Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota Padang walikota solok



Aceh Timur,Lintas Media News
Puluhan nenek mendapat bantuan paket sembako dari Manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk utara Agoung Gedhe Pratama, salah satu nenek yang bernama jamirah Di usianya yang renta, Nenek
Jamirah hidup seorang diri, di rumah kayu sederhana dalam kondisi yang memperihatinkan,
tinggal di wilayah kebun julok rayeuk utara,Kecamatan Julok Kabupaten Aceh Timur. 

  Sebelumnya manager PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, melakukan survei ke rumah  jompo tersebut.

Berdasarkan
informasi dari karyawan kesehatannya juga menurun. Perlu perhatian untuk
segera dapat menerima bantuan dari orang lain.

 Mendengar informasi itu, Agoung Gedhe Pratama, selaku manager kebun julok rayeuk utara PTPN  IV  Regional  VI , dan timnya
menyalurkan paket sembako untuk orangtua jompo yang bernama nenek jamirah 
 (20/6/2026).

Bantuan
diserahkan  langsung oleh Manajer PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara, kepada beberapa orang jompo tersebut.
Salah satu Nenek 
gembira bukan main. Dia mengucapkan terimakasih kepada manager PTPN IV Regional VI kebun julok rayeuk utara yaitu Agoung Gedhe Pratama yang telah
membantu memberikan paket sembako.

 Agoung Gedhe Pratama menjelaskan,kebun julok rayeuk utara PTPN IV Regional VI pada dasarnya
memang memiliki Program Peduli Jompo. Menurutnya, sampai saat ini lebih dari
Puluhan orang tua jompo mendapat bantuan dari PTPN IV Regional VI Kebun Julok Rayeuk Utara.

Agoung Gedhe Pratama 
menyalurkan paket sembako dengan kategori yang telah ditentukan. “Adapun
kategori itu, Sangat Parah, Parah, dan Sedang,” ungkapnya. Agoung Gedhe Pratama mengajak
kepada donatur  lainnya untuk bersama-sama membantu orangtua lanjut
usia. Bantuan bisa dalam bentuk zakat, infak dan sedekah pungkasnya. (I)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Kata "Kota Perjuangan" pasti benar untuk Bukittinggi dalam konteks waktu. Namun, harus ada kelanjutannya, agar Bukittinggi memiliki kekhasan yang tidak dimiliki daerah lain, saat masa mempertahankan kemerdekaan.


Hal itu disampaikan sejarawan senior, Prof. Anhar Gonggong, dalam seminar nasional "Bukittinggi Kota Perjuangan", di Balairung rumah dinas wali kota, Kamis (18/06. Dalam paparannya, Prof. Anhar, mengingatkan kepada Pemko Bukittinggi dan seluruh sejarawan, agar dapat menambah kelanjutan dari kata "Kota Perjuangan" yang memberikan kekhasan terhadap Bukittinggi.


"Harus diingat kata perjuangan dalam rangka mempertahankan kemerdekaan itu berada di semua kota. Nah persoalannya, apa khas nya Bukittinggi dibanding dengan kota-kota yang lain, sehingga dia mempunyai hak yang berbeda dengan harga dari kota-kota yang lain itu? Kalau saya ditanya, maka saya akan mengatakan, Kota Bukittinggi kota perjuangan dalam kenyataan kedaruratan Republik. Itu yang membedakannya dari daerah lain," ungkapnya.


Saat Belanda ingin melakukan agresi kedua, Amerika melalaui tiga petinggi negaranya, telah mengingatkan, bahwa posisi Indonesia itu sangat penting untuk waktu puluhan tahun yang akan datang. Namun, Belanda tidak mengindahkan hal itu dan tetap melakukan agresi kedua.


Ia meminta Pemko Bukittinggi mendiskusikan hal yang menunjukkan kekhasan kata perjuangan yang dikaitkan dengan Bukittinggi, untuk diminta kepada pemerintah. Karena Papua sudah diberikan istimewa apalagi Yogyakarta sebagai ibukota kedua.


"Sekali lagi saya katakan Bukittinggi adalah ibukota atau kota yang punya kekhasan. Dan saya mendukung anda (walikota -red) dalam memperjuangan kota istimewa. Saya tentu tidak mungkin menyalahi kenyataan sejarah, bahwa Bukittinggi, memiliki sikap, memiliki kenyataan yang berbeda dengan daerah-daerah lain, dengan kota-kota lain, dibanding dengan kota-kota di dalam periode kemerdekaan itu. Khasnya ada dan tidak akan pernah ada yang menyamainya," tutupnya tegas. (*)

Padang Pariaman, Lintas MediaNews com– Kunjungan dan Tamu Istimewa Bupati Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Ahmad Yuzar, S.Sos., MT, bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Kampar, melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke Kabupaten Padang Pariaman dalam rangka studi tiru terkait pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak.


Rombongan diterima langsung oleh Bupati Padang Pariaman, Dr. H. John Kenedy Azis, SH, MH, didampingi para asisten, staf ahli, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Padang Pariaman di Rumah Dinas (Pendopo) Bupati Padang Pariaman, Jumat (19/6/2026).


Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Yuzar menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan Pilwana Serentak yang saat ini tengah dipersiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman.


Menurutnya, Kabupaten Kampar dalam waktu dekat juga akan melaksanakan pemilihan kepala desa secara serentak. Oleh karena itu, pengalaman dan kesiapan Kabupaten Padang Pariaman, dinilai sangat penting sebagai acuan dalam menyusun tahapan pelaksanaan, regulasi, hingga penganggaran kegiatan tersebut.



Kami ingin mengetahui, secara langsung bagaimana pelaksanaan Pilwana Serentak di Kabupaten Padang Pariaman, mulai dari tahapan awal persiapan, pembentukan panitia, proses pencalonan, tahapan kampanye, hingga pelaksanaan pemungutan suara. Selain itu, kami juga ingin mempelajari pola penganggaran yang diterapkan sehingga pelaksanaan Pilwana dapat berjalan dengan baik, efektif, dan lancar,” ujar Ahmad Yuzar.


Ia menilai, Kabupaten Padang Pariaman merupakan salah satu daerah yang memiliki pengalaman dan kesiapan yang baik dalam penyelenggaraan Pilwana Serentak, sehingga layak dijadikan referensi bagi daerah lain yang akan melaksanakan pemilihan kepala desa maupun wali nagari secara serentak.


Prinsipnya, seluruh tahapan Pilwana harus dipersiapkan dengan baik, mulai dari regulasi, penganggaran, pembentukan panitia, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pengamanan saat pemungutan suara. Semua proses harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan sesuai ketentuan yang berlaku,” kata JKA.


Pada pertemuan tersebut, jajaran DPMD Kabupaten Padang Pariaman, turut memaparkan secara rinci tahapan pelaksanaan Pilwana Serentak, mulai dari penyusunan regulasi, pembentukan panitia pemilu di tingkat nagari dan kabupaten, mekanisme pencalonan, penetapan daftar pemilih, pelaksanaan kampanye, hingga persiapan pemungutan suara dan penghitungan suara.


Selain membahas aspek teknis penyelenggaraan, kedua pemerintah daerah juga berdiskusi mengenai skema pendanaan Pilwana, meliputi sumber pembiayaan, pengalokasian anggaran pada setiap tahapan, serta strategi efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas penyelenggaraan pesta demokrasi di tingkat pemerintahan nagari dan desa.


Pertemuan tersebut, berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kolaborasi. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antardaerah sekaligus menjadi sarana berbagi pengalaman dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan desa dan nagari yang semakin baik, demokratis, partisipatif, serta berorientasi pada pelayanan masyarakat. (Rls kmf/len)

 

Pasbar,Lintas Media News Com


Sekretaris Daerah Kabupaten Pasaman Barat Doddy San Ismail menyambut kepulangan 17 jemaah haji asal Pasaman Barat yang tergabung dalam Kelompok Terbang 14. Penyambutan berlangsung di Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasaman Barat, Sabtu 20/6


Turut hadir Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Pasaman Barat Ronaldi, Kepala Dinas Pendidikan Imter Pedri, Kabid IKP Diskominfo Yudhinal Reviola dan Kabag Kesra yang diwakili Ikhsan serta keluarga jemaah.


Mewakili Bupati Pasaman Barat, Sekda Doddy menyampaikan selamat datang atas kepulangan jemaah haji Pasbar. Ia berharap jemaah dapat menjadi teladan di lingkungan masing-masing serta mengamalkan nilai-nilai kebaikan yang diperoleh selama di Tanah Suci.


Merasa bangga dan terharu melihat perjuangan Bapak dan Ibu selama berada di Tanah Suci. Mudah-mudahan seluruh amal ibadah yang telah dilaksanakan diterima Allah SWT, dan Bapak-Ibu menjadi haji yang mabrur dan hajjah yang mabrurah.


Ia juga mengimbau jemaah menjaga kesehatan setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi.


Kami mengimbau Bapak dan Ibu untuk memeriksakan kesehatan di puskesmas atau klinik terdekat. Perjalanan haji cukup panjang dan melelahkan sehingga kondisi kesehatan perlu terus dipantau," katanya.


Sementara itu, Ronaldi menjelaskan jumlah jemaah haji asal Pasaman Barat pada musim haji 1446 H/2026 M sebanyak 211 orang. Sebanyak 194 orang tergabung dalam Kloter 10 dan telah tiba sebelumnya, sedangkan 17 orang lainnya baru pulang bersama Kloter 14.


Ia bersyukur seluruh jemaah dapat menyelesaikan semua rangkaian ibadah dan kembali ke Tanah Air dalam kondisi baik. Ia juga menyampaikan masih ada satu jemaah yang menjalani perawatan di Arab Saudi.


Saat ini ada satu orang jemaah yang masih dirawat di Arab Saudi. Alhamdulillah, beliau terus mendapat penanganan dan pengawasan dari tim kesehatan. Kita berharap proses pemulihannya berjalan baik dan segera dapat dipulangkan.


Ronaldi menegaskan Kementerian Haji dan Umrah bersama pemerintah daerah akan terus mendampingi jemaah tersebut hingga kembali ke Indonesia. Seluruh kebutuhan pemulangan akan difasilitasi pemerintah.


Dengan tibanya Kloter 14, pemulangan jemaah haji asal Pasaman Barat dinyatakan hampir tuntas. Usai acara, para jemaah diserahkan kembali kepada keluarga masing-masing.

Padang, Lintasmedia News- Tiga orang Dosen Universitas Multimedia Padang melakukan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Galeri Permata Hati Grup, Jl. Bakti Perupuk Tabing Padang, Sabtu (20/6).


Ketiga dosen tersebut di antaranya Gusrino Yanto, M.Kom, Sari Puspita, M.Si dan Nency Extise Putri, M.Kom. Mereka juga dibantu dua orang mahasiswi yakni Ofika Parsyanda dan Husnul Citra Nabila.


Dijelaskan Gusrino Yanto, PKM dari Universitas Metamedia ini mengambil tema "Implementasi Explainable AI-Powered Chatbot Sebagai Sistem Cerdas Optimalisasi Pemasaran Deta Rancak dan Tingkuluak Kreasi Sanggar Permata Hati".


"Alhamdulillah, PKM kami ini dibiayai oleh DPP Kemdiksaintek RI dengan nomor kontrak 213/C3/DT.05.00/PM/2026. Selain Sanggar Permata Hati, PKM Kami ini juga berlangsung di PKBM Farila Ilmi Parupuk Tabing. Dua tempat inilah yang berhasil lolos ketika Kami mengajukan proposal di Kemdiksaintek RI," ujar Rino, panggilan Gusrino.


Dijelaskan, pada dasarnya PKM yang mereka laksanakan adalah bagaimana sanggar Permata Hati bisa memiliki Toko Online atau Web tersendiri untuk memasarkan produk-produknya. Dengan adanya Toko Online dimaksud, Permata Hati bisa menjual produk-produknya, lengkap dengan sistem pembayarannya tanpa harus ribet dengan sistem manual sebagaimana yang dipakai selama ini.


"Karena itu ke 20 peserta yang Kami hadirkan dalam PKM ini adalah para UMKM selain Permata Hati sendiri, disamping juga masyarakat umum yang juga ingin belajar," tambahnya.


Suasana belajar yang berlangsung lancar, aman dan komunikatif itu terasa enak, karena banyak peserta yang bertanya baik soal PKM maupun tentang penggunaan aplikasi yang diciptakan Tim Dosen Universitas Multimedia ini.


"Karena itu Kami merasa beruntung bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya dalam pengelolaan aplikasi Toko Online ini. Di lain pihak, usaha Kami untuk mengabdi ke masyarakat, khususnya bagi UMKM yang ingin maju, juga tersalurkan," tambah Nency.


Karena itu pula baik Rino, Sari dan Nency tak menolak bila ada UMKM lain yang berminat dan tertarik belajar dan memakai produk aplikasinya ini.


"Cuma mungkin sedikit berbeda dengan Permata Hati yang satu tahun pertama ini gratis dan sudah dibayarkan oleh Kemdiksaintek. Bagi UMKM lain yang berminat terpaksa harus membayar domain internetnya sendiri," pungkas Rino.

Padang, - Tiga orang Dosen Universitas Mediamedia Padang melakukan kegiatan Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM) di Galeri Permata Hati Grup, Jl. Bakti Perupuk Tabing Padang, Sabtu (20/6).


Ketiga dosen tersebut di antaranya Gusrino Yanto, M.Kom, Sari Puspita, M.Si dan Nency Extise Putri, M.Kom. Mereka juga dibantu dua orang mahasiswi yakni Ofika Parsyanda dan Husnul Citra Nabila.


Dijelaskan Gusrino Yanto, PKM dari Universitas Metamedia ini mengambil tema "Implementasi Explainable AI-Powered Chatbot Sebagai Sistem Cerdas Optimalisasi Pemasaran Deta Rancak dan Tingkuluak Kreasi Sanggar Permata Hati".


"Alhamdulillah, PKM kami ini dibiayai oleh DPP Kemdiksaintek RI dengan nomor kontrak 213/C3/DT.05.00/PM/2026. Selain Sanggar Permata Hati, PKM Kami ini juga berlangsung di PKBM Farila Ilmi Parupuk Tabing. Dua tempat inilah yang berhasil lolos ketika Kami mengajukan proposal di Kemdiksaintek RI," ujar Rino, panggilan Gusrino.


Dijelaskan, pada dasarnya PKM yang mereka laksanakan adalah bagaimana sanggar Permata Hati bisa memiliki Toko Online atau Web tersendiri untuk memasarkan produk-produknya. Dengan adanya Toko Online dimaksud, Permata Hati bisa menjual produk-produknya, lengkap dengan sistem pembayarannya tanpa harus ribet dengan sistem manual sebagaimana yang dipakai selama ini.


"Karena itu ke 20 peserta yang Kami hadirkan dalam PKM ini adalah para UMKM selain Permata Hati sendiri, disamping juga masyarakat umum yang juga ingin belajar," tambahnya.


Suasana belajar yang berlangsung lancar, aman dan komunikatif itu terasa enak, karena banyak peserta yang bertanya baik soal PKM maupun tentang penggunaan aplikasi yang diciptakan Tim Dosen Universitas Multimedia ini.


"Karena itu Kami merasa beruntung bisa memberikan pengetahuan kepada masyarakat khususnya dalam pengelolaan aplikasi Toko Online ini. Di lain pihak, usaha Kami untuk mengabdi ke masyarakat, khususnya bagi UMKM yang ingin maju, juga tersalurkan," tambah Nency.


Karena itu pula baik Rino, Sari dan Nency tak menolak bila ada UMKM lain yang berminat dan tertarik belajar dan memakai produk aplikasinya ini.


"Cuma mungkin sedikit berbeda dengan Permata Hati yang satu tahun pertama ini gratis dan sudah dibayarkan oleh Kemdiksaintek. Bagi UMKM lain yang berminat terpaksa harus membayar domain internetnya sendiri," pungkas Rino.


Aceh timur,Lintas Media News
Menyambut Hari Bhayangkara Ke-80, Polsek Peudawa, Polres Aceh Timur, Polda Aceh menggelar kegiatan bakti sosial dengan membersihkan Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Gampong Seuneubok Peunteut, Kecamatan Peudawa, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (19/06/2026).

Kegiatan dipimpin langsung Kapolsek Peudawa, Ipda Jamal, S.H., bersama personel Polsek Peudawa juga melibatkan Keuchik Gampong Seuneubok Peunteut, perangkat gampong, serta warga setempat yang bersama-sama membersihkan area pemakaman.

Ipda Jamal mengatakan, kegiatan tersebut merupakan implementasi tema Hari Bhayangkara Ke-80, yakni Polri untuk Masyarakat. Menurut dia, tema tersebut tidak hanya menjadi slogan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan yang dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

"Dengan mengangkat tema Polri untuk Masyarakat, kita ingin kehadiran Polri benar-benar dirasakan oleh masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan," ujar Kapolsek.

Menurutnya, merawat dan membersihkan area pemakaman merupakan bentuk penghormatan kepada para pendahulu sekaligus bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan. “Melalui kegiatan ini, Polri ingin terus memperkuat budaya gotong royong yang menjadi nilai penting dalam kehidupan bermasyarakat,” ungkap Ipda Jamal.

Ia berharap sinergi yang telah terjalin antara Polsek Peudawa, pemerintah gampong, dan masyarakat dapat terus dipertahankan sehingga tercipta hubungan yang semakin harmonis dalam mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.

Kegiatan bakti sosial berlangsung dalam suasana kebersamaan. Kapolsek Peudawa bersama personelnya dan warga bergotong royong membersihkan rumput liar, mengumpulkan sampah, serta merapikan area pemakaman. Selain menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat kepedulian sosial serta mempererat kemitraan antara Polri dan masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara Ke-80.
(I)

Tanah Datar. Lintasmedianews. 


Dalam rangka Musabaqoh Tilawatil Quran  Nasional  ( MTQ). Kecamatan Pariangan gelar  MTQ. Sebanyak 744 Kafilah dari 14 Kecamatan yang mempertandingkan 12 jenis cabang lomba di ajang MTQ  Nasional ke 43  Tingkat Kabupaten Tanah Datar tahun 2026.


Bupati Tanah Datar Eka Putra SE. MM. Membuka secara resmi  Musabaqoh Tilawatil  Qur'an ( MTQ). Di Lapangan Sepak Bola Nagari Simabur. Kecamatan Pariangan. Jum'at ( 19/6) 2026.Acara berlangsung selama lima hari  ( 19  - 23 Juni) 2026. 


Kegiatan dihadiri Gubernur Sumatera Barat yang diwakili oleh Staf Ahli Bidang Politik Hukum dan Pemerintahan (PHP) Jasman Rizal, Wakil Bupati Tanah Datar Ahmad Fadly S. Psi. Ketua DPRD Anton Yondra, dan Wakil Ketua DPRD Nurhamdi Zahari dan beberapa Anggota , KakanKamenag Tanah Datar, Kepala OPD,  Unsur Forkopimda, Para Camat dan Wali Nagari se Kabupaten Tanah Datar. 


Kegiatan MTQ Nasional ini mengusung tema ' MTQ ke 43  sebagai wahana membumikan Al-qur'an, mempererat Ukhuwah Islamiyah dan mewujudkan Masyarakat Tanah Datar yang Madani "


Acara diawali dengan pembacaan lantunan Ayat Suci Al - Qur'an dengan suara yang merdu memukau membuat para hadirin  mengagungkan asma Allahu Akbar.


Bupati Eka Putra dalam sambutan nya menekan kan  komitmen terhadap transparansi  penilaian Dewan Juri dan pihak terkait untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab , serta menjunjung tinggi prinsip kejujuran, ".


" Ia menegaskan  bahwa panitia akan mengambil langkah tegas apa bila ditemukan indikasi pelanggaran yang dapat merusak kredibilitas acara . Pelaksanaan yang adil dan transparan menjadi prioritas demi menjaga martabat kegiatan MTQ ini. ' katanya.


Bupati menambahkan "  ajang ini bukan mencari siapa yg juara  dan mencari pemenang, lebih dari itu tujuan nya untuk kebersamaan.dan kekompakan .  Dewan juri yanh memberi nilai jangan tunggu lama - lama nantik menimbulkan kecurigaan  dari para kafilah .transparansi nilai dari panitia jangan sampai souzon . Kita ingin  Tanah Datar sebagai contoh di Sumatera Barat. Para  Hakim yg hadir  di sini betul - betul adil  dan transparan memberi nilai '.


" Selamat kepada kafilah  dan panitia telah mempersiapkan semua nya. Jaga kesehatan ,kedisiplinan berlomba   juga mencari sarana amal dan ibadah "  tambah Bupati.  


Acara pembukaan  dan seremonial dilanjutkan dengan pemukulan tambur sebagai tanda kegiatan MTQ ke 43   di mulai.    ( ERM)

 

Padang, Lintasmedia News,–Kabar gembira bagi lulusan SMA sederajat di Kota Padang yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus memiliki peluang kerja yang jelas setelah lulus. Pemerintah Kota Padang melalui Program Unggulan (Progul) Padang Juara membuka kesempatan beasiswa pendidikan vokasi bekerja sama dengan Politeknik Kirana dan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.

Program ini menjadi salah satu langkah strategis Pemko Padang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang siap bersaing di dunia kerja. Tidak hanya menawarkan pendidikan berkualitas, program tersebut juga membuka peluang bagi para lulusan untuk berkarier di lingkungan Lion Group, salah satu kelompok usaha penerbangan terbesar di Indonesia.

Wali Kota Padang, Fadly Amran, mengatakan bahwa kerja sama ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan industri.

Menurutnya, pendidikan vokasi saat ini menjadi salah satu jalur yang paling dibutuhkan untuk menjawab tantangan dunia kerja modern. Dengan menghubungkan pendidikan dan kebutuhan industri secara langsung, lulusan memiliki peluang lebih besar untuk mendapatkan pekerjaan sesuai kompetensi yang dimiliki.

Program beasiswa tersebut menawarkan tiga program studi unggulan, yakni D4 Teknologi Rekayasa Pemeliharaan Pesawat Udara, D4 Teknologi Rekayasa Avionik, serta D4 Manajemen Logistik. Ketiga program ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan sektor penerbangan dan logistik yang terus berkembang di Indonesia.

Keunggulan utama program ini adalah keterhubungannya dengan dunia industri. Proses pembelajaran tidak hanya dilakukan di ruang kelas, tetapi juga didukung oleh praktik dan pengalaman industri yang terintegrasi dengan ekosistem Lion Group. Mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran dari tenaga pengajar profesional serta praktisi yang berpengalaman di bidangnya.

Politeknik Kirana sendiri merupakan institusi pendidikan vokasi yang berada di bawah naungan Lion Group. Kampus tersebut didirikan untuk mencetak tenaga profesional di bidang penerbangan, avionik, serta logistik yang siap terjun ke dunia industri. Dukungan langsung dari berbagai anak perusahaan Lion Group menjadi nilai tambah yang menjadikan kampus ini memiliki daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menjelaskan bahwa program beasiswa ini terbuka bagi lulusan SMA sederajat yang berdomisili di Kota Padang.


Adapun persyaratan utama yang harus dipenuhi peserta antara lain merupakan lulusan tahun 2025 atau 2026, memiliki KTP Kota Padang, serta belum pernah menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Persyaratan tersebut dibuat agar kesempatan beasiswa dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh generasi muda yang baru menyelesaikan pendidikan menengah.

Pendaftaran program telah dibuka melalui laman resmi Politeknik Kirana. Untuk memberikan pemahaman yang lebih lengkap kepada calon peserta dan orang tua, Pemko Padang juga menggelar kegiatan sosialisasi yang membahas berbagai aspek program, mulai dari mekanisme pendaftaran hingga prospek kerja setelah lulus.

Selain sosialisasi, peserta juga akan mengikuti tahapan seleksi yang terdiri dari ujian tahap pertama dan tahap kedua. Seluruh rangkaian kegiatan dijadwalkan berlangsung pada pertengahan Juni 2026 dengan melibatkan siswa dan orang tua agar memperoleh gambaran yang jelas mengenai program yang ditawarkan.

Salah satu alasan utama Pemko Padang memilih Politeknik Kirana sebagai mitra adalah karena tingginya peluang kerja bagi para lulusannya. Keterkaitan langsung dengan industri penerbangan membuat mahasiswa memiliki kesempatan untuk mengembangkan kompetensi yang benar-benar dibutuhkan dunia kerja.

Sejumlah kerja sama yang telah dijalin Politeknik Kirana dengan berbagai institusi pendidikan sebelumnya juga menunjukkan komitmen kampus tersebut dalam mencetak tenaga profesional yang siap bekerja. Beberapa program bahkan membuka peluang ikatan dinas dan penempatan kerja di lingkungan Lion Group setelah mahasiswa menyelesaikan pendidikan.

Program Beasiswa Padang Juara bersama Politeknik Kirana diharapkan menjadi investasi jangka panjang dalam membangun generasi muda Kota Padang yang unggul, terampil, dan memiliki daya saing tinggi. Di tengah persaingan global yang semakin ketat, pendidikan yang terhubung langsung dengan kebutuhan industri menjadi salah satu solusi penting dalam menyiapkan masa depan generasi muda.

Melalui program ini, Pemerintah Kota Padang berharap semakin banyak putra-putri daerah yang memperoleh akses pendidikan berkualitas sekaligus memiliki peluang karier yang lebih luas setelah menyelesaikan studi. Dengan demikian, pendidikan tidak hanya menjadi sarana memperoleh ilmu, tetapi juga menjadi jembatan menuju masa depan yang lebih cerah dan sejahtera. (***)

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Pemerintah Kota Bukittinggi bersama Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi menggelar Seminar Nasional Bukittinggi Kota Perjuangan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati seratus tahun Jam Gadang tersebut berlangsung di Balairung Rumah Dinas Wali Kota Bukittinggi, Kamis, (18/06).


Gubernur Sumatera Barat diwakili Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Jasman, mengatakan,  peringatan 100 Tahun Jam Gadang merupakan momentum penting untuk mengenang sejarah dan menghormati perjalanan panjang perjuangan bangsa. Sejak berdiri pada 20 Juni 1926, Jam Gadang telah berkembang menjadi identitas, kebanggaan, sekaligus simbol sejarah Kota Bukittinggi yang menjadi saksi berbagai fase perjalanan bangsa hingga era pembangunan saat ini.


Sementara itu, Wali Kota Bukittinggi, Ramlan Nurmatias, menyampaikan, peringatan 100 Tahun Jam Gadang menjadi momentum untuk mengangkat kembali sejarah perjuangan bangsa yang tidak bisa dipisahkan dari Bukittinggi. Ia menyebutkan, Bukittinggi pernah menjadi ibu kota Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) dan menjadi penyelamat eksistensi Republik Indonesia saat masa krisis. Karena itu, Bukittinggi sangat layak menyandang predikat Kota Perjuangan, bahkan menjadi daerah yang memiliki khusus berdasarkan nilai sejarah yang dimilikinya.

Sementara itu, Direktur Sejarah dan Permuseuman Kementerian Kebudayaan, Agus Mulyana, memberikan apresiasi kepada Pemko Bukittinggi yang dinilai memiliki kepedulian besar terhadap pelestarian sejarah. Menurutnya, tidak banyak daerah yang secara konsisten menggelar kegiatan untuk mengangkat kembali peran daerahnya dalam perjalanan sejarah bangsa. Ia menilai Bukittinggi memiliki posisi penting dalam sejarah Indonesia, baik sebagai kota yang berkembang pada masa kolonial maupun sebagai pusat Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) saat masa revolusi kemerdekaan.


Demikian halnya, Tan Sri Dato' Seri Utama Dr. Rais Yatim, juga menyampaikan, Jam Gadang adalah simbol yang mengingatkan masyarakat untuk terus menjaga dan mengembangkan warisan budaya Minangkabau. (Sandra)


PADANG,Lintas Media News
Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang menyorot masih adanya temuan yang berulang ulang pada Laporan Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keungan Republik Indonesia (LHP BPK RI).

Hal itu terungkap dalam pandangan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang yang dibacakan Mukhlis, SE., selaku sekretaris fraksi pada rapat paripurna Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD (LKPD) Tahun Anggaran 2025, Senin, 15 Juni 2026, di rung sidang utama gedung megah DPRD Kota Padang. 

Fraksi yang diketuai Surya Jufri, S.Sos., menilai pertanggung jawaban APBD tahun sebelumnya merupakan bentuk evaluasi kinerja Pemerintah Kota dalam sektor belanja daerah, yang menjelaskan tentang pendapatan belanja dan pembiayaan serta hasil LHP BPK dan neraca keuangan daerah. 

Dikatakan Mukhlis, berdarsarkan penyampaian Nota Keuangan oleh Walikota Padang pada 6 Juni 2026, terhadap pelaksnaan APBD tahun 2025 serta telah dilakukan pembahasan ditingkat pansus dilanjutkan rapat internal Fraksi Demokrat. 

"Maka izinkan kami memberikan pandangan akhir terhadap pelaksanaan APBD tahun 2025," ujarnya. 

Evaluasi Serepan Anggaran dan Capaian Kinerja

Dalam hal ini, Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang melihat bahwa masih banyak OPD dalam serapan anggaran dibawah 90 % terutama di sektor belanja barang dan jasa. Dengan berbagai alasan seperti perubahan harga satuan, gagal tender dan persoalan lainnya.

Menurut Fraksi Partai Demokrat, tentu saja ini berdampak kepada capaian indikator kinerja utama bagi OPD trersebut yang berakhir dan bermuara pada pelayanan publik yang tidak optimal. 

"Oleh karena itu kami menyarankan kepada Pemerintah Kota Padang agar dapat melakukan pembinaan pada OPD tersebut dalam menyusun perencaan anggaran dan program betul- betul melakukan kajian yang matang," jelas Mukhlis lagi. 

Efektifitas dan Dampak Program

Menurut Fraksi Demokrat, konsikuensi dalam penggunaan anggaran adalah berbasis kinerja yang menghasil outcome yang baik, oleh karena itu efektivitas dampak program harus menjadi target dalam pelaksaanan anggaran. 

"Dari kegiatan pada tahun 2025 kami melihat bahwa dampak dari kegiatan yang dilakukan belum efektif terutama dalam pembinaan generasi muda karena masih tingginya kenakalan remaja, ini terlihat masih adanya tawuran, kasus LGBT dan penggunaan obat terlarang narkotika," cakapnya.

Sehingga, urai Mukhlis lagi, di sektor pembangunan mental ini perlu menjadi perhatian serius oleh pemerintah kota dan di bidang pembangunan fisik, seperti persoalan banjir, drainase dan daerah aliran sungai masih harus menjadi perhatian yang serius.

Optimalisasi PAD bagi OPD Belum Mencapai Target

Dari hasil pembahasan Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Padang, mengucapkan apresiasi kepada pemerintah koya yang telah memperlihatkan capaian kinerja PAD-nya sebesar Rp924 Milyar, namun disisi lain masih ada OPD yang pencapaian di bawah 70 %.

"Oleh karena itu kami mengharapkan kepada pemerintah kota padang agar memacu OPD yang belum optimal bekerja dan menyarankan OPD yang mencapai target di beri reward," tegasnya. 

"Berkaitan dengan LHP BPK masih adanya temuan yang berulang ulang, maka kami mengingatkan kepada i
Inspektorat dan Bagian Hukum agar dapat melakukan pembinaan kepada OPD berkaitan dengan manajemen keuangan, sehingga tidak menjadi beban dalam tata kelola pemerintah daerah," tutupnya. (


Padang,Lintas Media News
Berkaitan laporan Pansus secara umum, ada beberapa permasalahan yang jadi temuan Badan Pemeriksaan Keungan (BPK-RI) Perwakilan Sumbar.

Fraksi Partai Golkar DPRD kota Padang diketui Helmi Moesim atau akrab disapa da Ay pun angkat bicara. 

"Baik itu data dari laporan Pansus I, II, III dan Iv. Untuk hal ini kami berharap temuan BPK ini supaya cepat diselesaikan," juru bicara Fraksi Partai Golkar DPRD Kota Padang, Devi Febrida pada rapat paripurna DPRD Kota Padang, Senin, (15 /6/2026). 

Dikatakannya, agar temuan ini kedepannya tidak menjadi 
permasalahan hukum.

Menurutnya, berdasarkan UU Nomor 15 tahun 2004 tentang Pemeriksaan, Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara, pejabat wajib menindaklanjuti rekomendasi laporan hasil pemeriksaan.

Lebih lanjut dia mengatakan, Pejabat wajib memberikan jawaban atau penjelasan kepada BPK tentang tindak lanjut atas rekomendasi dan laporan 
hasil pemeriksaan selambat lambatnya 60 hari setelah 
laporan pemeriksaan diterima.

"Secara umum terkait dengan rekomendasi yang sudah 
disampaikan masing - masing pansus, kami berharap ini 
menjadi catatan, pertimbangan dan juga butuh tindak 
lanjut yang kongkrit," cakapny. (*) 

PADANG,Lintas Media News
 Inovasi konstruksi hunian berbasis bata interlock yang dikembangkan PT Semen Padang kembali mendapat perhatian pemerintah. Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP/P3KP) Sumatera III Arifay Saini melakukan kunjungan ke rumah contoh yang dibangun menggunakan teknologi Semen Padang Bata Interlock (Sepablock) di kawasan PT Semen Padang, Rabu (17/6/2026).

Kunjungan tersebut turut didampingi Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Rumah Susun dan Rumah Khusus Satuan Kerja Penyediaan Kawasan Permukiman (PKP) Sumatera Barat Ridho Ruzika beserta rombongan.

Kehadiran jajaran BP3KP Sumatera III menjadi momentum strategis untuk melihat secara langsung implementasi teknologi konstruksi inovatif yang dinilai mampu menjawab berbagai tantangan pembangunan perumahan nasional, mulai dari aspek kecepatan pembangunan, efisiensi biaya, hingga kualitas konstruksi.

Rombongan disambut Kepala Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra bersama staf, Zulfikar dan Doni Maizwar.
Dalam kesempatan tersebut, rombongan meninjau secara detail rumah contoh yang dibangun menggunakan sistem interlock, mulai dari struktur bangunan hingga proses pemasangan material yang dirancang lebih sederhana dibandingkan metode konstruksi konvensional.

Arifay Saini mengaku terkesan setelah melihat langsung rumah contoh yang menggunakan Sepablock. Menurutnya, inovasi tersebut memiliki prospek yang sangat menjanjikan dalam mendukung percepatan pembangunan hunian di Indonesia, khususnya pada program-program strategis pemerintah.

“Kami melihat langsung rumah contoh yang menggunakan Sepablock. Dari sisi konsep dan implementasinya, teknologi ini sangat menarik karena menawarkan kemudahan dan efisiensi dalam proses pembangunan,” ujarnya.

Ia menilai penggunaan sistem bata interlock tidak hanya relevan untuk pembangunan hunian tetap (huntap) pascabencana, tetapi juga memiliki peluang besar untuk diterapkan pada berbagai segmen pembangunan perumahan lainnya.

Bahkan, ia melihat potensi penggunaannya untuk pengembangan kawasan perumahan komersial yang membutuhkan efisiensi waktu pembangunan tanpa mengurangi kualitas bangunan.

Pandangan tersebut memperkuat posisi Sepablock sebagai salah satu inovasi konstruksi yang dapat mendukung agenda pemerintah dalam mempercepat penyediaan hunian layak bagi masyarakat.

Terlebih, kebutuhan rumah di Indonesia masih cukup tinggi sehingga dibutuhkan berbagai terobosan yang mampu menghadirkan solusi pembangunan yang cepat, efisien, dan berkelanjutan.

Secara terpisah, Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menyambut positif kunjungan Kepala BP3KP Sumatera III beserta rombongan.

Menurutnya, perhatian yang diberikan pemerintah terhadap inovasi yang dikembangkan perusahaan menjadi motivasi untuk terus menghadirkan solusi konstruksi yang relevan dengan kebutuhan pembangunan nasional.

Win menegaskan bahwa Sepablock merupakan bagian dari strategi diversifikasi bisnis PT Semen Padang yang berorientasi pada pengembangan produk bernilai tambah melalui pendekatan inovasi, efisiensi, dan keberlanjutan.

“Sepablock siap mendukung program pemerintah untuk pembangunan 3 juta unit rumah. Kami mengapresiasi kunjungan Kepala BP3KP Sumatera III. Perhatian dari para pemangku kepentingan menjadi dorongan bagi kami untuk terus menghadirkan inovasi yang lebih efisien, ekonomis, dan berdaya guna dalam mendukung ekosistem perumahan nasional,” kata Win.

Kepala Unit Produksi BIP dan Aplikasi PT Semen Padang Yelmi Arya Putra menambahkan bahwa sistem bata interlock yang diterapkan pada Sepablock memungkinkan proses pembangunan dilakukan lebih cepat karena pemasangan material menjadi lebih praktis dan presisi. Selain itu, penggunaan material tersebut juga dapat mengurangi kebutuhan energi dalam proses konstruksi sehingga lebih ramah lingkungan.

Dari sisi ekonomi, teknologi ini dinilai mampu menekan biaya pembangunan tanpa mengorbankan kualitas bangunan. Sementara itu, dari sisi teknis, sistem interlock memberikan tingkat presisi yang lebih baik sehingga menghasilkan konstruksi yang lebih rapi dan efisien.

PT Semen Padang telah mengimplementasikan Sepablock pada sejumlah proyek di berbagai daerah sebagai bentuk pembuktian atas keunggulan teknologi tersebut. Sejumlah hunian tetap (huntap) bagi korban bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat saat ini tengah dibangun menggunakan Sepablock yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota, seperti Kota Padang, Kabupaten Agam, Kabupaten Tanah Datar, Kota Padang Panjang, Kota Pariaman, dan Kabupaten Lima Puluh Kota.

Di lingkungan PT Semen Padang sendiri, rumah contoh yang dibangun menggunakan sistem Sepablock sengaja dihadirkan sebagai sarana edukasi bagi masyarakat, pemerintah, pengembang, maupun pelaku industri konstruksi.

Bangunan tersebut dilengkapi berbagai elemen struktur, seperti kolom, balok pinggang, dan sloof, sehingga dapat memberikan gambaran utuh mengenai penerapan teknologi bata interlock dalam pembangunan rumah tinggal.

Dengan berbagai keunggulan yang dimiliki serta dukungan dan apresiasi dari pemerintah, Sepablock semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu solusi inovatif dalam menjawab tantangan penyediaan hunian nasional.

Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap rumah yang layak, kuat, aman, dan terjangkau, inovasi konstruksi seperti Sepablock diharapkan mampu menjadi katalis percepatan pembangunan perumahan sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.(*)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.