Latest Post

50Kota Aceh Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar Bogor Bukittinggi Cilegon Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar HPN 2022 Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kepulauan Meranti Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Liputan Lubuk alung Lubuk Linggau Magelang Medan Mentawai Meranti Merbau Miranti Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang Semen Padang Semen Padang.. Sijunjung Sikucua Silungkang SMSI Solok Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan walikota solok

Pdg. Panjang, Lintas Media News 

Penghujung tahun 2021. Tepatnya, 30 November, merupakan hari yang istimewa  yang tidak dapat  dilupakan oleh Jevie Carter Eka Putra. Pasalnya,  dengan kemampuan dimiliki selaku ASN, yang sukses membuat PDAM menjadi perusahaan plat merah menjadi perusahaan sehat.

Dengan kemampuan memeneg perusahaan yang selalu merugi itu. Kini, beban baru diamanahkan lagi oleh Walilota Fadly Amram, Dt. Panduko Malano menjadi, Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Disperdakop UKM), Selasa (30/11) di Hall Lantai III Balai Kota. 

Sudah diprediksi banyak orang. Pasca, sukses membawa PDAM menjadi perusahaan sehat, Javie bakal menggantikan Arpan, SE yang memasuki purna tugas atau pensiun. 

Sebelum, memegang tampuk selaku kepala dinas, Javie  pernah menduduki posisi strategis sebagai 

Sekretaris di Disperdakop UKM. Memang, apa kata orang bijak " Kalau sudah milik kita tidak akan lari kemana mana ". Berkat prestasi dipunyai, beban itu dipercayakan kembali oleh pimpinan daerah untuk membenahi OPD yang cukup rumit dan pelik ini.

Dilantik dan diberi wewenang menggawangi Disperdakop UKM oleh Fadly Amran,  kepada sosok saulah ini bukan tanpa alasan. Walikota berharap, ditangan Jevie kelak Disperdakop alami kamajuan dan keluar dari segala persoalan melilit OPD pendulang PAD bagi kota Padang Panjang.

Memang tidak ringan, beban yang akan dipikul oleh Jevie selaku kepala dinas Disperdakop kedepan. Banyak hal, yang akan dibenahi oleh Jevie. kelanjutan pembangunan pasar, memajukan pusat jajanan Sanken dikelurahan Bukit Surungan. Banyak PR lain menghadang langkah Jevie kedepan dalam menjawab tantangan yang diamamahkan walikota kepundak Jevie Carter Eka Putra.

Namun, memilik perjalan karirnya selaku ASN selama ini. Kita dan banyak orang yakin mampu membawa  OPD ini menjadi OPD pendulang PAD. Sejatinya, Walikota Fadly Amran tidak salah pilih menempatkan Jevie selaku kepala dinas dengan kemampuanya memeneg perusahaan daerah beberapa tahun lalu.

Sanken, industri kulit. Pasar dengan segala dilemanya, menjadi ujian yang tidak ringan akan seberangkan oleh Jevie. Selaku kepala dinas, jevie harus punya konsep yang jelas dalam membenahi segala persoalan yang melilit Disperdakop selama ini. Harus punya bawahan yang satu visi. Jika, tidak akan susah untuk bergerak maju. Pasalnya, pasar sebagai pusat ekonomi hajat banyak orang, harus cepat dbenahi. Meski, segala sarana dan prasarana sudah dilengkapi.

Namun, meramaikan orang untuk datang dan belanja kepasar pusat Padang Panjang. Ini menjadi, PR yang tidak ringan Jevie Carter selaku kepala dinas. Untuk pembenahan pasar, diperlukan sosok yang punya kemampuan tinggi dalam membenahi pasar dan lingkungan pasar menjadi pusat perekonomian daerah.

Sama Dengan Harapan Banyak Orang

Harapan yang sama juga diutarakan, Fadly Amran, jabatan yang diemban Javie hendaknya bisa memberikan yang terbaik dalam pencapaian target RPJMD. Disperdakop UKM, menjadi salah satu capaian terbanyak dari realisasi RPJMD. Bukan tugas yang mudah. Ini tugas yang berat, terang Fadly.

Meskipun, waktu tinggal satu setengah tahun lagi. Kami memiliki ekspektasi agar mampu mencapai target yang terbaik," ujarnya. Disperdako harus tetap menunjukan eksistensi dan konsistensinya meraih capaian kerja dan prestasi.

Banyak hal lain seperti kulit, Senken, Pasar Kuliner, Pasar, Koperasi Syariah, Rumah Wirausaha, memajukan UMK yang jalan ditempat menjadi target yang harus dibenahi dengan sepenuh hati," sebut Fadly.

Perizinan Tambang Kapur untuk masyarakat penambang, lanjut Fadly, juga harus dicapai, bila RTRW sudah kita rubah, sehingga tidak ada alasan lagi izin itu tidak keluar. Sehingga masyarakat kita bisa leluasa menambang.

Tahapan selanjutnya baru dalam skala besar. Tapi tahap awal untuk tambang rakyat ini sudah luar biasa. Ini persembahan kita untuk masyarakat," tuturnya.

Sementara itu, Javie menjawab . memjawab LintasMedia.com mengatakan, selaku kepala dinas diberi amanah, siap menjalankan tugas bersama jajarannya meneruskan estafet dari kepala dinas sebelumnya dalam menyempurnakan semuan program yang sudah disusun selama ini, pungkas Jevie. "Memang banyak hal yang harus kita perbaiki. Ekspektasi masyarakat kepada dinas ini sangat luar biasa. Pihaknya, harus bekerja keras, pasar harus ditingkatkan pelayanannya, pasar kuliner, promosi produk wirausaha, dan banyak lagi harus dikelola dengan sekuat kemampuan. (maison pisano)

AGAM,Lintas Media News.
 Kelompok tani  hutan taxus Singgalang melalui Dinas Kehutanan Sumatera Barat, menggandeng PT Semen Padang melakukan penanaman 1000 bibit taxus di kawasan gunung Singgalang, daerah Pandai Sikek Kab. Tanah Datar Sumatera Barat. 
Penanaman pohon taxus ini dilakukan pada Selasa (30/11) siang di Pandai Sikek yang sekaligus pencanangan daerah tersebut menjadi Nagari Taxus, yang dilakukan  Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansyarullah. 
 Hadir pada acara itu,  Kepala Unit CSR PT Semen Padang Rinold Thamrin, Kepala BP2TSTH, Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumbar, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Sumbar, Bupati Tanah Datar, serta sejumlah instansi dan tokoh masyarakat. 
Perkembangbiakan tanaman taxus yang merupakan obat kanker dan tumor mulai dilakukan secara massal di  Pandai Sikek. Tanaman  Taxus Sumatrana yang tergolong langka dan hampir punah ini, awalnya hanya terdapat di dua daerah di Sumatera Barat yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Agam. Bahkan dari dua daerah tersebut, hanya terdapat 11 batang pohon yang hidup (10 di Tanah Datar dan 1 di Agam).
Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansyarullah mengaku senang dan berterimakasih pada PT Semen Padang, yang telah ikut berpartisipasi melalui CSRnya dalam pembudidayaan dan pengembangan Taxus Sumatrana. 
"Kami menyampaikan terimakasih pada PT Semen Padang, atas dukungannya sehingga terlaksananya pengembangan dan budi daya taxus di daerah Pandai Sikek," katanya. 
Secara terpisah, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri mengatakan, kegiatan penanaman pohon langka tersebut merupakan salah satu bentuk komitmen PT Semen Padang dalam pelestarian lingkungan.
“Sejalan dengan konsep  bisnis berkelanjutan,  triple bottom line ,  PT Semen Padang dalam operasionalnya tidak hanya mengedepan kan Profit (ekonomi), tapi juga memperhatikan Planet (lingkungan), dan People (sosial),” kata Oktoweri.
Kegiatan penanaman pohon langka sebagai salah satu bentuk pelestarian lingkungan, kata Oktoweri juga telah dilakukan PT Semen Padang sejak lama. Misalnya, pada 2016 lalu PT Semen Padang telah melakukan  penanaman pohon langka di lahan reklamasi perusahaan di Indarung. Waktu itu tanaman langka yang ditanam adalah  jenis gerenuk, garahan, indarung, majapahit, dan keben.
Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Rinold Thamrin menambahkan,  kegiatan ini adalah bentuk partisipasi aktif perusahaan pada masyarakat. Apalagi menurutnya, pohon taxus tersebut termasuk pohon langka dan hampir punah yang memiliki banyak manfaat bagi masyarakat, baik dari segi manfaat pohon itu sendiri maupun manfaat ekonomisnya. 
"Kami sangat bersyukur dapat ikut berpartisipasi dalam pengembangan tanaman Taxus ini. Selain langka, manfaatnya sangat banyak terutama untuk obat anti kanker. Sebagai perusahaan yang ada di Sumbar, tentunya sudah menjadi kewajiban juga bagi kami untuk pelestarian pohon yang sudah hampir punah dan tak hidup disembarang tempat ini," sebutnya. 
Partisipasi PT Semen Padang dalam penanaman 1000 pohon taxus ini, adalah menyiapkan segala kebutuhan untuk proses tanam yang dilakukan oleh kelompok tani hutan taxus singgalang. Harapannya, agar pohon ini dapat dijaga dan terus dibudidayakan oleh masyarakat sehingga bernilai dan bermanfaat. 
"Kami akan support terus untuk pembudidayaan pohon ini, karena ini akan bermafaat yang sangat besar untuk kedepannya," tambah Rinold. 
Kepala Dinas  Kehutanan Provinsi Sumbar Yozarwardi menyambut baik partisipasi yang diberikan oleh PT Semen Padang untuk pengembangan pohon taxus tersebut. Menurutnya, PT Semen Padang telah ikut membiayai pembudidayaan pohon yang hanya bisa tumbuh dan berkembang di ketinggian 1800 mdpl. 
"Kami ucapkan terimakasih atas partisipasi dari PT Semen Padang dalam penyelamatan dan pengembangan tanaman taxus ini. Semoga, hasilnya dapat bermanfaat dan dirasakan oleh semua pihak," ungkap Yozarwardi. (*)






Padang.Lintas Media.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Provinsi Sumatera Barat Supardi menjadi narasumber bimbingan teknis jurnalistik Dinas Komunikasi, informasi dan statistik Provinsi Sumatera Barat. Tema melalui bimbingan teknis ini kita wujudkan jurnalistik yang teraktual dan berkuliatas, di Pangeran Beach Hotel, Jumat, 26 November 2021.

Supardi mengatakan, pihaknya mengajak jurnalis terus mengawal sekaligus menjadi kontrol sosial dalam program unggulan kepala daerah.



“Semoga Bimtek ini dapat memperkaya wawasan kawan- kawan jurnalis dalam bidang sistim anggaran daerah,” ujar Supardi.

Menurut Supardi, pemerataan pembangunan antar wilayah, merupakan salah satu tujuan akan capai dalam pelaksanaan RPJMD Provinsi Sumatera Barat 2021-2026, akan tetapi kegiatan, belum didukung dengan anggaran memadai dan bahkan tidak ada alokasi anggaran sama sekali.

“Kondisi ini menunjukan Pemerintah Daerah belum memberikan perhatian merata kepada semua daerah di lingkup Provinsi Sumatera Barat,” ujar Supardi

Menurut Supardi, Rencana Kerja (Renja) 5 Tahunan akan menjadi Rencana Strategis DPRD disusun pada awal masa jabatan DPRD. Sedangkan Rencana Kerja Tahunan, disusun setiap tahun anggaran akan menjadi acuan dalam penyusunan anggaran DPRD.

“Ini sesuai dengan ketentuan Pasal 46 Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018, Rencana Kerja DPRD disusun Badan Musyawarah berdasarkan usulan rencana kerja masing-masing alat kelengkapan ditetapkan dalam Rapat Paripurna dengan Keputusan DPRD,” ujarnya

Dijelaskan Supardi akrab disapa guru ini, Pemerintah Daerah (Pemda) harus melakukan penginputan modul Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD), karena perlu menghubungkan data perencanaan dan keuangan daerah, serta mempermudah sinkronisasi kebijakan di tingkat pemerintah pusat daerah.

“Kalau tidak ada serta masuk SIPD, pelaksanaan anggaran tidak dapat dilakukan, walaupun seorang Gubernur tidak dapat merubahnya” ujar Supardi politisi besutan Prabowo Subianto ini.

Lanjut Supardi, pihaknya mengajak kawan- kawan jurnalis untuk mengawal Pemda Sumbar dalam hal ini salah satunya progul mencetak 100 ribu mileniel entrepreneur ship.

“Enterpreneur sebuah proses dilakukan manusia, maka kita menunggu nanti seperti apa realisasi menciptakan 100 ribu enterpreneur tersebut,” ujar Supardi.

Selanjutnya Supardi mengapresiasi dan terima kasih kepada anggota DPRD provinsi Sumbar Hidayat juga merupakan Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumbar menyelenggarakan bimtek kerjasama dengan Diskominfotik Sumbar melalui pokok- pokok pikiran (pokir) melalui diskomifontik Sumbar sebagai peserta jurnalis lebih kurang puluhan. (Sri)






Payakumbuh.Lintas Media.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumbar, Supardi, mendorong murid-murid SD Islam Raudhatul Jannah kota Payakumbuh, agar meningkatkan kemampuan hafalan dan memahami Alquran.

Hal itu diungkapkan Supardi saat menghadiri haflatul Quran ke XXIV SD Islam Raudhatul Jannah Kota Payakumbuh, Sabtu, (27/11/2021). "Kita mengaji baru pertama ya, habis ini tetap tingkatkan kemampuan kita di dalam membaca al-quran dan jangan lupa bahwasannya Alquran akan menyelamatkan kita dunia dan akhirat," ujar Supardi.

Dikatakan, pihaknya terus memperhatikan kebutuhan umat, dari sini akan lahir generasi yang memiliki pandangan positif, generasi memiliki pandangan membangun dan menjaga kerukunan.

"Kegiatan haflatul quran sangat luar biasa, karena apapun yang terjadi, anak-anak harus punya kesempatan untuk melanjutkan pendidikan, yang menjadi pondasi di masa yang akan datang," ujar Supardi disebut-sebut bakal calon kuat Wali Kota Payakumbuh akan datang ini.

Lanjut Supardi, pihaknya juga mengajak anak-anak SMA dan SMK, agar berbasis digital, karena ke depan pelajar datang ke sekolah tidak perlu membawa buku melainkan tablet yang sudah terisi materi pelajaran.

"Semoga sekolah Roudhatul Jannah lembaga pendidikan harapan pendiri sekolah bercita cita untuk dapat berkembang menjadi perguruan tinggi serta dapat mengembangkan bidang ekonomi syariah Islam," ujar Supardi.(SRI)


Padang, Lintas Media News

PT Semen Padang menggelar media gathering (spesial event bersama media) virtual melalui aplikasi zoom bersama ratusan wartawan dari berbagai media cetak, online dan elektonik di Sumbar, dengan tema "Strategi Media Menghadapi Digitalisasi", Selasa (30/11/2021).

Media gathering berupa talkshow dan diskusi panel itu dibuka  Direktur Keuangan PT Semen Padang Tubagus Muhammad Dharury dengan menghadirkan wartawan senior CNN Indonesia, Desi Anwar sebagai narasumber utama. Sedangkan narasumber lainnya adalah CEO Padang Ekspres Muhammad Nazir Fahmi, CEO Info Sumbar Vembi Fernando dan Pemred Langgam.id, Hendra Makmur.

Media gathering PT Semen Padang itu juga dikuti oleh Komisaris PT Semen Padang Khairul Jasmi, Kepala Unit Humas & Kesekretariatan PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati,  Ketua  Dewan Kehormatan PWI Sumbar Basril Basyar, serta sejumlah wartawan senior lainnya.

Direktur Keuangan PT Semen Padang Tubagus Muhammad Dharury mengatakan, media masa memiliki peran penting di dalam kehidupan masyarakat. Media juga sebagai agen of change di dalam lingkungan hidup yang dapat mempengaruhi khalayak dalam membentuk opini masa. 

Perkembangan teknologi yang begitu cepat dengan dunia digital, tentunya membawa perubahan pada praktek jurnalisitik yang mengharuskan media massa berubah cara kerja model bisnis dan struktur organisasi medianya dengan tujuan, agar media massa lebih inovatif dan efisien, serta cepat.
j
Menurut Tubagus, saat ini semua industri media mengalami tantangan yang sama. Bagi yang mampu beradaptasi akan tetap hidup dan survive, bagi yang tidak beradaptasi lama kelamaan akan hilang. Dan tentunya, ini tidak terlepas dari pesatnya perkembangan digitalisasi.

Ia berharap, media gathering berupa talkshow dan diskusi penel tersebut bermanfaat bagi rekan-rekan jurnalis, baik dalam perubahan mindset maupun dalam pengelolaan media massa.

"Kemudian di samping itu, saya mewakili manajemen juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan jurnalis yang selama ini mendukung PT Semen Padang. Semoga hubungan baik ini dapat terus dilakukan, begitu juga dengan semua narasumber yang telah meluangkan waktunya untuk sharing dengan rekan-rekan jurnalis peserta media gathering PT Semen Padang," ujarnya.

Sementara itu, Desi Anwar pada kesempatan itu menyatakan bahwa media pers adalah pilar keempat dalam demokrasi. Pers sangat penting, tanpa peran pers demokrasi tidak berdiri. Pers bentuk-bentuknya pasti berubah sesuai dengan jaman. 

Tahun depan, media pers mau tidak mau harus berimigrasi ke platform digital. Indonesia sebenarnya sudah 10 tahun di belakang negara-negara lain. Sebagai contohnya kalau beli TV. Di negara lain, tidak ada lagi TV analog dengan tabung besar di belakang, semuanya sudah smart TV yang terkoneksi dengan internet atau digital. 

"Tapi kenyataannya sampai sekarang ini di Indonesia, TV yang kita tonton masih TV analog. Padahal dunia itu sudah berimigrasi ke 5G, dan kita masih analog, bayangkan. Jadi mau tidak mau, semua TV dan media lainnya harus beradaptasi dengan platform-platform digital," katanya.

Ia pun juga menceritakan perkembangan media dari era orde baru hingga di era demokrasi sekarang ini. Saat orde baru, TVRI bukan merupakan media yang dipahami sekarang ini, karena TVRI merupakan corong pemerintah, TVRI adalah platform pemerintah untuk memberikan informasi.

"Zaman orde baru media-media masih disensor oleh Menteri Penerangan dan saat itu tidak ada pers yang sifatnya bebas. Siaran berita di Indonesia hanya semacam informasi kegiatan-kegiatan yang dilakukan pemerintah. Sedangkan yang sifatnya konflik dan masalah, itu adanya di program Dunia Dalam Berita," katanya. 

Pada awal tahun 1990-an, barulah lahir TV swasta pertama, yaitu RCTI yang menayangkan iklan untuk pertama kalinya di Indonesia dan ketika tidak ada namanya redaksi. RCTI didirikan ketika itu dengan tujuan bukan untuk memberikan informasi atau menciptakan iklim keterbukaan, tapi semata-mata untuk kepentingan bisnis. 

"RCTI ketika itu tidak ada redaksi. Saya membuat namanya program Seputar Jakarta yang menayangkan kejadian seputar Jakarta. Ketika itu, kita tidak boleh menggunakan kata berita, karena berita hanya boleh disiarkan TVRI. Ini seolah-olah majalah yang sifatnya human interes yang isisnya tentang kehidupan sehari-hari di Jakarta," ujarnya.

Setelah RCTI, barulah lahir berbagai televisi swasta lainnya seperti TPI, SCTV, Lativi, Indosiar dan lainnya, sehingga masyarakat Indonesia mulai dimanjakan oleh informasi dari televisi, dan bukan lagi dari majalah atau koran.  

Bahkan ketika program Seputar Indonesia sangat populer, Seputar Indonesia menjadi siara berita sebenarnya yang akhirnya ditiru oleh TVRI, meskipun ketika itu kata berita belum bisa digunakan. Padahal secara informal, program-program Seputar Indonesia adalah program berita, tapi secara formal itu bukan program berita.

Menjelang krisis moneter, masyarakat Indonesia pun semakin haus terhadap informasi dan berita. Masing-masing televisi swasta pun mulai berkompetisi untuk mendapatkan share dan rating tertinggi, karena semakin tinggi ratingnya, maka  semakin mahal harga tayang iklannya. 

Kemudian ketika krisis moneter masuk ke Indonesia pada tahun 1997 dan reformasi bulan Mei 1998, sebenarnya semua ini sangat dipengaruhi dengan perjalanan televisi di Indonesia, sehingga membuat Indonesia menjadi negara yang sangat demokratis. 

Hal itu bisa terjadi, karena masyarakat sudah terbiasa dengan berita, sehingga upaya untuk melarang pemberitaan seperti penembakan mahasiswa, penjarahan yang akhirnya bermuara pada reformasi dan unjuk rasa terus menerus dilakukan, membuat orde baru terpaksa berakhir, dan Presiden Soeharto mundur dari jabatannya juga disiarkan di seluruh televisi.

"Pada sekejap mata, reformasi di Indonesia kran demokrasi pun dibuka. Dengan demokrasi ini, pers berbas-bebas sebebasnya, dan di sinilah dimulai perjalanan pers yang terbuka dan demokratis di Indonesia. Kebebasan berkespresi dan kebebasan bersuara," ujarnya. 

Dengan adanya demokrasi, masyarakat Indonesia haus terhadap politik, karena politik di zaman era orde baru tidak  ada, hanya satu partai yang berkuasa, yaitu Golkar. Sedangkan partai lain hanya sebagai penggembira. Awal demokrasi, semua orang pun ingin berpolitik, semua orang ingin mendapatkan informasi berita. 

Kemudian, lahirlah Metro TV, yaitu TV berita pertama. TV ini dibangun untuk merespons keinginan masyarakat terhadap hal-hal yang sifatnya berita dan kebanyakan berita itu sifatnya politik. Bahkan lebih dari 70 persen, programnya berita. 

"Metro TV pun menjadi sebuah media yang tujuannya juga mengedukasi masyarakat tentang bagaimana kita berdemokrasi, karena peran Metro TV sebagai media, luar biasa penting untuk mengedukasi masyarakat berdemokrasi," ujarnya. 

Di era digital saat ini, media pers dituntut untuk berimigrasi ke digital, apalagi jumlah pengguna android yang bisa mengakses internet melebihi populasi Indonesia. Bahkan dari data Daily Time Spent, dalam sehari sekitar 202,6 juta internet user di Indonesia. 

Kemudian dalam sehari, yang mengakses internet mencapai 8 jam 52 menit/hari. Waktu hampir 9 jam itu dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses berbagai platform-platform, termasuk platform berita dari berbagai media dari gadget. Bahkan, pengguna gadget usia 13 tahun ke atas penggunanya mencapai 77,5 persen dan usia 18 tahun ke atas 69,1 persen. 
 
"Artinya, mau tidak mau media pers harus memiliki aplikasi, dan pers harus bisa melakukan live streaming. Kalau tidak, media pers akan kehilangan orang-orang yang menggunakan gadget yang jumlahanya lebih dari 200 juta di Indonesia. Jadi, media pers harus berimigrasi, harus menyediakan konten yang menarik dan disukai oleh user internet. Inilah yang menjadi tantangan media pers saat ini," kata Desi pada Media Gathering dengan Host, Andayani Joseph dari Classy Corp.

Usai pemaparan dari Desi Anwar, dilanjutkan sharing dengan narasumber media lokal. CEO Padek M. Nazir Fahmi pada kesempatan itu mengangkat materi tentang "Strategi Media Era Digital", kemudian CEO Info Sumbar Vembi Fernando mengusung tema "Grab The Opportunity in Digitalization Era. Ditutup dengan presentasi Pemred Langgam.id, Hendra Makmur," Tantangan Media di Era Digital."

Komisaris PT Semen Padang yang juga wartawan senior, Khairul Jasmi di akhir acara menegaskan bahwa  sehebat-hebat teori  dalam jurnalistik yang penting adalah wartawan dan kesehatan perusahaan. "Yang perlu dilakukan adalah menjadikan pribadi-pribadi wartawan itu wartawan hebat. Kalau media hebat, wartawan hebat sama saja. Kalau wartawan hebat tentu medianya akan terbawa hebat," katanya seraya mengingatkan keterampilan jurnalistik harus diasah setiap hari.  


Kegiatan media gathering PT Semen Padang 2021 juga dimeriahkan dengan pembagian doorprize berhadiah 1 unit smartphone, 2 unit sepeda, serta voucher belanja ratusan ribu rupiah. 

Kemudian di akhir rangkaian media gathering, PT Semen Padang juga memberikan penghargaan kepada tiga orang wartawan dan dua media  yang selama ini telah mendukung PT Semen Padang melalui pemberitaan-pemberitaan positif. Adapun penghargaan yang diserahkan PT Semen Padang kepada insan media tersebut adalah sebagai berikut, untuk Most Favorite Journalist diraih Ridho Syarlinto dari majalahintrust.com,   kategori Most Enganged Printed Journalist diraih Yoserizal dari Harian Singgalang,  kategori Most Enganged Online Journalist diraih Hendra Efison dari Padek.co.  Kemudian untuk kategori Most Enganged Online Media diraih Padek.co dan Most Enganged Printed Media diraih Harian Singgalang. (*/b)

 

Pdg. Panjang, Lintas Media News

Usai dicanangkan, Kota Padang Panjang sebagai KOTA LITERASI oleh Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, berapa tahun lalu. Geliat Literasi, di kota Padang Panjang makin memperlihatkan eksistensinya sebagai kota Literasi. Kota Padang Panjang, daerah pertama di provinsi Sumatera Barat yang mendapatkan Anugerah kota Literasi dari Perpustakaan Nasional Indonesia. 

Hal tersebut, diungkapkan Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang Yan Kasbari diruang kerjanya Sabut pekan lalu.

Branding Kota Literasi, yang di sandang Kota Padang Panjang mendorong Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang untuk menjadi salah satu pilot project model dalam literasi berbasis Inklusi Sosial yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo Pada tahun 2018.

Perkembangan Perpustakaan Daerah Kota Padang Panjang, dapat dilihat pada satu tahun terakhir dengan tumbuh suburnya Taman Bacaan Masyarakat (TBM) hampir di setiap Kelurahan di Kota Padang Panjang. Menjamurnya taman taman bacaan nyaris diseluruh kelurahan, berupakan dampak yang ditimbulkan oleh Brending Padang Panjang sebagai kota Literasi.

Perpustakaan, sebagai OPD yang diberi wewenang penuh untuk menggelola aset daerah berupa dokumen negara punya peran penting dalam menjaga aset tersebut dari kerusakan dan kerahasiaan sebuah dokumen terserbut. Artinya, kantor Pustaka dan Kearsipan tidak hanya melulu mengurus literasi semata. Namun, lebih dari itu. 

Capaian terbaru, yang berhasil diraih oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang adalah, tersedianya  layanan Pojok Statistik yang merupakan kerjasama Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Padang Panjang dengan Badan Pusat Statistik Kota Padang Panjang yang diresmikan langsung oleh Kepala Badan Pusat Statistik Republik Indonesia tahun lalu, ujarnya.

Selain itu, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan terus berbenah diri  dalam hal penyediaan  fasilitas dan layanan adapun layanan yang disediakan.Jenis jenis layanan yang sudah dapat diakses masyarakat berupa layanan sirkulasi, informasi dan referensi, layanan ruangan anak, layanan Audio visual, layanan Warintek, layanan WIFI gratis, penyediaan kelas dongeng, teater, menulis dan storytelling secara gratis setiap hari Minggu, layanan perpustakaan keliling, BI Corner, HAMKA Corner  dan layanan  taman baca.

Lebih jauh Yan Kasbari mengatakan, untuk memantau sejauh mana perkembangan taman taman bacaan yang eksei selama ini, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan mengadakan kegiatan berbagai lomba yang sasarannya adalah seluruh TBM dilingkungan Pemerintah Kota Padang Panjang, adapun lombanya adalah sebagai berikut, lomba Administrasi TBM, lomba pembuatan Vlog aktifitas TBM

lomba Hasil Karya Anak pada TBM,lomba membuat Cerita Inspiratis Aku dan TBM, lomba pengolahan barang bekas menjadi barang yang bermanfaat serta bernilai jual tinggi. Jika tidak ada aral melintang, perlombaan tersebut sudah diadakan pada tanggal 16- 19 November 2021 dua bulan lalu. 

Prestasi lain yang tidak kalah membanggakan diraih Dinas Perpustakaan dan Arsip yaitu, tahun 2021 Dinas Perpustakaan meraih prestasi tingkat provinsi dengan menyabet juara harapan 1 lomba Pustakawan Berprestasi Terbaik tingkat Propinsi Sumatera Barat, juara I lomba Bertutur  SD/ MI tingkat Provinsi Sumatera Barat, juara 1 Arsiparis teladan tingkat Provinsi Sumatera Barat dan Juara 3 Lomba arsiparis Teladan Tingkat nasional. (Son)

 

Dari kiri, Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekjen Kementerian Perindustrian Dody Widodo, dan salah satu pimpinan perusahaan penerima Sertifikat Industri Hijau, diabadikan usai penyerahan di Gedung Kemenperin, Jakarta, Selasa (30/11/2021). (foto:hms.ptsp)


Padang, Lintas Media News

PT. Semen Padang berhasil meraih Sertifikat Industri Hijau dan penghargaan Industri Hijau dari Kementerian Perindustrian(Kemenperin). Dua apresiasi tersebut diserahkan Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Selasa (30/11/2021).

"Dengan diperolehnya dua apresiasi ini membuktikan bahwa PT Semen Padang  telah menerapkan prinsip-prinsip industri hijau dalam proses produksi, sistem manajemen, pengelolaan lingkungan dan CSR," kata Direktur Utama PT Semen Padang Yosviandri, usai menerima penghargaan di Jakarta.

Ia menjelaskan, untuk meraih Sertifikat Industri Hijau, PT Semen Padang harus melalui sejumlah proses, dimulai dari permohonan sertifikasi, tinjauan dokumen dan persyaratan (audit tahap 1), penilaian lapangan (audit tahap 2), keputusan sertifikat, penerbitan sertifikat, audit pengawasan dan pembaruan sertifikat.

Sertifikat Industri Hijau yang masa berlakunya selama 3 tahun itu, pertama kali diraih PT Semen Padang pada tahun ini yakni untuk Pabrik Indarung VI. "Perusahaan/industri yang telah menerapkan prinsip industri hijau akan mendapatkan banyak manfaat, yaitu efisiensi bahan baku, energi dan air, sehingga limbah dan emisi yang dihasilkan menjadi minimal. Dengan proses produksi yang lebih efisien, akan turut meningkatkan daya saing produk," kata Yosviandri.

Selain meraih Sertifikat Industri Hijau, PT Semen Padang juga menyabet penghargaan Industri Hijau dari Kemenperin untuk kategori Industri Besar. 

Penghargaan Industri Hijau yang dilaksanakan setiap tahun, pernah diraih PT Semen Padang 2 tahun berturut-turut yakni pada tahun 2017 dan 2018.

Penghargaan Industri Hijau, kata Yosviandri, merupakan salah satu bentuk insentif non fiskal bagi perusahaan industri manufaktur yang telah melakukan upaya yang signifikan dalam efisiensi penggunaan sumber daya material, energi dan air. Program Penghargaan ini diberikan kepada Perusahaan industri dibagi dalam 3 kategori, yaitu Industri Besar, Industri Menengah, dan Industri Kecil. 

Di tempat terpisah, Kepala Unit Safety Health & Environment (SHE) PT Semen Padang Mustaqim Nasyra menambahkan, industri hijau adalah industri yang dalam proses produksinya mengutamakan upaya efisiensi dan efektivitas penggunaan sumber daya secara berkelanjutan sejalan dengan program Making Indonesia 4.0. Prinsip ini mampu menyelaraskan pembangunan industri dengan kelestarian fungsi lingkungan hidup serta dapat memberi manfaat bagi masyarakat. 

"Penerapan industri hijau merupakan upaya pencegahan terhadap emisi dan limbah dengan menerapkan sistem industri yang lebih efisien dala mengubah bahan baku menjadi produk, serta limbah menjadi produk ikutan (by product) yang lebih berguna," katanya.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita ketika menyampaikan  sambutan pada "Penganugerahan Perhargaan Industri Hijau dan Penyerahan Sertifikat Industri Hijau" di Gedung Kemenperin, Jakarta, Selasa (30/11/2021), mengatakan,  penganunegarahan Program Industri Hijau  dan  penyerahan Sertifikat Industri Hijau  merupakan bentuk apresiasi dari Kemenperin bagi perusahaan-perusahaan industri yang telah mewujudkan Industri Hijau dan telah memperlihatkan komitmen dalam menerapkan prinsip prinsip Industri Hijau secara konsisten dan juga berkelanjutan.

Kemenperin, katanya,  secara rutin menyelenggarakan Program Penghargaan Industri Hijau, yang penilaiannya menggunakan indikator kinerja yang terukur, objektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. "Ada 88 perusahaan industri yang mendapatkan kualifikasi penilaian tertinggi yaitu level lima, diikuti 49 perusahaan industri yang mendapat level empat, dan 15 perusahaan industri yang memerlukan upaya lebih optimal untuk menerapkan prinsip industri hijau," jelasnya.

Di sisi lain ia menyampaikan bahwa sektor industri masih menjadi kontributor terbesar bagi PDB nasional. Artinya, pelaku industri merupakan kontributor terpenting bagi pertumbuhan ekonomi dan PDB nasional. "Kontribusi industri pengolahan non migas pada Triwulan III/ 2021 mencapai 17,33 persen," tambahnya.  

Sekjen Kementerian Perindustrian Dody Widodo  menambahkan, hingga tahun 2021 ini sudah ditetapkan 28 standar Industri Hijau. Sejak 2017 hingga 2021 ini, sebanyak 74 perusahaan telah mengajukan permohonan Sertifikasi Industri Hijau dimana 71 di antaranya adalah difasilitasi oleh kemenperin. Untuk tahun 2021 ini, 10 perusahaan telah difasilitasi dan 1 perusahaan industri yang mengajukan sertifikasi melalui pembiayaan secara mandiri dan selanjutnya dari permohonan Sertifikasi Industroi Hijau teah ditetapkan 7 perusahaan industri yang telah memenuhi seluruh mekanisme sertifikasi dan selanjutnya perusahaan tersebut berhak menggunakan logo Industri Hijau. "Sejak dilaksanakan sertifikat Industri Hijau pada tahun 2017 hingga 2021 total perusahaan industri yang memperoleh Sertifikat Industri Hijau berjumlah 44 perusahaan. Ke depannya, diharapkan lebih banyak lagi perusahaan iundsutri ikut serta dan memenuhi standar Industri Hijau," jelasnya. (*/b/hms)

Batam,Lintas Media News.
 Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE. MM bersama Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, S.Sos. M.Si, menghadiri Acara Pengukuhan Perkumpulan Nagari Sikabu Batam (PNSB) Periode 2021-2024, Bertempat di Swis-Belhotel Harbour Bay Kota Batam, pada Senin (29/11) malam.

Kedatangan Bupati dan Wakil Walikota Batam disambut meriah oleh masyarakat Kota Batam yang berasal dari Nagari Sikabu Lubuk Alung itu. Penampilan tari gelombang dengan suguhan siriah dalam carano, menjadikan suasana rantau seperti terasa di kampung sendiri.

Dalam sambutannya, Bupati Suhatri Bur sangat mengapresiasi kehadiran Perkumpulan Nagari Sikabu di rantau. Sebagai wadah silaturahim dan untuk kemajuan masyarakat Padang Pariaman, khususnya anak nagari Sikabu Lubuk Alung yang ada di perantauan.
"Kita berharap kebersamaan ini terus berjalan dan bisa berkontribusi dalam berbagai sektor pembangunan di kota Batam dan mewujudkan visi dan misi Padang Pariaman Berjaya". ungkap Suhatri Bur.

Terakhir, Bupati Suhatri Bur mengucapkan selamat kepada Ketua terpilih bersama jajaran pengurus. Semoga organisasi PNSB tetap solid dan memberikan manfaat bagi perkembangan serta kemajuan kampung halaman. 

Senada dengan itu, Wawako Batam Amsakar Achmad juga sangat mengapresiasi kehadiran Bupati Padang Pariaman di kota Batam, Dan tentunya memotivasi masyarakat asal Sikabu yang berdomisili di Batam, dalam mendukung Program-program Pemerintah Kota Batam.

Sementara itu, Ketua PNSB Rizky mengatakan. Bahwa organisasi yang dipimpinnya bertujuan untuk meningkatkan ukhuwah islamiah dan mempererat tali silaturahmi antara ranah dan rantau. Dia mengharapkan dukungan dari Bupati Padang Pariaman dan pemerintah Kota Batam agar organisasi yang dipimpinnya bisa memberikan manfaat bagi kedua Daerah dan Perkumpulan Nagari Sikabu Batam semakin sukses ke depannya.

Terlihat hadir dalam acara itu, pengurus Ikatan Keluarga Sumatera Barat (IKSB), pengurus Persatuan Keluarga Daerah Padang Pariaman (PKDP) Kota Batam dan Pengurus Ikatan Keluarga Lubuk Alung Sekitarnya (IKLAS) serta beberapa pengurus paguyuban Padang Pariaman lainnya.

Diketahui, Perkumpulan Nagari Sikabu Batam resmi berdiri 22 Oktober 2021 di Kota Batam, dengan akta pendirian melalui notaris Septa Suhendra, SH. MKn. dan berdasarkan SK Menkumham nomor AHU - 0012935. AH.01.07 Tahun 2021, tanggal 8 November 2021. (Prokopim)

Padang -Lintas Media News.
Ketua Tim Penggerak PKK Sumbar Ny. Harnely Bahar membuat penyataan sikap terkait marak kasus kekerasan seksual terhadap anak di Sumbar. Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat sebagai Lembaga yang peduli terhadap kualitas hidup keluarga Indonesia.

"Ketua dan seluruh pengurus Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat menyampaikan duka cita yang mendalam kepada korban kekerasan seksual, terutama dua anak dan yang telah menjadi korban pada pertengahan November Tahun 2021 ini di Daerah Mata Air Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang. Duka mendalam karena kasus pemerkosaan dilakukan oleh enam orang pelaku, diantaranya dari keluarga sendiri yang seharusnya sebagai pelindung kedua korban," ujar Ny. Harneli Bahar disela-sela kesibukannya hari ini, Senin (29/11/2021).

Ketua Tim Penggerak PKK Sunbar juga mengecam keras tindakan pemerkosaan serta segala bentuk kekerasan terhadap anak sebagai perbuatan yang keji dan melanggar hukum serta melanggar norma Agama dan Adat Bangsa Indonesia, baik  yang tertuang dalam Pancasila , UUD 1945, Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, Undang-Undang Perlindungan Anak, Undang-Undang Hak Azasi Manusia dan juga Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

" Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat mendukung segala upaya Pemerintah melalui Kepolisian, Kejaksaan,Pengadilan dan Dinas/OPD terkait dalam mengusut dan menangani kasus kekerasan seksual ini sampai tuntas. Juga memberikan hukuman maksimal seberat-beratnya pada para pelaku, sehingga memberikan rasa keadilan dan perlindungan kepada korban. Juga melakukan pemulihan kondisi fisik dan psikhologis bagi korban dan keluarganya," tegas Harnely Bahar.

Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat meminta kepada semua kelompok masyarakat, agar ikut memantau dan mendukung penanganan kasus-kasus kekerasan seksual yang sedang dilakukan aparat Penegak Hukum. 

"Mengajak semua pihak bersama-sama meningkatkan peran dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak terulang kembali," ajaknya.

Harneli katakan, khusus untuk seluruh jajaran pengurus Tim Penggerak PKK dan Kader PKK sampai ke Kelompok-kelompok Dasawisma di Provinsi Sumatera Barat, dihimbau untuk dapat menjadi contoh tauladan dalam kehidupan berkeluarga dan bermasyarakat serta menambah frekuensi edukasi kepada masyarakat agar meningkatkan ketahanan keluarga sebagai basis dalam menjaga keamanan, ketahanan lingkungan dan masyarakat dari kasus kekerasan.
 
" Demikianlah penyataan sikap Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Barat ini, agar diketahui dan menjadi perhatian bersama. Semoga kita semua dilindungi Allah Subhanahu Wa Ta’ala dari mara bahaya, Aamiin",  serunya. 

(Biro Adpim Setdaprov Sumbar)
 


Panen perdana  di Kelurahan Baringin dan Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang,  Senin (29/11/2021. Pada 2016 lalu PT Semen Padang melakukan normalisasi intake di kawasan tersebut, sehingga
bisa mengairi lahan masyarakat. (foto:hms.ptsp)



Padang, Lintas Media News

Para petani di Kelurahan Baringin dan Kelurahan Tarantang, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, tampak bersuka cita saat melakukan panen padi perdana pasca PT Semen Padang, menormalisasikan intake Baringin yang rusak akibat banjir bandang pada 2016 lalu, Senin (29/11/2021). Betapa tidak, sejumlah lahan pertanian mereka yang sebelumnya hanya jadi lahan tidur akibat tidak ada air, kini telah menjadi lahan produktif, dan berproduksi secara optimal.

Panen perdana tersebut dihadiri oleh Kepala Unit Corporate Social Responsibility (CSR) PT Semen Padang Rinold Thamrin, Penasehat Direksi PT Semen Padang Dani Faisal, Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Lubuk Kilangan Basri Dt Rajo Usali, serta Sekretaris Lurah Tarantang Yulianita dan Ketua LPM Baringin Jamal F Chan. Juga hadir Ketua Kelompok Tani Tarantang Jaya, Busri beserta anggotanya, dan Kelompok Rimbun Baringin, Suardi dan anggota.

Ketua Kelompok Tani Rimbun Baringin Suardi Koto menyampaikan terimakasih kepada PT Semen Padang, karena panen padi ini tidak terlepas dari dukungan PT Semen Padang yang telah menormalisasikan intake Baringin yang rusak akibat banjir bandang yang terjadi pada tahun 2016. 

"Panen ini menjadi sejarah bagi kami, karena sejak intake Baringin rusak akibat banjir bandang, kami tidak bisa menggarap sawah. Setelah PT Semen Padang menormalisasikan intake yang rusak, kini kami sudah bisa menanam padi, dan hari ini kami pun melakukan panen padi perdana," kata Suardi.

Ketua Kelompok Tani Tarantang Jaya Busri (62) mengatakan, setelah panen padi perdana ini, ia bersama anggota Kelompok Tani Tarantang Jaya lainnya akan mencoba membudidayakan padi salibu, karena budidaya padi salibu ini sangat menguntungkan bagi petani, karena bisa panen 4 kali dalam setahun. 

Ketua LPM Baringin Jamal F Chan mengatakan, air dari intake Baringin tersebut dimanfaatkan oleh empat kelompok tani dengan rincian, satu kelompok di Kelurahan Tarantang dengan luas areal sekitar 40 Ha, dan tiga di Kelurahan Baringin yang terdiri dari Rimbun Baringin, Pulau Sakato dan Baringin Sarasah dengan total areal sawah ketiga kelompok tani itu sekitar 90 Ha.

Ketua KAN Lubuk Kilangan Basri Dt Rajo Usali mengaku bangga dengan PT Semen Padang yang telah memperhatikan kebutuhan masyarakat Baringin dan Tarantang, apalagi nilai pengerjaan normalisasi intake tersebut cukup besar, kurang lebih Rp2 miliar. 

Di tempat terpisah, Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri normalisasi intake Baringin yang dilakukan PT Semen Padang dan manfaatnnya  telah  dirasakan masyarakat sekitar, merupakan bukti komitmen perusahaan terhadap masyarakat lingkungan, khususnya di Kecamatan Lubuk Kilangan yang direalisasikan melalui CSR perusahaan. "Semoga normalisasi intake Baringin ini dapat meningkatkan perekonomian masyarakat. Semoga suatu saat nanti Lubuk Kilangan bisa menjadi salah satu lumbung padi," katanya. 

Kepala Unit CSR Semen Padang Rinold Thamrin menambahkan, panen perdana kali ini merupakan sesuatu yang bertolak belakang dengan keadaan beberapa tahun lalu, di mana sebelumnya para petani tidak bisa memanfaatkan areal sawahnya untuk menanam padi, kini untuk pertama kali pasca-normalisasi intake Baringin, para petani melakukan panen padi.  (*/b/hms)


Dharmasraya - lintasmedianews.com Hibah tanah milik Pemerintah Kabupaten Dharmasraya untuk Yayasan Irsyadul Ummah dan dan Yayasan Tarbiyatul Athfal akhirnya disetujui DPRD Kabupaten Dharmasraya. Persetujuan tersebut telah sah dilaksanakan dalam Rapat Paripurna DPRD yang dilaksanakan di Ruang Rapat Utama Sekretariat DPRD Dharmasraya, Senin (29/11/21). 

Untuk Yayasan Irsyadul Ummah, tanah yang dihibahkan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya adalah seluas 7.000 m² yang berlokasi di Nagari Sitiung Kecamatan Sitiung, dengan nilai Rp 336 juta. Sementara untuk Yayasan Tarbiyatul Athfal, adalah seluas 8.548 m² yang berlokasi di Nagari Koto Ranah Kecamatan Koto Besar, dengan nilai Rp 428 juta. 

Sekretaris Daerah Kabupaten Dharmasraya, Adlisman yang mewakil bupati pada kesempatan tersebut, atas nama Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada DPRD dengan disetujuinya hibah barang milik daerah ini, sebagai upaya bersama untuk memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Dharmasraya.
"Dukungan dan kerjasama yang baik ini tetap kita pertahankan untuk mendukung kegiatan lain yang sejenis di masa mendatang," ujar Sekda.

Persetujuan hibah barang milik daerah yang ditandatangani DPRD dan Pemkab Dharmasraya pada hari ini akan ditindaklanjuti dengan pelaksanaan penyerahan barang milik daerah, yang dituangkan dalam naskah perjanjian hibah daerah, yang juga telah dibahas bersama DPRD.

"Setelah dilakukan penyerahan hibah lahan, akan tetap dilakukan pengawasan dan monitoring secara rutin terhadap penggunaan aset daerah pasca hibah ini. Untuk itu, kami mengingatkan kepada penerima hibah agar aset yang diperoleh ini wajib digunakan sesuai ketentuan," tandas Sekda.(Elda)

Pariaman Lintas Media News.
Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur, SE. MM, hadiri kegiatan penyerahan Bantuan Sosial (Bansos) berupa Estalase atau Stellmeng kepada para pedagang dan pelaku Usaha Kecil Menengah (UKM) sebanyak 12 unit di Pasar Basung, Nagari Sikucur Kecamatan V Koto Kampung Dalam, pada Minggu (28/11).

Kegiatan ini, berasal dari pokok - pokok fikiran anggota DPRD Kabupaten Padang  Pariaman Aprinaldi, MPd. yang juga menjabat Wakil Ketua DPRD Padang Pariaman dan difasilitasi oleh Dinas Perdagangan, Tenaga Kerja, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagnakerkop dan UKM) Kabupaten Padang Pariaman melalui APBD tahun 2021.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Suhatri Bur didampingi Wakil Ketua DPRD Aprinaldi, MPd, Kadis Dagnakerkop dan UKM Dewi Roslaini, SE MM, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Hendri Satria, SAP. MSi, Camat V Koto Kampung Dalam Vemi Tulalo, S Sos, Kapolsek Kampung Dalam Iptu. Kasman, Danramil, Kabid. Pemberdayaan UKM Ade Mahriyal Putra, S.IP, Wali Nagari dan Ketua KAN Sikucur.

Dalam sambutannya, Bupati Suhatri Bur mengucapkan terima kasih Saudara Aprinaldi dan mengapresiasi kegiatan ini. Telah memberikan perhatian kepada pedagang dan pelaku UKM melalui pokok-pokok pemikiran.
Karena, para pedagang dan pelaku usaha mikro kecil dan menengah, merupakan tulang punggung perekonomian nasional tidak terkecuali untuk pemulihan ekonomi di Nagari pasca Pandemi Covid-19.

"Untuk itu, diminta kepada para pelaku usaha kecil dan menengah agar dapat memanfaatkan bantuan ini untuk pengembangan usaha dan meningkatkan kualitas produksi. Sehingga, akan dapat menggerakkan roda perekonomian masyarakat pada Kecamatan V Koto Kampung Dalam khususnya di Nagari Sikucur", ungkap Bupati.

Bupati menambahkan, bahwa kegiatan ini sudah sesuai dengan visi dan misi Bupati Padang Pariaman dalam menciptakan Usaha Menengah Kecil Mikro yang berdaya saing. Sehingga, kesejahteraan masyarakat akan meningkat dan Padang Pariaman Berjaya dapat terwujud.

Diakhir sambutannya, Bupati Suhatri Bur tidak bosan-bosannya menghimbau masyarakat untuk segera melakukan vaksinasi bagi yang belum. Karena vaksinasi itu melindungi diri, keluarga dan lingkungan.

"Jangan ragu dan takut untuk divaksin, karena sudah dijamin menyehatkan dan keamanannya oleh BPOM serta dinyatakan halal oleh MUI Pusat. Disamping itu, apabila kita sudah divaksin akan memberikan kemudahan dalam pengurusan administrasi dan kenyamanan apabila melakukan perjalanan", ujar Bupati mengakhiri sambutannya.

Dalam kesempatan tersebut, Aprinaldi yang juga merupakan putra Kampung Dalam menyampaikan ucapan terima kasih atas kehadiran Bupati Padang Pariaman di kampungnya. Semoga kehadiran Bupati, dapat memberikan pencerahan dan memotivasi masyarakat dalam melakukan aktivitas perekonomian. Dimana dalam dua tahun terakhir, perekonomian masyarakat terpuruk akibat Pandemi Covid-19.

"Pokok-pokok pemikiran ini, disamping bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para pedagang. Juga untuk mendukung visi dan misi Bupati mewujudkan Padang Pariaman Berjaya, yaitu unggul BErkelanjutan Religius seJAhtera dan berbudaYA", ujar Aprinaldi.

Pada kegiatan tersebut, juga disediakan vaksin untuk penerima bantuan dan warga masyarakat yang belum divaksin. Untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19 ini, Disdagnakerkop dan UKM berkoordinasi dengan Dinas kesehatan dan petugas Vaksinator dari Puskesmas Kampung Dalam. (Prokopim)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.