Plt Dirut PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menyerahkan cinderamata kepada pemilik Basko City Mall usai acara Soft Opening Basko City Mall, Kamis (29/5/2025). Basko City Mall merupakan pusat pembelajaan modern di Kota Padang yang bangunannya 100 persen dibangun menggunakan semen dari PT semen Padang.
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
Basko City Mall, pusat perbelanjaan modern berkonsep arsitektur semi outdoor yang menghadirkan puluhan tenant nasional yang berdiri megah di Jalan By Pass, Kecamatan Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat, menggelar soft opening, Kamis (29/5).
Didirikan oleh putra daerah, mal ini bukan hanya menjadi ikon baru geliat ekonomi Sumatera Barat, tetapi juga merupakan bangunan monumental yang dibangun dengan produk PT Semen Padang, perusahaan semen pertama dan kebanggaan masyarakat Minang.
Pemilik Basko City Mall, Basrizal Koto atau yang akrab disapa Basko dalam sambutan soft opening menyampaikan bahwa bahwa sejak awal pembangunan, pihaknya mempercayakan sepenuhnya penggunaan material konstruksi kepada PT Semen Padang. "(Bangunan) ini Semen Padang semua, tidak ada yang lain," kata Basko.
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengapresiasi Basko yang telah menggunakan produk PT Semen Padang dalam membangun Basko City Mall. "100 persen menggunakan Semen Padang. PT Semen Padang Insya Allah luar biasa," kata Mahyeldi dalam sambutannya.
Secara terpisah, Direktur Utama Basko City Mall, Bernando Putra Basko menambahkan bahwa pihaknya memilih PT Semen Padang bukan hanya karena merupakan produk lokal yang telah teruji, tetapi juga karena ketahanannya.
"Kota Padang berada di wilayah rawan bencana, terutama gempa bumi. Oleh karena itu, kami membutuhkan produk konstruksi yang tangguh dan terpercaya—dan itu adalah Semen Padang,” ujar Bernando.
Ia menambahkan, pembangunan mal ini merupakan bentuk nyata kecintaan terhadap kampung halaman dan diharapkan menjadi kebanggaan masyarakat Sumatera Barat serta penggerak ekonomi daerah.
Plt Direktur Utama PT Semen Padang, Pri Gustari Akbar yang hadir saat soft opening menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan manajemen Basko City Mall.
“Sejak tahap groundbreaking, Basko City Mall telah memesan sekitar 7.455 ton semen, terdiri dari 6.000 ton semen curah dan 1.455 ton semen kemasan. Pengiriman dilakukan secara bertahap sesuai dengan progres pembangunan. Ini merupakan bentuk kepercayaan besar yang sangat kami hargai,” kata Pri.
Ia juga berharap kolaborasi ini menjadi contoh bagi proyek-proyek konstruksi lainnya di Sumatera Barat dan berbagai daerah di Indonesia.
“Kami mengimbau seluruh pemangku kepentingan—baik pemerintah, pelaku usaha, maupun masyarakat—untuk terus menggunakan produk-produk PT Semen Padang. Sebagai produk asli Indonesia yang telah terbukti selama lebih dari 115 tahun, Semen Padang telah menjadi bagian penting dari pembangunan berbagai infrastruktur dan landmark nasional,” tambahnya.
Sejumlah proyek monumental yang dibangun menggunakan Semen Padang antara lain Monumen Nasional (Monas), Gedung Bursa Efek Indonesia, kawasan perkantoran dan hotel di SCBD Jakarta, Monumen Tsunami Aceh, Tol Trans Sumatera ruas Pekanbaru–Dumai, Jembatan Kelok 9, hingga Masjid Raya Sumatera Barat dengan desain arsitektur Minangkabau modern.
Pri menegaskan bahwa kualitas dan ketahanan adalah alasan utama mengapa produk Semen Padang terus dipercaya dalam berbagai proyek strategis nasional.
Basko City Mall sendiri diklaim sebagai mall modern terbesar di Sumatera Barat, berdiri di atas lahan seluas enam hektare di kawasan By Pass, Padang. Dengan nilai investasi mencapai Rp700 miliar, pembangunan dimulai sejak akhir 2023. (*)
Pekanbaru, Lintasmedianews.com
Bupati Kepulauan Meranti AKBP (Purn) H. Asmar, Senin (26/5/2025) menghadiri penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) di Provinsi Riau Tahun 2024. Laporan tersebut diserahkan langsung oleh Kepala BPK Riau, Binsar Karyanto P, di Kantor BPK Perwakilan Riau, Pekanbaru.
Ada dua daerah yang menerima laporan itu, yakni Kabupaten Kepulauan Meranti dan Kota Pekanbaru, dengan opini yang diberikan Wajar Dengan Pengecualian (WDP).
"Alhamdulillah, walaupun kita belum berhasil mendapatkan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk tahun 2024, tapi ini sudah cukup menunjukkan ada perbaikan terhadap laporan kita yang sebelumnya disclaimer," ujar Asmar.
Sesuai pasal 20 Undang-undang nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara, Asmar mengatakan pihaknya akan segera menindaklanjuti rekomendasi BPK tersebut selambat-lambatnya 60 hari setelah LHP diterima.
"Kita akan segera memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK. Yang jelas kita akan terus berupaya berbenah dan memperbaiki tata kelola serta pelaporan keuangan daerah," ungkapnya.
Opini wajar dengan pengecualian diberikan oleh auditor jika mereka yakin bahwa laporan keuangan secara keseluruhan menyajikan secara wajar, tetapi terdapat beberapa pengecualian atau catatan yang perlu diperhatikan. Pengecualian ini tidak berdampak secara material (memperluas) terhadap seluruh laporan keuangan, tetapi cukup signifikan untuk perlu dicantumkan dalam laporan audit.
Opini wajar dengan pengecualian menunjukkan bahwa laporan keuangan secara keseluruhan masih dapat dipercaya, tetapi terdapat beberapa aspek yang perlu diperhatikan.
Ikut mendampingi Bupati Asmar, Sekretaris Daerah Kepulauan Meranti, Bambang Suprianto, Kepala Inspektorat Kepulauan Meranti, Rawelly Anelia, dan Kepala BPKAD Kepulauan Meranti, Irmansyah.
Hadir juga dalam penyerahan LHP itu, Ketua DPRD Kepulauan Meranti, Khalid Ali."(Nina/rls)
Padang, Lintasmedianews.com
28 Mei 2025 | Perkumpulan Persatuan Guru Agama Islam (PGAI) menyuarakan kekecewaan mendalam terhadap lambannya penanganan kasus dugaan penggelapan dana wakaf yang terjadi sejak tahun 2023.
Dalam konferensi pers yang digelar di kantor pusat PGAI Padang, jajaran pengurus menyampaikan sikap resmi mereka kepada media dan publik, menekankan pentingnya supremasi hukum dalam menyelesaikan persoalan yang telah mencoreng amanah wakaf umat, Padang, Rabu, 28 Mei 2025.
Hadir dalam konferensi pers ini Ketua Umum Perkumpulan PGAI Drs. H. Denny Agusta, Sekretaris Umum Syafrinal, S.Pd, Direktur Asset H. Mawardi, S.H., M.H., serta pengurus Panti Asuhan PGAI, H. Johardi Dt. Bandaro Putih, M.Kum. Acara juga dihadiri oleh perwakilan DPW Media Online Indonesia (MOI) Sumatera Barat sebanyak 14 Orang Pemred Media dan turut memantau Tokoh Masyarakat yang Juga Ketum PB. PGAI Padang, H. Fauzi Bahar yang turut memberikan pernyataan.
Aset Wakaf: Milik Allah, Bukan Organisasi atau Pribadi
Ketua Umum Perkumpulan PGAI, H. Denny Agusta menegaskan bahwa seluruh aset PGAI berupa tanah, bangunan, dan amal usaha seperti sekolah, masjid, dan panti asuhan telah secara resmi diwakafkan oleh PB PGAI sejak tahun 1963. Ikrar wakaf ini diperbaharui tahun 2004 di KUA Padang Timur, dan sesuai dengan UU Wakaf, seluruh harta wakaf tidak boleh dialihkan menjadi milik pribadi ataupun organisasi non-wakaf.
“Ini bukan sekadar aset biasa. Ini milik Allah yang diamanahkan untuk dimanfaatkan bagi kemaslahatan umat. Oleh karena itu, tidak boleh ada satu pun pihak yang berani mempergunakannya untuk kepentingan pribadi,” tegas Denny.
PGAI: Menjaga Amanah Wakaf di Tengah Praktik Penggelapan
Dalam pernyataannya, Sekretaris Umum Syafrinal menyampaikan bahwa sejak tahun 2023, pihak yang tidak memiliki kewenangan secara sah—mengatasnamakan Yayasan Dr. H. Abdullah Ahmad—telah melakukan penggelapan dana hasil sewa gedung wakaf milik PGAI. Akibatnya, aset tersebut tidak dapat lagi dikelola dengan baik dan sesuai peruntukan wakaf.
“Kami tidak mempersoalkan legalitas yayasan atau organisasi tertentu. Fokus kami adalah satu: penegakan hukum atas dugaan penggelapan dana wakaf yang sudah kami laporkan ke penegak hukum sejak 16 Oktober 2023,” ujarnya.
Laporan telah diajukan ke pihak kepolisian dan kejaksaan, namun hingga saat ini belum ada tindak lanjut hukum yang jelas, menyebabkan keresahan di internal pengurus dan masyarakat luas yang peduli terhadap keberlangsungan lembaga keagamaan dan sosial ini.
Perjalanan Pengelolaan Aset Wakaf PGAI
Dalam forum tersebut, Direktur Asset H. Mawardi, S.H., M.H. menjelaskan bahwa perjalanan panjang pengelolaan aset wakaf PGAI telah melewati beberapa tahap penting:
1920–1978: dikelola langsung oleh PB PGAI
1978–2004: dikelola oleh Yayasan Dr. H. Abdullah Ahmad
2004–2017: dikelola oleh Mayjen (Purn) Syamsu Djalal dkk.
2017–2023: kembali ke Yayasan Dr. H. Abdullah Ahmad
2023–sekarang: resmi dikelola oleh Perkumpulan PGAI, berdasarkan legitimasi dari Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama, dan Badan Pertanahan Nasional (BPN)
“Kami adalah pengelola sah yang diakui oleh BWI, Kemenag, dan BPN. Dan kami menjalankan amanah wakaf sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tegas Mawardi.
Desakan terhadap Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
Dalam pernyataan sikap resminya, Perkumpulan PGAI menekankan bahwa kasus ini murni hukum, dan harus diselesaikan di ranah hukum—yakni kepolisian, kejaksaan, dan pengadilan.
“Kami tidak sedang memperdebatkan legalitas organisasi manapun. Kami hanya menuntut satu hal: agar laporan dugaan penggelapan dana wakaf kami ditindaklanjuti oleh penegak hukum secara adil dan tanpa tebang pilih,” ujar Denny Agusta.
Mereka juga menyatakan keyakinan penuh bahwa Indonesia sebagai negara hukum akan memberikan kepastian dan keadilan jika aparat penegak hukum menjalankan tugasnya secara profesional.
“Kami menghormati semua proses hukum. Tapi kami juga tidak bisa diam jika hukum tidak ditegakkan. Wakaf adalah amanah langit, dan amanah langit tidak bisa diselewengkan tanpa konsekuensi,” tambah Syafrinal.
Dukungan Ketum Pengurus Besar PGAI Padang: H. Fauzi Bahar Angkat Bicara
Mantan Wali Kota Padang yang kini menjadi Ketua Umum PB PGAI, H. Fauzi Bahar, menyuarakan dukungan kuat terhadap langkah-langkah hukum yang dilakukan oleh Perkumpulan PGAI. Ia menekankan bahwa praktik penggelapan dana wakaf adalah kejahatan besar yang harus dihentikan.
“Saya percaya, penegak hukum di Sumatera Barat akan mendukung kebijakan Presiden Prabowo dalam menegakkan hukum yang adil dan bermartabat. Tidak boleh ada yang kebal hukum. Apalagi jika sudah menyangkut amanah umat,” tegasnya.
Seruan kepada Penegak Hukum dan Presiden Prabowo
Dalam penutup konferensi pers, pengurus PGAI menyampaikan seruan kepada penegak hukum untuk mematuhi hukum positif dan menjalankan penegakan hukum secara adil tanpa intervensi pihak manapun. Mereka juga menaruh harapan besar kepada Presiden Prabowo yang secara tegas telah menginstruksikan pengawalan institusi hukum oleh TNI dari segala bentuk intimidasi, tekanan politik, dan upaya jahat lainnya.
“Kami tidak menutup mata terhadap kemungkinan adanya oknum yang bermain di balik lambannya penanganan hukum. Tapi kami tetap percaya, hukum akan menang jika semua pihak menjalankan tugasnya dengan benar,” pungkas H. Mawardi.
Penutup: Hukum adalah Panglima
PGAI menegaskan kembali komitmennya untuk mematuhi seluruh produk hukum yang ditetapkan oleh pengadilan. Mereka juga menyerukan kepada seluruh pihak untuk tidak menjadikan kasus ini sebagai polemik organisasi, melainkan fokus pada substansi: penegakan hukum atas dugaan penggelapan dana wakaf.
Rel DPW MOI Sumbar
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang sebagai anak usaha dari SIG menggelar kegiatan Temu Tukang bertajuk “Bangga Pakai Semen Padang” sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kemitraan dengan para tukang bangunan. Kegiatan ini berlangsung di Club House Lapangan Golf PT Semen Padang dan diikuti oleh 104 tukang dari berbagai kawasan di Kota Padang.
Dalam acara yang digelar Selasa (27/5) tersebut, para peserta tidak hanya bersilaturahmi, tetapi juga mengikuti pelatihan teknis dan melakukan kunjungan langsung ke pabrik PT Semen Padang—perusahaan semen pertama di Asia Tenggara yang berdiri bahkan sebelum kemerdekaan Indonesia.
Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Oktoweri, menyampaikan apresiasi atas peran penting tukang bangunan dalam menyampaikan kualitas produk Semen Padang kepada masyarakat.
“Tukang bukan hanya pelaksana teknis, mereka adalah mitra utama kami yang membawa semangat Bangga Pakai Semen Padang ke setiap sudut pembangunan, dari rumah sederhana hingga proyek besar,” ujar Oktoweri saat membuka acara.
Ia menambahkan bahwa kunjungan ke pabrik bertujuan memberikan edukasi langsung agar para tukang memahami proses produksi semen yang dijalankan dengan standar tinggi, sehingga menumbuhkan rasa percaya diri dan kebanggaan dalam menggunakan serta merekomendasikan produk Semen Padang.
Acara ini juga dihadiri sejumlah pimpinan PT Semen Padang dan perwakilan SIG, di antaranya Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati, Senior Manager of Retail Sales Wilayah Sumbar dan Riau Nanda Kurniawan, serta Dian Widyatmoko Wahyuwibowo dari SIG.
Nanda Kurniawan menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang temu, tetapi juga wadah peningkatan kapasitas. Dalam acara ini diselenggarakan pelatihan teknik pengacian dan plesteran, lomba keterampilan, serta games menarik.
“Melalui pelatihan dan kunjungan ke pabrik, kami ingin para tukang semakin memahami karakteristik produk kami, sehingga lebih percaya diri dan bangga menggunakan Semen Padang,” kata Nanda.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para tukang bangunan. Mereka merasa memperoleh pengalaman dan wawasan baru yang bermanfaat dalam pekerjaan sehari-hari.
“Saya pribadi sangat bangga bisa ikut acara ini. Kegiatannya lengkap, mulai dari pelatihan, hiburan, sampai kunjungan ke pabrik. Ternyata, proses pembuatan semen jauh lebih kompleks dari yang saya bayangkan,” ujar Roli Sandra, tukang asal Air Tawar, Kecamatan Padang Utara.
Hal senada disampaikan Imet, tukang dari Kelurahan Koto Lalang, Kecamatan Lubuk Kilangan. Ia mengaku mendapat banyak pengetahuan baru dari kegiatan ini.
“Ternyata banyak sekali bahan yang digunakan dalam pembuatan semen. Ilmu seperti ini jarang kami dapatkan,” katanya.
| OPD dicercar soal potensi pendapatan saat rapat dengan Pansus II. |
| Pembahasan di Pansus II. |
Pasbar, Lintasmedianews.com
6 Orang PJ. Walinagari di Lingkungan Kecamatan Gunung Tuleh ,Kabupaten Pasaman Barat akhirnya diserah terimakan dari penjabat lama kepada yang baru,yakni: Dari Abna Mufid ,S.Sos kepada Farhud,S.Pd sebagai Walinagari Rabi Jonggor, dari Dedi Pramasta,S.Pd kepada Ardedi untuk Walinagari Bahoras, Soffan S.Pd kepada Gafarli,SH menjadi Wali Nagari Serasah Kenaikan, dari Nelfayanti,SE kepada Sahdan,SH untuk Wali Nagari Ranah Sungai Magelang ,dari Siswanto kepada Mizanil Adly SH Wali Nagari Muaro Kiawai,dari Nuraini kepada Hendra Mulyakna untuk Wali Nagari Muaro Kiawai Barat,demikian pantauan Media ini di Gedung Pertemuan setempat Selasa 27/5.2025.
Halomuan S.Sos Camat Gunung Tuleh tampak didampingi : Aiptu Jhoni Hendra Kapolsek,N.Tanjung mewakili Danramil serta Antony KUA menuturkan sekaitan dengan kegiatan Sertijab ini merupakan kegiatan yang bersifat seremonial namun pada hakikinya harus dilaksanakan lagi supaya lebih tepat dan cepat untuk bekerja. PJ.Walinagari yang ada di Gunung Tuleh resmi diserahkan dari PJ yang lama kepada yang baru masing-masing masingnya ada yang tinggal di luar ,untuk itu Halomuan berharap dapat membagi waktunya sesuai dengan tugas dan fungsinya, bisa melanjutkan tugas -tugas sebelumnya dapatx berkordinasi dengan semua fihak ,bisa kordinasi dengan Bamus , dapat mengambil kebijakan, mempersiapkan Pilwana dapat bergotong Royong. Perlunya dukungan atas program Pemerintah ,Bupati dan Wakil Bupati baik Didikan Subuh,program Jumpa Nagari , UPZ atau pun yang lainnya.
Ardedi Wali Nagari Bahoras saat Diminta konfirmasinya sekaitan dengan pelantikan mereka menambahkan ,agar dapat melaksanakan amanah tersebut dengan baik sesuai dengan program Bupati dan Wakil Bupati Pasbar ,apalagi yang menyangkut dengan Pelayanan masyarakat tentunya sangat diharapkan lebih prima timpalnya.(Ran)
Staf TJSL Unit CSR PT Semen Padang, Nurwan, foto bersama dengan perwakilan Lantamal II Padang usai penyerahan bantuan 250 zak semen untuk mendukung program Karya Bhakti TNI AL.
PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM
PT Semen Padang menyalurkan bantuan 250 zak semen untuk mendukung kegiatan Karya Bhakti TNI Angkatan Laut (TNI AL) Lantamal II Padang dalam upaya pemulihan irigasi di Nagari Sako Selatan, Jorong Baru, Kecamatan Sungai Talu, Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat.
Bantuan yang disalurkan pada 19 Mei 2025 tersebut digunakan untuk memperbaiki saluran irigasi sepanjang 25 meter yang rusak akibat banjir bandang. Kerusakan ini berdampak pada 35 hektare lahan pertanian yang menjadi sumber penghidupan lebih dari 60 kepala keluarga.
Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang, Iskandar Z Lubis, menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen sosial perusahaan terhadap masyarakat terdampak bencana.
“Bantuan ini bukan sekadar material, melainkan wujud nyata kehadiran kami saat masyarakat menghadapi masa-masa sulit,” ujar Iskandar, Senin (26/5/2025).
Ia menambahkan, sinergi dengan Lantamal II Padang merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan, yang mendukung keberlanjutan sektor pertanian dan pemulihan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap sistem irigasi segera berfungsi optimal agar warga bisa kembali bertani dan roda ekonomi lokal kembali bergerak,” tambahnya.
Menurut Iskandar, keterlibatan PT Semen Padang dalam program ini juga selaras dengan visi pembangunan nasional di bawah Presiden Prabowo Subianto, khususnya pada aspek swasembada pangan, energi, dan infrastruktur.
“Dukungan ini juga mendukung program Sumbar Sejahtera Pemerintah Provinsi Sumatera Barat yang menargetkan daerah ini sebagai lumbung padi, jagung, dan komoditas ternak,” tuturnya.
Sementara itu, Komandan Satgas Karya Bhakti, Letkol Laut (PM) Endriko Sandro, S.E., M.Tr.Opsla, mengatakan bahwa perbaikan dilakukan secara gotong royong melibatkan 24 personel dari Lantamal II dan Yonmarhanlan II Padang.
“Karya Bhakti ini merupakan wujud kemanunggalan TNI dan rakyat. Kami hadir tak hanya sebagai kekuatan pertahanan, tetapi juga bagian dari masyarakat yang peduli pada pembangunan,” katanya.
Kegiatan dilaksanakan sejak 19 hingga 26 Mei 2025, meliputi pembersihan, penggalian ulang, dan perbaikan dinding irigasi yang rusak akibat banjir.
Letkol Endriko menambahkan, revitalisasi saluran irigasi ini merupakan bagian dari program Staf Potensi Maritim (Spotmar) Lantamal II, yang tak hanya berfokus pada aspek kemaritiman, tetapi juga pemberdayaan masyarakat. (*)