Bukittinggi, Lintasmedia News— Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) kembali sukses menggelar ajang olahraga bertaraf nasional yang memadukan unsur sejarah, pariwisata, dan budaya. Ajang Police Women Run IV Tahun 2026 secara resmi dilepas langsung oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., yang ditandai dengan pengibaran bendera start (flag off) di Kota Bukittinggi, Minggu (27/09/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Hari Jadi Polisi Wanita (Polwan) RI ke-78 ini memikat antusiasme tinggi dari ribuan peserta. Tercatat lebih dari 3.400 pelari, yang terdiri dari kategori 5K dan 10K dari berbagai kalangan mulai dari pelajar, masyarakat umum, komunitas, hingga personel TNI-Polri, tumpah ruah memadati jalur lintasan dengan mengusung tema "Run The Culture".
Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar berkompetisi di bidang atletik semata, tetapi juga menjadi sarana strategis dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui pendekatan humanis dan kebudayaan lokal.
"Melalui ajang Police Women Run yang keempat kalinya ini, kami ingin menumbuhkan semangat hidup sehat sekaligus merawat nilai-nilai sejarah lahirnya Polwan di Kota Bukittinggi. Animo yang luar biasa dari ribuan peserta membuktikan bahwa kegiatan ini menjadi ruang interaksi yang positif antara Polri dan masyarakat luas," ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha di sela-sela kegiatan.
Senada dengan hal tersebut, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa perhelatan akbar ini turut memberikan multiplier effect yang positif, khususnya dalam mendongkrak sektor pariwisata dan perekonomian kerakyatan di Sumatera Barat, terkhusus Kota Bukittinggi.
"Kami bersyukur seluruh rangkaian kegiatan flag-off hingga pelepasan peserta oleh Bapak Kapolda Sumbar berjalan dengan aman, tertib, and lancar. Kehadiran ribuan pelari dari berbagai daerah ini tidak hanya membawa semangat kebugaran, tetapi juga turut menggerakkan sektor UMKM serta memperkenalkan keindahan budaya lokal pariwisata Bukittinggi ke kancah nasional," ungkap Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Acara pelepasan yang berlangsung meriah sejak pagi hari tersebut turut dihadiri oleh jajaran Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar, Kapolresta Bukittinggi, serta unsur Forkopimda setempat.
Setelah suksesnya prosesi pelepasan kategori 10K dan 5K oleh Kapolda Sumbar, rangkaian acara dilanjutkan dengan hiburan rakyat, pengumuman pemenang (awarding ceremony), serta pembagian doorprize dan grand prize menarik bagi para peserta yang hadir.(*)
PADANG, Lintasmedia News— Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Junior TDP yang diikuti sekitar 300 atlet dari 60 kabupaten/kota di Indonesia resmi dibuka di lapangan tenis outdoor PT Semen Padang, Minggu (27/9/2026) sore. Pembukaan dilakukan Direktur Utama PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Indrieffouny Indra.
Kejurnas yang diselenggarakan Semen Padang Tenis Club bersama Irawati Moerid Tenis Club (IMTC) itu berlangsung dalam dua sesi. Sesi pertama, IMTC Piala Andre Rosiade, digelar pada 26–30 September 2026. Selanjutnya, sesi kedua bertajuk IMTC Semen Padang Cup II berlangsung pada 1–5 Oktober 2026.
Pembukaan kejurnas yang menjadi bagian dari program pembinaan atlet usia dini itu ditandai dengan service pertama yang dilakukan Indrieffouny Indra dan diterima oleh Irawati Moerid. Acara pembukaan turut dihadiri jajaran manajemen PT Semen Padang serta para peserta, pelatih, dan pengurus tenis.
Usai seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi di lapangan tenis indoor PT Semen Padang. Dalam pertandingan tersebut, Indrieffouny Indra berpasangan dengan Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino. Keduanya menghadapi pasangan Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dan Direktur Operasi PT Semen Padang Andria Delfa.
Irawati Moerid mengatakan, kehadiran sekitar 300 peserta dari 60 kabupaten/kota menunjukkan tingginya minat terhadap turnamen tenis junior tersebut. Para peserta tidak hanya berasal dari Sumatera Barat dan daerah lain di Sumatera, tetapi juga datang dari sejumlah wilayah di Pulau Jawa hingga Gorontalo.
Turnamen yang melibatkan IMTC ini, lanjutnya, merupakan kali kedua digelar bersama Semen Padang Tenis Club. Menurutnya, kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bagian penting dalam menciptakan atmosfer kompetisi sekaligus memberikan pengalaman bertanding bagi atlet-atlet muda.
“Semua bersemangat dan mempunyai tujuan yang sama untuk bertanding dan menjadi juara. Namun, tidak semua peserta bisa menjadi juara. Yang terpenting adalah proses berlatih dan membangun mental melalui pertandingan,” ujar Irawati.
Mantan atlet nasional yang meraih medali emas dan perunggu pada SEA Games 1997 itu menilai, kompetisi menjadi salah satu bagian penting dalam proses pembentukan seorang atlet. Menurutnya, kemampuan teknis yang diperoleh dalam latihan perlu diuji melalui pertandingan agar atlet terbiasa menghadapi tekanan dan situasi kompetitif. “Tidak ada juara tanpa kompetisi,” katanya.
Selain menjadi ajang pembinaan, lanjutnya, setiap peserta pada kejurnas ini berkesempatan memperoleh poin berdasarkan hasil pertandingan dan kelompok umur. Perolehan poin tersebut diperbarui setiap bulan oleh Pengurus Besar (PB) PELTI dan tetap diperhitungkan ketika peserta naik ke kelompok umur berikutnya. “Jadi, turnamen ini bukan hanya sekadar pertandingan, tetapi juga memberikan pengalaman dan kesempatan kepada pemain untuk mendapatkan poin,” ujarnya.
Kejurnas Tenis Junior TDP ini mempertandingkan berbagai kategori kelompok umur, baik putra maupun putri, tunggal dan ganda. Kategori yang dipertandingkan mulai dari KU-8 Red Ball, Orange Ball+1, KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, hingga KU-18. “Secara keseluruhan, terdapat 26 kategori yang dipertandingkan dalam rangkaian kejurnas tersebut,” beber Irawati.
Pada kesempatan itu, Irawati juga menyampaikan apresiasi kepada SIG, PT Semen Padang, serta anggota DPR RI Andre Rosiade atas dukungan terhadap penyelenggaraan turnamen. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting agar kompetisi tenis junior dapat terus berlangsung dan memberikan ruang bagi atlet-atlet muda untuk berkembang.
Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar mengatakan, penyelenggaraan Kejurnas Tenis Junior TDP merupakan bagian penting dalam upaya memberikan ruang kompetisi kepada atlet-atlet muda. Ia berharap turnamen tersebut tidak hanya menghasilkan juara pada setiap kategori, tetapi juga melahirkan atlet-atlet muda berprestasi.
“Kami berharap kejurnas ini dapat melahirkan banyak bibit atlet muda yang memiliki kemampuan, mental bertanding, dan karakter untuk berkembang ke jenjang yang lebih tinggi. Artinya, tidak hanya berprestasi di tingkat daerah, tetapi juga nasional dan internasional,” ujar Pri Gustari.
Kepada seluruh peserta, ia berpesan agar menjadikan pertandingan sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan sekaligus belajar dari setiap pertandingan yang dijalani serta menjunjung tinggi sportivitas. “Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi karakter dan semangat juang adalah nilai yang akan selalu melekat dalam diri kalian,” katanya.
Bagian dari Program Pembinaan SIG
Sementara itu, Direktur Utama SIG Indrieffouny Indra mengatakan, dukungan SIG terhadap Kejurnas Tenis Junior TDP merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan olahraga, khususnya pengembangan atlet sejak usia dini.
Menurutnya, olahraga tenis membutuhkan proses pembinaan yang berkelanjutan. Karena itu, penyelenggaraan kompetisi bagi kelompok usia muda menjadi penting untuk memberikan pengalaman bertanding sekaligus memantau perkembangan calon atlet.
“SIG mendukung kegiatan ini karena kami ingin olahraga tenis semakin dikenal dan berkembang di masyarakat, terutama di kalangan usia dini,” ujar Indrieffouny.
Ia berharap kompetisi tersebut dapat menjadi salah satu wadah untuk menemukan dan mengembangkan bibit-bibit atlet tenis yang nantinya mampu mengharumkan nama daerah maupun Indonesia di berbagai kejuaraan. “Harapan kami, melalui kejurnas ini akan lahir bibit-bibit atlet yang kelak bisa berprestasi di tingkat nasional dan internasional,” tuturnya.
Indrieffouny menjelaskan, penyelenggaraan Kejurnas Tenis Junior TDP ini tidak hanya terpusat di Kota Padang. Rangkaian kejurnas yang didukung SIG ini juga digelar di sejumlah kota dengan melibatkan sejumlah anak perusahaan SIG.
Untuk dua sesi di Kota Padang, kata dia, penyelenggaraan didukung melalui PT Semen Padang yang merupakan bagian dari SIG. Selanjutnya, rangkaian kejuaraan juga digelar di Palembang, Surabaya, dan Makassar melalui dukungan anak perusahaan SIG di masing-masing wilayah.
Rangkaian tersebut kemudian akan ditutup pada akhir tahun melalui penyelenggaraan IMTC Piala Gemoy II. “Setelah di Padang, Palembang, Surabaya, dan Makassar, SIG akan menutup rangkaian kejurnas ini pada akhir tahun dengan menggelar IMTC Piala Gemoy II,” kata Indrieffouny.
Ia menambahkan bahwa rangkaian kompetisi Kejurnas Tenis Junior TDP ini diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi atlet tenis junior di berbagai daerah untuk memperoleh pengalaman bertanding, mengasah mental, dan mengembangkan kemampuan mereka.
“Dengan keterlibatan peserta dari berbagai daerah, kami berharap kejurnas ini dapat menjadi ruang pertemuan bagi atlet-atlet muda untuk berkompetisi, membangun mental bertanding, serta mengukur kemampuan mereka dengan peserta dari daerah lain,” pungkas Indrieffouny. (*)
PADANG, Lintasmedia News— PT Semen Padang kembali bergerak membantu warga terdampak bencana galodo yang menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Senin (21/9/2026) malam. Setelah mengirimkan relawan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi bencana, perusahaan tersebut langsung menyalurkan bantuan logistik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak.
Bantuan diserahkan di Posko Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Solok oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes dan diterima oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Solok Nopelius. Bantuan tersebut terdiri dari 20 karung beras, 10 kardus air mineral, tiga dus sarden, 10 dus mi instan, 10 buah diapers, serta 10 tray telur.
Nopelius menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PT Semen Padang yang dinilai menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana hidrometeorologi tersebut. “Terima kasih atas perhatian PT Semen Padang. Bantuan relawan dan sembako ini sangat bermanfaat bagi korban yang terdampak bencana galodo,” kata Nopelius seusai menerima bantuan.
Ia menjelaskan, bencana galodo yang terjadi sekitar pukul 20.00 WIB tersebut mengakibatkan sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga mengalami kerusakan. Salah satu fasilitas umum yang terdampak adalah jembatan di jalan nasional yang mengalami kerusakan berat. Selain itu, sebanyak 11 kantor pemerintahan turut terdampak.
Kerusakan juga terjadi pada 75 unit rumah warga, dengan tingkat kerusakan mulai dari ringan hingga berat. Kemudian, bencana tersebut juga menyebabkan empat warga mengalami luka-luka. Dua rumah sakit menjadi lokasi perawatan para korban, yakni satu korban dirawat di Semen Padang Hospital dan tiga korban lainnya menjalani perawatan di RSUD Arosuka.
Selain korban luka, dua warga sempat dilaporkan hilang. Nopelius mengatakan, satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian. “Korban yang masih dinyatakan hilang sudah ada tanda-tandanya. Relawan telah menemukan sepeda motor milik korban dalam kondisi rusak parah,” ujarnya.
Menyusul bencana tersebut, Pemerintah Kabupaten Solok menetapkan masa tanggap darurat selama 14 hari. Meski sejumlah perkantoran ikut terdampak dan mengalami kerusakan, pemerintah daerah memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap diupayakan berjalan. “Meskipun perkantoran rusak, kami berusaha agar simpul-simpul pelayanan terhadap masyarakat tetap berjalan mulai Rabu besok,” kata Nopelius.
PT Semen Padang Bergerak Sejak Awal Bencana
Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan bantuan logistik yang dikirim ke lokasi bencana merupakan bentuk respons cepat PT Semen Padang terhadap bencana hidrometeorologi yang melanda kawasan Arosuka pada Senin (21/9/2026) malam. “Kami di Semen Padang turut merasakan duka dari para korban yang terdampak. Semoga bantuan yang kami kirim dapat meringankan beban para korban,” kata Hernes.
Respons PT Semen Padang terhadap bencana galodo di Arosuka tidak hanya diwujudkan melalui bantuan logistik. Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris menyampaikan bahwa sebelumnya, perusahaan juga mengirimkan relawan TRC ke lokasi bencana untuk membantu proses penanganan dan pencarian korban yang dilaporkan hilang akibat bencana tersebut.
“Duka warga Arosuka merupakan duka kita bersama. Kehadiran para relawan TRC Semen Padang ke lokasi bencana merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk mendukung penanganan bencana bersama pemerintah daerah, BPBD, serta unsur terkait lainnya,” kata Idris di Padang. (*)
Sumbar, Lintasmedia News— Tim SAR gabungan yang melibatkan Unit K9 Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat menunjukkan titik terang dalam pencarian korban bencana galodo atas nama Agusral (59). Pada pukul 11.30 WIB, petugas berhasil menemukan sejumlah barang pribadi milik korban di kawasan belakang Kantor BKPSDM, Komplek Perkantoran Bupati Solok.
Barang-barang yang berhasil diidentifikasi oleh anjing pelacak K9 meliputi satu helai celana panjang katun warna hitam, dompet berisi identitas lengkap korban (KTP, STNK, BPJS, serta uang tunai), sehelai sandal sebelah kanan, dan pecahan tutup kepala senter berwarna merah.
Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menyampaikan bahwa penemuan barang-barang tersebut menjadi petunjuk penting bagi tim di lapangan untuk mempersempit area pencarian korban yang masih tertimbun material galodo.
"Tim K9 kami bersama personel Subdit Gassum berhasil mendeteksi keberadaan barang-barang milik korban di sekitar lokasi perkantoran Bupati Solok. Saat ini fokus kami adalah memaksimalkan area tersebut dengan menyisیر secara teliti," ujar AKBP Andre Anas saat dikonfirmasi, Kamis (24/9).
Anak korban, Afilka Hazani (21), untuk sementara menyimpan barang-barang milik korban yang baru saja ditemukan oleh tim di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kabidhumas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada dan memberikan ruang selengkapnya bagi tim evakuasi yang tengah bekerja di zona bencana. Pihaknya memastikan proses pencarian akan terus digenjot menggunakan teknologi modern yang dimiliki kepolisian.
"Keluarga korban saat ini masih dalam kondisi berduka dan syok, sehingga kami mendampingi mereka secara persuasif. Setelah istirahat siang ini, tim akan melanjutkan pencarian dengan mengerahkan teknologi alat Radar Lidik Jiwa bantuan Slog Mabes Polri tahun 2026 untuk mendeteksi keberadaan korban secara lebih akurat di bawah material timbunan," jelas Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Pantauan di lokasi, operasional pencarian untuk sementara diistirahatkan sejenak guna memulihkan kondisi fisik personel serta anjing pelacak K9 yang terlihat kelelahan setelah menyisir medan berat sejak pagi hari. Tim dijadwalkan kembali bergerak sesaat setelah istirahat siang selesai.(*)
Lintasmedia News- Ketika warga Kabupaten Solok masih berjuang melewati masa sulit setelah diterjang galodo dan banjir bandang, perhatian dari Kota Padang datang dalam bentuk bantuan nyata. Atas instruksi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang melalui Sekretaris Daerah, bantuan logistik segera dihimpun dan dikirim ke Posko Utama Aro Suka, Kamis (24/9/2026).
Kepala Dinas Sosial Kota Padang Eri Sendjaya mengatakan langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Kabupaten Solok yang terdampak bencana. Pemko Padang tidak ingin bantuan hanya berhenti sebagai wacana, tetapi berupaya mengirim kebutuhan yang memang diperlukan warga di lapangan.
"Atas perintah Bapak Wali Kota yang disampaikan langsung melalui Pak Sekda kepada kami, maka kami menggalang komunikasi dengan beberapa instansi untuk persiapan memberikan bantuan logistik kepada saudara-saudara kita di Kabupaten Solok," kata Eri.
Koordinasi dilakukan dengan Dinas Sosial Kabupaten Solok untuk mengetahui kebutuhan warga. Dari hasil koordinasi itu, bantuan difokuskan pada kebutuhan pangan dan kebutuhan dasar, terutama bagi anak-anak dan kaum ibu. Karena berada dalam situasi bencana, kebutuhan yang biasanya sederhana pun menjadi sangat penting.
Pampers dan pembalut termasuk di antara logistik yang dikirim. Sebanyak enam dus pampers dan dua dus pembalut disalurkan bersama berbagai makanan, seperti 20 dus Indomie, 45 dus roti, tiga dus Roti Biskuit Roma Sandwich, dua dus Roma Kelapa, empat dus biskuit Gabin, serta empat dus Pop Mie.
Pemko Padang juga mengirimkan gula pasir sebanyak 70 kilogram, kopi 40 kilogram, empat bungkus minyak goreng, serta sejumlah bahan pangan lainnya. Bantuan tersebut disiapkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama masa penanganan darurat bencana galodo Kabupaten Solok.
Namun, dari seluruh logistik yang dibawa, air mineral menjadi perhatian khusus. Sebanyak 200 dus air mineral dikirim ke lokasi karena masyarakat terdampak menghadapi kesulitan mendapatkan air bersih. Dalam situasi pascabanjir bandang, ketersediaan air menjadi kebutuhan mendesak yang tidak bisa ditunda.
Rombongan Pemko Padang berangkat menuju Posko Utama Aro Suka selepas salat Maghrib dan disambut jajaran pimpinan daerah Kabupaten Solok. Bantuan kemudian diserahkan secara resmi berdasarkan Berita Acara Serah Terima Barang Bantuan Logistik Bencana Alam Nomor /Dinsos/2026 tanggal 24 September 2026. Bupati Solok menyampaikan apresiasi dan salam penghormatan kepada Wali Kota Padang atas dukungan yang diberikan.
Melalui Eri Sendjaya, Wali Kota Padang menitipkan pesan agar masyarakat Kabupaten Solok tetap tegar dan bersatu menghadapi bencana. "Kota Padang siap membantu, dan menyampaikan rasa prihatin terhadap musibah yang terjadi di Kabupaten Solok," ujarnya. Di tengah kepedihan akibat galodo dan banjir bandang, bantuan tersebut menjadi bukti bahwa kepedulian antardaerah dapat hadir dalam bentuk yang paling dibutuhkan: pangan, air, perlengkapan dasar, dan uluran tangan kemanusiaan. (***)
Sumbar, Lintasmedia News— Unit Polsatwa Direktorat Samapta (Ditsamapta) Polda Sumatera Barat mengerahkan tim khusus pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue / SAR) untuk menindaklanjuti perintah pimpinan dalam operasi penyisiran di kawasan terdampak air bah. Operasi pencarian ini dilaksanakan pada Kamis, 24 September 2026, dengan menyusuri area mulai dari belakang Kantor Bupati.
Direktur Samapta (Dirsmapta) Polda Sumbar, AKBP Andre Anas, menjelaskan bahwa kehadiran satwa pelacak terlatih sangat krusial guna memaksimalkan efektivitas pencarian di lokasi kejadian.
"Kami menerjunkan 4 personel terlatih beserta 2 ekor satwa K9 jenis Herder spesifikasi SAR dan 2 unit ransus. Pelaksanaan pencarian dimulai dari titik belakang Kantor Bupati dengan menyusuri jalur aliran air bah. Keahlian satwa pelacak ini diharapkan dapat membantu melacak jejak maupun petunjuk penting di lokasi secara lebih efektif dan presisi," terang AKBP Andre Anas, Kamis (24/9/2026).
Dalam operasi tersebut, Ditsamapta Polda Sumbar menurunkan empat personel berpengalaman yang dipimpin langsung oleh Kasubnit Harvet Polsatwa, Aipda Hamidi Rahmadhoni, didampingi tiga personel lainnya yaitu Briptu Muhardi Iqbal, Bripda Alif Mulya Putra, dan Bripda Visky Wiryan Sugiat. Tim juga didukung dengan dua unit kendaraan khusus (Ransus) Polsatwa serta membawa dua ekor satwa (anjing pelacak) jenis Herder dengan spesifikasi SAR andal.
Menambahkan hal tersebut, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan bahwa pengerahan Satwa K9 (anjing pelacak) merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam membantu proses pencarian secara optimal di medan yang sulit dijangkau.
"Kepolisian Daerah Sumatera Barat terus memaksimalkan seluruh potensi yang ada, termasuk menurunkan Unit Polsatwa K9 yang memiliki spesifikasi khusus SAR. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses penyisiran di lapangan, terutama pada area-area yang terdampak material air bah," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.
Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan Unit Polsatwa Ditsamapta Polda Sumbar bersama unsur terkait masih terus melaksanakan penyisiran secara intensif di lapangan dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan personel.(*)
Lintasmedia News –Sebagai bentuk kepedulian dan hadirnya Polri di tengah masyarakat, personel Polres Solok melaksanakan kegiatan gotong royong membantu membersihkan rumah-rumah masyarakat yang terdampak bencana.
Dalam kegiatan tersebut, personel bersama masyarakat bahu-membahu membersihkan material, lumpur, sampah, serta berbagai sisa bencana yang memenuhi rumah dan lingkungan sekitar. Kegiatan ini dilakukan untuk membantu membuka akses serta mempercepat proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali menempati rumahnya dengan aman dan nyaman.
Kehadiran personel Polres Solok di tengah warga diharapkan dapat memberikan bantuan nyata sekaligus memberikan semangat dan dukungan moril kepada masyarakat yang sedang menghadapi dampak bencana.
Polres Solok berkomitmen untuk terus hadir dan membantu masyarakat dalam proses penanganan serta pemulihan pascabencana, dengan mengedepankan semangat gotong royong, kepedulian, dan kemanusiaan.
PADANG, Lintasmedia News- Rencana perubahan dan penambahan unit usaha Perusahaan Umum Daerah Padang Sejahtera Mandiri (PSM) mendapat sorotan dari DPRD Kota Padang. Dewan meminta Pemerintah Kota (Pemko) Padang memperkuat kajian terkait prospek usaha yang akan dijalankan perusahaan daerah tersebut.
Ketua DPRD Kota Padang Muharlion saat dikonfirmasi, Rabu (23/9/2026), meminta keterangan mengenai pembahasan PSM disampaikan langsung oleh masing-masing Ketua Panitia Khusus (Pansus). Tiga Ketua Pansus yang menangani pembahasan tersebut yakni Iskandar, Helmi Moesim, dan Arnedi Yarmen.
Ketua Pansus III DPRD Kota Padang Arnedi Yarmen mengatakan, Pansus III dijadwalkan kembali menggelar rapat pada Kamis (24/9/2026). Sebelum rapat berlangsung, tim Pemko Padang diminta melengkapi kajian mengenai perubahan unit usaha PSM yang diusulkan.
Menurut Arnedi, terdapat dua usulan tambahan unit usaha yang menjadi perhatian Pansus III. Dua usaha tersebut yakni penyewaan mobil tanpa sopir dan jasa angkutan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3).
Arnedi mengatakan, sejauh ini potensi kedua unit usaha tersebut belum terlihat secara jelas sebagai bisnis yang prospektif untuk dikembangkan PSM. Karena itu, Pansus membutuhkan penjelasan yang lebih kuat mengenai peluang usaha, potensi pasar, kebutuhan investasi, risiko, serta proyeksi keuntungan dari masing-masing unit usaha.
“Ada dua usulan tambahan unit usaha PSM yaitu penyewaan mobil tanpa sopir dan jasa angkutan sampah B3. Ini belum terlihat potensinya sebagai usaha yang prospek ke depannya,” kata Arnedi, politisi senior PKS ini.
Mantan Wakil Ketua DPRD Kota Padang ini menjelaskan, tim Pemko Padang saat ini tengah melengkapi alasan dan kajian yang dibutuhkan untuk meyakinkan Pansus DPRD Kota Padang bahwa kedua usaha tersebut memiliki prospek dan dapat memberikan keuntungan. Kajian itu nantinya menjadi salah satu bahan penting dalam pembahasan Pansus III.
Pembahasan perubahan unit usaha PSM tersebut diharapkan tidak hanya berorientasi pada penambahan jenis bisnis, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan usaha menghasilkan pendapatan dan memberikan kontribusi bagi perusahaan daerah. Dengan kajian yang lebih lengkap, DPRD Kota Padang dapat melihat secara lebih jelas kelayakan dua unit usaha tersebut sebelum pembahasan dilanjutkan. (*)
Editor: Zamri Yahya, WU