatikan kami saat aktif bekerja, tetapi juga setelah pensiun,” tambahnya.

Diketahui, Buyung Boy pernah dinobatkan sebagai karyawan teladan pada tahun 2014 saat bertugas di Unit Pemeliharaan Listrik dan Instrumen Pabrik Indarung IV. Ia kemudian memasuki masa pensiun pada Maret 2015 setelah menuntaskan masa pengabdiannya.

“Semoga kami dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan lancar dan kembali sebagai haji yang mabrur. Kami juga akan mendoakan PT Semen Padang agar semakin sukses dan terus berjaya,” tutupnya.

Perwakilan calon jemaah haji, Busnar, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada manajemen PT Semen Padang atas perhatian dan dukungan yang diberikan. Ia menilai kegiatan pelepasan ini menjadi motivasi tersendiri bagi para jemaah untuk menunaikan ibadah dengan sebaik-baiknya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen PT Semen Padang yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Ini menjadi bentuk perhatian yang sangat berarti bagi kami. Insya Allah kami akan melaksanakan seluruh rukun haji dengan baik dan kembali ke Indonesia dalam keadaan sehat,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia juga menyampaikan komitmen para jemaah untuk mendoakan kemajuan perusahaan selama berada di Tanah Suci.

“Kami juga akan mendoakan PT Semen Padang agar semakin sukses, maju, dan terus memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan masyarakat,” tutupnya.

Pelepasan calon jemaah haji ini menjadi refleksi nyata bagaimana PT Semen Padang tidak hanya berfokus pada kinerja bisnis, tetapi juga menempatkan nilai-nilai spiritual sebagai bagian integral dari budaya perusahaan. Melalui dukungan berkelanjutan ini, diharapkan tercipta keseimbangan antara profesionalisme dan spiritualitas yang mampu memperkuat fondasi perusahaan dalam jangka panjang.

 

MERANTI, LINTASMEDIANEWS.COM

 Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RKPD 2027 Kabupaten Kepulauan Meranti resmi dibuka Wakil Bupati Muzamil Baharudin, Selasa (21/4/2026), di Gedung Afifa Selatpanjang. 

Muzamil menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh dipandang sebagai kegiatan seremonial. Ia menyebut forum ini sebagai ruang strategis untuk memastikan arah pembangunan benar-benar lahir dari kebutuhan riil masyarakat.

“Forum ini adalah ruang bersama agar setiap kebijakan yang dirancang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat Kepulauan Meranti,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya perencanaan yang matang dan terintegrasi. Perencanaan tahun 2027, tambahnya, harus mampu mengintegrasikan pendekatan teknokratis, partisipatif, politis, serta pendekatan top-down dan bottom-up. 

"Dengan begitu akan menghasilkan kebijakan yang berkualitas, terukur, dan tepat sasaran,” tegasnya.

juga mengingatkan posisi strategis Kepulauan Meranti dalam pengembangan kawasan Sumatera, khususnya berbasis bioindustri dan kemaritiman, sekaligus sebagai daerah yang masih membutuhkan perhatian afirmatif.

“Dalam konteks yang lebih luas, Kepulauan Meranti memiliki posisi strategis dalam pengembangan wilayah Sumatera berbasis bioindustri dan kemaritiman, serta sebagai kawasan afirmasi yang membutuhkan perhatian khusus,” katanya.

Ia pun menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor. Untuk itu, diperlukan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan, kesiapan data dan dokumen perencanaan yang akurat, serta sinkronisasi kebijakan antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah,” imbuhnya.

“Kepulauan Meranti bukan hanya tentang angka-angka dalam laporan keuangan. Meranti adalah tentang harapan lebih dari 200 ribu jiwa yang menggantungkan masa depannya pada keputusan yang kita ambil hari ini,” ujarnya.

Ia juga mendorong partisipasi aktif seluruh pihak untuk aktif memberikan masukan yang konstruktif, inovatif, dan solutif.

"Sehingga perencanaan pembangunan yang kita susun benar-benar berkualitas dan dapat dilaksanakan secara efektif,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Bappedalitbang Meranti, Abu Hanifah, menyampaikan bahwa Musrenbang ini menjadi wadah untuk menghimpun masukan sekaligus menyelaraskan rencana pembangunan daerah.

“Musrenbang RKPD tahun 2027 ini bertujuan untuk mendapatkan masukan dan saran yang berharga dalam penyusunan perencanaan, serta menghimpun usulan untuk penyelarasan rencana pembangunan daerah menjadi RKPD Kabupaten Kepulauan Meranti tahun 2027,” jelasnya.

Hadir dalam Musrenbang tersebut, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, H. Khalid Ali, dan unsur Forkopimda lainnya, Sekretaris Daerah Sudandri, pimpinan OPD, perusahaan swasta, pelaku usaha, koperasi, dan kelompok usaha serta undangan lainnya. (Nina).

 

PADANG, Lintasmedia news - Penilaian Padang Rancak Award 2026 sudah memasuki tahapan ketiga. Sebanyak 300 mahasiswa dari Universitas Eka Sakti (UNES) bakal turun ke tengah masyarakat untuk melakukan penilaian. 

Sebelum turun ke tengah masyarakat, 300 mahasiswa lintas fakultas itu mendapat pembekalan dari Tim Penilai Padang Rancak Award 2026. Pembekalan dilakukan selama dua hari, 20-21 April 2026 di Gedung Rektorat dan Fakultas Hukum, UNES. 

"Kita melakukan pembekalan bagi seluruh mahasiswa yang akan menilai, selama dua hari ini kita berikan edukasi teknis penilaian," jelas Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang melalui Kabid Program Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan DLH Kota Padang, Fuad Syukri, Selasa (21/4/2026). 

Seluruh mahasiswa antusias mengikuti pembekalan. Selain diedukasi teknis penilaian, mereka juga mendapat pembekalan tentang teknik wawancara dan dokumentasi. 

"Seluruh mahasiswa nantinya akan turun ke 600 RT selama empat hari," jelas Fuad. 

Mahasiswa Unes akan mulai menyambangi setiap RT mulai 22-25 April nanti. Mereka akan dilepas Wali Kota Padang, Fadly Amran, di Kampus Unes, Rabu (22/4/2026). 

"Peran perguruan tinggi dalam mendukung program pemerintah daerah cukup besar, Padang Rancak Award bukan sekadar kompetisi, melainkan upaya masif memperbaiki kualitas lingkungan, kehadiran akademisi dan mahasiswa UNES sebagai verifikator akan menjaga integritas penilaian ini,” ucap Fuad. 

Sementara itu, Rektor Universitas Ekasakti, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd didampingi Sekretaris YPTP Dr. Jusmita Weriza, M.Kom menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam memastikan penilaian penghargaan kinerja pengelolaan kebersihan, keindahan, dan ketertiban di Kota Padang ini berjalan objektif, transparan, dan berbasis akademis.

"Tentunya kita sangat mendukung program ini, semoga terus berkelanjutan," ujarnya. 

Ketua Panitia, Harry Setia Hadi, S.Kom., M.Kom., menyampaikan bahwa pembekalan (coaching) ini bertujuan untuk menyamakan persepsi tim verifikator dalam menilai titik-titik lokasi Padang Rancak Award.

​Selain melakukan pembekalan, di kesempatan itu dilakukan penandatanganan Implementation Arrangement (IA) antara DLH kota Padang bersama Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unes dengan dua program studi perwakilan, yakni Program Studi Ilmu Hukum dan Program Studi Administrasi Akuntansi (AAI). ​Penandatanganan ini disaksikan langsung oleh Rektor dan Sekretaris YPTP sebagai bentuk komitmen nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Diketahui, Tim Padang Rancak Award 2026 terdiri dari unsur akademisi, jurnalis, serta perwakilan dari beberapa OPD di Pemko Padang. Padang Rancak Award ini merupakan lomba kebersihan lingkungan yang terbilang sukses digelar tahun 2025 lalu. Berkat itu pula agaknya Kota Padang dinobatkan sebagai kota peringkat kedelapanl terbersih di Indonesia.  (diskominfo/charlie)

 

PADANG, Lintasmedia news - Pemerintah Kota Padang kembali menggelar lomba kebersihan. Bertajuk Padang Rancak Award (PRA), lomba ini merupakan yang kedua kalinya digelar. 

"Tahun ini kembali digelar Padang Rancak Award, setiap tiga bulan sekali kita cek kekompakan RT dan RW dalam memelihara lingkungan," ungkap Wali Kota Padang, Fadly Amran saat penilaian Lomba Dasawisma Tingkat Provinsi di Batu Gadang, Kota Padang, Senin (20/4/2026).

Digelarnya PRA 2026 bukan tanpa alasan. Pemko Padang ingin melihat kesungguhan warga dalam menjaga kebersihan. Apalagi, tidak mungkin rasanya jika Pasukan Oranye harus bekerja ekstra hingga ke setiap gang rumah warga. 

"Saat ini Kota Padang merupakan daerah nomor delapan terbersih di Indonesia, kita ingin peringkat kita naik, tentunya lewat kesadaran kita semua dalam menjaga kebersihan, semua bisa kita lihat melalui lomba Padang Rancak Award ini," jelas Fadly Amran. 

Diyakinkan wali kota, kebersihan dan kesehatan lingkungan begitu penting. Terutama bagi keluarga. Setiap keluarga sehat, rumah tangga bersih, lingkungan dipastikan juga bersih. Demikian halnya sebaliknya. 

Sementara itu, hingga Senin (20/4/2026), sejumlah RT telah mendaftarkan diri pada lomba Padang Rancak Award 2026. Berdasarkan data yang dirilis Dinas Lingkungan Hidup, seluruh RT di empat kecamatan sudah mendaftarkan diri. Sementara kecamatan lain masih belum menyelesaikan pendaftaran. 

"Hingga pukul sembilan pagi tadi, empat kecamatan yang sudah mendaftarkan seluruh RT yakni Kecamatan Padang Utara, Kecamatan Padang Selatan, Kecamatan Padang Barat dan Kecamatan Bungus Teluk Kabung, sementara beberapa RT tidak mengikuti lomba kali ini karena terdampak bencana banjir akhir tahun lalu," jelas Kepala Bidang (Kabid) Program Pengembangan Komunikasi dan Kemitraan Lingkungan DLH Kota Padang, Fuad Syukri. 

PRA 2026 merupakan lomba kebersihan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Padang. Lomba ini telah dimulai pada tanggal 1 April lalu dan berakhir pada 5 Mei mendatang. (diskominfo/charlie)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang menunjukkan komitmennya dalam mendukung program Pengabdian kepada Masyarakat yang diinisiasi Institut Teknologi Bandung (ITB) bersama Universitas Andalas (Unand), yang dilaksanakan di kawasan Hunian Tetap (Huntap) Kampung Talang, RT 03 RW 04, Kelurahan Kapalo Koto, Senin (20/4/2026).

Mengusung tema “Penerapan Teknologi Pertanian Regeneratif dan Terintegrasi dalam Model Pemulihan Ekonomi Pascabencana Berbasis Kebun Komunitas”, program ini dirancang sebagai langkah strategis untuk mendorong kemandirian ekonomi warga melalui pendekatan pertanian berkelanjutan yang adaptif terhadap keterbatasan lahan.

Ketua Tim Pengabdian kepada Masyarakat ITB, Ramadhani Eka Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan kelanjutan dari intervensi sebelumnya yang difokuskan pada penyediaan Hunian Sementara dan Layak (Hunsela) atas penugasan dari Kementerian Pendidikan Tinggi. Seiring dengan stabilnya kondisi pascabencana, fokus program kini diarahkan pada penguatan aktivitas ekonomi masyarakat.

“Setelah fase tanggap darurat dan penyediaan hunian, kini tantangan berikutnya adalah memastikan masyarakat memiliki sumber penghidupan yang berkelanjutan. Kami memilih pendekatan ekonomi berbasis sistem pertanian terpadu, yang tidak hanya produktif tetapi juga ramah lingkungan,” ujar Ramadhani.

Ia menambahkan, program ini tidak berhenti pada pelatihan jangka pendek, melainkan dirancang sebagai pendampingan berkelanjutan hingga November 2026. Selama periode tersebut, tim ITB akan secara aktif memantau perkembangan implementasi di lapangan.

“Pelatihan memang dilaksanakan selama dua hari, namun pendampingan akan terus berjalan. Harapannya, ini dapat menjadi katalis peningkatan kapasitas masyarakat, khususnya ibu rumah tangga, dalam mengelola sumber daya yang ada menjadi nilai ekonomi,” lanjutnya.

Beragam materi pelatihan diberikan kepada warga, mulai dari teknik hidroponik sebagai solusi pertanian di lahan terbatas, budidaya lebah galo-galo (Trigona), hingga distribusi bibit tanaman produktif seperti kelapa dan durian. Konsep yang diusung menekankan bahwa pekarangan rumah dapat dioptimalkan sebagai “kulkas hidup” yang menyediakan kebutuhan pangan secara mandiri.

Ramadhani Eka Putra juga mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas dukungan konkret melalui penyediaan pupuk organik berbasis maggot atau kasgot, yang dinilai efektif dalam meningkatkan kualitas media tanam sekaligus mendukung prinsip ekonomi sirkular.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan merupakan bagian dari komitmen Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dalam mendukung pemulihan masyarakat.

“Sebagai bagian dari ekosistem sosial di Sumatera Barat, PT Semen Padang memiliki tanggung jawab untuk turut serta dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat terdampak bencana. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kontribusi kami dalam penguatan kapasitas dan kemandirian warga,” ujarnya.

Senada dengan itu, Staf TJSL PT Semen Padang, Fajar Rahmadoni, menambahkan bahwa dukungan perusahaan tidak hanya terbatas pada bantuan material, tetapi juga bagian dari upaya mendorong praktik pertanian berkelanjutan di tingkat komunitas.

“Kami memberikan bantuan pupuk kasgot yang dihasilkan dari pengolahan limbah organik berbasis maggot. Ini tidak hanya meningkatkan produktivitas pertanian, tetapi juga mengedukasi masyarakat tentang pengelolaan limbah yang bernilai ekonomis,” jelasnya.

Kepala Departemen Biologi FMIPA Universitas Andalas, Henny Herwina, menekankan pentingnya keberlanjutan aktivitas ekonomi di tengah masyarakat pascabencana.

Ia mengapresiasi keterlibatan berbagai pihak dalam menghadirkan solusi berbasis ilmu pengetahuan yang aplikatif.

“Perekonomian masyarakat harus terus berjalan. Program ini dirancang agar efektif dan mudah diterapkan, mulai dari budidaya galo-galo, peternakan ayam, hingga sistem hidroponik. Kami bersyukur ada kolaborasi yang kuat untuk mendampingi masyarakat,” ungkapnya.

Antusiasme masyarakat terlihat dari partisipasi aktif selama pelatihan berlangsung. Salah seorang perwakilan warga, Ema, mengaku mendapatkan wawasan baru yang membuka peluang peningkatan ekonomi keluarga.

“Kami sangat senang karena mendapatkan pengetahuan baru. Harapannya, ini bisa kami kembangkan untuk menambah penghasilan dan memenuhi kebutuhan sehari-hari,” tuturnya.

Selain ITB dan Unand, program ini juga mendapat dukungan dari sejumlah lembaga lainnya, memperkuat pendekatan kolaboratif dalam mendorong pemulihan berbasis komunitas.

Dengan sinergi yang terbangun, kawasan Huntap Kampung Talang diharapkan tidak hanya menjadi simbol relokasi pascabencana, tetapi juga model pengembangan ekonomi mandiri berbasis pertanian regeneratif di wilayah perkotaan.

 




Padang, Lintasmedia news | Peringatan Hari Kartini tahun 2026 terasa lebih hangat dan bermakna di lingkungan Polda Sumatera Barat. Bukan sekadar seremoni tahunan, momentum ini menjadi ruang refleksi sekaligus panggilan nurani tentang betapa besarnya peran perempuan dalam perjalanan bangsa.


Di tengah suasana penuh penghormatan itu, Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Susmelawati Rosya, tampil dengan pesan yang tidak hanya tegas, tetapi juga menyentuh sisi kemanusiaan. Ia berbicara bukan sekadar sebagai pejabat, melainkan sebagai sosok perempuan yang memahami betul arti perjuangan dan harapan.Baginya, Raden Ajeng Kartini bukan hanya tokoh sejarah, melainkan simbol keberanian yang terus hidup di setiap perempuan Indonesia yang berani melangkah, meski dihadapkan pada berbagai keterbatasan.


“Perempuan adalah cahaya. Dari kelembutan lahir kekuatan, dari ketulusan lahir perubahan,” ungkap Susmelawati Rosya dengan nada penuh makna.


Ia menggambarkan bahwa perempuan hari ini tidak lagi hanya berada di ruang domestik, melainkan telah menjelma menjadi penggerak di berbagai lini kehidupan. Di keluarga, perempuan adalah pondasi. Di masyarakat, perempuan adalah perekat. Dan di negara, perempuan adalah penentu arah masa depan.Dalam tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia, kehadiran Polwan menjadi bukti nyata bahwa perempuan mampu menjalankan tugas berat dengan profesionalisme, bahkan dengan sentuhan empati yang lebih dalam.


Menurutnya, pendekatan humanis yang dibawa oleh perempuan di institusi kepolisian menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun kepercayaan masyarakat.


Tidak hanya berbicara soal peran, Susmelawati Rosya juga menekankan pentingnya membuka ruang yang adil dan setara bagi perempuan untuk berkembang.


Ia percaya bahwa ketika perempuan diberi kesempatan, maka mereka tidak hanya akan tumbuh, tetapi juga membawa banyak orang untuk ikut maju bersama.Komitmen itu, kata dia, terus diwujudkan oleh Polda Sumatera Barat melalui berbagai kebijakan yang mendukung kesetaraan dan pemberdayaan perempuan.


Lingkungan kerja yang inklusif menjadi salah satu fokus utama, agar setiap perempuan dapat menunjukkan potensi terbaiknya tanpa hambatan.


“Perempuan bukan pelengkap. Mereka adalah pilar yang menyangga peradaban,” tegasnya.


Kalimat itu tidak sekadar menjadi retorika, tetapi mencerminkan keyakinan kuat bahwa masa depan bangsa sangat ditentukan oleh kualitas perempuan hari ini.Ia juga mengajak perempuan, khususnya di Sumatera Barat, untuk terus melangkah maju tanpa ragu. Menurutnya, keberanian untuk mencoba adalah awal dari perubahan besar.


Dalam setiap langkah kecil perempuan, lanjutnya, selalu tersimpan potensi besar yang mampu mengubah keadaan.


Semangat Kartini, kata dia, harus diwujudkan dalam tindakan nyata—dalam keberanian berbicara, dalam ketulusan bekerja, dan dalam kesungguhan mengabdi.


Momentum ini pun menjadi pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Masih banyak ruang yang harus diperjuangkan agar perempuan benar-benar mendapatkan tempat yang setara.Namun dengan optimisme, Susmelawati Rosya yakin bahwa perempuan Indonesia mampu menjawab tantangan zaman.


Di tengah arus perubahan global yang begitu cepat, perempuan justru hadir sebagai penyeimbang, menghadirkan nilai-nilai kemanusiaan yang semakin dibutuhkan.


Dengan pendekatan Polri humanis, ia berharap kehadiran perempuan di institusi kepolisian tidak hanya dirasakan sebagai aparat, tetapi juga sebagai sahabat masyarakat.


Akhirnya, dari Ranah Minang, pesan itu mengalir dengan hangat: perempuan bukan hanya bagian dari cerita bangsa, tetapi adalah penulis utama masa depan Indonesia.Catatan Redaksi:


Narasi yang dibangun dalam momentum Hari Kartini ini memperlihatkan bagaimana citra Polri humanis terus diperkuat melalui figur perempuan seperti Susmelawati Rosya. Tidak hanya menghadirkan pesan inspiratif, tetapi juga membangun kedekatan emosional dengan masyarakat, bahwa perempuan adalah kekuatan utama dalam menciptakan perubahan yang berkelanjutan dan berkeadilan.

 


Tanah Datar. Lintasmedianews.


Dalam rangka mendukung program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan ( Gemarikan ).Dinas Pangan dan Perikanan Kabupaten Tamah Datar menggelar Diseminasi pelatihan Pengolahan Hasil Perikanan. Senin ( 20 / 04 ) 2026. Di Kantor Wali Nagari Simawang. 


Kegiatan Desiminasi di hadiri Kabid Hendra Yanti .S.Pi beserta Anggota Imran, dan Nara Sumber Gilda Prima Zola ,SH M.kn, Wali Nagari Firman yg mewakili Sekretaris Syahrial, Serta 20 peserta dari PKK Nagari dan Kelompok Poklasar Jihad ,Jorong Ombilin.


Syahrial Sekretaris Nagari sekaligus membuka secara resmi kegiatan pelatihan Desiminasi pengolahan ikan. Wali Nagari berpesan ' Terima kasih atas pelatihan ini.jadikan lah ajang silaturrahmi dan komunikasi serta ikutilah pelatihan ini sampai selesai '. 


Hendra Yanti S.Pi Kepala Bidang Konsumsi keamanan pangan dan peningkatan Daya saing produk perikanan mengatakan ' Diseminasi pengelolaan hasil Perikanan bertujuan menyebarluaskan Ilmu dan cara mengolah ikan ke Masyarakat supaya hasil tangkapan lebih awet, bernilai jual tinggi dan tidak cepat busuk."


' Dinas Pangan dan Perikanan berharap peserta bisa mengembangkan ilmu yang sudah di peroleh dan bisa mengkomsumsi untuk Anak - anak mulai dari Balita sampai Dewasa dengan harapan akan membentuk otak yang cerdas, mengandung omega 3 .Didalam pengelolaan tidak boleh di pakai bahan kimia '.


" Monitoring kegiatan tetap jalan untuk kelompok - kelompok fan dari PKK juga bisa menjadikan produk olahan rumah tangga bisa membantu perekonomian Keluarga ". Ucap nya.


Kegiatan ini dilanjutkan dengan praktek oleh Gilda Prima Zola dengan cara membuat : Sempol Ikan Lele, Rolade Ikan , Otak - otak ikan dan juga di buat adonan dasar Versi Jumbo. 


Salah satu peserta Yanti Putri menyampaikan " Terima kasih kepada Dinas Pangan dan Perikanan yang telah memberikan Ilmu yang sangat berguna dan bermanfaat bagi Kami dan juga sangat senang dan bangga, merasa puas bisa langsung sekalian cara membuat nya. " kata Yanti. ( ERM )

 

Musi Rawas, Lintasmedianews.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar rapat paripurna dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Mura Ke – 83 tahun 2026.

Rapat paripurna dipimipin langsung Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas, Firdaus Cik Olah di Gedung DPRD setempat, Muara Beliti, Senin (20/4/2026).

Turut Hadir, Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru didampingi Ketua TP PKK Provinsi Sumsel dan jajaran. Mantan Bupati Musi Rawas periode 2004 – 2005 Ibnu Amin. Anggota Komisi XIII DPR RI Fraksi PKB SN Prana Putra Sohe. Ombusdman RI. Anggota DPRD Provinsi Sumsel. Bupati dan Wakil Bupati Musi Rawas beserta jajaran, Walikota Lubuklinggau, Bupati Rejang Lebong. Wakil Bupati Muara Enim, Unsur Forkopimda Kabupaten Musi Rawas. Jajaran OPD, Camat dan Kades di lingkungan Kabupaten Musi Rawas. 

Dalam sambutannya, Ketua DPRD Firdaus Cik Olah mengucapkan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang hadir dalam rapat paripurna ini, dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Musi Rawas ke – 83 tahun. 

Disampaikan Firdaus Cik Olah, peringatan hari jadi yang dilaksanakan pada hari ini adalah untuk menyatakan bahwa, generasi saat ini tidak akan pernah lupa akan sejarah terbentuknya Kabupaten Musi Rawas.

“Kita bukanlah generasi yang menumpang kepada sejarah. Kita adalah bagian dari sebuah generasi yang memiliki rasa hormat terhadap apa yang telah dilakukan oleh pendahulu kita,” kata Ketua DPRD Firdaus Cik Olah. 

Selain itu Bupati Ratna Machmud dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa Kabupaten Musi Rawas kini genap berusia 83 tahun, yang berawal dari penyatuan dua kewedanaan, yakni Musi Ulu dan Rawas pada 20 April 1943.

‎“Tema peringatan tahun ini adalah Musi Rawas MANTABKAN, Menuju Sumsel Maju Terus Untuk Semua, Indonesia Emas 2045. Tema ini menjadi semangat bersama dalam membangun daerah yang lebih maju,” ujarnya.

‎Sementara itu, Gubernur Herman Deru menyampaikan bahwa Musi Rawas merupakan salah satu dari tujuh kabupaten/kota tertua di Sumatera Selatan dengan perkembangan yang cukup pesat.

‎Ia menilai berbagai indikator pembangunan menunjukkan tren positif, termasuk peningkatan IPM dan penurunan angka kemiskinan. Namun demikian, pembangunan tetap harus dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas, mengingat keterbatasan anggaran dan luas wilayah Musi Rawas yang mencapai lebih dari 6.000 kilometer persegi.

‎‎“Saya yakin angka kemiskinan di Musi Rawas bisa ditekan hingga satu digit. Namun, perlu perbaikan data oleh dinas terkait dan BPS agar lebih akurat,” tegasnya.


‎Gubernur juga optimistis, dengan semangat dan sinergi yang terus terjalin, Kabupaten Musi Rawas akan semakin maju dan mampu mencapai target pembangunan yang telah direncanakan di masa mendatang.(rls.adv.anggi)

 


Aceh timur, Lintasmedia news

Suasana lapangan upacara di SMA Negeri 2 Idi, Kabupaten Aceh Timur, Senin (20/04/2026), terasa berbeda. Di hadapan ratusan siswa, Kepala Satuan Pembinaan Masyarakat (Kasat Binmas) Polres Aceh Timur, Polda Aceh, Iptu Dasril, S.H. tampil sebagai inspektur upacara sekaligus menyampaikan pesan-pesan penting terkait keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kegiatan yang dikemas dalam program Saweu Sikula itu menjadi sarana pendekatan humanis Kepolisian kepada pelajar. Melalui momen upacara bendera, pesan-pesan edukatif disampaikan langsung kepada generasi muda di lingkungan sekolah.


Dalam amanatnya, Iptu Dasril menekankan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dinilai masih menjadi ancaman serius bagi kalangan remaja. Ia mengajak seluruh siswa untuk menjauhi barang terlarang tersebut.


“Narkoba sangat berbahaya, tidak hanya merusak kesehatan, tetapi juga masa depan. Kami mengajak para pelajar untuk bersama-sama berani menolak dan melawan peredaran narkoba di lingkungan sekolah,” ujar Iptu Dasril.


Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya disiplin berlalu lintas. Para siswa diminta untuk selalu menggunakan helm saat berkendara sepeda motor, melengkapi surat-surat kendaraan, serta mematuhi rambu lalu lintas.


“Keselamatan di jalan harus menjadi prioritas. Hindari berkendara ugal-ugalan yang dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain,” katanya.


Tak hanya soal keamanan di luar sekolah, Dasril juga menyoroti pentingnya kedisiplinan dalam lingkungan pendidikan. Ia mengimbau para siswa untuk mematuhi aturan yang telah ditetapkan oleh pihak sekolah sebagai bagian dari pembentukan karakter.


Sementara itu, Kepala SMA Negeri 2 Idi, Henni Mahera Siregar, S.Pd., M.Pd. menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai kehadiran pihak kepolisian sebagai pembina upacara memberikan motivasi tersendiri bagi para siswa.


“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Kasat Binmas Polres Aceh Timur. Pesan-pesan yang disampaikan sangat bermanfaat dalam membentuk karakter disiplin dan kesadaran hukum bagi siswa,” ujarnya.

(I)

 

AGAM, Lintasmedianews.com

Upaya pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda Sumatera Barat pada akhir November 2025 terus dipercepat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) kini memperluas pembangunan hunian tetap (huntap) mandiri dengan memanfaatkan Sepablock, produk inovatif bata interlock yang diproduksi PT Semen Padang.

Setelah lebih dulu diterapkan di Kota Padang dan Kabupaten Padang Pariaman, pembangunan huntap mandiri BNPB berbasis Sepablock kini menyasar dua wilayah baru, yakni Kabupaten Limapuluh Kota dan Kabupaten Agam. Program ini diharapkan menjadi solusi cepat, efisien, dan aman bagi masyarakat terdampak bencana untuk segera memiliki hunian layak.

Pembangunan huntap mandiri di Kabupaten Limapuluh Kota dimulai di Jorong Lubuk Aur, Nagari Koto Tinggi, Kecamatan Gunuang Omeh, Rabu (15/4/2026). Kegiatan tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Sekretaris Utama BNPB, Rustian, bersama Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang.

Acara peletakan batu pertama itu turut dihadiri oleh sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Limapuluh Kota, tokoh masyarakat daerah setempat, serta perwakilan dari PT Semen Padang yang dihadiri oleh Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi, Yelmi Arya Putra.

Kemudian, peletakan batu pertama di Kabupaten Agam dilakukan pada Kamis (16/4/2026), bertempat di Jorong Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan. Peletakan batu pertama juga dilakukan oleh Sestama BNPB, Rustian, bersama Wakil Bupati Agam, Muhammad Ikbal, dan turut dihadiri oleh Kepala Harian Unsur Pengarah BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja.

Sestama BNPB Rustian menjelaskan bahwa pembangunan huntap mandiri menggunakan Sepablock bukan tanpa alasan. Produk inovatif dari PT Semen Padang ini dinilai memiliki sejumlah keunggulan, seperti ramah lingkungan, bentuk yang lebih estetis, serta proses pemasangan yang lebih cepat dibandingkan metode konvensional.

Selain itu, struktur bangunan yang dihasilkan juga lebih ramah terhadap gempa sehingga cocok diterapkan di wilayah rawan bencana seperti Sumatera Barat. “Karena itu, kami membutuhkan solusi yang tidak hanya cepat, tetapi juga aman dan berkelanjutan. Sepablock menjawab kebutuhan tersebut,” katanya dalam sambutan peletakan batu pertama pembangunan huntap mandiri BNPB di Agam.

Rustian menegaskan bahwa percepatan pembangunan menjadi faktor krusial dalam penanganan pascabencana. “Dengan penggunaan Sepablock, waktu pembangunan huntap dapat dipangkas secara signifikan sehingga masyarakat yang saat ini masih tinggal di hunian sementara (huntara) bisa segera menempati rumah permanen,” ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa pemanfaatan Sepablock tidak hanya dilakukan BNPB. Sejumlah organisasi kemanusiaan seperti Buddha Tzu Chi serta kalangan dunia usaha melalui Kadin turut menggunakan produk ini dalam pembangunan huntap di berbagai daerah terdampak. “Kami dari BNPB juga akan memperluas penggunaan Sepablock ke luar Sumatera Barat, seperti di Aceh dan Sumatera Utara yang juga mengalami bencana hidrometeorologi,” ujarnya.

Di tingkat daerah, pemerintah kabupaten menyambut baik program tersebut.

Bupati Limapuluh Kota, Safni Sikumbang, menyampaikan apresiasi kepada BNPB atas perhatian dan dukungan dalam pembangunan huntap mandiri bagi warganya. Menurutnya, konsep hunian mandiri memberikan fleksibilitas bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang memiliki lahan sendiri.

Selain itu, penggunaan Sepablock dinilai mampu menghadirkan rumah tipe 36 yang layak huni dengan kualitas yang terjamin. “Kami optimistis penggunaan Sepablock ini akan menghasilkan hunian yang nyaman dan aman bagi masyarakat. Kami berharap pembangunan bisa segera direalisasikan untuk masyarakat yang telah menyatakan kesediaan direlokasi ke huntap mandiri. Jumlahnya ada 47 kepala keluarga,” ujarnya.

Safni juga memaparkan dampak bencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya. Tercatat sebanyak 514 unit rumah terdampak, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat. Untuk rumah dengan kerusakan berat, pemerintah daerah telah melakukan pendataan guna menentukan skema relokasi, baik ke hunian terpadu maupun hunian mandiri.

“Untuk huntap mandiri, proses relokasi bisa lebih cepat, tergantung kesiapan masyarakat. Jika lahan tersedia, maka pembangunan dapat segera dilakukan. Memang saat ini sudah ada 47 kepala keluarga yang siap relokasi ke huntap mandiri, dan jumlah ini kemungkinan akan terus bertambah karena relokasi ke huntap mandiri lebih cepat dibanding huntap terpadu,” jelasnya.

Hal senada juga disampaikan Wakil Bupati Agam, Muhammad Ikbal, saat peletakan batu pertama huntap mandiri BNPB di Agam. Ia menilai bahwa huntap mandiri merupakan solusi yang lebih fleksibel dibandingkan hunian terpadu, terutama dalam menyesuaikan kebutuhan dan kondisi masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa pemerintah daerah siap mendukung penuh setiap program dari pemerintah pusat demi mempercepat pemulihan masyarakat terdampak. “Bagi kami yang terpenting adalah masyarakat bisa segera keluar dari hunian sementara dan menempati rumah yang layak. Dengan Sepablock, proses ini bisa dipercepat, dan hunian juga berkualitas,” katanya.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Agam, Rinaldi, menambahkan bahwa total hunian tetap (huntap) mandiri yang dibangun BNPB di Agam mencapai 1.089 unit.

Menurutnya, penggunaan Sepablock dalam pembangunan huntap menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat proses konstruksi.

“Percepatan pembangunan huntap menjadi prioritas pemerintah daerah guna memastikan masyarakat terdampak bencana dapat segera beralih dari huntara ke hunian tetap yang lebih aman dan nyaman. Makanya, kami juga mengapresiasi PT Semen Padang yang telah mendukung pembangunan huntap mandiri ini melalui produk Sepablock,” ujarnya.

Sementara itu, dari sisi penyedia material, PT Semen Padang memastikan komitmennya dalam mendukung program pembangunan huntap tersebut.

Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, menyatakan kesiapan perusahaan untuk memasok kebutuhan semen dan Sepablock secara optimal.

“Sepablock tidak hanya memberikan kemudahan dan kecepatan dalam pembangunan, tetapi juga menjamin kualitas bangunan. Hunian yang dibangun akan lebih nyaman, kokoh, dan layak untuk ditempati dalam jangka panjang. Kami siap mendukung pasokan Sepablock untuk membangun huntap untuk korban bencana di Sumatera Barat,” ujarnya.

Dengan adanya kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dunia usaha, pembangunan huntap mandiri di Sumatera Barat diharapkan dapat berjalan cepat dan tepat sasaran. Program ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam membangun ketahanan masyarakat terhadap bencana di masa mendatang. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.