Pasbar,Lintas Media News Com.
Suasana penyambutan Idul Adha menggema keseantero Paraman Ampalu,Nagari Rabi Jonggor, apalagi pada malamnya berkumandang Takbiran dari setiap Jorong, dengan berjalan kaki, baik kaum Muda atau pun Tua, begitu antusias ,mereka senang gembira- ria dengan lantunan Allahu Akbar......Allahu Akbar dengan berjejer dibelakang becak yang sudah dihiasi dengan berbagai Seni akan adanya penyembelihan Hewan Qurban pada esok harinya.
Pelaksanaan Sholat Idul Adha 1447 H,begitu hikmad dan sederhana ,namun penuh makna para perantau dari Padang,Padang Sidempuan,Madina ,Simpang Empat dan sekitarnya masih tampak berbaur dengan para kerabat,sanak famili serta masyarakat ,kendati pun Ekonomi sulit .
Amir Husin Ustazah yang didampingi Fajrin Hakiki sebagai Imam di lapangan hijau RT 01 Kayu Basilang ,Rabu 27/5 mengatakan betapa pentingnya peningkatan Ketakwaan kepada Allah ,karena dari dasar itulah dapat atau bisa melewati segala rintangan atau probelem dalam kehidupan ini, seraya berharap kepada yang hadir .
Tak hanya itu Ia katakan ,namun paparan panjang lebar dari sejarah keluarga Nabi Ibrahim dan Siti Hajar dengan dikaruniai seorang anak namanya Ismail yang ditinggalkan Ibrahim ,betapa,tandus lagi sunyi keadaan dan kehidupan yang mereka alami,namun karena dengan dasar Iman itulah dapat menerimanya.
Disisi lain yang tak kalah pentingnya adalah perlunya komunikasi Iman antara keluarga ,jangan terlalu sibuk dengan Dunia.
Jadikanlah setiap tetes darah hewan qurban yang mengalir bisa menghapus Dosa dan setiap helai bulunya bisa menjadi timbangan yang baik di Akhirat nanti terangnya.
Mursal Nasution Ketua PHBI Nagari Rabi Jonggor usai Sholat Idul Adha, 28/5 yang didampingi Adi Harindra saat dikonfirmasi terkait dengan pelaksanaan Idul Adha tahun ini berjalan sukses dan lancar , infak dan Wakap para kaum muslimin yang terkumpul ada sejumlah 25 juta rupiah dengan rincian peruntukannya adalah: Sekolah Muhammadiyah Rp. 6.250.000,- ,sekolah Tarbiyah Rp.6.250.000,- ,untuk 16 Musholla yang ada di ke Jorongan Rp.6.250.000,-serta Masjid Raya Al-Manar Rp.6.250.000,- dan harapannya ke depan masih perlu pengelolaan Sholat Idul Fitri dan Idul Adha dari Pemerintah Nagari terpilih bersama Panitia Pengurus Hari Besar Islam serta Jorong pungkas mantan guru sekolah Menengah ini.(yp)
