Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Bukittinggi, Luntasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, meminta seluruh SKPD menyiapkan dan melaksanakan kegiatan sesuai tugas dan fungsi masing-masing, serta menegaskan agar setiap SKPD menyampaikan laporan kinerja tertulis setiap bulan sebagai bahan evaluasi bersama.

Hal itu disampaikannya saat memimpin apel gabungan awal tahun 2026 yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi, serta BUMD, di halaman Balai Kota, Jumat (02/01).

Ramlan menyampaikan,  sepanjang 2025 telah menjalani sekitar 10 bulan masa jabatan bersama Wakil Wali Kota Ibnu Asis. Dalam proses itu telah disiapkan berbagai program pembangunan untuk Kota Bukittinggi.

“Sebentar lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri. Untuk itu, diperlukan persiapan yang matang, khususnya dalam pembenahan, pemeliharaan, dan penataan kota,” ujarnya.

Ia mengatakan, pada awal tahun 2026 Pemko Bukittinggi akan fokus pada penataan pasar sebagai langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus menciptakan ketertiban, kenyamanan dan memperkuat perekonomian daerah.

"Terkait kondisi APBD yang mengalami penurunan, hal tersebut tidak boleh menjadi alasan untuk tidak membangun Kota Bukittinggi. Pembangunan tetap harus berjalan sesuai dengan program-program prioritas yang telah ditetapkan," imbuhnya

Seluruh jajaran Pemko Bukittinggi juga diingatkan agar terus menjadi solusi bagi masyarakat serta memberikan pelayanan terbaik. Perbaiki kinerja di tahun ini, tahun 2025 dan 2026 akan dievaluasi bersama demi peningkatan pelayanan dan pembangunan Kota Bukittinggi. (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias membuka peluang bagi investor untuk pembenahan dan pengelolaan Banto Trade Center (BTC). Hal Itu dikatakannya saat meninjau BTC, Selasa (06/01).

Pernyataan itu terkait akan berakhirnya Hak Guna Bangunan (HGB) yang saat ini dipegang oleh PT. Citicon Mitra Bukittinggi, pada Maret 2026 mendatang. Wali Kota Ramlan juga mendapat informasi ada IMB atas nama oknum pegawai dan tunggakan PBB hingga milyaran rupiah, yang belum dibayarkan.

BTC yang berdiri di atas tanah seluas 7484 m², selesai dibangun pada 2006 lalu oleh PT. Citicon dengan perjanjian kerjasama dikelola oleh citicon selama 20 tahun. Namun belakangan didapati temuan adanya tunggakan PBB selama puluhan tahun. Bahkan ada dugaan IMB yang tidak dibayarkan atas nama oknum pegawai yang diketahui sudah pensiun.

“Ini luar biasa. Ada IMB BTC ini diduga atas nama oknum pegawai dan tidak dibayar. Tunggakan PBB BTC ini juga sudah lama tidak dibayar. Jumlahnya milyaran rupiah. Ini harus diusut tuntas. Karena HGB selama 20 tahun habis pada 26 Maret 2026, ini tidak kita perpanjang lagi. Kita lihat kondisinya sangat sedih. Kerugian negara sudah ada di sini. Kami sebagai pemerintah, tidak boleh membiarkan ini,” tegas Wako Ramlan.

“Silahkan saja investor masuk Intinya kerjasama dengan Citicon tidak lagi diperpanjang. Februari ini kita pagar semua. Kita buka peluang sebesar besarnya untuk investor untuk benahi BTC ini. Kita hitung dengan KPKNL, kita tawarkan sistem bagi hasil nanti. Investor yang minat silahkan hubungi Pemko Bukittinggi. Kita pihak ketigakan sesuai aturannya,” lanjutnya.

Diketahui, kerjasama dengan PT. Citicon akan berakhir pada 26 Maret 2026. Saat ini di seputaran BTC juga banyak pedagang sayuran yang berjualan. Ramlan menegaskan, untuk pedagang sayuran yang ada disekitar lokasi sudah disampaikan berjualan sampai akhir Februari. Setelah itu mereka dipersilahkan pindah, karena lokasi BTC akan dipagar sementara. (Sandra)


Ketua DPRD Fokus pada Banjir dan Ekonomi Lokal


PARIWARA

Ketua DPRD Kota Padang, Ustaz H. Muharlion, S.Pd., menggelar masa reses di Masjid Al-Manar, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/1/2026). Pertemuan ini dihadiri oleh Sekcam Koto Tangah, Lurah Dadok Tunggul Hitam, Wakil Ketua LPM, jajaran Ketua RW/RT, serta tokoh masyarakat.



Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan sejumlah usulan krusial:

  • Penanggulangan Banjir: Normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase.

  • Infrastruktur: Betonisasi jalan lingkungan.

  • Pemberdayaan Ekonomi: Bantuan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT).

Menanggapi hal itu, Muharlion menegaskan komitmennya untuk mengawal aspirasi tersebut. "Semua usulan kita data dan pilah. Untuk program mendesak, kami segera berkoordinasi dengan Pemkot Padang agar segera ditindaklanjuti," ujar mantan Ketua DPD PKS Kota Padang tersebut.

Mastilizal Aye Soroti Pemulihan Pascabanjir Bandang


Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye, juga menjemput aspirasi warga di Kelurahan Tabing Banda Gadang (TBG), meliputi wilayah Gurun Laweh, Kampung Lapai, dan Kampung Olo pada Selasa (6/1/2026).


Warga yang hadir mengungkapkan kekhawatiran mereka pascabanjir bandang 27 November 2025. Mereka meminta pengerukan sedimen lumpur di aliran sungai serta perbaikan drainase.



"Insya Allah, keinginan warga terus kami koordinasikan dengan pihak terkait agar pemukiman tidak lagi terendam saat hujan deras," tegas Aye. Ia juga mengimbau kelompok Majelis Taklim Indonesia (MTI) yang mengusulkan bantuan untuk segera menyerahkan proposal agar dapat direalisasikan pada tahun anggaran 2026.

Jupri Kawal Pembangunan Fasum di Kampung Jua

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Jupri, S.AP., melaksanakan reses di Masjid Al-Kaffah, Kelurahan Kampung Jua, Kecamatan Lubuk Begalung (Lubeg), Minggu (4/1/2026).

Aspirasi yang berkembang meliputi:

  • Pembangunan fasilitas umum (jalan dan drainase).

  • Dukungan UMKM.

  • Bantuan kelengkapan alat rebana serta dana Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) untuk Masjid Al-Kaffah.


Politisi PAN ini menyampaikan bahwa pada 2025 ia telah merealisasikan betonisasi di depan masjid. "Insya Allah tahun 2026 ini, kami akan melanjutkan betonisasi di area sekitar masjid," janjinya. 

Jupri mengaku terharu atas antusiasme warga dan tokoh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. 

Prioritas Relokasi dan Rumah Layak Huni

Begitu juga pertemuan Anggota Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Osman Ayub, dengan masyarakat pada reses masa sidang II tahun 2026 di Banang Cafe, Siteba. Pertemuan ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan aspirasi, khususnya terkait penanganan dampak bencana alam.

Dalam kesempatan tersebut, Osman Ayub menyoroti nasib warga yang kehilangan tempat tinggal akibat banjir bandang yang melanda sejak November 2025. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tengah memprioritaskan bantuan bagi warga yang rumahnya hanyut terbawa arus.


"Saat ini kita tengah berupaya merelokasi warga yang berada di zona rawan bencana. Pemerintah Kota (Pemko) Padang berkomitmen untuk menghadirkan hunian yang layak dan aman bagi para korban," ujar Osman.



Desak BWS Sumatera V Lakukan Normalisasi


Selain masalah hunian, Osman juga menyoroti kondisi sungai yang kian dangkal akibat tumpukan material pascabanjir. Ia mendesak Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V untuk segera melakukan tindakan nyata di lapangan.
Menurutnya, sedimentasi berupa pasir dan lumpur di dasar sungai saat ini diperkirakan telah mencapai ketinggian 2 hingga 3 meter. Kondisi ini sangat berisiko memicu banjir susulan karena kapasitas tampung sungai yang mengecil.


"Kami dari DPRD Kota Padang meminta BWS Sumatera V segera melakukan pengangkatan sedimen tersebut. Normalisasi ini sangat mendesak demi mencegah banjir kembali meluap saat intensitas hujan tinggi," tegasnya menutup pembicaraan. (Adv)





Padang – Ketua DPRD Kota Padang, Ustaz H. Muharlion, S.Pd., menggelar masa reses di Masjid Al-Manar, Kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Kecamatan Koto Tangah, Senin (5/1/2026). 

Pertemuan ini menjadi ajang bagi warga untuk menyampaikan berbagai keluhan dan usulan pembangunan secara langsung.


Acara tersebut dihadiri oleh Sekretaris Camat (Sekcam) Koto Tangah, Lurah Dadok Tunggul Hitam, dan Wakil Ketua LPM. Sementara itu, peserta reses terdiri dari jajaran Ketua RW, Ketua RT se-Dadok Tunggul Hitam, serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam suasana dialogis, warga menyampaikan beragam usulan krusial, terutama terkait penanganan masalah banjir yang sering melanda wilayah tersebut. Beberapa poin utama yang diajukan di antaranya adalah:


Normalisasi sungai dan perbaikan sistem drainase.

Betonisasi jalan lingkungan.

Bantuan untuk Kelompok Wanita Tani (KWT) guna penguatan ekonomi lokal.


Menanggapi aspirasi tersebut, Muharlion yang dikenal responsif terhadap isu kemasyarakatan ini menegaskan komitmennya untuk mengawal setiap usulan warga. 


Mantan Ketua DPD PKS Kota Padang itu menyatakan akan segera memetakan skala prioritas dari hasil reses tersebut.


"Semua usulan kita data dan pilah. Untuk program yang memerlukan penanganan cepat, kami akan segera berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Padang agar segera ditindaklanjuti," ujar Muharlion.


Sedangkan untuk program jangka panjang, ia menjelaskan bahwa prosesnya akan disesuaikan dengan regulasi yang berlaku melalui pengajuan proposal resmi. "Setiap aspirasi akan kami perjuangkan di lembaga dewan agar masuk dalam rencana pembangunan daerah," tutupnya. (*)

 


PARIWARA

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Sebagai Wakil Ketua DPRD Kota Padang, Mastilizal Aye menjemput aspirasi warga di daerah pemilihannya, Selasa, 6 Januari 2026.

Salah satunya melalui kegiatan reses. Aye, demikian dia akrab disapa, menggelar reses di Kelurahan Tabing Banda Gadang (TBG), tepatnya di Gurunlaweh, Kampung Lapai, Kampung Olo.


Beragam aspirasi disampaikan warga yang penuh sesak pada kegiatan reses itu. Misalnya warga berharap agar pemerintah segera memulihkan sisa-sisa banjir. 


"Kami minta agar sendiment lumpur di aliran sungai segera digali dan drainase warga segera di perbaiki . Kami masih masih trauma dengan kejadian banjir bandang 27 November 2025 lalu," kata perwakilan warga. 


Menanggapi aspirasi warga, Aye mengaku akan mengkoordinasikannya dengan pihak terkait. 


"Insya Allah keinginan warga terus dikoordinasikan dengan pihak terkait. Sehingga apabila banjir datang tidak merendam perumahan warga," tegas Aye. 


Sementara, bagi Ibu-ibu MTI yang mengusulkan bantuan untuk segera membuat proposal dan dimasukan dalam perencanaan tahun 2025, untuk direalisasikan di 2026. (*) 


 

Jakarta, Lintasmedianews.com

Gubernur atau kepala daerah tingkat provinsi adalah merupakan instrumen kelembagaan pembangunan yang merupakan kepanjangan Pemerintah pusat, dalam menjalankan program-programnya harus sinkron atau searah dengan rencana besar pembangunan nasional. Demikian dikatakan Guru Besar Ilmu Ekonomi Politik Universitas Nasional, Prof. Yuddy Chrisnandi. Senin, 5 Januari 2026.

Guna melaksanakan program-program yang dicanangkan, lanjut Prof. Yuddy Chrisnandi, memerlukan keterpaduan dan garis komando searah dari pusat. Oleh karena itu, Gubernur idealnya adalah orang-orang pilihan Presiden yang memiliki kemampuan managerial birokrasi, leadership yang tangguh serta sejalan dengan presidennya.

"Gubernur adalah pembantu presiden setingkat Menteri yang bertugas mensukseskan pembangunan nasional di wilayahnya, mengkoordinasikan para kepala daerah tingkat kabupaten dan kota. Dengan demikian, Gubernur dapat ditunjuk atau dipilih langsung oleh Presiden yang dalam penetapannya cukup memerlukan persetujuan DPRD Provinsi guna memperoleh dukungan moral yang kuat, sekaligus check and balances calon gubernur yang diajukan Presiden, adalah sosok yg acceptable di wilayahnya," jelas Ketua Dewan Pakar Serikat Media Siber Indonesia (SMSI).

"Idealnya, calon gubernur yang diajukan Presiden untuk mendapat persetujuan DPRD adalah putra daerah yang dikenal luas ketokohan dan integritasnya," tutupnya.

 


Pasbar Lintas Media News Com.

Wakil Bupati Pasaman Barat Pasbar, M. Ihpan, memantau langsung proses pencarian seorang anak yang dilaporkan hilang di Sungai Batang Sikabau, Pasa Lamo, Nagari Ujung Gading, Kecamatan Lembah Melintang, Senin (5/1).

Kehadiran Wakil Bupati merupakan bentuk perhatian dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat terhadap musibah yang dialami warganya. Selain memantau proses pencarian, M. Ihpan juga menyerahkan bantuan dari Dinas Sosial Pasbar yang didampingi oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Bantuan yang diserahkan berupa paket sembako, tikar, selimut, kasur, serta uang tunai untuk membantu meringankan beban keluarga korban.

Anak yang dilaporkan hilang tersebut bernama Rama (13). Korban diduga terseret arus sungai saat mandi di Batang Sikabau. Hingga hari ketiga pencarian, korban masih belum ditemukan.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, BPBD Pasbar, TNI, Polri, serta masyarakat setempat terus melakukan upaya pencarian sejak korban dinyatakan hilang pada Sabtu (3/1). Dua unit perahu karet dikerahkan untuk menyisir aliran sungai di sisi kiri dan kanan, serta melakukan pencarian di sepanjang tepian sungai.

Wakil Bupati M. Ihpan menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban dan mengapresiasi kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian.

“Sejak Minggu malam, masyarakat bersama tim gabungan telah melakukan pencarian di sekitar lokasi korban diduga hanyut. Pemerintah daerah akan terus mendukung upaya pencarian ini,” ujarnya.

Ia juga mengimbau masyarakat Pasaman Barat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai maupun laut, serta saling mengingatkan demi keselamatan bersama.

 

Pasbar ,Lintas Media News Com.

Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menegaskan komitmennya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi melalui penandatanganan Pakta Integritas Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi, Senin (5/1).

Penandatanganan tersebut dilakukan oleh Bupati Pasaman Barat Yulianto, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, serta seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Pasaman Barat. Kegiatan ini dilaksanakan usai apel gabungan yang digelar di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat.

Bupati Pasaman Barat Yulianto menyampaikan bahwa penandatanganan pakta integritas merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel. Menurutnya, komitmen tersebut harus diimplementasikan secara nyata dalam setiap pelaksanaan tugas dan kewenangan aparatur pemerintah daerah.

Pakta integritas ini bukan sekadar seremonial, tetapi menjadi landasan moral dan administratif bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk melaksanakan pemerintahan yang bebas dari praktik korupsi tegas Yulianto.

Ia menegaskan bahwa Program Pencegahan Korupsi Terintegrasi menjadi bagian penting dalam mendukung upaya nasional pemberantasan korupsi. Oleh karena itu, seluruh kepala OPD diminta untuk berperan aktif dan konsisten dalam menjalankan program tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail menambahkan bahwa penandatanganan pakta integritas ini diharapkan dapat meningkatkan integritas aparatur sipil negara (ASN) serta memperkuat sistem pengawasan internal di lingkungan Pemkab Pasaman Barat.

“Komitmen bersama ini menjadi pengingat bagi seluruh ASN untuk bekerja secara profesional, jujur, dan bertanggung jawab dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, pungkasnya lagi.

 

Padang, Lintasmedianews.com

Warga Kota Padang dihebohkan dengan pengibaran Bendera Putih di Tabing Banda Gadang Kecamatan Nanggalo Kota Padang, baru-baru ini. 

Bahkan aksi di tengah bencana itu membuat heboh dunia maya, pejabat publik pun beraksi, termasuk Wakil Ketua DPRD Kota Padang Mastilizal Aye, SH. 

Ia dengan sigap turun ke lapangan, ke Tabing Banda Gadang terkait pengibaran Bendera Putih. 

Polisi Partai Gerindra ini pun menemui Ketua RT 07 dan RT 06 kelurahan Tabing Banda Gadang. Ia mengkorfirmasi kejadian tersebut.

"Bahwa pengibaran bendera putih semata-mata dilakukan hanya karena kami sudah lelah," ujar Aye, panggilan akrabnya, menirukan ucapan Ketua RW setempat.

"Setelah warga dan TNI, pemko, pemprov, relawan bahu membahu membantu kami, bahkan Ketua MPR, anggota DPR RI, Wamen, ketika harapan itu Ada,  Akhirnya banjir kembali menerjang Wilayah kami pada hari Jumat tanggal 3 Januari, karena intensitas curah hujan yg cukup tinggi," jelasnya. 

Menurut Aye, tidak ada maksud warga, bahwa warga tidak ada mendapatkan bantuan. Murni karena warga sudah lelah.

"Dan Kedepannya, kami berharap kepada pemerintah untuk segera menormalisasi dan membuat kanal kiri kanan di aliran sungai Batang Kuranji,"  cakapnya. 

Tertumpang juga harapan dari warga Sawah Liek Kampung Olo agar jalan yang terban di daerah Kandis Raya agar segera dicarikan solusinya.

"Karena kalau tidak segera di Atasi, akibatnyanya akan sangat fatal sekali, terutama pada saudara-saudara kita di Sawah Liek, Simpang Tinju dan Kampung Lapai. Mudah-mudahan bencana ini segera berakhir," harapan Aye. (*)

 


Padang,  Lintasmedianews.com

JMG - Prestasi yang luar biasa diperoleh tim Futsal Jejak Media Group (JMG) Junior U-14. Sebagai tim pendatang baru di futsal junior Kota Padang, tim besutan Rizky Putra Pinisi ini mampu menuju final.

Kesuksesan Tim JMG Junior ke babak final setelah disemi final pada Sabtu (3/1) mampu mengalahkan Wanderkits dengan skor 2-0. Kemenangan tanpa balas itu mengantarkan JMG Junior ke final.

Dibabak final,  JMG Junior berhadapan dengan Excellent. Tanpa ampun, tim yang bermotokan “Pantang Pulang Sebelum Menang” itu menang telak dengan skor 3-0.


Excelent dibuat tak berdaya menghadapi kelincahan JMG Junior dilapangan pada Minggu (4/1). Jangankan untuk mencetak gol ke gawang JMG Junior, Excelent  tak diberi kesempatan untuk melewati barisan belakang JMG Junior.

Pertandingan 2x15 menit itu berhenti setelah wasit meniup pluit panjang yang menandakan  turnamen tersebut dijuarai oleh JMG Junior. Turnamen yang diikuti enam tim itu merupakan liga yang telah dimulai sejak Desember 2025 lalu. 

“ Ini adalah kado tahun baru 2026 bagi kami JMG Junior. Kemenangan yang kami peroleh ini tidak menjadikan kami sombong dan merendahkan lawan-lawan lainnya nanti. Bagi kami, kemenangan ini adalah bentuk perjuangan yang sangat berat. Sebab yang kami hadapi bukanlah lawan biasa tapi adalah lawan-lawan tangguh yang telah menjuarai beberapa turnamen sebelum ini”, ujar Rizky Putra Pinisi selaku pelatih JMG Junior.

Ditambahkan Rizky, kemenangan yang diperoleh timnya adalah sebagai bentuk pembuktian pada media JMG sebagai sponsor tunggal timnya. Dia juga mengatakan bahwa timnya siap untuk mengikuti turnamen futsal dan mini soccer  nantinya.

Kemenangan JMG Junior dirayakan dengan sorak gembira dari tim dan pendukung yang menyaksikan jalannya pertandingan final di lapangan Glory Futsal GOR H Agus Salim Padang itu. Pemain yang berada dibangku cadangan langsung berhamburan ke tengah lapangan setelah wasit meniup pluit panjang. (Rel)

 

Bukittinggi, Lintasmeduanews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, didampingi Sekda, bersama sejumlah Kepala SKPD meninjau Pasa Ateh, Senin (05/01).

Ramlan Nurmatias, menjelaskan, setelah meninjau lokasi Pasa Ateh, banyak ditemukan toko yang ditutup dan sesuai informasi, sudah lama tidak dibuka oleh pedagang yang bersangkutan. Kondisi ini harus segera dibenahi dan ditertibkan.

Disamping itu, Pemko Bukittinggi juga akan segera menertibkan pedagang kaki lima, yang berjualan di lokasi yang tidak diperbolehkan. Pedagang yang memiliki kartu kuning untuk menempati toko di gedung Pasa Ateh, namun tidak membuka toko tersebut, akan ditarik dan diserahkan ke pedagang yang membutuhkan.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota  menawarkan kepada seluruh warga yang berminat untuk menyewa space yang ada di Pasa Ateh. Beberapa titik yang kosong dengan posisi strategis, bisa dijadikan lokasi perdagangan dan disewakan untuk umum

“Kami sudah perintahkan dinas pasar, untuk toko yang tidak digunakan oleh pedagang, kita segel. Kita berikan pada yang mau menyewa. Kita tawarkan kepada yang berminat, termasuk ke pedagang kaki lima yang ada di sini, kita gratiskan sewanya empat bulan, karena kawasan pasar ini akan kita tertibkan. Ini salah satu upaya kita dalam program PKL naik kelas,” ujar Ramlan.

Ia menyebutkan, sudah ada temuan BPK tentang banyaknya toko di Pasa Ateh yang tidak difungsikan, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian negara. Untuk itu Pemko akan mensosialisasikan hal tersebut kepada pedagang, untuk segera menggunakan toko mereka atau haknya dicabut dan dimanfaatkan untuk pedagang yang berminat.

“Banyak kejadian, kunci ditahan, toko tidak dibuka, sewa tidak dibayar. Ini berpotensi merugikan negara. Sebagai pemerintah, tentu tidak boleh membiarkan hal ini terjadi,” tegasnya. (Sandra)



Padang,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi, mendorong pemerintah daerah yang terdampak bencana untuk melakukan penghitungan kebutuhan pascabencana secara cermat dan matang agar dapat disesuaikan dengan kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) kabupaten dan kota.

Hal itu disampaikan Muhidi saat melakukan kunjungan sekaligus penyerahan bantuan seragam batik secara simbolis di SMA Negeri 9 Padang, Selasa (6/1/2026).

Muhidi menegaskan,Data Pengkajian Kebutuhan Pascabencana (Jitupasna) merupakan bagian penting sebagai dasar penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

“Data sangat penting sebagai bahan kebijakan, termasuk untuk menentukan arah kebijakan dan besaran anggaran yang dibutuhkan,” ujar Muhidi.

Dalam kesempatan tersebut, Muhidi juga mendorong Kepala SMA Negeri 9 Padang agar segera menghitung serta melaporkan kerusakan peralatan sekolah akibat banjir bandang yang terjadi pada 27 November 2025.

“Kerusakan yang terjadi segera dilaporkan sebagai bahan kebijakan untuk menyusun kebijakan dan menentukan anggaran yang dibutuhkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muhidi menjelaskan bahwa pada 8–9 Januari 2026, daerah terdampak akan memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. Tahap ini dinilai sangat menentukan perencanaan pembangunan, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang.

Menurutnya, ketepatan data dan perencanaan yang matang menjadi kunci agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan efektif, terarah, dan berkelanjutan.(*/st)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.