Articles by "Bukittinggi"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok
Showing posts with label Bukittinggi. Show all posts

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Parenting siswa merupakan kegiatan menyamakan pemikiran antara sekolah dan orang tua bagaimana anak-anak bisa sukses dibidangnya masing-masing. Pihak sekolah  berfungsi memaksimalkan potensi yang ada pada anak dengan bantuan dan dukungan orang tua yang lebih mengetahui bakat dan minat masing-masing anak. Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD kota Bukittinggi, Zulhamdi Nova Candra I.B., A.Md, saat menghadiri kegiatan Parenting siswa di Aula SMP Negeri 4 Bukittinggi Sabtu (15/08).


Zulhamdi Nova Candra mengatakan, semua anak diciptakan luar biasa, memiliki potensi yang berbeda beda, potensi itulah yang perlu dikembangkan. Ia berharap orang tua dapat mendukung tumbuh kembang anak sesuai dengan potensi yang dimilikinya untuk mencapai kesuksesan. Ia optimis, anak anak yang memiliki potensi dan hobi di suatu bidang, kemudian mereka tekun dibidang tersebut, akan sukses dimasa depannya. 


Selanjutnya, Sekretaris Komite SMPN 4 Bukittinggi, Rahma Deni Yarti menyampaikan  apresiasi kepada pihak sekolah yang telah memberi kesempatan dan ruang atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia mengatakan, orang tua diharapkan dapat melakukan pendidikan yang sejajar dengan sekolah, terutama dalam menghadapi masa-masa pada anak di tingkat SMP yang sedang menuju pubertas dan pengenalan diri. Rahma menambahkan, pihaknya akan selalu mendukung kegiatan dan program sekolah yang diselenggarakan untuk kemajuan pendidikan murid-murid disekolah. 


Sementara itu, Kepala SMPN 4 Bukittinggi, Firman Adhani menjelaskan, Kegiatan parenting dilaksanakan agar orang tua bisa mengetahui arah kegiatan dan program sekolah yang telah disusun. Salah satunya tes diagnostik yang dilaksanakan untuk murid baru kelas 7 pada 18 Juli lalu. Tes tersebut dilakukan untuk mengukur kemampuang IQ, bakat minat, gaya belajar dan kepribadian anak.

Menurutnya, hasil tes diagnostik dapat digunakan sebagai pedoman bagi anak dan orang tua untuk memilih sekolah lanjutan yang sesuai dengan bakat dan minatnya. Disamping itu  dengan mengetahui gaya belajar anak, guru juga dapat mengarahkan dan merancang pembelajaran yang sesuai kebutuhan murid. 


"Untuk tahun ajaran 2026/2027 dari 288 murid baru kelas 7 di SMPN 4, hanya ditemui beberapa anak yang berada di posisi border line yakni murid-murid dengan kondisi lambat belajar. Angkanya hanya dibawah 20 persen, dan ini tergolong kecil dibanding biasanya." Ujarnya.


Selain tes diagnostik, Firman Adhani juga memaparkan sejumlah program pemerintah kota Bukittinggi untuk para pelajar dan dukungan kebutuhan pendidikan yakni, program Tabungan Haji Pelajar,  Bantuan seragam gratis untuk murid baru dan Rencana pengoperasian angkutan gratis bagi pelajar yang segera direalisasikan Pemko Bukittinggi. 


Kegiatan parenting juga menghadirkan narasumber Rahmawati, S.Pd, Kons yang menjelaskan materi bertajuk "Menemani Langkah Baru Anak Memasuki SMP". Tema ini mengupas tentang menyelaraskan pola pendidikan antara rumah dan sekolah serta meningkatkan pengetahuan dan keterampilan orang tua dalam mendidik, membimbing, dan mendukung tumbuh kembang serta karakter anak secara optimal. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Rapat paripurna istimewa digelar di Gedung DPRD Jumat (14/08). Pada rapat kali ini Pemerintah dan DPRD kota Bukittinggi mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia dalam rangka HUT RI ke-81 tahun 2026. Acara tersebut diikuti Unsur Forkopimda, Sekda dan sejumlah Kepala SKPD di lingkungan Pemerintahan kota Bukittinggi. 


Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Effendi, menyampaikan, Peringatan HUT RI ke-81 menjadi momentum mengingatkan rakyat Indonesia kembali kepada semangat persatuan Indonesia yang telah dibuktikan oleh para pendiri bangsa, para perintis dan para pejuang dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan. Rapat paripurna mendengarkan pidato Kenegaraan Presiden RI merupakan agenda rutin setiap tahunnya. 


Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam pidato kenegaraan, menyampaikan, selama 21 bulan memimpin pemerintahan, Presiden menegaskan empat pedoman utama Kabinet Merah Putih, yaitu menjalankan amanat UUD 1945, menjaga kepentingan nasional yang vital, mengatasi kesulitan rakyat dalam waktu yang sesingkat-singkatnya, serta selalu berorientasi pada kepentingan rakyat, anak-anak dan generasi penerus.


"21 bulan fokus pemerintah telah menyelesaikan masalah bangsa, diantaranya 121 kebijakan transformatif, swasembada pangan tercapai dalam 1 tahun, 145 aturan penyaluran pupuk dihapus, Indonesia telah mencapai swasembada 8 komoditas pangan, swasembada energi mulai terwujud melalui diesel B50 serta program makan bergizi, bansos digital dan hilirisasi," ungkapnya.


Presiden juga menerangkan, di tengah gejolak global yang ditandai konflik geopolitik, perang dagang, gangguan rantai pasok dan tekanan ekonomi, fundamental ekonomi Indonesia tetap aman. Hal ini dibuktikan sepanjang 2025, realisasi investasi mencapai Rp1.931 triliun dan berhasil membuka 2,7 juta lapangan kerja baru. 


Sementara itu, pada periode Januari–Juni 2026, realisasi investasi telah mencapai Rp1.010 triliun dan menciptakan sekitar 1,4 juta lapangan kerja baru. Capaian tersebut menunjukkan bahwa aktivitas investasi dan penciptaan lapangan kerja tetap bergerak positif di tengah ketidakpastian ekonomi global. (*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sekitar 847 pelajar di kota Bukittinggi menerima bantuan zakat dalam program Bukittinggi Cerdas. Bantuan tersebut disalurkan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Baznas Kota Bukittinggi. Penyerahan zakat dilakukan secara simbolis oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, di Gor Bermawi, Kamis (13/08). 


Pada tahun 2026, Program Bukittinggi Cerdas menyediakan kuota untuk 931 penerima manfaat dengan realisasi sebanyak 847 orang. Masing-masing penerima manfaat memperoleh bantuan sebesar Rp400.000,- dengan total bantuan yang direalisasikan kali ini mencapai Rp338.800.000,-. Demikian disampaikan Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah. 


Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Irwan, menyampaikan apresiasi kepada Baznas Kota Bukittinggi yang telah menyediakan wadah untuk menghimpun zakat, hingga dapat disalurkan kepada anak-anak yang membutuhkan. Apresiasi juga Ia tujukan untuk seluruh pihak yang terlibat dalam proses seleksi penerima bantuan, di tingkat SD, SMP maupun MTsN yang merupakan anak-anak berprestasi.


Sementara itu, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama BAZNAS Kota Bukittinggi ingin memastikan tidak ada lagi anak-anak yang terkendala atau putus sekolah hanya karena masalah biaya. Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan hal itu dalam sambutannya. Ia mengatakan, melalui program tersebut, setiap anak di Kota Bukittinggi berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas. 


Ramlan juga menyebutkan, Pemko Bukittinggi memberikan dukungan terhadap kebutuhan pendidikan siswa, termasuk penyediaan seragam gratis dan rencana pengoperasian angkutan gratis bagi pelajar. Ia berpesan agar para penerima bantuan dapat menjadikan bantuan tersebut sebagai penambah semangat untuk belajar lebih giat, berprestasi serta membanggakan orang tua.


"Ingatlah bahwa masa depan kota ini ada di tangan kalian. Belajarlah dengan tekun, gantungkan cita-citamu setinggi langit dan jagalah akhlak serta budi pekerti yang baik," Ujarnya dihadapan para pelajar Bukittinggi penerima manfaat. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sebagai bentuk kepedulian pemerintah pusat dalam membantu pemulihan ekonomi masyarakat Bukittinggi pasca bencana akhir tahun 2025, Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kementerian Ekonomi Kreatif RI menggelar pelatihan dan pendampingan intensif Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).


Kegiatan yang diikuti oleh para penggiat UMKM di wilayah terdampak bencana tersebut, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi di Istana Bung Hatta, Rabu (12/08).


Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan, meskipun Bukittinggi tidak mengalami dampak bencana secara langsung seperti daerah lain, namun dampak bencana tersebut telah mempengaruhi aktivitas ekonomi Bukittinggi yang bergantung pada sektor jasa, perdagangan dan pariwisata. 


Rismal Hadi menjelaskan, Banyak hal yang dapat dilakukan UMKM melalui TIK. Dengan pemahaman TIK, dapat membantu promosi dan proses jual beli setiap produk UMKM secara online. Selain itu keterampilan dalam TIK juga bermanfaat untuk menghasilkan pendapatan, seperti aplikasi, website dan content creator. Oleh sebab itu Ia berharap para peserta dapat membentuk komunitas yang saling membantu dan berbagi. 

Sekaitan dengan itu, disampaikannya bahwa Pemko Bukittinggi terus melakukan penataan kota agar semakin indah, nyaman dan menarik bagi wisatawan. Hal ini penting karena perekonomian Bukittinggi sangat bergantung pada kunjungan masyarakat dari berbagai daerah. Semakin banyak pengunjung datang, maka semakin banyak pula aktivitas ekonomi masyarakat yang bergerak.


Sementara itu, Direktur Aplikasi sekaligus Plt. Direktur Jasa Teknologi Informasi dan Komunikasi Kementerian Ekonomi Kreatif, Tri Wahyudi, menyampaikan, kegiatan ini merupakan tahap awal dalam program sinergi, inkubasi, akselerasi dan penguatan. Kehadiran Kemenekraf adalah untuk memberdayakan pelaku usaha melalui berbagai platform teknologi, termasuk mendorong pemanfaatan platform lokal agar semakin maju dan berkembang di Indonesia. Ia menilai, Bukittinggi memiliki potensi ekonomi kreatif, khususnya sektor fashion, kuliner dan kriya, yang perlu didorong untuk berkembang secara digital. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Menananggapi hantaran  Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Enam fraksi DPRD Kota Bukittinggi menyampaikan Pandangan Umum.  Kegiatan ini berlangsung di Gedung Rapat DPRD Kota Bukittinggi, Selasa (11/08).


Sebelumnya, pada hari Senin kemarin Wali Kota Bukittinggi telah menghantarkan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan, dilanjutkan dengan Pandangan Umum Fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026. Demikian disampaikan Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendy. 


Beberapa pandangan umum dalam rapat tersebut diantaranya Nur Hasra, mewakili Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), menyampaikan sejumlah hal yang perlu mendapat penjelasan dalam pembahasan Raperda Perubahan APBD 2026. Hal ini terkait kenaikan PAD sebesar Rp356,25 juta, tambahan belanja modal sekitar Rp108,8 miliar, komposisi SiLPA sebesar Rp94,14 miliar, serta kebijakan transportasi, dampak investasi pariwisata terhadap UMKM, dan pelayanan digital termasuk Call Center 112.


"Kami melihat Pemerintah Kota telah berupaya menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan tahun berjalan. Kami mengapresiasi perhatian terhadap pelayanan publik, belanja modal, infrastruktur, transportasi, pariwisata, pengendalian inflasi, serta pemanfaatan teknologi" Ujarnya.

Menurut Nur Hasra, keberhasilan perubahan APBD terletak pada ketepatan anggaran dalam menjawab persoalan dan manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat Kota Bukittinggi. 


Sementara itu, mewakili Fraksi Gerindra, Shabirin Rahmat memandang bahwa setiap anggaran dalam Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 harus memiliki alasan yang jelas, sasaran yang terukur, serta manfaat yang nyata bagi masyarakat Kota Bukittinggi. 


Diketahui, pendapatan daerah direncanakan sebesar Rp775,24 miliar, meningkat Rp131,28 miliar dari APBD sebelum perubahan sebesar Rp643,96 miliar. Selanjutnya, belanja daerah meningkat menjadi Rp909,37 miliar, atau bertambah sekitar Rp199,05 miliar dari sebelumnya Rp710,32 miliar. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Bukittinggi memiliki kehormatan sebagai tanah kelahiran Proklamator Kemerdekaan Republik Indonesia, Mohammad Hatta, sekaligus pernah menjadi ibu kota negara pada masa Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI). 


Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis saat menghadiri Pekan Literasi Bung Hatta Tahun 2026.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 124 tahun Bung Hatta tersebut digelar di Aula Perpustakaan Proklamator Bung Hatta, Senin (10/08).


Pada kesempatan itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan peringatan 124 tahun Bung Hatta. Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bukittinggi berkomitmen untuk terus mendukung penguatan budaya literasi melalui peningkatan layanan perpustakaan, kolaborasi dengan dunia pendidikan dan komunitas literasi, serta berbagai program yang mendukung pengembangan sumber daya manusia.


Staff Ahli Gubernur bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Jasman, mengemukakan, Bung Hatta merupakan teladan yang menjadi lubuk ilmu. Banyak hal yang masih perlu digali dari pemikiran Bung Hatta.


"Hari ini kita peringati hari lahir Bung Hatta. Selamat hari lahir Bung Hatta ke 124. Mari bersama kita bedah pemikiran Bung Hatta untuk menjadi teladan dalam menjalankan pemerintahan dan membangun Sumatra Barat yang maju, unggul dan berdaya saing," ujarnya.

Sementara itu, melalui daring, Putri Bung Hatta, Prof. Meutia Farida Hatta, menyampaikan, sekarang tidak hanya cukup dengan membaca, tapi harus ditambah dengan pemahaman melalui nalar yang baik dan positif. Salah satu kepribadian Bung Hatta yang bisa diteladani adalah bisa memikirkan upaya untuk kemajuan tanah air. 


Ia menyebutkan, Bung Hatta memiliki konsep tersendiri, agar tidak hanya mencontek yang sudah ada di negara lain, tapi dapat dikembangkan untuk diterapkan di negara Indonesia. Ia telah membuat pemikiran demokrasi menjadi luas. Meutia Farida Hatta berpesan, nalar kebangsaan untuk generasi muda yang cerdas dan berkarakter agar dapat dihidupkan kembali. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Calon Paskibraka Bukittinggi mengikuti pemusatan latihan tahap 2 yang biasa dikenal dengan tantingan. Kegiatan yang diikuti oleh 54 orang Calon Paskibraka tersebut berlangsung di Hotel Dymens yang ditunjuk sebagai Desa Bahagia. Tantingan akan dilaksanakan mulai tanggal 8 sampai dengan 18 Agustus mendatang.


Menjadi anggota Paskibraka merupakan sebuah kehormatan dan kebanggaan. Paskibraka bukan hanya bertugas mengibarkan Sang Saka Merah Putih, tetapi juga menjadi simbol semangat perjuangan bangsa, cinta tanah air, persatuan dan kesatuan, serta harapan masa depan Indonesia. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis.


Ibnu mengatakan, Paskibraka juga menjadi sekolah karakter yang mengajarkan disiplin, kerja sama, kepemimpinan dan tanggung jawab. Ia meminta para calon paskibraka dapat mengikuti seluruh proses latihan dengan sungguh-sungguh, karena setiap proses akan membentuk pribadi yang kuat dan matang. 

"Tunjukkan bahwa generasi muda Bukittinggi adalah generasi berkarakter, berbudaya, dan memiliki semangat kebangsaan. Terlebih, Paskibraka Bukittinggi mengibarkan replika bendera pusaka yang hanya ada di tiga daerah di Indonesia, yakni Jakarta, Yogyakarta, dan Bukittinggi," ujarnya.


Wakil Wali Kota juga mengingatkan bahwa Bukittinggi memiliki sejarah panjang dalam perjuangan bangsa dan pernah menjadi pusat pemerintahan Republik Indonesia pada masa PDRI. 


Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol, melalui Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Bukittinggi, Ramon Arisa Putra, menjelaskan, sebanyak 54 orang Calon Paskibraka Kota Bukittinggi Tahun 2026 yang terpilih dalam seleksi, terdiri dari 28 putra dan 26 putri. Untuk persiapan melaksanakan tugas pada Upacara Peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tingkat Kota Bukittinggi, seluruh peserta akan mengikuti pendidikan dan pelatihan pada 21 Juli hingga 15 Agustus 2026. Kegiatan tersebut dimulai dengan kegiatan Desa Bahagia pada 8 hingga 18 Agustus 2026 dan diakhiri dengan pengukuhan Paskibraka pada 15 Agustus 2026. (Sandra).

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sekretaris Daerah Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, menyampaikan sejumlah program Pemerintah Kota Bukittinggi dalam jumpa pers bersama rekan-rekan wartawan di Aula Balai Kota Bukittinggi, Rabu, (05/08). Program tersebut mulai dari penataan kota dan pengamanan aset daerah. 


Rismal Hadi, menjelaskan, penataan kota menjadi salah satu prioritas karena perekonomian Bukittinggi sangat bergantung pada sektor jasa, perdagangan dan kunjungan wisatawan. Oleh sebab itu, kondisi kota harus ditata agar semakin menarik dan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan nusantara maupun mancanegara. Ia mengatakan, Pemerintah Kota Bukittinggi terus mendorong penataan kota dan pengamanan aset daerah sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya tarik kota serta mendukung pergerakan ekonomi masyarakat. 

"Semakin banyak orang berkunjung ke Bukittinggi, makin banyak orang berbelanja, makin banyak yang menginap, ekonomi akan bergerak. Karena itu kota kita harus menarik, tertata, indah dan estetik," ujarnya.


Menurutnya, sejumlah penataan dilakukan pada kawasan pusat kota, mulai dari pedestrian, trotoar dan jalan, termasuk penataan kabel secara bertahap dengan memasukkannya ke bawah tanah. Penataan juga dilakukan melalui penambahan pencahayaan kota, taman-taman, serta penataan pedagang dan kawasan usaha.


"Semua kita benahi sehingga kota kita menjadi kota yang menarik, kota yang indah, kota yang tertata, dan tujuannya adalah untuk meningkatkan kunjungan," ungkap Rismal.


Sementara itu, terkait pengamanan aset daerah, Sekda menjelaskan, Pemko Bukittinggi terus melakukan penataan dan pengamanan terhadap seluruh aset daerah, baik berupa tanah, bangunan maupun kendaraan. Langkah tersebut dilakukan sesuai ketentuan pengelolaan barang milik daerah, termasuk Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 sebagaimana telah diubah dengan Permendagri Nomor 7 Tahun 2024. (Sandra)

Bujittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias,

meminta Dinas Perhubungan segera melakukan kajian teknis, termasuk mendata jumlah siswa SD, SMP dan SMA yang membutuhkan layanan angkot gratis. Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gabungan Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi, Senin (03/08).


Dalam apel yang diikuti Sekretaris Daerah, asisten, seluruh kepala SKPD, serta jajaran Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi di Lantai 2 Terminal Tipe-C Pasar Banto tersebut dikemukakan bahwa, Pemko Bukittinggi saat ini mempersiapkan program angkutan gratis bagi pelajar.


“Angkutan gratis ini sudah kita anggarkan. Dinas Perhubungan perlu mengkaji teknisnya, termasuk jumlah anak sekolah yang membutuhkan, kondisi kendaraan, titik naik dan turun, serta pengawasannya,” Ujar Ramlan.


Ia mengatakan, aspek keselamatan dan kenyamanan pelajar harus menjadi perhatian utama. Kendaraan yang digunakan harus dalam kondisi baik, pengaturan naik turun penumpang harus jelas serta pelayanan harus dilakukan secara tertib.

Terkait kantor Dinas Perhubungan di Lantai 2 Terminal Tipe-C Pasar Banto, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyebutkan, keberadaan kantor Dinas Perhubungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Seluruh jajaran Dishub diminta terus melakukan evaluasi, terutama dalam pengaturan lalu lintas, perparkiran, keselamatan pengguna jalan, serta penanganan berbagai persoalan transportasi di Kota Bukittinggi.


"Dinas Perhubungan adalah bagian dari pelayanan kepada masyarakat. Layani masyarakat dengan baik, dengan sopan dan bahasa yang baik. Lakukan tugas sesuai aturan," tegasnya. 


Ia berharap seluruh jajaran Dinas Perhubungan dapat menyatukan langkah dalam menjalankan tugas pokok dan fungsi, sehingga penataan transportasi, lalu lintas dan perparkiran di Kota Bukittinggi dapat semakin baik dan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat. (Sandra/af)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Guru MDTA, TPQ, PQ, RTQ, pondok pesantren, guru swasta serta garin masjid dan musala di Bukittinggi, menerima insentif Triwulan II Tahun Anggaran 2026. Bantuan dari Pemerintah Kota Bukittinggi tersebut, secara simbolis diserahkan oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Kamis (30/07). 


Peningkatan kualitas sumber daya manusia yang berakhlak dan berbudaya merupakan salah satu misi pembangunan Kota Bukittinggi. Hal itu disampaikan Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis. 


Ibnu mengatakan, Pemerintah Kota Bukittinggi terus memberikan perhatian kepada guru MDTA, TPQ, PQ, RTQ, pondok pesantren, guru swasta serta garin masjid dan musala melalui pemberian insentif dan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan. 


Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bukittinggi, Iddal, mengemukakan, Pada Tahun 2026, Pemko Bukittinggi mengalokasikan anggaran sebesar Rp57.312.000 untuk pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan bagi seluruh guru dan garin penerima insentif melalui program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Hal ini dilakukan sebagai bentuk perlindungan bagi para guru dan garin. 

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Irwan, menyampaikan, guru keagamaan, ustaz dan ustazah memiliki peran penting dalam melahirkan generasi yang religius melalui pembelajaran Al-Qur'an. Ia menilai, para guru tidak hanya membekali anak-anak dengan kemampuan membaca dan menghafal Al-Qur'an, tetapi juga menanamkan nilai-nilai agama sebagai bekal kehidupan dunia dan akhirat.


Selanjutnya, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bukittinggi, Syukri Naldi, menjelaskan, Pemko Bukittinggi menganggarkan Rp7,782 miliar untuk insentif guru MDTA, TPQ, PQ, RTQ, pondok pesantren, guru swasta, serta garin masjid dan mushalla pada tahun 2026. Untuk Triwulan II, insentif disalurkan kepada 735 guru dan 154 garin dengan total pencairan Rp1.687.400.000. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi melakukan pertemuan dengan Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah I KPK RI di gedung Merah Putih, Selasa (28/7). Fokus pertemuan tersebut tentang langkah-langkah pengamanan Barang Milik Daerah (BMD), terkait tanah untuk pembangunan gedung DPRD yang masih menimbulkan polemik antara Pemko dengan Yayasan Fort de Kock. 


Pada kesempatan itu Pemerintah Kota Bukittinggi menyatakan komitmen mengamankan seluruh Barang Milik Daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Pengamanan aset merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga aset pemerintah. Salah satu upaya nyata yang dilakukan pemerintah kota Bukittinggi dengan pemasangan tanda kepemilikan.

Komitmen dan langkah Pemerintah Kota tersebut mendapat respon positif dari Korsupgah Wilayah I KPK RI serta memberikan beberapa masukan terkait pengamanan Barang Milik Daerah.


KPK akan mengundang pihak terkait untuk membahas penyelesaian polemik tersebut, sehingga diharapkan dapat menghasilkan solusi yang memberikan kepastian hukum terhadap aset milik Pemerintah Kota Bukittinggi.(*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi dan DPRD Kota Bukittinggi menandatangani Nota Persetujuan Bersama Raperda tentang Perubahan Atas Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Penandatanganan dilakukan dalam rapat paripurna di Gedung DPRD, Jumat (24/07).


Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menjelaskan, menindaklanjuti Surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.13.1/3957/Keuda tanggal 8 Juli 2026 tentang hasil evaluasi Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemerintah Kota Bukittinggi telah menghantarkan Raperda tersebut dalam Rapat Paripurna DPRD pada 20 Juli 2026, dilanjutkan dengan penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD dan jawaban Wali Kota pada 21 Juli 2026.


"Pembahasan Raperda tersebut telah dilakukan oleh DPRD melalui alat kelengkapan Bapemperda bersama Pemko Bukittinggi beserta perangkat daerah terkait sesuai dengan waktu yang telah dijadwalkan. Untuk itu kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD, khususnya Bapemperda, Pemko Bukittinggi dan perangkat daerah yang telah menyelesaikan pembahasan Raperda ini," ungkapnya.


Anggota DPRD Bukittinggi, Dewi Anggaraini, selaku juru bicara Bapemperda, menjelaskan, hasil pembahasan Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah meliputi penghapusan Pasal 41 ayat (1) dan Pasal 46 ayat (1) sesuai hasil Evaluasi Kementerian Dalam Negeri. Wajib Pajak Opsen PKB merupakan Wajib PKB dan pemungutan Opsen PKB dilakukan bersamaan dengan pemungutan Pajak terutang dari PKB. Wajib Pajak Opsen BBNKB merupakan Wajib BBNKB dan pemungutan Opsen BBNKB dilakukan bersamaan dengan pemungutan Pajak terutang dari BBNKB. (*)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Sebanyak 638 peserta mengikuti wisuda Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026 selasa (21/07). Acara yang berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB). 

Sekolah Keluarga Gemilang merupakan wujud kehadiran Pemko Bukittinggi dalam memperkuat ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga tidak cukup hanya mengandalkan naluri, tetapi harus dibangun dengan ilmu yang terus ditingkatkan. Hal ini karena berbagai permasalahan sosial, seperti tingginya angka perceraian, KDRT, hingga maraknya pelaku LGBT, sering kali berawal dari keluarga. Demikian disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Ia menegaskan, sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga dan mengatasi berbagai permasalahan sosial, Pemko Bukittinggi berkomitmen melanjutkan Sekolah Keluarga Gemilang setiap tahun. Para wisudawan diajak menjadi pelopor keluarga berkualitas dengan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Ramlan Nurmatias selaku inisiator Sekolah Keluarga Gemilang Kota Bukittinggi, mengemukakan, Sekolah Keluarga berawal pada tahun 2018 sebagai respons terhadap semakin beragamnya permasalahan sosial di tengah masyarakat. Berangkat dari pemikiran bahwa akar berbagai persoalan tersebut berada pada melemahnya fungsi keluarga, lahirlah Sekolah Keluarga sebagai inovasi daerah untuk membangun ketahanan keluarga melalui pendidikan masyarakat. 

Sementara itu Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Susi Yanti, menjelaskan, pada tahun 2026 sebanyak 720 orang mendaftar Sekolah Keluarga Gemilang, 699 orang mengikuti pembelajaran selama 15 kali pertemuan, dan 638 peserta berhak diwisuda. Peserta tersebut berasal dari Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, sebanyak 203 orang, Kecamatan Guguk Panjang sebanyak 193 peserta, dan 242 peserta dari Kecamatan Mandiangin Koto Selayan. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Dalam rangka mengamankan aset milik daerah yang berada di belakang Universitas Fort de Kock, Pemerintah Kota Bukittinggi memasang plang pada lahan yang menjadi aset pemerintah daerah. Pemasangan plang tersebut dilaksanakan oleh Satpol PP Kota Bukittinggi, bersama unsur TNI, Polri, Rabu (22/07).


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menerangkan, Lahan yang dilakukan pemasanhan plang merupakan Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Kota Bukittinggi yang dibeli melalui Akta Jual Beli (AJB) Nomor 36/MKS-2007. Pemasangan plang dilakukan sebagai bentuk pengamanan aset daerah sesuai Permendagri Nomor 19 Tahun 2016. Menurutnya Sertifikat tanah milik Pemerintah Kota Bukittinggi bernomor 655, sedangkan sertifikat yang dimiliki pihak Universitas Fort de Kock bernomor 654. Lahan seluas 5.528 meter persegi itu berada di Kelurahan Manggis Ganting, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan. 


Dalam pengukuran ulang yang dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN) ditemukan sekitar 1.700 meter persegi pada lahan itu, telah berdiri bangunan yang diketahui tanpa izin pemerintah. Berdasarkan temuan itu, Pemerintah Kota Bukittinggi, akhirnya menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1, SP2 dan SP3.


"Lahan yang dipasangi plang merupakan aset Pemko Bukittinggi. Sampai hari ini sertifikat tanah masih berada di pemerintah dan Akta Jual Beli (AJB) sebagai dasar pembelian tanah juga tidak pernah dibatalkan. Tidak ada putusan yang memerintahkan pemko untuk menyerahkan sertifikat tanah tersebut kepada pihak lain. Namun, jika ada perintah itu dalam putusan MA, pasti kita sudah serahkan. Oleh karena itu, kami mengamankan aset pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkap Ramlan.


Ia menambahkan, sebelumnya lahan tersebut disiapkan untuk pembangunan Kantor DPRD Kota Bukittinggi dengan anggaran sekitar Rp78 miliar. Namun, sesuai Instruksi Presiden, rencana itu dibatalkan karena adanya kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan pandemi COVID-19. (Sandra/Af)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menghantarkan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kegiatan ini berlangsung dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bukittinggi, Senin (20/07).


Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menyampaikan, penyusunan Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan hasil evaluasi Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemko Bukittinggi telah menindaklanjuti melalui Perubahan atas Perda Nomor 8 Tahun 2023 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Pendapatan Daerah direncanakan meningkat dari Rp643,96 miliar menjadi Rp774,81 miliar. Belanja Daerah juga meningkat dari Rp710,32 miliar menjadi Rp909,57 miliar untuk memperkuat pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, serta mendukung agenda strategis daerah dan nasional.

Kebijakan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 disusun untuk mendukung prioritas pembangunan nasional dan diselaraskan dengan RPJMD Tahun 2025–2029 melalui visi "Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya". Melalui perubahan ini, Pemko Bukittinggi terus memperkuat implementasi Program Bukittinggi Gemilang di berbagai sektor pembangunan.


Terkait Perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Wali Kota menjelaskan perubahan tersebut merupakan tindak lanjut hasil evaluasi Pemerintah Pusat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Bukittinggi atas perhatian, dukungan, dan respons cepat dalam pembahasan perubahan Perda tersebut. (*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Kesbangpol menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Bukittinggi. Pelatihan dan Pendidikan yang diikuti sekitar 54 Capaska tersebut dibuka langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias di Balairung Rumah Dinas Wako, Senin (20/07).


Kepala Badan Kesbangpol Bukittinggi, Nenta Oktavia, menjelaskan, setelah melalui serangkaian seleksi, terpilih 54 orang Calon Paskibraka Kota Bukittinggi tahun 2026 yang terdiri dari 28 putra dan 26 putri. Selanjutnya mereka akan mengikuti Pendidikan dan latihan dimulai tanggal 21 Juli hingga 15 Agustus 2026. Usai Pendidikan dan Pelatihan para Capaska, akan masuk 'Desa Bahagia' pada tanggal 8 hingga18 Agustus 2026. 


Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, menjadi anggota Paskibraka merupakan kebanggaan yang hanya dapat dirasakan sekali seumur hidup. Ia memberi apresiasi kepada tim seleksi, pelatih dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bukittinggi. 


Seluruh calon Paskibraka diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal, baik mental, fisik, maupun kedisiplinan. Ramlan mengatakan, Pendidikan dan pelatihan ini bertujuan membentuk generasi muda yang berintegritas, berjiwa bela negara dan berdaya saing. Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, semangat dan kekompakan selama mengikuti pendidikan dan latihan.

Wali Kota mengurai bahwa Bukittinggi menjadi salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang menerima Bendera Duplikat Pusaka karena memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Oleh sebab itu Ia mengingatkan pentingnya memahami sejarah dan budaya bangsa, khususnya sejarah Bukittinggi sebagai Ibu Kota Darurat Republik Indonesia (PDRI). 


Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bukittinggi juga melepas tiga putra-putri terbaik Kota Bukittinggi yang berhasil lolos seleksi sebagai Calon Paskibra tingkat Provinsi Sumatra Barat. Mereka adalah Fajar Jantan Padang Balak Harahap dari SMA Negeri 2 Bukittinggi, Siti Zahira Wadi dari SMA Negeri 1 Bukittinggi dan Keysha Epprilya Fashla dari SMA Negeri 5 Bukittinggi. (Sandra)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias menegaskan komitmen Pemko Bukittinggi untuk terus mendukung PWI sebagai organisasi profesi wartawan.Ia juga menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Konferensi PWI Kota Bukittinggi Tahun 2026. Hal itu dikemukakannya saat menerima silaturrahmi Pengurus PWI Sumatra Barat dan Bukittinggi di Balai Kota, Jumat (17/07). 


Ramlan Nurmatias, mengatakan, konferensi tersebut menjadi bukti bahwa roda organisasi PWI berjalan secara dinamis, demokratis, serta berpedoman pada Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga (PD/PRT). Ia mengucapkan selamat dan sukses atas terselenggaranya Konferensi Luar Biasa PWI Kota Bukittinggi Tahun 2026. Menurutnya, agar organisasi tetap mampu menjawab tantangan zaman, regenerasi kepemimpinan merupakan hal yang penting. 


"Selamat menjalankan konferensi. Kami tidak akan ada intervensi sedikit pun. Kami berharap terpilih kepengurusan yang definitif, sehingga dapat menjalankan organisasi PWI Bukittinggi, dengan baik serta menjadi mitra pemerintah," ujarnya. 


Pada kesempatan itu, Wali Kota berpesan agar seluruh wartawan, terutama yang berada di bawah naungan PWI, untuk dapat menjalankan tugas dan pekerjaan sebagai jurnalis dengan profesional. Sehingga masyarakat mendapatkan informasi dengan benar. 


Ia juga menyebutkan, sinergi antara Pemerintah Kota melalui Dinas Kominfo dengan PWI Kota Bukittinggi telah terjalin dengan baik dalam menyukseskan berbagai agenda besar daerah, seperti MTQ Nasional, Hari Jadi Kota Bukittinggi dan peringatan 100 Tahun Jam Gadang. 


Ia berharap KLB PWI dapat berjalan lancar dan menghasilkan kepengurusan yang solid serta semakin memperkuat peran wartawan dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang dan bermanfaat bagi masyarakat. (*)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Bukittinggi, Asrar Fernando, menyampaikan, Pemerintah Kota Bukittinggi memandang PWI dan seluruh insan pers sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah. Hal itu disampaikannya pada Konferensi Luar Biasa (KLB) PWI Kota Bukittinggi Tahun 2026. KLB dalam agenda pemilihan ketua dan kepengurusan PWI Kota Bukittinggi periode 2026–2029 diselenggarakan di Aula Balai Kota Bukittinggi, Jumat (17/07). 


Asrar mengatakan, sinergi yang terjalin antara Pemerintah Kota Bukittinggi dengan PWI dan seluruh insan pers, diharapkan terus diperkuat untuk menyampaikan informasi yang akurat, mencerdaskan masyarakat serta mendukung kemajuan Kota Bukittinggi.

Ketua Pelaksana Konferensi Luar Biasa (KLB) PWI Kota Bukittinggi, Januar Jamil, menjelaskan, konferensi ini digelar untuk memilih Ketua PWI Kota Bukittinggi periode 2026–2029. Ia menyampaikan sejak berdiri, PWI Kota Bukittinggi telah melalui berbagai dinamika organisasi, namun hingga kini tetap eksis dan menjalankan perannya sebagai organisasi profesi wartawan.


Sementara itu, Plt. Ketua PWI Kota Bukittinggi, Sawir Pribadi, menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, anggota PWI, Pemerintah Kota Bukittinggi serta Pengurus PWI Sumatera Barat yang telah mendukung terselenggaranya Konferensi Luar Biasa (KLB) PWI Kota Bukittinggi.


Selanjutnya, Ketua PWI Provinsi Sumatra Barat, Widya Navies, menerangkan, Konferensi Luar Biasa PWI Kota Bukittinggi merupakan bagian dari rangkaian konferensi PWI kabupaten/kota di Sumatera Barat untuk memilih kepengurusan periode 2026–2029. Hingga saat ini, telah terlaksana delapan konferensi PWI kabupaten/kota, termasuk Kota Bukittinggi. (*)

 

BUKITTINGGI, Lintasmedia News– PT Semen Padang menyalurkan bantuan 500 zak semen untuk mendukung pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun 2026 di Kabupaten Agam dan Kabupaten Lima Puluh Kota, Sumatera Barat.


Bantuan tersebut dialokasikan untuk dua lokasi pelaksanaan TMMD, yakni Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah, Kabupaten Agam, serta Jorong Talago Buluh Kasok, Nagari Sarilamak, Kecamatan Harau, Kabupaten Lima Puluh Kota. Masing-masing lokasi menerima 250 zak semen.


Penyerahan bantuan secara simbolis dilakukan oleh Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Unit CSR PT Semen Padang, Fajar Rahmadoni, kepada Komandan Kodim 0304/Agam sekaligus Komandan Satuan Tugas TMMD ke-129, Letkol Inf. Vico Hendrika Sandro. Penyerahan itu disaksikan Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis usai upacara pembukaan TMMD di Lapangan Kantin Brawijaya 0304/Agam, Rabu (15/7/2026).


Upacara pembukaan TMMD ke-129 dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat provinsi maupun kabupaten, unsur TNI-Polri, perangkat daerah, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat.


Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dan Desa”, program terpadu antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat itu diharapkan mampu mempercepat pembangunan wilayah pedesaan sekaligus memperkuat ketahanan sosial masyarakat.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis menegaskan bahwa TMMD memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan pembangunan hingga ke tingkat nagari. Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya infrastruktur baru, tetapi juga dari tumbuhnya semangat kebersamaan dan gotong royong di tengah masyarakat.


“Program TMMD adalah bentuk nyata gotong royong antara TNI, pemerintah, dan masyarakat. Tidak hanya membangun fisik, tetapi juga membangun semangat kebersamaan, kepedulian, dan cinta tanah air. Untuk itu, kepada seluruh Satgas TMMD ke-129, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan pengabdiannya kepada masyarakat. Mari kita pastikan hasil pembangunan TMMD ini dapat dimanfaatkan dan dirawat bersama untuk kepentingan masyarakat serta generasi yang akan datang,” ujar Ibnu Asis.


Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-129 Letkol Inf. Vico Hendrika Sandro menjelaskan, sejumlah sasaran fisik telah disiapkan dalam program tahun ini. Di antaranya pembangunan jalan usaha tani sepanjang 1.900 meter dengan lebar empat meter yang menghubungkan dua korong di wilayah Nagari Nan Tujuah, Kecamatan Palupuah.


Selain pembangunan jalan, TMMD ke-129 juga mencakup pembangunan jembatan dan gorong-gorong, rehabilitasi musala, renovasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan sumur bor melalui program manunggal air, serta penyediaan fasilitas mandi, cuci, dan kakus (MCK) bagi masyarakat.


Tidak hanya berfokus pada infrastruktur, TMMD tahun ini juga menghadirkan berbagai kegiatan nonfisik untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di pedesaan. Kegiatan tersebut meliputi penyuluhan kesehatan, pertanian dan perikanan, wawasan kebangsaan, bela negara, mitigasi bencana, sosialisasi pencegahan stunting, hingga edukasi bahaya narkoba.


Berbagai layanan kesehatan, seperti pos pelayanan terpadu (posyandu) dan pos pembinaan terpadu (posbindu), juga menjadi bagian dari rangkaian kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu selama program berlangsung.


Vico menyampaikan, dukungan PT Semen Padang akan membantu percepatan pengerjaan berbagai sasaran fisik yang telah direncanakan Satgas TMMD bersama pemerintah daerah dan masyarakat setempat.


“Terima kasih kepada PT Semen Padang atas dukungannya. Bantuan semen ini akan digunakan untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni, pembangunan sumur bor atau program manunggal air, perbaikan musala, pembangunan gorong-gorong, hingga jembatan,” katanya.


Rangkaian kegiatan TMMD ke-129 juga diisi dengan aksi peduli lingkungan melalui penanaman pohon dan gotong royong membersihkan fasilitas umum serta fasilitas sosial. Kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan secara berkelanjutan.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernardino, menegaskan bahwa dukungan perusahaan terhadap program TMMD merupakan bagian dari implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).


Menurutnya, PT Semen Padang secara konsisten mendukung berbagai program yang berdampak langsung bagi masyarakat, termasuk pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.


“Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, TNI, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Win.


Ia menambahkan, keterlibatan PT Semen Padang dalam program TMMD bukan kali pertama. Sebagai perusahaan yang lahir dan tumbuh di Ranah Minang, PT Semen Padang terus berupaya hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program sosial, pendidikan, lingkungan, dan pemberdayaan ekonomi.


Melalui dukungan terhadap TMMD ke-129, PT Semen Padang berharap pembangunan yang dilakukan tidak hanya memperkuat infrastruktur nagari, tetapi juga mempererat semangat kebersamaan dan gotong royong yang selama ini menjadi fondasi kehidupan masyarakat Sumatera Barat. (*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Puncak apresiasi pemilihan Duta GenRe Bukittinggi 2026 mengusung tema "The Echo of Youth Rings Across the Sky". Acara tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB) bekerjasama dengan Forum GenRe Bukittinggi. Kegiatan yang diikuti oleh 41 peserta tersebut digelar di Balairung rumah dinas wali kota, Kamis (16/07). 


 Pemilihan Duta GenRe tahun 2026 ini, diikuti oleh 64 peserta yang mendaftar secara online. Dari jumlah itu, terdapat 50 yang mengembalikan berkas dan berhak ikut seleksi administrasi, pada 23 Februari sampai dengan 2 Maret 2026. Dari hasil seleksi administrasi ke 50 peserta dinyatakan memenuhi syarat. Selanjutnya Tes tertulis pada 7 Maret 2026, menghasilkan 41 peserta yang lolos ke tahap berikutnya. Demikian dipaparkan Kepala DP3APPKB, Susi Yanti. 


Dalam kesempatan itu, Bunda GenRe Bukittinggi, Ny. Yesi Ramlan Nurmatias, menyampaikan,  tema "The Echo of Youth Rings Across the Sky" yang diusung, penuh makna yang mendalam. Ia mengumpamakan semangat anak muda dengan Gema. Suara yang terus bergulir menjangkau tempat yang jauh. Gema itu akan jadi kekuatan besar yang mampu membawa perubahan saat energi positif, kreativitas dan kepedulian para pemuda dipadukan dengan nilai moral, agama dan budaya. 

Sementara itu, Sekretaris BKKBN Sumbar, Dedy Agustanto, sangat mengapresiasi Pemko Bukittinggi yang komit dalam program pembangunan keluarga. Diantaranya Duta GenRe dan Sekolah Keluarga. Ia berharap Duta GenRe menjadi teladan bagi remaja lainnya untuk tetap bagaimana memerangi menikah di usia dini atau usia anak, perilaku seks menyimpang atau LGBT, serta napza.


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan,  pemilihan Duta GenRe tahun 2026 dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan, mengembangkan sikap dan perilaku yang positif serta berintegritas dalam pengembangan diri generasi muda kita agar menjadi generasi yang berkarakter, di kalangan sekolah maupun masyarakat. Nantinya mereka diharapkan mampu mempromosikan dan mensosialisasikan Program Generasi Berencana. (Sandra)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.