Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

PADANG, Lintasmedia News - Kepedulian nyata ditunjukkan oleh Kelompok Bantuan Pangan (Banpeng) Kelurahan Mata Air bagi warga lanjut usia dan sakit. Menyadari kondisi fisik penerima yang tidak memungkinkan untuk datang langsung ke lokasi distribusi, petugas memilih untuk turun tangan langsung mengantarkan bantuan ke rumah masing-masing warga. Langkah proaktif ini memastikan bahwa hak warga yang membutuhkan tetap tersalurkan tanpa terkendala jarak maupun kondisi kesehatan.


Aksi jemput bola ini dikoordinasikan langsung oleh Ketua Banpeng Kelurahan Mata Air, Weni Novita, bersama jajaran petugas lapangan. Tim yang bertugas terdiri dari Weni Novita, Ayu Trisna, Riki Imura, Andre, Oktaria, Ami, Tiara, Bunga, Arsel, Lili, serta Dea. Kehadiran para petugas ini disambut dengan rasa syukur dan kebahagiaan mendalam oleh para penerima manfaat di berbagai Rukun Tetangga (RT).


Penyaluran khusus ini menjangkau total dua belas warga yang tersebar di sejumlah titik di Kelurahan Mata Air. Berdasarkan data petugas, penerima bantuan beras tersebut meliputi Yuliar (RT 1 RW 8), Baiyar (RT 4 RW 10), Nurumina Zalukhu (RT 4 RW 10), Zaida Jalun (RT 1 RW 2), dan Afriatun (RT 4 RW 13).


Distribusi door-to-door ini juga mencakup Meilidar (RT 3 RW 1), Army Mr (RT 2 RW 10), Rosnini (RT 3 RW 10), Martida Gozali (RT 3 RW 5), serta Nurbaiyani (RT 2 RW 8). Dua warga lainnya yang turut menerima paket beras hingga ke depan pintu rumah adalah Janibar (RT 1 RW 1) dan Ani Darni (RT 2 RW 1). Seluruh penerima merupakan kelompok rentan yang sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah dan sesama.


Inisiatif pengantaran langsung hingga ke pintu rumah ini lahir dari komitmen kemanusiaan yang dipegang teguh oleh Kelompok Banpeng Kelurahan Mata Air. Para petugas memahami betul bahwa bagi lansia dan warga yang sedang sakit, perjalanan menuju titik pembagian bantuan dapat membebani fisik mereka. Oleh karena itu, pelayanan humanis dikedepankan agar bantuan sosial dapat diterima dengan nyaman dan bermartabat.


Kehadiran para petugas di tengah-tengah warga lansia juga mempererat hubungan emosional antara perangkat kelurahan dan masyarakat. Dalam setiap kunjungan, petugas tidak hanya menyerahkan bantuan beras, tetapi juga meluangkan waktu untuk menyapa dan mendengarkan kondisi kesehatan warga. Pendekatan personal semacam ini memberikan suntikan moril yang berharga bagi para lansia yang kerap merasa kesepian.


Aksi sosial yang konsisten ini diharapkan mampu menginspirasi wilayah lain untuk mengutamakan pelayanan yang inklusif dan berempati tinggi. Pemerintah kelurahan menilai bahwa keberhasilan program bantuan sosial tidak hanya diukur dari tepatnya sasaran kuantitas, tetapi juga dari kemudahan akses bagi warga yang paling lemah. Dengan cara ini, tidak ada satupun warga prioritas yang terabaikan hak dasarnya.


Melalui sinergi yang solid antar anggota tim Banpeng, proses distribusi berjalan lancar tanpa hambatan berarti dari pagi hingga selesai. Seluruh paket beras berhasil mendarat dengan selamat di tangan warga yang berhak di ambang pintu rumah mereka. Senyum dan ucapan terima kasih dari para lansia menjadi apresiasi paling berharga bagi lelahnya langkah para petugas di lapangan.


Ke depan, Kelompok Banpeng Kelurahan Mata Air berkomitmen untuk terus menjaga kualitas pelayanan publik yang berbasis kepedulian sosial ini. Mereka berencana mengevaluasi setiap penyaluran agar pemberian bantuan di masa mendatang bisa semakin responsif terhadap dinamika kebutuhan warga. Semangat melayani dengan hati ini diyakini mampu membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi kesejahteraan warga setempat.


Pihak kelurahan pun mengimbau kepada masyarakat luas untuk senantiasa peduli terhadap kondisi tetangga sekitar, terutama para lansia yang tinggal sendiri atau dalam kondisi sakit. Kepedulian kolektif dari lingkungan tetangga terdekat merupakan lapis pengaman sosial yang sangat efektif untuk melengkapi program bantuan resmi dari pemerintah. Dengan kebersamaan yang terjaga, kualitas hidup masyarakat Kelurahan Mata Air secara keseluruhan dapat terus ditingkatkan dari waktu ke waktu. (AM)


PADANG,Lintas Media News
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Muhidi didampingi Wakil Ketua DPRD Sumbar Evi Yandri Rajo Budiman dan Iqra Chissa memimpin rapat paripurna dengan agenda penyampaian Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2026, Jumat (4/9/2026) di ruangan sidang utama DPRD Sumbar.

Dari pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, rapat paripurna dihadiri langsung oleh Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi.

Ketua DPRD Sumbar Muhidi dalam sambutannya mengatakan. Penyampaian nota pengantar Ranperda Perubahan APBD 2026 menjadi bagian penting dalam rangkaian pembahasan perubahan anggaran daerah. 

Melalui agenda tersebut, Pemprov Sumbar menyampaikan penjelasan mengenai arah dan kebijakan perubahan APBD 2026 yang selanjutnya akan dibahas bersama DPRD.

"Pembahasan Ranperda Perubahan APBD nantinya menjadi salah satu tahapan dalam menentukan penyesuaian program, kegiatan, pendapatan, serta belanja daerah sesuai dengan perkembangan dan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Sumatera Barat," kata Muhidi.
Muhidi menyampaikan, penyusunan Perubahan APBD 2026 berpedoman pada ketentuan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 14 Tahun 2025 serta KUA dan Perubahan PPAS yang telah disepakati bersama pemerintah daerah dan DPRD pada 14 Agustus 2026 lalu.

Menurutnya, perubahan APBD merupakan bagian dari penyesuaian kebijakan anggaran terhadap perkembangan ekonomi dan kebutuhan pembangunan yang dinamis sepanjang tahun, termasuk kebutuhan penanganan dampak bencana, pergeseran anggaran, penggunaan saldo anggaran lebih (SiLPA), serta penyesuaian transfer ke daerah.

“Perubahan APBD ini kita susun dengan mempertimbangkan berbagai dinamika yang terjadi sepanjang tahun, sehingga kebijakan anggaran dapat tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat sekaligus menjaga kesinambungan pembangunan,” ujar Muhidi.

Berdasarkan nota pengantar yang disampaikan gubernur, pendapatan daerah pada Perubahan APBD 2026 ditargetkan sebesar Rp6,610 triliun, meningkat sekitar Rp315,84 miliar dibandingkan target APBD 2026 sebesar Rp6,294 triliun.Sebut Muhidi.

Di sisi lain, belanja daerah direncanakan mencapai Rp6,979 triliun, atau mengalami peningkatan sekitar Rp570 miliar dari anggaran sebelumnya.

Muhidi menilai kondisi tersebut membutuhkan pembahasan serius antara DPRD dan pemerintah, dan fraksi DPRD Sumbar diharapkan dapat memberikan pandangan sekaligus menawarkan solusi untuk menutup defisit tersebut.

“Pandangan Umum Fraksi-Fraksi diharapkan dapat memberikan solusi terkait strategi dan upaya menutup defisit anggaran yang cukup besar, baik melalui optimalisasi pendapatan daerah maupun rasionalisasi dan efektivitas belanja daerah,” kata Muhidi.

Selain persoalan defisit, perubahan APBD 2026 harus mengakomodasi sejumlah kewajiban yang belum terselesaikan. Di antaranya kegiatan tahun 2025 yang penyelesaiannya melewati tahun anggaran, utang belanja atau pekerjaan yang harus dibayarkan pada 2026, serta pekerjaan yang telah memiliki Berita Acara Serah Terima (BAST) namun belum dibayarkan pada 2025.

Pemerintah daerah juga harus memperhitungkan kewajiban pembayaran utang bagi hasil pajak kepada pemerintah kabupaten dan kota di Sumatera Barat.

Kondisi ini membuat pembahasan Perubahan APBD 2026 diperkirakan menjadi salah satu agenda penting DPRD Sumbar. Pemerintah daerah dituntut mencari sumber pendapatan yang lebih optimal sekaligus memastikan belanja benar-benar diarahkan untuk kebutuhan prioritas masyarakat.

Muhidi menegaskan, setelah nota pengantar Perubahan APBD disampaikan, tahapan berikutnya adalah penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD Sumbar. 

"Dari proses tersebut diharapkan muncul langkah konkret untuk menjaga keseimbangan fiskal daerah sekaligus memastikan program pembangunan tetap berjalan," ujarnya.

Sementara,Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan, dalam Rancangan Perubahan APBD 2026, pendapatan daerah diproyeksikan mencapai Rp6,61 triliun lebih. Sementara belanja daerah direncanakan sebesar Rp6,97 triliun lebih.

Selisih antara pendapatan dan belanja tersebut menyebabkan kapasitas fiskal daerah berada dalam kondisi defisit sebesar Rp369,23 miliar lebih.

Menurut Mahyeldi, defisit tersebut akan ditutup melalui pembiayaan netto sebesar Rp192,66 miliar lebih. Namun, angka tersebut belum mampu menutup keseluruhan defisit yang terjadi.

“Penerimaan pembiayaan bersumber dari SiLPA tahun sebelumnya sebesar Rp284,66 miliar lebih, yang merupakan hasil audit BPK RI atas LKPD Tahun 2025,” ujar Mahyeldi.

Sementara pengeluaran pembiayaan dialokasikan sebesar Rp92 miliar untuk penyertaan modal daerah. Dengan komposisi tersebut, pemerintah daerah masih menghadapi selisih pembiayaan yang perlu menjadi perhatian dalam pembahasan Perubahan APBD 2026.(st)





 

Pasbar,Lintas Media News Com.


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat. Kegiatan tersebut dipusatkan di Masjid Agung Baitul Ilmi Pasaman Barat, Kamis 3/9.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dihadiri Bupati Pasaman Barat Yulianto, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan ), para asisten, staf ahli, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur BUMN dan BUMD, serta jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat.


Dalam sambutannya, Bupati Yulianto mengajak seluruh ASN menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, melakukan introspeksi diri, serta meneladani akhlak dan kepemimpinan Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari maupun pelaksanaan tugas pemerintahan.


Menurutnya, peringatan Maulid Nabi tidak hanya sebatas kegiatan seremonial yang dilaksanakan setiap tahun, tetapi harus mampu menjadi sarana untuk memperbaiki diri dan memperkuat semangat dalam menjalani kehidupan.


Ini bukan sekadar acara tahunan. Namun, menjadi momentum bagi kita untuk membersihkan diri dan menjadi penyemangat dalam kehidupan sehari-hari.


Bupati menegaskan, ASN memiliki peran penting sebagai pelayan masyarakat sehingga harus mampu menjaga sikap dan perilaku, baik dalam menjalankan tugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW, seperti kejujuran, kesederhanaan, kepedulian, persaudaraan dan saling menghargai, diharapkan dapat diterapkan dalam pelaksanaan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.


Ia juga mengingatkan ASN yang diberikan amanah menduduki jabatan agar tetap rendah hati dan mampu membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.


Kepada ASN yang memiliki jabatan, hendaknya tetap mempunyai rasa rendah hati dan bisa bergaul di tengah masyarakat.


Pada kesempatan itu, Bupati Yulianto turut mengajak seluruh masyarakat Pasaman Barat untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, terutama menjelang pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari .


Ia berharap seluruh tahapan Pilwana dapat berlangsung aman, tertib dan damai dengan mengedepankan semangat badunsanak. Perbedaan pilihan dalam demokrasi, katanya, merupakan hal yang wajar dan tidak boleh menjadi penyebab rusaknya hubungan persaudaraan di tengah masyarakat.


Kepada Pilwana, mari kita jadikan Pilwana badunsanak, menjaga kerukunan, menjaga persatuan dan kesatuan.


Bupati juga meminta peran aktif niniak mamak, tokoh agama, tokoh masyarakat, para calon dan seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif selama pelaksanaan Pilwana.


Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat diwujudkan oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat.


Pemerintah daerah tidak bisa bekerja tanpa dukungan dari semua pihak, termasuk niniak mamak dan masyarakat,” ujarnya.


Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut diisi dengan tausiah agama yang disampaikan Buya Drs. H. Diflaizar dari Padang.


Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Bukittinggi dipercaya sebagai tuan rumah pelaksanaan Wirakarya Jambore Kader PKK ke-XXII dan HKG PKK ke-54 tingkat Provinsi Sumatra Barat tahun 2026. Kegiatan dilaksanakan di Istana Bung Hatta Kota Bukittinggi, Rabu (02/09).

Kegiatan ini mengangkat tema "Bersinergi, Berprestasi dan Menginspirasi Melalui 10 Program Pokok PKK Membangun Keluarga Berkualitas Menuju Indonesia Emas 2045". Kegiatan yang berlangsung pada 1 hingga 3 September 2026, diikuti oleh TP PKK dari 19 kabupaten/kota se-Sumatera Barat. Hal itu dikemukakan Ketua Pelaksana Jambore Kader PKK Tingkat Provinsi Sumatera Barat Tahun 2026, Ny. Arymbi Ari. 

Kegiatan dimulai dengan penandatanganan MoU PKK dengan BNNP Sumatera Barat,  penyerahan penghargaan Piagam Adhi Bhakti Tingkat Pertama, Madya dan Utama, bantuan sosial bagi 100 kader PKK dan masyarakat kurang mampu yang berkolaborasi dengan Baznas Sumbar, serta berbagai perlombaan dan kegiatan edukatif.

"Selain perlombaan defile, paduan suara, cerdas cermat, Cakap Gelari Pelangi, kampanye pengelolaan sampah, bermain peran STBM, senam bersama dan outbound, kegiatan juga diisi penyuluhan kesehatan, sosialisasi keamanan pangan, kajian keagamaan dan muhasabah. Bazar UP2K PKK dan UMKM," jelasnya.

Sementara itu, Staf Ahli TP PKK Provinsi Sumbar, Ny. Dianita Maulin Vasko, membacakan sejarah singkat Gerakan PKK yang bermula dari Seminar Home Economic di Bogor tahun 1957, kemudian berkembang menjadi Pendidikan Kesejahteraan Keluarga pada 1961. Gerakan PKK selanjutnya berkembang secara nasional dan pada 1984 disempurnakan menjadi Gerakan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.

Ia mengatakan, Selama lebih dari setengah abad, PKK terus menjadi gerakan sosial kemasyarakatan dan mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.Gerakan PKK berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dengan tujuan mewujudkan keluarga sehat, sejahtera, mandiri, dan berkepribadian dalam budaya bangsa melalui 10 Program Pokok PKK.  (Sandra)

Bukittinggi, Lintasmedianews.com
Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, membuka secara resmi Grand Re-Activation Program Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok yang diinisiasi oleh Tim Pelaksana PPK Ormawa (Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan) Universitas Negeri Padang (UNP). Kegiatan  berlangsung di kawasan Tabiang Barasok, Minggu (30/08)

Pembina PPK Ormawa UPKK UNP, Siti Hajar Thaitami, menjelaskan, Grand Re-Activation Program Kampung Wisata Tapian Tabiang Barasok merupakan bagian dari kegiatan PPK Ormawa UPKK UNP yang dilaksanakan selama kurang lebih dua bulan. Kegiatan bersama masyarakat dan Pokdarwis meliputi revitalisasi kawasan, penguatan kelembagaan, pelatihan kebencanaan, pelatihan pelayanan dan penyambutan wisatawan, pembuatan website dan konten kreatif serta pelatihan pengelolaan arus kas.

"Kami berharap apa yang telah dilakukan dapat terus dilanjutkan oleh Pokdarwis bersama masyarakat, sehingga kawasan ini tetap terawat, terus berkembangdan semakin banyak dikunjungi wisatawan," ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan 
UNP, Refnaldi, menyampaikan, program PPK Ormawa tahun ini memilih Tabiang Barasok sebagai lokasi untuk mengembangkan dan menata kawasan wisata yang sebelumnya terbengkalai. Program tersebut menjadi bagian dari upaya menghidupkan kembali potensi wisata Tabiang Barasok.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, memberikan apresiasi kepada Universitas Negeri Padang (UNP) melalui PPK Ormawa UPKK UNP yang telah berupaya melakukan reaktivasi objek wisata Tabiang Barasok. Upaya tersebut menjadi bagian dari kolaborasi dalam pengembangan potensi pariwisata di Kota Bukittinggi.

"Atas nama Pemko Bukittinggi, kami menyampaikan apresiasi atas upaya bersama dalam reaktivasi objek wisata Tapian Tabiang Barasok, khususnya kepada UNP beserta jajaran dan mahasiswa PPK Ormawa yang telah bekerja keras membersamai Pokdarwis Tabiang Barasok untuk berbenah," ungkapnya. (*)



 
Pasbar,Lintas Media News Com.
Ajang bela diri bergengsi The Arena Of Maestro X Andalas Open Karate Championship 2026 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Padang (UNP), pada 28–30 Agustus 2026, sukses mempertemukan tak kurang dari 1.200 atlet dari berbagai Provinsi, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan. Persaingan berlangsung sangat ketat dan penuh sportivitas tinggi.
 
Di tengah kompetisi yang luar biasa padat tersebut, Kontingen Pasbar Fighter Karate Club tampil membanggakan dan berhasil membawa pulang 3 Medali Emas, 1 Medali Perak, dan 2 Medali Perunggu. Prestasi ini semakin berharga mengingat tingkat persaingan yang sangat ketat antar peserta dari lima Provinsi berbeda.

 Ketiga medali emas seluruhnya disumbangkan oleh atlet unggulan Dojo KPC Pasbar yang tampil dominan dan tak terkalahkan di kategori masing-masing adalah Aulia Haziz, Pelajar SMP 1 Pasaman Barat, meraih Medali Emas pada kategori Komite Kadet 70 Kg Putra, tampil tenang dan penuh strategi, Aulia mengungguli lawan-lawannya dari berbagai daerah,juga Bilhan Alwista, Pelajar Annajiya Pasaman Barat, meraih Medali Emas pada kategori Komite Pra Pemula 35 Kg Putra. Ketangkasan dan semangat juang yang tinggi menjadi kunci kesuksesan Bilhan meraih juara pertama.

Tak hanya itu Agung Relil Pratama ,Guru Olahraga SD 15 Sungai Aur, meraih Medali Emas pada kategori Komite Veteran -67 Kg Putra. Pengalaman, ketekunan, dan teknik yang matang membuat Agung tampil dominan di setiap pertandingannya
 
Selain tiga emas, Dojo Fighter Behind the House kontingen juga menambah 
Medali  Perunggu pada 1. 𝐾𝑎𝑡𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑒𝑔𝑢 𝑗𝑢𝑛𝑖𝑜𝑟 𝑝𝑢𝑡𝑟𝑖,𝐴𝑡𝑎𝑠 𝑛𝑎𝑚𝑎 :𝑛𝑖𝑟𝑖𝑦𝑢 𝑏𝑎𝑙𝑞𝑖𝑠 𝑎𝑙𝑓𝑎𝑟𝑜𝑧𝑖
𝑄𝑢𝑒𝑒𝑛𝑠𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑦𝑦𝑎 𝑜𝑐𝑡𝑎𝑛𝑡𝑎 𝑉𝑖𝑏𝑟𝑖𝑙 𝐴𝑡ℎ𝑎𝑦𝑎 ℎ𝑎𝑓𝑖𝑧ℎ𝑎 𝑘ℎ𝑎𝑖𝑟𝑎𝑛𝑖,
2.  𝑘𝑎𝑡𝑎 𝑝𝑒𝑟 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝐶𝑎𝑑𝑒𝑡 𝑝𝑢𝑡𝑟𝑖 Atas nama : 𝑄𝑢𝑒𝑒𝑛𝑠𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑦𝑦𝑎 𝑜𝑐𝑡𝑎𝑛𝑡𝑎 𝑣𝑖𝑏𝑟𝑖𝑙 
Dan medali perak ,1. .𝑘𝑢𝑚𝑖𝑡𝑒 -48 𝑗𝑢𝑛𝑖𝑜𝑟 𝑝𝑢𝑡𝑟𝑖 Atas nama 𝑅𝑖𝑘𝑎 𝑟𝑎ℎ𝑖𝑚 melengkapi keberhasilan tim secara keseluruhan di kejuaraan tingkat antar Provinsi ini.
 
 Aton Kanoha Ketua Kontingen Pasbar Fighter Karate Club yang didampingi Mulyadi mengatakan bangga dan memberikan Apresiasi dan harapan  mendalam ,atas capaian para atlet. Bersaing di hadapan 1.200 atlet dari lima provinsi bukan hal mudah. Hasil ini adalah bukti kerja keras, kedisiplinan, dan dukungan semua pihak ,orang tua, pelatih, serta masyarakat Kabupaten Pasaman Barat. Semoga prestasi ini terus memotivasi generasi muda untuk berprestasi dan menjunjung tinggi nilai sportivitas, sebutnya.
 
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan bela diri, tetapi juga mempererat persaudaraan antar atlet lintas provinsi. Diharapkan capaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di kejuaraan mendatang, serta semakin mengharumkan nama Kabupaten Pasaman Barat di tingkat Wilayah dan Nasional.(*)
 

 
 

PADANG,Lintas Media News
Kondisi kualitas udara di Kota Padang yang menurun akibat kabut asap mendapat perhatian dari Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Nanda Satria. Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi udara belum kembali normal.

Nanda Satria mengatakan, kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Kota Padang diduga kuat merupakan dampak asap kiriman dari kebakaran hutan dan lahan yang terjadi di sejumlah wilayah provinsi tetangga. Kondisi tersebut menyebabkan kualitas udara di Padang ikut terdampak.

“Kita harus melihat kondisi ini sebagai persoalan kesehatan masyarakat. Ketika kualitas udara menurun dan kabut asap semakin terasa, masyarakat harus mengurangi aktivitas di luar rumah, terutama aktivitas yang tidak terlalu mendesak,” ujar Nanda Satria.

Ia meminta masyarakat, khususnya anak-anak, lansia, serta warga yang memiliki sensitivitas terhadap kualitas udara, untuk lebih berhati-hati. Aktivitas di luar ruangan sebaiknya dikurangi sampai kondisi udara membaik. Selain membatasi aktivitas di luar rumah.

Nanda juga mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi makanan sehat, bergizi, serta mencukupi kebutuhan cairan.

“Di tengah kondisi seperti ini, menjaga kesehatan sangat penting. Konsumsi makanan bergizi dan sehat, cukup minum, serta istirahat yang cukup. Jangan sampai kondisi udara yang buruk kemudian menimbulkan masalah kesehatan baru,” katanya.

Dorong WFH bagi ASN Pemprov Sumbar
Untuk mengurangi paparan masyarakat terhadap udara yang tidak sehat, Nanda Satria juga meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mempertimbangkan penerapan Work From Home (WFH) bagi pegawai di lingkungan Pemprov Sumbar apabila kondisi kualitas udara terus memburuk.

Menurutnya, kebijakan tersebut dapat menjadi salah satu langkah mitigasi sementara sekaligus mengurangi mobilitas masyarakat di tengah kondisi kabut asap.

“Kita meminta Pemprov mempertimbangkan WFH bagi pegawai jika kondisi udara memang sudah tidak sehat. Ini bukan soal mengurangi pelayanan publik, tetapi bagian dari upaya melindungi kesehatan pegawai dan masyarakat,” tegasnya.

Sekolah Diminta Pertimbangkan Pembelajaran Daring

Nanda Satria juga meminta pemerintah melalui instansi terkait mempertimbangkan pelaksanaan pembelajaran secara daring apabila kualitas udara di Padang dan daerah terdampak berada pada kondisi yang tidak aman bagi aktivitas anak-anak di luar ruangan.

“Anak-anak harus menjadi perhatian utama. Jika kondisi udara tidak memungkinkan untuk kegiatan belajar di sekolah, maka pembelajaran daring dapat menjadi alternatif sementara sampai kualitas udara kembali membaik,” ujarnya.

Ia menegaskan, langkah tersebut harus dilakukan berdasarkan pemantauan kualitas udara dan koordinasi pemerintah daerah bersama instansi terkait.

Nanda berharap pemerintah terus melakukan pemantauan kualitas udara secara berkala serta mengambil langkah cepat apabila kondisi semakin memburuk.

“Yang paling penting sekarang adalah keselamatan dan kesehatan masyarakat. Kita berharap kondisi kabut asap ini segera berlalu dan kualitas udara di Sumatera Barat, khususnya Kota Padang, kembali normal,”. Nanda Satria juga menyampaikan untuk pemerintah kabupaten/kota di Sumbar yang terkena dampak kabut asap juga melaksanakan hal tersebut. Tutup Nanda. (*)

Sumbar, Lintasmedia News— Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke kantor media siber Langgam.id Jl. Batang Naras No. 4, Alai Parak Kopi,

Kecamatan Padang Utara,

Kota Padang, Kamis (3/9/2026).


Kedatangan pejabat utama Polda Sumbar tersebut disambut langsung oleh Pemimpin Redaksi (Pimred) Langgam.id, Andri El Faruqi, Redaktur Irwanda Saputra beserta jajaran redaksi.


Pertemuan yang berlangsung dalam suasana akrab dan penuh kekeluargaan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi strategis antara institusi Kepolisian dengan media massa, khususnya media siber yang menjadi salah satu rujukan utama masyarakat Sumatera Barat.


Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Susmelawati Rosya menekankan pentingnya peran media massa sebagai mitra strategis Polri dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, serta mengedukasi publik.


Menurutnya, kerja sama yang solid dengan insan pers sangat krusial dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif di wilayah Sumbar.


"Media siber memiliki peran yang sangat strategis dan kecepatan penyebaran informasi yang luar biasa di era digital ini. Oleh karena itu, silaturahmi ini kami harapkan dapat semakin mempererat komunikasi dan koordinasi yang telah terjalin baik antara Polda Sumbar dan Langgam.id," ujar Susmelawati.


Ia juga menambahkan bahwa pihak kepolisian terbuka terhadap kritik konstruktif serta masukan dari media, demi meningkatkan kualitas pelayanan publik dan transparansi institusi Polri kepada masyarakat.


"Kami tidak bisa bekerja sendiri dalam merawat keamanan dan menyampaikan edukasi hukum kepada masyarakat. Sinergi dengan media seperti Langgam.id adalah kunci utama untuk menangkal arus informasi yang salah atau hoaks, sekaligus menciptakan ruang publik yang sehat dan mencerahkan," tambahnya.


Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Pemimpin Redaksi Langgam.id, Andri El Faruqi, menyambut baik kunjungan Kabid Humas Polda Sumbar beserta rombongan di kantor redaksi mereka. Andri mengapresiasi langkah proaktif Polda Sumbar yang terus membangun komunikasi harmonis dengan kalangan jurnalis dan pengelola media siber di daerah.


Andri menyatakan komitmen Langgam.id untuk terus mendukung penyebaran informasi yang objektif, berimbang, serta menjunjung tinggi kode etik jurnalistik dalam mengawal berbagai isu publik, termasuk isu-isu keamanan dan penegakan hukum di Sumatera Barat.


"Kami menyambut baik kunjungan ini. Sebagai media siber berbasis lokal, Langgam.id berkomitmen untuk terus menjadi mitra kritis sekaligus mitra strategis bagi Polda Sumbar dalam menyajikan informasi yang mencerdaskan dan mencerahkan masyarakat," pungkas Andri.


Pertemuan silaturahmi tersebut ditutup dengan diskusi interaktif terkait perkembangan lanskap media digital dan foto bersama antara jajaran Bidhumas Polda Sumbar dan kru redaksi Langgam.id.(*)

 

Pasbar,Lintas Media News Com. 


Bupati Pasaman Barat Yulianto bersama Wakil Bupati M. Ihpan mengunjungi Kantor Kejaksaan Negeri Pasaman Barat, Rabu 2/9 dalam rangka memperingati Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum.


Dalam kunjungan tersebut, Bupati Yulianto dan Wakil Bupati M. Ihpan didampingi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Pasaman Barat Yosmar Divia. Rombongan disambut langsung Kepala Kejaksaan Negeri Pasaman Barat Tjut Zevira Nofani beserta jajaran di ruang kerjanya.


Selain menyampaikan ucapan selamat Harlah ke-81 Kejaksaan RI, pertemuan tersebut juga menjadi momentum silaturahmi dan koordinasi untuk memperkuat sinergi dalam mendukung pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Pasaman Barat.


Bupati Yulianto menyampaikan apresiasi atas peran Kejaksaan Republik Indonesia dalam penegakan hukum dan menjaga kepercayaan masyarakat melalui kerja yang profesional dan berintegritas.


Hari Lahir ke-81 Kejaksaan Republik Indonesia. Semoga Kejaksaan terus menguatkan kepercayaan publik melalui penegakan hukum yang berintegritas. Teruslah berkarya untuk bangsa dan bersama-sama mewujudkan Indonesia Emas 2045.


Pasbar, Lintas Media News Com
Sekretaris Daerah Pasaman Barat, Doddy San Ismail, resmi dikukuhkan sebagai Ketua HKTI Kabupaten Pasaman Barat periode 2026-2031. Pengukuhan dilakukan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) HKTI bersama Dewan Pimpinan Daerah HKTI Sumatera Barat di Aula Kantor Gubernur Sumatera Barat, Selasa (1/9). Pengukuhan tersebut merupakan bagian dari agenda pengukuhan serentak pengurus HKTI kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Kegiatan dihadiri Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy, jajaran DPN dan DPD HKTI Sumatera Barat, serta pengurus HKTI kabupaten/kota se-Sumatera Barat.

Dengan pengukuhan ini, Doddy San Ismail bersama jajaran pengurus resmi mendapat mandat untuk menjalankan roda organisasi selama lima tahun ke depan.

Sekda Doddy San Ismail menegaskan, Pemkab Pasaman Barat menaruh harapan besar kepada kepengurusan baru HKTI untuk memperkuat peran organisasi dalam memperjuangkan aspirasi petani. Pasaman Barat memiliki potensi besar di sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi penopang utama perekonomian daerah.

“Keberadaan HKTI diharapkan menjadi wadah strategis untuk memperkuat kelembagaan petani, menyalurkan aspirasi, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sektor pertanian dan Perkebunan.” jelasnya.

HKTI juga diharapkan membangun sinergi dengan Pemkab Pasaman Barat, kelompok tani, pelaku usaha, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menghadapi tantangan pertanian, mulai dari peningkatan produksi, pemasaran, akses permodalan, hingga pemanfaatan teknologi.

"HKTI dapat berperan dalam mendorong inovasi, meningkatkan kapasitas sumber daya manusia petani, serta memperkuat daya saing produk pertanian dan perkebunan," ujar Doddy.

Doddy menekankan, kepengurusan HKTI Pasaman Barat periode 2026-2031 tidak hanya menjalankan fungsi organisasi, tetapi harus menghadirkan program dan kontribusi nyata bagi pembangunan sektor pertanian serta peningkatan kesejahteraan petani.

Pengukuhan pengurus HKTI kabupaten/kota se-Sumatera Barat ini menjadi momentum konsolidasi organisasi hingga ke daerah. Dengan kepengurusan yang telah dikukuhkan, HKTI diharapkan mampu menyusun program kerja yang selaras dengan kebutuhan petani dan arah pembangunan pertanian di Sumatera Barat, khususnya di Kabupaten Pasaman Barat.(*)

Padang,Lintas Media News
DPRD Kota Padang gelar rapat paripurna penyampaian pendapat akhir fraksi- Fraksi tentang pajak dan retribusi daerah di ruangan sidang utama DPRD kota Padang.Senin (31/8/2026).

Dalam penyampaian fraksi tersebut,
Fraksi PDIP-PPP melalui juru bicara fraksinya Drs. Wismar Panjaitan, M. Pd.
menyambut baik dan sepenuhnya mendukung dihapuskannya sejumlah item retribusi yang bersifat administratif murni pada pelayanan di RSUD Dr. Rasidin. 

"Antara lain biaya cetak ulang hasil rontgen dan biaya dispensing/pelayanan resep rawat jalan, sebagaimana amanat pasal 28 peraturan pemerintah nomor 35 tahun 2023," jelasnya. 

Dikatakannya, langkah ini secara langsung meringankan beban masyarakat, khususnya pasien dan keluarga pasien yang tengah menghadapi kesulitan kesehatan.

Namun demikian, tegasnya, Fraksi PDIP-PPP dengan tegas meminta agar penghapusan pungutan tersebut benar-benar dilaksanakan secara nyata dan tidak dialihkan atau disamarkan ke dalam pos layanan lain dengan nomenklatur berbeda, sehingga esensi keberpihakan kepada masyarakat tidak sekadar bersifat administratif di atas kertas.

Penyempurnaan skema tarif faktor pelayanan kefarmasian

Fraksi PDIP-PPP, katanya lagi, mendukung perubahan skema faktor pelayanan kefarmasian dari sistem persentase menjadi nominal rupiah yang pasti, sebagaimana diamanatkan pasal 58 ayat (3) peraturan pemerintah nomor 35 tahun 2023. 

"Skema persentase yang digantikan berpotensi menimbulkan disparitas beban biaya yang signifikan antarpasien tergantung nilai obat yang digunakan, sehingga kurang mencerminkan asas kepatutan dan keadilan," ujarnya. 

Fraksi PDIP-PPP meminta agar penetapan besaran nominal rupiah pada masing-masing rentang harga obat dilakukan dengan mempertimbangkan secara saksama daya beli dan kemampuan ekonomi masyarakat kota Padang.

"Khususnya bagi pasien yang tidak tercakup dalam skema jaminan kesehatan nasional, agar kebijakan ini benar-benar membantu meringankan masyarakat," pungkasnya. (*) 


 

PAYAKUMBUH, Lintasmedia News– Suasana berbeda terlihat di halaman Mapolres Payakumbuh usai pelaksanaan apel pagi, Selasa (1/9/2026). Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta, S.I.K., M.H., bersama jajaran Pejabat Utama Polres Payakumbuh memberikan ucapan selamat Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Polisi Wanita (Polwan) Republik Indonesia kepada seluruh personel Polwan Polres Payakumbuh.


Momen tersebut berlangsung sederhana namun penuh kehangatan. Satu per satu personel Polwan mendapat ucapan selamat dari Kapolres dan Pejabat Utama atas dedikasi serta pengabdian yang telah diberikan dalam menjalankan tugas sebagai anggota Polri.


Selain ucapan selamat, dalam kesempatan yang sama itu Kapolres Payakumbuh AKBP Irwan Andeta sekaligus berikan apresiasi kepada seluruh personel Polwan yang selama ini telah mengambil peran penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.


“Selamat HUT ke-78 Polwan Republik Indonesia. Terima kasih atas pengabdian, dedikasi dan loyalitas rekan-rekan semua. Teruslah menjadi Polwan yang profesional, humanis dan mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Kapolres.


Menurutnya, keberadaan Polwan memiliki nilai strategis dalam membangun kedekatan antara Polri dengan masyarakat. Sikap ramah, empati dan kemampuan berkomunikasi yang baik harus terus dipertahankan, tanpa mengurangi ketegasan dan profesionalitas dalam menjalankan tugas.


Kapolres juga berpesan agar momentum HUT ke-78 Polwan tidak hanya dimaknai sebagai perayaan, namun menjadi pengingat bagi setiap personel untuk terus meningkatkan kualitas diri.


“Jadikan momentum ini untuk terus belajar, meningkatkan kemampuan dan menjaga integritas. Jangan pernah berhenti memberikan yang terbaik. Jadilah sosok Polwan yang ketika hadir di tengah masyarakat mampu memberikan rasa aman, nyaman dan membawa solusi,” pesan AKBP Irwan Andeta.


Ia juga mengingatkan agar para personel Polwan tetap menjaga keseimbangan antara tugas kedinasan, tanggung jawab sebagai anggota keluarga maupun sebagai bagian dari masyarakat.


“Menjadi Polwan bukan hanya tentang seragam dan pangkat. Ada nama baik institusi yang kita bawa, ada harapan masyarakat yang harus kita jawab, dan ada keluarga yang juga menanti kita pulang dengan selamat,” ungkapnya.


Kapolres berharap seluruh personel Polwan Polres Payakumbuh dapat terus menunjukkan semangat pengabdian dengan bekerja secara tulus, disiplin dan penuh tanggung jawab.


“Teruslah menjadi perempuan-perempuan tangguh yang bekerja dengan hati. Tetap rendah hati ketika dipuji, tetap kuat ketika menghadapi tantangan dan tetap humanis dalam setiap pelayanan. Semoga Polwan Polres Payakumbuh semakin solid, semakin profesional dan semakin dicintai masyarakat,” tutup Kapolres.


Peringatan HUT ke-78 Polwan tahun 2026 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh personel Polwan dalam memberikan kontribusi nyata bagi institusi Polri dan masyarakat, sejalan dengan semangat Polwan untuk terus hadir, melayani dan mengabdi dengan sepenuh hati.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.