Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota Padang walikota solok


PADANG,Lintas Media News
Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang menyorot masih adanya temuan yang berulang ulang pada Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keungan Republik Indonesia (LHP BPK RI).

Hal itu terungkap dalam pandangan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang yang dibacakan Mukhlis, SE., selaku sekretaris fraksi pada rapat paripurna Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Senin, 15 Juni 2026, di rung sidang utama gedung megah DPRD Kota Padang. 

Fraksi yang diketuai Surya Jufri, S.Sos., menilai pertanggung jawaban APBD tahun sebelumnya merupakan bentuk evaluasi kinerja Pemerintah Kota dalam sektor belanja daerah, yang menjelaskan tentang pendapatan belanja dan pembiayaan serta hasil LHP BPK dan neraca keuangan daerah. 

Dikatakan Mukhlis, berdarsarkan penyampaian Nota Keuangan oleh Walikota Padang pada 6 Juni 2026, terhadap pelaksnaan APBD tahun 2025 serta telah dilakukan pembahasan ditingkat pansus dilanjutkan rapat internal Fraksi Demokrat. 

"Maka izinkan kami memberikan pandangan akhir terhadap pelaksanaan APBD tahun 2025," ujarnya. 

Evaluasi Serepan Anggaran dan Capaian Kinerja

Dalam hal ini, Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang melihat bahwa masih banyak OPD dalam serapan anggaran dibawah 90 % terutama di sektor belanja barang dan jasa. Dengan berbagai alasan seperti perubahan harga satuan, gagal tender dan persoalan lainnya.

Menurut Fraksi Partai Demokrat, tentu saja ini berdampak kepada capaian indikator kinerja utama bagi OPD trersebut yang berakhir dan bermuara pada pelayanan publik yang tidak optimal. 

"Oleh karena itu kami menyarankan kepada Pemerintah Kota Padang agar dapat melakukan pembinaan pada OPD tersebut dalam menyusun perencaan anggaran dan program betul- betul melakukan kajian yang matang," jelas Mukhlis lagi. 

Efektifitas dan Dampak Program

Menurut Fraksi Demokrat, konsikuensi dalam penggunaan anggaran adalah berbasis kinerja yang menghasil outcome yang baik, oleh karena itu efektivitas dampak program harus menjadi target dalam pelaksaanan anggaran. 

"Dari kegiatan pada tahun 2025 kami melihat bahwa dampak dari kegiatan yang dilakukan belum efektif terutama dalam pembinaan generasi muda karena masih tingginya kenakalan remaja, ini terlihat masih adanya tawuran, kasus LGBT dan penggunaan obat terlarang narkotika," cakapnya.

Sehingga, urai Mukhlis lagi, di sektor pembangunan mental ini perlu menjadi perhatian serius oleh pemerintah kota dan di bidang pembangunan fisik, seperti persoalan banjir, drainase dan daerah aliran sungai masih harus menjadi perhatian yang serius.

Optimalisasi PAD bagi OPD Belum Mencapai Target

Dari hasil pembahasan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang, mengucapkan apresiasi kepada pemerintah koya yang telah memperlihatkan capaian kinerja PAD-nya sebesar Rp924 Milyar, namun disisi lain masih ada OPD yang pencapaian di bawah 70 %.

"Oleh karena itu kami mengharapkan kepada pemerintah kota padang agar memacu OPD yang belum optimal bekerja dan menyarankan OPD yang mencapai target di beri reward," tegasnya. 

"Berkaitan dengan LHP BPK masih adanya temuan yang berulang ulang, maka kami mengingatkan kepada i
Inspektorat dan Bagian Hukum agar dapat melakukan pembinaan kepada OPD berkaitan dengan manajemen keuangan, sehingga tidak menjadi beban dalam tata kelola pemerintah daerah," tutupnya. (


Padang,Lintas Media News
Berkaitan laporan Pansus secara umum, ada beberapa permasalahan yang jadi temuan Badan Pemeriksaan Keungan (BPK-RI) Perwakilan Sumbar.

Fraksi Partai Golkar DPRD kota Padang diketui Helmi Moesim atau akrab disapa da Ay pun angkat bicara. 

"Baik itu data dari laporan Pansus I, II, III dan Iv. Untuk hal ini kami berharap temuan BPK ini supaya cepat diselesaikan," juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Padang, Devi Febrida pada rapat paripurna DPRD Kota Padang, Senin, (15 /6/2026). 

Dikatakannya, agar temuan ini kedepannya tidak menjadi 
permasalahan hukum.

Menurutnya, berdasarkan UU Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan, Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara, pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi laporan hasil pemeriksaan.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pejabat wajib memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut atas rekomendasi dan laporan 
hasil pemeriksaan selambat lambatnya 60 hari setelah 
laporan pemeriksaan diterima.

"Secara umum terkait dengan rekomendasi yang sudah 
disampaikan masing - masing pansus, kami berharap ini 
menjadi catatan, pertimbangan dan juga butuh tindak 
lanjut yang kongkrit," cakapny. (*) 

PADANG,Lintas Media News
 Inovasi konstruksi hunian berbasis bata interlock yang dikembangkan PT Semen Padang kembali mendapat perhatian pemerintah. Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP/P3KP) Sumatera III Arifay Saini melakukan kunjungan ke rumah contoh yang dibangun menggunakan teknologi Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) di kawasan PT Semen Padang, Rabu (17/6/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Satuan Kerja Penyediaan Kawasan Permukiman (PKP) Sumatera Barat Ridho Ruzika beserta rombongan.

Kehadiran jajaran BP3KP Sumatera III menjadi momentum strategis untuk melihat secara langsung implementasi teknologi konstruksi inovatif yang dinilai mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan perumahan nasional, mulai dari aspek kecepatan pembangunan, efisiensi biaya, hingga kualitas konstruksi.

Rombongan disambut Kepala Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra bersama staf, Zulfikar dan Doni Maizwar.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau secara detail rumah contoh yang dibangun menggunakan sistem interlock, mulai dari struktur bangunan hingga proses pemasangan material yang dirancang lebih sederhana dibandingkan metode konstruksi konvensional.

Arifay Saini mengaku terkesan setelah melihat langsung rumah contoh yang menggunakan Sepablock. Menurutnya, inovasi tersebut memiliki prospek yang sangat menjanjikan dalam mendukung percepatan pembangunan hunian di Indonesia, khususnya pada program-program strategis pemerintah.

“Kami melihat langsung rumah contoh yang menggunakan Sepablock. Dari sisi konsep dan implementasinya, teknologi ini sangat menarik karena menawarkan kemudahan dan efisiensi dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Ia menilai penggunaan sistem bata interlock tidak hanya relevan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) pascabencana, tetapi juga memiliki peluang besar untuk diterapkan pada berbagai segmen pembangunan perumahan lainnya.

Bahkan, ia melihat potensi penggunaannya untuk pengembangan kawasan perumahan komersial yang membutuhkan efisiensi waktu pembangunan tanpa mengurangi kualitas bangunan.

Pandangan tersebut memperkuat posisi Sepablock sebagai salah satu inovasi konstruksi yang dapat mendukung agenda pemerintah dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

Terlebih, kebutuhan rumah di Indonesia masih cukup tinggi sehingga dibutuhkan berbagai terobosan yang mampu menghadirkan solusi pembangunan yang cepat, efisien, dan berkelanjutan.

Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyambut positif kunjungan Kepala BP3KP Sumatera III beserta rombongan.

Menurutnya, perhatian yang diberikan pemerintah terhadap inovasi yang dikembangkan perusahaan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan solusi konstruksi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Win menegaskan bahwa Sepablock merupakan bagian dari strategi diversifikasi bisnis PT Semen Padang yang berorientasi pada pengembangan produk bernilai tambah melalui pendekatan inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan.

“Sepablock siap mendukung program pemerintah untuk pembangunan 3 juta unit rumah. Kami mengapresiasi kunjungan Kepala BP3KP Sumatera III. Perhatian dari para pemangku kepentingan menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang lebih efisien, ekonomis, dan berdaya guna dalam mendukung ekosistem perumahan nasional,” kata Win.

Kepala Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menambahkan bahwa sistem bata interlock yang diterapkan pada Sepablock memungkinkan proses pembangunan dilakukan lebih cepat karena pemasangan material menjadi lebih praktis dan presisi. Selain itu, penggunaan material tersebut juga dapat mengurangi kebutuhan energi dalam proses konstruksi sehingga lebih ramah lingkungan.

Dari sisi ekonomi, teknologi ini dinilai mampu menekan biaya pembangunan tanpa mengorbankan kualitas bangunan. Sementara itu, dari sisi teknis, sistem interlock memberikan tingkat presisi yang lebih baik sehingga menghasilkan konstruksi yang lebih rapi dan efisien.

PT Semen Padang telah mengimplementasikan Sepablock pada sejumlah proyek di berbagai daerah sebagai bentuk pembuktian atas keunggulan teknologi tersebut. Sejumlah hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat saat ini tengah dibangun menggunakan Sepablock yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, seperti Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Di lingkungan PT Semen Padang sendiri, rumah contoh yang dibangun menggunakan sistem Sepablock sengaja dihadirkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, pemerintah, pengembang, maupun pelaku industri konstruksi.

Bangunan tersebut dilengkapi berbagai elemen struktur, seperti kolom, balok pinggang, dan sloof, sehingga dapat memberikan gambaran utuh mengenai penerapan teknologi bata interlock dalam pembangunan rumah tinggal.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki serta dukungan dan apresiasi dari pemerintah, Sepablock semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu solusi inovatif dalam menjawab tantangan penyediaan hunian nasional.

Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap rumah yang layak, kuat, aman, dan terjangkau, inovasi konstruksi seperti Sepablock diharapkan mampu menjadi katalis percepatan pembangunan perumahan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.(*)

JAKARTA, Lintasmedia News- Di tengah derasnya arus disinformasi dan tekanan yang terus menghimpit industri media, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) memilih menyalakan tanda penghormatan. Kamis malam, 18 Juni 2026, di Hall Dewan Pers, Jakarta, Ketua Umum SMSI Firdaus menyerahkan Anugerah SMSI 2026 kepada 16 tokoh nasional dan daerah, mulai dari menteri, gubernur, wali kota, bupati, kepala desa hingga insan pers. Bagi Firdaus, penghargaan itu bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan penegasan bahwa kemerdekaan pers hanya dapat tumbuh dalam iklim yang dijaga bersama oleh para pemimpin yang menghargai keterbukaan, demokrasi, dan kerja jurnalistik yang independen.


Kegiatan yang menjadi agenda tahunan SMSI tersebut, dihadiri jajaran pengurus SMSI Pusat, Dewan Pers, para penerima penghargaan, serta insan pers dari berbagai daerah di Indonesia.


Hadir dalam kesempatan tersebut Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia sekaligus Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI, Dr. H. Teuku Riefky Harsya, M.T., Ketua Dewan Pers Prof. Dr. Komaruddin Hidayat, Ketua Umum Forum Masyarakat Indonesia Emas Yohanes Handoyo Budhisedjati, Dewan Kehormatan SMSI Pusat Mayjen (Purn) Herwin Suparjo, S.Sos., S.H., serta Deputi Bidang Kreativitas Digital dan Teknologi Kementerian Ekonomi Kreatif RI M. Neil El Himam.


*Bentuk Apresiasi untuk Para Tokoh Peduli Pers dan Penjaga Demokrasi*


Ketua Umum SMSI, Firdaus, dalam sambutannya menegaskan bahwa Anugerah SMSI bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan bentuk penghormatan masyarakat pers kepada para tokoh yang selama ini menunjukkan komitmen dan keberpihakan terhadap kemerdekaan pers sebagai salah satu pilar utama demokrasi.

“Anugerah SMSI merupakan apresiasi masyarakat Indonesia kepada para tokoh pemerintah dan masyarakat yang ikut menjaga kemerdekaan pers di seluruh Tanah Air. Pers yang merdeka adalah syarat penting bagi demokrasi yang sehat dan pembangunan yang berkelanjutan,” ujar Firdaus.


Menurutnya, penghargaan tersebut menjadi sangat relevan di tengah berbagai tantangan yang dihadapi dunia pers saat ini, mulai dari maraknya disinformasi dan hoaks di ruang digital hingga tekanan ekonomi yang dialami industri media nasional.


“Dibutuhkan pemimpin-pemimpin yang mampu menciptakan iklim yang sehat bagi tumbuhnya jurnalisme yang independen, profesional, dan bertanggung jawab,” tambahnya.


Firdaus menjelaskan, proses seleksi penerima penghargaan dilakukan secara ketat dan berjenjang. Sebanyak 61 nama diusulkan oleh pengurus SMSI kabupaten/kota dan provinsi dari seluruh Indonesia. Setelah melalui proses verifikasi dan penilaian mendalam, jumlah tersebut mengerucut menjadi 32 nominasi terbaik sebelum akhirnya ditetapkan 16 penerima Anugerah SMSI 2026.


Penilaian dilakukan berdasarkan rekam jejak kepemimpinan, komitmen terhadap transparansi, dukungan terhadap kerja jurnalistik, serta kontribusi dalam pembangunan daerah maupun nasional.


“Dari 16 penerima penghargaan tersebut, tiga tokoh nantinya akan masuk nominasi penerima Pin Emas SMSI yang rencananya diserahkan pada peringatan Hari Pers Nasional mendatang,” jelas Firdaus.


*Ketua Dewan Pers: Pers Harus Kembali ke Jati Diri Perjuangan Bangsa*


Usai sambutan Ketua Umum SMSI, acara dilanjutkan dengan sambutan Ketua Dewan Pers, Prof. Dr. Komaruddin Hidayat.


Dengan gaya khasnya yang santai namun penuh makna, Komaruddin mengingatkan pentingnya pers kembali kepada jati dirinya sebagaimana pada masa perjuangan bangsa Indonesia.


Menurutnya, pers harus tetap menjadi sarana informasi dan interaksi nasional dalam menyuarakan nilai-nilai kemerdekaan, anti-penjajahan, keadilan, dan kesejahteraan masyarakat.


“Pers memiliki peran strategis dalam menjaga kehidupan demokrasi. Karena itu, pers harus terus menjaga idealisme dan independensinya sebagai kekuatan moral bangsa,” ujarnya.


*Dewan Juri Tetapkan 16 Penerima Anugerah SMSI 2026*


Acara inti diawali dengan pembacaan Surat Keputusan penerima Anugerah SMSI 2026 oleh Ketua Dewan Juri Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si., bersama Sekretaris Dewan Juri Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si.


Dewan juri bekerja di bawah koordinasi dan pengawasan Ketua Dewan Pakar SMSI Pusat Prof. Dr. H. Yuddy Crisnandi, S.E.


“Saya bacakan SK rapat Dewan Juri tanggal 15 Juni 2026. Dari 61 nominator yang diusulkan pengurus SMSI provinsi, kabupaten, dan kota se-Indonesia, setelah proses seleksi tersaring menjadi 32 nominator. Pada rapat akhir, ditetapkan 16 orang penerima Anugerah SMSI 2026,” kata Prof. Taufiqurochman yang disambut tepuk tangan para undangan.


Prof. Albertus Wahyurudhanto kemudian melanjutkan pembacaan kategori penghargaan beserta alasan penganugerahan.


Menurut Dewan Juri, penilaian didasarkan pada tiga pilar utama, yakni kontribusi terhadap kemerdekaan pers, penguatan media sebagai pilar demokrasi, dan sinergi media dengan pembangunan daerah.


*Daftar Penerima Anugerah SMSI 2026*


Kategori Pelopor Kemerdekaan Pers Indonesia


Dr. H. Teuku Riefky Harsya, M.T.

Menteri Ekonomi Kreatif RI/Kepala Badan Ekonomi Kreatif RI.


Dinilai berhasil menghadirkan berbagai kebijakan yang memberi ruang bagi pers untuk berkembang lebih kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab, termasuk mendukung media startup melalui program pelatihan dan monetisasi berbasis ekonomi kreatif.


Kategori Spirit Pers Indonesia


Andra Soni

Gubernur Banten.


Dinilai konsisten mendorong keberlangsungan program-program SMSI Banten, mendukung pelaksanaan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 di Banten, serta memperkuat peran pers sebagai mitra strategis pembangunan daerah.


Kategori Sahabat Pers Indonesia


1. Hj. Raden Dewi Setiani, S.Sos., M.A. – Bupati Pandeglang.

   Berperan aktif menyukseskan rangkaian HPN 2026 serta mendorong inovasi pelayanan publik melalui sinergi dengan media.


2. Ratu Rachmatuzakiyah, S.Pd., M.M. – Bupati Serang.

   Memanfaatkan media sebagai sarana sosialisasi pembangunan dan mendukung berbagai kegiatan HPN 2026.


3. Dr. H. Bahrul Ulum, S.Ag., M.A.P., M.M. – Ketua DPRD Kabupaten Serang.

   Konsisten mendukung program SMSI Banten dan menjadikan media sebagai sarana penyebarluasan informasi pembangunan.


4. H. Muhammad Yamin – Wali Kota Banjarmasin.

   Dinilai aktif mendukung pengembangan SMSI Kalimantan Selatan serta memanfaatkan media siber untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.


5. Hendri Arnis – Wali Kota Padang Panjang.

   Berhasil mendorong lahirnya berbagai inovasi digital, termasuk Sistem Informasi Tata Ruang (SINTARU) guna meningkatkan transparansi layanan publik.


6. Sarwani, S.Pd., M.Si. – Bupati Bulungan, Kalimantan Utara.

   Membangun sinergi antara pemerintah daerah, media, dan dunia usaha dalam mewujudkan pembangunan partisipatif dan berkelanjutan.


Kategori Mitra Strategis Pers


Sofyan Kurnia

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten.


Dinilai berkontribusi dalam memperkuat ekosistem jurnalisme ekonomi melalui berbagai pelatihan wartawan, workshop, dan program edukasi yang melibatkan insan pers.


Kategori Tokoh Inspiratif Indonesia


1. H. Robinsar – Wali Kota Cilegon.

   Berhasil mendukung pelaksanaan HPN 2026 serta menggagas pembangunan Monumen SMSI sebagai simbol sejarah pers digital Indonesia.


2. Ingkong Ala – Gubernur Kalimantan Utara.

   Mendorong program-program SMSI Kaltara serta menerapkan kepemimpinan inklusif yang melibatkan akademisi dan media dalam pembangunan daerah.


3. Dr. Hj. Umi Syarifah, S.H. – Pimpinan Redaksi Sudutpandangan.id.

   Dinilai sebagai sosok perempuan tangguh yang mampu menjaga eksistensi media di tengah berbagai keterbatasan serta menjadi inspirasi bagi perempuan di dunia jurnalistik.


4. Marianus Yono Jehanu – Kepala Desa Batu Cermin, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur.

   Dikenal sebagai kepala desa yang membangun kantor desa menggunakan dana pribadi dan berperan sebagai penggerak pengembangan pariwisata Labuan Bajo.


5. Dr. (H.C.) John Firman Pandu, S.H. – Bupati Solok.

   Berkontribusi dalam perintisan pembentukan SMSI Kabupaten Solok dan menjadikan media sebagai mitra pembangunan daerah.


6. Dato Aneng – Bupati Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau.

   Memiliki komitmen kuat dalam membangun wilayah kepulauan terluar serta menjalin hubungan yang harmonis dengan insan pers.


7. H. Muhammad Nasir, S.IP., M.P.A. – Sekretaris Daerah Provinsi Aceh.

   Dinilai berhasil menunjukkan kepemimpinan birokrasi yang efektif di usia muda dengan menduduki jabatan tertinggi birokrasi daerah.


“Argumen dasar kami, pers adalah pilar keempat demokrasi yang harus terus dimatangkan,” tegas Prof. Taufiqurochman.


Menteri Ekonomi Kreatif Apresiasi SMSI


Acara ditutup dengan penyerahan piagam penghargaan oleh Ketua Umum SMSI Firdaus yang didampingi Sekretaris Jenderal SMSI Pusat Makali Kumar, S.H., Dewan Pakar SMSI Pusat Hersubeno Arief, S.Sos., M.Si., Prof. Dr. Albertus Wahyurudhanto, M.Si., serta anggota Dewan Pertimbangan SMSI Pusat Sandy Nayoan.


Setelah prosesi penyerahan penghargaan, seluruh penerima Anugerah SMSI 2026 melakukan sesi foto bersama.


Mewakili para penerima penghargaan, Menteri Ekonomi Kreatif RI Dr. H. Teuku Riefky Harsya, M.T. menyampaikan apresiasi kepada SMSI atas penyelenggaraan Malam Anugerah SMSI 2026.


Menurutnya, penghargaan yang diterimanya merupakan hasil kerja bersama seluruh insan ekonomi kreatif Indonesia yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam membangun sektor kreatif nasional.


“Penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh pelaku ekonomi kreatif Indonesia. Berbagai capaian yang kami raih tidak terlepas dari dukungan masyarakat ekonomi kreatif yang terus berkarya dan berinovasi,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan penghargaan kepada SMSI yang terus berperan dalam memperkuat ekosistem pers digital nasional.


“Kami memberikan apresiasi kepada SMSI yang telah menggelar Malam Anugerah ini. Semoga kegiatan ini semakin memacu insan pers siber untuk terus berkarya dengan integritas di era digital demi kemajuan bangsa dan masyarakat Indonesia,” pungkasnya.


Malam Anugerah SMSI 2026 terselenggara atas dukungan sejumlah sponsor, di antaranya PT Antam Tbk, Pertamina Hulu Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan, Bank Banten, Bank Jakarta, Bank NTB Syariah, Bank Kalsel, Bank bjb, dan Bank Kaltimtara. (***)

JAKARTA , Lintasmedia News– Ketua Umum Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Firdaus mengusulkan agar SMSI dipercaya menjadi penanggung jawab Hari Pers Nasional (HPN) 2027. Permintaan tersebut disampaikan langsung kepada Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat saat memberikan sambutan pada Malam Anugerah SMSI 2026 di Hall Dewan Pers, Jakarta, Kamis (18/6/2026).


Dalam sambutannya, Firdaus mengatakan SMSI akan segera menyampaikan surat resmi kepada Dewan Pers terkait usulan tersebut. Menurutnya, penunjukan penanggung jawab HPN perlu dilakukan secara bergiliran dan berkeadilan bagi seluruh konstituen pers.


“Insya Allah, dengan izin Yang Mulia Ketua Dewan Pers, kiranya berkenan nanti penanggung jawab Hari Pers Nasional yang akan datang itu SMSI. Kami akan kirim surat menyusul,” ujar Firdaus.


Ia menegaskan, SMSI tidak bermaksud memonopoli penyelenggaraan HPN. Justru sebaliknya, organisasi perusahaan media siber terbesar di Indonesia itu menginginkan adanya prinsip kesetaraan di antara seluruh konstituen Dewan Pers.


“Pada HPN yang akan datang, seluruh konstituen itu harus diberi kesempatan sebagai penanggung jawab demi kesetaraan. AMSI, PRRSNI, ATVLI, ada PWI, ada SMSI dan lainnya. Semuanya harus ditempatkan secara setara dam adil,” katanya.


Firdaus juga berharap Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dapat memberikan dukungan terhadap keinginan SMSI menjadi penanggung jawab HPN 2027.


“Mohon izin kembali kepada PWI, kiranya nanti mendukung kami untuk menjadi penanggung jawabnya. Karena ini adalah karya-karya luar biasa yang harus terus dijaga keberlangsungannya,” ujarnya.


Pada kesempatan tersebut, Firdaus menjelaskan bahwa Anugerah SMSI 2026 merupakan bentuk apresiasi masyarakat pers kepada para tokoh pemerintah dan masyarakat yang berkontribusi menjaga kemerdekaan pers di Indonesia.


Sebanyak 16 penerima penghargaan terpilih dari 61 nama yang diusulkan pengurus SMSI kabupaten/kota dan provinsi dari seluruh Indonesia. Nama-nama tersebut kemudian disaring menjadi 32 kandidat sebelum akhirnya diputuskan 16 penerima penghargaan oleh dewan juri di bawah koordinasi Sekretaris Dewan Juri Prof. Taufik dan pengawasan Ketua Dewan Pakar SMSI Prof. Yudi Krisnandi.


Dari 16 penerima penghargaan tersebut, tiga tokoh akan masuk nominasi penerima Pin Emas SMSI yang rencananya diserahkan pada peringatan Hari Pers Nasional mendatang.


Firdaus menilai momentum HPN tidak hanya menjadi perayaan insan pers, tetapi juga wadah untuk memperkuat kebersamaan seluruh organisasi konstituen Dewan Pers.


“Seluruh konstituen harus ditempatkan secara setara dan berkeadilan. Itu semangat yang ingin kami bangun,” tegasnya.


Acara Malam Anugerah SMSI 2026 sendiri dihadiri Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, jajaran pengurus pusat SMSI, para tokoh penerima penghargaan, serta insan pers dari berbagai daerah di Indonesia. (***)

 

PADANG, Lintasmedia News– Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar secara resmi membuka Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Junior Tenis TDP IMTC–Semen Padang Cup 2026 di lapangan tenis outdoor PT Semen Padang, Kamis (18/6/2026). Pembukaan kejurnas yang diikuti 235 atlet dari berbagai daerah di Indonesia itu ditandai dengan pemukulan gong.


Turut hadir dalam pembukaan kejurnas tersebut mantan atlet tenis nasional sekaligus pendiri Irawati Moerid Tennis Club (IMTC) Irawati Moerid, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino, Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang Idris, serta pengurus Persatuan Tenis Seluruh Indonesia (PELTI) Sumatera Barat dan PELTI Kota Padang.


Direktur Utama PT Semen Padang Pri Gustari Akbar dalam sambutannya menyampaikan bahwa kejuaraan nasional ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi bagi para atlet tenis junior, tetapi juga menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga.

Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter, kedisiplinan, mental juang, kerja keras, dan sportivitas yang menjadi bekal bagi generasi muda dalam menghadapi masa depan.


“Kami percaya olahraga mampu membentuk karakter, disiplin, mental juang, kerja keras, serta sportivitas yang menjadi bekal penting bagi masa depan,” kata Pri Gustari.


Ia menyampaikan bahwa keikutsertaan atlet dari berbagai kelompok usia menunjukkan tenis Indonesia memiliki potensi masa depan yang sangat menjanjikan. Karena itu, ia mengajak seluruh peserta menjadikan kejuaraan tersebut sebagai sarana untuk mengasah kemampuan, memperluas persahabatan, membangun mental juara, dan menjunjung tinggi sportivitas.


“Selamat bertanding, junjung tinggi sportivitas, dan raih prestasi terbaik. Menang atau kalah merupakan bagian dari pertandingan, tetapi karakter dan semangat juang adalah nilai yang akan selalu melekat dalam diri kalian. Kami berharap kejurnas ini dapat melahirkan atlet-atlet berprestasi yang kelak mengharumkan nama daerah dan Indonesia hingga ke tingkat internasional,” ujarnya.


Peserta Terbanyak Sejak Digelar


Ketua Panitia Kejuaraan Junior Tenis TDP IMTC–Semen Padang Cup 2026 Arfan Asmara Putra mengatakan bahwa kejurnas ini merupakan bagian dari rangkaian Semen Padang Tennis Series 2026 dan menjadi kejurnas ketiga sejak pertama kali digelar pada 2024. Namun, kerja sama dengan IMTC merupakan yang pertama kali dilaksanakan.


“Mudah-mudahan kerja sama ini dapat terus berlanjut,” katanya.


Arfan menyampaikan bahwa kejurnas kali ini mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang penyelenggaraan kejurnas tenis junior yang digelar PT Semen Padang. Sebanyak 235 atlet yang ambil bagian dalam kejurnas ini berasal dari 60 daerah di Indonesia, mulai dari Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan.


“Peserta dengan jarak perjalanan terjauh tercatat berasal dari Kalimantan Timur. Besarnya jumlah peserta menjadi bukti bahwa Kejurnas Junior Tenis TDP IMTC–Semen Padang Cup semakin mendapat tempat di kalangan atlet, pelatih, klub, dan orang tua atlet tenis junior. Bahkan, kejurnas ini juga diikuti sejumlah atlet yang masuk peringkat tiga besar nasional,” ujarnya.


Kejurnas junior ini, lanjut Arfan, diikuti kelompok umur (KU) 8–18 tahun yang terdiri atas tunggal Red Ball KU-8 tahun, Orange Ball KU-10 tahun, serta kategori TDP tunggal dan ganda putra-putri untuk KU-10, KU-12, KU-14, KU-16, dan KU-18 tahun.


Ia juga berpesan kepada seluruh atlet agar menampilkan kemampuan terbaik dan tetap menjaga sportivitas selama pertandingan.


Selain itu, ia mengingatkan para orang tua yang mendampingi anak-anaknya agar tidak memberikan tekanan berlebihan terkait hasil pertandingan.


“Jangan membebani anak-anak dengan hasil. Ikuti prosesnya dengan baik, karena terkadang ada atlet yang merasa terbebani akibat ambisi orang tua yang terlalu besar,” katanya.


Sementara itu, Direktur IMTC Irawati Moerid mengapresiasi PT Semen Padang yang telah memberikan perhatian terhadap pembinaan atlet tenis junior melalui penyelenggaraan kejuaraan tingkat nasional tersebut. Menurutnya, fasilitas pertandingan yang tersedia sangat baik dan dapat meningkatkan semangat para atlet untuk terus berlatih dan meraih prestasi.


“Selama ini, lapangan yang bagus untuk membangkitkan tenis di wilayah Sumatera antara lain terdapat di Jakabaring, tempat saya telah menyelenggarakan 14 seri, serta di Aceh pada tahun lalu. Ternyata, PT Semen Padang juga memiliki lapangan yang sangat bagus. Ini sangat luar biasa. Terima kasih PT Semen Padang yang telah mendukung kejurnas ini,” katanya.


Perempuan yang akrab disapa Tante Ira itu juga optimistis ke depan prestasi atlet tenis junior di Sumatera Barat akan terus berkembang. Selain memiliki fasilitas yang memadai seperti di PT Semen Padang, sejumlah atlet asal Sumatera juga telah membuktikan kemampuannya dengan menembus tingkat nasional.


“Menurut saya, keberadaan fasilitas tenis di PT Semen Padang ini dapat menjadi salah satu sarana penting dalam mendukung pembinaan atlet-atlet muda di Sumatera Barat dan daerah sekitarnya agar terus berkembang dan meraih prestasi,” pungkas peraih dua medali emas dan satu medali perak pada SEA Games 1991 tersebut.

 

‎Padang Pariaman– Lintas Media News, com. Suasana penuh haru, semangat, dan kebanggaan mewarnai Hall IKK Padang Pariaman saat Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama Gabungan Organisasi Wanita (GOW) yang diinisiasi Komunitas Ibu Cerdas Indonesia (KICI) DPD Padang Pariaman menggelar **Lomba Kreativitas Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) se-Kabupaten Padang Pariaman**, Kamis (18/6/2026)



Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2026 tersebut diikuti oleh **78 peserta dari 13 Sekolah Luar Biasa (SLB)** se-Kabupaten Padang Pariaman. Para peserta menampilkan berbagai bakat dan kemampuan terbaik mereka melalui lomba **solo song, tari, dan pantomim**.


‎Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah kepala perangkat daerah, Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Pariaman, Ketua GOW Kabupaten Padang Pariaman, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP), Ketua KICI Kabupaten Padang Pariaman, penasehat GOW, para ketua organisasi wanita se-Kabupaten Padang Pariaman, pengurus GOW, dewan juri, serta kepala sekolah dan guru pendamping dari SLB se-Kabupaten Padang Pariaman.


‎Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bentuk nyata kepedulian dan komitmen pemerintah daerah bersama GOW dalam memberikan ruang yang setara bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk berkembang dan menunjukkan potensinya.


anugerah yang sangat berharga bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara. 


‎"Setiap anak berhak mendapatkan kasih sayang, perlindungan, pendidikan yang layak, serta kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang sesuai dengan potensi yang dimilikinya," ujar Bupati.


‎Pada kesempatan itu, John Kenedy Azis mengaku bangga menyaksikan langsung berbagai penampilan yang ditunjukkan para peserta. 


‎“Tadi kita menyaksikan ada yang membaca Al-Qur’an dengan baik dan tajwid yang tepat. Ada pula yang bernyanyi dengan suara yang bagus dan berani tampil di hadapan banyak orang. Ini menunjukkan bahwa mereka memiliki potensi besar yang harus terus kita dukung,” ungkapnya


Sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap pendidikan inklusif, Bupati juga menyampaikan rencananya untuk membangun Sekolah Luar Biasa (SLB) yang lebih representatif dengan fasilitas yang lebih lengkap guna mendukung pengembangan potensi anak-anak berkebutuhan khusus di Kabupaten Padang Pariaman.


‎Sementara itu, Ketua GOW Kabupaten Padang Pariaman, **Resty Yulandari Rahmat**, menyampaikan apresiasi kepada KICI Padang Pariaman yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. 


‎“Kegiatan ini tidak hanya sekadar perlombaan, tetapi merupakan wujud nyata kepedulian kita bersama untuk memberikan ruang berkarya dan kesempatan tampil bagi anak-anak, khususnya anak berkebutuhan khusus. Semoga kegiatan ini dapat menjadi motivasi bagi mereka untuk terus berkembang dan menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujarnya.


Setelah seremoni pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan solo song dan Pantomim yang memukau para hadirin, sebelum seluruh peserta mengikuti rangkaian perlombaan sesuai kategori yang dilombakan.


‎Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap dapat terus mendorong terwujudnya lingkungan yang ramah, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang seluruh anak tanpa terkecuali. Sebab, di balik setiap keterbatasan, tersimpan potensi dan prestasi yang dapat menjadi kebanggaan bagi keluarga, daerah, bahkan bangsa.


‎(Rls cominfo Len)

 

pasamanbarat, Lintasmedia News– Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Polres Pasaman Barat menggelar kegiatan Bakti Kesehatan berupa donor darah, khitanan massal dan pemeriksaan kesehatan gratis yang dipusatkan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat, Kamis (18/6/2026).


Kegiatan sosial yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” ini mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Selain memberikan pelayanan kesehatan gratis, kegiatan tersebut juga menjadi bentuk nyata kepedulian Polri terhadap kesehatan dan kesejahteraan warga.


Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan bakti kesehatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan dalam menyemarakkan Hari Bhayangkara yang tahun ini genap memasuki usia delapan dekade.


“Kegiatan ini digelar sebagai wujud nyata kepedulian Polri terhadap sesama, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026,” ujar Kapolres.


Dalam pelaksanaannya, Polres Pasaman Barat menggandeng Dinas Kesehatan Kabupaten Pasaman Barat dan Palang Merah Indonesia Kabupaten Pasaman Barat untuk menyukseskan kegiatan kemanusiaan tersebut.


Masyarakat yang hadir memanfaatkan berbagai layanan kesehatan yang disediakan, mulai dari pengobatan gratis, pemeriksaan gula darah, pengecekan tekanan darah hingga khitanan massal bagi anak-anak. Kehadiran layanan tersebut dinilai sangat membantu masyarakat dalam memperoleh akses kesehatan tanpa dipungut biaya.


Kapolres menjelaskan bahwa selain melibatkan masyarakat, pihaknya juga mengajak seluruh personel Polres Pasaman Barat untuk berpartisipasi dalam kegiatan donor darah.


“Selain itu, personel Polres Pasaman Barat juga kami anjurkan untuk mendonorkan darahnya melalui PMI Kabupaten Pasaman Barat untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan darah,” ungkapnya.


Menurut Kapolres, melalui kegiatan sosial seperti ini, Polri terus berupaya mempererat hubungan dengan masyarakat sekaligus menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.


“Polri Untuk Masyarakat” bukan hanya sebuah tema Hari Bhayangkara tahun ini, namun menjadi wujud pengabdian kami melalui pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadi mitra Polri dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.


Dalam kegiatan tersebut, Polres Pasaman Barat berhasil melayani sebanyak 127 orang melalui program pengobatan gratis yang meliputi pemeriksaan gula darah, pemberian obat dan multivitamin oleh dokter umum, serta pengecekan tekanan darah.


Selain itu, sebanyak 30 anak mengikuti program khitanan massal yang dilaksanakan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat. Usai menjalani khitanan, para peserta juga menerima bingkisan dan tali asih dari Polres Pasaman Barat.


“Tidak hanya itu, kami juga melayani 30 anak yang melaksanakan khitanan di Klinik Pratama Polres Pasaman Barat dengan pelayanan langsung dari dokter, dan kami juga memberikan bingkisan serta tali asih kepada anak-anak yang telah selesai menjalani khitanan,” jelas Kapolres.


Sementara itu, dari kegiatan donor darah yang dilaksanakan, Polres Pasaman Barat berhasil mengumpulkan sebanyak 55 kantong darah dari berbagai golongan. Seluruh darah yang terkumpul kemudian diserahkan kepada PMI Kabupaten Pasaman Barat untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan.


Kegiatan bakti kesehatan yang berakhir sekitar pukul 13.00 WIB tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar. Turut hadir dalam kegiatan itu Wakapolres Pasaman Barat, para Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, personel Polres Pasaman Barat, personel Kompi C Sat Brimob Polda Sumbar, personel TNI Koramil 0305/Pasaman, serta pengurus Bhayangkari Polres Pasaman Barat. (HumasResPasbar)

Lintas Media News , - Lampung Timur , - Bupati Ela Siti Nuryamah menjadi inspektur upacara Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-27 Kabupaten Lampung Timur yang berlangsung khidmat penuh semangat kebersamaan, Senin (20/4/2026).

Dalam momentum tersebut, Bupati Ela Siti Nuryamah mengajak seluruh elemen masyarakat bersatu dan berkolaborasi mewujudkan Lampung Timur yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan.

Ela mengatakan perjalanan 27 tahun Kabupaten Lampung Timur merupakan hasil kerja keras dan kebersamaan seluruh masyarakat serta pemerintah daerah dalam membangun berbagai sektor demi Lampung Timur yang lebih baik.

“Peringatan HUT Ke-27 ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan gotong royong demi kemajuan Lampung Timur yang lebih baik di masa mendatang,” ucap Bupati.

Ia juga menegaskan Pemkab Lampung Timur berkomitmen terus meningkatkan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, kualitas pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berkomitmen untuk melayani publik dengan lebih baik, meningkatkan kualitas infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forkopimda, kepala OPD, tokoh masyarakat, pelajar, dan berbagai elemen masyarakat. ( Y.A )

Lintas Media News , - Lampung Timur , - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur melaksanakan Rapat Koordinasi (Rakor) Pengawasan Peningkatan Integritas bersama Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Aula Utama Setdakab Lampung Timur, Kamis (7/5/2026).

Kegiatan itu dihadiri Kasatgas II.3 Direktorat Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK, Untung Wicaksono, Wakil Bupati Lampung Timur Azwar Hadi, Ketua DPRD Lampung Timur Rida Rotul Aliyah, jajaran kepala OPD, Inspektorat, BPN, Sekretariat DPRD, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Dalam Rakor ini, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah menyebut kegiatan ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat sistem pengawasan, baik secara internal maupun eksternal, khususnya terkait Survei Penilaian Integritas (SPI) dan Monitoring Center for Prevention (MCP) dari KPK.

Ela menyampaikan pembinaan dan penguatan pemahaman kepada seluruh organisasi perangkat daerah menjadi langkah awal yang penting sebelum dilakukan pengawasan lebih lanjut.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin seluruh OPD siap meningkatkan kualitas pelayanan publik serta memahami pentingnya integritas dalam bekerja,” kata Bupati.

Ia juga menegaskan kedisiplinan administrasi, ketepatan waktu, dan kepatuhan terhadap indikator pengawasan menjadi perhatian serius pemerintah daerah.

“Ke depan, tata kelola pemerintahan di Lampung Timur harus semakin baik, profesional, dan transparan. Tidak ada lagi istilah lampu kuning. Semua harus siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Lampung Timur, Rida Rotul Aliyah, menekankan integritas merupakan fondasi utama dalam menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan pembangunan daerah berkelanjutan.

Dia mengingatkan pentingnya menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi antara eksekutif, legislatif, dan seluruh perangkat daerah.

“Pembangunan daerah membutuhkan kolaborasi yang kuat. Semua pihak harus berjalan searah demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan mempertahankan capaian pembangunan yang sudah diraih,” ujarnya.

Rakor bersama KPK ini diharapkan menjadi momentum penguatan budaya integritas di lingkungan Pemkab Lampung Timur. Sebab, pengawasan dan kolaborasi yang solid, pelayanan publik yang bersih, efektif, dan terpercaya akan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah. ( Y.A )


Lintas Media News , - Lampung Timur , - Pemerintah Kabupaten Lampung Timur menetapkan pemenang Lomba Pelaksana Terbaik Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) 2026.

Penghargaan untuk pemenang diserahkan langsung Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-27 Kabupaten Lampung Timur yang digelar di halaman Pemkab setempat, Senin (20/4/2026).

Dalam ajang tersebut, Desa Raman Aji, Kecamatan Raman Utara, berhasil meraih Juara I dan berhak atas uang pembinaan Rp8.000.000 serta piagam penghargaan. Juara II diraih Desa Pempen, Kecamatan Gunung Pelindung, dengan hadiah Rp6.000.000 dan piagam. Juara III Desa Sriminosari, Kecamatan Labuhan Maringgai, dan berhak atas uang pembinaan Rp3.000.000 beserta piagam.

Ela Siti Nuryamah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh desa yang telah berpartisipasi aktif dalam BBGRM. Menurutnya, semangat gotong royong merupakan fondasi penting dalam membangun daerah.

“Gotong royong bukan hanya budaya, tetapi kekuatan utama dalam mendorong pembangunan di desa. Saya berharap kegiatan seperti ini terus digalakkan agar kebersamaan dan kepedulian sosial semakin kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.

“Keberhasilan desa-desa dalam lomba ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Desa Raman Aji, Masdar, mengaku bangga atas capaian yang diraih desanya. Ia menyebut keberhasilan tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh elemen masyarakat.

“Alhamdulillah, ini adalah buah dari kekompakan warga Desa Raman Aji. Kami selalu mengedepankan semangat gotong royong dalam setiap kegiatan, baik pembangunan fisik maupun sosial,” ungkap Masdar.

Masdar berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi warganya untuk terus menjaga kebersamaan serta meningkatkan pembangunan desa ke depan.

“Semoga ini motivasi bagi kita semua untuk lebih maju dan semangat dalam membangun desa,” kata Masdar.

Ajang BBGRM merupakan agenda tahunan yang bertujuan mendorong partisipasi masyarakat dalam pembangunan berbasis kebersamaan. Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Lampung Timur berharap nilai-nilai gotong royong tetap terjaga dan menjadi kekuatan dalam mewujudkan Lampung Timur yang lebih maju dan sejahtera.  ( Y.A )


Lintas Media News , - Lampung Timur , - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan perhatian serius terhadap konflik antara manusia dan gajah liar yang kerap terjadi di kawasan penyangga Taman Nasional Way Kambas (TNWK), Kabupaten Lampung Timur, Provinsi Lampung.

Presiden menyatakan komitmennya untuk mendukung penyediaan sumber daya dalam pembangunan pembatas permanen antara kawasan konservasi dan permukiman warga.

Komitmen tersebut disampaikan Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, yang menyebutkan Presiden memandang konflik gajah dan manusia di Way Kambas bukan semata persoalan satwa liar, melainkan juga isu kemanusiaan dan konservasi yang harus ditangani secara berkelanjutan dan terintegrasi.

“Presiden melihat konflik ini bukan hanya soal satwa liar, tapi juga menyangkut keselamatan dan kehidupan masyarakat. Karena itu, diperlukan solusi jangka panjang yang adil bagi manusia dan alam,” ujar Gubernur.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengapresiasi perhatian dan dukungan Pemerintah Pusat terhadap penanganan konflik gajah dan manusia di wilayahnya. Ia menegaskan rencana pembangunan tanggul pembatas permanen TNWK merupakan harapan yang telah lama dinantikan masyarakat Lampung Timur.

“Kami sangat mengapresiasi perhatian Presiden dan Pemerintah Pusat. Pembangunan tanggul pembatas ini adalah harapan yang sejak lama disuarakan masyarakat Lampung Timur. Harapannya, masyarakat bisa hidup berdampingan dengan tetap menjaga kelestarian konservasi TNWK,” kata Bupati, Kamis (22/1/2026).

Menurutnya, konflik antara manusia dan gajah di Lampung Timur telah berlangsung bertahun-tahun dan memberikan dampak langsung terhadap kehidupan serta mata pencaharian masyarakat di desa-desa penyangga TNWK. Dalam kondisi tersebut, pemerintah daerah kerap berada di posisi terdepan sebagai penyangga dampak konflik.

“Selama ini pemerintah daerah selalu menjadi bantalan. Apa yang bisa kami lakukan sesuai dengan tugas dan kewenangan, telah kami upayakan melalui berbagai program,” ujarnya.

Ela menjelaskan pada 2025 lalu Pemerintah Kabupaten Lampung Timur telah membangun tanggul pembatas di sejumlah titik rawan konflik meskipun dengan keterbatasan anggaran daerah. Salah satu lokasi prioritas pembangunan berada di Desa Braja Asri, yang dinilai memiliki risiko konflik yang tinggi.

Selain pembangunan tanggul, Pemkab Lampung Timur juga menyalurkan bantuan rehabilitasi lahan pertanian pascakonflik sebagai bentuk kompensasi atas kerusakan lahan warga akibat gangguan gajah liar. Bantuan lainnya meliputi penyediaan sarana siaga penghalauan gajah serta berbagai program pendukung, seperti usulan pembangunan jalan usaha tani.

“Upaya-upaya tersebut kami lakukan semaksimal mungkin sesuai kemampuan daerah. Namun dengan dukungan penuh dari pemerintah pusat, kami optimistis penanganan konflik gajah dan manusia di Way Kambas dapat dilakukan secara lebih efektif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Bupati Lampung Timur juga berharap pembangunan pembatas permanen di kawasan TNWK nantinya tidak hanya mampu meminimalisasi konflik, tapi juga menjadi solusi jangka panjang yang menyeimbangkan kepentingan perlindungan satwa liar dengan keselamatan serta kesejahteraan masyarakat.

“Kami berharap pembangunan pembatas permanen ini menjadi solusi yang adil. Konservasi tetap terjaga, dan masyarakat dapat hidup dengan aman serta sejahtera berdampingan dengan kawasan Taman Nasional Way Kambas,” tutup Ela. ( Y.A )

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.