Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota Padang walikota solok

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mencanangkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) Kota Bukittinggi. Pencanangan  sensus yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) tersebut dilaksanakan  di halaman Kantor BPS Kota Bukittinggi, Senin (15/06).


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, Sensus Ekonomi 2026 yang dilaksanakan setiap 10 tahun sekali menjadi dasar penting bagi pemerintah dalam menyusun kebijakan pembangunan dan ekonomi yang tepat sasaran. Masyarakat dihimbau untuk memberikan data yang akurat kepada petugas sensus, karena kegiatan ini bukan pendataan pajak, melainkan untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Data yang akurat sangat dibutuhkan dalam perencanaan pembangunan, mulai dari pengendalian inflasi, penyusunan program bantuan sosial, hingga upaya meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan memberikan data yang benar kepada petugas," ujarnya.


Ramlan menegaskan, Pemerintah Kota Bukittinggi akan mendukung penuh pelaksanaan sensus melalui sosialisasi kepada masyarakat agar proses pendataan berjalan lancar. Ia berharap seluruh petugas dapat menjalankan tugas dengan baik sehingga menghasilkan data berkualitas yang bermanfaat bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.


Pendataan lapangan Sensus Ekonomi 2026 akan dilaksanakan mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Petugas sensus akan melakukan pendataan secara door to door dan dilengkapi dengan tanda pengenal resmi serta atribut Sensus Ekonomi 2026. (*)

 

Lintasmedia News- Pemerintah Kota (Pemko) Padang telah menyampaikan Perda pertanggungjawaban APBD 2025 kepada DPRD Kota Padang, Senin, 15 Juni 2026.


"Secara audit keuangan sudah diaudit oleh Badan Keuangan, terkait CLK-nya sudah kita dapatkan, catatan laporan keuangan. Itu terkait keuangan tentu ada tindak lanjut 60 hari dari apa yang disampaikan BPK. Tentu ini akan kita kawal," kata Ketua DPRD Kota Padang Muharlion ketika ditemui awak media di ruangan kerjanya. 


Dikatakan Muharlion, BPK hanya memeriksa terkait capaian keuangan. Upamanya 100 persen atau 82 persen.


"Tapi kita melihatnya dari aspek kinerja. Karena tidak hanya output-ya, tapi kita ingin melihatnya secara outcome seperti apa. Ini akan jadi catatan kita dalam proses APBD 2026 ini," tegasnya. 


"Dari apa yang kita lihat dari PAD, ini akan kita lihat juga dalam APBD perubahan, sebagai catatan untuk kita," kata Muharlion lagi.


Termasuk juga program yang telah dilaksanakan 2025, yang kalau dia nanti di 2026 ini seperti apa juga di perubahan. "Nanti itu akan kita lihat," ungkapnya. 


Muharlion juga menyinggung kaitan antara realisasi anggaran dan capaian program unggulan atau Progol yang menjadi kebanggaan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang. 


"Maka Perda perubahan ini menjadi catatan bagi kita terkait Perda 2026 perubahan dan juga 2027. Mana Progul-progul itu tidak tercapai secara output keuangannya, kemudian outcome-nya secara kinerjanya," cakapnya. (***)

 

PADANG, Lintasmedia News– Semangat syiar Islam dan kecintaan terhadap Alquran menggema di Lapangan Pondok Indah Pratama, Kelurahan Jati, Kecamatan Padang Timur, Minggu (14/6/2026). Ribuan masyarakat memadati lokasi pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur yang berlangsung meriah dan penuh nuansa religius.


Kegiatan yang mengusung tema "Menyiapkan Generasi Rabbani dengan Semangat Smart Surau dan Cinta Alquran" tersebut secara resmi dibuka oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir. Pembukaan diawali dengan pawai ta'aruf yang diikuti ratusan peserta dari 10 kelurahan se-Kecamatan Padang Timur, menampilkan semangat kebersamaan dan komitmen masyarakat dalam membumikan nilai-nilai Alquran.


Turut hadir dalam kegiatan itu Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Anggota DPRD Kota Padang Rafli Boy, Camat Padang Timur Aidil Zulhani, unsur Forkopimca, para lurah, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat dari seluruh wilayah Kecamatan Padang Timur.


Dalam sambutannya, Maigus Nasir menegaskan bahwa MTQ bukan sekadar agenda rutin tahunan atau ajang perlombaan membaca Alquran semata. Lebih dari itu, MTQ merupakan sarana strategis dalam membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi.


"Melalui MTQ, kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki karakter dan akhlak Alquran. Inilah fondasi penting dalam mewujudkan Kota Padang yang maju dan sejahtera," ujar Maigus Nasir di hadapan peserta dan masyarakat yang hadir.


Menurutnya, pembinaan generasi Qurani menjadi kebutuhan mendesak di era saat ini. Kemajuan teknologi harus diimbangi dengan penguatan moral dan spiritual agar generasi muda mampu menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas.


Ia menilai pelaksanaan MTQN sangat relevan dengan visi Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan kota pintar dan sehat yang berlandaskan agama dan budaya. Karena itu, kegiatan tersebut juga menjadi bagian penting dari implementasi Program Unggulan (Progul) Smart Surau dan Padang Juara yang saat ini terus diperkuat oleh pemerintah daerah.


Dalam kesempatan tersebut, Maigus Nasir juga mengungkapkan bahwa Program Smart Surau yang digagas Pemerintah Kota Padang mulai mendapat perhatian hingga tingkat internasional. Salah satu bentuk dukungan nyata datang dari Universitas Kuala Lumpur (UniKL), Malaysia, yang menyediakan beasiswa penuh bagi para penghafal Alquran asal Kota Padang yang memiliki hafalan minimal 10 juz.


Menurut Maigus, keberhasilan itu menunjukkan bahwa investasi pada pendidikan Alquran tidak hanya membentuk karakter generasi muda, tetapi juga membuka peluang pendidikan dan masa depan yang lebih luas.


Tidak hanya Malaysia, Pemerintah Kota Padang juga tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah lembaga pendidikan di Timur Tengah, termasuk Mesir dan Arab Saudi, guna memperluas akses beasiswa bagi generasi muda Kota Padang yang berprestasi di bidang Alquran.


Sebagai bentuk keseriusan pemerintah dalam mendukung penguatan pendidikan agama, pembinaan keagamaan, dan pengembangan generasi muda berbasis nilai-nilai Islam, Pemko Padang pada tahun 2026 mengalokasikan anggaran sebesar Rp59 miliar untuk mendukung Program Smart Surau.


"Selain itu, Pemerintah Kota Padang juga tengah menjajaki kerja sama beasiswa dengan sejumlah institusi pendidikan di Timur Tengah, termasuk Mesir dan Arab Saudi. Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan pendidikan Alquran, pembinaan keagamaan, dan pengembangan generasi muda berbasis nilai-nilai Islam, Pemko Padang mengalokasikan anggaran Rp59 miliar untuk Program Smart Surau pada 2026," ungkapnya.


Pada kesempatan yang sama, Maigus Nasir yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Padang meminta seluruh kecamatan mulai mempersiapkan diri menghadapi MTQN tingkat Kota Padang yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang.


Ia menekankan pentingnya pembinaan yang berkelanjutan agar peserta terbaik dapat dipersiapkan secara matang dan mampu membawa nama Kota Padang berjaya pada ajang yang lebih tinggi.


"Setiap kecamatan harus mulai membina kafilah terbaik sejak sekarang. MTQ tidak boleh berhenti sebagai seremonial, tetapi menjadi wadah pembinaan berkelanjutan untuk melahirkan generasi Qurani yang unggul," tegasnya.


Lebih jauh, Maigus bahkan memasang target besar bagi Kota Padang untuk meraih gelar juara umum pada MTQN tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun 2027. Menurutnya, target tersebut bukan sesuatu yang mustahil jika seluruh elemen masyarakat, pemerintah, sekolah, surau, dan lembaga pendidikan Islam bersinergi melakukan pembinaan sejak dini.


Sementara itu, Camat Padang Timur Aidil Zulhani menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQN ke-42 tingkat kecamatan tersebut. Ia menyebut dukungan masyarakat, tokoh agama, lurah, dan para donatur menjadi faktor penting terselenggaranya kegiatan dengan baik.


Aidil menjelaskan bahwa MTQN tahun ini diikuti sebanyak 232 kafilah yang berasal dari 10 kelurahan di Kecamatan Padang Timur. Mereka akan berkompetisi pada berbagai cabang lomba, mulai dari Tilawah Alquran tingkat anak-anak, remaja, dan dewasa, Musabaqah Syarhil Quran, Fahmil Quran, Tahfiz, Tartil, hingga lomba Khutbah Jumat dan Azan.


"MTQ ini menjadi sarana meningkatkan pemahaman, penghayatan, dan pengamalan nilai-nilai Alquran sekaligus menjaring peserta terbaik yang akan mewakili Kecamatan Padang Timur pada MTQN tingkat Kota Padang," katanya.


Pelaksanaan MTQN ke-42 tingkat Kecamatan Padang Timur diharapkan tidak hanya melahirkan para juara di arena perlombaan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat budaya membaca, memahami, dan mengamalkan Alquran dalam kehidupan sehari-hari. Dengan semangat Smart Surau yang terus digelorakan, Padang Timur bertekad menjadi salah satu lumbung lahirnya generasi Qurani yang berakhlak mulia, berprestasi, dan mampu membawa harum nama Kota Padang di tingkat daerah maupun nasional. (***)

 

PADANG PARIAMAN — Lintas media News Com. Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Padang Pariaman terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam Sumatera melakukan kunjungan kerja ke Padang Pariaman untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev), sekaligus meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur serta bantuan kemasyarakatan di wilayah terdampak bencana.


‎Tim supervisi Satgas PRR dipimpin Wakil II Pos Komando Satgas PRR, Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma (Pamen Mabesad), didampingi Anggota Pos Komando Analisis dan Evaluasi Satgas PRR Gatot Satria Wijaya, Analis Kebencanaan Ahli Madya Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, serta Anggota Pos Komando Data Satgas PRR Sertu Tri Wahyu Hadiyanto. Turut hadir unsur Kodim 0308/Pariaman dan Polres Pariaman.


Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di Pendopo Bupati, Kamis (11/6/2026), sebelum dilanjutkan dengan rapat koordinasi dan peninjauan lapangan.


‎Dalam pertemuan tersebut, Bupati John Kenedy Azis memaparkan kondisi terkini pascabanjir bandang yang melanda Padang Pariaman pada akhir 2024. Menurutnya, hingga kini dampak bencana masih terasa kuat, baik terhadap infrastruktur publik maupun perekonomian masyarakat.


‎"Banyak infrastruktur vital yang lumpuh, mulai dari jembatan putus hingga jalan rusak berat. Lahan pertanian warga juga tidak lagi bisa digarap akibat perubahan aliran sungai. Sejumlah fasilitas pendidikan rusak dan tidak dapat digunakan. Kondisi ini berdampak besar terhadap kehidupan dan perekonomian masyarakat," ungkapnya.



Bupati menegaskan, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi kebutuhan mendesak karena menyangkut keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat.


‎Ia bahkan menyoroti sebuah peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, ketika seorang warga nekat menyeberangi sungai menggunakan seutas tali akibat jembatan yang putus. Warga tersebut sempat hanyut terbawa arus setelah pegangan talinya terlepas, namun berhasil diselamatkan oleh masyarakat sekitar.


‎"Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keterlambatan pembangunan infrastruktur bukan hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa," tegas JKA.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap Satgas PRR dapat memasukkan sejumlah kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi ke dalam skala prioritas nasional agar pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.


‎Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, Kejaksaan, serta para pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam penanganan pascabencana.


‎Usai rapat di Pendopo Bupati, rombongan Satgas PRR bersama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang didampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun ke lapangan untuk meninjau sejumlah titik terdampak bencana.


Rombongan meninjau sejumlah titik strategis yang mengalami kerusakan akibat bencana, dimulai dari kawasan Asam Pulau untuk melihat dampak aliran sungai dan kondisi jalan penghubung menuju PLTA Singkarak yang terputus. Selanjutnya, tim bergerak menuju Tanah Taban guna meninjau lahan pertanian yang terdampak banjir dan memerlukan penanganan lanjutan agar dapat kembali produktif.


‎Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Jembatan Anduriang yang putus akibat bencana. Kerusakan jembatan tersebut tidak hanya mengganggu konektivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi, akses pendidikan, dan mobilitas warga sehari-hari. Saat ini masyarakat masih mengandalkan rakit sebagai sarana penyeberangan darurat untuk melintasi aliran Sungai Batang Anai.


‎Selain meninjau kondisi jembatan, rombongan juga melihat langsung dampak kerusakan terhadap lahan pertanian di sekitar kawasan tersebut serta kondisi aliran Sungai Batang Anai yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Kunjungan



Pasaman Barat,Lintas Media News
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unggulan Perkebunan di Bangun Rejo, Nagari Padang Canduh, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Nagari Padang Canduh M. Hidayat, Sekretaris Nagari Padang Canduh Supriadi, Kepala Bidang Perkebunan Tanaman Semusim dan Rempah Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Nopriadi, SP, Ketua Bamus Juniarto, Sekretaris Bamus Sarnadi, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Ali Muda menjelaskan bahwa Perda Nomor 3 Tahun 2023 hadir sebagai landasan hukum dalam mengatur tata kelola komoditas unggulan perkebunan agar lebih tertata, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurutnya, keberadaan regulasi tersebut sangat penting untuk memberikan kepastian dalam pengelolaan sektor perkebunan, mulai dari aspek budidaya, pengembangan sumber daya manusia, hingga dukungan pemerintah terhadap peningkatan produktivitas komoditas unggulan.

"Kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat, khususnya para petani, memahami hak dan kewajibannya serta mengetahui berbagai bentuk dukungan yang dapat diberikan pemerintah dalam pengembangan sektor perkebunan," ujar Ali Muda.
Sementara itu, masyarakat yang hadir memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit. 

Beberapa usulan yang disampaikan antara lain pelatihan dan peningkatan kapasitas petani kelapa sawit, bantuan bibit unggul, ketersediaan pupuk, hingga dukungan alat transportasi untuk mengangkut hasil panen sawit.

Warga berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah guna mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Pasaman Barat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ali Muda menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki DPRD Provinsi Sumatera Barat. 

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perkebunan yang lebih baik.

"Kami akan berupaya memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas petani dan sarana pendukung perkebunan. Semoga melalui Perda ini, sektor perkebunan di Sumatera Barat semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," katanya.(*/st)

PADANG, Lintasmedia News— Wakil Wali Kota (Wawako) Padang Maigus Nasir menutup Pelatihan dan Jambore Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang Tahun 2026, di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun, Minggu (14/6/2026).


Kegiatan penutupan ini juga dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton. Pengurus Forum KSB Kota Padang, serta Relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB) se-Kota Padang. Termasuk 700 Peserta Pelatihan dan Jambore KSB kecamatan se-Kota Padang.


Kegiatan berlangsung 12-14 Juni 2026, diikuti sebanyak 700 peserta dari Kelompok Siaga Bencana seluruh kecamatan di Kota Padang


Pelatihan dan jambore ini bertujuan meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.


Materi teknis diberikan kepada peserta antara lain: Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), manajemen posko bencana, penggunaan alat pendukung seperti gergaji mesin (chainsaw) dan radio komunikasi (HT), serta simulasi lapangan terkait penanganan dan mitigasi bencana.


Menurut Wawako Maigus Nasir KSB merupakan salah satu tonggak utama dalam upaya penanggulangan dan penanganan bencana di Kota Padang. Menurutnya, keberadaan relawan di tingkat masyarakat sangat penting mengingat Kota Padang merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi.


“KSB adalah garda terdepan dalam penanganan bencana di tengah masyarakat. Keberadaan dan kesiapsiagaan relawan menjadi kekuatan besar dalam mengurangi risiko serta mempercepat respons saat terjadi bencana. Kota Padang merupakan daerah rawan bencana, sehingga kapasitas dan kesiapan KSB harus terus diperkuat.” ujar Maigus.


Wawako meminta BPBD Kota Padang untuk terus memberikan dukungan kepada KSB, termasuk melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan relawan di lapangan agar mampu menjalankan tugas kemanusiaan secara optimal saat terjadi bencana.


“Saya meminta BPBD untuk mempersiapkan dan melengkapi peralatan yang dibutuhkan oleh KSB di masing-masing kecamatan. Peralatan penanggulangan bencana bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan kebutuhan utama bagi relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan saat terjadi bencana.” ucap Maigus.


“Semoga seluruh peserta menjadi relawan yang semakin tangguh, sigap, dan mampu menjadi pelopor kesiapsiagaan bencana di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Padang akan terus mendukung penguatan kapasitas relawan demi mewujudkan Kota Padang yang lebih siap menghadapi bencana.” pungkas Maigus. (***)


 
Padang Pariaman,Lintas Media News
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmi, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pariwisata Halal di Jorong Lubuak Napa, Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. 

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Endarmi menegaskan bahwa Nagari Anduriang memiliki potensi wisata yang besar dan perlu terus ditingkatkan nilainya melalui pembangunan sarana dan prasarana yang memadai.

"Nagari Anduriang memiliki berbagai potensi wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, peningkatan aksesibilitas, infrastruktur, dan fasilitas pendukung menjadi hal yang sangat penting agar sektor pariwisata dapat berkembang lebih optimal," ujar Endarmi.

Ia juga menyampaikan bahwa selama ini dirinya terus memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Nagari Anduriang, termasuk peningkatan sarana dan prasarana umum, pembangunan akses jalan, serta perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana yang terjadi pada tahun lalu.

Menurut Endarmi, potensi wisata unggulan Nagari Anduriang seperti wisata arung jeram dan Air Terjun Pelangi memiliki daya tarik yang besar bagi wisatawan. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih baik, destinasi-destinasi tersebut diyakini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Ketika kunjungan wisata meningkat, maka peluang usaha masyarakat juga akan berkembang, mulai dari kuliner, penginapan, transportasi hingga sektor ekonomi kreatif lainnya," katanya.

Endarmi menambahkan, saat ini dirinya bertugas di Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat yang bermitra dengan Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis lainnya. Posisi tersebut, menurutnya, menjadi peluang untuk terus mendorong berbagai program pembangunan yang mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.

Dalam sesi diskusi, masyarakat juga menyampaikan sejumlah gagasan pengembangan destinasi wisata baru. Dani, Wali Korong Asam Pulau, mengusulkan pengembangan agrowisata berbasis kebun durian yang dapat dikemas dalam bentuk area berkemah dan penginapan untuk wisatawan.

Sementara itu, perwakilan masyarakat dari Korong Kampuang Tangah menyampaikan rencana pengembangan wisata Anduriang River Tubing dan rafting dengan memanfaatkan potensi alam yang telah dimiliki Nagari Anduriang.

Kegiatan sosialisasi juga dihadiri oleh Camat 2x11 Kayu Tanam, Wali Nagari Anduriang, para wali korong, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.(*/st)


PADANG,Lintas Media News
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Evi Yandri Rajo Budiman laksanakan Sosialisasi Perda (Sosper) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif  lainnya (Napza), dikantor Camat Nanggalo Minggu (14/6/2026). 

Pada Sosper tersebut Evi Yandri juga menghadirkan narasumber dari Kabid Ideologi Wawasan Kebanggaan dan bela negara Kesbangpol Doni Rahma Saputra dan  Analisis Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Eka Rosiana S.Km serta Ketua Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI) Syafrizal. 

Pada pemaparan Doni Rahma Saputra selaku  perwakilan Kesbangpol menjelaskan Bahaya Narkotika dan zat lainnya jika dipakai sembarangan. 80 persen narkotika di Indonesia datang melalui darat. Sehingga narkotika di Indonesia khususnya Sumbar makin hari makin banyak. Di Sumbar ada sebanyak 1 hingga 2 persen penduduknya terintergrasi Narkotika. Namun takut untuk melaporkannya. 

Dengan Perda Nomor 9 Tahun 2018   ada 7 Bab 27 pasal, dengan isi didalamnya bahaya narkotika, pencegahan, Rehabilitasi dan pengawasan serta peran serta masyarakat. 

"Dengan Perda Nomor 9 Tahun 2018, kita bisa tahu Bahaya Narkotika dan bagaimana cara pencegahan serta proses rehabilitasinya," ungkap Doni. 

Sementara dari Dinas Kesehatan Eka Rosiana menyebutkan ditemukan di Sumbar sebanyak 80 ribu kasus dengan usia 15 sampai 19 tahun. Jenis Napza yang sering ditemukan yaitu ganja, sabu dan ekstasi. 

Selanjutnya Ketua Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI) Syafrizal yang menangani korban kasus Narkotika serta ganguan jiwa menjelaskan berbagai macam korban narkotika dan ganguan jiwa yang membahayakan hingga menganggu warga sekitarnya. 

"Yayasan ini didirikan oleh Evi Yandri jauh sebelum beliau menjadi anggota Dewan yang berguna untuk merehabilitasi warga yang mengalami gangguan jiwa baik korban Narkotika maupun masalah lainnya,"ungkap Syafrizal. 

Syafrizal juga menghadirkan empat orang mantan korban ganguan jiwa. 

"Kita sengaja menghadirkan empat orang mantan penghuni tempat Rehabilitasi di YPJI untuk meyakinkan peserta Sosper agar semuanya yakin bahayanya pemakaian Narkotika,"lanjutnya.

Selanjutnya Evi Yandri Rajo Budiman Selaku Wakil Ketua DPRD Sumbar yang melaksanakan Sosper antusias melihat peserta  Sosper yang hadir. 

Evi Yandri menjelaskan Perda Nomor 9 Tahun 2018 ini lahir di DPRD Sumbar karena kekhawatiran anggota DPRD  dan masyarakat karena semakin banyaknya korban penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif lainnya tersebut. 

Dengan adanya perda Nomor 9 tentang Narkotika ini maka semua pihak bertanggungjawab atas keselamatan warga dan dilingkungan agar bersih dari Penyalahgunaan Napza. 

"Dengan menghadirkan narasumber yang berkaitan dengan Narkotika pada Sosper ini kita tahu bahaya Narkoba dan bagaimana cara penyalahgunaannya,"ungkap Evi Yandri. 

Evi Yandri menjelaskan beberapa faktor alasan orang memakai narkotika, dan sulitnya untuk memberantas penyalahgunaan pemakaian Narkoba.

"Narkotika atau Narkoba ini sulit diberantas karena bisnis yang menjanjikan dan karena Indonesia negara kepulauan sehingga mudahnya barang- barang masuk dari luar ke seluruh wilayah Indonesia serta kurangnya serta keterbatasan pengawasan,"ungkap Wakil Ketua DPRD dari Partai Gerindra ini. 

Diujung Sosper Evi Yandri berharap agar para peserta Sosper bisa menjauhi Narkoba ataupun Napza  tersebut karena sangat membahayakan seluruh lingkungan.(*/st)


PADANG,Lintas Media News
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhammad Iqra Chissa mengucurkan pokok-pokok pikirannya atau Pokir untuk mengundang penyayi religi nasional Hadad Alwi dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Hijriah 1448.

Kegiatan yang mengambil tema "Gema Hijrah Minangkabau" itu digelar di Kecamatan Pauh Kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu, 13 Juni 2026 dihadiri langsung Wali Kota Padang Fadly Amran. 

Bahkan, anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar juga hadir, yaitu Helmi Moesim, Miswar Djambak, Febri, Eri Anto Mahmuda, dan Tommy Romengan. 

Hadir juga anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra Donald Ardi, dan Ketua Fraksi Demokrat Surya Jufri Bitel. Tampak juga Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Saiful, Kepala Balai Bahasa dan tamu undangan lainnya. 

"Kita sengaja mengundang Hadad Alwi dalam rangka menyambut tahun baru Islam," kata Iqra. 

Dikatakannya, acara Gema Hijrah Minangkabau sengaja diadakan untuk hiburan rakyat dalam rangka tahun baru Islam.

"Hijrah tentu menjadi momentum bagi kita semua untuk berubah kearah yang lebih baik," ujarnya. 

Iqra mengimbau masyarakat dalam kondisi ekonomi glabal yang tak menentu ini agar tak mudah termakan fitnah. 

"Kita harus membentengi diri kita dari segala fitnah dan berubah ke arah yang lebih baik, berubah secara ekonomi atau pun yang lain," cakapnya.

Bertindak sebagai pemberi ceramah agama adalah ustad Syafwan Dirran dan Qoriah Aril. (*/st) 

 

PADANG, Lintasmedia News– PT Semen Padang meraih penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Barat atas dukungan dan partisipasinya dalam rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 tingkat provinsi. Penghargaan tersebut diserahkan pada puncak peringatan yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sumbar, Minggu (14/6/2026).


Mengusung tema “Act Now for Climate: Saatnya Bekerja untuk Iklim”, kegiatan tersebut diawali dengan apel bersama yang dipimpin Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Adib Alfikri. Apel itu turut dihadiri perwakilan BUMN, BUMD, instansi pemerintah, dan berbagai pemangku kepentingan.


Dalam apel tersebut, Adib membacakan sambutan Menteri Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat yang menekankan pentingnya menjadikan Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia sebagai momentum untuk mengevaluasi peran seluruh pihak sekaligus mendorong aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim.


“Peringatan Hari Lingkungan Hidup 2026 menjadi momentum penting untuk merenungkan peran kita dalam menjaga bumi sekaligus mendorong lahirnya aksi nyata sebagai wujud komitmen bersama demi masa depan yang lebih berkelanjutan,” demikian petikan sambutan tersebut.


Saat ini, dunia menghadapi tiga krisis planet atau *triple planetary crisis*, yakni perubahan iklim, hilangnya keanekaragaman hayati, dan pencemaran lingkungan. Ketiga persoalan tersebut saling berkaitan dan mengancam stabilitas ekologi, ekonomi, serta kehidupan sosial masyarakat.


Indonesia terus memperkuat komitmennya terhadap Perjanjian Paris melalui target penurunan emisi dan penerapan strategi pembangunan rendah karbon. Komitmen tersebut penting mengingat Indonesia, sebagai negara kepulauan, memiliki tingkat kerentanan yang tinggi terhadap kenaikan permukaan air laut, cuaca ekstrem, banjir, tanah longsor, kekeringan, dan gangguan ketahanan pangan.


Persoalan sampah turut menjadi perhatian karena berkontribusi terhadap perubahan iklim dan pencemaran lingkungan. Pemerintah mendorong perubahan paradigma pengelolaan sampah melalui pemilahan sejak dari rumah tangga, penerapan prinsip *reduce, reuse, recycle* (3R), serta pengembangan bank sampah dan berbagai inisiatif berbasis masyarakat.


Masyarakat juga diajak melakukan lima langkah nyata, yakni mengurangi penggunaan plastik dan barang sekali pakai, membangun budaya hidup sehat dan ramah lingkungan, memanfaatkan sampah secara produktif, melakukan penanaman pohon secara masif, serta memperkuat tata kelola lingkungan.


Partisipasi PT Semen Padang dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan mitigasi perubahan iklim.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam kegiatan tersebut menjadi wujud kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan.


Sebagai perusahaan yang telah menjadi bagian dari pembangunan Sumatera Barat selama lebih dari satu abad, PT Semen Padang menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas industri, pertumbuhan ekonomi, dan kelestarian lingkungan. PT Semen Padang merupakan anak perusahaan PT Semen Indonesia (Persero) Tbk atau SIG.


“Oleh karena itu, keikutsertaan PT Semen Padang dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan melalui program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekosistem,” kata Win.


Menurut Win, dukungan terhadap rangkaian Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tingkat Provinsi Sumatera Barat semakin mempertegas peran PT Semen Padang sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga bertanggung jawab menciptakan nilai sosial dan lingkungan secara berkelanjutan.


Ia mengatakan prinsip keberlanjutan telah menjadi bagian penting dalam operasional perusahaan. Prinsip tersebut diwujudkan melalui berbagai inisiatif dan program lingkungan yang dilaksanakan secara berkesinambungan, mulai dari rehabilitasi lahan, penghijauan, konservasi sumber daya alam, hingga edukasi lingkungan kepada masyarakat.


Win berharap penghargaan dari Pemprov Sumbar tersebut semakin memotivasi perusahaan untuk memperkuat kolaborasi dengan pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan.


“Penghargaan ini menjadi dorongan bagi kami untuk terus meningkatkan kontribusi dalam mendukung pembangunan rendah karbon dan menjaga kelestarian lingkungan,” pungkas Win. (*)

 

PADANG, Lintasmedia News– Kebanggaan besar kembali hadir bagi Kota Padang. Seorang putra terbaik daerah, Fathir Verianico (16), siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang, resmi dilepas untuk mengikuti Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2026.


Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Halaman Kantor Camat Pauh, Sabtu (13/6/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran. Momentum tersebut menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Padang kepada generasi muda yang berprestasi dan siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.


Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Muhammad Iqra Chissa Putra, Anggota DPRD Kota Padang Donal Ardi, Kepala Bidang Pembinaan Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kota Padang Nofiandi Amir, Camat Pauh Yandry, serta keluarga dan orang tua Fathir Verianico yang tampak haru dan bangga menyaksikan putranya melangkah menuju tahapan seleksi nasional.


Fathir menjadi salah satu dari enam utusan terbaik Provinsi Sumatera Barat yang berhasil menembus seleksi tingkat provinsi dan akan mengikuti tahapan seleksi Calon Paskibraka Nasional di Jakarta Selatan pada 15 hingga 19 Juli 2026 mendatang. Keberhasilannya mencapai tahap ini merupakan hasil dari proses panjang yang penuh disiplin, dedikasi, serta persaingan ketat dengan ratusan peserta lainnya dari berbagai daerah di Sumatera Barat.


Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian yang diraih Fathir. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, sekolah, masyarakat, serta Pemerintah Kota Padang.


“Kesempatan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kesehatan, serta junjung tinggi integritas selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Kami berharap Fathir dapat lolos dan menjadi bagian dari tim pengibar Sang Saka Merah Putih pada perayaan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang,” ujar Fadly Amran.


Fadly menegaskan bahwa keikutsertaan generasi muda Kota Padang dalam seleksi Paskibraka tingkat nasional memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai ajang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan, seleksi tersebut juga menjadi wadah bagi putra-putri daerah untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia Kota Padang di tingkat nasional.


Menurutnya, seorang anggota Paskibraka tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik yang prima, tetapi juga harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, jiwa kepemimpinan, integritas, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.


“Fathir membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat. Ini adalah tanggung jawab besar sekaligus kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa generasi muda daerah kita mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” katanya.


Suasana haru dan penuh optimisme juga terlihat dari keluarga Fathir yang turut mendampingi dalam acara pelepasan tersebut. Dukungan moril dari keluarga diyakini menjadi salah satu kekuatan penting bagi Fathir dalam menghadapi seluruh tahapan seleksi yang akan berlangsung di Jakarta.


Sementara itu, Fathir Verianico mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mewakili Kota Padang dan Sumatera Barat pada ajang bergengsi tersebut. Ia bertekad memberikan kemampuan terbaik dan mempersiapkan diri secara maksimal agar dapat lolos hingga tahap akhir.


“Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kota Padang agar dapat lolos seleksi dan mengharumkan nama Kota Padang sebagaimana harapan Bapak Wali Kota,” ungkap Fathir.


Bagi Fathir, kesempatan mengikuti seleksi tingkat nasional merupakan pengalaman berharga sekaligus tantangan besar yang harus dijalani dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Ia berkomitmen menjaga disiplin, kesehatan, dan fokus selama proses seleksi berlangsung.


Pelepasan Fathir Verianico tidak hanya menjadi seremoni keberangkatan seorang peserta seleksi Paskibraka, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi lahirnya generasi muda Kota Padang yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.


Kini, harapan masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat tertuju kepada Fathir. Dengan kerja keras, doa, dan dukungan berbagai pihak, putra terbaik Kota Padang itu diharapkan mampu menembus seleksi nasional dan mengukir sejarah sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.(***)

PADANG, Lintasmedia News– Wali Kota Padang, Fadly Amran, membuka secara langsung Entrepreneur Expo Universitas Ekasakti (UNES) Tahun 2026 yang berlangsung di lapangan parkir UNES pada Sabtu, 13 Juni 2026.


Kegiatan ini merupakan rangkaian dari mata kuliah Kewirausahaan yang diprakarsai oleh salah seorang dosen kewirausahaan UNES, Sunreni, S.E., M.M.


Mengusung tema “See the Future Entrepreneurship”, expo ini menampilkan lebih dari 20 stan UMKM yang dikelola oleh para pelaku usaha muda dari kalangan mahasiswa UNES. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan dalam menghadapi dunia usaha di era digital.


Acara turut dihadiri oleh jajaran pimpinan UNES, jajaran pimpinan Yayasan PerguruanTinggi Padang (YPTP), serta seluruh dosen UNES yang ikut memeriahkan dan menyambut kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya, Fadly Amran mengimbau para dosen untuk terus memotivasi mahasiswa agar konsisten menjalankan kegiatan kewirausahaan.


Menurutnya, membangun usaha membutuhkan proses berkelanjutan yang harus terus dilatih, termasuk membangun jaringan dan mempelajari pasar. Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan yang kuat dalam berwirausaha.


Sementara itu, Rektor UNES, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya mewajibkan seluruh mahasiswa mengambil mata kuliah Kewirausahaan.


“Kebijakan ini bertujuan agar mahasiswa memiliki motivasi diri yang kuat, tidak hanya berorientasi menjadi pegawai negeri, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di kemudian hari,” ujar Sufyarma Marsidin. (***)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.