Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok


Padang,Lintas Media News
Ratusan Personil Polisi Militer Angkatan Darat, Laut Dan Udara,  serta satuan pendukung lainnya mengikuti upacara  gelar Operasi Gaktib dan Yustisi, dilapangan imam bonjol padang. Jumat (13/2/2026).

Kodam XX Tuanku Imam Bonjol menggelar operasi, penegakan ketertiban (gaktib) dan yustisi 2026. Operasi ini, sebagai upaya meningkatkan kepatuhan, disiplin, dan tata tertib prajurit serta PNS TNI. 

Kepala Staf Kodam (Kasdam) Tuanku Imam  Bonjol Brigjen TNI Heri Prakosa Ponco Wibowo mengungkapkan kegiatan Operasi Penegakan Tata Tertib (Gaktib) dan Yustisi Tahun 2026 adalah untuk meningkatkan kepatuhan, disiplin dan juga tata tertib seluruh anggota TNI dan juga PNS,"
"selain itu Operasi  ini juga bertujuan untuk menyelesaikan masalah pelanggaran hukum yang terjadi”.
 
dalam amanatnya, Kasdam menyampaikan arahan Panglima TNI bahwa pelaksanaan operasi tahun ini harus lebih dikembangkan ke arah peningkatan profesionalisme, serta upaya pencegahan dan penegakan hukum. 

berdasarkan laporan pelaksanaan tahun 2025 lalu,   terjadi penurunan jumlah pelanggaran dibandingkan 2024,   pada operasi gaktib.   jumlah pelanggaran turun dari 456 kasus menjadi 432 kasus atau menurun 5,62 persen.   sementara itu, operasi yustisi mencatat penurunan signifikan dari 925 perkara menjadi 549 perkara atau turun 40,64 persen.  
kegiatan operasi dilaksanakan sepanjang tahun, mulai Januari sampai Desember 2026. Kegiatan ini dilakukan secara rutin.

mengakhiri amanatnya,   kasdam menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh Prajurit dan pns tni atas dedikasi serta pengabdian yang telah ditunjukkan dalam menjaga disiplin dan kehormatan institusi.(**).



Padang,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD )Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi mengatakan.Bantuan Ketenagakerjaan Republik Indonesia bagi warga terdampak bencana di Sumbar baik dalam bentuk program maupun bantuan langsung dinilai sangat tepat dan dibutuhkan warga dalam rangka percepatan proses pemulihan sehingga mereka bisa mandiri. 

Hal itu disampaikan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumbar, Muhidi saat menghadiri Penyerahan Bantuan Kementerian Ketenagakerjaan untuk Penanggulangan Bencana di Provinsi Sumbar, di Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Padang, Kamis (12/2). 

Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli menyalurkan bantuan senilai Rp30,3 miliar bagi warga terdampak bencana di Sumbar. Bantuan tersebut dalam bentuk program maupun bantuan langsung berupa pembangunan lima Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK). 

Kemudian, program Paket Pelatihan Vokasi dan Sertifikasi bagi 5.008 orang di Sumnar. Program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) bagi 100 orang. Program Padat Karya sebanyak 20 paket kegiatan dan bantuan Sumur Bor dan Mesin Air 2 Unit. Kemudian, bantuan Langsung Korban Terdampak Bencana bagi 125 orang

"Alhamdulillah, pelatihan pelatihan dan sarana yang diberikan sangat dibutuhkan warga terdampak bencana yang berujung pada pemulihan sehingga mereka bisa mandiri," sebut Muhidi. 

Terkait bantuan untuk pembangunan lima Balai Latihan Kerja Komunitas (BLKK), Muhidi mendorong pemerintah daerah segera mendata kebutuhan daerah setempat sehingga program tersebut bisa terlaksana. 

Muhidi menjelaskan, Kementerian Ketenagakerjaan memberikan ruang seluas-luasnya bagi pemerintah daerah menyesuaikan bentuk pelatihan di daerah masing-masing sesuai kebutuhan. Sehingga dengan demikian, program tersebut berkembang dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat. 
Sementar itu, Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Yassierli mengatakan, kontribusi Kemenangan Ketenagakerjaan bagi warga terdampak bencana di Sumbar ini, merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk memastikan proses pemulihan tidak hanya berjalan cepat, tetapi juga berkelanjutan dan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat. 

Ia berharap, bencana yang terjadi tidak meruntuhkan semangat, akan tetapi sebagai momentum untuk bangkit lebih kuat, lebih tangguh, dan lebih siap menghadapi masa depan. 

"Pemulihan pascabencana adalah kerja bersama, dan keberhasilan program itu nanti sangat ditentukan oleh sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan partisipasi aktif masyarakat," kata Yassierli. 

Maka dari itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan baik pemerintah daerah, dunia usaha, lembaga pelatihan, dan masyarakat untuk terus bersinergi dalam mempercepat pemulihan dan pembangunan sumber daya manusia di Sumatera Barat. 

Lebih lanjut Yassierli mengatakan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kebijakan nasional Kementerian Ketenagakerjaan dalam penanganan dampak bencana, khususnya untuk menjaga keberlangsungan kerja, penghidupan, dan kemandirian ekonomi masyarakat. 

"Bantuan yang salurkan dirancang tidak hanya untuk menjawab kebutuhan darurat, tetapi juga sebagai fondasi pemulihan ekonomi dan peningkatan kapasitas kerja masyarakat. Bantuan itu juga dirancang berbasis penciptaan kerja, peningkatan keterampilan, dan pemberdayaan ekonomi lokal, sehingga masyarakat tidak hanya pulih, tetapi juga lebih berdaya," ujar Yassierli. 

Sementara itu Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah mengungkapkan bencana yang terjadi pada November 2025, menimbulkan dampak yang sangat luas, tidak hanya terhadap infrastruktur tapi juga berdampak pada sektor ketenagakerjaan.

Kondisi tersebut, menurut Mahyeldi, memerlukan intervensi yang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan ekonomi masyarakat.

Atas nama Pemerintah Provinsi dan masyarakat Sumbar, gubernur menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Kementerian Ketenagakerjaan. Bantuan itu bukan sekadar bantuan sosial, tetapi intervensi strategis untuk membuka kembali kesempatan kerja. 

Mahyeldi menilai program Padat Karya dan Tenaga Kerja Mandiri sangat relevan dalam mendorong kebangkitan ekonomi lokal, terlebih Sumbar memiliki lebih dari 700 ribu unit UMKM yang menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

Pemerintah Provinsi Sumbar berkomitmen mengawal pelaksanaan seluruh program bantuan tersebut bersama pemerintah kabupaten dan kota agar berjalan efektif, tepat sasaran, serta memberi dampak nyata bagi masyarakat terdampak.(*/st)


PADANG,Lintas Media News
Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi tekankan.Kunci untuk menjadi orang sukses itu tidaklah susah,hanya dengan modal kejujuran dan kerja keras.

Hal itu ditekankan Muhidi untuk memantik semangat ratusan siswa/siswi SMAN 8 Padang saat berkunjung ke Kecamatan Koto Tangah, Jumat (13/2/2026).

 Dalam kunjungan tersebut, Muhidi mengajak para pelajar menyiapkan diri menjadi generasi sukses dunia dan akhirat, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.

Di hadapan siswa-siswi, Muhidi menegaskan pentingnya menjaga iman, memelihara ibadah, serta membentuk akhlak mulia sebagai bekal menghadapi Ramadan.

“Sebentar lagi kita memasuki Ramadan. Ini momentum untuk memperkuat iman dan meningkatkan kualitas ibadah. Ramadan itu seperti diklat menuju takwa, lama pelatihannya 30 hari, paling cepat 29 hari. Tema diklatnya puasa dan indikator suksesnya adalah takwa,” ujarnya disambut antusias para siswa.

Ia menekankan bahwa ajaran Islam mengajarkan keseimbangan antara keberhasilan dunia dan akhirat. Menurutnya, keduanya harus berjalan beriringan agar hidup menjadi sempurna.

“Ajaran Islam mengajarkan kepada kita, sukses di dunia itu penting dan sukses di akhirat itu wajib. Keduanya harus berjalan bersamaan agar hidup kita seimbang,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Muhidi juga membagikan kisah perjalanan hidupnya. Ia mengaku sejak kecil sudah terbiasa bekerja keras membantu orang tua.

“Orang tua saya tukang kayu. Sepulang sekolah, saya ikut membantu mencangkul sawah karena keluarga kami juga punya ladang dan sawah di kampung. Dari situlah saya belajar arti kerja keras dan tanggung jawab,” kenangnya.

Lebih lanjut, ia memaparkan empat resep utama meraih sukses di dunia. Pertama, ilmu. Tanpa ilmu, seseorang tidak akan mampu melakukan sesuatu dengan baik. Kedua, skill atau keterampilan sebagai pendukung utama dalam berkarya. Ketiga, kejujuran, karena tanpa kejujuran seseorang tidak akan dipercaya, dan keempat, kesungguhan dalam berusaha.

“Kalau ingin berhasil, kita harus sungguh-sungguh. Apa pun yang dilakukan dengan keseriusan akan membuahkan hasil terbaik,” jelasnya.

Tak hanya itu, ia juga menyebut ada tiga resep tambahan untuk membagikan kesuksesan tersebut agar bernilai di akhirat, yakni dengan berbagi, berbuat baik, dan menjaga niat karena Allah SWT.

"Terus berprestasi, menjaga akhlak, serta mempersiapkan diri menyambut Ramadan sebagai momentum peningkatan kualitas diri," ujarnya.(*/st)

 


Jakarta, Lintasmedianew.com

Personel Kepolisian Republik Indonesia (Polri) kembali mengharumkan nama bangsa di kancah internasional. Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel, anggota Batalyon C Pelopor Satuan Brimob Polda Metro Jaya, berhasil meraih medali emas dalam ajang prestisius Asian Rifle/Pistol Championship 2026 yang diselenggarakan di New Delhi, India.

Keberhasilan ini menjadi catatan sejarah baru dalam dunia menembak internasional. Berlaga pada nomor 25 Meter Rapid Fire Pistol Men kategori Individu, Briptu Fawwaz menunjukkan performa luar biasa dengan memadukan konsentrasi tinggi, kecepatan, dan ketepatan. Tidak hanya membawa pulang medali emas, ia juga berhasil mencatatkan diri sebagai pemegang Rekor Dunia (World Record) dan Rekor Asia (Asian Record) untuk nomor yang sama.

Kompetisi bergengsi ini berlangsung pada tanggal 2 hingga 14 Februari 2026. Capaian fenomenal Briptu Fawwaz membuktikan kualitas atlet tembak Indonesia yang mampu bersaing dan mengungguli lawan-lawannya dari berbagai negara di Asia.

Karo Penmas Divhumas Polri, Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi gemilang tersebut.

“Prestasi yang diraih Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel merupakan kebanggaan besar bagi Polri dan seluruh masyarakat Indonesia. Tidak hanya meraih medali emas, tetapi juga memecahkan Rekor Dunia dan Rekor Asia. Ini membuktikan bahwa personel Polri mampu bersaing dan unggul di tingkat internasional melalui disiplin, dedikasi, serta latihan yang konsisten,” ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko di Jakarta, Sabtu (14/2/2026).

Ia menambahkan, capaian ini menjadi energi positif bagi seluruh jajaran Polri untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia, baik dalam pelaksanaan tugas pokok menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat maupun dalam pengembangan prestasi di bidang olahraga.

“Polri berkomitmen untuk terus mendukung pembinaan dan pengembangan potensi personel secara berkelanjutan. Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi dan motivasi bagi anggota lainnya untuk terus berprestasi serta memberikan yang terbaik bagi institusi, bangsa, dan negara,” tutupnya.

Keberhasilan Briptu Muhamad Fawwaz Aditia Farrel ini menjadi bukti nyata bahwa pembinaan yang terarah dan berkesinambungan mampu melahirkan personel yang tidak hanya profesional dalam tugas, tetapi juga berprestasi di panggung dunia.

Tentang Asian Rifle/Pistol Championship: Kejuaraan ini merupakan ajang bergengsi tingkat Asia yang mempertemukan para atlet tembak terbaik dari seluruh negara di kawasan Asia untuk berlaga dalam berbagai nomor senapan dan pistol.

 


Tahapan Awal Dalam Proses Audit Untuk Memastikan Pengelolaan Keuangan Daerah Berjalan Akuntabel, Transparan Sesuai Peraturan


Padang Pariaman, Lintas Media News. com

 Kepala Pemerintah Daerah Kabupaten Pariaman, Bupati John Kenedy Azis, menerima kunjungan Tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dalam rangka Entry Briefing Pemeriksaan Pendahuluan Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025, di Ruang Rapat Bupati, Kamis (12/02/2026).

Turut hadir mendampingi Bupati dalam kegiatan tersebut, Inspektur Kabupaten Padang Pariaman, Kepala Dinas Pendidikan, Sekretaris Dinas Kesehatan, Sekretaris BPBD, Sekretaris Inspektorat, Kepala Bidang BPBD, Kepala Bagian Perekonomian, serta Sekretaris DPRD.

Entry briefing pemeriksaan pendahuluan LKPD Tahun 2025 ini, merupakan tahapan awal dalam proses audit untuk memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan akuntabel, transparan, serta sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan ini, juga menjadi ruang koordinasi dan penyamaan persepsi antara BPK RI dan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.

Adapun fokus pemeriksaan meliputi pertanggungjawaban belanja daerah Tahun Anggaran 2025, termasuk belanja barang dan jasa, subsidi, serta belanja modal. Pemeriksaan ini bertujuan menunjang peningkatan mutu pengelolaan keuangan daerah sekaligus memastikan kepatuhan dalam penggunaan anggaran.Dalam kesempatan tersebut, Mewakili Kepala BPK Perwakilan Sumatera Barat, Pengendali Teknis Yunaldi menyampaikan maksud dan tujuan kedatangan untuk meminta izin kepada Bupati Padang Pariaman guna melaksanakan pemeriksaan pendahuluan LKPD Tahun 2025.

Adapun susunan tim pemeriksa tersebut, adalah Sudarminto Eko Putra sebagai Penanggung Jawab, Nelson Humiras Halomoan Siregar sebagai Wakil Penanggung Jawab, Yunaldi sebagai Pengendali Teknis, Nur Azani sebagai Ketua Tim, serta Fajar Wahyudi, Dwitri Desvira, M. Syauqi Habib, dan Cici Annike Wulan sebagai anggota tim.

Menanggapi hal tersebut, Bupati John Kenedy Azis menyambut hangat kedatangan Tim BPK RI dan menyampaikan bahwa pemeriksaan ini diharapkan dapat menjadi sarana evaluasi dalam rangka perbaikan dan peningkatan tata kelola keuangan daerah.

Saya minta dukungan dan kerja sama seluruh pihak, agar pemeriksaan ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang terbaik bagi Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman, kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik yang optimal.( rls/len)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Produk inovasi PT Semen Padang yang dikenal dengan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) resmi dilepas untuk pengiriman perdana guna mendukung pembangunan hunian tetap (huntap) bagi korban badai hidrometeorologi yang melanda wilayah Sumatera pada akhir November 2025. Pengiriman ini menjadi salah satu penanda dimulainya langkah penting dalam upaya pemulihan pascabencana di Sumatera.

Momentum pelepasan tersebut dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), Indrieffouny Indra, bersama Komisaris Utama Sigit Widyawan serta para komisaris, yakni Christina Aryani, Lydia Silvanna Djaman, Satya Bhakti Parikesit, Saor Siagian, Agung Budi Mulyanto, dan Ratna Irsana. Turut hadir jajaran komisaris PT Semen Padang, yaitu Komisaris Utama Werry Darta Taifur serta Komisaris Ilham Aldelano Azre dan Resiya Syafri. Hadir pula Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, serta Direktur Operasi Andria Delfa.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengungkapkan rasa syukur dan kebanggaannya atas terealisasinya pengiriman perdana SEPABLOCK untuk Huntap Sumatera tersebut. 

Menurutnya, SEPABLOCK hadir sebagai jawaban atas kebutuhan hunian yang cepat, kokoh, dan efisien. Dalam konteks pemulihan pascabencana, kecepatan dan ketahanan menjadi dua aspek krusial yang ditawarkan teknologi ini.

“Kami bersyukur pengiriman perdana ini dapat terlaksana dengan baik. Produk ini dirancang untuk mempercepat proses pembangunan huntap sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati rumah yang layak dan aman,” ujar Pri Gustari Akbar.

Pri Gustari Akbar menegaskan, bahwa SEPABLOCK merupakan wujud nyata transformasi dan inovasi perusahaan dalam menghadapi dinamika industri semen yang semakin kompetitif. 

“Pengiriman perdana untuk huntap ini semakin menegaskan bahwa inovasi konstruksi memiliki peran penting dalam ekosistem perumahan nasional. Perhatian dan dukungan para pemangku kepentingan terhadap SEPABLOCK memberi semangat bagi kami untuk terus berinovasi,” tuturnya.

Ia menambahkan, pengembangan SEPABLOCK selaras dengan agenda pembangunan nasional, khususnya Asta Cita Pemerintah Republik Indonesia. Poin percepatan dan pemerataan pembangunan infrastruktur perumahan serta penguatan kota dan permukiman berkelanjutan berbasis teknologi ramah lingkungan menjadi landasan utama inovasi ini.

“SEPABLOCK menjadi bagian dari kontribusi PT Semen Padang dalam mendukung hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan. Keunggulan SEPABLOCK juga telah teruji melalui pembangunan sejumlah rumah contoh di berbagai daerah, termasuk di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN)," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menambahkan, pembangunan huntap yang menggunakan SEPABLOCK sejatinya telah dimulai oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumatera Barat bersama Kadin Indonesia di Kampung Talang, Kelurahan Kapalo Koto, Kecamatan Pauh, Kota Padang. Kawasan ini menjadi lokasi awal penerapan SEPABLOCK dalam proyek perumahan bagi korban bencana.

Terkait kesiapan pasokan, Yelmi menegaskan bahwa PT Semen Padang memiliki kapasitas memadai untuk mendukung program tersebut. “Kami sangat siap. Untuk tipe 36 meter persegi, kami mampu menyediakan material bagi 100 hingga 120 unit huntap per bulan. Tidak hanya di Sumatera Barat, suplai juga dapat diperluas ke Sumatera Utara dan Aceh,” katanya optimistis.

Bagi PT Semen Padang dan SIG, pengiriman perdana SEPABLOCK bukan sekadar distribusi produk inovatif, melainkan simbol sinergi antara industri, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun kembali harapan yang sempat porak-poranda akibat bencana. Di tengah tantangan perubahan iklim dan meningkatnya risiko hidrometeorologi, inovasi konstruksi seperti SEPABLOCK menjadi bukti bahwa dunia industri dapat berperan aktif menghadirkan solusi nyata membangun rumah sekaligus membangun kembali asa.

 


Padang, Lintasmedianews.com

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, membuka silaturahmi awal tahun dengan pesan tegas:

“Media adalah mitra strategis kami. Jika ada kebutuhan atau musibah, kabari kami. Awak media adalah saudara saya, dan kami siap mendukung setiap langkah kalian.”

Pagi itu, di Esa Cafe Padang, tawa, sapaan hangat, dan semangat kekeluargaan mengisi setiap sudut ruang pertemuan. Acara “Mensucikan Hati Menjemput Ramadan” ini bukan hanya refleksi rohani, tetapi juga momen memperkuat sinergi Polri–pers.

“Kami ingin semua awak media merasa menjadi bagian dari keluarga besar Polda Sumbar,” tegas Kabid Humas. “Jika ada saudara kita ditimpa musibah, ada pesta, atau wisuda, kabari kami. InsyaAllah kami ikut serta sebagai tanda kebersamaan dan kekeluargaan.”

Ia juga memberi apresiasi atas kerja sama sepanjang 2025. “Terima kasih atas sinergi yang telah terjalin. Semoga 2026 lebih baik, lebih bersinergi, dan lahir inovasi baru. Pers adalah pemersatu dan pencerdas bangsa,” tambahnya optimistis.

Kabid Humas menekankan semangat baru di 2026. “Mari kita jalani tahun ini dengan energi positif, inovasi, dan kolaborasi. Awak media diharapkan terus update dalam pemberitaan. Saat ini Kapolda kita kawal IPR, WPR hingga ke pusat karena ini menyangkut mata pencarian masyarakat,” jelasnya, menekankan tanggung jawab sosial media.

Tausiyah Penceramah Endi MN menjadi momen refleksi spiritual. “Keselamatan manusia terletak pada lidahnya, jaga lisan. Segala yang kita lakukan, tanyakan kembali pada hati nurani kita,” pesannya, menekankan etika dan kesadaran diri.

Ketua IKW RI, Dafit Efendi, memberi apresiasi. “Terima kasih atas terlaksananya acara ini. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan berkembang,” ujarnya.

Ketua KJI, Peter Prayuda, menambahkan harapan bagi insan pers. “Semoga ke depannya semua teman-teman awak media bisa di fasilitasi baik di liputan maupun kerjasama publikasi di Bidang Humas Polda Sumbar,” katanya, menegaskan agar media selalu mendapat perhatian yang memadai.

Para awak media turut menyampaikan apresiasi. Jeje berterima kasih atas dukungan Kabid Humas, Buya bangga karena Kabid Humas adalah Bundo Kanduang yang peduli media, Arie menilai kebersamaan semakin kuat, dan Rita berharap kolaborasi makin erat.

JR Pratama menegaskan pentingnya menjaga semangat kekeluargaan. “Mari kita jaga kebersamaan ini,” ajaknya, disambut anggukan seluruh hadirin.

Kasubbid Penmas, Kompol Omri Yan Sahureka, menambahkan arahan praktis. “Bagi rekan yang ingin bergabung, harap antarkan foto dan surat tugas ke Bid Humas Polda Sumbar,” ujarnya, memastikan seluruh media tertib dan difasilitasi.

Kabid Humas menekankan keterbukaan bagi media. Semua press conference digilir agar setiap media mendapat kesempatan, dan Polri siap mendukung awak pers di berbagai momen penting.

“Sinergi ini lebih dari hubungan institusi. Jika ada kebutuhan, musibah, pesta, atau wisuda, kabari kami. InsyaAllah kami ikut serta sebagai keluarga besar,” tegas Kabid Humas lagi.

Setiap kata yang diucapkan membawa pesan moral, profesionalisme, dan semangat kekeluargaan. Tahun 2026 diyakini sebagai babak baru untuk memperkuat sinergi Polri–pers, menghadirkan inovasi, informasi akurat, dan kerja sama yang solid.

Dukungan dari Polri, awak media, dan organisasi pers menjadi pondasi komunikasi yang sehat, produktif, dan menyejukkan. Kebersamaan ini memudahkan kerja sekaligus memperkuat kepercayaan publik.

Acara ini membuktikan bahwa kolaborasi Polri dan jurnalis bukan sekadar formalitas, tapi hubungan berbasis etika, kepercayaan, dan kekeluargaan. Dari suka duka hingga prestasi, Polri dan media berjalan sebagai mitra sejati untuk masyarakat.

Catatan Redaksi: Sinergi, kebersamaan, dan kolaborasi antara Polri dan jurnalis adalah fondasi membangun informasi yang akurat, edukatif, dan menyejukkan. Polri hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sementara jurnalis sebagai pilar keempat demokrasi berperan mencerdaskan bangsa. Kebersamaan ini menjaga stabilitas, membangun kepercayaan publik, dan menciptakan ruang komunikasi yang sehat, beretika, dan bermartabat.


#rls

 


Tanah Datar. Lintasmedianews

Dewan Pertahanan Nasional (DPN) melalui Deputi Geoekonomi serahkan Tali Asih  kepada korban bencana banjir bandang di Kabupaten Tanah Datar. Kehadiran Deputi Geoekonomi Dr. Yayat Ruyat  bersama rombongan di sambut langsung Bupati Tanah Datar Eka Putra SE.MM  Kamis (12/2 ) 2026 di Balairung Istano Basa Pagaruyung.

Bupati Tanah Datar Eka Putra SE.MM. didampingi Isteri tercinta Ibu Lyse Eka Putra  turut hadir Dandim 0307 Tanah Datar , Kepala Kejaksaan Negeri , Asisten, Pimpinan OPD. Rektor UMY  , Camat Batipuh dan Batipuh selatan.

Dr.Yayat  Ruyat selaku Deputi Geoekonomi menyampaikan " Terima kasih atas sambutan Bupati dan jajaran  nya kepada Kami.  kehadiran Kami ke Tanah Datar dalam rangka Tali Asih dan penyemangat bagi Masyarakat korban bencana untuk bangkit dalam bentuk bantuan sembako. "Kunjungan Kami bersama Pertamina dan rombongan dalam rangka Tali Asih sebagai bentuk kepedulian kepada Masyarakat Tanah Datar dalam menghadapi musibah, dengan tujuan untuk memulihkan ekonomi Masyarakat," ucapnya.

Yayat juga mengapresiasi Bupati dan jajaran dalam melakukan rekap rekonstruksi dan rehabilitasi dalam rangka pemulihan kembali perekonomian dan terimakasih kepada pihak Pertamina yang ikut memberikan tali kasih.

Dia juga berharap semoga masyarakat yang sedang mengalami musibah dapat segera pulih dan bangkit khususnya ekonomi di Tanah Datar dan Sumbar umumnya.

Sementara itu, Bupati Eka Putra juga sampaikan " ucapan terimakasih kepada Deputi, Pertamina dan jajaran yang telah memberikan bantuan untuk masyarakat korban bencana."

" Terimakasih Pak Deputi dan Pertamina yang telah memberikan bantuan kepada warga kami yang terdapat bencana yang terjadi di 10 titik banjir bandang, alhamdulillah hari ini ada bantuan dan diserahkan langsung kepada Camat untuk dibagikan kepada warga masing-masing," ucapnya.

Di kesempatan tersebut juga diserahkan  bantuan dari DPN dan Pertamina 68 paket sembako secara simbolis.

.( ERM )

 


pasamanbarat.Lintasmedianews.com

 Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar), menggelar press release dengan agenda pemusnahan barang bukti Narkotika golongan I jenis sabu-sabu. Kegiatan itu dilaksanakan di Aula Tatag Trawang Tungga Mapolres setempat, Kamis (12/2/2026).

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik yang memimpin press release dengan sejumlah awak media ini mengatakan, pemusnahan barang bukti sebanyak 562,16 gram dari total berat kotor 636,87 gram Narkotika jenis sabu-sabu, merupakan hasil pengungkapan kasus pada Operasi Antik Singgalang 2026.

"Sebanyak 562,16 gram barang bukti Narkotika jenis sabu-sabu dimusnahkan dengan cara diblender dan dicampun cairan sabun, kemudian dibuang ke selokan, sedangkan sisanya dijadikan alat bukti di persidangan," ujarnya.

Dijelaskan Kapolres, barang bukti tersebut berhasil disita tim Opsnal Satresnarkoba Polres Pasaman Barat dalam Operasi Antik Singgalang 2026, dari seorang pelaku berinisial RP (37), yang diduga sebagai pengedar Narkotika jenis sabu-sabu.

Pelaku diringkus petugas, berawal adanya informasi dari masyarakat terkait maraknya peredaran serta transaksi Narkotika di wilayah Pasar Pokan Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas.

"Pelaku dan barang bukti diamankan petugas di Jorong Pasar Pokan, Nagari Air Bangis, Kecamatan Sungai Beremas pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 21.15 WIB," ungkapnya.

Lebih lanjut Kapolres mengatakan, Kasat Resnarkoba Iptu Andhika beserta tim berhasil menyita barang bukti dari pelaku berupa satu paket besar, lima paket kecil dan 55 paket sedang Narkotika jenis sabu-sabu, satu unit handphone merk Redmi Note 60 warna hitam, dan satu buah kotak warna silver merk Exclay Mation.

"Selain itu, petugas juga menyita barang bukti lainnya berupa satu pack plastik warna bening, satu tas sandang warna coklat, satu helai baju warna kuning dan uang tunai sejumlah Rp. 267.000," terangnya.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap pelaku, barang haram tersebut dibeli seharga Rp. 192 juta dari seseorang berinisial B, selanjutnya akan diedarkan di Kecamatan Sungai Beremas dan Ranah Batahan.

"Keuntungan yang diraih oleh pelaku diperkirakan mencapai Rp. 20 juta lebih. Kalau kita dikalkulasikan, sabu-sabu milik pelaku ini telah menyelamatkan sekitar 880 jiwa dari ancaman bahaya Narkoba," tuturnya.

Kapolres menambahkan, selama Operasi Antik Singgalang 2026, Satresnarkoba Polres Pasaman Barat berhasil mengungkap sebanyak enam kasus dan mengamankan tujuh pelaku, yang saat ini sedang menjalani proses penyidikan.

"Pihaknya akan terus melakukan pengembangan hingga memutus mata rantai peredaran gelap Narkotika di wilayah Pasaman Barat, dengan merangkul seluruh unsur masyarakat dan stakeholder terkait," pungkasnya.

Pemusnahan barang bukti dihadiri dan disaksikan oleh pihak Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Pengadilan Negeri, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Pasaman Barat, pelaku RP serta Penasehat Hukum pelaku.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (2) huruf a Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Jo Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana dengan ancaman pidana seumur hidup atau pidana penjara selama 20 tahun dan denda paling banyak Rp13 miliar. (HumasResPasbar)


AGAM,Lintas Media News
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) gencarkan sosialisasi pemungutan Pajak Air Permukaan (PAP) ke kabupaten dan kota di Sumbar.

Setelah sebelumnya digelar di Pasaman Barat (Pasbar) dan Pesisir Selatan (Pessel), pada Rabu  (11/2/2026), sosialisasi tersebut berlanjut dilaksanakan di Kabupaten Agam. Sosialisasi ini dihadiri langsung oleh Wakil Ketua DPRD Sumbar, Evi Yandri Rajo Budiman, serta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumbar, Al Amin.

Dalam sambutannya Evi Yandri mengatakan, saat ini kondisi fiskal daerah sedang tidak baik-baik saja, ditambah dengan adanya musibah bencana yang melanda Sumatera Barat pada akhir November lalu. 
Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah tidak mungkin hanya mengandalkan pemerintah pusat dalam melaksanakan program pembangunan maupun tanggap darurat rehabilitasi dan rekonstruksi (rehab-rekon) pascabencana.

Menyikapi hal itu, kata dia, sejalan dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah, berbagai potensi pendapatan terus dikaji DPRD bersama Pemprov untuk upaya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). 
Evi Yandri menjelaskan, dari kajian yang telah dilakukan DPRD bersama Pemprov disepakati salah satu potensi yang difokuskan untuk dioptimalkan adalah dari PAP. Sesuai regulasi setiap pihak yang memanfaatkan air permukaan baik secara langsung maupun tidak langsung, dikenakan PAP.

“Dari kajian dan pendalaman yang kita lakukan dapat disimpulkan potensi PAP ini tidak hanya terkait dengan pajak dari PDAM, PLTA, restoran, dan hotel, tetapi juga dapat digali dari perkebunan-perkebunan yang beroperasi di Sumbar, karena mereka juga menggunakan air permukaan. Selama ini potensi itu yang luput kita optimalkan,” katanya.

Dikatakannya, untuk memastikan pemungutan PAP berjalan optimal, Pemprov bersama DPRD juga telah melakukan studi ke sejumlah provinsi di Indonesia guna mendalami penerapan pungutan PAP sesuai UU Nomor 1 Tahun 2022. 

Sesuai Peraturan Daerah (Perda) yang telah dimiliki Sumatera Barat, mengoptimalkan pungutan PAP mulai dilaksanakan awal tahun sekarang. Mendukung pelaksanaannya, sosialisasi terus digencarkan. Dengan adanya sosialisasi diharapkan semua pihak terkait dapat memahami tujuan kebijakan tersebut dan siap bersama-sama mendukung penerapannya.

“Kepada perusahaan yang hadir dalam sosialisasi hari ini kami imbau agar dapat mendalami regulasi terkait PAP, soal wajib pajak, dasar penghitungannya, dan lain-lain silakan didalami,” katanya.
Evi Yandri juga menegaskan, pajak bukanlah untuk dipertentangkan, melainkan adalah kewajiban sebagaimana diatur oleh undang-undang. Pemerintah juga telah menghitung nilai pajak secara wajar dengan tetap mempertimbangkan kepentingan investor.

“Berangkat dari semua itu, mari kita laksanakan tanggung jawab masing-masing dengan sebaik-baiknya, agar kita juga tetap bisa eksis di bidang masing-masing. Pemerintah menjalankan fungsinya, perusahaan menjalankan fungsinya. Bersama-sama kita berkontribusi untuk kemajuan daerah,” tukas politisi Gerindra tersebut. 

Sosialisasi pemungutan PAP yang dilaksanakan di Agam, juga dihadiri oleh anggota DPRD Sumbar, Nofrizon, Kepala SDA BK Provinsi Sumbar, Asisten III Pemkab Agam Syatria, OPD di lingkup pemerintahan Agam, Forkopimda dan perusahaan-perusahan yang ada di Kabupaten Agam. (*/st)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Setiap bangunan kokoh, jalan raya, hingga jembatan megah berdiri di atas satu material kunci: semen. Namun, tak banyak yang tahu bahwa di balik satu sak semen tersimpan proses panjang dan presisi tinggi yang dimulai dari alam, lalu diolah dengan teknologi modern hingga siap menopang pembangunan. Perjalanan itu dimulai dari bahan baku utama yang dikelola secara terencana dan terintegrasi.

1. Batu Kapur: Fondasi Utama Kekuatan Semen

Sekitar 80 persen komposisi semen berasal dari batu kapur (limestone). Material alami yang kaya akan kalsium oksida (CaO) ini ditambang secara mandiri dan menjadi tulang punggung dalam pembentukan klinker—jantung produksi semen. Tanpa batu kapur berkualitas, mustahil menghasilkan semen dengan kekuatan dan daya tahan optimal.

2. Silika: Penguat Struktur Kimia Semen

Tak kalah penting, batu silika (silica stone) menyumbang sekitar 10 persen dari total bahan baku. Kandungan silikon dioksida (SiO₂) di dalamnya berfungsi memperkuat struktur kimia semen sehingga mampu memberikan daya rekat tinggi saat diaplikasikan pada konstruksi. Material ini diperoleh dari kawasan perbukitan dengan kandungan silika alami yang terjaga mutunya.

3. Clay: Penentu Stabilitas pada Suhu Ekstrem

Komposisi semen dilengkapi dengan clay yang mengandung aluminium oksida (Al₂O₃). Dengan porsi sekitar 8 persen, clay berperan penting dalam proses pembakaran bersuhu tinggi. Material ini membantu menciptakan karakter semen yang stabil, konsisten, dan mudah dikontrol selama proses produksi.

4. Pasir Besi: Kecil Porsi, Besar Peran

Meski hanya sekitar 2 persen, pasir besi (iron sand) memiliki fungsi strategis. Kandungan besi oksida (Fe₂O₃) membantu efisiensi pembakaran sekaligus memengaruhi warna dan kualitas klinker.

Selain empat material utama di atas, terdapat pula material tambahan berupa gypsum, pozzolan, dan batu kapur berkualitas tinggi (high grade limestone).

5. Gypsum: Pengatur Waktu Pengerasan

Setelah bahan baku utama diolah, gypsum ditambahkan untuk mengontrol laju pengerasan semen. Material ini memastikan pekerja konstruksi memiliki waktu yang cukup dalam proses pengecoran tanpa mengorbankan mutu akhir bangunan. Takaran gypsum disesuaikan secara ketat dengan standar kualitas yang berlaku.

6. Pozzolan: Solusi Kuat sekaligus Ramah Lingkungan

Pozzolan menjadi material tambahan strategis yang berfungsi sebagai sumber silika reaktif dan substitusi klinker. Selain meningkatkan daya tahan semen, pozzolan juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. Penggunaannya menjadi bagian dari komitmen industri semen terhadap praktik produksi berkelanjutan.

7. Limestone (High Grade): Penjaga Konsistensi Produk

Material tambahan lainnya adalah batu kapur berkualitas tinggi (high grade limestone). Digunakan sebagai filler dan substitusi klinker, material ini memastikan kualitas semen tetap konsisten sesuai spesifikasi produk yang dihasilkan.

Dari Tanur 1.450°C hingga Siap Digunakan

Seluruh material kemudian diproses melalui tahapan terintegrasi: penggilingan presisi, pencampuran komposisi, pembakaran dalam tanur bersuhu hingga 1.450 derajat Celsius, pendinginan, hingga penggilingan akhir.

Dari proses panjang inilah lahir semen yang siap digunakan sebagai tulang punggung pembangunan nasional.

Visual bahan baku yang ditampilkan menjadi cerminan komitmen industri semen dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab. Dari batuan alami hingga produk bernilai tambah, setiap tahap dijalankan dengan pengendalian mutu ketat demi menghadirkan semen yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. (*)

PADANG,Lintas Media News
Setiap bangunan kokoh, jalan raya, hingga jembatan megah berdiri di atas satu material kunci: semen. Namun, tak banyak yang tahu bahwa di balik satu sak semen tersimpan proses panjang dan presisi tinggi yang dimulai dari alam, lalu diolah dengan teknologi modern hingga siap menopang pembangunan. Perjalanan itu dimulai dari bahan baku utama yang dikelola secara terencana dan terintegrasi.

1. Batu Kapur: Fondasi Utama Kekuatan Semen

Sekitar 80 persen komposisi semen berasal dari batu kapur (limestone). Material alami yang kaya akan kalsium oksida (CaO) ini ditambang secara mandiri dan menjadi tulang punggung dalam pembentukan klinker—jantung produksi semen. Tanpa batu kapur berkualitas, mustahil menghasilkan semen dengan kekuatan dan daya tahan optimal.

2. Silika: Penguat Struktur Kimia Semen

Tak kalah penting, batu silika (silica stone) menyumbang sekitar 10 persen dari total bahan baku. Kandungan silikon dioksida (SiO₂) di dalamnya berfungsi memperkuat struktur kimia semen sehingga mampu memberikan daya rekat tinggi saat diaplikasikan pada konstruksi. Material ini diperoleh dari kawasan perbukitan dengan kandungan silika alami yang terjaga mutunya.

3. Clay: Penentu Stabilitas pada Suhu Ekstrem
Komposisi semen dilengkapi dengan clay yang mengandung aluminium oksida (Al₂O₃). Dengan porsi sekitar 8 persen, clay berperan penting dalam proses pembakaran bersuhu tinggi. Material ini membantu menciptakan karakter semen yang stabil, konsisten, dan mudah dikontrol selama proses produksi.

4. Pasir Besi: Kecil Porsi, Besar Peran

Meski hanya sekitar 2 persen, pasir besi (iron sand) memiliki fungsi strategis. Kandungan besi oksida (Fe₂O₃) membantu efisiensi pembakaran sekaligus memengaruhi warna dan kualitas klinker.

Selain empat material utama di atas, terdapat pula material tambahan berupa gypsum, pozzolan, dan batu kapur berkualitas tinggi (high grade limestone).

5. Gypsum: Pengatur Waktu Pengerasan

Setelah bahan baku utama diolah, gypsum ditambahkan untuk mengontrol laju pengerasan semen. Material ini memastikan pekerja konstruksi memiliki waktu yang cukup dalam proses pengecoran tanpa mengorbankan mutu akhir bangunan. Takaran gypsum disesuaikan secara ketat dengan standar kualitas yang berlaku.

6. Pozzolan: Solusi Kuat sekaligus Ramah Lingkungan

Pozzolan menjadi material tambahan strategis yang berfungsi sebagai sumber silika reaktif dan substitusi klinker. Selain meningkatkan daya tahan semen, pozzolan juga berkontribusi pada pengurangan emisi karbon. Penggunaannya menjadi bagian dari komitmen industri semen terhadap praktik produksi berkelanjutan.

7. Limestone (High Grade): Penjaga Konsistensi Produk

Material tambahan lainnya adalah batu kapur berkualitas tinggi (high grade limestone). Digunakan sebagai filler dan substitusi klinker, material ini memastikan kualitas semen tetap konsisten sesuai spesifikasi produk yang dihasilkan.

Dari Tanur 1.450°C hingga Siap Digunakan

Seluruh material kemudian diproses melalui tahapan terintegrasi: penggilingan presisi, pencampuran komposisi, pembakaran dalam tanur bersuhu hingga 1.450 derajat Celsius, pendinginan, hingga penggilingan akhir.

Dari proses panjang inilah lahir semen yang siap digunakan sebagai tulang punggung pembangunan nasional.

Visual bahan baku yang ditampilkan menjadi cerminan komitmen industri semen dalam mengelola sumber daya alam secara bertanggung jawab. Dari batuan alami hingga produk bernilai tambah, setiap tahap dijalankan dengan pengendalian mutu ketat demi menghadirkan semen yang kuat, berkelanjutan, dan berdaya saing tinggi. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.