Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

PADANG, Lintasmedia News- Warga Kota Padang mendadak geger usai beredar isu kasus BBM diduga bercampur zat lain yang menyebabkan puluhan kendaraan warga mendadak rusak.


Fenomena aneh ini memicu gelombang keresahan warga karena banyak unit mobil, terutama keluaran tahun tua, mengalami kerusakan pada bagian pompa bensin.  


Menanggapi isu panas ini, Ketua DPRD Kota Padang, Muharlion, memberikan tanggapan tegas saat dikonfirmasi via telepon seluler pada Senin (28/9/2026). 


Muharlion menegaskan bahwa pihaknya sangat menyayangkan kejadian tersebut karena dampak finansial dan kerugian paling besar langsung dirasakan oleh masyarakat.  


"Tentu pertama kita sayangkan ini terjadi, yang dirugikan itu jelas masyarakat," tegas Ketua DPRD Kota Padang tersebut dengan nada prihatin.  


Ia juga mendukung penuh langkah kepolisian yang saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk membongkar fakta di lapangan.  


"Kasus ini kan sudah bergulir dan ditangani kepolisian, tentu sama-sama kita kawal dan lihat hasilnya nanti seperti apa," ujar Muharlion.


Tak hanya itu, politisi PKS ini menuntut tindakan tegas berupa sanksi keras dari pihak Pertamina jika terbukti ada pelanggaran.  


Sanksi tersebut harus diberikan secara transparan, baik jika kesalahan ada pada internal Pertamina maupun pihak pengelola SPBU.  


"Tentu Pertamina harus memberikan sanksi, apakah dari Pertamina sendiri atau SPBU-nya. Kalau memang terbukti, wajib ada sanksi tegas," lanjutnya.  


Mengenai klaim awal Pertamina yang menyatakan tidak menemukan campuran bahan asing pada pengujian awal, Muharlion menyerahkan sepenuhnya pada proses penyelidikan lintas pihak.  


Guna menuntaskan keresahan publik, DPRD Kota Padang berencana mengambil langkah strategis dengan memanggil pihak-pihak terkait.  


"Nanti kita koordinasikan dengan Komisi II untuk memanggil pihak Pertamina guna klarifikasi resmi," ungkap Muharlion menutup pembicaraan.  


Kini, warga Kota Padang menanti hasil penyelidikan akhir kepolisian serta langkah konkret DPRD untuk menjamin kualitas BBM di Kota Padang. (*) 


Pewarta: Zamri Yahya, WU

SOLOK, Lintasmedia News— Di tengah duka dan kepedihan masyarakat yang terdampak bencana alam galodo, semangat kepedulian kembali ditunjukkan oleh Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kabupaten Solok.


Ketua SMSI RISWAN JAYA,SH. Bersama Anggota organisasi SMSI Kabupaten Solok pada hari Senin 28 September 2026 sekira pukul 11,30 Wib.


Menerjang lumpur yang dalam demi untuk ikut Memberikan Kontribusi menyalurkan bantuan Berupa mie instan, air mineral dalam kemasan dan telur Ayam ras ke pemukiman masyarakat yang terdapat bencana. Alhamdulillah kepedulian SMSI Kabupaten Solok sudah terlialisasi dengan baik penyaluran Bantuan ke masyarakat di Arosuka.


Dengan penuh semangat dan perjuangan, jajaran SMSI Kabupaten Solok turun langsung menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang terdampak bencana.


Langkah tersebut menjadi wujud nyata bahwa kepedulian terhadap korban bencana tidak cukup hanya disampaikan melalui pemberitaan, tetapi juga harus diwujudkan melalui aksi kemanusiaan.


Bencana galodo yang menerjang sejumlah wilayah Kabupaten Solok meninggalkan dampak bagi masyarakat. Aktivitas warga terganggu dan kebutuhan dasar menjadi persoalan yang harus segera mendapatkan perhatian.


Dalam kondisi seperti ini, kehadiran berbagai elemen masyarakat menjadi sangat penting. SMSI Kabupaten Solok memilih untuk hadir bersama warga, melihat langsung kondisi masyarakat terdampak sekaligus menyalurkan bantuan yang telah dihimpun.


Kegiatan tersebut bukan sekadar seremoni. Bantuan disalurkan sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit akibat bencana.


“Kami hadir untuk masyarakat. Ini adalah bentuk kepedulian dan solidaritas SMSI Kabupaten Solok terhadap saudara-saudara kita yang terdampak bencana galodo,” demikian semangat yang dibawa dalam kegiatan tersebut.


SMSI Kabupaten Solok menilai, penanganan pascabencana membutuhkan kebersamaan. Pemerintah, organisasi masyarakat, dunia usaha, insan pers, serta masyarakat luas memiliki peran masing-masing untuk membantu warga bangkit kembali.


Bagi masyarakat terdampak, bantuan sekecil apa pun memiliki arti besar. Tidak hanya dari sisi materi, tetapi juga memberikan pesan bahwa mereka tidak sendirian menghadapi musibah.


SMSI Kabupaten Solok juga menegaskan bahwa insan pers tidak hanya memiliki tanggung jawab menyampaikan informasi kepada publik. Tetapi juga dapat mengambil bagian dalam gerakan kemanusiaan ketika masyarakat membutuhkan.


Di tengah kondisi sulit akibat bencana, solidaritas menjadi kekuatan. Galodo boleh meninggalkan luka, tetapi kepedulian dan gotong royong masyarakat menjadi energi untuk bangkit.


SMSI Kabupaten Solok hadir, bergerak, dan bersama masyarakat menghadapi masa sulit pascabencana. * (*)


PADANG,Lintas Media News
 Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP yang diikuti sekitar 300 atlet dari 60 kabupaten/kota di Indonesia resmi dibuka di lapangan tenis outdoor PT Semen Padang, Minggu (27/9/2026) sore. Pembukaan dilakukan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Indrieffouny Indra.

Kejurnas yang diselenggarakan Semen Padang Tenis Club bersama Irawati Moerid Tenis Club (IMTC) itu berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama, IMTC Piala Andre Rosiade, digelar pada 26–30 September 2026. Selanjutnya, sesi kedua bertajuk IMTC Semen Padang Cup II berlangsung pada 1–5 Oktober 2026.

Pembukaan kejurnas yang menjadi bagian dari program pembinaan atlet usia dini itu ditandai dengan service pertama yang dilakukan Indrieffouny Indra dan diterima oleh Irawati Moerid. Acara pembukaan turut dihadiri jajaran manajemen PT Semen Padang serta para peserta, pelatih, dan pengurus tenis.

Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi di lapangan tenis indoor PT Semen Padang. Dalam pertandingan tersebut, Indrieffouny Indra berpasangan dengan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino. Keduanya menghadapi pasangan Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.

Irawati Moerid mengatakan, kehadiran sekitar 300 peserta dari 60 kabupaten/kota menunjukkan tingginya minat terhadap turnamen tenis junior tersebut. Para peserta tidak hanya berasal dari Sumatera Barat dan daerah lain di Sumatera, tetapi juga datang dari sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Gorontalo.

Turnamen yang melibatkan IMTC ini, lanjutnya, merupakan kali kedua digelar bersama Semen Padang Tenis Club. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer kompetisi sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet-atlet muda.

“Semua bersemangat dan mempunyai tujuan yang sama untuk bertanding dan menjadi juara. Namun, tidak semua peserta bisa menjadi juara. Yang terpenting adalah proses berlatih dan membangun mental melalui pertandingan,” ujar Irawati.

Mantan atlet nasional yang meraih medali emas dan perunggu pada SEA Games 1997 itu menilai, kompetisi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembentukan seorang atlet. Menurutnya, kemampuan teknis yang diperoleh dalam latihan perlu diuji melalui pertandingan agar atlet terbiasa menghadapi tekanan dan situasi kompetitif. “Tidak ada juara tanpa kompetisi,” katanya.

Selain menjadi ajang pembinaan, lanjutnya, setiap peserta pada kejurnas ini berkesempatan memperoleh poin berdasarkan hasil pertandingan dan kelompok umur. Perolehan poin tersebut diperbarui setiap bulan oleh Pengurus Besar (PB) PELTI dan tetap diperhitungkan ketika peserta naik ke kelompok umur berikutnya. “Jadi, turnamen ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga memberikan pengalaman dan kesempatan kepada pemain untuk mendapatkan poin,” ujarnya.

Kejurnas Tenis Junior TDP ini mempertandingkan berbagai kategori kelompok umur, baik putra maupun putri, tunggal dan ganda. Kategori yang dipertandingkan mulai dari KU-8 Red Ball, Orange Ball+1, KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, hingga KU-18. “Secara keseluruhan, terdapat 26 kategori yang dipertandingkan dalam rangkaian kejurnas tersebut,” beber Irawati.

Pada kesempatan itu, Irawati juga menyampaikan apresiasi kepada SIG, PT Semen Padang, serta anggota DPR RI Andre Rosiade atas dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar kompetisi tenis junior dapat terus berlangsung dan memberikan ruang bagi atlet-atlet muda untuk berkembang.

Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, penyelenggaraan Kejurnas Tenis Junior TDP merupakan bagian penting dalam upaya memberikan ruang kompetisi kepada atlet-atlet muda. Ia berharap turnamen tersebut tidak hanya menghasilkan juara pada setiap kategori, tetapi juga melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.

“Kami berharap kejurnas ini dapat melahirkan banyak bibit atlet muda yang memiliki kemampuan, mental bertanding, dan karakter untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi. Artinya, tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional,” ujar Pri Gustari.

Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar menjadikan pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus belajar dari setiap pertandingan yang dijalani serta menjunjung tinggi sportivitas. “Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi karakter dan semangat juang adalah nilai yang akan selalu melekat dalam diri kalian,” katanya.

Bagian dari Program Pembinaan SIG

Sementara itu, Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, dukungan SIG terhadap Kejurnas Tenis Junior TDP merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya pengembangan atlet sejak usia dini.

Menurutnya, olahraga tenis membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, penyelenggaraan kompetisi bagi kelompok usia muda menjadi penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus memantau perkembangan calon atlet.

“SIG mendukung kegiatan ini karena kami ingin olahraga tenis semakin dikenal dan berkembang di masyarakat, terutama di kalangan usia dini,” ujar Indrieffouny.

Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet tenis yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di berbagai kejuaraan. “Harapan kami, melalui kejurnas ini akan lahir bibit-bibit atlet yang kelak bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.

Indrieffouny menjelaskan, penyelenggaraan Kejurnas Tenis Junior TDP ini tidak hanya terpusat di Kota Padang. Rangkaian kejurnas yang didukung SIG ini juga digelar di sejumlah kota dengan melibatkan sejumlah anak perusahaan SIG.

Untuk dua sesi di Kota Padang, kata dia, penyelenggaraan didukung melalui PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG. Selanjutnya, rangkaian kejuaraan juga digelar di Palembang, Surabaya, dan Makassar melalui dukungan anak perusahaan SIG di masing-masing wilayah.

Rangkaian tersebut kemudian akan ditutup pada akhir tahun melalui penyelenggaraan IMTC Piala Gemoy II. “Setelah di Padang, Palembang, Surabaya, dan Makassar, SIG akan menutup rangkaian kejurnas ini pada akhir tahun dengan menggelar IMTC Piala Gemoy II,” kata Indrieffouny.

Ia menambahkan bahwa rangkaian kompetisi Kejurnas Tenis Junior TDP ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi atlet tenis junior di berbagai daerah untuk memperoleh pengalaman bertanding, mengasah mental, dan mengembangkan kemampuan mereka.

“Dengan keterlibatan peserta dari berbagai daerah, kami berharap kejurnas ini dapat menjadi ruang pertemuan bagi atlet-atlet muda untuk berkompetisi, membangun mental bertanding, serta mengukur kemampuan mereka dengan peserta dari daerah lain,” pungkas Indrieffouny. (*)

TANAH DATAR,Lintasmedia News— Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Danantara di Ladang Laweh, Jorong Rambatan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total 79 unit yang direncanakan, sebanyak 63 unit rumah bertipe 36 telah selesai dikerjakan.


Direktur Utama PT Narendra Hutama Karya selaku vendor pelaksana Sigit menyampaikan bahwa progres pembangunan Huntap kini telah mencapai hampir 80 persen. Setiap unit dibangun di atas kavling seluas 9,6 meter × 12,5 meter dan dilengkapi fasilitas teras, ruang tamu, dua kamar tidur, kamar mandi, serta dapur.


Meskipun dalam pelaksanaannya menghadapi tantangan kondisi tanah dan cuaca, pihak pelaksana terus mengupayakan percepatan pekerjaan. Target penyelesaian diproyeksikan pada November 2026, namun pengerjaan diakselerasi agar dapat tuntas lebih awal.

“Kami maksimalkan waktunya sampai November. Tapi kalau bisa, saya minta pertengahan Oktober semuanya sudah selesai,” ujar Sigit saat memberikan keterangan di lokasi proyek, Kamis (24/9/2026).


Kelancaran percepatan pembangunan Huntap Danantara tersebut tak lepas dari penggunaan material inovatif Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) serta dukungan penuh dari PT Semen Padang.


Sigit mengapresiasi keandalan pasokan SEPABLOCK dan semen yang dinilainya sangat konsisten serta mendukung kesinambungan pekerjaan di lapangan. Selain itu, skema tempo pembayaran yang diberikan PT Semen Padang memberikan fleksibilitas operasional bagi kontraktor.


“Dukungan dari PT Semen Padang sudah maksimal. Kami sudah diberikan tempo untuk semennya, tempo untuk SEPABLOCK-nya. Itu sangat membantu kami,” ungkap Sigit. Ia juga memastikan bahwa pasokan SEPABLOCK dan semen sejauh ini aman dan lancar.


Perkembangan fisik dan penerapan material SEPABLOCK di lapangan ditinjau langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan Idris, Kepala Unit Produksi Bata Interlock Presisi (BIP) & Aplikasi Yelmi Arya Putra, serta Tenaga Ahli SEPABLOCK Prof. Dr. Eng. Ir. Jafril Tanjung, MT., IPU., ASEAN.Eng.


Rombongan meninjau struktur dinding dan unit-unit rumah yang sedang dalam tahap finishing untuk memantau penerapan SEPABLOCK secara langsung.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menjelaskan bahwa monitoring ini bertujuan memastikan kualitas hunian dan kecocokan material SEPABLOCK untuk pembangunan Huntap.


“Pak Dirut ingin memastikan bahwa produk SEPABLOCK ini memang sangat cocok digunakan untuk pembangunan Huntap. Karena itu, kami melihat langsung progres pembangunan, bagaimana kualitas rumah yang menggunakan SEPABLOCK, sekaligus menanyakan apakah ada kendala di lapangan,” jelas Win.


Berdasarkan hasil pemantauan, pembangunan berjalan baik dan ketersediaan material terjaga. Proyek Huntap Danantara sendiri diresmikan oleh Kepala BP BUMN/COO Danantara Dony Oskaria pada 19 Februari 2026 sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Tanah Datar. Melalui produk SEPABLOCK, PT Semen Padang berkomitmen mendukung penyediaan hunian yang aman, berkualitas, dan cepat bagi masyarakat penerima manfaat. (*)

PADANG, Lintasmedia News— Lebih dari 1.000 pelari memeriahkan Semen Padang Fun Run 2026 di Club House Lapangan Golf PT Semen Padang, Minggu (27/9/2026) pagi. Mengusung tema “Run the Green Legacy. Strong Together!”, ajang ini tak sekadar menjadi arena adu kecepatan, tetapi juga mengajak peserta menikmati keindahan kawasan hijau dan jejak sejarah di lingkungan PT Semen Padang.


Peserta dari berbagai kelompok usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka berlari melewati kawasan Lapangan Golf, Cagar Budaya Nasional Indarung I, hingga rute menuju Puncak Padayo dan Geosite Goa Kelelawar Padayo yang menyuguhkan panorama alam Kota Padang.


Semen Padang Fun Run 2026 secara resmi dibuka Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar. Kegiatan tersebut turut dihadiri Direktur Operasi Andria Delfa, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Komisaris Utama Werry Darta Taifur, Komisaris Ilham Aldelano Azre, serta sejumlah pimpinan dan staf di lingkungan PT Semen Padang.


Ajang lari yang disponsori PT Semen Padang dan Bank Syariah Indonesia (BSI) tersebut mempertandingkan delapan kategori, yakni 3K Family yang dirancang untuk memberikan pengalaman berlari yang lebih santai dan dapat diikuti bersama anggota keluarga, kategori 5K Master Putri, 5K Umum Putra, 5K Umum Putri, 5K Internal Putra, 5K Internal Putri, 10K Putra, dan 10K Putri.


Pada kategori 10K Putra, Alamsyah tampil sebagai yang tercepat dengan catatan waktu 42 menit 51 detik. Posisi kedua ditempati Ikhsan dengan waktu 46 menit 21 detik, sementara Aprilio Navaro berada di posisi ketiga dengan catatan waktu 50 menit 10 detik.

Sementara pada kategori 10K Putri, Ghebi Garena berhasil menjadi pelari pertama yang menyentuh garis finis dengan waktu 59 menit 36 detik. Ia disusul Firunika Intan dengan catatan waktu 1 jam 12 menit 3 detik dan Firli Darma Putri dengan waktu 1 jam 15 menit 42 detik.


Bagi Alamsyah, kemenangan tersebut menjadi pengalaman yang tidak terlupakan. Selain membawa pulang hadiah uang tunai dan medali, pengalaman yang paling berkesan baginya adalah rute perlombaan yang menantang sekaligus menawarkan pemandangan alam.


“Lari adalah hobi saya. Namun untuk bisa sampai ke titik ini, tentu butuh perjuangan dan kerja keras, apalagi jalurnya menantang. Jadi, saya bangga sekaligus bersyukur bisa menjadi juara dalam Semen Padang Fun Run 2026 ini,” ujar Alamsyah.


Menurutnya, tantangan rute justru membuat pengalaman berlari menjadi lebih menarik. “Meski lelah selama menempuh perjalanan yang begitu menantang, rasa lelah itu terbayar dengan udara segar dan pemandangan yang ditemui sepanjang rute,” katanya.


Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Jakop Amos Ginting, peraih juara pertama kategori 5K Umum Putra. Anggota TNI AD tersebut berharap Semen Padang Fun Run dapat terus dipertahankan sebagai agenda rutin PT Semen Padang. Menurutnya, peningkatan jumlah peserta dari tahun ke tahun menunjukkan bahwa olahraga lari memiliki peminat yang besar.


Ia menilai kegiatan seperti Semen Padang Fun Run juga dapat menjadi wadah bagi para pencinta olahraga lari untuk bertemu, berkompetisi, sekaligus membangun relasi. “Kami berharap ajang seperti ini terus menjadi agenda rutin PT Semen Padang. Kalau bisa untuk tahun depan, pesertanya semakin banyak dan lebih meriah lagi dari sekarang ini,” ujarnya.


Ketua Panitia Semen Padang Fun Run 2026 Salmond Pilima mengatakan, kegiatan tersebut merupakan gelaran keempat yang dilaksanakan komunitas lari PT Semen Padang, SP Run. Sejak pertama kali digelar pada 2023, jumlah peserta terus mengalami peningkatan.


Pada penyelenggaraan perdana, peserta tercatat sekitar 300 orang. Jumlah tersebut kemudian terus bertambah hingga menembus lebih dari 1.000 peserta pada tahun ini. “Alhamdulillah, sekarang ada 1.000 lebih peserta yang ikut memeriahkan Semen Padang Fun Run,” kata Salmond.


Melihat antusiasme peserta yang terus meningkat, Salmond menyebut SP Run bersama panitia akan berupaya mempertahankan dan mengembangkan kegiatan tersebut pada tahun-tahun mendatang. “Insya Allah tahun depan lebih meriah lagi dengan jumlah peserta yang juga jauh lebih banyak dari sekarang,” ujarnya.


Menyusuri Jejak Sejarah dan Keindahan Alam Indarung


Pada kesempatan itu, Salmond juga membeberkan beberapa alasan yang mungkin menjadi daya tarik sehingga peminat Semen Padang Fun Run dari tahun ke tahun meningkat. Salah satunya, kata dia, yaitu rute yang membawa peserta melewati sejumlah kawasan ikonik di lingkungan PT Semen Padang.


Untuk kategori 3K Family, peserta berlari di sekitar kawasan Lapangan Golf. Sementara peserta kategori 5K Umum dan 5K Master memulai perjalanan dari Club House menuju Lapangan Golf, kemudian melewati kawasan pagar pembatas Indarung VI.


Dari sana, peserta melanjutkan perjalanan menuju Klinik Semen Padang, Bundaran Cindua Mato, Gerbang Indarung, sebelum berbalik arah menuju Cagar Budaya Nasional Indarung I dan kembali ke Club House untuk finis.


Adapun peserta kategori 10K mendapatkan rute yang lebih panjang. Setelah menyelesaikan rute 5K, mereka melanjutkan perjalanan menuju Geosite Goa Kelelawar sebelum kembali ke Club House Lapangan Golf sebagai garis finis.


“Menurut kami, rute tersebut menjadi pengalaman tersendiri bagi peserta karena memadukan olahraga dengan pemandangan alam dan kawasan bersejarah yang berada di sekitar lingkungan perusahaan, termasuk pemandangan Puncak Padayo dan Geosite Gua Kelelawar,” ujarnya.


Ia pun mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang dan BSI yang menjadi sponsor utama. Dukungan dari kedua perusahaan tersebut, menurutnya, turut membuat pelaksanaan kegiatan berjalan lancar dan peserta begitu antusias sejak awal sampai berakhirnya ajang lari ini.


“Terima kasih atas dukungan dari sponsor. Berkat dukungannya, acara pun berjalan lancar. Peserta juga mendapatkan hiburan dan kesempatan memperoleh berbagai hadiah, termasuk voucher dan doorprize dari sponsor berupa 10 unit kompor listrik,” tuturnya.


BSI: Momentum Mendorong Gaya Hidup Sehat


Regional CEO BSI Region III Palembang Ari Yusnairi Muslim yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi kesempatan kolaborasi antara BSI dan PT Semen Padang. Menurutnya, Semen Padang Fun Run bukan hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sarana silaturahmi sekaligus momentum untuk mengajak masyarakat menerapkan pola hidup sehat.


“Kami senang bisa berkolaborasi dengan PT Semen Padang dalam menyukseskan ajang Semen Padang Fun Run ini. Bagi BSI, selain menjadi ajang silaturahmi dengan manajemen PT Semen Padang, ajang lari ini juga menjadi momentum untuk menggerakkan masyarakat Kota Padang untuk hidup sehat, sesuai dengan misi kami di BSI,” katanya.


Ari berharap kolaborasi antara BSI dan PT Semen Padang dapat terus berkembang, termasuk dalam pemanfaatan berbagai layanan perbankan untuk mendukung kebutuhan perusahaan dan karyawan. Ia menyebut sejumlah layanan yang dapat dimanfaatkan antara lain pelayanan penggajian karyawan, pembiayaan umrah, pembiayaan kendaraan, KPR, serta berbagai kebutuhan perbankan lainnya.


Bukan Sekadar Mengejar Podium


Sementara itu, Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menegaskan bahwa Semen Padang Fun Run tidak hanya berorientasi pada kompetisi. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong Healthy People, Strong Community, Sustainable Environment.


Menurut Pri, setiap pelari memiliki tujuan berbeda ketika mengikuti sebuah perlombaan. Ada yang mengejar personal best, ada yang ingin menikmati setiap kilometer, ada juga yang ingin menikmati pengalaman berlari bersama teman dan keluarga.


Namun begitu, menurutnya, seluruh peserta pada akhirnya berada di lintasan yang sama. Karena itu, yang terpenting bukan semata-mata siapa yang lebih dulu mencapai garis finis, melainkan bagaimana peserta menikmati proses dan membangun kebersamaan.


“Fun Run bukan sekadar tentang siapa yang paling cepat sampai finis, tetapi bagaimana kita bersama-sama membangun hidup sehat, menikmati lingkungan, mempererat kebersamaan, dan menciptakan pengalaman positif bersama,” kata Pri.


Ia pun mengajak seluruh peserta menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk berolahraga, menjaga kesehatan, sekaligus menikmati suasana. “Nikmati race-nya, karena podium sudah ada yang punya. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum berolahraga, menjaga kesehatan, dan menikmati suasana,” tambahnya. (*)

TANAH DATAR,Lintas Media News
 Pembangunan Hunian Tetap (Huntap) Danantara di Ladang Laweh, Jorong Rambatan, Nagari Rambatan, Kecamatan Rambatan, Kabupaten Tanah Datar, menunjukkan perkembangan signifikan. Dari total 79 unit yang direncanakan, sebanyak 63 unit rumah bertipe 36 telah selesai dikerjakan.

Direktur Utama PT Narendra Hutama Karya selaku vendor pelaksana Sigit menyampaikan bahwa progres pembangunan Huntap kini telah mencapai hampir 80 persen. Setiap unit dibangun di atas kavling seluas 9,6 meter × 12,5 meter dan dilengkapi fasilitas teras, ruang tamu, dua kamar tidur, kamar mandi, serta dapur.

Meskipun dalam pelaksanaannya menghadapi tantangan kondisi tanah dan cuaca, pihak pelaksana terus mengupayakan percepatan pekerjaan. Target penyelesaian diproyeksikan pada November 2026, namun pengerjaan diakselerasi agar dapat tuntas lebih awal.

“Kami maksimalkan waktunya sampai November. Tapi kalau bisa, saya minta pertengahan Oktober semuanya sudah selesai,” ujar Sigit saat memberikan keterangan di lokasi proyek, Kamis (24/9/2026).

Kelancaran percepatan pembangunan Huntap Danantara tersebut tak lepas dari penggunaan material inovatif Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) serta dukungan penuh dari PT Semen Padang.
Sigit mengapresiasi keandalan pasokan SEPABLOCK dan semen yang dinilainya sangat konsisten serta mendukung kesinambungan pekerjaan di lapangan. Selain itu, skema tempo pembayaran yang diberikan PT Semen Padang memberikan fleksibilitas operasional bagi kontraktor.

“Dukungan dari PT Semen Padang sudah maksimal. Kami sudah diberikan tempo untuk semennya, tempo untuk SEPABLOCK-nya. Itu sangat membantu kami,” ungkap Sigit. Ia juga memastikan bahwa pasokan SEPABLOCK dan semen sejauh ini aman dan lancar.

Perkembangan fisik dan penerapan material SEPABLOCK di lapangan ditinjau langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Sekretaris Perusahaan Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan Idris, Kepala Unit Produksi Bata Interlock Presisi (BIP) & Aplikasi Yelmi Arya Putra, serta Tenaga Ahli SEPABLOCK Prof. Dr. Eng. Ir. Jafril Tanjung, MT., IPU., ASEAN.Eng.

Rombongan meninjau struktur dinding dan unit-unit rumah yang sedang dalam tahap finishing untuk memantau penerapan SEPABLOCK secara langsung.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menjelaskan bahwa monitoring ini bertujuan memastikan kualitas hunian dan kecocokan material SEPABLOCK untuk pembangunan Huntap.

“Pak Dirut ingin memastikan bahwa produk SEPABLOCK ini memang sangat cocok digunakan untuk pembangunan Huntap. Karena itu, kami melihat langsung progres pembangunan, bagaimana kualitas rumah yang menggunakan SEPABLOCK, sekaligus menanyakan apakah ada kendala di lapangan,” jelas Win.

Berdasarkan hasil pemantauan, pembangunan berjalan baik dan ketersediaan material terjaga. Proyek Huntap Danantara sendiri diresmikan oleh Kepala BP BUMN/COO Danantara Dony Oskaria pada 19 Februari 2026 sebagai upaya percepatan pemulihan pascabencana di Kabupaten Tanah Datar. Melalui produk SEPABLOCK, PT Semen Padang berkomitmen mendukung penyediaan hunian yang aman, berkualitas, dan cepat bagi masyarakat penerima manfaat. (*)


Padang, Lintas Media News
Ketika bencana datang, persoalan tidak berhenti pada evakuasi dan bantuan darurat. Jalan yang terputus, layanan kesehatan yang terganggu, sekolah yang tak dapat digunakan, aktivitas ekonomi yang terhenti, hingga kebutuhan warga yang berubah dari jam ke jam menuntut banyak pihak bergerak pada waktu yang sama.

Dalam keadaan seperti itu, kecepatan menjadi penting. Namun, kecepatan tanpa data yang sama dan koordinasi yang jelas dapat membuat penanganan berjalan sendiri-sendiri.

Persoalan itulah yang ingin dijawab Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat, Arry Yuswandi, melalui SAPILIN atau Sistem Penanggulangan Bencana Terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk menyatukan data, koordinasi, dan kerja lintas sektor agar penanganan bencana dapat bergerak dengan rujukan dan arah
yang sama.

SAPILIN berangkat dari pemikiran sederhana: menghadapi bencana tidak cukup dengan banyak pihak yang bekerja. Yang dibutuhkan adalah banyak pihak yang bekerja dalam satu sistem. Semangat itu dirangkum dalam empat prinsip: Satu Data, Satu Koordinasi, Satu Tujuan, Satu Ketahanan.

Karakter geografis Sumatera Barat membuat pengelolaan risiko bencana menjadi bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan. Provinsi ini menghadapi beragam ancaman, mulai dari gempa bumi dan tsunami, erupsi gunung api, banjir, banjir bandang, tanah longsor, hingga berbagai kejadian hidrometeorologi.

Ketika satu bencana terjadi, dampaknya dapat merambat ke banyak sektor sekaligus. Kerusakan jalan dan jembatan memengaruhi distribusi logistik. Gangguan jaringan air dan listrik berdampak pada pelayanan dasar. Kerusakan lahan pertanian memengaruhi mata pencaharian. Sekolah, puskesmas, pasar, hingga pusat kegiatan ekonomi dapat ikut terdampak.

Karena itu, SAPILIN tidak diarahkan untuk membentuk struktur baru, melainkan memperkuat hubungan antarsistem dan antarlembaga yang telah ada.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian adalah data kebencanaan yang tersebar di banyak instansi. Setiap perangkat daerah memiliki informasi sesuai kewenangannya. Pemerintah kabupaten dan kota memiliki data di wilayah masing-masing. Instansi vertikal, perguruan tinggi, dunia usaha, serta berbagai lembaga juga memegang informasi yang dibutuhkan. Persoalannya muncul ketika semua informasi tersebut harus digunakan dalam waktu bersamaan.

Dalam keadaan darurat, pertanyaan sederhana dapat menentukan banyak hal: berapa warga yang terdampak, dimana lokasi paling membutuhkan pertolongan, jalur mana yang masih dapat dilalui, fasilitas kesehatan mana yang berfungsi, berapa sumber daya yang tersedia, dan wilayah mana yang harus ditangani terlebih dahulu.

Data yang berbeda dapat melahirkan keputusan yang berbeda pula. Karena itu, SAPILIN mendorong penguatan Satu Data Bencana Daerah agar informasi dari berbagai sektor dapat terhubung, diperbarui, dan digunakan sebagai rujukan bersama. Tujuannya bukan sekadar mengumpulkan sebanyak mungkin data, melainkan memastikan para pengambil keputusan melihat situasi yang sama.

Pemanfaatan teknologi menjadi salah satu bagian dari upaya tersebut. Instrumen yang telah dimiliki daerah, termasuk Dashboard Kebencanaan dan Sumbar Bangkit, diarahkan untuk semakin optimal sebagai alat bantu membaca kondisi lapangan, memetakan kebutuhan, memantau penanganan, dan melihat perkembangan pemulihan.

Namun, SAPILIN tidak berhenti pada persoalan aplikasi. Teknologi hanya akan berguna apabila sistem kerja di belakangnya berjalan. Karena itu, perhatian juga diberikan pada penguatan mekanisme koordinasi lintas sektor, termasuk Tim Reaksi Cepat dan klaster kebencanaan.

Peran setiap pihak perlu semakin jelas: siapa melakukan apa, informasi disampaikan melalui jalur mana, sumber daya tersedia di mana, dan dukungan harus digerakkan ke lokasi mana.

Dengan pola tersebut, koordinasi tidak lagi dimulai ketika bencana sudah terjadi. Koordinasi dibangun sebelum keadaan darurat datang.

Cara pandang itu sekaligus menggeser penanganan bencana dari sekadar respons menuju ketahanan. Pemerintah tidak hanya dituntut mampu bergerak cepat ketika terjadi bencana, tetapi juga memastikan risiko telah diperhitungkan dalam pembangunan.

Jalan, jembatan, permukiman, sekolah, rumah sakit, jaringan air bersih, kawasan ekonomi, dan berbagai infrastruktur lainnya perlu direncanakan dengan mempertimbangkan kerentanan wilayah. Dengan kata lain, pengurangan risiko bencana harus hadir di meja perencanaan, bukan baru dibicarakan setelah kerusakan terjadi.

Pendekatan tersebut juga membuka ruang kerja yang lebih luas. Penanggulangan bencana tidak mungkin hanya bertumpu pada pemerintah provinsi atau BPBD. Pemerintah kabupaten dan kota, kementerian dan lembaga, TNI dan Polri, perguruan tinggi, dunia usaha, media, organisasi kemasyarakatan, relawan, hingga masyarakat memiliki peran yang saling melengkapi.

Perguruan tinggi dapat memberikan dukungan keilmuan dan kajian risiko. Dunia usaha memiliki jaringan, sumber daya, serta kemampuan logistik. Media berperan memastikan informasi yang benar sampai kepada publik. Relawan menjadi penghubung penting hingga ke tingkat masyarakat.

Sementara itu, warga memiliki pengetahuan yang tidak selalu tertulis dalam laporan pemerintah. Mereka mengenali lingkungan tempat tinggalnya, mengetahui kelompok yang paling rentan, memahami jalur yang dapat digunakan ketika keadaan darurat, serta mengetahui kebutuhan yang muncul paling awal ketika bencana terjadi.

Karena itu, masyarakat tidak ditempatkan hanya sebagai penerima bantuan. Masyarakat adalah bagian dari ketahanan daerah. SAPILIN pada akhirnya ingin membangun kebiasaan baru dalam menghadapi bencana: berbagi informasi lebih cepat, membaca data yang sama, mengurangi sekat antarinstansi, dan menjadikan risiko sebagai pertimbangan dalam setiap tahapan pembangunan.

Pengembangannya dilakukan secara bertahap, mulai dari penguatan kebijakan dan mekanisme kerja, integrasi data dan koordinasi, peningkatan kapasitas, hingga pelembagaan sistem agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Sistem tersebut juga harus terus dievaluasi. Sebab pengalaman menghadapi bencana selalu membawa pelajaran baru. Kelemahan harus dapat diketahui, diperbaiki, dan tidak terus berulang pada kejadian berikutnya.

Pada akhirnya, keberhasilan SAPILIN tidak diukur dari banyaknya rapat yang digelar, jumlah dokumen yang diterbitkan, ataupun aplikasi yang dibangun. Ukurannya adalah manfaat yang dirasakan masyarakat: informasi yang lebih cepat, bantuan yang lebih tepat, layanan dasar yang lebih cepat pulih, keputusan yang bertumpu pada gambaran keadaan yang sama, serta berkurangnya risiko korban dan kerugian.

Sumatera Barat tidak dapat memilih untuk bebas sepenuhnya dari ancaman bencana. Namun, Sumatera Barat dapat memilih untuk lebih siap, lebih terhubung, dan lebih tangguh menghadapinya. Itulah semangat SAPILIN, Sistem Penanggulangan Bencana Terintegrasi. Satu Data. Satu Koordinasi. Satu Tujuan. Satu Ketahanan. Satukan Langkah, Lindungi Kehidupan. (*)

PAYAKUMBUH, Lintas Media News
Aspon Dedi alias Popon kembali terpilih jadi Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kota Payakumbuh - 50 Kota atau PWI Paliko periode 2025-2028 mendatang. Popon unggul dalam pemungutan suara (voting) atas kandidat Syamsir Wandi dengan selisih suara lumayan signifikan alhasil, 13 dibanding 7 suara. 

Pada konferensi PWI Paliko yang dihelat di Aula Balai Kota Payakumbuh, Minggu  (27/9/2026) kedua kandidat sampai ke tahap pemilihan lewat voting. Sebelumnya, seorang kandidat atas nama Syafri Ario mundur menjelang tahap pemilihan ketua organisasi Wartawan tertua di Indonesia itu. 

Katua terpilih Aspon Dedi yang kali ini mendapat nomor urut 2 sempat mendapat saingan relatif berimbang dari Dua kandidat lainnya. Sementara kompetitor satunya lagi, Syamsir Wandi dengan nomor urut 1 hanya meraih 7 suara dari total 20 suara pemilih yang memiliki kartu biasa termasuk pemilih yang memberikan mandat karena tidak bisa hadir.

Seusai pemungutan suara, Popon mengucapkan terima kasih atas amanah yang ditumpangkan padanya untuk kedua kalinya. Selain itu, menurutnya pencapaianya kali ini adalah keberhasilan bersama. Mengingat perolehan 13 suara dalam Konferensi pada Minggu 27 September 2026 di Aula Balaikota Payakumbuh diraih tidak mudahnya.

Konferensi PWI masa Bhakti 2026-2029 dihadiri langsung Ketua PWI Sumatera Barat (Sumbar), Widya Navies dan Sekretaris Firdaus Abie. Turut hadir Ketua Dewan Kehormatan PWI Provinsi, Zul Effendi beserta para pengurus harian PWI Sumbar lainnya, Wakil Ketua Bidang Organisasi, Sawir Pribadi dan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah, Rommi Delfiano. 

Semula, Ketua Panitia Pemilihan/Konferensi, Farhan Farido menyebutkan dalam proses pemilihan telah menetapkan tiga orang Calon Ketua PWI Payakumbuh-50 Kota atau Paliko, yang akan bertarung untuk periode berikutnya.

Disebutkan dua orang kandidat calon ketua masing-masing Syamsir Wandi dan Aspon Dedi tersisa hingga tahapan pemungutan suara. Sedangkan, Syafri Ario menyatakan mundur sebagai calon saat sidang pleno III yang membahas penyampaian visi-misi Calon.

"Pada proses  pemilihan atau Konferensi PWI Payakumbuh-Kabupaten 50 Kota telah selesai kita gelar, dari tiga calo ketua yang telah kita tetapkan, satu diantaranya menyatakan mundur. Untuk hasil penghitungan suara, calon nomor urut 1 meraih 7 suara dan calon nomor urut 2 meraih 13 suara," ujar Farhan Farido.

Sejauh ini, atas kemenangan yang diraih Aspon Dedi dalam konferensi tersebut disambut sukacita puluhan anggota PWI, terutama anggota muda.

" Alhamdulillah, ketua (Popon) kembali memimpin PWI kedepannya, tentu kita berharap PWI kedepannya semakin baik, lanjutkan 2 periode,"sebut Ihsan diamini anggota PWI muda lainnya.(rel)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Pemerintah kota Bukittinggi akan menghibahkan Bangunan Puskesmas Gulai Bancah kepada Kementrian Agama Bukittinggi pada akhir 2026. Hal ini menjadi sebuah pilihan terbaik, karena sesuai aturan dan hasil pertimbangan, Kementerian Agama, akan memanfaatkan aset tanah tersebut, untuk pengembangan layanan pendidikan.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Bukittinggi, Ramli Andria Jumat (25/09). Ramli menjelaskan, pada tahun 1983, Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi dan Kepala Sekolah MIN, Kepala Sekolah MTsN serta Kepala Sekolah MAN membuat kesepakatan pinjam pakai lahan tersebut untuk pembangunan Puskesmas Pembantu Gulai Bancah. 

Pinjam pakai lahan ini dituangkan dalam kesepakatan Nomor MC.10/I-d/36/83 Tanggal 10 November 1983 yang menggunakan lahan seluas 200 m2. Pada tahun 2004, Puskesmas Pembantu dikembangkan menjadi Puskesmas Gulai Bancah. Selanjutnya, dari tahun 2004 sampai 2009 sudah dilakukan perpanjang peminjaman sebanyak 1 kali yaitu sampai tahun 2011. Namun sejak tahun 2011 sampai Tahun 2026 Kantor Kementerian Agama tidak lagi bersedia untuk memperpanjang status pinjam pakai lahan tersebut. 

Sesuai dengan informasi yang disampaikan oleh Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, bahwa seluruh lahan yang digunakan oleh Puskesmas Gulai Bancah, akan digunakan sebagai pengembangan layanan pendidikan, maka dibangun komunikasi antara Pemko Bukittinggi dengan Kemenag Bukittinggi, yang melahirkan dua pilihan. Pertama, Kemenag menghibahkan aset tanah kepada Pemko Bukittinggi. Kedua, Pemko Bukittinggi menghibahkan aset bangunan kepada Kemenag.

"Dari dua opsi itu, solusi terbaik, tentu Pemko akan hibahkan bangunan ke Kemenag, karena sesuai aturannya, aset tanah yang sudah ada rencana peruntukannya, tidak boleh dihibahkan. Untuk itu, Pemko Bukittinggi bersedia untuk menghibahkan aset bangunan Puskesmas Gulai Bancah, kepada Kemenag Bukittinggi, karena akan digunakan untuk mengembangkan layanan pendidikan," ungkapnya. (Sandra)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Untuk membantu meredam kenaikan harga, terutama di saat kondisi El nino yang menjadikan pasokan pangan terbatas, 
Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Bank Indonesia (BI) dan Perum Bulog Sumatera Barat menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM) 2026. Kegiatan pasar murah tersebut dibuka di depan SMPN 1 Bukittinggi, selama dua hari, 24 - 25 September 2026.

Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Andy Setyo Biwado, menyampaikan, kegiatan pangan murah 2026 merupakan rangkaian kegiatan Bank Indonesia dengan tujuan untuk membantu meredam kenaikan harga, terutama di saat kondisi El nino yang menjadikan pasokan pangan terbatas.  Kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

"Kegiatan Gerakan Pangan Murah ini kami selenggarakan sebagai upaya untuk membantu pasokan pangan masyarakat, selain itu kami juga memperkenalkan dan mendorong digitalisasi penggunaan uang rupiah melalui QRIS. Dengan menggunakan QRIS, diharapkan transaksi masyarakat menjadi lebih efisien, cepat, mudah, murah aman dan handal atau lebih dikenal dengan CEMUMUAH," ujarnya.

Pada Gerakan Pasar Murah tersebut, tersedia sejumlah kebutuhan pangan dengan harga terjangkau, di antaranya telur Rp48.000 per tray untuk ukuran kecil dan Rp50.000 per tray untuk ukuran besar, sayur Rp5.000 per plastik, kentang Rp13.000 per kilogram, beras 10 kilogram seharga Rp154.000, serta minyak goreng satu liter seharga Rp15.500. Setiap pembelian beras dan minyak goreng juga mendapatkan bonus satu plastik cabai atau bawang selama persediaan masih ada. 

Pantauan Lintas media di lapangan, masyarakat terlihat antusias memanfaatkan kegiatan pasar murah yang digelar untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari dengan harga yang lebih terjangkau. Sejak pagi, warga mulai berdatangan dan antri memadati lokasi pasar murah untuk membeli berbagai kebutuhan pokok. (Sandra)





Pasbar,Lintas Media News
Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pasaman Barat menyambut kunjungan dan silaturahmi para insan pers yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pasaman Barat di Mako Polres Pasaman Barat, Jumat siang (25/9/2026).

Kedatangan para pengurus PWI Kabupaten Pasaman Barat tersebut disambut langsung oleh Wakapolres Pasaman Barat Kompol Yulandi Rusadi, S.H, Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, S.Tr.K, Kasi Propam AKP R. Pasaribu didampingi Plh. Kasi Humas Bripka Tasnim Agung.

Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan menjadi momentum untuk mempererat komunikasi serta membangun hubungan kerja sama yang semakin baik antara jajaran Kepolisian Resor Pasaman Barat dengan insan pers.

Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H melalui Kasat Reskrim Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bentuk sinergitas dan keakraban antara Polri, khususnya Polres Pasaman Barat, dengan insan pers dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.

“Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk menjaga komunikasi dan membangun hubungan yang baik antara Kepolisian dengan rekan-rekan media. Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat,” ujar Iptu Agung.

Menurutnya, hubungan yang harmonis antara Kepolisian dan media diharapkan dapat terus terjalin dengan baik, terutama dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

Dia juga menyampaikan bahwa keterbukaan komunikasi menjadi salah satu hal penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

“Kami berharap sinergitas yang selama ini telah terjalin dapat terus ditingkatkan. Tentunya dengan komunikasi yang baik, kita dapat bersama-sama memberikan informasi yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sementara itu, Plt. Sekretaris PWI Pasaman Barat M. Junir menyampaikan apresiasi atas sambutan dan keterbukaan jajaran Satreskrim Polres Pasaman Barat dalam menerima kunjungan silaturahmi tersebut.

"Silaturahmi ini menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi antara wartawan dengan kepolisian, khususnya dalam penyampaian informasi terkait situasi kamtibmas maupun berbagai kegiatan Kepolisian di wilayah hukum Polres Pasaman Barat," katanya.

Junir menambahkan, melalui komunikasi dan koordinasi yang baik, diharapkan hubungan kemitraan antara Polri dan insan pers semakin solid, serta dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat Kabupaten Pasaman Barat.

Dalam kegiatan dihadiri Kasat Reskrim Polres Pasaman Barat Iptu A. Agung Ngurah Santa Subrata, Plh. Kasi Humas Bripka Tasnim Agung, beserta jajaran PWI Pasaman Barat yakni Plt. Sekretaris M. Junir, Altas Maulana, Ahmad Romi, Yaser Arafat, Dodi Ifanda, Wisnu A. Utama dan Wawan Saputra.(*)

PADANG, Lintasmedia News— Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP yang diikuti sekitar 300 atlet dari 60 kabupaten/kota di Indonesia resmi dibuka di lapangan tenis outdoor PT Semen Padang, Minggu (27/9/2026) sore. Pembukaan dilakukan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Indrieffouny Indra.


Kejurnas yang diselenggarakan Semen Padang Tenis Club bersama Irawati Moerid Tenis Club (IMTC) itu berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama, IMTC Piala Andre Rosiade, digelar pada 26–30 September 2026. Selanjutnya, sesi kedua bertajuk IMTC Semen Padang Cup II berlangsung pada 1–5 Oktober 2026.


Pembukaan kejurnas yang menjadi bagian dari program pembinaan atlet usia dini itu ditandai dengan service pertama yang dilakukan Indrieffouny Indra dan diterima oleh Irawati Moerid. Acara pembukaan turut dihadiri jajaran manajemen PT Semen Padang serta para peserta, pelatih, dan pengurus tenis.


Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi di lapangan tenis indoor PT Semen Padang. Dalam pertandingan tersebut, Indrieffouny Indra berpasangan dengan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino. Keduanya menghadapi pasangan Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.

Irawati Moerid mengatakan, kehadiran sekitar 300 peserta dari 60 kabupaten/kota menunjukkan tingginya minat terhadap turnamen tenis junior tersebut. Para peserta tidak hanya berasal dari Sumatera Barat dan daerah lain di Sumatera, tetapi juga datang dari sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Gorontalo.


Turnamen yang melibatkan IMTC ini, lanjutnya, merupakan kali kedua digelar bersama Semen Padang Tenis Club. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer kompetisi sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet-atlet muda.


“Semua bersemangat dan mempunyai tujuan yang sama untuk bertanding dan menjadi juara. Namun, tidak semua peserta bisa menjadi juara. Yang terpenting adalah proses berlatih dan membangun mental melalui pertandingan,” ujar Irawati.


Mantan atlet nasional yang meraih medali emas dan perunggu pada SEA Games 1997 itu menilai, kompetisi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembentukan seorang atlet. Menurutnya, kemampuan teknis yang diperoleh dalam latihan perlu diuji melalui pertandingan agar atlet terbiasa menghadapi tekanan dan situasi kompetitif. “Tidak ada juara tanpa kompetisi,” katanya.


Selain menjadi ajang pembinaan, lanjutnya, setiap peserta pada kejurnas ini berkesempatan memperoleh poin berdasarkan hasil pertandingan dan kelompok umur. Perolehan poin tersebut diperbarui setiap bulan oleh Pengurus Besar (PB) PELTI dan tetap diperhitungkan ketika peserta naik ke kelompok umur berikutnya. “Jadi, turnamen ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga memberikan pengalaman dan kesempatan kepada pemain untuk mendapatkan poin,” ujarnya.


Kejurnas Tenis Junior TDP ini mempertandingkan berbagai kategori kelompok umur, baik putra maupun putri, tunggal dan ganda. Kategori yang dipertandingkan mulai dari KU-8 Red Ball, Orange Ball+1, KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, hingga KU-18. “Secara keseluruhan, terdapat 26 kategori yang dipertandingkan dalam rangkaian kejurnas tersebut,” beber Irawati.


Pada kesempatan itu, Irawati juga menyampaikan apresiasi kepada SIG, PT Semen Padang, serta anggota DPR RI Andre Rosiade atas dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar kompetisi tenis junior dapat terus berlangsung dan memberikan ruang bagi atlet-atlet muda untuk berkembang.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, penyelenggaraan Kejurnas Tenis Junior TDP merupakan bagian penting dalam upaya memberikan ruang kompetisi kepada atlet-atlet muda. Ia berharap turnamen tersebut tidak hanya menghasilkan juara pada setiap kategori, tetapi juga melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.


“Kami berharap kejurnas ini dapat melahirkan banyak bibit atlet muda yang memiliki kemampuan, mental bertanding, dan karakter untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi. Artinya, tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional,” ujar Pri Gustari.


Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar menjadikan pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus belajar dari setiap pertandingan yang dijalani serta menjunjung tinggi sportivitas. “Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi karakter dan semangat juang adalah nilai yang akan selalu melekat dalam diri kalian,” katanya.


Bagian dari Program Pembinaan SIG


Sementara itu, Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, dukungan SIG terhadap Kejurnas Tenis Junior TDP merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya pengembangan atlet sejak usia dini.


Menurutnya, olahraga tenis membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, penyelenggaraan kompetisi bagi kelompok usia muda menjadi penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus memantau perkembangan calon atlet.


“SIG mendukung kegiatan ini karena kami ingin olahraga tenis semakin dikenal dan berkembang di masyarakat, terutama di kalangan usia dini,” ujar Indrieffouny.


Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet tenis yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di berbagai kejuaraan. “Harapan kami, melalui kejurnas ini akan lahir bibit-bibit atlet yang kelak bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.


Indrieffouny menjelaskan, penyelenggaraan Kejurnas Tenis Junior TDP ini tidak hanya terpusat di Kota Padang. Rangkaian kejurnas yang didukung SIG ini juga digelar di sejumlah kota dengan melibatkan sejumlah anak perusahaan SIG.


Untuk dua sesi di Kota Padang, kata dia, penyelenggaraan didukung melalui PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG. Selanjutnya, rangkaian kejuaraan juga digelar di Palembang, Surabaya, dan Makassar melalui dukungan anak perusahaan SIG di masing-masing wilayah.


Rangkaian tersebut kemudian akan ditutup pada akhir tahun melalui penyelenggaraan IMTC Piala Gemoy II. “Setelah di Padang, Palembang, Surabaya, dan Makassar, SIG akan menutup rangkaian kejurnas ini pada akhir tahun dengan menggelar IMTC Piala Gemoy II,” kata Indrieffouny.


Ia menambahkan bahwa rangkaian kompetisi Kejurnas Tenis Junior TDP ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi atlet tenis junior di berbagai daerah untuk memperoleh pengalaman bertanding, mengasah mental, dan mengembangkan kemampuan mereka.


“Dengan keterlibatan peserta dari berbagai daerah, kami berharap kejurnas ini dapat menjadi ruang pertemuan bagi atlet-atlet muda untuk berkompetisi, membangun mental bertanding, serta mengukur kemampuan mereka dengan peserta dari daerah lain,” pungkas Indrieffouny. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.