Payakumbuh,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Supardi melaksanakan safari ramadhan di Masjid Baitul Karim Kelurahan Padang Tangah Payo Bada Kota Payakumbuh, Kamis (14/3/2024). 

Didampingi Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Peraturan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sumbar Zardi Syahrir, Kepala sub bagian (Kasubag) Humas Protokol Dahrul Idris,Supardi selaku pimpinan rombongan menyampaikan,pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas, merupakan salah satu fokus yang harus diwujudkan bersama-sama, untuk itu menjaga adab dan moral harus dilakukan oleh generasi muda.

Menurut Supardi,saat ini pemerintah provinsi tengah fokus dalam menangani persoalan dan kasus-kasus yang berkaitan dengan moralitas. Meski lembaga pendidikan dari SD hingga Perguruan Tinggi (PT) berkembang cukup pesat, namun belum menjamin bisa menciptakan moralitas yang baik.

“Untuk itu perlu keterlibatan seluruh pihak dalam melahirkan SDM yang lebih berkualitas,” katanya.

Disebutkannya, salah satu hal yang harus diwaspadai dalam pembangunan SDM berkualitas adalah penyakit candu. Penyakit candu menggerus kecerdasan otak, sejumlah hal pemicu penyakit candu adalah narkotika. “lebih buruknya adalah”
adanya ditemukan kasus remaja-remaja dalam mengkonsumsi lem.

Tidak hanya itu, berkembangnya penyakit masyarakat yaitu Lesbian Gay Biseksual Transgender (LGBT) juga harus menjadi perhatian. Penyakit candu yang sangat umum dan dekat adalah tidak bisanya terlepas dari gadget (Smartphone-red) dalam kehidupan sehari-hari. Bahanya adalah, penggunaan Smart Phone untuk melihat konten-konten porno.Terang Supardi.

Untuk itu,sudah saatnya pemerintah daerah memikirkan terkait ruang-ruang tempat berekspresi bagi pemuda, sekarang banyaknya hanya di kedai-kedai. Salah satu pusat kegiatan yang harus dibuka adalah mesjid, karena mesjid harus menjadi pusat pembinaan moral pada daerah sekitar.Tegas Supardi.

Melalui safari ramadhan ini,Ketua DPRD Sumbar juga menyalurkan bantuan hibah untuk pengembangan pembangunan masjid senilai Rp50 juta, ditambah dengan bantuan dari Bank Nagari Rp10 juta, bantuan Al-Quran juga diberikan sebanyak 20 buah.

Sementara itu pengurus masjid Baitul Karim Adam mengatakan banyak fasilitas masjid masih kurang dan harus dilengkapi, salah satunya tempat berwudhu yang kurang representatif. Dewan kemakmuran terus berupaya untuk melengkapi sarana dalam kenyamanan jamaah beribadah, namun semua memiliki keterbatasan.

Tempat parkir mesjid juga harus diperluas untuk kendaraan jemaah, mesjid ini merupakan salah satu yang tertua di Kelurahan Padang Tangah Payo Badar Kota Payakumbuh.

“Jadi bantuan yang diberikan oleh tim safari Ramadan Provinsi yang dipimpin oleh Ketua DPRD Sumbar Supardi, akan sangat membantu pengurus untuk memperbaiki mesjid,” katanya.

Dia mengucapkan terima kasih atas kedatangan rombongan safari Ramadan Ketua DPRD Sumbar. “Mudah-mudahan kedatangan rombongan Tim Safari Ramadan ini semakin menambah semangat bagi kami untuk terus memakmurkan masjid ini,” tuturnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Komandan Lanud Sutan Sjahrir Kolonel Sani Salman, Inspektur Inspektorat Sumbar Dileyasti, Komisaris Bank Nagari Beni Warlis, Komisioner KI Sumbar Tanti Endang Lestari dan Mona Siska.  (*/st)
 
Top