Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan banjir Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang karate Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur langsa lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan lpm Al itqan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak mandailing natal Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar polres Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

 TANAH DATAR, Lintasmedia News—  Struktur kepengurusan awal telah disepakati untuk memimpin roda organisasi perusahaan pers siber tersebut selama lima tahun ke depan.


Dalam komposisi kepengurusan yang disepakati, Mustafa Akmal Dt. Sidi Ali, S.H., M.H., dipercaya menjabat sebagai Ketua SMSI Tanah Datar. Posisi Wakil Ketua diampu oleh Wirmas Darwis, Sekretaris ditempati oleh Masriwal, dan posisi Bendahara diamanahkan kepada Mailis. 


Bidang Organisasi Youry W. St. Rky Batua, Bidang IT Safrizal Putra, Bidang Hukum Maisetrimal, SH, dan bidang Sosial Maryati


Menjelang agenda pelantikan resmi yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang, pengurus SMSI Tanah Datar menggelar rapat konsolidasi di Tanah Datar di Kantor LKAAM Tanah Datar Rabu (21/10/2026).


Dalam rapat tersebut, Ketua SMSI Tanah Datar, Mustafa Akmal Dt. Sidi Ali, menegaskan penekanan penting mengenai posisi dan penataan fungsi organisasi. Ia mengingatkan bahwa SMSI merupakan wadah perhimpunan bagi perusahaan media, bukan organisasi profesi wartawan.


"SMSI merupakan organisasi wadah berkumpulnya para pemilik dan pengelola media siber (online), berbeda dengan organisasi profesi kewartawanan," tegas Mustafa Akmal di hadapan jajaran pengurus.


Komitmen Mewujudkan Ekosistem Media Bebas dan Sehat

Merujuk pada Anggaran Dasar (AD) organisasi, tujuan utama pendirian SMSI adalah mewujudkan ekosistem industri media siber yang sehat, mandiri, dan bermartabat, sekaligus berkontribusi dalam membangun masyarakat Indonesia yang demokratis, cerdas, tertib, adil, makmur, dan sejahtera.


Berdasarkan dokumen resmi Anggaran Dasar SMSI, agenda prioritas keberadaan organisasi ini mencakup beberapa poin strategis:

Pembangunan Ekosistem Media Siber: Membangun industri media siber yang sehat secara bisnis, mandiri secara finansial, serta tetap menjunjung tinggi martabat dan etika dalam menyajikan karya jurnalistik.


Mendukung Masyarakat Demokratis: Menjadi infrastruktur penyebaran informasi yang berkualitas demi terciptanya masyarakat Indonesia yang demokratis, cerdas, dan kritis.

Penguatan Kualitas Perusahaan Pers: Mendorong lahirnya perusahaan media online yang profesional, kredibel, berintegritas, serta mampu memberikan jaminan perlindungan dan kesejahteraan bagi pengelola maupun jurnalisnya.


Wadah Advokasi dan Profesionalisme: Menjadi sarana pemersatu, pelindung, serta fasilitator dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para pengusaha media maupun wartawan di ranah siber.


Melalui konsolidasi internal ini, SMSI Tanah Datar siap melangkah menuju pelantikan bulan depan dan berkomitmen memperkuat peran pers siber lokal dalam menyajikan informasi berkualitas bagi masyarakat.

Padang, Lintasmedia News- Kritik terhadap kepolisian merupakan bagian dari kontrol publik yang perlu mendapat ruang. Sikap itu ditegaskan Kabid Humas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol Susmelawati Rosya, saat bersilaturahmi dengan jajaran Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumbar, Rabu (21/10/2026).


Dalam pertemuan hangat yang berlangsung di Kantor PWI Sumbar tersebut, Susmelawati menegaskan bahwa Polda Sumbar tidak antikritik. 


Kombes Pol. Susmelawati Rosya mempersilakan insan pers menyampaikan koreksi terhadap kinerja kepolisian, sepanjang kritik itu disampaikan secara santun, konstruktif, dan didukung fakta yang dapat dipertanggungjawabkan.


Menurutnya, kritik dari media dapat menjadi masukan bagi institusi kepolisian untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat. Namun, ia berharap agar pemberitaan tidak memuat penilaian atau tudingan yang tidak memiliki dasar yang jelas.


“Silakan kritik Polda Sumbar. Sampaikan dengan bahasa yang santun dan menggunakan kaidah jurnalistik yang baik. Polda Sumbar bukan antikritik,” ujar Susmelawati.


Kunjungan tersebut, katanya, juga menjadi bagian dari upaya mempererat komunikasi dan menjaga hubungan baik antara Polda Sumbar dengan kalangan wartawan, khususnya yang tergabung dalam organisasi PWI. 


Dia menegaskan, keterbukaan komunikasi dengan media penting untuk mendukung penyampaian informasi kepada masyarakat.


Susmelawati yang berasal dari Lubuk Basung, Kabupaten Agam, hadir didampingi Kasubbid Penerangan Masyarakat (Penmas) Bidang Humas Polda Sumbar, Kompol Adhi Jais, SH, MH. 


Kedatangan mereka disambut Ketua PWI Sumbar Widya Navies, Sekretaris Firdaus Abie, Wakil Ketua Bidang Organisasi Sawir Pribadi, Wakil Ketua Bidang Pembinaan Daerah Romi Delfiano, Ketua SIWO Syaiful Husein, Sekretaris Andri Besman, serta Bendahara SIWO, Science Astra.


Ketua PWI Sumbar Widya Navies menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran Humas Polda Sumbar tersebut.


Menurut Widya, komunikasi yang terjalin antara kepolisian dan organisasi wartawan menjadi salah satu ruang untuk membangun hubungan profesional sekaligus menjaga kualitas kerja jurnalistik.


Widya juga menjelaskan bahwa tidak seluruh wartawan bergabung dengan PWI. Karena itu, ia meminta masyarakat maupun pihak terkait menyampaikan laporan kepadanya apabila menemukan anggota PWI yang diduga melakukan pelanggaran profesi. Jika terbukti, organisasi akan menindaklanjuti laporan tersebut sesuai aturan yang berlaku.


“Kalau ada wartawan yang tergabung dengan PWI melakukan pelanggaran, silakan beri tahu saya. Jika terbukti, kami akan memberikan sanksi tegas,” ujarnya.


Pertemuan itu menjaga hubungan yang baik antara kepolisian dan insan pers. Di satu sisi, media menjalankan fungsi kontrol sosial melalui pemberitaan kritis dan berimbang. 


Komunikasi yang baik diharapkan mendorong kepolisian semakin terbuka terhadap masukan publik, tanpa mengesampingkan prinsip akurasi, etika jurnalistik, dan tanggung jawab dalam menyampaikan informasi.(***)

SIJUNJUNG, Lintasmedia News– Dalam rangka mendukung program Kapolri, personel Polres Sijunjung melaksanakan kegiatan Rabu Kumpul Bersama Masyarakat di SMKN 5 Sijunjung, Rabu (21/10/2026), mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.


Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Sijunjung, IPTU Raden Dwi Agus K., S.Tr.K., S.I.K., M.Si., bersama AIPDA Irwandi, S.H., BRIPTU Yoga Evsa Pradifta, Syafruddin selaku PHL Lantas, dan Kaisya Merta selaku PHL Kamsel.


Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Sijunjung memberikan edukasi kepada para siswa mengenai pentingnya tertib berlalu lintas, mematuhi peraturan, serta menaati rambu-rambu lalu lintas demi keselamatan bersama di jalan raya.

Selain itu, para siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya bijak dalam menggunakan telepon seluler (HP), khususnya dalam menerima, menyaring, dan menyebarkan informasi di media sosial. Masyarakat, terutama kalangan pelajar, diimbau untuk tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi serta menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks.


Pada kesempatan tersebut, personel Satlantas turut menyampaikan informasi mengenai pelaksanaan Operasi Patuh Singgalang 2026, yang dijadwalkan berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui sosialisasi ini, para siswa diharapkan semakin memahami pentingnya disiplin dan kepatuhan terhadap aturan lalu lintas.


Kegiatan Rabu Kumpul Bersama Masyarakat ini merupakan salah satu upaya Polres Sijunjung untuk mempererat hubungan antara Polri dengan masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap keselamatan berlalu lintas dan penggunaan media digital secara bertanggung jawab.


Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan lancar.


Polres Sijunjung berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan edukasi dan pembinaan guna mewujudkan keamanan, ketertiban, serta keselamatan bersama.

pasamanbarat.Lintasmedia news -- Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat menggelar kegiatan kumpul bersama masyarakat setempat di Kedai Sahabi, Jorong Pasaman Baru, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, pada Rabu (21/10/2026). 


Pertemuan yang berlangsung mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai ini diselenggarakan guna menghimpun data serta memetakan berbagai dinamika persoalan yang meresahkan warga terkait Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas).


Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Pasaman Barat, AKBP Agung Tribawanto, S.Ik., M.H dengan didampingi jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Pasaman Barat, di antaranya Kasat Samapta AKP Dwi Rahmat Hadi Yanto, Kasat Binmas Iptu Zulfi, KBO Sat Samapta Ipda Yandri Salmi, Plh. Kasi Humas Bripka Tasnim Agung serta sejumlah personel dari Sat Binmas.


Melalui forum dialog terbuka ini, jajaran Polres Pasaman Barat mendengarkan secara langsung beragam aspirasi serta keluhan warga mengenai situasi keamanan di wilayah permukiman mereka. Langkah ini diambil sebagai sarana deteksi dini dan pendekatan partisipatif guna menciptakan lingkungan yang kondusif.


Dalam kesempatan tersebut, AKBP Agung menegaskan komitmen Polres Pasaman Barat untuk bersikap tegas dalam menjaga ketertiban umum melalui penegakan hukum yang berkeadilan, baik terhadap tindak pidana maupun bentuk pelanggaran hukum lainnya. 


"Polres Pasaman Barat tetap berkomitmen penuh dalam penegakan hukum yang tegas dan profesional, baik terhadap segala bentuk tindakan pidana maupun pelanggaran hukum yang meresahkan warga,” ungkap Kapolres. 


Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk saling bahu-membahu dalam menjaga keamanan di lingkungan masing-masing.

"Menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif tidak bisa dilakukan oleh aparat kepolisian saja, melainkan membutuhkan partisipasi serta sinergi aktif dari seluruh elemen masyarakat," ujarnya.


Selain memperkuat aspek penegakan hukum, Polres Pasaman Barat turut menyuarakan kesiapannya dalam memberikan pendampingan hukum serta bantuan sosial guna menyerap dan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.


"Kami senantiasa terbuka untuk membantu masyarakat, baik dalam memberikan perlindungan dan pendampingan hukum maupun bentuk bantuan lainnya demi terwujudnya keamanan di Kabupaten Pasaman Barat," tutup Kapolres. (HumasResPasbar)

LANGSA, Lintasmedia News–Pelestarian hutan mangrove di Kota Langsa, Provinsi Aceh, menjadi tanggung jawab bersama dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir. Selain berfungsi mencegah abrasi pantai dan menjadi habitat berbagai fauna, kawasan mangrove juga memiliki potensi ekonomi melalui sektor pariwisata serta nilai edukasi bagi masyarakat dan dunia pendidikan.


Berbagai manfaat tersebut terungkap dalam kegiatan wawancara dan observasi lapangan yang dilakukan kelompok mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Samudra Angkatan 2025 Unit 05 di kawasan Wisata Hutan Mangrove Kota Langsa, Kamis (15/10/2026).


Kegiatan ini dilaksanakan untuk memenuhi tugas mata kuliah Media Pembelajaran di bawah bimbingan dosen pengampu Arifah Prima Satrianingrum, S.Pd., M.Pd. Kelompok mahasiswa tersebut terdiri dari Annisa Ramadhani (250410260), Erlanda Putri (250410291), Flora Aulia (250410280), Nadila Syavira (250410170), dan Joice Lumban Gaol (250410188).


Dalam observasi tersebut, mahasiswa menggali informasi mengenai sejarah perkembangan kawasan mangrove, jenis-jenis tumbuhan yang tumbuh di dalamnya, serta peran penting ekosistem tersebut bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat.


Berdasarkan keterangan narasumber, Romi Irawan, selaku petugas lapangan Pos 3 Wisata Hutan Mangrove Langsa, kawasan ini memiliki keunikan tersendiri, terutama pada bentuk akar mangrove yang beragam. Struktur akar tersebut merupakan bentuk adaptasi tumbuhan terhadap kondisi lingkungan pesisir yang berlumpur dan dipengaruhi pasang surut air laut.


Keberadaan mangrove juga berperan penting dalam menjaga kestabilan garis pantai, mengurangi risiko abrasi, serta menyediakan tempat berlindung dan berkembang biak bagi berbagai jenis fauna pesisir. Dengan demikian, kelestarian kawasan ini memiliki arti penting bagi keseimbangan lingkungan dan keberlangsungan kehidupan biota di sekitarnya.


Selain memiliki fungsi ekologis, Hutan Mangrove Kota Langsa juga menyimpan cerita mengenai perkembangan kawasan tersebut. Sejarah pembentukannya berawal dari gagasan Wali Kota Langsa pada masa itu untuk menghidupkan kembali kawasan pelabuhan.


Seiring waktu, kawasan tersebut berkembang menjadi salah satu ikon Kota Langsa yang menarik perhatian masyarakat dan wisatawan. Keberadaan hutan mangrove tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga membuka peluang ekonomi melalui kegiatan wisata alam.


Bagi mahasiswa PGSD Universitas Samudra, observasi langsung ini memberikan pengalaman belajar yang berbeda dari pembelajaran di dalam kelas. Mahasiswa dapat melihat secara nyata bentuk adaptasi tumbuhan mangrove, mengenali fungsi ekologisnya, serta memahami pentingnya menjaga lingkungan pesisir.


Kawasan mangrove juga dapat dijadikan media pembelajaran kontekstual bagi peserta didik sekolah dasar.

 Melalui kunjungan lapangan, pengamatan tumbuhan, dan pengenalan habitat fauna, mahasiswa dapat mempelajari ilmu pengetahuan alam sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.



Pembelajaran semacam ini diharapkan mampu menghubungkan teori yang diperoleh di sekolah dengan kondisi nyata di lingkungan sekitar.


Di balik berbagai manfaatnya, kelestarian hutan mangrove tetap menghadapi tantangan, terutama pencemaran sampah plastik dan risiko eksploitasi sumber daya secara berlebihan. Sampah yang menumpuk di kawasan pesisir berpotensi mengganggu pertumbuhan mangrove dan mengancam kehidupan fauna yang bergantung pada ekosistem tersebut.



Oleh karena itu, upaya pelestarian perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi lingkungan, kegiatan gotong royong membersihkan kawasan, pengurangan penggunaan plastik sekali pakai, serta pengelolaan wisata yang bertanggung jawab.

Keterlibatan pemerintah, petugas pengelola, masyarakat, lembaga pendidikan, dan pengunjung menjadi faktor penting dalam menjaga keberadaan hutan mangrove.

Melalui kegiatan observasi ini, mahasiswa PGSD Universitas Samudra Angkatan 2025 Unit 05 diharapkan semakin memahami bahwa hutan mangrove bukan sekadar kawasan wisata, melainkan aset lingkungan yang memiliki fungsi ekologis, ekonomi, sosial, dan pendidikan.

Menjaga kelestarian mangrove berarti menjaga masa depan kawasan pesisir. Dengan kesadaran dan kerja sama semua pihak, manfaat Hutan Mangrove Kota Langsa diharapkan dapat terus dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.

(Iwan)

PADANG, Lintasmedia News— PT Semen Padang menyalurkan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) sebesar Rp100 juta melalui Program Basinergi Mambangun Nagari (BMN) 2026 untuk mendukung pembangunan turap saluran irigasi sepanjang 65 meter di Kelurahan Baringin, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang.


Penyaluran dana tersebut dilakukan bersamaan dengan peluncuran Program BMN Tahun 2026 Forum Nagari Kelurahan Baringin yang digelar di Aula Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Kelurahan Baringin, Rabu (21/10/2026). Acara penyaluran dana dan peluncuran program tersebut dihadiri Lurah Baringin Sofyan, tokoh masyarakat, dan perwakilan PT Semen Padang.

Ketua Forum Nagari Kelurahan Baringin Doly Fajri mengatakan dana BMN tahun ini akan digunakan untuk melanjutkan pembangunan turap saluran irigasi, mulai dari kawasan Masjid Nurul Wujud. Pembangunan tersebut menjadi salah satu kebutuhan masyarakat karena kondisi tanah di sepanjang bantaran saluran, baik di sisi kiri maupun kanan, mulai mengalami keruntuhan.


Menurut Doly, pembangunan turap diperlukan untuk memperkuat tebing saluran sekaligus menjaga agar aliran irigasi tetap berfungsi dengan baik. Keberadaan saluran tersebut memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas ekonomi masyarakat, terutama warga yang menggantungkan penghidupan pada sektor pertanian dan perikanan.


“Banyak masyarakat yang bergantung pada saluran irigasi ini, baik untuk mengairi lahan pertanian maupun menunjang kegiatan budidaya ikan di kolam. Karena itu, pembangunan turap ini sangat penting untuk menjaga keberlangsungan pemanfaatan saluran tersebut,” kata Doly.


Ia menjelaskan, pembangunan turap sepanjang 65 meter dengan anggaran Rp100 juta itu merupakan pekerjaan lanjutan untuk menyambung turap yang telah dibangun sebelumnya. Dengan adanya pembangunan lanjutan tersebut, diharapkan kondisi saluran irigasi semakin kuat dan risiko longsornya tanah di sekitar saluran dapat diminimalkan.


Doly menyampaikan, pekerjaan turap direncanakan mulai dilaksanakan pada November 2026 dengan target penyelesaian selama enam minggu. Ia berharap pembangunan dapat berjalan sesuai rencana sehingga manfaatnya segera dirasakan oleh masyarakat. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat ikut mengawasi proses pembangunan.


“Kami di Forum Nagari terbuka terhadap masukan dan saran dari warga demi mendukung kelancaran pekerjaan serta menjaga kualitas hasil pembangunan. Kami berharap masyarakat bersama-sama mengawasi pelaksanaan program ini agar berjalan lancar dan sesuai dengan harapan,” katanya.


Sementara itu, Lurah Baringin Sofyan mengapresiasi PT Semen Padang yang telah mendukung pembangunan turap melalui Program BMN 2026. Ia menilai pembangunan turap tersebut merupakan langkah yang tepat karena infrastruktur itu dibutuhkan masyarakat untuk mendukung aktivitas sehari-hari, khususnya di sektor pertanian dan budidaya ikan.


“Sebagai wakil Pemko Padang di tingkat kelurahan, kami sangat mengapresiasi kepedulian PT Semen Padang yang telah mendukung pembangunan turap ini. Kami berharap sinergi antara Forum Nagari Kelurahan Baringin dan PT Semen Padang, termasuk masyarakat, dapat terus terjalin agar berbagai kebutuhan lingkungan dapat ditangani secara bersama-sama,” katanya.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino mengatakan bahwa pembangunan turap saluran irigasi di Kelurahan Baringin merupakan salah satu program TJSL yang dilaksanakan melalui Program BMN 2026, sekaligus sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasionalnya.


Agar hasilnya sesuai dengan yang diharapkan bersama, partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program pembangunan turap tersebut. “Pengawasan bersama diharapkan dapat membantu memastikan pembangunan terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi warga,” kata Win.


Win berharap dukungan dari perusahaan dapat membantu masyarakat dalam meningkatkan perekonomiannya, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.


“Program ini merupakan wujud tanggung jawab sosial perusahaan dalam memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas kehidupan masyarakat melalui pendekatan pembangunan yang berkelanjutan,” ujarnya.


Sementara itu, Staf TJSL Unit CSR PT Semen Padang Nurwan yang hadir mewakili manajemen perusahaan dalam acara peluncuran Program BMN Tahun 2026 Forum Nagari Kelurahan Baringin itu berharap agar masyarakat terus memberikan dukungan terhadap kinerja PT Semen Padang.


Menurutnya, kinerja perusahaan yang semakin baik akan membuka peluang bagi peningkatan kontribusi perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan di sekitarnya. “Kelurahan Baringin merupakan bagian dari lingkungan perusahaan. Karena itu, kami berharap dukungan masyarakat agar kinerja perusahaan terus terjaga. Semakin baik kinerja perusahaan, maka semakin besar pula kontribusi yang diberikan perusahaan kepada lingkungan,” ujarnya. (*)

PEKANBARU, Lintasmedia News— Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PK PMII) STAI Al-Azhar Pekanbaru Tahun 2026 menggelar kegiatan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) sebagai langkah awal dalam membentuk kader yang berintegritas, berkarakter, serta memiliki semangat perjuangan dan kepedulian terhadap sesama.


Kegiatan MAPABA ini diisi dengan penyampaian materi oleh para pemateri berpengalaman dari PMII Kota Pekanbaru. Selain menjadi ruang pengenalan nilai-nilai dasar organisasi, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat solidaritas, membangun kesadaran kritis, serta menumbuhkan semangat kebersamaan di kalangan mahasiswa.


Tidak hanya berfokus pada proses pengkaderan, PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru juga menggelar kegiatan berbagi kepada sesama. Aksi sosial tersebut menjadi wujud nyata bahwa pergerakan mahasiswa tidak hanya berbicara tentang gagasan dan perubahan, tetapi juga harus hadir melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.


Kegiatan berbagi ini sekaligus menegaskan bahwa nilai kemanusiaan merupakan bagian penting dari proses pembentukan kader PMII. Sebab, intelektualitas tanpa kepedulian sosial akan kehilangan makna, sementara perjuangan yang sesungguhnya adalah perjuangan yang mampu menghadirkan manfaat bagi sesama.


Ketua Komisariat PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru, Abdul Kholid, menyampaikan bahwa kegiatan MAPABA ini diharapkan menjadi sinyal positif sekaligus momentum untuk meningkatkan antusiasme seluruh kader dalam merawat dan membesarkan PMII di lingkungan kampus STAI Al-Azhar Pekanbaru.


“Melalui kegiatan ini, mudah-mudahan ke depannya menjadi sinyal positif dan bentuk antusiasme kita bersama untuk terus merawat, menjaga, serta membesarkan PMII di kampus STAI Al-Azhar Pekanbaru. Saya berharap semangat kebersamaan ini tidak berhenti hanya pada kegiatan MAPABA, tetapi terus tumbuh dalam setiap proses dan langkah perjuangan kita,” ujarnya.


Ia juga menegaskan bahwa pengkaderan tidak semata-mata bertujuan menambah jumlah anggota, tetapi harus mampu melahirkan kader yang memiliki kesadaran intelektual, tanggung jawab moral, serta kepekaan terhadap persoalan sosial dan kemanusiaan.


“Melalui pengkaderan MAPABA ini, saya berharap setiap kader, khususnya dalam aspek kemanusiaan, mampu meningkatkan jiwa sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar. Kita harus terus mengembangkan pergerakan yang positif, produktif, dan bermanfaat bagi masyarakat. Jangan sampai kita hanya tumbuh sebagai kader secara struktural, tetapi juga harus berkembang dalam sikap, pemikiran, dan tindakan nyata,” tambahnya.


Lebih lanjut, Abdul Kholid berharap kegiatan ini menjadi titik awal bagi kader baru untuk terus belajar, berproses, dan mengembangkan potensi diri. Menurutnya, PMII harus menjadi ruang pembelajaran yang mampu melahirkan mahasiswa yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keberanian menyuarakan kebenaran, menjunjung tinggi nilai kemanusiaan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.


Ke depan, PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru diharapkan semakin solid dalam membangun tradisi intelektual, memperkuat solidaritas antarkader, serta menghadirkan program-program yang berdampak positif bagi lingkungan kampus dan masyarakat luas. Semangat kaderisasi juga diharapkan terus berlanjut melalui kegiatan diskusi, pengembangan kapasitas, aksi sosial, dan gerakan mahasiswa yang konstruktif.


MAPABA bukanlah akhir dari sebuah proses, melainkan pintu awal untuk memasuki perjalanan panjang pengabdian dan perjuangan. Dari proses inilah diharapkan lahir kader-kader yang mampu menjaga nilai-nilai PMII, menghidupkan semangat Dzikir, Fikir, dan Amal Sholeh, serta menjadikan kepedulian sebagai bagian dari identitas pergerakan.


Dengan semangat kebersamaan dan kepedulian sosial, PK PMII STAI Al-Azhar Pekanbaru optimistis dapat terus tumbuh sebagai organisasi mahasiswa yang tidak hanya kuat dalam gagasan, tetapi juga nyata dalam pengabdian. Sebab, pergerakan yang besar bukan hanya diukur dari banyaknya kader, melainkan dari seberapa besar manfaat yang mampu diberikan kepada sesama.



JAKARTA, Lintasmedia News— PT Semen Padang meraih penghargaan Grand BAZNAS Awards 2026 sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pengumpul Zakat Terbaik. Penghargaan yang diberikan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi perusahaan dalam mendukung pengelolaan zakat serta memperkuat peran zakat dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.


Penghargaan tersebut diserahkan dalam acara Grand BAZNAS Awards 2026 yang dirangkaikan dengan Rapat Koordinasi Nasional BAZNAS 2026 di Jakarta, Kamis (15/10/2026).


Penghargaan diserahkan oleh Pimpinan BAZNAS RI H. Mokhamad Mahdum, MIDEc, Ak, CA, CPA, CRM, dan diterima oleh perwakilan manajemen PT Semen Padang Agung Joko Prasetiyo.

Grand BAZNAS Awards 2026 merupakan ajang apresiasi bagi 100 penggerak zakat dari berbagai kategori, baik lembaga maupun individu, yang dinilai berkontribusi dalam memperkuat ekosistem zakat nasional. Penghargaan ini juga menjadi bagian dari upaya mendorong kolaborasi lintas sektor, meningkatkan kualitas tata kelola zakat, serta memperluas dampak pengelolaan dana zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.


Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menyampaikan bahwa pemberian penghargaan kepada para penggerak zakat merupakan bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung pengelolaan zakat di Indonesia.


Menurut Sodik, penghargaan tersebut penting untuk menumbuhkan budaya saling menghargai sekaligus memotivasi para muzaki dan lembaga agar terus berkontribusi dalam pengembangan ekosistem zakat nasional.


“Berikanlah doa, selamat, penghargaan kepada mereka yang membayarkan zakat itu. Padahal kita semua tahu, Allah mengajarkan kita untuk ikhlas dan sebagainya. Khusus untuk zakat, ada dua hal, yaitu boleh diceritakan dan sampaikan penghargaan kepada mereka yang membayar zakat,” ujar Sodik.


Ia menjelaskan, penyelenggaraan Grand BAZNAS Awards 2026 merupakan bagian dari implementasi Asta Stratas dan Asta Prioritas BAZNAS 2026–2031. Salah satu fokusnya adalah membangun ekosistem zakat yang produktif dan kolaboratif, memperkuat jaringan kemitraan, serta mendorong perbaikan dan inovasi dalam tata kelola kelembagaan.


Melalui penghargaan tersebut, BAZNAS juga berupaya memperkuat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah daerah, lembaga, dunia usaha, hingga para muzaki yang berperan dalam mendukung pengumpulan dan penyaluran zakat.


“Acara ini adalah salah satu wujud pengamalan Asta Stratas, yakni kita jaga kolaborasi kita dengan berbagai pihak,” katanya.


Sodik turut menekankan pentingnya membangun kepercayaan publik terhadap BAZNAS melalui prinsip 5D, yakni BAZNAS yang Diingat, Dipercaya, Dijangkau, Dicintai, dan Dibanggakan. Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi penting dalam memperluas partisipasi publik serta meningkatkan manfaat zakat bagi penerima yang berhak.


Ia berharap, penghargaan yang diberikan dapat mendorong para penerima untuk mempertahankan dan meningkatkan kontribusinya, sekaligus menginspirasi lebih banyak pihak agar terlibat dalam penguatan ekosistem zakat nasional.


“Kami berharap melalui acara ini tumbuh sifat saling menghargai, sifat saling memotivasi agar terus berkembang. Untuk mereka yang mendapatkan penghargaan, ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan prestasi dan memberikan manfaat yang lebih luas,” ujarnya.


Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyampaikan bahwa penghargaan tersebut menjadi motivasi bagi PT Semen Padang untuk terus memperkuat pengelolaan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat Badan Amil Zakat Nasional (UPZ BAZNAS) Semen Padang sebagai bagian dari kontribusi sosial yang berkelanjutan. Menurutnya, zakat tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kewajiban keagamaan, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong pemerataan kesejahteraan dan memperkuat kemandirian masyarakat.


“Penghargaan Grand BAZNAS Awards 2026 ini menjadi penyemangat bagi PT Semen Padang untuk terus memperkuat sinergi dalam pengelolaan zakat yang amanah, transparan, dan tepat sasaran. Kami meyakini bahwa zakat memiliki potensi besar untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama dalam mendukung peningkatan kesejahteraan, pendidikan, serta pemberdayaan ekonomi umat,” ujar Win.


Ia menambahkan, pengelolaan zakat yang baik membutuhkan kolaborasi dan kepercayaan dari berbagai pihak, mulai dari muzaki, lembaga pengelola zakat, hingga para penerima manfaat. Karena itu, sinergi dengan BAZNAS menjadi salah satu aspek penting untuk memastikan dana zakat dapat dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan dampak yang lebih luas.


Win menegaskan, semangat kolaborasi tersebut sejalan dengan upaya perusahaan dalam menjalankan tanggung jawab sosial yang tidak hanya berorientasi pada bantuan sesaat, tetapi juga mendorong terciptanya manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

ACEH TIMUR, Lintasmedia News– Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, Agoung Gedhe Pratama, melaksanakan kegiatan penimbunan jalan berlubang di Dusun Mata U, Desa Alue Ie Mirah, Kecamatan Indra Makmu, Kabupaten Aceh Timur, Rabu (21 Oktober 2026).


Kegiatan tersebut dilakukan untuk memperbaiki kondisi jalan yang mengalami kerusakan dan berlubang pascabanjir pada November 2025 lalu. Kerusakan jalan tersebut menjadi perhatian karena dapat mengganggu kenyamanan serta kelancaran aktivitas masyarakat yang melintasi kawasan tersebut.


Melalui kegiatan penimbunan ini, diharapkan kondisi jalan menjadi lebih baik dan dapat membantu masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari, termasuk memperlancar akses transportasi warga.


Langkah yang dilakukan oleh Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara ini merupakan salah satu bentuk kepedulian perusahaan terhadap kondisi infrastruktur di wilayah sekitar operasional perkebunan.

Kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar diharapkan terus terjalin melalui sinergi yang baik antara perusahaan dan masyarakat, sehingga berbagai persoalan yang dihadapi warga dapat memperoleh perhatian dan penanganan.


Masyarakat pun diharapkan dapat merasakan manfaat dari kegiatan tersebut, terutama dalam meningkatkan kenyamanan dan keamanan saat melintasi jalan yang sebelumnya berlubang akibat dampak banjir.

(Iwan)

  LINTASMEDIA NEWS – terkait kepastian pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) yang tetap dilakukan melalui mekanisme transfer perbankan seperti selama ini.


Menurut M. Shadiq Pasadigoe, sebagaimana diberitakan CNN, sikap Menteri Keuangan tersebut mencerminkan pemahaman yang baik terhadap persoalan administrasi keuangan negara serta dampak yang dapat timbul apabila sistem pembayaran gaji ASN dialihkan kepada lembaga lain yang belum memiliki pengalaman dan kesiapan memadai.


“Saya mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada Bapak Menteri Keuangan atas ketegasan dan kehati-hatiannya dalam menyikapi persoalan ini. Kebijakan publik harus mempertimbangkan kesiapan sistem, efisiensi, serta dampaknya secara langsung terhadap masyarakat, khususnya jutaan ASN di seluruh Indonesia,” ujar M. Shadiq.


Ia menjelaskan, mekanisme pembayaran gaji melalui perbankan selama ini telah terintegrasi dengan berbagai kebutuhan keuangan ASN. Salah satunya adalah pembayaran angsuran kredit yang dilakukan melalui pemotongan gaji secara langsung berdasarkan perjanjian dengan pihak bank.


Dengan jumlah ASN yang mencapai sekitar 5,6 juta orang, perubahan sistem pembayaran gaji bukanlah persoalan sederhana. Diperlukan kesiapan infrastruktur teknologi, sistem administrasi, pengamanan transaksi, koordinasi antarlembaga, serta pembiayaan yang tidak sedikit.


“Banyak ASN memiliki pinjaman di bank dengan jaminan Surat Keputusan (SK) kepegawaian. Angsurannya telah diatur melalui mekanisme pembayaran yang terintegrasi dengan penerimaan gaji. Apabila sistem ini diubah tanpa kajian yang matang, tentu berpotensi menimbulkan persoalan administratif, mengganggu kelancaran pembayaran kewajiban, dan menambah beban bagi ASN,” tegasnya.


M. Shadiq menekankan bahwa setiap rencana perubahan kebijakan harus didasarkan pada kajian komprehensif, analisis manfaat dan risiko, serta pertimbangan efisiensi anggaran. Menurutnya, sistem yang telah berjalan dengan baik tidak semestinya diubah tanpa alasan yang kuat dan bukti bahwa sistem baru mampu memberikan manfaat yang lebih besar.


Ia juga mengingatkan agar upaya penguatan fungsi lembaga negara tidak justru berujung pada penambahan beban administratif maupun kesulitan bagi masyarakat dan aparatur negara.


“Jangan sampai sistem yang sudah berjalan baik justru diganggu tanpa kebutuhan yang mendesak. Jika ada lembaga yang perlu diperkuat agar lebih optimal membantu rakyat, carilah sumber daya, program, dan ruang kerja sama yang tepat, bukan dengan mengubah mekanisme yang selama ini telah memberikan kepastian bagi ASN,” ungkapnya.


Lebih lanjut, M. Shadiq menegaskan bahwa setiap kebijakan pemerintah harus berorientasi pada kepentingan publik, menjaga stabilitas tata kelola keuangan negara, serta memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan secara efektif dan efisien.


Ia berharap Menteri Keuangan terus menjalankan fungsi pengawasan dan memberikan pertimbangan yang cermat terhadap berbagai usulan kebijakan lintas lembaga, terutama yang berpotensi menimbulkan persoalan baru dalam penyelenggaraan pemerintahan.


“Sekali lagi, terima kasih kepada Bapak Menteri Keuangan atas sikap tegas dalam menjaga mekanisme pembayaran gaji ASN agar tetap berjalan melalui sistem perbankan seperti selama ini. Kami berharap setiap kebijakan yang diambil pemerintah benar-benar memperkuat tata kelola negara, bukan menciptakan persoalan baru yang merugikan rakyat dan aparatur negara,” tutup M. Shadiq Pasadigoe.


M. Shadiq Pasadigoe

Anggota DPR RI

Fraksi Partai NasDem

Daerah Pemilihan Sumatera Barat I. (**)

Padang, Lintasmedianews.com
Sekretaris Daerah  Kota Bukittinggi, Rismal Hadi, S.STP., M.Si., menghadiri Presentasi Monitoring dan Evaluasi (Monev) Keterbukaan Informasi Publik Tahun 2026, Selasa (21/10).

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komisi Informasi (KI) Provinsi Sumatera Barat, di Aula Utama Kantor Bappeda Prov. Sumbar, Padang. 

Kehadiran Sekda ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kota Bukittinggi di bawah kepemimpinan Walikota Ramlan Nurmatias dan Wawako Ibnu Asis dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan profesional.

Dalam presentasi tersebut, Sekda Rismal Hadi didampingi oleh Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Asrar Fernando, S.Kom., M.Kom.,selaku PPID Utama. (*)


Pasbar,Lintas Media News Com
Pengurus Ikatan Istri Dokter Indonesia (IIDI) Cabang Pasaman Barat masa bakti 2025–2028 resmi dilantik di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Selasa (20/10). Kepengurusan baru ini diharapkan memperkuat edukasi kesehatan keluarga, khususnya kesehatan ibu dan anak, serta meningkatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah dan organisasi perempuan.

Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Pasaman Barat, dr. Heru Widyawarman. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasaman Barat Ny. Sifrowati Yulianto, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Ny. Erisa Ulfah Ali, Kepala Dinas Kesehatan dr. Gina Alecia, serta perwakilan organisasi perempuan lainnya.

Dalam kepengurusan periode 2025–2028, Ny. Wahyu Amalia Heru Widyawarman dipercaya sebagai Ketua IIDI Cabang Pasaman Barat, Ny. Wice Amelia Rafni Deka Putra sebagai sekretaris, dan Ny. Risma Maijoni Hendra sebagai bendahara.

Ketua TP-PKK Pasaman Barat, Ny. Sifrowati Yulianto, menyampaikan selamat kepada pengurus yang baru dilantik. Ia berharap amanah tersebut dapat dijalankan dengan baik melalui program-program yang mendukung peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Menurut Sifrowati, IIDI dan TP-PKK memiliki kesamaan visi dalam mewujudkan keluarga sehat dan sejahtera. Kesamaan tersebut menjadi peluang untuk memperkuat kerja sama, terutama dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai kesehatan keluarga, pengasuhan anak, pemenuhan gizi, serta pentingnya pelayanan kesehatan sejak dini.

Ia juga menyoroti perlunya meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), terutama untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan anak.

Keterlibatan orang tua sangat penting dalam memantau tumbuh kembang anak sejak dini. Karena itu, kolaborasi IIDI, TP-PKK, Posyandu, dan organisasi perempuan lainnya perlu diperkuat agar edukasi kesehatan dapat menjangkau lebih banyak keluarga,” ujarnya.

Sifrowati mendorong IIDI agar tidak hanya aktif dalam kegiatan internal organisasi, tetapi juga hadir langsung di tengah masyarakat melalui penyuluhan kesehatan ibu dan anak, kesehatan remaja, pemenuhan gizi, serta berbagai persoalan kesehatan keluarga.

Sementara itu, Ketua IDI Cabang Pasaman Barat, dr. Heru Widyawarman, menekankan pentingnya menjaga solidaritas, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat profesionalisme tenaga medis dalam menghadapi berbagai tantangan di bidang kedokteran.

Ia menyebut berbagai persoalan yang melibatkan dokter dan menjadi perhatian publik, termasuk perbincangan di media sosial, harus menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan mutu pelayanan kesehatan. Setiap persoalan, menurutnya, perlu disikapi secara bijaksana melalui komunikasi, dialog, dan mekanisme sesuai ketentuan yang berlaku.

Heru juga mengingatkan bahwa dokter merupakan manusia biasa yang memiliki keterbatasan. Karena itu, setiap kekurangan dalam pelayanan harus diakui dan diperbaiki secara bertanggung jawab, dengan tetap mengutamakan keselamatan pasien dan peningkatan kualitas pelayanan.

Selain profesionalisme, Heru menyoroti pentingnya dukungan keluarga, khususnya istri, dalam menunjang pelaksanaan tugas dokter. Menurutnya, tanggung jawab dan rutinitas profesi kedokteran membutuhkan dukungan moral keluarga agar para dokter dapat menjalankan tugas secara optimal.

Ia berharap IIDI menjadi wadah untuk mempererat hubungan antaranggota, memperkuat dukungan bagi keluarga dokter, serta mendorong berbagai kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

Ketua IIDI Cabang Pasaman Barat, Ny. Wahyu Amalia Heru Widyawarman, menyampaikan bahwa IIDI merupakan organisasi yang menghimpun istri dokter Indonesia dan memiliki kepengurusan dari tingkat cabang hingga pusat. Organisasi tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat kepedulian sosial dan mendukung pembangunan, terutama di bidang kesehatan dan kesejahteraan keluarga.

Wahyu menegaskan, pengurus IIDI Cabang Pasaman Barat siap bersinergi dengan pemerintah daerah, TP-PKK, DWP, serta organisasi perempuan lainnya dalam menjalankan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.

Ia berharap dukungan berbagai pihak dapat memperkuat pelaksanaan program edukasi kesehatan, pemberdayaan perempuan, serta peningkatan kesehatan ibu dan anak selama masa bakti 2025–2028.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.