Pasaman Barat, Lintasmedia News – Dua Anggota DPRD Pasaman Barat, Adriwilza bersama Rommy Candra, hadiri Musyawarah Cabang (Musca) PMI (Palang Merah Indonesia) Pasaman Barat di aula kantor bupati setempat, Simpang Emp
Acara dibuka Wakil Bupati, M. Ihpan dihadiri Ketua PMI Sumatera Barat, Aristo Munandar, Ketua PMI Pasaman Barat periode 2021–2026, Risnawanto, Dewan Kehormatan PMI, unsur Forkopimda dan kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait.
Usai kegiatan, anggota DPRD Pasaman Barat, Rommy Chandra, memberikan pandangan mengenai pentingnya penguatan kapasitas organisasi PMI, terutama dalam hal dukungan regulasi dan alokasi anggaran dari pihak legislatif guna menunjang kesiapsiagaan bencana di Pasaman Barat.
"Kami dari DPRD Pasaman Barat memandang peran PMI sangat vital sebagai mitra strategis pemerintah, terutama mengingat wilayah kita memiliki potensi kerawanan bencana alam yang cukup tinggi. Oleh karena itu, lembaga legislatif siap mengawal dan memberikan dukungan, baik dari fungsi pengawasan maupun penguatan anggaran, agar operasional pelayanan kemanusiaan PMI di lapangan dapat berjalan lebih optimal, cepat, dan tanggap," ujar Rommy Chandra.
Dijelaskan Rommy, apresiasinya terhadap dedikasi pengurus periode sebelumnya dan berharap momentum Muskab V ini dapat melahirkan kepengurusan baru yang solid serta mampu memperluas kemitraan lintas sektor.
"Siapapun pengurus yang terpilih untuk periode 2026–2031 nanti, tantangan ke depan dalam melayani masyarakat akan semakin dinamis. Sinergi yang kuat antara PMI, Pemkab, dan DPRD harus terus dirawat agar setiap program kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas," tambahnya.
Muskab V PMI Pasaman Barat, secara aklamasi, Wakil Bupati, M. Ihpan, terpilih sekaligus ditetapkan menjadi ketua PMI Pasaman Barat, untuk masa jabatan Lima tahun ke depan. mengagendakan beberapa poin, di antaranya pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2021–2026, penetapan Pokok-Pokok Kebijakan dan Rencana Strategis PMI Pasaman Barat 2026–2031, serta pemilihan jajaran pengurus baru untuk lima tahun ke depan. (***)
