Articles by "Bukittinggi"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok
Showing posts with label Bukittinggi. Show all posts

 


Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar apel gabungan terkait penerapan Work From Home (WFH). Apel dipimpin langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di halaman Balai Kota Bukittinggi, Jumat (10/04).

Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri terkait penerapan Work From Home (WFH) bagi ASN, Pemko Bukittinggi akan segera berlakukan WFA dengan skema pelaksanaannya pada hari Jumat setiap minggunya, mulai 17 April 2026 mendatang. Kebijakan ini bertujuan untuk mendorong penghematan energi, termasuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM).  Demikian disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Ia menerangkan, Pelaksanaan WFH berlaku bagi seluruh ASN, kecuali pejabat eselon II dan III serta jabatan fungsional madya. Selain itu beberapa unit tetap wajib bekerja dari kantor diantaranya, petugas pelayanan publik, petugas kebersihan, kesehatan, pendidikan, BPBD, Satpol PP, Dishub serta lurah. 

Ramlan menyebutkan, WFH bukan berarti tidak bekerja, tetapi memindahkan pekerjaan dari kantor ke rumah. ASN tetap wajib absensi empat kali sehari serta menyusun rencana kerja dan membuat laporan harian. Ia menegaskan bahwa, pelaksanaan WFH akan terus dimonitor agar tidak mengganggu pelayanan kepada masyarakat. 

“Kebijakan ini juga menjadi bagian dari upaya efisiensi, seperti imbauan untuk mematikan perangkat listrik saat meninggalkan kantor. Selain itu, kondisi global yang berdampak pada kenaikan harga sejumlah komoditas turut menjadi pertimbangan dalam penerapan kebijakan ini, sehingga diharapkan langkah efisiensi dapat membantu menjaga stabilitas di daerah,” Imbuhnya. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah berdiri untuk menjalankan amanah rakyat dan melakukan upaya kesejahteranaan rakyat. Terdapat lima komponen tugas dan fungsi pemerintah yakni, pengaturan, pemberdayaan, penertiban, pensejahteraan dan pembangunan.

Sehubungan dengan lima tugas tersebut, pemerintah wajib mengamankan setiap aset daerah, termasuk tanah dan bangunan. Sehingga dengan aset yang ada, pemerintah dapat melaksanakan berbagai kegiatan untuk menjalankan amanah serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pengamanan aset diatur secara hukum, yang tertuang dalam Undang Undang nomor 1 tahun 2024 dan UU nomor 17 tahun 2015 tentang keangan negara, serta UU nomor 23 tahun 2014. selain itu, juga terdapat Peraturan Pemerintah (PP), diantaranya, PP no 12 tahun 2019, PP nomor 20 tahun 2022, Permendagri nomor 77 tahun 2020, Permnedagri nomor 19 tahun 2016 yang kemudian diubah menjadi Permendagri nomor 7 tahun 2024, serta sejumlah perda yang terkait dengan pengamanan aset.

Berdasarkan aturan tersebut, Pemerintah Kota Bukittinggi telah melakukan tiga pengamanan. Pertama, pengamanan fisik dengan pemagaran atau membuat merk serta membersihkan lokasi tersebut. Kedua, pengamanan secara administratif. Dalam hal ini Pemerintah harus mencatat aset tersebut dalam daftar inventaris atau barang daerah, sesuai kategori. Ketiga, pengamanan secara hukum. Pemerintah harus memiliki legal standing terhadap penguasaan aset tersebut.

Saat ini, Pemerintah Kota melakukan upaya pengamanan terhadap sejumah aset daerah. Diantaranya, pengamanan aset Banto Trade Center (BTC), yang kontrak kerjasama dengan pihak ketiga, telah berakhir pada 26 Maret 2026.

Selanjutnya, pengamanan aset daerah terhadap tanah dan sejumlah kawasan di Bypass Gulai Bancah, yang sebagiannya telah didirikan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD), dimana tanah itu merupakan hibah dari Direktorat Jenderal Cipta Karya kepada Pemko Bukittinggi pada tahun 1980, dengan luas 40.000 m². Setelah dihibahkan, Pemko Bukittinggi kembali melakukan pegukuran dan hanya ditemukan lahan tersebut, dengan luas 33.972 m² dan telah disertifikatkan dengan nomor 22 tahun 2017, pada tanggal 30 November 2017. *

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sebanyak 58 orang pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, menerima Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Pegawai Negeri Sipil (PNS), sekaligus mengambil sumpah/janji. Penyerahan SK PNS diserahkan secara resmi oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Selasa (07/04).

PNS yang diserahkan SK terdiri dari CPNS Formasi Tahun 2024 sebanyak 47 orang, lulusan Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) sebanyak 3 orang, serta lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) sebanyak 8 orang.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menegaskan, pengambilan sumpah atau janji PNS bukan sekadar formalitas, melainkan komitmen moral dan tanggung jawab kepada bangsa dan masyarakat. 

Ia mengatakan, PNS dituntut bekerja dengan ikhlas, menjunjung tinggi kejujuran, integritas, disiplin, serta memberikan pelayanan terbaik. ASN juga harus profesional, akuntabel, adaptif dan terus meningkatkan kompetensi di tengah tantangan birokrasi yang semakin kompleks.

“Momentum ini menjadi awal untuk memperkuat dedikasi dan semangat pengabdian. Tunjukkan ASN yang profesional dan berdaya saing. Pimpinan SKPD diharapkan membina dengan baik serta membuka ruang pengembangan kompetensi, yang harus diiringi dengan kinerja, disiplin dan integritas yang tinggi," ungkap Ramlan.

Wali Kota juga berpesan agar seluruh pegawai untuk tidak terlibat politik praktis. 

"Jangan ikut dan terlibat politik praktis. Tunjukkan saja kinerja terbaik. Kalau orangnya baik, kinerja baik, pasti dibutuhkan oleh pimpinan, siapapun pimpinannya. Untuk itu, buatlah yang terbaik untuk bangsa, negara, daerah masyarakat Bukittinggi ini," Ujarnya. 

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, juga menyerahkan SK pensiun Tahun 2026 kepada Melfi Abra, seorang birokrat senior yang telah mengabdi selama 42 tahun. Banyak suka duka yang dilewati seorang Melfi Abra, yang pernah diberi amanah sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Pariwisata serta jabatan esselon dua lainnya dan terakhir menjabat sebagai Staff Ahli Wali Kota bidang administrasi dan keuangan. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pembenahan yang dilaksanakan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam dua tahun terakhir mulai menampakkan hasil positif. Salah satunya di bidang pariwisata, yang menghasilkan peningkatan kunjungan ke kota Bukittinggi selama Lebaran Idul Fitri 2026. Hal ini tentu saja berdampak positif pada Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Berdasarkan data yang tercatat pada Dinas Pariwisata, sebanyak 153.326 orang pengunjung memadati berbagai destinasi wisata berbayar di kota Bukittinggi pada libur lebaran Idul Fitri 1447 H atau 2026. Dari jumlah kunjungan itu, Pemerintah Kota Bukittinggi menghasilkan PAD sebesar Rp3.543.941.000,-.

Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), Benteng Fort de Kock dan Taman Panorama adalah tujuan utama wisatawan ditahun ini. TMSBK menjadi unggulan wisata berbayar, dimana dari tanggal 21 hingga 29 Maret, tercatat 128 ribu pengunjung dengan hasil retribusi Rp 3.074.591.000,-

Sementara itu objek wisata Taman Panorama dan Lobang Jepang (TPLJ) meraup pendapatan retribusi sebanyak Rp468 juta dangan 24,9 ribu kunjungan. Angka tersebut menunjukkan bahwa pembenahan yang diupayakan Pemko Bukittinggi di bawah kepemimpinan Ramlan Nurmatias - Ibnu Asis, memberikan hasil yang signifikan.

Peningkatan dapat dilihat pada tahun 2024, Pemko Bukittinggi mencatat total 100.218 kunjungan wisata dengan PAD senilai Rp2,2 milyar. Sementara itu di tahun 2025 jumlah kunjungan wisata berbayar meningkat selama lebaran tercatat sebanyak 129.524 kunjungan dengan pendapatan Rp2,9 milyar,-. Angka ini terus naik pada Tahun 2026 ini, dimana kunjungan wisata ke objek wisata berbayar tercatat sebanyak 153.326 orang dengan PAD Rp3,5 milyar. (Sandra)

 

BUKITTINGGI, LINTASMEDIANEWS.COM

Komitmen memperkuat kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi kembali ditegaskan PT Semen Padang melalui kegiatan Temu Tukang bertajuk Akademi Jago Bangunan. Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus peningkatan kompetensi bagi para tukang di Agam dan Bukittinggi yang digelar di Bukittinggi, Sabtu (28/2/2026).

Sejak siang, sekitar 100 tukang dari berbagai kecamatan hadir mengikuti kegiatan tersebut. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan terasa kental. Bagi peserta, kegiatan ini bukan sekadar undangan formal, tetapi juga ruang berbagi ilmu dan pengalaman.

Hadir dalam kegiatan itu Kepala Departemen Penjualan PT Semen Padang, Rakhmat Hidayat; Kepala Unit Penjualan Sumatera Bagian Tengah SIG, Nanda Kurniawan; serta Sie Penjualan Wilayah Sumatera Barat PT Semen Padang, Hari Khairun. Turut hadir Manajer Technical & Support Customer PT Semen Padang, Yulmidawati, dan Staf Quality Assurance Officer PT Semen Padang, Darwas.

Kegiatan ini juga dihadiri perwakilan distributor, yakni PT Puskud Jaya Bersama (Usman Ujang), PT Andalas Jaya Bersama (Ristoli), PT Cendana Sembilan (Hendri Asri Surya), PT Ris Investindo Sarana (Andri Leonardi), PT Sumber Niaga Interindo (Muhammad Irshan), PT Zetka Niagatama (Indra Saputra), dan PT Andrico Tama Prima Lestari (Dwi Lisa Wahyuni).

Kepala Departemen Penjualan PT Semen Padang, Rakhmat Hidayat, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada para tukang yang hadir. Menurutnya, tukang memiliki posisi strategis bagi perusahaan.

“Akademi Jago Bangunan kami hadirkan karena tukang merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari PT Semen Padang. Mereka bukan sekadar pengguna produk, tetapi mitra strategis yang menentukan kualitas bangunan di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini tidak berhenti pada pertemuan semata. Ke depan, perusahaan berencana menghadirkan program sertifikasi bagi anggota komunitas Jago Bangunan agar kompetensi mereka diakui secara resmi.

Senada, Nanda Kurniawan menyebut para tukang sebagai bagian dari keluarga besar perusahaan.

“Kami menyebut mereka Jago Bangunan karena melalui tangan merekalah kualitas produk kami terwujud di lapangan,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan kualitas pekerjaan konstruksi.

“Tukang adalah ujung tombak dalam menjaga mutu bangunan. Karena itu, kegiatan ini bukan hanya promosi produk, tetapi juga transfer pengetahuan agar mereka bekerja sesuai standar yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, Temu Tukang juga sejalan dengan agenda pembangunan nasional, khususnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan infrastruktur.

Dalam sesi pemaparan materi, Yulmidawati memperkenalkan berbagai produk unggulan PT Semen Padang, Ia menjelaskan karakteristik dan penggunaan masing-masing produk sesuai kebutuhan konstruksi, baik rumah hunian maupun proyek berskala besar.

Sementara itu, Darwas memberikan pelatihan teknis mengenai teknik pengaplikasian semen, mulai dari pemasangan dinding, plester, hingga acian. Peserta dibekali pemahaman tentang komposisi campuran, teknik pengadukan, dan ketepatan waktu pengerjaan untuk menghasilkan bangunan yang kokoh dan tahan lama.

Antusiasme peserta terlihat dari diskusi dan sesi tanya jawab yang berlangsung aktif.

Perwakilan distributor Sumatera Barat, Usman Ujang, mengapresiasi konsistensi PT Semen Padang dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut karena tukang memiliki peran penting dalam menghadirkan bangunan yang layak bagi masyarakat,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pembagian doorprize yang menambah semarak suasana. Salah satu peserta, Suardi dari Tilatang Kamang, beruntung membawa pulang satu unit sepeda.

“Biasanya kami hanya mengenal semen dari merek dan kemasannya. Di sini kami belajar cara penggunaan yang tepat sesuai kebutuhan bangunan. Sangat bermanfaat,” tuturnya.

Melalui Akademi Jago Bangunan, PT Semen Padang tidak hanya mempererat hubungan dengan para mitra, tetapi juga menegaskan komitmennya membangun ekosistem konstruksi yang berkualitas melalui peningkatan kompetensi para tukang.

 


Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sekitar 1000 orang pelajar di kota Bukittinggi menerima kacamata gratis Balairung rumah dinas wako, Rabu (14/01). Kegiatan ini merupakan  kerjasama Pemerintah Kota Bukittinggi dengan Gabungan Pengusaha Optic Indonesia (Gapopin). 

Ketua Gapopin Sumbar, Indra Yunaidi, menjelaskan, penyerahan 1000 kacamata ini, merupakan bagian dari program bakti sosial World Sight Day 2025 lalu. Hasil pemeriksaan mata pelajar di Bukittinggi, dibawa ke labor Jakarta, untuk produksi kacamata gratis, yang menjadi program serentak seluruh Indonesia. 


Ia mengucapkan terima kasih pada Pemko Bukittinggi, yang telah memfasilitasi program bakti sosial tersebut. Menurut Indra, sebelumnya telah dilakukan proses pemeriksaan mata pelajar Bukittinggi pada Oktober 2025 lalu. Karena proses produksi kacamatanya sudah selesai maka kaca mata gratis sudah dapat diserahkan pada pelajar. Ia menyebutkan, setelah diperiksa, lensa yang disiapkan benar benar standar optic dan juga ada yang dipesan khusus, sesuai ukuran pelajar. 

Dalam kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan terima kasih kepada Gapopin Sumbar, yang telah melaksanakan kegiatan ini untuk Kota Bukittinggi. Ia berharap dengan bantuan kacamata tersebut, para pelajar dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan baik.

Kacamata gratis ini, diberikan pada 236 pelajar SD, 217 pelajar SMP, 166 pelajar SMA dan 213 pelajar SMK. Selain itu, kacamata gratis ini juga diberikan pada 16 pelajar SLB dan 127 guru honorer.

“Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian Gapopin Sumbar. Sehingga para pelajar dapat mengikuti pelajaran degan baik, tanpa terkendala masalah penglihatan. Kami juga apresiasi Gapopin yang juga telah ikut berkontribusi membantu saudara kita, yang terkena bencana hidrometeorologi beberapa minggu lalu. Terima kasih pada Gapopin Sumbar, semoga kacamata ini bermanfaat,” Ungkapnya. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatra Barat tandatangani kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama tentang layanan keimigrasian di Mall Pelaysnan Oublik (MPP). Penandatanganan ini berlangsung di ruang tamu Kantor Wali Kota, Senin (12/01)

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, kerja sama ini merupakan upaya peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam pengurusan paspor. Dengan adanya layanan imigrasi di Mall Pelayanan Publik (MPP), masyarakat akan lebih mudah mengurus dokumen keimigrasian tanpa harus bepergian jauh.

"Atas nama Pemerintah Kota menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dan berharap kolaborasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan dokumen keimigrasian," ungkapnya.

Wako menambahkan, tujuan layanan ini agar masyarakat lebih mudah, cepat dan dekat dalam mengurus paspor. Di MPP sudah tersedia 20 jenis pelayanan, sehingga masyarakat dapat menyelesaikan berbagai keperluan administrasi dalam satu tempat. 

"Jadi setiap hari Rabu, mulai tanggal 14 Januari 2026, masyarakat sudah bisa membuat dan menjemput paspor di Mal Pelayanan Publik Kota Bukittinggi," ungkap Wako.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat, Nurudin,  menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemko Bukittinggi dalam menghadirkan pelayanan lebih dekat kepada masyarakat. Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Hukum dan HAM untuk meningkatkan pelayanan keimigrasian.

“Intinya bagaimana pelayanan imigrasi bisa lebih mudah, terjangkau dan dekat dengan masyarakat. Untuk tahap awal, layanan akan dibuka setiap hari Rabu dengan kuota 25 pemohon. Satu bulan ke depan akan dilakukan evaluasi untuk penyesuaian pelayanan,” jelasnya.

Untuk pengajuan paspor baru, pemohon wajib membawa dokumen asli dan fotokopi seperti E-KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Ijazah atau Buku Nikah. Sementara untuk pergantian paspor cukup membawa KTP dan paspor lama. Adapun paspor anak memerlukan dokumen tambahan berupa KTP orang tua, KK, Akta Lahir Anak dan Buku Nikah Orang Tua. *

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

sesuai dengan edaran Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/C.I/4202/2025, tentang percepatan penerbitan sertifikat laik higiene sanitasi, Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan, terus dorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bukittinggi untuk menyelesaikan pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Ramli Rabu (07/01). Ia menjelaskan, sejak awal pelaksanaan program Presiden Prabowo, Makanan Bergizi Gratis (MBG), seluruh SPPG menjalankan tugas dengan baik. Terbukti tidak ada satupun persoalan yang timbul pada setiap proses produksi hingga distribusi MBG pada setiap pelajar.

“Alhamdulillah, sejak awal sampai sekarang, tidak ada masalah pada SPPG kita,” ungkapnya. 

Ramli mengatakan, setelah dikeluarkannya surat edaran oleh Kemenkes pada Oktober 2025 lalu, pihaknya langsung mensosialisasikan hal tersebut kepada 14 SPPG yang ada di Bukittinggi. Sehingga setiap SPPG berproses untuk memenuhi syarat untuk terbitnya SLHS itu.

“Ada 14 SPPG yang beroperasi di Bukittinggi. Semuanya sudah mulai melakukan pengurusan SLHS. Kemarin sudah 2 unit mengantongi dokumen SLHS yakni SPPG di Tarok Dipo dan SPPG di Manggis Ganting. Hari ini saya juga sudah tandatangani 2 SLHS untuk 2 SPPG, yaitu, Gulai Bancah dan Bukik Apik Puhun. Bahkan satu lagi surat pengajuan SLHS juga sudah masuk dari SPPG Belakang Balok. Semuanya sudah berproses,” ungkap Ramli.

Ia menegaskan, seluruh SPPG sudah berkomitmen untuk mengurus SLHS. Ada empat syarat yang harus dipenuhi, untuk terbitnya SLHS. Seluruh petugas penjamah makanan di SPPG harus dilatih. Kedua, hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) memenuhi syarat. Ketiga, sudah melakukan pemeriksaan sampel air dan keempat sudah melakukan pemeriksaan sampel makanan.

“Untuk syarat pertama, itu semua petugas penjamah makanan di seluruh SPPG, sudah memiliki sertifikat keamanan pangan. Syarat kedua, SPPG yang belum memenuhi syarat, sedang melakukan perbaikan, sesuai rekomendasi dinas kesehatan. Syarat ketiga, seluruhnya sudah memenuhi syarat. Untuk syarat keempat, saat ini SPPG yang sudah mengirim sampel makanan ke Laboratorium Kesehatan Pangan Padang, masih menunggu hasilnya. Tentu butuh waktu, karena sudah pasti seluruh SPPG, juga mengajukan ini,” jelasnya.

Meski demikian, Kadis Kesehatan Bukittinggi yakin, hingga kini makanan yang diproduksi dari SPPG di Bukittinggi baik dan berkualitas. Apalagi Satgas MBG Bukittinggi yang digawangi oleh gabungan pemerintah kota, Polresta dan Kodim 0304 Agam, terus melakukan pengawasan dengan ketat.

Menurutnya,  izin SPPG dikeluarkan  langsung oleh Badan Gizi Nasional. Dinas Kesehatan tidak memiliki wewenang untuk mengizinkan atau menutup SPPG. Dinkes bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan dalam menjamin kualitas makanan yang diberikan pada sasaran. Upaya ini agar aman dan bermutu untuk dikonsumsi. Untuk itu, Ia menghimbau warga untuk tidak khawatir dengan program MBG di Bukittinggi. Semua sudah berproses dan pengawasan pun dilakukan dengan ketat. (Sandra).

 


Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Usai  melantik satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi akhir Desember lalu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, kembali melakukan pelantikan enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Prosesi pelantikan berlangsung di Balairuang Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (08/01).

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, enam pejabat eselon II yang dilantik telah melewati proses lelang jabatan dan mendapat persetujuan BKN. Ia menegaskan amanah yang diberikan memiliki tantangan yang semakin berat ke depan. Para pejabat diminta bekerja cepat dan memastikan program prioritas dapat terealisasi dengan baik.

“Rangkul staf, bangun komunikasi yang baik, serta jangan menunda pekerjaan. Banyak hal yang harus segera dibenahi sesuai ketentuan dan aturan yang berlaku. Program prioritas daerah harus menjadi perhatian utama.” ujarnya

Enam pejabat yang dilantik tersebut yakni Elohansen Panjaitan sebagai Kepala Badan Keuangan Kota Bukittinggi, Indra Hartati sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia, Asrar Fernando sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika,  Albertiusman sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Susi Yanti sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, serta Roza Wahyuni sebagai Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi.

Wako berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan baik, menjaga kekompakan dan memperkuat komunikasi agar target yang telah ditetapkan dapat tercapai. Ia juga berpesan kepada BKPSDM untuk melakukan percepatan dalam mengisi kekosongan jabatan. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias melantik satu Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Pelantikan ini berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wako, Rabu (31/12)

Hendry resmi dilantik sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Bukittinggi yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi.

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Sekretaris Dewan DPRD memiliki peran strategis sebagai penghubung antara Pemerintah Kota dan DPRD dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan serta pembangunan Kota Bukittinggi.

"Pelantikan ini telah mendapat persetujuan BKN dan pimpinan DPRD. Sekwan diharapkan bekerja profesional, membangun komunikasi yang baik, serta memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota dan DPRD dalam membangun Kota Bukittinggi,” ungkapnya

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Plt Sekretaris Dewan DPRD atas dedikasi serta pelaksanaan tugas yang telah diselesaikan dengan baik.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Zulhamdi Nova Chandra, berharap Sekretaris Dewan yang baru mampu memfasilitasi serta menjembatani Pemerintah Kota Bukittinggi dan DPRD, sehingga pelaksanaan pemerintahan serta tugas-tugas DPRD dapat berjalan dengan baik.

“Kami berharap Sekwan yang baru mampu menjembatani dan menyinkronkan informasi antara Pemko Bukittinggi dan DPRD, serta membangun kebersamaan dalam mendukung penyelenggaraan dan Pembangunan Kota Bukittinggi,” ujarnya. (Sandra)

 

Bukittinggi, Luntasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, meminta seluruh SKPD menyiapkan dan melaksanakan kegiatan sesuai tugas dan fungsi masing-masing, serta menegaskan agar setiap SKPD menyampaikan laporan kinerja tertulis setiap bulan sebagai bahan evaluasi bersama.

Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gabungan awal tahun 2026 yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, serta BUMD, di halaman Balai Kota, Jumat (02/01).

Ramlan menyampaikan,  sepanjang 2025 telah menjalani sekitar 10 bulan masa jabatan bersama Wakil Wali Kota Ibnu Asis. Dalam proses itu telah disiapkan berbagai program pembangunan untuk Kota Bukittinggi.

“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Untuk itu, diperlukan persiapan yang matang, khususnya dalam pembenahan, pemeliharaan, dan penataan kota,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada awal tahun 2026 Pemko Bukittinggi akan fokus pada penataan pasar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus menciptakan ketertiban, kenyamanan dan memperkuat perekonomian daerah.

"Terkait kondisi APBD yang mengalami penurunan, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk tidak membangun Kota Bukittinggi. Pembangunan tetap harus berjalan sesuai dengan program-program prioritas yang telah ditetapkan," imbuhnya

Seluruh jajaran Pemko Bukittinggi juga diingatkan agar terus menjadi solusi bagi masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik. Perbaiki kinerja di tahun ini, tahun 2025 dan 2026 akan dievaluasi bersama demi peningkatan pelayanan dan pembangunan Kota Bukittinggi. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmeduanews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, didampingi Sekda, bersama sejumlah Kepala SKPD meninjau Pasa Ateh, Senin (05/01).

Ramlan Nurmatias, menjelaskan, setelah meninjau lokasi Pasa Ateh, banyak ditemukan toko yang ditutup dan sesuai informasi, sudah lama tidak dibuka oleh pedagang yang bersangkutan. Kondisi ini harus segera dibenahi dan ditertibkan.

Disamping itu, Pemko Bukittinggi juga akan segera menertibkan pedagang kaki lima, yang berjualan di lokasi yang tidak diperbolehkan. Pedagang yang memiliki kartu kuning untuk menempati toko di gedung Pasa Ateh, namun tidak membuka toko tersebut, akan ditarik dan diserahkan ke pedagang yang membutuhkan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota  menawarkan kepada seluruh warga yang berminat untuk menyewa space yang ada di Pasa Ateh. Beberapa titik yang kosong dengan posisi strategis, bisa dijadikan lokasi perdagangan dan disewakan untuk umum

“Kami sudah perintahkan dinas pasar, untuk toko yang tidak digunakan oleh pedagang, kita segel. Kita berikan pada yang mau menyewa. Kita tawarkan kepada yang berminat, termasuk ke pedagang kaki lima yang ada di sini, kita gratiskan sewanya empat bulan, karena kawasan pasar ini akan kita tertibkan. Ini salah satu upaya kita dalam program PKL naik kelas,” ujar Ramlan.

Ia menyebutkan, sudah ada temuan BPK tentang banyaknya toko di Pasa Ateh yang tidak difungsikan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara. Untuk itu Pemko akan mensosialisasikan hal tersebut kepada pedagang, untuk segera menggunakan toko mereka atau haknya dicabut dan dimanfaatkan untuk pedagang yang berminat.

“Banyak kejadian, kunci ditahan, toko tidak dibuka, sewa tidak dibayar. Ini berpotensi merugikan negara. Sebagai pemerintah, tentu tidak boleh membiarkan hal ini terjadi,” tegasnya. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis menyerahkan secara simbolis bantuan paket sembako, kursi roda untuk penyandang disabilitas dan lansia, serta bantuan usaha ekonomi produktif. Penyerahan bantuan melalui Dinas Sosial tersebut dilaksanakan Selasa (23/12).

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Johnni, menyampaikan, Bantuan yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025 tersebut diserahkan kepada masyarakat yang terdata dalam DTSEN desil satu hingga lima, diusulkan oleh kelurahan setelah melalui proses verifikasi dan tersebar di tiga kecamatan. Bantuan ini berupa 170 paket sembako bagi keluarga miskin, 24 unit kursi roda untuk penyandang disabilitas dan lansia terlantar di luar panti, serta 27 paket bantuan usaha ekonomi produktif. 

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Bukittinggi, Ny Yesi Endriani Ramlan selaku Ketua LKKS, menyampaikan, penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemko Bukittinggi dalam mendukung masyarakat rentan melalui sembako, kursi roda dan bantuan usaha ekonomi produktif. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka Hari Jadi Kota Bukittinggi ke-421 dan Hari4 Kesetiakawanan Sosial Nasional.

“Kami berharap bantuan ini dimanfaatkan dan digunakan dengan sebaik-baiknya. Kami juga mengingatkan penerima agar tidak terlibat judi online, karena selain merugikan diri sendiri, hal tersebut dapat mempengaruhi kelayakan menerima bantuan pemerintah di kemudian hari,” pesannya

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, mengungkapkan bantuan ini menjadi bagian dari upaya mewujudkan keadilan sosial dan perlindungan bagi kelompok rentan, sebagai bentuk kehadiran pemerintah untuk meringankan beban masyarakat sekaligus memperkuat kemandirian. Pemberian bantuan  ini merupakan komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi dalam meningkatkan kesejahteraan sosial, khususnya bagi penyandang disabilitas, lansia dan keluarga kurang mampu.  (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi menggelar Forum Group Discussion (FGD) program Surau Gemilang. Kegiatan ini berlangsung di ruang rapat balaikota, Selasa (23/12).

Ketua Tim Penyusun Program Surau Gemilang, Yuen Karnova menjelaskan, program ini dirancang sebagai upaya menghidupkan kembali fungsi surau atau masjid, sebagai pusat pembinan aqidah dan keimanan, pengembangan karakter generasi muda, pemberdayaan ekonomi umat, serta pelestarian adat istiadat Minangkabau, yang berlandaskan falsafah Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah.

“Kita berharap, program unggulan Bapak Wali Kota Ramlan Nurmatias dan Wakil Wali Kota, Ibnu Asis, terkait Surau Gemilang ini mendapat dukungan seluruh pihak. Sehingga melalui program ini, diharapkan masjid tidak hanya menjadi tempat ibadah, tapi juga menjadi pusat pendidikan, sosial budaya dan ekonomi umat yang aktif, mandiri dan berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Kota Bukittinggi memiliki sejarah dalam peradaban Islam di Minangkabau. Dalam masa perkembangan zaman, akan banyak tantangan sosial dan budaya. Dengan persoalan ini, program unggulan Surau Gemilang bisa menjadi salah satu solusi yang bisa diandalkan dan dilaksanakan Pemerintah Kota Bukittinggi.

Ramlan menyebutkan, Draf rancangan Surau Gemilang tersebut sudah disusun. Ia menilai dengan FGD ini, tentu banyak masukan dari berbagai unsur organisasi agama Islam yang ada di Bukittinggi dan para muballigh. Ia mengatakan, masukan inilah yang nantinya dikumpulkan sebagai penguat program Surau Gemilang, agar masjid atau surau di Bukittinggi kembali menjadi pusat peradaban umat, banyak kegiatan remaja masjid, sehingga jauh dari efek negatif perkembangan zaman dan perkembangan teknologi.

Diketahui, Program Surau Gemilang, secara garis besar bertujuan untuk menghidupkan kembali peran strategis masjid sebagai puat peradaban umat. Meningkatkan kembali peran remaja masjid sebagai agen perubahan. Membangun ketahanan keluarga dan komunitas melalui kegiatan keagamaan yang berkesinambungan. (Sandra).

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, meresmikan pemakaian gedung kantor baru PT BPRS Jam Gadang (Persoda). Kegiatan tersebut berlangsung di halaman Kantor BPRS Jam Gadang, Mandiangin,  Sabtu (20/12).

Sejak berdiri dengan modal awal Rp500 juta, BPRS Jam Gadang terus tumbuh dan hingga September 2025 masih menjadi BPR Syariah terbesar di Sumatera Barat. Keberadaan mushalla di bagian depan kantor menjadi ciri khas yang menegaskan komitmen bank syariah dalam menjadikan pekerjaan sebagai ladang ibadah. Demikian disampaikan Direktur Utama PT BPRS Jam Gadang (Persoda), Feri Irawan 

Dalam kesempatan itu, Ketua DPS PT. BPRS Jam Gadang, Buya Gusrizal Gazahar, mengatakan, BPRS Jam Gadang saat ini telah menjadi bagian penting dari tonggak perekonomian tidak hanya di Kota Bukittinggi tetapi juga di Sumatera Barat. Ia menegaskan penerapan lima prinsip utama syariah harus menjadi landasan dalam pengembangan ekonomi syariah di lembaga tersebut. 

Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, pendirian BPRS Jam Gadang telah diproses sejak 2018 dengan komitmen yang kuat agar lembaga keuangan daerah ini tumbuh sehat dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat. Ia mengungkapkan rasa bangga dan memberikan apresiasi atas diresmikannya gedung kantor baru BPRS Jam Gadang. Hingga kini BPRS Jam Gadang terus menunjukkan perkembangan yang positif serta menjadi salah satu pilar penguatan ekonomi daerah.

"Alhamdulillah perkembangan BPRS Jam Gadang sangat pesat. Saat ini aset BPRS Jam Gadang telah mencapai Rp135 miliar dengan NPL sebesar 0,2 persen, yang menunjukkan kondisi bank sangat sehat. Dengan hadirnya gedung kantor baru, kami berharap kepercayaan pemegang saham dan kenyamanan nasabah semakin meningkat, sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal. Ke depan, kami optimistis BPRS Jam Gadang mampu memberikan kontribusi nyata bagi daerah,” ujar Ramlan

Apresiasi juga disampaikannya atas  peran BPRS Jam Gadang yang turut bersinergi dengan Pemerintah Kota dalam penyaluran bantuan bagi korban bencana galodo. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi melantik dan menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu. Acara pelantikan dilaksanakan di Halaman Balai Kota, Kamis (18/12). 

Dalam pidatonya, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, 900 pegawai yang resmi dilantik sebagai PPPK paruh waktu untuk memperkuat kinerja dan pelayanan di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Ia berharap PPPK paruh waktu menjadi ujung tombak Pemerintah Kota Bukittinggi dalam pelayanan publik dengan menunjukkan kinerja yang baik serta terus meningkatkan kompetensi demi kemajuan Kota Bukittinggi.


"Kami berharap seluruh PPPK paruh waktu dapat bekerja dengan ikhlas, mematuhi aturan dan bersama-sama membangun Kota Bukittinggi. Tingkatkan kinerja, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jauhi narkoba dan judi online, serta sampaikan informasi yang benar,"tegasnya.

Ditekankannya bahwa sangat penting membangun komunikasi yang baik, menjaga integritas dan berpikir positif demi kemajuan daerah. Pemerintah Kota Bukittinggi akan terus memperjuangkan hak-hak pegawai sesuai ketentuan yang berlaku. (Sandra)

 



Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional ke-41 tingkat Provinsi Sumatra Barat resmi ditutup oleh Gubernur Sumatra Barat diwakili Sekretaris Daerah Sumbar, Arry Yuswandi di Lapangan Wirabraja, Kamis (18/12).

Dalam kesempatan itu, Kota Bukittinggi sebagai tuan rumah berhasil meraih juara tiga dengan total 229 poin. Sementara itu, juara dua diraih Kota Padang dengan total 239 poin, sedangkan juara umum, kembali diraih Kabupaten Limapuluh Kota dengan total 265 poin.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, selaku Ketua Panitia Pelaksana, menjelaskan, kegiatan MTQ ini diikuti seluruh kabupaten dan kota se-Sumatera Barat. Sebanyak 1.055 kafilah yang terdiri 543 putra dan 512 putri, didampingi 821 official. 

"MTQ Nasional ke 41 tingkat Sumbar ini memperlombakan 12 cabang dengan 39 golongan, didukung oleh 157 dewan hakim yang terbagi dalam 18 majelis. Pelaksanaan MTQ berlangsung di 16 venue yang tersebar di tiga kecamatan di Kota Bukittinggi," jelasnya

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Sumatera Barat, Mustafa, menyampaikan,  suksesnya MTQ Nasional ke-41 menjadi kebanggaan bagi Pemko Bukittinggi dan seluruh masyarakat. Ia berharap syiar yang terbangun selama MTQ terus berlanjut dan membawa keberkahan bagi masyarakat Bukittinggi dan Sumatera Barat.

“MTQ Nasional ke-41 tingkat Sumatera Barat akan menjadi sia-sia jika tidak memberikan dampak positif bagi masyarakat. Karena itu, dibutuhkan keterlibatan seluruh umat, khususnya umat Islam dan pemerintah daerah, agar manfaatnya benar-benar nyata,” ungkapnya.

Selanjutnya Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan selamat pada seluruh kafilah yang meraih prestasi,  Kabupaten Lima Puluh Kota yang berhasil mempertahankan prediket juara umum dan selamat untuk Kafilah Bukittinggi yang berhasil merebut juara tiga pada MTQN ke 41 tingkat Sumatra Barat.

“Terima Kasih pada seluruh kafilah dan official Bukittinggi, di bawah LPTQ Bukittinggi atas prestasi yang diraih. Selamat atas prestasi yang didapatkan dan jangan berpuas diri,” ungkapnya. (Sandra)

 

Bukittinggi , Lintasmedianews.com

Sebanyak 29 kafilah dari Kota Bukittinggi lolos ke babak final pada MTQN ke 41 tingkat Sumatra Barat. Hasil membanggakan itu diperoleh berdasarkan Keputusan dewan hakim, sehingga  29 kafilah dari Kota Perjuangan ini akan berlomba kembali pada final yang akan dilaksanakan Rabu (17/12) pada 16 venue yang ada.

Keberhasilan ini merupakan buah dari kerja keras para peserta, pembina, pelatih, serta dukungan penuh dari seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan MTQ di Kota Bukittinggi. Capaian tersebut sekaligus menjadi bukti komitmen Kota Bukittinggi dalam membina generasi Qur’ani yang unggul, berprestasi dan berakhlakul karimah.

"Mohon doa kita bersama, semoga Kafilah Kota Bukittinggi meraih hasil terbaik dalam ajang final hari ini. Semoga para finalis diberikan kesehatan, ketenangan, serta kemudahan oleh Allah SWT dalam menampilkan kemampuan terbaiknya, sehingga mampu meraih prestasi gemilang dan mengharumkan nama Kota Bukittinggi,” ungkap Kepala Kantor Kemenag Bukittinggi, Eri Iswandi sebagai pimpinan kafilah Kota Bukittinggi.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, selaku Ketua LPTQ Bukittinggi, bersyukur atas raihan kafilah Kota Bukittinggi pada MTQN ke 41 Sumbar ini. Jumlah kafilah yang masuk final, menjadi jumlah terbanyak bagi Bukittinggi selama pelaksanaan MTQ.

"Alhamdulillah 29 kafilah kita masuk babak final. Ini sejarah baru bagi Bukittinggi, dengan jumlah kafilah terbanyak masuk dalam babak final. Tentu dengan jumlah ini, kita yakin peluang untuk jadi juara umum terbuka lebar. Mari kita berdoa dan berikan dukungan untuk kafilah kita,"  harapnya.

Kafilah Bukittinggi yang masuk babak final, Tilawah Anak-Anak Putra atas nama Ceirza Keishaa Suryadi, Tilawah Anak-Anak Putri atas nama Qurrata Ayni, Tilawah Remaja Putri atas nama Prima Miftahul Jannati, Qiraat Mujawwad Dewasa Putra atas nama Muhammad Endiko Ananta, Qiraat Mujawwad Dewasa Putri atas nama Sri Nofita. Selanjutnya Qiraat Murattal Remaja Putri atas nama Rahima Raudatul Ilmi, Qiraat Murattal Dewasa Putri atas nama Siti Ainur Rahim, Hafiz 5 Juz dan Tilawah Putri atas nama Tanti Anjelin. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi menyelenggarakan Wisuda Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2025. Wisuda bagi 72 peserta ini berlangsung di Gedung Tri Arga, Rabu (17/12).

Plt. Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Robby Novaldi, menyampaikan, pelaksanaan Wisuda Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2025 merupakan rangkaian akhir dari proses pembelajaran yang telah diikuti oleh 72 peserta. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memberikan apresiasi dan pengakuan kepada orang tua yang berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran sebagai upaya peningkatan kapasitas keluarga dalam mewujudkan keluarga yang berkualitas.

Dalam kesempatan itu, Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Endriani Ramlan selaku inisiator Sekolah Keluarga Kota Bukittinggi, menerangkan, Program Sekolah Keluarga berangkat dari keprihatinan atas berbagai persoalan sosial yang berawal dari kehidupan keluarga, di mana keluarga yang sehat mampu membentuk individu berperan positif di masyarakat. Menurut Ny. Yesi, Kegiatan ini dimulai sejak 2018 dan terus bertransformasi hingga lahirnya Sekolah Keluarga Gemilang pada 2025. .

Ia berharap, alumni Sekolah Keluarga Gemilang mampu menerapkan ilmu yang diperoleh, berperan aktif di lingkungan masing-masing, serta menjadi teladan dalam membangun keluarga yang tangguh dan sejahtera demi terwujudnya Generasi Emas 2045.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, Sekolah Keluarga Gemilang merupakan program unggulan Pemerintah Kota Bukittinggi dalam mewujudkan Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya. 

“Sekolah Keluarga Gemilang hadir untuk memberikan bekal ilmu dan keterampilan berumah tangga, mulai dari pengasuhan anak, pemenuhan gizi, hingga pengelolaan keuangan. Kami berharap lulusan Tahun 2025 mampu mengaplikasikan ilmu yang diperoleh, menjadi agen perubahan bagi keluarga masing-masing, dan teladan dalam membangun ketahanan keluarga yang adaptif terhadap perubahan zaman,” ujarnya.

Ibnu mengatakan, Program tersebut menjadi komitmen bersama untuk menciptakan keluarga berkualitas sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia yang cerdas, sehat, berakhlak dan berdaya saing, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.(Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, kembali memimpin penyerahan bantuan bagi korban bencana alam di Nagari Malalak Timur dan Kabupaten Padang Pariaman Selasa (16/12).

Bantuan  disalurkan kepada warga terdampak bencana alam di Jorong Toboh, Nagari Malalak Timur, serta Kabupaten Padang Pariaman. Bantuan yang diserahkan berupa satu ton pakaian layak pakai dari para donatur di Jakarta. Selain itu bantuan alat dapur dan selimut dari donatur BPRS Bukittinggi Golof Jakarta, keluarga Kubang Putiah di perantauan dan Eropin. Demikian disampaikan Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias. 

“Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak serta membantu memenuhi kebutuhan dasar warga pascabencana. Pemerintah Kota Bukittinggi juga mengapresiasi seluruh pihak dan para donatur yang telah berpartisipasi dalam penggalangan dan penyaluran bantuan kemanusiaan,” ujarnya

Dalam kesempatan itu, Camat Malalak, Ulya Satar, menyampaikan terima kasih kepada Pemko Bukittinggi serta para donatur atas kepedulian dan bantuan bagi warga terdampak bencana. Ia memaparkan, bencana hidrometerologi berpengaruh besar pada Kecamatan Malalak. Menurutnya, bencana itu telah menyebabkan 17 orang meninggal dunia, tiga korban masih dalam pencarian, 70 rumah hancur, lebih dari 100 rumah terdampak, serta berdampak pada lahan pertanian warga.

"Kami atas nama masyarakat Malalak, mengucapkan terima kasih atas bantuan dari Pemerintah dan masyarakat Bukittinggi serta para donatur. Alhamdulillah, akses menuju lokasi terdampak, kini sudah dapat dilalui kendaraan dalam dua pekan terakhir", tuturnya. 

Ulya Satar berharap adanya bantuan sembako untuk masing-masing jorong, serta dukungan pembangunan infrastruktur guna membuka kembali akses masyarakat, seperti perbaikan jembatan. Sementara pihaknya telah melakukan pendataan untuk rumah warga yang rusak dan akan disiapkan hunian sementara bagi para korban terdampak. (Sandra).

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.