Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok


Tanah Datar. Lintasmedianews.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meresmikan hunian sementara (huntara) bagi masyarakat terdampak bencana di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatra Barat, Kamis. ( 5/02 ) 2026. 

Peresmian ini menjadi langkah awal kehidupan baru bagi warga terdampak pascabencana sehingga dapat kembali tinggal di hunian yang aman dan layak.

Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar dan seluruh pihak yang telah bekerja sama dengan baik dalam pembangunan huntara sesuai dengan target yang ditetapkan.

“Syukur _alhamdullilah_ atas kerja sama yang baik, artinya bagi yang muslim dapat menjalankan ibadah suci Ramadan di huntara yang sudah disiapkan,” ujar Rustian. 

Pemberian kunci huntara secara simbolis diberikan oleh Sekretaris Utama BNPB kepada Bupati Tanah Datar bersama perwakilan warga yang akan menempati huntara. 

Adapun sebanyak 66 unit huntara telah dibangun dan siap ditempati masyarakat di tiga titik pada wilayah Kabupaten Tanah Datar, yakni 15 unit di Nagari Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan dan 23 unit di Nagari Bungo Tanjuang, Kecamatan Batipuh yang dibangun oleh BNPB serta 28 unit di Nagari Guguk Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan yang dibangun melalui dukungan Danantara. 

Selain peresmian huntara, BNPB bersama lintas sektor terkait juga menyalurkan berbagai dukungan logistik dan kebutuhan dasar bagi penghuni huntara di Nagari Sumpur. ,

". Bantuan tersebut meliputi paket sekolah, sembako, sandang, perlengkapan ibadah, perlengkapan mandi, kasur lipat, velbed, selimut, matras, kompor dan regulator, perlengkapan dapur dan kebersihan keluarga, galon air mineral, _hygiene kit_, kipas angin, serta dipan lengkap dengan kasur dan bantal, guna mendukung aktivitas dan kenyamanan warga tinggal di huntara. '

" Peresmian huntara di Kabupaten Tanah Datar ini dilaksanakan secara serentak bersama wilayah lainnya, yaitu Kabupaten Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Aceh Tamiang, Aceh Utara, Aceh Timur, dan Pidie Jaya. Pada wilayah lainnya turut diserahkan secara simbolis Dana Tunggu Hunian (DTH) bagi masyarakat terdampak yang tidak menempati huntara. '

" Hal ini dilakukan sebagai wujud komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana secara merata di berbagai daerah serta 'memastikan masyarakat dapat tinggal di tempat yang layak sampai memperoleh hunian tetap (huntap).'  ucap Sekretaris BNPB  Dr Rustian. S.Si.,Apt.,M.Kes.      ( ERM  )

 

Lintasmedianews.com —Dharmasraya

Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memberhentikan sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Dharmasraya Sungai Rumbai menyusul dugaan kejadian gangguan kesehatan yang dialami puluhan siswa di Kecamatan Sungai Rumbai, Rabu (04/02/2026) 

Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Badan Gizi Nasional Nomor 297/D.TWS/02/2026 tertanggal 4 Februari 2026 yang ditujukan kepada Kepala SPPG Dharmasraya Sungai Rumbai.

Penghentian operasional bersifat sementara dan dilakukan dalam rangka investigasi lanjutan serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa keputusan diambil berdasarkan laporan Kepala SPPG setempat terkait dugaan gangguan kesehatan, hasil investigasi singkat di lapangan oleh Koordinator Regional Provinsi Sumatera Barat, serta pertimbangan pimpinan BGN atas terjadinya Kejadian Menonjol (KM) berupa gangguan pencernaan pada sejumlah penerima manfaat MBG.

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Drs. Jasman Dt Bandaro Bendang, MM, menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menghormati dan mendukung penuh langkah cepat yang diambil oleh Badan Gizi Nasional demi menjamin keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Pemkab Dharmasraya mendukung sepenuhnya penghentian sementara operasional SPPG Sungai Rumbai oleh BGN sebagai langkah cepat dan kehati-hatian program MBG di Kabupaten Dharmasraya."

"Sampel makanan telah diambil dan dikirim ke laboratorium Dinas Kesehatan serta BPOM di Padang untuk dilakukan pemeriksaan. Hasilnya akan kami sampaikan segera kepada BGN dan instansi  terkait. Keselamatan dan kesehatan penerima manfaat adalah prioritas utama,” ujar Jasman.

Ia menambahkan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi secara intensif dengan Dinas Kesehatan, pihak SPPG, Pemerintah Provinsi, BGN, serta seluruh unsur Forkopimda guna memastikan proses pemeriksaan berjalan cepat, akurat, dan transparan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya juga melakukan koordinasi intensif dengan RSUD dan puskesmas setempat yang melakukan perawatan untuk terus memantau kondisi pasien-pasien yang mengalami gangguan kesehatan tersebut.

“Kita menunggu hasil laboratorium dari Dinas Kesehatan dan BPOM serta berkoordinasi dengan seluruh SPPI dan SPPG agar mentaati standar operasional prosedur (SOP) keamanan SPPG sebagaimana diatur dalam Surat Edaran Kepala BGN tentang percepatan pengelolaan keamanan pangan,” jelasnya.

Jasman juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi. Menurutnya, setiap perkembangan akan disampaikan secara terbuka kepada publik dan menjadi bahan evaluasi bersama.

Pemerintah Kabupaten Dharmasraya memastikan seluruh pasien mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur, sementara hasil pemeriksaan laboratorium dari Dinas Kesehatan dan BPOM masih ditunggu untuk memastikan penyebab pasti kejadian tersebut.(el)

 

Pasbar,Lintas Media News Com

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memfasilitasi pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) penggunaan aplikasi Coretax guna meningkatkan kepatuhan Aparatur Sipil Negara dalam pelaporan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 21 Tahun Pajak 2025.

Kegiatan tersebut diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Bukittinggi bekerja sama dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Pasaman Barat. Bimtek dilaksanakan selama dua hari, pada 3–4 Februari 2026, bertempat di Auditorium Kantor Bupati Pasaman Barat.

Bimtek diikuti oleh para bendahara serta pegawai yang ditunjuk dari masing-masing Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Pelaksanaannya dibagi ke dalam dua sesi setiap hari, yakni sesi pagi dan sesi siang, guna memastikan seluruh peserta memperoleh pemahaman yang optimal terkait penggunaan aplikasi Coretax.

Kepala BKAD Kabupaten Pasaman Barat melalui Kepala Sub.bidang Belanja Tidak Langsung, Asri Aldi menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kewajiban pelaporan perpajakan ASN dapat terlaksana secara tepat waktu, benar, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Melalui bimtek ini, diharapkan seluruh ASN dapat memahami penggunaan aplikasi Coretax dengan baik, sehingga pelaporan SPT Tahunan dapat dilakukan secara tertib dan akurat.

Ia menambahkan, bimtek tersebut juga menjadi upaya pemerintah daerah untuk memastikan seluruh wajib pajak yang telah memiliki Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), baik orang pribadi maupun badan, melaporkan penghasilan, harta, serta kewajiban perpajakan secara lengkap dan transparan.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, lanjut Asri Aldy, berkomitmen untuk terus mendukung peningkatan kapasitas bendahara dan pengelola administrasi keuangan di setiap perangkat daerah, guna mewujudkan pengelolaan perpajakan yang akuntabel dan berkelanjutan.


PADANG PARIAMAN,Lintas Media News
Melakukan reses perorangan di Kabupaten Padang Pariaman,anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Endarmy Temukan jembatan putus akibat derasnya aliran Sungai Batang Anai saat banjir bandang (galodo) pada Jumat, 28 November 2025 lali dan daerah Korong Salisikan, Nagari Sungai Buluh Timur, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman terisolasi.

Sejak jembatan rajang tersebut ambruk, akses utama masyarakat terputus dan berdampak signifikan terhadap aktivitas sehari-hari warga. Jembatan itu sebelumnya menjadi penghubung vital antarpermukiman, termasuk jalur utama anak-anak menuju sekolah serta akses ekonomi masyarakat.

Endarmy menegaskan, keberadaan jembatan rajang sangat penting bagi mobilitas warga. Akibat terputusnya jembatan, para pelajar terpaksa menempuh jalur alternatif yang lebih jauh dan harus menggunakan jasa ojek dengan biaya mencapai Rp30 ribu per perjalanan.

“Jembatan ini sangat vital. Tanpa akses tersebut, anak-anak sekolah harus memutar jauh dan mengeluarkan biaya besar setiap hari,” ujar Endarmy yang langsung meninjau jembatan tersebut bersama Lembaga Aksi Solidaritas Piaman Laweh (ASPILA), Rabu (4/2/2026).

Ia menambahkan, kondisi ekonomi masyarakat setempat juga kian terpuruk pascabencana. Mayoritas warga menggantungkan hidup dari sektor pertanian sawah dan perkebunan, namun sebagian besar lahan mereka rusak dan hanyut diterjang banjir bandang.

Menurut Endarmy, sedikitnya terdapat sekitar 2.000 kepala keluarga di wilayah tersebut yang kini dapat dikatakan terisolasi akibat terputusnya akses penghubung. Karena itu, pembangunan kembali jembatan rajang dinilai menjadi kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

“Penanganannya harus segera. Jembatan rajang perlu dibangun kembali agar akses masyarakat kembali terbuka dan aktivitas ekonomi bisa pulih,” tegasnya.

Endarmy juga mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR), serta berkomitmen memperjuangkan pembangunan jembatan tersebut melalui rapat-rapat resmi bersama pemerintah daerah.

Sementara itu, sejak jembatan putus, belum ada penangan jangka pendek untuk menunjang mobilitas warga, masyarakat pun berharap ada bantuan dari pihak-pihak terkait seperti TNI atau Polri dalam meringankan beban warga.

Sementara itu, perwakilan Lembaga Aksi Solidaritas Piaman Laweh (ASPILA), Azwar Anas, menyatakan pihaknya menerima banyak keluhan dari masyarakat sejak jembatan tersebut roboh. Menurutnya, kondisi itu tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga membahayakan keselamatan, terutama bagi anak-anak dan lansia.


Ia menegaskan, ASPILA mendorong pemerintah daerah dan pemerintah provinsi agar segera mengambil langkah konkret untuk membangun jembatan permanen yang layak dan aman bagi masyarakat.

“Kami berharap pembangunan jembatan ini menjadi prioritas. Ini bukan sekadar infrastruktur, tetapi menyangkut keselamatan, pendidikan anak-anak, dan keberlangsungan ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Azwar Anas juga mengapresiasi langkah Anggota DPRD Sumbar Endarmy yang turun langsung ke lapangan dan berkomitmen mengawal aspirasi masyarakat hingga terealisasi dalam program pembangunan daerah.(*/st)


 Pasbar,Lintas Media News Com
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan dan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026 yang akan dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Dukungan tersebut ditegaskan dalam pertemuan antara Kepala BPS Pasaman Barat, Dwi Susanti, dengan Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, Rabu 4/2, di ruang kerja Sekda .

Pertemuan itu turut dihadiri Asisten II Setda Pasaman Barat Endang Rirpinta, Kepala Bappelitbangda Joni Hendri, serta Kepala Bagian Perekonomian Ellya Sanna. Agenda utama pertemuan membahas kolaborasi dan kerja sama lintas perangkat daerah dalam rangka menyukseskan sosialisasi Sensus Ekonomi 2026.

Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, menilai Sensus Ekonomi memiliki peran strategis dalam menyediakan data statistik yang akurat mengenai kondisi usaha dan aktivitas ekonomi masyarakat. Data tersebut dinilai sangat penting sebagai dasar perencanaan pembangunan daerah dan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Pemerintah daerah siap mendukung penuh pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Data yang dihasilkan nantinya menjadi rujukan penting bagi Pemda dalam menyusun kebijakan pembangunan ekonomi daerah, tegasnya.

Sebagai bentuk tindak lanjut, Sekda langsung menginstruksikan organisasi perangkat daerah terkait untuk berperan aktif dalam mendukung kegiatan sosialisasi sensus tersebut. Ia juga mengapresiasi langkah BPS Pasaman Barat yang terus menjalin koordinasi dan sinergi dengan pemerintah daerah.(*)

 

BENGKULU, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang, anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Akademi Jago Bangunan, berupa pelatihan dan sertifikasi tukang bangunan yang diikuti puluhan anggota Komunitas Jago Bangunan SIG di Bengkulu, Minggu (1/2/2026).

Kegiatan ini bertujuan mencetak tukang bangunan yang profesional, kompeten, dan tersertifikasi, sehingga mampu menghasilkan bangunan yang aman, kuat, dan berkualitas. Pelatihan dibuka oleh Kepala Unit Penjualan Sumatera Bagian Tengah PT Semen Padang, Nanda Kurniawan, dengan menghadirkan narasumber dosen Universitas Mpu Tantular Jakarta, Dr. Ir. Edison Hatoguan Manurung, ST, MT, MM, MH.

Dalam sambutannya, Nanda menegaskan bahwa Akademi Jago Bangunan merupakan bagian dari strategi PT Semen Padang untuk meningkatkan kualitas konstruksi nasional, yang dimulai dari peningkatan kompetensi tukang sebagai pelaku utama di lapangan.

“Melalui pelatihan dan sertifikasi ini, kami ingin menghasilkan tukang yang berkualitas. Jika tukangnya berkualitas, maka bangunan yang dihasilkan juga akan berkualitas,” ujar Nanda.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut sejalan dengan jargon PT Semen Padang, Tukang Bangga Bangun Indonesia, yang tidak hanya menjadi pesan komunikasi, tetapi diwujudkan melalui program nyata yang memberikan manfaat langsung bagi para tukang bangunan.

“Kami tidak berhenti pada jargon. Program ini merupakan kontribusi nyata perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan perumahan yang berkualitas,” katanya.

Selain peningkatan kompetensi, Nanda menyebut Akademi Jago Bangunan juga menjadi sarana mempererat hubungan antara PT Semen Padang dan para tukang bangunan sebagai mitra strategis perusahaan.

“Para tukang merupakan garda terdepan dalam penggunaan produk semen dan material konstruksi di lapangan. Melalui kegiatan ini, kami ingin meningkatkan pemahaman sekaligus loyalitas terhadap produk PT Semen Padang,” ujarnya.

Pelatihan berlangsung dengan antusiasme tinggi. Selain pembekalan teori dan praktik teknis, PT Semen Padang bersama SIG juga mensosialisasikan berbagai produk unggulan, antara lain semen jenis Portland Composite Cement (PCC) serta produk nonsemen seperti Sepablock, mortar siap pakai, semen curah, beton, dan produk pendukung konstruksi lainnya.

Sementara itu, Edison Hatoguan Manurung yang juga Asesor LSP/BNSP bidang Teknik dan Manajemen serta Trainer of Trainer (ToT) Level 4 BNSP, menyampaikan materi Skema Sertifikasi Okupasi Tukang Pasang Bata dan Plesteran. Materi meliputi standar kompetensi kerja, teknik pelaksanaan yang benar, serta pemahaman penggunaan material bangunan secara tepat.


Ia menekankan pentingnya ketepatan perbandingan material dalam pembuatan mortar. Menurut Edison, kesalahan komposisi sering menjadi penyebab rendahnya kualitas pasangan bata dan plesteran.

“Untuk pekerjaan pasangan bata pada dinding biasa di atas permukaan tanah, perbandingan yang umum digunakan adalah satu zak semen dengan lima gerobak pasir,” jelasnya.

Namun, untuk area yang membutuhkan kekuatan ekstra atau berada pada kondisi lembap dan basah, seperti bagian dalam tanah atau bak air, diperlukan komposisi yang lebih kuat. “Perbandingan yang disarankan adalah satu zak semen dengan empat gerobak pasir agar hasil pekerjaan lebih kuat dan tahan lama,” ujarnya.

Antusiasme peserta terlihat dari aktifnya diskusi dan sesi tanya jawab. Salah seorang peserta, Roni Paslah, mengaku bangga mengikuti Akademi Jago Bangunan karena mendapatkan tambahan ilmu yang dapat langsung diterapkan di lapangan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami mendapatkan banyak pengetahuan baru yang selama ini mungkin hanya berdasarkan pengalaman,” katanya.

Hal senada disampaikan peserta lainnya, Romi Efendi, yang menilai kegiatan tersebut juga memperluas jaringan antartukang bangunan di Bengkulu.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan. Semakin banyak berbagi ilmu, semakin besar peluang kita bersama-sama membangun Indonesia,” ujarnya.

Melalui Akademi Jago Bangunan di Bengkulu, PT Semen Padang dan SIG berharap para tukang bangunan semakin terampil, profesional, serta berperan sebagai agen perubahan dalam mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan. (*)

 

Lintasmedianews.com –Dharmasraya 

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S.H, LL.M, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Penyelenggaraan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Sentul International Convention Center (SICC), Sentul, Jawa Barat, Kamis (2/2/2026).

Rakornas tahun ini mengusung tema “Sinergi Pusat dan Daerah Dalam Implementasi Program Prioritas Presiden Menuju Indonesia Emas 2045”. Forum nasional ini menjadi wadah penting untuk menyatukan langkah antara pemerintah pusat dan daerah dalam menjalankan agenda pembangunan nasional secara terarah dan berkelanjutan.

Acara dibuka secara resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dalam arahannya, Presiden menegaskan bahwa keberhasilan program prioritas nasional sangat bergantung pada keselarasan kebijakan dan pelaksanaan di tingkat daerah. Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pusat dan daerah menjadi kunci agar pembangunan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Presiden Prabowo juga menyoroti peran elite di Indonesia dalam mengelola kekayaan nasional. Ia menilai masih terdapat kelemahan dalam menjaga dan memaksimalkan potensi sumber daya dalam negeri, yang berdampak pada kebocoran ekonomi dan masih tingginya angka kemiskinan. “Kita harus akui bahwa elite Indonesia masih kurang dalam tugasnya menjaga dan mengelola kekayaan bangsa Indonesia,” ujar Prabowo.

Lebih lanjut, Presiden menyerukan persatuan seluruh elite bangsa, baik dari unsur politik, akademisi, hingga TNI dan Polri untuk bersama-sama memimpin dan mengelola kekayaan negara. Ia menegaskan bahwa kekayaan sumber daya alam harus dipergunakan sebesar-besarnya untuk kepentingan rakyat, sehingga pemberian izin pemanfaatan sumber daya alam harus dilakukan secara lebih berhati-hati dan benar-benar diperhitungkan manfaatnya bagi masyarakat luas.

Dalam Rakornas tersebut, Bupati Dharmasraya yang merupakan bupati perempuan pertama di Sumatera Barat hadir didampingi Wakil Bupati Leli Arni, S.Pd., M.Si, Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, ST, Kajari Dharmasraya Sumanggar Siagian, SH, MH, serta Wakapolres Dharmasraya M. Rizky Cholid, S.I.K.

Sementara itu, Bupati Annisa menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Dharmasraya siap memberikan dukungan penuh terhadap program prioritas nasional. Ia menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk menyelaraskan pembangunan di Dharmasraya dengan visi besar Presiden Prabowo dalam mewujudkan Indonesia Emas 2045.(el)

 


Lintasmedianews.com –Dharmasraya

Manis (Jaringan Pengembangan Inovasi) menjadi penggerak utama yang mengantarkan Kabupaten Dharmasraya meraih predikat Sangat Inovatif dalam penilaian Indeks Inovasi Daerah Tahun 2025.

Berdasarkan data yang diluncurkan Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Dharmasraya, Dharmasraya memperoleh skor 66,80 sebagaimana ditetapkan dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 400.10.11-6097 Tahun 2025.

“Jari Manis kami rancang sebagai penggerak inovasi lintas sektor, bukan sekadar melahirkan ide, tetapi memastikan inovasi benar-benar diimplementasikan dan berdampak bagi masyarakat,” ujar Kepala Bapperida Kabupaten Dharmaraya, Frinaldi, di Pulau Punjung, Selasa (03/02/2026). 

Ia menjelaskan, Jari Manis diluncurkan pada 10 April 2025 di Aula Kantor Bupati Dharmasraya sebagai wadah sinergi, sinkronisasi, dan harmonisasi inovasi antarperangkat daerah.

Menurut Frinaldi, melalui pola pendampingan, asistensi, dan fasilitasi yang berkelanjutan, setiap perangkat daerah didorong untuk menjadikan inovasi sebagai bagian dari budaya kerja dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

“Inovasi harus menjadi kebiasaan, bukan sekadar kewajiban administratif, sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” katanya.

Pelaksanaan Program Jari Manis berada di bawah koordinasi Bapperida Kabupaten Dharmasraya yang bertugas merancang strategi, mengawal implementasi, serta memastikan keberlanjutan inovasi daerah.

Dengan capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat inovasi sebagai fondasi pembangunan daerah yang adaptif, kreatif, dan responsif terhadap tantangan zaman.

Kolase Foto : Bapperida Kabupaten Dharmaraya laksanakan pendampingan, Asisten dan Fasilitasi Pengembangan Inovasi Perangkat Daerah.(el)

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya 

kembali menegaskan komitmennya dalam menjamin akses layanan kesehatan bagi seluruh masyarakat dengan meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards Tahun 2026 kategori Madya.

Capaian ini menjadi wujud keseriusan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya di bawah kepemimpinan Bupati Annisa Suci Ramadhani dan Wakil Bupati Leli Arni dalam memperkuat pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Drs. Jasman Dt Bandaro Bendang, MM, Selasa (03/02/2026), menyampaikan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja bersama seluruh perangkat daerah dalam memastikan kepesertaan JKN bagi masyarakat terus terjaga dan meningkat.

Penghargaan UHC Awards 2026 diberikan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil memastikan sebagian besar penduduknya telah terdaftar dan terlindungi dalam program JKN. Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menjadikan capaian ini sebagai motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan di daerah.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Solok, Hj. Neri Eka Putri, S.Farm, Apt, MM, AAK, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan BPJS Kesehatan dalam mendukung jaminan kesehatan bagi masyarakat.

“Hal ini merupakan bukti nyata terjalinnya kolaborasi yang baik antara Pemerintah Kabupaten Dharmasraya dan BPJS Kesehatan. Ke depan, kami berharap sinergi ini dapat terus terjaga secara konsisten dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal dan berkualitas bagi seluruh masyarakat Kabupaten Dharmasraya,” ujarnya.

Melalui penghargaan UHC Awards 2026 kategori Madya ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menegaskan komitmennya untuk terus memperluas perlindungan jaminan kesehatan serta meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat.

(el)

 

PADANG, Lintasmedianews.com
Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dan pengurus Ikatan Keluarga Wartawan Indonesia (IKWI) Sumbar periode 2024–2029 resmi dilantik di Auditorium Gubernuran, Selasa (3/2). Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi konsolidasi organisasi wartawan setelah melalui dinamika panjang di tingkat pusat maupun daerah.

Prosesi pelantikan pengurus PWI Sumbar oleh Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir setelah 1 tahun lebih tertunda. Sementara pengurus IKWI Sumbar dilantik oleh Ketua Umum IKWI Pusat, Indah Kirana. 
Kehadiran pimpinan tertinggi organisasi ini menegaskan bahwa pelantikan tersebut memiliki arti strategis dalam struktur PWI secara nasional.

Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, mengakui bahwa PWI secara nasional menghadapi persoalan serius hampir dua tahun terakhir. 

Dia menyebutkan PWI Sumatera Barat termasuk daerah yang terdampak kuat, bahkan sempat mengalami pembekuan sebelum kembali diaktifkan melalui mekanisme organisasi.

Munir menuturkan, fase dualisme kepengurusan yang sempat muncul di tingkat pusat akhirnya dapat diselesaikan melalui kesadaran bersama para pengurus. 


Terpilihnya dirinya sebagai Ketua Umum dan Zulmansyah Sekedang sebagai Sekretaris Jenderal menjadi titik balik penyatuan organisasi.


“Dengan berakhirnya dualisme di pusat, maka di daerah juga kembali satu komando. Kini PWI harus fokus menjalankan peran sebagai organisasi profesi wartawan,” ujarnya. 

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal PWI Pusat, Zulmansyah Sekedang, membacakan SK kepengurusan PWI Sumbar periode 2024–2029.

Sementara itu, Ketua PWI Sumbar, Widya Navies, menyampaikan bahwa kepengurusan yang dilantik merupakan hasil Konferensi Luar Biasa (KLB) pada 24 Mei 2024 lalu.

Namun, pelantikan sempat tertunda karena dinamika organisasi yang terjadi di tubuh PWI Pusat, sehingga berdampak pada administrasi kepengurusan di daerah.

Widya menjelaskan, PWI Sumbar bahkan mengalami tiga kali revisi Surat Keputusan (SK) sebagai bagian dari penyesuaian struktur organisasi. 

Situasi itu menjadi catatan sejarah tersendiri bagi PWI Sumbar karena jarang terjadi dalam periode kepengurusan sebelumnya

Gubernur Sumbar  yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda), Arry Yuswandi, menyampaikan ucapan selamat sekaligus harapan agar PWI dan IKWI menjadi mitra strategis pemerintah dalam penyebaran informasi yang akurat dan menyejukkan masyarakat.

Dia berharap, media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga berperan dalam edukasi publik, mitigasi bencana, serta menjaga stabilitas sosial melalui pemberitaan yang berimbang.

Sebelumnya, Ketua Panitia Pelaksana Kegiatan, Sawir Pribadi melaporkan pengurus yang dilantik ini adalah hasil konferensi pada 22 Mei 2024 lalu. Awalnya akan dilantik 18 Juli 2024, namun terundur la taran adanya kusruh di tubuh PWI Pusat. Kemudian ditunda pada 29 Juli 2024, namun persoalan di tubuh PWI Pusat tak jua reda, hingga akhirnya baru bisa dilaksanakan sekarang.

Ia berharap, momentum ini menjadi awal penguatan soliditas internal PWI Sumbar sekaligus mempererat hubungan antara pengurus pusat dan daerah demi kemajuan organisasi dan profesionalisme wartawan. (*)

 

Lintasmedianews.com 

Sejumlah kader Posyandu di Kota Padang mengadukan kewajiban pengembalian dana Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) ke Komisi IV DPRD Kota Padang. Pengaduan itu muncul setelah adanya temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) senilai Rp171 juta pada pelaksanaan program tersebut, yang mengharuskan para kader mengganti dana sebesar Rp50 ribu per orang.


Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Iskandar, menjelaskan bahwa pihaknya sebenarnya tidak menginginkan persoalan ini berujung pada beban finansial bagi kader Posyandu. Namun, sebagai tindak lanjut temuan BPK, pengembalian dana harus dilakukan.
“Anggaran PMT ini sejatinya berada di kecamatan. Mekanismenya adalah pemberian barang atau produk, bukan uang tunai. Namun yang terjadi, kecamatan justru menyerahkan uang. Solusi yang ada saat ini, dana sebesar Rp171 juta tersebut harus dikembalikan ke negara, dan itu dibebankan kepada kader Posyandu,” ujar Iskandar saat rapat, Senin (2/2).

Ia menambahkan, skema pengembalian dilakukan dengan cara iuran, di mana setiap kader diminta mengganti sebesar Rp50 ribu per orang. Kebijakan ini, menurutnya, diambil sebagai jalan keluar paling memungkinkan meski menimbulkan keberatan di lapangan.

Sementara itu, Camat Kuranji, Rido Satria, S.STP, MM, mengungkapkan bahwa khusus di Kecamatan Kuranji, nilai temuan BPK mencapai Rp19 juta. Dana tersebut juga wajib dikembalikan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Di Kecamatan Kuranji, total temuan sebesar Rp19 juta. Karena itu, seluruh kader Posyandu di wilayah kami harus bersama-sama mengembalikan dana tersebut kepada negara,” katanya.

Program Pemberian Makanan Tambahan (PMT) sendiri merupakan program strategis pemerintah untuk meningkatkan status gizi balita, ibu hamil, dan ibu menyusui, terutama kelompok yang berisiko mengalami kekurangan gizi dan stunting. Program ini seharusnya diwujudkan dalam bentuk makanan bergizi, baik kudapan maupun makanan lengkap, dengan memanfaatkan bahan pangan lokal.

PMT ditujukan untuk balita usia 6–59 bulan yang mengalami gizi kurang atau berat badan tidak naik, serta ibu hamil dengan kondisi Kurang Energi Kronis (KEK). Melalui program ini, pemerintah berharap dapat meningkatkan berat badan balita sekaligus memberikan edukasi gizi kepada orang tua tentang pola makan sehat berbasis pangan lokal.

Kasus temuan PMT di Padang ini pun menjadi perhatian, karena di satu sisi program tersebut menyasar upaya pencegahan stunting, namun di sisi lain justru menimbulkan persoalan administratif yang berdampak langsung kepada kader Posyandu di lapangan. (*)


 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Komitmen PT Semen Padang dalam mendukung peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di sekitar wilayah operasional kembali diwujudkan melalui kegiatan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas) 2026 di Sikayan Mansek, RT 4 RW 1, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Senin (2/2/2026). Kegiatan ini diikuti antusias oleh lebih kurang 100 warga sekitar.

Germas 2026 merupakan agenda rutin tahunan PT Semen Padang yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), dengan mengangkat tema “Tempat Tinggal dan Lingkungan yang Sehat tanpa TBC dan HIV untuk Produktivitas Berkelanjutan”. Hal ini selaras dengan semangat perusahaan dalam mendorong kesehatan masyarakat sebagai fondasi utama produktivitas dan kesejahteraan.

Sejak pagi, puluhan warga Sikayan Mansek tampak memadati lokasi di RT 4 RW 1. Beragam layanan kesehatan disediakan secara gratis, mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, skrining penyakit menular, hingga edukasi dan sosialisasi terkait pencegahan tuberkulosis (TBC) dan HIV/AIDS. Selain itu, masyarakat juga dibekali pengetahuan mengenai pengelolaan sampah yang baik dan benar sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Kegiatan Germas ini secara resmi dibuka oleh Kepala Unit Operasi Tambang Departemen Tambang & Pengelolaan Bahan Baku PT Semen Padang, Hendri Priparis. Turut hadir Dokter Perusahaan sekaligus Staf Safety, Health, and Environment (SHE) PT Semen Padang, dr. Andy Riva Dana; Lurah Batu Gadang, Syafardi; Kepala Tata Usaha UPTD Puskesmas Lubuk Kilangan, Nilda Safyani; Staf TJSL PT Semen Padang, Nurwan; Staf SHE PT Semen Padang, Ferdy Dinardo; Ketua RT 1, Yuli Amri; serta Ketua RT 4, Ahmad Durus.

Kepala Unit Humas dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menjelaskan bahwa Aksi Germas Sehat ini merupakan hasil kolaborasi antara PT Semen Padang, Kelurahan Batu Gadang, dan Puskesmas Lubuk Kilangan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT Semen Padang bagi warga di sekitar wilayah pertambangan.

“PPM ini merupakan kegiatan rutin yang kami gelar setiap tahun. Tahun ini, Sikayan Mansek dipilih sebagai lokasi pelaksanaan karena berada di sekitar kawasan Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Semen Padang. Selain itu, kami juga ingin memastikan pemerataan manfaat agar seluruh masyarakat sekitar tambang dapat merasakan dampak positif dari program PPM yang kami jalankan,” ujar Idris.

Ia menambahkan, kesehatan masyarakat merupakan salah satu fokus utama perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, sejalan dengan prinsip environmental, social, and governance (ESG) yang terus diperkuat oleh PT Semen Padang sebagai anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG).

Dalam sambutannya, Kepala Unit Operasi Tambang Departemen Tambang & Pengelolaan Bahan Baku Hendri Priparis menegaskan bahwa kegiatan Germas ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk nyata kepedulian perusahaan terhadap kondisi kesehatan masyarakat sekitar.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin PT Semen Padang dalam mendukung upaya peningkatan kesehatan masyarakat. Kami berharap melalui Germas ini masyarakat semakin sadar akan pentingnya hidup sehat dan mampu mencegah berbagai penyakit yang dapat mengganggu aktivitas sehari-hari,” kata Hendri.

Sementara itu, dr. Andy Riva Dana menekankan pentingnya edukasi kesehatan, khususnya terkait bahaya dan pencegahan penyakit TBC dan HIV/AIDS yang masih menjadi tantangan di masyarakat. Menurutnya, pemahaman yang baik akan menjadi kunci dalam upaya pencegahan penularan penyakit menular.

“Penting bagi masyarakat untuk mengenali bahaya penyakit TBC dan HIV/AIDS yang saat ini masih banyak ditemukan di lingkungan sekitar. Melalui sosialisasi ini, kami berharap masyarakat mendapatkan pengetahuan yang benar sehingga dapat melakukan langkah-langkah pencegahan dan menjaga kesehatan dengan lebih baik,” jelas dr. Andy.

Ia juga menyebutkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan tema Bulan K3 Nasional 2025, yakni “Penguatan Kapasitas Sumber Daya Manusia dalam Mendukung Penerapan Sistem Manajemen K3 (SMK3)”, di mana aspek kesehatan menjadi bagian tak terpisahkan dari keselamatan kerja dan kehidupan sehari-hari.

Kepala Tata Usaha UPTD Puskesmas Lubuk Kilangan, Nilda Safyani, menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Padang atas kepercayaan dan kolaborasi yang terjalin dalam kegiatan Germas ini.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah melibatkan Puskesmas Lubuk Kilangan. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ungkap Nilda.

Apresiasi juga disampaikan Lurah Batu Gadang, Syafardi, yang menyambut positif pelaksanaan Aksi Germas Sehat di wilayahnya. Ia menilai kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama karena masyarakat mendapatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus edukasi penting terkait penyakit menular seperti TBC dan HIV/AIDS.

“Kami berterima kasih kepada PT Semen Padang yang telah menggelar Aksi Germas Sehat di Sikayan Mansek. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, mengingat Batu Gadang merupakan kelurahan yang terdampak langsung oleh keberadaan PT Semen Padang di Kota Padang,” ujarnya.

Senada dengan itu, Ketua RW 01 Sikayan Mansek, Yuli Amri, didampingi Ketua RT 04 Ahmad Durus, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan PT Semen Padang, Kelurahan Batu Gadang, dan Puskesmas Lubuk Kilangan kepada warganya.

“Atas nama warga Sikayan Mansek, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang, Kelurahan Batu Gadang, dan Puskesmas Lubuk Kilangan. Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kami yang berjumlah 75 KK di sini,” kata Yuli.

Kegiatan Aksi Germas Sehat 2026 ini juga selaras dengan arah pembangunan nasional melalui Asta Cita, khususnya dalam penguatan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berdaya saing.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.