Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak mandailing natal Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar polres Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

PADANG PARIAMAN — Lintas Media News Com, Pengurus Cabang (Pengcab) Hapkido Kabupaten Padang Pariaman menatap optimistis gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat 2026. Dengan persiapan matang dan kekuatan penuh, kontingen Hapkido Padang Pariaman membidik sedikitnya tujuh medali, terdiri dari tiga emas, dua perak dan dua perunggu.

Kontingen Hapkido Padang Pariaman akan berlaga di Kota Solok pada 9 hingga 13 Oktober 2026. Sebanyak 15 atlet, terdiri dari 10 atlet putra dan 5 atlet putri, akan memperkuat Padang Pariaman pada nomor tarung maupun seni.

Kekuatan tersebut didukung oleh satu orang manajer, satu ofisial dan dua orang pelatih yang akan mendampingi para atlet selama pelaksanaan pertandingan.

Manajer Tim Hapkido Padang Pariaman, Heri Sugianto, yang juga merupakan Wakil Ketua Pengcab Hapkido Padang Pariaman, menyampaikan optimismenya saat melepas kontingen beberapa waktu lalu.



Menurut Heri, target tujuh medali yang dipasang bukanlah target yang muluk. Target tersebut telah disesuaikan dengan kemampuan atlet, hasil latihan, serta perkembangan performa selama masa persiapan.

“Dengan target tujuh medali, yaitu tiga emas, dua perak dan dua perunggu, kami optimistis target tersebut dapat tercapai. Bahkan, kami optimistis bisa melebihi target yang telah ditetapkan untuk kontingen Padang Pariaman pada Porprov kali ini,” ujar Heri.

Ia mengatakan, para atlet telah menjalani persiapan secara serius dengan intensitas latihan yang terus ditingkatkan menjelang pertandingan. Selain kemampuan teknis, para atlet juga dipersiapkan dari sisi fisik dan mental agar mampu tampil maksimal saat berada di arena pertandingan.

Pada nomor Daryun (tarung) putra, Padang Pariaman menurunkan tujuh atlet yang akan berlaga berdasarkan kelas masing-masing.

Di kelas under 51 kilogram, Padang Pariaman diperkuat Aditya Rahman. Kemudian M. Fadli turun di kelas under 54 kilogram, M. Yunasditiya di kelas under 58 kilogram, serta M. Fahreza Fajri pada kelas under 62 kilogram.

Selanjutnya, Rafi Bersaudara akan tampil di kelas under 72 kilogram, disusul Boy Busni Sawal Putra di kelas under 78 kilogram dan Deni Saputra di kelas under 84 kilogram.

Selain nomor tarung, tiga atlet putra lainnya akan memperkuat Padang Pariaman pada nomor seni. Randi Trianda turun pada nomor Hosinsul dan Nakbob, Ikhsan Maulana pada nomor Hosinsul Ganda, sementara Hanafi Azhari akan tampil pada nomor Hyung.



Sementara itu, pada nomor putri, Padang Pariaman menurunkan lima atlet. Empat di antaranya akan bertanding pada nomor Daryun (tarung) sesuai kelas masing-masing.

Katrina Maharani akan turun di kelas under 44 kilogram, Manohara Gempita di kelas under 47 kilogram, Latifa Azahra di kelas under 51 kilogram, dan Betriana Rosa di kelas under 55 kilogram.

Sedangkan pada nomor seni, Otna Disnela akan memperkuat Padang Pariaman pada nomor Hyung.

Dengan komposisi tersebut, Pengcab Hapkido Padang Pariaman berharap seluruh atlet mampu memberikan penampilan terbaik sekaligus membuka peluang untuk menambah perolehan medali bagi kontingen Padang Pariaman.

Pelatih Hapkido Padang Pariaman, Doni Hariko, juga menyampaikan keyakinannya terhadap kemampuan para atlet. Menurutnya, semangat dan intensitas latihan yang ditunjukkan atlet selama masa persiapan menjadi modal penting menghadapi Porprov XVI.

“Melihat semangat atlet dan intensitas latihan yang kami lakukan selama persiapan, kami cukup yakin target yang telah ditetapkan bisa dicapai. Bahkan, peluang untuk meraih hasil di atas target juga terbuka,” kata Doni.

Ia menambahkan, menjelang pertandingan para atlet terus diarahkan untuk menjaga kondisi fisik, mental dan fokus terhadap pertandingan. Menurutnya, kesiapan mental menjadi salah satu faktor penting ketika atlet sudah berada di arena.


Doni berharap seluruh atlet mampu menjalankan strategi yang telah dipersiapkan, tampil percaya diri, serta tetap menjunjung tinggi sportivitas.

Dengan kekuatan 15 atlet yang terdiri dari 10 putra dan 5 putri, Hapkido Padang P

Pasbar ,Lintas Media News Com


Kemenangan Fahrein Nomor urut 4 dalam pemilihan Wali nagari Rabi Jonggor Paraman Ampalu dengan perolehan total masing-masing pada 6 TPS tersebut diraih oleh : Fahrein 613,sedangkan pesaingnya Hafis Bayer sebanyak 492,sementara Haskim dengan suara 463, Sandra Mora 234 sedangkan Syakri 50 suara ,dengan total suara keseluruhan 1852 atau partisipasi Pemilih sebanyak 68 % ,adalah kemenangan bersama dari seluruh masyarakat,demikian terucap saat dikonfirmasi Wartawan Media ini, usai kegiatan Pilwana berakhir Sabtu,3/9.2026.di Paraman Ampalu


Fahrein adalah putera kelahiran RT 01 Paraman Selatan yang menghabiskan waktunya di Kota Padang,lalu hidjrah atau pindah tugas ke Simpang Empat, kabupaten Pasaman Barat.


Di Tanah Tuah Basamo ini, Ia dipercaya untuk memegang beberapa posisi seperti :Kasi, Kabid, Kadis Koperindag dan UMKM sampai menjadi Purna tugas , Tentu dengan berbekal berbagai pengalaman ini tetap ingin berbuat lebih baik terangnya.


Ade Irawan dan Safrinal selaku Ketua Tim pemenangan mengatakan dengan ucapan terima kasih yang sama kepada para pendukung dan Simpatisan untuk datang ke TPS untuk berpartisipasi aktif untuk memberikan hak Pilihnya yang terbaik kepada pemenang,merasa haru dan bangga,berharap dapat dukungan bersama ,demi lebih baiknya Nagari Rabi Jonggor yang kita Cintai ini pungkasnya.


Tak hanya sampai di situ, Ia ingin mengabdikan untuk kampung halamannya ,tahun 2026 ini ikut mencalonkan diri untuk menjadi Calon Wali Nagari 2026-2034 berpartisipasi bersama para Calon lainnya ,andaikan dipercaya oleh masyarakat untuk membangun Nagari Rabi Jonggor sesuai dengan Mottonya : Siap Melayani Masyarakat Sepenuh Hati lebih baik,Aman ,Sejahtera dan berkeadilan.


Tentunya dengan Amanah dan kepercayaan ini, otomatis akan di jalankan sesuai dengan kemampuan ,apalagi sudah ada dalam Visi-Misi yang sudah disiapkannya untuk 8 tahun ke depan,baik Infrastruktur,Sosial,Ekonomi, Budaya dan ke Agamaan tegasnya.


Terkait dengan program-program yang ada itu, akan dilaksanakan dengan baik ,sesuai dengan keadaan Anggaran Pendapatan Belanja Nagari. Ia menekankan betapa pentingnya dukungan dan kebersamaan seluruh masyarakat membantu,karena tanpa dukungan, jelas tidak akan terlaksana harapnya lagi.


Ade Irawan dan Safrinal selaku tim pemenangan mengatakan ucapan terima kasih yang sama kepada para pendukung dan simpatisan untuk datang ke tempat Pemungutan Suara untuk berpartisipasi aktif untuk memberikan suara terbaiknya kepada pemenang,merasa haru dan bangga ,semoga dapat kita dukung bersama pinta mereka.

PADANG PARIAMAN — Lintas Media News, com, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat secara resmi membuka pertandingan cabang olahraga sepak bola Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVI Sumatera Barat Tahun 2026 di Lapangan Parit Pauh Kambar, Kecamatan Nan Sabaris, Jumat (2/10/2026).

‎Pembukaan pertandingan ditandai dengan tendangan pertama yang dilakukan oleh Wakil Bupati Rahmat Hidayat di tengah lapangan. Tendangan tersebut menjadi simbol dimulainya seluruh rangkaian pertandingan sepak bola PORPROV XVI yang digelar di Kabupaten Padang Pariaman.

‎Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Padang Pariaman Rahmad Mahmudal, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman Hendra Aswara, jajaran kepala OPD, Kapolsek Nan Sabaris, Camat Nan Sabaris, wali nagari se-Kecamatan Nan Sabaris, Ketua KONI Padang Pariaman, serta tamu undangan lainnya.

‎Kabupaten Padang Pariaman dipercaya menjadi salah satu tuan rumah pelaksanaan PORPROV XVI Sumatera Barat, termasuk untuk cabang olahraga sepak bola. Pertandingan akan berlangsung mulai 2 hingga 14 Oktober 2026 dengan sejumlah venue yang tersebar di beberapa wilayah.


Pada babak penyisihan, Grup A akan bertanding di Stadion Rajo Sampono Katapiang, Grup B di Stadion ABC Kampung Dalam, dan Grup C di Stadion Pauh Kambar. Sementara pertandingan babak perempat final hingga final sekaligus penutupan cabang olahraga sepak bola akan dipusatkan di Stadion Utama Sumatera Barat, Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung.

‎Dalam sambutannya, Wakil Bupati Rahmat Hidayat menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung persiapan dan pelaksanaan PORPROV XVI, sehingga Padang Pariaman dapat menjalankan perannya sebagai tuan rumah dengan baik.

‎Ia juga mengucapkan selamat datang kepada seluruh kontingen serta atlet yang akan bertanding pada ajang olahraga terbesar di Sumatera Barat tersebut.

‎"Saya mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh atlet yang mengikuti PORPROV XVI Sumatera Barat. Ajang ini telah vakum kurang lebih delapan tahun dan tahun ini kembali digelar serta telah dibuka secara resmi oleh Bapak Gubernur Sumatera Barat. Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung aman, lancar, dan menjunjung tinggi sportivitas," ujar Rahmat.

‎Ia mengajak para atlet untuk menampilkan kemampuan terbaik, menjaga semangat persaudaraan, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana mempererat kebersamaan antardaerah di Sumatera Barat.


Menurutnya, PORPROV tidak hanya menjadi ajang untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam pembinaan atlet dan pengembangan olahraga daerah. Dari kompetisi ini diharapkan lahir atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di tingkat yang lebih tinggi.

‎Dengan ditunjuk sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berkomitmen mendukung suksesnya pelaksanaan PORPROV XVI Sumatera Barat sekaligus mendorong kemajuan olahraga dan pembinaan atlet secara berkelanjutan di daerah. (rls/len)

Pasaman Barat, Lintasmedia News- Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, mengapresiasi keluarga besar Polres, memperingati Hari Bhayangkara ke-80 di halaman kantor bupati setempat, Simpang Empat, Rabu, 1 Juli 2026.


Kehadiran Ketua DPRD pada upacara tersebut, diikuti oleh unsur-unsur Forum Koordinasi Kepemimpinan Distrik (Forkopimda) Pasaman Barat. Beliau berharap Polri akan menjadi lebih profesional, transparan, dan selalu dekat dengan masyarakat.


Sinergi antara DPRD, Pemerintah Daerah, dan Forkopimda dalam upacara Hari Bhayangkara ke-80 ini diharapkan dapat terus memperkuat koordinasi, terutama dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan keberhasilan pembangunan di wilayah Kabupaten Pasaman Barat. 


Sehubungan dengan pidato peringatan Hari Bhayangkara ke-80 untuk Kepolisian Pasaman Barat, kata Dirwansyah, atas nama pimpinan DPRD Pasaman Barat, ia mengucapkan selamat kepada Tiga Jurnalis AJO PASBAR yang menerima sertifikat penghargaan dari Kepala Kepolisian, Agung Tribawanto hari ini.


Tiga jurnalis yang bergabung dengan Asosiasi Jurnalis Daring Pasaman Barat (AJO PASBAR) adalah Dodi Ifanda, Wisnu A Utama, dan Syafril Erizon, atas dedikasi mereka dalam mempublikasikan kegiatan Kepolisian Pasaman Barat. (***)

PADANG,Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., mendapat tugas membacakan naskah Ikrar pada Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang dirangkaikan dengan Hari Jadi ke-81 Provinsi Sumatera Barat, Kamis (1/10/2026).

Pembacaan ikrar berlangsung dalam suasana khidmat. Momentum tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga Pancasila, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah dinamika zaman. 

Bersamaan dengan itu, peringatan Hari Jadi Sumbar ke-81 menjadi momentum refleksi perjalanan daerah sekaligus memperkuat semangat membangun Sumatera Barat. Tema “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh” turut mengemuka dalam rangkaian peringatan tahun ini. 

Muhidi bersama jajaran pemerintahan dan unsur terkait menegaskan pentingnya kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan. Peringatan hari jadi bukan sekadar seremoni, tetapi juga ruang untuk mengenang perjuangan pendahulu dan menatap masa depan Sumbar.

Upacara tersebut dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy, Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, para kepala OPD, unsur Forkopimda Sumbar, serta tamu undangan lainnya. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan kuatnya kebersamaan dalam peringatan Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Jadi Sumbar.

Pesan kebangsaan juga menjadi bagian penting dari peringatan tersebut. Gubernur Mahyeldi menyampaikan bahwa Hari Kesaktian Pancasila dan Hari Jadi Sumbar menjadi momentum memperkuat semangat kebangsaan, persatuan, gotong royong, dan pengabdian kepada masyarakat. 

Dengan usia 81 tahun, Sumatera Barat memasuki fase penting untuk terus memperkuat pembangunan manusia, ekonomi, kebudayaan, pelayanan publik dan ketangguhan masyarakat. Semangat menjaga Pancasila dan membangun daerah pun menjadi pesan kuat dari peringatan yang berlangsung khidmat tersebut. (*)









PADANG,Lintas Media News
Peringatan Hari Jadi Sumatera Barat ke-81 tahun 2026 berlangsung dalam suasana penuh makna. Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumatera Barat pada Kamis (1/10/2026) menjadi momentum untuk melihat capaian pembangunan sekaligus menatap tantangan Sumbar ke depan.

Rapat paripurna tersebut menghadirkan sejumlah tokoh penting. Di antaranya Wakil Menteri Dalam Negeri RI Dr. H. Bima Arya Sugiarto, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, serta Tan Sri Dato’ Seri Panglima Dr. Rais Yatim, Presiden Senat Malaysia periode 2020–2023 yang hadir melalui Zoom Meeting.

Selain itu, hadir pula unsur Forkopimda Sumbar, anggota DPR dan DPD RI daerah pemilihan Sumatera Barat, pimpinan dan anggota DPRD Sumbar, Sekda Sumbar, bupati dan wali kota se-Sumatera Barat, pimpinan instansi vertikal, BUMN dan BUMD, perguruan tinggi, organisasi keagamaan serta tokoh masyarakat.

Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi dalam pidatonya menegaskan bahwa usia 81 tahun bukan sekadar angka. Hari Jadi Sumbar menjadi ruang untuk melihat kembali perjalanan daerah, capaian pembangunan, tantangan yang dihadapi, sekaligus memikirkan warisan yang akan diberikan kepada generasi berikutnya.

Muhidi juga menyoroti ketangguhan masyarakat Sumatera Barat dalam melewati berbagai ujian. Gempa bumi 2009, pandemi Covid-19, hingga bencana hidrometeorologi menjadi bagian dari perjalanan yang disebut sebagai pelajaran penting dalam membangun Sumbar yang semakin siap menghadapi perubahan.

Dari sisi pembangunan manusia, pidato pimpinan DPRD mencatat IPM Sumatera Barat mencapai 77,27. Sementara tingkat kemiskinan pada Maret 2026 berada di angka 5,27 persen dan Indeks Gini tercatat 0,285. Data tersebut menjadi bagian dari gambaran pembangunan Sumbar pada momentum Hari Jadi ke-81.

Perhatian juga diarahkan pada pendidikan, generasi muda dan UMKM. Muhidi menekankan pentingnya memperluas keterampilan, membuka ruang kreativitas dan inovasi, serta mendorong UMKM naik kelas melalui pengetahuan, teknologi, pembiayaan, akses pasar, digitalisasi dan pendampingan.
Tak kalah penting, identitas budaya Minangkabau turut menjadi perhatian. Nilai Adat Basandi Syara’, Syara’ Basandi Kitabullah disebut sebagai bagian dari jati diri yang harus tetap hidup di tengah perkembangan teknologi, globalisasi dan perubahan zaman.

Muhidi juga menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan ketangguhan menghadapi bencana. Risiko gempa, tsunami, letusan gunung api, longsor dan banjir menjadi alasan pentingnya mitigasi, kesiapsiagaan serta pembangunan yang memperhitungkan risiko bencana sejak awal.

Dalam kesempatan yang sama, DPRD Sumbar menyoroti pentingnya kolaborasi antara pemerintah, DPRD, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat dan perantau. Semangat bergerak bersama dinilai menjadi bagian penting dalam membangun Sumatera Barat yang tumbuh sekaligus tangguh.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Jadi ke-81 bukan hanya seremoni tahunan. Momentum tersebut menjadi kesempatan untuk mengenang perjalanan sejarah, menghargai jasa pendahulu, mensyukuri capaian dan melakukan refleksi terhadap tantangan pembangunan yang masih harus dijawab.

Mahyeldi memaparkan sejumlah indikator pembangunan Sumbar. IPM 2025 mencapai 77,27, tingkat kemiskinan Maret 2026 sebesar 5,27 persen, sementara ekonomi Sumbar pada Triwulan II 2026 tumbuh 4,54 persen secara tahunan. Ia menegaskan capaian tersebut harus diikuti peningkatan kesempatan kerja, pendapatan riil dan kesejahteraan masyarakat secara lebih merata.

Mahyeldi kemudian menegaskan pesan utama Hari Jadi Sumatera Barat ke-81, yakni “Sumbar Tumbuh, Sumbar Tangguh.” Sumbar Tumbuh dimaknai sebagai dorongan untuk meningkatkan kualitas hidup, memperkuat ekonomi dan membuka kesempatan bagi generasi muda. Sedangkan Sumbar Tangguh berarti kemampuan menghadapi tantangan, bangkit dari kesulitan serta memperkuat fondasi sosial, budaya dan pemerintahan.

Pesan Hari Jadi Sumbar ke-81 akhirnya bermuara pada satu agenda besar: pembangunan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Pemerintah, DPRD, dunia usaha, perguruan tinggi, masyarakat dan perantau didorong terus memperkuat kolaborasi agar Sumatera Barat semakin maju, sejahtera, berbudaya dan tangguh menghadapi masa depan. (*) 

PASAMAN BARAT, Lintasmedia News| Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.I.K., M.H., menghadiri Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2026 yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Kamis, 1 Oktober 2026. Kehadiran tersebut menjadi bagian dari komitmen bersama jajaran Forkopimda dalam menjaga nilai kebangsaan sekaligus memperkokoh persatuan di daerah.


Upacara berlangsung dalam suasana tertib dan penuh penghormatan. Sejumlah unsur pemerintahan, TNI-Polri, Kejaksaan, DPRD, ASN serta komponen masyarakat turut mengambil bagian dalam kegiatan yang menjadi salah satu momentum penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara tersebut.


Peringatan Hari Kesaktian Pancasila tahun ini mengangkat tema “Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.” Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa keberagaman yang terdapat di Pasaman Barat perlu dirawat melalui sikap saling menghargai, toleransi serta kesediaan menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.


Bagi jajaran kepolisian, semangat persatuan memiliki hubungan erat dengan terciptanya situasi keamanan yang kondusif. Stabilitas kamtibmas tidak dapat dibangun oleh aparat semata, melainkan membutuhkan partisipasi warga serta komunikasi yang kuat antara masyarakat, pemerintah dan unsur keamanan.


Kehadiran AKBP Agung Tribawanto dalam giat tersebut sekaligus memperlihatkan kesinambungan koordinasi antara Polres Pasaman Barat dengan pemerintah daerah dan unsur Forkopimda. Hubungan kelembagaan yang terjaga menjadi salah satu fondasi dalam menghadapi berbagai dinamika sosial serta memberikan pelayanan yang responsif kepada masyarakat.


Pasaman Barat merupakan daerah dengan latar belakang masyarakat yang beragam. Kondisi tersebut menjadi kekuatan apabila seluruh elemen mampu menjaga ruang kebersamaan, menghormati perbedaan dan menghindari tindakan yang dapat memicu konflik maupun gangguan ketertiban umum.


Semangat Pancasila juga dapat diwujudkan melalui hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Menaati ketentuan hukum, menjaga lingkungan, menghormati sesama, tidak mudah terpengaruh informasi provokatif serta menyelesaikan persoalan secara musyawarah merupakan bentuk nyata menjaga persatuan.


Polres Pasaman Barat terus mendorong pola pelayanan yang menempatkan masyarakat sebagai bagian penting dalam pemeliharaan keamanan. Kehadiran personel di tengah warga diharapkan mampu membangun komunikasi dua arah, sehingga setiap potensi persoalan dapat diketahui dan ditangani secara lebih cepat serta proporsional.


Kolaborasi TNI-Polri bersama pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda dan seluruh elemen masyarakat juga menjadi kekuatan strategis dalam menjaga Pasaman Barat tetap aman dan tertib. Kebersamaan tersebut diperlukan bukan hanya ketika terjadi persoalan, tetapi juga sebagai langkah pencegahan dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.


Melalui Upacara Hari Kesaktian Pancasila di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, semangat kebangsaan kembali diteguhkan. Kehadiran AKBP Agung Tribawanto menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk merawat persatuan, memperkuat sinergi lintas lembaga dan menghadirkan pengabdian yang benar-benar dirasakan masyarakat demi Pasaman Barat yang aman, damai dan kondusif.


TIM RMO

POLRES 50 KOTA, Lintasmedia News| Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid, S.H., S.I.K., M.H. melaksanakan kegiatan pengecekan dan kontrol kesatuan di lingkungan Polres 50 Kota sebagai bagian dari pengawasan langsung terhadap pelaksanaan tugas personel, Kamis, 1 Oktober 2026.


Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Polres 50 Kota dengan menyasar sejumlah bagian dan fasilitas kesatuan. Pengecekan dilakukan untuk memastikan setiap fungsi kepolisian berjalan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing sekaligus mendukung kesiapan pelayanan kepada masyarakat.


Dalam kegiatan itu, AKBP Syaiful Wachid tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap kondisi lingkungan dan fasilitas, tetapi juga berinteraksi langsung dengan personel. Komunikasi tersebut menjadi bagian penting untuk mengetahui kondisi pelaksanaan tugas secara nyata di masing-masing bagian.


Kontrol kesatuan juga menjadi sarana bagi pimpinan untuk memastikan kedisiplinan personel tetap terjaga. Setiap anggota dituntut memahami tugas pokoknya, bekerja secara profesional, serta mampu memberikan pelayanan kepolisian yang cepat dan tepat ketika masyarakat membutuhkan kehadiran Polri.


Kapolres 50 Kota AKBP Syaiful Wachid menekankan pentingnya tanggung jawab dalam menjalankan setiap amanah kedinasan. Menurutnya, kedisiplinan dan kekompakan personel merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari upaya menjaga kualitas pelaksanaan tugas kepolisian.


“Laksanakan tugas dengan baik, jaga disiplin dan kekompakan. Pastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat, tepat dan humanis,” pesan AKBP Syaiful Wachid kepada personel Polres 50 Kota.


Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa keberadaan personel di lingkungan kesatuan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan rutinitas kedinasan. Lebih dari itu, setiap tugas yang dilakukan harus bermuara pada terciptanya pelayanan publik yang memberikan rasa aman, nyaman dan mudah diakses masyarakat.


Pengecekan langsung yang dilakukan Kapolres 50 Kota juga menjadi bagian dari penguatan kesiapsiagaan kesatuan. Dengan mengetahui kondisi personel, fasilitas dan pelaksanaan tugas secara langsung, pimpinan dapat memastikan setiap fungsi kepolisian mampu bergerak sesuai kebutuhan situasi di wilayah hukum Polres 50 Kota.


Di sisi lain, kontrol kesatuan menjadi ruang evaluasi bagi seluruh personel untuk terus meningkatkan kinerja dan menjaga integritas. Disiplin, profesionalisme, kekompakan serta sikap humanis menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.


Melalui kegiatan pengecekan dan kontrol kesatuan di lingkungan Polres 50 Kota tersebut, AKBP Syaiful Wachid kembali menegaskan pentingnya kehadiran Polri yang bekerja dekat dengan masyarakat. Pengawasan internal yang dilakukan secara langsung diharapkan mampu menjaga kesiapan personel sekaligus memperkuat komitmen Polres 50 Kota dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.


TIM RMO

MANDAILING NATAL, Lintasmedia News— Gusti Pardamean Nasution Demisioner Ketua Umum Ima Madina Pekanbaru Sekaligus Abg dari Korban Pembacokan mendesak aparat kepolisian segera mengusut secara serius dugaan penganiayaan dan pembacokan terhadap dua warga, Timbul Rizki dan Rama Timbul, yang terjadi di kawasan tambang Siarahan, Desa Hutabargot Nauli, Kecamatan Hutabargot, Kabupaten Mandailing Natal.


Gusti, mengatakan pihaknya meminta kepolisian melakukan penyidikan secara profesional, objektif, transparan, serta sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.


Menurut Gusti, penanganan perkara tersebut penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus memastikan hak-hak korban terlindungi.


“Kami mendesak aparat penegak hukum agar segera melakukan penyidikan secara profesional, objektif, serta transparan. Apabila dalam proses hukum ditemukan bukti yang cukup mengenai adanya tindak pidana dan pihak yang bertanggung jawab, kami meminta agar diproses Di sesuai dengan ketentuan hukum,” ujar Gusti.


Desakan tersebut disampaikan setelah adanya laporan polisi yang dibuat oleh korban pada 26 Agustus 2026. Berdasarkan pemberitaan sebelumnya, laporan tersebut tercatat dengan nomor STPLP/B/137/VIII/2026/SPKT/POLSEK PANYABUNGAN/POLRES MADINA/POLDA SUMUT.

Dan Sudah Di BAB sudah pergi Ke TKP Sampai Saat Ini Belum Ada Penetapan Tersangka.


meminta kepolisian tidak hanya melakukan pemeriksaan awal, tetapi juga mendalami seluruh rangkaian peristiwa untuk mengetahui secara terang duduk perkara serta pihak-pihak yang diduga terlibat Siapapun Itu Termasuk Yang Punya Lobang Dan Yang Punya Lahan.


“Kami meminta polisi bekerja berdasarkan fakta dan alat bukti. Jika dalam proses penyelidikan dan penyidikan ditemukan pihak yang dapat dimintai pertanggungjawaban pidana, tentu harus diproses sesuai hukum,” kata Gusti.


Sebelumnya, Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy disebut telah memberikan perhatian terhadap laporan dugaan penganiayaan dan pembacokan tersebut. Pernyataan itu disampaikan saat menerima mahasiswa dan aktivis pemuda dalam agenda silaturahmi di Mapolres Madina pada Jumat (28/8/2026).


“Terkait laporan polisi atas dugaan penganiayaan dan pembacokan yang di Polsek Panyabungan tersebut, saya atensi dan akan saya hubungi nanti Kapolsek Panyabungan,” ujar Kapolres sebagaimana dikutip dalam pemberitaan sebelumnya.


Gusti menegaskan, Kami Atas Nama Pribadi Dan Lembaga Ima Madina Pekanbaru Dan AMP2K akan mengawal perkembangan penanganan perkara tersebut dan mendorong agar proses hukum berjalan secara transparan serta tidak berhenti tanpa kejelasan.


“Kami akan mengawal persoalan ini sampai ada kejelasan hukum. Kami berharap proses penegakan hukum berjalan secara objektif dan berdasarkan fakta yang ditemukan oleh penyidik,” tegasnya.


“Prinsipnya, kami ingin persoalan ini diselesaikan melalui jalur hukum. tentu harus ada pertanggungjawaban sesuai hukum yang berlaku,” pungkas Gusti.

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News- Anggota DPRD Kabupaten Pasaman Barat asal daerah pemilihan Kecamatan Talamau, Yondrizal, secara aktif mendampingi pengurus Ranting Aisyiyah Sungai Jernih dalam upaya mendirikan dan membangun Ruang Kelas Belajar (RKB) Taman Kanak-kanak Aisyiyah Bustanul Athfal (TK ABA) Sungai Jernih Talu, Nagari Sungai Jernih, Kecamatan Talamau.

 

Pembangunan gedung pendidikan ini dibiayai melalui anggaran pemerintah pusat, dari dana revitalisasi pendidikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun Anggaran 2026. Hingga kini, pembangunan telah mencapai tahap pemasangan atap sebagai struktur utama gedung.

Dukungan Nyata Wakil Rakyat.

 

Yondrizal menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya alokasi dana tersebut.

 

"Alhamdulillah, di tahun anggaran 2026 ini pemerintah pusat melalui Kemendikdasmen telah mengalokasikan dana revitalisasi khusus untuk pembangunan RKB TK ABA Sungai Jernih Talu," ujarnya.

 

Sebagai wakil rakyat sekaligus aktivis Muhammadiyah yang berdomisili di Talu, Yondrizal menegaskan komitmennya senantiasa mendampingi pengurus Muhammadiyah dan Aisyiyah di wilayah tersebut.


Perhatiannya tidak hanya tertuju pada pembangunan fisik, melainkan juga kelancaran seluruh program organisasi, termasuk penatakelolaan Panti Asuhan Muhammadiyah dan Aisyiyah di Sungai Jernih agar berjalan tertib dan berkelanjutan.

 

Pendidikan Generasi Jadi Prioritas Utama.

 

Ketua Muhammadiyah Cabang Talamau, Refinal, menyambut baik pembangunan ini dan menegaskan peningkatan kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi penerus, menjadi agenda prioritas.


Di lingkup Cabang Talamau, Muhammadiyah mengelola lembaga pendidikan berjenjang lengkap — mulai dari TK, Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), hingga Madrasah Aliyah (MA).

 

"Kehadiran TK ABA di Sungai Jernih yang kini memasuki tahap pembangunan, secara otomatis membantu pemerintah dan masyarakat setempat dalam meningkatkan kualitas sumber daya generasi melalui proses belajar-mengajar yang lebih layak," jelas Refinal.

 

Diharapkan, berdirinya gedung RKB ini akan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi anak-anak didik, sekaligus menjadi fondasi kuat bagi tumbuhnya generasi yang cerdas, berakhlak, dan bermanfaat bagi nagari serta daerah. (***)



 
 
PADANG ,Lintas Media News
 Lautan manusia memadati kawasan DPRD Provinsi Sumatera Barat, Rabu (30/9/2026) pagi. Ribuan masyarakat dari berbagai kalangan tumpah ruah mengikuti Jalan Sehat Bersama Parlemen, bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-81 tahun 2026.

Di balik meriahnya kegiatan tersebut, Sekretaris DPRD Sumatera Barat Drs. Maifrizon, M.Si. menjadi salah satu aktor penting dalam pelaksanaan kegiatan. Sebagai penanggung jawab, Maifrizon memastikan kegiatan yang mempertemukan masyarakat, legislatif, eksekutif, pelaku UMKM dan berbagai unsur lainnya itu berlangsung semarak.

Antusiasme peserta bahkan sudah terlihat sejak pagi. Meski langit Kota Padang tampak mendung, cuaca yang relatif bersahabat membuat ribuan warga tetap bersemangat mengikuti jalan sehat.

Peserta dilepas dari halaman parkir DPRD Sumbar. Mereka kemudian menyusuri Jalan S. Parman, Belanti Raya, Khatib Sulaiman, sebelum kembali menuju halaman DPRD Sumbar sebagai titik finis.

Bagi Maifrizon, kegiatan tersebut bukan sekadar olahraga bersama. Jalan sehat juga menjadi ruang memperkuat silaturahmi sekaligus memperlihatkan kolaborasi antara lembaga legislatif, pemerintah daerah dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi semua pihak sehingga kegiatan jalan sehat dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ini dapat terlaksana. Ini merupakan bentuk kolaborasi menuju Sumbar Tumbuh dan Tangguh,” ujar Maifrizon.

Tak Sekadar Jalan Sehat, UMKM Ikut Bergerak

Semarak kegiatan semakin terasa karena penyelenggara tidak hanya menghadirkan aktivitas olahraga. Maifrizon juga menekankan keterlibatan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) serta kuliner lokal Kota Padang.

Beragam makanan tradisional khas Minangkabau disediakan secara gratis bagi peserta. Sajian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan kuliner daerah kepada masyarakat luas.

“Selain jalan sehat, kita juga memberdayakan UMKM dan kuliner yang ada di Kota Padang. Berbagai makanan tradisional disajikan untuk peserta,” jelasnya.

Kehadiran UMKM membuat halaman DPRD Sumbar tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya peserta jalan sehat. Kawasan tersebut juga berubah menjadi ruang promosi bagi produk dan kuliner lokal.

Konsep ini membuat perayaan Hari Jadi Sumbar ke-81 terasa lebih dekat dengan masyarakat. Olahraga, silaturahmi dan pemberdayaan ekonomi lokal berjalan dalam satu kegiatan.

Puluhan Hadiah Tambah Semarak

Kemeriahan Jalan Sehat Bersama Parlemen semakin lengkap dengan puluhan hadiah hiburan yang disiapkan untuk peserta.

Hadiah yang disediakan cukup beragam, mulai dari mesin cuci, kulkas, rice cooker, kompor gas, sepeda motor, motor listrik hingga berbagai hadiah menarik lainnya.

Menurut Maifrizon, hadiah tersebut merupakan bentuk dukungan dan partisipasi anggota DPRD Sumbar, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat serta sejumlah instansi dan pihak terkait.

Dengan hadiah yang beragam, peserta semakin antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga kembali ke halaman DPRD Sumbar.

Muhidi: Momentum Mendekatkan Parlemen dengan Masyarakat

Ketua DPRD Sumatera Barat Drs. H. Muhidi, MM, turut mengapresiasi tingginya antusiasme masyarakat.

Menurut Muhidi, Jalan Sehat Bersama Parlemen menjadi salah satu momentum untuk mempererat kedekatan lembaga legislatif dengan masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dalam memperingati Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-81.

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi turut hadir dan melepas peserta jalan sehat. Kehadiran gubernur bersama jajaran DPRD Sumbar dan unsur pemerintah daerah memperlihatkan sinergi antarlembaga dalam menyemarakkan hari jadi provinsi.

Dari halaman DPRD Sumbar, ribuan peserta kemudian bergerak mengikuti rute yang telah ditentukan. Di sepanjang perjalanan, suasana penuh kebersamaan terasa di tengah masyarakat.

Jalan sehat akhirnya bukan hanya menjadi agenda olahraga massal. Kegiatan ini berkembang menjadi ruang perjumpaan antara masyarakat, parlemen, pemerintah daerah, UMKM dan berbagai elemen masyarakat.

Semangat kolaborasi itulah yang menjadi pesan utama peringatan Hari Jadi Provinsi Sumatera Barat ke-81: membangun daerah bukan hanya melalui kebijakan dan program pemerintah, tetapi juga melalui keterlibatan masyarakat secara langsung.

Di tengah keramaian ribuan warga, Maifrizon menegaskan bahwa kebersamaan tersebut menjadi bagian dari ikhtiar mewujudkan Sumatera Barat yang terus tumbuh dan tangguh.(*)

Pasaman Barat, Lintasmedia News-Realisasi pendapatan daerah Pasaman Barat pada semester I Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp689,17 miliar atau sekitar 54,40 persen dari target Rp1,266 triliun dalam tanah yang sama.


Laporan itu disampaikan Wakil Bupati Pasaman Barat M. Ihpan, dalam sidang paripurna DPRD di ruang sidang dewan, Padangtujuh, Simpang Empat Jumat (17/7). Sidang paripurna, dipimpin Ketua DPRD Dirwansyah. Hadir pada kesempatan itu, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah selaku Ketua TAPD, kepala OPD, wartawan dan organisasi kemasyarakatan.


“Penyampaian realisasi APBD semester I merupakan bentuk pertanggungjawaban pelaksanaan keuangan daerah sekaligus bahan evaluasi bersama DPRD untuk mengoptimalkan anggaran pada semester II,” kata M. Ihpan.


Pada APBD 2026, Pemkab Pasaman Barat menetapkan pendapatan daerah Rp1,266 triliun dan belanja daerah Rp1,302 triliun. Dengan demikian, terdapat defisit Rp35,35 miliar yang ditutup dari penerimaan pembiayaan. 


Pemkab memproyeksikan pendapatan semester II sebesar Rp577,61 miliar sehingga target tahunan optimistis tercapai. Untuk Pendapatan Asli Daerah, dari target Rp170,55 miliar, realisasinya hingga 30 Juni 2026 sebesar Rp77,17 miliar atau 45,25 persen. Prognosis semester II dipatok Rp93,37 miliar. 


Realisasi PAD ditopang pajak daerah Rp33,74 miliar atau 42,48 persen, retribusi daerah Rp30,82 miliar atau 38,96 persen, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp9,08 miliar atau 90,11 persen, serta lain-lain PAD yang sah Rp3,52 miliar atau 181,10 persen dari target.


Namun, sejumlah objek pajak belum optimal, antara lain Pajak Reklame, Pajak Air Tanah, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan, Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan, serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan. Total belanja daerah 2026 dialokasikan Rp1,302 triliun untuk belanja operasi, belanja modal, belanja tidak terduga, dan belanja transfer. 


Realisasi belanja modal dari pagu Rp168,11 miliar baru mencapai Rp10,75 miliar atau 6,19 persen. Rendahnya serapan disebabkan sebagian besar pekerjaan fisik masih tahap pelaksanaan dan diperkirakan meningkat pada semester II. Realisasi belanja transfer mencapai Rp37,73 miliar atau 23,89 persen. Adapun belanja bagi hasil kepada desa hingga akhir semester I belum terealisasi. (***)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.