PADANG, Lintasmedia News– Komitmen PT Semen Padang dalam mendorong karyawan untuk terus berprestasi, baik di lingkungan kerja maupun di bidang nonprofesi, kembali membuahkan hasil membanggakan. Salah seorang karyawan Semen Padang Group, Yolla Cynthiana, dipercaya mewakili Indonesia pada Hanoi International Martial Arts Festival 2026 yang akan berlangsung di Hanoi, Vietnam, pada 7–9 Agustus 2026.
Kepercayaan tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi PT Semen Padang, perusahaan semen pertama di Indonesia dan tertua di Asia Tenggara yang merupakan anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. atau SIG, Yolla tidak hanya berstatus sebagai karyawan perusahaan, tetapi juga merupakan atlet binaan PPS Sakato Semen Padang, Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSPG), dan IPSI Sumatera Barat.
Penunjukan Yolla didasarkan pada surat Pengurus Provinsi IPSI Sumatera Barat yang mengacu pada Surat PB IPSI Nomor 11/SJ/PB IPSI/VII/2026 tanggal 15 Juli 2026 tentang permintaan dua penampil pencak silat yang dikombinasikan dengan Silat Tradisi Minangkabau pada festival internasional tersebut.
Melalui surat yang ditandatangani Ketua Umum Pengprov IPSI Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, pada 20 Juli 2026, Yolla Cynthiana bersama Ochi Ramadhani resmi ditetapkan sebagai delegasi Indonesia yang akan memperkenalkan pencak silat dan budaya Minangkabau kepada dunia.
Sebelum tampil di Vietnam, keduanya mengikuti pemusatan latihan (Training Center) di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, mulai 23 Juli 2026 di bawah pembinaan PB IPSI.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan terpilihnya Yolla merupakan kebanggaan bagi perusahaan sekaligus bukti bahwa PT Semen Padang terus memberikan ruang bagi karyawan untuk berkembang dan mengukir prestasi di berbagai bidang.
“PT Semen Padang mendukung penuh setiap kegiatan positif yang mampu mengembangkan potensi karyawan, terlebih kegiatan yang membawa nama Indonesia di tingkat dunia. Kami bangga karena Yolla merupakan bagian dari keluarga besar Semen Padang Group sekaligus atlet binaan PPS Sakato Semen Padang,” ujarnya.
Menurut Win, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa budaya perusahaan tidak hanya mendorong profesionalisme dalam bekerja, tetapi juga mendukung pengembangan talenta, disiplin, dan semangat berprestasi yang dapat mengharumkan nama bangsa.
Ia berharap Yolla mampu memberikan penampilan terbaik di Hanoi serta menjadi inspirasi bagi karyawan lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri.
“Semoga Yolla dapat mengharumkan nama Indonesia, Sumatera Barat, sekaligus membawa nama baik PT Semen Padang di panggung internasional,” katanya.
Bagi Yolla, kesempatan tampil di Hanoi merupakan amanah besar sekaligus buah dari latihan dan dedikasi yang dijalani selama bertahun-tahun.
“Kepercayaan ini adalah amanah besar yang saya syukuri. Saya tidak hanya membawa nama diri sendiri, tetapi juga membawa marwah Ranah Minang, IPSI Sumatera Barat, PPS Sakato Semen Padang, FKKSPG, serta keluarga besar PT Semen Padang Group ke panggung dunia,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa setiap gerakan silat yang akan ditampilkan bukan sekadar teknik bela diri, melainkan representasi budaya Minangkabau yang sarat nilai dan filosofi.
“Saya ingin dunia melihat bahwa silat Minangkabau bukan hanya indah dipandang, tetapi juga kaya akan nilai dan karakter.”
Sebagai karyawan PT Semen Padang Group, Yolla mengaku mendapat dukungan penuh dari perusahaan sehingga mampu menyeimbangkan peran sebagai pekerja sekaligus atlet.
“Saya bangga karena perusahaan selalu memberikan kesempatan dan dukungan kepada saya untuk terus berprestasi. Terima kasih kepada Unit Komunikasi dan Kesekretariatan dan atasan saya, Fadhlan Maulana, yang terus memberikan motivasi selama proses latihan. Dukungan ini menjadi penyemangat untuk memberikan penampilan terbaik di Hanoi,” katanya.
Menghadapi festival internasional tersebut, Yolla menjalani persiapan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan kondisi fisik, penyempurnaan teknik, hingga pendalaman filosofi budaya Minangkabau.
Setiap hari ia rutin berlari sejauh lima kilometer untuk menjaga stamina, disertai latihan intensif bersama pelatih guna menyempurnakan jurus-jurus tradisi Minangkabau, meningkatkan kekuatan, serta mengevaluasi setiap gerakan melalui rekaman video agar tampil presisi.
Tak hanya itu, Yolla juga terus memperdalam makna setiap gerakan silat yang akan dibawakan.
“Saya ingin penonton internasional tidak hanya menikmati keindahan geraknya, tetapi juga merasakan nilai raso jo pareso yang menjadi karakter masyarakat Minangkabau. Karena itu, kostum, musik pengiring, hingga ekspresi akan benar-benar mencerminkan identitas budaya kita.”
Selama mengikuti pemusatan latihan di TMII, ia memfokuskan diri pada peningkatan daya tahan, penjiwaan setiap jurus, serta penguatan mental untuk tampil di panggung internasional.
“Aspek yang paling ingin saya tingkatkan adalah sinkronisasi antara gerak, napas, dan rasa. Di situlah letak keindahan sejati silat tradisi kita.”
Yolla berharap keikutsertaannya di Hanoi dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa.
“Jangan pernah malu dengan jati diri kita. Pencak Silat Minangkabau bukan sekadar bela diri, tetapi warisan budaya yang mengajarkan nilai penghormatan, kebersamaan, dan kebijaksanaan. Kalau kita sendiri tidak bangga, siapa lagi yang akan membawa silat Minang ke panggung dunia.”
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar PPS Sakato Semen Padang yang telah membentuk karakter dan kemampuannya sebagai atlet.
“Di PPS Sakato Semen Padang saya belajar bahwa prestasi lahir dari disiplin, kebersamaan, dan kerja keras. Saya berharap dapat membawa pulang kebanggaan untuk Indonesia, Sumatera Barat, PT Semen Padang, dan seluruh keluarga besar PPS Sakato Semen Padang.”
PADANG, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas praktik ilegal di wilayah hukumnya. Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar menegaskan tidak akan segan-segan menindak tegas segala bentuk aktivitas Penambangan Tanpa Izin (PETI) yang merusak lingkungan dan merugikan negara.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam kegiatan press release pengungkapan kasus pertambangan tanpa izin yang digelar di Mapolda Sumbar, pada Rabu (29/7) .
Konferensi pers ini dipimpin langsung oleh Kabidhumas polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya dan didampingi oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Sumbar, Kombes Pol Andry Kurniawan dan Kasubdit IV AKBP Okta Rahmansyah, S.I.k, Kasubdit V Kompol Citra Henita, S,.H, M.H, serta Kasubbid Penmas Bidhumas Kompol Adhi Jais, S.H., M.H.
Dalam keterangannya, Kombes Pol Andry Kurniawan menegaskan bahwa pihaknya tidak main-main dalam menyikapi kasus atensi ini. Penindakan tegas di lapangan akan terus dilakukan mengingat aktivitas PETI memberikan dampak buruk yang masif terhadap kelestarian lingkungan hidup.
“Serius? Dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus juga tidak akan segan-segan untuk melakukan penindakan di lapangan terhadap aktivitas PETI yang ada di Sumatera Barat ini, karena itu jelas sangat merugikan dan merusak lingkungan,” tegas Kombes Pol Andry Kurniawan.
Terkait dengan jaringan pelaku, pihak kepolisian saat ini telah mengantongi sejumlah informasi penting, termasuk identitas pihak-pihak yang menjadi pengepul atau penampung hasil tambang ilegal tersebut. Proses penyidikan mendalam sedang berjalan untuk membongkar rantai kejahatan ini secara menyeluruh.
“Tentu dalam proses penyidikan nanti kita akan lakukan pendalaman-pendalaman terhadap siapa yang menampung, siapa yang menjual, dan sebagainya. Sebagaimana peran masing-masing dari pelaku nanti akan kita kembangkan,” tambahnya. Ia juga memastikan bahwa komitmen pengusutan ini turut mencakup penanganan kasus-kasus atensi lainnya seperti pemberantasan judi online di Sumatera Barat.
Menambahkan keterangan tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Susmelawati Rosya turut menegaskan bahwa pengungkapan kasus pertambangan tanpa izin ini merupakan wujud nyata komitmen dan instruksi langsung dari pimpinan tertinggi kepolisian daerah.
“Ini adalah komitmen nyata dari Bapak Kapolda untuk melakukan investigasi dan penindakan tegas terhadap berbagai bentuk pelanggaran hukum di Sumatera Barat, termasuk kasus pertambangan tanpa izin yang menjadi atensi publik,” ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya di hadapan awak media.
Polda Sumbar mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut serta berperan aktif memberikan informasi apabila menemukan aktivitas ilegal di sekitar wilayah mereka, demi menjaga kelestarian lingkungan serta tegaknya supremasi hukum di Sumatera Barat.
(redaksi)
SUMBAR, Lintasmedia News –Semangat pembaruan dan penguatan pelayanan kepada masyarakat kembali ditegaskan di lingkungan Polda Sumatera Barat. Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K. memimpin langsung Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pejabat Utama (PJU) dan delapan Kapolres jajaran di Mapolda Sumbar, Selasa (28/7/2026). Mutasi ini merupakan tindak lanjut Surat Keputusan Kapolri sebagai bagian dari penyegaran organisasi, regenerasi kepemimpinan, serta pengembangan karier personel Polri.
Pergantian jabatan tersebut diharapkan menghadirkan energi baru dalam meningkatkan pelayanan publik, memperkuat penegakan hukum, menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri yang Presisi.
Daftar Delapan Kapolres yang Resmi Dilantik
1. AKBP Ricky Ricardo
Jabatan Lama : Kapolres Payakumbuh.
Jabatan Baru : Kapolres Pesisir Selatan.
2. AKBP Irwan Andeta
Jabatan Lama : Korlantas Polri.
Jabatan Baru : Kapolres Payakumbuh.
3. AKBP Masnoni
Jabatan Lama : Divisi Humas Polri.
Jabatan Baru : Kapolres Agam.
4. AKBP Adirawa Permana Anggawistara
Jabatan Lama : Kabagbinopsnal Ditlantas Polda Sumbar.
Jabatan Baru : Kapolres Pasaman.
5. AKBP Andreanaldo Ademi
Jabatan Lama : Kapolres Pariaman.
Jabatan Baru : Kapolres Solok Selatan.
6. AKBP Agung Pranajaya
Jabatan Lama : Kapolres Solok.
Jabatan Baru : Kapolres Pariaman.
7. AKBP Rini Anggraini
Jabatan Lama : Polda Daerah Istimewa Yogyakarta.
Jabatan Baru : Kapolres Solok.
8. AKBP Marwan Fajrin
Jabatan Lama : Kanit 5 Subdit III Dittipidnarkoba Bareskrim Polri.
Jabatan Baru : Kapolres Tanah Datar.
Sementara itu, pejabat yang digantikan juga memperoleh promosi dan penugasan baru. AKBP Derry Indra dipercaya sebagai Wadirpamobvit Polda Sumbar, AKBP M. Agus Hidayat menjadi Wadirsamapta Polda Riau, AKBP M. Faisal Perdana menjabat Wakapolrestabes Semarang, AKBP Muari bertugas di Korbrimob Polri, sedangkan AKBP Nur Ichsan Dwi Septiyanto mendapat amanah di Bareskrim Polri.
Kapolda Sumbar menegaskan, mutasi merupakan bagian dari dinamika organisasi untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan profesionalisme, serta melahirkan inovasi dalam pelaksanaan tugas kepolisian. Setiap pejabat yang dilantik diharapkan mampu menjawab tantangan tugas dan terus menghadirkan pelayanan yang cepat, transparan, humanis, dan berkeadilan.
Dengan kepemimpinan baru di delapan Polres tersebut, Polda Sumbar optimistis sinergi bersama pemerintah daerah, TNI, tokoh adat, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta seluruh elemen bangsa akan semakin kuat. Kehadiran Polri di tengah masyarakat diharapkan bukan hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai pelindung, pengayom, sahabat, dan mitra masyarakat dalam menciptakan Sumatera Barat yang aman, damai, dan kondusif.
Katim RMO Goup I Wyndoee
Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Wali Kota Bukittinggi melakukan pertemuan dengan Tim Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) Wilayah I KPK RI di gedung Merah Putih, Selasa (28/7). Fokus pertemuan tersebut tentang langkah-langkah pengamanan Barang Milik Daerah (BMD), terkait tanah untuk pembangunan gedung DPRD yang masih menimbulkan polemik antara Pemko dengan Yayasan Fort de Kock.
Pada kesempatan itu Pemerintah Kota Bukittinggi menyatakan komitmen mengamankan seluruh Barang Milik Daerah sesuai ketentuan yang berlaku. Pengamanan aset merupakan bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan akuntabel. Hal itu dilakukan sebagai bentuk tanggung jawab dalam menjaga aset pemerintah. Salah satu upaya nyata yang dilakukan pemerintah kota Bukittinggi dengan pemasangan tanda kepemilikan.
Komitmen dan langkah Pemerintah Kota tersebut mendapat respon positif dari Korsupgah Wilayah I KPK RI serta memberikan beberapa masukan terkait pengamanan Barang Milik Daerah.
KPK akan mengundang pihak terkait untuk membahas penyelesaian polemik tersebut, sehingga diharapkan dapat menghasilkan solusi yang memberikan kepastian hukum terhadap aset milik Pemerintah Kota Bukittinggi.(*)
pasamanbarat. Lintasmedia News –Tim gabungan dari Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Sumatera Barat dan Polsek Ranah Batahan Resor Pasaman Barat meringkus seorang pria berinisial JA (46), yang diduga membawa puluhan paket narkotika golongan I jenis ganja kering.
Pria tersebut diketahui berprofesi sebagai Karyawan Swasta, yang berhasil diamankan oleh petugas gabungan di depan Mapolsek Ranah Batahan, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, Selasa dini hari (28/7/2026) sekitar pukul 00.05 WIB.
Kapolres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H membenarkan penangkapan terhadap seorang pria berinisial JA, diduga sebagai kurir yang membawa puluhan narkotika jenis ganja kering siap edar.
"Penangkapan tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus sebelumnya terkait jaringan peredaran narkotika jenis ganja antar provinsi," ujarnya.
Diterangkan, penangkapan berawal adanya informasi dari masyarakat, terkait adanya pendistribusian narkotika jenis ganja kering dari Payabungan Provinsi Sumatera Utara menuju Kota Bukittinggi menggunakan kendaraan roda empat melalui jalan lintas Ujung Gading Kabupaten Pasaman Barat.
"Menindaklanjuti informasi tersebut, tim khusus Ditresnarkoba Polda Sumatera Barat melakukan pemantauan pada sejumlah jalur perlintasan di Kabupate Pasaman Barat sejak Sabtu (25/7/2026)," terangnya.
Selanjutnya, pada Selasa (28/7) sekitar pukul 00.02 WIB dini hari, terpantau sebuah mobil merk Suzuki APV warna merah dengan nomor polisi B 1119 VKY melintas memasuki wilayah Kabupaten Pasaman Barat.
"Tim Ditresnarkoba Polda Sumatera Barat di backup personel Polres Pasaman Barat melakukan pembuntutan mobil yang dikendarai oleh JA, sehingga mobil tersebut berhasil dihentikan tepatnya di depan Mako Polsek Ranah Batahan Resor Pasaman Barat," ucapnya.
Dijelaskan, berdasarkan hasil penggeledahan petugas, ditemukan di dalam mobil tersebut dua karung yang diduga berisikan 27 paket ganja kering, serta satu plastik hitam yang berisikan tiga paket narkotika jenis ganja kering.
"Pengakuan JA, dirinya hanya sebagai kurir yang menerima upah atas pengiriman barang haram tersebut, kemudian ganja kering itu akan diedarkan di wilayah Kabupaten Pasaman Barat," jelasnya.
Kapolres menambahkan, jajaran Polres Pasaman Barat terus melakukan pengawasan secara intensif di daerah perbatasan, terutama pintu masuk ke daerah Sumatera Barat sebagai upaya pencegahan peredaran gelap Narkotika.
"Kami juga meminta peran aktif masyarakat untuk memberikan informasi terkait peredaran gelap narkotika, karena narkotika adalah musuh kita bersama," pungkasnya.
Terduga pelaku beserta barang bukti langsung dibawa ke Mapolda Sumatera Barat untuk menjalani penyidikan lebih lanjut. (HumasResPasbar)
Pasbar Lintas Media News Com
Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi membuka Turnamen Sepak Bola Bupati Cup 2026 di Gelanggang Olahraga (GOR) Tuah Basamo, Padang Tujuh, Selasa ,28/7
Turnamen yang diikuti 11 tim perwakilan kecamatan se-Pasaman Barat ini digelar sebagai ajang pembinaan atlet muda menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatra Barat sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Pembukaan turnamen dilakukan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Pasaman Barat Harlina Syahputri yang mewakili Bupati Pasaman Barat Yulianto.
Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah , staf ahli bupati, para asisten, kepala organisasi perangkat daerah , camat se-Pasaman Barat, Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia ,Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Pasaman Barat, pimpinan Bank Nagari Cabang Simpang Empat, pimpinan PT Agro Wiratama, wasit, pelatih, ofisial, atlet, dan tamu undangan.
Dalam sambutannya Harlina Syahputri menyampaikan bahwa Bupati Cup merupakan agenda strategis daerah untuk pembinaan atlet muda sekaligus mempererat silaturahmi antarkecamatan.
Turnamen ini bukan sekadar kompetisi untuk memperebutkan gelar juara, tetapi menjadi wadah untuk mencari bibit-bibit pesepak bola potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Pasaman Barat di tingkat provinsi maupun nasional," ujarnya.
Bupati menilai sepak bola memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda karena mengajarkan nilai sportivitas, disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan kerja sama tim.
Oleh karena itu, ia berpesan kepada seluruh pemain agar bertanding dengan semangat dan menjunjung tinggi sportivitas.
Kepada wasit dan perangkat pertandingan, Bupati meminta agar menjalankan tugas secara profesional, objektif, dan berintegritas.
"Di era media sosial, setiap pertandingan mudah disaksikan dan dinilai masyarakat. Karena itu, seluruh perangkat pertandingan harus menjaga integritas agar kepercayaan publik terhadap Bupati Cup tetap terpelihara," pesannya.
Sementara itu, Pelaksana Tugas Plt.Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pasaman Barat Bakaruddin selaku ketua panitia menyampaikan, penyelenggaraan Bupati Cup 2026 mengacu pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran Dispora Pasaman Barat.
Ia menjelaskan, turnamen ini menerapkan regulasi usia kelahiran 2007 dan setelahnya. Tujuannya untuk membina atlet muda, menjaring pemain potensial sebagai persiapan Porprov XVI Sumatra Barat, serta meningkatkan kemampuan teknik, mental, dan sportivitas pemain.
Selain itu, turnamen ini juga untuk mendorong klub dan sekolah sepak bola (SSB) ,agar lebih aktif melakukan pembinaan," kata Bakaruddin.
Turnamen Bupati Cup 2026 dijadwalkan berlangsung pada 28 Juli hingga 12 Agustus 2026 di GOR Tuah Basamo Padang Tujuh dan diikuti 11 tim yang mewakili seluruh kecamatan di Kabupaten Pasaman Barat.
MEDAN, Lintasmedia News— PT Semen Padang terus memperkuat fundamental bisnis sekaligus merapatkan barisan dengan jaringan distributornya melalui kegiatan Distributor Summit Area Penjualan (AP) 1 yang digelar di Medan, Senin (27/7/2026).
Sebagai bagian dari ekosistem PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG), PT Semen Padang memiliki posisi strategis sebagai Koordinator Area Penjualan 1, dengan cakupan wilayah meliputi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Kepulauan Riau, Jambi dan Bengkulu.
Kegiatan Distributor Summit AP 1 ini bukan sekadar mengejar pertumbuhan volume penjualan, akan tetapi PT Semen Padang menempatkan kekuatan distribusi, kesehatan bisnis dan loyalitas pasar sebagai kunci untuk menjaga dominasi secara berkelanjutan, dengan mengusung tema Strengthen Fundamentals for Sustainable Market Dominance.
Hadir dalam kegiatan itu Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Group Head of Retail Sales SIG Giri Prabowo dan 55 distributor segmen Retail dan Corsales.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dalam kesempatan itu menegaskan, kekuatan distributor memiliki korelasi langsung terhadap kemampuan perusahaan menjaga dan meningkatkan pangsa pasar.
“Distributor memiliki peran yang sangat penting dalam menjaga dan meningkatkan pangsa pasar perusahaan. Distributor memperluas jangkauan produk ke berbagai wilayah secara cepat, menjaga ketersediaan stok, sekaligus membantu menekan biaya operasional perusahaan dalam memasarkan produk secara langsung,” ujar Pri Gustari Akbar.
Menurut Pri, hubungan perusahaan dengan distributor tidak boleh berhenti pada transaksi jual beli. Kemitraan tersebut harus berkembang menjadi kolaborasi strategis yang menciptakan nilai tambah bagi perusahaan maupun mitra.
Karena itu, komunikasi dua arah menjadi penting. Perusahaan perlu memahami kondisi pasar yang dihadapi distributor, sementara distributor juga harus memiliki pemahaman yang utuh terhadap arah dan strategi bisnis perusahaan.
“Fundamental yang kuat akan membuat kita lebih siap menghadapi dinamika pasar. Karena itu, komunikasi dan kolaborasi dengan distributor harus terus diperkuat,” ujarnya.
Pri mengakhiri, bagi PT Semen Padang, distributor bukan sekadar mitra penjualan, akan tetapi merupakan ujung tombak yang menentukan seberapa kuat produk perusahaan hadir di pasar, seberapa cepat kebutuhan pelanggan dipenuhi, sekaligus seberapa solid posisi merek dipertahankan di tengah persaingan.
Group Head of Retail Sales SIG Giri Prabowo menekankan bahwa memenangkan persaingan pasar membutuhkan lebih dari sekadar produk berkualitas. Menurutnya, kekuatan perusahaan juga ditentukan oleh seberapa solid ekosistem bisnis yang dibangun bersama distributor.
“Pertumbuhan yang konsisten membutuhkan fundamental yang kuat. Karena itu, aspek pasar, infrastruktur, legal, organisasi, dan keuangan harus menjadi perhatian bersama,” kata Giri.
Pendekatan tersebut menjadi semakin relevan karena tantangan bisnis semen saat ini tidak hanya berkaitan dengan persaingan antarbrand. Perubahan perilaku konsumen, dinamika pembangunan dan infrastruktur, efisiensi biaya, hingga kemampuan mempertahankan loyalitas pelanggan turut menentukan keberhasilan perusahaan dalam mempertahankan pasar.
Karena itu, distributor didorong tidak hanya fokus pada penjualan, tetapi juga memperkuat pengelolaan pasar, meningkatkan pelayanan, dan menjaga ketersediaan produk hingga tingkat toko.
Giri menjelaskan, di tengah kondisi industri yang semakin kompetitif, perusahaan memandang pertumbuhan bisnis tidak cukup diukur dari peningkatan volume penjualan. Pertumbuhan harus dibangun di atas fondasi yang sehat, efisien, dan berkelanjutan. Kerangka penguatan tersebut tercermin melalui aspek Pasar, Infrastruktur, Legal, Organisasi, dan Keuangan (PILOK).
“Di AP 1, PT Semen Padang mengelola portofolio brand SIG yang mencakup Semen Padang, Semen Andalas, Dynamix, dan Semen Merdeka. Dengan cakupan geografis tersebut, distributor memiliki peran penting untuk memastikan portofolio produk hadir lebih dekat dengan konsumen, baik pada segmen Retail maupun Corsales,” katanya.
Distributor Summit menjadi ruang untuk mempertemukan perspektif perusahaan dengan realitas pasar di lapangan. Berbagai tantangan distribusi, peluang pertumbuhan, karakteristik wilayah, dan kebutuhan pelanggan dapat dibahas secara langsung sehingga respons bisnis dapat dirumuskan secara lebih cepat dan terukur.
“Bagi kami, kecepatan merespons perubahan pasar menjadi semakin penting. Sebab, persaingan tidak hanya terjadi pada level produk, tetapi juga pada kemampuan menghadirkan produk ketika konsumen membutuhkannya, menjaga pelayanan, dan mempertahankan loyalitas toko.”
PADANG, Lintasmedia News– Enam hari dalam sepekan, waktu Nayla Irza Ramadhani (18) nyaris tidak pernah lepas dari kegiatan belajar. Setelah menyelesaikan pelajaran di sekolah, ia kembali berpindah dari satu tempat bimbingan belajar ke tempat lainnya untuk memperdalam matematika, kimia, dan fisika. Setiap mata pelajaran bahkan dipelajarinya di tempat berbeda.
Hari Minggu menjadi satu-satunya waktu bagi Nayla untuk beristirahat dari rutinitas tersebut. Namun, bagi remaja kelahiran Padang, 22 September 2008 itu, jadwal padat bukanlah beban. Belajar telah menjadi bagian dari kesehariannya sekaligus jalan yang dipilih untuk mendekatkan diri pada cita-cita.
“Saya memang tidak bisa bermalas-malasan. Rasanya tidak nyaman kalau tidak ada kegiatan. Karena itu, saya selalu mencari aktivitas di luar rumah, salah satunya mengikuti les dari Senin sampai Sabtu,” kata Nayla saat ditemui di SMA Semen Padang, Jumat (24/7/2026).
Kebiasaan itulah yang secara perlahan membentuk kedisiplinan, ketekunan, dan daya juang Nayla. Di balik jadwal belajar yang panjang, tersimpan sebuah cita-cita besar: menjadi ilmuwan dan memperoleh pengalaman akademik di lingkungan pendidikan terbaik.
Kini, kerja keras anak pertama dari tiga bersaudara pasangan Irwan Kartadi Putra dan Roza Wilda itu mulai membuahkan hasil. Setelah menamatkan pendidikan di SMA Semen Padang Tahun Pelajaran 2025/2026, Nayla berhasil membuka jalan menuju sejumlah perguruan tinggi bergengsi di dalam dan luar negeri.
Di Indonesia, ia diterima di Program Studi Farmasi Universitas Andalas (Unand) dan Program Studi Farmasi Universitas Padjadjaran (Unpad). Tidak hanya itu, kesempatan lain datang dari President University yang memberikan beasiswa kepadanya untuk menempuh pendidikan di Program Studi Kedokteran.
Kesempatan serupa terbuka dari luar negeri. Nayla telah mengikuti rangkaian seleksi untuk program studi bidang penelitian sains di Monash University, Australia. Ia juga menerima pemberitahuan dari The University of Hong Kong untuk bidang biomedis, meskipun status penerimaannya masih berada dalam daftar tunggu.
Namun, bagi Nayla, setiap surat penerimaan dari dua perguruan tinggi luar negeri itu bukanlah akhir dari perjalanan. Di baliknya masih terdapat pertimbangan biaya pendidikan, peluang beasiswa, kesiapan hidup jauh dari keluarga, serta pilihan yang harus dibicarakan secara matang bersama orang tua.
“Untuk melanjutkan pendidikan di Monash University, saya masih menantikan hasil seleksi Program Beasiswa Garuda yang dijadwalkan diumumkan pada Agustus 2026. Beasiswa penuh tersebut menjadi salah satu penentu apakah saya dapat mewujudkan keinginan menempuh pendidikan di Australia,” ujarnya.
Sementara itu, kepastian dari The University of Hong Kong juga bergantung pada dukungan pembiayaan pendidikan yang diperolehnya. “Di The University of Hong Kong, saya juga mengupayakan Beasiswa Garuda. Apabila saya mendapatkan beasiswa dan pihak pemberi beasiswa telah melaporkannya kepada The University of Hong Kong, maka pihak universitas akan memberikan keputusan akhir mengenai penerimaan saya,” sambung Nayla.
Memilih Jalan yang Tidak Membebani Keluarga
Di tengah banyaknya kesempatan yang terbuka, Nayla tidak tergesa-gesa mengambil keputusan. Setiap pilihan dibicarakannya secara matang bersama kedua orang tuanya. Nayla memahami bahwa pendidikan tidak hanya berkaitan dengan cita-cita, tetapi juga kesiapan ekonomi keluarga. Karena itu, sembari menunggu pengumuman beasiswa dari Monash University, ia memilih melakukan pendaftaran ulang di Program Studi Farmasi Unand.
Keputusan tersebut menjadi pilihan paling realistis agar Nayla tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi tanpa memberikan beban berlebihan kepada orang tuanya. “Saya bersyukur atas semua kesempatan yang diperoleh. Saya memilih Unand karena ingin tetap melanjutkan pendidikan tanpa membebani orang tua. Namun, saya tetap berharap memperoleh beasiswa penuh untuk melanjutkan studi di luar negeri, terutama di Monash University,” katanya.
Bagi Nayla, Unand merupakan pilihan yang aman sekaligus berkualitas. Kendati demikian, keinginannya untuk memperoleh pengalaman akademik internasional masih tersimpan kuat. Apabila belum berhasil mendapatkan beasiswa pada tahun ini, Nayla tidak menutup kemungkinan untuk kembali mencoba pada tahun berikutnya. Namun, ia juga telah mempersiapkan diri menerima setiap hasil dengan lapang dada.
“Kalau belum diterima, saya akan mencoba lagi tahun depan. Kalau ternyata belum juga, berarti rezeki saya memang berada pada pilihan yang sekarang,” tuturnya.
Sikap tersebut memperlihatkan kematangan Nayla dalam menghadapi berbagai kemungkinan. Ia menyimpan ambisi besar untuk menatap dunia, tetapi tetap berpijak pada kondisi keluarga. Di balik keberaniannya bermimpi, terdapat pertimbangan rasional dan kesadaran untuk selalu menyiapkan pilihan lain.
Australia dan Mimpi Menjadi Ilmuwan
Di antara sejumlah perguruan tinggi yang membuka kesempatan baginya, Monash University menjadi salah satu kampus yang paling menarik perhatian Nayla. Selain dikenal sebagai perguruan tinggi bereputasi internasional, letak Australia yang relatif dekat dengan Indonesia menjadi pertimbangan tersendiri. Kedekatan geografis serta lingkungan Australia membuat Nayla merasa lebih percaya diri untuk menjalani pendidikan jauh dari keluarga.
“Saya memilih Monash University karena merupakan universitas yang bagus di Australia. Australia juga dekat dengan Indonesia. Jadi, saya tidak terlalu takut untuk pergi sendiri dibandingkan harus kuliah ke kawasan yang lebih jauh seperti Eropa atau Amerika. Begitu juga dengan The University of Hong Kong yang masih berada di kawasan Asia, dan di samping itu saya juga sudah menguasai bahasa Mandarin,” katanya.
Nayla menyampaikan bahwa keinginan melanjutkan pendidikan di luar negeri tidak muncul secara tiba-tiba. Sejak awal, kedua orang tuanya telah mendorong Nayla untuk berani mencari pengalaman akademik internasional, terutama di kawasan Asia atau Australia. “Orang tua menyarankan saya kuliah di luar negeri. Kalau bisa sejauh mungkin untuk menambah pengalaman, tetapi masih di kawasan Asia atau Australia,” ujarnya.
Dukungan tersebut tidak berhenti pada nasihat. Kedua orang tua Nayla turut mencari informasi mengenai perguruan tinggi, program pendidikan, agen pendidikan, prosedur pendaftaran, hingga peluang beasiswa. Bahkan, mereka juga mendampingi Nayla menyiapkan berbagai persyaratan, mulai dari nilai rapor, sertifikat akademik, akun pendaftaran, hingga sertifikat kemampuan berbahasa Inggris atau IELTS.
Bagi Nayla, keterlibatan orang tua menjadi sumber kekuatan terbesar dalam mengejar cita-citanya sebagai ilmuwan. Ia menyadari bahwa setiap peluang yang datang tidak hanya lahir dari kemampuan pribadi, tetapi juga dari doa, pengorbanan, dan kepercayaan keluarga. “Orang tua menaruh harapan besar agar saya dapat kuliah di luar negeri. Selama ini, mereka ikut sibuk mencari informasi dan membantu menyiapkan akun pendaftaran serta berbagai dokumen yang diperlukan,” katanya.
Bahasa Asing sebagai Jendela Dunia
Persiapan Nayla tidak hanya berfokus pada pencapaian nilai akademik. Ia memahami bahwa kemampuan berbahasa asing merupakan bekal penting untuk memasuki lingkungan pendidikan internasional. Di sela-sela kesibukannya mengikuti bimbingan belajar matematika, kimia, dan fisika, Nayla juga mempelajari bahasa Inggris dan Mandarin.
Kedua bahasa tersebut diharapkan menjadi modal untuk memperluas akses informasi, membangun komunikasi, serta beradaptasi dengan lingkungan global. “Saat ini saya mempelajari dan menguasai dua bahasa asing, yaitu bahasa Inggris dan Mandarin,” ujarnya.
Dalam bidang akademik, Nayla mencatatkan nilai rapor dengan rata-rata 94. Selama menempuh pendidikan di SMA Semen Padang, ia konsisten berada dalam kelompok siswa berprestasi dan selalu masuk peringkat lima besar di kelas. Namun, bagi Nayla, keberhasilan tidak semata-mata ditentukan oleh peringkat. Keberanian mencari peluang, meningkatkan keterampilan, dan terus belajar di luar ruang kelas juga menjadi bagian penting dalam meraih masa depan.
Pengalaman itu pula yang ingin dibagikannya kepada adik-adik kelas. Nayla berpesan agar para pelajar tidak takut mencari informasi tentang pendidikan di luar negeri. Menurutnya, kesempatan untuk menempuh pendidikan di kampus internasional semakin terbuka melalui berbagai program beasiswa.
“Jangan takut mencari informasi dan jangan takut kuliah di luar negeri. Banyak program beasiswa yang dapat diikuti. Namun, kita juga harus memperbanyak keterampilan di luar sekolah, terutama kemampuan berbahasa asing,” katanya.
Sekolah yang Memberikan Ruang untuk Bertumbuh
Di balik perjalanan akademiknya, Nayla merasakan dukungan yang kuat dari lingkungan SMA Semen Padang. Menurutnya, para guru tidak hanya memberikan materi pelajaran, tetapi juga menciptakan suasana sekolah yang nyaman dan mendukung setiap siswa untuk berkembang. “Lingkungan SMA Semen Padang sangat suportif, termasuk para gurunya. Saya merasa sangat nyaman bersekolah di sini,” ujarnya.
Kepala SMA Semen Padang, Moethia Varina Oemar, menyampaikan rasa bangga atas pencapaian Nayla. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kesungguhan belajar serta kolaborasi yang terbangun antara peserta didik, keluarga, guru, sekolah, dan yayasan.
“Prestasi Nayla merupakan kebanggaan bagi keluarga besar SMA Semen Padang. Keberhasilannya menunjukkan bahwa dengan kerja keras, disiplin, dan semangat belajar yang tinggi, siswa mampu bersaing dan memperoleh kesempatan di berbagai perguruan tinggi unggulan,” kata Moethia.
Ia berharap Nayla mampu mempertahankan semangat belajar ketika memasuki jenjang pendidikan tinggi. Perjalanan Nayla juga diharapkan menjadi inspirasi bagi siswa lainnya untuk berani memiliki cita-cita besar dan bersungguh-sungguh mewujudkannya. “Kami berharap Nayla terus berprestasi di jenjang pendidikan tinggi dan menjadi inspirasi bagi adik-adik kelasnya untuk terus bermimpi besar serta berjuang mewujudkan mimpi tersebut,” ujarnya.
Moethia menegaskan, SMA Semen Padang akan terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan, pembentukan karakter, serta pengembangan potensi akademik dan nonakademik. Pembinaan tersebut diarahkan agar setiap peserta didik memiliki kesiapan menghadapi persaingan di tingkat nasional maupun internasional.
Inspirasi bagi Generasi Berikutnya
Apresiasi juga disampaikan Ketua Yayasan Semen Padang Schools, Hasfi Rafiq. Menurutnya, pencapaian Nayla menjadi salah satu indikator berjalannya kolaborasi antara yayasan, sekolah, guru, orang tua, dan peserta didik dalam membangun ekosistem pendidikan yang unggul.
“Kami mengucapkan selamat kepada Nayla Irza Ramadhani atas prestasi yang sangat membanggakan ini. Yayasan akan terus mendukung peningkatan mutu pendidikan melalui penyediaan sarana pembelajaran, penguatan kualitas sumber daya manusia, serta pembinaan peserta didik agar mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” katanya.
Hasfi berharap pencapaian Nayla dapat menumbuhkan optimisme di kalangan siswa SMA Semen Padang. Setiap siswa, menurutnya, memiliki kesempatan untuk mengukir prestasi selama mempunyai kemauan belajar, keberanian mencoba, dan konsistensi dalam mengembangkan kemampuan.
“Semoga keberhasilan Nayla menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SMA Semen Padang untuk terus belajar, berinovasi, dan mengukir prestasi terbaik,” ujarnya.
Sementara itu, sang ayah, Irwan Kartadi Putra, bersyukur dan bangga atas pencapaian Nayla. Karena sesuatu yang diraih anak pertamanya itu bukanlah suatu hal yang instan, melainkan buah dari doa, kerja keras, disiplin, dan kesungguhan dalam belajar selama bertahun-tahun.
Sebagai orang tua, sebutnya, ia hanya berusaha mendampingi, memberikan motivasi, serta membantu mencari informasi mengenai berbagai peluang pendidikan dan beasiswa yang dapat mendukung cita-citanya.
“Bagi kami sebagai orang tua, keberhasilan Nayla bukan hanya diterima di berbagai perguruan tinggi bergengsi, tetapi juga tumbuh menjadi pribadi yang rendah hati, mandiri, dan memiliki kepedulian terhadap kondisi keluarga,” ujar Irwan.
Terkait keputusan Nayla untuk tetap memprioritaskan pilihan yang tidak membebani orang tua, menurut Irwan, keputusan tersebut merupakan bentuk kedewasaan berpikir yang membuat ia sebagai orang tua semakin bangga. Meski begitu, ia berharap apa pun jalan yang akhirnya dipilih, Nayla dapat terus belajar, menjaga integritas, dan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui ilmu pengetahuan.
“Semoga Allah SWT memudahkan langkahnya, membuka pintu beasiswa terbaik, dan menjadikannya ilmuwan yang tidak hanya berprestasi di tingkat internasional, tetapi juga mampu mengharumkan nama keluarga, almamater, daerah, dan Indonesia,” kata karyawan PT Semen Padang ini.
Perjalanan Nayla memperlihatkan bahwa prestasi besar tidak diraih dalam waktu singkat. Di balik berbagai kesempatan yang datang, terdapat rutinitas belajar yang panjang, keberanian mencoba, kemampuan berbahasa asing, dukungan keluarga, serta lingkungan sekolah yang memberikan ruang untuk bertumbuh.
Kini, sembari mempersiapkan pendidikan di Unand, Nayla masih menantikan pengumuman beasiswa yang berpotensi membawanya melanjutkan studi ke Australia ataupun ke Hong Kong. Apa pun hasil akhirnya, ia telah membuktikan bahwa pelajar dari Padang mampu berdiri percaya diri di depan pintu kampus-kampus bergengsi di dalam dan luar negeri. (*)
PADANG, Lintasmedia News– PT Semen Padang kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kebutuhan dasar masyarakat melalui penyaluran bantuan 8.000 liter air bersih bagi warga RW 01 dan RW 02, Kelurahan Lambung Bukik, Kecamatan Pauh, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (26/7/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui Program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang masih mengalami keterbatasan pasokan air bersih sejak bencana galodo. Kondisi tersebut membuat sebagian warga kesulitan memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari.
Untuk membantu warga, PT Semen Padang mengerahkan mobil tangki air dari Departemen Tambang guna mendistribusikan air bersih secara langsung kepada masyarakat. Penyaluran dilakukan sesuai kebutuhan warga sehingga bantuan dapat segera dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial dan lingkungan.
Menurutnya, keberadaan perusahaan tidak hanya berkaitan dengan aktivitas operasional, tetapi juga bagaimana perusahaan dapat memberikan manfaat dan hadir memberikan solusi ketika masyarakat di sekitar wilayah operasional menghadapi persoalan yang menyangkut kebutuhan dasar.
“Program bantuan air bersih ini merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan serta hadir memberikan solusi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional, khususnya saat terjadi kondisi yang berdampak pada kebutuhan dasar masyarakat,” ujar Win.
Ia menambahkan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian penting dari pelaksanaan program CSR PT Semen Padang. Karena itu, perusahaan berupaya merespons kebutuhan masyarakat secara cepat, terutama ketika terjadi situasi yang mengganggu pemenuhan kebutuhan dasar, seperti keterbatasan air bersih. Penyaluran melalui mobil tangki diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan air sehari-hari.
Ketua RW 01 Kelurahan Lambung Bukik, Rabain, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang atas bantuan air bersih yang diberikan kepada masyarakat. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang hingga kini masih menghadapi keterbatasan pasokan air bersih.
Kehadiran mobil tangki air dari PT Semen Padang, kata Rabain, membantu warga memenuhi kebutuhan air untuk aktivitas sehari-hari sekaligus meringankan beban masyarakat di tengah kondisi yang masih sulit.
“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah membantu menyediakan air bersih untuk warga. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, apalagi saat kondisi air bersih sedang terbatas,” ujar Rabain.
Rabain berharap kepedulian PT Semen Padang terhadap masyarakat dapat terus berlanjut dan menjadi bagian dari hubungan baik antara perusahaan dengan warga di sekitar wilayah operasional. Ia juga mengapresiasi respons cepat perusahaan dalam membantu masyarakat ketika menghadapi persoalan kebutuhan dasar.
Penyaluran bantuan air bersih ini menjadi wujud komitmen PT Semen Padang untuk terus hadir membantu masyarakat, baik melalui program pemberdayaan jangka panjang maupun respons cepat terhadap kebutuhan mendesak di wilayah sekitar perusahaan.