Pasbar,Lintas Media News Com.
Ajang bela diri bergengsi The Arena Of Maestro X Andalas Open Karate Championship 2026 yang berlangsung di GOR Universitas Negeri Padang (UNP), pada 28–30 Agustus 2026, sukses mempertemukan tak kurang dari 1.200 atlet dari berbagai Provinsi, yaitu Sumatera Barat, Sumatera Utara, Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan. Persaingan berlangsung sangat ketat dan penuh sportivitas tinggi.
Di tengah kompetisi yang luar biasa padat tersebut, Kontingen Pasbar Fighter Karate Club tampil membanggakan dan berhasil membawa pulang 3 Medali Emas, 1 Medali Perak, dan 2 Medali Perunggu. Prestasi ini semakin berharga mengingat tingkat persaingan yang sangat ketat antar peserta dari lima Provinsi berbeda.
Ketiga medali emas seluruhnya disumbangkan oleh atlet unggulan Dojo KPC Pasbar yang tampil dominan dan tak terkalahkan di kategori masing-masing adalah Aulia Haziz, Pelajar SMP 1 Pasaman Barat, meraih Medali Emas pada kategori Komite Kadet 70 Kg Putra, tampil tenang dan penuh strategi, Aulia mengungguli lawan-lawannya dari berbagai daerah,juga Bilhan Alwista, Pelajar Annajiya Pasaman Barat, meraih Medali Emas pada kategori Komite Pra Pemula 35 Kg Putra. Ketangkasan dan semangat juang yang tinggi menjadi kunci kesuksesan Bilhan meraih juara pertama.
Tak hanya itu Agung Relil Pratama ,Guru Olahraga SD 15 Sungai Aur, meraih Medali Emas pada kategori Komite Veteran -67 Kg Putra. Pengalaman, ketekunan, dan teknik yang matang membuat Agung tampil dominan di setiap pertandingannya
Selain tiga emas, Dojo Fighter Behind the House kontingen juga menambah
Medali Perunggu pada 1. 𝐾𝑎𝑡𝑎 𝑏𝑒𝑟𝑒𝑔𝑢 𝑗𝑢𝑛𝑖𝑜𝑟 𝑝𝑢𝑡𝑟𝑖,𝐴𝑡𝑎𝑠 𝑛𝑎𝑚𝑎 :𝑛𝑖𝑟𝑖𝑦𝑢 𝑏𝑎𝑙𝑞𝑖𝑠 𝑎𝑙𝑓𝑎𝑟𝑜𝑧𝑖
𝑄𝑢𝑒𝑒𝑛𝑠𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑦𝑦𝑎 𝑜𝑐𝑡𝑎𝑛𝑡𝑎 𝑉𝑖𝑏𝑟𝑖𝑙 𝐴𝑡ℎ𝑎𝑦𝑎 ℎ𝑎𝑓𝑖𝑧ℎ𝑎 𝑘ℎ𝑎𝑖𝑟𝑎𝑛𝑖,
2. 𝑘𝑎𝑡𝑎 𝑝𝑒𝑟 𝑜𝑟𝑎𝑛𝑔𝑎𝑛 𝐶𝑎𝑑𝑒𝑡 𝑝𝑢𝑡𝑟𝑖 Atas nama : 𝑄𝑢𝑒𝑒𝑛𝑠𝑎 𝑎𝑡𝑎𝑦𝑦𝑎 𝑜𝑐𝑡𝑎𝑛𝑡𝑎 𝑣𝑖𝑏𝑟𝑖𝑙
Dan medali perak ,1. .𝑘𝑢𝑚𝑖𝑡𝑒 -48 𝑗𝑢𝑛𝑖𝑜𝑟 𝑝𝑢𝑡𝑟𝑖 Atas nama 𝑅𝑖𝑘𝑎 𝑟𝑎ℎ𝑖𝑚 melengkapi keberhasilan tim secara keseluruhan di kejuaraan tingkat antar Provinsi ini.
Aton Kanoha Ketua Kontingen Pasbar Fighter Karate Club yang didampingi Mulyadi mengatakan bangga dan memberikan Apresiasi dan harapan mendalam ,atas capaian para atlet. Bersaing di hadapan 1.200 atlet dari lima provinsi bukan hal mudah. Hasil ini adalah bukti kerja keras, kedisiplinan, dan dukungan semua pihak ,orang tua, pelatih, serta masyarakat Kabupaten Pasaman Barat. Semoga prestasi ini terus memotivasi generasi muda untuk berprestasi dan menjunjung tinggi nilai sportivitas, sebutnya.
Kejuaraan ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian kemampuan bela diri, tetapi juga mempererat persaudaraan antar atlet lintas provinsi. Diharapkan capaian ini dapat dipertahankan dan ditingkatkan di kejuaraan mendatang, serta semakin mengharumkan nama Kabupaten Pasaman Barat di tingkat Wilayah dan Nasional.(*)