Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

 

Padang, Lintasmedia News— Tim Khusus (Timsus) Alfa Polresta Padang mengamankan seorang pemuda berinisial D (21) yang diduga membawa senjata tajam saat petugas melakukan patroli kota di kawasan Jembatan Siti Nurbaya, Kota Padang, Kamis (10/9/2026). 


Komandan Tim Timsus Alfa, Ipda Fiki Indra Gani, S.H., mengatakan petugas mendatangi lokasi dan menemukan D sedang duduk bersama dua orang rekannya. 


Saat dilakukan pemeriksaan, D diduga berada di bawah pengaruh alkohol. 


“Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan satu senjata tajam jenis karambit yang diduga dibawa oleh yang bersangkutan,” ujar Ipda Fiki Indra Gani. 


Selanjutnya, D dibawa ke Polresta Padang untuk menjalani pemeriksaan dan penyelidikan lebih lanjut terkait kepemilikan senjata tajam tersebut. 


Dalam kegiatan patroli yang sama, Timsus Alfa Polresta Padang juga mengamankan lima unit sepeda motor yang menggunakan knalpot brong. 


Ipda Fiki mengatakan kegiatan patroli dan penertiban tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polresta Padang.

 

Bukitinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, melantik 3 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 11 Pejabat Administrator, 13 Pejabat Pengawas dan 1 Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kota Bukittinggi. Acara pelantikan dilaksanakan di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis (10/09).


Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas dan Pejabat Fungsional merupakan bagian dari proses manajemen kepegawaian yang profesional, objektif dan berbasis sistem merit sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Pelantikan ini merupakan hasil uji kompetensi yang telah melalui prosedur sesuai ketentuan dan mendapatkan persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara. Demikian disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias. 

Wali Kota berharap pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi, membangun kerja sama yang solid, serta menjadi teladan dalam disiplin, etika dan integritas. Seluruh jajaran Pemko Bukittinggi juga diminta terus memperkuat sinergi dan kolaborasi, bekerja dengan semangat pengabdian, berpegang teguh pada peraturan perundang-undangan, serta menjadikan kepentingan masyarakat sebagai prioritas utama.


Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik yakni Efriadi menjadi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah yang sebelumnya Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Selanjutnya Elqadri, sebelumnya Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah dan Tenaga Kerja menjadi Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan. Robby Novaldi, dilantik menjadi Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Sandra)



PADANG,Lintas Media News
Wakil Ketua DPRD Sumbar Iqra Chissa didampingi anggota DPRD lainnya dan sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Sumbar Maifrizon menerima aksi buru di halaman kantor DPRD Sumbar.Jumat (20/9/2026).

Dalam orasinya, perwakilan driver Maxim Darma menyampaikan,"Kami hanya ingin memperjuangkan hak agar tidak diberhentikan sepihak dan potongan aplikasi".

Menurut Darma,pajak aplikasi dan fitur turbo sangat memberatkan pada para driver dengan ekonomi menengah ke bawah.

Sekitar setengah jam berorasi, perwakilan DPRD Sumbar datang menemui massa. Akan tetapi, massa ingin Ketua DPRD Sumbar yang menemui mereka.

Aksi berlanjut dan berhenti saat azan zuhur, setelah itu aksi kemudian berlanjut dan Wakil Ketu DPRD Sumbar, Muhammad Iqra Chissa Putra beserta beberapa perwakilan Komisi II dan Komisi III dan Sekretaris DPRD, turun menemui masaa aksi. 

Wakil Ketua DPRD Sumbar, Muhammad Iqra Chissa Putra menerima tuntutan dan disambut tepuk tangan oleh para massa. 
Adapaun tuntutan peserta aksi unjuk rasa, untuk lebih menjamin mereka dalam melakukan aktifitas dan tidak memberatkan. 

Berikut 10 tuntutan massa aksi:

1. Wujudkan Undang-Undang Perlindungan Ketenagakerjaan - Pro Buruh.

2. Menjamin Kepastian Kerja, Menghentikan Eksploitasi, Sistem Outsourcing, PKWT, dan Mencegah Penyalahgunaan Pemagangan.

3. Menjamin Hak Upah Buruh Secara Layak & Bermartabat.

4. Menjamin & Melindungi Pekerja Platform, dan Pekerja Terdampak Transisi Iklim.

5. Menjamin Hak Pesangon Buruh, Mencegah PHK Sepihak.

6. Memperkuat Serikat Pekerja, Menjamin Kebebasan Berserikat dan Hak Mogok Kerja.

7. Menjadikan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Serta Kesejahteraan Pekerja Sebagai Tujuan Utama Pembangunan.
8. Sanksi dan Penegakan Hukum Bagi Perusahaan Pelanggar Hak-Hak Buruh.

9. Jamin dan Lindungi Buruh Perempuan, Buruh Disabilitas, dan Pekerja Rentan Lainnya.

10. Jalankan Program Upskiling dan Reskilling Buruh Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, wakil ketua DPRD Sumbar M. Iqra Chissa, mengatakan akan meneruskan tuntutan tersebut pada yang berkompeten untuk bisa menjamin kenyamanan para pekerja. 

"Kami akan meneruskan hal ini pada yang berkompeten, sehingga kawan-kawan semua lebih nyaman dalam bekerja dan mendapatkan yang terbaik," ucap Iqra.

Ia juga menambahkan, kewajiban anggota DPRD Sumbar untuk dapat memperjuangkan masyarakatnya, dalam mencari kehidupan yang layak dengan rasa nyaman. 

"Kami akan selalu melakukan hal yang terbaik untuk masyarakat, dalam menjalani pekerjaan dengan rasa nyaman," tambahnya. 

Aksi berakhir hingga pukul 14.20 WIB, massa tampak mulai membubarkan diri setelah menyampaikan tuntutan dan telah diterima wakil ketua DPRD Sumbar dan beberapa anggota serta Sekwan.(*/st)

 

PADANG, Lintasmedia News– Komandan Kodim (Dandim) 0312/Padang Letkol Inf Faiq Fahmi menyatakan kesiapan berkolaborasi dengan PT Semen Padang dalam pemanfaatan Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK). Hal itu disampaikannya saat meninjau rumah contoh SEPABLOCK di kompleks PT Semen Padang, Kamis (10/9/2026).


Disambut oleh Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris, rombongan Dandim melihat langsung rumah contoh SEPABLOCK yang berada di sisi utara Lapangan Sepak Bola Semen Padang FC.


Dalam kunjungan ke rumah contoh tersebut, rombongan Dandim melihat secara langsung bentuk bangunan serta penggunaan SEPABLOCK sebagai material konstruksi rumah. Ia bersama rombongan mendapat gambaran mengenai karakteristik dan keunggulan teknologi bata interlock yang dikembangkan PT Semen Padang.


Letkol Inf Faiq Fahmi mengatakan, kunjungannya ke PT Semen Padang ini tidak hanya bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarlembaga, tetapi juga menggali informasi mengenai berbagai produk yang dimiliki PT Semen Padang. Salah satu inovasi yang menarik perhatiannya adalah SEPABLOCK.

Menurutnya, teknologi SEPABLOCK memiliki prospek untuk dimanfaatkan dalam mendukung program pembangunan.


“Sistem bata yang saling mengunci tersebut dinilai menawarkan kemudahan dalam proses pemasangan sekaligus memberikan alternatif material konstruksi bagi masyarakat dan berbagai instansi,” katanya.


Setelah melihat rumah contoh, Faiq mengaku semakin tertarik terhadap teknologi tersebut. Ia menilai SEPABLOCK merupakan produk inovatif yang mempunyai sejumlah keunggulan dan berpeluang diaplikasikan dalam program pembangunan yang dilaksanakan Kodim 0312/Padang.


Ia pun menyatakan bahwa Kodim 0312/Padang terbuka untuk membangun kerja sama dengan PT Semen Padang, terutama apabila terdapat program yang sesuai dengan pemanfaatan SEPABLOCK.


“Insyaallah, apabila ke depan ada program yang relevan, kami siap mengaplikasikan SEPABLOCK. Produk ini sangat menarik dan memiliki banyak keunggulan,” ujarnya.


Kunjungan tersebut juga diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Kodim 0312/Padang dan PT Semen Padang. Kolaborasi antarlembaga dinilai penting agar berbagai program yang dijalankan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.


Faiq berharap komunikasi dan hubungan kelembagaan yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan. Menurutnya, sinergi yang baik akan membuka lebih banyak peluang kerja sama yang saling mendukung sesuai dengan tugas dan peran masing-masing institusi.


“Mudah-mudahan melalui kunjungan ini, hubungan Kodim 0312/Padang dengan PT Semen Padang semakin baik dan dapat saling memberikan manfaat, baik bagi PT Semen Padang maupun Kodim 0312/Padang,” katanya.


Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Komandan Kodim (Dandim) 0312/Padang Letkol Inf Faiq Fahmi beserta rombongan untuk melihat secara langsung rumah contoh yang dibangun menggunakan teknologi SEPABLOCK.


Idris berharap Kodim 0312/Padang terus memberikan dukungan terhadap PT Semen Padang di tengah ketatnya persaingan industri semen.


“Selain itu, kami juga berharap sinergi yang telah terjalin antara kedua pihak dapat terus diperkuat melalui berbagai bentuk kolaborasi yang memberikan manfaat bersama,” kata Idris. (*)


PADANG,Lintas Media News
 Ketua DPRD Sumatera Barat mendorong agar penguatan ekonomi perempuan mendapat perhatian lebih serius dalam kebijakan pembangunan daerah.

Dukungan tersebut dinilai tidak cukup hanya berupa wacana, tetapi harus diwujudkan melalui program dan penganggaran yang memberikan manfaat nyata.Kata Ketua DPRD Sumbar Muhidi dalam kegiatan peningkatan ekonomi perempuan, Rabu (9/9/2026).

Muhidi menilai, perempuan memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian keluarga sekaligus menjadi bagian dari kekuatan pembangunan daerah. 

Menurutnya, penguatan ekonomi perempuan bukan sekadar mendorong kaum ibu memiliki penghasilan sendiri. Lebih dari itu, perempuan perlu diberikan ruang dan dukungan agar mampu berkontribusi lebih besar terhadap kesejahteraan keluarga.

“Bagaimana ibu-ibu bisa mempunyai ekonomi yang bagus, sehingga bisa memberikan kontribusi dalam keluarga. Di balik suami yang hebat, ada wanita yang hebat,” ujarnya. 

Ia mengungkapkan masih banyak perempuan pelaku usaha di daerah yang memiliki potensi besar, tetapi menghadapi berbagai kendala. Di antaranya keterbatasan akses permodalan, literasi keuangan dan digital yang belum merata, serta kurangnya pelatihan dan pendampingan usaha.

Persoalan lainnya adalah akses pasar dan promosi produk yang masih perlu diperkuat. Pada saat yang sama, banyak perempuan juga harus menjalankan peran ganda, mengurus keluarga sekaligus mengembangkan kegiatan ekonomi. 

Dijelaskan Muhidi, memiliki posisi strategis untuk memastikan pemberdayaan ekonomi perempuan tidak berhenti sebagai program di atas kertas.
Ada tiga fungsi utama DPRD yang dapat digunakan, yakni fungsi legislasi, anggaran dan pengawasan.

Melalui fungsi legislasi Muhidi menjelaskan,DPRD dapat mendorong regulasi daerah yang memberikan ruang dan keberpihakan kepada perempuan, terutama perempuan pelaku usaha.

Dari sisi anggaran menurut Muhidi APBD dapat memberikan dukungan terhadap program peningkatan ekonomi perempuan. Dukungan itu dapat berupa pelatihan keterampilan dan kewirausahaan, bantuan modal serta alat produksi, penguatan literasi keuangan dan digital, hingga fasilitasi promosi serta pemasaran produk.

Pendampingan usaha secara berkelanjutan juga dinilai penting, termasuk memperkuat koperasi dan kelompok usaha perempuan agar mampu berkembang secara mandiri,tidak kalah penting, fungsi pengawasan DPRD harus memastikan program pemberdayaan perempuan yang dijalankan pemerintah benar-benar terlaksana dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Perempuan adalah pilar penting dalam pembangunan ekonomi daerah. Karena itu, kebijakan yang berpihak kepada perempuan harus diwujudkan dalam regulasi, program, dan anggaran yang nyata,” tegasnya.

Peningkatan ekonomi perempuan pada akhirnya dinilai bukan hanya memberikan manfaat bagi perempuan, tetapi juga memperkuat ketahanan keluarga dan turut mendorong perekonomian daerah.

“Peningkatan perekonomian perempuan adalah investasi sosial dan ekonomi bagi masa depan daerah,” pungkasnya.(*/st)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

SMP Negeri 4 Bukittinggi bekerjasama dengan KPU kota Bukittinggi, menyelenggarakan Program Pendidikan Pemilu melalui Sosialisasi Pemilihan Osis (Pemilos) dan pendidikan demokrasi bagi siswa kelas 7 SMP 4 Bukittinggi. Pemilos merupakan salah satu program pendidikan pemilu yang digagas KPU secara berjenjang dengan sasaran pendidikan menengah SLTP dan SLTA. Acara yang diikuti oleh 287 siswa tersebut berlangsung Kamis (10/09) di Aula SMPN 4 Bukittinggi.


Ketua KPU Bukittinggi Satria Putra didampingi  ketua SP3MSDM M. Fauzan Harza, Kasubag Permas dan SDM, Aldho Syafriandre dan Penata Kelola Pemilu Edo Septiadi menyampaikan, salah satu bentuk penerapan penyelenggaraan pemilu di sekolah yaitu dalam pembentukan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS). Pemilos merupakan langkah awal pengenalan pendidikan pemilih kepada siswa di lingkungan pendidikan. Upaya ini dilakukan agar siswa memahami arti penting pelaksanaan pemilu, bahwa satu suara sangat menentukan nasib bangsa Indonesia. 


Dikatakannya bahwa tujuan penerapan penyelenggaraan pemilu di lingkungan pendidikan diantaranya, agar siswa memahami dan menghargai lingkungan hidup serta nilai-nilai moral dalam mengambil keputusan yang tepat. Selain itu juga untuk memperdalam sikap sportif, jujur , bertanggung jawab  dan mampu bekerjasama secara mandiri, berfikir logis dan demokratis. 

Disamping membangun landasan kepribadian yang kuat, dan menghargai HAM dalam kontek kemajuan budaya bangsa, Pemilos juga ditujukan untuk mengembangkan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air serta menghargai budaya dan intelektual. 


Dihadapan siswa, Satria berpesan bahwa, seorang pemimpin yang akan dipilih haruslah orang yang amanah, yakni aktif dan berprestasi, mempunyai visi misi yang jelas, adil, jujur dan bertanggung jawab. Calon tersebut juga harus memiliki niat untuk melayani seluruh masyarakat, dapat menjadi perpanjangan tangan serta dapat bekerja sama. 


Sementara itu, Kepala SMPN 4 Bukittinggi Firman Adhani melalui Waka Kesiswaan Rahmawati, menyampaikan terima kasih atas kesediaan pihak KPU Bukittinggi dalam memberikan sosialisasi pemilu kepada siswa, guru dan warga SMPN 4. Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka mempersiapkan pesta demokrasi Pemilos SMPN 4 Bukittinggi yang akan dilaksanakan pada tanggal 23 September 2026 mendatang. 


Ia berharap melalui sosialisasi tersebut, para siswa sebagai calon yang akan dipilih maupun sebagai pemilih mengerti dan memahami seluruh tahapan yang akan dilaksanakan, sehingga Pemilos SMP 4 nantinya dapat berjalan lancar sesuai aturan dan dapat memilih pemimpin yang tepat (Sandra)


PADANG, Lintasmedia News— Langkah preventif ini digencarkan untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat dari ancaman kejahatan konvensional.

Timsus URC  Polresta Padang menggelar apel hari Kamis 09/9/2026 malam hari untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Fokus utama pengamanan kali ini menyasar aksi balap liar, tawuran antar-remaja, serta bentuk pelanggaran hukum lainnya di wilayah hukum setempat.


Apel kesiapan pasukan yang berlangsung khidmat tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Aria Ashari, Kehadiran jajaran perwira pengendali memastikan seluruh personel memahami pedoman operasional di lapangan secara presisi.


Sebanyak 17 personel gabungan diterjunkan dalam operasi malam itu, disiagakan untuk merespons cepat setiap laporan maupun potensi kerawanan sosial.


Dalam arahannya saat apel pengecekan kekuatan, Iptu Aria Ashari menekankan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap prosedur tugas berdasarkan surat perintah resmi. Ia mengingatkan seluruh personel agar senantiasa mengutamakan keselamatan diri dalam melakukan tindakan kepolisian di lapangan.


Operasi penertiban yang digelar sepanjang malam tersebut membuahkan hasil signifikan dengan diamankannya empat unit kendaraan roda dua. Keempat motor tersebut terjaring razia karena diduga kuat berkaitan dengan aktivitas balap liar yang meresahkan pengguna jalan lain.


Berdasarkan data kepolisian, para pemilik kendaraan yang diamankan merupakan pemuda asal Kabupaten Tanah Datar, yakni M (21), H (21), (20), dan (18). Seluruh barang bukti kendaraan kini telah diamankan di Mapolresta Padang untuk proses pemeriksaan lebih lanjut.


Langkah tegas yang diambil oleh Timsus URC Polresta Padang ini mendapatkan apresiasi positif dari warga Kota Padang yang merindukan situasi kondusif.


Kehadiran aparat kepolisian di titik-titik rawan terbukti mampu meminimalisir ruang gerak kelompok premanisme jalanan dan pelaku aksi ugal-ugalan.


Rangkaian kegiatan patroli dan penindakan ini resmi berakhir pada pukul 05.00 WIB menjelang pagi hari dalam keadaan aman dan terkendali. Polresta Padang berkomitmen untuk terus konsisten menggelar operasi serupa demi menjaga stabilitas keamanan di ibu kota Provinsi Sumatera Barat.



PADANG,Lintas Media News
Ketua DPRD Sumbar Muhidi sampaikan.Mewujudkan sekolah ramah anak bukan sekadar menghadirkan lingkungan belajar yang nyaman. Lebih dari itu, sekolah diharapkan menjadi ruang yang mampu melindungi, mendidik sekaligus membentuk karakter anak agar tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berakhlak dan memiliki kepercayaan diri.

Pesan tersebut disampaikan Ketua DPRD Sumatera Barat Muhidi saat menghadiri Pelatihan Konvensi Hak Anak dalam rangka mewujudkan sekolah ramah anak melalui pemenuhan dan perlindungan hak anak di Padang, Rabu (9/9/2026).

Muhidi mengatakan, perlindungan terhadap anak membutuhkan dukungan dari berbagai pihak. DPRD, menurutnya, memiliki posisi strategis melalui tiga fungsi yang dimiliki, yakni pembentukan peraturan daerah, penganggaran dan pengawasan.

“Dengan tiga fungsi ini, DPRD bisa membantu memastikan anak-anak mendapatkan perlindungan. Kalau memang dibutuhkan aturan baru atau penyempurnaan terhadap aturan yang sudah ada, tentu akan kita tindaklanjuti sesuai masukan yang ada,” ujar Muhidi.

Ia menilai anak merupakan investasi paling berharga bagi keluarga, masyarakat, daerah dan bangsa. Karena itu, perhatian terhadap anak tidak boleh berhenti pada upaya mencegah kekerasan atau memenuhi hak-haknya, tetapi juga harus diarahkan untuk mengembangkan potensi mereka.

“Kita jangan hanya berpikir bagaimana melindungi anak, tetapi juga bagaimana menumbuhkan mereka sehingga menjadi sumber daya manusia yang unggul,” katanya.

Menurut Muhidi, target Indonesia Emas 2045 sangat ditentukan oleh kualitas generasi yang dipersiapkan hari ini. Anak-anak harus dibekali kecerdasan sekaligus karakter, akhlak dan keimanan yang kuat.

Ia menekankan pentingnya menanamkan iman dan tauhid sejak dini sebagai dasar bagi anak dalam menentukan sikap dan mengambil keputusan.

“Kalau iman dan tauhidnya kuat, insyaallah cara berpikirnya akan benar. Ketika cara berpikirnya benar, tindakan yang dilakukan juga akan mengarah kepada hal yang benar,” tuturnya.

Selain itu, Muhidi mendorong pendidikan karakter yang membiasakan anak bersikap jujur, bertanggung jawab dan menghargai orang lain. Menurutnya, karakter yang baik akan membuat anak memiliki kepercayaan dari lingkungan sekaligus mampu menjaga dirinya dalam pergaulan.

Ia juga mengingatkan pentingnya ilmu dan budaya membaca. Literasi, katanya, menjadi bekal penting bagi anak untuk memahami dunia, menghadapi perubahan dan mengembangkan kemampuan dirinya.

“Anak-anak harus kita dorong untuk suka membaca. Ilmu akan menjadi bekal mereka untuk sukses dan menghadapi masa depan,” katanya.

Muhidi berharap seluruh pihak dapat menjadikan sekolah sebagai tempat yang benar-benar ramah bagi anak, sehingga mereka tidak merasa takut atau tertekan ketika berada di lingkungan pendidikan.

“Jadikan sekolah sebagai tempat yang nyaman. Biarkan anak-anak berkembang, mengenali potensinya dan tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Sumatera Barat, Herlin Srihendini, mengatakan pelatihan tersebut menjadi langkah penting untuk menyatukan pemahaman seluruh pihak mengenai pemenuhan hak anak.

Menurutnya, anak-anak memiliki hak yang harus dipenuhi dan dilindungi bersama. Sekolah menjadi salah satu lingkungan penting karena sebagian besar waktu anak dihabiskan dalam proses pendidikan.

“Anak-anak adalah aset yang tidak ternilai harganya. Karena itu, hak mereka harus dipenuhi dan mereka harus mendapatkan perlindungan,” ujar Herlin.

Ia mengatakan berbagai persoalan yang dapat mengganggu tumbuh kembang anak, termasuk perundungan dan kekerasan, harus menjadi perhatian bersama. Upaya pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada sekolah, tetapi membutuhkan keterlibatan orang tua, pemerintah dan masyarakat.

“Sekolah ramah anak harus kita wujudkan secara bersama-sama. Sekolah harus menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi seluruh warga sekolah,” katanya.

Herlin berharap penguatan sekolah ramah anak dapat menjadi bagian dari upaya menyiapkan generasi Sumatera Barat yang mampu berkontribusi positif terhadap pencapaian Indonesia Emas 2045.

“Tujuan kita adalah menyelamatkan generasi yang akan datang, karena merekalah yang nantinya menjadi penerus kita,” tuturnya.

Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemenuhan Hak Anak DP3AP2KB Sumbar, Karyono, mengatakan kegiatan tersebut digelar karena masih ditemukan berbagai persoalan yang terjadi di lingkungan sekolah.

“Kami masih menemukan kasus-kasus yang terjadi di sekolah. Ini menunjukkan bahwa penerapan sekolah ramah anak masih perlu diperkuat,” kata Karyono.

Karena itu, peserta diberikan pendampingan dan pemahaman mengenai hak-hak anak serta bagaimana menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak menjadi sumber tekanan bagi peserta didik.

Karyono berharap peserta dapat mengikuti pelatihan secara aktif dan membawa pengetahuan yang diperoleh untuk diterapkan di sekolah masing-masing.

“Harapan kami, peserta semakin memahami kondisi anak saat ini dan mampu mengenali persoalan yang mereka hadapi. Dengan begitu, sekolah bisa memberikan respons yang tepat dan menciptakan lingkungan yang benar-benar mendukung tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Upaya tersebut diharapkan menjadi langkah bersama untuk menghadirkan sekolah yang bukan hanya tempat menimba ilmu, tetapi juga ruang bagi anak untuk merasa aman, dihargai, didengar dan diberi kesempatan berkembang.(*)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Kota Bukittinggi ditunjuk sebagai salah satu daerah pilot project Perlindungan Sosial Digital (Perlinsos Digital). Program ini merupakan upaya pemerintah mempercepat dan memperbaiki pemutakhiran data perlindungan sosial.


Hal itu disampaikan Kepala Dinas Sosial Kota Bukittinggi, Roza Wahyuni, pada acara sosialisasi Perlinsos Digital (Perlindungan Sosial Digital)di Ruang Rapat Lantai III, Senin (07/09). Kegiatan ini diselenggarakan Pemerintah Kota Bukittinggi melalui Dinas Sosial, diikuti oleh SKPD terkait, BPS, camat dan lurah serta pendamping PKH dan TKSK Kota Bukittinggi. 


Roza Wahyuni, menjelaskan, Perlinsos Digital sebelumnya dilaksanakan di Banyuwangi, kemudian diperluas ke sejumlah kabupaten/kota dan pada awal September 2026 telah mencakup 215 kabupaten/kota. Melalui Perlinsos Digital, masyarakat yang melakukan pemutakhiran data tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui status kelayakannya. 

"Dalam uji coba ini, prosesnya dapat diketahui sekitar 10 menit. Tugas pemerintah daerah adalah mendaftarkan masyarakat sebanyak-banyaknya, tidak terbatas pada desil 1 sampai 5, karena ke depan berbagai program bantuan pemerintah akan menggunakan sistem ini," Ujarnya.


Menurutnya, Perlinsos Digital menjadi langkah untuk mewujudkan data perlindungan sosial yang lebih akurat, dinamis dan sesuai kondisi masyarakat dan 

bukan sekadar digitalisasi layanan. Ia berharap seluruh pihak dapat mendukung pelaksanaannya agar masyarakat yang layak mendapatkan perlindungan sosial dapat terdata dengan baik dan program bantuan pemerintah ke depan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran.


Sementara itu, Plt Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kota Bukittinggi, Efriandi, menyampaikan, Data Perlinsos Digital nantinya menjadi data tunggal yang terintegrasi dengan berbagai program bantuan sosial. Untuk itu diperlukan sinergi RT, RW, lurah, camat, kader, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan, pekerja sosial masyarakat dan seluruh unsur terkait untuk memastikan data masyarakat benar dan lengkap. (Sandra)


 PADANG, Lintasmedia News— Wali Kota Padang Fadly Amran menjadi salah satu pembicara pada event Ideafest 2026, Sabtu 5 Agustus 2026 di JICC Jakarta.


Kegiatan yang diikuti para Penggiat Ekonomi Kreatif itu mengangkat tema “Can Indonesian Food Become a Global Cuisine ?”


Fadly Amran menjelaskan bahwa keragaman kekayaan kuliner dan gastronomi Indonesia sudah semestinya menjadi kekuatan Indonesia di panggung global, tanpa harus kehilangan identitas dan nilai otentiknya.


Di hadapan ratusan audience Ideafest 2026, Fadly Amran menyampaikan Kota Padang sudah menunjukkan bahwa kekuatan culinary telah membawa nama Kota Padang hingga ke panggung global.


“Kuliner Padang sudah menunjukan bisa dikenal di panggung dunia tanpa harus kehilangan identitasnya. Kita bisa menemukan Nasi Padang di Eropa, Amerika, Australia, dan mungkin wilayah lainnya,” ungkap Fadly.


Fadly Amran menambahkan saat ini Kota Padang tengah berjuang meraih rekognisi dari Unesco sebagai Kota Kreatif di sektor Gastronomi.


“Saat ini Kota Padang tengah mengupayakan menjadi bagian dari jejaring kota kreatif dunia sebagai kota gastronomi pada Unesco Creative Cities Network (UCCN), harapan kita dengan rekognisi internasional di sektor gastronomi ini akan menarik banyak kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik untuk lebih mengenal Kota Padang secara lebih komprehensif lagi.” pungkasnya. (***)

PADANG, Lintasmedia News– Kebutuhan terhadap tenaga tukang bangunan yang memiliki keterampilan dalam mengaplikasikan material konstruksi lebih ramah gempa seperti Semen Padang Bata Interlock atau SEPABLOCK terus meningkat, seiring dengan pembangunan hunian tetap (huntap) di berbagai wilayah Sumatera Barat.


Menjawab kebutuhan tersebut, PT Semen Padang kembali menggelar Pelatihan Tukang SEPABLOCK bagi para tukang bangunan di Kota Padang. Sebanyak 36 tukang bangunan dari 12 kelurahan di tiga kecamatan, yang terdiri dari Lubuk Kilangan, Lubuk Begalung, dan Pauh, mengikuti pelatihan yang berlangsung selama empat hari, 8–11 September 2026.


Bertempat di Diklat PT Semen Padang, pelatihan tersebut dibuka oleh Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, Selasa (8/9/2026). Acara pembukaan turut dihadiri Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, serta Kepala Unit Produksi Bata Interlock Presisi (BIP) & Aplikasi PT Semen Padang, Yelmi Arya Putra.


Menghadirkan Guru Besar Departemen Teknik Sipil Universitas Andalas (Unand) Prof. Jafril Tanjung sebagai instruktur pelatihan, para peserta mendapatkan pembekalan teori sekaligus pengetahuan teknis terkait penggunaan dan pemasangan produk SEPABLOCK.


Kepala Unit Komunikasi & Kesekretariatan PT Semen Padang Idris mengatakan, pelatihan tukang SEPABLOCK ini juga mencerminkan kepedulian perusahaan terhadap keberadaan dan pengembangan profesi tukang bangunan yang memiliki posisi strategis dalam industri bahan bangunan.

“Menurut kami, tukang memiliki posisi strategis karena menjadi pihak yang secara langsung mengaplikasikan berbagai produk konstruksi di lapangan. Makanya, pelatihan tukang SEPABLOCK ini merupakan bentuk kepedulian PT Semen Padang terhadap pengembangan profesi tukang bangunan,” kata Idris.


Bagi PT Semen Padang, lanjutnya, tukang bangunan merupakan salah satu ujung tombak dalam penggunaan produk perusahaan, termasuk SEPABLOCK. Karena keterampilan tukang turut menentukan apakah suatu produk konstruksi dapat diaplikasikan secara tepat dan sesuai dengan ketentuan teknis.


“Untuk itu, kami berharap para tukang terus mendukung penggunaan produk-produk PT Semen Padang di tengah ketatnya persaingan industri semen. Dukungan tersebut tentunya akan berjalan beriringan dengan komitmen perusahaan untuk terus memberdayakan dan meningkatkan kemampuan para tukang,” ujarnya.


Sementara itu, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan, pelatihan tukang SEPABLOCK merupakan salah satu wujud komitmen perusahaan dalam menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), terutama pada bidang peningkatan kapasitas dan kemandirian masyarakat.


Menurutnya, program CSR PT Semen Padang tidak hanya diarahkan pada bantuan yang bersifat langsung, tetapi juga kegiatan pemberdayaan yang mampu memberikan manfaat dalam jangka panjang.


“Salah satunya diwujudkan melalui program pemberdayaan berupa Pelatihan Tukang SEPABLOCK. Program ini dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan daya saing para tukang bangunan,” kata Hernes.


Pelatihan kali ini, kata Hernes melanjutkan, merupakan kegiatan kedua yang diselenggarakan Unit CSR PT Semen Padang. Pelatihan pertama dilaksanakan pada 2023 lalu dengan melibatkan 25 peserta. Pada pelaksanaan kedua, jumlah peserta meningkat menjadi 36 orang.


“Selain menjawab kebutuhan tenaga kerja terampil, pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan peluang ekonomi para peserta. Karena tukang yang memiliki kompetensi lebih baik akan mempunyai daya saing lebih tinggi, sekaligus kesempatan lebih luas untuk terlibat dalam berbagai proyek pembangunan,” ujarnya.


Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menambahkan, pelatihan tukang SEPABLOCK ini semakin relevan dengan kebutuhan pembangunan hunian di Sumatera Barat. Karena selain telah digunakan dalam berbagai proyek konstruksi, SEPABLOCK juga dimanfaatkan untuk membangun huntap bagi masyarakat terdampak bencana.


“Tahun ini terdapat lebih dari 1.000 unit huntap yang dibangun di beberapa daerah di Sumatera Barat. Tentunya, kondisi tersebut akan membuka peluang bagi para tukang yang telah memiliki keterampilan memasang SEPABLOCK untuk terlibat dalam pembangunan tersebut,” kata Yelmi.


Pada kesempatan itu, Yelmi juga mengapresiasi kesediaan Prof. Jafril Tanjung menjadi instruktur dalam pelatihan tukang SEPABLOCK. Prof. Jafril, kata Yelmi, merupakan salah seorang akademisi yang sejak awal mendukung pengembangan produk SEPABLOCK oleh PT Semen Padang.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada Prof. Jafril yang telah meluangkan waktu untuk memberikan ilmu kepada para peserta. Beliau merupakan sosok yang sejak awal mendukung pengembangan SEPABLOCK yang dilakukan oleh PT Semen Padang,” ujarnya.


Yelmi menjelaskan, program pelatihan tukang SEPABLOCK tidak hanya diberikan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional PT Semen Padang. Pelatihan serupa juga telah digelar di sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat, serta diperluas ke beberapa wilayah di luar provinsi, termasuk Pulau Jawa dan Ibu Kota Nusantara (IKN).


Perluasan pelatihan tersebut, menurutnya, menunjukkan kebutuhan terhadap tenaga terampil yang mampu mengaplikasikan SEPABLOCK terus berkembang. Oleh sebab itu, para peserta pelatihan ini diharapkan benar-benar menguasai setiap teknik yang diberikan sehingga dapat melakukan pemasangan SEPABLOCK secara tepat di lapangan.


“Melalui pelatihan ini, kami berharap seluruh peserta mampu mengaplikasikan SEPABLOCK dengan benar. Keahlian tersebut sangat dibutuhkan sekali di tengah banyaknya SEPABLOCK digunakan untuk pembangunan hunian tetap di beberapa daerah di Sumatera Barat ini. Jadi, ini peluang bagi semua peserta,” kata Yelmi.


Sementara itu, Prof. Jafril Tanjung dalam pemaparannya menyoroti pentingnya penggunaan material dan sistem konstruksi yang sesuai dengan karakteristik Sumatera Barat sebagai salah satu wilayah rawan gempa. Ia mengatakan, pembangunan rumah di daerah rawan gempa harus memperhatikan aspek keselamatan serta ketahanan bangunan terhadap guncangan.


Menurut Prof. Jafril, SEPABLOCK memiliki karakteristik yang sesuai untuk digunakan pada pembangunan rumah di daerah rawan gempa. Salah satu keunggulannya terletak pada metode pemasangan menyerupai susunan lego. Elemen dinding disusun secara presisi dan saling mengunci sehingga dinilai lebih ramah terhadap guncangan gempa.


Ia menjelaskan, berdasarkan investigasi terhadap sejumlah bangunan yang rusak akibat gempa, dinding menjadi salah satu komponen yang paling sering mengalami kerusakan serius hingga ambruk.


“Dari investigasi terhadap kerusakan bangunan akibat gempa, rata-rata dinding rumah menjadi bagian yang ambruk. Karena itu, material dan sistem pemasangan dinding perlu mendapatkan perhatian serius,” ujarnya.


Prof. Jafril menilai inovasi material serta metode pemasangan dinding merupakan aspek penting dalam pembangunan rumah di wilayah rawan gempa.


“Makanya, SEPABLOCK merupakan solusi yang tepat untuk mendukung pembangunan rumah yang ramah terhadap gempa, terutama di wilayah yang memiliki tingkat kerawanan seperti Sumatera Barat,” katanya. (*)



PADANG (8/9/2026) — Gubernur Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah bersama Bunda Literasi Provinsi Sumbar Harneli Bahar menyambangi stan pameran Semen Padang Bata Interlock (SEPABLOCK) pada Festival Literasi Sumbar 2026, Selasa (8/9/2026).


Festival Literasi Sumbar 2026 yang mengangkat tema “Peranan Literasi dalam Menjaga Alam dan Melestarikan Budaya” tersebut berlangsung di halaman Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat pada Selasa–Kamis, 8–11 September 2026.


Kunjungan Gubernur Mahyeldi ke stan pameran SEPABLOCK menjadi salah satu perhatian dalam rangkaian kegiatan Festival Literasi Sumbar 2026. Di stan pameran tersebut, Mahyeldi terlihat antusias menggali informasi mengenai produk inovasi PT Semen Padang, mulai dari keunggulan, kelebihan, proses pemasangan, hingga pemanfaatannya sebagai material konstruksi untuk pembangunan hunian.


Dengan didampingi Staf Sekretariat & Protokoler PT Semen Padang Fadlan Maulana, Mahyeldi mengamati secara langsung maket instalasi SEPABLOCK sekaligus mendengarkan penjelasan mengenai sistem interlock yang menjadi karakteristik utama produk tersebut. Penjelasan mengenai efisiensi waktu dan biaya pembangunan serta aspek ramah lingkungan SEPABLOCK juga menjadi bagian dari diskusi.


Mahyeldi tampak puas dengan penjelasan yang disampaikan tim SEPABLOCK PT Semen Padang. Kunjungan tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa literasi dalam konteks pembangunan tidak hanya berkaitan dengan kemampuan membaca, tetapi juga bagaimana masyarakat memahami perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan lingkungan di sekitarnya.


Dalam sambutannya saat membuka Festival Literasi Sumbar 2026, Mahyeldi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan, termasuk PT Semen Padang.


“Kami mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang dan pihak-pihak terkait yang telah mendukung kegiatan ini berjalan,” kata Mahyeldi.


Menurutnya, literasi merupakan kemampuan untuk membaca, memahami, mengolah, sekaligus menggunakan informasi yang diperoleh, baik berkaitan dengan ilmu pengetahuan, budaya maupun berbagai hal yang ada di lingkungan sekitar.


Mahyeldi menegaskan, literasi tidak berhenti pada aktivitas membaca. Lebih dari itu, literasi harus mendorong masyarakat untuk memiliki kemampuan memahami informasi dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.


Kehadiran PT Semen Padang melalui stan pameran SEPABLOCK menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memperkenalkan inovasi industri kepada masyarakat dalam ruang yang lebih luas. Tidak sekadar menampilkan produk, stan pameran tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi pengunjung mengenai alternatif material konstruksi yang dikembangkan perusahaan.


Pengunjung dapat melihat maket instalasi SEPABLOCK, menyaksikan tayangan video proses pembangunan rumah menggunakan material tersebut, sekaligus berdiskusi langsung dengan tim teknis PT Semen Padang mengenai karakteristik dan penerapannya.


Antusiasme pengunjung terlihat dari tingginya minat masyarakat yang mendatangi stan untuk mengetahui lebih jauh mengenai SEPABLOCK, terutama terkait cara pemasangan, material penyusun, keunggulan dibandingkan material konvensional, serta contoh penerapannya dalam pembangunan rumah.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan, keikutsertaan perusahaan dalam Festival Literasi Sumbar 2026 merupakan bagian dari komitmen untuk terus mendekatkan inovasi perusahaan kepada masyarakat.


“Alhamdulillah, respons pengunjung sangat positif. Banyak yang penasaran dengan cara pemasangan, bahan baku, hingga keunggulan dibanding bata merah. Ini membuktikan masyarakat semakin terbuka terhadap inovasi konstruksi,” ujar Win.


Menurut Win, kehadiran SEPABLOCK dalam festival literasi juga memiliki makna yang lebih luas. Literasi tidak hanya dipahami sebagai kemampuan membaca dan memahami teks, tetapi juga mencakup kemampuan masyarakat dalam mengenali perkembangan teknologi serta berbagai inovasi yang dapat memberikan manfaat dalam kehidupan.


“Bagi kami, literasi bukan hanya soal membaca buku, tetapi juga literasi teknologi dan inovasi. Melalui SEPABLOCK, kami ingin mengajak masyarakat lebih peka terhadap produk konstruksi yang efisien, ramah lingkungan, dan berkualitas,” jelasnya.


Inovasi SEPABLOCK juga memiliki keterkaitan dengan agenda pembangunan berkelanjutan. Produk tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif material konstruksi dalam mendukung kebutuhan pembangunan hunian yang efisien dan berkualitas.


Win mengatakan, pemanfaatan SEPABLOCK juga sejalan dengan Asta Cita Presiden, khususnya agenda pembangunan infrastruktur dan penyediaan perumahan rakyat yang berkualitas serta berkelanjutan.


“Produk ini mendukung agenda pemerintah dalam menyediakan infrastruktur ramah lingkungan dan efisien. SEPABLOCK adalah kontribusi nyata PT Semen Padang untuk menjawab tantangan pembangunan sekaligus mendukung arah kebijakan nasional,” katanya.


Di tingkat daerah, Win menyebut pemanfaatan SEPABLOCK juga sejalan dengan program unggulan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, terutama dalam sektor perumahan rakyat dan pengembangan kawasan.


“Dengan hadirnya SEPABLOCK, kami optimis bisa mendukung visi Sumbar dalam menyediakan hunian layak bagi masyarakat, sekaligus mendorong tumbuhnya inovasi lokal yang berdaya saing,” tambahnya.


Kepala Unit Produksi BIP & Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menjelaskan, SEPABLOCK dikembangkan sebagai material konstruksi yang menawarkan keunggulan dari sisi kecepatan, efisiensi biaya, estetika, dan ramah lingkungan.


“SEPABLOCK memiliki bentuk presisi, pemasangan lebih cepat, hasil estetik, dan mampu menekan biaya pembangunan hingga 10 persen,” ujar Yelmi.


Untuk rumah tipe 36, pembangunan menggunakan SEPABLOCK dapat diselesaikan sekitar tiga minggu dengan kebutuhan sekitar 4.000 keping SEPABLOCK, 35 zak semen, dan 60 batang besi ukuran 10 milimeter.


Selain efisien, SEPABLOCK tidak melalui proses pembakaran seperti bata merah sehingga lebih ramah lingkungan. Bentuknya yang presisi juga membuat dinding tampak rapi dan dapat digunakan tanpa plester sesuai konsep bangunan. Rongga pada bata turut membantu mengurangi panas yang masuk ke ruangan.


Dari sisi ketahanan, SEPABLOCK telah melalui cyclic atau lateral load test Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) sebagai bagian dari pengujian terhadap beban lateral.


Sementara itu, pengunjung stan Festival Literasi Sumbar 2026, Rima Senditya Gewe dari Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sumbar juga menyatakan ketertarikannya kepada SEPABLOCK. 


"Interlocking block atau SEPABLOCK ini cukup menarik, kalau dilihat dari bentukannya, ini kayaknya lebih hemat biaya dan kita tidak mengeluarkan dana yang lebih banyak daripada menggunakan bata biasa, serta juga lebih kokoh daripada menggunakan bata biasa," katanya.


Rima yang didampingi rekan kerjanya juga menyampaikan, bahwa Dinas Perkimtan Sumbar berencana menggunakan SEPABLOCK ini untuk kegiatan di tahun 2027. "Kalau misalnya nanti lulus di Dokumen Pelaksanaa Anggaran (DPA), SEPABLOCK digunakan untuk kegiatan perbaikan rumah untuk korban bencana. Sekarang sedang diajukan untuk diproses,” kata dia.


Senada dengan Rima, pengunjung lainnya, Busnaidi dari Dinas Sosial Provinsi Sumbar, mengaku tertarik setelah mendapat penjelasan mengenai SEPABLOCK. “Setelah melihat dan mendengarkan penjelasan, menurut saya SEPABLOCK sangat bagus. Kalau nanti membangun rumah, saya berencana menggunakannya,” ujarnya.


Melalui keikutsertaannya dalam Festival Literasi Sumbar 2026, PT Semen Padang tidak hanya memperkenalkan SEPABLOCK sebagai produk inovasi, tetapi juga membuka ruang edukasi publik mengenai perkembangan teknologi konstruksi.


Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan yang lebih efisien, berkualitas, dan berkelanjutan.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.