Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Lintasmedianews.com,Dharmasraya

Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Fraksi PDI Perjuangan, Varel Oriano, kembali turun langsung ke tengah masyarakat dengan menggelar Sosialisasi Peraturan Perundang-undangan Daerah di Kantor Sekretariat PDIP Kabupaten Dharmasraya, Koto Padang, pada Jumat (14/3/2026).

Kegiatan tersebut merupakan agenda resmi anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat untuk menyampaikan berbagai produk hukum daerah kepada masyarakat, baik Peraturan Daerah (Perda) maupun Rancangan Perda. Sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat memahami aturan yang berlaku sekaligus membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan aspirasi dan masukan.

Acara ini dihadiri oleh masyarakat Dharmasraya, kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), tokoh masyarakat, Ketua DPRD Dharmasraya, serta Wakil Bupati Dharmasraya. Diskusi berlangsung hangat dan penuh antusiasme dari para peserta.

Dalam pemaparannya, Varel menjelaskan bahwa sosialisasi kali ini membahas Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unggulan Perkebunan, yang dinilai sangat penting bagi daerah dengan jumlah petani sawit yang besar seperti Dharmasraya.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Dharmasraya yang telah hadir. Hari ini kita melaksanakan sosialisasi Perda Nomor 3 Tahun 2023 tentang tata kelola komoditas unggulan perkebunan. Perda ini merupakan bentuk komitmen pemerintah provinsi untuk memastikan hak-hak petani, khususnya petani sawit, dapat terlindungi,” ujar Varel di hadapan peserta.

Menurutnya, sektor perkebunan sawit merupakan salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat di Sumatera Barat, termasuk di Dharmasraya. Karena itu, regulasi yang jelas sangat diperlukan agar pengelolaan komoditas unggulan tersebut berjalan lebih adil, transparan, dan berpihak pada petani.

Varel juga menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi seperti ini menjadi cara efektif bagi wakil rakyat untuk mendengar langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.

“Kita tidak hanya menyampaikan aturan, tetapi juga mendengar langsung aspirasi masyarakat. Dengan begitu, kebijakan yang dibuat benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat,” tambahnya.

Sebagai kader PDIP, Varel Oriano dinilai aktif membangun komunikasi dengan masyarakat. Kehadirannya di berbagai kegiatan sosial dan politik menunjukkan komitmennya untuk terus memperjuangkan kepentingan rakyat, khususnya para petani yang menjadi salah satu kekuatan ekonomi daerah.

Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin memahami regulasi yang ada serta dapat memanfaatkannya untuk memperkuat posisi petani dalam pengelolaan komoditas perkebunan di daerah.(**)

 

Padang, Lintasmedianews.com

 Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub yang juga merupakan Pembina Perguruan Pencak Silat Surya Sakti gelar acara buka puasa bersama dengan segenap keluarga besar perguruan pencak silat Surya Sakti bertempat di Restoran Sederhana pada Sabtu (14/3/2026).

Ayub mengatakan, kami atas nama pembina di Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengucapkan terima kasih kepada pemerintah dan juga kepada anak - anak kami atlet pencak silat Surya Sakti.

Ini adalah momen dan hal yang sangat baik sekaligus untuk menatap masa depan bagi anak-anak kita. Karena memang dari beberapa jadwal pertandingan di ikuti anak-anak Surya Sakti, sudah sering berkonstribusi terhadap Kota Padang dan terhadap Sumatera Barat. 

Kami mengharapkan kepada pemerintah  bagaimana kita tetap memperjuangkan aset-aset ini.

Anak-anak kita ini adalah aset.Karena memang tidak berapa lama lagi ke depan juga melaksanakan Porprov XVI. 

"Insya Allah,kami sudah siap untuk berkontribusi terhadap Kota Padang melalui atlet silat Surya Sakti ikut bertanding nanti di Porprov XVI," ujarnya. 

"Jadi memang atlet kami sudah teruji, anak-anak kami sudah pernah menjadi juara Kota Padang, sudah menjadi juara provinsi, dan juga untuk tingkat nasional. Kita pernah menjadi juara tingkat nasional. Itu adalah sebuah hasil yang perlu kita perhatikan untuk ke depan," tegasnya. 

Selain itu kata Osman Ayub, sebagai 

Pemimpinan DPRD Kota Padang, kami melihat ini adalah sebuah aset, karena kami berada bersama-sama. Kita harapkan bagaimana perguruan perguruan silat ini menjadi sebuah PR juga bagi pemerintah kota kedepannya.

"Hal ini supaya bagaimana kedepannya bisa mengembangkan bakat dan berprestasi bergabung di Kota Padang dalam pertandingan-pertandingan kedepannya, "pungkasnya. 

Sementara Irsyad Hardani selaku Ketua PPS Surya Sakti pada kesempatan itu mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada pembina kami Bapak Osman Ayub yang juga merupakan Wakil Ketua DPRD Kota Padang yang selalu berikan pembinaan arahannya kepada kami.

Sehingga anak-anak kami bisa berprestasi, berlatih dengan maksimal. Tanpa adanya binaan dari pembina kami mungkin kami tidak bisa berbuat apa-apa. Alhamdulillah dengan fasilitas alat alat perlengkapan untuk latihan dan lainnya yang selalu bisa kami dapatkan dari bantuan pokir beliu selaku anggota dewan, sekarang anak-anak kami ada banyak yang berprestasi.

Kemudian untuk tim yang turun nanti di Porprov XVI ,

itu ada empat orang. Dua cewek, dua cowok. Ya, atas nama Farid, Wadi Adha, Raul Datul Aisyi, dan Ida Datul Madani. Ada empat anak kita yang mewakili Kota Padang untuk tim Porprov. 

Lebih lanjut, Irsyad mengatakan prestasi yang diperoleh anak anak kami itu semua, dengan adanya pembinaan dari Bapak Osman Ayub.Itu mustahil bisa, karena olahraga ini tanpa sarana dan prasarana, alat-alat latihan yang lengkap, yang susah untuk menciptakan atlet-atlet berprestasi. 

"Hanya beliau tetap memberikan maksimal terhadap kebutuhan perguruan pencak silat Surya Sakti. Dan mudah-mudahan ke depannya kami mendoakan agar beliau selalu sukses dan mudah-mudahan ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Dan menjelang Porprov nanti bisa kita maksimalkan latihan untuk mendapat target kita meraih medali emas di Kota Padang, "ungkapnya. 

Usai acara buka puasa bersama itu, seluruh atlet keluarga besar Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengambil dokumentasi vidio dan foto bersama dengan Wakil Ketua DPRD Kota Padang Osman Ayub. Dalam momen itu keluarga besar Perguruan Pencak Silat Surya Sakti mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H . Mohon maaf lahir dan batin. (bim)

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya

Dalam rangka mempererat silaturahmi pada bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kabupaten Dharmasraya menggelar kegiatan buka puasa bersama ratusan tokoh masyarakat dan awak media. Acara tersebut berlangsung di Kantor DPC PDIP Koto Padang, Sabtu (14/3/2026).

Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh dan kader partai, di antaranya Ketua DPC PDIP Dharmasraya sekaligus Ketua DPRD Dharmasraya Jemi Hendra, Wakil Bupati Dharmasraya Leli Arni, serta anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Varel Oriano. Turut hadir pula sejumlah tokoh dan kader partai lainnya.

Dalam sambutannya, Jemi Hendra menyampaikan bahwa kegiatan buka puasa bersama tidak hanya menjadi agenda keagamaan, tetapi juga momentum untuk mempererat hubungan antara partai, kader, dan masyarakat.

Menurutnya, PDIP Dharmasraya berkomitmen menjadi partai yang dekat dengan rakyat serta hadir dalam berbagai dinamika sosial di tengah masyarakat.

“Bulan Ramadan merupakan momentum untuk mempererat persaudaraan. PDIP lahir dari perjuangan rakyat, sehingga kekuatan utama kami adalah solidaritas kader dan kepercayaan masyarakat,” ujar Jemi.

Ia menegaskan, dengan kekompakan kader dan dukungan masyarakat, PDIP Dharmasraya akan terus bergerak bersama rakyat dalam mendorong kemajuan daerah.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Keagamaan dan Kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa, Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga DPC PDIP Dharmasraya, M. Dani, menyebutkan antusiasme masyarakat dalam kegiatan tersebut sangat tinggi.

Menurutnya, undangan yang disebarkan panitia sekitar 200 orang, namun jumlah tamu yang hadir diperkirakan mencapai lebih dari 500 orang.

“Hal ini menunjukkan tingginya semangat dan dukungan masyarakat terhadap PDIP di Dharmasraya,” ujarnya.

Ia menambahkan, besarnya partisipasi masyarakat menjadi energi positif bagi partai untuk terus memperkuat peran politik yang berpihak pada rakyat.

Pada kesempatan tersebut, tausiyah Ramadan disampaikan oleh ulama kharismatik Buya Al Amin. Dalam ceramahnya, ia menekankan pentingnya menjaga kekompakan dan semangat perjuangan dalam kehidupan berbangsa maupun dalam organisasi politik.

Menurutnya, kekuatan sebuah organisasi terletak pada persatuan dan komitmen para anggotanya untuk terus berjuang demi kepentingan masyarakat.

Kegiatan buka puasa bersama tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan. Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menunjukkan soliditas kader serta dukungan masyarakat terhadap PDIP di Dharmasraya.(**)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Wakil Ketua DPRD Kota Padang Jupri selalu hadir di tengah-tengah masyarakat di daerah pemilihannya. 

Kali ini, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut menggelar kegiatan buka bersama masyarakat. 

Terlihat, masyarakat memadati rumah pribadi Jupri yang terletak di Padang Timur. Baik lelaki maupun wanita. 

"Sudah menjadi kebiasaan saya, menjelang lebaran ini, saya menggelar kegiatan buka bersama dengan masyarakat pemilih atau konstituen saya," katanya.

Pada kesempatan itu, Jupri menerangkan tupoksi anggota dewan yang mencakup legislasi, budgeting dan pengawasan.

Tak lupa Jupri juga mengingatkan masyarakat agar merayakan lebaran dengan penuh kesederhanaan sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW. 

"Jalani puasa Ramadan dengan penuh kekhusukan, rayakan kemenangan dengan kembali ke fitrah kita dengan penuh kesederhanaan, dan saling berbagi dengan sesama," katanya. 

Acara ditutup dengan pembagian sembako dan foto-foto besama dengan penuh keakraban. (BY)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Selain Huntara, Palang Merah Indonesia (PMI) juga menyalurkan Bantuan Non-Tunai (BNT) untuk masyarakat yang terdampak Bencana Banjir Bandang dan Tanah Longsor di Sumatera Barat. Jum'at (13/3) PMI Provinsi Sumatera Barat menyalurkan secara serentak Bantuan Non-Tunai masyarakat terdampak di dua wilayah yang terdampak cukup parah, yaitu Kabupaten Agam dan Kota Padang.

Senilai 858 Juta dana disalurkan untuk 858 Keluarga penyintas bencana di dua wilayah tersebut. “Masing-masing keluarga mendapatkan BNT senilai 1 juta rupiah” ucap Ketua PMI Provinsi Sumatera Barat, Aristo Munandar pada saat memberikan sambutan dalam acara penyerahan BNT untuk warga kota Padang di Palanta Walikota Padang."Sebanyak 544 KK di Kabupaten Agam dan 314 KK di Kota Padang" Terang Aristo. 

Penyerahan Bantuan Non-Tunai ini, lanjut Aristo, telah melalui proses yang cukup panjang. Dilakukan melalui penilaian bersama antara masyarakat terdampak, pemerintah setempat, kecamatan, PMI, serta IFRC, sehingga data penerima benar-benar valid. Mulai dari assessment dampak bencana terhadap calon penerima manfaat, hingga verifikasi data pemerintah daerah melalui KTP dan Kartu Keluarga, imbuhnya. 

Beberapa kriteria juga harus dipenuhi oleh calon penerima manfaat, sambungnya adalah masyarakat yang rumahnya rusak berat atau hanyut akibat Banjir Bandang dan Tanah Longsor. PMI juga memastikan rumah tersebut merupakan rumah milik pribadi calon penerima manfaat. 

Selain itu, calon penerima BNT adalah masyarakat yang belum mendapatkan bantuan Hunian Sementara atau Hunian Tetap dari pemerintah. Terakhir, Tidak bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil atau Pejabat Pemerintah, Polisi maupun militer. 

"Kami juga menilai kerentanan calon penerima manfaat BNT ini. Seperti Lansia, Ibu Hamil, Anak-anak, Disabilitas, dan Perempuan yang sebagai kepala keluarga" Tambah Aristo. Dalam penyaluran bantuan ini, PMI bekerjasama dengan PT. Pos Indonesia

Walikota Padang, Fadly Amran, yang turut hadir dalam seremonial penyerahan BNT di Palanta Rumah Dinas Walikota Padang, juga menyampaikan apresiasi yang begitu tinggi atas dukungan yang diberikan oleh PMI. Kehadiran PMI saat ini telah meringankan beban ekonomi masyarakat, "apalagi sebentar lagi kita akan menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 H" Ujar Fadly. 

Bantuan PMI, diakui Fadly sudah dirasakan sejak awal kejadian bencana November tahun lalu. "Mulai dari sembako, kebutuhan rumah lainnya, hingga dukungan membersihkan rumah. Bahkan sampai saat ini bantuan air bersih untuk masyarakat dari PMI juga masih berjalan" Pungkas Fadly

Ia juga menyampaikan Terimakasih kepada masyarakat Indonesia yang telah berdonasi bersama PMI selama ini. 

Rasa haru dan syukur juga disampaikan oleh Widya (45) warga Tabiang Banda Gadang, salah satu wilayah terdampak bencana yang cukup parah di Kota Padang. Bantuan yang ia terima hari ini, bagi Widya akan dipergunakan untuk memenuhi kebutuhan menyambut  lebaran juga membayar sewa rumah yang ia tempati sementara ini. 

"Sekarang masih ngontrak, karna rumahnya sudah tidak bisa dihuni. Alhamdulillah bisa nambah bayar uang sewanya" Tutur Widya. 

Humas PMI Sumbar

14/3/2026

 

Tanah Datar . lintasmedianews.com

Polres Tanah Datar beserra Personel salurkan Zakat Fitrah. Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, keluarga besar personel Polres Tanah Datar bersama Polsek jajaran menyalurkan zakat fitrah kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Tanah Datar, Jumat (13/3/ ) 2026 sore. Di Mapolres  Pagaruyung Kabupaten Tanah Datar. 

Dengan total zakat yang disalurkan sebesar Rp4.566.000.-

Zakat fitrah dari keluarga besar Polres Tanah Datar dan Polsek jajaran tersebut diserahkan langsung oleh Wakapolres Tanah Datar Kompol Iman Khalid Hari Mardono, S.H. yang didampingi Kabag SDM Kompol Mairijohn, S.H., M.H. kepada perwakilan Baznas Kabupaten Tanah Datar, Ridwan Wahyudi, M.Pd.

Wakapolres Tanah Datar menyampaikan" bahwa penyaluran zakat fitrah ini merupakan bentuk kepedulian dan kebersamaan dari seluruh personel Polres Tanah Datar kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya di bulan penuh berkah ini."

" Zakat yang telah diserahkan tersebut selanjutnya akan dikelola dan didistribusikan oleh Baznas Kabupaten Tanah Datar kepada penerima manfaat  para mustahik atau masyarakat yang berhak menerima di wilayah Kabupaten Tanah Datar." Ucap nya.

Melalui kegiatan ini, Polres Tanah Datar  berharap zakat yang disalurkan dapat memberikan manfaat serta membantu meringankan beban masyarakat, sekaligus memperkuat nilai kepedulian sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.  ( ERM.

 

Tanah Datar. Lintasmedianews.com

Dalam suasana bulan suci Ramadan, jajaran Polwan Polres Tanah Datar menggelar kegiatan berbagi takjil kepada masyarakat yang melintas di depan Mapolres Tanah Datar, Jumat sore.(13/3) 2026. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Tanah Datar, Kompol Iman, serta didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Tanah Datar.

Sebanyak 120 paket takjil dibagikan kepada para pengendara yang melintas menjelang waktu berbuka puasa. Menariknya, paket takjil tersebut diberikan khusus kepada pengendara yang dinilai patuh dalam berlalu lintas, seperti menggunakan helm dan melengkapi perlengkapan berkendara lainnya. Suatu bentuk Apresiasi Kepatuhan Berlalu Lintas.

Wakapolres Tanah Datar, Kompol Iman khalid hari mardono,SH., mengatakan "  kegiatan ini merupakan bentuk apresiasi dari jajaran kepolisian kepada masyarakat yang telah menunjukkan kesadaran dan kedisiplinan dalam berlalu lintas."

“Kami ingin memberikan penghargaan kepada masyarakat yang sudah tertib dan patuh terhadap aturan lalu lintas. Semoga ini dapat menjadi motivasi bagi pengendara lainnya untuk selalu mematuhi peraturan demi keselamatan bersama,” ujarnya.

Melalui kegiatan berbagi takjil ini, Polres Tanah Datar juga ingin mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat, sekaligus menebarkan semangat berbagi di bulan penuh berkah.

Para pengendara yang menerima takjil pun tampak antusias dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Selain mendapatkan hidangan untuk berbuka puasa, mereka juga merasa dihargai atas kepatuhan mereka dalam berkendara.

Polres Tanah Datar berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus meningkatkan kesadaran masyarakat untuk selalu tertib berlalu lintas serta memperkuat sinergi antara kepolisian dan masyarakat.    (  ERM  )

 

Lintasmedianews.com,Dharmasraya

Kepolisian Resor Dharmasraya bersama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya musnahkan barang bukti hasil Operasi Pekat, Kamis (12/3/2026). Hal ini sebagai bentuk komitmen kedua belah pihak dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kegiatan pemusnahan tersebut dipimpin langsung Kapolres Dharmasraya, AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo dan dihadiri Bupati Annisa Suci Ramadhani, Wakil Bupati Leli Arni, Ketua DPRD, Jemi Hendra dan unsur forkimda.

Barang bukti yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan selama penindakan operasi Pekat pada bulan februari 2026. Barang bukti yang di musnahkan berupa minum keras berbagai merek,knalpot brong,serta barang-barang lainya yang dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan kenyamanan masyarakat. 

Pemusnahan dilakukan dengan cara dihancurkan dan dipotong sehingga tidak dapat digunakan kembali.

Kapolres Dharmasraya AKBP Kartyana Widyarso Wardoyo menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan bentuk transparansi kepada masyarakat sekaligus komitmen aparat dalam memberantas berbagai bentuk penyakit masyarakat yang dapat memicu gangguan keamanan.

“Kami akan terus melakukan upaya penindakan terhadap berbagai bentuk pelanggaran yang meresahkan masyarakat. Dukungan dari seluruh elemen masyarakat juga sangat diperlukan agar situasi kamtibmas di Kabupaten Dharmasraya tetap aman dan kondusif,” katanya.

Sementara itu, Bupati Annisa mengapresiasi langkah Polres Dharmasraya dalam menjaga ketertiban di wilayah tersebut. Pemerintah daerah berharap sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah dapat terus ditingkatkan guna menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan kondusif bagi masyarakat.

” Melalui kegiatan pemusnahan barang bukti ini, diharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelanggar serta menjadi pengingat bagi masyarakat untuk tidak terlibat dalam berbagai aktivitas yang melanggar hukum,” pungkasnya.(*)


PADANG,Lintas Media News
Wakil Ketua Dewan Perwakilan  Rakyat Daerah Provinsi Sumatera Barat (DPRD Sumbar) Nanda Satria melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) Nomor 8 Tahun 2019. 

Menurut Nanda Perda merupakan turunan dari undang-undang dan ditetapkan oleh anggota DPRD melalui rapat paripurna. Saat ini sosialisasi Perda nomor 8 Tahun 2019, tentang penyelenggaraan kesejahteraan sosiadi Taman Melati joya Padang, pada Jumat (13/3/2026). 

" Kita harus tau mana poksi dari kota dan mana poksi dari provinsi, Saya ingin ada masukan dari masyarakat bagaimana Program tentang kesejahteraan sosial ini.  Dan ada masukan nanti akan di bahas di DPRD," ungkap Nanda. 

Nanda memaparkan Perda Kesejahteraan sosial ini menyangkut ini tentang hidup masyarakat banyak, sehingga perlu dibahas lebih rinci dan dibuatkan Perdanya agar anggaranya jelas. 
"Saya harap bapak-  ibu menyampaikan kepada masyarakat tentang fungsi  perda kesejahteraan Sosial ini agar masyarakat tau cara mendapatkan bantuan dan syaratnya, lanjut Nanda. 

Pada Sosper tersebut Nanda juga membawa seorang  Narasumber dari Dinas Sosial Provinsi Sumbar bernama  putri Ivoni. Nanda berharap dengan narasumber tersebut,  para peserta Sosper dapat mengetahui langsung  tentang kesejahteraan sosial dan bagaimana proses dan syaratnya mendapatkan bantuan. 

Menurut Putri Ivoni  Bantuan dari Pemerintah untuk Dinas sosial dan kesejahteraan Sosial masyarakat tidak seluruhnya  mendapatkan. Namun harus melalui proses dan syarat tertentu. 

"Saya harap masyarakat mendapatkan bantuan dari pemerintah dan tau proses nya,"ungkap Putri. 

Putri juga menyebutkan banyak poksi-poksi bantuan dan masyarakat harus tahu perbedaannya.(*/st)

 


Lintasmedianews.com,Dharmasraya

Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Dharmasraya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu dan mengamankan seorang pria berinisial RJ (41), Rabu (11/3/26) malam.

Penangkapan tersebut dilakukan sekitar pukul 22.30 WIB di Jorong Tanjung Salilok, Kenagarian Sikabau, Kecamatan Pulau Punjung.

“RJ yang diketahui berprofesi sebagai petani, diamankan petugas bersama sejumlah barang bukti yang diduga terkait tindak pidana narkotika.” Kata Kapolres AKBP Kartya Yudarso, Jumat (13/03/26).

Dikatakannya, dari tangan tersangka, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa satu plastik klip bening berisi butiran kristal bening yang diduga narkotika golongan I jenis sabu. Selain itu, ditemukan juga satu kotak rokok berwarna putih yang di dalamnya terdapat beberapa plastik klip kecil berisi kristal bening yang juga diduga sabu.

Petugas juga mengamankan satu unit timbangan digital merek Camry warna silver, satu unit telepon genggam merek Vivo warna hitam, seperangkat alat hisap bong, serta dua buah kaca pirek yang diduga digunakan untuk mengonsumsi narkotika.

“Pengungkapan kasus ini berawal dari penangkapan seorang pria berinisial IP oleh anggota Satresnarkoba. Dari hasil pengembangan kasus tersebut, petugas kemudian melakukan penyelidikan lanjutan yang mengarah ke tersangka RJ di wilayah Jorong Tanjung Salilok.”jelasnya.

Kapolres mengatakan, bahwa saat dilakukan penggeledahan dan penyitaan yang turut disaksikan masyarakat setempat, petugas menemukan barang bukti narkotika jenis sabu beserta sejumlah alat yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan narkotika.

“Tersangka pun mengakui bahwa barang bukti tersebut adalah miliknya dan berada dalam penguasaannya,” jelas Kapolres

Selanjutnya, tersangka RJ, beserta seluruh barang bukti dibawa ke Mapolres Dharmasraya untuk menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut oleh Satresnarkoba.

Ia menegaskan, Tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No. 35 tahun 2009, tentang Narkotika Jo Pasal 609 ayat (2) huruf a UU RI No. 1 tahun 2023, tentang KUHP, Jo UU RI No. 1 tahun 2026, tentang penyesuaian pidana.

“Pelaku diancam dengan hukuman pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 tahun, paling lama 20 tahun,” tegasnya. (*)

PADANG,Lintas Media News
 Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) dijadwalkan akan menggelar kegiatan religi berskala besar bertajuk "Tabligh Akbar Polda Sumbar" pada Senin, 16 Maret 2026 mendatang. Acara ini akan menghadirkan dai kondang nasional, Ustadz Prof. H. Abdul Somad, Lc., D.E.S.A., Ph.D., sebagai penceramah utama.

Kegiatan yang diinisiasi oleh Kapolda Sumbar, Irjen Pol. Dr. Drs. Gatot Tri Suryanta, M.Si., dan Wakapolda Sumbar, Brigjen Pol. Solihin, S.I.K., M.H., ini akan dipusatkan di Masjid Raya Syekh Khatib Al-Minangkabawi (Masjid Raya Sumbar) mulai pukul 12.30 WIB.

Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, dalam keterangannya menyampaikan bahwa persiapan acara telah dilakukan secara matang untuk menyambut kedatangan Ustadz Abdul Somad (UAS) dan ribuan jamaah yang diprediksi akan memadati lokasi.

 "Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat di Sumatera Barat untuk hadir ramai-ramai mengikuti Tabligh Akbar ini. Kehadiran Ustadz Abdul Somad diharapkan dapat memberikan pencerahan sekaligus mempererat ukhuwah islamiyah antara Polri dan masyarakat di Ranah Minang," ujar Kombes Pol. Susmelawati Rosya.

Lebih lanjut, Kabid Humas menjelaskan bahwa pihak kepolisian juga telah menyiapkan skema pengamanan dan pengaturan lalu lintas di sekitar area masjid guna menjamin kenyamanan para jamaah.

"Mengingat antusiasme masyarakat yang biasanya sangat tinggi setiap kehadiran UAS, kami mengimbau jamaah untuk datang lebih awal, tetap menjaga ketertiban, dan mengikuti arahan petugas di lapangan agar ibadah kita berjalan khidmat," tambahnya.

Acara ini terbuka untuk umum dan diharapkan menjadi momentum bagi masyarakat untuk memperdalam ilmu agama sekaligus memperkuat sinergi dalam menjaga situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Sumatera Barat.

(tim)


Teka foto:
BERSEMANGAT: Foto bersama usai kegiatan sosialisasi Perda tentang Penanggulangan Bencana.

Padang,Lintas Media News
Sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2023 tentang Penanggulangan Bencana digelar bagi warga Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung dan sekitarnya di Padayo, Kelurahan Indarung, Kecamatan Lubuk Kilangan, pada hari Jumat (13/3/2026) menjelang berbuka puasa.

Kegiatan tersebut menjadi perhatian warga karena membahas langsung kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana besar di Sumatera Barat.

Sekretaris Komisi IV DPRD Sumbar Verry Mulyadi menjelaskan bahwa Perda Nomor 4 Tahun 2023 merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan mitigasi bencana.

Ia menegaskan bahwa regulasi tersebut menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih terencana dan melibatkan masyarakat.

“Sumbar adalah daerah yang rawan bencana alam sehingga dengan adanya Perda ini masyarakat diharapkan lebih siap menghadapi bencana dan memahami langkah antisipasi yang harus dilakukan,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa salah satu potensi bencana yang harus diwaspadai adalah ancaman gempa besar dari zona megathrust Mentawai.

Perda Nomor 4 Tahun 2023 mengatur berbagai tahapan penanggulangan bencana mulai dari pra bencana, saat bencana hingga pasca bencana.

Dalam Pasal 18 disebutkan bahwa setiap pembangunan yang memiliki risiko tinggi wajib dilengkapi dengan analisis risiko bencana.

Sementara Pasal 19 mengatur rencana tata ruang untuk mengurangi risiko bencana termasuk penerapan standar keselamatan serta sanksi bagi pihak yang melanggar.

Verry Mulyadi juga mendorong agar informasi terkait Perda tersebut terus disebarluaskan sehingga semakin banyak masyarakat memahami pentingnya mitigasi bencana.

Ia menyebut dukungan masyarakat menjadi kunci dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi berbagai kemungkinan bencana.

“Kami juga akan memberikan bantuan kebencanaan kepada masyarakat untuk memperkuat kesiapan dalam menghadapi situasi darurat,” ungkapnya.

Selain membahas sosialisasi Perda, Verry Mulyadi juga memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dilakukannya selama menjadi anggota DPRD Sumbar.

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Verry Mulyadi turut menyinggung program Makan Bergizi Gratis yang saat ini dijalankan pemerintah untuk meningkatkan kualitas generasi muda.

“MBG itu adalah investasi masa panjang untuk peningkatan kecerdasan anak-anak kedepannya,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa berkurangnya bantuan langsung tunai tidak sepenuhnya merupakan kesalahan pemerintah karena adanya pengalihan pada program peningkatan kualitas sumber daya manusia.

“Banyak masyarakat yang tidak sadar bahwa keuntungan MBG lebih besar dibandingkan BLT,” katanya.(rel/st)


PASAMAN,Lintas Media News
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat dari Partai Demokrat, Ali Muda, menggelar kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 21 Tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perlindungan Konsumen.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Kogusda, Kampung Tongah Rao, dengan dihadiri masyarakat dari tiga kecamatan serta sejumlah tokoh daerah.

Acara yang dikemas dalam suasana silaturahmi dan buka puasa bersama ini dihadiri Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasaman dari Partai Demokrat, Harisudin, serta Wali Nagari Taruang-Taruang, M. Naim. Selain itu, masyarakat dari Kecamatan Rao Selatan, Rao Utara, dan Rao turut memadati kegiatan tersebut.

Dalam kesempatan itu, Ali Muda menegaskan pentingnya pemahaman masyarakat terhadap hak dan kewajiban sebagai konsumen. Ia menyampaikan bahwa sosialisasi Perda ini bertujuan agar masyarakat lebih cermat dalam membeli dan menggunakan barang maupun jasa.

“Masih banyak masyarakat yang belum memahami bagaimana membedakan barang asli dan palsu serta hak-hak mereka sebagai konsumen. Melalui kegiatan ini, kita berharap masyarakat semakin sadar dan terlindungi,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan narasumber dari Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi Sumatera Barat yang memberikan pemaparan mengenai perlindungan konsumen, mulai dari cara mengenali produk yang aman hingga prosedur pengaduan jika terjadi pelanggaran terhadap hak konsumen.

Selain sesi penyampaian materi, acara juga diisi dengan dialog interaktif dan tanya jawab antara masyarakat dengan narasumber. Warga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyampaikan berbagai pertanyaan terkait produk yang beredar di pasaran serta mekanisme perlindungan hukum bagi konsumen.

Menurut panitia, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperkuat silaturahmi antara wakil rakyat dan masyarakat, tetapi juga memberikan edukasi yang bermanfaat bagi warga dalam kehidupan sehari-hari.

Acara kemudian ditutup dengan buka puasa bersama yang berlangsung penuh keakraban. Menjelang datangnya Idul Fitri, para peserta juga saling bersalaman dan bermaaf-maafan sebagai bentuk mempererat persaudaraan. (****/st)


PADANG,Lintas Media News
Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat Maifrizon menyerahkan santunan kepada anak yatim, Jum'at (13/3/2026). Penerima santunan tersebut adalah anak yatim dari pegawai Sekretariat DPRD Sumbar yang telah meninggal dunia dan anak yatim di sekitar Masjid As Syura DPRD Sumbar.

Dalam penyerahan santunan tersebut Sekwan Maifrizon didampingi Kabag Umum Udlil Iman Zul dan Bendahara Masjid Asy Syura DPRD Sumbar Agus.

Bendahara Masjid As Syura DPRD Sumbar Agus menjelaskan, "Santunan diberikan sebesar Rp 500.000,- per anak. Penerima santunan adalah 63 anak yatim dari pegawai Sekretariat DPRD Sumbar ditambah dengan anak yatim di lingkungan sekitar masjid yang berjumlah 11 orang. Ketua DPRD Sumbar Muhidi turut menyalurkan santunan Rp 10 Juta dan Sekretaris DPRD Sumbar Maifrizon Rp 5 Juta. Total santunan semuanya digabungkan dengan santunan yatim dari jamaah Masjid As Syura DPRD Sumbar adalah Rp 37 Juta."
Maifrizon mengatakan, program santunan untuk anak yatim tersebut sudah dilaksanakan setiap tahun. Selama anak-anak tersebut belum dewasa, santunan tersebut akan terus diberikan.

Dia berharap santunan tersebut dapat digunakan untuk membantu mencukupi kebutuhan menghadapi lebaran Idul Fitri dan sekaligus bersemangat karena meskipun ayahnya sudah meninggal namun keluarga besar DPRD Sumatera Barat tetap memberikan perhatian.(*/st)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Dalam semangat berbagi di bulan suci Ramadan sekaligus memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-116, PT Semen Padang kembali menggelar program sosial bertajuk Cahaya Ramadan Semen Padang melalui kegiatan sembako murah bagi masyarakat dan tenaga kerja outsourcing di lingkungan perusahaan. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (10–12/3/2026), di Gedung Serba Guna PT Semen Padang.

Program ini disambut antusias ratusan warga yang mendatangi lokasi kegiatan. Mereka datang untuk mendapatkan paket kebutuhan pokok dengan harga yang jauh lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.

Penyerahan sembako murah secara simbolis dilakukan oleh Kepala Departemen Human Capital PT Semen Padang Iskandar S. Taqwa, didampingi Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes, kepada tenaga outsourcing dan masyarakat lingkungan perusahaan.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menjelaskan bahwa program sembako murah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya dalam menghadapi Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

Menurutnya, kegiatan ini sebenarnya telah menjadi agenda rutin perusahaan pada tahun-tahun sebelumnya. Namun pada Ramadan tahun ini, PT Semen Padang memberikan perhatian lebih dengan menambah segmen penerima manfaat, yakni tenaga kerja outsourcing di lingkungan perusahaan.

“Program sembako murah ini memang sudah kita laksanakan pada tahun-tahun sebelumnya untuk masyarakat sekitar perusahaan. Namun khusus tahun ini, kita menambahkan segmen penerima manfaat untuk tenaga outsourcing PT Semen Padang,” ujar Hernes.

Terdapat 4.000 paket sembako yang disiapkan oleh perusahaan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.700 paket diperuntukkan bagi tenaga outsourcing PT Semen Padang, sementara 1.300 paket lainnya disalurkan kepada masyarakat yang berada di lingkungan sekitar perusahaan.

Setiap paket sembako berisi sejumlah kebutuhan pokok yang dibutuhkan masyarakat selama Ramadan, yakni 5 kilogram beras premium, 1 liter minyak goreng, dan 1 kilogram gula pasir.

Jika dihitung berdasarkan harga pasar, nilai satu paket sembako tersebut mencapai sekitar Rp118 ribu. Namun melalui program ini, masyarakat dan tenaga outsourcing hanya perlu menebusnya dengan harga Rp50 ribu per paket. Artinya, PT Semen Padang memberikan subsidi sebesar Rp68 ribu untuk setiap paket sembako yang disalurkan.

“Melalui program ini, kami berharap dapat membantu meringankan kebutuhan tenaga outsourcing dan masyarakat sekitar perusahaan dalam menghadapi Ramadan serta persiapan menjelang Idulfitri nanti,” tambah Hernes.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, menegaskan bahwa kegiatan sembako murah tersebut merupakan bagian dari implementasi tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan kepada masyarakat.

Sebagai perusahaan yang telah berdiri lebih dari satu abad, atau pada tahun ini memasuki usia ke-116 tahun, PT Semen Padang memiliki komitmen kuat untuk terus tumbuh bersama masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.

“Program ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan. Kami ingin memastikan keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama di momen penting seperti Ramadan,” kata Idris.

Kehadiran program sembako murah ini pun mendapat apresiasi dari masyarakat. Tokoh masyarakat Lubuk Kilangan, Maulana Sardi, menyampaikan rasa terima kasih kepada PT Semen Padang yang secara konsisten menghadirkan program-program sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

“Atas nama masyarakat, kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang. Program sembako murah ini sangat membantu, karena banyak masyarakat kita yang memang membutuhkan bantuan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, apalagi di bulan Ramadan seperti sekarang,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah seorang warga Kelurahan Koto Lalang, Gusniwati. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya program sembako murah tersebut, karena harga kebutuhan pokok cenderung meningkat menjelang Ramadan dan Idulfitri.

“Terima kasih kepada PT Semen Padang. Program ini sangat membantu kami masyarakat, terutama untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga selama Ramadan,” katanya.

Kegiatan program sembako murah “Cahaya Ramadan Semen Padang” ini juga sejalan dengan Asta Cita ke-6 dari pemerintahan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yaitu membangun dari desa dan dari bawah untuk pemerataan ekonomi serta pemberantasan kemiskinan. (*)


Pesisir Selatan,Lintas Media News
Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Sumatera Barat, Doni Harsiva Yandra, melaksanakan kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Sampah Regional di Posko Kelompok Tani Batu Tapak, Kampung Koto Merapak, Nagari Padang XI Punggasan, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan, Jumat (13/3/2026).

Kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah secara terpadu dan berkelanjutan, sekaligus mendorong peran aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Doni Harsiva Yandra menyampaikan bahwa persoalan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat. 
Melalui Perda Nomor 8 Tahun 2018, pemerintah daerah telah mengatur berbagai langkah strategis dalam pengelolaan sampah, mulai dari pengurangan, pemilahan, pengangkutan hingga pengolahan sampah secara berkelanjutan.

“Melalui sosialisasi ini kita berharap masyarakat semakin memahami pentingnya pengelolaan sampah yang baik. Jika dikelola dengan benar, sampah tidak hanya menjadi masalah, tetapi juga dapat memberikan nilai ekonomi bagi masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga menghadirkan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat, Wardoyo, A.Md.T., M.Si selaku Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 serta Peningkatan Kapasitas (PSLB3PK), yang turut memberikan pemaparan terkait kebijakan dan teknis pengelolaan sampah di daerah.

Sosialisasi ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan unsur masyarakat, di antaranya wali nagari dari Punggasan Timur, Padang XI Punggasan, Lagan Mudik Punggasan dan Muara Gadang Punggasan, tokoh masyarakat, kelompok atau kader senam, Bamus Padang XI Punggasan, Bamus Punggasan Timur, Bamus Lagan Mudik Punggasan, Bundo Kanduang, pemuda-pemudi serta masyarakat setempat.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat serta mampu mendukung implementasi Perda Pengelolaan Sampah Regional di Sumatera Barat.("/st)

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, mengunjungi kawasan Pabrik Indarung I milik PT Semen Padang yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya nasional dalam rangka meninjau langsung potensi pengembangan kawasan bersejarah tersebut menjadi ruang seni dan budaya, Kamis (12/3/2026).

Kedatangan Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut disambut langsung oleh Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar, Direktur Keuangan Iskandar Z. Lubis, Direktur Operasi Andria Delfa, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, dan Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Saiful Bahri.

Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk melihat lebih dekat jejak sejarah industri semen di Indonesia. Pabrik Indarung I sendiri merupakan pabrik semen pertama yang dibangun pada masa kolonial Belanda pada tahun 1910 dan menjadi salah satu tonggak awal perkembangan industri semen di kawasan Asia Tenggara.

Dalam kunjungannya itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menyempatkan diri menelusuri berbagai bagian bangunan tua yang masih berdiri kokoh. Ia mengamati sejumlah mesin lama seperti kiln atau tungku pembakaran yang digunakan dalam proses produksi semen, termasuk peralatan teknologi lama yang membakar bahan slury hingga menjadi klinker, yakni bahan setengah jadi dalam pembuatan semen.

“Di sini kita masih bisa melihat banyak sekali mesin-mesin lama dan kiln yang dahulu digunakan untuk membakar slury menjadi klinker. Ini menunjukkan betapa pentingnya kawasan ini dalam sejarah perkembangan industri semen,” ujar Fadli Zon.

Fadli Zon juga melihat sejumlah bagian bangunan lainnya, termasuk gudang dan beberapa ruang besar yang dulunya digunakan untuk menunjang aktivitas produksi pabrik. Menurutnya, ruang-ruang tersebut memiliki potensi besar untuk dimanfaatkan kembali sebagai ruang publik yang hidup dan produktif.

Fadli Zon berharap bangunan-bangunan yang telah ditetapkan sebagai cagar budaya itu tidak hanya dipertahankan secara fisik, tetapi juga diaktivasi kembali agar memiliki fungsi baru yang relevan dengan perkembangan zaman.

“Kita berharap bangunan-bangunan yang sudah menjadi cagar budaya ini bisa diaktivasi kembali. Ada beberapa ruangan yang cukup besar yang sangat potensial dijadikan ruang pameran, galeri seni, maupun tempat pertunjukan,” jelasnya.

Ia meyakini, jika dikelola secara kolaboratif, kawasan bersejarah ini dapat berkembang menjadi pusat kegiatan seni dan budaya yang tidak hanya menjaga warisan sejarah, tetapi juga membuka ruang ekspresi bagi masyarakat.

“Ini bisa menjadi tambahan ruang bagi para seniman dan komunitas untuk berekspresi. Tentunya hal ini membutuhkan kerja sama antara Kementerian Kebudayaan, PT Semen Padang, Dinas Kebudayaan Sumatera Barat, serta komunitas-komunitas yang peduli terhadap pelestarian cagar budaya,” tambahnya.

Sementara itu, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, mengucapkan terima kasih atas kunjungan Menteri Kebudayaan Fadli Zon tersebut. Menurutnya, kehadiran Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap pelestarian kawasan bersejarah yang dimiliki oleh perusahaan semen tertua di Indonesia tersebut.

“Kami dari manajemen PT Semen Padang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Menteri Kebudayaan Fadli Zon yang telah berkunjung ke Pabrik Indarung I. Tujuan beliau datang untuk melihat langsung fasilitas yang ada, karena ada rencana dari Kementerian Kebudayaan untuk mereaktivasi kawasan ini agar bisa dimanfaatkan sebagai galeri seni maupun art space,” ujar Win Bernadino.

Ia menambahkan, pihak perusahaan menyambut baik rencana tersebut selama tetap menjaga keaslian dan nilai historis dari bangunan yang ada. Bagi PT Semen Padang, kawasan Indarung I bukan sekadar bangunan lama, tetapi merupakan bagian penting dari sejarah industri semen di Indonesia.

“Harapan kami, dengan adanya program ini, kita tetap dapat mempertahankan keaslian sejarah Semen Padang sekaligus sejarah industri semen di Indonesia, bahkan di Asia Tenggara,” katanya.

Win juga menekankan bahwa keberadaan pabrik di kawasan Indarung memiliki peran besar dalam perkembangan teknologi konstruksi di Indonesia, khususnya dalam peralihan dari penggunaan material tradisional seperti kayu menuju material berbasis beton yang lebih modern dan tahan lama.

“Sejarah pabrik semen di Indarung ini menjadi pembuka bagi perkembangan teknologi konstruksi. Dari yang sebelumnya mungkin lebih banyak menggunakan kayu, kemudian berkembang ke penggunaan beton hingga seperti yang kita kenal sekarang,” jelasnya.

Lebih dari satu abad berdiri, PT Semen Padang masih bertahan dan terus berkontribusi bagi pembangunan nasional. Bagi perusahaan, pelestarian kawasan Pabrik Indarung I menjadi bagian dari upaya menjaga warisan sejarah sekaligus memperkenalkan perjalanan panjang industri semen kepada generasi mendatang.

“Alhamdulillah, PT Semen Padang masih bertahan hingga saat ini, dan kita berharap ke depan sejarah ini tetap terjaga serta bisa terus diwariskan kepada generasi berikutnya,” tutup Win Bernadino.

PADANG,Lintas Media News
Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (MenkoPolkam RI),Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia (MenkoPolkam RI), dalam sebuah tayangan video yang viral baru-baru ini di media sosial (Medsos), tampak meradang dan mengaku sangat marah ditawari gelar ‘datuak’ atau datuk dari salah-seorang ketua adat Sumatera Barat (Sumbar), yang datang kepadanya.

Pernyataan tersebut tanpa ia sadari sudah mempermalukan Ranah Minang, ibarat pepatah mengatakan "bak mancabiak baju di dado" yang artinya "mempermalukan diri sendiri"

Dia mengatakan, orang Minang? (sambil menunjuk-nunjuk kepada siswa yang tampaknya sedang melakukan Dik Sespimti Polri), satu-dua ada lagi? Ya, coba berdiri-berdiri, ya. Oke, terima kasih.

Lebih lanjut ia katakan, mengapa saya secara khusus mengatakan berdiri orang Minang, karena berhadapan langsung dengan saya.

 Ceritanya begini, begitu saya jadi MenkoPolkam, datanglah yang namanya ketua adat dari Sumatera Barat, datang ke kantor saya,” ungkap Djamari Chaniago dalam video itu, yang mana dibawah videonya ada tulisan YouTube/Sespim Lemdiklat Polri Yang Viral saat ini.

“Menawarkan kepada saya (ketua adat tadi), untuk dijadikan datuk. Tidak ada angin, tidak ada hujan. Tahu-tahu datang seperti itu. Sebelum-sebelumnya mereka tak kenal saya, celakanya itu.

 Begitu jadi Menko Polkam, oh saya jadi orang Minang, baru sekarang toh saya bilang. 

Saya orang Minang dari dulu, saya pasang nama Chaniago, sejak taruna saya pasang. 

Kenapa baru sekarang orang Minang kenal saya,” imbuhnya.

“Saya sindir seperti itu, agak sedikit, ya merahlah.

 Tapi yang lebih merah lagi mukanya adalah pada saat saya ditawari dilantik menjadi datuk di Minang.

 Disitulah saya tersentak. Loch, betapa berharganya seorang datuk itu saya bilang. 

Oh ya pak, datuk ini begini-begini, macam-macam (menirukan penjelasan ketua adat tadi).

 Sampai saya tanyakan, apa untungnya buat saya dan apa untungnya untuk orang Minang, kalau saya jadi datuk. 

Ngak bisa jawab dia (ketua adat tadi),” bebernya.

“Kemudian saya katakan, anda tahu tidak, bahwa anda pernah salah, pernah salah besar dalam memilih seorang datuk.

Yang katanya itu adalah kebanggaan suku, kebanggan adat di Minangkabau.

Kenapa salah, kan lantik seorang jenderal datuk dan dia adalah biang keroknya narkoba. 

Jadi kamu akan persamakan saya dengan narkoba itu, diam dia (maksudnya ketua adat tadi lagi). Justru saya tanya sama anda, gimana ceritanya anda bisa melantik seseorang, tanpa anda tahu latar belakangnya, dia dilantik menjadi datuk, datuk adalah jabatan kehormatan adat di Minangkabau.

 Bukankah anda sendiri (kepada ketua ada tadi lagi pertanyaannya) yang menghancurkan itu,” pungkas Djamari Chaniago, dalam video itu. 

Djamari Tidak Tahu

Ketidak tahuan Djamari Chaniago terhadap tawaran tersebut yang sebenarnya telah mempermalukan diri sendiri dan Ranah Minang, kenapa demikian? 

Dalam pidato yang dia sebut seorang Jenderal penerima gelar Datuk seorang bos narkoba, itu sindiran terhadap mantan Kapolda Sumbar Tedi Minahasa, dimana sampai saat ini tidak ada gelar satuan disandangnya. 

Tedi Minahasa hanya menerima gelar sangsoko atau gelar pernghirnatan yang diberikan melalui satu kaum di sebuah daerah, karena dinilai sudah berjasa terhadap daerah ini, diantaranya melakukan gerakan restoratip justice, penanganan korban coklat, serta berlaku baik dan menolong masyarakat kelas bawah dalam hal perekonomian. 

Berdasarkan itu, LKAM menanyakan pada yang bersangkutan, apakah bersedia menerima gelar sangsoko, atau penghormatan karena masyarakat menilai Tedi sudah berjasa, dan dia bersedia. 

Atas kesediaan tersebut, LKAM memfasilitasi untuk menanyakan pada kaum di sebuah Nagari, apakah berkenan dan siap memberikan gelar kehormatan, hal tersebut disetujui, maka gelar sangsoko atau gelar kehormatan diberikan. 

Yang tidak diketahui Djamari adalah perbedaan gelar SAKO dan gelar Sangsako atau Sangsoko, dimana Sako hanya diberikan pada kaum tersebut berdasarkan garis yang ada, sedangkan Sangsoko bisa diberikan pada siapa saja, tapi syaratnya beragama Islan atau muslim. 

Dajamari pada saat didatangi ketua adat dimaksud, bukan ditawari untuk menerima gelar sako atau Datuak, tapi gelar Sangsako yakni gelar kehormatan diluar datuak. 

Kalaupun setelah Tedi diberi gelar Sangsako melakukan pelanggaran, tentunya itu diluar kendali pemberi gelar, karena dilihat selama ia bertugas di Sumatera Barat tidak ada gelagat buruk, baik secara pribadi maupun kedinasan

Pernyataan Ketua LKAM

Awak media  kemudian melakukan konfirmasi kepada Prof. DR. Fauzi Bahar, selaku Ketua Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumatera Barat, terkait pernyataan Djamari Chaniago tersebut.

 Dan, iapun tidak memberikan statemen langsung, namun hanya memberikan sebuah kiasan yang sangat menohok.

“Orang Minang selalu mahandokkan kuku (Indonesia: menyembunyikan kuku/ atau maksudnya lebih suka menyembunyikan kehebatannya).

 Orang sombong tidak ada dalam ajaran orang Minang,” ungkap Fauzi Bahar, kepada awak media, Selasa (10/3/2026) malam, melalui pesan WhatsAppnya.

“Iblis dikeluarkan dari syorga, karena sombongnya.

 Sombong itu pakaian Allah. Tidak masuk syorga orang sombong,” tukuknya, sambil tidak setuju, dengan sikap Djamari Chaniago yang mengumbar pembicaraan itu ditengah publik.(***)

 

Padang, Lintasmedianews.com

Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai kegiatan buka puasa bersama yang diselenggarakan oleh Bidang Hubungan Masyarakat (Bid Humas) Polda Sumatera Barat bersama para wartawan pada Rabu (11/03/2026).

Kegiatan tersebut digelar di Hotel Padang yang beralamat di Jalan Bagindo Aziz Chan No.28, Kota Padang, Sumatera Barat. Momentum ini menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi antara jajaran Humas Polda Sumbar dengan para insan pers yang selama ini menjadi mitra strategis dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

Sejak sore hari, para undangan mulai berdatangan dan saling bertegur sapa dalam suasana santai namun akrab. Kehangatan kebersamaan semakin terasa ketika seluruh tamu duduk bersama menunggu waktu berbuka puasa, sembari mendengarkan tausiah yang memberikan pesan-pesan spiritual di bulan suci Ramadan.

Tidak hanya dihadiri oleh jajaran Humas Polda Sumbar dan wartawan, kegiatan ini juga menghadirkan anak-anak yatim yang turut diundang untuk merasakan kebersamaan di bulan penuh berkah tersebut. Kehadiran mereka menambah suasana haru dan menjadikan kegiatan ini sarat dengan nilai kepedulian sosial.

Acara buka puasa bersama ini tidak hanya menjadi sarana mempererat hubungan antara kepolisian dan media, tetapi juga sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap sesama, khususnya kepada anak-anak yatim. Para tamu yang hadir tampak menikmati suasana kebersamaan sambil berbagi cerita serta memperkuat sinergi yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Dalam sambutannya, Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr.A.P., menyampaikan bahwa bulan Ramadan merupakan momentum yang sangat baik untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus meningkatkan kepedulian sosial.

Ia menuturkan bahwa kegiatan seperti ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara kepolisian dan media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang benar dan bermanfaat kepada masyarakat.

“Melalui momentum Ramadan ini, kami ingin terus mempererat hubungan baik dengan rekan-rekan media. Selain itu, kami juga ingin berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim-piatu. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.

Ia juga berharap hubungan yang telah terjalin dengan baik antara Polda Sumbar dan para insan pers dapat terus dipelihara serta semakin solid dalam memberikan informasi yang akurat, edukatif, dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

Kegiatan tersebut kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh tamu undangan, sebelum dilanjutkan dengan santap berbuka puasa dalam suasana kekeluargaan yang hangat.(***) 

 

Pasbar,Lintas Media News Com.

Kapolres Kabupaten Pasaman Barat,AKBP Agung Purwanto,S.I.k dan jarajaran anggota , para Istri Bayangkara ,gelar buka Puasa dalam rangka acara Silaturrahmi dengan para Awak Media, baik Cetak mau pun Online tepatnya di Aula Tatac Trawang Tungga,Rabu tgl 11/2.2026.

 Agung  Purwanto Kapolres dan Junir perwakilan Media sama mengucapkan rasa terima kasih ,atas acara yang dibangun, ini merupakan Momentum yang baik,adanya suasana Akrab dengan rasa kebersamaan ,kompak ,harmonis dalam rangka merajut tali Silaturrahmi antara keluarga besar Polres Kabupaten Pasaman Barat dengan seluruh Awak Media yang ada di Wilayah  Pasbar ini dan diharapkan tetap berlanjut.

Syumarlin sang Ustad yang diundang untuk memberikan ceramah atau siraman rohani sebelum datangnya buka puasa memberikan semangat yang baik ,bagaimana contoh meniru ketauladanan yang diberikan Rasulullah kepada para hadirin.

Usai ceramah langsung bertafakkur seraya berdoa berbuka,lalu melakukan sholat Magrib berjamaah,setelah itu kembali menuju tempat semula untuk  mencicipi makanan yang sudah dihidangkan,berpa Sate dan Bakso.

Ia pun mengajak untuk bersama-sama mencegah kemungkaran baik dengan lisan,  bisa membuat berita dengan santun ,ditengah-tengah  kehidupan dengan hati dan doa ,beribadah ,agar jauh dari tempat yang tidak baik.

Pertemuan bersama ini katanya merupakan  momentum ,mengingatkan betapa pentingnya  Persatuan dan kesatuan,berkolaborasi dengan Umara ,silaturrahmi merupakan Rahmat dari Allah untuk menerima Reski. 

Juga seraya mengajak dan mendoakan Kapolres tetap memiliki umur panjang serta memberikan  apresiasi dan edukasi luar biasa kepada awak media ,karena pencegahan itu sangat besar manfaatnya,apalagi dengan senantiasa melakukan Silaturrahim dan berbagi takjil, ini adalah Pemimpin yang dirindukan itu adalah pemimpin yang sama-sama menjauhi, memerangi baik dengan tulisan perbuatan  yang disunnahkan Rasulullah artinya orang yang senantiasa berbuat baik kepada orang lain.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.