Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
PADANG, Lintasmedia News– Wakapolda Sumatera Barat, Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., CSPHR, menerima kunjungan silaturahmi Bhabinkamtibmas Kelurahan Banuaran, Aipda Dian Wihendro Ratno, di ruang kerjanya di Mapolda Sumbar, Selasa (15/9/2026). Pertemuan tersebut sekaligus menjadi ajang promosi pengembangan produk UMKM lokal, Keripik Pisang Dian Pitok.
Dalam ruang silaturahmi tersebut, Wakapolda Sumbar menyampaikan dukungan penuh terhadap lini usaha UMKM Keripik Pisang Dian Pitok yang dinilai kreatif memanfaatkan pasokan bahan baku pisang lokal dari Pulau Sikakap, Kepulauan Mentawai.
Pengembangan usaha ini dipandang sebagai bentuk kontribusi nyata personel kepolisian dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, khususnya sektor UMKM di Kota Padang.
“Wakapolda Sumbar memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pengembangan usaha Keripik Pisang Dian Pitok. Langkah ini menjadi momentum positif dalam memajukan UMKM Kota Padang sekaligus mengangkat potensi komoditas pisang dari Kepulauan Mentawai,” ujar Bhabinkamtibmas Kelurahan Banuaran, Aipda Dian Wihendro Ratno, Selasa (15/9/2026).
Dukungan pimpinan polda ini diharapkan dapat memotivasi para pelaku UMKM lokal untuk terus meningkatkan mutu produk serta memperluas jangkauan pasar.
Inisiatif Bhabinkamtibmas dalam mendampingi dan memasarkan usaha olahan pangan daerah dinilai mampu memperkuat sinergi Polri dengan masyarakat dalam sektor pemberdayaan ekonomi.
Pasbar,Lintas Media News Com.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat mendorong penguatan budaya literasi sebagai fondasi membangun generasi yang berilmu, kritis, kreatif, berkarakter, dan berdaya saing. Hal itu disampaikan Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan saat membuka Festival Literasi Tingkat Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026 di Padang Tujuh, Selasa 15/9.
Mengusung tema Dari Literasi Mencapai Prestasi dan Pengetahuan Wujudkan Pasaman Barat Sejahtera, festival tersebut menjadi momentum untuk meningkatkan budaya membaca sekaligus memperluas pemahaman masyarakat terhadap pentingnya literasi dalam menghadapi perkembangan teknologi dan informasi.
Wakil Bupati M. Ihpan mengatakan, literasi tidak sebatas kemampuan membaca dan menulis, tetapi mencakup kemampuan memahami informasi, berpikir kritis, mengambil keputusan, menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan, serta terus belajar sepanjang hayat.
Literasi harus mendorong kita dari sekadar tahu menjadi paham, dari sekadar percaya menjadi mampu memverifikasi, serta bijak melihat peluang dan mempertimbangkan risiko, ujarnya.
Ia juga mendorong generasi muda agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi mampu menjadi pencipta, inovator, dan pemimpin yang adaptif di era digital.
Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, menegaskan bahwa membangun budaya literasi merupakan tanggung jawab bersama. Pemerintah berperan menyediakan fasilitas dan kebijakan, sekolah membangun budaya belajar, guru membimbing dan menginspirasi, orang tua mendampingi anak, sedangkan komunitas menghidupkan ruang kreativitas.
Budaya literasi harus dimulai dari keluarga. Orang tua memiliki peran penting mengenalkan anak pada buku, cerita, pengetahuan, serta membangun kebiasaan belajar sejak dini. Literasi adalah gerakan bersama.
Ny. Sifrowati Yulianto juga menekankan pentingnya literasi karakter dan budaya agar kemajuan teknologi tetap berjalan seiring dengan nilai-nilai agama dan budaya. Karena itu, gerakan literasi perlu diperkuat mulai dari keluarga, sekolah, nagari hingga lingkungan masyarakat.
Ia juga mengajak seluruh pihak menjadikan perpustakaan sebagai ruang yang hidup, terbuka, dan produktif, sekaligus mendorong lahirnya penulis-penulis muda Pasaman Barat.
Kegiatan tersebut dihadiri staf ahli, asisten dan kepala OPD, Kacabdin Wilayah VI Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat, Camat Pasaman, Ketua GOW, Ketua DWP, Wali Nagari Aua Kuning, Bunda Literasi Kecamatan Pasaman, pegiat dan komunitas literasi, pustakawan, pendidik, peserta Festival Literasi, serta tamu undangan lainnya.
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Sebanyak 30 peserta Bukittinggi Next Leader Angkatan I tahun 2026 mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pemuda selama empat hari, 14–17 September 2026, di Kampus IPDN Sumatera Barat, Baso. Apel pembukaan Bukittinggi Next Leader (BNL) Tahun 2026 tersebut dipimpin Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.
Kegiatan yang diikuti jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi, unsur pimpinan IPDN, ASN IPDN, peserta BNL 2026, serta praja muda tersebut berlangsung di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatra Barat, Senin (14/09). Pelatihan dilaksanakan dengan metode retret untuk memperkuat karakter, wawasan, serta kemampuan kepemimpinan para peserta.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Bukittinggi Next Leader (BNL) 2026 dilaksanakan Pemko Bukittinggi dalam rangka menyiapkan calon pemimpin muda yang berintegritas, berpikir kritis, mampu bekerja sama serta melahirkan inovasi. Ia mengatakan, pembangunan daerah membutuhkan generasi muda yang mampu memahami persoalan masyarakat, menawarkan gagasan, serta berani mengambil peran. Kepemimpinan tidak harus menunggu seseorang menjadi pejabat, namun kepemimpinan dimulai ketika seseorang berani mengambil tanggung jawab.
"Program ini kita rancang bukan sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai proses pembelajaran, pembentukan karakter, pengenalan pemerintahan, penguatan kemampuan kepemimpinan, serta ruang bagi pemuda untuk melahirkan gagasan nyata bagi kemajuan Kota Bukittinggi", ujar Ramlan
Sementara itu, Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat, Dr. Lalu Satria Utama, menyampaikan, IPDN Kampus Sumatera Barat menyambut baik program Pemerintah Kota Bukittinggi ini sebagai upaya membina generasi muda yang inovatif dan berintegritas. Bukittinggi Next Leader (BNL) Tahun 2026 merupakan wadah pembinaan kader kepemimpinan masa depan yang menjunjung tinggi integritas, disiplin dan jiwa pamong praja. (Sandra)
Pasbar,Lintas Media News Com.
Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Paraman Ampalu , nagari Rabi Jonggor Adi Harindra sangat mendukung dan antusias serta siap membantu segala sesuatunya dalam rangka persiapan proses pelaksanaan Sarana Prasarana Utilitas untuk pembangunan PagarTK Paud Muhammadiyah.
Ia lebih jauh mengatakan terkait Pembangunan Pagar ini merupakan hasil dari Pokok pikiran Sulaiman Anggota DPRD Pasbar dari Daerah Pemilihan III khusus untuk Paraman Ampalu kepada Media ini ,Senin. 14/9 saat berada dilapangan.
Dengan adanya bantuan ini selaku Ketua PCM dan masyarakat sangat berterima kasih ,demi keamanan ,kenyamanan Anak-anak kita dan kelancaran proses belajar mengajar di TK yang kita Cintai ini nantinya tegasnya lagi.
Ia pun berharap banyak nantinya setelah ditempati kepada Kepala Sekolah dan para Gurunya dapat menjaga,merawat fasilitas yang diberikan Pemerintah Daerah melalui anggaran Dana APBD dengan baik ,sambil mengucapkan rasa terima kasih yang tak terhingga lagi, atas bantuan ini dalam rangka memajukan pendidikan yang lebih baik di Paraman Ampalu Selatan,Nagari Rabi Jonggor ini.
Saat dikonfirmasi Hikman Pelaksana pembangunan melalui CV. Berkah Mear Hanifa mengenai pembangunan TK Paud ini dengan Nilai Kontrak sejumlah 112 juta lebih dengan lama 60 hari kerja terangnya.
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemko Bukittinggi menjelaskan kondisi Gajah Zidan yang agresif sejak tahun 2022 lalu. Penjelasan tersebut disampaikan Wali Kota Bukittinggi, didampingi Sekda, Asisten II, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Diskominfo di Aula Balaikota, Senin (14/09).
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, gajah merupakan salah satu satwa yang dilindungi. Pemerintah Daerah, tidak punya kewenangan untuk satwa yang dilindungi, karena semua kewenangan itu, berada di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).
Menurut Ramlan enam surat resmi dari Pemko Bukitinggi sejak Juni 2024 hingga Desember 2024, termasuk satu surat di tahun 2025 tentang kondisi Gajah Zidan telah dilayangkan. Dari enam surat itu, hanya satu kali dibalas BKSDA, yang isinya, Gajah Zidan bisa direlokasi ke Taman Satwa Kandi, Sawahlunto. Namun, belum ada tindaklanjut dari surat itu.
"Pemko tidak boleh sewenang wenang untuk memindahkan satwa yang dilindungi, semua kewenangan ada di BKSDA, Kalau kita yang lakukan kita salah dari segi aturan," ungkapnya
Wali Kota juga menjelaskan terkait salah satu mahouth atau keeper atau penanggungjawab utama Gajah Zidan yang mengundurkan diri. Salah satunya Legianto, pawang gajah yang mengundurkan diri, karena cedera akibat keagresifan Gajah Zidan.
"Legianto bekerja sebagai pawang Gajah Zidan sejak 2010 hingga Juni 2024. Ia mengundurkan diri karena mengalami cedera saat menangani Gajah Zidan. Saat ini ada satu keeper penanggung jawab utama atas nama Rahmad Ramadhan yang mulai menangani Gajah Zidan dari 2024 hingga kini dan sudah kita ikutkan beberapa kali pelatihan", jelasnya
Kepala Dinas Pariwisata, Rofie Hendria, menambahkan, gajah jantan Zidan, masuk Bukittinggi tahun 2001, artinya kurang lebih 25 tahun lebih terakhir, Zidan berperilaku normal. Namun, tahun 2022, Zidan mengalami perubahan perilaku menjadi gajah yang agresif, sehingga pawang penanggung jawab utamanya, Legion, mengalami cedera. Bahkan, Zidan juga menyerang gajah betina, Lia. (Sandra/Af)
LINTASMEDIA NEWS– Pemerintah Kota Padang terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kota Padang yang dijadwalkan berlangsung pada 3–7 Oktober 2026 mendatang.
Persiapan tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Pengurus Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang di Gedung Bagindo Aziz Chan, Balai Kota Padang, Aie Pacah, Kamis (10/9/2026).
Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang juga Ketua Umum LPTQ Kota Padang mengatakan, Rakor digelar untuk memastikan kesiapan seluruh unsur yang terlibat dalam menyukseskan MTQN ke-42 tingkat Kota Padang.
“Tujuan utama Rakor ini adalah untuk merampungkan persiapan, sekaligus melihat sejauh mana kesiapan kecamatan dalam menyukseskan MTQ yang akan dilaksanakan ini. Kita ingin seluruh unsur yang terlibat dapat mempersiapkan pelaksanaan dengan sebaik-baiknya,” ujar Maigus.
Menurutnya, MTQ tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan membaca dan memahami Al-Qur’an. Kegiatan tersebut juga diharapkan menjadi sarana menjaring, membina, serta mengembangkan potensi generasi muda di bidang Al-Qur’an sekaligus menjadi bagian dari upaya membumikan Al-Qur’an di Kota Padang.
Maigus menambahkan, MTQN ke-42 tingkat Kota Padang juga diarahkan untuk memperkuat pelaksanaan Program Unggulan Smart Surau, khususnya gerakan 3T, yakni Tahsin, Tafsir, dan Tahfiz Al-Qur’an.
“MTQ tingkat Kota Padang ini dapat menjadi salah satu upaya untuk melihat sejauh mana keberhasilan program unggulan Smart Surau di masjid dan musala yang dilakukan di Kota Padang,” katanya.
Selain itu, pelaksanaan MTQN ke-42 diharapkan mampu melahirkan qari dan qariah serta talenta terbaik yang nantinya dapat mewakili Kota Padang pada MTQN tingkat Provinsi Sumatera Barat.
“Dengan adanya MTQ tingkat Kota Padang diharapkan dapat mencari talenta yang dapat mewakili Kota Padang pada MTQN tingkat Provinsi Sumatera Barat, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pesisir Selatan pada 2027 mendatang,” tutur Maigus.
Kabag Kesra Kota Padang Zul Asfi Lubis menyampaikan, MTQN ke-42 tingkat Kota Padang akan dilaksanakan dengan Kecamatan Koto Tangah sebagai tuan rumah. Sementara itu, pembukaan dijadwalkan berlangsung di Lapangan Apeksi, Balai Kota Padang, Aie Pacah.
Zul Asfi meminta para camat dan kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Padang turut berperan aktif memastikan keterwakilan peserta dari masing-masing kecamatan.
“Peran tersebut sangat penting untuk memastikan pelaksanaan MTQ dapat berjalan dengan baik dan lancar,” ujarnya.
Rakor tersebut turut dihadiri Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Asisten Pemerintahan dan Kesra Tarmizi Ismail, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, para camat dan Kepala KUA se-Kota Padang, serta jajaran terkait lainnya. (***)
LINTASMEDIA NEWS– Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Padang Tahun Anggaran 2027 resmi masuk ke meja DPRD Kota Padang. Pemerintah Kota Padang menyampaikan Ranperda tentang APBD 2027 dalam rapat paripurna DPRD Kota Padang, Senin (14/9/2026).
Penyampaian Ranperda APBD 2027 tersebut menjadi tahapan penting sebelum arah kebijakan anggaran Kota Padang untuk tahun mendatang dibahas lebih mendalam antara pemerintah daerah dan DPRD.
Rapat paripurna digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Padang dan dipimpin Ketua DPRD Kota Padang Muharlion didampingi Wakil Ketua Mastilizal Aye, Osman Ayub, dan Jupri. Sedangkan dari Pemko hadir Wali Kota Padang Fadly Amran, Sekda, Asisten I, Kepala Inspektorat, unsur Forkopimda, kepala organisasi perangkat daerah, camat, pimpinan BUMD, BUMN, perbankan, tokoh masyarakat, pimpinan partai politik, organisasi kemasyarakatan dan kepemudaan, serta wartawan.
"Agenda ini digelar menindaklanjuti surat Wali Kota Padang Nomor 900.1/641/BPKAD-PDG/2026 tentang penyampaian Ranperda APBD Tahun Anggaran 2027. DPRD Kota Padang kemudian menindaklanjutinya sesuai jadwal kegiatan DPRD yang telah ditetapkan melalui rapat Badan Musyawarah pada 31 Agustus 2026," kata Muharlion.
Dalam rapat tersebut, setelah agenda dibuka secara resmi oleh Muharlion, DPRD Kota Padang memberikan kesempatan kepada Wali Kota Padang untuk menyampaikan secara resmi Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Tahun 2027. Penyampaian itu menjadi pintu masuk pembahasan anggaran daerah untuk tahun berikutnya.
Belanja Operasi Rp2,64 Triliun
Dalam RAPBD 2027 yang disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amran, Pemko Padang menargetkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,15 triliun. Sementara pendapatan transfer diproyeksikan mencapai Rp1,57 triliun, terdiri dari transfer pemerintah pusat Rp1,45 triliun dan transfer antar daerah Rp116,1 miliar. Struktur pendapatan ini menunjukkan bahwa selain menggenjot PAD, Kota Padang masih sangat bergantung pada dukungan transfer dalam membiayai pembangunan daerah.
Di sisi belanja, angka yang disiapkan mencapai Rp2,81 triliun. Namun, komposisinya menjadi perhatian karena Rp2,64 triliun atau sebagian besar anggaran dialokasikan untuk belanja operasi. Sementara belanja modal hanya Rp168,2 miliar dan belanja tidak terduga Rp7 miliar. Besarnya dominasi belanja operasi membuat efektivitas penggunaan anggaran dan manfaat langsungnya bagi masyarakat menjadi salah satu hal yang layak dikawal dalam pembahasan DPRD.
RAPBD 2027 juga mencatat defisit Rp90,38 miliar. Pemko Padang merencanakan defisit tersebut ditutup melalui pembiayaan netto sebesar Rp90,38 miliar, dengan penerimaan pembiayaan Rp94,02 miliar dan pengeluaran pembiayaan Rp3,63 miliar. Dengan skema tersebut, postur RAPBD 2027 dinyatakan berimbang.
Fadly menyebut penyusunan APBD 2027 mengedepankan prinsip money follows program dan penganggaran berbasis hasil (outcome-oriented budgeting). Setiap alokasi anggaran dituntut memiliki tolok ukur dampak yang jelas serta diarahkan untuk memenuhi hak dasar dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kebijakan belanja juga memperhatikan mandatory spending, antara lain untuk fungsi pendidikan, kesehatan dan infrastruktur pelayanan publik.
Arah pembangunan Kota Padang 2027 mengusung tema “Penguatan Pondasi Transformasi sebagai Kota Jasa Terkemuka yang Inklusif dan Berkelanjutan.” Fokusnya meliputi peningkatan daya tarik pariwisata, produktivitas industri kreatif, akselerasi Smart City dan Kota Sehat, serta penyelarasan dengan RPJMD 2025–2029. RAPBD tersebut disusun berdasarkan kesepakatan KUA dan PPAS 2027 yang telah disepakati bersama pada 31 Agustus 2026.
Setelah disampaikan secara resmi oleh Wali Kota, RAPBD 2027 selanjutnya akan dibahas dan disempurnakan bersama DPRD Kota Padang sesuai tahapan yang berlaku. Dengan nilai belanja mencapai Rp2,81 triliun, pertaruhannya kini bukan sekadar bagaimana anggaran disahkan, tetapi seberapa jauh uang rakyat tersebut benar-benar berubah menjadi pembangunan, pelayanan publik dan kesejahteraan yang dirasakan masyarakat Kota Padang.
Dikatakan Muharlion, penyampaian Ranperda baru merupakan awal dari proses. Setelah pemerintah daerah menyerahkan rancangan anggaran, DPRD memiliki tahapan lanjutan untuk membahas substansi APBD 2027 sebelum nantinya ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.
Artinya, ujarnya lagi, sorotan publik kini tidak hanya tertuju pada besarnya anggaran, tetapi juga pada ke mana uang daerah akan diarahkan. Program yang menyentuh kebutuhan masyarakat, pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, penguatan ekonomi dan berbagai kebutuhan strategis Kota Padang tentu akan menjadi bagian penting yang patut dikawal dalam pembahasan APBD 2027. (***)
PADANG, Lintasmedia News– Forum Komunikasi Istri Karyawan Semen Padang (FKIKSP) membuka rangkaian peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-26 dengan menggelar Badminton Cup FKIKSP 2026 di GOR PT Semen Padang, Minggu (13/9/2026). Turnamen yang diikuti 32 pasangan dari berbagai persatuan bulu tangkis (PB) di Sumatera Barat itu berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas.
Mengusung tema “Semangat Juara, Sportivitas Utama”, Badminton Cup FKIKSP 2026 tidak hanya menjadi arena bagi para peserta untuk menunjukkan kemampuan dan meraih prestasi, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi, serta memperkuat kebersamaan antarpencinta bulu tangkis di Sumatera Barat.
Badminton Cup FKIKSP 2026 dibuka secara resmi oleh Penasihat FKIKSP Linda Andria Delfa. Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Umum FKIKSP Ny. Febri Maulana, Ketua Panitia Badminton Cup FKIKSP 2026 Ny. Mendra Yustisia Asri, jajaran pengurus FKIKSP, ofisial, serta perwakilan dari berbagai PB yang mengikuti pertandingan.
Sejak pertandingan dimulai, suasana kompetitif terlihat di lapangan. Para peserta tampil penuh semangat dan berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik untuk meraih kemenangan. Meski persaingan berlangsung ketat, seluruh pemain tetap menjaga suasana pertandingan yang tertib dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas.
Turnamen tersebut mempertandingkan dua kategori, yakni kategori B dan C. Pembagian kategori dilakukan agar peserta dapat bertanding secara lebih kompetitif sesuai tingkat kemampuan masing-masing. Kekuatan yang relatif berimbang membuat setiap pertandingan berlangsung menarik hingga penentuan pemenang.
Pada kategori B, pasangan Nabila–Anggah dari PB Badunsanak berhasil keluar sebagai juara I. Keduanya menunjukkan permainan yang solid dan mampu menjaga kekompakan sepanjang pertandingan. Juara II ditempati pasangan Leni–Yoga dari PB FKIKSP. Sementara itu, gelar juara III bersama diraih pasangan Elka–Eka dan Eda–Debi yang sama-sama berasal dari PB Shining.
Persaingan tidak kalah menarik tersaji pada kategori C. Pasangan Mira–Riri dari PB Shining berhasil meraih juara I setelah mampu menampilkan permainan terbaiknya. Posisi juara II ditempati pasangan Elfi–Fera dari PB FKIKSP. Adapun gelar juara III bersama diraih pasangan Nova–Mery dari PB FKIKSP dan Ruri–Widi dari PB Women.
Penasihat FKIKSP Linda Andria Delfa mengapresiasi panitia dan semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut. Menurutnya, keikutsertaan peserta dari berbagai PB di Sumatera Barat menjadi bagian penting yang membuat Badminton Cup FKIKSP 2026 berlangsung semakin meriah dan bermakna.
“Kehadiran para peserta juga mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan di antara komunitas bulu tangkis di daerah. Mari jadikan setiap pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan prestasi sekaligus menjaga nama baik PB masing-masing. Bertandinglah dengan penuh semangat dan tetap menjunjung tinggi sportivitas,” ujarnya.
Linda mengatakan, tema “Semangat Juara, Sportivitas Utama” pada turnamen ini mengandung pesan mendalam yang perlu diterapkan oleh setiap peserta. Menurutnya, menjadi pemenang merupakan sebuah kebanggaan, tetapi kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam sebuah pertandingan.
Namun, yang lebih penting, kata dia, adalah bagaimana setiap peserta berjuang dengan penuh semangat, menjaga kejujuran, menghargai lawan, menaati peraturan, dan menerima setiap hasil pertandingan dengan lapang dada. “Olahraga bukan hanya tentang siapa yang menang dan siapa yang kalah. Lebih dari itu, olahraga mengajarkan semangat berjuang, kedisiplinan, kebersamaan, serta sikap saling menghormati,” katanya.
Ketua Umum FKIKSP Ny. Febri Maulana mengatakan, pertandingan olahraga dapat menjadi sarana untuk membentuk karakter yang tangguh sekaligus memperkuat hubungan antarpeserta. Melalui olahraga, setiap orang juga belajar mengendalikan emosi, bekerja sama dengan pasangan, serta menghargai proses dan perjuangan.
“Oleh karena itu, kami berharap para peserta dapat memanfaatkan Badminton Cup FKIKSP ini sebagai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan prestasi terbaik,” kata Febri.
Badminton Cup FKIKSP, katanya, merupakan salah satu program unggulan FKIKSP. Pada tahun ini, turnamen digelar sebagai kegiatan pembuka rangkaian peringatan HUT ke-26 FKIKSP yang jatuh pada 5 Oktober 2026. Turnamen ini juga menjadi bagian dari komitmen organisasi dalam mendukung aktivitas positif yang mendorong kebugaran, kesehatan, dan kebersamaan.
Badminton Cup FKIKSP diharapkan dapat mempererat hubungan antara FKIKSP dan komunitas bulu tangkis di Sumatera Barat. Hubungan yang terjalin melalui olahraga dinilai dapat membuka ruang komunikasi dan kerja sama yang lebih luas pada masa mendatang. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan komunikasi, koordinasi, dan kerja sama yang semakin baik di antara kita,” katanya.
Febri menambahkan bahwa keterlibatan peserta dari berbagai PB memberikan warna tersendiri dalam peringatan HUT ke-26 FKIKSP. “Turnamen ini menjadi warna bagi peringatan HUT FKIKSP karena tidak hanya mempertemukan para pemain dalam sebuah kompetisi, tetapi juga menghadirkan suasana kekeluargaan dan persahabatan,” ujarnya.
Ketua Panitia Badminton Cup FKIKSP 2026 Ny. Widya Mendra menyampaikan bahwa turnamen bulu tangkis ini mendapat sambutan antusias dari kalangan pencinta bulu tangkis di Sumatera Barat. Hal itu, kata dia, terlihat dari keikutsertaan 32 pasangan yang bertanding dalam dua kategori.
Widya mengapresiasi seluruh peserta, ofisial, panitia, dan berbagai pihak yang telah mendukung terselenggaranya turnamen. Ia berharap Badminton Cup FKIKSP dapat menjadi ruang bagi para peserta untuk mengasah kemampuan sekaligus memperluas jaringan silaturahmi. “Jadikan ajang ini sebagai wadah untuk mengasah kemampuan, menjalin silaturahmi, dan menjunjung tinggi sportivitas sesuai dengan tema ‘Semangat Juara, Sportivitas Utama’,” ujarnya.
Seluruh peserta telah memperlihatkan kemampuan terbaik serta semangat bertanding yang tinggi. Oleh karena itu, setiap hasil pertandingan diharapkan dapat diterima dengan lapang dada. “Siapa pun yang menjadi pemenang, dialah yang terbaik. Namun, kebersamaan dan sportivitas yang terbangun selama turnamen merupakan kemenangan bagi kita semua,” katanya.
Setelah berhasil meraih juara I kategori B, pasangan Nabila dan Anggah dari PB Badunsanak mengaku bangga dan bersyukur atas prestasi yang mereka raih. Menurut mereka, keberhasilan tersebut diraih berkat semangat, kerja keras, dan kekompakan selama menjalani pertandingan.
Mereka pun berharap Badminton Cup FKIKSP dapat kembali diselenggarakan dengan skala lebih besar dan jumlah peserta yang lebih banyak pada tahun-tahun mendatang. “Kami berharap turnamen ini dapat digelar kembali setiap tahun. Kalau bisa, penyelenggaraan berikutnya dibuat lebih besar dan diikuti lebih banyak peserta,” kata Nabila didampingi Anggah. (*)
Padang, Lintasmedia News — Polresta Padang kembali memperketat pengamanan malam demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif. Langkah preventif ini diwujudkan melalui intensifikasi patroli rutin yang menyasar berbagai titik rawan di seluruh wilayah hukum Kota Padang. (13.09.26)
Operasi pengamanan tersebut dipimpin langsung oleh Dantimsus sekaligus Kepala Tim 1 Patroli Presisi, Ipda Ryan, bersama kekuatan Pleton 1. Kehadiran aparat di lapangan difokuskan untuk merespons keresahan publik terhadap aksi balap liar dan penggunaan knalpot brong yang kerap mengganggu kenyamanan warga.
Kapolresta Padang, Kombes Pol. Apri Wibowo, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kegiatan patroli ini merupakan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Upaya tersebut dirancang secara konsisten guna memberikan jaminan rasa aman dan nyaman bagi warga yang beristirahat maupun beraktivitas pada malam hari.
Aksi penertiban ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang proaktif memberikan informasi melalui layanan darurat Command Centre 110. Laporan cepat dari warga tersebut langsung ditindak lanjuti oleh Tim 1 Patroli Presisi untuk bergerak sigap ke lokasi sasaran di berbagai ruas jalan protokol Kota Padang.
Dalam operasi penertiban yang digelar Pleton 1, petugas berhasil mengamankan sebanyak lima unit kendaraan roda dua. Kendaraan-kendaraan tersebut kedapatan menggunakan spesifikasi tidak standar, termasuk knalpot brong yang memekakkan telinga, serta terindikasi kuat akan digunakan untuk aksi balap liar.
Seluruh barang bukti sepeda motor langsung digelandang ke Markas Komando (Mako) Polresta Padang untuk menjalani proses pendataan dan penilangan lebih lanjut. Langkah tegas ini diambil agar para pelanggar jera dan tidak mengulangi perbuatan yang membahayakan keselamatan pengguna jalan lain.
Ipda Ryan menjelaskan bahwa kegiatan patroli presisi ini akan terus ditingkatkan intensitasnya dari waktu ke waktu. Pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi kelompok remaja atau pengendara yang nekat melakukan aksi balap liar dan merusak ketenangan malam di Kota Padang.
Keberhasilan penertiban ini sekaligus menjadi peringatan keras bagi para pemilik kendaraan agar senantiasa mematuhi aturan lalu lintas yang berlaku. Kesadaran berlalu lintas dinilai menjadi kunci utama dalam menekan angka kecelakaan sekaligus menjaga ketertiban umum di ruang publik.
Polresta Padang mengimbau para orang tua agar lebih ketat mengawasi pergaulan dan aktivitas anak remaja mereka, khususnya pada malam hari. Pengawasan keluarga sangat krusial untuk mencegah generasi muda terlibat dalam aksi kenalan jalanan yang merugikan diri sendiri dan orang lain.
Masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan segala bentuk gangguan keamanan melalui saluran resmi kepolisian yang tersedia. Sinergi yang kuat antara aparat penegak hukum dan warga diyakini mampu menjadikan Kota Padang sebagai kawasan yang aman, tertib, dan nyaman bagi semua.
Pasbar Lintas Media News Com.
Pelantikan DPD Partai Nasdem Kabupaten Pasaman Barat Masa Bakti 2025-2029 oleh Fadly Amran. Ketua DPW Partai Nasdem Provinsi Sumatera Barat di Aula Kantor Bupati ,Minggu Sore 12/9, tampak Sukses dan Lancar ,demikian pantauan Media ini di lapangan.
Kegiatan pelantikan ini dihadiri Sindy Monica Salsabila Anggota Komisi I DPR RI , Fadly Amran Wali Kota Padang,Yulianto /M.Ihfan Bupati dan Wakil Bupati Pasbar ,Parulian Wakil Bupati Pasaman ,Anggota DPRD Nasdem Provinsi Sumatera Barat ,Anggota DPRD Fraksi Nasdem Kabupaten Pasaman Barat,Forkopimda, Ketua DPD ,para Pengurus ,Simpatisan Partai ,Perwakilan Partai ,tokoh Masyarakat .
Sindy Monica Salsabila mengatakan ucapan terima kasih banyak atas kehadiran Bupati dan Wakil Bupati serta undangan lainnya ,begitu juga atas fasilitas yang diberikan kepada Partai Nasdem.Ia pun meminta kepada DPD Nasdem yang baru dilantik mengingatkan kegiatan ini ,bukan momentum serimonial ,tapi harus ada program-program yang jelas dan baik ,ada perubahan untuk masyarakat Pasbar, bisa melakukan kerjasama yang baik dengan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat harapnya.
Yulianto selaku Bupati Kabupaten Pasaman Barat mengatakan ucapan terima kasih yang sama ,atas bantuan Anggota DPR RI Sindy terkait bantuan-bantuan yang diberikan berupa peralatan Pertanian mau pun Bedah rumah untuk masyarakat Pasbar ,mengedepankan kerjasama dari seluruh Partai Politik, bisa melanjutkan estafet kepemimpinan bagi Generasi Muda Pasbar ke depan.
Tak kalah pentingnya Ia sampaikan dengan ucapan Selamat atas Pelantikan Guntara sebagai Ketua DPD Nasdem bersama jajarannya .
Pada tempat yang sama Fadly Amran mengatakan ucapan terima kasih yang sama kepada Bupati dan Wakil Bupati,Forkopimda berserta undangan lainnya .kehadiran Bupati merupakan cerminan yang baik,tanda pentingnya kerjasama,mengakui banyak tantangan yang dihadapi saat ini.
Ia menekankan Restorasi atau perubahan dari Partai Nasdem harus hadir ditengah-tengah masyarakat,perlu Sinergitas,mengingatkan perlunya menyisir yang tertinggal,karena tujuan bisa partai menang ,bisa bersaing dengan baik untuk itu perlu kebaikan ,Partai Nasdem perlu dijaga ,perekrutan para kader harus baik ,apalagi masyarakat itu tahu perubahan ,namun yang terpenting tujuan untuk memakmurkan tegasnya lagi.
Ketua DPD Nasdem Pasbar Guntara menambahkan tentang Amanah yang diberikan akan memegang teguh dan siap mengibarbar Bendera Partai Nasdem keseluruh pelosok Pasbar ,merasa Optimis akan lebih banyak lagi meraih kursi untuk tahun 2029 tidak hanya 4 kursi ,tapi bisa meraih lebih lagi ,bahkan Posisi Eksekutif pun bisa diraih tegasnya.