Pasbar, Lintasmedianews.com
Sekolah Menengah Negeri 2 Ranah Batahan ,Kabupaten Pasaman Barat ,terus berusaha membangun Visi -Misinya dengan berbagai program ,namun dengan adanya keterbatasan dan kekurangan sarana -prasarana termasuk pembangunan Masjid yang berukuran 20X20 Meter ,begitu juga dengan harapan akan adanya perbaikan jalan (Transportasi) menuju sekolah yang selama ini masih berlumpur tanah liat dan adanya genangan air ketika turun hujan kepada anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Davil IV ini ,jelas akan sulit dilalui oleh anak didiknya yang panjangnya hanya lebih kuran dua ratus meter ujar Drs. Adisman kepada Media ini ,Senin 4/8 2025 di ruang kerjanya.
Sekolah ini pada awalnya Pilial dari sekolah induknya ,yang berdiri tanggal 20 Maret 2019 ini memiliki Siswa sebanyak 380 mulai dari kelas X ,XI,XII dengan jumlah rombongan Belajar sebanyak 12 lokal dan Tenaga Pengajar dan Tenaga Administrasi sebanyak 35 Orang dengan jumlah PNS hanya 7 orang, guru PPPK 3 orang ,selain itu hanya tenaga Honorer semuanya tegas Ketua MKKS SMA Pasbar ini.
Gambaran profil Sekolah yang dipimpinnya jelas akan Visi-Misinya yakni dengan membentuk para Suswa-Siswinya ,agar dapat menjadi Insan-insan yang Cedikia, Beriman dan Bertaqwa, memilki Ilmu Pengetahuan serta punya wawasan Lingkungan yang baik.
Sementara Misi sekolah tersebut tertuang dari beberapa poin dan item termasuk pembiasaan - pembiasaan untuk membaca Al-quran dan memahami maknanya ,Sholat berjamaah Zuhur sebelum pembelajaran ,membiasakan pola Hidup Sehat, mempersiapkan peserta Didik untuk dapat berkompetisi serta ,mempersiapkan perolehan UTBK untuk masuk di Perguruan Tinggi terkemuka tidak hanya itu saja akan tetapi dapat melatih para peserta Didik bisa terampil menggunakan Multi Media, mempersiapkan para Tenaga pengajar untuk menggunakan komputer dalam PBM, memelihara Lingkungan Sekolah serta yang tak kalah pentingnya adanya pelestarian Budaya lokal seperti Kuda Kepang,Reok atau Tortor ,apalagi kegiatan-jegiatan Ekstrakulikuler lainnya ,Ini semua jelas akan semakin tercapainya Lulusan bermutu sekolah ini ,ditambah berkat adanya dukungan dari semua pihak,baik dari Masyarakat,Tokoh para Guru ,Staf, Orang Tua mau pun Siswanya.(Ran)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
31 Juli 2025 Sebanyak 15 juta batang rokok ilegal, minuman beralkohol tanpa izin, pakaian bekas, dan kosmetik senilai lebih dari Rp22 miliar dimusnahkan di pabrik PT Semen Padang, Kamis (31/7). Pemusnahan ini merupakan hasil penindakan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Teluk Bayur, bekerja sama dengan PT Semen Padang sebagai mitra strategis dalam pemberantasan barang ilegal.
Menggunakan tanur bersuhu tinggi milik Pabrik Indarung V dan VI, seluruh barang dimusnahkan secara tuntas dan ramah lingkungan. Proses pemusnahan disaksikan secara hybrid dari Wisma Indarung dan dihadiri Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Kabinda Sumbar Achmad Dalimy, Kepala Kanwil DJBC Riau Parjiya, Plt. Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan & Umum, Oktoweri, dan Kepala KPPBC Teluk Bayur Suryana.
Plt. Dirut PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar, menyatakan bahwa kolaborasi ini bukan sekadar dukungan teknis, tetapi juga wujud komitmen perusahaan dalam mendukung penegakan hukum dan perlindungan masyarakat. “Rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi cukai, tapi juga membahayakan kesehatan masyarakat. Ini bentuk edukasi sekaligus kontribusi kami untuk negara,” ujarnya.
Ia menambahkan, tanur pabrik PT Semen Padang yang bersuhu sangat tinggi memungkinkan pemusnahan aman tanpa dampak lingkungan. Bahkan residunya dapat dimanfaatkan kembali sebagai bahan bakar alternatif.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, mengapresiasi sinergi antara Bea Cukai dan PT Semen Padang. Ia menekankan bahwa pemusnahan ini berdampak langsung pada penerimaan daerah, khususnya dari pajak rokok dan Dana Bagi Hasil (DBH) cukai hasil tembakau.
“Estimasi penerimaan pajak rokok Provinsi Sumbar tahun 2025 sebesar Rp471,02 miliar, dan DBH cukai mencapai Rp2,47 miliar. Ini sangat berarti bagi pembiayaan layanan kesehatan, termasuk iuran BPJS bagi warga kurang mampu,” kata Mahyeldi.
Ia merujuk pada Permenkeu No.143 Tahun 2023 yang mengatur bahwa 37,5% penerimaan pajak rokok digunakan untuk pelayanan kesehatan. “Tahun ini, Sumbar mengalokasikan Rp110,86 miliar untuk iuran BPJS bagi 805.885 jiwa. Maka, penindakan rokok ilegal sangat mendukung kemampuan fiskal daerah untuk melindungi masyarakat,” tegasnya.
Kepala Kanwil DJBC Riau, Parjiya, menyebut kegiatan ini sebagai bukti sinergi antara aparat penegak hukum dan pelaku industri yang peduli terhadap kepentingan publik. “Kami sangat menghargai dukungan PT Semen Padang dan berharap kerja sama ini terus berlanjut,” ujarnya.
Kepala KPPBC Teluk Bayur, Suryana, menambahkan bahwa pemusnahan dilakukan di lokasi yang aman, tertutup, dan jauh dari permukiman. Fasilitas pencacah, tanur bersuhu tinggi, dan area terbatas menjadikan Pabrik PT Semen Padang sebagai tempat ideal untuk proses ini.
Suryana pun juga merinci BMMN hasil penindakan KPPBC Pabean B Teluk Bayur yang dimusnakan di Pabrik PT Semen Padang. Untuk rokok illegal, jumlahnya 15.014.308 batang dengan berbagai merek.
Kemudian untuk minuman yang mengandung etil alkohol sebanyak 12,79 liter, empat koli pakian bekas, dan 214 kosmetik. Untuk nilai keseluruhan dari barang yang dimusnahkan ini sekitar Rp22 miliar lebih. "Nilai keseluruhan barang yang dimusnahkan ini dapat mencegah potensi kerugian negara sekitar Rp14,6 miliar," ujarnya.
"Kegiatan pemusanahan yang berkolaborasi dengan PT Semen Padang ini, juga merupakan bentuk transparansi pelaksanaan tugas dan sejalan dengan fungsi utama Bea dan Cukai sebagai community protector, yaitu melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal berbahaya," tambahnya.
Sinergi antara Bea Cukai dan PT Semen Padang ini juga mencerminkan implementasi Asta Cita Presiden RI, khususnya poin ketiga, yaitu mewujudkan pemerintahan yang bersih, efektif, demokratis, dan terpercaya, serta poin keenam, yakni mewujudkan masyarakat yang berkepribadian dalam kebudayaan dan terlindungi secara sosial. Melalui aksi ini, pemerintah dan sektor industri memperkuat tata kelola transparan, akuntabel, dan berorientasi pada perlindungan publik.
Tidak hanya itu, kegiatan ini juga sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sumbar di bawah kepemimpinan Mahyeldi–Vasco, khususnya pada aspek tata kelola pemerintahan yang baik dimana mencerminkan transparansi, akuntabilitas, serta sinergi lintas sektor dalam menjalankan fungsi perlindungan masyarakat.(*)
SOLOKKOTA - Lintasmedianews.com.
Pemerintah Kota Solok menggelar acara Silaturahmi dan Penyambutan Jemaah Haji Kota Solok Tahun 2025 yang berlangsung hangat dan penuh haru. Wali Kota Solok, Dr.H.Ramadhani Kirana Putra bersama Wakil Wali Kota Solok H. Suryadi Nurdal, SH turut hadir menyambut langsung para tamu Allah yang baru saja kembali dari Tanah Suci, Jum’at (1/8/2025).
Acara yang digelar di Masjid Al-Hidayah VI Suku ini menjadi momentum kebersamaan dan rasa syukur masyarakat Kota Solok.
Dalam sambutannya, wali kota mengucapkan selamat datang dan mendoakan agar para jemaah menjadi haji yang mabrur serta mampu menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kami atas nama Pemerintah Kota Solok menyampaikan rasa bangga dan bahagia atas kembalinya seluruh jemaah haji dengan selamat. Semoga ibadah yang telah dilaksanakan membawa berkah bagi pribadi, keluarga, dan Kota Solok tercinta,” ujar wali kota.
Acara juga diisi dengan pembacaan doa bersama serta tausiyah singkat sebagai penutup rangkaian kegiatan.(T/K)
Solok Kota. Lintasmedianews.com.
Wakil Wali Kota Solok, H.Suryadi Nurdal menyambut kedatangan Kepala Pusat Sarana Pengendalian Lingkungan Hidup (Pusarpedal) Kementerian Lingkungan Hidup, Ir. Sinta Saptarina Soemiarno, M.Sc di ruang kerja Wako Solok, Kamis (31/07/25).
Pusat Sarana Pengendalian Dampak Lingkungan Hidup (PUSARPEDAL) sebuah unit di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia. Tugasnya meliputi analisis pencemaran lingkungan, penerapan standar instrumen lingkungan hidup, dan fasilitasi penerapan berbagai standar terkait lingkungan.
Adapun tujuan kedatangan ke Kota Solok guna melakukan Pendampingan peningkatan kapasitas pengelolaan sampah.
Turut hadir, Sekretaris Daerah Kota Solok, Dr.Desmon, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Solok, Edrizal, Kepala Dinas PUPR Kota Solok, Afrizal.
Wawako H.Suryadi Nurdal mengucapkan terimakasih atas kedatangan Ir. Sinta Saptarina Soemiarno, M.Sc beserta rombongan di Kota Solok.
Semoga dengan kunjungan ini akan memberikan manfaat kepada Kota Solok kedepannya, terutama dalam pengelolaan sampah dan lingkugan hidup secara umum.(T/K)
SOLOK KOTA. Lintasmedianews.com.
Wali Kota Solok, Dr.Ramadhani Kirana Putra Secara resmi Membuka Kegiatan Launching Penyaluran Pinjaman Permodalan Bagi UMKM Kota Solok Oleh Badan Keuangan Daerah di Kawasan Car Free Day.Minggu (03/08/2025)
Pada kesempatan tersebut Wako Mengatakan bahwa UPTD sebagai unit pelaksana teknis yang berada di bawah Badan Keuangan Daerah,telah ditetapkan untuk melaksanakan Pola Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum Daerah (PPK BLUD). Penetapan ini sesuai dengan Surat Keputusan Wali Kota Solok Nomor 100.3.3.3-412-2023 tanggal 21 Juli 2023.
Melalui keputusan ini, UPTD bertanggung jawab dalam melaksanakan penyaluran dana pembiayaan daerah, yang merupakan fasilitas pembiayaan untuk pinjaman permodalan, dengan target utama pada UMKM lokal dengan usaha telah berjalan minimal 6 bulan operasional.
"Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk mendukung UMKM di Kota Solok, BKD Kota Solok juga menyediakan akses pembiayaan yang mudah dan terjangkau bagi pelaku UMKM".ucap Wako
Kami berharap, melalui akses ini dapat mendorong keberlanjutan usaha UMKM di Kota Solok,sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Alokasi dana yang disediakan untuk program ini pada tahun 2025 sebanyak Rp700.000.000,- (tujuh ratus juta rupiah) dengan maksimal pinjaman sebesar Rp15.000.000,- (lima belas juta rupiah) per pelaku usaha dengan tenor pinjaman yang ditawarkan berkisar antara 6 hingga 36 bulan, disesuaikan dengan kemampuan masyarakat.
UMKM dengan nilai jasa pinjaman yang sangat ringan sekitar 6%.Program ini hadir untuk mendukung kelangsungan usaha, menawarkan kondisi yang lebih ringan dan syarat yang lebih mudah dibandingkan dengan lembaga pembiayaan lainnya.
Kriteria penerima manfaat dari program ini adalah UMKM yang berada di Kota Solok, yang merupakan usaha produktif dan layak dibiayai dengan memiliki dokumen legalitas usaha dan identitas yang lengkap.
Proses penyaluran dana dimulai dengan pengajuan permohonan oleh UMKM kepada UPTD,dengan melengkapi dokumen persyaratan seperti KTP,NIB,NPWP, dan laporan usaha.Dokumen-dokumen tersebut nantinya akan diverifikasi oleh petugas untuk memastikan kelengkapan dokumen dan kelayakan usaha.
Pendampingan dan monitoring akan dilakukan terhadap pengelolaan keuangan dan usaha, baik terhadap penggunaan dana,perkembangan usaha, serta akan dilakukan evaluasi berkala setiap tiga bulan untuk memastikan agar dana yang disalurkan digunakan dengan baik dan usaha terus berkembang.
"Melalui Dana Pembiayaan Daerah UPTD Fasilitasi Pembiayaan BKD Kota Solok,kita berkomitmen untuk menciptakan peluang yang lebih besar bagi para pelaku UMKM agar bisa berkembang dan berkontribusi lebih banyak terhadap perekonomian daerah".lanjutnya
Wako berharap program ini bisa memberikan dampak positif yang nyata, tidak hanya bagi pelaku usaha,tetapi juga untuk masyarakat Kota Solok secara keseluruhan.
Semoga dengan adanya peluncuran program ini, kita dapat lebih mudah mengakses pembiayaan yang dibutuhkan untuk memperluas usaha dan memberikan manfaat yang lebih besar lagi.
"Mari kita terus bekerja sama, saling mendukung, dan menjaga semangat gotong royong dalam membangun Kota Solok yang lebih baik.Dengan program ini, kita harapkan Kota Solok semakin berkembang sebagai kota yang produktif, inovatif, dan sejahtera".tutupnya. ( T/K)
Parik Malintang, Lintasmedianews.com
Diawal Tahun Ajaran Baru, agenda rutin Tahunan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Padang Pariaman kembali menyalurkan bantuan zakat pendidikan sebesar Rp1.845.000.000 kepada siswa-siswi tingkat SD dan SMP se-Kabupaten Padang Pariaman. Penyerahan bantuan ini dilaksanakan di Masjid Raya IKK Parik Malintang pada Jumat (1/8/2025).
Bantuan ini merupakan kelanjutan dari penyaluran sebelumnya senilai Rp1.531.500.000 yang juga ditujukan bagi siswa/i SD dan SMP di wilayah yang sama.
Total penerima bantuan kali ini mencapai 2.870 siswa, terdiri dari 2.370 siswa SD yang masing-masing menerima Rp400.000, dan 500 siswa SMP yang menerima Rp500.000 per orang. Mereka berasal dari berbagai kecamatan di Kabupaten Padang Pariaman.
Acara penyerahan bantuan turut dihadiri oleh Bupati Padang Pariaman Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH, Wakil Bupati Rahmat Hidayat, SE, MM, Sekretaris Daerah Rudy Repenaldy Rilis, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Dedi Spendri, Kepala Kemenag H. Syafrizal, S.Ag, MM, Kabag Kesra Syamsirman, S.Pd.I, MM, Ketua Baznas Dr. Rahmat Tk. Sulaiman, MM dan wakil Baznas Padang Pariaman serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati John Kenedy Azis mengingatkan agar bantuan yang diberikan benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan pendidikan anak-anak.
“Saya berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik mungkin untuk membantu biaya sekolah anak. Jangan digunakan untuk membeli pulsa atau hal yang tidak bermanfaat,” tegasnya.
Senada dengan itu, Ketua Baznas Kabupaten Padang Pariaman, Dr. Rahmat Tk. Sulaiman, MM, menyampaikan bahwa bantuan tersebut berasal dari zakat yang dihimpun dari para muzaki, baik yang berdomisili di Padang Pariaman maupun yang berada di perantauan.
“Kami, Baznas Kabupaten Padang Pariaman, adalah amil yang diberi amanah untuk mengumpulkan zakat dan menyalurkannya kepada yang berhak, khususnya masyarakat miskin dan kurang mampu,” ujarnya.
Ia juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan para muzaki agar harta yang mereka zakatkan mendapat keberkahan dari Allah SWT.
Bantuan zakat ini disalurkan dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan pada Jumat (1/8/2025) di Masjid Raya IKK Parik Malintang dengan total bantuan Rp647.000.000. Sementara tahap kedua akan dilaksanakan pada Selasa (5/8/2025) di Masjid Raya Toboh, Kecamatan V Koto Kampung Dalam, dengan total bantuan sebesar Rp1.198.000.000.
Kegiatan ditutup dengan penyerahan bantuan secara simbolis oleh Bupati Padang Pariaman kepada perwakilan siswa SD dan SMP penerima manfaat.(rls/len)
MERANTI, LINTASMEDIANEWS.COM
Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Muzamil Baharudin SM MM, melantik dan mengambil sumpah tiga Penjabat Kepala Desa (Pj Kades) dilingkungan pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti Tahun 2025, Jumat 01/08/2025 di gedung kuning kantor bupati jalan Dorak, Selatpanjang.
Adapun ketiga Pj. Kades yang dilantik dan diambil sumpahnya adalah Sahrol sebagai Pj. Kades Teluk Ketapang Kecamatan Pulau Merbau, Isropi sebagai Pj. Kades Mengkopot Kecamatan Tasik Putri Puyu dan Pranoto sebagai Pj. Kades Beting Kecamatan Rangsang Pesisir.
Usai dilantik, Wabup Muzamil berpesan kepada pejabat yang dilantik untuk mengemban amanah ini dengan sebaik-baiknya.
“Yang dilantik hari ini adalah ASN pilihan, untuk itu kami berharap Pj. Kades ini mampu mengurangi persoalan yang ada, amanah ini harus dilaksanakan dengan baik,” tegasnya.
Wabup Muzamil juga mengingatkan kepada Pj. Kepala Desa yang baru dilantik untuk taat hukum dan paham administrasi, jika terdapat keraguan dalam mengambil keputusan bisa berdiskusi dengan camat setempat.
"Kepada para camat mohon dibimbing kepala Desanya, diatensi dan dibina agar tidak terjadi pelanggaran hukum, terutama masalah administrasi," ujarnya.
Turut hadir Plh. Sekda Sudandri, Kadis Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Asrorudin, para Camat dan Pejabat di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Meranti. (Nina/rls).