Articles by "Aceh timur"

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM walikota Padang walikota solok
Showing posts with label Aceh timur. Show all posts

 

Aceh Timur, Lintasmedia News– Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan bantuan sebesar Rp30.000.000 untuk pembangunan tanggul pencegahan banjir di Desa Pelita Sagup Jaya, kecamatan Indra Makmur ,Kabupaten Aceh Timur.


Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh manajemen kebun yang dipimpin langsung oleh Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama,dan ketua SPBUN unit Kebun Julok Rayeuk Utara, Program ini bertujuan membantu masyarakat dalam mengurangi risiko banjir yang selama ini kerap mengancam kawasan desa, terutama saat curah hujan tinggi.


Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama, mengatakan bahwa bantuan TJSL merupakan wujud komitmen perusahaan untuk terus hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.



Ketua SPBUN juga berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk pembangunan tanggul sehingga mampu mengurangi dampak banjir dan memberikan rasa aman bagi masyarakat Desa Pelita Sagup Jaya,"Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur, ujar Manajer PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara. 


Tokoh Masyarakat Sartiman dan juga anggota DPRK Aceh Timur ,

Masyarakat dan pemerintah desa, menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara atas kepedulian yang ditunjukkan melalui program TJSL tersebut.


 Mereka berharap sinergi antara perusahaan dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik demi mendukung pembangunan dan kesejahteraan bersama.


Program TJSL PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara diharapkan menjadi contoh kolaborasi antara dunia usaha dan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang bermanfaat serta meningkatkan ketahanan desa terhadap bencana banjir.

 

Aceh Timur , Lintasmedia News 

Ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika yang terus membayangi masa depan generasi muda mendorong Polres Aceh Timur memperkuat upaya pencegahan melalui pendekatan edukatif. Kali ini, sasaran utamanya adalah para pemuda gampong yang dinilai memiliki peran strategis sebagai benteng pertama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba di lingkungan masyarakat.


Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika (P4GN) bagi pemuda gampong yang berlangsung di Aula Hotel Royal Idi, Rabu (08/07/2026).


Dalam kegiatan itu, Kasat Resnarkoba Polres Aceh Timur, AKP Very Syahputra, S.H., M.H., hadir sebagai narasumber didampingi Banit Satresnarkoba Bripda Muhammad Ariski. Di hadapan para peserta, ia menegaskan bahwa perang terhadap narkotika tidak dapat hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda.


Menurut AKP Very, pemuda gampong memiliki posisi penting sebagai agen perubahan yang mampu membangun kesadaran di lingkungan masing-masing agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan maupun terlibat dalam jaringan peredaran narkotika.


"Peredaran dan penyalahgunaan narkotika membawa dampak yang sangat merusak, tidak hanya bagi individu, tetapi juga mengancam masa depan generasi penerus bangsa. Karena itu, kami mengajak seluruh pemuda di Aceh Timur untuk bersama-sama menjadi pelopor dalam mencegah dan memberantas narkoba," ujar AKP Very.


Dalam sosialisasi tersebut, peserta juga diberikan pemahaman mengenai berbagai jenis narkotika, dampak hukum bagi pelaku penyalahgunaan dan pengedar, serta pentingnya membangun kepedulian sosial melalui pelaporan apabila menemukan indikasi peredaran narkoba di lingkungan sekitar.


Melalui kegiatan ini, Satresnarkoba Polres Aceh Timur berharap lahir kesadaran kolektif di kalangan pemuda untuk menolak narkoba serta berperan aktif menciptakan lingkungan gampong yang aman, sehat, dan terbebas dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

(I)

 

Aceh Timur , Lintasmedia News 

Di tengah tuntutan publik terhadap institusi penegak hukum yang semakin tinggi, peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Aceh Timur menjadi momentum refleksi bahwa kekuatan Kepolisian tidak semata diukur dari kewenangannya menegakkan hukum, melainkan dari kemampuannya menjaga kepercayaan masyarakat.


Pesan itu mengemuka dalam Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Aceh Timur, Rabu (01/07/2026), mengusung tema "80 Tahun Mengabdi, Polri Untuk Masyarakat." Upacara dipimpin Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., dan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan instansi vertikal, organisasi kemasyarakatan, wartawan, hingga para purnawirawan Polri.


Dalam amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dibacakan Kapolres Aceh Timur, disebutkan bahwa perjalanan panjang Polri selama delapan dekade harus terus bermuara pada pelayanan yang semakin berkualitas kepada masyarakat. Di tengah dinamika ancaman keamanan yang semakin kompleks, Polri dituntut tidak hanya profesional dalam menjalankan fungsi penegakan hukum, tetapi juga mampu membangun legitimasi melalui pelayanan yang humanis, responsif, dan adaptif.


"Pengabdian kepada masyarakat bukan sekadar kewajiban institusional, tetapi merupakan komitmen moral Polri untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik serta membangun kedekatan dengan masyarakat," ujar AKBP Irwan saat membacakan amanat Presiden.


Ia menegaskan, tugas pokok Polri pada hakikatnya bukan hanya menjaga keamanan dan menegakkan hukum. Lebih dari itu, Polri memiliki tanggung jawab menjaga kepercayaan publik sebagai modal utama keberlangsungan institusi.


"Kepercayaan masyarakat adalah fondasi yang tidak bisa dibangun melalui slogan atau retorika. Kepercayaan hanya lahir dari kerja nyata, pelayanan yang tulus, penegakan hukum yang adil, serta sikap yang profesional dan humanis dalam setiap pelaksanaan tugas," katanya.


Dalam amanat tersebut juga disampaikan lima arah kebijakan yang harus menjadi pedoman seluruh jajaran Polri, yakni memperkuat reformasi kelembagaan, meningkatkan profesionalisme, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, membangun organisasi yang adaptif terhadap perubahan lingkungan strategis, serta memperkuat legitimasi institusi di tengah masyarakat.


Disamping itu, disahkannya Undang-Undang Polri yang baru menjadi momentum penting sekaligus tantangan besar bagi seluruh personel. Regulasi tersebut harus dijawab dengan peningkatan kualitas pelayanan dan akuntabilitas sehingga ekspektasi masyarakat terhadap Polri yang semakin modern dapat diwujudkan.


"Jadikan setiap tugas sebagai ibadah, setiap pelayanan sebagai kehormatan, dan setiap kepercayaan masyarakat sebagai alasan utama mengenakan seragam Bhayangkara. Institusi ini hanya akan kuat apabila terus mendapatkan kepercayaan rakyat." Tegas Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. mengakhiri amanatnya.


Upacara Peringatan Hari Bhayangkara Ke – 80 Tahun 2026 Polres Aceh Timur berlangsung khidmat dengan diikuti personel TNI, Polri, Brimob, Satuan Polisi Pamong Praja, satuan pengamanan, serta Brigade Pangan Kabupaten Aceh Timur. Setelah rangkaian upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan defile pasukan yang mendapat penghormatan dari Kapolres bersama Bupati Aceh Timur dan unsur Forkopimda.


Defile menampilkan berbagai unsur pasukan, mulai dari Brimob Polda Aceh, Satpolairud, Satsamapta, hingga gabungan satuan fungsi dan polsek jajaran Polres Aceh Timur. Peragaan kemampuan beladiri personel Satsamapta serta demonstrasi safety riding oleh Satlantas Polres Aceh Timur turut menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.


Peringatan tersebut tidak hanya menjadi seremoni tahunan, tetapi juga penegasan kembali bahwa di usia ke-80, Polri dihadapkan pada tantangan untuk terus memperkuat profesionalisme, menjaga integritas, dan merawat kepercayaan publik sebagai fondasi utama pengabdiannya kepada bangsa dan negara.

(I)

 

Aceh Timur , Lintasmedia News 

Peringatan Hari Bhayangkara Ke-80 menjadi momentum penghargaan bagi 62 personel Polres Aceh Timur yang menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi. Kenaikan pangkat tersebut dinilai sebagai bentuk apresiasi institusi atas dedikasi, integritas, dan kinerja personel dalam menjalankan tugas melayani masyarakat.


Upacara Laporan Kenaikan Pangkat Terhitung Mulai Tanggal (TMT) 1 Juli 2026 dipimpin langsung Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K., di Lapangan Apel Sarja Arya Racana Polres Aceh Timur, Selasa (30/06/2026) sore.


Turut hadir Wakapolres Aceh Timur Kompol Abdul Muin, S.H., M.M., Ketua Bhayangkari Cabang Aceh Timur Ny. Zilka Irwan Kurniadi beserta pengurus, para pejabat utama, perwira staf, kapolsek jajaran, serta keluarga personel yang menerima kenaikan pangkat.


Sebanyak 62 personel memperoleh kenaikan pangkat yang terdiri atas satu personel dari IPTU menjadi AKP, 13 personel dari Aipda menjadi Aiptu, 37 personel dari Bripka menjadi Aipda, satu personel dari Brigpol menjadi Bripka, lima personel dari Briptu menjadi Brigpol, serta lima personel dari Bripda menjadi Briptu.


Dalam amanatnya, Kapolres Aceh Timur menegaskan bahwa kenaikan pangkat bukanlah hak yang diperoleh secara otomatis, melainkan hasil dari proses penilaian yang objektif terhadap prestasi, dedikasi, loyalitas, disiplin, serta rekam jejak personel selama menjalankan tugas.


"Kenaikan pangkat merupakan bentuk kepercayaan sekaligus penghargaan institusi atas kinerja yang telah ditunjukkan. Karena itu, setiap pangkat yang disandang harus dipertanggungjawabkan melalui peningkatan kualitas pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara," tegas Kapolres.


Ia menambahkan, kenaikan pangkat juga membawa konsekuensi berupa tanggung jawab yang lebih besar. Oleh sebab itu, setiap personel diharapkan terus meningkatkan profesionalisme, disiplin, wawasan, etos kerja, serta kemampuan dalam menghadapi dinamika tugas kepolisian yang semakin kompleks.


"Pangkat yang lebih tinggi harus diiringi dengan integritas yang semakin kuat, pelayanan yang semakin baik, dan semangat pengabdian yang semakin tinggi. Jadikan amanah ini sebagai motivasi untuk bekerja lebih profesional serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan institusi," ujar AKBP Irwan.


Menurutnya, momentum Hari Bhayangkara tidak hanya menjadi perayaan bagi institusi Polri, tetapi juga pengingat bahwa setiap penghargaan yang diterima personel harus diwujudkan melalui pelayanan publik yang semakin humanis, responsif, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.


Upacara berlangsung dengan khidmat dan diakhiri dengan pembacaan doa sebagai ungkapan rasa syukur atas kenaikan pangkat yang diterima para personel Polres Aceh Timur.(i)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News– Sebagai bentuk kepedulian sosial,Menguatkan Ukhuwah ,meraih keberkahan dan indahnya berbagi di bulan Muharram dan komitmen perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama menyerahkan santunan Anak Yatim kepada masyarakat Desa Seuneubok Bayu dan Desa Jambo Lubok, Kecamatan Indra Makmur, Kabupaten Aceh Timur.

Kegiatan penyerahan santunan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kehangatan dan kebersamaan yang dihadiri oleh perangkat desa, tokoh masyarakat, serta manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama,dan perwakilan perusahaan, Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaligus mempererat hubungan harmonis antara perusahaan dan warga sekitar.


Agoung Gedhe Pratama Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan santunan ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang secara rutin dilakukan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Agoung Gedhe Pratama manager 

"PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah kerja perusahaan. Melalui santunan ini, kami berharap dapat membantu masyarakat serta memperkuat tali silaturahmi yang selama ini telah terjalin dengan baik," ujarnya.

Keuchik Desa Seuneubok Bayu dan Keuchik Desa Jambo Lubok menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada perusahaan PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara atas perhatian dan kepedulian yang diberikan kepada masyarakat desa. Menurut mereka, bantuan tersebut sangat berarti dan menjadi wujud nyata sinergi antara perusahaan dengan lingkungan sekitar.


Masyarakat penerima santunan juga menyambut baik kegiatan tersebut dan berharap hubungan yang harmonis antara perusahaan dan warga dapat terus terjaga di masa mendatang.


Melalui kegiatan sosial ini, PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan sosial dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar area operasional perusahaan, sejalan dengan prinsip perusahaan yang mengedepankan keberlanjutan dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

(I)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News– Gampong Paya Gaboh menggelar Pemilihan Keuchik yang berlangsung di meunasah setempat pada Kamis, 25 Juni 2026.


Pelaksanaan pemilihan berlangsung sukses, tertib, dan khidmat. Seluruh calon serta masyarakat menunjukkan sikap dewasa dalam mengikuti jalannya pesta demokrasi tingkat gampong dengan tetap menjaga ketertiban dan suasana kondusif.


Adapun calon yang bersaing dalam pemilihan keuchik tersebut yaitu:


Husaini Abdullah (Nomor Urut 1)


Husaini Mahsyah (Nomor Urut 2)


Berdasarkan hasil penghitungan suara, Nomor Urut 2, Husaini mahsyah memperoleh 76 suara, unggul atas Nomor Urut 1, Husaini, yang memperoleh 59 suara.


Pada kesempatan tersebut, Camat Adnan, S.Ag menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menyukseskan jalannya pemilihan sehingga kegiatan dapat berlangsung dengan aman dan tertib.


Ia juga menyampaikan kepada keuchik terpilih agar mulai mempersiapkan diri menjelang proses pelantikan yang direncanakan akan dilakukan oleh Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky, yang diperkirakan berlangsung pada pertengahan Juli mendatang.


Selain itu, Camat berharap kepada calon yang belum memperoleh amanah agar tetap semangat dan menerima hasil pemilihan dengan lapang dada.


“Siapa pun yang terpilih hari ini, itulah keuchik yang akan memimpin desa,” ujarnya.


Sementara itu, Ketua P2K. Azwar, menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan sukses, tertib, dan aman tanpa kendala yang berarti.


Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pesta demokrasi tingkat gampong tersebut.


“Alhamdulillah, pelaksanaan Pilkades berjalan dengan lancar. Partisipasi masyarakat sangat baik dan situasi tetap kondusif hingga akhir kegiatan,” tutupnya.

(I)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News–

 Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan Karyawan dan masyarakat sekitar kebun julok rayeuk utara bersama Manajer berlangsung dengan khidmat dan penuh makna.


 Kegiatan tersebut dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, serta para tamu undangan,dan di Hadiri oleh Manajer Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama. 


Turut hadir dalam acara tersebut Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama 

Humas dan karyawan/karyawati yang memberikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang sarat nilai sejarah, budaya, dan keagamaan tersebut.


Dalam sambutannya, Agoung Gedhe Pratama menyampaikan bahwa peringatan 1 Muharram merupakan momentum penting bagi umat Islam untuk melakukan introspeksi diri serta memperkuat persatuan dan kebersamaan.


Agoung Gedhe Pratama juga menegaskan pentingnya menjaga dan melestarikan warisan sejarah para ulama yang telah berjasa dalam penyebaran Islam di Aceh.


Momentum penting 1 Muharram ini bukan hanya menjadi ajang mengenang jasa dan perjuangan beliau, tetapi juga menjadi sarana mempererat ukhuwah Islamiyah serta meneladani nilai-nilai kepemimpinan yang diwariskan kepada generasi penerus," ujar manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama. 


Rangkaian acara diisi dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, zikir dan doa bersama, tausiah agama, serta pembacaan ayatsuciAl-Qur'an.


Karyawan dan 

 Masyarakat yang hadir tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.


Peringatan ini diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat nilai-nilai keislaman, menjaga persatuan umat, serta melestarikan nilai-nilai islami dan budaya Aceh sebagai warisan yang berharga bagi generasi mendatang.

(I)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News 

Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP yang di laksanakan di ISC menuai kekecewaan dari sejumlah kepala sekolah. Mereka menilai penyelenggaraan pertandingan kurang memberikan kesempatan yang merata kepada seluruh peserta dan sekolah yang ada di wilayah penyelenggaraan.


Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah banyaknya peserta yang mendapatkan status bye sehingga langsung lolos ke babak berikutnya tanpa harus bertanding.


 Menurut para kepala sekolah, kondisi tersebut membuat jalannya kompetisi menjadi kurang maksimal dan mengurangi semangat persaingan yang sehat.


Selain itu, sekolah-sekolah dengan jumlah siswa yang sedikit juga dikabarkan tidak diikutsertakan dalam beberapa cabang olahraga. 


Kebijakan ini dinilai merugikan siswa yang memiliki potensi dan kemampuan untuk berprestasi, meskipun berasal dari sekolah dengan jumlah peserta didik yang terbatas.


Para kepala sekolah berharap kepada panitia penyelenggara untuk kedepannya harus dapat melakukan evaluasi terhadap sistem pelaksanaan O2SN agar seluruh sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.


 Mereka juga menginginkan sistem pertandingan yang lebih adil dan transparan sehingga tujuan O2SN sebagai ajang pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga siswa dapat tercapai dengan maksimal dan lebih baik.


Hingga berita ini ditulis, pihak penyelenggara belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh sejumlah kepala sekolah tersebut.


(I)

 

Aceh timur, Lintasmedia News 

Kejuaraan Tenis Kapolda Cup dalam rangka memeriahkan Hari Bhayangkara ke-80 tahun 2026 berlangsung meriah dan penuh semangat sportivitas di pertandinagn yang berlangsung di Lapangan Tenis Trengginas Polda Aceh ini tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan menjunjung tinggi sportivitas. 


Sebanyak 170 petenis berasal dari Kodam Iskandar Muda, Polda Aceh, Polresta Banda Aceh serta sejumlah Polres jajaran Polda Aceh tersebut mempertemukan sejumlah tim terbaik hingga babak final. 


Pada kategori beregu, Tim Tenis Polres Aceh Timur harus mengakui keunggulan Tim Tenis Polres Langsa dengan skor 2 – 1 sehingga menempatkan Tim Tenis Polres Aceh Timur sebagai juara 3.


Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. melalui Kasat Intelkam Iptu Jolly Ronny Mamarimbing, S.H. selaku Official menyampaikan bahwa pelaksanaan Kejuaraan Tenis Kapolda Cup merupakan bagian dari rangkaian Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan memeriahkan hari jadi Polri, namun juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan meningkatkan sinergitas lintas sektor.


“Pelaksanaan Kejuaraan Tenis Kapolda Cup ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang tidak hanya bertujuan untuk memeriahkan hari jadi Polri, namun juga menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan soliditas, serta memperkuat sinergitas antara Polri, TNI, pemerintah daerah, komunitas olahraga, dan seluruh elemen masyarakat.” terang Iptu Ronny.

(I)

 

Aceh Timur,Lintasmedia News 

Aceh timur Menindaklanjuti berbagai laporan dan keluhan masyarakat pesisir, khususnya nelayan di Muara Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Ketua DPD GWI Kalimantan Selatan bersama tim melakukan investigasi kontrol sosial pada Jumat (23/05/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk menggali langsung berbagai persoalan yang selama ini dikeluhkan nelayan, mulai dari sulitnya memperoleh BBM subsidi hingga rumitnya pengurusan dokumen kapal.


Kedatangan awak media disambut baik oleh para nelayan yang selama ini merasa suaranya kurang mendapat perhatian. Salah seorang nelayan yang meminta identitasnya dirahasiakan mengaku sudah lama berharap ada pihak yang datang mendengarkan keluhan mereka. Menurutnya, harga BBM yang tinggi dan sulitnya mengakses BBM subsidi menjadi persoalan utama yang mengancam keberlangsungan usaha penangkapan ikan.


Dari hasil penelusuran di lapangan, sejumlah nelayan mengaku enggan berbicara secara terbuka karena khawatir mendapat tekanan dari pihak-pihak tertentu. Bahkan saat investigasi berlangsung, awak media memperoleh keterangan adanya dugaan intimidasi terhadap nelayan yang memberikan informasi kepada wartawan. Salah seorang nelayan mengaku pernah diperingatkan oleh oknum yang disebut berasal dari unsur pengelola kesyahbandaran karena dianggap terlalu banyak memberikan keterangan kepada media.


Persoalan lain yang dikeluhkan adalah sulitnya mengurus dokumen kapal yang menjadi syarat memperoleh BBM subsidi. Beberapa nelayan mengaku proses pengurusan dapat berlangsung lebih dari satu tahun tanpa kejelasan. Akibatnya, banyak nelayan tidak dapat mengakses BBM bersubsidi dan terpaksa membeli solar eceran dengan harga jauh lebih mahal.


Investigasi juga menemukan dugaan ketidaksesuaian antara kuota BBM yang tercantum dalam rekomendasi dengan jumlah BBM yang diterima nelayan. Dalam salah satu dokumen yang diperlihatkan kepada awak media, terdapat kuota hingga 774 liter per bulan, namun nelayan mengaku hanya menerima sekitar 200 liter. Selain itu, sebagian besar nelayan mengaku tidak mengetahui keberadaan barcode maupun log book yang seharusnya menjadi bagian dari mekanisme pengawasan distribusi BBM subsidi.


Kejanggalan lain ditemukan pada dokumen kapal nelayan. Seorang pemilik kapal menunjukkan dokumen yang mencantumkan ukuran kapal GT 3, sementara menurut pengakuannya kapal tersebut berukuran GT 13. Ia juga mempertanyakan adanya foto kapal servis yang tercantum dalam dokumen, bukan foto kapal penangkap ikan yang sebenarnya digunakan untuk melaut.


Keluhan serupa disampaikan nelayan kecil yang hanya memperoleh jatah sekitar 30 liter BBM per bulan. Mereka mengaku tidak pernah mengetahui proses penggunaan barcode maupun pencatatan log book. Dengan keterbatasan kuota tersebut, para nelayan terpaksa membeli solar di luar jalur subsidi dengan harga berkisar Rp15.000 hingga Rp20.000 per liter agar tetap dapat melaut dan menghidupi keluarga mereka.


Saat dikonfirmasi, pihak DKPP Kabupaten Tanah Laut menyampaikan bahwa pengelolaan penyaluran BBM nelayan di Muara Kintap berada di bawah kewenangan instansi tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Namun para nelayan mempertanyakan minimnya transparansi dan koordinasi, mengingat Muara Kintap merupakan bagian dari wilayah administratif Kabupaten Tanah Laut.


Keluhan juga datang dari nelayan yang mengaku pernah menyerahkan dokumen kapal dengan harapan memperoleh BBM subsidi, namun hingga kini tidak lagi menerima jatah sebagaimana dijanjikan. Bahkan, menurut pengakuannya, dokumen kapal yang pernah diserahkan baru dikembalikan setelah adanya kedatangan wartawan yang melakukan investigasi di lokasi.


Para nelayan berharap Presiden Prabowo Subianto, Pertamina, BPH Migas, pemerintah daerah, pemerintah provinsi, serta aparat penegak hukum turun langsung melakukan audit dan pemeriksaan menyeluruh terhadap mekanisme penyaluran BBM subsidi di Muara Kintap. Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola kesyahbandaran yang disebut menangani rekomendasi dan distribusi BBM belum memberikan data maupun keterangan resmi terkait daftar penerima BBM subsidi, sehingga tuntutan nelayan terhadap transparansi dan keadilan distribusi BBM masih terus bergema dari pesisir Muara Kintap.

(I)

 

Aceh Timur , Lintasmedia News 

kebakaran di Gampong Beusa sebrang Kecamatan Peureulak Barat , Aceh Timur pada kamis 4 Juni 2026, yang menghanguskan rumah berkonstruksi kayu akibat Korsleting listrik milik orang tua dari Talitha kamila, siswa kelas 3a MIN 19 Aceh Timur, bantuan langsung disalurkan oleh kepala sekolah Min 19 Aceh Timur. 


Dalam kesempatan tersebut Kepala MIN 19 Husaini,S.Pd.I,saat dikonfirmasi oleh media ini mengatakan beliau bersama dewan guru dan komite telah menyerahkan bantuan tanggap darurat berupa Sembako,Alat tulis,seragam Madrasah dan Uang Tunai sebesar 2.345000 kepada Talihta kamila pada jum,at (05/06/2026).


Lebih lanjut Husaini berharap Talitha kamila dapat sekolah kembali seperti biasa dengan bantuan tersebut, karena informasi yang diterima pihaknya, seragam sekolah juga ikut terbakar dalam kejadian itu,dan Alhamdulillah pihak sekolah juga memberikan seragam baru untuk Talitha kamila mengingat pada hari Senin ini ujian. 


“Bantuan yang disalurkan jangan dilihat dari nilainya dan nominalnya namun keikhlasan para siswa dan guru, untuk dapat sedikit meringankan beban hidup untuk keluarga korban dan semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi Talithakamila,” ungkap Husaini.S.Pd.I

(I)

 

Idi Rayeuk, Lintasmedia News— PT Medco E & P Malaka (Medco E&P) menyalurkan 39 hewan kurban berupa sapi dan kambing kepada masyarakat di 30 desa sekitar wilayah operasional perusahaan di Kabupaten Aceh Timur pada Hari Raya Iduladha 2026, menjangkau ratusan keluarga penerima manfaat di sekitar Blok A.


Hewan kurban diserahkan melalui perangkat desa untuk disembelih dan dibagikan langsung kepada warga. Kegiatan ini merupakan agenda tahunan sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian sosial para pekerja serta kontraktor Medco E & P.


Keuchik Desa Alue Ie Mirah, Romi Syahputra, M.H., menyampaikan apresiasinya. “Kami berterima kasih atas kepedulian pekerja Medco E & P dan para kontraktor yang terus berbagi dengan masyarakat. Bantuan ini sangat bermanfaat dan telah kami distribusikan kepada ratusan warga yang membutuhkan,” ujarnya.


Senior Manager Communication Medco E & P, Leony Lervyn, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat sekitar. “Ketaatan dan keikhlasan para pekerja dalam berkurban di Blok A adalah sesuatu yang kami hormati, dan kami bersyukur dapat menjadi bagian di dalamnya untuk terus mempererat hubungan dengan masyarakat sekitar,” ungkap Leony.


Pada Iduladha 2026, di luar Blok A, PT Medco Energi Internasional Tbk (MedcoEnergi) bersama Badan Dakwah Islam (BDI) MedcoEnergi turut menyalurkan puluhan hewan kurban melalui unit usaha dan aset perusahaan di berbagai wilayah operasional di Indonesia. (I)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News— 

Di Hari Raya Idul adha, yang juga dikenal sebagai Hari Raya Qurban,merupakan salah satu hari besar yang paling mulia dalam kalender Islam. 

Dengan penuh semangat dan kebersamaan karyawan PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara melaksanakan Qurban untuk karyawan dan masyarakat hal ini di lakukan untuk menjadi pengingat abadi akan nilai nilai keikhlasan, kepatuhan, dan kepedulian sosial yang telah di contoh kan oleh nabi Ibrahim alaihis salam.

Hari yang penuh berkah ini Diperayaan setiap tanggal 10 Dzulhijjah, 

momentum ini di lakukan oleh PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara dengan menyembelih sebanyak 17 ekor sapi untuk masyarakat sekitar kebun dan para karyawan.


Manajer Kebun,Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama, menyampaikan kepada media bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat sekaligus upaya mempererat silaturahmi dan kebersamaan.


“Kegiatan kurban ini diharapkan dapat membawa keberkahan serta memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan seluruh karyawan,” ungkap Manajer Kebun Julok Rayeuk Utara Agoung Gedhe Pratama 


Kegiatan ini dilaksanakan pada 27 Mei 2026 dengan penuh semangat dan kebersamaan karyawan,

(I)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News—SMA Negeri 1 Idi melaksanakan kegiatan gotong royong dalam rangka Gerakan ASRI (Aman, Sehat, Rapi, dan Indah) di lingkungan sekolah pada Kamis tgl 21 05 2026 pagi. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa, guru, dan tenaga kependidikan dengan penuh semangat dan kebersamaan.


Kegiatan gotong royong dimulai sejak pukul 08.30 WIB dengan membersihkan ruang kelas, halaman sekolah, taman, serta saluran air di sekitar lingkungan sekolah. 


Para siswa juga menanam beberapa tanaman hias dan pohon pelindung untuk menciptakan suasana sekolah yang lebih hijau dan nyaman.


Kepala SMA Negeri 1 Idi Yusmiana,S.pd,M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa peduli terhadap kebersihan lingkungan serta mempererat kebersamaan antarwarga sekolah. Selain itu, Gerakan ASRI juga diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang sehat dan menyenangkan.


 Yusmiana,S.pd,M.pd menjelaskan 

“Melalui kegiatan gotong royong ini, kami ingin membiasakan siswa untuk menjaga kebersihan dan mencintai lingkungan sekolah,” ujarnya.

Para siswa terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka bekerja sama membersihkan area sekolah dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing.


 Kegiatan berlangsung lancar dan diakhiri dengan pengarahan singkat mengenai pentingnya menjaga kebersihan setiap hari.


Dengan adanya Gerakan ASRI, SMA Negeri 1 Idi berharap dapat menjadi sekolah yang bersih, hijau, dan nyaman bagi seluruh warga sekolah.

(I)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News 

Kejaksaan Negeri Aceh Timur melaksanakan pemusnahan Barang Bukti (BB) sejumlah perkara yang memiliki kekuatan hukum tetap (Inkracht) di halaman kantor Kejaksaan Negeri Idi Rayeuk kabupaten Aceh Timur.


Pemusnahan BB tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri Idi Ibsaini, S.H., M.H. didampingi oleh Kasi Pidum,kasi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan dan diikuti oleh seluruh pegawai Kejaksaan Negeri Idi,serta turut hadir Asisten III,PLT dinas kesehatan,kasat narkoba,kepala kejaksaan negeri, Dandim Aceh Timur dan kepala kalapas Kelas IIB Idi.


Ibsaini, S.H., M.H.Kepala Kejaksaan Negeri Idi, menjelaskan kepada sejumlah wartawan usai kegiatan pemusnahan BB bahwa pemusnahan barang bukti sejumlah perkara tersebut dilaksanakan berdasarkan pasal 342 ayat (1) KUHAP yang mana pelaksanaannya merupakan wewenang kejaksaan sebagaimana diatur dalam pasal 30 ayat (1) huruf b uu no 16 tahun 2004 yang telah di ubah dengan UU no 11 tahun 2021 tentang kejaksaan Republik Indonesia.


“Kami dari Kejaksaan Negeri Idi pada hari ini Kamis tanggal (21/5/2026) telah melaksanakan pemusnahan barang bukti berdasarkan pasal 342 KUHAP di mana tentang putusan pengadilan yang inkra dan telah mempunyai kekuatan hukum tetap” Jelasnya.


Lebih lanjut kata Kajari, dari berbagai perkara baik perkara Tindak Pidana Narkotika, perkara penganiayaan, perkara kekerasan terhadap perempuan dan perlindungan anak, maupun perkara pembunuhan kurir pengantar paket.


Menurutnya pemusnahan barang bukti sejumlah perkara tersebut sesuai amanat dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dimana barang bukti yang telah memiliki kekuatan hukum tetap harus dilaksanakan.


Hal ini dilakukan sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas Kejari Aceh Timur dalam melaksanakan putusan pengadilan.


”Sebagai Kajari Aceh Timur, kami telah menjalankan amanat sesuai peraturan, bahwasanya segala barang bukti berdasarkan putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap telah kami laksanakan, dan selanjutnya nantinya kami akan menunggu keputusan dari pengadilan bagaimana nanti barang-barang bukti yang telah mempunyai kekuatan hukum 


“Olehnya, kami berkewajiban memusnahkan barang bukti yang sudah inkracht. Pemusnahan ini juga sebagai sarana publikasi kepada masyarakat bahwa kami komitmen mendukung penindakan kejahatan di Kabupaten Aceh Timur.


Adapun barang bukti yang kami musnahkan pada periode 1 tahun 2026 yaitu narkotika jenis sabu seberat 893.93 gram dan ganja 474.07 gram.pungkas kepala kejaksaan negeri Idi Ibsaini, S.H., M.H..

(Takim)

 

Aceh Timur, Lintasmedia News— Pelantikan Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Timur periode 2026–2030 berlangsung dengan lancar dan khidmat pada Selasa, 13 Mei 2026. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Badan Dayah Kabupaten Aceh Timur.

Acara pelantikan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.


 Prosesi pelantikan berjalan tertib dengan penuh semangat kebersamaan dalam upaya memperkuat pelestarian adat dan budaya Aceh di Kabupaten Aceh Timur.

Dalam kesempatan tersebut, para pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta terus menjaga nilai-nilai adat istiadat yang menjadi warisan budaya masyarakat Aceh.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh pengurus serta para tamu undangan.

(I)

 

Aceh timur, Lintasmedia News 

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. melakukan kunjungan kerja ke Polres Aceh Timur pada Selasa (19/5/2026). Kunjungan tersebut diawali dengan peresmian gedung baru Polres Aceh Timur yang menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.


Usai peresmian, Kapolda Aceh yang didampingi sejumlah pejabat utama Polda Aceh memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Aceh Timur. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel saat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Timur beberapa waktu lalu.


“Terima kasih kepada anggota Polres Aceh Timur yang telah bahu membahu dalam penanganan bencana banjir. Meskipun di antara rekan-rekan juga menjadi korban, hal itu tidak menyurutkan langkah untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda.


Menurutnya, sikap tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat. Ia pun meminta seluruh personel untuk terus menjaga semangat pelayanan dan memberikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Itu merupakan bukti janji kita sebagai anggota Polri. Teruslah memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.


Setelah kegiatan di Mapolres Aceh Timur selesai, Kapolda Aceh menghadiri jamuan makan siang bersama Bupati Aceh Timur di Pendopo Idi. 


Mengakhiri kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh dengan didampingi Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, S.H.I., M.Si dan Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. menyerahkan bantuan hewan kurban berupa 1 (satu) ekor lembu kepada Pimpinan Dayah Al Maimanah, Tgk. H. Abdul Wahab

 (I).

 

Aceh Timur – Lintasmedianews.com

 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Abdul Aziz Syah (SAAS) Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, resmi menerapkan kebijakan pelayanan kesehatan berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Aceh Nomor 2 Tahun 2026, terhitung mulai 1 Mei 2026.

Dalam kebijakan tersebut, masyarakat yang termasuk dalam kategori desil 1 hingga 7 berhak mendapatkan layanan kesehatan secara gratis. Sementara itu, warga yang berada pada desil 8 hingga 10 disarankan untuk beralih ke skema pembiayaan melalui BPJS Mandiri.

Direktur RSUD SAAS, dr. Rita Rosti, M.Kep, menegaskan bahwa pihak rumah sakit tetap mengedepankan pelayanan medis sebagai prioritas utama, terutama bagi pasien dalam kondisi darurat.

“Pasien emergency pasti tetap dilayani seperti biasa. Namun untuk pembiayaan layanan, sebagai instansi yang patuh aturan, kami tetap menjalankan amanah dari Pergub Nomor 2 Tahun 2026,” ujarnya kepada theacehtimurpost, Sabtu (2/5/2026).

Ia juga menambahkan bahwa kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan ketepatan sasaran bantuan layanan kesehatan bagi masyarakat yang benar-benar membutuhkan, sekaligus mendorong kemandirian pembiayaan kesehatan bagi kelompok masyarakat mampu.

Pihak RSUD SAAS mengimbau masyarakat untuk memahami ketentuan yang berlaku serta memastikan status kepesertaan atau kategori desil masing-masing guna menghindari kendala dalam proses pelayanan.

(I)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.