Pasaman Barat, Lintasmedia News - Keluarga besar Polres Pasaman Barat dan masyarakat Pasar Baru Pinagar, Kecamatan Pasaman berduka atas meninggalnya Ayahanda Muzhendra, Kapolres Pasaman di RST Ganting Padang, sekitar pukul 04.15 Wib, Kamis, 30 April 2026.
Ayah Muzhendra, Muzahar Muchtar, meninggal dunia di RST DR. Reksodiwiryo di Jl. Wahidin Ganting Parak Gadang, Padang, turut berduka cita bagi keluarga besar Polres Pasaman Barat dan masyarakat Pinagar.
Bersamaan dengan itu, Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, Wakil Bupati, M. Ihpan, Asisten Pemerintah dan Kesra, Setia Bakti dan pihak-pihak terkait, pada Kamis siang melakukan aksi unjuk rasa bersama di rumah duka.
Kepala DPRD, Dirwansyah, menyampaikan, atas nama jajaran DPRD Pasaman Barat, bahwa beliau juga berduka atas meninggalnya Ayahanda Mujendra, selaku Kepala Seksi Perencanaan (Kabag Ren) Kepolisian Pasaman Barat.
Sebagai sebuah entitas dan kebersamaan serta jiwa sosial, beliau yang pada kesempatan ini bersama dengan Wakil Bupati, M. Ihpan beserta jajaran dan perwakilan dari Kepolisian dan masyarakat sekitar, melaksanakan upacara belasungkawa bersama.
Semoga almarhumah mendapatkan tempat yang layak dan ditempatkan di sisi-Nya yang mulia. Semoga Mujendra dan keluarganya tetap tulus, sabar, dan tabah dalam menerima almarhum, serta selalu mendoakan yang terbaik untuk almarhumah. (***)
Pasaman Barat, Lintasmedia News - Anggota DPRD Pasaman Barat dari Fraksi PPP, Rifki Sazli, melaksanakan reses masa sidang ke‑2 tahun 2026 di Dapil I pada 25–27 April. Kegiatan tersebut berlangsung di tiga titik utama, yakni Kampung Cubadak Jalur 32, Pasaman Baru, dan Musolla Nurul Huda Aia Gadang Timur.
Reses ini menjadi wadah bagi Rifki untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan turun ke lapangan merupakan bagian penting dari tugas legislatif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.Rifki menyampaikan bahwa setiap masukan yang dihimpun akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di DPRD. Ia menekankan bahwa aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti di catatan laporan, melainkan harus dikawal hingga melahirkan program nyata.
“Reses ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi kesempatan bagi kami untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan memastikan setiap masukan benar‑benar diperjuangkan,” kata Rifki Sazli kepada Media pada Senin malam (27/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Rifki juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal program pembangunan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan warga sangat diperlukan agar kebijakan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan daerah.
Selain itu, Rifki menaruh perhatian pada generasi muda sebagai penggerak inovasi. Ia menilai ide‑ide kreatif kaum milenial dapat membuka peluang kerja baru dan memperkuat ekonomi lokal. Dukungan terhadap pemuda disebutnya sebagai investasi jangka panjang bagi Pasaman Barat kedepanya
Reses selama tiga hari tersebut menunjukkan komitmen Rifki untuk turun langsung ke lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat tanpa jarak. Ia menegaskan bahwa pengabdian seorang wakil rakyat harus berangkat dari suara masyarakat yang memberi mandat.
Masyarakat Pasaman Barat kini menantikan hasil nyata dari reses tersebut. Rifki Sazli menegaskan fokusnya pada pemberdayaan ekonomi lokal dan penciptaan peluang kerja sebagai agenda utama demi Pasaman Barat yang lebih maju, sejahtera, dan mandiri saat ini dan masa yang akan datang. (***)
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang berkolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi menggelar Training Pemasangan Sepablock bagi 20 tukang pilihan. Pelatihan berlangsung selama lima hari, Senin–Jumat, 4–8 Mei 2026.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang itu diikuti peserta rekomendasi Yayasan Buddha Tzu Chi. Pelatihan ini ditujukan untuk mendukung percepatan pembangunan hunian tetap (huntap) yang sedang dibangun yayasan tersebut di Kelurahan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, di kawasan bekas Bumi Perkemahan Pramuka Kota Padang.
Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengatakan inisiatif ini merupakan bagian dari pendekatan holistik perusahaan dalam mengembangkan ekosistem penggunaan Sepablock. Menurutnya, PT Semen Padang tidak hanya berfokus pada penyediaan produk, tetapi juga memastikan kesiapan sumber daya manusia yang mampu mengimplementasikannya secara optimal di lapangan.
"Kami ingin memastikan bahwa inovasi produk yang kami hadirkan dapat diimbangi dengan kesiapan tenaga kerja yang kompeten. Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap hunian berkualitas berbasis Sepablock dapat terpenuhi secara lebih luas," ujar Win Bernadino, Senin (4/5/2026).
Kepala Unit BIP & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra, dalam sesi pelatihan memaparkan keunggulan Sepablock secara lebih rinci kepada para peserta. Ia menjelaskan bahwa pemahaman mendalam terhadap karakteristik produk menjadi bekal penting bagi para tukang agar mampu mengaplikasikannya secara tepat dan optimal di lapangan.
Staf Program Pendanaan UMK Unit CSR PT Semen Padang, Yulhelmus, yang turut membuka sekaligus menjadi pemateri pelatihan, mengatakan kegiatan ini dirancang tidak hanya sebagai transfer pengetahuan teknis, tetapi juga sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia di sektor konstruksi. Para peserta dibekali pemahaman mulai dari pengenalan produk hingga teknik dasar pemasangan Sepablock guna memastikan hasil pembangunan yang layak huni, kuat secara struktur, serta tahan lama.
"Pelatihan ini kami rancang agar para tukang memiliki standar kompetensi dalam pemasangan Sepablock, sehingga mampu menghasilkan bangunan yang tidak hanya kokoh, tetapi juga efisien dan berkelanjutan," ujar Yulhelmus.
Ia menambahkan, pelatihan ini sekaligus menjadi bagian dari strategi CSR perusahaan dalam memberdayakan masyarakat. "Dengan peningkatan keterampilan yang dimiliki, para tukang diharapkan dapat meningkatkan peluang ekonomi serta berkontribusi pada kesejahteraan keluarga," katanya.
Perwakilan Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang dalam memfasilitasi pelatihan tersebut. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas pembangunan huntap.
"Pelatihan ini sangat membantu kami dalam memastikan bahwa pembangunan huntap dapat berjalan lebih cepat dengan kualitas yang terjaga," ungkapnya.
Antusiasme peserta terlihat selama pelatihan berlangsung. Salah seorang peserta, Arya Wiranata, mengaku mendapat pengalaman baru yang bermanfaat bagi peningkatan kompetensinya.
"Pada dasarnya pemasangan Sepablock mirip dengan bata merah, namun membutuhkan ketelitian pada tahap awal agar hasilnya presisi. Ini ilmu baru yang sangat berharga bagi kami," tuturnya.
PT Semen Padang optimistis, melalui sinergi antara inovasi produk dan kolaborasi lintas sektor, perusahaan dapat terus menghadirkan solusi konstruksi yang efisien, tangguh, dan berkelanjutan bagi masyarakat. **(*)
PADANG, Lintasmedia News— Anggota DPRD Kota Padang Osman Ayub meninjau kegiatan kerja sama renovasi rumah Tahfiz Masjid Raya Pasa Gadang, Kecamatan Padang Selatan bersama tokoh masyarakat. Minggu (3/5/2026).
"Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, mengatakan bahwa kegiatan kerja sama bersama ini merupakan bagian dari tindak lanjut bantuan untuk tempat berteduh tahfiz Masjid Agung Pasa Gadang yang telah kami salurkan kemarin di bulan Ramadhan," ujarnya.
Ini berarti bahwa ini adalah bukti nyata. Apa yang dilakukan secara sinergis dengan masyarakat. Ini adalah program masyarakat. Bahwa Tahfiz ini adalah program dari masyarakat yang merupakan perpanjangan dari bantuan melalui pokir.
Jadi, ini memang bagian dari tugas anggota DPRD untuk mengundang aspirasi. Ini adalah hasil kesepakatan antara pengurus Tahfiz dan pengurus Masjid Pasar Gadang.
"Saat ini, tempat Tahfiz ini telah dibangun oleh masyarakat. Tentu saja, kami berharap kepedulian ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita bersama dengan para pemimpin masyarakat setempat," pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Kecamatan Padang Selatan, Wilman Muchtar, yang juga hadir pada kesempatan tersebut mengatakan, Kepala Kecamatan Padang Selatan selalu merasa bangga dan bersyukur, serta mengapresiasi apa yang diprakarsai oleh masyarakat yang kemudian bercita-cita menjadi Wakil Kepala DPRD Kota Padang.
Kegiatan ini, yaitu pengembangan dan perluasan rumah Tahfiz Masjid Agung Pasa Gadang, tentu sejalan dengan program unggulan Walikota Padang. Bagaimana program Smart Surau dimulai dari fajar yang diberkahi hingga mempersiapkan generasi Islam. Salah satunya adalah perluasan rumah Tahfiz ini.
"Tentu saja, ini sangat sejalan dengan program progul-progul di Kota Padang saat ini. Tentu saja, sekali lagi kami berterima kasih kepada Bapak Osman Ayub, selaku Wakil Kepala DPRD Kota Padang, di mana hari ini kita dapat melihat kerja sama timbal balik dengan masyarakat beserta semua pemangku kepentingan dan tokoh masyarakat di sini," ujarnya.
"Sebagai Gubernur Kabupaten Padang Selatan dan sebagai kepala kecamatan, saya sangat bersyukur atas apa yang telah diperjuangkan. Dengan semangat dan ambisi yang sama, kami ingin mempersiapkan generasi Islam untuk menghadapi masa depan anak-anak kita di masa mendatang," pungkasnya. (***)
Sumbar, Lintasmedia News – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta menghadiri acara Kuliah Umum dan Penanaman Pohon di Kampus III UIN Imam Bonjol, Sungai Bangek, Selasa (5/5/2026). Kegiatan yang berlangsung di Gedung J Lantai II ini dihadiri oleh ratusan mahasiswa dari berbagai fakultas.
Turut hadir Wakapolda Brigjen Pol Solihin, Pejabat Utama Polda Sumbar serta rektor UIN IB dan beberapa Rektor dari Perguruan Tinggi di Kota Padang.
Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumbar menekankan pentingnya peran mahasiswa sebagai agen perubahan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedalaman karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.
Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dalam arahannya sempat berdialog interaktif dengan mahasiswa mengenai filosofi pendidikan Ki Hajar Dewantara, yakni Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mangun Karso, dan Tut Wuri Handayani. Kapolda mengingatkan bahwa pendidikan bukan sekadar mengejar nilai IPK yang tinggi.
"Kita semua adalah pembelajar. Seorang mahasiswa ideal bukan hanya yang pintarnya hebat, tapi yang berani tampil, percaya diri, dan menjadi panutan bagi masyarakat. Namun, ada yang lebih utama dari sekadar kecerdasan, yaitu kejujuran dan tanggung jawab," ujar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta di hadapan para mahasiswa.
Kapolda Sumbar menyayangkan jika nilai kejujuran sering kali terlupakan dalam daftar prioritas karakter mahasiswa. "Apapun profesinya nanti, apakah jadi polisi, dosen, atau pengusaha, sifat jujur dan bertanggung jawab adalah prioritas nomor satu. Tanpa itu, pondasi bangsa ini akan rapuh," tegas Kapolda.
Lebih lanjut Kapolda Sumbar memberikan motivasi kepada mahasiswa mengenai integrasi antara ilmu pengetahuan dan nilai kearifan lokal. Kapolda menyoroti filosofi Minangkabau Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sebagai kompas bagi generasi muda Sumatera Barat.
"Kita ingin orang yang datang ke Sumatera Barat, minimal datang ke kampus-kampus seperti UIN ini untuk menyerap ilmu. Kita harus mengembalikan marwah ranah Minang sebagai pusat pendidikan dan kebudayaan," ungkap Irjen Pol Gatot.
Kapolda Sumbar juga memperkenalkan salah satu personelnya, Bripka Rio, yang saat ini sedang menempuh pendidikan S3 (Doktor) sebagai bukti bahwa kepolisian sangat mendukung peningkatan sumber daya manusia.
"Bahkan dari kepolisian pun, kita dorong menjadi ulama atau akademisi yang totalitas ilmu agamanya, agar bisa berkontribusi nyata bagi masyarakat," tambahnya.
Kegiatan ditutup dengan aksi penanaman pohon di lingkungan kampus sebagai simbol keberlanjutan dan cinta lingkungan. Kapolda berharap mahasiswa dapat mengimplementasikan filosofi adat dalam menjaga alam, seperti tidak menebang pohon sembarangan dan menjaga kelestarian hutan.
Terkait dinamika demokrasi, Kapolda Sumbar mengapresiasi semangat kritis mahasiswa yang tetap mengedepankan kolaborasi dan kecintaan terhadap daerah.
"Celah-celah demokrasi ini harus terus terbuka bagi setiap pihak, baik pemerintah, aparat, maupun akademisi. Kita perlu berkolaborasi untuk membangun Sumatera Barat yang lebih baik. Mari sampaikan aspirasi dengan tetap menjaga etika dan kejujuran," pungkas Irjen Pol Gatot.
Acara ini diakhiri dengan diskusi hangat dan sesi foto bersama antara jajaran Polda Sumbar dengan pimpinan universitas serta para mahasiswa yang tampak antusias mengikuti jalannya kuliah umum hingga selesai. (***)
Sumbar, Lintasmedia News – Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokkes) Polda Sumatera Barat menggelar kegiatan penyuluhan kesehatan yang memfokuskan pada pencegahan dan deteksi dini penyakit kanker payudara (Ca Mammae) dan kanker serviks (Ca Serviks). Kegiatan ini dilaksanakan di Aula Lantai IV Gedung Hoegeng, Mapolda Sumbar, Selasa (5/5/2026).
Acara yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB hingga 11.00 WIB ini diikuti dengan antusias oleh 84 peserta yang terdiri dari personel Polri dan ASN di lingkungan Polda Sumbar. Guna memberikan pemahaman yang mendalam, Biddokkes menghadirkan dua pakar medis sebagai narasumber, yakni Prof. Dr. dr. Wisma Arif Harahap, SpB (K), M.Kes (Pakar Bedah Onkologi) yang mengupas tuntas mengenai Ca Mammae, dan dr. Primadella, SpOG (Spesialis Obgyn) yang memberikan edukasi terkait bahaya dan pencegahan Ca Serviks.
Plt. Kabiddokkes Polda Sumbar, AKBP dr. Faisal, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk perhatian institusi terhadap kesejahteraan dan kesehatan jangka panjang para personel serta keluarganya.
"Kesehatan adalah aset utama dalam menjalankan tugas kepolisian. Penyakit kanker payudara dan serviks merupakan ancaman serius yang sering kali terlambat dideteksi. Melalui penyuluhan ini, kami ingin membekali personel dengan pengetahuan yang tepat agar mereka lebih sadar akan pentingnya early warning atau deteksi dini," ujar AKBP dr. Faisal.
Kabiddokkes juga menambahkan bahwa kegiatan ini diharapkan dapat menurunkan risiko fatalitas akibat penyakit degeneratif di kalangan anggota. "Jangan menunggu sakit baru bertindak. Dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya, kami berharap para peserta dapat menerapkan pola hidup sehat dan rutin melakukan pemeriksaan mandiri maupun medis," tegasnya.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Biddokkes Polda Sumbar ini berjalan lancar dan interaktif. Selain mendengarkan paparan materi, para peserta juga diberikan sesi tanya jawab untuk berkonsultasi langsung mengenai gejala dan langkah preventif yang harus diambil.
Kegiatan ini sebagai wujud transparansi dan akuntabilitas giat rutin Biddokkes dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Polri yang sehat dan tangguh.
(***)
Musi Rawas, Lintasmedianews.com
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Musi Rawas menggelar rapat paripurna dalam rangka menetapkan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2026.
Penetapan ini di lakukan diserangkaian rapat paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas dengan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DPRD Kabupaten Musi Rawas dengan Bupati Musi Rawas, Senin (04/05/2026) bertempat di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas Muara Beliti.
Hadir Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud, Ketua DPRD Musi Rawas H. Firdaus Cik Olah, Wakil Ketua I Azandri, Wakil Ketua II Yanidika Syaputra, dan Anggota DPRD Kabupaten Musi Rawas.
Rapat paripurna dipimipin langsung Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas, Firdaus Cik Olah yang di hadiri 27 dari 40 anggota dewan hal ini menunjukan kuorum.
Dalam sambutannya Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas, Firdaus Cik Olah mengatakan, dalam peyususn (Proprmperda) bukan sekedar rutinitas melainkan iyalah amanat undang undang nomor 23 tahun 2014 pembentukan ini dilakukan secara sistematis dan berbasis prioritas.
Harmonisasi antara DPRD dan pemerintah daerah sangatlah penting kita ingin produk hukum yang dihasilkan tidak hanya memenuhi asfek administratif tetapi kebutuhan rill untuk masyarakat, Ungkap Firdaus.
Selain itu dalam kesempatan yang sama Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud menyampaikan tentang empat Raperda Kabupaten Musi Rawas dan Penyampaian empat Raperda Insentif Kabupaten Musi Rawas
Bupati menjelaskan bahwa setiap Raperda memiliki substansi dan urgensi yang kuat untuk mendukung percepatan pembangunan daerah serta optimalisasi pelayanan publik.
Dengan harapan penandatanganan MoU ini menjadi tonggak sejarah penguatan kolaborasi antara eksekutif dan legislatif dan berdampak positif pada kepentingan masyarakat (rls.adv.gi)
MERANTI, Lintasmedia News- Dalam rangka mendukung program ketahanan pangan, Bhabinkamtibmas Desa Lemang melaksanakan kegiatan kunjungan kepada petani cabe rawit di lokasi Pekarangan Pangan Bergizi (P2B) yang berada di Jalan Pelabuhan RW 02 RT 02 Dusun Peranggas, Desa Lemang, pada Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Bhabinkamtibmas Desa Lemang, Aiptu Joni Hendra, S.E., dengan sasaran petani cabe rawit atas nama Muhammad Azizi. Diketahui, tanaman cabe rawit yang dikelola sebanyak 100 batang dalam kemasan polybag.
Dalam kunjungan tersebut, Bhabinkamtibmas memberikan bantuan berupa pupuk NPK Mutiara 16, Ultradax, pupuk Trichoderma, serta satu botol insektisida merek Alika.
Bantuan ini bertujuan untuk mendukung pertumbuhan tanaman agar lebih optimal. Selain memberikan bantuan, Bhabinkamtibmas juga memberikan motivasi kepada petani agar terus produktif dalam merawat tanaman cabe, sehingga hasil panen dapat meningkat.
Pengecekan langsung ke lahan juga dilakukan guna memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan dalam kondisi terawat. Kehadiran Bhabinkamtibmas ini merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam mendukung program pemerintah, khususnya dalam mewujudkan swasembada pangan yang sejalan dengan Asta Cita.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan memberikan rasa aman dan pendampingan kepada masyarakat, khususnya petani. Melalui kegiatan ini, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan lahan pekarangan atau lahan tidur menjadi lahan produktif dengan menanam tanaman hortikultura.
Diharapkan, bantuan dan pendampingan yang diberikan dapat meningkatkan produktivitas cabe serta berdampak pada peningkatan ekonomi keluarga petani. Kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam situasi aman dan terkendali.
Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Aldi Alfa Faroqi, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kapolsek Rangsang Barat IPTU Ahmad Fauzi Menara, S.Pd, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polri dalam menggerakkan masyarakat agar mandiri secara pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani di wilayah pedesaan.(Nina)
PASAMAN BARAT, Lintasmedia News –Sebanyak 194 jemaah calon haji asal Kabupaten Pasaman Barat (Pasbar) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 10 dilepas secara resmi oleh Bupati Pasbar Yulianto bersama Sekretaris Daerah Doddy San Ismail serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Minggu (3/5/2026) di halaman Kantor Bupati setempat.
Rombongan diberangkatkan dengan pengawalan menuju embarkasi. Prosesi pelepasan berlangsung khidmat dan dihadiri keluarga jemaah.
Bupati Yulianto berharap seluruh jemaah calon haji diberikan keselamatan selama perjalanan, kelancaran dalam menunaikan seluruh rangkaian ibadah, serta memperoleh predikat haji mabrur. Ia juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kesehatan dan kekompakan selama berada di Tanah Suci serta mematuhi arahan petugas haji.
“Istirahat yang cukup dan patuhi aturan perjalanan haji yang disampaikan oleh petugas dalam kloter,” pesannya.
Selain itu, ia juga meminta para jemaah untuk mendoakan bangsa, negara, dan daerah agar terhindar dari berbagai kesulitan, konflik, dan gangguan keamanan.
Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pasaman Barat, Ronaldi, dalam laporannya menyampaikan bahwa jumlah jemaah calon haji Pasbar tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi sebanyak 211 orang, terdiri dari 84 laki-laki dan 127 perempuan, yang terbagi dalam dua kloter.
Ia merinci, jemaah termuda atas nama M. Yasid berusia 17 tahun, sedangkan jemaah tertua atas nama Animar berusia 84 tahun.
“Keberangkatan pertama, yakni Kloter 10 yang dilepas hari ini, berjumlah 194 orang. Selanjutnya, Kloter 14 akan diberangkatkan sebanyak 17 orang. Didampingi dua petugas haji daerah, yaitu Ketua TP PKK Pasbar Ny. Sifrowati Yulianto dan Kasubag Kesejahteraan Masyarakat Setda Pasbar Misrayetti,” jelasnya. (***)
Padang, Lintasmedianews.com
Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi,S.T.,Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS),Kota Padang melaksanakan kegiatan reses masa sidang III tahun 2026 tampung aspirasi Pengurus Lembaga Pengelolaan Sampah (LPS) dan Bank Sampah di Kecamatan Pauh, pada Senin (4/5/2026).
Kegiatan di ikuti puluhan orang pengurus LPS dan Bank Sampah dan juga dihadiri oleh Staff Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang.Kegiaran reses dilaksanakan bertempat di Rumah Tengah Sawah, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Pauh,Kota Padang.
Rafdi,S.T ,anggota DPRD Kota Padang Dapil Padang 3 wilayah Kecamatan Pauh dan Kecamatan Lubuk Kilangan dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini
menyampaikan bahwa dalam kesempatan itu pada sesi dialog ada banyak aspirasi yang disampaikan diantaranya, aspirasi terkait dengan BPJS Ketenaga Kerjaan petugas LPS.
Kemudian masalah terkait kekurangan bentor di LPS, juga kendala lapangan terkait optimalisasi WR (Wajib Retribusi) pelanggan non PDAM.
Dikatakan, terkait persoalan sampah dan dalam pengelolaan sampah di Kota Padang. Dia harapkan peran aktif dan kolaborasi dari semua pihak.
"Kemudian juga menghimbau agar program sosialisasi pengelolaan sampah ke masyarakat ditingkatkan, karena pengelolaan sampah ini sangat penting,"ujarnya.
"Selain itu, Rafdi menilai Pemerintah Kota Padang dalam hal penanganan dan pengelolaan sampah sangat serius. Hal ini bisa dilihat dari program yang dijalankan melalui Dinas Lingkungan Hidup,"ujarnya.
Dari semua aspirasi yang telah disampaikan dan kita tampung pada reses III 2026 ini, akan kita perjuangan di DPRD Kota Padang untuk kita carikan solusinya sesuai dengan aturan yang berlaku, " pungkasnya. (bim)