Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 


Padang Pariaman Lintas Media News com  Agenda tahunan selalu menampilkan Apresiasi Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Padang Pariaman Tahun 2026 yang di selenggarakan di Hall IKK Padang Pariaman, pada Selasa (9/6/2026).


Duta Genre menjadi ajang apresiasi sekaligus pembinaan bagi generasi muda yang akan menjadi pelopor pembangunan karakter remaja di daerah.


‎Acara tersebut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Padang Pariaman, Elfi Delita, yang mewakili Bupati Padang Pariaman, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Padang Pariaman Azwarman, Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat Mardalena Wati Yulia, serta sejumlah tamu undangan lainnya.


Sebelum mencapai malam puncak, proses seleksi Duta GenRe Kabupaten Padang Pariaman telah diikuti sebanyak 195 peserta dari berbagai sekolah menengah atas dan perguruan tinggi. Dari jumlah tersebut, terpilih 27 finalis terbaik yang terdiri dari 11 finalis putra dan 16 finalis putri untuk mengikuti tahapan penilaian akhir.


‎Kepala BKKBN Provinsi Sumatera Barat, Mardalena Wati Yulia, dalam sambutannya menyampaikan harapan agar para Duta GenRe yang terpilih mampu menjadi teladan bagi generasi muda serta berkontribusi dalam mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.


‎”Duta GenRe diharapkan dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi teman-teman sebayanya. Mereka harus mampu menyampaikan edukasi positif kepada remaja agar terhindar dari berbagai perilaku berisiko serta mampu merencanakan masa depan yang lebih baik,” ujarnya.




Pembangunan Setdakab Padang Pariaman, Elfi Delita, menyampaikan bahwa remaja merupakan aset bangsa yang sangat berharga. Masa depan Indonesia, termasuk terwujudnya Generasi Emas 2045, sangat ditentukan oleh kualitas generasi muda saat ini.


‎”Remaja yang cerdas, sehat, berprestasi, dan berkarakter tidak lahir begitu saja, tetapi membutuhkan dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk menciptakan generasi muda yang berkualitas dan mampu bersaing di masa depan,” ungkapnya.


‎Menurutnya, Program GenRe menjadi salah satu wadah strategis bagi remaja untuk belajar merencanakan masa depan, meningkatkan kapasitas diri, serta mengembangkan kepemimpinan dan keterampilan sosial.


‎”Melalui Program GenRe, para remaja tidak hanya dibekali pengetahuan, tetapi juga didorong untuk menjadi pelopor dan teladan bagi teman sebaya dalam menyebarkan nilai-nilai positif di lingkungan masing-masing,” tambahnya


Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama BKKBN berharap lahir generasi muda yang mampu menjadi agen perubahan, memiliki karakter kuat, serta berkontribusi aktif dalam mewujudkan pembangunan daerah dan cita-cita Indonesia Emas 2045.( rls/len)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan 42 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi mengikuti acara pelantikan selasa (09/06).  Pelantikan oleh Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias tersebut berlangsung di Balairuang Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi. 


Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama dan Pejabat Fungsional merupakan bagian dari upaya penguatan organisasi dan peningkatan kinerja pemerintahan. Proses pengisian jabatan telah melalui tahapan yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan dan mendapat persetujuan dari BKN. Demikian disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias. 


"Pejabat yang dilantik memiliki peran strategis dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik. Karena itu, seluruh pejabat diharapkan dapat segera beradaptasi, memperkuat koordinasi, serta menjaga disiplin dan integritas dalam menjalankan tugas," ungkapnya.


Pada kesempatan itu, seluruh jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi diajak untuk terus memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Ramlan menegaskan bahwa disiplin, kerja sama dan komitmen dalam melayani masyarakat menjadi kunci keberhasilan pelaksanaan tugas pemerintahan.

Pejabat yang dilantik dan diambil sumpahnya, terdiri dari 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yakni Dedi Syafrizal dari Kepala Bagian Administrasi Setdako Bukittinggi menjadi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Bukittinggi, Elza Aulia dari Sekretaris Badan Kesbangpol menjadi Kepala Dinas Perhubungan dan Silvi Rawani Triaputri dari Kepala Bidang Daya Tarik Wisata dan Kawasan Konservasi Dinas Pariwisata menjadi Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Bukittinggi.


Sementara itu, 42 Pejabat Fungsional yang dilantik terdiri dari 36 orang melalui pengangkatan pertama ke dalam Jabatan Fungsional dan 6 orang melalui perpindahan dari jabatan lain ke dalam Jabatan Fungsional. (Sandra)

 



PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

 PT Semen Padang terus memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Tingkat Organisasi yang berlangsung di Wisma Indarung, pada Selasa–Kamis (9–11 Juni 2026). Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik, yaitu Iwan Fajar Pahlawan dan Eko Sulistyo Wibowo.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, dan diikuti oleh sejumlah personel lintas unit yang akan terlibat dalam proses penghitungan, evaluasi, serta pelaporan emisi karbon perusahaan sesuai standar internasional.

Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, menegaskan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan daya saing, khususnya untuk mendukung ekspansi pasar ekspor yang semakin menuntut pemenuhan aspek keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan.

Menurutnya, kebutuhan akan sertifikasi emisi gas rumah kaca semakin relevan seiring berkembangnya aktivitas ekspor PT Semen Padang, termasuk untuk produk semen tipe 52,5 N yang dipasarkan ke wilayah Reunion Island. Dalam proses komunikasi dengan mitra bisnis internasional, perusahaan diminta untuk menunjukkan komitmen pengendalian emisi melalui penerapan standar ISO 14064, yang menjadi salah satu acuan global dalam pengukuran dan pelaporan emisi gas rumah kaca.

"Hal ini menunjukkan bahwa aspek keberlanjutan kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses bisnis. Kemampuan perusahaan dalam menghitung, mengevaluasi, dan melaporkan emisi karbon secara terukur menjadi kebutuhan penting untuk mendukung transaksi bisnis di pasar internasional," ujar Andria.

Andria Delfa menjelaskan bahwa meskipun PT Semen Padang selama ini telah melakukan penghitungan emisi berdasarkan metodologi internasional yang digunakan industri semen, sertifikasi sesuai ISO 14064 menjadi langkah lanjutan yang dibutuhkan agar data emisi perusahaan memperoleh pengakuan yang lebih luas di tingkat global.

Andria Delfa berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian Bimtek secara serius sehingga kompetensi yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam mendukung proses sertifikasi perusahaan.

"Pengetahuan dan kemampuan yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan mampu mendukung berbagai inisiatif perusahaan ke depan. Di tengah persaingan industri semen yang semakin kompetitif, aspek keberlanjutan menjadi salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan daya saing produk sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas," katanya.

Andria Delfa juga menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan merupakan kontribusi bersama untuk mendukung pencapaian target perusahaan dalam bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG).

Kepala Unit Sistem Manajemen PT Semen Padang, Arie Ronaldo, menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan tahapan awal dari rangkaian program penguatan sistem penghitungan karbon perusahaan yang ditargetkan selesai pada Juli 2026.

Ia menyebutkan bahwa sebelumnya PT Semen Padang telah melakukan penghitungan emisi karbon menggunakan metode World Business Council for Sustainable Development (WBCSD). Data yang telah tersedia tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan inventarisasi emisi sesuai standar ISO 14064-1:2018.

"Melalui Bimtek ini, kami ingin memastikan seluruh proses penghitungan karbon perusahaan berjalan sesuai standar internasional, mulai dari pengumpulan data, metodologi perhitungan, hingga proses pelaporan dan verifikasi," ujar Arie.

Usai pelaksanaan Bimtek, perusahaan akan membentuk tim khusus yang bertanggung jawab melakukan penghitungan emisi secara mandiri. Tim tersebut akan dipimpin oleh Departemen Perencanaan dan Pengadaan Produksi sebagai pemilik proses (process owner), dengan dukungan berbagai unit kerja yang menjadi sumber data maupun penghasil emisi.

Arie menjelaskan bahwa setelah tahap pembelajaran dan pendampingan, peserta akan melakukan penghitungan karbon secara mandiri yang kemudian dievaluasi oleh tim pendamping. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk proses verifikasi dan validasi oleh lembaga yang berwenang.

"Target kami, pada Juli 2026, hasil penghitungan karbon PT Semen Padang sudah terverifikasi dan tervalidasi sehingga dapat digunakan sebagai data emisi yang diakui secara internasional," katanya.

Menurut Arie, program ini juga menjadi bagian dari persiapan perusahaan dalam menghadapi berbagai kebijakan terkait pengendalian emisi karbon, termasuk implementasi mekanisme Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan berbagai regulasi perdagangan internasional yang mensyaratkan pelaporan jejak karbon produk.

"Persyaratan pelaporan karbon kini semakin banyak diterapkan, terutama untuk aktivitas ekspor ke sejumlah negara dan kawasan, termasuk pasar Eropa. Karena itu, kesiapan sistem penghitungan karbon menjadi kebutuhan strategis bagi perusahaan," tambahnya.

Kepala Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Padang, Dindin Syafruddin, mengapresiasi komitmen PT Semen Padang yang dinilainya menjadi salah satu perusahaan nasional yang proaktif dalam mengimplementasikan pengelolaan emisi gas rumah kaca.

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara dunia industri dan pemerintah dalam mendorong transformasi industri yang lebih berkelanjutan.

"Kami hadir untuk belajar bersama, berdiskusi bersama, dan memastikan dunia industri mendapatkan pendampingan terbaik dalam penerapan standar yang mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat daya saing industri nasional," ujarnya.

Dindin menilai langkah yang dilakukan PT Semen Padang menunjukkan kesiapan perusahaan dalam menghadapi tuntutan global terkait keberlanjutan. Sebagai perusahaan semen pertama di Asia Tenggara, PT Semen Padang dinilai terus menunjukkan perannya sebagai pionir dalam berbagai transformasi industri.

"PT Semen Padang telah menunjukkan komitmen nyata dalam penerapan standar keberlanjutan. Kami berharap perusahaan terus melangkah maju dan menjadi contoh bagi industri lainnya dalam upaya mendukung pembangunan rendah karbon di Indonesia," katanya.

Melalui pelaksanaan Bimtek ini, PT Semen Padang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola lingkungan perusahaan sekaligus memperkuat posisi produk semen nasional di pasar global melalui penerapan standar keberlanjutan yang diakui secara internasional.

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi memberikan jawaban atas pemandangan umum fraksi terhadap ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Jawaban itu disampaikan dalam rapat paripurna, di Gedung DPRD, Selasa (09/06).


Sebelumnya Fraksi di DPRD Bukittinggi telah menyampaikan pandangan umum terkait ranperda pertanggungjawaban pelaksanaan APBD 2025. Selasa (09/06), dilanjutkan dengan jawaban wali kota atas pandangan umum fraksi di dewan sebelumnya. Demikian disampaikan Ketua DPRD Bukittinggi, Syaiful Efendi.


Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, sebelum memberikan jawaban, juga menjelaskan terkait informasi mengenai penggunaan dana Tranfsfer Keuangan Daerah (TKD). Ia mengatakan, dalam penganggaran Dana Transfer ke Daerah (TKD) Pemerintah Kota Bukittinggi mengacu pada Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ, khususnya angka 7 yang mengatur ketentuan bagi daerah yang tidak menetapkan status tanggap darurat bencana.


Berdasarkan ketentuan tersebut, alokasi TKD digunakan untuk mitigasi dan kesiapsiagaan bencana, penanaman pohon dan perbaikan lingkungan, pengendalian inflasi, pemulihan ekonomi, serta mendukung pelayanan dasar masyarakat.


"PMK Nomor 102 Tahun 2025 yang telah diubah dengan PMK Nomor 29 Tahun 2026 merupakan peraturan yang mengatur kebijakan transfer ke daerah dalam rangka percepatan penanganan darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana pada 51 daerah yang telah ditetapkan pemerintah. Sementara itu, Kota Bukittinggi tidak termasuk dalam daftar 51 daerah tersebut dan juga tidak menetapkan status tanggap darurat bencana, sehingga penganggaran TKD Kota Bukittinggi mengacu pada ketentuan yang diatur dalam Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.3/1084/SJ," jelas Ramlan.


Ia juga menegaskan dana TKD tidak digunakan untuk membayar gaji PPPK. Sementara penganggaran yang berkaitan dengan tenaga outsourcing merupakan bagian dari program pengendalian inflasi dan pemulihan ekonomi, termasuk mendukung program PKL Naik Kelas melalui penataan pedagang ke kawasan Pasar Atas guna mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. (*)

 

Pasbar,Lintas Media News Com. 


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat melalui Dinas Lingkungan Hidup menegaskan ,bahwa penebangan sejumlah pohon sengon di kawasan Hutan Kota Pasaman Barat merupakan bagian dari program revitalisasi dan penataan kawasan, bukan untuk kepentingan ekonomi seperti yang berkembang di media sosial. Penegasan itu disampaikan Kepala DLH Pasaman Barat Afkar dalam pertemuan bersama awak media di Aula DLH Pasaman Barat, Rabu 10/6


Penebangan ini merupakan bagian dari revitalisasi hutan kota. Tujuannya untuk meningkatkan keamanan, memperbaiki tata kawasan, dan mengoptimalkan fungsi hutan kota sebagai ruang terbuka hijau bagi masyarakat,kata Afkar.


Menurutnya, Hutan Kota Pasaman Barat seluas sekitar tiga hektare dibangun sejak urusan kehutanan masih menjadi kewenangan pemerintah kabupaten melalui Dinas Kehutanan. Kawasan itu dirancang sebagai ruang terbuka hijau yang berfungsi menjaga keseimbangan ekosistem, menjadi habitat satwa, sekaligus sarana rekreasi masyarakat.


Afkar menjelaskan, pohon yang ditebang merupakan jenis sengon yang sejak awal ditanam sebagai tanaman pelindung atau naungan bagi vegetasi lain pada tahap awal pengembangan kawasan. Seiring pertumbuhan dan usia pohon yang semakin tua, keberadaannya dinilai berpotensi menimbulkan risiko keselamatan.


Sudah ada satu pohon sengon yang tumbang. Kondisi ini menjadi perhatian serius karena dapat membahayakan pengunjung maupun masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan hutan kota,” ujarnya.


Karena itu, pemerintah daerah menata sejumlah pohon yang dinilai berisiko, sekaligus menyiapkan program revitalisasi kawasan melalui penambahan berbagai jenis tanaman yang lebih sesuai dengan konsep pengembangan hutan kota ke depan.


Kami akan melakukan penyisipan tanaman baru, termasuk tanaman buah dan jenis pohon lain. Konsep yang sedang disiapkan adalah revitalisasi hutan kota agar kawasan ini lebih tertata, lebih aman, dan semakin bermanfaat bagi masyarakat,” tambahnya.


Menanggapi isu penebangan untuk keuntungan ekonomi, Afkar membantah. Ia menegaskan kayu sengon memiliki nilai jual relatif rendah dan hasil penjualannya tidak signifikan dibanding biaya operasional. Menurutnya, biaya penebangan dan pengangkutan mencapai sekitar Rp1 juta, sementara hasil penjualan kayu hanya berkisar Rp1,3 juta. Dengan demikian, keuntungan yang diperoleh hanya sekitar Rp300 ribu dan seluruhnya akan disetorkan ke kas daerah sesuai ketentuan.


Kalau tujuan utamanya mencari keuntungan, tentu tidak sebanding. Kegiatan ini murni untuk penataan dan revitalisasi kawasan demi keselamatan serta peningkatan fungsi hutan kota, tegasnya.


Sementara itu, Ketua Koperasi Rimba Lestari Surahdi, yang selama ini mengelola kawasan Hutan Kota Pasaman Barat, juga telah memberikan klarifikasi. Ia menyatakan penebangan dilakukan dalam rangka pengelolaan kawasan dan telah dikoordinasikan dengan pihak terkait.


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat berharap masyarakat memahami tujuan revitalisasi yang sedang dilakukan. Selain mengurangi risiko keselamatan akibat pohon yang berpotensi tumbang, program tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan kualitas lingkungan dan menjadikan hutan kota sebagai ruang hijau yang lebih representatif. Ke depan, Hutan Kota Pasaman Barat diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai paru-paru kota, tetapi juga berkembang menjadi pusat edukasi lingkungan, konservasi satwa, serta destinasi rekreasi keluarga yang aman, nyaman, dan berkelanjutan. Katanya.

 

PADANG, Lintasmedia News– PT Semen Padang terus memperkuat komitmennya terhadap praktik bisnis berkelanjutan melalui penyelenggaraan Bimbingan Teknis (Bimtek) Kuantifikasi dan Pelaporan Emisi Gas Rumah Kaca (GRK) Tingkat Organisasi yang berlangsung di Wisma Indarung, pada Selasa–Kamis (9–11 Juni 2026). Bimtek ini menghadirkan narasumber dari Balai Besar Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri Kulit, Karet, dan Plastik, yaitu Iwan Fajar Pahlawan dan Eko Sulistyo Wibowo.


Kegiatan tersebut dibuka oleh Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, dan diikuti oleh sejumlah personel lintas unit yang akan terlibat dalam proses penghitungan, evaluasi, serta pelaporan emisi karbon perusahaan sesuai standar internasional.

Direktur Operasi PT Semen Padang, Andria Delfa, menegaskan bahwa pelaksanaan Bimtek ini merupakan bagian dari langkah strategis perusahaan dalam meningkatkan daya saing, khususnya untuk mendukung ekspansi pasar ekspor yang semakin menuntut pemenuhan aspek keberlanjutan dan pengelolaan lingkungan.


Menurutnya, kebutuhan akan sertifikasi emisi gas rumah kaca semakin relevan seiring berkembangnya aktivitas ekspor PT Semen Padang, termasuk untuk produk semen tipe 52,5 N yang dipasarkan ke wilayah Reunion Island. Dalam proses komunikasi dengan mitra bisnis internasional, perusahaan diminta untuk menunjukkan komitmen pengendalian emisi melalui penerapan standar ISO 14064, yang menjadi salah satu acuan global dalam pengukuran dan pelaporan emisi gas rumah kaca.


"Hal ini menunjukkan bahwa aspek keberlanjutan kini menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari proses bisnis. Kemampuan perusahaan dalam menghitung, mengevaluasi, dan melaporkan emisi karbon secara terukur menjadi kebutuhan penting untuk mendukung transaksi bisnis di pasar internasional," ujar Andria.


Andria Delfa menjelaskan bahwa meskipun PT Semen Padang selama ini telah melakukan penghitungan emisi berdasarkan metodologi internasional yang digunakan industri semen, sertifikasi sesuai ISO 14064 menjadi langkah lanjutan yang dibutuhkan agar data emisi perusahaan memperoleh pengakuan yang lebih luas di tingkat global.


Andria Delfa berharap peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian Bimtek secara serius sehingga kompetensi yang diperoleh dapat diimplementasikan dalam mendukung proses sertifikasi perusahaan.


"Pengetahuan dan kemampuan yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan mampu mendukung berbagai inisiatif perusahaan ke depan. Di tengah persaingan industri semen yang semakin kompetitif, aspek keberlanjutan menjadi salah satu faktor penting yang dapat meningkatkan daya saing produk sekaligus membuka peluang pasar ekspor yang lebih luas," katanya.


Andria Delfa juga menekankan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan merupakan kontribusi bersama untuk mendukung pencapaian target perusahaan dalam bidang lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan (ESG).


Kepala Unit Sistem Manajemen PT Semen Padang, Arie Ronaldo, menjelaskan bahwa Bimtek ini merupakan tahapan awal dari rangkaian program penguatan sistem penghitungan karbon perusahaan yang ditargetkan selesai pada Juli 2026.


Ia menyebutkan bahwa sebelumnya PT Semen Padang telah melakukan penghitungan emisi karbon menggunakan metode World Business Council for Sustainable Development (WBCSD). Data yang telah tersedia tersebut selanjutnya akan menjadi dasar dalam penyusunan inventarisasi emisi sesuai standar ISO 14064-1:2018.


"Melalui Bimtek ini, kami ingin memastikan seluruh proses penghitungan karbon perusahaan berjalan sesuai standar internasional, mulai dari pengumpulan data, metodologi perhitungan, hingga proses pelaporan dan verifikasi," ujar Arie.


Usai pelaksanaan Bimtek, perusahaan akan membentuk tim khusus yang bertanggung jawab melakukan penghitungan emisi secara mandiri. Tim tersebut akan dipimpin oleh Departemen Perencanaan dan Pengadaan Produksi sebagai pemilik proses (process owner), dengan dukungan berbagai unit kerja yang menjadi sumber data maupun penghasil emisi.


Arie menjelaskan bahwa setelah tahap pembelajaran dan pendampingan, peserta akan melakukan penghitungan karbon secara mandiri yang kemudian dievaluasi oleh tim pendamping. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar untuk proses verifikasi dan validasi oleh lembaga yang berwenang.


"Target kami, pada Juli 2026, hasil penghitungan karbon PT Semen Padang sudah terverifikasi dan tervalidasi sehingga dapat digunakan sebagai data emisi yang diakui secara internasional," katanya.


Menurut Arie, program ini juga menjadi bagian dari persiapan perusahaan dalam menghadapi berbagai kebijakan terkait pengendalian emisi karbon, termasuk implementasi mekanisme Nilai Ekonomi Karbon (NEK) dan berbagai regulasi perdagangan internasional yang mensyaratkan pelaporan jejak karbon produk.


"Persyaratan pelaporan karbon kini semakin banyak diterapkan, terutama untuk aktivitas ekspor ke sejumlah negara dan kawasan, termasuk pasar Eropa. Karena itu, kesiapan sistem penghitungan karbon menjadi kebutuhan strategis bagi perusahaan," tambahnya.


Kepala Balai Standardisasi dan Pelayanan Jasa Industri (BSPJI) Padang, Dindin Syafruddin, mengapresiasi komitmen PT Semen Padang yang dinilainya menjadi salah satu perusahaan nasional yang proaktif dalam mengimplementasikan pengelolaan emisi gas rumah kaca.


Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud kolaborasi antara dunia industri dan pemerintah dalam mendorong transformasi industri yang lebih berkelanjutan.


"Kami hadir untuk belajar bersama, berdiskusi bersama, dan memastikan dunia industri mendapatkan pendampingan terbaik dalam penerapan standar yang mendukung pengurangan emisi gas rumah kaca. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk memperkuat daya saing industri nasional," ujarnya.


Dindin menilai langkah yang dilakukan PT Semen Padang menunjukkan kesiapan perusahaan dalam menghadapi tuntutan global terkait keberlanjutan. Sebagai perusahaan semen pertama di Asia Tenggara, PT Semen Padang dinilai terus menunjukkan perannya sebagai pionir dalam berbagai transformasi industri.


"PT Semen Padang telah menunjukkan komitmen nyata dalam penerapan standar keberlanjutan. Kami berharap perusahaan terus melangkah maju dan menjadi contoh bagi industri lainnya dalam upaya mendukung pembangunan rendah karbon di Indonesia," katanya.


Melalui pelaksanaan Bimtek ini, PT Semen Padang menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan tata kelola lingkungan perusahaan sekaligus memperkuat posisi produk semen nasional di pasar global melalui penerapan standar keberlanjutan yang diakui secara internasional.

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News – Anggota DPRD Pasaman Barat, Rommy Candra, pada hari raya Idul Adha 1447/2026, dia bersama keluarga berkurban di Jorong Tinggal, Nagari Sinurit, Kecamatan Talamau, Pasaman Barat.


Dia berharap kiranya masyarakat setempat merayakan idul adha dengan penuh syukur, kekhusyuk dan segala sesuatunya dapat berjalan aman dan lancar, kata Rommy Candra, di Simpang Empat, Selasa (26/5).


Sebagai anggota DPRD Pasaman Barat, dirinya mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban 1447 Hijriah kepada seluruh muslimin dan muslimat se-Pasaman Barat Mari kita ambil hikmah Idul Adha ini, terutama teladan dari teguhnya ketakwaan Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail dalam menjalankan perintah Allah Subhanahu wata’ala,” ajak Rommy Candra Selasa (26/5/2026).


Kader Partai Golkar itu, mengajak umat muslim yang berkecukupan dan memiliki keinginan untuk berkurban, agar melaksanakan ibadah kurban. Selain bernilai ibadah yang tinggi, kegiatan ini memiliki aspek sosial yang luas dalam bermasyarakat.


“Seperti kita ketahui, ibadah kurban bukan hanya memiliki aspek ibadah sebagai bentuk ketaatan atas perintah Allah, tetapi juga memiliki aspek sosial yakni keinginan dan semangat untuk berbagi kepada sesama,” kata Rommy. (***)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News – Dua anggota DPRD Pasaman Barat, Senin (18/5) mengikuti rapat koordinasi (Rakor) persiapan dan pembentukan panitia Pemilihan Walinagari (Pilwana) serentak tahun 2026 di auditorium kantor bupati setempat, Simpang Empat.


Dua wakil rakyat dari Dapil (Daerah Pemilihan) berbeda di Pasaman Barat itu adalah, Adriwilza dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dari Dapil I, meliputi Kecamatan Pasaman dan Talamau, bersama Erefriwan, dari Partai Golongan Karya (Golkar) dari Dapil III, meliputi Kecamatan Gunung Tuleh, Sungai Aur dan Lembah Melintang.


Rapat dipimpin Bupati, Yulianto, juga dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), seperti Kajari, Kapolres, Dandim, Ketua Pengadilan Negeri, para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dan camat se Pasaman Barat.


Adriwilsa, sampaikan, rakor ini dilaksanakan sebagai langkah awal pemerintah daerah dalam mempersiapkan pelaksanaan Pemilihan Walinagari (Pilwana) Tahun 2026, pada 87 nagari se Pasaman Barat. 


Dalam rapat tersebut, katanya, dibahas berbagai hal terkait teknis pelaksanaan, pembentukan panitia, koordinasi lintas sektor, serta upaya menjaga stabilitas dan kondusivitas daerah selama tahapan pemilihan berlangsung.


Bupati, Yulianto, katakan, pentingnya sinergi seluruh unsur pemerintahan dan Forkopimda agar proses pemilihan wali nagari dapat berjalan aman, tertib, demokratis, dan sesuai ketentuan yang berlaku. (***)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News – Ketua DPRD Pasaman Barat, Dirwansyah, Sabtu (16/5) turut hadir mengikuti panen jagung serentak Indonesia triwulan II di perkebunan Bandarejo, Kecamatan Pasaman, Pasaman Barat.


Kepala DPRD Dirwansyah mengatakan pada kesempatan itu, Pasaman Barat, selain memiliki sejumlah perkebunan kelapa sawit dan sawah, juga dikenal sebagai daerah penghasil jagung. Bahkan sejak beberapa tahun terakhir, Pasaman Barat juga dikenal sebagai daerah penghasil jagung terbesar di Sumatera Barat.


Panen jagung serentak di Indonesia yang dihadiri oleh Kepala Polisi Pasaman Barat, Agung Tribawanto dan jajarannya, Bupati Yulianto, anggota Forum Koordinasi Kepemimpinan Kabupaten (Forkopimda) dan pihak-pihak terkait lainnya, juga sebagai bukti bahwa Pasaman Barat diakui sebagai daerah penghasil jagung terbesar di Sumatera Barat.


Kepala Polisi Pasaman Barat, Agung Tribawanto, selaku penyelenggara acara sekaligus memimpin panen raya jagung di Pasaman Barat, mengatakan bahwa pelestarian tanaman jagung, mulai dari musim tanam, perawatan hingga panen raya bersama hari ini, merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab jajaran kepolisian dalam mendukung program Asta cita Presiden, Prabowo Subianto. 


Kehadiran polisi di acara tersebut, jelasnya, sebagai pendamping sekaligus kolaborasi antara Polri, khususnya Polri Pasaman Barat dan kelompok petani. Kegiatan ini dimulai dari musim tanam hingga panen Raya, yang dilakukan serentak di seluruh Indonesia.


Bupati Yulianto mengaku, panen jagung serentak yang dipusatkan di Jorong Bandarejo, Nagari Lingkuang Aua Bandarejo, Kabupaten Pasaman, menjadi ajang mitra Polri dan petani di Pasaman Barat.


Kepada jajaran kepolisian di wilayah hukum Kepolisian Pasaman Barat, Yulianto, meminta agar mereka terus menjalin kemitraan dengan para petani, serta terus berkolaborasi dengan pihak-pihak terkait di Pasaman Barat, sehingga produktivitas jagung di Pasaman Barat terus meningkat dan tumbuh. (***)

 

Pasaman Barat, Lintasmedia News – Dua Anggota DPRD Pasaman Barat, Adriwilza bersama Rommy Candra, hadiri Musyawarah Cabang (Musca) PMI (Palang Merah Indonesia) Pasaman Barat di aula kantor bupati setempat, Simpang Emp


Acara dibuka Wakil Bupati, M. Ihpan dihadiri Ketua PMI Sumatera Barat, Aristo Munandar, Ketua PMI Pasaman Barat periode 2021–2026, Risnawanto, Dewan Kehormatan PMI, unsur Forkopimda dan kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) terkait.


Usai kegiatan, anggota DPRD Pasaman Barat, Rommy Chandra, memberikan pandangan mengenai pentingnya penguatan kapasitas organisasi PMI, terutama dalam hal dukungan regulasi dan alokasi anggaran dari pihak legislatif guna menunjang kesiapsiagaan bencana di Pasaman Barat.


"Kami dari DPRD Pasaman Barat memandang peran PMI sangat vital sebagai mitra strategis pemerintah, terutama mengingat wilayah kita memiliki potensi kerawanan bencana alam yang cukup tinggi. Oleh karena itu, lembaga legislatif siap mengawal dan memberikan dukungan, baik dari fungsi pengawasan maupun penguatan anggaran, agar operasional pelayanan kemanusiaan PMI di lapangan dapat berjalan lebih optimal, cepat, dan tanggap," ujar Rommy Chandra.


Dijelaskan Rommy, apresiasinya terhadap dedikasi pengurus periode sebelumnya dan berharap momentum Muskab V ini dapat melahirkan kepengurusan baru yang solid serta mampu memperluas kemitraan lintas sektor.


"Siapapun pengurus yang terpilih untuk periode 2026–2031 nanti, tantangan ke depan dalam melayani masyarakat akan semakin dinamis. Sinergi yang kuat antara PMI, Pemkab, dan DPRD harus terus dirawat agar setiap program kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat luas," tambahnya.


Muskab V PMI Pasaman Barat, secara aklamasi, Wakil Bupati, M. Ihpan, terpilih sekaligus ditetapkan menjadi ketua PMI Pasaman Barat, untuk masa jabatan Lima tahun ke depan. mengagendakan beberapa poin, di antaranya pengesahan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode 2021–2026, penetapan Pokok-Pokok Kebijakan dan Rencana Strategis PMI Pasaman Barat 2026–2031, serta pemilihan jajaran pengurus baru untuk lima tahun ke depan. (***)

Pasaman Barat, Lintasmedia News- Anggota DPRD Pasaman Barat, Nefri, hadiri penutupan turnamen sepakbola antar kejorongan PSLG l Cup I 2026 di lapangan hijau Nagari Koto Tangah, Kecamatan Parit Koto Balingka, Pasaman Barat, Jumat (5/6) kemarin.


Kompetisi yang ditutup Bupati, Yulianto, berjalan lancar dan sukses. Turnamen ini, menjadi wadah untuk pembinaan atlet dan mempererat silaturahmi antar sesama, khususnya pecandu sepakbola.


Turnamen PSLG Cup I 2026, diikuti 32 klub, termasuk dari Kecamatan Parit Koto Balingka. Peserta juga berasal dari kecamatan tetangga seperti Gunung Tuleh, Ranah Batahan, dan Sungai Beremas. 


Pada laga final, ulas anggota dewan itu, mempertemukan PSL Labuai dengan Porsis Simpang. Pertandingan berlangsung sengit dan disaksikan ratusan penonton di lapangan Nagari Koto Tangah. Porsis Simpang berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan PSL Labuai dengan skor 5:3. 


Penutupan dihadiri unsur Forkopimda, perwakilan KONI, kepala OPD, camat, wali nagari, tokoh masyarakat, masing-masing tim bersama masyarakat setempat.


Bupati, Yulianto, saat menutup turnamen sampaikan, pihaknya mengapresiasi panitia, peserta, dan pecinta olahraga yang telah menyukseskan turnamen. Menurutnya, PSLG Cup I membuktikan sepak bola mampu menyatukan masyarakat sekaligus menjadi sarana pembinaan generasi muda.


"Turnamen seperti ini harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Selain ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi wadah mencari dan membina bibit pesepak bola potensial yang dapat mengharumkan nama Pasaman Barat," ujar Yulianto.


Yulianto memuji kedua tim yang dinilai telah menunjukkan kemampuan terbaik dan menjunjung sportivitas selama turnamen. Sebagai bentuk dukungan, ia memberikan bonus pribadi Rp1 juta kepada pencetak gol pertama di laga final. (***) 


 

Lintasmedia News- Wali Kota Padang Fadly Amran menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam memperkuat Program Smart Surau guna membentuk generasi muda yang memiliki benteng moral, agama, dan pendidikan yang kuat.


Hal itu disampaikan Wali Kota Padang Fadly Amaran saat acara Penyerahan Reward Subuh Mubarakah Program Smart Surau di Masjid As Salam yang berlokasi Komplek Dangau Teduh, Kelurahan Cengkeh Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung, Minggu 7 Juni 2026.

Hadir pada kesempatan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang Yasril, Camat Lubuk Begalung Ikrar Prakarsa, Camat Pauh Yandry, Tim Percepatan Pembangunan Kota Padang Desri Ayunda, Ketua Yayasan As Salam Dangau Teduh Abtar Latif dan jamaah Masjid As Salam dari Kecamatan Pauh, Lubuk Kilangan, dan Lubuk Begalung. 


Pemerintah Kota Padang juga telah mengesahkan Peraturan Daerah Tentang Penguatan Lembaga Adat dan Pelestarian Nilai Budaya Minangkabau agar nilai adat dan agama berjalan beriringan dalam membina masyarakat.

“Fenomena kenakalan remaja seperti tawuran, pergaulan bebas, penyimpangan sosial, dan berbagai persoalan lainnya harus kita tanggulangi bersama. Tidak cukup hanya dengan hukuman, tetapi yang paling penting adalah pembinaan mental, moral, pendidikan, dan agama," jelasnya. 


Fadly Amran mengapresiasi program shalat berjamaah lima waktu yang dijalankan Masjid As Salam dan pemberian reward kepada anak-anak yang rutin melaksanakan ibadah. Program tersebut sejalan dengan program unggulan Pemerintah Kota Padang, yakni Smart Surau melalui kegiatan Subuh Mubarakah.


“Ke depan, kita ingin pembinaan tidak hanya dilakukan pada waktu subuh, tetapi juga melalui kegiatan MDTW, rumah tahfidz, serta berbagai kegiatan pendidikan keagamaan lainnya. Pemerintah Kota Padang juga sedang menyiapkan sistem absensi digital untuk mendukung program Smart Surau," katanya. 


Ketua Yayasan As Salam Dangau Teduh Abtar Latif menyampaikan jumlah siswa yang terdaftar di Masjid As Salam sebanyak 106 orang, dengan rata-rata kehadiran peserta Subuh Mubarakah berkisar 50 hingga 60 siswa.


“Kami memberikan penghargaan kepada anak-anak yang rutin melaksanakan shalat berjamaah lima waktu sehari semalam pada Mei lalu. Dalam kesempatan ini kami memberikan reward kepada 46 anak. Hadiah yang kami berikan berupa uang pembinaan," ucapnya. 


Masjid As-Salam memiliki sejumlah program keagamaan, diantaranya Smart Surau Lima Waktu Mubarakah, Program Remaja Masjid Reborn, Rumah Tahfidz, Santunan Anak Yatim, Umrah Jamaah, dan Ruang Masjid Digital.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Padang yang telah meluncurkan program Smart Surau. Program ini menjadi motivasi bagi anak-anak dan kami untuk menyemarakkan rumah ibadah dengan berbagai kegiatan keagamaan," katanya. (***)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.