Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM walikota Padang walikota solok

 

Pasaman,Lintas Media News Com


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat ,terus mendekatkan pelayanan kepada masyarakat melalui Pelayanan Terpadu yang digelar di depan Kantor Camat Talamau, Rabu tgl 15/7. Program ini menghadirkan berbagai layanan publik dalam satu lokasi sebagai upaya mempercepat, mempermudah, dan memangkas biaya yang harus dikeluarkan masyarakat.


Kegiatan tersebut dibuka oleh Asisten III Setda Pasbar, Harlina Syahputri, yang mewakili Bupati Pasaman Barat. Ia menegaskan, pelayanan terpadu merupakan implementasi misi kelima Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat di bawah kepemimpinan Bupati Yulianto dan Wakil Bupati M. Ihpan, yakni mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan pelayanan publik yang prima

 Dengan pelayanan terpadu ini, pemerintah hadir langsung di tengah masyarakat. Warga tidak perlu lagi datang ke Simpang Empat untuk mengurus berbagai administrasi. Waktu, tenaga, dan biaya masyarakat dapat dihemat, ujar Harlina.


Pelayanan yang disediakan meliputi administrasi kependudukan, perizinan, perpajakan, layanan Samsat, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pembukaan rekening bank, hingga pasar murah.


Harlina juga mengajak masyarakat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melengkapi dokumen administrasi kependudukan karena seluruh layanan diberikan secara gratis dan dokumen dapat dicetak pada hari yang sama.


Sering kali masyarakat mengeluhkan berbagai persoalan administrasi, padahal datanya sendiri belum diperbarui. Hari ini semua layanan tersedia secara gratis dan prosesnya cepat. Jangan sia-siakan kesempatan ini.


Menurutnya, pemutakhiran data kependudukan juga menjadi hal penting menjelang Pemilihan Wali Nagari. Di Kecamatan Talamau, dari tujuh nagari yang ada, enam nagari akan mengikuti Pilwana.

Ia mengimbau masyarakat memastikan data kependudukan, terutama KTP, telah sesuai dengan alamat domisili agar dapat menggunakan hak pilih pada Pilwana mendatang.


Selain itu, Harlina mengingatkan pentingnya mencantumkan golongan darah pada KTP elektronik. Dalam kegiatan tersebut, PMI turut membuka layanan pemeriksaan golongan darah.


Informasi golongan darah di KTP sangat membantu apabila terjadi kondisi darurat yang membutuhkan penanganan medis secara cepat.


Sementara itu, Ketua TP-PKK Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, mengatakan pelayanan terpadu sejalan dengan pelaksanaan 10 Program Pokok PKK yang menyentuh bidang administrasi kependudukan, kesehatan, dan ketahanan pangan.


Menurutnya, pelaksanaan pelayanan pada hari pasar menjadi momentum yang tepat agar masyarakat dapat mengurus administrasi sekaligus berbelanja.


Silakan manfaatkan kesempatan ini untuk mengurus KTP, KK, akta kelahiran, maupun administrasi lainnya. Seluruh layanan diberikan secara gratis. Jika ada pihak yang meminta biaya, segera laporkan," tegasnya.


Ia menambahkan, kelengkapan administrasi kependudukan menjadi syarat penting dalam mengakses berbagai program pemerintah, termasuk bantuan sosial. Masyarakat juga diimbau memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah deteksi dini penyakit dan pencegahan stunting.


Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Pasaman Barat, Yuli Asma, menjelaskan bahwa pelayanan terpadu dilaksanakan untuk meningkatkan tertib administrasi kependudukan sekaligus mendekatkan layanan kepada masyarakat.


Menurutnya, konsep pelayanan terpadu memberikan kemudahan karena masyarakat dapat mengurus berbagai kebutuhan dalam satu lokasi sehingga lebih cepat, efisien, transparan, dan menghemat biaya.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua GOW Pasaman Barat Ny. Gusmalini, Ketua DWP Pasaman Barat Ny. Erisa Doddy San Ismail, Kepala Dinas Kesehatan dr. Gina Alesia, Plt. Kepala Dinas Kominfo Muharram, perwakilan Bank Indonesia Ilham, Sekretaris Bapenda Wildan, Kabid IKP Diskominfo Yudhinal Reviola, Camat Talamau Ezi Fauziah Zein, serta sejumlah kepala OPD dan pemangku kepentingan terkait.

 

Padang, Lintasmedia News 


Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Jambi mengadakan studi tiru ke Lembaga Kerapatan Adat Alam Minangkabau (LKAAM) Sumbar, Rabu (15/7/2026). Tujuannya, untuk mempelajari struktur dan kelembagaan LKAAM sebagai bahan perbandingan.


Rombongan LAM Provinsi Jambi yang dipimpin Syarahsaddin Laksamana Ario Jayodilago mengatakan bahwa LAM akan melakukan Mubes dan perbaikan struktur, sehingga diperlukan studi tiru kepada lembaga adat di Sumatera Barat dan Provinsi Riau.


"Kami mendapat informasi kelembagaan LKAAM telah ada di tingkat provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan. Kami ingin tahu pengelolaan LKAAM dan sejauh mana dukungan dari pemerintah daerah terhadap kelembagaannya," kata Syarahsaddin, yang juga mantan Sekdaprov Jambi ini.

LAM Provinsi Jambi saat ini dipimpin oleh Hasan Basri Agus Temenggung Putro Jayadiningrat. Dalam rombongan studi tiru LAM Provinsi Jambi ke Padang ini terdiri dari Syarahsaddin Laksamana Ario Jayodilago, Drs. H. Hatam Tafsir, MM Dipati Intan Mangkuto Alam, Hefni, Arfani dan Sepdinal.


Rombongan LAM Jambi diterima oleh Pengurus LKAAM Sumbar yang dipimpin Waketum 1 LKAAM Sumbar Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah bersama pengurus lainnya. Selama hampir dua jam pertemuan diisi dengan tanya jawab dan diskusi tentang kelembagaan adat di provinsi masing-masing.


Dijelaskan oleh Syafrizal Ucok Dt. Nan Batuah bahwa kehadiran LKAAM di Sumatera Barat menjadi mitra yang strategis bagi pemerintahan provinsi, kabupaten/kota hingga kecamatan khususnya dalam masalah pelestarian adat Minangkabau.

"Kelembagaan LKAAM di provinsi dan kabupaten/kota difasilitasi oleh Pemda sejak awal berdirinya. Memang harus diakui bahwa fasilitasi itu ada yang maksimal ada yang masih minimal tergantung kondisi APBD masing-masing daerah," kata Syafrizal Ucok Dt. Nan Batuah, yang juga mantan Wabup Pessel 2005-2010.


Secara bergantian Pengurus LKAAM Sumbar menyampaikan panjang lebar masalah struktur organisasi, pengelolaan kelembagaan LKAAM, peran LKAAM dalam pelestarian adat Minangkabau dan proses konsolidasi organisasi yang dilakukan sekali dalam lima tahun disetiap tingkatan.


Pengurus LKAAM Sumbar yang menerima kunjungan LAM Jambi adalah Waketum 1 Drs. Syafrizal Ucok, MM Dt. Nan Batuah, Waketum 2 Ir. Arkadius, MM.,MBA Dt. Intan Bano, Waketum 3 Reflidon Dt. Kayo, Ketua Harian Dr. Amril Amir Dt. Lelo Basa, Ketua Daswippetra, SE.,M.Si Dt. Manjinjiang Alam, Ketua Hamdani Hasnam Dt. Gampo Langik, Sekretaris Misral, SH Dt. Batuah, Sekretaris Arfa Kasni, SP Dt. Tumangguang, Dr. Zulkarnain Dt. Muncak Rajo, Azhar Nuri Dt. Rajo Nan Putiah, Zulnadi, SH Sutan Maruhum dan Sidi Gusfen Khairul. (*)

PADANG, Lintasmedia News – Pemerintah Kota Padang menunjukkan komitmen kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan darurat kepada dua Kepala Keluarga (KK) yang tertimpa musibah kebakaran di kawasan Jalan Karang Putih, RT 02 RW 02, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan.


Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat meninjau lokasi kejadian pada Rabu (15/7/2026). Langkah cepat ini menjadi bagian dari realisasi Program Unggulan (Progul) "Padang Sigap" dan "Padang Melayani", yang dirancang untuk memberikan respons taktis pemerintah saat warga menghadapi situasi darurat.


Dalam kunjungannya, Maigus Nasir menyerahkan dana Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) senilai Rp10 juta untuk masing-masing keluarga yang terdampak. Tidak hanya itu, sinergi lintas instansi juga dihadirkan melalui tambahan santunan sebesar Rp1,5 juta dari Baznas Kota Padang, paket logistik darurat dari BPBD Kota Padang, serta bantuan bahan pokok yang disediakan oleh pihak Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan.

"Pemerintah harus selalu hadir di garis depan saat masyarakat tertimpa kemalangan. Melalui semangat 'Padang Sigap', kita tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar pokok dan psikologis korban berjalan cepat," tegas Maigus Nasir, 


Di lokasi yang sama, salah satu perwakilan keluarga korban menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemko Padang.


"Kami sangat berterima kasih atas perhatian cepat dari Pak Wawako dan seluruh pihak. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang bingung untuk memulai kembali setelah semua harta benda habis terbakar," tutur salah satu korban dengan mata berkaca-kaca.


Sementara itu, Camat Lubuk Kilangan memastikan bahwa koordinasi di tingkat kecamatan akan terus dipantau, terutama terkait validasi data dokumen penting warga yang ikut hangus.


"Pihak kecamatan bersama kelurahan akan memfasilitasi pengurusan dokumen penting yang terbakar seperti KKK atau KTP. Kami juga mengapresiasi kekompakan warga sekitar yang ikut bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran," tambah Nurul Widya Camat Lubuk Kilangan.


Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian materil yang dialami oleh pemilik rumah nomor 52 dan 66 tersebut. Untuk sementara waktu, kedua keluarga korban telah diungsikan ke tempat tinggal kerabat terdekat.(***)

Sumbar, Lintasmedia News– Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Kantor Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Sumatera Barat, Rabu (15/7/2026). Kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi Kapolda Sumbar dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) pasca mengemban amanah sebagai Kapolda Sumbar.


Kedatangan Kapolda disambut langsung oleh Kabinda Sumbar Achmad Dailimy, S.E., M.M., beserta jajaran pejabat. Dalam kunjungan tersebut, Kapolda didampingi Kabiro SDM Polda Sumbar dan Kabidkeu Polda Sumbar.


Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Selain mempererat hubungan kelembagaan, kedua pimpinan juga membahas pentingnya membangun komunikasi yang konstruktif, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kolaborasi dalam mengantisipasi berbagai dinamika yang berpotensi memengaruhi stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Sumatera Barat.


Kapolda Sumbar Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara Polda Sumbar dan Badan Intelijen Daerah dalam menjaga kondusivitas wilayah.


“Pertemuan ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan komunikasi antara Polda Sumbar dengan Badan Intelijen Daerah. Kolaborasi yang baik akan menjadi modal penting dalam mendeteksi potensi gangguan sejak dini, sehingga situasi kamtibmas di Sumatera Barat tetap aman dan kondusif,” ujar Kapolda.

Menurut Kapolda, tantangan keamanan yang terus berkembang membutuhkan kerja sama yang erat antarinstansi agar setiap potensi gangguan dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.


“Kolaborasi yang erat antarinstansi merupakan fondasi penting dalam mewujudkan keamanan yang kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat,” tegas Kapolda.


Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol. Susmelawati Rosya, S.S., M.Tr., mengatakan bahwa silaturahmi tersebut semakin memperkuat koordinasi dan sinergi antarinstansi dalam menjaga situasi kamtibmas di Sumatera Barat.


“Komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci dalam menjaga stabilitas keamanan serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ucapnya.


Melalui silaturahmi ini, diharapkan hubungan antara Polda Sumbar dan Badan Intelijen Daerah Sumatera Barat semakin solid, sehingga sinergi dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dapat terus diperkuat demi terciptanya situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di Ranah Minang.

Padang, Lintasmedia News- Senyum bahagia akhirnya menghiasi wajah para korban bencana hidrometeorologi di Desa Lambung Bukit, Kecamatan Pauh. Setelah berbulan-bulan hidup dalam ketidakpastian akibat banjir dan tanah longsor Bandung yang melanda akhir tahun 2025, mereka kini mulai menempati Hunsela (Rumah Tinggal Sehat dan Layak Huni) yang diresmikan dan diserahkan kuncinya oleh Walikota Padang Fadly Amran, Rabu (15/7/2026).

Sebanyak 18 unit Hunsela, terdiri dari 15 unit di kawasan Rimbo Panjang dan tiga unit di Gerbang Langit, merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana. Keberadaan hunian sementara ini tidak hanya menyediakan atap untuk berlindung, tetapi juga menjadi simbol memulai kembali kehidupan para korban bencana sambil menunggu pembangunan hunian permanen (Huntap).


Dalam pidatonya, Fadly Amran menegaskan bahwa Pemerintah Kota Padang berkomitmen untuk mengendalikan proses pemulihan masyarakat hingga tuntas. Menurutnya, Hunsela merupakan solusi transisi agar para penyintas dapat hidup di tempat yang sehat, aman, dan layak selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi.

"Selamat kepada ayah dan ibu yang menempati Hunsela hari ini. Semoga tempat tinggal sementara ini dapat memberikan kenyamanan dan menjadi awal yang baik untuk bangkit kembali setelah bencana," kata Fadly Amran.


Tidak hanya menyediakan tempat tinggal sementara, Fadly Amran memastikan Padang Pemko akan terus mempercepat pembangunan fasilitas pendukung di daerah tersebut. Ia mengakui telah menginstruksikan organisasi pemerintah daerah terkait untuk segera menyelesaikan akses jalan dan jaringan air bersih agar warga dapat hidup lebih nyaman.


"Kami akan terus mencari solusi bagi warga yang belum bisa mendapatkan Huntap, baik melalui program CSR maupun dukungan dari para filantropis. Untuk akses jalan dan air bersih, saya juga telah menginstruksikan OPD terkait untuk segera ditangani," tegasnya.

Di hadapan para penyintas, Fadly Amran juga menyampaikan apresiasinya kepada semua pihak yang telah bekerja sama untuk mewujudkan pembangunan Hunsela. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, universitas, organisasi alumni, masyarakat, dan para donatur merupakan bukti bahwa kepedulian sosial mampu membawa harapan baru bagi masyarakat yang terdampak bencana.


"Kolaborasi lintas sektor ini merupakan bukti kuat dari semangat kebersamaan dalam membantu masyarakat kita yang terdampak bencana. Semoga semua amal baik yang diberikan menjadi ibadah," katanya.


Peresmian Hunsela juga dihadiri oleh Ketua Yayasan Universitas Baiturrahmah Hj. Maizarnis, Rektor Universitas Baiturrahmah Musliar Kasim, Sekretaris Universitas Andalas Aidinil Zetra, Dekan FMIPA Unand Mai Efdi, Wakil Ketua Umum DPP IKA Unand Hary Efendi Iskandar, Sekretaris Kota Padang Raju Minropa, jajaran OPD Pemko Padang, donatur, dan masyarakat Lambung Bukit.


Sementara itu, Ketua Komite Pembangunan Hunsela Rimbo Panjang dan Gerbang Langit, Mairawita, mengungkapkan bahwa hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 38 unit Hunsela telah dibangun secara bertahap sebagai perumahan transisi bagi para korban bencana hidrometeorologi.


Menurutnya, pembangunan 18 unit Hunsela yang diresmikan kali ini merupakan hasil kolaborasi DPP IKA Unand, Universitas Baiturrahmah, FMIPA Unand, Grup Beringin, Grup Tamansari, Grup Arisan An-Nafisah, serta sejumlah donatur melalui semangat kerja sama dan pengabdian kepada masyarakat.


"Hunsela bukan hanya tempat tinggal sementara, tetapi juga simbol kepedulian dan semangat kerja sama timbal balik, dengan harapan bahwa semua penyintas pada akhirnya dapat kembali ke tempat tinggal tetap yang aman dan layak," kata Mairawita.


Ia juga memastikan bahwa seluruh Hunsela dibangun di atas lahan yang tidak memiliki masalah status atau kepemilikan sehingga diharapkan dapat mempercepat proses pembangunan perumahan permanen di masa mendatang.


Dengan mulai menghuni Hunsela 18, pemulihan pascabencana di Kota Padang memasuki fase baru. Di balik bangunan sederhana itu, terdapat harapan besar bahwa setiap keluarga penyintas dapat kembali menjalani kehidupan yang lebih aman, nyaman, dan optimis menuju tempat tinggal tetap.(***)

 

Sumbar, Lintasmedia News– Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua Pengadilan Tinggi Padang sebagai upaya memperkuat sinergi dan koordinasi antar instansi penegak hukum di Sumatera Barat, Rabu (15/7/26).


Kapolda didampingi beberapa Pejabat Utama (PJU) Polda Sumbar. Rombongan disambut langsung oleh Ketua Pengadilan Tinggi Padang beserta jajaran di Kantor Pengadilan Tinggi Padang.


Kapolda Sumbar mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari agenda silaturahmi dengan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setelah mengemban amanah sebagai Kapolda Sumbar.


“Silaturahmi ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat komunikasi dan koordinasi antaraparat penegak hukum. Sinergi yang baik menjadi modal penting dalam mewujudkan penegakan hukum yang profesional, berintegritas, dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,” kata Kapolda Sumbar.


Lebih lanjut Kapolda mengatakan, keberhasilan penegakan hukum tidak hanya ditentukan oleh kinerja masing-masing institusi, tetapi juga oleh kuatnya koordinasi dan kolaborasi antar penegak hukum dalam menjalankan tugas sesuai kewenangan masing-masing.


Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak turut membahas pentingnya menjaga komunikasi yang konstruktif guna mendukung terwujudnya sistem peradilan pidana yang berjalan secara efektif, profesional, dan berkeadilan.


Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Padang Dr. Budi Santoso, S.H,.M.H menyambut baik kunjungan Kapolda Sumbar dan berharap hubungan yang telah terjalin selama ini dapat terus ditingkatkan. Sinergi yang baik antarinstansi penegak hukum dinilai menjadi salah satu kunci dalam memberikan pelayanan hukum yang optimal kepada masyarakat.


Kunjungan tersebut menjadi bagian dari komitmen Polda Sumbar untuk terus membangun kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sekaligus mendukung proses penegakan hukum yang transparan, akuntabel, dan berkeadilan di Sumatera Barat.


Kegiatan silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Acara ditutup dengan saling bertukar plakat sebagai simbol eratnya hubungan kelembagaan antara Polda Sumbar dan Pengadilan Tinggi Padang, kemudian dilanjutkan dengan foto bersama sebagai wujud komitmen memperkuat sinergi dalam mendukung penegakan hukum yang profesional dan berkeadilan.

 

PADANG, Lintasmedia News– Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang menggelar sosialisasi dan edukasi kebencanaan kepada peserta didik baru dalam rangka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di sejumlah sekolah di Kota Padang, Rabu (15/7/2026).


Salah satu kegiatan dilaksanakan di SMK Negeri 3 Padang yang diikuti sebanyak 425 siswa dan siswi baru selama hari pertama dan hari kedua pelaksanaan MPLS. Dalam kegiatan tersebut, para peserta mendapatkan materi mengenai potensi bencana di Kota Padang, upaya mitigasi, kesiapsiagaan, hingga langkah penyelamatan diri saat terjadi bencana.


Selain di SMK Negeri 3 Padang, tim BPBD Kota Padang juga memberikan sosialisasi kebencanaan di SMP Negeri 18 Padang dan SMP Negeri 38 Padang pada hari pertama maupun hari kedua kegiatan MPLS. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun budaya sadar bencana di lingkungan sekolah sejak dini.


Kalaksa BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton, mengatakan bahwa kegiatan edukasi ini melibatkan unsur pimpinan hingga personel BPBD agar penyampaian materi dapat berjalan maksimal.

“Sekretaris, Kabid serta anggota personel BPBD Kota Padang langsung turun memberikan edukasi kebencanaan pada kegiatan MPLS di tingkat SMP dan SMA yang ada di Kota Padang. Kami ingin menanamkan pengetahuan dan kesiapsiagaan kepada para pelajar sejak dini agar mereka memahami langkah-langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi situasi bencana,” ujar Hendri Zulviton.


Materi yang disampaikan meliputi pengenalan ancaman bencana yang berpotensi terjadi di Kota Padang, budaya pengurangan risiko bencana, kesiapsiagaan di lingkungan sekolah dan keluarga, jalur evakuasi, serta praktik penyelamatan diri saat terjadi gempa bumi, tsunami, banjir, maupun bencana lainnya.

Melalui kegiatan sosialisasi ini, BPBD Kota Padang berharap para peserta didik baru memiliki pengetahuan, kesiapsiagaan, dan kepedulian terhadap risiko bencana sehingga mampu menjadi generasi yang tangguh dan siap menghadapi berbagai potensi bencana di masa mendatang. (***)

 

Padang, Lintasmedia News - Senyum gembira dan rasa syukur menghiasi wajah para korban bencana hidrometeorologi ketika menerima kunci Hunsela (Rumah Tinggal Sehat dan Layak) di kawasan Rimbo Panjang, Desa Lambung Bukit, Kecamatan Pauh, Rabu (15/7/2026). Setelah berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Kota Padang pada akhir tahun 2025, kini mereka memiliki tempat tinggal yang aman, sehat, dan layak sebagai tempat tinggal sementara menuju kehidupan yang lebih baik.


Peresmian dan penyerahan kunci Hunsela dilakukan langsung oleh Walikota Padang, Fadly Amran , disaksikan oleh berbagai elemen pemerintah, akademisi, organisasi sosial, dunia bisnis, dan masyarakat yang telah bekerja sama membantu proses pemulihan pascabencana.

Turut hadir Ketua Yayasan Universitas Baiturrahmah (Unbrah) Hj. Maizarnis , Rektor Unbrah Musliar Kasim , Sekretaris Universitas Andalas Aidinil Zetra , Dekan FMIPA Unand Mai Efdi , Wakil Ketua Umum DPP IKA Unand Hary Efendi Iskandar , Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa , sejumlah kepala OPD di lingkungan Pemkot Padang, para donatur, serta tokoh dan masyarakat Kelurahan Lambung Bukit.


Sebanyak 18 unit Hunsela yang diresmikan terdiri dari 15 unit di area Rimbo Panjang dan 3 unit di area Gerbang Langit . Seluruh bangunan tersebut diperuntukkan bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah wilayah di Kota Padang pada akhir tahun lalu.

Dalam pidatonya, Walikota Padang, Fadly Amran, menekankan bahwa keberadaan Hunsela merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Padang untuk memastikan para penyintas memiliki tempat tinggal yang layak selama proses rehabilitasi dan rekonstruksi.


Menurutnya, Hunsela bukan hanya bangunan fisik, tetapi simbol kehadiran pemerintah beserta seluruh elemen masyarakat yang tidak membiarkan para korban menghadapi masa-masa sulit sendirian.


"Selamat kepada ayah dan ibu yang menempati Hunsela hari ini. Semoga tempat tinggal sementara ini dapat memberikan kenyamanan dan menjadi awal yang baik untuk bangkit kembali setelah bencana," kata Fadly Amran.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Kota Padang akan terus mengendalikan semua tahapan pemulihan pascabencana, mulai dari memenuhi kebutuhan dasar masyarakat hingga pembangunan Perumahan Tetap (Huntap) bagi para penyintas.


Fadly juga memastikan bahwa berbagai fasilitas pendukung di daerah Hunsela segera dibangun agar masyarakat dapat menjalani kehidupan yang lebih nyaman.


"Kami akan terus mencari solusi bagi warga yang belum bisa mendapatkan Huntap, baik melalui program CSR maupun dukungan dari para filantropis. Untuk akses jalan dan air bersih, saya juga telah menginstruksikan OPD terkait untuk segera ditangani," tegasnya.

Selanjutnya, Fadly mengapresiasi semua pihak yang telah berkontribusi pada pembangunan Hunsela. Ia mengatakan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti kuat bahwa semangat saling kerja sama masih menjadi kekuatan utama masyarakat Sumatera Barat dalam menghadapi berbagai masalah.


"Kolaborasi lintas sektor ini merupakan bukti kuat dari semangat kebersamaan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Semoga semua perbuatan baik yang diberikan menjadi ibadah," katanya.


Sementara itu, Ketua Komite Pembangunan Hunsela Rimbo Panjang dan Gerbang Langit, Mairawita , menjelaskan bahwa pembangunan Hunsela merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak, mulai dari DPP IKA Unand, Universitas Baiturrahmah, Universitas FMIPA Andalas melalui program pengabdian masyarakat, hingga dukungan dari sejumlah kelompok masyarakat dan bisnis seperti Grup Beringin, Grup Tamansari, dan Grup Arisan An-Nafisah.

Ia mengungkapkan bahwa hingga pertengahan tahun 2026, sebanyak 38 unit Hunsela telah berhasil dibangun secara bertahap untuk membantu para korban bencana hidrometeorologi di Kota Padang.


Menurutnya, Hunsela bukan hanya tempat penampungan sementara, tetapi juga membawa harapan baru bagi orang-orang yang kehilangan rumah akibat bencana.


"Hingga pertengahan tahun 2026, bersama-sama kita secara bertahap telah membangun 38 unit Hunsela sebagai perumahan transisi bagi para penyintas bencana hidrometeorologi. Hunsela bukan hanya tempat tinggal sementara, tetapi juga simbol kepedulian dan semangat kerja sama timbal balik, dengan harapan bahwa semua penyintas pada akhirnya dapat kembali ke tempat tinggal tetap yang aman dan layak," kata Mairawita.

Ia juga memastikan bahwa seluruh Hunsela dibangun di atas lahan yang telah dipastikan tidak memiliki masalah status atau kepemilikan. Hal ini dianggap penting agar proses pembangunan Perumahan Tetap (Huntap) dapat berjalan lebih cepat tanpa terhambat oleh masalah administrasi lahan.


Peresmian Hunsela di Rimbo Panjang adalah bukti bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga lahir dari sinergi antara universitas, organisasi masyarakat, dunia bisnis, filantropis, dan masyarakat.

Di balik pendirian puluhan unit Hunsela, terdapat kisah tentang solidaritas, kepedulian, dan semangat untuk saling menguatkan. Bagi para penyintas, rumah-rumah sederhana itu bukan hanya tempat berlindung, tetapi juga awal baru untuk menata kembali kehidupan mereka, membangun harapan, dan menghadapi masa depan yang lebih baik setelah melewati cobaan yang disebabkan oleh bencana. (***)

Padang,Lintas Media News
Prajurit Korem 032/Wirabraja mengikuti kegiatan nonton bareng (nobar) pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 dalam suasana penuh kebersamaan di salah satu kafe di Kota Padang, Selasa malam.

Kegiatan ini menjadi sarana mempererat silaturahmi dan membangun kekompakan antar prajurit di luar jam dinas. Dengan suasana yang hangat dan penuh keakraban, para prajurit menikmati jalannya pertandingan sambil tetap menjaga ketertiban dan sportivitas.

Melalui kegiatan sederhana seperti ini, diharapkan terjalin hubungan yang semakin solid, sehingga mampu mendukung semangat kebersamaan, meningkatkan moril, dan memperkuat jiwa korsa dalam pelaksanaan tugas sehari-hari. Pertandingan semifinal Piala Dunia 2026 sendiri menjadi perhatian pecinta sepak bola dunia karena mempertemukan empat tim terbaik yang telah berhasil melaju ke babak empat besar(rls)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, membuka secara resmi rapat koordinasi terkait pelaksanaan pembangunan beberapa fasilitas umum pada tahun 2026-2027. Kegiatan yang dihadiri unsur Forkopimda tersebut, digelar di Aula Balaikota Bukittinggi, Senin (13/07). 


Penataan kota menjadi salah satu program prioritas Pemerintah Kota Bukittinggi. Hal ini sejalan dengan terpilihnya Bukittinggi sebagai satu dari 10 kota di Indonesia yang mendapat program Integrated City Planning (ICP) dari Bappenas RI. Demikian disampaikan Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias.


Ia menjelaskan, Program tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan kota yang modern, aman, nyaman, indah, berkelanjutan serta mampu meningkatkan daya saing, khususnya di sektor pariwisata.


Dalam kesempatan itu, Ramlan sekaligus memaparkan rencana penataan pada sejumlah kawasan dan ruas jalan menuju  Jam Gadang. Konon kawasan tersebut akan dirancang dengan konsep kota ramah pejalan kaki. Penataan tersebut meliputi pemasangan conblock di Jalan Istana, Jalan Minangkabau, Jalan Sudirman, Jalan Perwira dan Jalan Ombilin. Menurutnya, kawasan tersebut juga akan dilengkapi dengan kursi, ruang hijau, pohon peneduh, lampu jalan, serta berbagai fasilitas pendukung lainnya.


Disisi lain, rekayasa lalu lintas secara bertahap, juga akan diterapkan pada ruas jalan menuju kawasan Jam Gadang dan Panorama. Upaya ini tentunya untuk mendukung terciptanya kawasan yang lebih nyaman dan aman bagi pejalan kaki.


Tidak tertinggal, Pemko Bukittinggi juga akan melakukan peremajaan taman depan dan kafe di TMSBK, pemasangan lampu di kawasan Janjang 40 beserta gapura gerbang atas. Sejumlah lampu hias juga akan dipasang di beberapa ruas jalan yang menjadi pusat ekonomi kreatif warga sebagai penerangan. 


Sementara itu,  kawasan Pasar Bawah yang masuk prioritas untuk direvitalisasi, tahap awal difokuskan pada perbaikan sistem drainase untuk mengatasi genangan air. Setelah itu akan dilanjutkan dengan pembenahan lantai dan atap pasar agar lebih bersih, rapi dan nyaman tanpa menghilangkan karakter pasar tradisional. (Sandra/Af)

Lintasmedia News– Wali Kota Padang Fadly Amran tampil sebagai keynote speaker dalam International Conference on the Social Dimensions of Sustainable Development in Southeast Asia (ICSSD-SEA) 2026 yang berlangsung di Convention Hall Universitas Andalas, Selasa (14/7/2026).

Konferensi internasional yang diselenggarakan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Andalas tersebut mempertemukan akademisi, peneliti, serta pemangku kebijakan dari berbagai negara di Asia Tenggara dan kawasan lainnya, termasuk Indonesia, Malaysia, Australia, Thailand, dan Laos.


Dalam kesempatan tersebut, Fadly Amran memaparkan berbagai strategi Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan melalui sejumlah Program Unggulan (Progul) yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat.


Menurutnya, pembangunan berkelanjutan tidak hanya berfokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga harus mampu menciptakan kesejahteraan masyarakat secara merata melalui peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, penguatan ekonomi, serta pelayanan publik yang efektif.


"Pemerintah Kota Padang terus menghadirkan berbagai program unggulan yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mendukung tercapainya tujuan pembangunan berkelanjutan," ujar Fadly Amran dalam pemaparannya.


Ia menjelaskan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.


Upaya tersebut dilakukan melalui peningkatan akses pendidikan, penguatan kompetensi masyarakat, serta pengembangan berbagai program yang mampu meningkatkan daya saing generasi muda.

Selain sektor pendidikan, Pemerintah Kota Padang juga terus memperkuat pelayanan kesehatan dengan memperluas akses masyarakat terhadap layanan kesehatan yang berkualitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan warga.


Di sektor ekonomi, pemerintah daerah mendorong pertumbuhan yang berbasis pada potensi lokal melalui pengembangan infrastruktur, pemberdayaan masyarakat, serta berbagai program yang bertujuan meningkatkan pendapatan dan mengurangi angka kemiskinan.


Fadly juga menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang baik dalam mendukung pembangunan berkelanjutan. (***)

Sumbar, Lintasmedia News– Kontingen atlet Taekwondo Polda Sumatera Barat (Sumbar) sukses menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang kejuaraan bergengsi "Kapolri Cup 2026". Dalam perhelatan yang berlangsung di Indoor Stadium, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Banten, pada 9 hingga 12 Juli 2026, tim Polda Sumbar berhasil membawa pulang total 16 medali.


Adapun rincian perolehan medali tersebut terdiri dari 6 medali emas, 9 medali perak, dan 1 medali perunggu. Prestasi ini menjadi bukti nyata kesiapan dan kualitas atlet-atlet di lingkungan Polda Sumbar dalam berkompetisi di tingkat nasional.


Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Kabiro SDM) Polda Sumbar, Kombes Pol Anissullah M. Ridha, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas pencapaian luar biasa tersebut. Menurutnya, hasil ini merupakan buah dari disiplin dan latihan keras yang telah dijalani para personel.

"Kami sangat bangga atas perjuangan seluruh atlet yang telah membawa nama harum Polda Sumbar di kancah nasional. Prestasi ini membuktikan bahwa anggota kita tidak hanya tangguh dalam tugas kepolisian, tetapi juga memiliki keunggulan kompetitif di bidang olahraga. Kami berharap torehan ini menjadi motivasi bagi personel lainnya untuk terus berprestasi," ujar Kombes Pol Anissullah M. Ridha.


Daftar Atlet Peraih Medali:

• Medali Emas (6): Briptu Suci Ferian Rahayu, Bripda Muhammad Hafizh Faruq, Bripda Ravi Oktavian, Bripda Aditya Pramana, Bripda Muhammad Ressya Faolingga, dan Barada Akbar Trinanda.

• Medali Perak (9): Briptu Suci Ferian Rahayu, Bripda Butet Batmi, Bripda Sanaya Alifa Yosta, Briptu Dirta Wahyudi, S.H., Bripda Muhammad Iman Al Mughni, Bripda Muhammad Sendi Julian, serta Bripda Ressya Faolingga.

• Medali Perunggu (1): Briptu Ryan Bimantoro.


Senada dengan Kabiro SDM, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabidhumas) Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menambahkan bahwa keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk mempererat silaturahmi antar personel Polri se-Indonesia.


"Kejuaraan Kapolri Cup ini bukan hanya soal medali, tetapi juga sarana untuk meningkatkan sportivitas dan profesionalisme. Kami berharap keberhasilan atlet Taekwondo Polda Sumbar ini dapat menginspirasi semangat sportivitas bagi seluruh personel, sekaligus memperkuat citra positif Polri di tengah masyarakat," tutur Kombes Pol Susmelawati Rosya.


Prestasi ini menambah catatan positif bagi Polda Sumbar dalam pengembangan bakat dan minat personel di bidang olahraga beladiri, sekaligus menunjukkan konsistensi dalam pembinaan sumber daya manusia yang unggul.


(Red)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.