Aceh Timur, Lintasmedia News
Pelaksanaan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat SMP yang di laksanakan di ISC menuai kekecewaan dari sejumlah kepala sekolah. Mereka menilai penyelenggaraan pertandingan kurang memberikan kesempatan yang merata kepada seluruh peserta dan sekolah yang ada di wilayah penyelenggaraan.
Salah satu hal yang menjadi sorotan adalah banyaknya peserta yang mendapatkan status bye sehingga langsung lolos ke babak berikutnya tanpa harus bertanding.
Menurut para kepala sekolah, kondisi tersebut membuat jalannya kompetisi menjadi kurang maksimal dan mengurangi semangat persaingan yang sehat.
Selain itu, sekolah-sekolah dengan jumlah siswa yang sedikit juga dikabarkan tidak diikutsertakan dalam beberapa cabang olahraga.
Kebijakan ini dinilai merugikan siswa yang memiliki potensi dan kemampuan untuk berprestasi, meskipun berasal dari sekolah dengan jumlah peserta didik yang terbatas.
Para kepala sekolah berharap kepada panitia penyelenggara untuk kedepannya harus dapat melakukan evaluasi terhadap sistem pelaksanaan O2SN agar seluruh sekolah memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi.
Mereka juga menginginkan sistem pertandingan yang lebih adil dan transparan sehingga tujuan O2SN sebagai ajang pembinaan dan pengembangan prestasi olahraga siswa dapat tercapai dengan maksimal dan lebih baik.
Hingga berita ini ditulis, pihak penyelenggara belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan yang disampaikan oleh sejumlah kepala sekolah tersebut.
(I)
