Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Pasbar ,LintasMedia News Com


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat menggelar Rapat Koordinasi dan Penandatanganan Komitmen Bersama penyelenggaraan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati Pasaman Barat, Rabu 20/5.


Rakor diprakarsai Dinas Pendidikan Pasaman Barat dan dibuka Sekretaris Daerah Pasaman Barat Doddy San Ismail mewakili Bupati. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda, pimpinan organisasi perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.


Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakannya, Doddy San Ismail menegaskan bahwa SPMB merupakan tahapan strategis dalam dunia pendidikan. Tahapan ini tidak hanya menyangkut administrasi penerimaan peserta didik, tetapi juga berkaitan dengan pemerataan akses pendidikan dan kualitas layanan publik.


SPMB menjadi bagian penting dalam menjamin pemerataan akses pendidikan, transparansi layanan publik, serta keadilan bagi seluruh masyarakat,” ujar Doddy.


Menurut dia, SPMB adalah transformasi dari sistem penerimaan sebelumnya. Sistem ini dirancang untuk menciptakan proses seleksi yang lebih objektif, transparan, akuntabel, nondiskriminatif, dan berkeadilan.


Ia menegaskan, seluruh pihak bertanggung jawab memastikan pelaksanaan SPMB berjalan sesuai ketentuan agar meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem pendidikan.


Sinergi seluruh pemangku kepentingan sangat dibutuhkan agar proses penerimaan murid baru berjalan lancar, tertib, aman, dan minim permasalahan,” katanya.


Doddy meminta penandatanganan komitmen bersama tidak hanya menjadi kegiatan seremonial. Ia mendorong Dinas Pendidikan, satuan pendidikan, dan panitia pelaksana memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat. Informasi harus jelas, mudah diakses, serta responsif terhadap setiap pengaduan selama proses penerimaan berlangsung.


Ia juga mengajak Forkopimda, instansi vertikal, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen terkait mengawal pelaksanaan SPMB agar berlangsung kondusif, jujur, dan sesuai aturan.


Pendidikan merupakan investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah. Melalui pelaksanaan SPMB yang baik, kita sedang membangun fondasi pendidikan yang berkualitas dan berkeadilan bagi generasi masa depan Pasaman Barat,” ucap Doddy.


Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Pasaman Barat Imter Pedri memaparkan mekanisme pelaksanaan SPMB 2026 untuk meminimalkan potensi persoalan di lapangan. Pihaknya telah mendata jumlah lulusan TK dan SD yang akan melanjutkan ke jenjang berikutnya sebagai bagian dari persiapan.


Kami berharap dengan adanya komitmen bersama ini, seluruh tahapan SPMB dapat berjalan lancar. Dalam pelaksanaannya terdapat empat jalur penerimaan, yakni jalur domisili, afirmasi, mutasi, dan prestasi katanya.

 

Aceh Timur, Lintasmedia News— Pelantikan Pengurus Majelis Adat Aceh (MAA) Kabupaten Aceh Timur periode 2026–2030 berlangsung dengan lancar dan khidmat pada Selasa, 13 Mei 2026. 


Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula Badan Dayah Kabupaten Aceh Timur.

Acara pelantikan dihadiri oleh berbagai unsur pemerintah daerah, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta tamu undangan lainnya.


 Prosesi pelantikan berjalan tertib dengan penuh semangat kebersamaan dalam upaya memperkuat pelestarian adat dan budaya Aceh di Kabupaten Aceh Timur.

Dalam kesempatan tersebut, para pengurus yang dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah organisasi dengan baik serta terus menjaga nilai-nilai adat istiadat yang menjadi warisan budaya masyarakat Aceh.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan sesi foto bersama seluruh pengurus serta para tamu undangan.

(I)

 

Aceh timur, Lintasmedia News 

Kapolda Aceh, Irjen Pol. Drs. Marzuki Ali Basyah, M.M. melakukan kunjungan kerja ke Polres Aceh Timur pada Selasa (19/5/2026). Kunjungan tersebut diawali dengan peresmian gedung baru Polres Aceh Timur yang menjadi bagian dari upaya peningkatan pelayanan Kepolisian kepada masyarakat.


Usai peresmian, Kapolda Aceh yang didampingi sejumlah pejabat utama Polda Aceh memberikan arahan kepada seluruh personel Polres Aceh Timur. Dalam arahannya, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi personel saat menangani bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh Timur beberapa waktu lalu.


“Terima kasih kepada anggota Polres Aceh Timur yang telah bahu membahu dalam penanganan bencana banjir. Meskipun di antara rekan-rekan juga menjadi korban, hal itu tidak menyurutkan langkah untuk tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Kapolda.


Menurutnya, sikap tersebut merupakan bentuk nyata pengabdian anggota Polri dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab kepada masyarakat. Ia pun meminta seluruh personel untuk terus menjaga semangat pelayanan dan memberikan yang terbaik dalam setiap pelaksanaan tugas.


“Itu merupakan bukti janji kita sebagai anggota Polri. Teruslah memberikan yang terbaik kepada masyarakat,” katanya.


Setelah kegiatan di Mapolres Aceh Timur selesai, Kapolda Aceh menghadiri jamuan makan siang bersama Bupati Aceh Timur di Pendopo Idi. 


Mengakhiri kunjungan kerjanya, Kapolda Aceh dengan didampingi Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al Farlaky, S.H.I., M.Si dan Kapolres Aceh Timur AKBP Irwan Kurniadi, S.I.K. menyerahkan bantuan hewan kurban berupa 1 (satu) ekor lembu kepada Pimpinan Dayah Al Maimanah, Tgk. H. Abdul Wahab

 (I).



Tanah Datar,Lintas Media News
 Memperingati Dies Natalis Universitas Terbuka (UT) yang ke 42, Tim dosen UT kembali melaksanakan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kebencanaan di Nagari Guguak Malalo, Kecamatan Batipuh Selatan, Kabupaten Tanah Datar, Provinsi Sumatera Barat sejak bulan Maret lalu.

Ketua Tim PKM Apri Kasman.MPD didampingi Dola Suciana, Erna Risnawati, dan Siti Utami Dewi Ningrum mengatakan, Kegiatan ini mengusung tema *“Pemulihan Kondisi Psikologis Masyarakat Pasca Bencana”* 

Menurut Apri,hari kedua kegiatan di Nagari Guguak Malalo, acara diawali dengan penyampaian materi PKM oleh Kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Sumatera Barat, yang diikuti oleh masyarakat Nagari Guguak Malalo sebagai peserta kegiatan.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan acara seremonial sekaligus penutupan rangkaian PKM yang telah berlangsung sejak bulan Maret lalu. Kegiatan ini merupakan kunjungan kedua tim ke Nagari Guguak Malalo.Jelas Apri Kasman

Apri Kasman juga menyampaikan bahwa, kegiatan PKM Kebencanaan ini merupakan implementasi dari Tri Dharma Perguruan Tinggi di bidang pengabdian kepada masyarakat yang juga  merupakan bagian dari rangkaian Dies Natalis Universitas Terbuka yang ke-42 tahun.

“PKM Kebencanaan ini adalah bentuk nyata implementasi pengabdian kepada masyarakat sekaligus bagian dari rangkaian Dies Natalis Universitas Terbuka ke-42,” ujar Apri Kasman.

Selaku Ketua PKM Apri Kasman juga menyampaikan rasa terima kasih kepada pimpinan Universitas Terbuka, sponsor kegiatan, serta seluruh tim PKM yang telah terlibat secara maksimal hingga kegiatan dapat terlaksana dengan baik sampai selesai.
Dalam kegiatan seremonial tersebut, Direktur Universitas Terbuka Padang Dr. Mery Berlian, S.P., M.Si turut menyampaikan sambutannya terkait pelaksanaan PKM Kebencanaan yang dilaksanakan di beberapa wilayah terdampak bencana, seperti Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat Nagari Guguak Malalo, Universitas Terbuka juga memberikan sejumlah hibah berupa pembangunan dua unit sumur bor, satu unit genset, karpet sajadah masjid, beras dan sembako, buku bacaan dan buku cetak, serta Al-Qur’an.

Acara kemudian ditutup dengan pembagian sembako dan beras kepada masyarakat yang hadir di Kantor Wali Nagari Guguak Malalo. Selain itu, para undangan juga diajak untuk melihat langsung lokasi sumur bor yang telah selesai dibangun.
Mewakili masyarakat Nagari Guguak Malalo, Wali Nagari Mulyadi, S.Sos., menyampaikan ucapan terima kasih kepada civitas akademika Universitas Terbuka atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada civitas akademika Universitas Terbuka dan mendoakan agar Universitas Terbuka selalu hadir di hati masyarakat,” ujar Mulyadi.(*)

 

Pasbar ,Lintas Media News Com. 


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat resmi meluncurkan dan mensosialisasikan sistem Pemilihan Wali Nagari atau Pilwana berbasis elektronik e-Voting untuk Pilwana 2026. Peluncuran digelar di Aula Kantor Bupati Pasbar, Selasa 19/5.


Peluncuran ditandai dengan penandatanganan deklarasi dan kesepakatan bersama oleh Bupati Pasbar Yulianto bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Kegiatan dilanjutkan dengan simulasi pemungutan suara elektronik di hadapan peserta sosialisasi.


Bupati Yulianto menegaskan, penerapan e-Voting merupakan langkah strategis untuk mendorong modernisasi demokrasi di tingkat nagari agar lebih efektif, transparan, dan akuntabel.


Pilwana berbasis elektronik menjadi instrumen untuk memajukan demokrasi, membangun kepercayaan publik, serta meningkatkan efisiensi seluruh proses pemilihan,ujar Yulianto.


Ia mengapresiasi dukungan DPRD Pasbar, Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Sekretaris Daerah, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari (DPMN), serta seluruh pihak dalam penyusunan dan penganggaran Pilwana 2026.


Terkait keamanan sistem, Yulianto menyebut keraguan masyarakat terhadap e-Voting wajar terjadi. Namun, ia memastikan sistem telah dilengkapi pengamanan berlapis pada tahap prapemungutan, pemungutan, hingga pascapemungutan suara.


Kami berharap peserta sosialisasi ikut mengedukasi masyarakat agar tidak ragu menggunakan hak pilihnya,” katanya.


Perwakilan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Prof. Andrari, mengapresiasi langkah Pasaman Barat yang dinilai progresif dalam inovasi penyelenggaraan Pilwana. Menurutnya, pengembangan e-Voting merupakan hasil riset nasional BRIN setelah mendapat persetujuan Mahkamah Konstitusi .


Pasaman Barat menjadi kabupaten ke-29 di Indonesia yang melaksanakan e-Voting. Ini menunjukkan komitmen daerah menghadirkan demokrasi yang lebih modern dan efisien,” ujar Andrari.


Pada kegiatan itu, Direktur Utama PT Intens Riski Pratama memandu demonstrasi penggunaan perangkat e-Voting. Perangkat diperagakan langsung oleh Bupati Yulianto dan disaksikan unsur Forkopimda serta peserta sosialisasi.


Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dari BRIN, demonstrasi perangkat oleh PT Intens, serta sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu Plt Kepala DPMN Pasbar Syaikhul Putra.

 

PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diperkuat PT Semen Padang melalui dukungannya terhadap kegiatan Workshop Pengolahan Sampah Organik dengan Budidaya Maggot Black Soldier Fly (BSF). Kegiatan ini digelar atas kolaborasi bersama FMIPA Universitas Andalas dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Sumatera Barat di Belimbing Indah, Selasa (19/5/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 itu merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat dengan sasaran Pondok Pesantren MTI Kapau. Workshop tersebut tidak hanya menghadirkan edukasi terkait pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan, tetapi juga memberikan pelatihan langsung mengenai budidaya maggot BSF sebagai solusi pengurangan limbah organik yang efektif, ramah lingkungan, sekaligus bernilai ekonomis.

Para peserta dari lingkungan pesantren tampak antusias mengikuti setiap sesi pemaparan dan praktik lapangan. Mereka diperkenalkan pada konsep pengelolaan sampah organik yang tidak lagi dipandang sebagai limbah semata, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah menjadi produk bernilai guna.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala DLH Provinsi Sumatera Barat Tasliatul Fuaddi, Kepala Unit CSR PT Semen Padang Harnes, Wakil Dekan FMIPA Universitas Andalas Admi Nazra, Ketua MTI Kapau Ilham, Kepala Produksi 1 S2 Samsuardi, serta dosen dan peneliti Universitas Andalas Resti Rahayu.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang Win Bernadino menegaskan bahwa dukungan perusahaan terhadap kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan hidup.

Menurutnya, PT Semen Padang terus mendorong program-program keberlanjutan yang memberi dampak nyata bagi masyarakat. Dukungan terhadap edukasi pengelolaan sampah organik dan budidaya maggot BSF menjadi salah satu bentuk kontribusi perusahaan dalam membangun kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

"Dukungan terhadap kegiatan ini merupakan wujud tanggung jawab perusahaan dalam melestarikan lingkungan sekaligus mendukung terciptanya masyarakat yang lebih peduli terhadap pengelolaan sampah secara berkelanjutan," kata Win Bernadino.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang Harnes menambahkan, bahwa PT Semen Padang mendukung penuh kegiatan edukatif yang berdampak langsung bagi masyarakat dan lingkungan. Ia berharap ilmu dan praktik yang diperoleh peserta selama workshop dapat diterapkan secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.

"Harapannya, peserta dapat mengaplikasikan materi yang diperoleh dengan baik sehingga budidaya maggot BSF ini benar-benar bisa dimanfaatkan, baik untuk pengurangan sampah organik maupun untuk memberikan nilai tambah ekonomi," ujarnya.

Ia menambahkan, pengelolaan sampah organik berbasis budidaya maggot merupakan salah satu pendekatan yang efektif dalam mendukung lingkungan yang lebih bersih dan sehat. Selain mampu mengurai limbah rumah tangga dan sisa makanan secara cepat, maggot BSF juga memiliki potensi ekonomi karena dapat dimanfaatkan sebagai pakan ternak dan bahan pupuk organik.

Kepala DLH Provinsi Sumatera Barat Tasliatul Fuaddi yang membuka kegiatan, mengapresiasi kolaborasi yang terbangun antara PT Semen Padang, DLH Provinsi Sumbar, dan FMIPA Unand dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, edukasi melalui workshop seperti ini merupakan langkah konkret untuk membangun budaya sadar lingkungan sejak dini.

"Upaya pengelolaan sampah tidak bisa hanya dibebankan kepada pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan aktif seluruh elemen, termasuk perguruan tinggi, dunia industri, dan masyarakat. Di momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini, kita jadikan sebagai pengingat penting bahwa isu lingkungan harus menjadi perhatian bersama," katanya.

Wakil Dekan FMIPA Universitas Andalas Admi Nazra menyampaikan pentingnya sinergi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

"Persoalan sampah organik menjadi tantangan yang harus dijawab dengan pendekatan ilmiah dan partisipatif. Karena itu, edukasi mengenai budidaya maggot BSF dinilai menjadi salah satu solusi yang relevan untuk diterapkan di tengah masyarakat, termasuk di lingkungan pesantren," ujarnya.

Dalam sesi praktik, peserta diperlihatkan secara langsung proses budidaya maggot BSF, mulai dari pengenalan media, pengelolaan limbah organik, hingga teknik pemeliharaan larva agar menghasilkan manfaat yang optimal. Antusiasme peserta terlihat tinggi saat mengikuti demonstrasi pengolahan sampah organik menjadi media pakan maggot.

Selain aspek lingkungan, peserta juga mendapat pemahaman mengenai potensi ekonomi dari budidaya maggot. Dengan pengelolaan yang tepat, budidaya ini dinilai mampu menjadi peluang usaha baru bagi masyarakat karena hasilnya dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan peternakan maupun pertanian organik.

Melalui kolaborasi PT Semen Padang, FMIPA Universitas Andalas, dan DLH Provinsi Sumatera Barat, kegiatan tersebut diharapkan mampu melahirkan agen-agen perubahan di tengah masyarakat yang tidak hanya memahami pentingnya pengelolaan sampah, tetapi juga mampu menerapkannya secara mandiri dan berkelanjutan. Sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri ini sekaligus menjadi gambaran nyata bagaimana pembangunan berkelanjutan dapat diwujudkan melalui langkah sederhana, namun berdampak luas bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat di Sumatera Barat.

 

Bukittinggi, Lintasmedianews.com

Sekitar 15 orang pelajar dan 1 orang guru yang menjadi korban kebakaran yang terjadi di Bukittinggi pada awal Mei lalu, mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota Bukittinggi. Bantuan dari keluarga besar kependidikan Kota Bukittinggi tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Wali Kota Bukittinggi di SMPN 2 Bukittinggi, Selasa (19/05).


Bantuan yang diserahkan bervariasi menurut jumlah pelajar atau guru pada satu KK yang menjadi korban kebakaran. Untuk satu orang korban dalam satu KK, mendapat bantuan Rp 2 juta, dua korban dalam satu KK mendapat bantuan sebesar Rp 3,5 juta dan tiga korban dalam satu KK mendapat santunan Rp 5,3 juta. Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi, Albertiusman.


Ia menyebutkan, bantuan yang disalurkan kepada korban terdampak kebakaran tersebut berjumlah 16 paket bantuan. Untuk jenjang TK terdapat 2 paket, SD sebanyak 13 paket, SMP 3 paket serta 1 paket diberikan kepada seorang guru yang juga terdampak pada musibah kebakaran tersebut. 


Sementara itu, Wakil Wali Kota Bukittinggi, Ibnu Asis, menyampaikan rasa duka yang mendalam atas kebakaran yang terjadi di tiga lokasi pada Jumat 1 Mei 2026 lalu. Tiga musibah yang terjadi di hari yang sama dalam waktu yang berdekatan itu, tentu menimbulkan duka bagi keluarga korban dan menyita perhatian warga Bukittinggi pada umumnya.


“Kita tentu berduka atas musibah kebakaran ini. Pada keluarga korban kebakaran, juga terdapat pelajar yang masih aktif di sejumlah tingkat pendidikan baik SD maupun SMP termasuk gurunya sendiri. Ada pelajar di Jembes, Gurun Panjang dan guru yang jadi korban kebakaran di Bukik Apik,” ungkap Ibnu.


Ia mengatakan, atas musibah itu, guru, murid dan pegawai se Kota Bukittinggi yang tergabung dalam keluarga besar kependidikan Bukittinggi, telah mengumpulkan donasi untuk mereka yang menjadi korban kebakaran. Dana yang terkumpul, dibagikan kepada seluruh korban tergantung jumlah pelajar yang ada dalam satu KK. (Sandra)

 

Padang, Lintasmedia News 


Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sumatera Barat mengutuk pelaku perusakan Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Solok Selatan. Polisi diminta segera mengusut tuntas peristiwa tersebut dan menangkap pelakunya.


Ketua SMSI Sumbar Zulnadi, SH didampingi Sekretaris Gusfen Khairul dan Wakil Ketua Bidang Organisasi Eko Yanche Edrie sangat menyesalkan perusakan Kantor PWI tersebut yang terjadi pada Senin (18/5/2026) malam.


Apapun alasan pelaku, tindakan perusakan tidak dapat dibenarkan dan merupakan aksi kriminal. Apalagi dilakukan kepada organisasi pers, yang merupakan institusi pilar demokrasi dan merupakan konstituen Dewan Pers.


"Kita harapkan aparat kepolisian bergerak cepat mengusut dan menangkap pelakunya. Nanti akan ketahuan motif perusakan ini, apakah ada hubungan dengan pemberitaan atau personil wartawan," kata Zulnadi, SH., Selasa (19/5/2026) di Padang.


Kantor PWI adalah tempat berkumpulnya para wartawan dari berbagai media, cetak maupun elektronik. Jadi kantor tersebut tidak perlu menjadi sasaran kemarahan yang tidak logis. Jika hubungannya dengan keberatan pemberitaan, salurannya sudah ada diatur oleh Undang Undang Pokok Pers.


Akibat perusakan Kantor PWI Solok Selatan, seperti dilaporkan media, terjadi kerusakan cukup parah, terutama pada kaca-kaca jendela dan beberapa kursi plastik juga ikut dirusak oleh pelaku.


Ketua PWI Solok Selatan Hendrivon sudah melaporkan kasus perusakan ini ke polisi. Ia pun tidak bisa menduga apa motif pelaku melancarkan aksinya. (*)

 

SOLOK, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang kembali menggelar Akademi Jago Bangunan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kompetensi tukang bangunan di berbagai daerah pemasaran perusahaan. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Kota Solok, Sabtu (16/5/2026), dan diikuti antusias oleh 113 tukang bangunan di daerah berjuluk “Kota Beras” itu.

Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, Akademi Jago Bangunan menjadi wadah edukasi sekaligus pembinaan bagi para tukang bangunan agar semakin profesional dan memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tengah perkembangan dunia konstruksi yang terus bergerak maju.

Kegiatan itu dibuka langsung oleh Kepala Unit Penjualan Sumatera Bagian Tengah PT Semen Padang, Nanda Kurniawan, dan turut dihadiri sejumlah perwakilan distributor semen, di antaranya PT RIS Investindo Sarana, PT Cedana Sembilan, PT Defni Sejahtera Mandiri, PT Puskud Jaya Bersama, PT Sumber Niaga Interindo, dan PT Utama Multi Sejahtera.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan bahwa Akademi Jago Bangunan merupakan salah satu bentuk nyata tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat, khususnya para pelaku konstruksi di daerah pemasaran.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PT Semen Padang tidak hanya dirasakan melalui produk, tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di lapangan,” ujarnya.

Nanda Kurniawan dalam sambutannya pada saat pembukaan mengatakan bahwa Akademi Jago Bangunan merupakan program rutin PT Semen Padang yang terus dilaksanakan di berbagai daerah pemasaran perusahaan sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi.

“Akademi Jago Bangunan ini merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya para tukang bangunan yang selama ini menjadi mitra penting dalam pembangunan,” ujarnya.

Digelarnya Akademi Jago Bangunan, katanya melanjutkan, karena PT Semen Padang sebagai bagian dari SIG memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor konstruksi, khususnya para tukang bangunan sebagai garda terdepan pembangunan.

Karena itu, melalui Akademi Jago Bangunan, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai penggunaan produk semen, tetapi juga dibekali product knowledge, teknik aplikasi produk, hingga demo produk secara langsung agar para tukang memahami metode kerja yang benar dan efisien.

“Kami berharap kegiatan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh peserta. Tidak hanya sekadar hadir, tetapi juga membawa pulang ilmu dan keterampilan baru yang nantinya dapat diterapkan di lapangan,” tuturnya.

Nanda menjelaskan, tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia” dipilih bukan tanpa alasan. Tema tersebut, kata dia, menjadi pengingat bahwa kemampuan dan keterampilan merupakan aset penting yang harus terus diasah oleh setiap pekerja konstruksi.

Ia menilai, profesi tukang bangunan saat ini tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. “Di tengah perkembangan teknologi konstruksi dan tuntutan kualitas bangunan yang semakin tinggi, para tukang dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka,” katanya.

Lebih jauh, Nanda menekankan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak lepas dari peran besar para tukang bangunan. Menurutnya, para tukang merupakan pihak yang mengubah rancangan menjadi bangunan nyata yang dapat dimanfaatkan masyarakat.

“Insinyur boleh merencanakan, arsitek boleh menggambar desain, tetapi yang mengubah gambar menjadi rumah, masjid, sekolah, jalan, hingga gedung adalah para tukang bangunan. Karena itu, tukang bangunan adalah tulang punggung pembangunan Indonesia,” tegasnya disambut tepuk tangan peserta.

Sementara itu, perwakilan distributor PT Puskud Jaya Bersama, Busrizal, turut memberikan apresiasi kepada PT Semen Padang yang konsisten menghadirkan program pembinaan bagi para pekerja konstruksi. Menurutnya, kegiatan seperti Akademi Jago Bangunan sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi yang saat ini berkembang sangat cepat.

“Profesi tukang bangunan bukan pekerjaan biasa. Ini adalah profesi penting yang membutuhkan keterampilan dan tanggung jawab besar. Apalagi perkembangan dunia konstruksi sekarang sangat pesat, sehingga kemampuan sumber daya manusianya juga harus terus ditingkatkan,” katanya.

Busrizal juga mengingatkan bahwa Akademi Jago Bangunan ini merupakan hal berharga yang tidak dimiliki semua orang. Untuk itu, ia berharap kepada semua peserta untuk dapat mengikuti dan mencermati semua materi yang disampaikan dengan baik, sehingga ilmu yang didapat dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.

“Di samping itu, kami juga mengingatkan agar semua peserta Akademi Jago Bangunan untuk terus bersikap profesional. Artinya, tidak hanya bekerja sebagai tukang bangunan, tetapi juga memiliki tanggung jawab, disiplin, dan selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja,” katanya.

Salah seorang peserta Akademi Jago Bangunan, Yudid Sri Wahyudi, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang digelar PT Semen Padang ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti pelatihan khusus tukang bangunan.

“Ini pengalaman pertama saya mengikuti pelatihan tukang bangunan. Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti Akademi Jago Bangunan. Banyak ilmu yang kami dapatkan, terutama terkait kualitas semen dan teknik penggunaannya,” ujarnya.

Yudid berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, karena dinilai memberikan manfaat besar bagi para pekerja konstruksi, khususnya tukang bangunan di daerah. “Kalau bisa, pelatihan seperti ini sering-sering digelar di Kota Solok ini. Kami sebagai tukang bangunan juga butuh upgrade pengetahuan tentang produk dan konstruksi bangunan,” katanya.

Peserta lainnya, Aris Suprapto, yang mengaku sudah lebih dari 20 tahun menjadi tukang bangunan, menilai bahwa produk PT Semen Padang memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan produk lain, terutama untuk pekerjaan pengecoran, pemasangan batu, acian, hingga plesteran.

Menurut Aris, penggunaan semen dari PT Semen Padang membuat proses pekerjaan menjadi lebih cepat dengan hasil akhir yang lebih halus dan memuaskan. “Kalau menggunakan produk lain, proses keringnya lebih lama sehingga pekerjaan menjadi lambat. Kalau semen dari PT Semen Padang, lebih cepat kering dan hasilnya juga lebih halus,” katanya.

Melalui program Akademi Jago Bangunan, PT Semen Padang berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan tenaga kerja konstruksi yang andal, profesional, dan mampu mendukung pembangunan infrastruktur berkualitas di Indonesia. 

Suasana kegiatan berlangsung meriah sejak pagi. Selain mendapatkan materi pelatihan dan edukasi seputar konstruksi, peserta juga disuguhi berbagai kuis interaktif dengan hadiah menarik. Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize, termasuk hadiah utama berupa sepeda gunung yang semakin menambah semangat para peserta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.()*

Pasbar,Lintas Media News Com.


Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat memantapkan persiapan Pemilihan Wali Nagari serentak 2026 untuk 87 nagari di 11 kecamatan.


Hal itu dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan dan Pembentukan Panitia Pilwana 2026 yang digelar Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Nagari di Auditorium Kantor Bupati Pasbar, Senin18/5.


Dalam arahannya, Bupati Yulianto yang didampingi Sekretaris Daerah Doddy San Ismail menegaskan wali nagari definitif penting untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal. Karena itu, seluruh tahapan Pilwana harus dipersiapkan matang agar berjalan aman, tertib, dan demokratis.


Dulu nagari induk hanya 19, sekarang sudah berkembang menjadi 90 nagari. Tiga di antaranya sudah definitif. Artinya, ada 87 nagari yang membutuhkan wali nagari definitif. Semua pihak harus bersama menyukseskan Pilwana ini,ujar Yulianto.


Ia meminta camat aktif mengarahkan pemerintah nagari untuk meningkatkan sosialisasi dan partisipasi masyarakat dalam menggunakan hak pilih.


Plt Kepala DPMN Pasbar Syaikhul Putra menyebut Pilwana 2026 merupakan pemilihan terbesar yang pernah digelar di Pasbar, baik dari jumlah nagari maupun cakupan wilayah.


Pemungutan suara dijadwalkan berlangsung 17 September hingga 20 Oktober 2026. Pemkab Pasbar juga akan menerapkan sistem e-voting untuk meningkatkan efisiensi dan menekan biaya.


“Fokus rakor hari ini adalah pembentukan panitia tingkat kabupaten dan penyamaan persepsi seluruh unsur pelaksana. Setelah ini, rapat lanjutan akan digelar di tingkat kecamatan dan nagari,” katanya.


Selain membentuk panitia, Pemkab Pasbar juga akan menyiapkan tenaga teknis inti dan petugas lapangan untuk mendukung kelancaran Pilwana.


Di tingkat kabupaten, panitia terdiri dari unsur pemerintah daerah dan Forkopimda. Bupati dan Wakil Bupati bertindak sebagai penanggung jawab, sementara Sekda menjabat ketua panitia.


Di tingkat kecamatan dibentuk panitia pengawas yang melibatkan camat dan Forkopimca. Sementara di tingkat nagari, Panitia Pemilihan Wali Nagari dibentuk dari unsur Bamus, perangkat nagari, dan tokoh masyarakat. Panitia ini nantinya akan membentuk KPPSN dan petugas Linmas TPS.


Rakor ditutup dengan sesi diskusi yang membahas aspek keamanan, proses seleksi penyelenggara, hingga kesiapan teknis pemungutan suara. Seluruh peserta berkomitmen mendukung Pilwana 2026 agar berlangsung aman, jujur, transparan, dan demokratis.

 

SOLOK, Lintasmedia News— PT Semen Padang kembali menggelar Akademi Jago Bangunan sebagai bentuk komitmen meningkatkan kompetensi tukang bangunan di berbagai daerah pemasaran perusahaan. Kali ini, kegiatan tersebut digelar di Kota Solok, Sabtu (16/5/2026), dan diikuti antusias oleh 113 tukang bangunan di daerah berjuluk “Kota Beras” itu.


Mengusung tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia”, Akademi Jago Bangunan menjadi wadah edukasi sekaligus pembinaan bagi para tukang bangunan agar semakin profesional dan memiliki kompetensi yang mampu bersaing di tengah perkembangan dunia konstruksi yang terus bergerak maju.


Kegiatan itu dibuka langsung oleh Kepala Unit Penjualan Sumatera Bagian Tengah PT Semen Padang, Nanda Kurniawan, dan turut dihadiri sejumlah perwakilan distributor semen, di antaranya PT RIS Investindo Sarana, PT Cedana Sembilan, PT Defni Sejahtera Mandiri, PT Puskud Jaya Bersama, PT Sumber Niaga Interindo, dan PT Utama Multi Sejahtera.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan bahwa Akademi Jago Bangunan merupakan salah satu bentuk nyata tanggung jawab perusahaan kepada masyarakat, khususnya para pelaku konstruksi di daerah pemasaran.


“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa kehadiran PT Semen Padang tidak hanya dirasakan melalui produk, tetapi juga melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia di lapangan,” ujarnya.


Nanda Kurniawan dalam sambutannya pada saat pembukaan mengatakan bahwa Akademi Jago Bangunan merupakan program rutin PT Semen Padang yang terus dilaksanakan di berbagai daerah pemasaran perusahaan sebagai bentuk perhatian terhadap peningkatan kualitas tenaga kerja konstruksi.


“Akademi Jago Bangunan ini merupakan bagian dari komitmen PT Semen Padang untuk terus hadir di tengah masyarakat, khususnya para tukang bangunan yang selama ini menjadi mitra penting dalam pembangunan,” ujarnya.


Digelarnya Akademi Jago Bangunan, katanya melanjutkan, karena PT Semen Padang sebagai bagian dari SIG memiliki perhatian besar terhadap pengembangan sumber daya manusia di sektor konstruksi, khususnya para tukang bangunan sebagai garda terdepan pembangunan.


Karena itu, melalui Akademi Jago Bangunan, peserta tidak hanya diberikan pemahaman mengenai penggunaan produk semen, tetapi juga dibekali product knowledge, teknik aplikasi produk, hingga demo produk secara langsung agar para tukang memahami metode kerja yang benar dan efisien.


“Kami berharap kegiatan ini benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh seluruh peserta. Tidak hanya sekadar hadir, tetapi juga membawa pulang ilmu dan keterampilan baru yang nantinya dapat diterapkan di lapangan,” tuturnya.


Nanda menjelaskan, tema “Bangga Bangun Keahlian, Bangga Bangun Indonesia” dipilih bukan tanpa alasan. Tema tersebut, kata dia, menjadi pengingat bahwa kemampuan dan keterampilan merupakan aset penting yang harus terus diasah oleh setiap pekerja konstruksi.


Ia menilai, profesi tukang bangunan saat ini tidak lagi bisa dipandang sebelah mata. “Di tengah perkembangan teknologi konstruksi dan tuntutan kualitas bangunan yang semakin tinggi, para tukang dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka,” katanya.


Lebih jauh, Nanda menekankan bahwa keberhasilan pembangunan infrastruktur tidak lepas dari peran besar para tukang bangunan. Menurutnya, para tukang merupakan pihak yang mengubah rancangan menjadi bangunan nyata yang dapat dimanfaatkan masyarakat.


“Insinyur boleh merencanakan, arsitek boleh menggambar desain, tetapi yang mengubah gambar menjadi rumah, masjid, sekolah, jalan, hingga gedung adalah para tukang bangunan. Karena itu, tukang bangunan adalah tulang punggung pembangunan Indonesia,” tegasnya disambut tepuk tangan peserta.


Sementara itu, perwakilan distributor PT Puskud Jaya Bersama, Busrizal, turut memberikan apresiasi kepada PT Semen Padang yang konsisten menghadirkan program pembinaan bagi para pekerja konstruksi. Menurutnya, kegiatan seperti Akademi Jago Bangunan sangat penting untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang konstruksi yang saat ini berkembang sangat cepat.


“Profesi tukang bangunan bukan pekerjaan biasa. Ini adalah profesi penting yang membutuhkan keterampilan dan tanggung jawab besar. Apalagi perkembangan dunia konstruksi sekarang sangat pesat, sehingga kemampuan sumber daya manusianya juga harus terus ditingkatkan,” katanya.


Busrizal juga mengingatkan bahwa Akademi Jago Bangunan ini merupakan hal berharga yang tidak dimiliki semua orang. Untuk itu, ia berharap kepada semua peserta untuk dapat mengikuti dan mencermati semua materi yang disampaikan dengan baik, sehingga ilmu yang didapat dapat diterapkan dalam pekerjaan sehari-hari.


“Di samping itu, kami juga mengingatkan agar semua peserta Akademi Jago Bangunan untuk terus bersikap profesional. Artinya, tidak hanya bekerja sebagai tukang bangunan, tetapi juga memiliki tanggung jawab, disiplin, dan selalu mengutamakan keselamatan dalam bekerja,” katanya.


Salah seorang peserta Akademi Jago Bangunan, Yudid Sri Wahyudi, mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pengetahuan baru selama mengikuti pelatihan tersebut. Menurutnya, kegiatan yang digelar PT Semen Padang ini menjadi pengalaman pertamanya mengikuti pelatihan khusus tukang bangunan.


“Ini pengalaman pertama saya mengikuti pelatihan tukang bangunan. Saya mengucapkan terima kasih kepada PT Semen Padang yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mengikuti Akademi Jago Bangunan. Banyak ilmu yang kami dapatkan, terutama terkait kualitas semen dan teknik penggunaannya,” ujarnya.


Yudid berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara rutin, karena dinilai memberikan manfaat besar bagi para pekerja konstruksi, khususnya tukang bangunan di daerah. “Kalau bisa, pelatihan seperti ini sering-sering digelar di Kota Solok ini. Kami sebagai tukang bangunan juga butuh upgrade pengetahuan tentang produk dan konstruksi bangunan,” katanya.


Peserta lainnya, Aris Suprapto, yang mengaku sudah lebih dari 20 tahun menjadi tukang bangunan, menilai bahwa produk PT Semen Padang memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan produk lain, terutama untuk pekerjaan pengecoran, pemasangan batu, acian, hingga plesteran.


Menurut Aris, penggunaan semen dari PT Semen Padang membuat proses pekerjaan menjadi lebih cepat dengan hasil akhir yang lebih halus dan memuaskan. “Kalau menggunakan produk lain, proses keringnya lebih lama sehingga pekerjaan menjadi lambat. Kalau semen dari PT Semen Padang, lebih cepat kering dan hasilnya juga lebih halus,” katanya.


Melalui program Akademi Jago Bangunan, PT Semen Padang berharap dapat terus berkontribusi dalam menciptakan tenaga kerja konstruksi yang andal, profesional, dan mampu mendukung pembangunan infrastruktur berkualitas di Indonesia. 


Suasana kegiatan berlangsung meriah sejak pagi. Selain mendapatkan materi pelatihan dan edukasi seputar konstruksi, peserta juga disuguhi berbagai kuis interaktif dengan hadiah menarik. Tidak hanya itu, panitia juga menyiapkan sejumlah doorprize, termasuk hadiah utama berupa sepeda gunung yang semakin menambah semangat para peserta mengikuti rangkaian kegiatan hingga selesai.(***)

 

Pasbar,Lintas Media News Com.


 Ratusan perwakilan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja Paruh Waktu atau P3K PW mendatangi kantor DPRD Kabupaten Pasaman Barat, Senin sore,tgl 23/4.


Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi terkait besaran gaji yang dinilai sangat rendah, serta kondisi BPJS Kesehatan yang saat ini tidak aktif.


Dalam audiensi tersebut, perwakilan P3K PW dari berbagai instansi mengungkapkan bahwa gaji yang mereka terima berkisar antara seratus ribu hingga dua juta rupiah per bulan. Bahkan, sebagian pegawai hanya menerima sekitar seratus ribu hingga tiga ratus ribu rupiah, yang dinilai jauh dari kata layak.


Selain persoalan gaji, mereka juga mengeluhkan BPJS Kesehatan yang saat ini tidak aktif, sehingga menyulitkan akses layanan kesehatan. Para pegawai berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan kepastian status serta meningkatkan kesejahteraan mereka, mengingat sebagian besar sudah memiliki tanggungan keluarga.


Perwakilan P3K PW, Dilvan Andeski, menyebut kondisi ini sangat memprihatinkan dan perlu perhatian serius dari pemerintah.


Menanggapi aspirasi tersebut, DPRD Pasaman Barat bersama pemerintah daerah sepakat akan melakukan pengkajian ulang terkait besaran gaji melalui Tim Anggaran Pemerintah Daerah.


Saat ini, tercatat sebanyak dua ribu enam ratus lima puluh delapan pegawai P3K paruh waktu tersebar di berbagai dinas, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan. Mereka berharap hasil kajian nantinya dapat membawa perubahan, setidaknya menyamai besaran gaji yang pernah diterima sebelumnya.

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.