Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

 

PADANG, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar acara silaturahmi bersama insan pers se-Sumatera Barat dengan mengusung tema "Duduak Basamo Kapolda Sumbar jo Insan Pers Se-Sumatera Barat", Rabu, 5 Agustus 2026, di Restoran Suaso Padang.


Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri langsung oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., didampingi oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar serta Kabidhumas Polda Sumbar. Hadir pula Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Barat, Widya Navies, bersama para pengurus PWI, jajaran insan pers, dan pimpinan redaksi media dari berbagai platform di Sumbar.


Dalam kesempatan tersebut, Ketua PWI Sumatera Barat, Widya Navies, menyambut baik dan mengapresiasi terselenggaranya kegiatan silaturahmi bertajuk "Duduak Basamo" ini. Menurutnya, pers dan kepolisian merupakan dua institusi penting yang memiliki peran strategis di tengah masyarakat.


"Pers dan kepolisian merupakan dua institusi yang memiliki peran strategis di tengah masyarakat. Kepolisian bertugas menjaga keamanan dan ketertiban, sementara kami dari pers menjalankan fungsi kontrol sosial, edukasi, dan penyampaian informasi kepada publik, di mana keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," tegas Widya Navies.


Widya juga berharap kepemimpinan Kapolda Sumbar yang baru di bawah komando Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy dapat terus mendorong transparansi informasi kepada publik sehingga masyarakat luas mendapatkan akses berita yang kredibel. PWI Sumbar berkomitmen untuk terus mendukung sinergi yang konstruktif, profesional, serta saling menguatkan dalam koridor kemitraan yang sehat demi kemajuan Sumatera Barat yang aman, tertib, dan kondusif.


Menanggapi hal tersebut, Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy menyampaikan apresiasi atas kehadiran para jurnalis dalam forum silaturahmi perdana yang diinisiasi ini. Ia berharap kemitraan antara Polda Sumbar dan insan pers yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat terus ditingkatkan ke depannya.


"Komunikasi yang terbuka, saling menghargai tugas dan fungsi masing-masing, serta penyampaian informasi yang cepat, akurat, dan berimbang akan menjadi momen penting dalam membangun kepercayaan publik," ujar Kapolda.


Ketua PWI Sumbar Widya Navies juga menekankan agar keterbukaan informasi publik di lingkungan kepolisian semakin dioptimalkan. Hal ini bertujuan agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong (hoaks) maupun disinformasi.


Di sisi lain, Kapolda turut menyambut baik pers yang bertindak konstruktif, memberikan kritik membangun, serta apresiasi terhadap kinerja kepolisian.(*)

 

PADANG, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat menggelar acara silaturahmi bersama pimpinan organisasi profesi, pemimpin redaksi, serta jurnalis media cetak, elektronik, dan online se-Sumatera Barat. Kegiatan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kehangatan tersebut dihelat di Restoran Suaso, Padang, pada Rabu (5/8/2026).


Acara ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., didampingi oleh Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, di antaranya Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya, Dir Krimsus, serta Wadir Lantas.


Dalam sambutannya, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy mengenang awal penugasannya di Sumbar sebagai perwira pertama di Polres Padang hingga pernah bertugas sebagai Kapolsek Tanah Datar dan Payakumbuh, sebelum akhirnya kembali memimpin Polda Sumbar setelah malang melintang di berbagai wilayah strategis, termasuk menjabat sebagai Wakapolda Metro Jaya.


Kapolda juga menyambut baik tingginya antusiasme insan pers di Sumatera Barat yang dinilainya sangat unik dan kooperatif. Menurutnya, Polri tidak dapat bekerja sendiri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tanpa dukungan penuh dari media massa.

“Tugas kepolisian dalam rangka mengelola situasi kamtibmas tentu tidak bisa bekerja sendiri. Banyak informasi yang harus disajikan kepada masyarakat terkait tugas-tugas yang kami lakukan. Kami membuka ruang seluas-luasnya bagi rekan-rekan media untuk berdiskusi, bersilaturahim, dan membangun komunikasi demi kepentingan masyarakat luas di Sumatera Barat,” ujar Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K.


Di hadapan puluhan pemimpin redaksi dan jurnalis, Kapolda Sumbar juga memberikan peringatan keras kepada seluruh jajarannya agar tidak main-main dengan pelanggaran hukum, disiplin, maupun keterlibatan dalam peredaran narkotika.


Kapolda juga menegaskan tidak akan memberikan toleransi bagi oknum anggota kepolisian yang mencederai kepercayaan publik.


“Jangan memberikan celah, apalagi terkait dengan narkoba. Saya tidak segan-segan akan menindak tegas, bahkan memberhentikan pejabat hingga level direktur atau kepala kepolisian jika terbukti terlibat,” tegasnya.


Kapolda turut menginstruksikan para Kapolres dan pimpinan satuan kerja di jajaran Polda Sumbar agar bertindak tegas dalam menangani berbagai persoalan sosial, mulai dari penambangan liar tanpa izin, masalah lingkungan, hingga kriminalitas demi mewujudkan pelayanan terbaik bagi masyarakat.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pimpinan media dan jurnalis dalam forum silaturahmi tersebut. Pihaknya berkomitmen untuk terus mempererat kemitraan strategis guna memastikan arus informasi kepolisian tersampaikan secara objektif dan cepat kepada masyarakat.


“Kehadiran rekan-rekan media hari ini merupakan wujud nyata kemitraan yang solid antara Polda Sumbar dan insan pers. Kami di Bidhumas siap terus membuka ruang komunikasi yang seluas-luasnya agar informasi penegakan hukum dan pelayanan kepolisian dapat tersampaikan secara objektif, cepat, dan akurat kepada masyarakat,” ungkap Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Acara silaturahmi ditutup dengan sesi dialog interaktif, ramah tamah, serta diskusi terbuka yang menampung berbagai masukan dan kritik konstruktif dari para jurnalis demi kemajuan institusi kepolisian di wilayah hukum Sumatera Barat.(*)

 

Pasbar,Lintas Media News Com.


Ketua DPRD Kabupaten Pasaman Barat Dirwansyah,yang didampingi Supriono Wakil Ketua buka acara rapat Paripurna dalam rangka penyampaian Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran,Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara perubahan APBD Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026,demikian pantauan Media ini ,Rabu,5/8 di ruang Serbaguna setempat Padang Tujuh.


Kegiatan rapat Paripurna ini tampak dihadiri: M.Ihfan Wabub, para Anggota Dewan terhormat,unsur Forkopimda,Sekretaris Daerah,Asisten,para Kepala SKPD,Camat, awak Media, serta undangan lainnya.


Yulianto Bupati Pasbar dalam sambutannya mengatakan perubahan KUPA-PPAS Perubahan APBD Kabupaten Pasaman Barat Tahun 2026 ini berdasarkan PP Nomor:12 Tahun 2019 mengenai pengelolaan Keuangan Daerah dan Permendagri Nomor: 77 tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, dimana Perubahan dapat dilakukan, karena Perkembangan yang tidak sesuai dengan asumsi kebijakan APBD sebelumnya ,keadaan yang menyebabkan adanya pergeseran anggaran antara

 Organisasi,Program dan Jenis belanja,adanya SILPA tahun anggaran sebelumnya serta keadaan darurat.


Ia pun mengatakan penyusunan rancangan -KUPA-PPAS perubahan ini didasari penyesuaian SILPA ,atas audit BPK terhadap laporan keuangan tahun 2025,adanya penyesuaian Pendapatan Asli Daerah terhadap target pendapatan Daerah,penyesuaian Pendapatan Transper Pemerintah Pusat,termasuk Rincian Alokasi dan penyaluran dana bagi hasil serta penyesuaian alokasi Belanja daerah yang dialokasikan ,sesuai dengan pendapatan Daerah.


Menyangkut Proyeksi Struktur APBD termasuk Pendapatan Asli Daerah,Pendapatan Transfer,Pendapatan Daerah yang sah.

Secara umum PAD pada KUPA mengalami kenaikan sebesar Rp.170.644.688.424,- atau 15 % yang awalnya hanya Rp.1.137.651.174.027.


Pendapatan Asli Daerah diproyeksikan mengalami kenaikan sebesar Rp.4.109.898.869,-atau 2 % .perubahan ini bersumber pada kenaikan Pajak Daerah sebesar Rp.5.106.534.680,- atau 6 % ,dari hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan mengalami penurunan sebesar Rp.99.635.811 atau 9,8 %.

Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat mengalami kenaikan Rp.167.284.789.559,atau 17,2 % ,serta pendapatan Transfer Antar Daerah diproyeksi naik menjadi Rp.38.896.559.559,-atau 75,7 %.


Sedangkan rencana perubahan daerah termasuk Belanja Operasi mengalami kenaikan sebesar Rp.117.034.168.553,- atau 12,51 ,% dengan rincian Belanja PegawaiRp.60.357.618.949,Belanja Barang dan Jasa mengalami kenaikan Rp.55.257.741.227,-serata Belanja Hibah sebesar Rp.1.418.808.377,begitu juga Belanja Modal mengalami peningkatan Rp.126.988.863.591,-,sedangkan Belanja Tidak terduga mengalami penurunan sebesar Rp.1.461.362.656,-,sedangkan Belanja Transfer mengalami kenaikan Rp.1.300.000.000 atau 0,8 %


Pada sektor pembiayaan daerah dialokasikan sebesar Rp.72.466.981.060 yang terdiri dari Sisa Lebih Perhitungan Anggaran berdasarkan Audit BPK tahun 20,Surplus pembiayaan daerah sebesar Rp.72.466.981.060,-untuk menutupi devisit belanja Daerah sebesar Rp.72.466.981.061,-sehingga perubahan APBD Kabupaten Pasaman Barat tahun 2026 berimbang tutupnya.(Ran)

 

Padang, Lintasmedia News– Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) kini memiliki Mess Relawan yang diperuntukkan sebagai tempat istirahat bagi para relawan PMI yang bertugas dalam penanganan bencana. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat kesiapsiagaan dan dukungan terhadap relawan sebagai garda terdepan dalam misi-misi kemanusiaan.


Mess yang berada di kompleks Markas PMI Sumbar itu diresmikan pada Selasa (5/8) oleh Ketua Bidang Relawan PMI Pusat Sasongko Tedjo, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Aklima, serta Ketua PMI Sumbar H. Aristo Munandar.


Bangunan yang memiliki tiga kamar dengan fasilitas setara hotel melati tersebut dibangun melalui kolaborasi pendanaan dari PMI Pusat, Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), serta dukungan hibah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui APBD. Pembangunannya telah dimulai sejak dua tahun lalu hingga akhirnya rampung dan siap dimanfaatkan.


Ketua Bidang Relawan PMI Pusat Sasongko Tedjo mengapresiasi inisiatif PMI Sumbar membangun fasilitas khusus bagi relawan. Menurutnya, keberadaan mess merupakan bentuk perhatian terhadap para relawan yang selama ini menjadi ujung tombak pelayanan kemanusiaan di lapangan.


"Apa yang dibangun Sumatera Barat ini patut menjadi contoh bagi markas PMI provinsi lainnya, terutama di daerah yang rawan bencana. Dengan adanya mess ini, para relawan yang datang membantu dapat beristirahat dengan nyaman setelah menjalankan tugas-tugas kemanusiaan di lapangan," ujar Sasongko.


Ia menegaskan, relawan memiliki peran yang sangat vital dalam setiap operasi penanggulangan bencana, sehingga kesejahteraan dan kenyamanan mereka selama bertugas juga perlu mendapat perhatian.


Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Sumbar dr. Aklima mengatakan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mendukung penyelesaian pembangunan mess tersebut melalui dana hibah kepada PMI Sumbar.


Menurutnya, fasilitas itu tidak hanya berfungsi sebagai tempat menginap bagi relawan, tetapi juga dapat dimanfaatkan sebagai pusat pendidikan dan pelatihan guna meningkatkan kapasitas relawan PMI.


"Pemprov Sumbar merasa terpanggil untuk membantu merampungkan pembangunan mess yang sempat tertunda. Dukungan itu menjadi bagian dari dana hibah APBD yang diberikan kepada PMI Sumbar. Harapan kami, fasilitas ini juga menjadi pusat pendidikan dan pelatihan relawan agar kesiapsiagaan menghadapi bencana semakin meningkat," kata Aklima.


Ketua PMI Sumbar H. Aristo Munandar menjelaskan bahwa sejak awal mess tersebut memang didedikasikan untuk mendukung aktivitas para relawan, baik sebagai tempat beristirahat ketika bertugas maupun sebagai fasilitas penunjang berbagai kegiatan pelatihan.


"Bila sedang tidak digunakan untuk kegiatan kemanusiaan atau pelatihan, mess ini akan dimanfaatkan secara komersial. Hasilnya akan digunakan untuk membantu menutup biaya operasional dan pemeliharaan fasilitas," ujar Aristo.


Ia berharap keberadaan Mess Relawan PMI Sumbar dapat meningkatkan kenyamanan sekaligus semangat para relawan dalam menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, mengingat Sumatera Barat merupakan salah satu provinsi dengan tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi di Indonesia.


Peresmian Mess Relawan PMI Sumbar turut dihadiri Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat Setda Provinsi Sumatera Barat Edi Dharma, perwakilan Kedutaan Besar Australia Nadya, serta para Ketua PMI kabupaten dan kota se-Sumatera Barat.


Salam Kemanusiaan

Humas PMI Sumbar

05/08/2026

 

PADANG , Lintasmedia News— Dua atlet binaan Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG) yang tergabung dalam Perguruan Pencak Silat (PPS) Sakato Semen Padang mendapat kepercayaan membawa nama Indonesia ke panggung internasional. Keduanya adalah Yolla Cynthiana dan Ochi Ramadhani. Mereka akan tampil sebagai wakil Indonesia pada Hanoi International Martial Arts Festival 2026 yang digelar di Hanoi, Vietnam, 7–9 Agustus 2026.


Keduanya dilepas keberangkatannya oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, didampingi Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, Ketua Umum FKKSPG Freddo Syukri, Sekretaris Umum FKKSPG Arfan Asmara, Ketua Bidang Olahraga Prestasi FKKSPG A M Reza, serta Sekretaris Umum PPS Sakato Semen Padang Afri Yesi Indra.

Keberangkatan Yolla dan Ochi bukan sekadar partisipasi dalam sebuah festival seni bela diri internasional. Keduanya membawa misi yang lebih luas, yakni memperkenalkan pencak silat sekaligus kekayaan tradisi Minangkabau kepada masyarakat internasional.


Penunjukan kedua pesilat tersebut didasarkan pada surat Pengurus Provinsi Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Sumatera Barat yang mengacu pada Surat Pengurus Besar (PB) IPSI Nomor 11/SJ/PB IPSI/VII/2026 tanggal 15 Juli 2026 tentang permintaan dua penampil pencak silat yang dikombinasikan dengan Silat Tradisi Minangkabau dalam festival internasional di Hanoi.


Melalui surat yang ditandatangani Ketua Umum Pengprov IPSI Sumatera Barat Vasko Ruseimy pada 20 Juli 2026, Yolla Cynthiana dan Ochi Ramadhani kemudian resmi ditetapkan sebagai delegasi Indonesia dalam ajang tersebut.


Kepercayaan itu menjadi capaian penting bagi PPS Sakato Semen Padang dan FKKSPG, sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga yang dilakukan secara berkelanjutan dapat membuka jalan bagi atlet daerah untuk tampil di panggung yang lebih luas.


Sebelum bertolak ke Vietnam, kedua atlet tersebut juga menjalani pemusatan latihan atau Training Center (TC) di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, mulai 23 Juli 2026 di bawah pembinaan PB IPSI.


Pemusatan latihan tersebut menjadi bagian penting dalam mematangkan kesiapan keduanya, tidak hanya dari aspek teknik pencak silat, tetapi juga dalam mempersiapkan penampilan yang menggabungkan seni bela diri dengan karakter kuat Silat Tradisi Minangkabau.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyampaikan apresiasi sekaligus ucapan selamat kepada Yolla dan Ochi atas kepercayaan yang diberikan untuk tampil mewakili Indonesia.


Menurutnya, kesempatan tersebut merupakan momentum penting bagi kedua atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus membawa nama Sumatera Barat dan Indonesia di forum internasional.


“Jaga kesehatan selama persiapan hingga pertandingan. Semoga mendapatkan prestasi yang terbaik,” ujar Pri.


Ia berharap kiprah Yolla dan Ochi di Hanoi tidak hanya menghasilkan prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan identitas budaya Minangkabau kepada dunia.


Pri juga berpesan agar keduanya tampil penuh percaya diri dan menjaga nama baik daerah, bangsa, serta keluarga besar Semen Padang Group yang selama ini turut memberikan dukungan terhadap pembinaan mereka.


Bagi Yolla dan Ochi, kepercayaan untuk tampil di Hanoi menjadi sebuah amanah besar yang lahir dari proses panjang. Bertahun-tahun menjalani latihan, mengikuti berbagai ajang, serta menempa kemampuan di bawah pembinaan pelatih akhirnya membawa keduanya menuju panggung internasional.


“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang kami syukuri. Kami tidak hanya membawa nama diri sendiri, tetapi juga membawa marwah Ranah Minang, IPSI Sumatera Barat, PPS Sakato Semen Padang, FKKSPG, serta keluarga besar Semen Padang Group ke panggung dunia,” ujar Yolla.


Bagi kedua atlet, penampilan di Hanoi juga memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar menunjukkan kemampuan bela diri.


Setiap gerakan yang akan diperagakan nantinya merupakan representasi dari budaya Minangkabau yang memiliki nilai, filosofi, karakter, serta sejarah yang panjang. Karena itu, Yolla dan Ochi tidak hanya mempersiapkan aspek fisik dan teknik, tetapi juga berupaya memahami dan menghidupkan filosofi yang melekat pada setiap jurus yang mereka tampilkan.


“Saya ingin dunia melihat bahwa silat Minangkabau bukan hanya indah dipandang, tetapi juga kaya akan nilai dan karakter,” ujarnya.


Persiapan menuju festival internasional itu pun dilakukan secara menyeluruh. Selain mengikuti pemusatan latihan bersama PB IPSI, keduanya secara konsisten meningkatkan kondisi fisik, menyempurnakan teknik, serta memperdalam pemahaman terhadap filosofi budaya Minangkabau.


Untuk menjaga stamina, keduanya rutin berlari sejauh lima kilometer setiap hari. Latihan tersebut dipadukan dengan sesi intensif bersama pelatih untuk memperkuat fisik sekaligus menyempurnakan jurus-jurus tradisi Minangkabau yang akan dibawakan di Hanoi.


Evaluasi juga dilakukan secara detail. Setiap gerakan direkam melalui video untuk kemudian dipelajari kembali. Cara tersebut dilakukan untuk memastikan setiap detail penampilan, mulai dari ketepatan gerakan, kekuatan, kelenturan, hingga kekompakan dapat ditampilkan secara presisi di hadapan publik internasional.


Persiapan itu mencerminkan keseriusan keduanya dalam menjawab kepercayaan yang telah diberikan. Sebab, di Hanoi nanti, Yolla dan Ochi tidak hanya dituntut tampil sebagai atlet pencak silat, tetapi juga sebagai representasi budaya Indonesia, khususnya budaya Minangkabau.


Ketua Umum FKKSPG Freddo Syukri menyampaikan selamat sekaligus apresiasi kepada kedua atlet binaan PPS Sakato Semen Padang dan FKKSPG yang telah menunjukkan dedikasi serta kerja keras hingga mampu mencapai level internasional.


“Selamat kepada atlet binaan PPS Sakato Semen Padang dan FKKSPG. Harapannya tentu saja para atlet dapat meraih kemenangan dan membawa pulang medali untuk PT Semen Padang, serta mengharumkan nama perusahaan di kancah internasional,” kata Freddo.


Menurut Freddo, FKKSPG sebagai wadah karyawan Semen Padang Group tidak hanya berperan dalam membangun kebersamaan di lingkungan perusahaan, tetapi juga memiliki komitmen untuk mendukung berbagai aktivitas yang memberikan dampak positif, termasuk olahraga, kegiatan sosial, dan pembinaan lingkungan.


Dalam konteks olahraga prestasi, dukungan terhadap atlet menjadi bagian dari komitmen tersebut. Pembinaan yang dilakukan diharapkan dapat menciptakan ruang bagi atlet untuk terus berkembang, meningkatkan kemampuan, dan berkompetisi di level yang lebih tinggi.


Freddo menegaskan, Semen Padang melalui FKKSPG akan terus berupaya memberikan dukungan terhadap pengembangan atlet, khususnya mereka yang telah berprestasi maupun atlet yang masih berada dalam tahap pembinaan.


“Walaupun saat ini kita berada di tengah dinamika industri dan bisnis yang penuh tantangan, kami tetap berkomitmen dan berupaya untuk terus memberikan dukungan penuh,” tegasnya.


Dukungan tersebut, lanjut Freddo, merupakan bentuk komitmen untuk memastikan pembinaan atlet tidak berhenti pada pencapaian prestasi sesaat. Lebih dari itu, pembinaan diharapkan dapat menjadi proses berkelanjutan yang melahirkan atlet-atlet berkualitas dan mampu membawa nama Semen Padang Group ke berbagai kompetisi bergengsi. (*)

Lintasmedia News- Wali Kota Padang memerintahkan Sekretaris Daerah dan kepala perangkat daerah Kota Padang untuk turun melakukan evakuasi di 15 titik banjir yang melanda Kota Padang, Senin (3/8/26). 

“Saya memerintahkan mereka untuk melakukan evakuasi warga di titik terdekat dari posisi masing-masing, membantu BPBD dan Damkar yang mengevakuasi titik-titik paling kritis. Agar proses evakuasi bisa lebih cepat,” cakapnya. 

Pemko Padang membagi tim evakuasi dan penanganan bencana. Wali Kota memimpin tim ke Guo Kuranji, Wawako Maigus Nasir memimpin tim ke Tabiang Banda Gadang Nanggalo, Sekda Raju Minropa dan Kadis Kominfo Tommy TRD memimpin tim evakuasi di seputaran wilayah ByPass dan Balai Kota. 


“Dari laporan yang saya terima Ibu-Ibu hamil di belakang Siti Rahmah sudah dievakuasi oleh Tim yang dipimpin Pak Sekda. Di Parak Jambu Damkar juga masih melakukan evakuasi, dan Camat-Camat menyiapkan daftar kebutuhan warga,” tukuknya. 


BPBD dan Damkar bersama unsur TNI-POLRI, KSB dan NGO melakukan evakuasi di Koto Tangah, Pauh, Kuranji, Bungus dan Padang Selatan. 

Saat ini Dinas Sosial dan Tagana sudah mendirikan dapur umum dan sedang menyiapkan 200-500 nasi bungkus, di samping menyiapkan selimut, pakaian, tenda dan terpal.


Palanta Rumah Dinas Wali Kota Padang sedang disiapkan menjadi Posko Tanggap Darurat. 


“Selain dari dapur umum Pemko juga sudah memesan sekitar 1.200 nasi bungkus untuk didistribusikan kepada warga,” terangnya. (***)

 

Lintasmedia News- Wali Kota Padang, Fadly Amran, meninjau langsung lokasi banjir di kawasan Guo, Kecamatan Kuranji, Senin (3/8/2026), menyusul hujan deras yang mengguyur Kota Padang sejak siang hari dan mengakibatkan banjir di sejumlah wilayah.


Berdasarkan laporan di lapangan, banjir terjadi di beberapa kecamatan, di antaranya Kuranji, Nanggalo, Padang Selatan, Bungus, dan Pauh. 

Pemerintah Kota Padang melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama perangkat daerah terkait bergerak cepat melakukan penanganan darurat, termasuk mengevakuasi warga yang terdampak.


Dalam proses evakuasi, BPBD Kota Padang mengerahkan personel beserta perahu karet untuk membantu warga yang terjebak banjir. Selain BPBD, unsur Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta perangkat daerah lainnya juga diterjunkan untuk mendukung upaya penyelamatan dan penanganan di lokasi terdampak.


Di tengah kondisi cuaca ekstrem tersebut, sistem Early Warning System (EWS) banjir milik Pemerintah Kota Padang yang berada di Kecamatan Pauh juga dilaporkan terdampak banjir bandang.

Menindaklanjuti kondisi tersebut, Wali Kota Padang memerintahkan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk berada dalam kondisi siaga penuh guna mempercepat penanganan bencana dan memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.


"Tim BPBD dan perangkat daerah terkait lainnya sudah turun melakukan langkah-langkah yang dianggap perlu. Termasuk melakukan evakuasi kepada warga," ujar Fadly Amran saat meninjau lokasi banjir di Guo, Kuranji.


Ia menegaskan bahwa seluruh perangkat daerah telah diinstruksikan untuk memaksimalkan penanganan di lapangan, termasuk menyiapkan bantuan logistik bagi warga yang harus mengungsi.


"Semua perangkat daerah disiagakan untuk melakukan tindakan penanganan bencana, termasuk kesiapan penyaluran bantuan logistik," katanya.


Menurut Fadly, pemerintah juga telah menyiapkan bantuan awal berupa makanan siap saji dan selimut untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang dievakuasi ke lokasi yang lebih aman.


Selain itu, seluruh camat di Kota Padang diminta aktif memantau perkembangan situasi di wilayah masing-masing serta mengambil langkah cepat dalam penanganan awal apabila terjadi kondisi darurat.


"Semua camat diperintahkan untuk melakukan pemantauan dan mengambil tindakan pertama penanganan bencana di wilayah masing-masing," tegasnya.


Untuk mengantisipasi dampak kemacetan akibat genangan banjir di sejumlah ruas jalan, Pemerintah Kota Padang juga menginstruksikan Dinas Perhubungan agar menurunkan personel ke titik-titik rawan kepadatan lalu lintas dan berkoordinasi dengan Satuan Lalu Lintas Polresta Padang.


"Dinas Perhubungan juga sudah kami instruksikan untuk menyebar petugas ke jalan-jalan, untuk mengurai kemacetan bersama petugas Lalu Lintas Polresta Padang," ujar Fadly.


Pemerintah Kota Padang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi, mengikuti informasi resmi dari instansi berwenang, serta segera melaporkan kepada petugas apabila membutuhkan bantuan evakuasi maupun penanganan darurat. (***)

 

PADANG, Lintasmedia News– Organisasi kepemudaan Gema Keadilan Kota Padang sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemuda Kota Padang 2026 yang bertempat di Kawana Hotel Padang pada. Kegiatan strategis ini dapat terlaksana berkat dukungan penuh alokasi dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) dari Anggota DPRD Kota Padang, Dr. H. Hendrizal, S.Sos.I., M.Pd..


Mengusung tema utama "Peningkatan Kapasitas Pemuda", acara ini dirancang secara khusus untuk memperkuat kompetensi generasi muda di Kota Padang dan dilaksanakan selama 2 hari, dimulai dari tanggal 2 dan 3 Agustus 2026. Fokus utama pelatihan meliputi bidang kepemimpinan, kewirausahaan, serta pemahaman regulasi daerah agar para pemuda mampu berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.


Acara pembukaan ini dihadiri langsung oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Anggota DPRD Kota Padang Hendrizal, serta tokoh muda Sumatera Barat yang juga Anggota DPR RI dari Fraksi PKS, H. Rahmat Saleh, S.Farm serta Izmi  Maylendra Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Padang. Kehadiran para tokoh ini memberikan motivasi besar bagi puluhan peserta yang berasal dari berbagai elemen kepemudaan di Kota Padang.

Dalam sambutannya saat membuka acara, Izmi yang biasa disapa Jimmy, menyampaikan bahwa investasi terbaik bagi kemajuan bangsa adalah dengan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) para pemudanya.

"Dana Pokir ini merupakan amanah dari rakyat yang sengaja diarahkan oleh Buya Hendrizal untuk program produktif seperti pelatihan kapasitas ini. Pemuda Kota Padang tidak boleh hanya menjadi penonton sejarah. Kalian harus memiliki kompetensi kepemimpinan yang matang dan jiwa kewirausahaan yang mandiri agar mampu bersaing dan membawa perubahan positif bagi masyarakat," ujar Izmi Maylendra. 


Senada dengan hal itu, Rahmat Saleh ikut mengapresiasi langkah nyata pemanfaatan dana pokir yang tepat sasaran demi kemajuan kepemudaan. Beliau menekankan pentingnya sinergi antara regulasi pemerintah, dukungan legislatif, dan semangat pemuda untuk menciptakan ekosistem kepemudaan yang tangguh di Sumatera Barat.

"Melalui pelatihan intensif ini, Gema Keadilan Kota Padang berharap para peserta tidak hanya mendapatkan teori, tetapi juga jaringan kolaboratif untuk melahirkan inovasi baru dan program-program kepemudaan yang berdampak luas di tingkat kecamatan hingga kota" ulas Rahmad Saleh dan diamini oleh Buya Hendrizal.(***)

PADANG, Lintasmedia News– Hujan deras yang mengguyur Kota Padang mengakibatkan banjir di sejumlah kawasan pada Senin (3/8/2026). Untuk membantu penanganan bencana dan memastikan keselamatan masyarakat, Satuan Brimob Polda Sumatera Barat mengerahkan puluhan personel Search and Rescue (SAR) ke lokasi-lokasi yang terdampak banjir.



Sebanyak 71 personel SAR Satbrimob Polda Sumbar diterjunkan dan dibagi ke dalam lima tim untuk melaksanakan evakuasi warga di empat titik terdampak. Tim pertama beranggotakan 10 personel disiagakan di Kampung Lapau Munggu Guo, Kecamatan Kuranji. Sementara itu, dua tim dengan total 28 personel dikerahkan ke kawasan Air Pacah.

Sebanyak 71 personel SAR Satbrimob Polda Sumbar diterjunkan dan dibagi ke dalam lima tim untuk melaksanakan evakuasi warga di empat titik terdampak. Tim pertama beranggotakan 10 personel disiagakan di Kampung Lapau Munggu Guo, Kecamatan Kuranji. Sementara itu, dua tim dengan total 28 personel dikerahkan ke kawasan Air Pacah.


Selanjutnya, sebanyak 18 personel melaksanakan operasi kemanusiaan di kawasan Tunggul Hitam, sedangkan 15 personel lainnya diterjunkan ke Perumahan Villa Bukit Gading III, Sungai Sapih.


Dalam menjalankan misi kemanusiaan tersebut, seluruh personel dilengkapi berbagai peralatan SAR, seperti perahu karet, pelampung, helm SAR, tali penyelamatan, alat komunikasi, serta kendaraan operasional guna menunjang proses evakuasi warga yang terdampak banjir.


Hingga berita ini diturunkan, personel Satbrimob Polda Sumbar masih berada di lapangan untuk melakukan evakuasi, membantu warga, serta memantau perkembangan situasi di lokasi-lokasi terdampak.


Kapolda Sumatera Barat, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melalui Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya mengatakan, pengerahan personel merupakan bentuk respons cepat Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat saat terjadi bencana.


"Kami bergerak cepat mengerahkan personel dan seluruh peralatan SAR untuk membantu proses evakuasi warga yang terdampak banjir. Keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam setiap penanganan bencana," ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.


Ia menambahkan, Kapolda Sumbar juga menginstruksikan seluruh jajaran untuk terus bersinergi dengan pemerintah daerah, BPBD, TNI, serta seluruh unsur terkait agar penanganan banjir dapat berjalan secara optimal.


"Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat kondisi cuaca masih berpotensi terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Patuhi arahan petugas di lapangan dan segera laporkan apabila terdapat warga yang membutuhkan pertolongan. Harapan kami, seluruh masyarakat dapat tetap aman, dan situasi segera pulih sehingga aktivitas dapat kembali berjalan normal," tutupnya.


Direktur Polairud Polda Sumbar, AKBP Ibnu Bagus Santoso, menegaskan bahwa personel yang diterjunkan akan tetap bersiaga di lokasi terdampak hingga situasi dinyatakan aman dan seluruh warga yang membutuhkan bantuan berhasil dievakuasi.


"Seluruh personel kami telah dibekali kemampuan dan peralatan SAR yang memadai untuk menghadapi kondisi di lapangan. Kami akan terus melakukan patroli, evakuasi, serta memberikan bantuan kepada masyarakat selama banjir masih berlangsung. Kami juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi kawasan yang tergenang atau berarus deras demi menghindari risiko yang membahayakan keselamatan jiwa," tegas AKBP Ibnu Bagus Santoso.


Ia menambahkan, jajaran Ditpolairud Polda Sumbar akan terus berkoordinasi dengan Satbrimob Polda Sumbar, BPBD, TNI, Basarnas, dan instansi terkait lainnya agar proses evakuasi maupun penanganan pascabanjir dapat berjalan cepat, terpadu, dan efektif. (***)

 

Lintasmedia News- Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir membuka secara resmi Semarak Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H, yang diadakan oleh Badan Koordinasi Sarana (BKS) TPQ/TQA Kecamatan Padang Timur di Masjid As Sa'adah, Kelurahan Parak Gadang Timur, Minggu (2/8/2026).

Selain Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir, kegiatan itu juga dihadiri Camat Padang Timur Aidil Zulhani, Ketua TPQ/TQA Kota Padang Darnalis, Santri dan santriwati dari 63 TPQ/TQA se-Kecamatan Padang Timur, dan unsur terkait lainnya.

Kegiatan tersebut diikuti 218 santri dan santriwati dari 63 TPQ/TQA se-Kecamatan Padang Timur. Beragam perlombaan digelar untuk memeriahkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, diantaranya lomba Tilawah TPQ dan TQA, Tartil, Adzan, Dai Cilik, Tahfiz, serta Fahmil Qur'an.


Maigus Nasir mengapresiasi atas terselenggaranya berbagai lomba dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ia mengapresiasi para santri dan santriwati yang telah berani tampil sebagai delegasi TPQ/TQA di Kecamatan Padang Timur.


"Keberanian ustadz dan ustadzah cilik ini tampil dihadapan masyarakat merupakan bagian dari proses pembentukan karakter dan kepercayaan diri sejak usia dini. Semoga nanti anak-anak semua menjadi penghuni surga dan mendapatkan pahala berlipat ganda dari Allah SWT," katanya. 

Maigus mengajak seluruh peserta untuk meneladani akhlak dan sifat-sifat mulia Nabi Muhammad SAW sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Sifat shiddiq, amanah, dan tabligh serta fathanah, perlu ditanamkan sejak dini kepada generasi muda, agar tumbuh generasi yang berkarakter, berintegritas, dan berakhlak mulia.


Ia juga mengimbau orang tua agar senantiasa membekali anak-anak dengan ilmu agama sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan keagamaan merupakan pondasi utama dalam membentuk karakter generasi penerus bangsa.


Maigus berinteraksi langsung dengan para santri melalui berbagai pertanyaan seputar kisah hidup Nabi Muhammad SAW. Interaksi tersebut bertujuan mengasah pengetahuan sekaligus menumbuhkan kecintaan anak-anak kepada Rasulullah SAW.


“Pembinaan karakter melalui pendidikan agama harus kita perkuat sejak dini sehingga anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia, berintegritas, serta terhindar dari berbagai bentuk penyimpangan moral. Ini sejalan dengan Program Unggulan (Progul) Smart Surau yang sedang digalakkan Pemerintah Kota Padang," urainya. (***)


Padang,Lintas Media News
Kiprah Ridwan Tulus dalam memperkenalkan Indonesia di tingkat internasional menjadi salah satu bukti bahwa diplomasi dapat dilakukan melalui karya dan pengabdian. Perjalanannya di Jepang bahkan diabadikan dalam sebuah buku berbahasa Jepang berjudul Kyusu Romance Walking, yang mengisahkan persahabatan Indonesia dan Jepang melalui kegiatan jalan kaki, budaya, pariwisata, dan perdamaian.

Dalam buku tersebut diceritakan bagaimana Ridwan Tulus bersama rekan-rekannya dari Japan Walking Association (JWA) melakukan aksi jalan kaki damai mengelilingi Pulau Kyusu dengan membawa bendera Merah Putih pasca tragedi Bom Bali I. Aksi tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat Jepang sebagai bentuk solidaritas dan persahabatan antarbangsa.

Puncak pengakuan atas kiprahnya terjadi pada 2002. Saat itu, Japan Walking Association memberikan kehormatan kepada Ridwan Tulus untuk membuka kegiatan jalan kaki internasional di Tokyo. Ia tampil sebagai wakil Indonesia di hadapan peserta dari berbagai negara.

Kehormatan tersebut menjadi simbol bahwa diplomasi tidak hanya dilakukan melalui jalur pemerintahan, tetapi juga dapat diwujudkan oleh warga negara yang membawa nama baik Indonesia melalui dedikasi dan kontribusi nyata.

Pengabdian Ridwan Tulus kemudian mendapat apresiasi di dalam negeri. Harian Kompas memilihnya sebagai salah satu Tokoh Kompas, dengan foto profilnya menghiasi Kalender Kompas 2004. Dalam kalender tersebut tercantum kalimat, "Saya tetap optimis dengan dunia pariwisata Indonesia."

Optimisme itu diwujudkan melalui berbagai gagasan yang kemudian menjadi perhatian di dunia pariwisata. Ridwan Tulus memperkenalkan konsep Life Experience Tourism, Green Tourism, Sotopreneurship (Social Tourism Entrepreneurship), serta Healthy Destination melalui pendekatan Forest Healing dan Oceanic Healing.

Konsep-konsep tersebut menempatkan pariwisata bukan sekadar sebagai sektor ekonomi, tetapi juga sebagai sarana membangun kualitas manusia, menjaga kelestarian lingkungan, memperkuat budaya, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain kiprahnya di bidang pariwisata, Ridwan Tulus juga menerima berbagai penghargaan dan pengakuan. Di antaranya sebagai Tokoh ASEAN Risk Management, masuk dalam buku 1001 Tokoh Minangkabau, serta memperoleh penghargaan Tokoh Pahlawan Keluarga Indonesia dari program Kick Andy Metro TV.

Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, perjalanan Ridwan Tulus menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak berhenti pada masa merebut kemerdekaan. Perjuangan dapat terus diwujudkan melalui karya, inovasi, dan pengabdian yang membawa nama Indonesia semakin dikenal serta dihormati di tingkat internasional.

Semangat tersebut juga menegaskan bahwa kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga sebagai dorongan untuk melahirkan karya yang memberi manfaat bagi bangsa dan dunia. (***)

 

Padang, Lintasmedia News-  Bentuk dukungan itu direalisasikannya melalui dana pokok-pokok pikiran berupa lima unit becak motor (bentor) pengangkut sampah, sapu, sekop, cangkul, dan perlengkapan kebersihan lainnya.


Ia mengungkapkan telah mengalokasikan bantuan bentor pengangkut sampah tersebut yang ke beberapa kelurahan di Kecamatan Padang Barat. 


"Kita ingin Kota Padang benar-benar bersih. Namun, cita-cita itu tidak bisa diwujudkan oleh pemerintah saja. Dibutuhkan partisipasi aktif seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan," Halaman Kantor Lurah Berok Nipah, Kecamatan Padang Barat, Sabtu 1 Agustus 2026.


Program itu dilaunching secara resmi Program Padang Sibersih Kecamatan Padang Barat oleh Wali Kota Padang Fadly Amran.


Kegiatan itu dihadiri oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Fadelan Fitra Masta, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Padang Tommy TRD, Camat Padang Barat Diko Eka Putra, para lurah se-Kecamatan Padang Barat dan unsur terkait lainnya.


Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Kota Padang Iswanto Kwara atas dukungannya dalam penanganan kebersihan di Kota Padang. Ia menegaskan bahwa gerakan menjaga kebersihan harus melibatkan seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah kecamatan, kelurahan, hingga RT/RW.


"Kami mengajak seluruh masyarakat memberikan kontribusi terbaik bagi Kota Padang dengan membiasakan hidup bersih dan tidak membuang sampah sembarangan. Budaya memilah sampah sebelum dibuang, karena ini menjadi salah indikator penilaian kota bersih di Indonesia," teranya. 


Fadly Amran menyampaikan bahwa pada 6 hingga 10 Agustus mendatang, Pemerintah Kota Padang akan merayakan Peringatan Hari Jadi Kota (HJK) Padang ke-357, dengan Tema Taste of Padang Experience Road To Gastronomi City. Padang Sibersih harus menjadi momentum untuk mewujudkan Kota Padang bersih, indah dan rapi.


"Kota Padang harus siap menjadi kota tujuan dan kota gastronomi dunia. Karena itu, persoalan kebersihan tidak boleh lagi dianggap hal biasa. Tahun pertama kita fokus pada sosialisasi, tahun kedua implementasi, dan selanjutnya penegakan aturan akan dilakukan secara lebih tegas," cakapnya. (*) 


Editor: Zamri Yahya, SH.i, WU

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.