Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

PADANG PARIAMAN — Lintas media News Com. Upaya percepatan pemulihan pascabencana banjir bandang di Kabupaten Padang Pariaman terus mendapat perhatian pemerintah pusat. Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR) Pascabencana Alam Sumatera melakukan kunjungan kerja ke Padang Pariaman untuk melaksanakan monitoring dan evaluasi (monev), sekaligus meninjau langsung progres pembangunan infrastruktur serta bantuan kemasyarakatan di wilayah terdampak bencana.


‎Tim supervisi Satgas PRR dipimpin Wakil II Pos Komando Satgas PRR, Kolonel Inf. Tamimi Hendra Kesuma (Pamen Mabesad), didampingi Anggota Pos Komando Analisis dan Evaluasi Satgas PRR Gatot Satria Wijaya, Analis Kebencanaan Ahli Madya Kedeputian Bidang Penanganan Darurat BNPB, serta Anggota Pos Komando Data Satgas PRR Sertu Tri Wahyu Hadiyanto. Turut hadir unsur Kodim 0308/Pariaman dan Polres Pariaman.


Kedatangan rombongan diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, di Pendopo Bupati, Kamis (11/6/2026), sebelum dilanjutkan dengan rapat koordinasi dan peninjauan lapangan.


‎Dalam pertemuan tersebut, Bupati John Kenedy Azis memaparkan kondisi terkini pascabanjir bandang yang melanda Padang Pariaman pada akhir 2024. Menurutnya, hingga kini dampak bencana masih terasa kuat, baik terhadap infrastruktur publik maupun perekonomian masyarakat.


‎"Banyak infrastruktur vital yang lumpuh, mulai dari jembatan putus hingga jalan rusak berat. Lahan pertanian warga juga tidak lagi bisa digarap akibat perubahan aliran sungai. Sejumlah fasilitas pendidikan rusak dan tidak dapat digunakan. Kondisi ini berdampak besar terhadap kehidupan dan perekonomian masyarakat," ungkapnya.



Bupati menegaskan, percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi menjadi kebutuhan mendesak karena menyangkut keselamatan dan keberlangsungan hidup masyarakat.


‎Ia bahkan menyoroti sebuah peristiwa yang terjadi beberapa waktu lalu, ketika seorang warga nekat menyeberangi sungai menggunakan seutas tali akibat jembatan yang putus. Warga tersebut sempat hanyut terbawa arus setelah pegangan talinya terlepas, namun berhasil diselamatkan oleh masyarakat sekitar.


‎"Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa keterlambatan pembangunan infrastruktur bukan hanya menghambat aktivitas masyarakat, tetapi juga dapat mengancam keselamatan jiwa," tegas JKA.


Karena itu, Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman berharap Satgas PRR dapat memasukkan sejumlah kebutuhan rehabilitasi dan rekonstruksi ke dalam skala prioritas nasional agar pemulihan dapat berlangsung lebih cepat dan menyeluruh.


‎Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri jajaran kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur TNI-Polri, Kejaksaan, serta para pemangku kepentingan lainnya yang terlibat dalam penanganan pascabencana.


‎Usai rapat di Pendopo Bupati, rombongan Satgas PRR bersama Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman yang didampingi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) langsung turun ke lapangan untuk meninjau sejumlah titik terdampak bencana.


Rombongan meninjau sejumlah titik strategis yang mengalami kerusakan akibat bencana, dimulai dari kawasan Asam Pulau untuk melihat dampak aliran sungai dan kondisi jalan penghubung menuju PLTA Singkarak yang terputus. Selanjutnya, tim bergerak menuju Tanah Taban guna meninjau lahan pertanian yang terdampak banjir dan memerlukan penanganan lanjutan agar dapat kembali produktif.


‎Kunjungan kemudian dilanjutkan ke Jembatan Anduriang yang putus akibat bencana. Kerusakan jembatan tersebut tidak hanya mengganggu konektivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi, akses pendidikan, dan mobilitas warga sehari-hari. Saat ini masyarakat masih mengandalkan rakit sebagai sarana penyeberangan darurat untuk melintasi aliran Sungai Batang Anai.


‎Selain meninjau kondisi jembatan, rombongan juga melihat langsung dampak kerusakan terhadap lahan pertanian di sekitar kawasan tersebut serta kondisi aliran Sungai Batang Anai yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat. Kunjungan



Pasaman Barat,Lintas Media News
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Ali Muda, SH, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 3 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Komoditas Unggulan Perkebunan di Bangun Rejo, Nagari Padang Canduh, Kecamatan Kinali, Kabupaten Pasaman Barat, Minggu (14/6/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Wali Nagari Padang Canduh M. Hidayat, Sekretaris Nagari Padang Canduh Supriadi, Kepala Bidang Perkebunan Tanaman Semusim dan Rempah Dinas Perkebunan, Tanaman Pangan, dan Hortikultura Provinsi Sumatera Barat Nopriadi, SP, Ketua Bamus Juniarto, Sekretaris Bamus Sarnadi, serta masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Ali Muda menjelaskan bahwa Perda Nomor 3 Tahun 2023 hadir sebagai landasan hukum dalam mengatur tata kelola komoditas unggulan perkebunan agar lebih tertata, berkelanjutan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan petani.

Menurutnya, keberadaan regulasi tersebut sangat penting untuk memberikan kepastian dalam pengelolaan sektor perkebunan, mulai dari aspek budidaya, pengembangan sumber daya manusia, hingga dukungan pemerintah terhadap peningkatan produktivitas komoditas unggulan.

"Kegiatan sosialisasi ini bertujuan agar masyarakat, khususnya para petani, memahami hak dan kewajibannya serta mengetahui berbagai bentuk dukungan yang dapat diberikan pemerintah dalam pengembangan sektor perkebunan," ujar Ali Muda.
Sementara itu, masyarakat yang hadir memanfaatkan forum tersebut untuk menyampaikan berbagai aspirasi terkait kebutuhan di sektor perkebunan, khususnya kelapa sawit. 

Beberapa usulan yang disampaikan antara lain pelatihan dan peningkatan kapasitas petani kelapa sawit, bantuan bibit unggul, ketersediaan pupuk, hingga dukungan alat transportasi untuk mengangkut hasil panen sawit.

Warga berharap aspirasi tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah guna mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani di Pasaman Barat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ali Muda menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat sesuai dengan kewenangan yang dimiliki DPRD Provinsi Sumatera Barat. 

Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat sangat diperlukan untuk mewujudkan tata kelola perkebunan yang lebih baik.

"Kami akan berupaya memperjuangkan berbagai kebutuhan masyarakat, terutama yang berkaitan dengan peningkatan kapasitas petani dan sarana pendukung perkebunan. Semoga melalui Perda ini, sektor perkebunan di Sumatera Barat semakin maju dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat," katanya.(*/st)

PADANG, Lintasmedia News— Wakil Wali Kota (Wawako) Padang Maigus Nasir menutup Pelatihan dan Jambore Kelompok Siaga Bencana (KSB) Kota Padang Tahun 2026, di Bumi Perkemahan ABG, Lubuk Minturun, Minggu (14/6/2026).


Kegiatan penutupan ini juga dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Kota Padang, Hendri Zulviton. Pengurus Forum KSB Kota Padang, serta Relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB) se-Kota Padang. Termasuk 700 Peserta Pelatihan dan Jambore KSB kecamatan se-Kota Padang.


Kegiatan berlangsung 12-14 Juni 2026, diikuti sebanyak 700 peserta dari Kelompok Siaga Bencana seluruh kecamatan di Kota Padang


Pelatihan dan jambore ini bertujuan meningkatkan kapasitas, keterampilan, serta kesiapsiagaan relawan dalam menghadapi berbagai potensi bencana.


Materi teknis diberikan kepada peserta antara lain: Pelatihan Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD), manajemen posko bencana, penggunaan alat pendukung seperti gergaji mesin (chainsaw) dan radio komunikasi (HT), serta simulasi lapangan terkait penanganan dan mitigasi bencana.


Menurut Wawako Maigus Nasir KSB merupakan salah satu tonggak utama dalam upaya penanggulangan dan penanganan bencana di Kota Padang. Menurutnya, keberadaan relawan di tingkat masyarakat sangat penting mengingat Kota Padang merupakan daerah dengan tingkat kerawanan bencana yang tinggi.


“KSB adalah garda terdepan dalam penanganan bencana di tengah masyarakat. Keberadaan dan kesiapsiagaan relawan menjadi kekuatan besar dalam mengurangi risiko serta mempercepat respons saat terjadi bencana. Kota Padang merupakan daerah rawan bencana, sehingga kapasitas dan kesiapan KSB harus terus diperkuat.” ujar Maigus.


Wawako meminta BPBD Kota Padang untuk terus memberikan dukungan kepada KSB, termasuk melengkapi sarana dan prasarana yang dibutuhkan relawan di lapangan agar mampu menjalankan tugas kemanusiaan secara optimal saat terjadi bencana.


“Saya meminta BPBD untuk mempersiapkan dan melengkapi peralatan yang dibutuhkan oleh KSB di masing-masing kecamatan. Peralatan penanggulangan bencana bukan sekadar pelengkap, tetapi merupakan kebutuhan utama bagi relawan dalam menjalankan tugas kemanusiaan saat terjadi bencana.” ucap Maigus.


“Semoga seluruh peserta menjadi relawan yang semakin tangguh, sigap, dan mampu menjadi pelopor kesiapsiagaan bencana di tengah masyarakat. Pemerintah Kota Padang akan terus mendukung penguatan kapasitas relawan demi mewujudkan Kota Padang yang lebih siap menghadapi bencana.” pungkas Maigus. (***)


 
Padang Pariaman,Lintas Media News
Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Endarmi, menggelar sosialisasi Peraturan Daerah Nomor 1 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Pariwisata Halal di Jorong Lubuak Napa, Nagari Anduriang, Kecamatan 2x11 Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman. 

Kegiatan ini menjadi momentum untuk mendorong pengembangan sektor pariwisata sebagai penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Dalam kesempatan tersebut, Endarmi menegaskan bahwa Nagari Anduriang memiliki potensi wisata yang besar dan perlu terus ditingkatkan nilainya melalui pembangunan sarana dan prasarana yang memadai.

"Nagari Anduriang memiliki berbagai potensi wisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, peningkatan aksesibilitas, infrastruktur, dan fasilitas pendukung menjadi hal yang sangat penting agar sektor pariwisata dapat berkembang lebih optimal," ujar Endarmi.

Ia juga menyampaikan bahwa selama ini dirinya terus memperjuangkan berbagai aspirasi masyarakat Nagari Anduriang, termasuk peningkatan sarana dan prasarana umum, pembangunan akses jalan, serta perbaikan jembatan yang mengalami kerusakan akibat bencana yang terjadi pada tahun lalu.

Menurut Endarmi, potensi wisata unggulan Nagari Anduriang seperti wisata arung jeram dan Air Terjun Pelangi memiliki daya tarik yang besar bagi wisatawan. Dengan dukungan infrastruktur yang lebih baik, destinasi-destinasi tersebut diyakini mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang pada akhirnya berdampak langsung terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

"Ketika kunjungan wisata meningkat, maka peluang usaha masyarakat juga akan berkembang, mulai dari kuliner, penginapan, transportasi hingga sektor ekonomi kreatif lainnya," katanya.

Endarmi menambahkan, saat ini dirinya bertugas di Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat yang bermitra dengan Dinas Pariwisata, Dinas Kebudayaan, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) teknis lainnya. Posisi tersebut, menurutnya, menjadi peluang untuk terus mendorong berbagai program pembangunan yang mendukung kemajuan sektor pariwisata daerah.

Dalam sesi diskusi, masyarakat juga menyampaikan sejumlah gagasan pengembangan destinasi wisata baru. Dani, Wali Korong Asam Pulau, mengusulkan pengembangan agrowisata berbasis kebun durian yang dapat dikemas dalam bentuk area berkemah dan penginapan untuk wisatawan.

Sementara itu, perwakilan masyarakat dari Korong Kampuang Tangah menyampaikan rencana pengembangan wisata Anduriang River Tubing dan rafting dengan memanfaatkan potensi alam yang telah dimiliki Nagari Anduriang.

Kegiatan sosialisasi juga dihadiri oleh Camat 2x11 Kayu Tanam, Wali Nagari Anduriang, para wali korong, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai unsur masyarakat lainnya.(*/st)


PADANG,Lintas Media News
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) Evi Yandri Rajo Budiman laksanakan Sosialisasi Perda (Sosper) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif  lainnya (Napza), dikantor Camat Nanggalo Minggu (14/6/2026). 

Pada Sosper tersebut Evi Yandri juga menghadirkan narasumber dari Kabid Ideologi Wawasan Kebanggaan dan bela negara Kesbangpol Doni Rahma Saputra dan  Analisis Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Barat Eka Rosiana S.Km serta Ketua Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI) Syafrizal. 

Pada pemaparan Doni Rahma Saputra selaku  perwakilan Kesbangpol menjelaskan Bahaya Narkotika dan zat lainnya jika dipakai sembarangan. 80 persen narkotika di Indonesia datang melalui darat. Sehingga narkotika di Indonesia khususnya Sumbar makin hari makin banyak. Di Sumbar ada sebanyak 1 hingga 2 persen penduduknya terintergrasi Narkotika. Namun takut untuk melaporkannya. 

Dengan Perda Nomor 9 Tahun 2018   ada 7 Bab 27 pasal, dengan isi didalamnya bahaya narkotika, pencegahan, Rehabilitasi dan pengawasan serta peran serta masyarakat. 

"Dengan Perda Nomor 9 Tahun 2018, kita bisa tahu Bahaya Narkotika dan bagaimana cara pencegahan serta proses rehabilitasinya," ungkap Doni. 

Sementara dari Dinas Kesehatan Eka Rosiana menyebutkan ditemukan di Sumbar sebanyak 80 ribu kasus dengan usia 15 sampai 19 tahun. Jenis Napza yang sering ditemukan yaitu ganja, sabu dan ekstasi. 

Selanjutnya Ketua Yayasan Pelita Jiwa Insani (YPJI) Syafrizal yang menangani korban kasus Narkotika serta ganguan jiwa menjelaskan berbagai macam korban narkotika dan ganguan jiwa yang membahayakan hingga menganggu warga sekitarnya. 

"Yayasan ini didirikan oleh Evi Yandri jauh sebelum beliau menjadi anggota Dewan yang berguna untuk merehabilitasi warga yang mengalami gangguan jiwa baik korban Narkotika maupun masalah lainnya,"ungkap Syafrizal. 

Syafrizal juga menghadirkan empat orang mantan korban ganguan jiwa. 

"Kita sengaja menghadirkan empat orang mantan penghuni tempat Rehabilitasi di YPJI untuk meyakinkan peserta Sosper agar semuanya yakin bahayanya pemakaian Narkotika,"lanjutnya.

Selanjutnya Evi Yandri Rajo Budiman Selaku Wakil Ketua DPRD Sumbar yang melaksanakan Sosper antusias melihat peserta  Sosper yang hadir. 

Evi Yandri menjelaskan Perda Nomor 9 Tahun 2018 ini lahir di DPRD Sumbar karena kekhawatiran anggota DPRD  dan masyarakat karena semakin banyaknya korban penyalahgunaan Narkotika dan Zat Adiktif lainnya tersebut. 

Dengan adanya perda Nomor 9 tentang Narkotika ini maka semua pihak bertanggungjawab atas keselamatan warga dan dilingkungan agar bersih dari Penyalahgunaan Napza. 

"Dengan menghadirkan narasumber yang berkaitan dengan Narkotika pada Sosper ini kita tahu bahaya Narkoba dan bagaimana cara penyalahgunaannya,"ungkap Evi Yandri. 

Evi Yandri menjelaskan beberapa faktor alasan orang memakai narkotika, dan sulitnya untuk memberantas penyalahgunaan pemakaian Narkoba.

"Narkotika atau Narkoba ini sulit diberantas karena bisnis yang menjanjikan dan karena Indonesia negara kepulauan sehingga mudahnya barang- barang masuk dari luar ke seluruh wilayah Indonesia serta kurangnya serta keterbatasan pengawasan,"ungkap Wakil Ketua DPRD dari Partai Gerindra ini. 

Diujung Sosper Evi Yandri berharap agar para peserta Sosper bisa menjauhi Narkoba ataupun Napza  tersebut karena sangat membahayakan seluruh lingkungan.(*/st)


PADANG,Lintas Media News
Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhammad Iqra Chissa mengucurkan pokok-pokok pikirannya atau Pokir untuk mengundang penyayi religi nasional Hadad Alwi dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1 Hijriah 1448.

Kegiatan yang mengambil tema "Gema Hijrah Minangkabau" itu digelar di Kecamatan Pauh Kota Padang, Sumatera Barat pada Sabtu, 13 Juni 2026 dihadiri langsung Wali Kota Padang Fadly Amran. 

Bahkan, anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Golkar juga hadir, yaitu Helmi Moesim, Miswar Djambak, Febri, Eri Anto Mahmuda, dan Tommy Romengan. 

Hadir juga anggota DPRD Kota Padang dari Fraksi Gerindra Donald Ardi, dan Ketua Fraksi Demokrat Surya Jufri Bitel. Tampak juga Kepala Dinas Kebudayaan Sumbar Saiful, Kepala Balai Bahasa dan tamu undangan lainnya. 

"Kita sengaja mengundang Hadad Alwi dalam rangka menyambut tahun baru Islam," kata Iqra. 

Dikatakannya, acara Gema Hijrah Minangkabau sengaja diadakan untuk hiburan rakyat dalam rangka tahun baru Islam.

"Hijrah tentu menjadi momentum bagi kita semua untuk berubah kearah yang lebih baik," ujarnya. 

Iqra mengimbau masyarakat dalam kondisi ekonomi glabal yang tak menentu ini agar tak mudah termakan fitnah. 

"Kita harus membentengi diri kita dari segala fitnah dan berubah ke arah yang lebih baik, berubah secara ekonomi atau pun yang lain," cakapnya.

Bertindak sebagai pemberi ceramah agama adalah ustad Syafwan Dirran dan Qoriah Aril. (*/st) 

 

PADANG, Lintasmedia News– Kebanggaan besar kembali hadir bagi Kota Padang. Seorang putra terbaik daerah, Fathir Verianico (16), siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Padang, resmi dilepas untuk mengikuti Seleksi Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional Tahun 2026.


Prosesi pelepasan berlangsung khidmat di Halaman Kantor Camat Pauh, Sabtu (13/6/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota Padang Fadly Amran. Momentum tersebut menjadi simbol dukungan penuh Pemerintah Kota Padang kepada generasi muda yang berprestasi dan siap mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.


Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Muhammad Iqra Chissa Putra, Anggota DPRD Kota Padang Donal Ardi, Kepala Bidang Pembinaan Ideologi, Wawasan Kebangsaan dan Karakter Bangsa Badan Kesbangpol Kota Padang Nofiandi Amir, Camat Pauh Yandry, serta keluarga dan orang tua Fathir Verianico yang tampak haru dan bangga menyaksikan putranya melangkah menuju tahapan seleksi nasional.


Fathir menjadi salah satu dari enam utusan terbaik Provinsi Sumatera Barat yang berhasil menembus seleksi tingkat provinsi dan akan mengikuti tahapan seleksi Calon Paskibraka Nasional di Jakarta Selatan pada 15 hingga 19 Juli 2026 mendatang. Keberhasilannya mencapai tahap ini merupakan hasil dari proses panjang yang penuh disiplin, dedikasi, serta persaingan ketat dengan ratusan peserta lainnya dari berbagai daerah di Sumatera Barat.


Dalam sambutannya, Wali Kota Padang Fadly Amran menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas pencapaian yang diraih Fathir. Menurutnya, keberhasilan tersebut bukan hanya menjadi prestasi pribadi, tetapi juga kebanggaan bagi keluarga, sekolah, masyarakat, serta Pemerintah Kota Padang.


“Kesempatan ini merupakan kehormatan sekaligus amanah. Tunjukkan kemampuan terbaik, jaga kesehatan, serta junjung tinggi integritas selama mengikuti seluruh rangkaian seleksi. Kami berharap Fathir dapat lolos dan menjadi bagian dari tim pengibar Sang Saka Merah Putih pada perayaan HUT RI ke-81 pada 17 Agustus 2026 mendatang,” ujar Fadly Amran.


Fadly menegaskan bahwa keikutsertaan generasi muda Kota Padang dalam seleksi Paskibraka tingkat nasional memiliki makna yang sangat penting. Selain sebagai ajang pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kepemimpinan, seleksi tersebut juga menjadi wadah bagi putra-putri daerah untuk menunjukkan kualitas sumber daya manusia Kota Padang di tingkat nasional.


Menurutnya, seorang anggota Paskibraka tidak hanya dituntut memiliki kemampuan fisik yang prima, tetapi juga harus memiliki wawasan kebangsaan yang kuat, jiwa kepemimpinan, integritas, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.


“Fathir membawa nama Kota Padang dan Sumatera Barat. Ini adalah tanggung jawab besar sekaligus kesempatan emas untuk menunjukkan bahwa generasi muda daerah kita mampu bersaing dan berprestasi di tingkat nasional,” katanya.


Suasana haru dan penuh optimisme juga terlihat dari keluarga Fathir yang turut mendampingi dalam acara pelepasan tersebut. Dukungan moril dari keluarga diyakini menjadi salah satu kekuatan penting bagi Fathir dalam menghadapi seluruh tahapan seleksi yang akan berlangsung di Jakarta.


Sementara itu, Fathir Verianico mengaku bersyukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mewakili Kota Padang dan Sumatera Barat pada ajang bergengsi tersebut. Ia bertekad memberikan kemampuan terbaik dan mempersiapkan diri secara maksimal agar dapat lolos hingga tahap akhir.


“Saya mohon doa dan dukungan dari masyarakat Kota Padang agar dapat lolos seleksi dan mengharumkan nama Kota Padang sebagaimana harapan Bapak Wali Kota,” ungkap Fathir.


Bagi Fathir, kesempatan mengikuti seleksi tingkat nasional merupakan pengalaman berharga sekaligus tantangan besar yang harus dijalani dengan penuh semangat dan tanggung jawab. Ia berkomitmen menjaga disiplin, kesehatan, dan fokus selama proses seleksi berlangsung.


Pelepasan Fathir Verianico tidak hanya menjadi seremoni keberangkatan seorang peserta seleksi Paskibraka, tetapi juga menjadi simbol harapan bagi lahirnya generasi muda Kota Padang yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki semangat nasionalisme yang tinggi.


Kini, harapan masyarakat Kota Padang dan Sumatera Barat tertuju kepada Fathir. Dengan kerja keras, doa, dan dukungan berbagai pihak, putra terbaik Kota Padang itu diharapkan mampu menembus seleksi nasional dan mengukir sejarah sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026.(***)

PADANG, Lintasmedia News– Wali Kota Padang, Fadly Amran, membuka secara langsung Entrepreneur Expo Universitas Ekasakti (UNES) Tahun 2026 yang berlangsung di lapangan parkir UNES pada Sabtu, 13 Juni 2026.


Kegiatan ini merupakan rangkaian dari mata kuliah Kewirausahaan yang diprakarsai oleh salah seorang dosen kewirausahaan UNES, Sunreni, S.E., M.M.


Mengusung tema “See the Future Entrepreneurship”, expo ini menampilkan lebih dari 20 stan UMKM yang dikelola oleh para pelaku usaha muda dari kalangan mahasiswa UNES. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan dalam menghadapi dunia usaha di era digital.


Acara turut dihadiri oleh jajaran pimpinan UNES, jajaran pimpinan Yayasan PerguruanTinggi Padang (YPTP), serta seluruh dosen UNES yang ikut memeriahkan dan menyambut kegiatan tersebut.


Dalam sambutannya, Fadly Amran mengimbau para dosen untuk terus memotivasi mahasiswa agar konsisten menjalankan kegiatan kewirausahaan.


Menurutnya, membangun usaha membutuhkan proses berkelanjutan yang harus terus dilatih, termasuk membangun jaringan dan mempelajari pasar. Ia juga menekankan pentingnya kedisiplinan yang kuat dalam berwirausaha.


Sementara itu, Rektor UNES, Prof. Dr. Sufyarma Marsidin, M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya mewajibkan seluruh mahasiswa mengambil mata kuliah Kewirausahaan.


“Kebijakan ini bertujuan agar mahasiswa memiliki motivasi diri yang kuat, tidak hanya berorientasi menjadi pegawai negeri, tetapi juga mampu membuka lapangan kerja baru bagi masyarakat di kemudian hari,” ujar Sufyarma Marsidin. (***)



Pariaman, Lintas Media News
Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketahanan pangan melalui perlindungan lahan pertanian. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan yang digelar di Aula Joyo Makmur, Kota Pariaman, Sabtu (13/6).

Anggota DPRD Sumatera Barat, M. Yasin, mengatakan bahwa ketersediaan pangan merupakan salah satu bentuk kehadiran pemerintah dalam melindungi masyarakat. Menurutnya, ketersediaan pangan sangat bergantung pada keberadaan dan keberlanjutan lahan pertanian yang produktif.

“Lahirnya Perda Nomor 4 Tahun 2020 ini merupakan langkah strategis untuk melindungi lahan pertanian sebagai fondasi dalam mempertahankan ketersediaan pangan, sekaligus mewujudkan kemandirian, ketahanan, dan kedaulatan pangan di Sumatera Barat,” ujar Yasin.

Ia menjelaskan, masifnya alih fungsi lahan pertanian menjadi ancaman serius bagi masa depan sektor pangan. Jika tidak dikendalikan, kondisi tersebut dapat mengurangi luas lahan produktif dan berdampak pada kemampuan daerah dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat.

Selain mengatur perlindungan lahan pertanian, perda tersebut juga memuat dukungan pemerintah terhadap sektor pertanian melalui penyediaan sarana dan prasarana, seperti alat dan mesin pertanian (alsintan), pembangunan serta perbaikan irigasi, dan berbagai fasilitas penunjang lainnya.

Yasin menambahkan, regulasi tersebut juga telah mengatur pembagian kewenangan secara jelas antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota dalam penyelenggaraan lahan pertanian pangan berkelanjutan.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi Sumatera Barat tengah membahas rancangan Peraturan Daerah tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Petani. Regulasi tersebut diharapkan menjadi bentuk nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan petani, khususnya petani kecil.

“Perda ini nantinya menjadi instrumen penting untuk melindungi dan memberdayakan petani, sehingga kesejahteraan mereka dapat terus meningkat. Ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah terhadap para petani sebagai garda terdepan ketahanan pangan,” katanya.

Yasin juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan visi pembangunan nasional dan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yang menempatkan kemandirian pangan sebagai salah satu prioritas utama.
Pada kesempatan yang sama, perwakilan Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk melindungi petani dan organisasi petani. Dukungan tersebut diwujudkan melalui bantuan sarana dan prasarana pertanian, seperti hand tractor, alsintan, serta akses terhadap pupuk bersubsidi sesuai ketentuan yang berlaku.

Sosialisasi ini juga menjadi ruang dialog antara pemerintah dan masyarakat. Sejumlah peserta menyoroti pentingnya perlindungan lahan pertanian di tengah meningkatnya tekanan alih fungsi lahan. Selain itu, persoalan ketersediaan pupuk bersubsidi juga menjadi perhatian utama yang diharapkan mendapat solusi dari pemerintah daerah.

Salah seorang peserta, Suparman, meminta adanya kejelasan mengenai implementasi perlindungan lahan pertanian serta kepastian ketersediaan pupuk bagi petani.

“Kami berharap ada kepastian mengenai sejauh mana perlindungan lahan pertanian dapat diterapkan di lapangan, termasuk solusi terhadap ketersediaan pupuk yang masih menjadi persoalan bagi petani,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan masyarakat semakin memahami pentingnya menjaga keberlanjutan lahan pertanian sebagai aset strategis daerah, sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan.(*/st)


Pasaman, Lintas Media News
Anggota DPRD Sumatera Barat, Sawal, mengingatkan masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkoba yang dapat merusak kesehatan fisik dan mental, memicu ketergantungan, serta berdampak buruk terhadap kehidupan sosial dan keharmonisan keluarga.

Hal tersebut disampaikannya saat kegiatan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 9 Tahun 2018 tentang Fasilitasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif Lainnyayang digelar di Aula Nagari Ladang Panjang, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman, Sabtu (13/6/2026).

Sawal mengatakan, sosialisasi perda ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan dan memberantas penyalahgunaan narkoba yang hingga kini masih menjadi ancaman serius bagi masyarakat. Menurutnya, maraknya peredaran narkoba tidak hanya merusak generasi muda, tetapi juga berpotensi meningkatkan angka kriminalitas.

"Peredaran dan penyalahgunaan narkoba adalah tanggung jawab kita bersama. Pemerintah nagari, Bamus, LPM, Bundo Kanduang, niniak mamak, tokoh masyarakat, hingga orang tua harus proaktif mengawasi pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus ke dalam penyalahgunaan narkoba," ujar Sawal.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumatera Barat menegaskan bahwa biaya rehabilitasi dan pengobatan bagi pecandu narkoba sangat besar. Karena itu, langkah pencegahan dinilai jauh lebih efektif dibandingkan penanganan setelah seseorang terlanjur menjadi korban penyalahgunaan narkoba.

"Pencegahan membutuhkan keterlibatan semua pihak, terutama keluarga sebagai lingkungan pertama dan utama dalam pembentukan karakter generasi muda," katanya.

Pada kesempatan yang sama, Mursalim menekankan pentingnya peran pemerintah nagari dalam mengantisipasi penyebaran narkoba. Nagari diharapkan aktif menyikapi berbagai indikasi peredaran narkoba serta segera melaporkan apabila ditemukan dugaan penyalahgunaan di lingkungan masyarakat.

Menurutnya, narkoba merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) karena dapat melemahkan kualitas sumber daya manusia dan menghancurkan masa depan generasi muda.

Wali Nagari Ladang Panjang, Julisman Arif, menyampaikan bahwa semakin masifnya peredaran narkoba menuntut adanya langkah antisipatif dan strategi yang terukur dalam upaya pencegahan.

"Peran niniak mamak, tokoh masyarakat, dan seluruh unsur adat perlu terus diperkuat. Dampak penyalahgunaan narkoba sangat besar terhadap masa depan remaja dan generasi penerus bangsa," ujarnya.

Ia menambahkan, sosialisasi Perda Nomor 9 Tahun 2018 menjadi salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai bahaya narkoba sekaligus memperkuat upaya pencegahan di tingkat nagari.

Untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda, diperlukan sinergi seluruh elemen masyarakat, mulai dari orang tua, niniak mamak, tokoh masyarakat, pihak sekolah, hingga pemerintah daerah.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Nagari Ladang panjang dan walinagari ladang panjang barat , ninik mamak, ketua bamus dan para tokoh masyarakat serta kan, Lpmn nagari serta masyarakat.(*/st)

PADANG,Lintas Media News
 Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat Nanda Satria menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2022 tentang Keterbukaan Informasi Publik di Halaman Taman Melati, Jalan Gereja, Belakang Tangsi, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sabtu (13/6/2026). Kegiatan itu diikuti perwakilan kecamatan dan kelurahan se-Kota Padang sebagai upaya memperluas pemahaman masyarakat terhadap hak memperoleh informasi publik.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komisi Informasi Sumatera Barat Idham Fadil dan Kepala Bidang Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi Sumatera Barat.

Dalam sambutannya, Nanda Satria menegaskan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu unsur penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik atau good governance. Menurutnya, masyarakat memiliki hak untuk memperoleh informasi publik, namun juga memiliki kewajiban untuk memahami batasan serta menjaga penggunaan informasi secara bertanggung jawab.

“Kita dalam good governance, menjalankan pemerintahan yang baik itu perlu keterbukaan informasi publik. Itu hak kita bersama. Namun selain hak, tentu ada juga kewajiban,” kata Nanda.

Ia menjelaskan perkembangan teknologi informasi dan internet telah mempercepat arus pertukaran informasi sejak awal tahun 2000-an. Kondisi tersebut memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengakses berbagai informasi dari berbagai daerah hingga negara lain.

Meski demikian, Nanda menilai keterbukaan informasi tetap harus diatur melalui regulasi agar masyarakat memperoleh informasi yang bermanfaat serta memiliki kepastian terhadap hak akses informasi publik.

“Keterbukaan informasi publik tetap harus diatur. Tujuannya agar informasi yang kita peroleh benar-benar memberikan dampak positif serta menjamin hak masyarakat untuk mengakses informasi publik,” ujarnya.

Nanda juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memanfaatkan internet dan tidak berlebihan dalam menyebarkan maupun menerima informasi.

Ia berharap peserta yang hadir dapat memahami substansi Perda Nomor 3 Tahun 2022 dan menjadi agen penyebarluasan informasi di wilayah masing-masing. Sebab, peserta yang mengikuti kegiatan tersebut merupakan perwakilan dari berbagai kecamatan dan kelurahan di Kota Padang.

“Kami berharap setelah mengikuti sosialisasi ini, Bapak-Ibu mendapatkan pengetahuan mengenai keterbukaan informasi publik dan membantu menyebarluaskan informasi tersebut di daerah masing-masing,” katanya.

Menurut Nanda, semakin luas pemahaman masyarakat terhadap keterbukaan informasi publik, semakin besar pula peluang terpenuhinya hak-hak warga untuk memperoleh informasi yang dijamin oleh peraturan perundang-undangan.(*/st)

 

PADANG, Lintasmedia News– PT Semen Padang kembali menunjukkan komitmennya terhadap pelestarian lingkungan dengan berpartisipasi aktif dalam Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang digelar Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat mengusung tema “Saatnya Bekerja untuk Iklim”.


Kegiatan yang dipusatkan di Hutan Kota Malvinas, Sempadan Batang Kuranji, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, pada Jumat (12/6/2026), menjadi momentum penting untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan menghadapi tantangan perubahan iklim.


Dalam kegiatan tersebut, PT Semen Padang turut ambil bagian dalam aksi penanaman pohon bersama berbagai pemangku kepentingan. Hadir mewakili perusahaan, Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang Hernes, Staf Program Pendanaan Usaha Mikro dan Kecil (UMK) Yulhelmus, serta Staf Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Fajar Ramadoni.


Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun ini dihadiri berbagai unsur pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas lingkungan, hingga kalangan pelajar. Kehadiran berbagai elemen tersebut menjadi simbol kuat bahwa upaya menjaga lingkungan membutuhkan kerja sama dan tanggung jawab bersama.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas keterlibatan seluruh pihak yang turut mendukung pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, kolaborasi yang terbangun antara pemerintah, BUMN, perusahaan swasta, perguruan tinggi, pelajar, serta organisasi lingkungan merupakan modal penting dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pelestarian lingkungan.


“Kita hadir didukung oleh OPD-OPD provinsi, kemudian BUMN, perusahaan-perusahaan yang ada di Sumatera Barat, perguruan tinggi, siswa-siswi, dan juga berbagai NGO seperti WALHI, WARSI, WWF, serta banyak pihak lainnya. Kehadiran bersama ini mudah-mudahan menjadi semangat bersama dalam memperingati Hari Lingkungan Hidup dan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.


Mahyeldi menegaskan bahwa berbagai bencana yang terjadi dalam beberapa tahun terakhir, seperti banjir dan longsor, merupakan pengingat bahwa kelestarian lingkungan harus menjadi perhatian bersama. Ia menilai kepedulian terhadap lingkungan tidak cukup hanya diwujudkan melalui kegiatan seremonial, tetapi harus menjadi karakter yang melekat dalam kehidupan sehari-hari.


“Kita sudah merasakan dampaknya ketika lingkungan tidak terjaga. Karena itu, tidak ada pilihan lain selain menjadikan kepedulian terhadap lingkungan sebagai karakter yang melekat pada setiap pribadi. Mari saling mengingatkan agar tidak membuang sampah sembarangan dan mewariskan budaya peduli lingkungan kepada generasi muda,” katanya.


Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumatera Barat Tasliatul Fuadi mengungkapkan bahwa kegiatan tahun ini melibatkan penanaman 1.000 bibit pohon yang berasal dari berbagai dukungan mitra dan lembaga.


Keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tersebut tidak lepas dari semangat kolaborasi yang melibatkan banyak pihak, termasuk BUMN, instansi pemerintah, dan perusahaan yang beroperasi di Sumatera Barat.


“Kami mendapatkan bantuan 1.000 batang bibit pohon dari berbagai pihak, di antaranya PLN, BPDAS Agam Kuantan, Dinas Kehutanan, serta dukungan dari UPT Kementerian Kehutanan. Selain itu, PTPN IV juga membantu penyediaan pupuk untuk mendukung keberhasilan penanaman,” ujarnya.


Tasliatul juga menyampaikan apresiasi kepada PT Semen Padang yang turut berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut.


“Pelaksanaan kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi banyak pihak. PT Semen Padang juga memberikan dukungan berupa bantuan bibit dan berbagai fasilitas pendukung lainnya seperti tenda serta kebutuhan kegiatan lainnya,” katanya.


Partisipasi PT Semen Padang dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan serta upaya mitigasi perubahan iklim melalui berbagai program lingkungan yang berkelanjutan.


Kepala Unit CSR PT Semen Padang Hernes mengatakan partisipasi PT Semen Padang dalam kegiatan ini merupakan upaya mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan yang berwawasan lingkungan.


“PT Semen Padang memandang pelestarian lingkungan bukan hanya sebagai kewajiban, tetapi juga sebagai investasi jangka panjang bagi keberlanjutan kehidupan,” ujar Hernes.


Terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan keterlibatan PT Semen Padang dalam kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan terhadap lingkungan hidup.


Menurutnya, sebagai perusahaan yang telah menjadi bagian dari pembangunan Sumatera Barat selama lebih dari satu abad, PT Semen Padang menyadari pentingnya menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan kelestarian lingkungan.


“Keikutsertaan PT Semen Padang dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial perusahaan. Kami berkomitmen untuk terus mendukung berbagai upaya pelestarian lingkungan hidup melalui program-program yang memberikan dampak positif bagi masyarakat dan ekosistem,” ujar Win Bernadino.


Ia menambahkan bahwa keberlanjutan merupakan salah satu pilar utama dalam operasional perusahaan. Karena itu, PT Semen Padang terus mengembangkan berbagai inisiatif lingkungan, mulai dari rehabilitasi lahan, penghijauan, konservasi sumber daya alam, hingga edukasi lingkungan kepada masyarakat.


Win menambahkan bahwa partisipasi dalam kegiatan penanaman pohon ini mempertegas peran PT Semen Padang sebagai perusahaan yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki komitmen kuat dalam menciptakan nilai sosial dan lingkungan yang berkelanjutan.


“Melalui kolaborasi bersama pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat, perusahaan berharap semangat menjaga bumi dapat terus tumbuh dan menjadi gerakan bersama dalam menghadapi tantangan perubahan iklim di masa depan,” katanya.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.