PADANG, Lintasmedia News – Pemerintah Kota Padang menunjukkan komitmen kepeduliannya dengan menyalurkan bantuan darurat kepada dua Kepala Keluarga (KK) yang tertimpa musibah kebakaran di kawasan Jalan Karang Putih, RT 02 RW 02, Kelurahan Batu Gadang, Kecamatan Lubuk Kilangan.
Bantuan ini diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, saat meninjau lokasi kejadian pada Rabu (15/7/2026). Langkah cepat ini menjadi bagian dari realisasi Program Unggulan (Progul) "Padang Sigap" dan "Padang Melayani", yang dirancang untuk memberikan respons taktis pemerintah saat warga menghadapi situasi darurat.
Dalam kunjungannya, Maigus Nasir menyerahkan dana Bantuan Sosial Tidak Terencana (BSTT) senilai Rp10 juta untuk masing-masing keluarga yang terdampak. Tidak hanya itu, sinergi lintas instansi juga dihadirkan melalui tambahan santunan sebesar Rp1,5 juta dari Baznas Kota Padang, paket logistik darurat dari BPBD Kota Padang, serta bantuan bahan pokok yang disediakan oleh pihak Pemerintah Kecamatan Lubuk Kilangan.
"Pemerintah harus selalu hadir di garis depan saat masyarakat tertimpa kemalangan. Melalui semangat 'Padang Sigap', kita tidak hanya memberikan bantuan materi, tetapi juga memastikan pemenuhan kebutuhan dasar pokok dan psikologis korban berjalan cepat," tegas Maigus Nasir,
Di lokasi yang sama, salah satu perwakilan keluarga korban menyampaikan rasa haru dan terima kasihnya atas kepedulian yang ditunjukkan oleh Pemko Padang.
"Kami sangat berterima kasih atas perhatian cepat dari Pak Wawako dan seluruh pihak. Bantuan ini sangat berarti bagi kami yang sedang bingung untuk memulai kembali setelah semua harta benda habis terbakar," tutur salah satu korban dengan mata berkaca-kaca.
Sementara itu, Camat Lubuk Kilangan memastikan bahwa koordinasi di tingkat kecamatan akan terus dipantau, terutama terkait validasi data dokumen penting warga yang ikut hangus.
"Pihak kecamatan bersama kelurahan akan memfasilitasi pengurusan dokumen penting yang terbakar seperti KKK atau KTP. Kami juga mengapresiasi kekompakan warga sekitar yang ikut bergotong royong membersihkan puing-puing sisa kebakaran," tambah Nurul Widya Camat Lubuk Kilangan.
Hingga kini, pihak berwenang masih melakukan penyelidikan terkait penyebab pasti kebakaran serta menghitung total kerugian materil yang dialami oleh pemilik rumah nomor 52 dan 66 tersebut. Untuk sementara waktu, kedua keluarga korban telah diungsikan ke tempat tinggal kerabat terdekat.(***)
