Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
PADANG, Lintasmedia News— PT Semen Padang kembali bergerak membantu warga terdampak bencana galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin (21/9/2026) malam. Setelah mengirimkan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana, perusahaan tersebut langsung menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Bantuan diserahkan di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes dan diterima oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok Nopelius. Bantuan tersebut terdiri dari 20 karung beras, 10 kardus air mineral, tiga dus sarden, 10 dus mi instan, 10 buah diapers, serta 10 tray telur.
Nopelius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut. “Terima kasih atas perhatian PT Semen Padang. Bantuan relawan dan sembako ini sangat bermanfaat bagi korban yang terdampak bencana galodo,” kata Nopelius seusai menerima bantuan.
Ia menjelaskan, bencana galodo yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga mengalami kerusakan. Salah satu fasilitas umum yang terdampak adalah jembatan di jalan nasional yang mengalami kerusakan berat. Selain itu, sebanyak 11 kantor pemerintahan turut terdampak.
Kerusakan juga terjadi pada 75 unit rumah warga, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat. Kemudian, bencana tersebut juga menyebabkan empat warga mengalami luka-luka. Dua rumah sakit menjadi lokasi perawatan para korban, yakni satu korban dirawat di Semen Padang Hospital dan tiga korban lainnya menjalani perawatan di RSUD Arosuka.
Selain korban luka, dua warga sempat dilaporkan hilang. Nopelius mengatakan, satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian. “Korban yang masih dinyatakan hilang sudah ada tanda-tandanya. Relawan telah menemukan sepeda motor milik korban dalam kondisi rusak parah,” ujarnya.
Menyusul bencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Meski sejumlah perkantoran ikut terdampak dan mengalami kerusakan, pemerintah daerah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan. “Meskipun perkantoran rusak, kami berusaha agar simpul-simpul pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan mulai Rabu besok,” kata Nopelius.
PT Semen Padang Bergerak Sejak Awal Bencana
Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan bantuan logistik yang dikirim ke lokasi bencana merupakan bentuk respons cepat PT Semen Padang terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan Arosuka pada Senin (21/9/2026) malam. “Kami di Semen Padang turut merasakan duka dari para korban yang terdampak. Semoga bantuan yang kami kirim dapat meringankan beban para korban,” kata Hernes.
Respons PT Semen Padang terhadap bencana galodo di Arosuka tidak hanya diwujudkan melalui bantuan logistik. Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris menyampaikan bahwa sebelumnya, perusahaan juga mengirimkan relawan TRC ke lokasi bencana untuk membantu proses penanganan dan pencarian korban yang dilaporkan hilang akibat bencana tersebut.
“Duka warga Arosuka merupakan duka kita bersama. Kehadiran para relawan TRC Semen Padang ke lokasi bencana merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung penanganan bencana bersama pemerintah daerah, BPBD, serta unsur terkait lainnya,” kata Idris di Padang. (*)
Sumbar, Lintasmedia News— Tim SAR gabungan yang melibatkan Unit K9 Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat menunjukkan titik terang dalam pencarian korban bencana galodo atas nama Agusral (59). Pada pukul 11.30 WIB, petugas berhasil menemukan sejumlah barang pribadi milik korban di kawasan belakang Kantor BKPSDM, Komplek Perkantoran Bupati Solok.
Barang-barang yang berhasil diidentifikasi oleh anjing pelacak K9 meliputi satu helai celana panjang katun warna hitam, dompet berisi identitas lengkap korban (KTP, STNK, BPJS, serta uang tunai), sehelai sandal sebelah kanan, dan pecahan tutup kepala senter berwarna merah.
Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menyampaikan bahwa penemuan barang-barang tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim di lapangan untuk mempersempit area pencarian korban yang masih tertimbun material galodo.
"Tim K9 kami bersama personel Subdit Gassum berhasil mendeteksi keberadaan barang-barang milik korban di sekitar lokasi perkantoran Bupati Solok. Saat ini fokus kami adalah memaksimalkan area tersebut dengan menyisیر secara teliti," ujar AKBP Andre Anas saat dikonfirmasi, Kamis (24/9).
Anak korban, Afilka Hazani (21), untuk sementara menyimpan barang-barang milik korban yang baru saja ditemukan oleh tim di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan memberikan ruang selengkapnya bagi tim evakuasi yang tengah bekerja di zona bencana. Pihaknya memastikan proses pencarian akan terus digenjot menggunakan teknologi modern yang dimiliki kepolisian.
"Keluarga korban saat ini masih dalam kondisi berduka dan syok, sehingga kami mendampingi mereka secara persuasif. Setelah istirahat siang ini, tim akan melanjutkan pencarian dengan mengerahkan teknologi alat Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri tahun 2026 untuk mendeteksi keberadaan korban secara lebih akurat di bawah material timbunan," jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Pantauan di lokasi, operasional pencarian untuk sementara diistirahatkan sejenak guna memulihkan kondisi fisik personel serta anjing pelacak K9 yang terlihat kelelahan setelah menyisir medan berat sejak pagi hari. Tim dijadwalkan kembali bergerak sesaat setelah istirahat siang selesai.(*)
Lintasmedia News- Ketika warga Kabupaten Solok masih berjuang melewati masa sulit setelah diterjang galodo dan banjir bandang, perhatian dari Kota Padang datang dalam bentuk bantuan nyata. Atas instruksi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang melalui Sekretaris Daerah, bantuan logistik segera dihimpun dan dikirim ke Posko Utama Aro Suka, Kamis (24/9/2026).
Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana. Pemko Padang tidak ingin bantuan hanya berhenti sebagai wacana, tetapi berupaya mengirim kebutuhan yang memang diperlukan warga di lapangan.
"Atas perintah Bapak Wali Kota yang disampaikan langsung melalui Pak Sekda kepada kami, maka kami menggalang komunikasi dengan beberapa instansi untuk persiapan memberikan bantuan logistik kepada saudara-saudara kita di Kabupaten Solok," kata Eri.
Koordinasi dilakukan dengan Dinas Sosial Kabupaten Solok untuk mengetahui kebutuhan warga. Dari hasil koordinasi itu, bantuan difokuskan pada kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar, terutama bagi anak-anak dan kaum ibu. Karena berada dalam situasi bencana, kebutuhan yang biasanya sederhana pun menjadi sangat penting.
Pampers dan pembalut termasuk di antara logistik yang dikirim. Sebanyak enam dus pampers dan dua dus pembalut disalurkan bersama berbagai makanan, seperti 20 dus Indomie, 45 dus roti, tiga dus Roti Biskuit Roma Sandwich, dua dus Roma Kelapa, empat dus biskuit Gabin, serta empat dus Pop Mie.
Pemko Padang juga mengirimkan gula pasir sebanyak 70 kilogram, kopi 40 kilogram, empat bungkus minyak goreng, serta sejumlah bahan pangan lainnya. Bantuan tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa penanganan darurat bencana galodo Kabupaten Solok.
Namun, dari seluruh logistik yang dibawa, air mineral menjadi perhatian khusus. Sebanyak 200 dus air mineral dikirim ke lokasi karena masyarakat terdampak menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Dalam situasi pascabanjir bandang, ketersediaan air menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.
Rombongan Pemko Padang berangkat menuju Posko Utama Aro Suka selepas salat Maghrib dan disambut jajaran pimpinan daerah Kabupaten Solok. Bantuan kemudian diserahkan secara resmi berdasarkan Berita Acara Serah Terima Barang Bantuan Logistik Bencana Alam Nomor /Dinsos/2026 tanggal 24 September 2026. Bupati Solok menyampaikan apresiasi dan salam penghormatan kepada Wali Kota Padang atas dukungan yang diberikan.
Melalui Eri Sendjaya, Wali Kota Padang menitipkan pesan agar masyarakat Kabupaten Solok tetap tegar dan bersatu menghadapi bencana. "Kota Padang siap membantu, dan menyampaikan rasa prihatin terhadap musibah yang terjadi di Kabupaten Solok," ujarnya. Di tengah kepedihan akibat galodo dan banjir bandang, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian antardaerah dapat hadir dalam bentuk yang paling dibutuhkan: pangan, air, perlengkapan dasar, dan uluran tangan kemanusiaan. (***)
Sumbar, Lintasmedia News— Unit Polsatwa Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumatera Barat mengerahkan tim khusus pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue / SAR) untuk menindaklanjuti perintah pimpinan dalam operasi penyisiran di kawasan terdampak air bah. Operasi pencarian ini dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, dengan menyusuri area mulai dari belakang Kantor Bupati.
Direktur Samapta (Dirsmapta) Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menjelaskan bahwa kehadiran satwa pelacak terlatih sangat krusial guna memaksimalkan efektivitas pencarian di lokasi kejadian.
"Kami menerjunkan 4 personel terlatih beserta 2 ekor satwa K9 jenis Herder spesifikasi SAR dan 2 unit ransus. Pelaksanaan pencarian dimulai dari titik belakang Kantor Bupati dengan menyusuri jalur aliran air bah. Keahlian satwa pelacak ini diharapkan dapat membantu melacak jejak maupun petunjuk penting di lokasi secara lebih efektif dan presisi," terang AKBP Andre Anas, Kamis (24/9/2026).
Dalam operasi tersebut, Ditsamapta Polda Sumbar menurunkan empat personel berpengalaman yang dipimpin langsung oleh Kasubnit Harvet Polsatwa, Aipda Hamidi Rahmadhoni, didampingi tiga personel lainnya yaitu Briptu Muhardi Iqbal, Bripda Alif Mulya Putra, dan Bripda Visky Wiryan Sugiat. Tim juga didukung dengan dua unit kendaraan khusus (Ransus) Polsatwa serta membawa dua ekor satwa (anjing pelacak) jenis Herder dengan spesifikasi SAR andal.
Menambahkan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa pengerahan Satwa K9 (anjing pelacak) merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu proses pencarian secara optimal di medan yang sulit dijangkau.
"Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus memaksimalkan seluruh potensi yang ada, termasuk menurunkan Unit Polsatwa K9 yang memiliki spesifikasi khusus SAR. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penyisiran di lapangan, terutama pada area-area yang terdampak material air bah," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Sumbar bersama unsur terkait masih terus melaksanakan penyisiran secara intensif di lapangan dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan personel.(*)
Lintasmedia News –Sebagai bentuk kepedulian dan hadirnya Polri di tengah masyarakat, personel Polres Solok melaksanakan kegiatan gotong royong membantu membersihkan rumah-rumah masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam kegiatan tersebut, personel bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan material, lumpur, sampah, serta berbagai sisa bencana yang memenuhi rumah dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu membuka akses serta mempercepat proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali menempati rumahnya dengan aman dan nyaman.
Kehadiran personel Polres Solok di tengah warga diharapkan dapat memberikan bantuan nyata sekaligus memberikan semangat dan dukungan moril kepada masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
Polres Solok berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat dalam proses penanganan serta pemulihan pascabencana, dengan mengedepankan semangat gotong royong, kepedulian, dan kemanusiaan.
PADANG, Lintasmedia News- Rencana perubahan dan penambahan unit usaha Perusahaan Umum Daerah Padang Sejahtera Mandiri (PSM) mendapat sorotan dari DPRD Kota Padang. Dewan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat kajian terkait prospek usaha yang akan dijalankan perusahaan daerah tersebut.
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026), meminta keterangan mengenai pembahasan PSM disampaikan langsung oleh masing-masing Ketua Panitia Khusus (Pansus). Tiga Ketua Pansus yang menangani pembahasan tersebut yakni Iskandar, Helmi Moesim, dan Arnedi Yarmen.
Ketua Pansus III DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen mengatakan, Pansus III dijadwalkan kembali menggelar rapat pada Kamis (24/9/2026). Sebelum rapat berlangsung, tim Pemko Padang diminta melengkapi kajian mengenai perubahan unit usaha PSM yang diusulkan.
Menurut Arnedi, terdapat dua usulan tambahan unit usaha yang menjadi perhatian Pansus III. Dua usaha tersebut yakni penyewaan mobil tanpa sopir dan jasa angkutan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Arnedi mengatakan, sejauh ini potensi kedua unit usaha tersebut belum terlihat secara jelas sebagai bisnis yang prospektif untuk dikembangkan PSM. Karena itu, Pansus membutuhkan penjelasan yang lebih kuat mengenai peluang usaha, potensi pasar, kebutuhan investasi, risiko, serta proyeksi keuntungan dari masing-masing unit usaha.
“Ada dua usulan tambahan unit usaha PSM yaitu penyewaan mobil tanpa sopir dan jasa angkutan sampah B3. Ini belum terlihat potensinya sebagai usaha yang prospek ke depannya,” kata Arnedi, politisi senior PKS ini.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Padang ini menjelaskan, tim Pemko Padang saat ini tengah melengkapi alasan dan kajian yang dibutuhkan untuk meyakinkan Pansus DPRD Kota Padang bahwa kedua usaha tersebut memiliki prospek dan dapat memberikan keuntungan. Kajian itu nantinya menjadi salah satu bahan penting dalam pembahasan Pansus III.
Pembahasan perubahan unit usaha PSM tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada penambahan jenis bisnis, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan usaha menghasilkan pendapatan dan memberikan kontribusi bagi perusahaan daerah. Dengan kajian yang lebih lengkap, DPRD Kota Padang dapat melihat secara lebih jelas kelayakan dua unit usaha tersebut sebelum pembahasan dilanjutkan. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU
PADANG, Lintasmedia News– Tim inovasi SEPABLOCK PT Semen Padang berjaya di Bangkok. Hal ini ditandai dengan keberhasilan meraih predikat Excellent pada ajang International Quality & Productivity Convention (IQPC) yang berlangsung di Bangkok, Thailand, 14–17 September 2026. Capaian tersebut menjadi bagian dari target yang telah ditetapkan perusahaan sekaligus menegaskan komitmen PT Semen Padang dalam mendorong budaya inovasi dan perbaikan berkelanjutan di lingkungan perusahaan.
Pada ajang internasional tersebut, Tim SEPABLOCK mempresentasikan inovasi berjudul “Inovasi Produk Hilir PT Semen Padang untuk Alternatif Revenue dan Mewujudkan Pembangunan Rumah Cepat, Murah, Berkualitas, serta Ramah Lingkungan.”
Inovasi tersebut mengangkat pengembangan SEPABLOCK sebagai produk hilir berbasis material konstruksi yang tidak hanya memiliki nilai tambah dari sisi produk, tetapi juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap pembangunan rumah yang lebih cepat, efisien, berkualitas, dan memperhatikan aspek lingkungan.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino di Padang, Kamis (17/9/2026), mengatakan, pencapaian predikat yang diraih Tim SEPABLOCK tersebut merupakan berkah luar biasa yang patut disyukuri. "Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada seluruh tim serta semua pihak yang berkontribusi," ujarnya.
Win menambahkan bahwa prestasi ini membuktikan bahwa inovasi hilirisasi PT Semen Padang tidak hanya relevan dengan kebutuhan pembangunan yang efisien dan ramah lingkungan, tetapi juga diakui secara internasional. "Capaian ini menjadi pemacu bagi kami untuk terus berinovasi memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan industri," katanya.
Anggota Tim SEPABLOCK Darwas, yang mewakili Ketua Tim Akhrilman dan Sekretaris Junaidi, menyampaikan prestasi ini merupakan buah dari kerja keras dan kekompakan seluruh anggota tim, dukungan perusahaan, dan seluruh insan PT Semen Padang.
Capaian ini, katanya, sesuai dengan target yang telah ditetapkan. Keikutsertaan dalam IQPC tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga memberikan pengalaman berharga bagi tim untuk membawa inovasi PT Semen Padang ke panggung internasional.
Untuk dapat tampil pada ajang IQPC, perjalanan Tim SEPABLOCK sebelumnya telah melalui serangkaian tahapan kompetisi inovasi. Tim tersebut meraih penghargaan Platinum pada Semen Padang Improvement Event (SPIE) dan Diamond pada Temu Karya Mutu dan Produktivitas Nasional (TKMPN) 2025. Bagi tim, capaian pada kedua ajang tersebut menjadi pijakan penting untuk melangkah ke kompetisi internasional. Capaian dari kedua ajang itu menjadi jalan bagi tim untuk tampil maksimal dan memberikan hasil terbaik pada IQPC ini.
SEPABLOCK merupakan produk bata interlock yang dikembangkan untuk mendukung proses pembangunan rumah dengan waktu pengerjaan dan penggunaan material yang lebih efisien dibandingkan metode konstruksi konvensional.
Produk tersebut dirancang dengan sistem interlock atau saling mengunci antarbata. Sistem itu membuat proses pemasangan menjadi lebih praktis karena setiap unit SEPABLOCK dapat tersusun secara presisi.
Inovasi produk turunan SEPABLOCK ini dipastikan menjadi nilai tambah bagi PT Semen Padang. Apalagi, produk ini sudah diaplikasikan di berbagai wilayah, tidak hanya di Sumatera Barat, tetapi juga sudah diaplikasikan di Ibu Kota Negara (IKN) di Pulau Kalimantan.
SEPABLOCK dikembangkan sebagai salah satu alternatif material konstruksi yang menawarkan sejumlah keunggulan dibandingkan penggunaan bata merah konvensional.
Dari sisi bentuk, SEPABLOCK memiliki tingkat presisi yang mendukung proses pemasangan lebih cepat. Sistem interlock membuat setiap bata dapat saling mengunci sehingga pekerjaan konstruksi menjadi lebih praktis dan efisien.
SEPABLOCK berbeda dengan bata merah. SEPABLOCK memiliki bentuk yang presisi, pemasangan lebih cepat, hasilnya estetik, dan mampu menekan biaya pembangunan hingga 10 persen.
Efisiensi tersebut menjadi salah satu nilai tambah yang ditawarkan SEPABLOCK di tengah kebutuhan pembangunan yang semakin menuntut kecepatan pengerjaan, efisiensi penggunaan material, sekaligus pengendalian biaya.
Efisiensi inilah yang membuat SEPABLOCK menjadi pilihan tepat di tengah tuntutan pembangunan yang serba cepat dan hemat biaya.
Salah satu keunggulan SEPABLOCK terlihat dari efisiensi waktu pembangunan. Untuk pembangunan rumah tipe 36, konstruksi menggunakan SEPABLOCK dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga minggu.
Dalam pembangunan rumah tipe tersebut, kebutuhan material diperkirakan sekitar 4.000 keping SEPABLOCK, 35 zak semen, dan 60 batang besi berukuran 10 milimeter.
Selain mempercepat proses pembangunan, bentuk SEPABLOCK yang presisi juga memberikan nilai tambah dari sisi estetika. Susunan bata menghasilkan permukaan dinding yang lebih rapi sehingga dalam konsep bangunan tertentu, dinding dapat ditampilkan tanpa harus menggunakan lapisan plester.
Karakteristik tersebut memberikan fleksibilitas dalam desain sekaligus berpotensi mengurangi tahapan pekerjaan konstruksi.
SEPABLOCK juga memiliki rongga pada bagian tertentu yang tidak hanya menjadi bagian dari desain produk, tetapi turut mendukung karakteristik termal bangunan. Rongga tersebut membantu mengurangi panas yang masuk ke dalam ruangan sehingga dapat memberikan kenyamanan bagi penghuni.
Tidak hanya mengedepankan kecepatan dan efisiensi biaya, pengembangan SEPABLOCK juga memperhatikan aspek lingkungan. Berbeda dengan bata merah yang melalui proses pembakaran, SEPABLOCK diproduksi tanpa proses pembakaran. Karakteristik tersebut menjadi salah satu keunggulan dari sisi lingkungan karena proses produksinya tidak memerlukan tahapan pembakaran sebagaimana pada pembuatan bata merah.
Aspek ramah gempa juga menjadi perhatian dalam pengembangan SEPABLOCK, khususnya karena produk ini dikembangkan untuk dapat diaplikasikan di wilayah yang memiliki risiko kegempaan, termasuk Sumatera Barat. SEPABLOCK telah melalui cyclic atau lateral load test Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Pengujian tersebut menjadi salah satu bagian penting untuk melihat respons material konstruksi terhadap beban lateral. (*)