Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatra Barat tandatangani kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama tentang layanan keimigrasian di Mall Pelaysnan Oublik (MPP). Penandatanganan ini berlangsung di ruang tamu Kantor Wali Kota, Senin (12/01)

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, kerja sama ini merupakan upaya peningkatan pelayanan publik, khususnya dalam pengurusan paspor. Dengan adanya layanan imigrasi di Mall Pelayanan Publik (MPP), masyarakat akan lebih mudah mengurus dokumen keimigrasian tanpa harus bepergian jauh.

"Atas nama Pemerintah Kota menyampaikan terima kasih atas kerja sama yang terjalin dan berharap kolaborasi ini memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam pengurusan dokumen keimigrasian," ungkapnya.

Wako menambahkan, tujuan layanan ini agar masyarakat lebih mudah, cepat dan dekat dalam mengurus paspor. Di MPP sudah tersedia 20 jenis pelayanan, sehingga masyarakat dapat menyelesaikan berbagai keperluan administrasi dalam satu tempat. 

"Jadi setiap hari Rabu, mulai tanggal 14 Januari 2026, masyarakat sudah bisa membuat dan menjemput paspor di Mal Pelayanan Publik Kota Bukittinggi," ungkap Wako.

Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Sumatera Barat, Nurudin,  menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemko Bukittinggi dalam menghadirkan pelayanan lebih dekat kepada masyarakat. Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan Kementerian Hukum dan HAM untuk meningkatkan pelayanan keimigrasian.

“Intinya bagaimana pelayanan imigrasi bisa lebih mudah, terjangkau dan dekat dengan masyarakat. Untuk tahap awal, layanan akan dibuka setiap hari Rabu dengan kuota 25 pemohon. Satu bulan ke depan akan dilakukan evaluasi untuk penyesuaian pelayanan,” jelasnya.

Untuk pengajuan paspor baru, pemohon wajib membawa dokumen asli dan fotokopi seperti E-KTP, Kartu Keluarga, Akta Kelahiran, Ijazah atau Buku Nikah. Sementara untuk pergantian paspor cukup membawa KTP dan paspor lama. Adapun paspor anak memerlukan dokumen tambahan berupa KTP orang tua, KK, Akta Lahir Anak dan Buku Nikah Orang Tua. *


Padang,Lintas Media News
Kodim 0312/Padang terus mendorong percepatan pembangunan hunian sementara (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kelurahan Kapalo Koto, Pauh, Kota Padang. Pembangunan ini menjadi langkah awal untuk memastikan masyarakat dapat segera menempati tempat tinggal yang layak dan aman.

Komandan Kodim 0312/Padang, Kolonel Inf Ferry Adianto, pada Rabu 14/1/2026 saat berada di lokasi pembangunan menyampaikan bahwa pada tahap awal di Kapalo Koto Pauh sedang berjalan pembangunan 100 unit untuk 100 KK, berdiri diatas lahan seluas 6500 Meter pesegi. Huntara tersebut dibangun dengan konstruksi sementara menggunakan rangka kayu dan papan, dengan dinding dari lembaran GRC, sehingga tetap kokoh dan nyaman untuk dihuni.

Dandim menambahkan selain pembangunan Huntara, Kodim 0312 Padang juga dorong percepatan pembangunan 11 unit rumah Hunian tetap (Huntap) untuk 11 KK yang akan menampung 37 jiwa yang sama sama korban terdampak bencana. 

“Progres pembangunan Huntara dan Huntap ini sudah 80 persen bisa dikatakan hampir selesai, ini merupakan wujud kepedulian TNI AD, khususnya Kodim 0312/Padang, dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana agar bisa kembali menjalani kehidupan dengan lebih baik,” ujar Dandim.

Lebih lanjut disampaikan Dandim, tidak menutup kemungkinan ke depan hunian tersebut akan dikembangkan menjadi bangunan permanen, seiring dengan dukungan dan koordinasi berbagai pihak terkait.

Kodim 0312/Padang bersama unsur pemerintah daerah dan masyarakat setempat terus bersinergi agar proses pembangunan berjalan lancar, tepat waktu, dan benar-benar menjawab kebutuhan warga terdampak.(Penrem)


PADANG,Lintas Media News
Anggota DPRD Sumatera Barat, BSN yang ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi kredit modal Rp 34 miliar mangkir dari panggilan penyidik Kejaksaan Negeri Padang, Rabu (14/1/2026).

BSN dijadwalkan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka sesuai dengan surat yang ditandatangani Plt Kajari Padang Basril G tertanggal 9 Januari 2026.

Namun, BSN tak hadir dan meminta pengunduran jadwal pemeriksaan menjadi Rabu (21/1/2026) depan.

"Klien saya pak BSN meminta pengunduran kehadiran hari Rabu minggu depan tanggal 21 Januari 2026," kata pengacara BSN, Suharizal kepada wartawan, Rabu (14/1/2025) di Padang.

Menurut Suharizal, surat permohonan untuk pengunduran panggilan sudah diserahkan resmi ke Kejaksaan Negeri Padang.

Seperti diketahui Kejaksaan Negeri Padang, Sumatera Barat menetapkan anggota DPRD Sumbar, BSN bersama 2 orang mantan manager bank BUMN sebagai tersangka kasus dugaan korupsI kredit modal kerja.

"BSN ditetapkan sebagai tersangka mengajukan agunan fiktif,” kata Kepala Kejari Padang, Koswara didampingi Plt Kasi Pidana Khusus (Pidsus) Budi Sastera dan Kasi Intel Erianto, Selasa (30/12/2025) di Padang.

Penetapan BSN sebagai tersangka berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kajari Padang Nomor: TAP-03/L3.10/Fd.2/12/2025, tanggal 29 Desember 2025.

Tersangka berikutnya berinisial RA, selaku Senior Relationship Manager Periode 2016-2019 salah satu bank plat merah, dengan penetapan tersangka SK Kajari Padang Nomor: TAP-04/L.3.10/Fd.2/12/2025 tanggal 29 Desember 2025.

"Lalu tersangka berinisial RF, selaku Relationship Manager Periode 2018-2020 dengan SK Kajari Padang Nomor: TAP-05/L.3.10/Fd.2/12/2025, tanggal 29 Desember 2025," jelas Koswara.

Koswara menegaskan, RA dan RF ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi ini, di mana BSN mengajukan permintaan Delivery Order (DO) semen. Untuk menerbitkan DO dengan syarat ada jaminan bank. 

“RA dan RF tidak teliti dalam melaksanakan tugasnya meneliti persyaratan jaminan dalam pengajuan garansi bank.

"Akibatnya, berdasarkan hasil LHP BPKP menimbulkan kerugian mencapai Rp 34 miliar,” kata Koswara.(*)

 



PADANG, LINTASMDIANEWS.COM
PT Semen Padang bagian dari SIG, menyatakan komitmennya mendukung pemulihan pascabencana banjir bandang akibat badai hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat pada akhir November 2025. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penggunaan produk Semen Padang dalam pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak di tiga kabupaten.

Sebanyak 181 unit huntara dibangun dengan kebutuhan 3.310 zak semen, seluruhnya menggunakan produk Semen Padang. Pembangunan huntara tersebar di tiga lokasi, yakni Pasar Kayu Pasak, Nagari Salareh Aia, Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam sebanyak 117 unit; Anduring, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman sebanyak 34 unit; serta Koto Baru, Kecamatan Bayang, Kabupaten Pesisir Selatan sebanyak 30 unit.



Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam pertemuan bersama Direktur Sales & Marketing PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) Dicky Saelan dan Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar di Istana Gubernur, Kamis (8/1/2026), menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan PT Semen Padang, terutama pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

“Kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur tidak kurang dari 80 persen dari total Rp22 triliun yang kami usulkan. Kami berharap PT Semen Padang dapat memberikan peran maksimal, apalagi produknya berupa green cement yang sejalan dengan konsep Green Province yang sedang kami dorong,” ujarnya.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyebut penggunaan produk Semen Padang dalam pembangunan huntara tersebut menjadi bentuk kepercayaan pemerintah daerah terhadap kualitas produk lokal.

“Dengan digunakannya Semen Padang pada pembangunan 181 unit huntara di tiga titik di Sumbar, kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten kepada produk kami,” kata Win.

Ia berharap sinergi pemerintah dan industri lokal dapat terus diperkuat, tidak hanya pada situasi darurat bencana, tetapi juga dalam program pembangunan daerah.

“Kami berharap kerja sama seperti ini terus dilakukan agar PT Semen Padang tetap tumbuh dan berkembang di Sumatera Barat, sekaligus semakin banyak berbuat untuk masyarakat Sumbar,” ujarnya.

Pembangunan huntara itu diharapkan dapat menyediakan tempat tinggal yang layak dan aman bagi warga terdampak, sembari menunggu proses rehabilitasi dan rekonstruksi hunian permanen. Win menambahkan, PT Semen Padang juga terus hadir melalui program tanggung jawab sosial sejak hari pertama bencana.

“Sebagai perusahaan kebanggaan masyarakat Sumbar, PT Semen Padang hadir sejak hari pertama bencana terjadi dan hari ini mendukung pemulihan pascabencana. Bagi kami, ini bukan sekadar kontribusi material, tetapi juga bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang berjuang memulihkan kehidupan mereka,” tutup Win.

 

Pasbar, Lintasmedinews.com

 Indra Saputra, warga Gang Pokat, Air Bayang, Jorong Koto Pinang, Nagari Koto Gunung, Kecamatan Lembah Melintang, terima bantuan ,dari Bupati Pasbar Yulianto yang didampingi Randi Hendriawan ,Senin (12/1).

Bantuan yang diserahkan berupa sembako, selimut, kasur, makanan siap saji, biskuit, serta kebutuhan dasar lainnya dari Dinas Sosial dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasaman Barat.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Yulianto menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah kebakaran yang menimpa. Ia juga mengapresiasi kepedulian masyarakat dan tokoh setempat yang telah bergotong royong membantu.

Pemerintah Daerah Kabupaten Pasaman Barat, mengucapkan terima kasih kepada warga dan tokoh masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian dan kebersamaan saat saudara kita tertimpa musibah, katanya.

Bupati pun mengimbau masyarakat Pasaman Barat ,agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. informasi awal, kebakaran tersebut diduga dipicu oleh korsleting listrik.

Masyarakat diimbau untuk selalu memeriksa instalasi listrik di rumah. Pastikan peralatan listrik dan kompor dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah, guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, tegasnya..

Selain itu, Bupati Yulianto turut mengingatkan masyarakat, terutama yang bermukim di sekitar aliran sungai, agar lebih memperhatikan keselamatan anak-anak saat beraktivitas di sungai.

“Sudah lebih dari satu pekan salah seorang anak kita belum ditemukan. Mari kita doakan bersama ,agar keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan,

Ia menegaskan pentingnya peran orang tua dalam memantau kondisi anak-anak serta memperhatikan situasi dan debit air sungai, terutama saat cuaca tidak menentu.

“Kita tidak mengetahui hikmah di balik setiap musibah, namun mari kita terus berdoa agar Allah SWT memberikan kekuatan, kesabaran, dan perlindungan kepada kita semua pungkasnya.

 


Kabupaten Solok, Lintasmedianews.com

Mendukung aktifitas belajar mengajar di daerah terdampak bencana, PMI berikan edukasi  Perilaku Hidup Bersih dan Sehat untuk siswa-siswi SD Negeri 08 Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok.

Di dalam Kelas, Tim Promosi Kesehatan PMI mengajak seluruh siswa-siswi untuk mempraktikkan cara mencuci tangan dengan baik dan benar serta menanamkan semangat untuk senantiasa menerapkan perilaku hidup Bersih dan sehat baik di rumah, sekolah maupun dilingkungan sekitar tempat tinggal. Sebanyak 87 orang murid ikut dalam giat tersebut.

Anggi, Koordinator Tim Promosi Kesehatan PMI mengatakan kegiatan promosi kesehatan ini merupakan bagian dari upaya promosi kesehatan pasca bencana yang bertujuan untuk mencegah timbulnya penyakit, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat, serta meminimalkan risiko penyebaran penyakit yang dapat muncul setelah terjadinya bencana.

"Kita coba menyampaikan edukasi ini secara interaktif agar mudah dipahami oleh anak-anak sekolah dasar" Ucap Anggi. 

Sepsi Haryanti, salah satu Guru yang mendampingi kegiatan hari ini, menyampaikan bahwa pihak sekolah sangat mendukung giat yang dilakukan PMI di sekolah nya. "Edukasinya menarik, Anak-anak terlihat sangat antusias untuk mengikuti instruksi yang diberikan Tim PMI. Kami pun juga bisa sekalian mempelajarinya." Ujar Sepsi. 

Melalui kegiatan tersebut, Sepsi berharap siswa-siswi kedepannya bisa lebih peduli dengan kebersihan diri, dan dapat menerapkan dalam kehidupan sehari-harinya. 

Tidak hanya di Sekolah, Tim Promkes PMI juga menggelar layanan promosi kesehatan secara _door to door_ atau kunjungan ke rumah. Tim mengunjungi setiap rumah warga yang berada di sekitar sekolah untuk memberikan dukungan perilaku hidup bersih dan sehat kepada seluruh anggota keluarga.

Ria (45) salah satu warga yang dikunjungi mengeluhkan gatal-gatal  pasca Banjir Bandang di daerahnya. "Kadang kulitnya gatal, terus batuk pilek juga akhir-akhir ini," Tutur Ria. 

Ia juga menambahkan saat ini warga masih kesulitan Air Bersih. " Sementara kita ambil air di musholla terdekat." Tambahnya.

Terkait kunjungan Tim PMI ke rumahnya, Ria merasa sangat terbantu PMI telah mengingatkan kembali kepada keluarganya untuk tetap menjaga kebersihan diri dan lingkungan. "Kadang kita memang suka acuh hal hal kecil di sekitaran yang bisa jadi sumber penyakit untuk kita disini" Tutup Ria


PADANG,Lintas Media News
Demi masa depan yang cerah,Ketua DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, mengajak para siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) untuk menjauhi berbagai perilaku negatif dan perbuatan maksiat yang dapat merusak masa depan generasi muda.

Ajakan tersebut disampaikan Muhidi saat berdialog dengan para siswa dalam kegiatan kunjungan ke SMA 13 Padang, baru-baru ini.

Muhidi menegaskan, masa remaja merupakan fase penting dalam pembentukan karakter dan jati diri. Oleh karena itu, siswa diharapkan mampu membentengi diri dari pengaruh buruk lingkungan, seperti penyalahgunaan narkoba, pergaulan bebas, kekerasan, hingga perilaku menyimpang lainnya.

“Anak-anak kami adalah calon pemimpin masa depan. Jika sejak dini sudah terjerumus pada hal-hal negatif dan maksiat, maka masa depan akan terancam. Sebaliknya, dengan menjaga diri dan fokus pada pendidikan, peluang meraih masa depan yang cerah akan terbuka lebar,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya disiplin, etika, serta nilai-nilai moral dan keagamaan dalam kehidupan sehari-hari sebagai pondasi utama membentuk generasi yang berkarakter dan berdaya saing.
Selain itu, Muhidi juga mendorong siswa untuk memanfaatkan waktu dengan kegiatan positif, seperti belajar, membaca, berorganisasi, serta mengembangkan bakat dan minat sesuai potensi masing-masing.

Menurutnya, tantangan sosial yang dihadapi generasi muda saat ini semakin kompleks, sehingga diperlukan peran bersama antara sekolah, orang tua, dan pemerintah dalam membimbing dan mengawasi siswa.

“Kalau anak-anak kita tumbuh dengan karakter yang baik, berilmu, dan berakhlak, maka Sumatera Barat akan memiliki generasi unggul yang mampu membawa daerah ini ke arah yang lebih maju,” tegas Muhidi.

Ia berharap, pesan tersebut dapat menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus menjaga perilaku, menjunjung nilai-nilai positif, serta menatap masa depan dengan optimisme dan tanggung jawab.(*/st)



PADANG,Lintas Media News
Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Padang mendesak partai demokrat untuk transparan mengenai tersangka Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar) Beny Saswin Nasrun, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kredit modal kerja.

LBH Padang melalui Kepala Divisi Pengelolaan Meneger dan Evaluasi atau Pengacara Publik, Alfi Syukri menyampaikan, bahwa partai politik tidak hanya bertugas mengusung kader ke lembaga legislatif, tetapi juga menjamin kualitas, integritas, dan akuntabilitas kader yang dipercaya mewakili kepentingan publik,partai politik memiliki tanggung jawab moral dan institusional atas kadernya yang duduk sebagai wakil rakyat.

“Parpol harus bertanggung jawab secara utuh ketika kadernya terindikasi melakukan dugaan korupsi. Tindakan tegas dan jelas sangat diperlukan agar kepercayaan publik tidak runtuh,” kata Alfi, Senin (12/1/2026). 

Menurut Alfi, langkah partai semestinya dapat dilakukan sejak awal, bahkan sebelum kader ditetapkan sebagai tersangka. Partai dapat mengambil kebijakan internal berupa penangguhan hak dan kewajiban kader, hingga pemberhentian sementara, sembari menunggu proses hukum berjalan.

“Jika memang terbukti bersalah, tentu harus ada sanksi tegas dari partai. Ini penting sebagai bukti komitmen anti-korupsi,” ujarnya.

LBH Padang juga menyoroti sikap Partai Demokrat yang dinilai belum menyampaikan penjelasan terbuka kepada publik. Alfi menegaskan bahwa sikap diam justru berpotensi menimbulkan beragam tafsir di masyarakat.

“Dalam kasus korupsi, partai semestinya bersikap transparan. Partai harus menjelaskan sikapnya, apakah mendukung proses hukum atau memiliki pandangan lain. Transparansi adalah kunci menjaga kepercayaan publik,” katanya.

Alfi juga menanggapi informasi bahwa Beny Saswin Nasrun disebut tidak lagi hadir dalam kegiatan kedewanan sejak Juni 2025. Meski demikian, menurutnya, status hukum yang bersangkutan tetap harus disikapi secara kelembagaan oleh partai maupun DPRD Sumbar.

Lebih jauh LBH Padang menekankan pentingnya akuntabilitas dan pertanggungjawaban publik dalam setiap dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan pejabat negara.

“Jika nilai-nilai anti-korupsi tidak dibuktikan dengan sikap nyata, maka hal itu akan mencoreng citra partai dan melemahkan kepercayaan masyarakat,” kata Alfi.

Terkait aspek etik, Alfi menyebut Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumbar memiliki kewenangan untuk menilai dugaan pelanggaran etik yang dilakukan anggota dewan, dengan merujuk pada aturan internal yang berlaku.

“Jika melihat tekanan publik dan prinsip etika, mestinya ada langkah nonaktif sementara sambil menunggu putusan hukum tetap. BK DPRD tentu memiliki cantolan aturan dalam menilai hal ini,” ujarnya.

Namun demikian, Alfi menegaskan bahwa proses hukum tetap harus menghormati asas praduga tak bersalah, sembari memastikan lembaga perwakilan rakyat tetap menjaga marwah dan integritasnya di mata publik. (*)



Padang,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi,mengatakan.Untuk menekan angka kenakalan remaja di Sumbar,DPRD mendorong untuk memperkuat minat literasi di sekolah-sekolah.

Hal tersebut disampaikan Muhidi saat berdialog dengan para guru SMA Negeri 14 Padang dalam penyerahan bantuan baju batik. Senin (12/1/2026).

Menurut Muhidi, penguatan budaya literasi merupakan salah satu program prioritas yang terus ia dorong sebagai Ketua DPRD Sumbar. Ia menilai, minat baca dan kebiasaan berliterasi memiliki peran penting dalam membentuk karakter serta pola pikir siswa.

“Meningkatkan minat literasi adalah program prioritas yang akan terus kami jalankan. Setiap tahun kami akan menganggarkan program untuk mendorong budaya literasi di sekolah,” ujar Muhidi.

Ia berharap para guru dapat berperan aktif dalam memassifkan budaya literasi di lingkungan sekolah, baik melalui kegiatan membaca, diskusi, maupun penguatan fungsi perpustakaan sekolah.
Menurutnya, budaya gemar membaca tidak hanya meningkatkan kualitas akademik, tetapi juga menjadi salah satu faktor pencegah kenakalan remaja. 

Dengan literasi yang kuat, siswa diharapkan memiliki wawasan luas, karakter yang baik, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
“Melalui literasi, kita berharap siswa-siswi memiliki masa depan yang lebih cerah dan mampu menjadi generasi yang berkualitas,” tegasnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua DPRD Sumbar juga menyerahkan bantuan baju batik kepada guru SMA Negeri 14 Padang. Bantuan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi para guru agar terus meningkatkan kinerja dalam mencerdaskan anak bangsa. 

Muhidi berharap, dukungan tersebut dapat menambah semangat para pendidik dalam mencetak generasi unggul, sehingga cita-cita mewujudkan Indonesia Emas 2045 dapat tercapai.

Sementara itu, Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Padang Evidel menyampaikan dukungannya terhadap upaya penguatan budaya literasi di lingkungan sekolah. Menurutnya, peningkatan minat baca dan literasi siswa sangat penting dalam membentuk karakter serta masa depan peserta didik.

Ia juga berharap adanya perhatian dan bantuan dari pemerintah untuk perbaikan sarana pendukung sekolah, khususnya musala dan aula SMA Negeri 14 Padang. 

Saat ini, SMA Negeri 14 Padang memiliki total 1.115 siswa, sehingga keberadaan fasilitas yang memadai dinilai sangat penting dalam menunjang kegiatan pembelajaran dan pembinaan karakter siswa.(*/st)


Padang,Lintas Media News
Perhimpunan Bantuan Hukum Indonesia (PBHI) Sumatera Barat menyoroti kabar yang mengundang tanda tanya publik. Anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Demokrat, Beny Saswin Nasrun, yang telah ditetapkan sebagai tersangka kasus kredit modal kerja, disebut masih menerima gaji meski tak lagi aktif berkantor.

Sorotan itu disampaikan Koordinator Divisi Advokasi PBHI Sumbar, MH Fadhil Mz. Ia mendesak Badan Kehormatan (BK) DPRD Sumbar segera memberikan kejelasan atas status keanggotaan Beny di lembaga legislatif tersebut.

“PBHI mendesak adanya kejelasan terkait status Anggota DPRD Sumbar Beny Saswin Nasrun ini, apakah sudah aktif atau nonaktif,” ujar Fadhil saat ditemui di Padang, Senin (12/1/2026).

Desakan itu bukan tanpa dasar. Berdasarkan data yang dimiliki BK DPRD Sumbar, Beny tercatat tidak masuk kantor sejak Juni 2025. Ketidakhadiran tersebut terjadi di tengah proses hukum yang menjeratnya. Politisi Demokrat itu telah ditetapkan sebagai tersangka melalui Surat Keputusan Kepala Kejaksaan Negeri Padang Nomor TAP-03/L.3.10/Fd.2/12/2025 tertanggal 29 Desember 2025.

Fadhil menegaskan, absensi panjang tanpa kejelasan semestinya sudah menjadi perhatian serius BK DPRD Sumbar. Ia merujuk pada ketentuan dalam Undang-Undang MD3, yakni UU Nomor 17 Tahun 2014 yang telah diubah terakhir dengan UU Nomor 13 Tahun 2019, serta peraturan DPR tentang Kode Etik.

“Jika memang sudah tidak masuk sejak Juni, di sana sudah jelas aturannya,” kata Fadhil.

Ia mengutip salah satu ketentuan pelanggaran berat yang dapat dikenai sanksi. Dalam aturan tersebut disebutkan, ketidakhadiran selama tiga bulan berturut-turut tanpa keterangan sah dalam rapat, atau enam kali berturut-turut dalam rapat paripurna tertentu, dapat berujung sanksi berat.

Lebih jauh, Fadhil mengingatkan agar BK DPRD Sumbar bersikap tegas dan transparan. Ia menegaskan, penanganan kasus ini menjadi ujian integritas lembaga kehormatan DPRD.

“Kita berharap ketegasan dari BK DPRD Sumbar terhadap anggota dewan yang sudah ditetapkan sebagai tersangka ini,” ujarnya.

Menurut Fadhil, kasus tersebut telah menjadi perhatian publik. Ia mengingatkan, jangan sampai lambannya sikap BK justru memunculkan pesimisme masyarakat terhadap fungsi Badan Kehormatan sebagai penjaga etika.

“Jangan sampai kepercayaan publik terhadap ‘cermin moral’ DPRD Sumbar justru runtuh karena tidak adanya kejelasan,” tutup Fadhil. (***)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

sesuai dengan edaran Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/C.I/4202/2025, tentang percepatan penerbitan sertifikat laik higiene sanitasi, Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Kesehatan, terus dorong seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Bukittinggi untuk menyelesaikan pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Kota Bukittinggi, Ramli Rabu (07/01). Ia menjelaskan, sejak awal pelaksanaan program Presiden Prabowo, Makanan Bergizi Gratis (MBG), seluruh SPPG menjalankan tugas dengan baik. Terbukti tidak ada satupun persoalan yang timbul pada setiap proses produksi hingga distribusi MBG pada setiap pelajar.

“Alhamdulillah, sejak awal sampai sekarang, tidak ada masalah pada SPPG kita,” ungkapnya. 

Ramli mengatakan, setelah dikeluarkannya surat edaran oleh Kemenkes pada Oktober 2025 lalu, pihaknya langsung mensosialisasikan hal tersebut kepada 14 SPPG yang ada di Bukittinggi. Sehingga setiap SPPG berproses untuk memenuhi syarat untuk terbitnya SLHS itu.

“Ada 14 SPPG yang beroperasi di Bukittinggi. Semuanya sudah mulai melakukan pengurusan SLHS. Kemarin sudah 2 unit mengantongi dokumen SLHS yakni SPPG di Tarok Dipo dan SPPG di Manggis Ganting. Hari ini saya juga sudah tandatangani 2 SLHS untuk 2 SPPG, yaitu, Gulai Bancah dan Bukik Apik Puhun. Bahkan satu lagi surat pengajuan SLHS juga sudah masuk dari SPPG Belakang Balok. Semuanya sudah berproses,” ungkap Ramli.

Ia menegaskan, seluruh SPPG sudah berkomitmen untuk mengurus SLHS. Ada empat syarat yang harus dipenuhi, untuk terbitnya SLHS. Seluruh petugas penjamah makanan di SPPG harus dilatih. Kedua, hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan (IKL) memenuhi syarat. Ketiga, sudah melakukan pemeriksaan sampel air dan keempat sudah melakukan pemeriksaan sampel makanan.

“Untuk syarat pertama, itu semua petugas penjamah makanan di seluruh SPPG, sudah memiliki sertifikat keamanan pangan. Syarat kedua, SPPG yang belum memenuhi syarat, sedang melakukan perbaikan, sesuai rekomendasi dinas kesehatan. Syarat ketiga, seluruhnya sudah memenuhi syarat. Untuk syarat keempat, saat ini SPPG yang sudah mengirim sampel makanan ke Laboratorium Kesehatan Pangan Padang, masih menunggu hasilnya. Tentu butuh waktu, karena sudah pasti seluruh SPPG, juga mengajukan ini,” jelasnya.

Meski demikian, Kadis Kesehatan Bukittinggi yakin, hingga kini makanan yang diproduksi dari SPPG di Bukittinggi baik dan berkualitas. Apalagi Satgas MBG Bukittinggi yang digawangi oleh gabungan pemerintah kota, Polresta dan Kodim 0304 Agam, terus melakukan pengawasan dengan ketat.

Menurutnya,  izin SPPG dikeluarkan  langsung oleh Badan Gizi Nasional. Dinas Kesehatan tidak memiliki wewenang untuk mengizinkan atau menutup SPPG. Dinkes bertugas melakukan pembinaan dan pengawasan dalam menjamin kualitas makanan yang diberikan pada sasaran. Upaya ini agar aman dan bermutu untuk dikonsumsi. Untuk itu, Ia menghimbau warga untuk tidak khawatir dengan program MBG di Bukittinggi. Semua sudah berproses dan pengawasan pun dilakukan dengan ketat. (Sandra).



Parik Malintang Lintas Media News com Jelang detik Hari Ulang Tahun Padang Pariaman, Pemerintah Daerah menggelar Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Padang Pariaman menjadi penanda peringatan Hari Jadi Kabupaten (HJK) Padang Pariaman ke-193. Momentum ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi agenda rutinitas tahunan, 

Sekali gus titik tolak kebangkitan pascabencana menuju Padang Pariaman yang lebih tangguh dan bermartabat.

Rapat paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Padang Pariaman, Aprinaldi, S.Pd., M.Pd., AIFO, dan dihadiri Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi Sumatera Barat, Firdaus Firman, S.IP., M.E., unsur Forkopimda, Wakil Bupati Padang Pariaman Rahmat Hidayat, jajaran DPRD, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua DPRD Aprinaldi menegaskan bahwa peringatan hari jadi harus dimaknai lebih dari sekadar perayaan. “Hari jadi adalah tonggak sejarah dan identitas daerah. Ini menjadi momentum evaluasi dan penguatan komitmen untuk menghadirkan pemerintahan yang berkualitas serta pelayanan publik yang semakin baik,” ujarnya.

Nuansa reflektif semakin terasa saat tokoh masyarakat, Prof. Dr. H. Duski Samad, M.Ag., menyampaikan dukungan moral kepada pemerintah daerah. Ia mengapresiasi kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati bersama Forkopimda, serta berharap adanya dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat untuk percepatan pembangunan kembali Padang Pariaman pascabencana.Rapat paripurna kemudian dilanjutkan dengan pemutaran video “Padang Pariaman: Salayang Pandang”, yang menampilkan perjalanan sejarah, potensi daerah, serta tantangan yang dihadapi ke depan.

Puncak acara ditandai dengan sambutan Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, yang menegaskan arah dan semangat pembangunan daerah. Ia menekankan bahwa dalam kurang lebih satu tahun kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Rahmat Hidayat, pemerintah daerah berkomitmen untuk hadir secara nyata di tengah masyarakat.

“Kami berupaya membangun pemerintahan yang responsif, mendengar langsung keluhan warga, dan menghadirkan solusi konkret atas persoalan daerah,” ujar Bupati.

Di tengah keterbatasan anggaran serta kebijakan efisiensi fiskal nasional, Bupati JKA menegaskan pentingnya kolaborasi dan semangat kebersamaan. Mengusung tema HJK ke-193, “Bangkit Lebih Cepat Menuju Padang Pariaman Tangguh dan Bermartabat,” ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak larut dalam keterpurukan.Kita tidak boleh berlama-lama dalam kondisi sulit. Saatnya bergerak cepat, memperkuat gotong royong, dan membangun ketangguhan daerah agar Padang Pariaman mampu bangkit lebih kuat dan bermartabat,” tegasnya.

Sementara itu, sambutan Gubernur Sumatera Barat yang dibacakan Firdaus Firman menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih Kabupaten Padang Pariaman. Menurutnya, peringatan hari jadi menjadi momentum penting untuk refleksi dan penguatan semangat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Rapat paripurna ditutup oleh Ketua DPRD Padang Pariaman dan dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur. Usai kegiatan, Bupati Padang Pariaman menyerahkan penghargaan kepada lebih dari 600 relawan bencana, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membantu masyarakat Padang Pariaman melewati masa-masa sulit. (Kominfo/len)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.