Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau Magelang Malalak Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

 

Padang, Lintasmedianews.com

Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Barat Brigjen Pol Solihin meninjau langsung lokasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Jalan Raya Padang Panjang–Bukittinggi, Jorong Pincuran Tinggi, Nagari Panyalaian, Kabupaten Tanah Datar, Senin (26/1/2026) sekitar pukul 08.30 WIB. Peristiwa tersebut mengakibatkan lima orang meninggal dunia dan empat lainnya mengalami luka-luka.

Dalam peninjauan tersebut, Wakapolda Sumbar memantau langsung kondisi tempat kejadian perkara (TKP) serta proses penanganan awal yang dilakukan oleh jajaran Kepolisian, dan langkah-langkah yang telah diambil di lapangan.

Kecelakaan melibatkan satu unit truk trailer bermuatan pupuk, satu unit truk box, serta kendaraan roda dua. Berdasarkan informasi awal yang diterima di lapangan, truk trailer dengan nomor polisi BK 9634 XA yang melaju dari arah Bukittinggi menuju Padang Panjang diduga mengalami hilang fungsi pengereman (rem blong).

Akibatnya, truk trailer menabrak bagian belakang truk box BA 8089 NU yang berada di depannya. Benturan tersebut menyebabkan truk box terdorong dan menyerempet sejumlah sepeda motor yang berada di jalur yang sama.

Kendaraan trailer kemudian menabrak sepeda motor Honda Vario BA 6624 LAD, pangkalan ojek, serta beberapa pejalan kaki dan warung warga di sisi kiri jalan, sebelum akhirnya berhenti di pekarangan rumah warga.

Wakapolda Sumbar menjelaskan bahwa berdasarkan hasil rekaman CCTV yang telah diamankan, kendaraan trailer melaju dengan kecepatan cukup tinggi saat kejadian.

“Dugaan sementara, kendaraan trailer mengalami rem blong. Namun demikian, hal tersebut masih kami dalami lebih lanjut melalui proses penyelidikan,” ujar Wakapolda Sumbar di lokasi kejadian.

Dalam insiden tersebut, lima korban dinyatakan meninggal dunia, masing-masing diinisialkan YRF (32) selaku pengendara sepeda motor, EFB sebagai penumpang, DF pejalan kaki, BHS (37) pengemudi truk trailer, serta satu korban lainnya yang masih dalam proses identifikasi. Sementara itu, empat korban lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan medis.

Lebih lanjut, Wakapolda Sumbar menegaskan bahwa lokasi kejadian merupakan jalur rawan kecelakaan karena kondisi jalan yang menurun dan cukup terjal. Oleh karena itu, pihaknya kembali mengingatkan para pengemudi, khususnya kendaraan besar, agar meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi ketentuan berlalu lintas.

“Kami mengimbau seluruh pengguna jalan, terutama kendaraan besar dari luar daerah, agar selalu mengutamakan keselamatan, menjaga kecepatan, serta mematuhi rambu lalu lintas. Jalur ini merupakan jalur padat aktivitas masyarakat, termasuk anak-anak sekolah,” tegasnya.

Ke depan, Polda Sumatera Barat bersama pemerintah daerah akan mengkaji pengaturan jam operasional kendaraan berat guna mencegah terulangnya kejadian serupa. Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah pembatasan waktu melintas bagi kendaraan bermuatan berat seperti pupuk dan semen.

“Atas nama Polda Sumatera Barat dan Bapak Kapolda, kami menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan. Diharapkan kejadian ini menjadi yang terakhir serta keselamatan berlalu lintas dapat terus terjaga melalui peran dan kesadaran bersama,” tutup Wakapolda Sumbar.

Lintasmedianews.com, Dharmasraya — Wakil Bupati Kabupaten Dharmasraya, Leli Arni, bertindak sebagai pembina apel pagi di Komplek Perkantoran Eks RSUD Dharmasraya, Senin (26/01/2026).

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kedisiplinan dan rasa tanggung jawab seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas serta fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, disiplin merupakan salah satu kunci utama untuk meningkatkan kinerja, profesionalitas, dan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan.

Wabup Leli Arni juga mengingatkan bahwa seiring dengan dipindahkannya sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke kawasan perkantoran tersebut, seluruh pegawai diharapkan mampu menyesuaikan diri, terutama terkait penerapan jam kerja baru yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

“Penyesuaian ini hendaknya disikapi secara positif, tanpa mengurangi semangat kerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Leli Arni.

Apel pagi ini diikuti oleh ASN dari sejumlah OPD yang berkantor di Komplek Perkantoran Eks RSUD Dharmasraya, antara lain Dinas Komunikasi dan Informatika, BPBD, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Dinas Perhubungan, DPMD, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Dharmasraya.

Melalui kegiatan apel pagi tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar OPD, sekaligus mendorong peningkatan disiplin dan etos kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.(el)

 




PADANG, LINTASMEDIANEWS.Com

Palang Merah Indonesia DKI Jakarta melalui PMI Sumbar menyerahkan bantuan untuk para korban bencana di Sumatera Barat.

Penyaluran bantuan itu untuk tahap pertama sudah dilaksanakan di Kabupaten Solok dan Tanah Datar hari Kamis lalu.

“Sudah kita bagikan kepada korban berdasarkan hasil asesment dari PMI Kabupaten Solok dan PMI Kabupten Tanahdatar,” kata Ketua PMI Sumbar Aristo Munandar didamping Pimpinan Operasi Tanggap Darurat PMI Hidayatul Irwan, hari Senin 20 Januari 2026 di Padang.

PMI DKI memintakan agar bantuan yang mereka serahkan kepada PMI Sumbar melalui pengurua PMI Jakarta Selatan yang datang ke Padang dibagikan dalam bentuk alat memasak.

Aristo Munandar menyampaikan terimakasih kepada PMI DKI yang telah memberi perhatian kepada masyarakat Sumatera Barat.

Sementara Hidayatul Irwan mengatakan bantuan itu juga akan dibagikan ke Kabupaten Agam.

Ia mengatakan bahwa selain PMI DKI, PMI Jakarta Selatan juga menyerahkan bantuan paket hygen kit dan peralatan dapur untuk Kota Padang dan bantuan operasional tanggap darurat untuk PMI Bukittinggi.

“Saat ini kita sedang mengonsentrasikan kegiatan relawan PMI untuk program bersih bersih. banyak rumah kprban yang masih kyak huni tapi belum bisa ditempati karena penuh lumpur dan batuan yang mulai mengeras,” kata Hidayatul Irwan.

Ketua PMI Sumbar Aristo Munandar mengatakan bahwa sesuai harapan Ketum PMI Pusat Jusuf Kalla, hendaknya sebelum puasa nanti sebagian besar warga di pengungsian sudah bisa pulang. 

“Sekarang mereka yang rumahnya rusak ringan sampai sedang masih mengungsi karena rumah mereka penuh dengan lumpur. Kita mencoba membantu rumah rumah yang rusak ringan mengeluarkan lumpur dan membersihkanya hingga bisa ditempati kembali oleh pemiliknya,” ujar Aristo

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya 

Wakil Bupati Kabupaten Dharmasraya, Leli Arni, bertindak sebagai pembina apel pagi di Komplek Perkantoran Eks RSUD Dharmasraya, Senin (26/01/2026).

Dalam arahannya, Wakil Bupati menegaskan pentingnya kedisiplinan dan rasa tanggung jawab seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menjalankan tugas serta fungsi pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, disiplin merupakan salah satu kunci utama untuk meningkatkan kinerja, profesionalitas, dan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemerintahan.

Wabup Leli Arni juga mengingatkan bahwa seiring dengan dipindahkannya sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) ke kawasan perkantoran tersebut, seluruh pegawai diharapkan mampu menyesuaikan diri, terutama terkait penerapan jam kerja baru yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.

“Penyesuaian ini hendaknya disikapi secara positif, tanpa mengurangi semangat kerja serta kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Leli Arni.

Apel pagi ini diikuti oleh ASN dari sejumlah OPD yang berkantor di Komplek Perkantoran Eks RSUD Dharmasraya, antara lain Dinas Komunikasi dan Informatika, BPBD, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Dinas Perhubungan, DPMD, serta Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Dharmasraya.

Melalui kegiatan apel pagi tersebut, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat antar OPD, sekaligus mendorong peningkatan disiplin dan etos kerja ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya.(el)

 


PADANG, LINTASMEDIANEWS.COM

PT Semen Padang menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mendukung pencegahan stunting dengan menyalurkan bantuan perlengkapan bayi dan nutrisi kepada ibu hamil serta keluarga berisiko stunting melalui Program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting). Bantuan disalurkan kepada sembilan kepala keluarga (KK) berisiko stunting di tiga kecamatan, yakni Lubuk Kilangan, Pauh, dan Lubuk Begalung, Kamis (22/1/2026).

Bantuan dari anak usaha PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) tersebut berupa perlengkapan bayi dan nutrisi, antara lain matras, pakaian bayi, serta susu khusus untuk ibu hamil. Total nilai bantuan mencapai Rp7,06 juta.

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menyampaikan bahwa Program Genting merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung program prioritas nasional penanganan stunting, sekaligus wujud tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat di sekitar wilayah operasional.

“Komitmen kami adalah memastikan upaya pencegahan stunting dilakukan secara berkelanjutan. Peran keluarga sangat penting, mulai dari menjaga asupan gizi, kesehatan lingkungan, hingga memastikan anak rutin ke posyandu,” ujar Win.

Ia menambahkan, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh bantuan yang diberikan, tetapi juga oleh sinergi berbagai pihak, seperti puskesmas, kader kesehatan, serta partisipasi aktif penerima manfaat dalam menerapkan pola hidup sehat.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Puskesmas Lubuk Kilangan, Wismanuria, mengapresiasi kontribusi PT Semen Padang. Menurutnya, intervensi sejak masa kehamilan merupakan langkah strategis untuk mencegah berbagai masalah kesehatan, seperti anemia dan kekurangan gizi, yang dapat berdampak jangka panjang pada tumbuh kembang anak.

“Program Genting sangat membantu ibu hamil dan bayi. Kami berharap program ini berkontribusi nyata dalam menurunkan angka stunting di wilayah kerja kami,” ujarnya.

Apresiasi serupa disampaikan Sekretaris Kecamatan Lubuk Begalung, Zulkarnaini. Ia menilai sinergi antara pemerintah kecamatan dan PT Semen Padang memberikan dampak positif dalam upaya penanganan stunting di tingkat masyarakat.

“Penanganan stunting membutuhkan kolaborasi lintas sektor agar hasilnya berkelanjutan dan tepat sasaran,” katanya.

Secara terpisah, Dokter Puskesmas Pauh, Lola Rahmadhesi, menyebut Program Genting membantu ibu hamil melahirkan bayi yang sehat dengan berat badan normal. Ia menilai pendekatan program bersifat komprehensif karena tidak hanya berfokus pada bantuan gizi, tetapi juga pendampingan kesehatan dan perbaikan lingkungan.

“Pendampingan dilakukan sejak masa kehamilan, mulai dari pemberian bantuan gizi hingga perbaikan sanitasi. Ini merupakan ikhtiar bersama agar anak tumbuh sehat dan berkembang optimal,” jelasnya.

Manfaat program ini juga dirasakan langsung para penerima bantuan. Warga Kecamatan Pauh, Mindawati dan Rahma Zahara, menyampaikan bahwa bantuan tersebut membantu memenuhi kebutuhan gizi selama kehamilan dan persiapan menyambut kelahiran bayi.

Program Genting bertujuan meningkatkan status gizi ibu hamil dan bayi sejak dini sebagai langkah preventif untuk mencegah kelahiran bayi dengan berat badan lahir rendah (BBLR) yang berpotensi mengalami stunting. Intervensi sejak masa kehamilan dinilai menjadi kunci dalam memutus mata rantai stunting.

Program ini merupakan bagian dari komitmen jangka panjang PT Semen Padang sejak 2022 dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Melalui kampanye Perang Melawan Stunting, perusahaan secara konsisten menjalankan edukasi gizi, pemberian makanan tambahan, pemantauan balita, serta penguatan peran posyandu.

Keterlibatan PT Semen Padang dalam Program Genting sejalan dengan Asta Cita ke-4 Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yakni memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui peningkatan kualitas kesehatan dan percepatan penurunan stunting nasional.

 

Lintasmedianews.com, Dharmasraya

Mengaku Menghitamnya air= Sungai Batang Piruko di Nagari Koto Baru, Kecamatan Koto Baru, Kabupaten Dharmasraya, yang diduga akibat kebocoran limbah PT DL, mendapat sorotan serius dari DPRD Dharmasraya. Perusahaan tersebut bahkan terancam pencabutan izin operasional jika kembali terbukti melakukan pelanggaran.

Sikap tegas itu disampaikan langsung Ketua Komisi III DPRD Dharmasraya, Adidas, menyusul laporan masyarakat terkait perubahan warna air Sungai Batang Piruko beberapa hari lalu.

Adidas mengungkapkan, DPRD Dharmasraya telah menggelar rapat bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan pihak PT DL untuk membahas persoalan tersebut.

“Kita sudah rapat dan mendengarkan penjelasan dari DLH dan PT DL. DPRD Dharmasraya mendukung serta mengawal progres pelaksanaan sanksi administrasi yang telah diberikan DLH kepada PT DL,” ujar Adidas kepada awak media, Jumat (23/1/2026).

Ia menegaskan, berdasarkan hasil rapat tersebut, PT DL diberikan waktu enam bulan untuk membenahi sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta kolam limbah perusahaan.

“Diberikan waktu enam bulan untuk memperbaiki IPAL dan pengelolaan limbah. Apabila dalam waktu tersebut masih terjadi kebocoran, maka akan direkomendasikan untuk pencabutan izin PT DL,” tegasnya.

Terkait dugaan kebocoran limbah yang menyebabkan Sungai Batang Piruko menghitam, Adidas menyebut pihaknya masih menunggu hasil uji laboratorium yang dijadwalkan keluar 14 hari setelah pengambilan sampel.

“Kita tunggu hasil labor dan laporan resmi dari Dinas Lingkungan Hidup,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Dharmasraya, Budi Waluyo, menjelaskan bahwa tim DLH telah melakukan penelusuran menyeluruh di sepanjang aliran Batang Piruko dan Batang Koto Balai, termasuk hingga ke outlet IPAL PT DL.

“Hasil penelusuran tim DLH belum menemukan sumber penyebab pencemaran. Air sampel sudah dikirim ke laboratorium dan kita menunggu hasilnya sekitar 14 hari,” ujar Budi Waluyo, Jumat (23/1/2026).

Ia menambahkan, berdasarkan catatan sementara, seluruh alat ukur kualitas air di IPAL PT DL tercatat dalam kondisi normal.

“Sampel diambil di titik pengaduan dan di outlet IPAL PT DL. Warna air sungai yang ditelusuri saat ini terlihat kecoklatan, termasuk di bagian hulu sebelum outlet IPAL,” jelasnya.

Menurut laporan Kepala Bidang P2LH DLH Dharmasraya, tim juga telah menelusuri Sungai Piruko dan Sungai Koto Balai yang berhubungan dengan aktivitas PT DL, namun belum menemukan indikasi sumber pencemar yang bermuara ke Batang Siat Koto Baru.

Terkait hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) sebelumnya antara Komisi III DPRD, DLH, dan PT DL, Budi Waluyo membenarkan bahwa PT DL memang diberikan tenggat enam bulan untuk melakukan pembenahan IPAL

“Benar, PT DL diberikan waktu enam bulan untuk melakukan pembenahan IPAL,” ungkapnya.

Manager Humas PT DL, Zulkifli, membantah adanya kebocoran limbah dari saluran pabrik.

“Tidak ada kebocoran limbah pabrik, Pak. Kondisi cuaca juga normal dan tidak ada kejadian ekstrem,” ujarnya.

Meski demikian, Zulkifli menyatakan pihak perusahaan akan melakukan pengecekan ulang terhadap kondisi IPAL dan saluran limbah guna memastikan tidak terjadi pelanggaran lingkungan.(tim)




Padang,Lintas Media News 
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padang menerima Kunjungan Kerja (Kunker) Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal. Kamis, (22/1/2026).

Kunjungan kerja ini dilakukan dalam rangka konsultasi dan koordinasi terkait upaya peningkatan kualitas administrasi kependudukan berbasis digital. 

Rombongan dipimpin oleh Anggota Komisi IV DPRD Mandailing Natal, Edi Anwar Nasution, serta didampingi oleh Staf Ahli Sekretariat DPRD Mandailing Natal, Azril Yusuf dan Osrot Nasution. Di DPRD Kota Padang, rombongan Komisi IV DPRD Mandailing Natal diterima secara resmi oleh Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Kota Padang, Suzi Helda. 

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak saling bertukar informasi mengenai sistem pelayanan administrasi kependudukan yang telah diterapkan, khususnya pemanfaatan teknologi digital dalam mendukung pelayanan publik yang efektif dan transparan.

Anggota Komisi IV DPRD Mandailing Natal, Edi Anwar Nasution, menyampaikan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memperoleh gambaran dan referensi kebijakan yang dapat diterapkan di Kabupaten Mandailing Natal. 

“Kami ingin melihat secara langsung bagaimana penerapan administrasi kependudukan berbasis digital di daerah lain, khususnya di Kota Padang. Harapannya, hasil koordinasi ini bisa menjadi masukan penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan administrasi kependudukan di Mandailing Natal,” ujarnya.

Sementara itu, Staf Ahli Sekretariat DPRD Mandailing Natal, Azril Yusuf, menegaskan bahwa kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya mendukung tugas dan fungsi DPRD dalam mendorong peningkatan pelayanan publik.

 “Perjalanan dinas ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi menjadi sarana untuk memperkuat koordinasi antarlembaga serta menggali praktik-praktik terbaik yang dapat diadaptasi sesuai kebutuhan dan kondisi daerah,” kata Azril Yusuf.

Senada dengan itu, Staf Ahli Sekretariat DPRD Mandailing Natal lainnya, Osrot Nasution, menambahkan bahwa digitalisasi administrasi kependudukan merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda.

 “Transformasi digital dalam administrasi kependudukan sangat penting untuk mewujudkan pelayanan yang cepat, akurat, dan akuntabel. Apa yang kami pelajari dalam kunjungan ini akan kami rangkum dalam laporan resmi kepada pimpinan,” jelasnya. (*)



Padang,Lintas Media News
Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Kabupaten Agam dijadwalkan akan melaksanakan kunjungan kerja ke DPRD Kota Padang dalam rangka memperkaya wawasan serta referensi terkait pola, sistem, dan strategi pelaksanaan tugas pokok dan fungsi DPRD.

Kunjungan kerja tersebut direncanakan berlangsung pada Kamis, (22/1/2026), dengan jumlah rombongan sebanyak 17 orang. Kegiatan ini mengusung agenda musyawarah dan studi banding, khususnya membahas eksistensi dan peran Badan Musyawarah (Bamus) dalam mendukung kinerja kelembagaan DPRD.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Agam, Muhammad Risman, menyampaikan bahwa kunjungan kerja ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran strategis Bamus dalam tata kelola kelembagaan DPRD. 

“Melalui kunjungan kerja ini, kami berharap dapat memperoleh gambaran dan pengalaman langsung dari DPRD Kota Padang, khususnya terkait bagaimana Bamus berperan dalam menyusun agenda kerja yang efektif, terukur, dan mampu menunjang pelaksanaan fungsi legislasi, anggaran, dan pengawasan DPRD,” ujar Muhammad Risman.

Ia juga menambahkan bahwa pertukaran informasi dan pengalaman antar DPRD sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pengambilan keputusan serta profesionalisme lembaga legislatif di daerah.

Kasubag Humas dan Protokoler DPRD Padang, Suzi Helda, menyambut baik kunjungan kerja tersebut. “Kami sangat mengapresiasi inisiatif DPRD Kabupaten Agam untuk melakukan studi banding ke sini. Kunjungan ini menjadi kesempatan bagi kedua lembaga untuk saling bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam mendukung efektivitas peran Bamus serta kinerja DPRD secara keseluruhan,” ungkap Suzi Helda.

Untuk memastikan kelancaran pelaksanaan kegiatan, pihak DPRD Kabupaten Agam juga telah membuka ruang koordinasi dan konfirmasi lebih lanjut.

Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas kelembagaan serta penguatan fungsi legislatif melalui pertukaran informasi dan pengalaman antar DPRD di wilayah Sumatera Barat. (*)

 

JAKARTA, LINTASMEDIANEWS.COM

Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang akan digelar pada Senin, 9 Februari 2026 di Provinsi Banten, dipastikan akan dihadiri langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.

Kepastian tersebut terungkap dalam audiensi pengurus Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Pusat dengan Kementerian Kebudayaan RI, yang berlangsung pada Jumat pagi (23/1/2026) di Jakarta. 

Audiensi diterima oleh Muhammad Asrian Mirza, Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Media dan Komunikasi Publik. Demikian keterangan pers yang disampaikan Ketua Umum SMSI Pusat Firdaus, Jumat malam. 

“Bapak Presiden Prabowo sudah menjadwalkan kehadirannya pada HPN 2026 di Banten. Bapak Menteri Kebudayaan Fadli Zon juga siap hadir sekaligus melakukan peletakan batu pertama Museum Siber SMSI,” ujar Muhammad Asrian Mirza.

Dalam rangkaian HPN 2026 yang diselenggarakan SMSI, konstituen Dewan Pers, juga akan ditandai dengan peletakan batu pertama pembangunan Museum Siber SMSI pada 7 Februari 2026 di Kota Serang. Pada kesempatan peletakan batu pertama museum tersebut, Menteri Kebudayaan RI Fadli Zon akan hadir. 

Dalam audiensi di Kementerian Kebudayaan, tim SMSI Pusat yang hadir antara lain Prof. Dr. Taufiqurochman, A.Ks., S.Sos., M.Si (Dewan Penasihat), Ilona Juwita (Wakil Ketua Umum Bidang Usaha Media Siber dan Digital), dr. Nishal (Direktur Media Crisis Center), serta Dyah Kristiningsih (Wakil Direktur Departemen Kesekretariatan dan Keuangan).

Ilona Juwita yang juga dikenal sebagai cucu tokoh seni budaya Pak Ogah, menyatakan kesiapannya mendampingi Menteri Kebudayaan dalam agenda peletakan batu pertama Museum Siber SMSI di Banten.

Ilona juga menyampaikan, bahwa Musium ini, merupakan musium media siber pertama yang akan di bangun di Indonesia.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan akrab tersebut juga membahas penguatan aliansi strategis antara media siber dan negara dalam pembangunan peradaban berbasis kebudayaan. 

Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya menempatkan kebudayaan sebagai fondasi utama pembangunan nasional, bukan sekadar sektor pelengkap.

Media siber dipandang memiliki peran penting dalam merawat dan menyebarluaskan nilai-nilai kebudayaan, termasuk memberi ruang bagi tradisi lokal, bahasa daerah, serta pengetahuan komunitas yang selama ini kerap terpinggirkan dalam arus utama pembangunan.

Pembangunan Museum Siber SMSI di Banten, kata Firdaus, diharapkan menjadi simbol kolaborasi negara dan media dalam menjaga memori, identitas, serta perjalanan pers dan kebudayaan Indonesia di era digital.

*Dari Cerita Rakyat ke Ruang Redaksi*

Sejarah Indonesia tidak terlepas dari kekuatan cerita dan tulisan. 

Dari cerita rakyat yang diwariskan turun-temurun hingga budaya menulis di media massa, kata-kata telah menjadi perekat nilai dan identitas bangsa.

Dalam perjalanan sejarah, wartawan tidak hanya mencatat peristiwa, tetapi turut membangun kesadaran kolektif dan imajinasi kebangsaan. 

Di era digital, peran itu berlanjut melalui media siber yang kini menjadi ruang kebudayaan baru.

Melalui jaringan media hingga ke daerah, SMSI berada pada posisi strategis untuk memastikan cerita Indonesia tetap berakar pada nilai-nilai lokal dan kebhinekaan. 

Menurut Ketua Umum SMSI Firdaus, audiensi dengan Kementerian Kebudayaan menegaskan kembali pentingnya peran pers dan wartawan sebagai penjaga ingatan kolektif bangsa.

Di tengah tantangan zaman dan arus informasi yang cepat, wartawan dituntut tidak hanya cepat, tetapi juga beretika, berakar, dan berpihak pada nilai kebudayaan. 

Dari cerita rakyat hingga berita digital, pers tetap menjadi penjaga narasi Indonesia agar jati diri bangsa terus hidup dan berdaulat atas maknanya sendiri. (*)


PADANG,Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat, Muhidi, mengapresiasi sinergi Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam pemulihan 4.876 UMKM terdampak bencana melalui Klinik UMKM Minang Bangkit.

Apresiasi tersebut disampaikan Muhidi saat menghadiri peresmian Klinik UMKM Minang Bangkit oleh Wakil Menteri UMKM RI Helvi Y Moraza, Jumat (23/1), di halaman Kantor Dinas Koperasi dan UMKM Sumbar.

Menurut Muhidi, kehadiran Klinik UMKM Minang Bangkit menjadi bukti nyata keseriusan negara dalam melindungi dan memulihkan sektor UMKM yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian daerah.

“Kami sangat mengapresiasi program aktivasi Klinik UMKM Bangkit Minang Bangkit ini. Ini merupakan gagasan kolaborasi pusat dan daerah yang memang sangat kita harapkan. Terima kasih kepada Pemerintah Pusat melalui Kementerian UMKM, terlebih Wakil Menteri hadir langsung,” ujar Muhidi.

Ia menegaskan, program ini secara khusus memprioritaskan pendampingan terhadap UMKM terdampak bencana, namun tetap membuka peluang bagi pelaku UMKM lainnya untuk mendapatkan layanan serupa.
“Fokus utama memang UMKM terdampak bencana. Namun tidak menutup kemungkinan UMKM lain juga bisa masuk. Yang terpenting, klinik ini bekerja serius, fokus, dan berkelanjutan,” katanya.

Muhidi menjelaskan, Klinik UMKM Minang Bangkit dirancang dengan pendekatan layaknya layanan kesehatan, yakni melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap kondisi usaha pelaku UMKM.

“Karena ini klinik, maka intinya memeriksa. Apa masalah UMKM-nya, apa kebutuhannya, lalu apa resep agar UMKM itu bisa maju dan berkembang kembali,” jelasnya.

Pendekatan tersebut meliputi identifikasi persoalan usaha, analisis kebutuhan pendampingan, hingga pemberian rekomendasi atau strategi konkret yang aplikatif. Dengan pendekatan ini, pemulihan UMKM diharapkan tidak bersifat seremonial, melainkan memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.
Ia juga mengimbau seluruh pelaku UMKM, khususnya yang terdampak bencana, agar memanfaatkan keberadaan Klinik UMKM Minang Bangkit secara optimal sebagai sarana pemulihan dan peningkatan kapasitas usaha.

“Kita harap seluruh UMKM memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. Ini adalah kesempatan untuk pulih dan bangkit kembali bersama,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Menteri UMKM RI Helvi Y Moraza mengatakan, Kementerian UMKM mendirikan Klinik UMKM sebagai pusat pemulihan dan penguatan UMKM pascabencana, sekaligus mendorong pelaku usaha agar bisa naik kelas.

“Klinik UMKM ini menjadi simpul koordinasi untuk pendataan UMKM by name by address, pemulihan mental dan trauma healing, pendampingan usaha terarah, akses pembiayaan yang tepat, serta penguatan akses pasar melalui digitalisasi,” jelas Helvi.

Di tempat yang sama, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah menyampaikan dukungan penuh terhadap program tersebut. 

Ia menyebut, Klinik UMKM Minang Bangkit sejalan dengan kebutuhan masyarakat Sumbar yang tengah berupaya bangkit dari dampak bencana.
Dari total 740.347 UMKM di Sumatera Barat, tercatat 4.876 UMKM terdampak langsung bencana, sementara 11.107 pelaku UMKM nasabah perbankan turut terdampak secara langsung maupun tidak langsung.

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan DPRD, Klinik UMKM Minang Bangkit diharapkan mampu mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat serta memperkuat ketahanan UMKM sebagai fondasi perekonomian Sumatera Barat.(*/st)


Pasbar ,Lintas Media News Com.

Bupati Pasaman Barat, Yulianto lantik  2.658 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu formasi tahun 2025, pelantikan tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Bupati Pasaman Barat, Jumat 23/1 2026.

.Dari 2.666 usulan awal, 8 orang dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat atau TMS.

Pelantikan ini juga dihadiri : Wakil Bupati Pasaman Barat  M. Ihpan, Sekretaris Daerah Doddy San Ismail, para Asisten, staf Ahli, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

Bupati Yulianto menjelaskan, bahwa pengadaan PPPK paruh waktu ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menata Manajemen Aparatur Sipil Negara (ASN) secara profesional, efektif, dan berkeadilan.

“Kehadiran saudara-saudara diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjawab kebutuhan nyata diberbagai perangkat daerah,” ulas Yulianto.

Ia juga menegaskan  para PPPK paruh waktu senantiasa menjaga integritas dan menunjukkan kinerja terbaik dengan bekerja secara ikhlas, jujur, dan penuh tanggung jawab, serta menjadi figur ASN yang berkualitas dan profesional.

Ia ingin menegaskan, bahwa meskipun berstatus PPPK paruh waktu dengan perjanjian kerja, saudara tetap dituntut memiliki integritas, disiplin, dan profesionalisme yang tinggi. Junjung tinggi nilai-nilai ASN, patuhi peraturan perundang-undangan, serta bangun kerja sama yang harmonis di lingkungan kerja masing-masing tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati Yulianto menjelaskan bahwa berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, PPPK diangkat berdasarkan perjanjian kerja untuk jangka waktu tertentu dalam rangka menjalankan tugas dan menduduki jabatan tertentu.PPPK paruh waktu tidak dapat mengajukan pindah tugas atau mutasi selama masa perjanjian kerja berlangsung.

Ia juga mengungkapkan bahwa proses pengusulan PPPK paruh waktu Kabupaten Pasaman Barat ,hingga memperoleh persetujuan dari Kementerian PAN-RB dan Badan Kepegawaian Negara (BKN) tidaklah mudah dan membutuhkan perjuangan bersama.

“Perjuangan panjang telah dilalui hingga akhirnya saudara-saudara menerima SK PPPK paruh waktu. Untuk itu, patut kita syukuri dan dibuktikan dengan melaksanakan tugas sebaik-baiknya sebagai ASN yang berakhlak,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat juga menyerahkan Piala dan Piagam penghargaan kepada para pemenang lomba kebersihan dan keindahan antar nagari, OPD, dan kecamatan, serta lomba ketahanan pangan melalui aksi menanam cabai.dengan Kategori OPD:Satu Juara I: Dinas Ketahanan Pangan,dua,Juara II: Dinas Kearsipan dan Perpustakaan,tiga,Juara III: Dinas Kesehatan sedangkan Favorit adalah Sekretariat Daerah- Harapan I: DPMPTSP,Harapan II: RSUD- Harapan III:Inspektorat

Sementara Kategori Kecamatan dan Nagari:

Juara I: Nagari Tandikek

Juara II: Kecamatan Pasaman,- Juara III: Nagari Talu.



PADANG,Lintas Media News
Ketua DPRD Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), Muhidi, mengapresiasi sekaligus mendukung peluncuran Program Silek Tradisi Minangkabau bagi siswa SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat. 

Melalui program ini, Silek Tradisi Minangkabau ditetapkan sebagai kegiatan ekstrakurikuler wajib di seluruh SMA, SMK, dan SLB di Sumbar.

Muhidi menilai, program strategis tersebut tidak hanya berperan dalam pelestarian budaya, tetapi juga penting dalam pembentukan karakter dan penguatan mental generasi muda, sekaligus menanamkan nilai-nilai nasionalisme.

Program Silek Tradisi Minangkabau secara resmi diluncurkan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat melalui Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimi, pada Sabtu (24/1/2026) di Lapangan Kantor Gubernur Sumbar.

Menurut Muhidi, melalui latihan silek, siswa dapat meningkatkan kebugaran jasmani, melatih kekuatan, kelenturan, keseimbangan, serta daya tahan tubuh. Aktivitas ini juga berkontribusi menjaga kesehatan fisik pelajar di usia remaja.

Selain manfaat fisik, latihan silek tradisional menanamkan nilai disiplin dan tanggung jawab. Siswa dibiasakan mematuhi aturan, etika, serta jadwal latihan yang teratur, sehingga membentuk karakter disiplin yang berguna baik di lingkungan sekolah maupun dalam kehidupan bermasyarakat.

Dalam aspek pembentukan kepribadian, silek tradisional juga melatih kesabaran, kepercayaan diri, serta pengendalian emosi. Nilai-nilai tersebut dinilai mampu membentuk sikap rendah hati sekaligus mencegah perilaku agresif di kalangan pelajar.

Sebagai warisan budaya bangsa, silek tradisional turut menanamkan nilai budaya dan nasionalisme. Melalui proses latihan, siswa dikenalkan pada tradisi, adat, serta jati diri Minangkabau dan Indonesia.

Gerakan silek yang menuntut fokus dan koordinasi juga diyakini dapat meningkatkan konsentrasi siswa dalam kegiatan belajar. Di sisi lain, silek tradisional membuka ruang pengembangan diri dan prestasi nonakademik melalui berbagai ajang kejuaraan, seperti O2SN dan POPDA.

Tak kalah penting, silek mengajarkan bela diri secara bertanggung jawab, yakni untuk melindungi diri, bukan menyerang, serta menanamkan nilai sportivitas dan etika. Selama proses latihan, siswa juga membangun kerja sama, solidaritas, dan rasa persaudaraan, sehingga tercipta hubungan sosial yang positif di kalangan pelajar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumbar, Vasko Ruseimi, menyampaikan bahwa Sumatera Barat memiliki sekitar 200 aliran silek tradisional, namun saat ini hanya tersisa sekitar 50 aliran.

Menurutnya, peluncuran Program Silek Tradisi Minangkabau menjadi momentum penting untuk mengangkat kembali eksistensi silek tradisional Minangkabau yang mulai tergerus zaman.

Di tengah era digital, Vasko mendorong para siswa untuk memanfaatkan media sosial sebagai sarana publikasi kegiatan silek tradisional. Ia berharap siswa dapat mengunggah konten positif yang menampilkan manfaat dan nilai budaya silek Minangkabau.

Pada kesempatan tersebut, Vasko juga mengajak seluruh pihak yang terlibat dalam peluncuran program agar membuat video singkat dan mengunggahnya ke media sosial masing-masing sebagai bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar, Habibul Fuadi menjelaskan pelaksanaan ekstrakurikuler wajib silek tradisi sebenarnya telah dimulai sejak awal tahun ajaran baru pada Juli 2025 lalu namun belum terstandarisasi. Saat ini, telah didukung modul pembelajaran yang terstandar.

“Dengan terbitnya modul ekstrakurikuler silek tradisi, pelaksanaannya sudah bisa berjalan seragam dan terstruktur di seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Sumatera Barat,” jelas Habibul.

Ia menambahkan, ekstrakurikuler silek tradisi terintegrasi dengan program wajib lainnya di sekolah, seperti tahfiz, wirid kolaborasi, dan pramuka, sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter berbasis nilai lokal.(*/st)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.