Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
PADANG PANJANG , Lintasmedia News— Produk inovatif PT Semen Padang, Semen Padang Bata Interlock (Sepablock), kembali mendapat kepercayaan sebagai teknologi konstruksi pilihan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana. Kali ini, Sepablock digunakan dalam pembangunan 10 unit Huntap Terpadu secara mandiri oleh Pemerintah Kota Padang Panjang untuk korban banjir bandang akibat bencana hidrometeorologi yang terjadi pada akhir November 2025 lalu.
Komitmen menghadirkan hunian yang aman, layak, dan cepat dibangun tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Huntap Terpadu di kawasan Rusunawa Kelurahan Tanah Hitam, Padang Panjang, pada Jumat (12/6/2026).
Peletakan batu pertama dilakukan oleh Wali Kota Padang Panjang Hendri Arnis didampingi Wakil Wali Kota Allex Saputra. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT) PT Semen Padang Ridwan Muchtar, unsur perangkat daerah, serta berbagai pemangku kepentingan yang terlibat dalam program pemulihan pascabencana.
Pembangunan 10 unit Huntap Terpadu dengan luas masing-masing 36 meter persegi tersebut merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Kota Padang Panjang dan PT Semen Padang. Proyek ini menggunakan 35.000 unit Sepablock dengan anggaran sekitar Rp80 juta per unit dan ditargetkan rampung dalam waktu dua bulan ke depan.
Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra mengatakan pembangunan huntap bukan hanya sebatas membangun fisik rumah, melainkan juga membangun kembali harapan masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana.
Menurutnya, kehadiran hunian tetap menjadi elemen penting dalam proses pemulihan sosial dan ekonomi warga terdampak karena memberikan kepastian tempat tinggal yang aman dan nyaman untuk memulai kembali kehidupan mereka.
“Pembangunan huntap yang kita mulai hari ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga membangun harapan, rasa aman, dan masa depan yang lebih baik bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.
Allex menjelaskan pembangunan huntap tahap ketiga tersebut merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kota Padang Panjang dalam menuntaskan program penanganan pascabencana yang telah berjalan selama beberapa waktu terakhir.
Ia optimistis, apabila proses pembangunan berjalan sesuai target dan seluruh unit dapat diselesaikan dalam beberapa bulan ke depan, pemerintah daerah akan semakin dekat dalam menyelesaikan salah satu program prioritas pemulihan bagi masyarakat terdampak.
Ia menjelaskan, anggaran pembangunan Huntap Terpadu ini berasal dari kelebihan dana darurat bencana yang terkumpul dari masyarakat dan perantau Padang Panjang.
Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan Pemerintah Kota Padang Panjang kepada PT Semen Padang dalam mendukung pembangunan Huntap Terpadu tersebut.
“PT Semen Padang mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang Panjang yang telah mempercayakan penggunaan Sepablock pada pembangunan huntap ini. Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa inovasi yang kami kembangkan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin dengan baik ini dapat terus diperkuat untuk mendukung berbagai program pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Kepala Departemen BNSPT PT Semen Padang Ridwan Muchtar menambahkan penggunaan Sepablock dalam proyek ini kembali menegaskan posisi PT Semen Padang sebagai perusahaan yang tidak hanya menyediakan teknologi bangunan berkualitas, tetapi juga menghadirkan inovasi yang mampu menjawab kebutuhan pembangunan di berbagai kondisi, termasuk situasi pascabencana.
Menurutnya, Sepablock merupakan salah satu inovasi unggulan PT Semen Padang yang dirancang untuk menjawab kebutuhan pembangunan hunian yang cepat, efisien, serta tetap mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan bagi penghuninya.
Ia menjelaskan bahwa sistem bata interlock yang diterapkan pada Sepablock memungkinkan proses konstruksi berlangsung lebih cepat dibandingkan metode konvensional. Dengan teknologi tersebut, pembangunan rumah dapat diselesaikan dalam waktu relatif singkat tanpa mengurangi kualitas maupun kekuatan struktur bangunan.
“Sepablock telah memenuhi banyak aspek penting dalam pembangunan huntap. Selain mempercepat proses konstruksi, material ini juga memiliki ketahanan yang baik, termasuk terhadap gempa,” katanya.
Ia menegaskan bahwa inovasi yang dikembangkan PT Semen Padang tidak hanya berorientasi pada efisiensi pembangunan semata, tetapi juga memiliki nilai sosial yang kuat dalam mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Sebagai perusahaan yang tumbuh dan berkembang bersama masyarakat, PT Semen Padang terus berupaya menghadirkan berbagai solusi konstruksi yang mampu memberikan manfaat nyata, khususnya dalam mendukung program pembangunan daerah dan pemulihan masyarakat pascabencana.
“Melalui Sepablock, kami ingin menghadirkan hunian yang tidak sekadar berdiri, tetapi benar-benar layak, nyaman, dan bermartabat bagi masyarakat terdampak bencana,” tuturnya.
Satu unit Huntap Mandiri BNPB telah dibangun menggunakan Sepablock di Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Kota Padang Panjang, dan saat ini dalam proses penyelesaian akhir.
PADANG, Lintasmedia News– Semangat syiar Islam dan kecintaan terhadap Alquran menggema di Lapangan Pondok Indah Pratama, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Minggu (14/6/2026). Ribuan masyarakat memadati lokasi pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur yang berlangsung meriah dan penuh nuansa religius.
Kegiatan yang mengusung tema "Menyiapkan Generasi Rabbani dengan Semangat Smart Surau dan Cinta Alquran" tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Pembukaan diawali dengan pawai ta'aruf yang diikuti ratusan peserta dari 10 kelurahan se-Kecamatan Padang Timur, menampilkan semangat kebersamaan dan komitmen masyarakat dalam membumikan nilai-nilai Alquran.
Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Anggota DPRD Kota Padang Rafli Boy, Camat Padang Timur Aidil Zulhani, unsur Forkopimca, para lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat dari seluruh wilayah Kecamatan Padang Timur.
Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar agenda rutin tahunan atau ajang perlombaan membaca Alquran semata. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.
"Melalui MTQ, kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak Alquran. Inilah fondasi penting dalam mewujudkan Kota Padang yang maju dan sejahtera," ujar Maigus Nasir di hadapan peserta dan masyarakat yang hadir.
Menurutnya, pembinaan generasi Qurani menjadi kebutuhan mendesak di era saat ini. Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan moral dan spiritual agar generasi muda mampu menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.
Ia menilai pelaksanaan MTQN sangat relevan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan kota pintar dan sehat yang berlandaskan agama dan budaya. Karena itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dari implementasi Program Unggulan (Progul) Smart Surau dan Padang Juara yang saat ini terus diperkuat oleh pemerintah daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir juga mengungkapkan bahwa Program Smart Surau yang digagas Pemerintah Kota Padang mulai mendapat perhatian hingga tingkat internasional. Salah satu bentuk dukungan nyata datang dari Universitas Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia, yang menyediakan beasiswa penuh bagi para penghafal Alquran asal Kota Padang yang memiliki hafalan minimal 10 juz.
Menurut Maigus, keberhasilan itu menunjukkan bahwa investasi pada pendidikan Alquran tidak hanya membentuk karakter generasi muda, tetapi juga membuka peluang pendidikan dan masa depan yang lebih luas.
Tidak hanya Malaysia, Pemerintah Kota Padang juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan di Timur Tengah, termasuk Mesir dan Arab Saudi, guna memperluas akses beasiswa bagi generasi muda Kota Padang yang berprestasi di bidang Alquran.
Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mendukung penguatan pendidikan agama, pembinaan keagamaan, dan pengembangan generasi muda berbasis nilai-nilai Islam, Pemko Padang pada tahun 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp59 miliar untuk mendukung Program Smart Surau.
"Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga tengah menjajaki kerja sama beasiswa dengan sejumlah institusi pendidikan di Timur Tengah, termasuk Mesir dan Arab Saudi. Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan pendidikan Alquran, pembinaan keagamaan, dan pengembangan generasi muda berbasis nilai-nilai Islam, Pemko Padang mengalokasikan anggaran Rp59 miliar untuk Program Smart Surau pada 2026," ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Maigus Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang meminta seluruh kecamatan mulai mempersiapkan diri menghadapi MTQN tingkat Kota Padang yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.
Ia menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan agar peserta terbaik dapat dipersiapkan secara matang dan mampu membawa nama Kota Padang berjaya pada ajang yang lebih tinggi.
"Setiap kecamatan harus mulai membina kafilah terbaik sejak sekarang. MTQ tidak boleh berhenti sebagai seremonial, tetapi menjadi wadah pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan generasi Qurani yang unggul," tegasnya.
Lebih jauh, Maigus bahkan memasang target besar bagi Kota Padang untuk meraih gelar juara umum pada MTQN tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2027. Menurutnya, target tersebut bukan sesuatu yang mustahil jika seluruh elemen masyarakat, pemerintah, sekolah, surau, dan lembaga pendidikan Islam bersinergi melakukan pembinaan sejak dini.
Sementara itu, Camat Padang Timur Aidil Zulhani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQN ke-42 tingkat kecamatan tersebut. Ia menyebut dukungan masyarakat, tokoh agama, lurah, dan para donatur menjadi faktor penting terselenggaranya kegiatan dengan baik.
Aidil menjelaskan bahwa MTQN tahun ini diikuti sebanyak 232 kafilah yang berasal dari 10 kelurahan di Kecamatan Padang Timur. Mereka akan berkompetisi pada berbagai cabang lomba, mulai dari Tilawah Alquran tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa, Musabaqah Syarhil Quran, Fahmil Quran, Tahfiz, Tartil, hingga lomba Khutbah Jumat dan Azan.
"MTQ ini menjadi sarana meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Alquran sekaligus menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Kecamatan Padang Timur pada MTQN tingkat Kota Padang," katanya.
Pelaksanaan MTQN ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur diharapkan tidak hanya melahirkan para juara di arena perlombaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat Smart Surau yang terus digelorakan, Padang Timur bertekad menjadi salah satu lumbung lahirnya generasi Qurani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa harum nama Kota Padang di tingkat daerah maupun nasional. (***)
PADANG PARIAMAN — Lintas media News Com. Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Padang Pariaman terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam Sumatera melakukan kunjungan kerja ke Padang Pariaman untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev), sekaligus meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur serta bantuan kemasyarakatan di wilayah terdampak bencana.
Tim supervisi Satgas PRR dipimpin Wakil II Pos Komando Satgas PRR, Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma (Pamen Mabesad), didampingi Anggota Pos Komando Analisis dan Evaluasi Satgas PRR Gatot Satria Wijaya, Analis Kebencanaan Ahli Madya Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, serta Anggota Pos Komando Data Satgas PRR Sertu Tri Wahyu Hadiyanto. Turut hadir unsur Kodim 0308/Pariaman dan Polres Pariaman.
Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di Pendopo Bupati, Kamis (11/6/2026), sebelum dilanjutkan dengan rapat koordinasi dan peninjauan lapangan.
Dalam pertemuan tersebut, Bupati John Kenedy Azis memaparkan kondisi terkini pascabanjir bandang yang melanda Padang Pariaman pada akhir 2024. Menurutnya, hingga kini dampak bencana masih terasa kuat, baik terhadap infrastruktur publik maupun perekonomian masyarakat.
"Banyak infrastruktur vital yang lumpuh, mulai dari jembatan putus hingga jalan rusak berat. Lahan pertanian warga juga tidak lagi bisa digarap akibat perubahan aliran sungai. Sejumlah fasilitas pendidikan rusak dan tidak dapat digunakan. Kondisi ini berdampak besar terhadap kehidupan dan perekonomian masyarakat," ungkapnya.
Bupati menegaskan, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi kebutuhan mendesak karena menyangkut keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat.
Ia bahkan menyoroti sebuah peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, ketika seorang warga nekat menyeberangi sungai menggunakan seutas tali akibat jembatan yang putus. Warga tersebut sempat hanyut terbawa arus setelah pegangan talinya terlepas, namun berhasil diselamatkan oleh masyarakat sekitar.
"Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keterlambatan pembangunan infrastruktur bukan hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa," tegas JKA.
Karena itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap Satgas PRR dapat memasukkan sejumlah kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi ke dalam skala prioritas nasional agar pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.
Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, Kejaksaan, serta para pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam penanganan pascabencana.
Usai rapat di Pendopo Bupati, rombongan Satgas PRR bersama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang didampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun ke lapangan untuk meninjau sejumlah titik terdampak bencana.
Rombongan meninjau sejumlah titik strategis yang mengalami kerusakan akibat bencana, dimulai dari kawasan Asam Pulau untuk melihat dampak aliran sungai dan kondisi jalan penghubung menuju PLTA Singkarak yang terputus. Selanjutnya, tim bergerak menuju Tanah Taban guna meninjau lahan pertanian yang terdampak banjir dan memerlukan penanganan lanjutan agar dapat kembali produktif.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Jembatan Anduriang yang putus akibat bencana. Kerusakan jembatan tersebut tidak hanya mengganggu konektivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi, akses pendidikan, dan mobilitas warga sehari-hari. Saat ini masyarakat masih mengandalkan rakit sebagai sarana penyeberangan darurat untuk melintasi aliran Sungai Batang Anai.
Selain meninjau kondisi jembatan, rombongan juga melihat langsung dampak kerusakan terhadap lahan pertanian di sekitar kawasan tersebut serta kondisi aliran Sungai Batang Anai yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Kunjungan
PADANG, Lintasmedia News– Kebanggaan besar kembali hadir bagi Kota Padang. Seorang putra terbaik daerah, Fathir Verianico (16), siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang, resmi dilepas untuk mengikuti Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2026.
Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Halaman Kantor Camat Pauh, Sabtu (13/6/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran. Momentum tersebut menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Padang kepada generasi muda yang berprestasi dan siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Muhammad Iqra Chissa Putra, Anggota DPRD Kota Padang Donal Ardi, Kepala Bidang Pembinaan Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kota Padang Nofiandi Amir, Camat Pauh Yandry, serta keluarga dan orang tua Fathir Verianico yang tampak haru dan bangga menyaksikan putranya melangkah menuju tahapan seleksi nasional.
Fathir menjadi salah satu dari enam utusan terbaik Provinsi Sumatera Barat yang berhasil menembus seleksi tingkat provinsi dan akan mengikuti tahapan seleksi Calon Paskibraka Nasional di Jakarta Selatan pada 15 hingga 19 Juli 2026 mendatang. Keberhasilannya mencapai tahap ini merupakan hasil dari proses panjang yang penuh disiplin, dedikasi, serta persaingan ketat dengan ratusan peserta lainnya dari berbagai daerah di Sumatera Barat.
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian yang diraih Fathir. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, sekolah, masyarakat, serta Pemerintah Kota Padang.
“Kesempatan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kesehatan, serta junjung tinggi integritas selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Kami berharap Fathir dapat lolos dan menjadi bagian dari tim pengibar Sang Saka Merah Putih pada perayaan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang,” ujar Fadly Amran.
Fadly menegaskan bahwa keikutsertaan generasi muda Kota Padang dalam seleksi Paskibraka tingkat nasional memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai ajang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan, seleksi tersebut juga menjadi wadah bagi putra-putri daerah untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia Kota Padang di tingkat nasional.
Menurutnya, seorang anggota Paskibraka tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik yang prima, tetapi juga harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, jiwa kepemimpinan, integritas, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.
“Fathir membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat. Ini adalah tanggung jawab besar sekaligus kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa generasi muda daerah kita mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” katanya.
Suasana haru dan penuh optimisme juga terlihat dari keluarga Fathir yang turut mendampingi dalam acara pelepasan tersebut. Dukungan moril dari keluarga diyakini menjadi salah satu kekuatan penting bagi Fathir dalam menghadapi seluruh tahapan seleksi yang akan berlangsung di Jakarta.
Sementara itu, Fathir Verianico mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mewakili Kota Padang dan Sumatera Barat pada ajang bergengsi tersebut. Ia bertekad memberikan kemampuan terbaik dan mempersiapkan diri secara maksimal agar dapat lolos hingga tahap akhir.
“Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kota Padang agar dapat lolos seleksi dan mengharumkan nama Kota Padang sebagaimana harapan Bapak Wali Kota,” ungkap Fathir.
Bagi Fathir, kesempatan mengikuti seleksi tingkat nasional merupakan pengalaman berharga sekaligus tantangan besar yang harus dijalani dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Ia berkomitmen menjaga disiplin, kesehatan, dan fokus selama proses seleksi berlangsung.
Pelepasan Fathir Verianico tidak hanya menjadi seremoni keberangkatan seorang peserta seleksi Paskibraka, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi lahirnya generasi muda Kota Padang yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.
Kini, harapan masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat tertuju kepada Fathir. Dengan kerja keras, doa, dan dukungan berbagai pihak, putra terbaik Kota Padang itu diharapkan mampu menembus seleksi nasional dan mengukir sejarah sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.(***)
PADANG, Lintasmedia News– Wali Kota Padang, Fadly Amran, membuka secara langsung Entrepreneur Expo Universitas Ekasakti (UNES) Tahun 2026 yang berlangsung di lapangan parkir UNES pada Sabtu, 13 Juni 2026.
Kegiatan ini merupakan rangkaian dari mata kuliah Kewirausahaan yang diprakarsai oleh salah seorang dosen kewirausahaan UNES, Sunreni, S.E., M.M.
Mengusung tema “See the Future Entrepreneurship”, expo ini menampilkan lebih dari 20 stan UMKM yang dikelola oleh para pelaku usaha muda dari kalangan mahasiswa UNES. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan dalam menghadapi dunia usaha di era digital.
Acara turut dihadiri oleh jajaran pimpinan UNES, jajaran pimpinan Yayasan PerguruanTinggi Padang (YPTP), serta seluruh dosen UNES yang ikut memeriahkan dan menyambut kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Fadly Amran mengimbau para dosen untuk terus memotivasi mahasiswa agar konsisten menjalankan kegiatan kewirausahaan.
Menurutnya, membangun usaha membutuhkan proses berkelanjutan yang harus terus dilatih, termasuk membangun jaringan dan mempelajari pasar. Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan yang kuat dalam berwirausaha.
Sementara itu, Rektor UNES, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya mewajibkan seluruh mahasiswa mengambil mata kuliah Kewirausahaan.
“Kebijakan ini bertujuan agar mahasiswa memiliki motivasi diri yang kuat, tidak hanya berorientasi menjadi pegawai negeri, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di kemudian hari,” ujar Sufyarma Marsidin. (***)