Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 


PARIWARA

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 DPRD Kota Padang menggelar rapat paripurna penyampaian secara resmi Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran (TA) 2025, Senin (9/3).

Rapat Paripurna yang berlangsung di Ruang Sidang Utama Gedung DPRD Kota Padang itu dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Padang, H. Muharlion. Kemudian didampingi Wakil Ketua, Mastilizal Aye, Osman Ayub dan Jupri serta Sekretaris DPRD Kota Padang, Hendrizal Azhar dan segenap anggota dewan.

Dalam keterangannya kepada awak media setelah rapat paripurna berlangsung, Muharlion menjelaskan rapat paripurna kali ini dalam rangka penyampaian LKPJ pelaksanaan pemerintahan selama satu tahun dari Januari- Desember.

"Dari LKPJ tergambar capaian yang diraih Wali Kota selama masa kepemimpinan. Ini terkait kinerja," ujarnya.

Lebih lanjur dikatakannya, setelah ini akan dibahas ke tingkat komisi untuk selanjutnya keluar rekomendasi yang akan ditindaklanjuti pemerintah Kota Padang dalam pelaksanaan tahun 2026.

"Spesifik untuk 2026 ini kami mendorong pencapain program unggulan sesuai amanah RPJMD. Sejauh mana capaian program unggulan (Progul) menuju RPJMD. Apa yang belum tercapai kita kawal lagi," kata Muharlion.

Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir secara resmi mewakili Wali Kota menyampaikan Nota LKPJ Tahun 2025.

Dikatakannya laporan ini merupakan wujud nyata akuntabilitas publik dari penyelenggaraan pemerintahan oleh kepala daerah kepada DPRD sebagai lembaga resmi yang mewakili masyarakat.

"Penyampaian LKPJ ini bertujuan untuk memperkuat pelaksanaan otonomi daerah sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014, sekaligus sebagai bahan evaluasi agar penyelenggaraan pemerintahan daerah dapat berjalan sesuai dengan tujuan dan sasaran, khususnya dalam penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan serta sumber daya daerah," ujarnya.

Lebih jauh dari itu, LKPJ yang disampaikan ini pada hakikatnya merupakan laporan mengenai hasil dan capaian program serta kegiatan atas pemanfaatan keuangan daerah, sebagaimana yang telah disepakati bersama antara pemerintah daerah dan DPRD. Tentunya hasil-hasil yang dicapai beserta persoalan yang dihadapi selama pelaksanaan tugas tahun 2025, akan kita evaluasi bersama dan akan dijadikan sebagai masukan bagi pelaksanaan tugas pada tahun yang akan datang.

"Secara umum, penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Kota Padang pada Tahun 2025 dapat berjalan dengan baik dan lancar, meskipun masih terdapat beberapa permasalahan," ujarnya.

Permasalahan yang paling umum berkaitan dengan ketidaksesuaian antara asumsi prioritas pembangunan daerah dengan kemampuan keuangan daerah serta rencana program atau kegiatan yang direncanakan dalam RKPD.

Kedepan, diharapkan permasalahan tersebut dapat kita atasi bersama melalui perencanaan dan perhitungan yang cermat, penguatan pengendalian program, serta penyelenggaraan pemerintahan yang berorientasi pada kinerja dan didukung oleh pengawasan yang efektif, sehingga penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan, dan kemasyarakatan di Kota Padang dapat berjalan maksimal.

Pada kesempatan itu ia juga menyampaikan target pendapatan daerah Kota Padang Tahun 2025 yang bersumber dari pendapatan asli daerah, pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah adalah sebesar Rp2.875.054.471.583,59 dengan realisasi sebesar Rp2.850.542.198.443,07 atau 99,15 persen. 

Belanja daerah Kota Padang ditargetkan sebesar Rp3.037.706.279.299,30 dengan realisasi sebesar Rp2.818.290.949.526,79 atau 92,78 persen, yang terdiri dari belanja operasi sebesar Rp2.551.891.477.231,01 dengan realisasi sebesar Rp2.372.901.119.077,54 atau 92,99 persen.

Belanja Modal sebesar Rp465.877.483.256,29 direalisasikan sebesar Rp433.414.334.351,25 atau 93,03 persen. 

Belanja tidak terduga sebesar Rp19.937.318.812,00 direaliasikan sebesar Rp11.975.496.098,00 atau 60,07 persen.

"Harapannya penyampaian Nota LKPJ ini dapat menjadi bahan telaahan serta tanggapan berupa saran dan masukan, guna meningkatkan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan yang lebih baik ke depan," tuturnya. (Adv)

 

PARIWARA

LUBUK LINGGAU, LINTASMEDIANEWS.COM

Wali Kota Lubuk Linggau, H. Rachmat Hidayat melaksanakan Sholat Tarawih bersama jajaran Pemerintah Kota Lubuk Linggau di Masjid Al-Basir, Jalan Kenanga II RT 07 Perumahan Qito Residence, Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Linggau Utara II, Selasa (3/3/2026). 

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan bahwa kegiatan tarawih di bulan suci Ramadan merupakan momentum penting untuk meningkatkan kualitas ibadah, membangun tali silaturahmi sesama umat Muslim serta menjadi wadah komunikasi dalam menyampaikan pesan-pesan agama melalui tausiyah. 

“Momentum Ramadan hendaknya kita jadikan sebagai sarana memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Mari kita jalani bulan suci Ramadan 1447 H dengan hati yang bersih dan penuh sukacita,” ujarnya. 

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk mempererat tali silaturahmi, menjaga lingkungan, saling menghormati, serta memanfaatkan momentum Ramadan dengan berbagai kegiatan yang bermanfaat demi meraih ridho Allah SWT. 

Menurutnya, semoga momentum Ramadan ini mampu meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan, tidak hanya selama bulan puasa tetapi juga terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. 

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota kembali mengingatkan sejumlah program yang telah berjalan di Kota Lubuk Linggau, di antaranya pemasangan gigi palsu gratis, berobat gratis cukup menggunakan KTP, pemberian insentif bagi guru mengaji, penggali kubur dan pengurus jenazah, pembagian seragam baru untuk siswa kelas 1 SD dan 1 SMP, serta kebijakan penggunaan seragam celana panjang bagi siswa SD dan SMP mulai tahun ajaran baru. 

Melalui berbagai program tersebut, Pemerintah Kota Lubuk Linggau berkomitmen untuk terus meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik di berbagai bidang.(rls.adv.ngi)

 

PARIWARA

LUBUK LINGGAU, LINTASMEDIANEWS.COM

 Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, dalam rangka penyampaian 5 Raperda inisiatif DPRD Kota Lubuk Linggau oleh Ketua BP2D. 

Rapat tersebut berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuk Linggau, Senin (9/2/2026). Rapat paripurna dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Lubuk Linggau, Yulian Efendi. 

Dalam sambutannya, Wali Kota H. Rachmat Hidayat menyampaikan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah yang telah beberapa kali diubah, terakhir dengan Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja. 

Menurutnya, regulasi tersebut memberikan kewenangan kepada daerah untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan. Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2019 menjadi rujukan utama dalam pembentukan, penggabungan, maupun penyesuaian perangkat daerah. 


Selain itu, peraturan teknis seperti Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pembinaan dan Pengendalian Penataan Perangkat Daerah serta regulasi sektoral lainnya menjadi acuan normatif dan prosedural dalam menentukan model organisasi perangkat daerah yang efisien dan sesuai kebutuhan. 


Pembentukan maupun penggabungan dinas, lanjut wali kota, merupakan bagian penting dalam memastikan penyelenggaraan pemerintahan daerah berjalan optimal, tidak terjadi tumpang tindih fungsi, serta sejalan dengan prinsip efisiensi anggaran dan peningkatan kinerja birokrasi. 

Hal ini termasuk penataan urusan pemerintahan yang bersifat spesifik, seperti penanggulangan bencana dan pengalihan bidang kebudayaan dari Dinas Pendidikan ke Dinas Pariwisata. 

“Dengan demikian, struktur organisasi tidak hanya menjadi formalitas administratif, tetapi juga menjadi alat strategis untuk mempercepat penyelesaian masalah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara nyata,” tegasnya. 

Filosofi tersebut selaras dengan visi kepala daerah, yakni “Terwujudnya Lubuk Linggau yang Maju dan Sejahtera”, yang menempatkan masyarakat sebagai pusat pelayanan dan pembangunan, serta mendorong transformasi kelembagaan agar lebih adaptif terhadap perubahan dan tuntutan zaman. 

Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Lubuk Linggau secara resmi menyampaikan Rancangan Raperda tentang Perubahan Keempat atas Peraturan Daerah Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Lubuk Linggau untuk dibahas dan disempurnakan bersama DPRD. 

Ia menegaskan bahwa sinergitas antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi kunci utama dalam merumuskan arah pembangunan yang aspiratif, realistis, dan tepat sasaran. Diharapkan, regulasi yang dihasilkan nantinya dapat menjadi kompas pembangunan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Lubuk Linggau. 

Sementara itu, Ketua BP2D DPRD Kota Lubuk Linggau, Hambali Lukman, menyampaikan 5 Raperda inisiatif DPRD, yakni Raperda tentang Lembaga Kemasyarakatan Kelurahan, Raperda tentang Penyelenggaraan Kearsipan, Raperda tentang Keolahragaan, Raperda tentang Perlindungan dan Pelayanan Kesejahteraan Sosial bagi Penyandang Disabilitas, serta Raperda tentang Pembinaan dan Pengembangan Industri Mikro dan Kecil. 

Turut hadir unsur Forkopimda, Sekda, H Trisko Defriyansa, staf ahli, asisten, kepala OPD, camat, lurah dan instansi vertikal. (rls.adv.ngi)

 

Pariwara

Padang, Lintasmedianews.com

Seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Padang laksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 H/2026 M. Wakil Ketua DPRD Kota Padang ,Jupri melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447H/2026 M ini di Masjid Al Kafffah Kampung Jua Nan XX Lubuk Begalung, Kota Padang.pada Minggu ( 8/3/2026).

Dalam sambutannya, Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri yang akrab disapa Makdang Jupri ini menyampaikan bahwa Safari Ramadhan tidak hanya sekadar kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan amal ibadah.

"Melalui Safari Ramadhan ini, mari kita tingkatkan amal ibadah dan tebar kebaikan di mana pun berada, karena setiap kebaikan akan kembali kepada diri kita sendiri,” ujar Makdang Jupri.

Pada kesempatan tersebut Jupri menyoroti persoalan yang kian meresahkan dikalangan generasi muda saat ini. Persoalan kenakalan remaja serta maraknya penyalahgunaan narkotika sudah memprihatinkan. 

Jupri menyampaikan bahwa baru- baru ini Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah menegaskan bahwa Sumbar kini bukan lagi sekadar daerah lintasan peredaran narkotika, melainkan telah menjadi target peredaran yang menyasar remaja hingga wilayah pedesaan. 

Provinsi Sumbar, khususnya Kota Padang sudah menjadi sasaran peredaran narkotika. Ini harus menjadi peringatan serius bagi kita semua. Seluruh elemen masyarakat harus bisa menjadi pemutus rantai peredaran narkoba ini di kalangan generasi muda kita saat ini.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun lingkungan yang religius, rukun, dan harmonis sebagai benteng moral bagi generasi muda.

Peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak dan juga pentingnya peran ninik mamak dalam adat Minangkabau untuk menjaga dan membimbing anak kemenakan agar tidak terjerumus dalam pergaulan negatif kenakalan remaja ."Ninik mamak memiliki tanggung jawab moral untuk merangkul dan membimbing generasi muda agar tidak terjerumus pada hal-hal negatif,” tegasnya.

Pada kesempatan itu Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri secara simbolis menyerahkan bantuan hibah sebesar Rp25 Juta kepada pengurus Masjid...

Bantuan itu merupakan bagian dari program Safari Ramadhan 1447 H yang dialokasikan untuk mendukung kegiatan keagamaan serta operasional masjid.Berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kemakmuran masjid dan kepentingan umat.

Pengurus Masjid Al Kaffah , menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas perhatian serta bantuan yang diberikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Bapak Jupri. Pengurus mengucapkan terima kasih kepada Bapak Jupri  atas bantuan hibah sebesar Rp25 juta untuk Masjid ini. Bantuan ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi beliau serta keluarga.

Safari Ramadhan 1447H/2026 M Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri 

Masjid Al Kaffah Kampung Jua Nan XX Lubeg ,Masjid Darussalam, Parak Laweh Pulau Aia Nan XX Lubeg dan Mushalla Taqwa Gurun Laweh Nan XX Lubeg.

 

Pariwara

Padang, Lintasmwdianews.com

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub serahkan bantuan melalui anggaran pokok - pokok pikiran (Pokir) untuk Surau Papan Palinggam dan Pondok Tahfiz Masjid Raya, Kelurahan Pasa Gadang,Kecamatan Padang Selatan, Minggu (1/3/2026) sore, jelang buka puasa Ramadhan 1447 H/2026 M.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub mengatakan, memang penyerahan bantuan ini sudah kita agendakan sebelumnya.Surau Papan bagi keluarga besar kita di Pasar Gadang ini cukup bersejarah.Tentu ini perlu kita melihat sejauh mana program-program dan tentu perlu kita bantu supaya bisa terjadi jalannya sebuah organisasi di Surau Papan ini.

Kemudian kita juga menyerahkan bantuan pada Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, yang sekalian juga hadir pengurusnya di Surau Papan ini untuk menerima bantuan secara simbolis. Bantuan untuk Surau Papan sebesar Rp50 juta dan Pondok Tahfiz sebesar Rp20 juta. Bantuan ini melalui anggaran pokok-pokok pikiran selaku anggota dewan, " ujarnya. 

Perlu juga perhatian kita dengan banyaknya sekarang mengenai penyakit remaja,kenakalan remaja yang berdampak negatif bagi mereka sendiri. 

Pondok Tahfiz, disini merupakan tempat untuk mempelajari kegiatan-kegiatan keagamaan yang dilakukan oleh pengurus.Terutama program ini menyentuh ke remaja-remaja.Tentu ini yang perlu kita berikan semua perhatian.Artinya,  pengurus ini kalau tidak kita bantu, bagaimana dia melakukan program-program ini. 

Jadi kalau para masjid, mushalla dan Pondok Tahfiz melakukan progtam mencintai Al-Quran,

tapi wadahnya tidak dia buat, ini kan tidak mungkin juga."Tapi Alhamdulillah kita menunjukkan kepada pengurus-pengurus untuk mencintai Al-Quran itu ada sebuah wadah.Nah, wadahnya inilah yang kita dukung dan kita bersamakan bagaimana jalannya wadah ini,"pungkasnya. 

Usai kegiatan penyerahan bantuan yang diterima pengurus Surau Papan dan pengurus Pondok Tahfiz Masjid Raya,langsung digelar buka puasa bersama.Terlihat Wakil Ketua DPRD Kota Padang,Osman Ayub berbaur bersama masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan dan silaturahmi di bulan suci Ramadhan 1447 H/2026 M.

Sementara pengurus Surau Papan, Rahmad Ramadanto menyampaikan di Kelurahan Pasa Gadang ini ada  penerima manfaat yakni Surau Papan Palinggam sebesar Rp50 juta dan Pondok Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang sebesar Rp 20juta .

"Bantuan ini merupakan dari pokok-pokok pikiran Bapak Osman Ayub sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang. Ini kami ajukan pada tahun 2025 dan realisasi di 2026 ini. Kami mengucapkan terimakasih banyak atas bantuan ini dan akan  dimanfaatkan sebaik mungkin," pungkasnya. (bim)

 

Pariwara

Padang, Lintasmedianews.com

Seluruh anggota DPRD Kota Padang, 45 orang di bulan Ramadhan 1447 H ini menyelenggarakan Safari Ramadhan ke masjid dan mushala yang ada di Kota Padang.

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye menyampaikan,Alhamdulillah hari ini, Minggu (1/3/2026) melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan berada di Masjid Baiturrahim, Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo.Pada kesempatan ini menyalurkan dana hibah dari APBD Kota Padang sebanyak Rp25 juta dan mudah-mudahan bisa dimanfaatkan oleh pengurus masjid dengan sebaik-baiknya.

Dan perlu kita ketahui tempat ini Masjid Baiturrahim ini adalah wakaf tanah. Pada dulunya dari Ibu Salmi Lukman, pegawai Depag dan kami bekerjasama dengan Lurah, RT/RW, Pemuda dan warga disini bahu membahu untuk membangun yang dulunya adalah mushalla sekarang sudah jadi masjid.

Alhamdulillah seperti yang kita lihat, kita betul nyaman sholat di tempat ini dan apa yang kami berikan tadi adalah bentuk apresiasi kami kepada warga di sini yang selalu memperhatikan dan meramaikan masjid ini," Mastilizal Aye.

Selain itu dalam bulan Ramadhan ini kita bersyukur. Ya, kita bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya tanpa ada gangguan.Tidak seperti dengan saudara-saudara kita di Palestine, di Iran, di Timur Tengah yang hari ini suasana begitu mencekam.

Bahkan saudara-saudara kita yang ada umroh hari ini belum ada yang bisa kembali.Karena ada pembatalan jadwal pesawat.

Kita berdoa mudah-mudahan jemaah umroh kita yang ada di Mekah bisa kembali dengan selamat.Dan konflik yang ada di Timur Tengah yang menjadi perhatian seluruh dunia hari ini juga bisa diselesaikan dengan sebaik-baiknya.Sehingga umat Islam yang ada disana bisa menjalankan ibadah pada bulan puasa dan Ramadhan dengan sebaik-baiknya.

Kita selalu berdoa untuk keselamatan mereka.

Dan kepada masyarakat Indonesia mari kita doakan agar saudara-saudara kita seiman yang muslim di Timur Tengah bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya.Dan apa yang terjadi di sana kita cukup berhatiin.

Tapi kita selalu ingatkan kepada warga kita yang ada di sini. Alhamdulillah, syukurillah kita bisa menjalankan ibadah bulan puasa dan menjalankan ibadah kita di bulan-bulan luar Ramadhan dengan tanpa ada gangguan dan ini perlu kita syukuri dan perlu kita nikmati bersama-sama," ungkapnya.

 

 

PARIWARA

DPRD PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, menekankan pentingnya peran mushola dan masjid sebagai pusat pendidikan agama bagi generasi muda dalam kegiatan Safari Ramadhan Tim III Pemerintah Kota Padang di Musallah Nurul Iman, Perumahan Permata Balai Gadang 3, Kelurahan Bungo Pasang, Minggu (1/3/2026).

Dalam sambutannya, Muharlion menyampaikan harapannya agar pembangunan mushola dapat berjalan lancar dan menjadi tempat pembelajaran yang produktif bagi anak-anak. 

“Dengan hadirnya mushola ini, kita berharap ke depan menjadi pusat pendidikan untuk generasi kita, terutama anak-anak. Anak-anak harus aktif dalam pengajian dan kegiatan di masjid maupun mushola sehingga mereka terbentengi dari pengaruh negatif globalisasi,” ujarnya.

Muharlion menekankan program Smart Surau sebagai upaya pemerintah kota dalam membangun karakter religius anak-anak. 

Melalui program ini, anak-anak diharapkan rutin mengikuti salat berjamaah, belajar tahfiz Al-Qur’an, dan aktif dalam kegiatan keagamaan di lingkungan mereka.

“Setelah pulang sekolah, anak-anak kembali ke surau untuk salat Magrib, Isya, dan Subuh berjamaah. Insya Allah dengan program Smart Surau, mereka termotivasi untuk rajin ke mushola dan masjid sehingga generasi kita tidak ‘lost’ di era teknologi,” jelas Muharlion.

Ketua DPRD juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat dan pemerintah untuk menjaga lingkungan dan kota agar tetap bersih. 

Ia mengingatkan warga untuk membiasakan pemilahan sampah di rumah dan mendukung program pengolahan sampah yang dijalankan Pemko Padang.

“Indikator kota yang baik salah satunya adalah kebersihan. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, saya yakin dalam dua sampai tiga tahun ke depan, Kota Padang bisa menjadi kota terbersih di Indonesia,” ungkapnya.

Muharlion menambahkan, dukungan warga melalui kepatuhan membayar pajak dan PBB juga sangat penting agar program pembangunan, termasuk fasilitas mushola dan infrastruktur publik, dapat berjalan optimal.

Kegiatan Safari Ramadhan di Musallah Nurul Iman diikuti oleh jajaran Tim III Pemko Padang dan masyarakat setempat. 

Muharlion menekankan bahwa sinergi antara DPRD, pemerintah, dan warga menjadi kunci keberhasilan program Smart Surau serta pembangunan fasilitas ibadah yang berkualitas.

“Program ini bukan hanya soal pembangunan fisik, tetapi juga upaya membentuk karakter dan religiusitas generasi muda. Dengan partisipasi aktif masyarakat, kita bisa memastikan anak-anak tumbuh cerdas, berakhlak, dan dekat dengan masjid,” pungkas Ketua DPRD Padang. (*)


 

PADANG, Lintasmedianews.com
Guna mengantisipasi lonjakan kendaraan saat arus mudik dan balik Lebaran 2026, Polda Sumatra Barat  melalui Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) akan menerapkan rekayasa lalu lintas berupa sistem one way di kawasan Lembah Anai yang saat ini masih dalam proses perbaikan infrastruktur pascabencana.

Kebijakan tersebut berupa penerapan sistem satu arah (one way) serta waktu steril atau clearance time guna mengurangi potensi kemacetan di jalur utama penghubung Padang–Bukittinggi itu.

Direktur Lalu Lintas Polda Sumbar, Kombes Pol Reza Chairul Akbar Sidiq, menjelaskan rekayasa lalu lintas one way untuk pengaturan arus kendaraan tersebut merupakan hasil koordinasi dalam rangka persiapan Operasi Ketupat 2026.

“Kendaraan yang bergerak dari Kota Padang menuju Bukittinggi akan diberlakukan sistem one way mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 14.00 WIB. Setelah periode tersebut berakhir, arus lalu lintas dari arah sebaliknya, yakni Bukittinggi menuju Padang, akan diberlakukan skema yang sama mulai pukul 14.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB,” kata Kombes Pol Reza, Jumat (6/3/2026).

Menurut Kombes Pol Reza, penerapan sistem one way ini dilakukan karena kondisi jalan di kawasan Lembah Anai belum sepenuhnya pulih setelah terdampak bencana beberapa waktu lalu. Pengerjaan perbaikan infrastruktur masih terus dikebut.

“Meski demikian, perbaikan infrastruktur terus dikebut dan ditargetkan pada H-7 Lebaran jalur tersebut sudah dapat difungsikan selama 24 jam dengan dua arah,” tegas Kombes Pol Reza.

Kombes Pol Reza menambahkan, selain sistem satu arah (one way), petugas juga akan menerapkan waktu steril selama 30 menit pada jalur sepanjang sekitar 20 Kilometer.

“Dalam masa tersebut, kendaraan tidak diperbolehkan melintas karena jalur akan dikosongkan sementara untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat pergantian arus kendaraan,” tutur dia.

Selain itu, kata Kombes Pol Reza, pihaknya juga mendirikan sejumlah pos pantau dan pos siaga di beberapa titik strategis, di antaranya kawasan Lembah Anai, Padangpanjang, serta sejumlah lokasi lainnya di sepanjang jalur tersebut.

“Pemantauan kondisi lalu lintas selama arus mudik juga akan dilakukan selama 24 jam dengan memanfaatkan drone, teknologi pemantauan modern, serta sistem RTMC untuk melihat perkembangan kepadatan kendaraan secara langsung,” ujar Kombes Pol Reza.

Sementara itu, ungkap Kombes Pol Reza, jalur alternatif Malalak belum difungsikan sebagai jalur one way karena statusnya masih dalam kondisi darurat.

“Pengendara yang melintasi kawasan tersebut diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan serta mematuhi rambu-rambu demi menjaga keselamatan selama perjalanan,” ulasnya.

Jalur Lembah Anai Dibuka 24 Jam saat Libur Lebaran

Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan jalur Lembah Anai tepatnya ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 akan dibuka selama 24 jam untuk kendaraan roda empat saat libur Lebaran terhitung H-10 hingga H+10 Idul Fitri.

“Mulai H-10 sudah bisa dilakukan pembukaan trafik 24 jam untuk dua lajur dan dua arah. Ini diberlakukan masih untuk kendaraan roda empat dan nanti mengikuti ketentuan dari kepolisian dan Dinas Perhubungan,” kata Kepala BPJN Sumbar Elsa Putra Friandi.
Panduan & Petunjuk Perjalanan

Elsa Putra mengatakan, sebelumnya pembukaan ruas jalan tersebut ditargetkan mulai H-7 Idul Fitri, namun BPJN memajukan menjadi H-10 berkat percepatan dan kerja keras yang dilakukan PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang terus mengebut pengerjaan fisik.

“Secara umum, kami telah melaksanakan pengerjaan bore pile untuk lokasi yang terputus pada ruas Sicincin-Padang Panjang KM 64 yang terkena dampak bencana banjir bandang pada November 2025 sehingga saat ini telah tersambung. Total progres pekerjaan saat ini secara keseluruhan sekitar 44 persen dengan pekerjaan struktur bore pile sendiri telah mencapai 77 persen,” jelas Elsa.

Sebagai bentuk persiapan menghadapi libur Lebaran, Elsa mengatakan, pihak terkait nantinya juga menyiagakan tiga alat berat serta mendirikan posko. Alat berat tersebut dibutuhkan mengingat masih terdapat beberapa lokasi yang rawan bencana terutama dari potensi longsoran tebing.

“Terkait pembukaan ruas jalan secara berkelanjutan selama 24 jam usai libur Lebaran, BPJN akan melakukan evaluasi penggunaan jalan itu. Sebab, lokasi tersebut termasuk lima dari 15 lokasi yang saat ini memerlukan dukungan alat berat yang cukup banyak untuk perbaikan pascabencana. Kami akan terus berupaya semaksimal mungkin agar pengguna jalan dan masyarakat dapat nyaman dalam berkendara di ruas jalan tersebut hingga ke Jembatan Kembar Margayasa,” pungkasnya.

 

Padang, Lintasmedianews.com

Masalah Tuan-tuan takur yang ada di Fase VII Pasar Raya Padang, ya kalau ada ,sikat saja. Untuk diketahui,di Fase VII itu sampai sekarang belum ada pemasukan untuk PAD Kota Padang dari sana dan jug belum ada serah terima dari Kementerian PU ke Pemerintah Kota Padang.

Hal itu disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, saat bincang - bincang santai bersama beberapa awak media dirumah kediamannya, usai beliau melaksanakan kegiatan Safari Ramadhan 1447 H, beberapa hari lalu.

Mastilizal Aye mengungkapkan bahwa Fase VII ini belum ada diserahkan oleh Kementerian PU dan ini yang harus disegerakan oleh Pemerintah Kota Padang untuk serah terima ini. Ini yang harus dicarikan solusinya. 

"Hari ini di Fase VII, lahan parkir diambil uang parkirnya, kemudian WC umum juga diambil uang masuknya, juga ada lapak lapak kemudian disewakan.Parkir bayar, WC bayar, padahal klening servis,sekuriti sudah dianggarkan di APBD, apalagi persoalannya.Berarti itu kan, ya 

ada orang yang dalam persoalan ini yang mencari keuntungan pribadi.Itu sudah dipastikan ada," katanya. 

"Kemudian, persoalan ini eksekusinya kan di eksekutif. Kita di DPRD sudah langsung tinjau kesitu. Selain itu pihak kepolisian juga sudah ada yang tangkap,ada yang diambil yang perkirakan dari pada oknum tuan -tuan takur ini," ujarnya.

"Selain itu juga ungkap Mastilizal Aye, memang ada di kawasan Pantai Padang di Lapau Panjang Cimpago (LPC). Justru yang pemiliknya jualan lagi ke pinggir jalan.Sementara warungnya disewakan ke pihak yang penjual yang tinggal, kan ini tidak boleh juga," kata Aye.

Harusnya Dinas Perdagangan, Dinas Pariwisata Kota Padang, yang di LPC itu harus kembali di cek juga siapa yang berjualan sebenarnya di sana. Di sewakan atau bagaimana. 

"Kita menghimbau kepada Pemerintah Kota Padang agar segera Fase VII Pasar Raya Padang itu dibalikan.Diserah terimakan dari Kementerian PU ke Pemerintah Kota Padang, agar Fase VII ini bisa menjadi ikon untuk perdagangan Kota Padang," tegasnya.

Kemudian terkait PKL-PKL yang ada, kita kan sudah komitmen bahwa jalan itu dan trotoar itu fungsinya kan ada di Undang-undang 2022 tahun 2009 tentang lalu lintas.Bahwa jalan itu adalah untuk kendaraan bermotor, jalan trotoar itu untuk pejalan kaki.

Yang penting kita sepakat di situ dulu.Soal solusi bagaimana PKL PKL yang biasa berjualan di luar itu, kita carikan solusinya.Nah itulah ranahnya dinas perdagangan, dinas - dinas Kota Padang dan DPRD.

Kemarin kita sudah sampaikan bahwa.

Walikota, DPRD, kemudian Dinas Perdagangan, termasuk juga Satpol PP bersepakat bahwa pasar raya itu harus dijalankan dari perdagangan," pungkas Aye.(bim)

 

​PULAU PUNJUNG –Lintasmedianews.com

Suasana bulan suci Ramadhan di Nagari Empat Koto Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Sumatera Barat, berlangsung meriah.

 Kemeriahan ini terpancar dari kegiatan "Semarak Ramadhan" yang diselenggarakan oleh Yayasan Raudhah Islamic School bekerja sama dengan Anggota DPR RI, Lisda Hendrajoni.

​Kegiatan ini diisi dengan berbagai perlombaan islami yang diikuti oleh puluhan pelajar, mulai dari cabang Tahfiz Al-Qur’an, Tartil, Adzan, hingga Pildacil (Pemilihan Da'i Cilik).

​Membentuk Karakter Generasi Muda

​Hadir dalam penutupan acara pada Sabtu, Anggota Komisi VIII DPR RI, Lisda Hendrajoni, memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Yayasan Raudhah Islamic School.

 Menurutnya, gelaran keagamaan seperti ini merupakan instrumen penting dalam membentuk karakter dan mentalitas anak-anak sejak dini.

​"Kegiatan ini sangat bagus karena dapat melatih kepercayaan diri dan keberanian anak-anak, sekaligus memupuk kecintaan mereka terhadap Al-Qur’an dan nilai-nilai Islam," ujar Lisda di Pulau Punjung.

​Politisi dari Fraksi Nasdem ini juga berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin setiap tahunnya. Ia pun menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan terhadap pengembangan sarana dan prasarana pendidikan di yayasan tersebut demi menunjang kualitas belajar mengajar.

​Antusiasme Peserta hingga Lintas Kabupaten

​Ketua Pelaksana sekaligus Pendiri Yayasan Raudhah Islamic School, Doni Afia Putra, menjelaskan bahwa tujuan utama acara ini adalah untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap Al-Qur’an. Ia mencatat antusiasme peserta sangat tinggi, bahkan beberapa peserta datang dari Kabupaten tetangga, yakni Solok Selatan.

​"Setiap cabang perlombaan diikuti sekitar 30 orang peserta. Ini merupakan sebuah keberkahan bagi kami, apalagi setiap tahun jumlah siswa di yayasan kami terus meningkat," ungkap Doni.

​Saat ini, Yayasan Raudhah Islamic School menaungi tiga lembaga pendidikan, yaitu SD dengan 99 siswa, SMP yang baru dimulai dengan 6 siswa, serta Rumah Qur’an. Secara total, yayasan ini telah mendidik ratusan siswa.

​Acara penutupan tersebut juga dihadiri oleh Sekretaris Dinas Pendidikan Dharmasraya, Filma Wati Wali Nagari Empat Koto Pulau Punjung, David Iskan serta jajaran tenaga pengajar, wali murid, dan para peserta lomba.(el)

 


PADANG, LONTASMEDIAMEWS.COM

 PT Semen Padang kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya inovasi di lingkungan perusahaan melalui Penganugerahan Semen Padang Improvement Event (SPIE) Award 2025 yang digelar di Wisma Indarung, Jumat (6/3/2026).

Kegiatan ini sekaligus meluncurkan SPIE 2026 yang mengusung tema “Next-Level Innovation: From Efficiency to Value Creation, Driving Operational Excellence”. Peluncuran dilakukan oleh Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, yang ditandai dengan pemukulan gong. Kegiatan tersebut juga dihadiri kepala departemen, staf pimpinan, karyawan dan tim inovasi dari berbagai unit kerja di lingkungan perusahaan.

Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh tim inovasi perusahaan atas berbagai capaian sepanjang tahun 2025. Prestasi inovasi yang diraih, baik di tingkat nasional maupun internasional, menjadi bukti bahwa budaya inovasi di Semen Padang terus berkembang dan semakin mengakar.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa budaya inovasi di Semen Padang terus tumbuh dan menjadi salah satu kekuatan utama perusahaan. Inovasi tidak hanya menjadi kebutuhan, tetapi juga telah menjadi bagian dari cara kita bekerja dan berpikir,” ujar Pri Gustari.

Ia menegaskan bahwa SPIE bukan sekadar ajang penghargaan, tetapi juga menjadi wadah strategis untuk mendorong lahirnya ide-ide kreatif, memperkuat kolaborasi antarunit kerja, serta menghadirkan solusi inovatif dalam menghadapi berbagai tantangan industri.

Menurutnya, industri semen saat ini menghadapi dinamika yang semakin kompleks, mulai dari persaingan pasar yang ketat, tekanan efisiensi biaya produksi, hingga tuntutan peningkatan produktivitas. Dalam situasi tersebut, inovasi menjadi kunci penting untuk menjaga daya saing sekaligus memastikan keberlanjutan bisnis perusahaan.

“Melalui SPIE 2026 dengan tema Next-Level Innovation: From Efficiency to Value Creation, Driving Operational Excellence, kami ingin mendorong inovasi yang tidak hanya berfokus pada efisiensi, tetapi juga mampu menciptakan nilai tambah bagi perusahaan. Inovasi harus memberikan dampak nyata terhadap kinerja operasional dan nilai perusahaan,” jelasnya.

Pri Gustari juga mengajak seluruh karyawan untuk terus aktif berpartisipasi dalam program inovasi perusahaan. Ia meyakini setiap gagasan yang lahir dari karyawan memiliki potensi besar untuk membawa perubahan positif.

“Setiap ide, sekecil apa pun, dapat menjadi langkah besar bagi kemajuan PT Semen Padang. Karena itu, saya mengajak seluruh insan perusahaan untuk terus berinovasi, berkolaborasi, dan berkontribusi bagi kemajuan perusahaan,” tambahnya.

Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang, Iskandar S. Taqwa, dalam laporannya memaparkan capaian pengelolaan inovasi perusahaan sepanjang tahun 2025 sekaligus pelaksanaan SPIE Award 2025. Ia menyebutkan bahwa sepanjang tahun 2025 tercatat 317 registrasi inovasi yang berasal dari berbagai direktorat di perusahaan.

Inovasi tersebut bersumber dari tiga program utama, yakni Focus Improvement TPM untuk karyawan di bawah Direktorat Operasi, registrasi inovasi terbuka bagi seluruh departemen, serta program inovasi Band 2.

Registrasi inovasi dalam SPIE dilakukan melalui sistem digital perusahaan yang memungkinkan pengelolaan ide berjalan lebih transparan, terdokumentasi, dan terukur. Setiap ide dapat didaftarkan pada tanggal 1–15 setiap bulan, kemudian dilanjutkan dengan proses pendampingan penyusunan risalah inovasi pada tanggal 16–30.

Sebagian besar inovasi masih berasal dari Direktorat Operasi melalui aktivitas Focus Improvement (FI/TPM). Hal ini menunjukkan bahwa budaya improvement sangat kuat di area operasional.

Dari total 317 inovasi, seluruhnya mengikuti proses On Desk Assessment. Sebanyak 70 tim lolos seleksi awal dan 30 tim melanjutkan ke tahap verifikasi presentasi. Setelah melalui proses kaukus dan rekapitulasi penilaian, ditetapkan para pemenang SPIE Award 2025 yang terdiri dari 10 tim Platinum, 19 tim Gold, dan 1 tim Silver.

Iskandar juga mengungkapkan bahwa tren inovasi di PT Semen Padang menunjukkan pertumbuhan signifikan dalam lima tahun terakhir. Dari 317 inovasi yang tercatat pada 2025, sebanyak 230 inovasi (73 persen) telah berhasil diimplementasikan, sementara 87 inovasi masih dalam proses implementasi.

“Capaian ini menunjukkan tingkat realisasi inovasi yang cukup tinggi. Artinya, sebagian besar ide yang lahir tidak hanya berhenti sebagai konsep, tetapi benar-benar diterapkan dan memberikan dampak nyata bagi perusahaan,” jelasnya.

Dari sisi keterlibatan karyawan, tercatat 591 dari total 1.237 karyawan atau sekitar 48 persen telah terlibat aktif dalam kegiatan inovasi perusahaan. Angka ini menunjukkan hampir separuh insan perusahaan telah berkontribusi dalam program inovasi, meskipun masih terdapat peluang peningkatan partisipasi di masa mendatang.

“Dari berbagai inovasi yang dihasilkan, potensi manfaat finansialnya juga cukup signifikan. Pada tahun 2025, total potensi benefit inovasi diperkirakan mencapai Rp17,9 miliar. Nilai ini masih dalam tahap verifikasi internal dan berpotensi meningkat setelah proses validasi lebih lanjut,” kata Iskandar.

Salah satu tim yang berhasil mencuri perhatian dalam SPIE Award 2025 adalah Tim OSIS SYNC dari Departemen Human Capital yang meraih predikat Platinum. Perwakilan tim, Fauzul Aziz, didampingi Tonny Elter, menjelaskan bahwa inovasi yang mereka gagas berfokus pada penyederhanaan proses verifikasi pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi tenaga kerja outsourcing yang bekerja sama dengan PT Semen Padang.

Fauzul menjelaskan, sebelumnya proses verifikasi pembayaran iuran BPJS dari vendor dilakukan secara manual dengan meminta bukti pembayaran dari masing-masing vendor. Proses tersebut dinilai memerlukan waktu cukup lama dan berpotensi menimbulkan keterlambatan dalam pengecekan administrasi.

Melalui inovasi OSIS SYNC, sistem aplikasi OSIS yang dimiliki perusahaan kini disinkronkan sehingga dapat langsung terkoneksi dengan data pembayaran BPJS. Dengan demikian, proses verifikasi dapat dilakukan lebih cepat, akurat, dan efisien tanpa harus meminta dokumen secara berulang dari vendor.

“Kami sangat bangga dapat meraih predikat Platinum pada SPIE Award 2025. Kami berharap inovasi ini tidak hanya mempermudah proses administrasi, tetapi juga memberikan kontribusi positif bagi PT Semen Padang dalam meningkatkan efisiensi kerja serta tata kelola yang lebih baik,” ujar Fauzul.

Berikut 30 tim inovasi yang memperoleh Penganugerahan SPIE Award 2025 yang terbagi dalam tiga stream:

Stream 1

Tim Roommate – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim ROLL-X – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Chain Guardian – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim New Exho – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Warning Lamp – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Unboxed – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Consignment Team – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Suplaimen – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Simulator Pneumatik – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Extra Ordinary – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Felix Aqua (Online) – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Stream 2

Tim Mini Exca – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim OSIS SYNC – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Inspectsp – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Termometer – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Set Point – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim PKM Buster Call – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim SS Ryder – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Eco Bill – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim SS Rizky – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Akselerators – predikat Silver, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp1.500.000

Stream 3

Tim Ashvance Team – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Agitarik – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Rotam – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Trio Matra – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Saber Team – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Maxgear – predikat Platinum, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp4.000.000

Tim Rotary – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Shift Force – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Tim Wastewater Guardians – predikat Gold, berhak mendapatkan piala, piagam, dan apresiasi sebesar Rp2.500.000

Apresiasi Ajang Nasional dan Internasional

Selain mengumumkan peraih SPIE Award 2025, PT Semen Padang juga memberikan apresiasi kepada tim inovasi yang berpartisipasi dalam ajang nasional dan internasional sepanjang 2025.

TKMPN Batam 2025

Tim Velocity – apresiasi Rp9.375.000

Tim Voltab Pro – apresiasi Rp11.250.000

Tim Cipitih – apresiasi Rp11.250.000

Tim Sepablock – apresiasi Rp15.000.000

APQOIC Beijing 2025

Tim Nabung Sarok – apresiasi Rp6.000.000

 

Sumbar, Lintasmedianews.com

Demokrasi memberikan ruang bagi setiap warga negara untuk menyampaikan pendapat dan aspirasi di muka umum. Namun, kebebasan tersebut juga menuntut tanggung jawab agar penyampaian aspirasi tetap berlangsung secara santun, bermartabat, serta tidak mengganggu ketertiban umum.

Hal tersebut tercermin dalam dialog terbuka antara Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin dengan mahasiswa dari beberapa perguruan tinggi di Padang yang berlangsung di depan Mapolda Sumbar, Rabu (4/3/2026) sore.

Dalam pertemuan tersebut, Wakapolda menerima dan mendengarkan secara langsung berbagai aspirasi mahasiswa, termasuk terkait tuntutan reformasi institusi Polri. Dialog berlangsung secara terbuka dan kondusif, sementara sejumlah personel kepolisian berjaga di sekitar lokasi guna memastikan kegiatan penyampaian aspirasi berjalan aman dan tertib.

Di Sumatera Barat, nilai-nilai demokrasi yang sehat juga sejalan dengan falsafah masyarakat Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, yang menempatkan adat istiadat dan norma agama sebagai pedoman dalam kehidupan sosial.

Nilai tersebut mengajarkan bahwa setiap perbedaan pandangan sebaiknya disampaikan melalui ruang dialog yang santun, dengan tetap menjunjung tinggi etika, saling menghormati, serta menjaga persatuan.

Kepolisian Daerah Sumatera Barat mengajak masyarakat untuk terus menjaga tradisi dialog yang beradab dalam menyampaikan aspirasi. Penyampaian pendapat yang dilakukan secara tertib dan damai dinilai dapat memperkuat kualitas demokrasi sekaligus menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumatera Barat Kombes Pol Susmelawati Rosya mengatakan bahwa kebebasan berpendapat merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh undang-undang, namun harus dilaksanakan secara bertanggung jawab.

“Polda Sumbar menghormati hak setiap warga negara untuk menyampaikan aspirasi di muka umum. Namun dalam pelaksanaannya, masyarakat diharapkan tetap mengedepankan sikap santun, tertib, dan menghormati hak orang lain, sehingga penyampaian aspirasi dapat berjalan dengan aman dan bermartabat,” ujar Susmelawati.

Ia menambahkan, nilai-nilai kearifan lokal yang hidup di tengah masyarakat Sumatera Barat, seperti falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah, menjadi landasan penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah dinamika demokrasi.

“Falsafah tersebut mengajarkan kita untuk menyampaikan pendapat dengan adab dan etika. Perbedaan pandangan adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun harus disampaikan melalui cara yang baik, dialogis, serta tidak menimbulkan konflik,” tambahnya.

Melalui pendekatan dialogis dan humanis tersebut, diharapkan ruang demokrasi di Sumatera Barat dapat terus terjaga dalam suasana yang kondusif.

Aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dengan baik, sekaligus memperkuat nilai kebersamaan, persatuan, dan keharmonisan sosial yang menjadi bagian dari jati diri masyarakat Minangkabau.2



Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.