Articles by "Bukittinggi"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok
Showing posts with label Bukittinggi. Show all posts

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Tim Core (communication and Rescue) Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Bukittinggi-Agam bekerja sama dengan donator dan relawan membagikan 1.000 masker untuk siswa, guru dan tenaga kependidikan SMPN 4 Bukittinggi. Kegiatan tersebut berlangsung Sabtu (19/09) di seluruh kelas di sekolah yang berlokasi di Panorama Bukittinggi tersebut. 


Tim Core  ORARI Lokal Bukittinggi-Agam dalam hal ini menurunkan sekitar 20 orang personil untuk membagikan langsung masker kepada siswa dan guru. Kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak disekolah dan dalam upaya menanggulangi dampak karhutla terhadap warga sekolah berupa kabut asap yang masih menyelimuti Bukittinggi. 


Pembagian masker kepada siswa dan guru dilaksanakan oleh personil Tim Core ORARI secara langsung kedalam kelas, disambut baik dan antusias siswa SMPN 4 Bukittinggi. 

Kepala SMPN 4 Bukittinggi, Firman Adhani, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Core  ORARI Lokal Bukittinggi-Agam yang dengan cepat dan tanggap turun ke SMPN 4 untuk membagikan masker bagi siswa, guru dan warga sekolah. Ia mengatakan, Keberadaan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam sangat membantu penanganan dampak kabut asap di lingkungan pendidikan. 


Firman menyebutkan, bantuan ini sangat bermanfaat dalam menjaga kesehatan dan melindungi siswa dari paparan debu, asap, maupun polusi udara. Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan dan kenyamanan anak-anak di sekolah.


Ia juga mengimbau kepada seluruh siswa agar menggunakan masker dengan baik ketika kondisi lingkungan membutuhkan, serta tetap menjaga kebersihan dan kesehatan diri. 


Selain SMPN 4 Bukittinggi, Tim Core  ORARI Lokal Bukittinggi-Agam juga membagikan masker untuk SDN 01 benteng, SDN 02 percontohan dan SDN 07 teladan kota Bukittinggi. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa Nusa Tenggara Timur (NTT). Bantuan diserahkan simbolis oleh Sekretaris Daerah Bukittinggi, secara daring melalui zoom meeting di Bukittinggi Command Center (BCC), Rabu (16/09).


Bantuan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu bentuk kepedulian dan duka mendalam masyarakat Bukittinggi. Bantuan awal berupa donasi yang dihimpun dari ASN Kota Bukittinggi, sedekah masyarakat melalui Baznas, serta dukungan BUMD, BPRS Jam Gadang, PDAM dan Bank Nagari, telah terkumpul sebesar Rp70 juta. Bantuan tersebut diserahkan kepada Kabupaten Nagekeo yang termasuk daerah dengan kerusakan cukup parah. Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi. 


Rismal menerangkan, Pemerintah kota Bukittinggi juga akan memberikan bantuan Keuangan Khusus (BKK) dari dana APBD, yang saat ini masih berproses dan telah masuk dalam anggaran perubahan APBD 2026. Ia mengatakan, prosesnya saat ini sedang menunggu evaluasi gubernur. Setelah evaluasi selesai dan DPA anggaran perubahan selesai, dana tersebut akan segera transfer. 


Menurut Rismal Hadi, BKK tersebut direncanakan sebesar Rp500 juta yang dibagi untuk tiga kabupaten, yakni Manggarai, Manggarai Timur dan Nagekeo. Meskipun hampir seluruh wilayah NTT terdampak gempa, bantuan difokuskan kepada tiga kabupaten tersebut. Ketiganya dipilih karena mengalami kerusakan lebih berat dibandingkan kabupaten lainnya, 


“Mudah-mudahan ini bisa meringankan beban saudara-saudara kita yang terkena musibah di NTT,” harapnya. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Ambulance Toyota HiAce senilai Rp739 bantuan hibah dari PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, akan digunakan Pemerintah kota Bukittinggi untuk mendukung pelayanan RSUD. Hal itu dikemukakan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias saat menerima bantuan sarana pelayanan kesehatan tersebut, di Balai Kota, Rabu (16/09).


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi kepada BTN atas Ambulance yang akan dimanfaatkan untuk pelayanan RSUD, termasuk layanan yang masuk program kemasyarakatan, antar jemput pasien yang membutuhkan. Ambulance tersebut juga dilengkapi dengan oksigen, tempat duduk pasien, serta peralatan pendukung lainnya untuk menunjang pelayanan selama proses penjemputan dan penanganan pasien.


"Dengan adanya hibah ini, tentu kita manfaatkan sebaik-baiknya. Harapan kita, bantuan melalui dana CSR BTN ini dapat dimanfaatkan untuk pelayanan masyarakat, termasuk menjemput pasien yang membutuhkan," ujar Ramlan.

Sementara itu, Branch Manager KCU BTN Padang, Sudaryanto, menyebutkan, bantuan satu unit ambulance kepada Pemerintah Kota Bukitinggi ini, merupakan bentuk tanggung jawab sosial BTN sekaligus bagian dari upaya memperkuat kerja sama dengan Pemko Bukittinggi. Bantuan ini merupakan amanah dari manajemen BTN Pusat dan Kanwil Sumatra.


Ia berharap Bantuan tersebut dapat mendukung pelayanan kesehatan di RSUD Kota Bukittinggi serta membuka peluang kerja sama BTN dengan Pemko di bidang lainnya. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sebanyak 30 peserta Bukittinggi Next Leader Angkatan I tahun 2026 mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Pemuda selama empat hari, 14–17 September 2026, di Kampus IPDN Sumatera Barat, Baso. Apel pembukaan Bukittinggi Next Leader (BNL) Tahun 2026 tersebut dipimpin Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.


Kegiatan yang diikuti jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi, unsur pimpinan IPDN, ASN IPDN, peserta BNL 2026, serta praja muda tersebut berlangsung di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Kampus Sumatra Barat, Senin (14/09). Pelatihan dilaksanakan dengan metode retret untuk memperkuat karakter, wawasan, serta kemampuan kepemimpinan para peserta.


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Bukittinggi Next Leader (BNL) 2026 dilaksanakan Pemko Bukittinggi dalam rangka menyiapkan calon pemimpin muda yang berintegritas, berpikir kritis, mampu bekerja sama serta melahirkan inovasi. Ia mengatakan, pembangunan daerah membutuhkan generasi muda yang mampu memahami persoalan masyarakat, menawarkan gagasan, serta berani mengambil peran. Kepemimpinan tidak harus menunggu seseorang menjadi pejabat, namun kepemimpinan dimulai ketika seseorang berani mengambil tanggung jawab. 

"Program ini kita rancang bukan sebagai kegiatan seremonial, melainkan sebagai proses pembelajaran, pembentukan karakter, pengenalan pemerintahan, penguatan kemampuan kepemimpinan, serta ruang bagi pemuda untuk melahirkan gagasan nyata bagi kemajuan Kota Bukittinggi", ujar Ramlan 


Sementara itu, Direktur IPDN Kampus Sumatera Barat, Dr. Lalu Satria Utama, menyampaikan, IPDN Kampus Sumatera Barat menyambut baik program Pemerintah Kota Bukittinggi ini sebagai upaya membina generasi muda yang inovatif dan berintegritas. Bukittinggi Next Leader (BNL) Tahun 2026 merupakan wadah pembinaan kader kepemimpinan masa depan yang menjunjung tinggi integritas, disiplin dan jiwa pamong praja. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemko Bukittinggi menjelaskan kondisi Gajah Zidan yang agresif sejak tahun 2022 lalu. Penjelasan tersebut disampaikan Wali Kota Bukittinggi, didampingi Sekda, Asisten II, Kepala Dinas Pariwisata dan Kepala Diskominfo di Aula Balaikota, Senin (14/09). 


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menjelaskan, gajah merupakan salah satu satwa yang dilindungi. Pemerintah Daerah, tidak punya kewenangan untuk satwa yang dilindungi, karena semua kewenangan itu, berada di Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, melalui Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA).


Menurut Ramlan enam surat resmi dari Pemko Bukitinggi sejak Juni 2024 hingga Desember 2024, termasuk satu surat di tahun 2025 tentang kondisi Gajah Zidan telah dilayangkan. Dari enam surat itu, hanya satu kali dibalas BKSDA, yang isinya, Gajah Zidan bisa direlokasi ke Taman Satwa Kandi, Sawahlunto. Namun, belum ada tindaklanjut dari surat itu. 


"Pemko tidak boleh sewenang wenang untuk memindahkan satwa yang dilindungi, semua kewenangan ada di BKSDA, Kalau kita yang lakukan kita salah dari segi aturan," ungkapnya

Wali Kota juga menjelaskan terkait salah satu mahouth atau keeper atau penanggungjawab utama Gajah Zidan yang mengundurkan diri. Salah satunya Legianto, pawang gajah yang mengundurkan diri, karena cedera akibat keagresifan Gajah Zidan. 


"Legianto bekerja sebagai pawang Gajah Zidan sejak 2010 hingga Juni 2024. Ia mengundurkan diri karena mengalami cedera saat menangani Gajah Zidan. Saat ini ada satu keeper penanggung jawab utama atas nama Rahmad Ramadhan yang mulai menangani Gajah Zidan dari 2024 hingga kini dan sudah kita ikutkan beberapa kali pelatihan", jelasnya


Kepala Dinas Pariwisata, Rofie Hendria, menambahkan, gajah jantan Zidan, masuk Bukittinggi tahun 2001, artinya kurang lebih 25 tahun lebih terakhir, Zidan berperilaku normal. Namun, tahun 2022, Zidan mengalami perubahan perilaku menjadi gajah yang agresif, sehingga pawang penanggung jawab utamanya, Legion, mengalami cedera. Bahkan, Zidan juga menyerang gajah betina, Lia. (Sandra/Af)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sebagai bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan, Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang) memberikan bantuan 50 tong sampah untuk Bukittinggi. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di pelataran pedestrian Jam Gadang, Jumat (11/09).;


Wakil Ketua Umum Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat Gerakan Ekonomi dan Budaya (Gebu) Minang, Asri Afgani, menyampaikan, bantuan 50 tong sampah berkapasitas 200 liter tersebut merupakan bentuk kepedulian dan rasa persaudaraan. Selain bantuan tong sampah di Bukittinggi, Gebu Minang bersama Indo Jalito Peduli juga telah melaksanakan sunatan massal terhadap 1.000 anak di lima kabupaten/kota serta bedah rumah di dua rumah di Pariaman.


Asri Afgani mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar kegiatan sosial, namun ingin memberikan manfaat nyata serta sedikit kebahagiaan bagi masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap bantuan yang diberikan dapat mendukung terwujudnya Jam Gadang yang indah dan sangat bersih. Ke depannya. 

Atas bantuan 50 tong sampah berkapasitas 200 liter tersebut, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan apresiasi kepada Gebu Minang. Ramlan menyebutkan bantuan tersebut menunjukkan kepedulian terhadap persoalan kebersihan sekaligus mendukung upaya Pemerintah Kota Bukittinggi menjaga kebersihan kawasan wisata. 


"Bantuan ini nanti akan langsung kita sebarkan di kawasan objek wisata Jam Gadang. Kami juga berharap tong sampah ini dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya


Wali Kota mengatakan, kebersihan merupakan bagian penting dalam menciptakan kota pariwisata yang aman, nyaman dan tertata. Ia juga mengapresiasi kerja pasukan kebersihan yang terus menjaga kebersihan kota. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengimbau seluruh lapisan masyarakat Kota Bukittinggi agar meningkatkan kewaspadaan terhadap kualitas udara, mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada kelompok yang rentan, seperti bayi, anak-anak, ibu hamil, lansia, serta orang dengan asma/PPOK, penyakit jantung dan penyakit penyerta lainnya.


Himbauan tersebut dikeluarkan melalui Surat Edaran Waki Kota Bukittinggi Nomor 100.3.4.3/239/BPBD/IX-2026 tentang antisipasi dampak kabut asap dan pencegahan kebakaran lahan pada Rabu, 8 September 2026 . Surat edaran ini sejalan dengan Surat Edaran Gubernur Sumatera Barat Nomor : 660/975/SE/BPBD-2026 tentang Antisipasi Dampak Penurunan Kualitas Udara serta mencegah terjadinya kebakaran lahan. Kebijakan tersebut merupakan langkah untuk melindungi masyarakat dari dampak penurunan kualitas udara.


Dalam edaran tersebut, Masyarakat diminta selalu menggunakan masker saat beraktivitas di luar, serta tidak melakukan pembakaran lahan dan sampah yang berpotensi menimbulkan kebakaran, serta tidak melakukan aktivitas pembakaran lainnya yang dapat memicu penurunan kualitas udara.


Selanjutnya, Wali Kota menghimbau masyarakat untuk terus memantau Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) serta segera memeriksakan diri ke fasilitas pelayanan kesehatan apabila mengalami keluhan seperti batuk, sesak napas, mata perih, tenggorokan terasa sakit, pusing, atau keluhan kesehatan lainnya yang diduga akibat paparan kabut asap. 


Selain itu masyarakat juga diminta untuk melaporkan jika menemukan adanya titik api atau kebakaran lahan kepada pihak pemerintah, baik itu kelurahan, kecamatan, BPBD serta Dinas Pemadam Kebakaran, maupun melalui layanan 112 atau pihak lainnya. (Sandra/af)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Kepengurusan Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Bukittinggi Masa Bhakti 2026 hingga 2030 resmi dikukuhkan. Pelantikan dilakukan langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, yang sekaligus melaunching Perlinsos Digital. Kegiatan ini berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wako, Jumat (11/09).


Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Roza Wahyuni, menjelaskan, IPSM merupakan wadah berhimpunnya para pekerja sosial masyarakat yang berfungsi sebagai wadah koordinasi, jembatan komunikasi, serta penggerak sosial dalam menangani berbagai permasalahan sosial. Dengan berakhirnya Kepengurusan sebelumnya sejak tahun 2024, sehingga perlu dilakukan pemilihan dan pengukuhan kepengurusan baru berdasarkan Permensos Nomor 10 Tahun 2019. Pelantikan IPSM didasarkan pada hasil Musyawarah Daerah PSM Kota Bukittinggi yang dilaksanakan pada 29 Juli 2026. 

Terkait Perlinsos Digital, Roza Wahyuni, menjelaskan, Kota Bukittinggi menjadi salah satu daerah yang ditetapkan sebagai pilot project dalam pelaksanaan Perlindungan Sosial Digital. Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut surat Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah Nomor B/1608/PD.02/2026 tanggal 4 Agustus 2026 perihal sosialisasi perluasan uji coba digitalisasi bansos ke 114 kabupaten/kota. 


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, pengukuhan pengurus Ikatan Pekerja Sosial Masyarakat (IPSM) Kota Bukittinggi masa bakti 2026–2031 merupakan peneguhan komitmen dan tanggung jawab untuk terus hadir di tengah masyarakat, terutama dalam memberikan perhatian, pendampingan, perlindungan dan pelayanan sosial. IPSM memiliki posisi strategis karena para pekerja sosial masyarakat berada dekat dengan masyarakat serta memahami persoalan sosial secara langsung.


Selain itu, Wali Kota menyebutkan, Perlindungan Sosial Digital merupakan langkah penting dalam transformasi pelayanan sosial agar lebih cepat, tepat sasaran, terintegrasi, transparan dan berbasis data. Ia mengatakan, guna memastikan masyarakat yang membutuhkan benar-benar terdata, teridentifikasi, serta mendapatkan intervensi yang sesuai, maka data yang akurat menjadi fondasinya. (Sandra).

 

Bukitinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, melantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 11 Pejabat Administrator, 13 Pejabat Pengawas dan 1 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Acara pelantikan dilaksanakan di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis (10/09).


Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional merupakan bagian dari proses manajemen kepegawaian yang profesional, objektif dan berbasis sistem merit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelantikan ini merupakan hasil uji kompetensi yang telah melalui prosedur sesuai ketentuan dan mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara. Demikian disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias. 

Wali Kota berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, membangun kerja sama yang solid, serta menjadi teladan dalam disiplin, etika dan integritas. Seluruh jajaran Pemko Bukittinggi juga diminta terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, bekerja dengan semangat pengabdian, berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan, serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.


Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Efriadi menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Selanjutnya Elqadri, sebelumnya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja menjadi Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Robby Novaldi, dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

SMP Negeri 4 Bukittinggi bekerjasama dengan KPU kota Bukittinggi, menyelenggarakan Program Pendidikan Pemilu melalui Sosialisasi Pemilihan Osis (Pemilos) dan pendidikan demokrasi bagi siswa kelas 7 SMP 4 Bukittinggi. Pemilos merupakan salah satu program pendidikan pemilu yang digagas KPU secara berjenjang dengan sasaran pendidikan menengah SLTP dan SLTA. Acara yang diikuti oleh 287 siswa tersebut berlangsung Kamis (10/09) di Aula SMPN 4 Bukittinggi.


Ketua KPU Bukittinggi Satria Putra didampingi  ketua SP3MSDM M. Fauzan Harza, Kasubag Permas dan SDM, Aldho Syafriandre dan Penata Kelola Pemilu Edo Septiadi menyampaikan, salah satu bentuk penerapan penyelenggaraan pemilu di sekolah yaitu dalam pembentukan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Pemilos merupakan langkah awal pengenalan pendidikan pemilih kepada siswa di lingkungan pendidikan. Upaya ini dilakukan agar siswa memahami arti penting pelaksanaan pemilu, bahwa satu suara sangat menentukan nasib bangsa Indonesia. 


Dikatakannya bahwa tujuan penerapan penyelenggaraan pemilu di lingkungan pendidikan diantaranya, agar siswa memahami dan menghargai lingkungan hidup serta nilai-nilai moral dalam mengambil keputusan yang tepat. Selain itu juga untuk memperdalam sikap sportif, jujur , bertanggung jawab  dan mampu bekerjasama secara mandiri, berfikir logis dan demokratis. 

Disamping membangun landasan kepribadian yang kuat, dan menghargai HAM dalam kontek kemajuan budaya bangsa, Pemilos juga ditujukan untuk mengembangkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air serta menghargai budaya dan intelektual. 


Dihadapan siswa, Satria berpesan bahwa, seorang pemimpin yang akan dipilih haruslah orang yang amanah, yakni aktif dan berprestasi, mempunyai visi misi yang jelas, adil, jujur dan bertanggung jawab. Calon tersebut juga harus memiliki niat untuk melayani seluruh masyarakat, dapat menjadi perpanjangan tangan serta dapat bekerja sama. 


Sementara itu, Kepala SMPN 4 Bukittinggi Firman Adhani melalui Waka Kesiswaan Rahmawati, menyampaikan terima kasih atas kesediaan pihak KPU Bukittinggi dalam memberikan sosialisasi pemilu kepada siswa, guru dan warga SMPN 4. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan pesta demokrasi Pemilos SMPN 4 Bukittinggi yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2026 mendatang. 


Ia berharap melalui sosialisasi tersebut, para siswa sebagai calon yang akan dipilih maupun sebagai pemilih mengerti dan memahami seluruh tahapan yang akan dilaksanakan, sehingga Pemilos SMP 4 nantinya dapat berjalan lancar sesuai aturan dan dapat memilih pemimpin yang tepat (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Kota Bukittinggi ditunjuk sebagai salah satu daerah pilot project Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital). Program ini merupakan upaya pemerintah mempercepat dan memperbaiki pemutakhiran data perlindungan sosial.


Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Roza Wahyuni, pada acara sosialisasi Perlinsos Digital (Perlindungan Sosial Digital)di Ruang Rapat Lantai III, Senin (07/09). Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Sosial, diikuti oleh SKPD terkait, BPS, camat dan lurah serta pendamping PKH dan TKSK Kota Bukittinggi. 


Roza Wahyuni, menjelaskan, Perlinsos Digital sebelumnya dilaksanakan di Banyuwangi, kemudian diperluas ke sejumlah kabupaten/kota dan pada awal September 2026 telah mencakup 215 kabupaten/kota. Melalui Perlinsos Digital, masyarakat yang melakukan pemutakhiran data tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui status kelayakannya. 

"Dalam uji coba ini, prosesnya dapat diketahui sekitar 10 menit. Tugas pemerintah daerah adalah mendaftarkan masyarakat sebanyak-banyaknya, tidak terbatas pada desil 1 sampai 5, karena ke depan berbagai program bantuan pemerintah akan menggunakan sistem ini," Ujarnya.


Menurutnya, Perlinsos Digital menjadi langkah untuk mewujudkan data perlindungan sosial yang lebih akurat, dinamis dan sesuai kondisi masyarakat dan 

bukan sekadar digitalisasi layanan. Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaannya agar masyarakat yang layak mendapatkan perlindungan sosial dapat terdata dengan baik dan program bantuan pemerintah ke depan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.


Sementara itu, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bukittinggi, Efriandi, menyampaikan, Data Perlinsos Digital nantinya menjadi data tunggal yang terintegrasi dengan berbagai program bantuan sosial. Untuk itu diperlukan sinergi RT, RW, lurah, camat, kader, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, pekerja sosial masyarakat dan seluruh unsur terkait untuk memastikan data masyarakat benar dan lengkap. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika, menggelar Workshop Peningkatan Pemanfaatan dan Optimalisasi Digitalisasi, dalam Mendukung Transformasi Pembelajaran dan Tata Kelola Sekolah SMP Negeri dan Swasta Kota Bukittinggi. Acara berlangsung di Aula Balai Kota Bukittinggi, Selasa (08/09).


Workshop ini merupakan kolaborasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Informatika, Koding dan Kecerdasan Artifisial (KKA) dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Bukittinggi.


Koordinator Pengawas (Korwas) Sekolah/Korwas SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Aswardi, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya meningkatkan kompetensi guru agar mampu mengikuti perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ia memberikan apresiasi atas pelaksanaan workshop tersebut. 


“Kegiatan Ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kompetensi, meng-update dan meng-upgrade kemampuan guru. Ini juga menjadi sebuah terobosan yang dilakukan MGMP,” ugkap Aswardi.

Ia menjelaskan, digitalisasi pendidikan tidak hanya berkaitan dengan penggunaan perangkat teknologi, aplikasi, maupun jaringan internet. Lebih jauh, teknologi harus mampu dimanfaatkan untuk menciptakan pembelajaran yang lebih kreatif, kolaboratif dan sesuai dengan perkembangan peserta didik.


Sementara itu, Kepala Diskominfo Kota Bukittinggi, Asrar Fernando menerangkan, penguatan digitalisasi pendidikan membutuhkan dukungan infrastruktur sekaligus peningkatan kemampuan sumber daya manusia agar teknologi dapat dimanfaatkan secara optimal. Ia menyebutkan, transformasi digital di bidang pendidikan juga membutuhkan sinergi antara pemerintah, sekolah, guru dan berbagai pihak terkait. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memperkuat ekosistem pendidikan digital di Kota Bukittinggi. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, melepas secara resmi peserta Sepeda Gembira dalam rangka memeriahkan RRI Fest 2026 di Halaman RRI Kota Bukittinggi, Minggu (06/09). Kegiatan ini digelar sekaligus menyambut usia penyiaran Radio Republik Indonesia (RRI) yang ke-81.


Rute Sepeda Gembira dimulai dari RRI Bukittinggi, kemudian melewati Simpang Aua, Simpang Tarok, Gurun Panjang, Simpang Mandiangin, Simpang Surau Gadang, Simpang Jirek, Simpang Pintu Kabun, Simpang Panganak, hingga SMA Negeri 4 Bukittinggi dan terakhir finish di RRI Bukittinggi.

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis mengatakan, selain sebagai sarana olahraga dan rekreasi, Sepeda Gembira menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi serta menciptakan suasana yang sehat dan menyenangkan di tengah masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kebersamaan antara pemerintah, RRI dan masyarakat. 


"Alhamdulillah, pada pagi hari ini kita diberikan kesehatan dan dapat bersama-sama mengikuti kegiatan Sepeda Gembira dalam rangka RRI Fest 2026. Mari kita jaga kekompakan, semangat dan sportivitas. Mudah-mudahan kegiatan Sepeda Gembira pagi ini benar-benar menggembirakan kita semua," ujarnya


Dalam kesempatan itu, Ibnu Asis juga menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian RRI Fest 2026 tersebut. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pendidikan politik bagi perempuan penting untuk memperkuat keterlibatan perempuan dalam kehidupan demokrasi, menciptakan kebijakan publik yang inklusif, serta membangun keluarga dan generasi yang sadar politik. Hal itu diungkapkan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias pada acara Pendidikan Politik bagi Perempuan se-Kota Bukittinggi Sabtu (05/09).


Acara yang digelar di Hotel Rocky tersebut diselenggarakan Pemerintah Kota Bukittinggi selama 2 hari yakni tanggal 5 dan 6 september melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol yang merupakan pokok-pokok pikiran Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Apt. Linda Wirdayanti. 


Pada kesempatan itu Ramlan mengatakan, pemahaman hak politik juga menjadi bekal bagi perempuan untuk terlibat dalam pengambilan keputusan dan mencegah marginalisasi. Ia menilai perempuan memiliki peran penting dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam membangun kesadaran politik di lingkungan keluarga. Karena itu, pemahaman terhadap hak dan kewajiban politik perlu terus ditingkatkan. 


Sementara itu, Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bukittinggi, Ramon Arisa Putra, menjelaskan, Pendidikan Politik bagi Perempuan se-Kota Bukittinggi diikuti 45 perempuan utusan dari masing-masing kecamatan se-Kota Bukittinggi. Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran politik masyarakat, khususnya perempuan, dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 

Dalam kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Apt. Linda Wirdayanti, menyampaikan, pendidikan politik perempuan se-Kota Bukittinggi menjadi wadah untuk meningkatkan keberanian dan kecerdasan perempuan dalam menyampaikan aspirasi masyarakat. Menurutnya, perempuan harus berani berpartisipasi dalam pengambilan kebijakan dan terlibat dalam proses pengambilan keputusan, sehingga dapat memperkuat kebijakan yang berdampak bagi masyarakat dan Kota Bukittinggi. 


Ia berharap kegiatan tersebut dapat mendorong lahirnya perempuan-perempuan yang mampu mengambil peran dalam kehidupan politik serta menjadi pemimpin di masa depan. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Salah satu upaya peningkatan kualitas kawasan wisata agar tertib, aman, nyaman dan representatif untuk masyarakat Bukittinggi dan juga para pengunjung, Pemerintah Kota Bukittinggi mulai melaksanakan pembenahan halaman Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) mulai 3 September 2026. 


TMSBK  dibangun oleh pemerintahan Hindia Belanda pada tahun 1900an, diberi nama Stormpark. Pada 3 Juli 1929, kawasan ini dikembangkan menjadi kebun binatang dengan nama Fort De Kocksche Dieren Park. Kemudian hingga tahun 1995 melalui Perda No 2 Tahun 1995, kawasan ini secara resmi dinamakan Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) hingga saat ini. 


Sepanjang sejarahnya, TMSBK telah beberapa kali melakukan pembenahan, seperti pembangunan kandang harimau, pembuatan kandang burung raksasa atau kandang aviari terbesar di Asia Tenggara, serta zona reptil pada tahun 2021. 


Berdasarkan Keputusan Wali Kota Bukittinggi Nomor 188.45-133-2026 tentang Kegiatan Prioritas Daerah tahun 2026, Pemko Bukittinggi menetapkan penataan kawasan TMSBK sebagai salah satu program prioritas daerah. Hal ini tentunya untuk menambah daya tarik wisata kota Bukittinggi


Kepala Dinas Pariwisata Bukittinggi, Rofie Hendria, Jumat (04/09) menjelaskan, pembenahan halaman TMSBK dilakukan dengan tujuan mengembalikan fungsi lahan sebagai fasilitas umum, meningkatkan dan mengoptimalkan sarana dan prasarana TMSBK. Ini juga untuk menyediakan ruang terbuka yang lebih tertata, meningkatkan kualitas pengalaman wisatawan serta meningkatkan daya saing pariwisata Kota Bukittinggi. 


Menurutnya, pembenahan tersebut ditargerkan selesai dalam 100 hari dengan anggaran sebesar Rp1,7 miliar. "Proses pembenahan dilakukan dengan mengganti beberapa tatanan halaman TMSBK, seperti mengganti paving block dengan batu alam agar ramah bagi anak-anak, disabilitas dan para pengunjung. (Sandra/af)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi menggelar pelatihan dan pengukuhan Tim Communication in Rescue and Emergency (CORE) Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI). Kegiatan yang terlaksana atas dukungan dana pokok pikiran (pokir) Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dedi Fatria tersebut berlangsung selama dua hari, 4 dan 5 September 2026 dan dibuka di Bumi Perkemahan Tapian Ratu, Jumat (04/09). 


Pelatihan dan Pengukuhan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam diikuti oleh 40 anggota ORARI Lokal Bukittinggi Agam yang tergabung dalam Tim CORE Group A. Hal itu dIsampaikan Kepala Bidang Statistik Informasi dan Komunikasi Publik (SIKP) Dinas Komunikasi dan Informatika Bukittinggi, Riri Alhadilla Sukma. Ia menjelaskan, 2 orang instruktur yang dihadirkan merupakan narasumber yang memiliki kompetensi di bidang komunikasi radio kebencanaan, keselamatan dan penanganan keadaan darurat. 

Dalam kesempatan itu, Anggota DPRD Kota Bukittinggi, Dedi Fatria, mengatakan, berbagai komunitas di Kota Bukittinggi perlu memiliki kesiapsiagaan dan kemampuan yang dapat mendukung penanganan bencana. Pelatihan dan pengukuhan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam merupakan bentuk dukungan terhadap penguatan komunitas dalam menghadapi kondisi kebencanaan. 


Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, pada kondisi darurat dan kebencanaan, respon cepat menjadi sangat penting. Kecepatan menerima dan menyampaikan informasi sangat dibutuhkan sehingga bantuan dapat segera dikerahkan. Untuk itu keberadaan Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam menjadi hal positif dalam mendukung komunikasi pada kondisi darurat maupun kebencanaan. 


Dengan adanya Tim CORE ORARI Lokal Bukittinggi-Agam, diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, ORARI, relawan, dan unsur terkait lainnya semakin kuat dalam mendukung kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat dan kebencanaan. (Sandra/af)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Berdasarkan informasi yang diperoleh dari Stasiun Global Atmosphere Watch (GAW), hasil Pemantauan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang sudah dilakukan pada tanggal 3 September 2026, prakiraan konsentrasi PM2.5 di wilayah Kota Bukittinggi adalah 20,5  mikrogram/M3 kategori kualitas udara "sedang" dengan konsentrasi maksimum sebesar 42 mikrogram/M3.


Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Ramli Andrian, menyampaikan, sumber pencemaran yang terjadi berdasarkan arah angin dominan dari arah Tenggara, Selatan atau bagian Timur wilayah Sumatera Barat, yaitu Sumatera Selatan dan Jambi. Selain itu potensi juga berasal dari wilayah yang berbatasan dengan wilayah Riau, seperti 50 Kota, Sijunjung dan Dharmasraya.


"Melihat kondisi saat ini dan hasil pemantauan ISPU, kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Bukittinggi yang beraktivitas di luar ruangan masih dapat melaksanakan kegiatan dengan tetap menjaga kesehatan masing-masing. Namun, untuk anak-anak, lansia, serta orang yang mengalami gangguan pernapasan disarankan agar mengurangi kegiatan di luar ruangan, jika sangat dibutuhkan maka dianjurkan menggunakan masker," imbaunya.


Kualitas udara saat ini bersifat sementara, terdapat kemungkinan membaik atau menurun tergantung pada pergerakan konsentrasi ISPU. Pemantauan kualitas udara akan terus ditinjau dan Dinas Kesehatan akan terus berkoordinasi bersama pihak Stasiun GAW Koto Tabang.


Masyarakat diharapkan untuk tetap tenang dan memantau segala informasi secara resmi serta tetap menjaga kesehatan di tengah kondisi udara terkini. (*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Gubernur Sumatra Barat, menyerahkan sertifikat Cagar Budaya Nasional dan Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WTbI) dari Menteri Kebudayaan RI kepada Wakil Wali Kota Bukittinggi. Sertifikat tersebut diserahkan Gubernur di Aula Kantor Gubernur, Jumat, (28/08).


Menara Jam Gadang dan SMA 2 Bukittinggi (Sekolah Rajo) ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional oleh Menteri Kebudayaan RI, Fadlizon. Sementara itu Bordir Kerancang Bukittinggi juga ditetap sebagai Warisan Budaya Takbenda Indonesia (WTbI).


Gubernur Sumbar, Mahyeldi, menjelaskan, sertifikat Warisan Budaya Takbenda Indonesia tahun 2025 dari Sumatra Barat, telah diserahkan oleh Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, di Gedung Kementeriaan Kebudayaan Republik Indonesia, Jakarta, 15 Desember 2025 lalu. Untuk itu, seluruh sertifikat baik terkait cagar budaya nasional dan juga warisan budaya tak benda, diteruskan kepada Kepala Daerah masing masing.


"Total Warisan Budaya Tak Benda Indonesia dari Sumatra Barat, berjumlah 37 Warisan Budaya. Capaian ini,  mencerminkan kekayaan budaya Minangkabau yang terus dijaga dan diwariskan lintas generasi dan diakui secara nasional," jelasnya.


Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan rasa bangga atas penetapan dua bangunan yang ada di Bukittinggi sebagai Cagar Budaya Nasional. Menurutnya Jam Gadang dan SMA 2 Bukittinggi, memiliki nilai sejarah yang kental dengan Kemerdekaan Republik Indonesia.


Ia menyebutkan, Jam Gadang merupakan salah satu saksi sejarah perjuangan Indonesia merebut kemerdekaan yang dibangun sejak penjajahan Belanda. Sementara itu, SMA 2 Bukittinggi, juga menjadi lokasi cikal bakal lahirnya Bahasa Indonesia modern, yang dirumuskan melalui penyusunan Ejaan Van Ophuijsen pada akhir abad ke -19. 


Ibnu berterima kasih pada Menteria Kebudayaan, Bapak Fadlizon, yang telah menetapkan Jam Gadang dan SMA 2 Bukittinggi, sebagai Cagar Budaya Nasional. (*)

 

BUKITTINGGI, Lintasmedia News– PT Semen Padang mendorong 12 Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan di sekitar wilayah operasional perusahaan untuk memperkuat program pemberdayaan masyarakat berbasis ekonomi sirkular. Melalui program yang terarah dan berkelanjutan, pertumbuhan perusahaan diharapkan berjalan seiring dengan peningkatan perekonomian masyarakat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang ada di lingkungan perusahaan.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan tanggung jawab perusahaan terhadap lingkungan dan masyarakat merupakan kewajiban yang harus dijalankan secara efektif. Pelaksanaannya juga perlu menyesuaikan dengan berbagai perubahan kebijakan, termasuk arahan Danantara mengenai pengembangan ekonomi sirkular.


“Perusahaan harus tumbuh bersama perekonomian masyarakat di lingkungan sekitarnya. Tidak hanya perusahaan yang berkembang, tetapi UMKM dan berbagai usaha masyarakat juga diharapkan dapat tumbuh bersama perusahaan,” kata Win saat menutup Sidang Pleno Perubahan dan Pengesahan Revisi AD/ART Forum Nagari/Forum Pemberdayaan di Bukittinggi, Jumat (28/8/2026).


Acara penutupan sidang pleno tersebut turut dihadiri Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, pengurus Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan dan KAN Limau Manih, serta para lurah dan ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) di Lubuk Kilangan dan Limau Manih. Hadir pula Lurah dan Ketua LPM Pampangan yang merupakan bagian dari wilayah sekitar operasional PT Semen Padang.

Win menjelaskan, ekonomi sirkular menjadi salah satu pendekatan penting dalam menciptakan pertumbuhan yang berkelanjutan. Melalui konsep tersebut, sumber daya dapat dimanfaatkan secara lebih efisien, nilai tambah ekonomi dapat diciptakan, dan manfaat kegiatan perusahaan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.


Karena itu, Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan diharapkan mampu menerjemahkan konsep ekonomi sirkular ke dalam program yang sesuai dengan potensi dan kebutuhan masyarakat di wilayah masing-masing. Program tersebut tidak hanya diarahkan untuk menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga harus mampu membangun kemandirian ekonomi masyarakat.


“Kami mengajak seluruh Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan untuk bersama-sama menyiapkan program agar perekonomian masyarakat dapat tumbuh sesuai dengan harapan perusahaan dan arahan Danantara,” ujarnya.


Terkait perubahan AD/ART, Win menyampaikan bahwa perubahan tersebut diperlukan untuk memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menyesuaikannya dengan perkembangan dan kebutuhan program pemberdayaan masyarakat. AD/ART tersebut diharapkan dapat memperjelas peran, tanggung jawab, serta mekanisme kerja forum dalam merencanakan dan menjalankan program.


Dengan tata kelola yang semakin baik, Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan diharapkan dapat menyusun program secara lebih terarah, transparan, efektif, dan berkelanjutan. Program-program yang dihasilkan juga harus mampu menjawab kebutuhan masyarakat serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.


Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman berharap AD/ART yang telah disahkan benar-benar dijadikan acuan oleh seluruh Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan dalam menjalankan kegiatan di wilayah masing-masing. Menurutnya, AD/ART sebagai pedoman organisasi sangat penting agar setiap kegiatan memiliki arah dan tujuan yang jelas.


Ia berharap AD/ART yang telah disahkan dapat diterapkan secara konsisten oleh seluruh Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan.


“Dengan demikian, setiap program yang disusun dapat berjalan lebih tertib, tepat sasaran, dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di Kecamatan Lubuk Kilangan, termasuk Pauh dan Pampangan,” katanya.


Ia menilai kontribusi PT Semen Padang selama ini telah membantu masyarakat dan pemerintah dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan. Kehadiran perusahaan tidak hanya memberikan dampak ekonomi, tetapi juga turut mendukung pembangunan sosial dan lingkungan. Dukungan tersebut, kata Siska, memiliki arti penting bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.


“Tanpa dukungan PT Semen Padang, masyarakat Lubuk Kilangan, Pauh, dan Kota Padang pada umumnya tentu akan menghadapi kesulitan dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan. PT Semen Padang bukan sekadar perusahaan yang mencari keuntungan, tetapi telah banyak berkontribusi terhadap pembangunan sosial dan lingkungan,” ujarnya.


“Untuk itu, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang atas perhatian yang selama ini kami rasakan. Tidak hanya masyarakat Lubuk Kilangan yang merasakan perhatian tersebut, tetapi juga masyarakat di Kecamatan Pauh, Kelurahan Pampangan, serta Kota Padang umumnya, termasuk unsur pemerintahan Kota Padang,” sambung Siska.


“Kami berharap PT Semen Padang terus berjaya hingga puluhan tahun mendatang. Karena itu, mari bersama-sama mendukung kinerja perusahaan di tengah persaingan industri semen yang semakin ketat,” pungkas Siska. (*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif RI, membuka secara resmi workshop desain kemasan di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis (27/08). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif (Ekraf), dalam rangka percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana Sumatera bagi para pegiat ekonomi kreatif di Bukittinggi. 

Direktur Arsitektur dan Desain, Kementerian Ekraf, Megawati Panjaitan, menjelaskan,

Kegiatan ini sebagai program berbasis kreativitas budaya dan desain dalam lingkup program Ekraf Peduli, yang diselenggarakan oleh Kementerian Ekonomi Kreatif melalui Direktorat Arsitektur dan Desain dan bekerja sama dengan Kementerian Perdagangan. Menurutnya penyelenggaraan Workshop dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan salah satu aksi nyata dari pemerintah dalam mendorong ekonomi pasca bencana bagi pegiat ekonomi kreatif di Bukittinggi. 


"Kegiatan ini diikuti oleh 50 peserta dari 3 subsektor, yakni kuliner, kriya dan fashion. Workshop akan terselenggara dalam 1 hari, dengan rangkaian pemaparan materi, dilanjut dengan studi kasus, praktek dan simulasi serta pemberian feedback kepada peserta," ujarnya.


Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Bukittinggi merupakan kota yang kaya akan keunggulan produk, seperti bordir, songket serta kerajinan tangan dan juga pada usaha dibidang kuliner. Ia berharap anak-anak muda maupun masyarakat dapat menciptakan ekonomi kreatif yang bisa mencapai pasar global.  


Ia mengatakan, ekonomi kreatif yang dikembangkan oleh masyarakat menjadi salah satu hal yang penting bagi ekonomi Indonesia. Sejarah dan budaya perlu digali dari apa yang ditekuni. Ia berpesan peserta dapat mengikuti workshop dengan serius. (Sandra)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.