Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM walikota Padang walikota solok

Padang, Lintasmedia News— Pemerintah Kota Padang terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembukaan Program Pembinaan Pendidikan Kesetaraan Paket A, B, dan C bagi 101 warga binaan Lapas Kelas IIA Padang, yang berlangsung di Aula Sahardjo Lapas Kelas IIA Padang, Kamis (23/7/2026)

Program yang merupakan hasil kolaborasi antara Lapas Kelas IIA Padang dan Yayasan Pendidikan Gempita Sumatera Barat melalui PKBM Gempita Sumbar ini menjadi langkah strategis dalam memenuhi hak pendidikan warga binaan sekaligus mempersiapkan mereka kembali ke tengah masyarakat dengan bekal akademik dan keterampilan yang lebih baik.


Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran, serta dihadiri Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, Kepala Lapas Kelas IIA Padang, Ronaldo Devinci Talesa, Kepala PKBM Gempita Sumbar, Silvia Sismona, para pejabat administrator di lingkungan Kanwil Ditjenpas Sumbar, serta jajaran pejabat struktural Lapas Kelas IIA Padang.

Dalam sambutannya, Wali Kota Padang menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak dasar setiap warga negara yang harus tetap dipenuhi, termasuk bagi mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan.


Menurut Fadly Amran, pendidikan kesetaraan bukan sekadar memberikan ijazah, tetapi juga membuka kembali harapan dan masa depan bagi warga binaan agar memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh pekerjaan maupun melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi setelah bebas nanti.


"Program pembinaan pendidikan kesetaraan ini sejalan dengan cita-cita kita melalui gerakan Program Unggulan (Progul) Padang Juara dan Padang Melayani dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan. Kami berharap inovasi ini dapat menjadi percontohan bagi daerah lain di Sumatera Barat," ujar Fadly Amran.

Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses pembelajaran dengan sungguh-sungguh hingga dinyatakan lulus.


"Kami berharap 101 warga binaan Lapas Kelas IIA Padang yang mengikuti program ini dapat menyelesaikan pendidikan hingga lulus. Ke depan, kami juga siap mendukung pengembangan pelatihan keterampilan, seperti servis AC, menjahit, servis kendaraan, maupun keahlian lainnya," tambahnya.


Fadly Amran juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang siap memperkuat sinergi dengan Lapas Kelas IIA Padang melalui berbagai program pemberdayaan, terutama pelatihan vokasi yang mampu meningkatkan kompetensi warga binaan sehingga mereka memiliki bekal keterampilan ketika kembali ke lingkungan masyarakat.


Ia menilai pendidikan kesetaraan merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan angka harapan sekolah sekaligus memperluas akses pendidikan bagi masyarakat yang belum menyelesaikan pendidikan formal.


Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Barat, Kunrat Kasmiri, mengatakan bahwa pelaksanaan program ini merupakan implementasi nyata dari Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, yang menjamin pemenuhan hak warga binaan, termasuk di bidang pendidikan.


Menurutnya, pembinaan di lembaga pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada aspek keamanan, tetapi juga pada pembangunan kualitas sumber daya manusia agar warga binaan siap menjalani kehidupan baru setelah menyelesaikan masa pidana.


"Pendidikan menjadi kesempatan kedua bagi warga binaan untuk memperbaiki diri sebelum kembali ke masyarakat. Kami berharap program ini dilengkapi pelatihan vokasi agar mereka memiliki keterampilan kerja dan dapat kembali sebagai pribadi yang lebih baik, produktif, serta mampu berinteraksi dengan masyarakat," katanya.


Di sisi lain, Kepala Lapas Kelas IIA Padang, Ronaldo Devinci Talesa, menjelaskan bahwa program pendidikan kesetaraan ini merupakan sejarah baru bagi lembaga yang dipimpinnya.


Menurutnya, sejak Lapas Kelas IIA Padang berdiri, baru kali ini program pendidikan kesetaraan dilaksanakan secara resmi bagi warga binaan.


Ia menjelaskan bahwa dari total 671 penghuni Lapas, hanya 101 warga binaan yang dinyatakan lolos mengikuti program setelah melalui proses asesmen yang mempertimbangkan motivasi belajar, masa pidana, serta komitmen untuk mengikuti seluruh rangkaian pembelajaran hingga selesai.

"Program ini merupakan yang pertama kali dilaksanakan sejak Lapas Kelas IIA Padang berdiri. Pembelajaran akan dilaksanakan oleh tutor PKBM Gempita Sumbar dengan dukungan modul dan perlengkapan belajar yang telah disiapkan," jelas Ronaldo.


Seluruh proses pembelajaran nantinya akan dibimbing oleh tenaga pendidik dari PKBM Gempita Sumbar sesuai standar pendidikan kesetaraan nasional sehingga lulusan memperoleh ijazah yang memiliki kedudukan setara dengan pendidikan formal.


Sementara itu, Kepala PKBM Gempita Sumbar, Silvia Sismona, menyampaikan apresiasi atas terjalinnya kolaborasi antara pemerintah daerah, lembaga pemasyarakatan, dan penyelenggara pendidikan nonformal.


Ia menilai program tersebut menjadi langkah strategis dalam mendukung upaya Pemerintah Kota Padang menuntaskan persoalan Anak Tidak Sekolah (ATS), sekaligus memastikan hak pendidikan tetap dapat diakses oleh siapa pun tanpa memandang latar belakang.


Silvia menegaskan bahwa lulusan pendidikan kesetaraan memiliki hak yang sama dengan lulusan sekolah formal, baik untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.


"Kami sangat berharap dukungan pemerintah dalam penyediaan tutor, sarana pembelajaran, serta fasilitas asesmen dan ujian berbasis komputer di Lapas Kelas IIA Padang agar program ini berjalan optimal," ungkapnya.


Melalui sinergi lintas sektor ini, Program Pembinaan Pendidikan Kesetaraan di Lapas Kelas IIA Padang diharapkan tidak hanya menghasilkan ijazah, tetapi juga menghadirkan perubahan nyata bagi warga binaan. Pendidikan menjadi jembatan untuk membangun kembali kepercayaan diri, memperluas peluang hidup yang lebih baik, sekaligus menciptakan sumber daya manusia yang produktif dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.


Program ini juga menjadi bukti bahwa proses pemasyarakatan tidak berhenti pada pembinaan di balik tembok lapas, melainkan menjadi ruang bagi lahirnya harapan baru melalui pendidikan, keterampilan, dan kesempatan kedua untuk membangun masa depan yang lebih bermakna. (***)

PADANG, Lintasmedia News— PT Semen Padang kembali menorehkan prestasi di bidang tata kelola perusahaan. Melalui kerja keras dan komitmen seluruh jajaran pengelola arsip, perusahaan semen pertama di Indonesia tersebut berhasil meraih akreditasi kearsipan berpredikat "AA" (Sangat Memuaskan/Istimewa) dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).

Predikat tersebut diperoleh berdasarkan Surat Keputusan Kepala ANRI Nomor 212 Tahun 2026 tentang Hasil Akreditasi Unit Kearsipan PT Semen Padang yang ditetapkan pada 19 Juni 2026. Dalam penilaian tersebut, PT Semen Padang memperoleh nilai 91,96.
Predikat tersebut menjadi bukti keberhasilan PT Semen Padang dalam membangun sistem pengelolaan arsip yang profesional, terintegrasi, dan selaras dengan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance). Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari kontribusi para Koordinator Kearsipan dan Tata Usaha Unit Pengolah (TU-UKP) yang selama ini konsisten menjalankan fungsi pengelolaan dokumen dan informasi perusahaan.

Direktur Keuangan PT Semen Padang, Iskandar Zulkarnain Lubis, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh insan perusahaan, khususnya para Koordinator Kearsipan dan Tata Usaha Unit Pengolah, atas dedikasi dan komitmen yang telah ditunjukkan hingga perusahaan berhasil meraih predikat tertinggi dalam akreditasi kearsipan.

"Pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama yang patut kita syukuri. Saya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga kepada seluruh Koordinator Kearsipan dan Tata Usaha Unit Pengolah atas kerja keras, dedikasi, serta komitmennya sehingga PT Semen Padang berhasil meraih akreditasi kearsipan dengan predikat 'AA' dari Arsip Nasional Republik Indonesia," ujar Iskandar, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, predikat tersebut tidak sekadar menjadi pengakuan formal atau capaian administratif, tetapi juga mencerminkan penguatan sistem pengelolaan informasi yang berperan penting dalam mendukung efektivitas operasional perusahaan.

Ia menegaskan bahwa arsip merupakan bagian penting dari sistem manajemen perusahaan modern. Pengelolaan arsip yang tertata dan terdokumentasi dengan baik mampu mempercepat proses pengambilan keputusan, meminimalkan risiko, serta meningkatkan efisiensi di berbagai lini bisnis.

"Arsip yang dikelola dengan baik bukan hanya mencerminkan tata kelola perusahaan yang baik atau sekadar meraih penghargaan, tetapi juga harus memberikan nilai tambah bagi operasional, mempercepat pengambilan keputusan, mengurangi risiko, dan pada akhirnya meningkatkan daya saing perusahaan," katanya.

Predikat "AA" yang diberikan ANRI menunjukkan bahwa sistem kearsipan PT Semen Padang telah memenuhi standar nasional, mulai dari aspek pengelolaan, penyimpanan, pemeliharaan, hingga pemanfaatan arsip sebagai sumber informasi strategis perusahaan.

Di tengah dinamika industri yang semakin kompetitif, penguatan tata kelola dokumen dan informasi menjadi kebutuhan yang tidak dapat diabaikan. Arsip yang akurat, tertata, dan mudah diakses menjadi fondasi penting dalam mendukung transformasi bisnis, meningkatkan produktivitas, serta menghasilkan pengambilan keputusan yang berbasis data.

Iskandar berharap pencapaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh insan perusahaan untuk terus menjaga budaya disiplin dalam pengelolaan arsip sekaligus meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan secara berkelanjutan.

"Saya berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi kita semua untuk terus menjaga kedisiplinan dalam pengelolaan arsip, meningkatkan kualitas tata kelola, serta menjadikan arsip sebagai aset strategis yang mendukung kemajuan PT Semen Padang," tuturnya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengelola arsip di setiap unit kerja atas dedikasi dan kontribusi yang telah diberikan. Menurutnya, pengakuan dari ANRI merupakan buah dari kolaborasi, profesionalisme, dan komitmen seluruh insan perusahaan dalam membangun tata kelola yang semakin baik.

Dengan raihan akreditasi kearsipan berpredikat "AA", PT Semen Padang semakin mempertegas komitmennya dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan. Capaian ini diharapkan menjadi pijakan untuk terus memperkuat sistem manajemen informasi perusahaan sekaligus meningkatkan daya saing PT Semen Padang di tingkat nasional maupun global.

Padang, Lintasmedia News– Direktur Utama Perumda Air Minum Kota Padang Hendra Pebrizal mulai mengakselerasi perbaikan bangunan accelerator Instalasi Pengolahan Air (IPA) Gunung Pangilun, Selasa (21/7/2026). Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas pengolahan air baku sekaligus memperkuat pelayanan kepada pelanggan setelah sejumlah komponen instalasi mengalami kerusakan akibat bencana.
Hendra Pebrizal menegaskan, perbaikan accelerator merupakan investasi penting untuk memastikan kualitas air yang diterima masyarakat semakin baik. Menurutnya, unit accelerator merupakan salah satu bagian paling vital dalam proses pengolahan air karena mengintegrasikan tahapan koagulasi, flokulasi, dan sedimentasi dalam satu sistem sehingga air baku yang keruh dapat diolah menjadi lebih jernih.

"Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan kami, pada hari ini, 21 Juli 2026, kami melakukan perbaikan accelerator IPA Gunung Pangilun," ujar Hendra.

Kerusakan pada sejumlah komponen di dalam bangunan accelerator pascabencana membuat proses rehabilitasi harus dilakukan secara menyeluruh. Perbaikan ini diharapkan mampu mengembalikan performa instalasi sehingga proses produksi air bersih berjalan lebih optimal dan menghasilkan mutu air olahan yang semakin berkualitas.

Hendra menjelaskan, pekerjaan diperkirakan berlangsung selama sekitar empat minggu. Meski demikian, pihaknya akan terus mengawasi pelaksanaan proyek agar dapat diselesaikan lebih cepat tanpa mengurangi kualitas pekerjaan.
"Pekerjaan ini akan memakan waktu kurang lebih empat minggu. Kami akan selalu mengontrol dan memastikan pekerjaan ini bisa selesai lebih cepat. Mudah-mudahan cuaca mendukung sehingga perbaikan dapat segera diselesaikan," katanya.

Perbaikan accelerator IPA Gunung Pangilun merupakan bantuan pemerintah yang dikerjakan oleh PT Hutama Karya untuk Perumda Air Minum Kota Padang. Selama proses berlangsung, distribusi air di sejumlah wilayah diperkirakan mengalami gangguan dengan kondisi yang berbeda-beda.

Wilayah GOR, S. Parman, Sawahan, Aur Duri, Lubuk Lintah, Kalumbuk, dan Batang Arau diperkirakan masih memperoleh aliran air pada siang hari, namun dengan tekanan yang lebih rendah.

Sementara itu, pelanggan di kawasan Jati Adabiah, Ampang, Belanti, Nipah, Parak Gadang, dan Sisingamangaraja diperkirakan hanya menerima aliran air pada malam hari. Adapun kawasan Purus, Pancasila, Rohana Kudus, Pasopati, hingga Jondul Rawang berpotensi mengalami penghentian aliran air selama siang maupun malam selama pekerjaan berlangsung.

Mengantisipasi dampak tersebut, Hendra memastikan Perumda Air Minum Kota Padang tetap menyediakan layanan alternatif bagi pelanggan yang terdampak penuh melalui armada mobil tangki.

"Kami mohon maaf atas terganggunya pelayanan kepada beberapa pelanggan. Bagi pelanggan yang airnya tidak mengalir sama sekali, silakan melapor melalui Perumda Air Minum Kota Padang, Call Center 150030 pada jam kerja, atau melalui pesan langsung Instagram Perumda Air Minum Kota Padang," ujarnya.

Ia menegaskan, setiap laporan masyarakat akan segera ditindaklanjuti agar kebutuhan air bersih tetap terpenuhi selama proses perbaikan berlangsung.

"Jika ada gangguan, kami akan memberikan pelayanan secara maksimal melalui mobil tangki. Atas nama manajemen, kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan layanan ini. Semata-mata, pekerjaan ini bertujuan untuk meningkatkan pelayanan kami kepada pelanggan Perumda Air Minum Kota Padang," tutup Hendra.(***)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Sebanyak 638 peserta mengikuti wisuda Sekolah Keluarga Gemilang Tahun 2026 selasa (21/07). Acara yang berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota tersebut diselenggarakan oleh Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3APPKB). 

Sekolah Keluarga Gemilang merupakan wujud kehadiran Pemko Bukittinggi dalam memperkuat ketahanan keluarga. Ketahanan keluarga tidak cukup hanya mengandalkan naluri, tetapi harus dibangun dengan ilmu yang terus ditingkatkan. Hal ini karena berbagai permasalahan sosial, seperti tingginya angka perceraian, KDRT, hingga maraknya pelaku LGBT, sering kali berawal dari keluarga. Demikian disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.

Ia menegaskan, sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga dan mengatasi berbagai permasalahan sosial, Pemko Bukittinggi berkomitmen melanjutkan Sekolah Keluarga Gemilang setiap tahun. Para wisudawan diajak menjadi pelopor keluarga berkualitas dengan mengamalkan ilmu yang telah diperoleh di lingkungan masing-masing.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua TP PKK Kota Bukittinggi, Ny. Yesi Ramlan Nurmatias selaku inisiator Sekolah Keluarga Gemilang Kota Bukittinggi, mengemukakan, Sekolah Keluarga berawal pada tahun 2018 sebagai respons terhadap semakin beragamnya permasalahan sosial di tengah masyarakat. Berangkat dari pemikiran bahwa akar berbagai persoalan tersebut berada pada melemahnya fungsi keluarga, lahirlah Sekolah Keluarga sebagai inovasi daerah untuk membangun ketahanan keluarga melalui pendidikan masyarakat. 

Sementara itu Kepala Dinas P3APPKB Kota Bukittinggi, Susi Yanti, menjelaskan, pada tahun 2026 sebanyak 720 orang mendaftar Sekolah Keluarga Gemilang, 699 orang mengikuti pembelajaran selama 15 kali pertemuan, dan 638 peserta berhak diwisuda. Peserta tersebut berasal dari Kecamatan Aur Birugo Tigo Baleh, sebanyak 203 orang, Kecamatan Guguk Panjang sebanyak 193 peserta, dan 242 peserta dari Kecamatan Mandiangin Koto Selayan. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Dalam rangka mengamankan aset milik daerah yang berada di belakang Universitas Fort de Kock, Pemerintah Kota Bukittinggi memasang plang pada lahan yang menjadi aset pemerintah daerah. Pemasangan plang tersebut dilaksanakan oleh Satpol PP Kota Bukittinggi, bersama unsur TNI, Polri, Rabu (22/07).


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menerangkan, Lahan yang dilakukan pemasanhan plang merupakan Barang Milik Daerah (BMD) Pemerintah Kota Bukittinggi yang dibeli melalui Akta Jual Beli (AJB) Nomor 36/MKS-2007. Pemasangan plang dilakukan sebagai bentuk pengamanan aset daerah sesuai Permendagri Nomor 19 Tahun 2016. Menurutnya Sertifikat tanah milik Pemerintah Kota Bukittinggi bernomor 655, sedangkan sertifikat yang dimiliki pihak Universitas Fort de Kock bernomor 654. Lahan seluas 5.528 meter persegi itu berada di Kelurahan Manggis Ganting, Kecamatan Mandiangin Koto Selayan. 


Dalam pengukuran ulang yang dilakukan Badan Pertanahan Nasional (BPN) ditemukan sekitar 1.700 meter persegi pada lahan itu, telah berdiri bangunan yang diketahui tanpa izin pemerintah. Berdasarkan temuan itu, Pemerintah Kota Bukittinggi, akhirnya menerbitkan Surat Peringatan (SP) 1, SP2 dan SP3.


"Lahan yang dipasangi plang merupakan aset Pemko Bukittinggi. Sampai hari ini sertifikat tanah masih berada di pemerintah dan Akta Jual Beli (AJB) sebagai dasar pembelian tanah juga tidak pernah dibatalkan. Tidak ada putusan yang memerintahkan pemko untuk menyerahkan sertifikat tanah tersebut kepada pihak lain. Namun, jika ada perintah itu dalam putusan MA, pasti kita sudah serahkan. Oleh karena itu, kami mengamankan aset pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ungkap Ramlan.


Ia menambahkan, sebelumnya lahan tersebut disiapkan untuk pembangunan Kantor DPRD Kota Bukittinggi dengan anggaran sekitar Rp78 miliar. Namun, sesuai Instruksi Presiden, rencana itu dibatalkan karena adanya kebijakan refocusing anggaran untuk penanganan pandemi COVID-19. (Sandra/Af)

PADANG , Lintasmedia News– PT Semen Padang terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi ekonomi lokal. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Produk Turunan Kopi Bantjah yang digelar di Padang, Rabu (22/7/2026).


Kegiatan yang dimulai sejak pagi itu menjadi bagian dari langkah strategis PT Semen Padang untuk meningkatkan kapasitas petani dalam mengolah komoditas kopi menjadi berbagai produk bernilai tambah.

Pelatihan menghadirkan narasumber Noviar, instruktur Royal Asia College, lembaga pelatihan vokasi yang berfokus pada bidang kuliner dan perhotelan di Kota Padang. Ia membawakan materi pengembangan produk turunan Kopi Bantjah, mulai dari teknik pengolahan, inovasi produk, hingga strategi peningkatan kualitas dan nilai jual.


Suasana pelatihan berlangsung dinamis. Para petani dan peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi, berdiskusi secara aktif, serta terlibat langsung dalam praktik pengolahan produk bersama narasumber. Antusiasme tersebut mencerminkan besarnya semangat masyarakat untuk terus mengembangkan potensi Kopi Bantjah agar mampu bersaing di pasar yang lebih luas.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan bahwa pelatihan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap peningkatan kapasitas petani Kopi Bantjah. Menurutnya, penguatan kemampuan sumber daya manusia menjadi salah satu kunci penting dalam menciptakan nilai tambah bagi komoditas lokal.


“Pelatihan ini merupakan wujud kepedulian PT Semen Padang terhadap peningkatan kapasitas petani Kopi Bantjah. Kami berharap para petani semakin sejahtera dan Kopi Bantjah dapat semakin dikenal luas oleh masyarakat,” ujarnya.

Pengembangan produk turunan menjadi salah satu strategi yang dapat mendorong peningkatan daya saing sekaligus membuka peluang pasar baru. Dengan inovasi dan kreativitas, hasil panen kopi tidak lagi hanya dipasarkan dalam bentuk bahan mentah, tetapi dapat diolah menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.


Sementara itu, Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang, Hernes, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan perusahaan dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal.


Menurutnya, PT Semen Padang tidak hanya berfokus pada pertumbuhan bisnis perusahaan, tetapi juga terus berupaya menghadirkan program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat di wilayah binaan. Salah satunya melalui penguatan sektor pertanian dan perkebunan berbasis komoditas unggulan daerah.


“Pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang dalam mendukung pemberdayaan masyarakat melalui pengembangan potensi lokal, khususnya komoditas Kopi Bantjah,” kata Hernes yang didampingi Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), Leo.


Noviar saat pemaparan materi, menjelaskan berbagai peluang pengembangan produk turunan Kopi Bantjah yang dapat memberikan nilai ekonomi lebih besar bagi para petani. Materi yang disampaikan mencakup teknik pengolahan pascapanen, inovasi produk, pengemasan, hingga strategi pemasaran yang efektif.


Melalui transfer pengetahuan dan keterampilan tersebut, peserta diharapkan mampu menghasilkan produk-produk yang lebih inovatif, memiliki daya saing tinggi, serta mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang. Selain itu, pelatihan juga diharapkan dapat memunculkan peluang usaha baru yang berdampak pada peningkatan pendapatan masyarakat. (*)

 

Lintasmedia News- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Pelantikan Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di The Axana Hotel Padang, Rabu (22/7/2026).


Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PMI Kota Padang dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan, pelayanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat selama lima tahun ke depan.


Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kota Padang, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar, Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z.

Latif, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang, Anggota DPRD Kota Padang Erianto, para Ketua PMI kabupaten/kota se-Sumatera Barat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Padang, mitra kerja PMI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.


Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar. Dalam kesempatan tersebut, Zulhardi Z. Latif kembali dipercaya memimpin PMI Kota Padang untuk periode kedua. Selain pelantikan ketua, turut dikukuhkan jajaran Dewan Kehormatan, para Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta para Kepala Bidang yang akan mengemban amanah organisasi hingga tahun 2031.


Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kota Padang yang baru dilantik. Sebagai Pelindung PMI Kota Padang, ia berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan dan meningkatkan berbagai program kemanusiaan yang telah berjalan serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.


Fadly menegaskan bahwa keberadaan PMI memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan, penanggulangan bencana, serta berbagai aksi sosial kemanusiaan di Kota Padang. 


Menurutnya, peran tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan kota yang sehat, cerdas, dan tangguh menghadapi berbagai situasi darurat.

"Peran PMI selaras dengan visi Pemerintah Kota Padang mewujudkan Padang sebagai kota sehat dan kota pintar melalui pelayanan kesehatan dan aksi kemanusiaan yang berkualitas. Kesiapsiagaan PMI juga menjadi bagian penting dalam mendukung Program Unggulan Padang Sigap melalui respons cepat terhadap bencana dan keadaan darurat," ujar Fadly Amran.


Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk terus memberikan dukungan terhadap setiap program dan kegiatan kemanusiaan yang dijalankan PMI.


"Semoga PMI Kota Padang terus konsisten dan menghadirkan berbagai terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemko Padang siap memberikan dukungan penuh terhadap setiap upaya dan aksi kemanusiaan yang dijalankan PMI Kota Padang," tambahnya.


Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar, menyampaikan apresiasi atas dedikasi PMI Kota Padang yang selama ini dinilai aktif dalam melaksanakan berbagai misi kemanusiaan. 


Ia berharap kepengurusan yang baru semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, dunia usaha, dan seluruh mitra kerja agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.


"Kepengurusan yang baru diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, serta seluruh mitra kerja guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mari kita bekerja dengan sepenuh hati untuk kemanusiaan," katanya.


Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan untuk memimpin PMI Kota Padang. Ia berkomitmen memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan ketersediaan stok darah bagi masyarakat tetap terjaga.

Menurut Zulhardi, kebutuhan darah di Kota Padang saat ini mencapai sekitar 200 kantong darah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 30 rumah sakit yang menjadi mitra Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Padang. 


Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PMI secara berkelanjutan menggelar kegiatan donor darah di berbagai instansi pemerintah, perusahaan swasta, lembaga pendidikan, hingga perguruan tinggi.


"Kami mengapresiasi dukungan Pemko Padang terhadap kelancaran aktivitas PMI, termasuk program umrah gratis bagi para pendonor darah. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kemanusiaan serta memastikan kebutuhan darah masyarakat di Kota Padang terpenuhi dengan baik," ujar Zulhardi.


Sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang kemanusiaan, pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Padang bersama PMI Kota Padang juga menyerahkan penghargaan berupa bantuan ibadah umrah kepada 17 pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya lebih dari 138 kali.


Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepedulian para pendonor yang telah membantu menyelamatkan banyak nyawa melalui aksi donor darah secara rutin.


Melalui pelantikan kepengurusan baru ini, diharapkan PMI Kota Padang semakin mampu memperkuat perannya sebagai organisasi kemanusiaan yang profesional, responsif, dan terpercaya. 


Sinergi antara PMI, Pemerintah Kota Padang, rumah sakit, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus terjalin guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, kesiapsiagaan bencana, serta memperluas gerakan kemanusiaan demi mewujudkan masyarakat Kota Padang yang sehat, tangguh, dan peduli terhadap sesama. (***)

 

PADANG,Lintasmedia News

Pemerintah Kota Padang menjamu para delegasi The 6th Annual International Communication Conference (AICCON) 2026 dan Kongres VIII Asosiasi Pendidikan Tinggi Ilmu Komunikasi (Aspikom) Indonesia dalam Gala Dinner di Rumah Bagonjong Baiturrahmah Padang, Rabu (22/7/2026).

Jamuan tersebut menjadi bentuk penghormatan sekaligus penyambutan resmi bagi akademisi, peneliti, dan praktisi ilmu komunikasi dari berbagai daerah di Indonesia maupun mancanegara.


Dalam kesempatan itu, Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada Kota Padang sebagai tuan rumah konferensi internasional tersebut. Menurutnya, penyelenggaraan AICCON 2026 dan Kongres VIII Aspikom Indonesia juga momentum strategis untuk memperkenalkan potensi budaya, pariwisata, dan kuliner Kota Padang kepada dunia. (***)

 

Sumbar, Lintasmedia News— Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sumatera Barat, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melaksanakan kegiatan Safari Subuh melalui program Gerakan Subuh Berjamaah di Masjid Muhsinin, Selasa (21/7/2026). 


Kegiatan ibadah pagi ini dilanjutkan dengan agenda "Ngopi Subuh" bersama Sahabat-Sahabat Kapolda dari jamaah mesjid setempat dalam suasana penuh keakraban.


Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polda Sumbar tersebut disambut hangat oleh pengurus masjid serta jemaah yang hadir sejak dini hari. 


Pelaksanaan shalat subuh berjamaah ini menjadi momentum strategis bagi kepolisian untuk semakin mendekatkan diri kepada masyarakat sekaligus mendengar langsung aspirasi warga seputar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).


Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan bahwa program gerakan subuh berjamaah dan ngopi subuh merupakan wujud nyata pendekatan humanis Polri kepada masyarakat di Ranah Minang.


"Kegiatan ini bukan sekadar sarana peningkatan iman dan takwa melalui ibadah berjamaah, melainkan bentuk cooling system serta wadah komunikasi langsung antara pimpinan kepolisian dengan masyarakat," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Menurutnya, melalui program "Ngopi Subuh", Kapolda Sumbar ingin meruntuhkan sekat formal antara aparat penegak hukum dan warga. Diskusi santai yang dibalut dengan secangkir kopi hangat dinilai sangat efektif untuk menyerap masukan, kritik, serta saran demi meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian di Sumatera Barat.

"Melalui silaturahmi yang terbangun lewat Ngopi Subuh ini, Bapak Kapolda berharap sinergi dan kemitraan antara Polri dan masyarakat semakin kokoh. Stabilitas kamtibmas yang aman dan kondusif tentu tidak akan terwujud tanpa adanya dukungan aktif serta partisipasi dari seluruh elemen masyarakat," tambahnya.


Kegiatan ditutup dengan dialog antara Kapolda Sumbar dan para jemaah serta warga sekitar. Suasana kebersamaan terlihat kental tatkala Kapolda berbaur duduk bersama jamaah, mencerminkan kedekatan Polri yang senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat.

 

PADANG, Lintasmedia News– Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung keberlanjutan pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu. Melalui Program Beasiswa Ceria Bisa Sekolah (CBS), lembaga pengelola zakat karyawan PT Semen Padang tersebut menyalurkan bantuan pendidikan senilai Rp305,5 juta kepada 362 pelajar dan mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.


Bantuan itu diserahkan secara simbolis oleh Wakil Ketua UPZ Baznas Semen Padang Verdy Radinal Gusman kepada perwakilan penerima manfaat di Kantor UPZ Baznas Semen Padang, Selasa (21/7/2026). Tahun ini, Program CBS mengusung tema **“Zakat Empowering Education, Inspiring Future”**, yang menegaskan peran zakat dalam membuka akses pendidikan sekaligus membangun masa depan generasi muda.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman, Wakil Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan Asril Aziz Rajo Bujang, Pengawas SD Wilayah I dan II Aida Fitri dan Fauzan Misra, Sekretaris Lurah Indarung Muhammad Amin, serta sejumlah orang tua dan wali penerima manfaat.


Wakil Ketua UPZ Baznas Semen Padang Verdy Radinal Gusman mengatakan Program CBS merupakan program unggulan UPZ Baznas Semen Padang. **Program ini** merupakan salah satu bentuk nyata penyaluran dana zakat yang dihimpun dari para muzaki di lingkungan PT Semen Padang untuk disalurkan kepada mustahik (penerima zakat) yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan.


Menurutnya, bantuan diberikan kepada siswa dan mahasiswa yang akan melanjutkan pendidikan dari sekolah dasar ke sekolah menengah pertama, dari SMP ke SMA, serta dari SMA ke perguruan tinggi. Penerima bantuan telah melewati sejumlah tahapan, mulai dari seleksi administrasi melalui sekolah, wawancara, verifikasi lapangan, hingga penetapan berdasarkan kriteria yang telah ditentukan.


"Kami berharap bantuan ini dapat meningkatkan semangat belajar para penerima sehingga kelak mampu memperbaiki kondisi ekonomi keluarga dan memberikan manfaat kepada masyarakat. Pendidikan merupakan investasi terbaik bagi keluarga, bangsa, dan negara. Pendidikan juga menjadi fondasi utama untuk menciptakan perubahan yang berkelanjutan,” ujarnya.


Selain Program CBS, katanya, UPZ Baznas Semen Padang juga menyalurkan berbagai bantuan pendidikan lainnya. Sepanjang Januari hingga Juni 2026, UPZ Semen Padang telah menyalurkan bantuan sebesar Rp266 juta untuk membantu pelunasan tunggakan biaya sekolah, pembayaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), serta beasiswa rutin bagi anak asuh binaan UPZ Baznas Semen Padang.


"Jadi, tidak hanya Program CBS yang kami salurkan. UPZ Semen Padang juga memiliki beberapa program unggulan lain yang berkaitan dengan pendidikan, seperti bantuan biaya untuk pelunasan tunggakan di sekolah, pembayaran UKT, beasiswa rutin untuk anak asuh binaan UPZ Semen Padang, dan bantuan lainnya," kata Verdy.


Camat Lubuk Kilangan Nurul Widya Siska Usman mengapresiasi konsistensi UPZ Baznas Semen Padang dalam membantu pendidikan masyarakat. Menurutnya, Program CBS sangat bermanfaat bagi keluarga yang membutuhkan biaya untuk melanjutkan pendidikan anak-anaknya.


“Kami dari pemerintah kecamatan mengucapkan terima kasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang terus memberikan manfaat kepada masyarakat, terutama kepada mereka yang membutuhkan,” katanya.


Nurul juga mengingatkan orang tua penerima agar menggunakan bantuan tersebut sesuai dengan peruntukannya, yakni untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak.


“Gunakan bantuan ini untuk pendidikan anak, bukan untuk kebutuhan lain. Bantuan ini merupakan amanah yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya,” ujarnya.


Apresiasi serupa juga disampaikan oleh Wakil Ketua KAN Lubuk Kilangan Asril Aziz Rajo Bujang. Ia berharap jumlah penerima dan nominal bantuan Program CBS dari UPZ Baznas Semen Padang dapat terus ditingkatkan pada tahun-tahun mendatang.


"Kalau jumlah penerima dan nominal bantuan belum bisa ditingkatkan tahun depan, minimal sama dengan tahun ini," katanya.


Di sisi lain, Asril juga mengapresiasi perhatian PT Semen Padang terhadap pendidikan masyarakat di sekitar perusahaan, salah satunya melalui Program Beasiswa Anak Nagari Semen Padang (BANGSA) yang bekerja sama dengan Politeknik Negeri Padang.


"Program BANGSA ini sangat besar manfaatnya karena memberikan kesempatan kepada anak dan keponakan kita untuk menempuh pendidikan di Politeknik Negeri Padang," katanya.


Sementara itu, salah seorang penerima bantuan Program CBS, Indah Putri Nurani, mengaku bersyukur atas dukungan yang diberikan oleh UPZ Baznas Semen Padang. Calon mahasiswa Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir, itu menilai bantuan tersebut bukan hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi kemudahan untuk meraih cita-citanya.


“Terima kasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini memudahkan langkah kami dan membuka jalan menuju masa depan yang lebih baik. Semoga seluruh kebaikan para muzaki dan UPZ Baznas Semen Padang mendapat balasan berlipat ganda dari Allah SWT,” katanya.


Hal serupa juga disampaikan penerima bantuan lainnya, Syali Ala Putri. Mahasiswa baru Politeknik Negeri Padang itu mengaku bantuan yang diterimanya sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan awal perkuliahan. Ia pun berkomitmen untuk memanfaatkan bantuan tersebut dengan baik dan belajar dengan sungguh-sungguh.


“Terima kasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah membantu biaya pendidikan saya. Berkat bantuan ini, saya dapat melanjutkan kuliah. Semoga UPZ Baznas Semen Padang selalu sukses dan diberkahi oleh Allah SWT,” ujarnya.


Melalui Program CBS, UPZ Baznas Semen Padang berharap zakat tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan pendidikan dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang mampu mengubah masa depan penerima manfaat. Dengan akses pendidikan yang lebih baik, para penerima diharapkan tumbuh menjadi generasi yang mandiri, produktif, dan kelak dapat meneruskan manfaat kepada masyarakat lainnya. (*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menghantarkan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2026 dan Ranperda tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah. Kegiatan ini berlangsung dalam rapat paripurna di Gedung DPRD Kota Bukittinggi, Senin (20/07).


Ketua DPRD Kota Bukittinggi, Syaiful Efendi, menyampaikan, penyusunan Rancangan Perubahan KUA dan Rancangan Perubahan PPAS APBD Tahun Anggaran 2026 merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah. Berdasarkan hasil evaluasi Peraturan Daerah Kota Bukittinggi Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Pemko Bukittinggi telah menindaklanjuti melalui Perubahan atas Perda Nomor 8 Tahun 2023 sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, dalam Rancangan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026, Pendapatan Daerah direncanakan meningkat dari Rp643,96 miliar menjadi Rp774,81 miliar. Belanja Daerah juga meningkat dari Rp710,32 miliar menjadi Rp909,57 miliar untuk memperkuat pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, kesehatan, pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, serta mendukung agenda strategis daerah dan nasional.

Kebijakan Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 disusun untuk mendukung prioritas pembangunan nasional dan diselaraskan dengan RPJMD Tahun 2025–2029 melalui visi "Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya". Melalui perubahan ini, Pemko Bukittinggi terus memperkuat implementasi Program Bukittinggi Gemilang di berbagai sektor pembangunan.


Terkait Perubahan Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, Wali Kota menjelaskan perubahan tersebut merupakan tindak lanjut hasil evaluasi Pemerintah Pusat. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD Kota Bukittinggi atas perhatian, dukungan, dan respons cepat dalam pembahasan perubahan Perda tersebut. (*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Badan Kesbangpol menyelenggarakan pelatihan dan pendidikan bagi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Capaska) Kota Bukittinggi. Pelatihan dan Pendidikan yang diikuti sekitar 54 Capaska tersebut dibuka langsung Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias di Balairung Rumah Dinas Wako, Senin (20/07).


Kepala Badan Kesbangpol Bukittinggi, Nenta Oktavia, menjelaskan, setelah melalui serangkaian seleksi, terpilih 54 orang Calon Paskibraka Kota Bukittinggi tahun 2026 yang terdiri dari 28 putra dan 26 putri. Selanjutnya mereka akan mengikuti Pendidikan dan latihan dimulai tanggal 21 Juli hingga 15 Agustus 2026. Usai Pendidikan dan Pelatihan para Capaska, akan masuk 'Desa Bahagia' pada tanggal 8 hingga18 Agustus 2026. 


Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, menjadi anggota Paskibraka merupakan kebanggaan yang hanya dapat dirasakan sekali seumur hidup. Ia memberi apresiasi kepada tim seleksi, pelatih dan seluruh pihak yang telah mempersiapkan proses seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bukittinggi. 


Seluruh calon Paskibraka diharapkan mempersiapkan diri secara maksimal, baik mental, fisik, maupun kedisiplinan. Ramlan mengatakan, Pendidikan dan pelatihan ini bertujuan membentuk generasi muda yang berintegritas, berjiwa bela negara dan berdaya saing. Ia juga berpesan agar seluruh peserta menjaga disiplin, semangat dan kekompakan selama mengikuti pendidikan dan latihan.

Wali Kota mengurai bahwa Bukittinggi menjadi salah satu dari tiga daerah di Indonesia yang menerima Bendera Duplikat Pusaka karena memiliki peran penting dalam sejarah perjuangan bangsa. Oleh sebab itu Ia mengingatkan pentingnya memahami sejarah dan budaya bangsa, khususnya sejarah Bukittinggi sebagai Ibu Kota Darurat Republik Indonesia (PDRI). 


Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Bukittinggi juga melepas tiga putra-putri terbaik Kota Bukittinggi yang berhasil lolos seleksi sebagai Calon Paskibra tingkat Provinsi Sumatra Barat. Mereka adalah Fajar Jantan Padang Balak Harahap dari SMA Negeri 2 Bukittinggi, Siti Zahira Wadi dari SMA Negeri 1 Bukittinggi dan Keysha Epprilya Fashla dari SMA Negeri 5 Bukittinggi. (Sandra)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.