Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Semarang, Lintasmedianews.com

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menegaskan komitmennya dalam Transformasi Polri melalui reformasi doktrin dan penguatan sumber daya manusia dengan meresmikan pembangunan Laboratorium Sosial Sains Kepolisian di Akademi Kepolisian (Akpol), Lemdiklat Polri, Semarang.

Peresmian ditandai dengan kegiatan groundbreaking (peletakan batu pertama) yang dipimpin oleh Wakapolri, Komjen Pol. Prof. Dr. Dedi Prasetyo, pada Senin (30/3) pukul 09.30 WIB di lingkungan Perpustakaan Akpol.

Langkah ini merupakan bagian dari reformasi fundamental Polri dalam menggeser paradigma kerja kepolisian dari yang selama ini cenderung reaktif menjadi proaktif, reflektif, dan berbasis ilmu pengetahuan.

Wakapolri menegaskan bahwa kehadiran Laboratorium Sosial Sains menjadi instrumen strategis dalam menjawab tantangan kompleks tugas kepolisian modern, khususnya dalam meningkatkan kualitas SDM Polri melalui pembaruan kurikulum pendidikan.

“Polisi masa depan tidak boleh hanya bekerja berdasarkan intuisi emosional. Setiap tindakan harus didasarkan pada riset yang mendalam. Laboratorium ini memastikan lulusan Akpol memiliki landasan filosofis, pedagogis, dan literasi yang kuat sebelum terjun ke lapangan,” tegas Wakapolri.

Laboratorium Sosial Sains Kepolisian dirancang sebagai model pembelajaran baru yang mengintegrasikan teori akademik dengan praktik langsung di tengah masyarakat sebagai perwujudan transformasi Pendidikan Taruna Berbasis Realitas Sosial

Konsep ini diperkuat oleh pandangan akademisi, Prof. Dr. Rodiyah Tangwun, Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang (UNNES), yang menyebut bahwa laboratorium sosial merupakan pendekatan pembelajaran reflektif berbasis realitas.

Dalam implementasinya, laboratorium ini memiliki tiga fungsi utama:

1. Ruang belajar berbasis fakta dan realitas sosial, di mana taruna tidak hanya memahami teori, tetapi juga mengasah kemampuan analisis dan solusi terhadap dinamika masyarakat.

2. Wujud konkret kualitas pendidikan kepolisian, yang menekankan keseimbangan antara aspek akademik dan praktik lapangan.

3. Ruang kolaborasi dengan masyarakat, menjadikan masyarakat sebagai bagian integral dalam proses pembelajaran.

Membangun Karakter dan Kompetensi Polisi Masa Depan melalui Laboratorium Sosial Sains, Polri menargetkan lahirnya perwira yang tidak hanya profesional, tetapi juga memiliki integritas dan kecerdasan holistik.

Adapun dampak yang diharapkan antara lain:

Penguatan integritas dan komitmen moral

Peningkatan keterampilan praktis berbasis situasi nyata

Kemampuan analisis dan prediksi dinamika sosial

Pembentukan kepemimpinan lapangan yang adaptif dan solutif

Laboratorium ini tidak hanya menjadi metode pembelajaran, tetapi juga fondasi dalam mencetak SDM Polri yang unggul, modern, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Kolaborasi Polri dan Perguruan Tinggi ditandai dengan hadirnya pejabat utama Mabes Polri, jajaran Lemdiklat Polri, pimpinan Akpol, serta perwakilan dari berbagai perguruan tinggi nasional.

Kehadiran akademisi dari berbagai universitas menegaskan bahwa transformasi Polri dilakukan melalui pendekatan kolaboratif antara institusi kepolisian dan dunia pendidikan tinggi.

Polri juga terus mengembangkan ekosistem keilmuan kepolisian melalui kerja sama strategis dengan perguruan tinggi, termasuk penguatan pusat studi kepolisian di berbagai kampus sebagai bagian dari pembangunan knowledge-based policing.

Kehadiran Laboratorium Sosial Sains di Akpol menjadi tonggak penting dalam perjalanan reformasi Polri, khususnya dalam membangun institusi yang adaptif terhadap perubahan zaman.

Melalui pendekatan berbasis ilmu pengetahuan, riset, dan kolaborasi, Polri menegaskan arah pemutakhiran sebagai institusi yang modern, profesional, dan terpercaya, serta mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Padang,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi didampingi Sekretaris Dewan(Sekwan) DPRD Sumbar Maifrizon memimpin Rapat Badan Musyawarah (Bamus) dalam rangka membahas penjadwalan agenda kegiatan Masa Sidang Kedua Tahun 2026. 
 di Ruang Khusus I  DPRD Sumbar, Senin (30/3/2026).

Dalam rapat tersebut, Bamus membahas secara rinci penyusunan dan penyesuaian jadwal kegiatan DPRD untuk memastikan seluruh agenda berjalan efektif dan terarah. 

Penjadwalan ini dinilai penting sebagai pedoman dalam pelaksanaan berbagai kegiatan kedewanan selama masa sidang berlangsung.
Pada kesempatan itu,Muhidi menekankan bahwa penyusunan agenda yang matang menjadi kunci dalam mendukung optimalisasi fungsi legislasi, penganggaran, dan pengawasan DPRD.

"Melalui rapat ini, diharapkan seluruh agenda kegiatan DPRD Provinsi Sumatera Barat dapat tersusun secara sistematis, selaras dengan prioritas kerja, serta mampu meningkatkan kinerja lembaga dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Sumatera Barat," harap Muhidi.(*/st)

 

PADANG PARIAMAN — Lintas Media News Com  

Hari kedua berlangsungnya Alek  Pacu Kuda di  Duku Banyak, Balah Aia, Kecamatan VII Koto Sungai Sarik, kehadiran artis minang. kembali di banjiri pengunjung  pada Minggu (29/3/2026).

 Setelah kemeriahan hari pertama yang juga di hadiri aktor papan atas Jefri Nichol, suasana justru kian memuncak. Lautan manusia memadati arena, diiringi teriakan histeris para pengunjung yang tak henti-hentinya menyebut nama sang idola, Fauzana.

Sejak siang hari, ribuan pasang mata telah tertuju ke lintasan pacu. Race demi race berlangsung sengit, menghadirkan ketegangan sekaligus hiburan bagi masyarakat. Namun, puncak kemeriahan benar-benar pecah saat panggung hiburan dibuka dan penampilan memukau dari Fauzana mengisi arena.

Begitu tiba di lokasi, Fauzana langsung disambut gemuruh penonton. Teriakan “Fauzana… Fauzana!” menggema, menciptakan atmosfer penuh energi yang membalut seluruh kawasan gelanggang. Penampilannya yang atraktif sukses membuat penonton larut dalam suasana, bernyanyi dan bergoyang bersama.

Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, menyampaikan rasa bangga dan apresiasi mendalam atas suksesnya penyelenggaraan event tersebut. Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak, mulai dari panitia, sponsor, komunitas, hingga masyarakat yang telah memberikan dukungan penuh.

Alhamdulillah, tidak ada kendala berarti. Yang kita rasakan hari ini adalah kemeriahan luar biasa. Ini kita persembahkan untuk masyarakat Padang Pariaman, baik di ranah maupun di rantau,” ujarnya.

Ia menambahkan, Pacu Kuda 2026 bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga wadah pelestarian budaya yang dikemas dengan hiburan berkualitas.

“Event ini kita hadirkan sebagai perpaduan olahraga tradisional, budaya, dan hiburan untuk masyarakat,” tambahnya.

Euforia penonton juga dirasakan langsung oleh Ratna, salah seorang pengunjung yang mengaku sangat bahagia bisa menyaksikan penampilan idolanya secara langsung.

“Senang sekali, akhirnya bisa lihat langsung Fauzana. Apalagi lagu ‘Ciinan’ yang selama ini sering saya dengar,” ungkapnya dengan wajah sumringah.

Kemeriahan yang tercipta di gelanggang Pacu Kuda Duku Banyak hari itu menjadi bukti bahwa event Pacu Kuda Padang Pariaman 2026 tidak hanya sukses sebagai ajang olahraga, tetapi juga mampu menghadirkan hiburan spektakuler yang membekas di hati masyarakat. Riuh tepuk tangan, sorak sorai, dan histeria penonton seolah menjadi penutup sempurna dari perhelatan akbar yang sarat semangat kebersamaan tersebut.(kominfo/len)

 

Pasbar,Lintas Media News Com.

Tradisi Raya Enam Rayo Anam di Surau Buya Lubuak Landua, Nagari Lubuak Landua Aua Kuniang, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, berlangsung khidmat pada Sabtu (28/3). Tradisi tahunan yang identik dengan ziarah dan silaturahmi kepada ulama (manjalang buya) tersebut menjadi momentum penguatan nilai religius sekaligus potensi pengembangan wisata religi daerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Bupati Pasaman Barat, Yulianto, bersama anggota DPRD Pasaman Barat, unsur Forkopimda, Ketua Tim Penggerak PKK Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, serta tokoh masyarakat dan pemangku kepentingan lainnya.

Dalam sambutannya, Yulianto menyampaikan apresiasi atas konsistensi masyarakat dalam menjaga tradisi religius tersebut. Ia menilai, Rayo Anam tidak hanya memiliki nilai spiritual, tetapi juga berpotensi menjadi daya tarik wisata religi.

Atas nama pemerintah daerah, saya mengucapkan Selamat Hari Raya Idulfitri, mohon maaf lahir dan batin. Kita patut berbangga karena tradisi ini tetap terjaga. Ke depan, Lubuak Landua tidak hanya menjadi tujuan wisata lokal, tetapi perlu didorong menjadi destinasi wisata religi hingga tingkat,Nasional

a menambahkan, upaya tersebut memerlukan sinergi antara pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan generasi muda dalam menjaga serta mengembangkan potensi daerah.

Dengan kebersamaan, cita-cita pembangunan daerah dapat terwujud. Mari kita berusaha dan berdoa agar Pasaman Barat semakin maju tegasnya.

Sementara itu, perwakilan keluarga Buya, Indra, menyampaikan terima kasih atas kehadiran Bupati beserta rombongan. Ia menilai kehadiran pimpinan daerah menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian tradisi dan kearifan lokal.

Kami mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bapak Bupati dan rombongan. Kegiatan manjalang buya ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus pembersihan hati.

Ia juga mengajak masyarakat menjaga kedamaian dan keharmonisan di nagari.

Apapun dinamika yang terjadi, mari diselesaikan dengan kepala dingin. Kita bersandar kepada Allah untuk menciptakan suasana yang damai .

Kegiatan ditutup dengan doa dan zikir bersama serta makan bajamba yang diikuti seluruh tamu undangan dan jamaah. Suasana khidmat menyelimuti lokasi, menegaskan Tradisi Rayo Anam sebagai sarana memperkuat nilai keagamaan sekaligus mempererat persaudaraan masyarakat.




Jakarta,Lintas Media News
 Pemerintah mulai serius menata permukiman di bantaran rel kereta api Senen. Rumah susun (rusun) untuk warga segera dibangun.

Menteri PKP Maruarar Sirait bersama Kepala BP BUMN Dony Oskaria langsung meninjau lokasi di Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Lahan yang disiapkan seluas 1,4 hektare milik PT Angkasa Pura.

Skema Khusus, BUMN Tetap Pegang Aset

Maruarar memastikan proyek ini tidak biasa. Pemerintah menyiapkan skema sinergi dengan swasta.

“Tanah tetap milik BUMN. Swasta bantu bangun, lalu diserahkan kembali. Ini pola sinergi,” tegasnya.

Konsep final akan diputuskan dalam waktu dekat, tepatnya Rabu (1/4).

Dikebut, Mulai Mei

Dony Oskaria menegaskan, proyek ini tidak boleh lambat. Pemerintah ingin warga segera mendapat hunian layak.

“Groundbreaking kita targetkan Mei. Kita butuh kecepatan,” ujarnya.

Ia juga memastikan seluruh aset BUMN akan dimaksimalkan untuk mendukung program ini.

Perintah Langsung Prabowo

Langkah ini merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto usai melihat kondisi warga di bantaran rel.

Pemerintah diminta segera membangun rumah layak lengkap dengan fasilitas MCK.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut proses sudah berjalan.

“Tim sudah bergerak untuk pembangunan hunian dan MCK yang tidak jauh dari lokasi warga,” katanya. (***)




O L E H
Elfindri (Unand)

Adalah Om Ridwan Tulus, penggiat wisata spesifik yang bekas gagasan dan gerakan beliau tercium ke banyak tokoh wisata dunia, sehingga beliau dicap sebagai penerobos gagasan dan mewujudkan wisata tematik.

Dulu 10 tahun lalu saya memperoleh kesan bahwa beliau juga memulai menawarkan jenis wisata sepesifik, yang sedikit terkait heuling bercampur hobby, misalnya melihat burung langka di hutan, melihat beragam kupu kupu. Pokoknya jenis turis yang meminati biology-forest ini cukup banyak jumlahnya.

Kemudian beralih pada "learning experience" yang tematik adalah anak anak bule pada level SMA mau belajar memasak tradisional, silat dan menari, apalagi di Minang ini jenis slow food, seperti membuat Rendang dan jenis Penganan, sangat langka. Sementara rasanya juga sejalan dengan yang dicari cari oleh bule, anak anak mereka memerlukan pengalaman selama libur di kampung kampung.

Yang terbaru adalah gagasan beliau bagaimana menarik wisatawan asing, dimana mereka memang senang tinggal di desa desa, seperti Second (slow) Tourism.

Jumlah mereka yang menyukai untuk tinggal pada durasi yang cukup lama cukup banyak, dan biasa selama musim dingin.

Pengalaman saya dengan kawan kawan dari Belanda pernah mengajak wisatawan asal Belanda dan Malaysia, bahkan mereka berebut untuk ikut datang, dengan suasana kampung apa adanya.mereka bahkan jalan pagi, dan diajarkan minum kopi segelas Rp4000 di kampung, sambil menunjukkan jenis makanan yang bisa ditawarkan kepada mereka minum pagi. Kopi, ketan, pisang goreng jenis ini tak pernah mereka peroleh di luar negeri, apa lagi harganya bisa seperdua puluh dari harga di luar negeri.

Bagi wisatawan asal barat, mereka mungkin terkesan lonely di sana, sehingga perlu penyiapan lokasi yang bersih, kamar dan toilet terjaga di desa yang akan dijadikan tempat mereka berkunjung, bangunan apa adanya tak masalah, bahkan kalau dikembalikan pada nuansa rumah setempat makin menarik.

Bagi wisata asal Malaysia, mereka justru lebih memilih datang sekeluarga, bisa saja karena terkenang akan eloknya Minang, kuliner yang cukup cocok, harga tentu mereka anggap relative murah.

Menggarap jenis wisata seperti ini memerlukan jaringan yang juga luas, mana yang menjadi target ke depan. Tinggal ditekuni secara konsisten, lambat laun ada kehidupan di belakangnya.

 

Tanah Datar, Lintasmedianews.com

Bupati Tanah Datar, Eka Putra SE.MM. secara resmi menyampaikan Nota Penjelasan terhadap Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) dalam Rapat Paripurna DPRD Tanah Datar, Jumat (27/3) 2026. Di Ruangan Sidang  Utama    Setempat.  

Rapat dipimpin Ketua DPRD Anton Yondra, didampingi Wakil Ketua Nurhamdi Zahari dan Kamrita. Turut hadir Sekretaris Dewan Alfian Fikri, unsur Forkopimda, serta jajaran kepala OPD, camat hingga wali nagari. Serta crew Media ini.

Tiga Ranperda yang diajukan meliputi perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak dan Retribusi Daerah, Ranperda Kawasan Tanpa Rokok, serta perubahan ketiga atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Susunan Perangkat Daerah.

Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam penjelasannya menyebut kan "  Ranperda Pajak dan Retribusi merupakan tindak lanjut atas evaluasi dari Kementerian Dalam Negeri yang harus segera ditindaklanjuti dalam waktu terbatas."

" Sementara itu, Ranperda Kawasan Tanpa Rokok dinilai penting sebagai upaya melindungi masyarakat dari paparan asap rokok, sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan nyaman di Tanah Datar.". Ucap nya

Adapun perubahan struktur perangkat daerah, menurut Eka Putra, menjadi langkah strategis untuk meningkatkan efektivitas kinerja Pemerintahan."

“Penataan ini penting agar organisasi perangkat Daerah lebih tepat fungsi, efisien, dan mampu memberikan pelayanan publik yang optimal,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa penyesuaian kelembagaan perlu dilakukan seiring dinamika pembangunan Daerah, sehingga roda Pemerintahan berjalan lebih responsif dan adaptif.".

Meski demikian, Bupati mengakui masih terdapat keterbatasan dalam penyusunan Ranperda tersebut. Ia berharap pembahasan bersama DPRD dapat berjalan lancar hingga mencapai persetujuan bersama." Papar nya.

Sementara itu, pimpinan sidang Anton Yondra menyampaikan bahwa pembahasan akan berlanjut pada rapat paripurna berikutnya yang dijadwalkan 30 Maret 2026, dengan agenda pandangan umum fraksi-fraksi DPRD.     ( ERM )

 

Tanah Datar, Lintasmedianews.com

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah  ( DPRD ) Kabupaten Tanah Datar menetapkan perubahan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2026 dalam sidang paripurna, Jumat (27/3 ) 2026. Di Ruangan Sidang Utama Kantor DPRD setempat.

Dua rancangan peraturan daerah (Ranperda) disepakati untuk dimasukkan ke dalam agenda pembahasan tahun ini.

Sidang dipimpin oleh  Ketua DPRD Tanah Datar  Anton Yondra, didampingi Wakil Ketua Nurhamdi Zahari dan Kamrita. Yang dihadiri  Bupati Tanah Datar Eka Putra, unsur Forkopimda, serta jajaran Pemerintah Daerah. Camat, Wali Nagari dan turut Crew Media ini.

Anton Yondra menyebutkan "  Propemperda merupakan instrumen perencanaan legislasi Daerah yang mencakup tahapan sejak perencanaan hingga penyebarluasan peraturan. Ia menegaskan, koordinasi penyusunan di lingkungan Pemerintah Daerah dilakukan oleh Bagian Hukum Setda, sementara di DPRD melalui Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda)."

" Dua Ranperda yang disepakati masuk dalam perubahan Propemperda 2026 adalah usulan Pemerintah Daerah tentang perubahan atas Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, serta usulan DPRD mengenai keterbukaan informasi publik." Ucap nya. 

Ketua Bapemperda Adrijinil Simabura mengatakan,"  kesepakatan dicapai setelah pembahasan antara tim Pemerintah Daerah dan Bapemperda. “Seluruh pihak menyepakati dua Ranperda tersebut dimasukkan dalam perubahan Propemperda 2026,” ujarnya.

Bupati Eka Putra menyampaikan"  apresiasi kepada DPRD atas dukungan dalam pembahasan perubahan tersebut. Ia menekankan bahwa revisi Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah merupakan tindak lanjut hasil evaluasi pemerintah pusat yang harus segera dilaksanakan."

" Dengan penambahan tersebut, total Ranperda yang akan dibahas sepanjang 2026 menjadi 12 rancangan. Agenda itu mencakup, antara lain, Ranperda APBD, investasi, kawasan tanpa rokok, kelembagaan Daerah, hingga regulasi tentang Nagari, Pesantren, dan pengelolaan Masjid. " katanya.      (  ERM  )

 

Lintasmedianews.com, Sumbar

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kakanwil Kemenag) Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, M.A., menyampaikan apresiasi tinggi terhadap jajaran Polda Sumatera Barat atas keberhasilan pengamanan arus mudik Idul Fitri 1445 Hijriah.

Dalam pernyataan resminya, Mahyudin menilai kolaborasi antara pihak kepolisian dengan instansi terkait telah memberikan dampak signifikan bagi kenyamanan masyarakat. Ia menyoroti beberapa poin krusial yang dinilai sukses dilaksanakan oleh Polda Sumbar, di antaranya pengawasan ketat arus mudik serta penyediaan fasilitas mudik gratis bagi warga.

"Saya menyampaikan apresiasi atas peran Polda Sumatera Barat dalam melakukan pengawasan arus mudik lebaran dan memfasilitasi mudik gratis," ujar Mahyudin di Padang.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa sinergi Polda Sumbar dengan dinas terkait terbukti efektif dalam mengurai kemacetan di titik-titik rawan. Hal ini berdampak langsung pada menurunnya angka kecelakaan lalu lintas selama periode Lebaran tahun ini.

"Bersama dinas terkait, (Polda) mampu mengurai kemacetan sehingga kecelakaan lalu lintas selama Lebaran Idul Fitri 1445 Hijriah dapat diminimalisir," imbuhnya.

Menutup pernyataannya, Kakanwil Kemenag Sumbar berharap agar stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang telah kondusif saat ini dapat terus dipertahankan. 

Ia berkomitmen untuk terus mendukung langkah-langkah Polri dalam menjaga kenyamanan masyarakat Sumatera Barat di masa mendatang. (*)




Tanah Datar,Lintas Media News
Tim dosen Universitas Terbuka (UT) pusat berkolaborasi dengan Dosen Universitas Terbuka Padang melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Kebencanaan 2026 di Nagari Guguak Malalo Tanah Datar Sumatera Barat (Sumbar).Kamis (26/3/2026).

"Kegiatan PKM Kebencanaan ini kami laksanakan dalam Upaya Pemulihan Kondisi Psikologis warga Terdampak bencana banjir bandang yang melanda Sumbar baru-baru ini khususnya di Nagari Guguak Malalo",kata Ketua Tim PKM Apri Kasman, M,Pd ( Dosen FKIP, Prodi PGPAUD).

Menurut Apri,Mitra Universitas Terbuka yang ikut berpartisipasi dalam hal ini adalah,PT. Gramedia, Temprina , PT. Macananjaya Cemerlang, PT. POS Indonesia dan JNE yang berperan dalam memberikan bantuan berupa buku cetak dan Al, Quran untuk Siswa SD-SMP-SMA terdampak.
Disamping itu,Universitas juga memberikan bantuan Hibah untuk Masyarakat Berupa Genset yang bisa digunakan masyarakat terdampak bencana banjir bandang, dan sesuai diskusi dengan Walinagari karena masyarakat sangat membutuhkan air bersih maka Universitas Terbuka juga akan berencana membangun 2 Titik Sumur bor di lokasi nagari guguak malalo.Jelas Apri.
Kepada TIM PKM UT,Walinagari Guguak Malalo Mulyadi menitipkan  pesan dan harapan kepada pemerintah, karena bangunan irigasi yang sangat terdampak dan menyulitkan masyarakat untuk bertani , untuk itu semoga pemerintah bisa membantu untuk membangun kembali infrastruktur irigasi pertanian masyarakat.

Pada kesempatan itu,Mulyadi  mengucapkan terima kasih Kepada Civitas Akedemika Universitas Terbuka Telah hadir di hati masyarakat pasca Bencana Banjir Bandang.

TIM dari UT Pusat yang Diketuai oleh Apri Kasman, M,Pd ( Dosen FKIP, Prodi PGPAUD) dan Angota  Tim yang ikut pada kesempatan itu, Erna Risnawati ,M.Si ( Dosen FKIP, Prodi PGPAUD), Dola Suciana, M.Pd ( Dosen FKIP, Prodi Pendidikan Kimia) dan Sri Siti Utami Dewi Ningrum , S.S., M.A ( Dosen FKIP, Prodi MKU) serta berkolaborasi dengan Dosen UT Padang , Dr, Meri Berlian, M.Si ( Direktur UT Padang ) dan Yendra Azisil, S.Kom ( Staf UT Padang).(st)



 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Direktur Operasi II PT Hutama Karya (Persero), Mardiansyah, mengunjungi PT Semen Padang untuk melihat langsung rumah contoh Sepablock (Semen Padang Bata Interlock), sekaligus menjajaki peluang kerja sama pemanfaatan produk turunan semen tersebut dalam proyek konstruksi, termasuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban bencana, Selasa (24/3/2026).

Kedatangan rombongan dari perusahaan konstruksi dan investasi nasional di bawah naungan Danantara itu disambut langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, di rumah contoh Sepablock yang berlokasi di sisi utara lapangan sepak bola Semen Padang FC.

Selain Direktur Utama, rombongan juga disambut sejumlah pimpinan PT Semen Padang, yakni Kepala Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan Ridwan Muchtar, Kepala Departemen Project Management Office Fery Sarvino, Staf Direktur Utama Donny Aswin Idham, serta Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi Yelmi Arya Putra.

Mardiansyah menyampaikan bahwa kunjungannya bertujuan untuk melihat lebih dekat kualitas dan keunggulan Sepablock, sekaligus membuka peluang sinergi antara Hutama Karya dan Semen Padang. Ia menilai produk inovatif tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan dalam berbagai proyek konstruksi yang tengah dan akan dikerjakan oleh Hutama Karya.

“Kami ingin mengetahui lebih jauh potensi kerja sama yang dapat dijalin, terutama dalam pemanfaatan Sepablock untuk mendukung proyek-proyek konstruksi kami. Selain itu, kami juga ingin memahami lebih mendalam keunggulan teknologi Sepablock, mulai dari aspek efisiensi konstruksi hingga kualitas material,” kata Mardiansyah.

Menurutnya, pengembangan produk ini sangat relevan untuk menjawab kebutuhan hunian layak, khususnya bagi masyarakat berpenghasilan rendah di Indonesia. “Untuk itu, kami mendorong PT Semen Padang agar dapat mengembangkan Sepablock dalam skala produksi yang lebih besar sehingga mampu memenuhi kebutuhan pasar secara luas,” ujarnya.

Setelah meninjau langsung rumah contoh, Mardiansyah mengaku terkesan. Dari sisi eksterior, bangunan tersebut terlihat estetik dengan material yang memberikan kesan premium dan tidak seperti rumah sederhana pada umumnya. Sementara dari sisi interior, ia merasakan tingkat kenyamanan yang tinggi saat berada di dalam rumah.

“Secara keseluruhan, hunian ini sudah sangat layak. Kualitasnya juga tidak perlu diragukan karena, dari paparan yang kami terima, Sepablock telah melalui berbagai uji teknologi, sertifikasi, dan standar yang berlaku,” ujar alumni Teknik Sipil Universitas Bung Hatta (UBH) tersebut.

Menurutnya, hal itu menjadi bukti bahwa Sepablock merupakan produk berkualitas tinggi hasil inovasi anak bangsa yang patut dikembangkan lebih lanjut. “Inovator dan tim PT Semen Padang harus terus mengembangkan produk ini agar semakin inovatif dan dapat dimanfaatkan secara lebih luas,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. “Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk memperkenalkan teknologi konstruksi yang tidak hanya efisien, tetapi juga memiliki kualitas unggul,” katanya.

Kepala Departemen Bisnis Non Semen & Produk Turunan PT Semen Padang, Ridwan Muchtar, menambahkan bahwa dari hasil diskusi dan peninjauan langsung, Sepablock memperoleh berbagai masukan positif dari pihak Hutama Karya. Salah satu keunggulan utama yang menjadi sorotan adalah kecepatan pembangunan.

“Dari penjelasan yang disampaikan, kami mendapat banyak masukan dari pihak Hutama Karya. Untuk bangunan huntap, Sepablock telah memenuhi banyak poin penting. Selain waktu pembangunan yang relatif singkat, sekitar 30 hari, kualitas rumah dari Sepablock juga sangat baik,” ujar Ridwan.

Menariknya, hunian berbasis Sepablock tidak lagi dipandang sebagai rumah sederhana. Menurut penilaian pihak Hutama Karya, lanjut Ridwan, kualitas yang dihasilkan sudah masuk dalam kategori rumah premium. Hal ini menjadi nilai tambah signifikan, terutama dalam upaya menyediakan hunian yang layak dan bermartabat bagi korban bencana.

“Dari penilaian pihak Hutama Karya, rumah contoh ini bukan sekadar rumah sederhana, melainkan rumah dengan kualitas premium. Artinya, melalui Sepablock, kami dapat menghadirkan huntap yang tidak asal-asalan, tetapi hunian berkelas bagi masyarakat,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Ridwan menambahkan bahwa pihak Hutama Karya juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor untuk memperluas pemanfaatan teknologi Sepablock. “Hutama Karya berharap inovasi dari PT Semen Padang ini dapat diadopsi oleh berbagai instansi dan lembaga, khususnya di Sumatera Barat, dalam pengembangan perumahan,” pungkasnya.(*)

 

Tanah Datar, Lintasmedianews.com

Dengan penuh rasa syukur kepada Allah SWT. Keluarga besar Yayasan Istana Yatim Asyifa Kumango merasa haru dan bangga bahagia yang tak terhingga  atas kelulusan Ananda Habib Habsy Al Qhardawi dalam seleksi penerimaan Tentara Negara Indonesia ( TNI ).AD Jum 'at  ( 20/03 ) 2026. Padang Sumatera Barat  dengan  Masa Pendidikan  di Padang Panjang yg di lanjutkan  Di  Bandung. Jawa Barat. 

Shinta Fttra Yunus.S.Pdi salah seorang  Pengurus Yayasan Istana Yatim Asyifa Kumango memyampaikan "  Hati Kami di penuhi  rasa syukur dan bangga melihat Anak asuh tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berani menggapai cita - cita nya . Keberhasilan ini menjadi cahaya harapan bagi Adik - adik nya yang senasib dan seperjuangan . Bahwa dengan tekad , doa dan kesungguhan tidak ada mimpi yang terlalu tinggi untuk di raih "

" Perjuangan , doa , air mata dan kerja keras yang dilalui akhirnya berbuah manis. Momen ini bukan hanya tentang kelulusan tetapi tentang bukti bahwa Anak - anak Kami mampu berdiri tegak, mengejar mimpi, dan menembus batas keterbatasan " ucap nya.

Shinta  menambahkan " Terima kasih yang sebesar - besar nya kepada para Orang tua Asuh  ( Donatur ) Yayasan Asyifa  yg tidak dapat Kami sebutkan namanya satu persatu .semoga jadi amalan Jariah dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan moril maupun  materil serta doa yang tiada henti. Tanpa kebersamaan dan kepedulian tersebut perjalanan ini tidak akan sampai pada titik yang membanggakan ini ."

" Semoga setiap kebaikan di balas oleh Allah SWT. Dengan balasan yang berlipat ganda. Semoga Ananda senantiasa di beri kekuatan , keistiqamahan dan keberkahan dalam mengemban amanah sebagai Prajurit TNI , Serta menjadi kebanggaan Agama , Nusa Bangsa dan Keluarga "  tambah nya. 

   (  ERM  )

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.