Pasaman Barat, Lintasmedia News - Anggota DPRD Pasaman Barat dari Fraksi PPP, Rifki Sazli, melaksanakan reses masa sidang ke‑2 tahun 2026 di Dapil I pada 25–27 April. Kegiatan tersebut berlangsung di tiga titik utama, yakni Kampung Cubadak Jalur 32, Pasaman Baru, dan Musolla Nurul Huda Aia Gadang Timur.
Reses ini menjadi wadah bagi Rifki untuk mendengar langsung aspirasi masyarakat. Ia menegaskan bahwa kegiatan turun ke lapangan merupakan bagian penting dari tugas legislatif dalam menjembatani kebutuhan masyarakat dengan kebijakan pembangunan daerah.Rifki menyampaikan bahwa setiap masukan yang dihimpun akan menjadi bahan penting dalam pembahasan kebijakan di DPRD. Ia menekankan bahwa aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti di catatan laporan, melainkan harus dikawal hingga melahirkan program nyata.
“Reses ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi kesempatan bagi kami untuk menyerap aspirasi masyarakat secara langsung dan memastikan setiap masukan benar‑benar diperjuangkan,” kata Rifki Sazli kepada Media pada Senin malam (27/4/2026).
Dalam kesempatan itu, Rifki juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam mengawal program pembangunan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan warga sangat diperlukan agar kebijakan yang dijalankan sesuai dengan kebutuhan daerah.
Selain itu, Rifki menaruh perhatian pada generasi muda sebagai penggerak inovasi. Ia menilai ide‑ide kreatif kaum milenial dapat membuka peluang kerja baru dan memperkuat ekonomi lokal. Dukungan terhadap pemuda disebutnya sebagai investasi jangka panjang bagi Pasaman Barat kedepanya
Reses selama tiga hari tersebut menunjukkan komitmen Rifki untuk turun langsung ke lapangan dan mendengar aspirasi masyarakat tanpa jarak. Ia menegaskan bahwa pengabdian seorang wakil rakyat harus berangkat dari suara masyarakat yang memberi mandat.
Masyarakat Pasaman Barat kini menantikan hasil nyata dari reses tersebut. Rifki Sazli menegaskan fokusnya pada pemberdayaan ekonomi lokal dan penciptaan peluang kerja sebagai agenda utama demi Pasaman Barat yang lebih maju, sejahtera, dan mandiri saat ini dan masa yang akan datang. (***)



