Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota Padang walikota solok

 

Sumbar, Lintasmedia News– Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumatera Barat mengungkap dugaan tindak pidana perbankan dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan kredit konvensional di PT Bank Nagari Cabang Pembantu Sijunjung. Dalam kasus yang merugikan keuangan negara tersebut, polisi telah menetapkan tiga orang tersangka.


Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyatakan bahwa pengungkapan ini berawal dari serangkaian penyelidikan terkait dugaan penyimpangan dalam penyaluran kredit, baik untuk debitur konvensional maupun syariah, selama periode tahun 2022 hingga Mei 2025.


"Hasil penyidikan, saat ini telah ditetapkan tiga orang tersangka. Kasus ini melibatkan 125 orang debitur dengan total plafon kredit fantastis, yakni sebesar Rp50,335 milyar," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Kombes Pol Susmelawati menegaskan, modus operandi yang dilakukan para tersangka meliputi manipulasi profil debitur, merekayasa objek usaha yang akan dibiayai beserta agunannya, hingga pemalsuan tanda tangan nasabah pada slip penarikan uang. "Puncaknya, mereka melakukan pencairan dana kredit terhadap 125 debitur tersebut," tambahnya.


Dalam kesempatan yang sama, Kasubdit 2 Ditreskrimsus Polda Sumbar, Kompol Purwanto, menjelaskan bahwa kasus ini terbongkar berawal dari audit internal pihak Bank Nagari yang menemukan adanya fraud (penyimpangan).

Ketiga tersangka tersebut memiliki peran masing-masing, yakni berinisial REP selaku Pimpinan Bank Nagari Cabang Pembantu Siberut, HWH selaku petugas kredit, dan MS yang berperan mencari data debitur.


"Motifnya adalah untuk mengejar target bank agar mencapai prestasi. Dari penyimpangan ini, para tersangka mendapatkan fee. Pimpinan menerima Rp10 hingga Rp20 juta per pencairan, petugas kredit Rp5 juta, dan MS sekitar Rp1,7 juta per debitur," ungkap Kompol Purwanto.


Kompol Purwanto menambahkan, saat ini total barang bukti yang disita mencapai 132 dokumen, termasuk SK, pejabat bank, dokumen kredit, dan berkas pengajuan debitur.


Untuk tersangka REP dan HWS, yang atas perbuatannya dijerat dengan pasal 49 ayat 1 huruf a dan atau Pasal 63 ayat 1 huruf a Undang-Undang Nomor 4 tahun 2023, tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dengan ancaman hukuman penjara minimal 5 tahun paling lama 15 tahun, untuk pasal bank konvensional atau syariah. 


Sementara itu untuk tersangka MS, dijerat dengan Pasal 49 ayat 2 huruf a dan atau Pasal 63 ayat 4 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan dengan ancaman hukuman penjara minimal 3 tahun paling lama 8 tahun.


Hingga saat ini, penyidik Polda Sumbar telah melakukan penahanan terhadap ketiga tersangka dan berkas perkara sedang dalam tahap pemenuhan petunjuk jaksa (P19) untuk kemudian dilanjutkan ke tahap P21.


(Red)

 

Sumbar, Lintasmedia News– Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., memimpin apel pagi perdana di Mapolda Sumatera Barat, Senin (13/7/2026). Dalam kesempatan tersebut, Kapolda memberikan arahan tegas kepada seluruh jajarannya untuk senantiasa mengedepankan pendekatan humanis dan memberikan keteladanan dalam melayani masyarakat.


Apel yang diikuti oleh seluruh pejabat utama, Pamen, Pama, Brigadir, tamtama serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) Polri di lingkungan Polda Sumbar ini menjadi momen penting bagi Kapolda untuk menyampaikan visi dan komitmen kepemimpinannya di wilayah hukum Sumatera Barat.

Dalam arahannya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy menekankan bahwa kepemimpinan yang efektif tidak terletak pada seberapa banyak arahan yang diberikan, melainkan pada keteladanan yang ditunjukkan di lapangan.


"Seorang pimpinan harus memberikan tauladan kepada anak buahnya, kepercayaan masyarakat dibangun bukan hanya melalui ucapan, tetapi melalui sikap, tindakan dan pengabdian yang konsisten setiap hari, " tegas Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy.


Menyikapi karakteristik masyarakat Sumatera Barat yang dikenal memiliki pendirian kuat, Kapolda menginstruksikan agar jajarannya tidak menggunakan pendekatan kekerasan. Sebaliknya, ia mendorong tindakan persuasif dan pelayanan yang lebih mengayomi.


"Tugas kita sebagai Polri adalah melindungi, mengayomi, dan melayani masyarakat. Layani mereka, tidak perlu kita terpengaruh atau terprovokasi dengan apa yang diucapkannya," tambahnya.


Mengakhiri arahannya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengajak seluruh personel untuk terus solid, kompak, dan bersatu dalam menghadapi tantangan tugas ke depan. 


(Red)

 

Padang, Juli 2026, Lintasmedia News 

Mantan Atlit Voli Indonesia- MAVI Korwil Sumatera Barat terbentuk dengan Ketua Umum Drs H. Yusman Kasim dengan Sekretaris Umum Ir.Jafri . Insha Allah kepengurusan ini akan dikukuhkan oleh Ketua Umum Mavi Pusat, Dra Wiji Hastuti, Sabtu tanggal 18 Juli 2026 di Aula Kantor Gubernur Sumbar,Jalan Sudirman, Padang.


Ketua Umum MAVI Korwil Sumbar Drs Yusman Kasim menjelaskan, Organisasi Mantan Atlet Voli Indonesia (MAVI) dibentuk dengan tujuan utama sebagai wadah silaturahmi untuk mempererat persaudaraan dan persatuan antar mantan pemain nasional maupun daerah. 


Lebih dari itu, MAVI menjadi motor penggerak untuk mendukung pembinaan atlet usia dini dan memajukan prestasi olahraga voli di tanah air, sebut Mantan Wakil Walikota Padang ini.


Secara rinci, dijelaskan Yusman Kasim tujuan dibentuknya MAVI meliputi:

Membina Atlet Usia Dini: MAVI berkomitmen mencari dan melahirkan bibit-bibit muda berbakat, seperti melalui penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) kelompok umur. 


Menjaga Solidaritas: Menjadi wadah temu kangen dan saling berbagi pengalaman antar mantan atlet lintas generasi. 

Sinergi dengan PBVSI: Menjadi mitra strategis bagi Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) dalam menyukseskan program-program keolahragaan nasional. 


Perhatian Sosial: Memperjuangkan nasib dan kesejahteraan para mantan atlet yang kerap terlupakan setelah masa kejayaan mereka usai, tegas Yusman Kasim.


KEPENGURUSAN


Berdasarkan SK nomor 008/Skep/PP- MAVI/IV/2026 yang ditandatangani Ketua Umum Mavi Pusat Dra Wiji Hastuti, kepengurusan Mavi Sumbar terdiri dari ; Pelindung, Gubernur, Ketua KONI Sumbar,Bupati dan Wako se-Sumbar , May,Pol,Pur. Maaf Atjin RB.

Sedangkan Dewan penasehat, Ketua PBVSI Sumbar,Prof Dr Syafruddin Nurdin,Mpd, Drs. K. Saruli dan Dewan Pembina,Evi Yendri SI.P, Afrizal Cai,Zulkarnain, Anggota Nazar.


Ketua Umum .Drs Yusman Kasim, Wakil Ketua I,Syafril,SE, Wakil Ketua II, Afrizal,SE, Sekretaris Umum, Ir.Jafri, Wakil, AKP Helza Fitria,SH, Bendahara,Syafriawati, Wakil Bendahara Wildan Muchtar.


Bidang organisasi, Ir. Yanuar, Irwandi,SH, Drs.Syahrul,Erwin Bachtiar,ST,Padri

Bidang Keolahragaan, Irwan Zikri,SE,Absi Ultra Yenedi,Refky Dwi Sahputra,SH Mkn, Idris.


Bidang Dana dan Usaha, Drs.Hasraf Sani, Ir Hevan Bahar, Djafrial Koyal,Liza Apriandri.

Bidang Sosial. Alimesri,Ramli Edison, Mawardi Tomi,Suyanto.

Bidang Hubungan Masyarakat, Zulnadi,SH, Riswandi, Suhartatik, Dasril Lase. **

 

Padang, Lintasmedia News— Semangat menyambut tahun ajaran baru begitu kental di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Padang. Sebanyak 200 siswa baru resmi memulai perjalanan pendidikan mereka melalui kegiatan Masa Ta'aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun Ajaran 2026/2027 yang dibuka langsung oleh Wakil Walikota Padang, Maigus Nasir , setelah memimpin upacara pengibaran bendera di halaman MAN 3 Padang, Senin (13/7/2026).


Kegiatan tersebut dihadiri oleh Komandan Polisi Militer Komando Distrik Angkatan Laut (Danpom Kodaeral) II Padang Kolonel Marinir (PM) Almuhaimin, Koto Tangah Rio Ebu Kecamatan Pratama, Kepala MAN 3 Padang Marliza, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kota Padang, jajaran dewan guru, orang tua siswa, serta seluruh siswa MAN 3 Padang.

Prosesi pembukaan MATAMUDA ditandai dengan pemasangan simbolis tanda-tanda peserta oleh Maigus Nasir bersama Kolonel Marinir (PM) Almuhaimin. Selama masa orientasi, para siswa baru akan menerima pembinaan karakter dengan bimbingan prajurit Kodaeral II Padang sebagai bagian dari upaya menanamkan disiplin, tanggung jawab, dan semangat nasional sejak usia dini.


Dalam pesannya, Maigus Nasir mengajak semua siswa untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga membangun karakter yang kuat sebagai landasan utama untuk meraih masa depan yang gemilang. Menurutnya, kecerdasan intelektual hanyalah salah satu unsur pendukung, sedangkan sikap, integritas, dan disiplin sebenarnya merupakan penentu utama kesuksesan seseorang.

Ia mengutip hasil penelitian akademis oleh Thomas J. Stanley yang menyebutkan bahwa Intelligence Quotient (IQ) hanya menempati peringkat ke-21 sebagai faktor penentu kesuksesan, sedangkan almamater berada di posisi ke-23. Di sisi lain, karakter seperti kejujuran, disiplin, kerja keras, dan tanggung jawab adalah faktor-faktor yang paling menentukan kesuksesan seseorang.


"Menurut Thomas J. Stanley, IQ hanya berada di urutan ke-21 sebagai faktor penentu kesuksesan, sedangkan almamater berada di urutan ke-23. Bahkan, karakter seperti kejujuran dan disiplin adalah faktor utama yang mengantarkan seseorang menuju kesuksesan," kata Maigus.


Untuk memperkuat pesannya, Maigus mencontohkan perjalanan hidup Oprah Winfrey yang mampu meraih kesuksesan dunia meskipun berasal dari keluarga sederhana. Baginya, kisah tersebut adalah bukti bahwa latar belakang bukanlah halangan selama seseorang memiliki karakter yang kuat, kemauan untuk belajar, dan ketekunan dalam menghadapi berbagai tantangan.

Menurut Maigus, pembentukan karakter generasi muda kini menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota Padang. Komitmen ini diwujudkan melalui Program Unggulan Surau Cerdas (Progul) , yang bertujuan untuk menghidupkan kembali fungsi masjid dan musala sebagai pusat pendidikan karakter, pengembangan moral, dan pengembangan kompetensi generasi muda.


Melalui program ini, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari Subuh Mubarakah, Remaja Masjid Reborn, penyediaan ruang belajar digital dan fasilitas internet gratis di masjid dan musala, hingga revisi kurikulum Madrasah Diniyah Takmiliyah Wustha (MDTW) dan Ta'limul Qur'an lil Aulad (TQA) agar lebih relevan dengan kebutuhan pendidikan masa kini.

Ia juga mengumumkan bahwa mulai bulan ini, Pemerintah Kota Padang akan kembali melaksanakan program pembinaan karakter bagi siswa SMP melalui kegiatan 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz) yang berlangsung setiap hari Kamis hingga Minggu setelah shalat Maghrib hingga shalat Isya di masjid-masjid dan musala.


"Mulai bulan ini, siswa SMP di Kota Padang akan kembali ke masjid dan mengikuti kegiatan pembinaan karakter melalui program 3T (Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz) yang dilaksanakan setelah shalat Maghrib hingga shalat Isya, mulai Kamis hingga Minggu," ujarnya.

Selain membangun karakter, Pemerintah Kota Padang juga terus memperluas akses pendidikan melalui Program Padang Juara . Program ini memberikan kesempatan kepada putra dan putri terbaik Kota Padang untuk melanjutkan pendidikan di luar negeri melalui skema beasiswa.


"Tahun ini kami mengirim sebanyak 60 siswa untuk melanjutkan pendidikan mereka di Tiongkok, 10 orang ke Malaysia, dan sebelumnya kami juga mengirim 14 orang ke Universitas Arizona, Amerika Serikat. Ini adalah bentuk komitmen Pemerintah Kota Padang untuk membuka akses pendidikan yang lebih luas bagi generasi muda," kata Maigus.

Ia berharap seluruh siswa baru MAN 3 Padang dapat memanfaatkan masa orientasi sebagai momentum untuk mengenal lingkungan sekolah, mengembangkan semangat belajar, mempererat persahabatan, dan membentuk karakter positif yang siap menghadapi tantangan di masa depan.


Melalui kolaborasi antara sekolah, keluarga, pemerintah, dan unsur-unsur TNI, MATAMUDA MAN 3 Padang diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan pengenalan lingkungan sekolah, tetapi juga menjadi langkah pertama dalam membentuk generasi muda yang cerdas, berkarakter, berintegritas, dan siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu membawa kemajuan bagi Kota Padang, bangsa, dan negara. (***)

 
Pasaman Barat,Lintas Media News
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Evi Yandri Rajo Budiman, resmi menutup Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Region 1A Sumatera 2026.

 Ajang bergengsi ini berlangsung di Sirkuit Permanen Peridon Siap Maju, Aek Nabirong, Nagari Pematang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (12/7/2026).

Selama dua hari kompetisi (11–12 Juli), puluhan tim dari berbagai provinsi di Pulau Sumatera unjuk kebolehan dan strategi. Kehadiran Evi Yandri yang didampingi anggota DPRD Sumbar, Ade Putra dan Hanapi Lubis, menjadi bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan olahraga otomotif nasional.

Evi Yandri mengapresiasi kesuksesan panitia, sponsor, dan seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, kejurnas ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan jangka panjang.
"Kami berharap ajang ini mampu melahirkan pembalap berprestasi yang bisa membawa nama daerah ke tingkat nasional hingga internasional. Semoga kegiatan sejenis semakin rutin digelar sebagai wadah positif bagi generasi muda," ujar Evi Yandri.

Ia juga berterima kasih kepada tim tamu dan pendamping yang datang dari luar provinsi. Evi berharap kenyamanan dan pelayanan yang diberikan tuan rumah meninggalkan kesan mendalam.

"Silakan kembali berkunjung ke Sumbar, khususnya ke Koto Balingka ini," tambahnya saat menyambut para tamu perwakilan daerah.

Lebih lanjut, legislator Sumbar ini memaparkan bahwa sport tourism seperti kejurnas memberikan dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat setempat. Aktivitas ini terbukti menggerakkan sektor UMKM, perhotelan, jasa transportasi, hingga meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pasaman Barat.

Antusiasme ribuan penonton yang memadati sirkuit sepanjang akhir pekan menjadi bukti tingginya minat masyarakat. Kesuksesan ini sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Pasaman Barat sebagai salah satu destinasi utama penyelenggaraan ajang olahraga otomotif berskala nasional.(*)


Pasaman Barat,Lintas Media News Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ade Putra, menyatakan dukungannya terhadap kesiapan Kabupaten Pasaman Barat menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumbar 2026. Menurutnya, keberadaan Sirkuit Peridon Siap Maju di Nagari Pamatang Panjang, Kecamatan Koto Balingka, menjadi modal penting dalam menyukseskan ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Ade Putra saat menghadiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Peridon Siap Maju Grand Final Regional 1A Sumatera 2026 yang digelar di Sirkuit Peridon Siap Maju, Sabtu (11/7/2026).

Ade Putra menilai penyelenggaraan kejuaraan grasstrack tersebut membuktikan bahwa Pasaman Barat memiliki fasilitas olahraga otomotif yang memadai dan siap digunakan untuk event berskala besar, termasuk Porprov Sumbar 2026.

"Keberadaan Sirkuit Peridon Siap Maju merupakan aset penting bagi Pasaman Barat. Sirkuit ini tidak hanya menjadi sarana pembinaan atlet otomotif, tetapi juga menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat mereka," kata Ade Putra.
Menurutnya, kehadiran sirkuit tersebut juga memberikan dampak sosial yang positif. Selain mendukung pembinaan olahraga, sirkuit dapat menjadi solusi untuk menekan aksi balap liar yang kerap melibatkan kalangan remaja.

Ade Putra bahkan menyebut Sirkuit Peridon Siap Maju sebagai salah satu sirkuit terbaik yang dimiliki Sumatera Barat saat ini. Karena itu, ia menilai fasilitas tersebut sangat layak menjadi venue cabang olahraga motocross pada Porprov Sumbar 2026.

"Kami mendukung penuh pembangunan olahraga di Pasaman Barat. Kehadiran sirkuit ini menjadi aset berharga bagi daerah dan sangat layak digunakan sebagai venue Porprov Sumbar 2026," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, menegaskan pemerintah daerah siap mendukung seluruh persiapan pelaksanaan Porprov Sumbar 2026. Ia menyebut Sirkuit Peridon Siap Maju akan menjadi salah satu venue yang digunakan untuk cabang olahraga motocross dan arung jeram.

"Insyaallah pada Oktober 2026 Kabupaten Pasaman Barat menjadi tuan rumah Porprov Sumbar. Salah satu cabang yang akan dipertandingkan adalah motocross dan arung jeram di Sirkuit Peridon Siap Maju ini. Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat siap mendukung dan bersinergi agar pelaksanaannya berjalan sukses," ujar Doddy.

Selain menyiapkan sarana dan prasarana, Pemkab Pasaman Barat juga terus melakukan pembinaan atlet yang akan berlaga pada Porprov mendatang. Pemerintah daerah berharap para atlet mampu meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Pasaman Barat di tingkat provinsi.

Doddy menambahkan, pelaksanaan kejuaraan grasstrack tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berperan dalam mencetak atlet-atlet potensial serta membangun aktivitas positif bagi generasi muda sehingga terhindar dari balap liar, penyalahgunaan narkoba, dan berbagai perilaku negatif lainnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk DPRD Sumbar, Pasaman Barat optimistis mampu menjadi tuan rumah yang sukses sekaligus melahirkan prestasi membanggakan pada Porprov Sumbar 2026 mendatang. (***)

Payakumbuh, Lintas Media News
Anggota DPRD Sumbar Irsyad Syafar menegaskan pentingnya memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga tenis meja sebagai langkah strategis mencetak atlet berprestasi. Menurutnya, semakin banyak kompetisi dan pembinaan yang digelar, semakin besar peluang Sumatera Barat melahirkan atlet berkualitas yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Irsyad saat menghadiri pembukaan Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Tenis Meja se-Sumatera Barat 2026 di Hall SMKN 2 Payakumbuh, 10–12 Juli 2026.

Kejuaraan yang mengusung tema “Berlatih Membentuk Kemampuan, Sportivitas Membentuk Karakter, Pertandingan Melahirkan Juara Sejati” itu menjadi ajang pembinaan sekaligus wadah menjaring bibit-bibit atlet potensial dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Pembukaan Kejurprov turut dihadiri Ketua Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Sumbar Gustami Hidayat, Ketua Umum KONI Sumbar Hamdanus, Ketua KONI Kota Payakumbuh Khairul Mufti, Tim Humas KONI Sumbar Agusmanto, jajaran pengurus PTMSI, serta perwakilan daerah peserta.
Irsyad menilai kejuaraan olahraga tidak hanya berfungsi sebagai arena kompetisi untuk menentukan juara, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter, peningkatan kemampuan teknik, serta memperkuat mental bertanding para atlet.

Menurutnya, semakin sering atlet mendapatkan kesempatan bertanding, semakin besar pula peluang mereka berkembang dan meraih prestasi yang lebih tinggi.

“Melalui event-event seperti ini, saya mengajak seluruh pihak untuk berpartisipasi dan mendukung perkembangan tenis meja di Sumatera Barat. Seperti yang disampaikan Ketua Umum PTMSI, olahraga tenis meja harus semakin memasyarakat dan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Dengan pembinaan yang berkelanjutan dan kompetisi yang rutin, kita optimistis akan lahir atlet-atlet berkualitas yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Irsyad, Minggu (12/7) 

Ia juga mengapresiasi PTMSI Sumbar, KONI, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah bekerja keras menyukseskan Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026. Menurutnya, kolaborasi dan komitmen bersama menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem olahraga yang sehat dan berprestasi.

Irsyad berharap para atlet dapat memanfaatkan kejuaraan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas selama pertandingan berlangsung.

“Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet. Tunjukkan kemampuan terbaik, junjung tinggi sportivitas, dan jadikan setiap pertandingan sebagai sarana untuk menambah pengalaman serta meraih prestasi. Terima kasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, menunjukkan soliditas dan semangat luar biasa sehingga Kejurprov ini dapat terselenggara dengan baik dan sukses,” tambahnya.

Kejurprov Tenis Meja Sumbar 2026 diharapkan menjadi momentum penting untuk memperkuat pembinaan olahraga prestasi di daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, kejuaraan ini juga diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet terbaik yang kelak membawa nama Sumatera Barat bersinar di berbagai kejuaraan tingkat nasional maupun internasional. (***)

Padang,Lintas Media News
Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumbar Maifrizon memimpin langsung apel pagi rutin yang diikuti oleh seluruh aparatur sipil negara (ASN) serta pegawai di lingkungan sekretariat DPRD Sumbar di Lapangan Parkir Kantor DPRD Provinsi Sumatera Barat, Senin (13/7/2026).

Apel pagi rutin ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kedisiplinan dan meningkatkan koordinasi antarpegawai dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan serta pelayanan kepada masyarakat. Selain itu, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk menyatukan komitmen seluruh jajaran sekretariat dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas dan fungsi DPRD Provinsi Sumatera Barat.

Dalam pelaksanaannya, apel berlangsung tertib dan penuh semangat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian kegiatan dengan khidmat sebagai bentuk tanggung jawab dan dedikasi terhadap tugas yang diemban.
Sekretaris DPRD Provinsi Sumatera Barat, Maifrizon, menegaskan bahwa apel pagi bukan sekadar rutinitas, tetapi juga momentum penting untuk membangun budaya kerja yang disiplin, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik.

“Apel pagi menjadi momentum untuk memperkuat disiplin, koordinasi, serta komitmen bersama dalam memberikan pelayanan terbaik demi mendukung kinerja DPRD Provinsi Sumatera Barat,” ujar Maifrizon.

Melalui kegiatan ini, Sekretariat DPRD Sumbar berharap seluruh pegawai dapat terus meningkatkan integritas, semangat kerja, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat guna mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang efektif dan profesional. (***)


Padang,Lintas Media News
Wakil Ketua DPRD Sumbar yang juga Ketua Lemkari Pengurus Provinsi Sumatera Barat, Nanda Satria, memimpin rapat pengurus harian yang menyepakati pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) Lemkari Sumbar pada Minggu, 19 Juli 2026 mendatang.

Rakor tersebut akan menjadi agenda penting organisasi pasca pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PB Lemkari sekaligus menyusun arah program kerja Lemkari Sumbar sepanjang tahun 2026.

Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria mengatakan, Rakor perlu segera dilaksanakan untuk menyatukan langkah seluruh jajaran pengurus dalam menjalankan berbagai program pembinaan karate di daerah.

“Rapat ini berfokus pada pembahasan persiapan pasca KLB PB Lemkari dan menyusun agenda kegiatan Lemkari di Sumbar sepanjang tahun 2026. Alhamdulillah kegiatan Rakor yang mendesak mesti dilaksanakan,” ujar Wakil Ketua DPRD Sumbar Nanda Satria usai memimpin rapat di ruang kerjanya, Jumat (10/7/2026).

Rapat tersebut turut dihadiri Firdaus Ilyas, Ketua Majelis Sabuk Hitam (MSH) Lemkari Sumbar Agus Mardi, Sekretaris Umum Daryulisman, Wakil Ketua I Syofirman, Wakil Ketua IV Repelita, Bendahara Galang Taufik, Bidang Disiplin dan Etika Yatimen, serta Ketua MSH Lemkari Kota Padang Yunaldi.

Sebagai karateka DAN IV Lemkari, Nanda Satria menegaskan Rakor akan menjadi forum untuk menyepakati berbagai agenda strategis organisasi, mulai dari pelaksanaan Ujian Kenaikan Tingkat (UKT) atau kenaikan sabuk hingga penyelenggaraan kejuaraan karate di Sumatera Barat.

Menurutnya, kesepakatan program kerja yang dihasilkan dalam Rakor nantinya akan menjadi pedoman bagi seluruh jajaran Lemkari dalam meningkatkan pembinaan atlet dan memperkuat organisasi di tingkat daerah.

“Melalui Rakor ini, beberapa agenda kegiatan seperti ujian kenaikan tingkat, penyelenggaraan kejuaraan, dan program pembinaan lainnya dapat disepakati bersama,” kata Nanda.

Ia berharap Rakor menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus memperkuat sinergi seluruh pengurus dalam memajukan prestasi karate Lemkari di Sumatera Barat sepanjang 2026. (***)



PADANG,Lintas Media News
 Upaya melestarikan warisan tradisi masyarakat Minangkabau terus digalakkan. Festival Sipak Rago se-Sumatera Barat yang memperebutkan Piala Bergilir Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, kembali digelar pada Sabtu–Minggu (11–12/7/2026).

Sebanyak 28 tim dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam festival yang mengusung tema "Lestarikan Budaya dengan Permainan Anak Nagari Sipak Rago" ini. Acara dibuka langsung oleh Evi Yandri Rajo Budiman di Gedung Rohana Kudus, Kota Padang, Sabtu (11/7/2026).

Penyelenggaraan tahun 2026 merupakan kali kelima festival ini digelar menggunakan dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) melalui dana pokok pikiran (pokir) Evi Yandri.

"Sebenarnya sejak 2015 sudah kita gelar dengan dana seadanya. Namun, dengan sokongan APBD, ini menjadi tahun kelima pelaksanaannya secara resmi," ujar Evi Yandri saat membuka festival.

Ia menekankan pentingnya menjaga eksistensi sipak rago yang telah diakui sebagai Warisan Budaya Takbenda (WBTb) secara nasional sejak beberapa tahun lalu agar tidak punah dan tetap diwariskan ke generasi muda.

Evi menjelaskan bahwa sipak rago merupakan cikal bakal sepak takraw, tetapi memiliki filosofi permainan yang sangat berbeda. Berbeda dengan sepak takraw yang mengutamakan kompetisi untuk mengalahkan lawan, sipak rago justru menonjolkan kerja sama dan kolaborasi antarpemain.

"Jika sepak takraw dimainkan berhadapan untuk saling mengalahkan, sipak rago justru menuntut kerja sama agar bola tetap bertahan di udara selama mungkin.

 Di sini tercermin nilai kekompakan, ketangkasan, gotong royong, dan tidak ada rasa ingin balas dendam," jelasnya.
Nilai luhur tersebut mengajarkan setiap pemain untuk selalu memberikan umpan terbaik kepada rekannya, meskipun mereka menerima bola dalam posisi yang sulit atau kurang ideal.

Selain nilai budaya, sipak rago memiliki catatan sejarah yang unik. Pada masa penjajahan Belanda, permainan ini menjadi kedok bagi pemuda Minangkabau untuk melatih ketangkasan fisik dan bela diri secara sembunyi-sembunyi.

"Dulu Belanda melarang orang Minang latihan bela diri. Melalui permainan ini mereka terkecoh, dikira kita sekadar bermain bola, padahal sekaligus berlatih bela diri (silat)," ungkap Evi.

Upaya pelestarian ini mendapat apresiasi positif dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar yang diwakili Kepala Museum.

 Adityawarman, Tuti Alawiyah, menyatakan sipak rago bukan sekadar olahraga tradisional, melainkan identitas budaya yang kaya akan nilai sejarah, sportivitas, dan disiplin.

"Penyelenggaraan festival ini sangat penting agar permainan tradisional tetap dikenal dan diminati generasi muda," tutur Tuti. 

Pihaknya juga berterima kasih atas komitmen pengalokasian dana pokir dari DPRD untuk pemajuan kebudayaan lokal.
Apresiasi senada disampaikan Camat Kuranji, Rozaldi Rosman. Ia menilai festival ini memberikan ruang representatif bagi anak nagari untuk menjaga nilai-nilai adat Minangkabau di tengah gempuran modernisasi.

Festival Sipak Rago se-Sumatera Barat ini memperebutkan total hadiah uang tunai sebesar Rp29,5 juta. Prosesi pembukaan acara ditandai dengan tendangan bola pertama oleh Evi Yandri Rajo Budiman, didampingi oleh unsur Forkopimda, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Babinsa, serta para tamu undangan.(*)


Padang,Lintas Media News
 Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Iqra Chissa Putra, mendorong percepatan penyelesaian pembebasan lahan untuk mendukung proyek penataan kawasan Pantai Padang (Taplau), khususnya di ruas Jalan Samudera dan area belakang Hotel Pangeran, Kota Padang.

Komitmen tersebut disampaikan Iqra saat melakukan kunjungan dan koordinasi dengan Kantor Wilayah ATR/BPN Provinsi Sumatera Barat pada Kamis, (9/7/2026), guna menindaklanjuti berbagai kendala teknis yang masih menghambat proses pengadaan tanah di lokasi tersebut.

Menurut Iqra, koordinasi lintas instansi sangat penting untuk mengurai berbagai persoalan yang muncul di lapangan agar program penataan kawasan wisata dan infrastruktur Kota Padang dapat berjalan sesuai rencana.

"Semangat kita sama, yaitu mempercantik dan memperindah Kota Padang. Itu tujuan utama yang ingin kita capai bersama," kata Iqra dalam pertemuan tersebut.
Ia menjelaskan, terdapat dua titik yang menjadi perhatian utama dalam proses pembebasan lahan, yakni kawasan Jalan Samudera di ruas Hang Tuah serta area di belakang Hotel Pangeran.

Untuk lokasi belakang Hotel Pangeran, Iqra mengungkapkan adanya kajian akademis terkait mekanisme pergantian tanah yang perlu ditelaah lebih lanjut. Karena itu, seluruh proses harus mengacu pada kajian yang komprehensif dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

"Kami meminta solusi dan langkah percepatan bersama. Untuk persoalan di belakang Hotel Pangeran, kami juga mendapat informasi adanya kajian akademis terkait pergantian tanah. Tentu kita ingin semua berjalan sesuai aturan yang berlaku," ujarnya.

Sementara itu, untuk persoalan lahan di ruas Hang Tuah, Iqra menyebut sudah mulai terlihat perkembangan positif. Pemerintah daerah bersama pihak terkait juga berencana membentuk tim percepatan guna mempercepat penyelesaian berbagai kendala administrasi dan teknis.

"Alhamdulillah untuk ruas Hang Tuah sudah mulai ada titik terang. Yang penting sekarang ada progres dan jangan sampai proses ini stuck. Dalam waktu dekat akan dibentuk tim percepatan dengan melibatkan pihak-pihak terkait," jelasnya.

Iqra menegaskan bahwa penyelesaian persoalan ganti rugi lahan menjadi faktor kunci keberhasilan proyek penataan kawasan tersebut. Semakin cepat persoalan lahan diselesaikan, semakin cepat pula tahapan pembangunan dapat dilaksanakan.

Ia berharap dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Sumbar, Pemerintah Kota Padang, ATR/BPN, serta seluruh pemangku kepentingan agar proses percepatan dapat berjalan efektif.

"Kami optimistis apabila persoalan lahan bisa segera diselesaikan, pembangunan fisik dapat mulai dilaksanakan pada tahun 2028. Saya yakin ini akan mendapat dukungan dari Pak Gubernur maupun Pak Wali Kota demi kemajuan Kota Padang," katanya.

Iqra juga mengusulkan agar seluruh pihak terkait, termasuk Dinas PUPR Provinsi Sumbar dan Pemerintah Kota Padang, duduk bersama dalam satu forum koordinasi untuk menyamakan persepsi dan mencari solusi terbaik terhadap seluruh kendala yang masih tersisa.

"Koordinasi ini sangat krusial agar proyek penataan kota berjalan lancar. Ini merupakan wujud komitmen bersama untuk meningkatkan infrastruktur dan mempercantik Kota Padang tercinta," tutup Iqra. (***)

 

Pasbar, Lintas Media News Com


Fahrein ,S.Sos,M.Si mantan Staf Ahli Kantor. Bupati Pasaman Barat ,setelah purna tugas kembali mendaftarkan diri menjadi calon Wali Nagari secara langsung ke Kantor Panitia Pemilihan Wali Nagari Rabi Jonggor pada Kamis siang,9/10 2026.


Saat dikonfirmasi terkait pendaftaran untuk calon Wali tersebut telah menyerahkan semua Persyaratan yang diminta dan dinyatakan lengkap oleh panitia dan pertama mendaftar dari sekian calon yang ingin bertanding ,allahamdulillah tak ada kendala terangnya.


Ia mengatakan dengan ucapan terima kasih, atas pelayanan yang diberikan oleh para Panitia ,terlebih adanya sambutan dari P.J Wali Nagari Rabi Jonggor M.Zunni dan Sekna Warta Irawan yang sempat berbincang-bincang terkait penerimaan pendaftaran serta bagaimana keadaan Nagari Rabi Jonggor ke depan.


Kepada penerima pendaftaran mengatakan rasa ucapan terima kasih,atas pelayanan yang baik dengan nada bangga dan penuh semangat.


Ia pun mengatakan lebih singkat terkait pencalonan dirinya untuk ikut pada pesta pemilihan Pilwana Wali Nagari ini Tahun 2026 ini ,karena adanya keterpanggilan hati dan keiklasan semata ,demi membangun Nagari Rabi Jonggor yang kita cintai ini ke depan terang ayah yang memiliki 3 orang anak laki-laki ini.


Tentunya ,andaikan ada kepercayaan dari masyarakat untuk memimpin Pemerintahan nantinya ,akan berusaha memberikan lebih maksimal ,yang terbaik bagi masyarakat sesuai Visi Misi yang sudah kita siapkan tegas mantan pejabat yang sudah memulai karirnya dari kota Padang ,pindah ke Pemda Kabupaten Pasaman Barat dan tak diragukan lagi kepemimpinannya dengan segudang pengalaman dan memang jadi pilihan kita .

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.