Pemprov Sumbar
[Pemprov Sumbar][column2]
Pasbar, Lintas Media News Com.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Nagari ,gelar Ujian Kompetensi bagi Calon Anggota yang lebih dari 5 orang Calon Wali Nagari,demikian pantauan dari Media ini di Ruang Labor SMK N 1 Padang Tujuh, Simpang Empat
Kegiatan yang disiapkan para Panitia Pelaksana tampak dipantau oleh : Yulianto Bupati Pasbar yang didampingi langsung oleh Dody San Ismail Sekda , Syaikul Putra Kadis DPMN serta Handoko Kasat .Pol PP.
Peserta tes tertulis yang dimulai hari ini. Mulai Jam 8 sampai selesai dengan ruang Ujian hanya 1 dengan 3 Sesi ,dengan jumlah Soal ada 100 ,materi Ujian termasuk : UU Desa, Tupoksi Bamus, Wawasan Kebangsaan ,Tupoksi Nagari mau pun Agama .sebelum dimulai ujian para Panitia tampak membacakan Tata Tertib ,membawa Kartu peserta dan KTP ,serta Sosialisasi sebelum Ujian ,penandatanganan Berita Acara dan melihat hasil Ujian atau Skor Nilai Masing-masing Peserta.
Pada Ujian hari ini khusus untuk peserta bagian Selatan sebanyak 85 Orang Calon Wali Nagari dari bagian Selatan ,sementara untuk besok yang akan Ujian ada 60 Orang Calon Peserta dari bagian Utara ,jadi jumlah keseluruhan peserta Tes sebanyak 145 peserta
Yulianto dalam sambutannya mengatakan pentinya suasana Nyaman ,Kondusif ,karena tes ini merupakan awal persiapan Tes bagi Calon Wali Nagari yang lebih dari 5 orang dari setiap Nagari yang ada di Pasbar ini tegasnya.
Untuk itu Ia sangat berharap bersama-sama mengingatkan menjaga kesatuan dan persatuan ,karena yang ikut Calon ini adalah :Mamak,Kakak,adik ,kamanakan ,untuk itu ,agar bisa memahami siapa pun yang menang itulah yang terbaik ingatnya lagi.
Namun Tak kalah pentingnya ia katakan selama ini tidak maksimalnya Pelayanan kepada masyarakat ,karena belum Depenitif ,jabatan rangkap masih ada ,sehingga tidak ada kebijakan ,tapi setelah Pilwana serentak tahun 2026 yakin lebih maksimal dan baik.
Hal senada ,dikatakan M.Idil salah seorang peserta yang lulus Tes kepada Media ini ,usai Ujian berakhir dari Nagari Pinaga ( Pemuda ), berharap kepada peserta bersama- sama memberikan suasana aman dan kondusif,mari menjadikan Pilwana yang badun Sanak ,.karena siapa pun nantinya yang menang ,itu milik masyarakat dan yang terbaik bagi semua pungkasnya lagi.
Sumbar, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat berhasil membongkar kasus tindak pidana perdagangan emas ilegal pertama di Kota Solo. Kasus ini melibatkan seorang Warga Negara Asing (WNA) asal India berinisial A yang berusia sekitar 39 tahun.
Pengungkapan kasus tersebut disampaikan langsung dalam acara doorstop usai konferensi pers di Mapolda Sumbar, Jumat (21/8/2026).
Hadir dalam kesempatan tersebut Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya dan Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar AKBP Octa Rahmansyah serta para awak media cetak, online dan elektronik.
Kombes Pol Susmelawati Rosya menjelaskan bahwa pelaku A saat ini telah diamankan dan sedang dalam tahap pengembangan lebih lanjut oleh tim gabungan bersama instansi terkait.
"Tindak pidana pertama emas ilegal ini di Solok Kota. Ini pelakunya adalah seorang WNA warga negara India berinisial A, kemudian berumur kira-kira 39 tahun. Yang bersangkutan sudah diamankan ya saat ini dan sedang dalam proses pengembangan oleh timsus."
Sementara itu, Kasubdit IV Ditreskrimsus Polda Sumbar, AKBP Octa Rahmansyah, membeberkan modus operandi yang digunakan oleh jaringan internasional tersebut. Tersangka A diketahui membeli emas murni dari daerah tambang, yang kemudian penjualannya dihubungkan dengan jaringan pemodal asal Malaysia.
"Jadi untuk modus operandi, yang bersangkutan ini membeli emas dari daerah tambang, kemudian dibeli murnikan. Kemudian emas ini nanti ada yang membeli yaitu dari Malaysia, ada kurir sendiri," ungkap AKBP Octa Rahmansyah.
AKBP Octa menambahkan, pemodal di Malaysia menggunakan sistem pengiriman berjenjang dengan mengutus 2 hingga 3 orang kurir yang tidak saling kenal untuk menyerahkan barang ke Indonesia. Meskipun pelaku tinggal di Indonesia menggunakan Kartu Izin Tinggal Terbatas (KITAS) karena telah beristri dan memiliki anak di wilayah tersebut, penyidik masih mendalami jaringan luas dan aliran transaksi yang nilainya tergolong besar.
Dalam pengungkapan ini, petugas mengamankan barang bukti emas murni dengan skala signifikan, di mana dalam penangkapan terbaru jumlahnya mencapai kurang lebih 1,5 kg hingga 2 kg yang dijual dalam jangka waktu setiap dua hari.
Polda Sumbar menegaskan bahwa proses hukum terhadap tersangka tetap berjalan secara profesional, dengan dibarengi koordinasi intensif bersama pihak imigrasi, pabean, serta kedutaan besar terkait mengingat keterlibatan jaringan luar negeri.(*)
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Dua Kafilah dilepas Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional Tingkat Korpri ke-8 di Makassar. Pelepasan berlangsung di ruang pertemuan Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Rabu (19/08).
Pada MTQ Nasional Tingkat Korpri ke-8 di Makasar, Kota Bukittinggi mengirimkan dua perwakilan Kafilah. Mereka adalah Nofi Yanti, S.Pd.I., Penyuluh Agama Fungsional Kecamatan Guguak Panjang, yang mengikuti cabang Doa Putri, serta Hardiyanti Maiyuna, S.IQ., S.Pd., guru Pendidikan Agama Islam SMA Negeri 4 Bukittinggi, yang mengikuti cabang Hifzil 7 Surat Pilihan Putri. Mereka akan berjuang membawa nama kota Bukittinggi pada 24 Agustus 2026 mendatang.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, apresiasi dan dukungan kepada kedua perwakilan yang akan membawa nama Kota Bukittinggi dalam ajang MTQ Nasional Tingkat Korpri ke-8. Ia berharap kedua kafilah dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan baik dan tampil maksimal.
"Selamat mengikuti MTQ Nasional Tingkat Korpri ke-8. Semoga bisa tampil sebaik mungkin, membawa nama baik Bukittinggi dan meraih hasil yang terbaik," ujarnya.
Wali Kota berpesan agar kedua kafilah tetap semangat dan menjaga kesehatan selama berada di Makassar. Kesempatan ini diharapkan dapat dimanfaatkan untuk tampil sebaik mungkin dan membawa nama baik Kota Bukittinggi. (Sandra)
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Wali Kota, Ramlan Nurmatias, bersama sejumlah Kepala SKPD terkait meninjau langsung proses pekerjaan revitalisasi drainase Pasar Bawah Kamis (20/08).
Dalam peninjauan ke lapangan itu, Wali Kota menegaskan agar pekerjaan dapat dilaksanakan dengan maksimal di malam hari. Sehingga proses jual beli pagi hingga sore tidak terganggu. Ia menilai setelah enam hari berjalan, pelaksanaannya cukup baik, besi besi sudah masuk di saluran yang diperbaiki.
Dijelaskannya bahwa kondisi Pasar Bawah sering terjadi genangan air, becek dan menimbulkan ketidaknyamanan bagi penjual dan pembeli dinilai wajar. Ia mengatakan terakhir dilaksanakan perbaikan drainase di Pasar bawah sudah cukup lama yakni pada tahun 1998 lalu.
"Menurut catatan, terakhir tahun 1998 dan kita lihat bahwa drainase itu penuh dengan tanah. Jadi mulai sekarang kita perbaiki lagi, dibongkar isinya, dicor lagi, di cor lantainya, kiri kanan, sampai atas. Tujuan kita adalah supaya air lancar ke saluran induk dan tidak ada lagi genangan dan becek di dalam pasar," ungkapnya.
Ia menyebutkan, Pemko Bukittinggi secara bertahap akan terus melakukan rehab terhadap Pasar Bawah. Mulai dari mengganti lantai, pembangunan WC baru, kamar mandi, mushalla, sesuai kebutuhan masyarakat Pasar Bawah. Termasuk nantinya, penggantian atap Pasar Bawah dengan konsep atap anggar.
"Kita tetap mempertahankan konsep pasar tradisional Pasar Bawah. Artinya apa, batu-batu itu tetap kita pelihara. Kita ingin bagaimana Ibu Ibu kita dulu berjualan bakatidiang kita pertahankan. Insya Allah pelan-pelan kita perbaiki dan setiap tahun kita anggarkan untuk pekerjaan perbaikan di Pasar Bawah, supaya orang berbelanja di Pasar Bawah, nyaman dan bersih," Imbuhnya. (Sandra)
Lintasmedia News
Pada kesempatan itu, Nelfri Asfandi, mengatakan, bahwa setetes darah memiliki arti yang sangat besar bagi pasien yang membutuhkan transfusi darah.
Apalagi, lanjutnya, donor darah bukan sekadar kegiatan sosial, tetapi juga wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan yang dapat menyelamatkan nyawa.
“Setetes darah yang kita donorkan bisa menjadi harapan hidup bagi saudara-saudara kita yang sedang berjuang melawan penyakit. Karena itu, mari bersama-sama berkontribusi melalui donor darah untuk kemanusiaan,” ujarnya mengajak.
Dan, Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan donor darah sebagai kebiasaan positif. Selain membantu menjaga ketersediaan stok darah di PMI Kabupaten Pasaman, donor darah juga memberikan manfaat bagi kesehatan pendonor.
Menurut Nelfri, kegiatan donor darah merupakan amalan mulia yang tidak hanya bernilai sosial, tetapi juga memiliki nilai ibadah karena menjadi bagian dari upaya menyelamatkan kehidupan manusia.
Melalui aksi kemanusiaan tersebut, Nelfri Asfandi berharap semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk mendonorkan darahnya secara sukarela sehingga kebutuhan darah di PMI Kabupaten Pasaman dapat terus terpenuhi.
“Mari terus berbuat baik dan menebarkan kebaikan. Setetes darah yang kita sumbangkan hari ini bisa menjadi penyelamat bagi kehidupan orang lain,” ungkapnya.
Sementara, ketua PMI kabupaten Pasaman, Parulian Dalimunthe, yang juga wakil bupati Pasaman, mengapresiasi kepedulian dari ketua DPRD Pasaman Nelfri Asfandi dan mengajak semua pihak untuk mendonorkan darahnya setelah melalui kajian medis dan kesehatan sehingga memberikan dampak nyata untuk ketersediaan stok Darah dan bisa bermanfaat besar bagi kesehatan dan masyarakat yang membutuhkan darah, ujarnya. ( ***)
PAYAKUMBUH l, Lintasmedia News— Satuan Reserse Narkoba Polres Payakumbuh mengamankan tiga orang terduga pelaku tindak pidana narkotika jenis sabu dan ganja dalam penggerebekan di sebuah rumah di Kelurahan Bulakan Balai Kandi, Kota Payakumbuh, Kamis (20/8/2026).
Ketiga terduga pelaku masing-masing berinisial YN (50), SP (59), dan MB (36). Dari ketiganya, MB diketahui merupakan pegawai outsourching dinas perhubungan Provinsi Sumatera Barat yang di tugaskan di terminal bus Kota Payakumbuh sebagai keamanan aset kantor.
Penangkapan tersebut berawal dari informasi yang diterima polisi terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di lokasi tersebut. Petugas kemudian melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengamankan ketiga terduga pelaku di dalam rumah.
Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang bukti narkotika yang diduga milik para terduga pelaku. Barang bukti yang diamankan berupa tiga paket sabu dengan berat kotor 2,61 gram dan dua paket ganja kering dengan berat kotor 4,06 gram.
Tak hanya narkotika, polisi juga menyita satu set alat hisap sabu atau bong, dua pak kertas papir merek Royo, timbangan digital serta sejumlah barang bukti pendukung lainnya.
Keberadaan alat hisap sabu di lokasi turut memperkuat dugaan bahwa narkotika tersebut akan digunakan secara bersama-sama oleh ketiga terduga pelaku. Meski demikian, kepolisian masih melakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk memastikan peran serta keterlibatan masing-masing.
Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H., melalui Kasat Narkoba AKP Gusmanto, S.H., M.H., membenarkan adanya penangkapan tersebut.
“Ketiga terduga pelaku diamankan beserta sejumlah barang bukti narkotika jenis sabu dan ganja. Saat ini masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman untuk mengetahui peran masing-masing serta asal-usul barang tersebut,” ujar AKP Gusmanto.
Ia menegaskan, jajaran Satres Narkoba Polres Payakumbuh akan terus meningkatkan upaya pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika, termasuk menindak setiap aktivitas yang berpotensi merusak generasi muda dan mengganggu keamanan masyarakat.
“Tidak ada ruang bagi penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Payakumbuh. Kami akan terus melakukan penindakan berdasarkan informasi dan hasil penyelidikan di lapangan,” tegasnya.
Saat ini ketiga terduga pelaku beserta barang bukti telah diamankan di Mapolres Payakumbuh untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.
Pasaman Barat, Lintasmedia News- Bupati Pasaman Barat, diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Pasaman Barat, Doddy San Ismail, Selasa (10/3) Semelantik sejumlah pejabat administrator, pengawas, dan kepala puskesmas di jajaran Pemerintah Pasaman Barat.
Pelantikan di aula kantor bupati, Simpang Empat, dihadiri para asisten, staf ahli bupati, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), dan pejabat terkait yang lain.
Sekda Doddy San Ismail, katakan, pelantikan para pejabat ini telah melalui mekanisme ketat, termasuk verifikasi dan validasi jabatan secara digital melalui aplikasi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Pergantian posisi ini bukan sekadar rotasi, tetapi amanah besar. Pejabat yang mengisi posisi strategis harus memiliki kapasitas untuk mempercepat program kerja pemerintah daerah,” ujarnya.
Bagi pejabat yang baru, ingatnya, agar bekerja maksimal, menjunjung tinggi nilai dasar dan prinsip aparatur sipil negara (ASN), yakni BerAKHLAK, dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Berhasil atau tidaknya seseorang menjalankan tugasnya sebagai pimpinan, ingat Sekda, tidak terlepas dari kerja sama tim dan sinergi antarperangkat daerah dalam mendukung visi pembangunan daerah.
“Jaga kepercayaan ini dengan dedikasi dan profesionalisme demi pelayanan terbaik bagi masyarakat Pasaman Barat,” katanya. (***)
Pasbar,Lintas Media News Com.
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memaparkan implementasi Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara di Badan Kepegawaian Negara (BKN) Pusat, Jakarta, Rabu 19/8
Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pemkab Pasaman Barat memperkuat sistem merit serta menyiapkan birokrasi yang profesional melalui pengelolaan ASN berbasis kompetensi, potensi, dan kinerja.
Ekspos dihadiri langsung Bupati Pasaman Barat Yulianto, Wakil Bupati M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, serta jajaran Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Inspektorat.
Dalam pemaparannya, Pemkab Pasaman Barat menjelaskan strategi penerapan manajemen talenta, mulai dari pemetaan kompetensi dan potensi ASN, penilaian rekam jejak kinerja, pengembangan kapasitas aparatur, hingga pembentukan talent pool sebagai dasar pengembangan karier dan pengisian jabatan secara objektif.
Bupati Pasaman Barat Yulianto menegaskan, manajemen talenta bukan sekadar pemenuhan administrasi kepegawaian, melainkan instrumen strategis untuk memastikan ketersediaan ASN yang mampu menjawab kebutuhan organisasi dan tantangan pembangunan daerah.
Melalui Manajemen Talenta, kita ingin memastikan ASN memperoleh kesempatan berkembang berdasarkan kompetensi, potensi, dan kinerjanya. Di sisi lain, pemerintah daerah dapat menempatkan SDM yang tepat pada posisi yang tepat sehingga organisasi semakin profesional, efektif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat," ujar Yulianto.
Menurutnya, penerapan manajemen talenta akan memperkuat prinsip the right person in the right position sekaligus mendukung pengelolaan karier ASN yang lebih transparan, objektif, dan berbasis data.
Melalui sistem tersebut, pemerintah daerah dapat mengidentifikasi ASN berpotensi dan berkinerja tinggi sebagai kader pemimpin masa depan, memperkuat perencanaan suksesi jabatan, serta memastikan kebutuhan organisasi terhadap SDM kompeten terpenuhi secara berkelanjutan.
Pemkab Pasaman Barat juga menekankan bahwa ASN yang disiapkan untuk jabatan strategis tidak hanya dituntut memiliki kompetensi teknis dan manajerial, tetapi juga integritas, kapasitas kepemimpinan, serta pemahaman yang kuat terhadap visi pembangunan daerah.
Melalui ekspos tersebut, Pemkab Pasaman Barat berharap memperoleh masukan dan penguatan dari BKN agar implementasi manajemen talenta dapat diterapkan secara konsisten dan berkelanjutan sebagai bagian dari transformasi birokrasi menuju pelayanan publik yang semakin berkualitas.