Lintasmedia News- Di tengah tantangan era digital dan semakin ketatnya persaingan global, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Hanapi Lubis memilih berinvestasi pada sektor yang dinilai paling menentukan masa depan daerah, yakni pembangunan sumber daya manusia.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Pokok Pikiran (Pokir) berupa Kegiatan Pengembangan Kepemimpinan Pemuda Angkatan I Tahun 2026, yang resmi bergulir di Grand Rocky Hotel Bukittinggi, kamis (1/7/2026).
Program yang diinisiasi Hanapi Lubis itu menjadi salah satu agenda strategis pengembangan kepemudaan di Sumatera Barat tahun ini.
Tak hanya melibatkan ratusan pemuda dari berbagai daerah, kegiatan tersebut juga mencatat sejarah baru karena untuk pertama kalinya dilaksanakan dengan sistem hybrid, memadukan pelatihan tatap muka dan pembelajaran daring sehingga menjangkau peserta lebih luas.
Pembukaan kegiatan dilakukan Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Staf Ahli Gubernur Bidang Pembangunan, Kemasyarakatan, dan SDM, Nizam Ul Muluk.
Hadir pula Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumbar Mahdianur, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Ilmi, para narasumber, serta peserta yang datang dari berbagai kabupaten dan kota.
Sebanyak 64 pemuda terbaik asal Kabupaten Pasaman Barat mengikuti pelatihan secara langsung selama empat hari, mulai 1 hingga 4 Juli 2026. Sementara 225 peserta lainnya mengikuti seluruh rangkaian kegiatan secara virtual melalui Zoom Meeting selama tiga hari.
Total 289 peserta menjadi bagian dari program yang dirancang untuk melahirkan calon-calon pemimpin muda yang siap menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
Bagi Hanapi Lubis, pembangunan daerah tidak cukup hanya diwujudkan melalui jalan, jembatan, atau gedung megah.
Menurutnya, investasi terbesar yang harus dilakukan pemerintah adalah membangun kualitas manusia yang kelak akan menjadi pengambil keputusan dan penentu arah pembangunan daerah. (***)
