Lintasmedia News- Wali Kota Padang Fadly Amran menghadiri Pelantikan Pengurus dan Dewan Kehormatan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Padang Masa Bakti 2026–2031 yang berlangsung di The Axana Hotel Padang, Rabu (22/7/2026).
Pelantikan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen PMI Kota Padang dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan, pelayanan kesehatan, serta pemenuhan kebutuhan darah bagi masyarakat selama lima tahun ke depan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Kehormatan PMI Kota Padang, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat Aristo Munandar, Ketua PMI Kota Padang Zulhardi Z.
Latif, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padang, Anggota DPRD Kota Padang Erianto, para Ketua PMI kabupaten/kota se-Sumatera Barat, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Padang, mitra kerja PMI, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar. Dalam kesempatan tersebut, Zulhardi Z. Latif kembali dipercaya memimpin PMI Kota Padang untuk periode kedua. Selain pelantikan ketua, turut dikukuhkan jajaran Dewan Kehormatan, para Wakil Ketua, Sekretaris, Bendahara, serta para Kepala Bidang yang akan mengemban amanah organisasi hingga tahun 2031.
Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pengurus dan Dewan Kehormatan PMI Kota Padang yang baru dilantik. Sebagai Pelindung PMI Kota Padang, ia berharap kepengurusan yang baru mampu melanjutkan dan meningkatkan berbagai program kemanusiaan yang telah berjalan serta menghadirkan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Fadly menegaskan bahwa keberadaan PMI memiliki posisi yang sangat strategis dalam mendukung pelayanan kesehatan, penanggulangan bencana, serta berbagai aksi sosial kemanusiaan di Kota Padang.
Menurutnya, peran tersebut sejalan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan kota yang sehat, cerdas, dan tangguh menghadapi berbagai situasi darurat.
"Peran PMI selaras dengan visi Pemerintah Kota Padang mewujudkan Padang sebagai kota sehat dan kota pintar melalui pelayanan kesehatan dan aksi kemanusiaan yang berkualitas. Kesiapsiagaan PMI juga menjadi bagian penting dalam mendukung Program Unggulan Padang Sigap melalui respons cepat terhadap bencana dan keadaan darurat," ujar Fadly Amran.
Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang untuk terus memberikan dukungan terhadap setiap program dan kegiatan kemanusiaan yang dijalankan PMI.
"Semoga PMI Kota Padang terus konsisten dan menghadirkan berbagai terobosan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Pemko Padang siap memberikan dukungan penuh terhadap setiap upaya dan aksi kemanusiaan yang dijalankan PMI Kota Padang," tambahnya.
Sementara itu, Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar, menyampaikan apresiasi atas dedikasi PMI Kota Padang yang selama ini dinilai aktif dalam melaksanakan berbagai misi kemanusiaan.
Ia berharap kepengurusan yang baru semakin memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, dunia usaha, dan seluruh mitra kerja agar pelayanan kepada masyarakat dapat terus ditingkatkan.
"Kepengurusan yang baru diharapkan terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah, rumah sakit, serta seluruh mitra kerja guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Mari kita bekerja dengan sepenuh hati untuk kemanusiaan," katanya.
Ketua PMI Kota Padang, Zulhardi Z. Latif, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang kembali diberikan untuk memimpin PMI Kota Padang. Ia berkomitmen memperkuat organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan, serta memastikan ketersediaan stok darah bagi masyarakat tetap terjaga.
Menurut Zulhardi, kebutuhan darah di Kota Padang saat ini mencapai sekitar 200 kantong darah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan lebih dari 30 rumah sakit yang menjadi mitra Unit Donor Darah (UDD) PMI Kota Padang.
Untuk memenuhi kebutuhan tersebut, PMI secara berkelanjutan menggelar kegiatan donor darah di berbagai instansi pemerintah, perusahaan swasta, lembaga pendidikan, hingga perguruan tinggi.
"Kami mengapresiasi dukungan Pemko Padang terhadap kelancaran aktivitas PMI, termasuk program umrah gratis bagi para pendonor darah. Dukungan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan kemanusiaan serta memastikan kebutuhan darah masyarakat di Kota Padang terpenuhi dengan baik," ujar Zulhardi.
Sebagai bentuk penghargaan kepada para pejuang kemanusiaan, pada kesempatan tersebut Pemerintah Kota Padang bersama PMI Kota Padang juga menyerahkan penghargaan berupa bantuan ibadah umrah kepada 17 pendonor darah sukarela yang telah mendonorkan darahnya lebih dari 138 kali.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kepedulian para pendonor yang telah membantu menyelamatkan banyak nyawa melalui aksi donor darah secara rutin.
Melalui pelantikan kepengurusan baru ini, diharapkan PMI Kota Padang semakin mampu memperkuat perannya sebagai organisasi kemanusiaan yang profesional, responsif, dan terpercaya.
Sinergi antara PMI, Pemerintah Kota Padang, rumah sakit, serta seluruh elemen masyarakat diharapkan dapat terus terjalin guna meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, kesiapsiagaan bencana, serta memperluas gerakan kemanusiaan demi mewujudkan masyarakat Kota Padang yang sehat, tangguh, dan peduli terhadap sesama. (***)
