Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok



Solok Lintasmedianews.com

Tim Safari Ramadhan (TSR) Kab. Solok yang dipimpin Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar Dt. Sutan Majo Lelo kunjungi Mesjid Raya Singkarak, Sabtu (16/3/2024).

Tampak hadir pada kesempatan tersebut selain Bupati Solok Capt. H. Epyardi Asda, M.Mar dt Sutan Majo Lelo, Kapolresta Solok AKBP Ahmad Fadhilan, S.Si, M.Si, M.Sc, Ketua Pengadilan Kota Solok, Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok H. Zulkifli, S.Ag, MM, Sekretaris Daerah Medison, S.Sos, M.Si, Ketua TP-PKK Kab Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda, SP, Staf Ahli Bid. Pemerintahan, Hukum dan Politik Safrudin, S.Sos, M.Si,nStaf Ahli Bid. Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Eva Nasri, SH, MM, Asisten I Drs. Syahrial, MM, Asisten II Deni Prihatni, ST, MT, Asisten III Editiawarman, S.Sos, M.Si, Kepala OPD, Ketua BAZNAS Kab. Solok Drs. Edwar, MM, Dirut PDAM Kab. Solok Febri Fauza, S.Pt, MM, Camat X Koto Singkarak Crismon Darma, S.STP, Forkompimcam, Walinagari Singkarak Rahman, S.Pd, Kepala KAN dan BPN Singkarak, Niniak Mamak, Alim Ulama, Cadiak Pandai, Bundo Kanduang serta Tokoh-tokoh serta Masyarakat Singkarak.

Pengurus Mesjid Raya Singkarak, Bukhari, MH dalam sambutannya menyampaikan harapan dari jamaah mesjid raya untuk diberikan penambahan AC, namun karena keterbatasan biaya hal ini belum dapat di realisasikan.

“Di mesjid yang kita cintai ini rutin dilaksanakan kegiatan Wirid Mingguan, Pembinaan Anak Anak kita Tilawatil Qur’an, dan Pembinaan Generasi Muda bersama Alim Ulama demi menciptakan Generasi Muda yang cemerlang,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati Solok dalam arahannya mengucapkan Alhamdulillah disela kesibukan pada hari ini kita dapat menjalankan Safari Perdana pada Ramadhan 1445H. Rasa Syukur juga kita rasakan karena selama 15 Tahun Mesjid ini berdiri telah memiliki banyak perkembangan dan memiliki Jama’ah yang sangat banyak, harapan kita hal ini bisa terus berlanjut untuk kedepannya.

Bupati juga menyampaikan, mewakili Pemerintah Daerah dan Forkopimda kita turut mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat Nagari Singkarak khususnya Kabupaten Solok umumnya yang telah berhasil melaksanakan Pemilu Serentak Tahun 2024 dengan semangat demokrasi tanpa adanya permasalahan yang begitu berarti.

“Tujuan kita Mambangkik Batang Tarandam Menjadikan Kabupaten Solok terbaik Sumatera Barat Alhamdulillah telah terwujud dimana pada berbagai lini kita sudah menjadi yang terbaik,” ucap bupati.

“Safari Ramadhan merupakan kegiatan rutin Pemerintah Daerah di setiap bulan Puasa dengan membawa Bantuan 10 Juta untuk setiap Mesjid yang dikunjungi, harapan kita melalui bantuan ini dapat sedikit membantu kebutuhan dari mesjid yang kita cintai ini,” tutup bupati.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah Agama oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok tentang tiga amalan yang dapat dilaksanakan ditengah sibuknya pekerjaan kita sebagai kaum muslimin yakni Membaca Surah Al-Ikhlas, Berdzikir dan Bersalawat kepada Rasulullah SAW.

Diakhir kunjungan Bupati menyerahkan bantuan Pemerintah Daerah Kabupaten Solok berupa Uang sebesar Rp.10.000.000,00- untuk Mesjid Raya Singkarak.(karta)



SOLOK KOTA Lintasmedianews.com

Wali Kota Solok H. Zul Elfian Umar bersama Istri Hj. Zulmiyetti Zul Elfian Umar menerima kunjungan silaturahmi sekaligus buka puasa bersama dengan masyarakat laing dan paguyuban se-Kota Solok, bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Solok, Kelurahan Laing, Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, Sabtu (16/03/2024).

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Asisten II Sekda Kota Solok Jefrizal, Kepala OPD terkait, dan paguyuban se Kota Solok.

Wako Solok H. Zul Elfian Umar dalam sambutanya mengatakan melalui kegiatan positif ini (Buka Puasa Bersama) dapat selalu mempererat tali silaturahim sesama muslim, khususnya masyarakat laing dan paguyuban se-Kota Solok.

Wako berharap di bulan yang suci ini kita mendapatkan rahmat dan hidayah dari Allah SWT dalam menjalankan Ibadah.

"Mari kita perbanyak ibadah dibulan yang suci ini guna meningkatkan iman dan taqwa" ajak Wako 

"Sampaikan salam serta maaf lahir batin dari saya dan keluarga kepada keluarga bapak dan ibu dirumah, mudahan-mudahan di bulan ramadhan ini kita mendapat rahmat dan keberkahan oleh Allah SWT.

"Selamat menjalankan ibadah puasa semoga puasa kita diterima oleh Allah SWT, dan diakhir Ramadhan nanti kita tercatat sebagai orang-orang yang bertakwa.

Inna Akromakum Indallahi Atqokum.

"Sesungguhnya orang-orang yang mulia disisi Allah SWT adalah orang-orang yang bertakwa kepada-Nya. "Tutup Wako Solok . (T/K)

Solok Kota Lintasmedianews.com

Wakil Walikota Solok Dr.H.Ramadhani Kirana Putra hadiri undangan berbuka puasa bersama warga kelurahan IX Korong Turut hadir, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Camat Lubuk Sikarah,Lurah dan para tokoh Masyarakat Kelurahan IX Korong Sabtu 16/3 di Surau Tabek

Warga kelurahan IX korong ucapkan terimakasih kepada Wawako Solok yang telah meluangkan waktu untuk memenuhi undangan kegiatan buka puasa bersama dengan masyarakat Kelurahan IX korong.

Wawako Solok menghimbau kepada masyarakat khusus nya kepada orang tua untuk selalu menjaga anak- anak mereka supaya jangan sampai terlibat dengan kenakalan remaja yg marak saat ini seperti tauran antar pelajar dan narkoba.

Wawako Solok Hadiri Buka Puasa Dengan Masyarakat Kelurahan IX Korong

Solok Kota Lintasmedianews.com - Wakil Walikota Solok Dr.H.Ramadhani Kirana Putra hadiri undangan berbuka puasa bersama warga kelurahan IX Korong Turut hadir, Anggota DPRD Provinsi Sumbar, Camat Lubuk Sikarah,Lurah dan para tokoh Masyarakat Kelurahan IX Korong Sabtu 16/3 di Surau Tabek

Warga kelurahan IX korong ucapkan terimakasih kepada Wawako Solok yang telah meluangkan waktu untuk memenuhi undangan kegiatan buka puasa bersama dengan masyarakat Kelurahan IX korong.

Wawako Solok menghimbau kepada masyarakat khusus nya kepada orang tua untuk selalu menjaga anak- anak mereka supaya jangan sampai terlibat dengan kenakalan remaja yg marak saat ini seperti tauran antar pelajar dan narkoba.

 Pada kesempatan itu Wawako juga memberikan santunan  kepada anak yatim dari jemaah Surau Tabek Kelurahan IX Korong.(T/K) Pada kesempatan itu Wawako juga memberikan santunan  kepada anak yatim dari jemaah Surau Tabek Kelurahan IX Korong.(T/K)

PADANG Lintasmedia.com

Upaya Universitas Andalas (Unand) dalam mengolah sampah organik berupa daun dan ranting melalui Pusat Pengelolaan Sampah Terpatu (PPST), berhasil menghasilkan 53 kepingan emas dari program Nabuang Sarok PT Semen Padang. 

Pada Jumat (15/3/2024) sore, kepingan emas dari program menabung sampah berbasis aplikasi itu diserahkan oleh Direktur Keuangan & Umum PT Semen Padang, Oktoweri, kepada Rektor Unand, Dr. Efa Yonnedi, S.E., MPPM, Akt., CA, CRGP, di Rektorat Unand.

"Terima kasih kepada Unand yang telah ikut mendukung program Nabuang Sarok. Program berbasis aplikasi ini menawarkan banyak reward, salah satunya emas. Unand sendiri mendapatkan 53 kepingan emas dari program ini," kata Oktoweri usai acara penyerahan puluhan keping emas kepada Rektor Unand.

Oktoweri mengatakan, puluhan keping emas ini diserahkan ke Unand, karena PPST Unand telah menyetorkan sampah daun dan ranting yang telah diolah menjadi produk teknologi olah sampah dari sumber (TOSS) ke program Nabuang Sarok, jumlahnya sekitar 9 ton.

"Bagi Semen Padang sendiri, produk TOSS berupa residu biomassa kering itu akan dimanfaatkan sebagai bahan bakar alternatif yang dapat mensubstitusi bahan bakar batubara dalam proses produksi semen di pabrik," ujar Oktoweri.

Kepala Departemen Perencanaan & Pengendalian Produksi PT Semen Padang, Juke Ismara, yang turut hadir mendampingi Oktoweri menambahkan bahwa PT Semen Padang melalui program Nabuang Sarok menerima berbagai jenis sampah. Sampah yang diterima oleh Nabuang Sarok ditukar menjadi poin. 



"Nah, PPST Unand sendiri mendapatkan puluhan kepingan emas dari Nabuang Sarok Semen Padang, karena berdasarkan akumulasikan poin yang telah dikumpulkan selama ini. Semoga, poin yang didapat dari Nabuang Sarok ini semakin memotivasi banyak pihak untuk mengolah sampah dari sumber," katanya.

Program Nabuang Sarok ini, lanjutnya, telah diluncurkan PT Semen Padang pada 5 Juli 2022 lalu untuk membantu pemerintah dalam mengatasi permasalahan sampah. Bahkan, sejak diluncurkan, program sudah banyak dimanfaatkan oleh sejumlah instansi dan juga masyarakat. 

"Saat ini, sudah ada sekitar 150 ton sampah yang telah terkumpul di Nabuang Sarok. Sampah tersebut berasal dari 1400 member Nabuang Sarok yang terdiri dari masyarakat sekitar perusahaan, juga dari sejumlah instansi dan sekolah-sekolah, serta Bank Sampah, dan juga kelompok nelayan," bebernya.

Rektor Unand, Efa Yonnedi, mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memberikan puluhan kepingan emas sebagai reward dari poin yang telah dikumpulkan oleh PPST Unand selama ini di program Nabuang Sarok. 

"Kami sangat senang dengan reward emas yang kami dapat. Tentunya, reward ini mengartikan bahwa Unand sendiri berhasil mengolah sampah menjadi emas. Ini luar biasa sekali," kata Mantan Dekan Fakultas Ekonomi Unand ini.

Sampah dan ranting kering yang diolah menjadi residu biomassa kering ini, tambah Rektor, berasal dari daun-daun kering yang dikumpulkan dari sekitar lingkungan kampus. "Dalam pengolahannya, PPST Unand menggunakan teknologi TOSS," ujarnya. 

Dikutip dari laman Unand, Dr. Ir. Fadjar Goembira, S.T., M.Sc. selaku Tim Green Campus UNAND menjelaskan bahwa teknologi TOSS ini memiliki prinsip untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar alternatif, sehingga masalah sampah dapat teratasi.

“Jadi, bahan bakar alternatif ini dapat digunakan oleh PLN dan Pabrik Semen untuk mengganti sebagian bahan bakar batubara, sehingga tidak hanya masalah sampah dapat diselesaikan, namun bahan bakar fosil dapat diganti menjadi non-fosil,” katanya.(*)





Padang,Lintas Media News Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) dari Fraksi PKS, H. Rahmat Saleh safari ramadhan di masjid Istiqomah Limau Manis Kota Padang,Kamis (14/3/2024).

Kepad jemaah,Rahmat Saleh
mohon maaf apabila selama menjadi Anggota DPRD Sumbar masih terdapat kekurangan dalam menjalankan amanah.

“Di tahun terakhir jabatan saya (Anggota DPRD Sumbar) periode 2019-2024, saya Rahmat Saleh ingin menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah Mesjid terhadap segala kekurangan dalam menjalankan amanah selama ini,” kata Rahmat.

Pada kesempatan itu,Rahmat Saleh juga berterima kasih banyak kepada masyarakat Kenagarian Limau Manis, terutama para jamaah atas dukungan doa hingga moril dalam mengantarkan dirinya ke senayan alias DPR RI.

Pada Safari ramadhan tahun ini,  Rahmat Saleh juga menyerahkan dana hibah untuk pembangunan Masjid Istiqomah sebesar Rp 50 juta.

“Dana ini bisa dicairkan pada APBD tahun 2024 Sumbar. Mudah-mudahan bermanfaat bagi jemaah, dan masyarakat yang ada di Mesjid ini,” harap Rahmat.

Sementara, Ketua Pengurus Mesjid Istiqomah Firdaus mengapresiasi dan berterimakasih atas bantuan dana hibah tersebut.

“Alhamdulillah, kita terima pak, mudah-mudahan bermanfaat bagi semua, terutama untuk Mesjid Istiqomah. Kita juga bangga ada warga Limau Manis yang duduk di DPR RI, semoga tetap amanah dan istiqomah tentunya, amin,” katanya didampingi Ketua RW Setempat Darwas Malintang Bumi. (*)



Arosuka Lintasmedianews.com 

Bupati Solok, Epyardi Asda hadiri Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN/PPPK Tahun 2024, di Hotel Bidakara Jakarta. 

Turut mendapingi Bupati Epyardi Asda pada kesempatan tersebut, Kepala BKPSDM Afriyaldi, dan Kepala Bidang Kepangkatan Data dan Pengadaan BKPSDM, Masrul.

Rapat Koordinasi Persiapan Pengadaan ASN/PPPK tersebut dihadiri langsung oleh Menpan RB, Abdullah Azwar Anas,  Mendikbud Ristek Dikti, Nadien Makarim, dan Menteri ATR/ BTR Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudoyono. 

 Rakor tersebut dilaksanakan dalam rangka menyamakan persepsi tentang Pengadaan ASN/PPPK tahun 2024 khusunya dalam rangka penyelesaian tenaga non ASN / Eks Tenaga Honor Kategori 2, dan pemenuhan SDM IKN instansi pusat. 

Pada Kesempatan tersebut, Bupati Epyardi Asda, juga menerima langsung    Persetujuan Prinsip Kebutuhan Pegawai ASN di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok tahun 2024 sebanyak 706 orang. 

Kepala BKPSDM Kabupaten Solok, Afriyaldi menyampaikan rincian dari 706 orang tersebut terdiri dari, PPPK Tenaga Guru, 307 orang, Tenaga Kesehatan (PPPK), 184 orang, dan Tenaga Teknis (PPPK), 215 orang. (karta)



Padang Lintasmedianews.com

Tim Reaksi Cepat (TRC) Semen Padang terus bergerak membantu masyarakat khususnya di daerah yang terdampak banjir di daerah Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan, setelah sebelumnya mendirikan Posko Kesehatan dan membersihkan lumpur di jalan umum.

Koordinator TRC Semen Padang Saparudin mengatakan, Kamis (14/3/2024), pihaknya kembali melakukan pembersihan sisa lumpur di beberapa titik fasiltas umum (fasum) dan menyalurkan bantuan logistik yang baru saja datang dinihari tadi. 

Untuk pembersihan lumpur ini ada di tiga titik fasum, yaitu di SD Timbulun, kemudian juga pembersihan saluran yang masih tersumbat dan Musala An Nur Koto Panjang,” ujar Saparudin.

Saparudin menambahkan, untuk bantuan logistik akan disalurkan ke tiga daerah yakni di Aur Duri, Batu Bala dan Langgai. Serta tim medis juga diturunkan ke sana. 

“Bantuan logistik akan diserahkan ke Wali Nagari, yang nantinya Wali Nagari yang mendistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

Gadias, salah seorang pengungsi di SDN 34 Batu Bala, Nagari Ganting Mudik Utara Surantih, Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan mengatakan, ia dan puluhan pengungsi lainnya masih sangat membutuhkan bantuan setelah rumahnya hancur disapu banjir bandang.

Gadias menyebutkan, tidak ada barang satupun yang bisa diselamatkan dari rumahnya tersebut. Ia di pengungsian ini sejak kejadian Kamis tanggal 7 Maret 2024, Ada tujuh unit rumah yang berdekatan dengan rumahnya, namun yang tersisa hanya dua rumah saja.

“Sudah seminggu kami bertahan, memang ada bantuan yang datang setiap hari, namun itu belum mencukupi. Begitu juga untuk berbuka dan sahur dua bungkus, dimakan bersama, ” kata dia.

Warga saat ini juga butuh aliran listrik, karena untuk malam hari sekarang menggunakan lilin. Keluhan lainnya, pengungsi membutuhkan kompor untuk memasak, di mana sekarang jika memasak ada yang meminjam ke tetangga yang rumahnya tidak terkena banjir.

Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati mengatakan, TRC Semen Padang bersama tim medis dari Semen Padang Hospital (SPH) akan berada di Pessel selama 4 hari. "Selama di sana, mereka juga akan membantu pendistribusian bantuan logistik untuk korban banjir," kata Anita.

Untuk di Kecamatan Sutera ini, TRC Semen Padang menurunkan 14 personel yang terdiri dari tim damkar dan taruna serta tim kesehatan 3 personel.

Mereka tersebut yakni, Kamaldi, Armel Agusli, Syafrizal, Novian, Wahyudi, Aswirman, Indra YB, M. Hosen, Saparudin, Dedi Mora, Adi Yuna, Rudi Noviandri, Rifo Asprilla, Joko Sulistyanto. Kemudian tim kesehatan dengan dokternya dr. Muhammad Arif, perawat Ns. Khairul, Ihsa, S.Kep. Ns. Agung dan  Siswandi. S. Kep, Farmasi Gerri Pratama Putra, Amd. Farm.

Anita juga menjelaskan, Tim TRC Semen Padang lainnya juga berada di Nagari Baruang-Baruang Balantai, Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan yang datang lebih awal dengan membawa bantuan logistik 350 paket ditambah 25 paket khusus untuk anak-anak.

Distribusikan Air Bersih di Tarusan

Tak hanya di Kecamatan Sutera, di Kecamatan Tarusan, PT Semen Padang juga terus memberikan bantuan kepada warga yang terdampak banjir hari ini. Hal tersebut diungkapkan Koordinator Mining Rescue Team (MRT) Semen Padang Marsudi. 

Marsudi mengatakan, untuk hari ini pihaknya melakukan distribusi air bersih ke warga di sepanjang jalan raya di Kecamatan Tarusan. "Karena kita menggunakan mobil tangki air yang besar jadi hanya menjangkau yang ditepi jalan raya saja," ujarnya.

Marsudi menambahkan, tindakan bantuan lainnya yang dilakukan hari ini yakni penanganan kesehatan oleh tim medis. "Lokasinya di Kampung Benteng. Untuk kegiatan ini kita berkerjasama dengan pihak Puskesmas Tarusan," ujarnya.(*)

Solok Lintasmedianews.com  

Pemkab Solok mengirimkan bantuan untuk Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) yang dilanda bencana alam beberapa waktu lalu. Bantuan tersebut dikirimkan pada Jumat (15/3/2024) di Lapangan Kantor Bupati Solok.

Pengiriman bantuan ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Medison, Asisten I Syahrial, Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakat dan SDM Muswir Yones Indra, Kasatpol PP dan Damkar Elafki, Kepala Disdukcapil Ricky Carnova, Sekwan DPRD Kabupaten Solok Zaitul Ikhlas, Kabag Kesra Setda Solok Mardaus.

Dalam arahannya, Sekda menyampaikan, saudara kita di Pessel mengalami musibah banjir bandang yang menyebabkan rusaknya beberapa fasilitas jembatan, jalan dan infrastruktur akibat terendam banjir.

“Untuk itu Bupati Solok telah menginstruksikan kepada kita bersama untuk melaksanakan gerakan peduli terhadap saudara kita yang ada di Pesisir Selatan dan sebelumnya melalui Sekda telah berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Pesisir Selatan terkait apa saja bentuk bantuan yang dibutuhkan,” ujar Medison.

Diutarakannya, dari hasil koordinasi tersebut Pemkab Solok akan mengirimkan bantuan berupa satu unit mobil damkar beranggotakan 30 orang personil, untuk pembersihan sisa-sisa lumpur yang ada di sekolah, musala, rumah-rumah warga dan fasilitas umum lainnya.

“Selanjutnya pada Minggu 17 Maret 2024 juga akan dikirimkan bantuan lanjutan alat berat berupa satu unit ekskavator untuk membenahi infrastruktur yang terdampak banjir. Pada hari Senin 18 Maret 2024 Bupati akan hadir langsung memimpin Tim Peduli dari Pemkab Solok guna menyerahkan bantuan bencana sebanyak kurang lebih 500 set kompor gas, sarung, tikar dan bantuan lainnya,” tambahnya.

Di akhir kegiatan, Sekda secara langsung melepas keberangkatan Tim Damkar Kabupaten Solok berangkat menuju ke Pesisir Selatan di lapangan Kantor Bupati Solok. (karta)


Payakumbuh,Lintas Media News
Safari Ramadhan perdana,Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat ( Sumbar) Supardi didampingi Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Peraturan Perundang-Undangan Sekretariat DPRD Sumbar Zardi Syahrir, Kepala sub bagian (Kasubag) Humas Protokol Dahrul Idris SSTP. MSi, anggota Komisi Informasi (KI)  Sumbar Mona Sisca dan Tanti Endang Lestari serta kepala cabang Perwakilan Bank Nagari Payakumbuh Afrizon,kunjungi masjid Istiqomah nagari limbukan kecamatan Payakumbuh selatan.Kwmis (14/3/2024).

Dalam sambutanya Supardi mengatakan.Agar terhindar dari musibah, salah satu iktiar yang harus dilakukan adalah meramaikan mesjid.Karena,secara geografis Sumbar terletak pada daerah yang dilalui oleh patahan semangko. Berbagai bencana alam siap terjadi kapan saja, tidak hanya gempa atau tsunami, banjir dan tanah longsor juga menghantui masyarakat yang tinggal pada daerah perkotaan hingga perbukitan.

Beberapa waktu terakhir, Sumbar diterpa bencana alam, mulai dari banjir hingga tanah longsor. Salah satu iktiar yang harus dilakukan agar terhindar dari musibah adalah meramaikan mesjid dengan berbagai kegiatan positif.Ujar Supardi.

Supardi mengatakan, sejatinya mesjid bukan sekedar tempat beribadah saja, namun bisa juga untuk aktivitas lainnya. Seperti bermusyawarah hingga pusat kegiatan pemuda seperti latihan silat.

Untuk melahirkan generasi emas dan menanamkan pola pendidikan karakter dengan nilai-nilai religius
dalam arah kebijakan penyelenggaraan pemerintahan daerah, DPRD dan Pemprov Sumbar terus mensiarkan dan menginformasikan pola kembali ke mesjid.Kata Supardi.

Terkait dengan keterbukaan informasi, Supardi menghimbau untuk memasifkan keterbukaan informasi oleh badan publik agar masyarakat cari tahu tentang informasi publik, karena informasi publik merupakan hak publik.

“Masyarakat berhak mendapatkan informasi publik baik itu informasi tentang bencana maupun informasi lainnya di badan publik”,kata Supardi 

Terkait tentang mesjid Istiqomah, Supardi mengatakan, mesjid ini merupakan masjid kebanggaan masyarakat kenagarian Limbokan.Karena,merupakan salah satu masjid tertua di Kota Payakumbuh, bahkan umurnya lebih kurang 100 tahun.

“Sesuai dengan nama Istiqomah, diharapkan masyarakat Limbokan terus Istiqomah dalam beribadah kepada Allah SWT. Diharapkan nantinya Sumbar khususnya Payakumbuh Limapuluhkota terhindar dari bencana dan marabahaya,” kata Supardi.

Pada safari Ramadan tersebut Ketua DPRD Sumbar menyerahkan bantuan sebesar Rp 50 juta untuk pembangunan mesjid. Tidak hanya itu, 20 Al Quran dan tambahan bantuan Rp 10 juta dari Bank Nagari juga diserahkan dari momentum tersebut.

Sementara Pengurus Mesjid Istiqomah Dt Zuherman mengatakan, Kenagarian Limbokan terdiri dari tiga koto, sehingga mesjid Istiqomah memiliki tiga kubah menandakan identitas daerah. Kubah mesjid Istiqomah baru saja direnovasi, untuk kenyamanan jamaah pengurus tengah mengupayakan mengganti sajadah  dan perlu anggaran Rp 100 juta.

“Tidak hanya itu renovasi kubah mesjid juga menyisakan hutang sebesar Rp 10 juta,” katanya. (*)



 Padang Pariaman ,Lintas Media News
Sekretaris Daerah Padang Pariaman Rudy Repenaldi Rilis pimpin rapat sosialisasi pelaksanaan Safari Ramadhan tahun 1445 H, di ruang rapat Sekretaris Daerah Lantai 2 Komplek IKK, Kamis (14/3/2024).

Sekda Rudy R Rilis menyampaikan, tahun ini Pemerintah Daerah Kabupaten (Pemdakab) Padang Pariaman akan menurunkan sebanyak 34 (tiga puluh empat) Tim Safari Ramadhan (TSR) yang akan menyapa jama’ah Masjid dan Mushalla di 103 Nagari yang tersebar dalam 17 Kecamatan di Padang Pariaman.


“Tahun ini, kita akan turunkan 34 Tim Safari Ramadhan untuk 120 Masjid dan Mushalla se- Kabupaten Padang Pariaman,” Sebutnya.


Selanjutnya Rudy menyampaikan, disamping 34 (tiga puluh empat) Tim Safari Ramadhan dari Kabupaten dan ditambah 2 (dua) Tim Safari Khusus Bupati dan Wakil Bupati, kita juga akan dikunjungi oleh Tim Safari Ramadhan Provinsi Sumatera Barat, yang direncanakan akan turun Tim dari Gubernur, Tim Wakil Gubernur dan Tim dari Kejati Sumbar.


“Sementara TSR Padang Pariaman terdiri kepala daerah, unsur forkopimda, Setdakab, Kepala OPD, instansi vertikal, kabag didampingi wartawan yang akan turun sebanyak tiga kali kunjungan ke 120 Masjid dan Mushalla pada 103 Nagari, ” ungkap Rudy.

Ia menyebutkan, tujuan pelaksanaan kunjungan Tim Safari Ramadhan ini selain sebagai kunjungan silaturahmi Tim Safari Ramadhan juga menyampaikan bantuan pembangunan sebesar Rp 7,5 juta untuk di serahkan ke Masjid dan Mushalla yang dikunjungi.

“Kegiatan ini merupakan salah agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Padang Pariaman disamping memperluas tali silaturahmi antar sesama masyarakat sekaligus mendekatkan pemerintah dengan masyarakat tentang pencapaian pembangunan yang telah dilakukan, baik yang sedang berjalan maupun yang akan di programkan pada masa mendatang,” ucap Rudy.


Pada Kesempatan itu Sekda Rudy di dampingi Asisten Adm Pemerintahan Rudi Rahmad, dan Asisten Adm Pembangunan dan Kesra Zainil, dan Kepala Bagian Kesra Mirwan Karni, sementara peserta rapat dari unsur Muspida, Staf Ahli, Asisten, Kepala Dinas, Kabag, Kabid dan camat se- Kabupaten Padang Pariaman. (*/Len)

.


Oleh: Kadis Kominfo Padang Pariaman Zahirman,S.Sos.MM

Di era globalisasi dan perkembangan teknologi yang pesat, transformasi digital telah menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan desa di Indonesia. Dengan memanfaatkan potensi teknologi digital, desa-desa di seluruh negeri dapat mengoptimalkan sumber daya di berbagai bidang.

Untuk meningkatkan akses terhadap layanan publik, serta memperluas peluang ekonomi bagi masyarakat pedesaan. Salah satu aspek utama dari transformasi digital di desa-desa Indonesia, ialah penerapan teknologi pertanian cerdas yang berbasis digitalisasi mampu menembus disegala lini.

Melalui penggunaan sensor IoT, drone, dan analisis data, petani dapat meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam bertani. Hal ini tidak hanya mendukung ketahanan pangan, tetapi juga membantu mengurangi kesenjangan ekonomi antara wilayah perkotaan dan pedesaan.

Selain itu, sektor kesehatan juga turut merasakan manfaat dari transformasi digital. layanan telemedicine, sistem pemantauan pasien jarak jauh, dan klinik kesehatan bergerak telah memungkinkan akses terhadap pelayanan kesehatan yang terjangkau bagi masyarakat pedesaan, yang sebelumnya sulit dijangkau.

Pendidikan juga menjadi fokus utama dalam upaya transformasi digital di desa-desa. Dengan adanya platform pembelajaran online, perpustakaan digital, dan alat interaktif, akses terhadap pendidikan berkualitas dapat diperluas ke wilayah pedesaan, membantu mengurangi kesenjangan pendidikan antara perkotaan dan pedesaan.

Selain sektor pertanian, kesehatan, dan pendidikan, penerapan e-Governance juga menjadi kunci dalam memperkuat pemerintahan di tingkat desa. Penggunaan teknologi digital dalam proses administrasi publik, layanan warga online, dan partisipasi dalam penganggaran publik dapat meningkatkan transparansi dan efisiensi pemerintahan desa.

Tak kalah pentingnya adalah pemberdayaan kewirausahaan di desa melalui pemanfaatan platform e-commerce dan akses keuangan digital. Hal ini dapat membantu memperluas pasar bagi para pelaku usaha lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.

Namun, untuk mewujudkan transformasi digital menuju desa maju, infrastruktur konektivitas juga menjadi hal yang sangat penting. Peningkatan akses internet broadband dan jaringan telekomunikasi di pedesaan akan membuka pintu bagi penerapan berbagai inisiatif transformasi digital.

Selain itu, upaya peningkatan kapasitas masyarakat melalui pelatihan dan pendidikan digital juga perlu diperhatikan. Dengan memberdayakan masyarakat desa dengan keterampilan dan pengetahuan digital, mereka dapat aktif berpartisipasi dalam proses transformasi digital yang sedang berlangsung.

Dengan adanya upaya transformasi digital menuju desa maju di Indonesia, diharapkan bahwa kesenjangan antara perkotaan dan pedesaan dapat tereduksi, serta masyarakat desa dapat merasakan manfaat nyata dari kemajuan teknologi. Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, Indonesia dapat mempercepat proses transformasi digital demi mewujudkan desa-desa yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Saat ini, digitalisasi desa di Indonesia sedang mengalami perkembangan yang signifikan. Pemerintah Indonesia telah menginisiasi berbagai program untuk mendorong digitalisasi desa, termasuk penyediaan akses internet di desa, pelatihan teknologi bagi masyarakat desa, serta pengembangan aplikasi pelayanan publik untuk memudahkan akses masyarakat desa terhadap layanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi pemerintahan.

Selain itu, sektor swasta juga turut berperan dalam mendukung digitalisasi desa dengan memberikan investasi dan teknologi yang diperlukan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa, memperluas akses terhadap informasi dan layanan, serta memajukan perekonomian lokal.

Kemudian, perkembangan e-commerce dan layanan digital juga telah mulai merambah ke desa-desa di Indonesia, membuka peluang baru bagi pemberdayaan ekonomi lokal. Meskipun masih banyak tantangan yang perlu diatasi, seperti ketersediaan akses internet dan literasi digital, namun langkah-langkah menuju desa digital di Indonesia terus berkembang.

Namun, tantangan seperti ketersediaan infrastruktur dan literasi digital masih perlu diatasi agar digitalisasi desa dapat mencapai potensinya secara maksimal. Diharapkan bahwa dengan terus berkembangnya teknologi dan kesadaran akan pentingnya inklusi digital, digitalisasi desa di Indonesia dapat memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat desa dan berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi yang inklusif.

Dasar hukum digitalisasi desa dapat ditemukan dalam berbagai peraturan perundang undangan di Indonesia. salah satunya adalah Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang memberikan dasar hukum bagi pemberdayaan desa melalui berbagai program, termasuk digitalisasi.

selain itu, terdapat juga peraturan Menteri Dalam Negeri (Mendagri ) Nomor 20 tahun 2018 tentang Pedoman Pelaksanaan Pembangunan Desa, yang memberikan arahan terkait implementasi program digitalisasi desa. Selain itu, regulasi terkait perlindungan data pribadi, keamanan informasi, dan teknologi informasi juga relevan dalam konteks digitalisasi desa.

Untuk membangun digitalisasi desa di Indonesia, beberapa konsep yang harus menjadi perhatian dan perlu diwujudkan, adalah meliputi :

Infrastruktur Teknologi
Membangun infrastruktur teknologi yang memadai, termasuk akses internet yang cepat dan terjangkau, serta penyediaan sarana teknologi informasi di desa-desa. Beberapa kebutuhan infrastruktur teknologi informasi yang perlu dipertimbangkan meliputi :

Akses Internet: Penyediaan akses internet yang cepat, handal, dan terjangkau di seluruh desa merupakan hal yang sangat penting. Infrastruktur jaringan internet yang memadai akan memungkinkan masyarakat desa untuk terhubung dengan dunia digital.
Pusat Layanan Teknologi: Desa perlu dilengkapi dengan pusat layanan teknologi informasi yang dapat menjadi pusat pelatihan, akses internet, dan dukungan teknis bagi masyarakat desa dalam memanfaatkan teknologi.
Perangkat Keras: penyediaan perangkat keras seperti komputer, laptop, dan perangkat mobile yang dapat digunakan oleh masyarakat desa untuk mengakses informasi dan layanan digital.
Sistem Informasi Desa: Pengembangan sistem informasi desa yang terintegrasi untuk mendukung administrasi pemerintahan, data penduduk, dan layanan publik di tingkat desa.
Keamanan Jaringan: Perlindungan terhadap keamanan jaringan dan data menjadi sangat penting dalam membangun Infrastruktur teknologi informasi di desa agar informasi pribadi dan sensitif tetap aman.
6.Pelatihan dan pendampingan: pelatihan dan pendampingan bagi masyarakat desa dalam penggunaan teknologi Informasi serta pemanfaatan aplikasi dan layanan digital yang tersedia.

Dengan memenuhi kebutuhan infrastruktur teknologi informasi tersebut, diharapkan desa-desa di Indonesia dapat terhubung ke dunia digital dengan baik, meningkatkan akses terhadap layanan publik dan peluang ekonomi, serta mendukung pertumbuhan dan pembangunan yang inklusif.

Literasi Digital
Melakukan program pelatihan dan pendidikan tentang teknologi informasi bagi masyarakat desa agar mereka dapat memahami dan memanfaatkan teknologi secara efektif. Literasi yang dibutuhkan untuk desa digital meliputi:

Pengetahuan Dasar Teknologi: memahami konsep dasar teknologi Informasi, seperti penggunaan perangkat keras, perangkat lunak, dan jaringan komputer.
Keamanan digital: memahami pentingnya keamanan digital, termasuk cara menggunakan kata sandi yang kuat, mengenali ancaman keamanan, dan menjaga privasi dalam beraktivitas online.
Pemanfaatan Internet: mampu menggunakan internet secara efektif untuk mencari informasi, berkomunikasi, dan memanfaatkan sumber daya online untuk pendidikan, kesehatan, dan perekonomian.
Literasi Media Sosial: Memahami cara menggunakan media sosial dengan bijak, mengenali informasi palsu (hoaks), dan memahami dampak dari konten yang di posting di media sosial.
Keterampilan Digital: mampu menggunakan berbagai aplikasi dan perangkat lunak yang mendukung kegiatan sehari-hari, seperti aplikasi produktivitas, e-commerce, dan layanan online.
Literasi Data: Memahami pentingnya data dan informasi, serta cara memahami dan menganalisis data untuk pengambilan keputusan yang lebih baik.
Literasi Keamanan Data: Memahami pentingnya melindungi data pribadi dan sensitif, serta cara mengelola data secara aman dalam lingkungan digital.
Peningkatan literasi digital di desa-desa akan membantu masyarakat untuk lebih siap menghadapi perubahan digital dan memanfaatkan potensi teknologi informasi untuk meningkatkan kualitas hidup dan mengembangkan peluang ekonomi di desa.

Aplikasi Pelayanan Publik
Mengembangkan aplikasi dan platform digital untuk memudahkan akses masyarakat desa terhadap layanan publik, seperti kesehatan, pendidikan, dan administrasi pemerintahan.

Dasar hukum untuk pengembangan aplikasi pelayanan publik di Indonesia termasuk Undang undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik yang mengatur tentang penyediaan pelayanan publik yang baik dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat. selain itu, berbagai peraturan terkait perlindungan data pribadi, keamanan informasi, dan regulasi terkait teknologi Informasi juga menjadi dasar hukum dalam pengembangan aplikasi pelayanan publik.

Beberapa contoh aplikasi pelayanan publik yang dibutuhkan dalam desa digital meliputi:

Aplikasi Informasi Kesehatan: Aplikasi yang memberikan informasi kesehatan, jadwal pemeriksaan, dan konsultasi medis online untuk memudahkan akses masyarakat desa terhadap layanan kesehatan.
Aplikasi Pendidikan: Aplikasi yang menyediakan materi pembelajaran, ujian online, dan informasi terkait pendidikan untuk mendukung pendidikan di desa
Aplikasi Administrasi Desa: Aplikasi yang memudahkan masyarakat desa dalam mengakses informasi administrasi desa, seperti pendaftaran kependudukan, pembayaran pajak, dan pengurusan administrasi lainnya.
Aplikasi Pertanian: Aplikasi yang memberikan informasi terkait pertanian, cuaca, harga komoditas, dan teknik pertanian modern untuk mendukung petani di desa.
Aplikasi Keamanan dan Pelayanan Darurat: Aplikasi yang memungkinkan masyarakat desa untuk mengakses layanan keamanan dan pelayanan darurat secara cepat dan efisien.
Pengembangan Usaha Digital
Mendorong pengembangan usaha digital di desa, seperti e-commerce lokal, pertanian digital, atau kerajinan digital, untuk meningkatkan perekonomian desa. Pengembangan usaha digital di desa dapat menjadi langkah penting dalam memajukan perekonomian dan menciptakan peluang kerja di wilayah pedesaan.

Beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk mengembangkan usaha digital di desa meliputi:

Pelatihan dan Pendidikan: Memberikan pelatihan dan pendidikan mengenai keterampilan digital kepada masyarakat desa agar mereka dapat memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan usaha.
Pemasaran Online: Mendorong para pelaku usaha di desa untuk memanfaatkan platform ecommerce dan media sosial untuk memasarkan produk-produk lokal secara lebih luas.
Pemanfaatan Teknologi Pertanian: Menggunakan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi dalam sektor pertanian, seperti penggunaan aplikasi untuk pemantauan pertanian, pemasaran hasil, dan manajemen usaha tani.
Koperasi Digital: Mendorong pembentukan koperasi digital di desa untuk memfasilitasi kolaborasi antar petani, pemasaran bersama, dan akses terhadap sumber daya secara kolektif.
Pusat Layanan Bisnis Digital: Mendirikan pusat layanan bisnis digital di desa untuk memberikan dukungan teknis, pelatihan, dan akses ke sumber daya bagi para pelaku usaha lokal.
Penyediaan Infrastruktur: Memastikan ketersediaan infrastruktur teknologi informasi yang memadai, seperti akses internet yang cepat dan perangkat keras yang diperlukan untuk mendukung usaha digital.
Dalam konteks hukum, pengembangan usaha digital di desa akan didukung oleh regulasi terkait usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perlindungan konsumen, dan regulasi terkait dengan bisnis online. Hal ini juga dapat melibatkan dukungan dari pemerintah dalam penyediaan insentif dan fasilitas bagi pelaku usaha digital di desa.

Kemitraan dengan Swasta
Menggandeng perusahaan teknologi dan lembaga keuangan untuk mendukung pengembangan digitalisasi desa melalui program kemitraan dan investasi merupakan langkah yang sangat penting. Dengan adanya kemitraan ini, desa-desa dapat memperoleh akses terhadap teknologi terkini dan sumber daya keuangan yang dibutuhkan untuk mewujudkan digitalisasi.

Beberapa bentuk kemitraan dengan swasta yang dapat dilakukan meliputi: 1. Penyediaan Infrastruktur: Perusahaan teknologi dapat membantu dalam penyediaan infrastruktur teknologi informasi di desa, seperti jaringan internet dan akses ke layanan teknologi terkini.

Pelatihan dan Pendidikan: Kemitraan dengan perusahaan teknologi dapat mendukung program pelatihan dan pendidikan mengenai teknologi informasi bagi masyarakat desa.
Pembiayaan dan Investasi: Lembaga keuangan dapat memberikan pembiayaan dan investasi untuk proyek-proyek digitalisasi desa, termasuk pendanaan untuk pengembangan aplikasi dan infrastruktur teknologi.
Pengembangan Usaha Digital: Perusahaan swasta dapat memberikan dukungan dalam pengembangan usaha digital di desa, seperti e-commerce lokal dan aplikasi berbasis pertanian.
Dalam hal ini, dasar hukum dan regulasi terkait investasi, kemitraan, dan perlindungan keuangan akan menjadi faktor penting dalam menentukan kerangka kerja kemitraan ini. Diperlukan kerjasama antara pemerintah, perusahaan teknologi, dan lembaga keuangan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi pengembangan digitalisasi desa melalui kemitraan yang berkelanjutan.

Partisipasi Masyarakat
Mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengembangan dan pemanfaatan teknologi digital di desa, serta memperhatikan kebutuhan dan aspirasi lokal, merupakan langkah penting dalam memastikan keberhasilan digitalisasi desa. Beberapa cara untuk mencapai hal ini meliputi:

Konsultasi dan Dialog: Melakukan konsultasi dan dialog dengan masyarakat desa untuk memahami kebutuhan, tantangan, dan aspirasi lokal terkait pengembangan teknologi digital.
Pelibatan Komunitas: Melibatkan komunitas lokal dalam proses perencanaan dan implementasi proyek digitalisasi desa, sehingga solusi yang dihasilkan dapat sesuai dengan kebutuhan mereka.
Pendidikan dan Pelatihan: Memberikan pendidikan dan pelatihan kepada masyarakat desa mengenai manfaat dan cara menggunakan teknologi digital untuk memenuhi kebutuhan lokal.
Pengembangan Berbasis Lokal: Mengembangkan solusi teknologi yang berbasis lokal untuk menjawab kebutuhan khusus desa, seperti aplikasi pertanian lokal atau platform pemasaran produk lokal.
Penghargaan Terhadap Kreativitas Lokal: Memberikan apresiasi terhadap inovasi dan kreativitas lokal dalam pemanfaatan teknologi digital untuk memecahkan masalah di tingkat desa.
Memperhatikan kebutuhan dan aspirasi lokal serta melibatkan masyarakat secara aktif dalam proses digitalisasi desa, diharapkan teknologi digital dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi masyarakat desa dan membantu meningkatkan kesejahteraan mereka.

Keamanan Data
Memastikan perlindungan data pribadi dan keamanan informasi dalam implementasi digitalisasi desa sangat penting agar masyarakat merasa aman dalam menggunakan teknologi.

Beberapa langkah yang dapat diambil untuk memastikan hal ini meliputi:

Kebijakan Perlindungan Data: Menetapkan kebijakan perlindungan data pribadi yang jelas dan transparan untuk melindungi informasi pribadi masyarakat desa yang dikumpulkan dan diproses dalam konteks digitalisasi.
Kesadaran akan Keamanan: Mengedukasi masyarakat desa mengenai pentingnya keamanan informasi, termasuk cara mengamankan kata sandi, mengenali ancaman keamanan, dan melindungi data pribadi mereka.
Infrastruktur Keamanan: Memastikan bahwa infrastruktur teknologi informasi yang digunakan dalam digitalisasi desa dilengkapi dengan sistem keamanan yang memadai, seperti enkripsi data dan perlindungan terhadap akses yang tidak sah.
Kepatuhan Hukum: Memastikan bahwa implementasi digitalisasi desa mematuhi peraturan dan regulasi terkait perlindungan data pribadi dan keamanan informasi yang berlaku.
Manajemen Risiko: Melakukan evaluasi risiko keamanan informasi secara berkala dan mengimplementasikan langkah-langkah untuk mengurangi risiko kebocoran data atau serangan cyber.
Dengan perlindungan data pribadi dan keamanan informasi, diharapkan masyarakat desa dapat merasa aman dalam menggunakan teknologi digital dan memperoleh manfaatnya tanpa khawatir akan potensi risiko keamanan.

Perlindungan data pribadi dan keamanan informasi dalam implementasi digitalisasi desa sangat penting untuk memastikan bahwa masyarakat merasa aman dalam menggunakan teknologi. Untuk itu Pemerintah melahirkan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang kemudian dirobah menjadi Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008. Undang-undang ini mengatur mengenai perlindungan data pribadi, hak privasi, serta kewajiban penyelenggara sistem elektronik dalam melindungi data pribadi.

Kemudian, Pemerintah mengeluarkan Peraturan Nomor 71 Tahun 2019 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik. Peraturan ini mengatur lebih lanjut mengenai perlindungan data pribadi, keamanan informasi, dan tata cara pengelolaan informasi elektronik.

Dengan dasar hukum ini, diharapkan implementasi digitalisasi desa dapat memperhatikan perlindungan data pribadi dan keamanan informasi sesuai dengan ketentuan yang berlaku, sehingga masyarakat dapat merasa aman dalam menggunakan teknologi digital. 





Payakumbuh,Lintas Media News
Untuk melaksanakan tugas pengawasan terhadap perusahaan-perusahaan yang masuk dalam wilayah kerja UPTD 
Ketenagakerjaan Wilayah II,Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) melakukan kunjungan kerja ke UPTD BLK dan Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II Provinsi Sumbar di Payakumbuh, Rabu (6/3/2024). 

Ketua Komisi II DPRD Sumbar Mochklasin usai kunjungannya menjelaskan. UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II merupakan ujung tombak pemerintah provinsi dalam melakukan pengawasan ketenakerjaan sesuai Undang-undang yang berlaku. Kita melakukan kunjungan kerja ke sini untuk melihat ketersediaan sarana prasarana dan juga peforma dari UPDT ini.

Dari kunjungan tersebut,menurut Mochklasin,UPTD Pengawasan Ketenakerjaan Wilayah II masih butuh banyak perhatian dikarenakan masih banyaknya kekurangan yang dialami dari sisi sarana prasarana. 

UPTD ini belum memiliki kantor yang memadai, tidak memiliki sarana mobilitas, dimana sejauh ini masih menggunakan mobil pribadi untuk melakukan pengawasan, dan juga banyak kekurangan dari segi peralatan kantor sementara,
jumlah perusahaan untuk wilayah II yang mesti diawasi terbilang banyak, ada 2.300 perusahaan lebih. Mulai dari perusahaan skala kecil, menengah hingga skala besar. Jelas Mochklasin

Dengan kondisi serba kekurangan tersebut, UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II tetap terus berupaya memaksimalkan tupoksi. Namun demikian, kondisi yang ada tentu mempengaruhi kinerja pengawasan yang dilakukan pemerintah daerah terhadap ribuan perusahaan yang ada.Ujar Mochklasin.

Menurut Mochklasin,untuk
mengatasi permasalahan ini,ke depan Komisi II bersama pemerintah Provinsi Sumbar akan mengupayakan untuk memenuhi kelengkapan sarana prasarana yang kurang tersebut. 

“Persoalan ini akan menjadi konsen kita untuk bisa dicarikan solusinya dengan segera, karena yang namanya pengawasan tentu harus ditopang dengan sarana prasarana penunjang yang memadai,” ucap Mochklasin.

Tentang kekurangan sarana prasarana di UPTD Pengawasan Ketenagakerjaan Wilayah II  Sumbar,Mochklasin mengatakan,akan menjadi  fokus perhatian  Komisi II untuk bisa disegerakan solusinya. Sebab hal ini berkaitan erat dengan pelaksanaan tanggung jawab pemerintah daerah dalam melakukan pengawasan. Yakninya terhadap perusahaan-perusahan yang ada, apakah telah menjalankan aturan-aturan yang ditetapkan pemerintah atau belum.

“Banyak yang harus diawasi seperti perlindungan keselamatan kerja, masalah UMR, standar keselamatan kerja, dan lain sebagainya, itu semua kan harus diawasi.  Kalau yang mengawasi tidak ditopang dengan sarana penunjang yang memadai, bisa-bisa tidak terawasi sekian banyak perusahaan yang ada di Sumatera Barat ini,” tutupnya. (*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.