Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Dalam rangka pengamanan serta optimalisasi Barang Milik Daerah (BMD) berupa kawasan Gedung Pasar Banto,
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, memimpin gotong royong bersama jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi dan mitra. Kegiatan ini dilaksanakan di kawasan Gedung Pertokoan Pasar Banto, Kamis (25/06).
Dengan berakhirnya perjanjian Kerjasama dengan pihak ketiga, kawasan Gedung Pasar Banto kini sepenuhnya kembali menjadi aset Pemerintah Kota Bukittinggi. Gotong royong dilakukan sebagai langkah awal pengamanan aset daerah yang harus dijaga, ditata dan dimanfaatkan secara optimal.
Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, mengakui, pemerintah saat ini telah menerima sejumlah penawaran dari investor untuk pengembangan kawasan Pasar Banto. Berbagai konsep telah diajukan, mulai dari pusat perbelanjaan hingga fasilitas hiburan. Namun sebelum proses pemanfaatan dilakukan, pemerintah perlu memastikan kondisi bangunan dalam keadaan baik dan siap digunakan kembali.
Ramlan menyebutkan, berdasarkan kondisi yang dilihat langsung di lapangan, bagian dalam gedung dari lantai satu hingga lantai empat memerlukan penataan dan pembersihan secara menyeluruh. Karena itu, seluruh jajaran pemerintah daerah bersama mitra bergotong royong membersihkan kawasan tersebut agar aset daerah dapat segera dimanfaatkan kembali.
"Karena aset ini sudah kembali menjadi milik pemerintah, tentu harus kita rapikan terlebih dahulu. Kondisi di dalam gedung saat ini cukup memprihatinkan dan perlu dibersihkan secara menyeluruh. Ke depan, kita berharap kawasan ini dapat kembali hidup dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Bukittinggi," ujarnya. (*)

