Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan banjir Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI dprd DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur langsa lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak mandailing natal Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar polres Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

LINTASMEDIANEWS.COM, DHARMASRAYA – Pecinta olahraga bersepeda, saatnya bersiap! Kabupaten Dharmasraya akan menjadi titik kumpul para biker lintas provinsi dalam kegiatan Jelajah Ranah Cati Nan Tigo Tahun 2026 yang digelar Minggu, 8 November 2026. Mengusung tema Fun & Adventure, kegiatan ini mengajak masyarakat menikmati olahraga sekaligus menjelajahi keindahan alam Ranah Cati Nan Tigo.


Kegiatan yang diselenggarakan Asosiasi Sepeda Rekreasi Indonesia (ASRI) Kabupaten Dharmasraya bekerja sama dengan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) ini akan diikuti biker dari empat provinsi, yakni Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Bengkulu.


Tak hanya komunitas pesepeda, kegiatan ini juga dijadwalkan diikuti Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), menjadikan kegiatan ini sebagai momentum kebersamaan antara pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat.


Ketua Pelaksana, Eri Yusdi, di Koto Baru (4/11/2026), menyampaikan bahwa antusiasme peserta mulai terlihat. Hingga saat ini, lebih dari 1000 orang telah mendaftar, sementara panitia menargetkan sedikitnya 1.300 peserta ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.


“Kami mengajak seluruh komunitas sepeda, pecinta olahraga, dan masyarakat untuk ikut meramaikan Jelajah Ranah Cati Nan Tigo 2026. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi, olahraga, sekaligus menikmati keindahan Dharmasraya,” ujar Eri Yusdi.


Panitia menyediakan dua kategori yang dapat dipilih peserta sesuai minat dan kemampuan, yaitu Adventure dengan jarak tempuh 28 kilometer bagi biker yang menyukai tantangan, serta Fun Bike sejauh 13 kilometer bagi peserta yang ingin bersepeda santai dan menikmati suasana.


Dengan biaya pendaftaran hanya Rp25.000, peserta akan mendapatkan fasilitas snack, stiker, kupon, serta kesempatan membawa pulang berbagai hadiah menarik melalui doorprize.


Kegiatan akan dimulai pukul 07.00 WIB dengan titik start dan finish di Kantor Bupati Dharmasraya. Para peserta diajak hadir tepat waktu dan mempersiapkan kondisi fisik serta perlengkapan bersepeda.


Jangan lewatkan keseruannya! Ajak keluarga, sahabat, dan komunitas sepeda untuk bersama-sama menjelajahi Ranah Cati Nan Tigo, menikmati pengalaman bersepeda lintas provinsi, dan merasakan semangat Fun & Adventure di Dharmasraya.(el)

LINTASMEDIANEWS.COM, DHARMASRAYA – PT Andalas Wahana Berjaya (PT AWB) memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui sosialisasi pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan ini sekaligus menjadi upaya perusahaan mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap keberadaan hutan konservasi dan kelangsungan habitat satwa.


Sosialisasi berlangsung di Aula Nagari Koto Padang, Rabu (4/11/2026), dengan melibatkan berbagai unsur pemerintah, aparat keamanan, pemerintahan nagari, tokoh adat, serta masyarakat di Kabupaten Dharmasraya.


Pimpinan Senior Plantation PT AWB, Soleh Mahmuddi, didampingi Humas PT AWB, Peri Satria, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari kepedulian perusahaan terhadap lingkungan. Menurutnya, pencegahan karhutla membutuhkan kesadaran dan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat.


Ia menegaskan, menjaga kelestarian hutan tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah maupun perusahaan. Masyarakat juga memiliki peran penting karena dampak kebakaran hutan dapat dirasakan secara luas.


"Kami ingin membangun pemahaman bahwa menjaga hutan dan lingkungan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi kebiasaan dan komitmen bersama," ujar Soleh.


Menurutnya, kebakaran hutan tidak hanya mengakibatkan kerusakan vegetasi, tetapi juga mengancam kehidupan satwa liar, mengganggu kesehatan manusia, serta merusak keseimbangan ekosistem.


Selain itu, hutan konservasi memiliki fungsi penting dalam menjaga keberadaan flora dan fauna, ketersediaan air, serta kualitas lingkungan bagi masyarakat di sekitarnya.


Karena itu, Soleh mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Terlebih, ketika cuaca kering dan angin kencang, api berpotensi menyebar dengan cepat dan sulit dikendalikan.


"Satu titik api bisa menimbulkan dampak yang luas. Jangan sampai tindakan membakar lahan yang dianggap sederhana justru menyebabkan kebakaran besar dan merugikan banyak pihak," katanya.


PT AWB juga menilai komunikasi dan koordinasi lintas sektor sebagai bagian penting dalam mengantisipasi karhutla. Perusahaan berharap masyarakat, pemerintah nagari, aparat keamanan, dan instansi terkait dapat saling memberikan informasi apabila ditemukan potensi kebakaran.


Kegiatan tersebut dihadiri perwakilan Polsek Koto Baru, Camat Koto Baru, Wali Nagari Sikabau, Wali Nagari Tabing Tinggi, Wali Nagari Koto Padang, Wali Nagari Gunung Medan, Danramil Koto Baru, ninik mamak, kepala jorong, masyarakat, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pertanian, serta unsur pemerintah daerah lainnya.


Melalui sosialisasi ini, PT AWB berharap kesadaran menjaga lingkungan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Masyarakat diharapkan tidak melakukan pembakaran lahan dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi kebakaran.


Bagi perusahaan, menjaga hutan bukan hanya persoalan melindungi lingkungan saat ini, tetapi juga merupakan upaya memastikan generasi mendatang tetap menikmati alam yang sehat dan lestari.(el)

PADANG, Lintasmedia News— Senyum bahagia terpancar dari wajah 70 anak dari keluarga rumah tangga miskin di sekitar wilayah operasional Packing Plant Teluk Bayur PT Semen Padang. Bagi mereka, bantuan berupa seragam sekolah, tas, sepatu, buku, dan alat tulis bukan sekadar perlengkapan belajar, tetapi juga menjadi penyemangat untuk terus menuntut ilmu dan meraih cita-cita.


Bantuan tersebut disalurkan melalui program Kelompok Peduli Sosial (KPS) Saiyo Sakato Teluk Bayur yang didukung PT Semen Padang. Penyerahan berlangsung di Kantor Lurah Teluk Bayur, Jumat (30/10/2026), sebagai bagian dari upaya bersama mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu di sekitar wilayah operasional perusahaan.


Bantuan diserahkan oleh Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Semen Padang Nurwan dan Firma Yudi, didampingi perwakilan Packing Plant Teluk Bayur PT Semen Padang. Bantuan diterima Ketua KPS Saiyo Sakato Teluk Bayur Eva Indra dan disaksikan Lurah Teluk Bayur Gusdi Arman, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Teluk Bayur Afriza Yanti, serta warga setempat.

Salah seorang warga, Yudarlis, mengaku bersyukur atas bantuan yang disalurkan melalui KPS Saiyo Sakato Teluk Bayur. Ia hadir mendampingi cucunya untuk menerima perlengkapan sekolah tersebut.


“Saya hari ini menemani cucu untuk mengambil bantuan peralatan sekolah dari PT Semen Padang melalui KPS Saiyo Sakato Teluk Bayur,” ujarnya.


Menurut Yudarlis, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban orang tua dalam memenuhi kebutuhan sekolah anak-anak. Ia juga berharap kepedulian PT Semen Padang terus berlanjut sehingga semakin banyak keluarga yang merasakan manfaatnya.


Kegembiraan serupa dirasakan Putri Amelia, siswi kelas VI sekolah dasar yang menjadi salah seorang penerima bantuan. Ia mengaku senang mendapatkan perlengkapan sekolah yang dapat menunjang kegiatan belajarnya.


“Terima kasih PT Semen Padang. Saya senang mendapat bantuan ini dan semakin semangat untuk bersekolah dan belajar,” ungkap Putri.


Muhammad Arka Putra, siswa kelas III sekolah dasar, juga mengaku senang menerima bantuan tersebut. Perlengkapan sekolah yang diperolehnya menjadi penyemangat untuk mengikuti kegiatan belajar.


Bagi Putri, Arka, dan anak-anak penerima lainnya, bantuan tersebut diharapkan dapat mendukung kebutuhan pendidikan sekaligus memberikan dorongan untuk terus belajar di tengah keterbatasan ekonomi keluarga.


Ketua KPS Saiyo Sakato Teluk Bayur Eva Indra mengatakan bahwa dukungan PT Semen Padang memungkinkan kelompok masyarakat menjalankan sejumlah program berdasarkan kebutuhan warga. Pada 2026, total bantuan yang diterima KPS Saiyo Sakato Teluk Bayur dari PT Semen Padang mencapai Rp61.875.000.


Dari jumlah tersebut, Rp22.500.000 dialokasikan untuk perbaikan jalan dan riol di lingkungan masyarakat, sedangkan Rp39.375.000 digunakan untuk pengadaan perlengkapan sekolah bagi anak-anak dari rumah tangga miskin.


Menurut Eva, kolaborasi antara perusahaan dan KPS Saiyo Sakato Teluk Bayur menjadi bagian penting dalam mengupayakan pemenuhan kebutuhan masyarakat, baik melalui perbaikan infrastruktur lingkungan maupun dukungan pendidikan.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah mendukung kegiatan KPS Saiyo Sakato Teluk Bayur. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin sejak lama ini dapat terus dipertahankan,” ujar Eva.


Ia berharap kemitraan tersebut juga dapat memperkuat peran kelompok masyarakat dalam merencanakan dan menjalankan program yang mendukung kesejahteraan warga di sekitar Packing Plant Teluk Bayur PT Semen Padang.


Apresiasi juga disampaikan Lurah Teluk Bayur Gusdi Arman. Menurutnya, keterlibatan PT Semen Padang dan kelompok masyarakat membantu pemerintah kelurahan dalam menjangkau sebagian kebutuhan warga, terutama keluarga yang menghadapi keterbatasan ekonomi.


“Atas nama pemerintah, kami merasa sangat terbantu dengan dukungan PT Semen Padang. Pemerintah tidak bisa meng-cover seluruh kebutuhan masyarakat, sehingga dukungan seperti ini sangat berarti bagi warga,” katanya.


Gusdi juga berpesan kepada anak-anak penerima bantuan agar memanfaatkan perlengkapan sekolah dengan sebaik-baiknya, rajin belajar, dan tidak menyerah dalam mengejar cita-cita. Ia berharap dukungan tersebut dapat membantu anak-anak terus mengembangkan kemampuan dan meraih prestasi.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan bahwa dukungan terhadap masyarakat di sekitar Packing Plant Teluk Bayur merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun hubungan yang harmonis dan berkelanjutan dengan lingkungan sekitarnya.


Menurut Win, kontribusi perusahaan tidak hanya diwujudkan melalui kegiatan operasional dan bisnis, tetapi juga melalui dukungan terhadap kebutuhan masyarakat, termasuk pendidikan dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia.


“Keberlanjutan perusahaan tidak dapat dipisahkan dari keberlanjutan masyarakat di sekitarnya. Karena itu, PT Semen Padang terus berupaya membangun hubungan yang saling memberikan nilai dan manfaat,” ujar Win Bernadino.


Ia menambahkan, dukungan terhadap pendidikan anak-anak merupakan salah satu bentuk kontribusi sosial yang diharapkan dapat membantu membuka kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi dan meraih masa depan yang lebih baik.


Melalui sinergi dengan KPS Saiyo Sakato Teluk Bayur dan pemerintah kelurahan, PT Semen Padang berharap program sosial yang dijalankan semakin sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta memperkuat partisipasi warga dalam pelaksanaan kegiatan pemberdayaan. (*)

SELATPANJANG, Lintasmedia News –Pemerintah Kabupaten Kepulauan Meranti bersama Komisi II DPRD menggelar rapat koordinasi membahas inventarisasi Barang Milik Daerah (BMD) serta pemanfaatan aset kelistrikan desa berupa mesin genset, tiang, kabel, dan Jaringan Tegangan Rendah (JTR).


Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Melati, Kantor Bupati Kepulauan Meranti, Rabu (4/11/2026), tersebut menjadi forum penting untuk mengevaluasi keberadaan aset kelistrikan yang selama ini dimanfaatkan masyarakat, sekaligus mencari solusi terhadap sejumlah persoalan jaringan listrik di berbagai kecamatan.


Rapat dipimpin Staf Ahli Bidang SDM dan Kemasyarakatan Sekretariat Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Suardi, S.Pd., M.Pd., yang mewakili Sekretaris Daerah.


Turut hadir Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Al Amin A, S.Pd., M.M., perwakilan DPPKAD, Dinas Perhubungan, manajemen PT PLN (Persero), serta para camat dan kepala desa se-Kabupaten Kepulauan Meranti.


Dalam arahannya, Suardi menjelaskan bahwa aset daerah yang berada di bawah pengelolaan DPPKAD telah dilakukan pendataan. Ia mengungkapkan, sejak 2013 sejumlah kecamatan telah menerima bantuan mesin genset, baik dari PLN maupun pemerintah daerah.


Namun, seiring berjalannya waktu, sebagian aset kelistrikan tersebut mulai mengalami kerusakan. Bahkan, sejumlah jaringan kabel, tiang, dan mesin penunjang lainnya sudah tidak layak digunakan.


Menurutnya, pemerintah daerah saat ini tengah mengkaji langkah terbaik terhadap aset-aset tersebut, mulai dari kemungkinan peremajaan, pemusnahan, hingga penghibahan kepada masyarakat melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.


Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Kepulauan Meranti, Al Amin A, S.Pd., M.M., menyoroti persoalan keselamatan masyarakat akibat keberadaan kabel listrik yang sudah tidak aktif dan masih berserakan di sejumlah lokasi.


Ia menyebutkan, berdasarkan laporan dan keluhan masyarakat, kondisi tersebut ditemukan di jalanan, pekarangan rumah hingga kawasan perkebunan warga, khususnya di Kecamatan Rangsang Barat dan Rangsang Pesisir.


"Kondisi ini cukup mengkhawatirkan karena berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat. Apalagi, masih terdapat jaringan listrik yang menggunakan tiang kayu sebagai penyangga. Kami berharap persoalan ini segera mendapatkan solusi konkret. Kami juga ingin mendengar masukan dari kecamatan lainnya agar penanganannya dapat dilakukan secara menyeluruh," ungkap Al Amin.


Dalam rapat tersebut, sejumlah camat turut menyampaikan kondisi jaringan kelistrikan serta berbagai persoalan infrastruktur di wilayah masing-masing.


Camat Rangsang Pesisir menjelaskan bahwa jaringan kabel dan tiang listrik di wilayahnya masih aktif digunakan. Namun, status kepemilikan aset, apakah milik pemerintah daerah atau PLN, masih perlu diperjelas.


Pihaknya berharap PLN dapat memberikan solusi, baik melalui penyediaan kabel baru maupun optimalisasi jaringan yang tersedia.


Camat Pulau Merbau menyampaikan bahwa satu unit transformator (trafo) saat ini melayani kebutuhan listrik untuk tiga dusun. Selain masih terdapat penggunaan tiang kayu, ia juga mengusulkan pengadaan lampu penerangan jalan umum (PJU) di jalan poros kecamatan guna meningkatkan keselamatan pengguna jalan dan mengurangi risiko kecelakaan.


Sementara itu, Camat Tebing Tinggi menyoroti penataan kabel jaringan internet (WiFi) dan televisi kabel yang dinilai belum tertata dengan baik sehingga mengganggu keindahan dan kenyamanan lingkungan.


Camat Putri Puyu menyampaikan bahwa jaringan tiang dan kabel listrik di wilayahnya masih berfungsi dengan baik. Meski demikian, ia berharap pemerintah daerah memberikan perhatian lebih terhadap kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan berat.


Adapun Camat Merbau meminta PLN segera menindaklanjuti laporan kabel listrik terbakar sepanjang kurang lebih 60 meter di Desa Mayang Sari yang hingga kini belum mendapatkan penanganan. Selain itu, ia juga menyampaikan aspirasi masyarakat Dusun Sambu-Sambu, Desa Lukit, yang sampai saat ini belum terjangkau jaringan listrik PLN.


Dari aspek pengelolaan aset daerah, Kepala DPPKAD menjelaskan bahwa proses hibah Barang Milik Daerah harus mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan. Hibah aset tidak dapat dilakukan secara langsung kepada BUMN seperti PLN, melainkan harus melalui mekanisme dan pihak penerima yang diperbolehkan sesuai regulasi, termasuk pemerintah pusat atau pemerintah desa.


DPPKAD menyatakan siap mendukung proses penataan dan penghibahan aset-aset lama kepada masyarakat desa secara bertahap dan sesuai prosedur yang berlaku.


Menanggapi berbagai persoalan dan aspirasi tersebut, perwakilan PT PLN (Persero) menyambut baik seluruh masukan yang disampaikan dalam rapat koordinasi. Pihak PLN menyatakan akan menginventarisasi berbagai persoalan yang muncul untuk selanjutnya dilaporkan kepada manajemen guna mendapatkan arahan serta merumuskan langkah teknis penanganan di lapangan.


Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperjelas status kepemilikan aset, mengoptimalkan pemanfaatan Barang Milik Daerah, serta mempercepat penyelesaian berbagai persoalan jaringan kelistrikan di desa-desa.


Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, PLN, kecamatan, dan pemerintah desa diharapkan mampu menghadirkan pelayanan kelistrikan yang lebih aman, merata, dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Kabupaten Kepulauan Meranti.(Nina)

TANAH DATAR, LINTASMEDIA NEWS –Majalah Instrust Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Sumatera Barat, Zulnadi, SH bersama Sekretaris SMSI Guspen Khairul dijadwalkan akan melantik pengurus SMSI Kabupaten Tanah Datar periode 2026–2031 pada Kamis besok.


Prosesi pelantikan tersebut akan berlangsung di Gedung Promosi Dekranas Kabupaten Tanah Datar, tepatnya di depan Lapangan Cindua Mato, Batusangkar.


Pelantikan ini direncanakan turut dihadiri Bupati Tanah Datar, Eka Putra, Ketua DPRD Tanah Datar, Anton Yondra, SE, MM, unsur Forkopimda, pimpinan OPD terkait, serta para ketua organisasi yang ada di Kabupaten Tanah Datar.


Ketua Panitia Pelaksana, Maizerimal Sutan Sati, SH, didampingi Sekretaris Safrizal Putra dan Bendahara Maryati, menyebutkan bahwa seluruh persiapan pelantikan terus dimatangkan agar kegiatan tersebut dapat berjalan lancar dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.


Menurutnya, pihak panitia bersama seluruh pengurus telah bekerja sama dan saling bahu-membahu untuk menyukseskan pelantikan pengurus SMSI Kabupaten Tanah Datar periode 2026–2031.


Ia berharap kegiatan pelantikan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial organisasi, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan, membangun solidaritas, serta meningkatkan peran perusahaan media siber di Kabupaten Tanah Datar.


Adapun kepengurusan SMSI Kabupaten Tanah Datar periode 2026–2031 dipimpin oleh Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, SH, MH, sebagai Ketua, Wirmas Darwis, SE, sebagai Wakil Ketua, Masriwal, STM, sebagai Sekretaris, dan Mailis sebagai Bendahara.


Sementara itu, Bidang Organisasi dipercayakan kepada Youri W. St. Rky Batuah, Bidang IT dan Verifikasi Media dijabat oleh Syafrizal Putra, Bidang Hukum dan Advokasi dipercayakan kepada Maizerimal Sutan Sati, SH, serta Bidang Sosial dijabat oleh Maryati.


Pelantikan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat eksistensi organisasi perusahaan media siber di Kabupaten Tanah Datar, sekaligus mendorong terwujudnya perusahaan pers yang profesional, mandiri, dan berintegritas.


Kepengurusan baru SMSI Tanah Datar diharapkan mampu membangun kebersamaan antarpengelola media siber, meningkatkan kualitas perusahaan pers, serta memperkuat peran media dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat.


Masing-masing bidang diharapkan dapat menjalankan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawabnya. Bidang Organisasi diharapkan memperkuat konsolidasi dan keanggotaan, Bidang IT dan Verifikasi Media mendorong peningkatan kualitas serta profesionalisme perusahaan media, Bidang Hukum dan Advokasi memberikan perhatian terhadap perlindungan serta pendampingan hukum insan pers, sementara Bidang Sosial diharapkan memperkuat kepedulian organisasi terhadap masyarakat.


Selain itu, SMSI Tanah Datar juga diharapkan dapat menjalin sinergi dan kemitraan dengan Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, DPRD, Forkopimda, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, serta seluruh elemen masyarakat.


Namun, dalam menjalankan kemitraan tersebut, SMSI tetap berkomitmen menjaga independensi pers dan menjalankan fungsi kontrol sosial sebagaimana amanat Undang-Undang Pers.


Ketua SMSI Tanah Datar, Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali, SH, MH, bersama seluruh jajaran pengurus diharapkan mampu membawa organisasi ini menjadi wadah pemersatu perusahaan media siber sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pers dan pembangunan Kabupaten Tanah Datar.


Pelantikan pengurus periode 2026–2031 ini juga menjadi awal dari tanggung jawab dan pengabdian baru dalam membesarkan organisasi serta menjaga marwah pers di Kabupaten Tanah Datar.


Bukittinggi, Lintasmedianews com

Pemerintah Kota Bukittinggi bekerja sama dengan Kementerian Agama Kota Bukittinggi menyelenggarakan Pelatihan Peningkatan Mutu Guru MDTA, TPQ, PQ, RTQ, Pondok Pesantren, serta Garin Masjid/Mushalla Tahun 2026. Kegiatan yang menghadirkan 16 orang narasumber tersebut,  berlangsung di Hotel Valmont Bukittinggi, dari 2 November hingga 6 November 2026.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Kota Bukittinggi, Syukri Naldi, menjelaskan, terdapat dua kegiatan yang diselenggarakan dalam pertemuan kali ini, yakni Pelatihan peningkatan mutu bagi guru MDTA, TPQ, Pondok Al-Qur'an, Rumah Tahfiz dan Pondok Pesantren, serta penyerahan insentif Triwulan III tahun 2026 untuk periode Juli hingga September kepada guru keagamaan serta garin masjid dan mushalla.

Syukri menerangkan, insentif Triwulan III tahun 2026, diberikan kepada 840 penerima, terdiri dari 78 guru Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), 202 guru Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT), 101 guru Forum Komunikasi Pondok Al-Qur'an (FKPA), 309 guru Badan Kerja Sama (BKS), serta 150 garin masjid dan mushalla. Secara keseluruhan, anggaran pemberian jasa guru dan garin tahun 2026 mencapai Rp7,782 miliar, dengan rincian Rp6,792 miliar untuk guru dan Rp990 juta untuk garin. 

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Irwan, menyampaikan apresiasi kepada Pemko Bukittinggi atas perhatian terhadap pendidikan Al-Qur'an, baik melalui dukungan sarana dan prasarana maupun peningkatan kesejahteraan guru-guru. Dukungan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para pendidik untuk terus mengembangkan pendidikan Al-Qur'an dan membangun peradaban Qurani di Kota Bukittinggi.

"Kita ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlak dan moral yang baik. Kecintaan terhadap Al-Qur'an harus terus ditanamkan sejak dini agar lahir pemimpin-pemimpin hebat dari Bukittinggi yang memiliki intelektualitas tinggi, akhlak mulia, serta mampu menyeimbangkan kehidupan dunia dan akhirat," ungkapnya

Dalam kesempatan ysng sama, Staf Ahli Kota Bukittinggi, Robby Novaldi, mengatakan, Pengembangan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada kecerdasan intelektual, tetapi juga pembentukan generasi muda yang berakhlak, berilmu, serta berlandaskan agama dan budaya Minangkabau. Sekaitan dengan itu, peningkatan kualitas pendidikan Al-Qur'an menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi Bukittinggi Gemilang, Berkeadilan dan Berbudaya. 

"Para guru memiliki peran penting dalam mempersiapkan generasi muda yang mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai agama dan budaya. Diharapkan melalui pelatihan peningkatan mutu dan pemberian insentif ini, kompetensi serta kesejahteraan guru semakin meningkat. Dengan demikian, para pendidik dapat terus meningkatkan kualitas pembelajaran, menanamkan nilai-nilai agama, serta membentuk generasi muda Bukittinggi yang berilmu, berakhlak mulia, dan berbudaya," ujarnya. (*)


Bukittinggi, Lintasmedianews com

Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital, menjadi program pemerintah dalam pendataan warga yang membutuhkan bantuan sosial. Sehingga, nantinya bansos yang diberikan dapat disalurkan tepat sasaran kepada masyarakat yang berhak. Untuk itu Pemerintah Kota Bukittinggi kembali menggenjot percepatan pendaftaran warga ke dalam Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital. Hal itu dibahas dalam Rapat evaluasi di ruang rapat balai kota, Senin (02/11). 

Staf Ahli Wali Kota Bukittinggi, Robby Novaldi, menyampaikan, masih ada waktu untuk pendataan dan mendaftarkan warga Bukittinggi ke dalam Perlinsos Digital, hingga 9 November 2026, terutama bagi warga yang berhak menerima bantuan sosial (bansos). Untuk itu Ia berharap sosialisasi terus gencar dilaksanakan. 

Menurutnya setiap warga dapat mendaftarkan diri ke dalam Perlinsos Digital, terutama bagi mereka yang masuk dalam kategori Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH). Meski beberapa kendala terjadi di lapangan, namun Ia optimis persoalan yang terjadi, bisa diselesaikan. 

"Hingga kini masih banyak warga yang termasuk desil 6 hingga 10, enggan untuk mendaftar. Untuk itu, Setiap agen diharapkan bisa lebih memaksimalkan sosialisasi dan mengajak seluruh warga dapat terdaftar Perlinsos Digital," ujarnya.

Sementara itu, Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital, merupakan salah satu program pemerintah dalam memperbaiki pendataan penerima bantuan sosial (bansos). Hingga 1 November 2026, sudah 14.579 KK di Bukittinggi terdaftar ke dalam Perlinsos Digital. Untuk data bagi keluarga penerima manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH), batasnya hingga 9 November 2026. Untuk keseluruhan warga, masih dibuka kesempatan hingga akhir Desember 2026. Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Sosial, Roza Wahyuni.

Untuk itu, pihaknya mendorong percepatan setiap kelurahan agar mendata semua warga, terutama bagi mereka yang masuk KPM PKH. Diterangkannya bahwa, dari 14.579 KK yang terdaftar hingga 1 November 2026, diusulkan 14.287 penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), berpotensi layak 7.268, tidak layak 6.842 dan 177 masih proses verifikasi. Selanjutnya, 11.904 diusulkan sebagai penerima bantuan PKH, 5.437 berpotensi layak dan 6.327 tidak layak, 140 masih diversifikasi. (Sandra)


PADANG,Lintas Media News
Keberhasilan seorang siswa tidak hanya ditentukan oleh kecerdasan dan kemauan belajar, tetapi juga oleh peran guru yang senantiasa membimbing, mengarahkan, serta menanamkan nilai-nilai kehidupan. Guru menjadi sosok penting yang mengantarkan generasi muda mengenal ilmu, membangun karakter, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

Pesan tersebut disampaikan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, saat kegiatan Latihan Menulis dan Literasi tingkat SMA negeri dan swasta angkatan ke-5, Selasa (3/11/2026). Ia mengajak para pelajar untuk lebih menghargai keberadaan guru dan menjadikan sekolah sebagai tempat menumbuhkan ilmu serta merancang masa depan.

Muhidi mengatakan, setiap siswa hendaknya datang ke sekolah dengan niat sungguh-sungguh untuk belajar. Menurutnya, ilmu merupakan bekal utama dalam meraih keberhasilan, sementara guru memiliki peran besar dalam membantu siswa memperoleh dan memahami ilmu tersebut.

“Kalau ingin sukses, kita harus punya ilmu. Setiap pergi ke sekolah, niatkan untuk menambah ilmu. Pemerintah sudah menyiapkan guru di sekolah, maka datanglah, belajar, dan dengarkan apa yang disampaikan guru,” ujar Muhidi.
Ia menjelaskan, proses menuntut ilmu tidak dapat dilepaskan dari bimbingan seorang guru. Bahkan, seseorang yang memiliki cita-cita besar sekalipun tetap membutuhkan pendampingan agar dapat berkembang sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Menurut Muhidi, guru bukan hanya hadir untuk menyampaikan pelajaran di ruang kelas, tetapi juga menjadi pembimbing yang membantu siswa menemukan jalan menuju cita-cita. Peran tersebut menjadi semakin penting dalam membentuk generasi yang memiliki pengetahuan, kemampuan, dan karakter yang baik.

“Orang tidak akan sukses dalam belajar kalau tidak ada guru. Jika ingin menjadi ilmuwan, harus ada guru. Kalau ingin menjadi pengusaha, ada mentor. Atlet membutuhkan coach, dan dalam politik ada suhu yang membimbing,” katanya.

Muhidi juga mengingatkan bahwa menghormati guru merupakan bagian penting dari proses pendidikan. Ia meminta para siswa untuk mendengarkan setiap nasihat dan arahan pendidik, karena di balik setiap bimbingan terdapat harapan agar anak didik mampu tumbuh menjadi pribadi yang lebih baik.

“Guru yang ikhlas adalah guru yang mampu membimbing. Karena itu, hormati guru dan dengarkan baik-baik apa yang disampaikan. Dari guru kita mendapatkan ilmu dan arah untuk melangkah,” ungkapnya.

Selain bimbingan guru, Muhidi menekankan pentingnya literasi sebagai bagian dari perjalanan menuju kesuksesan. Ia mendorong siswa untuk membiasakan diri membaca, memperluas wawasan, serta meningkatkan kemampuan berpikir kritis dan logis.

Menurutnya, budaya membaca akan membantu siswa memahami berbagai persoalan, mengembangkan kemampuan analisis, serta melahirkan gagasan yang bermanfaat bagi lingkungan dan masyarakat.

“Datang ke sekolah itu untuk menambah ilmu. Salah satu jalannya adalah membaca. Literasi sangat penting karena membantu kita berpikir kritis dan logis,” tuturnya.

Muhidi turut mengingatkan pentingnya doa dalam setiap langkah kehidupan. Ia mengajak siswa untuk senantiasa berdoa sesuai agama dan keyakinan masing-masing, sebagai bentuk ikhtiar spiritual dalam mengiringi usaha meraih cita-cita.

Ia menilai, kesungguhan belajar, bimbingan guru, kebiasaan membaca, serta doa merupakan bagian yang saling melengkapi dalam membangun keberhasilan seseorang.

Melalui kegiatan Latihan Menulis dan Literasi angkatan ke-5 tersebut, Muhidi berharap para pelajar semakin mencintai dunia pendidikan, menghargai guru, dan menjadikan literasi sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.(*)


PADANG,Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Drs. H. Muhidi, M.M., melakukan kunjungan kerja ke SMKN 2 Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, Senin (2/11/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan dengan dunia pendidikan sekaligus melihat langsung aktivitas dan potensi yang dikembangkan oleh sekolah kejuruan.

Kehadiran Muhidi disambut hangat oleh jajaran majelis guru, tenaga kependidikan, serta siswa-siswi SMKN 2 Batusangkar. Suasana penuh keakraban mewarnai temu ramah tersebut, mencerminkan antusiasme keluarga besar sekolah menyambut pimpinan lembaga legislatif Sumatera Barat itu.

Dalam kunjungan tersebut, Muhidi tidak sekadar hadir untuk bersilaturahmi. Ia juga berkesempatan melihat secara langsung berbagai aktivitas produktif yang menjadi bagian dari pembelajaran dan pengembangan keterampilan peserta didik di lingkungan sekolah.

Salah satu momen menarik terjadi ketika Muhidi diajak memetik buah melon segar hasil budidaya sekolah. Dengan penuh antusias, ia mengikuti kegiatan tersebut dan melihat langsung hasil kerja siswa dalam mengembangkan tanaman hingga menghasilkan buah yang siap dipanen.

Momen memetik melon itu menjadi gambaran menarik tentang bagaimana pendidikan kejuruan dapat menghadirkan pengalaman belajar yang nyata. Siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan di ruang kelas, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan keterampilan yang berpotensi dikembangkan menjadi kegiatan produktif.

Bagi Muhidi, kunjungan ke lingkungan sekolah seperti SMKN 2 Batusangkar juga menjadi kesempatan untuk melihat lebih dekat dinamika pendidikan dan potensi yang dimiliki satuan pendidikan. Interaksi langsung dengan guru, tenaga kependidikan, dan siswa memberikan ruang untuk memahami berbagai aktivitas yang berlangsung di sekolah.

Suasana temu ramah semakin memperlihatkan pentingnya kedekatan antara unsur pemerintah, lembaga legislatif, dan dunia pendidikan. Kehadiran Muhidi di tengah keluarga besar SMKN 2 Batusangkar menjadi bentuk perhatian terhadap lingkungan pendidikan yang memiliki peran strategis dalam menyiapkan generasi muda.

Kegiatan budidaya melon yang diperlihatkan kepada Muhidi sekaligus menjadi contoh bahwa sekolah kejuruan memiliki peluang besar mengembangkan pembelajaran berbasis praktik. Potensi tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk meningkatkan keterampilan, kreativitas, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan peluang usaha.

Kunjungan kerja Muhidi pun meninggalkan kesan tersendiri bagi keluarga besar SMKN 2 Batusangkar. Lebih dari sekadar agenda silaturahmi, pertemuan tersebut memperlihatkan bahwa potensi sekolah, kreativitas siswa, dan penguatan pendidikan kejuruan layak mendapat perhatian dalam upaya membangun sumber daya manusia Sumatera Barat yang unggul. (*)

Pasbar Lintas Media News Com
Imter Fetri wakili Bupati Kabupaten Pasaman Barat ,sekaligus kadis pendidikan dalam rangka membuka acara Lomba Karya Tulis tentang Keselamatan Berlalulintas ,demikian pantauan Media ini,Senin 2/11 di Aula kantor Bupati setempat.

Kegiatan lomba ini tampak diprakasai oleh: Koran Rakyat Sumbar Kacabdin Wilayah VI, Kasat lantas Pasbar, Jasa Raharja serta Kepala  Sekolah.

Kegiatan lomba ini dengan mendatangkan beberapa Nara Sumber antara lain: AKP.Nanin Aprilia,S.Trk,S.IK,SH,M.S.c, Kasat Lantas Pasbar, Revdi Iwan Syahputra ,S.Sos Pemred Harian Rakyat Sumbar,Jon Kenedi Parman,S.Sos Pemred Rakyat Sumbar.Id .

Imter dalam sambutannya mengatakan permintaan maaf Bupati karena dinas luar, betapa pentingnya tentang keselamatan berlalu lintas ,karena bisa memberikan motivasi,agar para Generasi Muda terus berbuat yang terbaik melalui inovasi -inovasi kreatif untuk menuangkan Ide, gagasan,pokok pikiran melalui rangkaian kata-kata,sehingga melahirkan tulisan yang terbaik dalam lomba ini tegasnya.

Kehadiran peserta lomba adalah kehadiran pemimpin masa depan tentu melalui pembinaan ,arahan bersama pintanya.

Ajang lomba ini tidak hanya berkompetensi ,akan tetapi bisa melahirkan gagasan kreatifnya ,harus dibuktikan melahirkan inovasi ,agar kita pengguna jalan bisa berlalu lintas ,dengan baik demi perubahan masa depan,bagaimana kita dapat mematuhi aturan ,tentu butuh kesadaran ,kecelakaan bukan jalan ,tapi tak lepas dari akal fikiran masing-masing tegasnya.

Sedangkan Efri Syahputra Kacabdin Wilayah VI Pasaman dan Pasaman Barat  menambahkan kehadiran para guru Pembimbing dan Siswa-Siswinya merupakan hari Istimewa,yakin sudah berusaha mempersiapkan untuk bisa mengikuti lomba ini dengan baik.

Ia merasa yakin sudah bisa mengedukasi,memberikan stimulus tentang bagaimana cara yang baik dalam berlalulinttas,sehingga tidak menimbulkan dampak yang terburuk  bagi keselamatan pengguna jalan baik roda 2 mau pun Roda 4  dan yang hadir ini adalah Duta dari 25 sekolah yang terbaik di Kabupaten Pasaman Barat mulai dari Tingkat : SMA N /SMK/SLB.timpalnya lagi.(*)

Pasbar,Lintas Media News Com.


Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat Doddy San Ismail meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mempercepat realisasi program dan kegiatan menjelang akhir tahun anggaran 2026. Dengan waktu efektif sekitar 50 hari tersisa, setiap OPD diminta memaksimalkan kinerja, menuntaskan pekerjaan fisik, serta memastikan kualitas hasil pekerjaan tetap terjaga.


Penegasan tersebut disampaikan Doddy San Ismail saat memimpin apel gabungan rutin di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Senin 2/11


Dalam arahannya, Sekda meminta OPD segera mengejar ketertinggalan realisasi pekerjaan fisik sekaligus memperhatikan mutu dan kualitas pengerjaan. Ia juga mengingatkan agar administrasi pertanggungjawaban keuangan, seperti surat pertanggungjawaban (SPJ), surat permintaan pembayaran (SPP), dan surat perintah membayar , tidak menumpuk menjelang penutupan tahun anggaran.


Berdasarkan data per 31 Oktober, masih terdapat beberapa OPD yang realisasi pekerjaan fisiknya berada di angka 50 persen. Karena itu, percepatan harus dilakukan, tetapi kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian, mengingat hasilnya akan diperiksa oleh Badan Pemeriksa Keuangan .


Selain percepatan realisasi program, Doddy juga meminta OPD terkait mempersiapkan sejumlah agenda penting menjelang akhir tahun, di antaranya peringatan Hari Pahlawan, HUT Korps Pegawai Republik Indonesia, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana, serta persiapan menyambut Natal dan Tahun Baru.


Ia turut mengingatkan seluruh aparatur sipil negara untuk menjaga disiplin, integritas, dan profesionalisme dalam bekerja, termasuk bijak dalam menggunakan media sosial.


Tetap tegakkan disiplin, integritas kerja, dan bijak dalam menggunakan media sosial.


Pada kesempatan tersebut, juga diserahkan bantuan purna tugas ASN sebesar Rp2.500.000 kepada Ir. Evalinda yang memasuki masa pensiun terhitung mulai 1 November 2026. Selain itu, diserahkan bantuan siswa berprestasi anak ASN sebesar Rp1.500.000 atas nama Armawati untuk anaknya, Azizah Taqiya Pendri.


PADANG,Lintas Media News
 Raut bahagia dan rasa syukur terpancar dari warga RW 04, Komplek Nuansa Indah Taruko Dodi, Kelurahan Limau Manis Selatan, Kota Padang. Setelah sekian lama mendambakan akses jalan yang lebih baik, kini masyarakat dapat menikmati jalan yang mulus berkat dukungan pembangunan dari Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi.

Ungkapan syukur itu disampaikan dalam kegiatan syukuran pengaspalan jalan, betonisasi, dan pembangunan Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) yang digelar pada Sabtu (31/10/2026). Bagi warga, pembangunan tersebut bukan sekadar perubahan kondisi infrastruktur, melainkan juga wujud perhatian terhadap kebutuhan masyarakat yang selama ini berharap lingkungan tempat tinggal mereka semakin nyaman dan aman.

Ketua RW 04, Imrizal, menyampaikan rasa terima kasih mewakili masyarakat atas bantuan pembangunan yang diperjuangkan melalui pokok-pokok pikiran (pokir) Muhidi, dengan dukungan dan kolaborasi bersama anggota DPRD Kota Padang, Rafdi.

"Atas nama warga RW 04, kami mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi. Alhamdulillah, sekarang jalan kami sudah jauh lebih baik dan mulus. Ini sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat untuk aktivitas sehari-hari," ujar Imrizal.
Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup memprihatinkan. Sejumlah bagian jalan yang telah dicor mengalami kerusakan dan bergelombang. Bahkan, jalan berlubang pernah menyebabkan kecelakaan ketika pengendara berusaha menghindari bagian jalan yang rusak. Karena itu, perbaikan jalan menjadi kabar menggembirakan bagi masyarakat.

Imrizal menjelaskan, terdapat tiga pembangunan yang dirasakan warga RW 04 pada periode ini, yakni betonisasi jalan sepanjang 100 meter, pengaspalan jalan sekitar 250 meter, serta pembangunan TPQ yang saat ini telah mencapai sekitar 90 persen.

"Alhamdulillah, apa yang kami harapkan mulai terwujud. Jalan sudah lebih nyaman dilalui dan pembangunan TPQ juga hampir selesai. Semoga semua ini menjadi amal ibadah bagi Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi karena manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat," katanya.

Meski demikian, Imrizal mengingatkan bahwa infrastruktur yang telah dibangun harus dijaga bersama. Ia mengimbau warga agar tidak melintas dengan kendaraan yang melebihi kapasitas jalan serta mengingatkan para pengendara, khususnya pengendara sepeda motor, untuk tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi di kawasan permukiman.

Ia juga berharap pembangunan dapat dilanjutkan pada sejumlah titik yang masih membutuhkan perhatian, di antaranya jalan di belakang Blok I sepanjang sekitar 89 meter, jalan di wilayah RT 03 sepanjang sekitar 100 meter, serta beberapa ruas yang pondasinya sudah tersedia tetapi belum selesai dikerjakan.

"Kami berharap pembangunan yang belum tuntas bisa dilanjutkan secara bertahap. Sementara itu, jalan yang sudah bagus ini mari kita rawat bersama. Jangan sampai manfaat pembangunan yang sudah kita syukuri hari ini justru rusak karena tidak dijaga," tuturnya.


Rasa syukur juga disampaikan Lurah Limau Manis Selatan, Batoro Jontro Panggesang. Ia menilai perhatian dan dukungan dari Muhidi serta Rafdi telah membantu menjawab sejumlah kebutuhan masyarakat, terutama dalam peningkatan infrastruktur lingkungan.

Menurutnya, pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan warga merupakan bagian penting dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih baik. Ia berharap perhatian terhadap masyarakat Limau Manis Selatan dapat terus berlanjut sehingga berbagai kebutuhan pembangunan dapat dipenuhi secara bertahap.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat. Terima kasih kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi yang telah ikut memperhatikan kebutuhan warga. Kami berharap perhatian ini terus berlanjut dan masyarakat juga mendoakan agar beliau berdua senantiasa diberikan kesehatan serta kemudahan dalam menjalankan tugas," ujar Batoro.

Senada dengan itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Limau Manis Selatan, Abu Nasir, menyampaikan apresiasi atas pembangunan yang telah dirasakan warga RW 04. Ia mengatakan, jalan yang kini lebih baik menjadi kebahagiaan tersendiri karena mendukung kelancaran aktivitas masyarakat sehari-hari.

"Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Muhidi dan Bapak Rafdi. Kami bersama warga merasa bangga dan senang karena jalan ini sudah mulus dan bisa dimanfaatkan dengan baik. Harapan kami, masyarakat ikut menjaga serta merawatnya agar manfaat pembangunan ini dapat dirasakan dalam jangka panjang," ungkap Abu Nasir.

Abu Nasir menambahkan, pembangunan kawasan tidak cukup hanya berfokus pada infrastruktur fisik. Peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) juga harus menjadi perhatian, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan dukungan pendidikan dan pembinaan agar memiliki masa depan yang lebih baik.

Ia juga berharap potensi wisata di Limau Manis Selatan dapat dikembangkan secara bertahap. Dengan dukungan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat, kawasan tersebut diharapkan mampu menjadi tujuan wisata yang aman, nyaman, serta memberikan peluang ekonomi bagi warga setempat.

"Kita ingin pembangunan berjalan seimbang. Jalan dan fasilitas umum dibenahi, tetapi pendidikan dan kualitas SDM juga harus ditingkatkan. Kami berharap ada dukungan untuk pembinaan generasi muda dan pengembangan potensi wisata agar masyarakat bisa semakin maju," katanya.



Anggota DPRD Kota Padang, Rafdi, turut menyampaikan terima kasih kepada Muhidi atas kolaborasi yang terbangun dalam mendorong pembangunan untuk masyarakat. Menurutnya, sinergi antara wakil rakyat, pemerintah kelurahan, dan unsur masyarakat menjadi modal penting agar aspirasi warga dapat diperjuangkan dan direalisasikan.

Ia berharap pembangunan di RW 04 tidak berhenti pada apa yang telah dicapai saat ini. Sejumlah kebutuhan yang masih belum terpenuhi perlu terus diperjuangkan sesuai prioritas dan kemampuan anggaran, sehingga manfaat pembangunan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Muhidi yang telah berkolaborasi untuk kepentingan masyarakat. Alhamdulillah, sekitar 250 meter jalan dapat dibantu pengaspalannya. Semoga ke depan, pembangunan yang belum terselesaikan bisa kita perjuangkan bersama," kata Rafdi.

Rafdi juga mengajak masyarakat untuk tidak hanya menikmati hasil pembangunan, tetapi turut bertanggung jawab menjaga fasilitas yang telah tersedia. Menurutnya, partisipasi warga menjadi salah satu faktor penting agar hasil pembangunan dapat bertahan lama dan terus memberikan manfaat.

"Mari kita syukuri bersama apa yang sudah dibangun. Kita rawat jalan ini, kita jaga lingkungan, dan kita terus mendukung program pembangunan yang benar-benar dibutuhkan masyarakat," ujarnya.



Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, menyampaikan rasa syukur dapat bertemu langsung dengan masyarakat dalam suasana kebersamaan. Ia juga mengucapkan terima kasih atas dukungan warga serta peran tokoh masyarakat, mulai dari RT, RW, hingga unsur kelurahan, dalam mendorong kemajuan lingkungan.

Muhidi menegaskan, pembangunan harus dilaksanakan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Namun, menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari jalan yang mulus atau fasilitas yang berdiri, tetapi juga dari kemampuan masyarakat menjaga hasil pembangunan dan meningkatkan kualitas kehidupan bersama.

"Alhamdulillah, hari ini kita bisa berkumpul. Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak dan Ibu semua atas dukungannya. Pembangunan ini membutuhkan komitmen dan kolaborasi. Kita ingin masyarakat semakin maju, baik melalui pembangunan fisik maupun pembangunan sumber daya manusia," kata Muhidi.

Ia menjelaskan, infrastruktur yang dibangun dengan baik diharapkan dapat digunakan dalam waktu lama. Jalan beton, misalnya, dapat bertahan hingga 20 tahun atau lebih apabila dikerjakan sesuai standar dan dirawat dengan baik. Sementara itu, jalan beraspal juga membutuhkan pemeliharaan serta penggunaan sesuai kapasitas agar tidak cepat rusak.

Meski demikian, Muhidi mengingatkan bahwa investasi pada pembangunan manusia memiliki arti yang tidak kalah penting. Pendidikan, keterampilan, dan pembentukan karakter generasi muda merupakan bekal utama untuk menyiapkan masyarakat yang lebih mandiri dan mampu menghadapi tantangan masa depan.

"Kalau pembangunan fisik, kita berharap manfaatnya bisa dirasakan bertahun-tahun. Tetapi membangun SDM juga sangat penting karena hasilnya menentukan masa depan anak-anak kita. Keduanya harus berjalan bersama dan membutuhkan dukungan semua pihak," tuturnya.



Muhidi turut mengajak para orang tua agar memberikan perhatian lebih terhadap pendidikan anak-anak. Menurutnya, generasi muda yang dipersiapkan sejak sekarang akan menjadi penerus pembangunan pada masa mendatang, termasuk dalam menyongsong visi Indonesia Emas 2045.

Ia menekankan pentingnya peran guru, keluarga, dan lingkungan dalam membentuk generasi yang berilmu serta memiliki karakter yang baik. Selain pendidikan formal, budaya membaca atau literasi perlu terus ditumbuhkan agar anak-anak mampu memahami informasi dan memilah informasi yang benar di tengah derasnya arus media sosial.

"Anak-anak kita inilah yang nantinya akan menggantikan kita. Karena itu, mereka harus mendapatkan perhatian, pendidikan, dan bimbingan yang baik. Guru menjadi agen perubahan, sedangkan keluarga juga berperan besar dalam membentuk karakter anak," ujar Muhidi.

Ia menyebutkan, ilmu dapat diperoleh melalui proses belajar bersama guru, membaca, serta doa. Ketiga hal tersebut, menurutnya, perlu berjalan beriringan agar anak-anak tumbuh menjadi pribadi yang berpengetahuan, bijaksana, dan tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang negatif.

Muhidi juga mengingatkan para orang tua untuk senantiasa mendoakan anak-anak dengan doa yang baik. Ia berharap keluarga dan masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang generasi muda, baik dari sisi pendidikan maupun pembentukan akhlak.

"Jangan pernah lelah mendoakan anak-anak kita. Arahkan mereka untuk terus belajar, rajin membaca, dan memiliki keterampilan. Pendidikan bukan hanya tanggung jawab sekolah, tetapi juga tanggung jawab keluarga dan lingkungan," katanya.

Selain pendidikan, Muhidi mendorong masyarakat untuk memanfaatkan berbagai peluang peningkatan keterampilan, termasuk melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Menurutnya, kemauan untuk belajar dan meningkatkan kemampuan menjadi modal penting agar masyarakat dapat mengembangkan potensi diri serta membuka peluang usaha.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, termasuk melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan keterampilan yang memadai dan dukungan program yang tepat, masyarakat diharapkan dapat semakin produktif dan mandiri secara ekonomi.

"Jangan berhenti belajar dan meningkatkan keterampilan. Kita bisa terus berkembang selama ada kemauan. Saya juga mendorong agar program-program pemberdayaan UMKM dapat dimanfaatkan masyarakat sehingga ekonomi keluarga semakin kuat," tutur Muhidi.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.