Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 


Pulau Punjung, Lintasmedianews.com,

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian bersama Tim Penilaian Usaha Perkebunan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi akan melakukan penilaian kepatuhan usaha perkebunan terhadap PT Tidar Kerinci Agung (PT TKA). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung pada Selasa (10/02/2026).

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Dharmasraya, Yefrinaldi, mengatakan penilaian tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut belum tercapainya kesepakatan antara PT TKA dan masyarakat adat Nagari Alahan Nan Tigo serta Nagari Lubuk Besar, Kecamatan Asam Jujuhan mengenai pembangunan kebun plasma.

“Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian bersama Tim Penilaian Usaha Perkebunan Provinsi Sumatera Barat dan Provinsi Jambi akan melaksanakan penilaian kepatuhan usaha perkebunan PT TKA,” kata Yefrinaldi di Pulau Punjung, Senin (9/2/2026).

Ia menjelaskan, langkah ini merupakan tindak lanjut rapat pendampingan fasilitasi pembangunan kebun masyarakat adat yang digelar di Padang pada 27 Januari 2026. Dalam rapat tersebut disepakati bahwa para pihak akan mencari solusi bersama paling lambat 3 Februari 2026. Apabila tidak tercapai kesepakatan, penyelesaian akan diambil alih oleh Dirjen Perkebunan sesuai kewenangannya.

Namun demikian, rapat lanjutan pada 3 Februari 2026 yang menawarkan sejumlah opsi penyelesaian juga belum menghasilkan kesepakatan. Oleh karena itu, Kementerian Pertanian menjalankan mekanisme penilaian kepatuhan usaha perkebunan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Yefrinaldi menyampaikan bahwa tuntutan utama masyarakat adat Nagari Alahan Nan Tigo dan Nagari Lubuk Besar adalah pemenuhan kewajiban kebun plasma sebesar 20 persen dari total Hak Guna Usaha (HGU) PT Tidar Kerinci Agung.

Dengan luas HGU perusahaan sekitar 12.341,45 hektare, kewajiban kebun plasma yang harus dialokasikan kepada masyarakat mencapai kurang lebih 2.468,29 hektare. Ketentuan tersebut tercantum dalam Surat Keputusan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala BPN tentang perpanjangan HGU PT TKA tahun 2022 dan diperkuat dengan Surat Keterangan Bupati Dharmasraya tahun 2021.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya akan terus mengawal seluruh proses tersebut guna memastikan hak-hak masyarakat adat terpenuhi serta kegiatan usaha perkebunan berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Yefrinaldi berharap penilaian kepatuhan ini dapat menghasilkan penyelesaian yang memberikan rasa keadilan bagi masyarakat, sekaligus tetap menjaga iklim investasi yang sehat.

Ia juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mempercayakan penyelesaian persoalan melalui mekanisme resmi yang sedang berjalan.

Foto : Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Yefrinaldi dan Penandatanganan Berita Acara PT. TKA dan Masyarakat Adat di Padang beberapa waktu lalu.(el)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Di tengah hamparan rumput hijau Lapangan Golf PT Semen Padang, dua meriam tua berdiri membisu. Tubuhnya berkarat, namun sikapnya tetap tegak—seolah menolak tunduk pada waktu. Sejak puluhan tahun silam, bahkan sebelum republik ini lahir, keduanya tak pernah bergeser. Tak sejengkal pun.

Lokasinya berada di Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang. Kawasan yang hari ini identik dengan olahraga dan rekreasi itu dulunya merupakan area tambang tanah liat milik PT Semen Padang dengan luas sekitar 50 hektare. Lanskapnya telah berubah total: dari bukit dan lubang galian menjadi ruang hijau yang sejuk dan hidup.

Pepohonan rindang menaungi lapangan. Beragam satwa kini menjadikannya rumah. Elang ular bido sesekali melayang di udara, cekakak sungai dan cekakak belukar bertengger di dahan, sementara burung madu sriganti beterbangan di antara bunga. Rusa totol—yang didatangkan dari Istana Bogor—berkeliaran tenang. Di aliran sungai kecil di sekitar lapangan, ikan bilih, ikan endemik Danau Singkarak, masih bertahan dan berkembang biak.

Namun bukan hanya alam yang membuat pengunjung berhenti melangkah. Dua meriam tua di tengah kawasan hijau itulah yang kerap mencuri perhatian. Banyak yang berswafoto di depannya. Tak jarang pasangan pengantin menjadikannya latar foto—tanpa sepenuhnya menyadari bahwa mereka berdiri di hadapan saksi bisu Perang Dunia II.

Sumatera Barat memang menyimpan banyak peninggalan militer Jepang. Pada masa pendudukan 1942–1944, wilayah ini menjadi jalur strategis pertahanan pantai barat Sumatra. Jepang membangun bunker, gua perlindungan, rumah sakit militer, hingga meriam pertahanan di berbagai titik—dari Padang, Painan, hingga pesisir Pariaman.

Di Indonesia, ratusan meriam peninggalan Jepang masih tersebar hingga kini. Sebagiannya berada di benteng pantai, sebagian lain “terdampar” di permukiman warga, pelabuhan, bahkan kebun. Banyak yang tak tercatat secara resmi, tanpa prasasti dan tanpa cerita utuh—seperti dua meriam di Indarung ini.

Masing-masing meriam di Lapangan Golf Semen Padang memiliki panjang sekitar lima meter dengan diameter laras kurang lebih 60 sentimeter. Keduanya dipasang sejajar dari timur ke barat dengan jarak sekitar 30 meter.

Meriam di sisi timur mengarah ke Bukit Batu Kapur PT Semen Padang, sementara meriam di sisi barat menghadap ke kawasan Pabrik Indarung VI. Arah bidikannya memunculkan berbagai spekulasi—apakah untuk pertahanan, latihan militer, atau sekadar posisi siaga.

Meski telah dilapisi karat, sejumlah kode masih terbaca jelas. Pada salah satu meriam tertera tulisan “O.F. 3 INCH. 20 CWT. MK III” dan angka 1916—menandakan meriam ini diproduksi pada era Perang Dunia I, lalu digunakan kembali oleh Jepang saat menduduki Hindia Belanda. Meriam lainnya menyisakan kode samar “NᵒL/169”, sementara sisanya telah dimakan usia.

Tak ada prasasti. Tak ada catatan resmi. Waktu seolah sengaja menyisakan misteri.

Indarung dalam Pendudukan Jepang

Menurut buku 100 Tahun PT Semen Padang, kekuasaan Belanda di Sumatra runtuh lebih cepat dibanding Jawa. Pada Maret 1942, tentara Jepang bergerak dari Aceh dan Medan, menembus jalur darat hingga Bukittinggi. Dari sanalah pemerintahan militer Jepang (Gunseibu) mengambil alih Sumatera Barat.

Awal April 1942, Kolonel Fujiyama dikirim ke Padang untuk melakukan serah terima kekuasaan dari Residen Belanda. Tak lama kemudian, Jepang tiba di Indarung—lokasi pabrik semen NV Nederlandsch-Indische Portland Cement Maatschappij (NV NIPCM), cikal bakal PT Semen Padang.

Yang mereka dapati adalah pabrik yang sunyi. Produksi telah berhenti total. Para buruh menghilang. Sebelumnya, kawasan Indarung dan Pelabuhan Teluk Bayur kerap dibombardir, membuat karyawan ketakutan dan pengapalan semen terhenti selama berbulan-bulan.

Kedatangan Jepang menandai babak kelam. Staf kulit putih dan keluarga mereka dikumpulkan, dipindahkan, dan diinternir. Serdadu KNIL Belanda di sekitar Indarung bahkan dieksekusi di kawasan Gadut.

Dengan bantuan karyawan Indonesia—terutama Doesoen Malin Kayo, pegawai senior yang memegang kunci pabrik—Jepang menghidupkan kembali fasilitas yang sempat mati. Pada Agustus 1942, pabrik kembali beroperasi. Namanya diubah menjadi Asano Cement, lalu Pabrik Semen Indarung. Semua yang berbau Belanda dihapus, dan penggunaan bahasa Belanda dilarang.

Semen Indarung diproduksi untuk kepentingan ekonomi perang Jepang: membangun benteng, jembatan, dan infrastruktur militer di Indonesia dan Asia Tenggara.

Pada 24 Agustus 1944, sejarah kembali menghantam Indarung. Sekitar 40 pesawat pembom Sekutu menyerang secara besar-besaran. Ratusan ton bom dijatuhkan. Pabrik rusak berat. Sedikitnya 19 buruh tewas di sebuah lubang perlindungan, sementara ratusan lainnya luka-luka.

Setelah itu, Jepang memaksa buruh membangun lebih banyak lubang perlindungan dan benteng pertahanan. Meriam-meriam penangkis serangan udara ditempatkan di sekitar kawasan pabrik dan Gadut.

Dalam konteks inilah, dua meriam yang kini berdiri di Lapangan Golf Semen Padang diyakini ditempatkan—sebagai bagian dari sistem pertahanan kawasan industri strategis Indarung.

Menjaga, Bukan Melupakan

Tokoh masyarakat Indarung, Dharmansyah Siroen, menyebut dudukan beton meriam dibuat melalui kerja paksa masyarakat pribumi. “Sejak kawasan ini ditambang hingga menjadi lapangan golf, posisi meriam tidak pernah dipindahkan,” ujarnya.

PT Semen Padang memilih merawat, bukan menyingkirkan, peninggalan sejarah tersebut. “Kami memandang meriam ini sebagai bagian dari nilai sejarah yang patut dijaga,” kata Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris.

Kini, Lapangan Golf PT Semen Padang bukan sekadar ruang olahraga dan rekreasi. Ia adalah lanskap hijau yang menyimpan ingatan perang, kerja paksa, dan perjalanan panjang sebuah industri.

Di sanalah dua meriam tua itu tetap berdiri—diam, berkarat, dan setia mengingatkan bahwa Indarung pernah menjadi bagian dari pusaran sejarah dunia. (*)

 

Lintasmedianews.com –Dharmasraya

Kabupaten Dharmasraya menjadi salah satu daerah pertama di Sumatera Barat yang merekrut jaksa dari Kejaksaan Agung (Kejagung) Republik Indonesia sebagai Inspektur Daerah Dharmasraya.

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani, S.H, L.LM, kembali menegaskan komitmennya dalam menciptakan pemerintahan yang bersih dengan melantik Jaksa Fungsional Ramadhani, SH, MH, sebagai Inspektur Daerah, di Aula Kantor Bupati Dharmasraya, Senin (09/02/2026).

Ramadhani sebelumnya menjabat sebagai Jaksa Fungsional di Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Barat.

Annisa Suci Ramadhani menegaskan penunjukan jaksa dari Kejaksaan Tinggi merupakan terobosan untuk memperkuat pengawasan pemerintahan. 

“Alhamdulillah pada hari ini kita telah bersama Pak Ramadhani, beliau adalah Jaksa di Kejaksaan Tinggi dan untuk pertama kali seorang Jaksa akan memimpin inspektorat Kabupaten Dharmasraya ,” ujarnya.

Menurutnya, langkah ini bertujuan meminimalkan kekeliruan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan memastikan perbaikan tata kelola keuangan daerah.

Dengan mengedepankan prinsip akuntabilititas dan transparansi sekaligus audit internal dipimpin oleh seseorang yang memahami hukum, tentu akan membuat anggaran dapat digunakan dengan sebaik baiknya untuk kepentingan masyarakat.

Latar belakang hukum dan pengalaman pengawasan Ramadhani dinilai Annisa dapat mengoptimalkan fungsi inspektorat.

“Kehadiran Pak Ramadhani bukan untuk menakuti-nakuti tapi untuk meminimalisir kekeliruan potensi pelanggaran hukum penyelenggaraan pemerintahan. Tujuannya adalah untuk pemcegahan, karena kita butuh orang yang paham dan mengerti hukum,” jelas Annisa.

Ia menegaskan Dharmasraya tetap memiliki SDM kompeten, namun Inspektorat berfungsi sebagai pengawas internal pemerintah kabupaten yang berfungsi sebagai alarm pertama apabila terdapat hal hal yang tidak sesuai aturan sekaligus menjadi tempat untuk evaluasi dan konsultasi berbagai persoalan hukum terkait administrasi pemerintahan.

Kehadiran pejabat dari Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat akan memberikan perspektif berbeda dan akan mendorong tata kelola pemerintahan yang lebih baik.

Dengan sistem ini, konsultasi hukum dapat dilakukan sejak tahap perencanaan hingga pelaksanaan program.

“Jadi kita bisa melakukan perencanaan anggaran dengan lebih baik dan audit internal bisa benar benar berjalan untuk memastikan pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Dengan begitu anggaran akan dipergunakan dengan maksimal untuk kepentingan masyarakat” tukas Annisa(el)

 


Pasbar ,Lintasmedianews.com

Sebanyak 15 orang Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) dilantik oleh Bupati Yulianto pada Senin 9/2 di aula kantor bupati setempat. Pelantikan tersebut dihadiri oleh Ketua GOW Gusmalini, Ketua DWP Erisa Doddy San Ismail dan stakeholder terkait lainnya

Setidaknya inilah nama-nama pejabat yang dilantik antara lain:

- Setia Bakti Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah

- Endang Rirpinta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah

- Pahrein Staf Ahli Pengembangan Ekonomi dan Pembangunan 

- Azhar Staf Ahli Bidang Agama dan Kesejahteraan Sosial Sekretariat Daerah

- Joni Hendri Kepala Bapelitbangda

- Randy Hendrawan Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga

- Armen Kepala DPPKBP3A

- Agusli Kepala Dinas Perdagangan dan Koperasi UMKM

- Zulfi Agus Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah 

- Imter Pedri Kepala Dinas Pendidikann

- Bakaruddin Kepala Dinas Tenaga Kerja

- Jhon Edwar Kalaksa BPBD 

- Muharram Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan 

- Fadlus Sabi Kepala DPMPTSP

- Armi Ningdel Kepala Dinas Perikanan. 

Hari ini kita melaksanakan sebuah momentum penting dalam perjalanan birokrasi Kabupaten Pasaman Barat, yaitu pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang telah melalui proses uji kompetensi dan evaluasi jabatan. Proses ini merupakan bagian dari komitmen kita untuk menata birokrasi agar semakin profesional, transparan, dan berorientasi pada hasil,ungkap Bupati Yulianto. 

Pelantikan ini lanjutnya, bukan sekadar pergantian posisi, melainkan amanah besar untuk memastikan bahwa setiap pejabat yang menduduki jabatan strategis benar-benar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan organisasi, agar pelayanan publik dapat berjalan lebih baik, lebih cepat, dan lebih tepat sasaran.

Kepada Saudara-saudara yang dilantik hari ini, saya berpesan jadilah pejabat yang berintegritas, yang mampu menjaga kejujuran dan konsistensi dalam setiap langkah. Tunjukkan loyalitas dengan mendukung visi dan misi organisasi serta menjaga kehormatan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Tetaplah menunjukkan kinerja nyata walaupun dalam kondisi keterbatasan anggaran,ungkapnya.

Ia berharap momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh pejabat yang baru dilantik bahwa jabatan tidak hanya tentang kewenangan, tetapi juga tentang pengabdian. Ia juga berharap kepada pejabat yang baru dilantik menjadi bagian dari manajemen talenta birokrasi, membuka ruang inovasi dan pembelajaran, serta menyiapkan generasi ASN yang adaptif dan berdaya saing. 

Yang paling penting, tunjukkan kinerja nyata yang terukur, konsisten, dan berdampak langsung bagi rakyat Pasaman Barat,"ujarnya.

Setelah melakukan pelantikan Bupati Yulianto bersama Sekda Doddy San Ismail dan pejabat yang baru dilantik langsung melakukan Anjang Sana ke Rumah Lansia Siti Khadijah sebagai bentuk kepedulian sosial dan komitmen Pemerintah Daerah untuk hadir di tengah masyarakat yang membutuhkan perhatian.




Jaksel,Lintas Media News
Ketua Umum Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Khairiah Lubis menegaskan, Roehana Koeddoes jadi spirit utama bagi jurnalis perempuan Indonesia. 

Hal itu disampaikan Khairiah dalam acara diskusi bertajuk "3 Wajah Roehana Koeddoes”, yang digelar dengan kolaborasi FJPI, IDN Times dan Yayasan Amai Setia dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di IDN HQ, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026).

“Bagi jurnalis perempuan, Roehana Koeddoes adalah spirit untuk kebebasan dan perlindungan perempuan,” kata Khairiah yang akrab disapa Awi.

Dia menjelaskan, semangat berhimpunnya jurnalis perempuan di organisasi FJPI yang lahir di Medan pada tahun 2027, tidak terlepas dari sejarah panjang jurnalis perempuan di Indonesia. Selain Roehana Koeddoes yang menjadi pelopor jurnalis perempuan dan mendirikan Soenting Melajoe pada 1912 di Koto Gadang, Sumatera Barat, terdapat pula koran Perempuan Bergerak yang terbit di Medan pada 1919, yang menjadi spirit gerakan FJPI.

Menurut Awi, Roehana Koeddoes juga memiliki keterkaitan langsung dengan Medan. Sebab, Roehana pernah pindah ke Medan dan turut menulis di koran Perempuan Bergerak.

Awi mengungkapkan, jejak sejarah tersebut menjadi semangat berkiprahnya jurnalis perempuan di Medan kemudian meluas dari Aceh hingga Papua. 

"Anggota FJPI ini ada dari Aceh sampai Papua. Kita membuat program untuk peningkatan kapasitas dan advokasi jurnalis perempuan. Alhamdulillah, semangat teman-teman jurnalis perempuan ini begitu membara,” ucapnya.

Dia menegaskan, jurnalis perempuan saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan Roehana Koeddoes, terutama dalam memperjuangkan kebebasan dan perlindungan jurnalis perempuan.

Khairah juga menyoroti tingginya kasus kekerasan terhadap jurnalis perempuan. Dia menyebut, FJPI telah memiliki SOP penanganan kekerasan seksual dan terus mendorong media untuk menerapkan kebijakan serupa. FJPI juga memotivasi media-media para anggotanya agar juga menyusun SOP penanganan kekerasan seksual. 

“Jadi, kita terus memotivasi itu supaya perjuangan Roehana Koeddoes ini bisa terus kita lanjutkan,” katanya.(*)

PADANG,Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menggelar kegiatan reses bersama majelis taklim se-Kecamatan Padang Timur, Sabtu (7/2/2026). Dalam kesempatan tersebut, Muhidi mengajak masyarakat, khususnya kaum ibu, untuk mempersiapkan diri menyambut bulan suci Ramadan yang tinggal menghitung hari.

Muhidi menekankan pentingnya memperbanyak interaksi dengan Al-Qur’an sebagai bekal spiritual selama Ramadan. Menurutnya, Al-Qur’an tidak hanya menjadi pedoman hidup, tetapi juga sumber keberkahan dan kecerdasan spiritual.

“Mari kita siapkan diri bersama Al-Qur’an, baik dengan membaca maupun mendengarkan ceramah-ceramah ustaz. Karena ketika kita dekat dengan Al-Qur’an, insyaallah kita akan semakin cerdas secara spiritual,” ujarnya.
Ia menjelaskan, Ramadan merupakan bulan Al-Qur’an sekaligus bulan penuh ampunan. Setiap muslim dianjurkan untuk menghidupkan malam-malam Ramadan dengan ibadah seperti salat tarawih, tadarus, dan memperbanyak amal saleh.

“Barang siapa yang menegakkan malam-malam Ramadan dengan iman dan keikhlasan, maka Allah akan mengampuni dosa-dosanya,” kata Muhidi.

Lebih lanjut, ia menyebut Ramadan sebagai “diklat” selama 30 hari untuk membentuk pribadi bertakwa. Puasa, menurutnya, melatih kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial.

“Puasa itu programnya jelas, diklat 30 hari. Syarat pesertanya iman. Orang bertakwa dilatih peduli, mudah berinfak meski dalam kondisi lapar dan sempit,” tuturnya.

Muhidi menambahkan, orang yang berhasil menjalani Ramadan dengan baik akan mengalami perubahan positif yang luar biasa. Pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan Allah memberikan ampunan serta anugerah kepada hamba-Nya yang bertakwa.

Dipilihnya kegiatan reses bersama majelis taklim, lanjut Muhidi, bertujuan untuk memperkuat ketahanan keluarga. Peran ibu dinilai sangat strategis dalam menjaga dan membimbing anak-anak agar terhindar dari berbagai bentuk kejahatan dan kemaksiatan.

“Ketahanan keluarga sangat penting, dan ibu-ibu punya peran besar di dalamnya,” tegasnya.

Selain itu, Muhidi juga mendorong ibu rumah tangga untuk ikut berkontribusi dalam meningkatkan ekonomi keluarga melalui penguatan UMKM dan ekonomi kerakyatan.

“Dengan ekonomi keluarga yang kuat, insyaallah ketahanan keluarga juga semakin kokoh,” pungkasnya.(*/st)


Pasbar,Lintas Media News Com.
Masyarakat pengguna jalan Simpang Tiga Alin -Paraman Ampalu  apresiasi atas kinerja tiga Anggota Dewan Pasbar  masing-masing Nya : Marwazi.B (partai Gerindra),Sulaiman (partai PKS) serta Netra Ekawati dari Partai PKB yang turun langsung kelapangan ,kendati pun hari hujan ,namun tetap semangat dengan kebersamaan untuk menyelesaikannya perbaikan jalan yang rusak,agar masyarakat aman berkendara.

Sulaiman kepada Media ini Sabtu Sore,tgl 7/2 mengatakan terkait adanya perhatian dan kepedulian mereka atas keadaan jalan membuktikan keseriusan, menanggapi kondisi atau keadaan jalan ini ,dimana 3,5 Km belum rampung atau Hot Mix lagi ,masih rusak alias banyak berlobang -lobang ,adanya genangan air, sehingga bisa menyebabkan terjadinya kecelakaan bagi para pengendara Roda dua atau pun Roda empat dan lamanya waktu tempuh, maka kami hadir untuk memperbaikinya dengan timbunan berupa Sirtu ungkap Politisi PKS Pasbar ini.

Ia pun merasa optimis dengan perbaikan jalan yang kurang bagus ini sangat membantu masyarakat,karena masih devisitnya anggaran Pemerintah Daerah untuk membangun tentunya kami punya kepedulian  dan perhatian bersama, khususnya di Gunung Tuleh ,apalagi menjelang datangnya awal Ramadhan dan Hari Raya Idul  Fitri nantinya para perantau dari berbagai penjuru akan pulang ,merasa senang dan bangga atas  perbaikan jalan masyarakat umum ini tegasnya.

Tak hanya itu ,namun mereka memberikan rasa terima kasih atas sinergitas yang baik terutama dari Camat Gunung Tuleh Halomuan, Haskim Yusuf mantan anggota Dewan Pasaman, Afkar anggota Bamus nagari ,Herman Buyun ,Awir,  Tokoh Pemuda mau pun para  jorong ,perangkat nagari mau pun dari masyarakat Ranah Sungai Magelang .(*)


Padang,Lintas Media News
Mensosialisasikan empat pilar kebangsaan di Basko Hotel Padang Sumatera Barat (Sumbar),Anggota Komisi VIII DPR RI dari Fraksi Partai NasDem, Lisda Hendrajoni ajak kaum perempuan Sumbar untuk menjaga kesatuan dan persatuan bangsa diera teknologi digital saat ini.

Lisda menekankan,keempat pilar kebangsaan ini harus ada dalam kehidupan sehari-hari,baik itu dalam bekerja maupun dalam rumahtangga.Sebagai mahasiswa dan pelajar,empat pilar kebangsaan ini harus betul-betul dipahami bukan hanya dihafal dan dibaca saja,dan empat pilar kebangsaan ini bukan juga hanya ada dalam dunia politik.

Dijelaskan Lisda,empat pilar kebangsaan tersebut adalah,Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika yang mana,keempat pilar tersebut berperan sebagai filter kebangsaan sebagai pegangan nilai yang kokoh agar tidak kehilangan arah di ruang digital.

Menurut Lisda, Empat Pilar Kebangsaan tersebut bukan hanya sekadar slogan masa lalu, sebaliknya, nilai-nilai tersebut merupakan fondasi krusial bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi gempuran perubahan zaman.

Untuk itu,Lisda berharap,generasi muda, sebagai pengguna media sosial terbesar, untuk tidak hanya menjadi konsumen informasi saja tapi,harus dipahami. 

Generasi muda harus mampu menjadi produsen konten positif, dan pelopor literasi digital yang berbasis pada nilai-nilai kebangsaan.

Pada kesempatan itu,Lisda memberikan catatan khusus tentang peran keluarga.Dimana, ibu merupakan garda terdepan dalam membimbing aktivitas digital anak.

"Pendidikan karakter melalui keteladanan jauh lebih kuat daripada sekadar ceramah. Nilai kejujuran dan toleransi harus dimulai dari rumah. Keluarga adalah sekolah kebangsaan pertama kita," jelasnya.

Tak hanya keluarga, Lisda juga mengajak tokoh masyarakat dan organisasi sosial untuk tetap menjaga sinergi dan memberikan teladan yang mengedepankan persatuan di atas kepentingan politik sesaat.
 
Menurut Lisda,empat Pilar ini  adalah jawaban mutlak untuk masa depan Indonesia yang lebih tangguh dan juga merupakan jawaban untuk menghadapi masa depan. Prinsip “berbeda tetapi bersatu, kritis tetapi beretika, serta bebas tetapi bertanggung jawab” harus menjadi napas dalam menyampaikan pendapat, khususnya di ruang digital.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh berbagai organisasi profesi dan sosial, termasuk Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sumbar, Ikatan Pengusaha Muslimah Indonesia (IPEMI) Sumbar, Media Online Indonesia (MOI) Sumbar, serta para aktivis perempuan dan insan pers Sumbar yang berada di Kota Padang.(St)

Limapuluh Kota ,Lintas Media New Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Irsyad Syafar, melaksanakan kegiatan reses perorangan di kediaman Ibu Yetti Oktavia, Jorong Harau, Nagari Harau, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota, Jumat (06/2/2026).

Kegiatan reses tersebut dihadiri oleh Kepala Jorong Harau, Deshendri, serta puluhan masyarakat Jorong Harau yang terdiri dari pemuka masyarakat, ninik mamak, bundo kanduang, kelompok tani, pelaku UMKM, majelis taklim, dan pemuda-pemudi setempat. 

Suasana pertemuan berlangsung hangat dan dialogis, warga menyampaikan berbagai aspirasi dan kebutuhan pembangunan di nagari mereka.

Dalam sesi dialog, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi penting. 

Di antaranya permohonan bantuan biaya operasional serta peningkatan kapasitas Lembaga Kerapatan Adat Minangkabau (LKAM) Harau, serta permohonan bantuan bentor untuk mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Selain itu, warga juga mengajukan bantuan pembangunan tempat berwudu di Masjid Nur Hidayah guna meningkatkan kenyamanan jamaah. 

Dari sektor pertanian, Kelompok Tani Simpang Mariau menyampaikan kebutuhan akan bantuan agro bibit pertanian dan handtraktor untuk menunjang produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

Sementara itu, pelaku UMKM Harau mengharapkan adanya bantuan mesin molen pengaduk makanan, yang dinilai sangat membantu dalam meningkatkan kapasitas produksi dan kualitas usaha olahan pangan lokal.

Menanggapi aspirasi tersebut, Irsyad Syafar menyatakan akan menampung seluruh masukan masyarakat untuk selanjutnya diperjuangkan melalui mekanisme dan kewenangan di DPRD Provinsi Sumatera Barat. 

Ia menegaskan bahwa kegiatan reses merupakan sarana penting untuk mendengar langsung kebutuhan masyarakat di daerah pemilihannya.

“Seluruh aspirasi yang disampaikan hari ini akan kita catat dan perjuangkan sesuai dengan skala prioritas dan aturan yang berlaku. Tujuan kita adalah mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Harau,” ujar Irsyad Syafar.

Kegiatan reses ditutup dengan silaturahmi dan foto bersama, sebagai wujud kebersamaan antara wakil rakyat dan masyarakat Nagari Harau.(*/st)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang menjadi tuan rumah program Healthy Athletes Special Olympics Indonesia (SOIna) Sumatera Barat (Sumbar), pemeriksaan kesehatan komprehensif bagi atlet penyandang disabilitas intelektual. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 6–7 Februari 2026, di Gedung Serba Guna (GSG) PT Semen Padang dan Pusdiklat PT Semen Padang.

Kegiatan tersebut dibuka Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah. Hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, perwakilan Pengurus Pusat SOIna Tri Juda Airlanga, Ketua SOIna Sumbar Harneli Bahar yang diwakili Ketua II Rafma Teti, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Sumbar Mahdianur Musa, Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Sumbar Jumaidi, Kepala UPTD PSAABR Budi Utama Dinas Sosial Sumbar Iskandar, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris, serta Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes.

Win Bernadino mengatakan PT Semen Padang bangga mendapat kepercayaan sebagai tuan rumah. Menurutnya, kegiatan tersebut sejalan dengan komitmen perusahaan dalam mendukung program sosial, termasuk melalui sponsorship dan tanggung jawab sosial dan lingkungan (CSR).

“Sebagai bagian dari masyarakat Sumatera Barat, PT Semen Padang berkomitmen untuk terus mendukung berbagai kegiatan positif, baik melalui program sponsorship maupun tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR). Kegiatan Healthy Athletes ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan kami terhadap anak-anak penyandang disabilitas, khususnya atlet SOIna Sumbar,” ujar Win.

Ia menambahkan, dukungan perusahaan tidak berhenti pada satu kegiatan. “Kami ingin anak-anak ini tumbuh sehat, percaya diri, dan mampu meraih prestasi terbaiknya,” katanya.

Mahyeldi mengapresiasi peran PT Semen Padang yang dinilainya konsisten mendukung kegiatan sosial dan kemanusiaan di Sumbar. Ia menyebut Healthy Athletes bukan sekadar pemeriksaan kesehatan, tetapi juga bentuk perhatian terhadap masa depan anak-anak dengan disabilitas intelektual.

“Kegiatan ini digelar sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak dengan intellectual disability. Mereka adalah anak-anak kita, bagian dari masa depan bangsa Indonesia. Dengan perhatian dan dukungan yang tepat, mereka akan lebih berprestasi dan memiliki peluang untuk sukses,” kata Mahyeldi.

Ketua II SOIna Sumbar Rafma Teti menyampaikan terima kasih atas dukungan PT Semen Padang. Ia menilai dukungan tersebut penting bagi keberlangsungan pembinaan atlet SOIna di Sumbar. “Kami ingin memastikan anak-anak dengan intellectual disability tidak merasa sendiri, dan mereka bisa tumbuh, berkembang, serta berdaya,” ujar Rafma.

Sementara itu, Tri Juda Airlanga menjelaskan program Healthy Athletes merupakan bagian penting dalam ekosistem pembinaan atlet SOIna, karena membantu memetakan kondisi kesehatan secara menyeluruh. “Melalui Healthy Athletes, kami dapat menemukan masalah kesehatan yang sebelumnya tidak terdeteksi, sehingga bisa segera dilakukan penanganan yang tepat,” katanya.

Tri menyebut pemeriksaan Healthy Athletes di Indonesia mencakup delapan disiplin, yakni MedFest (pemeriksaan umum), Opening Eyes (kesehatan mata), Healthy Hearing (kesehatan telinga), Special Smiles (kesehatan gigi dan mulut), Health Promotion (promosi kesehatan), Strong Minds (kesehatan mental), FUNfitness (fisioterapi), dan Fit Feet (kesehatan kaki). Hasil pemantauan kesehatan ini, lanjutnya, akan menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Nasional SOIna pada Oktober 2026, yang juga menjadi tahapan seleksi menuju ajang internasional di Chile pada 2027.

“Indonesia selama ini menjadi salah satu negara andalan dalam perolehan medali di ajang Special Olympics. Anak-anak dengan intellectual disability ini sangat membanggakan dan telah mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia,” tutupnya.

Kegiatan ini juga dikaitkan dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam upaya pembangunan sumber daya manusia Indonesia yang sehat, tangguh, dan berdaya saing.

 


 Lintasmedianews.com,Jakarta

Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani beraudiensi dengan Direktorat BUMD, BLUD, dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri dalam rangka menindaklanjuti dokumen perencanaan kalayakan (FS) pendirian BUMD sebagai penggerak ekonomi daerah, di Jakarta, Kamis,(05/02/2026) 

“BUMD kami rancang sebagai motor penggerak ekonomi daerah melalui pengelolaan potensi lokal secara profesional dan berkelanjutan,” ujar Bupati Annisa saat memaparkan rencana pengembangan BUMD di daerahnya.

Annisa menjelaskan, BUMD direncanakan bergerak pada sektor strategis meliputi Rice Milling Unit, pengelolaan aset eks-HGU, replanting dan pengolahan kelapa sawit, serta industri pakan.

Direktur BUMD, BLUD, dan BMD Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Yudia Ramli menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap dokumen perencanaan yang diajukan Pemkab Dharmasraya.

“Hasil evaluasi merekomendasikan penyesuaian struktur permodalan agar pendirian dan pengelolaan BUMD sesuai regulasi serta prinsip tata kelola keuangan daerah,” kata Yudia Ramli.

Selain aspek permodalan, Kemendagri menekankan pentingnya kesiapan regulasi sebagai dasar operasional BUMD, termasuk penyusunan Peraturan Daerah tentang penyertaan modal daerah.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Annisa menyatakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya terbuka terhadap masukan pemerintah pusat dan siap menyesuaikan dokumen perencanaan secara bertahap dan terukur.

“Kami berkomitmen memastikan pendirian BUMD berjalan sesuai ketentuan agar mampu meningkatkan PAD, membuka lapangan kerja, dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tegas Annisa.

Sebelumnya, Bupati Annisa juga melakukan audiensi dengan Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri Agus Fatoni membahas penguatan pembiayaan fiskal daerah.

Pertemuan tersebut membahas potensi bantuan pemerintah pusat yang dialokasikan berdasarkan indikator kinerja daerah, seperti inflasi, stunting, kemiskinan ekstrem, kependudukan, serta kualitas pelaksanaan APBD.

Dalam kesempatan itu, Agus Fatoni menekankan pentingnya sinkronisasi kebijakan pusat dan daerah dalam pemanfaatan berbagai skema pembiayaan pembangunan.

“Pembiayaan daerah harus dimanfaatkan secara produktif, akuntabel, dan menjaga keberlanjutan fiskal agar memberikan dampak ekonomi jangka panjang,” ujar Agus Fatoni.

Selain bantuan pemerintah pusat, Dirjen Bina Keuangan Daerah juga menyarankan pemanfaatan pinjaman daerah melalui PT Sarana Multi Infrastruktur untuk pembiayaan infrastruktur strategis.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Annisa menyatakan Pemkab Dharmasraya akan mengkaji setiap opsi pembiayaan secara cermat dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian.(el)

 

Lintasmedianews.com, Serang

Ribuan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dari berbagai daerah mulai tiba di Serang, Banten, Jumat (6/2/2026), untuk mengikuti rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Rombongan wartawan terbesar masuk dari PWI Provinsi Lampung, sebanyak 260 wartawan dipimpin langsung Ketua PWI Wirahadikusuma.

Rombongan PWI Sumatera Barat juga sudah tiba melalui jalur udara dan darat. Lewat penerbangan Padang-Cengkareng tiba sebanyak 34 wartawan. Sedangkan melalui jalur darat, sebanyak 132 wartawan datang menyusul.

Rombongan PWI Riau, melalui transportasi udara sudah sampai sekitar 20 orang. Menyusul 110 wartawan lagi dengan mempergunakan transportasi darat.

“Kawan-kawan sangat antusias untuk mengikuti HPN 2026 Banten, yang merupakan perdana dirayakan bersama-sama Presiden Prabowo,” jelas Ketua PWI Riau Raja Isyam Azwar.

Rombongan dari PWI se-Pulau Jawa sudah memasuki Kota Serang. Ada dari Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY dan DKI Jakarta.

Peserta yang menggunakan transportasi udara dijemput oleh perwakilan Pemerintah Provinsi Banten di Bandara Soekarno-Hatta. Sementara itu, rombongan yang datang menggunakan kendaraan pribadi dan bus disambut langsung oleh Panitia HPN 2026 Banten di lokasi penginapan masing-masing.

Salah satu rombongan lain yang telah tiba adalah PWI Jaya, yang menginap di Le Dien Hotel & Resort, Serang Timur. Kedatangan PWI Jaya berlangsung bertahap. Rombongan awal terdiri atas Wakil Ketua Bidang Kerja Sama, Kemitraan, dan Hubungan Antarlembaga Tb Adhi, Ketua Siwo Jaya Rialini Nonnie Rering, serta Sekretaris Siwo Jaya Franciscus Rio Winto.

Kehadiran mereka disambut hangat oleh panitia PWI Banten dengan pengalungan syal, pemberian tas koja khas Suku Baduy, serta maskot badak bercula satu yang mengenakan lomach atau ikat kepala khas Baduy.

“Rombongan PWI Jaya cukup besar, melibatkan unsur Dewan Penasihat, Dewan Kehormatan, Pengurus Harian, seksi-seksi, kelompok kerja, hingga IKWI,” ujar Tb Adhi di lobi Le Dien Hotel & Resort.

Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo bersama jajaran pengurus lainnya juga menginap di hotel tersebut. Dari Pengurus Harian hadir Sekretaris Arman Suparman, Bendahara Dar Edi Yoga, Wakil Ketua Bidang Organisasi Bagus Sudarmanto, Wakil Ketua Bidang Pendidikan Indra Utama, Wakil Ketua Bidang Advokasi Penerus Bonar, Wakil Bendahara Elly Simanjuntak, serta Sekretaris II yang juga Kepala Sekolah Jurnalisme Indonesia, Haresti Asysy Amrihani.

Banten resmi menjadi tuan rumah HPN 2026 yang berlangsung pada 6–9 Februari 2026. Pelaksanaan kegiatan nasional ini didukung berbagai mitra, antara lain Artha Graha Peduli, Artha Graha Network, PT Astra International Tbk, PT Bank Central Asia Tbk, PT Pertamina Persero, GAPKI, Triputra Group, PT Djarum, BYD Motor Indonesia, PT PLN Persero, Harita Nickel, PT Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk, PT Freeport Indonesia, PT Elang Mahkota Teknologi, PT Bank Mandiri Persero Tbk, PT Bank Negara Indonesia Persero Tbk, PT Bank Tabungan Negara Persero Tbk, PT Telkom Indonesia Persero Tbk, PT Pegadaian, Jamkrindo, PT Indofood Sukses Makmur Tbk, PT Bank Syariah Indonesia Persero Tbk, PT Taspen Persero, Pelindo, Sinar Mas Land, Bank BJB, PT Nestlé Indonesia, PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk, PT Bank CIMB Niaga Tbk, Kompas.id, PT Kereta Api Indonesia Persero, BPJS Kesehatan, PT Asuransi Kredit Indonesia, serta PT Pupuk Kalimantan Timur.(rls)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.