Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan banjir Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI dprd DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur langsa lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak mandailing natal Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar polres Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

Pasbar,Lintas Media News Com


Bupati Pasaman Barat Yulianto mengajak generasi muda menjadi penggerak pembangunan melalui semangat patriotisme, kegigihan berkarya, dan kepedulian sosial. Ajakan tersebut disampaikan saat memimpin Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu 28/10.2026


Upacara yang berlangsung khidmat itu mengusung tema nasional “Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia”. Dalam amanatnya, Yulianto menegaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat peran generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.


Tema tahun ini bukan sekadar slogan, melainkan panggilan aksi bagi seluruh generasi muda Indonesia di era modern terangnya.


Ia menjelaskan, tantangan pemuda saat ini tidak lagi terbatas pada perjuangan fisik, tetapi juga mencakup penguasaan teknologi, pengembangan ekonomi kreatif, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan moral dan karakter bangsa.


Menurutnya, semangat kepemudaan perlu diwujudkan melalui tiga nilai utama, yakni patriotisme, kegigihan, dan empati. Patriotisme tercermin dalam kecintaan terhadap tanah air, komitmen menjaga persatuan di tengah keberagaman, serta kontribusi nyata bagi bangsa.


Sementara itu, kegigihan diperlukan agar pemuda mampu menghadapi perubahan, tidak mudah menyerah dalam keterbatasan, terus meningkatkan kapasitas diri, serta berani berinovasi dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi.


Adapun empati menjadi landasan bagi pemuda untuk peka terhadap persoalan di lingkungan sekitar, mengedepankan gotong royong, dan menghadirkan solusi demi kesejahteraan bersama.


Yulianto menegaskan, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berkomitmen membuka ruang bagi generasi muda untuk mengambil peran strategis dalam kepemimpinan dan pembangunan daerah.


Pemerintah terus berkomitmen membuka ruang bagi pemuda untuk berperan strategis. Namun, ruang tersebut hanya akan berdampak optimal jika diisi oleh pemuda-pemudi yang berkarakter kuat, kreatif, dan adaptif,tegasnya.


Ia pun mengajak pemuda Pasaman Barat menjadikan peringatan Sumpah Pemuda sebagai momentum untuk memperkuat kontribusi nyata bagi daerah dan bangsa.


Di tangan pemuda, masa depan bangsa ini dipertaruhkan. Jadilah pemuda yang patriotik, gigih dalam berkarya, dan senantiasa berempati kepada sesama demi kejayaan NKRI, tutupnya.


Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan piagam penghargaan kategori Sangat Baik dari Pemerintah Republik Indonesia atas penilaian kinerja Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan percepatan pelaksanaan berusaha pemerintah daerah tahun 2026.


Pada kesempatan yang sama, Pemkab Pasaman Barat juga menyambut kontingen atlet daerah yang berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVI Sumatera Barat. Kontingen tersebut mencatatkan prestasi dengan raihan 36 medali emas, 41 perak, dan 54 perunggu.

PADANG, Lintasmedia News— PT Semen Padang bersama PLN Group menyiapkan program bundling SEPABLOCK yang menawarkan paket material konstruksi terintegrasi dengan fasilitas prioritas tambah daya listrik gratis dari 900 VA menjadi 1.300 VA. Program yang direncanakan mulai berlaku pada 2027 ini ditujukan bagi pengembang perumahan yang menggunakan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) di Sumatera Barat.


Melalui program tersebut, pengembang yang memenuhi ketentuan dapat memperoleh paket material konstruksi sekaligus fasilitas tambah daya listrik tanpa biaya tambahan. Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi pengembang dalam memenuhi kebutuhan material bangunan dan layanan kelistrikan.


Program tersebut diperkenalkan dalam Forum Diskusi Sinergi PLN Group Bersama Stakeholder dalam Mengembangkan Ekosistem Smart Home Melalui Integrated Business Solution yang digelar di Pangeran Beach Hotel Padang, Rabu (28/10/2026).


Kegiatan ini mempertemukan PLN Group, PT Semen Padang, pemerintah daerah, serta para pengembang perumahan di Sumbar untuk membahas peluang kolaborasi dalam menghadirkan hunian yang berkualitas, efisien, dan didukung infrastruktur kelistrikan serta teknologi digital.

PT Semen Padang dalam kegiatan tersebut diwakili Kepala Departemen Bisnis Non Semen dan Produk Turunan (BNSPT) Ridwan Muchtar, didampingi Kepala Unit Building Integrated Product (BIP) Yelmi Arya Putra.


Kepala Departemen BNSPT PT Semen Padang Ridwan Muchtar mengatakan kolaborasi dengan PLN Group merupakan bagian dari upaya perusahaan memperluas pengembangan bisnis nonsemen dan produk turunan sekaligus mendukung kebutuhan sektor perumahan.


Menurutnya, pembangunan perumahan membutuhkan dukungan berbagai aspek yang saling melengkapi, mulai dari ketersediaan material konstruksi berkualitas, kepastian pasokan, hingga infrastruktur kelistrikan dan teknologi yang menunjang kenyamanan penghuni.


“Sinergi yang dibangun bukan hanya antara PLN Group dengan para pemangku kepentingan, tetapi juga menjadi bentuk sinergi antar-BUMN. PLN dan PT Semen Padang memiliki peran berbeda, tetapi saling melengkapi dalam mendukung pengembangan perumahan,” ujar Ridwan.


Ia menjelaskan, PT Semen Padang terus mengembangkan bisnis nonsemen dan produk turunan untuk menjangkau kebutuhan pasar yang semakin beragam, meliputi jasa fabrikasi dan konstruksi, bisnis material, serta produk hilir.


Salah satu produk yang dikembangkan adalah SEPABLOCK, material konstruksi yang ditujukan sebagai alternatif bagi pengembang dalam membangun hunian secara lebih efisien.


SEPABLOCK telah memiliki sertifikat SNI 9384:2025 yang masih berlaku, memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) sebesar 97,09 persen, serta dinyatakan lulus uji kliring teknologi PUPR berdasarkan materi yang dipaparkan dalam forum tersebut.


Dari sisi pelaksanaan konstruksi, penggunaan SEPABLOCK ditujukan untuk mendukung percepatan pembangunan rumah. Berdasarkan estimasi yang disampaikan, pembangunan rumah tipe 36 dapat diselesaikan dalam waktu sekitar 21–30 hari, bergantung pada kondisi proyek dan tahapan pekerjaan.


Sementara itu, fasilitas produksi SEPABLOCK di Padang memiliki kapasitas yang diproyeksikan mencapai 200 unit rumah per bulan. Produk tersebut juga telah digunakan oleh 11 pengembang dan empat kontraktor di Sumatera Barat.


Ridwan mengatakan, melalui program bundling bersama PLN Group, PT Semen Padang berupaya menghadirkan solusi yang lebih terintegrasi bagi pengembang perumahan.


Skema yang disiapkan mencakup penyediaan SEPABLOCK, semen, dan material pendukung lainnya melalui PT Semen Padang serta anak usaha dengan harga yang lebih kompetitif. Paket tersebut dipadukan dengan fasilitas prioritas tambah daya listrik dari 900 VA menjadi 1.300 VA secara gratis melalui PLN bagi pengembang yang menggunakan SEPABLOCK dan memenuhi persyaratan program.


Dengan demikian, pengembang tidak hanya memperoleh alternatif material konstruksi, tetapi juga kemudahan dalam pengadaan material dan pemenuhan kebutuhan kelistrikan perumahan.


“Kami berharap SEPABLOCK dapat mendukung para pengembang dalam membangun perumahan yang berkualitas. Kami memahami bahwa pengembang dituntut menjaga kualitas konstruksi sekaligus meningkatkan efisiensi waktu pembangunan. Karena itu, kami berupaya menghadirkan produk dengan spesifikasi yang jelas dan dukungan teknis yang memadai,” kata Ridwan.


Program bundling SEPABLOCK bersama PLN Group direncanakan mulai berjalan pada awal 2027 setelah melalui finalisasi kerja sama dan peluncuran program.


Adapun mekanisme yang disiapkan meliputi pemesanan paket material untuk minimal 10 unit rumah, verifikasi pembelian dan data unit rumah, pembangunan menggunakan SEPABLOCK, serta pengajuan tambah daya listrik melalui PLN sesuai ketentuan yang disepakati.


Ridwan berharap program tersebut dapat memperluas pemanfaatan SEPABLOCK sekaligus memberikan nilai tambah bagi pengembang melalui efisiensi pengadaan material dan kemudahan layanan kelistrikan.


Manajer PLN UP3 Padang Rudi Hamiri mengatakan forum tersebut merupakan bagian dari upaya PLN Group memperkuat kolaborasi dengan pengembang dan pemangku kepentingan dalam memenuhi kebutuhan konsumen yang terus berkembang.


Menurutnya, kebutuhan masyarakat terhadap hunian kini tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan listrik, tetapi juga layanan teknologi digital yang mendukung kenyamanan, keamanan, dan efisiensi penggunaan energi.


“Seiring berkembangnya kebutuhan konsumen, PLN bersama subholding dan anak perusahaan di lingkungan PLN Group berupaya menghadirkan layanan yang semakin lengkap. Kami ingin memastikan kebutuhan pelanggan dapat dipenuhi, mulai dari penyediaan listrik hingga solusi teknologi yang mendukung konsep smart home,” kata Rudi.


Ia menjelaskan, pengembangan ekosistem smart home membuka peluang integrasi layanan kelistrikan dengan konektivitas internet, infrastruktur teknologi informasi, serta pemantauan dan pengendalian perangkat rumah berbasis Internet of Things (IoT).


Dalam pengembangan tersebut, PLN Icon Plus dapat mendukung penyediaan konektivitas dan solusi digital sehingga pengembang memiliki peluang menawarkan hunian yang sesuai dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.


Rudi juga menyampaikan bahwa berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum, sejak 2024 hingga Oktober 2026 terdapat sekitar 166 kawasan perumahan dengan sekitar 4.152 pelanggan yang telah tersambung listrik.


Ia berharap kolaborasi antara PLN Group, PT Semen Padang, dan para pengembang dapat memperkuat ekosistem perumahan di Sumatera Barat sekaligus mendukung pengembangan Kota Padang sebagai kota cerdas.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan kolaborasi dengan PLN Group merupakan langkah strategis dalam memperkuat sinergi antar-BUMN sekaligus memperluas kontribusi perusahaan melalui pengembangan bisnis nonsemen dan produk turunan.


Menurutnya, integrasi material konstruksi dengan layanan kelistrikan diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi pengembang, sekaligus mendukung penyediaan hunian yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat.


“Pengembangan SEPABLOCK melalui program bundling tidak hanya berorientasi pada perluasan pemasaran produk, tetapi juga pada upaya menghadirkan alternatif solusi konstruksi yang mendukung efisiensi pembangunan perumahan,” ujarnya.


Win menambahkan, PT Semen Padang akan terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar inovasi produk turunan perusahaan dapat dimanfaatkan secara lebih luas.


“Kami berharap sinergi ini tidak berhenti pada forum diskusi, tetapi dapat diwujudkan melalui kerja sama yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi pengembang, masyarakat, serta seluruh pihak yang terlibat,” ujarnya. (*)


 Lintas median net - 

PADANG, Dua mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Imam Bonjol Padang berhasil mengukir prestasi membanggakan di tingkat internasional. Kedua mahasiswa dari Jurusan Tadris Bahasa Inggris (TBI) angkatan 2023 tersebut adalah Jihan Salma Pusaka dan Erica Asnishalina. Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UIN IB Padang mampu bersaing dan berkontribusi secara aktif dalam forum akademik berskala global.

​Keberangkatan Jihan dan Erica ke Malaysia bertujuan untuk menjadi presenter dalam ajang bergengsi Malaysian Association of Applied Linguistics International Conference (MAALIC 2026). Konferensi internasional yang mempertemukan para akademisi dan peneliti linguistik dari berbagai negara ini berlangsung selama tiga hari, tepatnya pada 4 hingga 6 Oktober 2026.

Keikutsertaan mereka mempertegas komitmen program studi Tadris Bahasa Inggris dalam mendorong luaran riset mahasiswa di kancah internasional.

​Dalam konferensi tersebut, duo mahasiswa angkatan 23 ini mempresentasikan hasil penelitian ilmiah mereka yang berjudul "Social Masking and Cognitive Load among International Students at UIN Imam Bonjol Padang". Penelitian ini menyoroti fenomena psikolinguistik dan adaptasi sosial, khususnya bagaimana mahasiswa internasional di UIN Imam Bonjol Padang mengelola beban kognitif serta upaya penyesuaian diri (social masking) saat berinteraksi di lingkungan akademik baru.

​Pelaksanaan konferensi internasional MAALIC 2026 dipusatkan di Universiti Sultan Zainal Abidin (UniSZA), Terengganu, Malaysia. Berada di salah satu kampus ternama di Malaysia, Jihan dan Erica berkesempatan memaparkan gagasan mereka di hadapan para pakar linguistik terapan, peneliti, serta delegasi mahasiswa dari bermacam negara. Diskusi interaktif dalam sesi presentasi turut membuka ruang pertukaran ide yang konstruktif bagi pengembangan penelitian mereka.

​Partisipasi aktif dalam kegiatan ilmiah bergengsi ini tidak hanya mengharumkan nama civitas akademika UIN Imam Bonjol Padang, tetapi juga memberikan dampak positif bagi reputasi kampus di kancah internasional. Keterlibatan mahasiswa dalam ajang seperti MAALIC 2026 menjadi wujud nyata implementasi penguatan riset serta internasionalisasi perguruan tinggi keagamaan Islam negeri di Indonesia.

​Melalui pencapaian ini, Jihan Salma Pusaka dan Erica Asnishalina berharap karya riset mereka dapat memberikan kontribusi nyata bagi literatur linguistik terapan dan studi mahasiswa internasional. Keberhasilan ini diharapkan pula dapat menjadi pemantik semangat dan inspirasi bagi seluruh mahasiswa UIN IB Padang untuk terus berinovasi, meneliti, serta berani berkarya hingga tingkat internasional.(bm)


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis menghadiri Pemusnahan Barang Bukti yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap (INKRACHT). Pemusnahan barang bukti dari 38 perkara tersebut dilaksanakan 
Kejaksaan Negeri Kota Bukittinggi di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Selasa (27/10).

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari 38 perkara yang telah memiliki ketetapan hukum tetap atau inkracht. Pemusnahan terdiri dari barang bukti berupa sabu 97,85 gr, ganja seberat 8,4 kg dan ekstasi 0,44 gr. Selain itu Kejaksaan juga memusnahkan barang bukti dari sejumlah tindak pidana lainnya. Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Fithrah.

"Kita berantas pelaku penyalahgunaan narkotika, terutama penyedia atau pengedar. Karena dengan perkembangan zaman, cara mereka untuk mengeluarkan barang haram ini, makin beragam, termasuk melalui aplikasi online. Kita harus bekerjasama untuk memberantas ini dan para pengguna, masukkan mereka ke rehabilitasi," ungkapnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, Pemko Bukittinggi mendukung langkah yang dilakukan Kejaksaan bersama seluruh instansi terkait untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Untuk itu Ia sangat mengapresiasi tindakan Kejaksaan Negeri Bukittinggi atas upaya penegakan hukum dan pemberantasan peredaran narkoba. 

Dalam kesempatan itu, Ibnu Asis menyampaikan, bahwa Pemko dan DPRD Bukittinggi juga tengah mengupayakan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pencegahan Peredaran Gelap Narkoba serta memperkuat ketahanan keluarga melalui program Sekolah Keluarga.

"Kita ingin menjadikan keluarga-keluarga kita ini keluarga yang tangguh, yang tidak mudah tergoda oleh rayuan-rayuan narkoba," imbuhnya (Sandra)


PADANG,Lintas Media News
Ada praktik yang meresahkan di dunia kesehatan Kota Padang. Banyak pasien yang dilaporkan belum sembuh total namun sudah dipaksa pulang oleh pihak rumah sakit dengan dalih aturan manajemen atau klaim BPJS Kesehatan.

Menanggapi keluhan serius yang datang dari masyarakat ini, Ketua Komisi IV DPRD Kota Padang, Buya Iskandar, langsung mengambil tindakan tegas. Beliau menegaskan bahwa tindakan memulangkan pasien yang belum sembuh adalah hal yang tidak dibenarkan.

Rapat dengar pendapat (RDP) pun digelar secara khusus di ruang kerja Komisi IV DPRD Kota Padang pada Senin, 26 Oktober 2026. Langkah taktis ini diambil untuk membongkar akar permasalahan yang selama ini dikeluhkan oleh warga.

Dalam keterangannya kepada awak media usai rapat, Buya Iskandar membeberkan fakta penting terkait hak-hak pasien. Menurutnya, jadwal perawatan pasien di rumah sakit sepenuhnya ditentukan oleh keputusan dokter yang merawat, bukan oleh batas waktu administratif.

"Jadi tidak ada batasan hari sampai mereka benar-benar bisa dipulangkan, baik untuk rawat jalan maupun pemulihan lanjutan," tegas Buya Iskandar di hadapan para jurnalis.

Pihak DPRD Kota Padang mengaku menerima banyak aduan dari anggota dewan lain mengenai alasan pihak rumah sakit. Alasan klasik seperti manajemen rumah sakit atau klaim BPJS yang tidak bisa cair kerap dijadikan senjata untuk memotong masa perawatan pasien.

Melalui RDP tersebut, Komisi IV ingin mengklarifikasi kebenaran regulasi yang digunakan oleh pihak rumah sakit. Jika benar ada aturan internal rumah sakit yang membatasi kesembuhan pasien demi efisiensi, regulasi tersebut jelas bertentangan langsung dengan Undang-Undang Kesehatan.

Hasil dari pertemuan tersebut menghasilkan keputusan mutlak: tidak ada dan tidak boleh ada aturan yang merugikan pasien. Komisi IV DPRD Kota Padang dengan tegas mewanti-wanti seluruh rumah sakit di Kota Padang agar menghentikan praktik diskriminatif ini.

Bagi warga Kota Padang yang mendapati atau mengalami sendiri perlakuan tidak adil dari pihak rumah sakit, Buya Iskandar meminta agar segera melapor. Laporkan nama rumah sakit, waktu kejadian, serta nama pasien kepada Komisi IV DPRD Kota Padang, dan pihak dewan berjanji akan mengusut tuntas masalah tersebut hingga tuntas. (*) 



Lintas media News.com - PADANG — PT Semen Padang meraih penghargaan dari Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Pengurus Daerah Sumatera Barat (Pengda Sumbar) atas kontribusinya dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi periode 2025–2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keterlibatan perusahaan dalam membantu penanganan darurat hingga pemulihan pascabencana, termasuk melalui pengerahan relawan, penyaluran bantuan logistik, serta dukungan pembangunan hunian dan infrastruktur masyarakat terdampak.

Penghargaan tersebut diserahkan Ketua Umum IJTI Pusat Heri Kurniawan dan diterima Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes dalam rangkaian Musyawarah Daerah (Musda) V IJTI Pengda Sumbar di Padang, Sabtu (24/10/2026).

Musda V IJTI Pengda Sumbar juga menghadirkan talkshow yang membahas penanganan bencana dan kondisi masyarakat setelah bencana hidrometeorologi. PT Semen Padang turut terlibat dalam kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya berbagi pengalaman mengenai penanganan bencana dan dukungan terhadap masyarakat terdampak.

Ketua Pelaksana Musda V IJTI Pengda Sumbar Wahyudi Agus mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi agenda organisasi, tetapi juga momentum untuk memperkuat kontribusi jurnalis televisi dalam penyampaian informasi kebencanaan kepada masyarakat.

Menurutnya, jurnalis televisi memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi faktual dari lapangan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana, serta mendorong kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai ancaman bencana.

“Melalui agenda ini, jurnalis televisi diharapkan dapat memperkuat kontribusi dalam menyampaikan informasi faktual dari lapangan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap risiko bencana, serta membantu membangun kesiapsiagaan menghadapi ancaman bencana,” kata Wahyudi.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyampaikan terima kasih kepada IJTI Pengda Sumbar atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan perusahaan dalam penanggulangan bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat yang menghadapi situasi darurat.

“Penghargaan ini menjadi apresiasi atas upaya yang telah dilakukan. Namun, bagi kami, keterlibatan dalam penanggulangan bencana merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Kepedulian perusahaan, sebutnya, tidak terbatas pada bencana yang terjadi di Sumbar. PT Semen Padang juga terlibat dalam membantu penanganan bencana di berbagai daerah lain, termasuk memberikan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Komitmen kami adalah membantu masyarakat yang membutuhkan, baik di Sumatera Barat maupun di daerah lain yang terdampak bencana,” ujar Win.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes dalam talkshow tersebut mengatakan bahwa dalam penanganan bencana hidrometeorologi di Sumbar, PT Semen Padang terlibat sejak tahap tanggap darurat hingga pemulihan pascabencana.

Pada saat bencana terjadi, perusahaan mengerahkan relawan dari Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk membantu penanganan di lapangan bersama pihak-pihak terkait, menyalurkan bantuan logistik, air bersih, dan berbagai kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.

Untuk mendukung penyaluran bantuan, PT Semen Padang juga mendirikan dua posko bantuan, masing-masing di Kecamatan Pauh, Kota Padang, dan Salareh Aia, Kabupaten Agam. “Keberadaan posko tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung penanganan darurat dan membantu memenuhi kebutuhan masyarakat,” katanya.

Setelah memasuki tahap pemulihan, PT Semen Padang melanjutkan dukungan melalui penyediaan hunian sementara, bantuan kebutuhan pokok, serta material untuk perbaikan infrastruktur yang terdampak. Upaya ini dilakukan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung pemulihan aktivitas sehari-hari.

Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah pembangunan 40 unit hunian sementara (huntara) di Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman. Selain menyediakan tempat tinggal sementara, perusahaan juga menyalurkan bantuan uang tunai dan paket sembako bagi warga yang menempati hunian tersebut.

PT Semen Padang juga turut mendukung perbaikan infrastruktur masyarakat melalui penyaluran bantuan semen untuk renovasi jembatan di sejumlah wilayah terdampak.

Kemudian, perusahaan juga menyalurkan bantuan semen sebanyak 1.000 jumbo bag kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan 250 jumbo bag untuk wilayah Nanggalo.

Tidak hanya berfokus pada kebutuhan darurat dan perbaikan infrastruktur, dalam talkshow tersebut, Hernes juga menyampaikan bahwa PT Semen Padang mendukung pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak bencana.

Di Batu Busuak, Kecamatan Pauh, Kota Padang, kata dia, perusahaan mendukung pembangunan hunian tetap melalui kerja sama dengan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Sumbar serta mendukung pembangunan 500 unit hunian tetap di Sumbar melalui kerja sama dengan Yayasan Buddha Tzu Chi.

“Dukungan untuk pembangunan hunian tetap tersebut juga menjadi langkah penting untuk memperkuat ketangguhan masyarakat dalam menghadapi risiko bencana pada masa mendatang,” katanya.

Selain PT Semen Padang, IJTI Pengda Sumbar juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam berbagai bidang. Penerima penghargaan tersebut meliputi RSU Bunda BMC Padang, PT Supreme Energy Muara Laboh, Wali Kota Pariaman, Wakil Bupati Padang Pariaman, serta Rektor Universitas Sumatera Barat. (*)

PARIWARA 


Tanah Datar Lintasmedianews –Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ) Kabupaten Tanah Datar Penetapan Propemperda Tahun 2027 serta Pengambilan keputusan DPRD terhadap Ranperda tentang perubahan ketiga atas Perda Nomor 9 tahun 2016 tentang pembentukan dan susunan Perangkat Daerah / Ranperda tentang kawasan tanpa rokok. Selasa ( 27/10 ) 2026. 

Bertempat di Gedung Utama Ruang Sidang DPRD setempat. 

Rapat Paripurna di hadiri Bupati Tanah Datar Eka Putra. SE.MM. Wakil Bupati Ahmad Fadly S.Spi. Pimpinan Ketua DPRD Anton Yondra yg didampingi Wakil Ketua Nurhamdi zahari, dan Kamrita, 24 Anggota DPRD ,Forkopimda, Ketua Pengadilan Negeri,Ketua Pengadilan Agama Rektor UIN MY. Sekretaris Daerah , Asisten, OPD,Camat,Wali Nagari,Direktur BUMN, Perwakilan Partai Politik,serta Ikut Media ini.

Anton Yondra Ketua DPRD Tanah Datar dalam pengantarnya menyampaikan " bahwa rapat paripurna tersebut merupakan bagian dari rangkaian pelaksanaan fungsi legislasi DPRD bersama Pemerintah Daerah dalam membahas dan menetapkan produk hukum Daerah yang dibutuhkan untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.


Sebelum memasuki agenda utama, rapat diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan doa oleh Zulhermi, S.Ag. Setelah memastikan kuorum terpenuhi sesuai ketentuan tata tertib DPRD, pimpinan rapat secara resmi membuka sidang paripurna untuk umum.

Dalam rapat tersebut, terdapat sejumlah agenda utama, yakni penyampaian laporan hasil pembahasan Propemperda Tahun 2027 oleh Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD, penyampaian laporan hasil pembahasan dua Ranperda oleh juru bicara panitia khusus (pansus), persetujuan anggota dewan, penandatanganan persetujuan bersama, serta penyampaian sambutan dan pendapat akhir Bupati Tanah Datar.




Anton Yondra menjelaskan, pembahasan Propemperda Tahun 2027 dilaksanakan berdasarkan surat Bupati Tanah Datar Nomor 100.3.1.2/208/HUKUM-2026 tanggal 29 September 2026 tentang penyampaian usulan program pembentukan peraturan daerah Tahun 2027.


Pembahasan terhadap sembilan usulan rencana Propemperda Tahun 2027 telah dilaksanakan pada 22 Oktober 2026. Pembahasan tersebut dilakukan bersama antara Bapemperda DPRD, perangkat daerah pemrakarsa, dan tim pembentukan produk hukum daerah Kabupaten Tanah Datar.


Menurutnya, pembahasan bersama tersebut merupakan bagian dari mekanisme pembentukan produk hukum daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 80 Tahun 2015 tentang Pembentukan Produk Hukum Daerah, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 120 Tahun 2018.

Hasil pembahasan sembilan usulan tersebut kemudian dituangkan dalam keputusan DPRD tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah Kabupaten Tanah Datar Tahun 2027 untuk ditetapkan dalam rapat paripurna. " Ucap nya. 


Ketua Propemperda Adrijinil Simabura menyampaikan " Selain Propemperda, rapat juga membahas hasil kerja pansus terhadap dua Ranperda yang telah melalui tahapan pembicaraan tingkat pertama sebelum dibawa ke pembicaraan tingkat kedua untuk pengambilan keputusan.


Dua Ranperda tersebut masing-masing mengatur perubahan ketiga atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah serta pengaturan Kawasan Tanpa Rokok di Kabupaten Tanah Datar.


Dalam tahapan pembahasan, masing-masing Ranperda telah melalui proses penyampaian nota penjelasan kepala daerah, pandangan umum fraksi-fraksi, tanggapan atau jawaban pemerintah daerah, pembentukan pansus, serta pembahasan bersama antara pansus DPRD dan tim pemerintah daerah." Katanya. 


Ketua Pansus H. Masnepi Selanjutnya," pansus melakukan pembahasan dan penyempurnaan materi Ranperda sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Hasil pembahasan tersebut kemudian disusun dalam laporan untuk disampaikan kepada seluruh anggota DPRD dalam rapat paripurna.


Dalam rapat itu, juru bicara Pansus I menyampaikan laporan hasil pembahasan Ranperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah. Sementara itu, juru bicara Pansus III menyampaikan laporan hasil pembahasan Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok." Ucapnya. 


Setelah kedua laporan disampaikan, pimpinan rapat meminta persetujuan anggota DPRD terhadap hasil pembahasan masing-masing Ranperda. Permintaan persetujuan dilakukan secara lisan dalam rapat paripurna sesuai dengan ketentuan tata tertib DPRD Kabupaten Tanah Datar.


Anggota DPRD yang hadir menyatakan persetujuan terhadap hasil pembahasan kedua Ranperda tersebut untuk dilanjutkan ke tahap penetapan menjadi Perda sesuai dengan mekanisme dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.


Persetujuan juga diberikan terhadap rencana Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2027. Dengan demikian, hasil pembahasan Propemperda dan kedua Ranperda memperoleh persetujuan DPRD untuk dituangkan dalam keputusan serta persetujuan bersama dengan kepala daerah.


"Pimpinan rapat selanjutnya mempersilakan Sekretaris DPRD Kabupaten Tanah Datar, Harfian Fikri, S.Sos, membacakan konsep keputusan DPRD tentang Propemperda Tahkukn 2027 dan konsep persetujuan bersama DPRD dengan Bupati Tanah Datar terhadap dua Ranperda tersebut.


Setelah pembacaan konsep keputusan, pimpinan rapat kembali meminta persetujuan anggota dewan untuk memastikan bahwa keputusan Propemperda Tahun 2027 dan persetujuan terhadap kedua Ranperda dapat ditetapkan secara resmi. Anggota DPRD menyatakan setuju terhadap konsep keputusan yang dibacakan.


Rapat kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan keputusan DPRD tentang Program Pembentukan Peraturan Daerah Tahun 2027 oleh pimpinan DPRD, disaksikan Bupati Tanah Datar. Penandatanganan juga dilakukan terhadap persetujuan bersama DPRD dan Bupati atas dua Ranperda yang telah disepakati.


Dalam dokumen persetujuan bersama, DPRD dan Bupati Tanah Datar menyepakati dua Ranperda untuk ditetapkan menjadi Perda, yakni Ranperda tentang Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 9 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah serta Ranperda tentang Kawasan Tanpa Rokok.


Persetujuan bersama tersebut menjadi tahapan penting dalam proses pembentukan peraturan daerah. Selanjutnya, kedua Ranperda diproses untuk ditetapkan dan diundangkan dalam Lembaran Daerah Kabupaten Tanah Datar sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Usai penandatanganan, rapat paripurna dilanjutkan dengan penyampaian sambutan Bupati Tanah Datar mengenai Propemperda Tahun 2027 sekaligus pendapat akhir kepala daerah terhadap kedua Ranperda. Sambutan tersebut menjadi bagian dari rangkaian akhir proses pembahasan dan persetujuan bersama antara pemerintah daerah dan DPRD.


Melalui penetapan Propemperda Tahun 2027 dan persetujuan terhadap dua Ranperda tersebut, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Tanah Datar melanjutkan pelaksanaan fungsi legislasi daerah. Pembentukan peraturan daerah diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pemerintahan, penataan perangkat daerah, serta upaya menciptakan lingkungan yang lebih sehat melalui pengaturan Kawasan Tanpa Rokok.


Rapat paripurna ditutup oleh Ketua DPRD Anton Yondra setelah seluruh agenda selesai dilaksanakan. Penetapan Propemperda Tahun 2027 dan persetujuan bersama terhadap dua Ranperda tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam agenda legislasi Kabupaten Tanah Datar pada 2026 menuju pelaksanaan program pembentukan peraturan daerah tahun berikutnya. ( ERM)

PADANG, Lintasmedia News— Penambahan sarana olahraga bola voli dan pelatihan satuan pengamanan (satpam) menjadi dua program pemberdayaan yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kelurahan Pampangan, Kota Padang. Melalui kedua program tersebut, masyarakat tidak hanya didorong untuk mengembangkan aktivitas olahraga yang positif, tetapi juga memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja.


Kedua program tersebut diluncurkan Forum Nagari Kelurahan Pampangan melalui Rencana Kerja Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) Tahun 2026 di Kantor Kelurahan Pampangan, Senin (19/10/2026). Pelaksanaannya mendapat dukungan PT Semen Padang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).


Pelaksanaan untuk kedua program tersebut, PT Semen Padang melalui Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp94,5 juta. Dari jumlah tersebut, Rp86.625.000 dialokasikan untuk pelatihan satpam bagi 10 warga dari kelompok desil 4 ke bawah, sedangkan Rp7.875.000 digunakan untuk penambahan sarana olahraga bola voli di RW 09 Kelurahan Pampangan.


Ketua Forum Nagari Pampangan Erison mengatakan bahwa kedua program tersebut disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, baik dalam mendukung aktivitas generasi muda maupun meningkatkan kapasitas warga agar memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan.

Menurutnya, penambahan sarana olahraga bola voli di RW 09 diharapkan dapat memperkuat aktivitas olahraga di lingkungan masyarakat. Sementara itu, pelatihan satpam dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga, terutama masyarakat dari kelompok desil 4 ke bawah, yakni kelompok masyarakat yang berada pada 40 persen tingkat kesejahteraan terbawah, sehingga mereka memiliki bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.


“Pada tahun ini, ada dua program yang kita jalankan, yaitu bantuan sarana bola voli di RW 09 dan pelatihan satpam untuk masyarakat. Program pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan kepada masyarakat, khususnya dari kelompok desil 4 ke bawah, agar mereka memiliki bekal untuk bekerja dan membantu perekonomian keluarga,” ujar Erison.


Pelaksanaan kedua program tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan dampak yang berkelanjutan. Dengan dukungan sarana olahraga yang memadai, generasi muda diharapkan memiliki lebih banyak ruang untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui kegiatan positif. Di sisi lain, pelatihan satpam diharapkan menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas akses terhadap kesempatan kerja.


Lurah Pampangan Betty Ernita menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Semen Padang terhadap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Ia menilai keterlibatan perusahaan, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak terkait menjadi bagian penting dalam mendorong terlaksananya program yang sesuai dengan kebutuhan warga.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada CSR PT Semen Padang, kemudian kepada tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh mitra yang terlibat dalam program ini,” ungkap Betty.


Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kelurahan, Forum Nagari, masyarakat, dan mitra pendukung diperlukan agar program pemberdayaan dapat berjalan dengan baik. Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas dan keterampilan yang diperoleh secara optimal.


Staf TJSL PT Semen Padang Nurwan mengatakan bahwa pelatihan satpam memiliki potensi untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. Hal itu sejalan dengan keberadaan sejumlah gudang di sepanjang kawasan Pampangan yang berpotensi membutuhkan tenaga pengamanan.


Nurwan melanjutkan, terkait dukungan sarana olahraga bola voli di RW 09 Kelurahan Pampangan, fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai wadah untuk mengembangkan minat dan bakat, khususnya bagi generasi muda.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan bahwa Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dukungan TJSL tidak hanya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga pada penguatan kapasitas, pengembangan potensi lokal, serta penciptaan peluang yang dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.


“Sebagai bagian dari masyarakat, PT Semen Padang memiliki tanggung jawab untuk tumbuh bersama lingkungan sosial tempat perusahaan berada. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.


Seperti diketahui, Forum Nagari merupakan wadah perhimpunan lembaga-lembaga sosial ekonomi masyarakat, Kerapatan Adat Nagari, dan pemangku kepentingan yang pembentukannya diprakarsai PT Semen Padang melalui kesepakatan deklarasi di Bukittinggi pada 31 Januari 2015.


Sebagai informasi, Forum Nagari merupakan wadah kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merencanakan serta menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Pembentukannya diprakarsai PT Semen Padang melalui deklarasi bersama di Bukittinggi pada 31 Januari 2015. Melalui forum ini, berbagai potensi dan sumber daya masyarakat diharapkan dapat dikelola secara sinergis untuk mendukung pelaksanaan Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) secara berkelanjutan.(*)

PADANG, Lintasmedia News.com— PT Semen Padang melalui Unit Corporate Social Responsibility (CSR) menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Pengurus Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan Masyarakat untuk memperkuat tata kelola Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) agar lebih terarah, transparan, dan tepat sasaran dalam mendukung pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Bertempat di Diklat PT Semen Padang, pelatihan yang berlangsung selama dua hari, yaitu 22–23 Oktober 2026, itu diikuti oleh pengurus Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan Masyarakat dari 12 kelurahan di tiga kecamatan di Kota Padang yang berada di sekitar wilayah operasional PT Semen Padang.


Dibuka oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes, kegiatan pelatihan tersebut menghadirkan Koordinator Local Community Organizer (LCO) Program BMN Zulmaidi dan LCO Kelurahan Tarantang Dodi Putra Tanjung sebagai narasumber.


Dalam sambutannya, Hernes mengatakan bahwa Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan Masyarakat merupakan wadah penting untuk mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pelaksanaan Program BMN.

Menurutnya, kedua forum tersebut memiliki peran strategis dalam menampung aspirasi masyarakat, menyusun perencanaan program, serta mengawasi pelaksanaannya agar berjalan secara partisipatif dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Untuk menjalankan peran tersebut, pengurus forum perlu memiliki kemampuan pengelolaan program yang memadai.


Keberhasilan Program BMN, lanjut Hernes, tidak hanya ditentukan oleh dukungan pendanaan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mengelola dan menjalankannya.


“Di tengah tantangan tata kelola dan kebutuhan masyarakat yang semakin kompleks, investasi terbaik yang bisa kita lakukan adalah investasi sumber daya manusia melalui pelatihan peningkatan kapasitas seperti ini,” kata Hernes.


Ia menjelaskan, pelatihan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pengurus mengenai regulasi, tata kelola, dan administrasi, sekaligus memperkuat kemampuan mereka dalam mengidentifikasi potensi serta memetakan kebutuhan masyarakat di masing-masing kelurahan.


Dengan kemampuan tersebut, pengurus diharapkan dapat menyusun program yang lebih terukur berdasarkan persoalan dan kebutuhan nyata di lapangan. “Dengan demikian, program yang dirancang melalui BMN tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.


Hernes juga menekankan pentingnya sinergi antara Forum Nagari, Forum Pemberdayaan Masyarakat, pemerintah kelurahan, lembaga adat, serta berbagai unsur masyarakat lainnya agar perencanaan dan pelaksanaan program selaras dengan prioritas pembangunan serta aspirasi warga.


“Saya berharap seluruh peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius, aktif berdiskusi, dan menyerap ilmu sebanyak-banyaknya dari para narasumber. Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk berbenah agar Forum Nagari dan Forum Pemberdayaan Masyarakat semakin kredibel, transparan, dan akuntabel,” katanya.


Lebih lanjut, Hernes menegaskan bahwa PT Semen Padang menginginkan setiap dana CSR yang disalurkan melalui Program BMN dapat memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat, bukan hanya dinikmati oleh segelintir orang atau kelompok tertentu.


Untuk itu, pengurus forum diharapkan mampu menerjemahkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat ke dalam program-program yang tepat sasaran sehingga dukungan perusahaan benar-benar berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah binaan.


Hal senada disampaikan Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Koto Lua Novial. Ia menilai pelatihan tersebut tidak hanya bermanfaat untuk meningkatkan kapasitas pengurus forum, tetapi juga menjadi ajang silaturahmi dan diskusi mengenai berbagai program BMN.


Menurut Novial, kesempatan bertukar pikiran antarpengurus forum penting untuk berbagi pengalaman, membahas tantangan dalam pelaksanaan program, serta memperkuat koordinasi demi mewujudkan program yang lebih efektif dan tepat sasaran.


“Kami berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk mendukung peningkatan kualitas pengurus forum dan memperkuat pelaksanaan Program BMN agar setiap program yang dijalankan semakin memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya. (*)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis menghadiri Pemusnahan Barang Bukti yang Telah Berkekuatan Hukum Tetap (INKRACHT). Pemusnahan barang bukti dari 38 perkara tersebut dilaksanakan 

Kejaksaan Negeri Kota Bukittinggi di halaman Kantor Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Selasa (27/10).


Barang bukti yang dimusnahkan merupakan barang bukti dari 38 perkara yang telah memiliki ketetapan hukum tetap atau inkracht. Pemusnahan terdiri dari barang bukti berupa sabu 97,85 gr, ganja seberat 8,4 kg dan ekstasi 0,44 gr. Selain itu Kejaksaan juga memusnahkan barang bukti dari sejumlah tindak pidana lainnya. Hal itu disampaikan Kepala Kejaksaan Negeri Bukittinggi, Fithrah.


"Kita berantas pelaku penyalahgunaan narkotika, terutama penyedia atau pengedar. Karena dengan perkembangan zaman, cara mereka untuk mengeluarkan barang haram ini, makin beragam, termasuk melalui aplikasi online. Kita harus bekerjasama untuk memberantas ini dan para pengguna, masukkan mereka ke rehabilitasi," ungkapnya. 

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan, Pemko Bukittinggi mendukung langkah yang dilakukan Kejaksaan bersama seluruh instansi terkait untuk mencegah penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Untuk itu Ia sangat mengapresiasi tindakan Kejaksaan Negeri Bukittinggi atas upaya penegakan hukum dan pemberantasan peredaran narkoba. 


Dalam kesempatan itu, Ibnu Asis menyampaikan, bahwa Pemko dan DPRD Bukittinggi juga tengah mengupayakan pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pencegahan Peredaran Gelap Narkoba serta memperkuat ketahanan keluarga melalui program Sekolah Keluarga.


"Kita ingin menjadikan keluarga-keluarga kita ini keluarga yang tangguh, yang tidak mudah tergoda oleh rayuan-rayuan narkoba," imbuhnya (Sandra)


PADANG — Penambahan sarana olahraga bola voli dan pelatihan satuan pengamanan (satpam) menjadi dua program pemberdayaan yang diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Kelurahan Pampangan, Kota Padang. Melalui kedua program tersebut, masyarakat tidak hanya didorong untuk mengembangkan aktivitas olahraga yang positif, tetapi juga memperoleh kesempatan meningkatkan keterampilan sebagai bekal memasuki dunia kerja, (19/10/2026).

Kedua program tersebut diluncurkan Forum Nagari Kelurahan Pampangan melalui Rencana Kerja Pemberdayaan Masyarakat (RKPM) Tahun 2026 di Kantor Kelurahan Pampangan, Senin (19/10/2026). Pelaksanaannya mendapat dukungan PT Semen Padang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).

Pelaksanaan untuk kedua program tersebut, PT Semen Padang melalui Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp94,5 juta. Dari jumlah tersebut, Rp86.625.000 dialokasikan untuk pelatihan satpam bagi 10 warga dari kelompok desil 4 ke bawah, sedangkan Rp7.875.000 digunakan untuk penambahan sarana olahraga bola voli di RW 09 Kelurahan Pampangan.

Ketua Forum Nagari Pampangan Erison mengatakan bahwa kedua program tersebut disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, baik dalam mendukung aktivitas generasi muda maupun meningkatkan kapasitas warga agar memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan.

Menurutnya, penambahan sarana olahraga bola voli di RW 09 diharapkan dapat memperkuat aktivitas olahraga di lingkungan masyarakat. Sementara itu, pelatihan satpam dirancang untuk memberikan keterampilan praktis kepada warga, terutama masyarakat dari kelompok desil 4 ke bawah, yakni kelompok masyarakat yang berada pada 40 persen tingkat kesejahteraan terbawah, sehingga mereka memiliki bekal untuk meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga.

“Pada tahun ini, ada dua program yang kita jalankan, yaitu bantuan sarana bola voli di RW 09 dan pelatihan satpam untuk masyarakat. Program pelatihan ini diharapkan dapat memberikan keterampilan kepada masyarakat, khususnya dari kelompok desil 4 ke bawah, agar mereka memiliki bekal untuk bekerja dan membantu perekonomian keluarga,” ujar Erison.

Pelaksanaan kedua program tersebut diharapkan dapat menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus memberikan dampak yang berkelanjutan. Dengan dukungan sarana olahraga yang memadai, generasi muda diharapkan memiliki lebih banyak ruang untuk menyalurkan minat dan bakatnya melalui kegiatan positif. Di sisi lain, pelatihan satpam diharapkan menjadi salah satu jalan bagi masyarakat untuk meningkatkan kompetensi dan memperluas akses terhadap kesempatan kerja.

Lurah Pampangan Betty Ernita menyampaikan apresiasi atas dukungan PT Semen Padang terhadap pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat di wilayahnya. Ia menilai keterlibatan perusahaan, tokoh masyarakat, serta berbagai pihak terkait menjadi bagian penting dalam mendorong terlaksananya program yang sesuai dengan kebutuhan warga.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada CSR PT Semen Padang, kemudian kepada tokoh-tokoh masyarakat dan seluruh mitra yang terlibat dalam program ini,” ungkap Betty.

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kelurahan, Forum Nagari, masyarakat, dan mitra pendukung diperlukan agar program pemberdayaan dapat berjalan dengan baik. Dukungan tersebut diharapkan tidak berhenti pada pelaksanaan kegiatan, tetapi juga mendorong masyarakat memanfaatkan fasilitas dan keterampilan yang diperoleh secara optimal.

Staf TJSL PT Semen Padang Nurwan mengatakan bahwa pelatihan satpam memiliki potensi untuk membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat. Hal itu sejalan dengan keberadaan sejumlah gudang di sepanjang kawasan Pampangan yang berpotensi membutuhkan tenaga pengamanan.

Nurwan melanjutkan, terkait dukungan sarana olahraga bola voli di RW 09 Kelurahan Pampangan, fasilitas tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan masyarakat sebagai wadah untuk mengembangkan minat dan bakat, khususnya bagi generasi muda.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan bahwa Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional. Dukungan TJSL tidak hanya diarahkan pada pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga pada penguatan kapasitas, pengembangan potensi lokal, serta penciptaan peluang yang dapat memberikan manfaat sosial dan ekonomi secara berkelanjutan.

“Sebagai bagian dari masyarakat, PT Semen Padang memiliki tanggung jawab untuk tumbuh bersama lingkungan sosial tempat perusahaan berada. Komitmen tersebut diwujudkan melalui program yang memberikan manfaat dan nilai tambah bagi masyarakat,” ujarnya.

Seperti diketahui, Forum Nagari merupakan wadah perhimpunan lembaga-lembaga sosial ekonomi masyarakat, Kerapatan Adat Nagari, dan pemangku kepentingan yang pembentukannya diprakarsai PT Semen Padang melalui kesepakatan deklarasi di Bukittinggi pada 31 Januari 2015.

Sebagai informasi, Forum Nagari merupakan wadah kolaborasi antara masyarakat, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya dalam merencanakan serta menjalankan program pemberdayaan masyarakat. Pembentukannya diprakarsai PT Semen Padang melalui deklarasi bersama di Bukittinggi pada 31 Januari 2015. Melalui forum ini, berbagai potensi dan sumber daya masyarakat diharapkan dapat dikelola secara sinergis untuk mendukung pelaksanaan Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) secara berkelanjutan.


PADANG,Lintas Media News
Komitmen nyata dalam melayani masyarakat dan menanggulangi kerawanan gizi terus ditunjukkan oleh Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Gustami Hidayat. Bekerja sama dengan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat, tokoh PKS yang senantiasa menempatkan kemaslahatan umat sebagai prioritas ini menyalurkan bantuan dalam program Penyerahan Bantuan Penanganan Daerah Rawan Pangan (PDRP) pada Selasa (27/10/2026). Penyaluran bantuan ini menyasar sejumlah titik pusat layanan kesehatan di Kota Padang, di antaranya Puskesmas Lubuk Begalung dan Puskesmas Nanggalo.

Langkah konkret tersebut difokuskan pada penanggulangan kondisi kerawanan pangan dan gizi bagi kelompok rentan,yakni balita, ibu hamil, serta ibu menyusui di Kota Padang. Bantuan pangan dan sembako padat gizi, seperti telur, beras, dan susu ini direalisasikan melalui program Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) anggota dewan. Hal ini menjadi bukti tegaknya nilai-nilai kepelayanan PKS yang menempatkan kesejahteraan umat dan perlindungan generasi penerus sebagai fondasi utama pembangunan daerah.

Dalam sambutannya di hadapan warga penerima manfaat, Gustami Hidayat menegaskan bahwa program ini memiliki makna kepedulian yang jauh lebih besar daripada sekadar distribusi bahan pokok.

“Kita bersinergi dengan Dinas Pangan Provinsi Sumatera Barat untuk memberikan paket-paket bantuan sembako untuk daerah yang rawan pangan. Ini bukan hanya sekadar memberikan bantuan sembako begitu saja, tetapi ini merupakan bentuk kepedulian kita di DPRD Provinsi Sumatera Barat,” ujar Gustami Hidayat memberikan arahan.

Lebih lanjut, legislator PKS ini menekankan pentingnya mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) Sumatera Barat yang unggul dengan memastikan asupan gizi yang memadai sejak dini. Ia meyakini bahwa kualitas kesehatan ibu dan anak tidak boleh diabaikan, karena mereka adalah penentu kemajuan daerah di masa yang akan datang.

“Bagaimana kesehatan ibu-ibu hamil dan anak-anak balita, yang merupakan aset investasi pembangunan Sumatera Barat ke depan itu, semakin baik,” tegas Gustami.

Kehadiran program bantuan dari inisiatif kader PKS ini disambut dengan penuh antusias oleh ratusan warga, khususnya kaum ibu yang memadati lokasi puskesmas. Sinergi berkelanjutan antara wakil rakyat dari PKS dengan pemerintah daerah ini diharapkan dapat menjadi benteng kokoh dalam mengentaskan masalah gizi buruk, menekan angka stunting,sekaligus memastikan setiap anak di Ranah Minang dapat tumbuh sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.