Latest Post

50Kota Aceh Aceh timur Advertorial DPRD Kab. Banyuasin Advertorial DPRD Lahat Advertorial HUT ke-153 Kabupaten Lahat Advertorial Meranti Advertorial Pemkab Lahat Advertorial Pemkab Musi Rawas Advertorial Pemko Lubuklinggau Advertorial Pemko Pagar Alam Agam Alahan panjang AROSUKA asahan Bali Balikpapan Bank Nagari Bantaeng Batam Batang anai Bateang Batu bara Batusangkar BAWASLU SUMBAR Bekasi Bengkalis BENGKULU BI Sumbar bintan Bogor Bukit pamewa Bukittinggi Cilegon Deli serdang Denpasar Depok Dewan Pers Dharmasraya DPR RI DPRD Bengkalis DPRD Dharmasraya DPRD Kepulauan Meranti DPRD Kota Padang DPRD OKI DPRD Padang DPRD Padang Panjang DPRD Pessel DPRD RI DPRD Solok DPRD SUMBAR Dumai Enam lingkung FJPI Sumbar Hanura Sumbar HPN 2022 Jabar Jakarta Jambi Jawa Barat Jeneponto Kab.Dharmasraya Kabupaten Dharmasraya Kabupaten Kepulauan Meranti Kabupaten Lahat Kabupaten Solok KADIN SUMBAR kambang Karimun Kayu Agung Kayu tanam Kepulauan Meranti Kepulaun Mentawai Kota Padaang Kota Padang Kota Pagar Alam Kota Pariaman Kota Solok kotapadang Kotapariaman KPU KPU Sumbar Kuala lumpur Labuhanbatu Lahat Lampung Lampung Timur lanud Sut Lanud Sud Lanud Sultan Sahrir Lanud Sultan Syahrir Lanud Sultan Syahrir Padang Lanud Sultan Syarir Lanud Sur lanud Sut Limapuluh Kota Lingga Liputan Lubuk alung Lubuk basuk Lubuk Linggau lubuk Sikaping Magelang Malalak Manggarai Timur Medan Mentawai Meranti Merbau Minahasa utara Miranti Muara enim Muba Banyuasin Muratara Musi Rawas Nagari Lurah Ampalu Nasdem Sumbar Nasional Ogan Ilir Ogan Komering Ilir (OKI) OKI Ombilin Opini Padang Padang Panjang Padang Pariaman Padangpanjang Pagaralam Pagaruyung Painan Palangkaraya Palembang Pariaman Parik malintang Parit malintang PARIWARA Pariwara DPRD Padang Panjang Pariwara Pemkab Solok PARIWARA PT Semen Padang Pasaman Pasaman - Pasaman Barat Pasaman Barat Pasbar Pauh kamba Payakumbuh PDAM Padang PDAM Padang Panjang Pekanbaru Pemkab Bengkalis Pemkab Lahat Pemkab Solok Pemko Padang Pemko Sawahlunto Pemko Solok Pemprov Sumbar Pemrov Sumbar Penas XVI KTNA Pertamina Pesisir Pesisir Selatan Pessel PJKIP Kota Padang PLN PMI Sumbar Polda Bali Polda Sumbar Polri Provinsi Bengkulu PT.ITA PT.Semen Padang Pulau punjung Purwokerto PWI PWI Sumbar Rangsang Redaksi Redaksi 2 Riau samarinda Samosir Sawahlunto Selat panjang Semarang semen padang Semen Padang Semen Padang.. Serang Sicincin Sijunjung Sikucua Silungkang Simpang empat SMSI Solok Solok kota Solok Selatan Sulawesi selatan Sumatera Barat Sumbar Sumsel Sumut sungai sarik Surabaya TANAH DATAR Tanahdatar Tangerang tanjung balai TSR III Pemkab Dharmasraya Tua Pejat Tulisan UMKM wakil walikota Padang walikota Padang walikota solok

Ka. Dept. Bisnis Inkubasi Non Semen PT Semen Padang Pri Gustari Akbar (tengah) ketika meninjau pembangunan rumah contoh yang dibangun menggunakan interlock brick, di Aro Suka Permai, Kabupaten Solok, beberapa waktu lalu. (foto:hms)

Padang, Lintas Media News

Di tengah tantangan pasar yang kian kompetitif dan menghadapi pandemi, PT Semen Padang terus meningkatkan performa bisnisnya dengan  mendorong inovasi produk dan layanan untuk meningkatkan penjualan. Salah satunya melalui pengembangan Bisnis Inkubasi Non Semen yang dari Januari hingga September 2021 mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 5,42 miliar.

“Pengembangan Bisnis Inkubasi Non Semen ini dikelola  PT Semen Padang melalui departemen tersendiri sejak 2019. Namun embrionya sebenarnya sudah terbentuk sejak tahun 1989   dengan keberadaan bengkel fabrikasi (workshop) telah melakukan fabrikasi peralatan material handling pabrik semen, seperti Rubber Belt Conveyor, Screw Conveyor, Bucket Elevator dan Pneumatic Gravity Conveyor,” kata Kepala Unit Humas & Kesekretariatan  PT Semen Padang Nur Anita Rahmawati di Padang, Jumat (15/10/2021).

Pembangunan rumah contoh yang menggunakan interlock brick
di Aro Suka Permai, Kabupaten Solok,

Upaya PT Semen Padang dalam pengembangan produk dan jasa layanan ini, lanjut Nur Anita, juga sejalan  dengan transformasi di holding SIG, yang telah  berkembang menjadi perusahaan penyedia solusi building material melalui pengembangan produk, jasa dan solusi berkelanjutan bagi masyarakat.

Kepala Departemen Bisnis Inkubasi Non Semen PT Semen Padang Pri Gustari Akbar menambahkan, dari Januari hingga September tahun 2021, bisnis dan jasa non semen merealisasikan pendapatan pendapatan sebesar Rp 5,42 miliar.

“Pendapatan dari produk non semen itu akan terus bertambah hingga akhir tahun, seiring masih adanya sejumlah proyek yang hingga kini masih dalam proses. Apalagi di tahun ini, Departemen Binis Inkubasi Non Semen menargetkan pendapatan sebesar Rp 6,4 miliar,” katanya seraya menyatakan pendapatan sebesar itu optimis bisa dicapai. 

Ia merinci pendapatan Rp 5,42 miliar hingga September itu terealisasi melalui sejumlah proyek, seperti pembuatan dan pemasangan Shell Kiln Tonasa, serta jasa repair cooler Shell Kiln 3 PT Semen Tonasa. 

Kemudian, proyek pemasangan instalasi Shell Kiln SBI Cilacap PT Solusi Bangun Indonesia, pekerjaan Coating peralatan PT Marnatha Bangun Sentosa, dan proyek pembuatan shaft, repair impeller PT Padang Raya Cakrawala.

"Selain itu, juga melalui proyek overhaul electric motor untuk PLTU Ombilin dan beberapa perusahaan lainnya, serta pekerjaan machining komponen untuk PT Padang Raya Cakrawala, dan lain sebagainya," kata Pri Gustari.

Shell Kiln Tonasa 3 yang dibuat bengkel fabrikasi (workshop) PT Semen Padang,  merupakan salah satu produk/jasa layanan Bisnis Inkubasi Non Semen PT Semen Padang.

Pri Gustari menyebutkan bengkel fabrikasi (workshop) PT Semen Padang telah memproduksi peralatan utama pabrik semen seperti Kiln dan Cement Mill Tube. Peralatan yang diproduksi tersebut selain dipakai untuk pabrik PT Semen Padang sendiri, juga di fabrikasi untuk pabrik semen lain. 

Di antaranya, untuk PT Semen Baturaja, PT Semen Tonasa, Lambda Cemex Bangladesh dan juga untuk PT Semen Andalas yang kini berganti nama menjadi PT Solusi Bangun Andalas," ungkap Pri. 

Selain melayani jasa dan fabrikasi non semen,  Departemen  Bisnis Inkubasi Non Semen juga memproduksi split, dan produk turunan semen, seperti interlock brick dan porous concrete (beton berpori). 

Untuk split yang diproduksi oleh tambang PT Semen Padang, merupakan split terkuat dan terbaik, karena material yang dimiliki adalah material terbaik dan memenuhi standar nasional.

Kemudian interlock brick, produk ini dinilai akan membuat pengerjaan dinding rumah hemat hingga 20 persen dibandingkan dengan bata. Sedangkan untuk porous concrete dapat mencegah genangan air. "Porous concrete ini sangat cocok untuk area parkir dan kawasan rawan banjir," ujar Pri. Interlock brick dan porous concrete, merupakan inovasi terbaru tahun 2019. Dalam waktu dekat ini, kedua produk turunan semen ini akan segera di pasarkan. Bahkan kedua produk turunan ini sudah ada contohnya. 

"Untuk porous concrete, contohnya ada di area pelataran Kantor Dekopin Ulak Karang. Kemudian interlock brick, rumah contohnya juga sudah ada di Perumahan Aro Suka Permai, Kabupaten Solok," ujarnya. (*/b/hms)

Padang, Lintas Media News

Dalam rangka pencapaian target 50 % melalui perencanaan Gebyar Vaksinasi di Kabupaten dan Kota, pemerintah Provinsi Sumatera Barat menerbitkan surat tertuju kepada Bupati dan Walikota, agar membuat perencanaan hingga habis tanggal 30 Oktober 2021. 

"Kita meminta Bupati dan Walikota membuat perencanaan gebyar vaksinasi covid 19 dengan target stok vaksin yang ada di kabupaten/kota habis pertanggal 30 Oktober ini", ujar Wakil Gubernur dalam surat tersebut tertanggal 14 Oktober 2021.

Wagub Sumbar juga menambahkan selain menyampaikan laporan jadwal pelaksanaan gebyar vaksinasi covid 19, diharapkan juga Bupati dan Walikota juga melaporkan capai vaksinasi covid 19 perhari kepada gubernur dan wakil gubernur. 

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumbar Arry Yuswandi, Skm, Mkm menyampaikan, capaian vaksinansi Sumbar saat ini masih dalam kisaran  26,71% dan target bisa mencapai 50 % hingga tanggal 30 Oktober 2021.

"Kita meneruskan surat ini kepada Bupati dan Walikota agar ada dorongan percepatan peningkatan capaian vaksinasi di Sumbar, 50 % dari jumlah sasaran 4.408.509 jiwa. Butuh semangat bersama untuk mencapai target ini," katanya disela-sela kegiatan di Padang, Jum'at (15/10/2021).

Arry juga menambahkan, update data hingga tanggal 14 Oktober 2021, pelaksanaan vaksin tahap 1 sudah berjumlah 1.177.656 jiwa dan vaksin tahap 2 baru mencapai 13,49 % dengan 594.568 jiwa.

"Kita menyadari perlunya dorongan kuat dari masing-masing Bupati dan Walikota dalam mendorong tingkat keaktifan masyarakat untuk berperan aktif di vaksin. Karena dari pantauan lapangan masih banyak masyarakat cendrung melihat-lihat saja dahulu," ungkapnya.

Arry juga menyampaikan, sisa stok vaksin di Dinkes Sumbar pertanggal12 Okt 2021 : 166.220 dosis terdiri dari : Sinovac = 5.500 dosis, Coronavac = 98.732 dosis, Astrazeneca = 4.960 dosis, Moderna = 112 dosis dan Pfizer = 56.916 dosis. (*/b)




Padang.Lintas Media.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat (Sumbar) melalui Komisi I nya menerima kunjungan kerja Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu untuk koordinasi tentang tahapan penyelenggaraan calon komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah ( KPID).

Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas yang menerima rombongan mengatakan,  berdasarkan Undang-undang (UU) Nomor 32 Tahun 2002 tentang penyiaran bahwa kemerdekaan menyatakan pendapat, menyampaikan, dan memperoleh informasi, bersumber dari kedaulatan rakyat dan merupakan hak asasi manusia dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang demokratis.

“Kita sengaja mendorong KPID melakukan pengawasan dan kerjasama kepada semua pihak, agar informasi bertaburan kepada masyarakat dapat bermanfaat dan sesuai filosofi adat basandi syarak, syarak basandi kitabullah,” ujar HM Nurnas asal fraksi Partai Demokrat Sumbar,  Jumat, 15 Oktober 2021.

Menurut HM Nurnas anggota legislatif pemilihan Pariaman dan Padang Pariaman ini, pihaknya melakukan seleksi secara terbuka dan penyetaraan kepada calon komisioner.

“Kita mendorong melalui timsel, agar Incumben tetap melakukan semua prosedural harus diikuti mulai zero serta melakukan tes psikotes terhadap peserta calon KPID dan wawancara,” ujar HM Nurnas.

Lanjut HM Nurnas dikenal dekat semua kalangan ini, pihaknya juga melakukan skenario fit and proper test , karena pihaknya mencari terbaik kepada calon komisioner KPID Sumbar.

“Pola disiapkan kuncinya, dihari melakukan pendaftaran semua dari awal , dinilai dari tingkah laku, etika, bermoral dan memiliki kekompakan,” ujar HM Nurnas

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Srie Rezeki mengatakan, pihaknya ingin meminta petunjuk dan arahan masalah tahapan penyelengaraan seleksi calon komisoner KPID.

“Kita mendapatkan materi tentang pentingnya nilai moral dan etika sangat diprioritaskan dalam seleksi calon KPID Bengkulu nantinya,” ujar Srie Rezeki

Sekretaris Komisi I DPRD Provinsi Bengkulu Badrun mengatakan, pihaknya baru tahapan pendaftaran seleksi calon komisoner KPID Provinsi Bengkulu.

“Semoga studi banding ini dapat memberikan pemahaman kepada kami, agar melakukan seleksi sesuai aturan dan ilmu beemanfaat dari DPRD Provinsi Sumbar melalui Komisi I,” ujarnya.

Tampak acara dihadiri Sekretaris Komisi I DPRD Sumbar HM Nurnas, anggota Komisi I Zarfi Deson, Sekretaris Dewan DPRD Provinsi Sumbar Raflis, ketua komisi I Provinsi Bengkulu Srie Rezeki , sekretaris Badrun Hasani, anggota Holil, Salim, Sefti Yuslinah , Usin Abdisyah, Jonaidi dan Marlesi dan staf komisi I DPRD Sumbar.(SRI)




Padang Lintas Media.
Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menerima nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) dari Pemerinta Provinsi uang disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy pada rapat paripurna DPRD Sumbar. Kamis (14/10) di ruangan rapat utama DPRD Sumbar .

Wakil Ketua DPRD Sumbar Irsyad Syafar,saat memimpin rapat
mengingatkan. Pemerintah daerah agar mengoptimalkan penggalian potensi sumber pendapatan terutama dari pengelolaan aset daerah. Mengaktualisasikan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur periode 2021-2024 membutuhkan anggaran yang cukup besar.

“Untuk mengaktualisasikan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur membutuhkan anggaran besar. Agar program unggulan tersebut bisa ditampung di dalam APBD, perlu dilakukan optimalisasi potensi pendapatan terutama dari pengelolaan aset daerah,” kata Irsyad.

Dia menyebutkan, perlu dilakukan penyelarasan program, kegiatan dan alokasi anggaran yang ditetapkan dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA PPAS) dengan visi dan misi tersebut dalam penyusunan RAPBD tahun 2022.

Ia menguraikan, dalam KUA PPAS tahun 2022 baru dilakukan penyesuaian target pendapatan asli daerah (PAD) yaitu sekitar Rp2,502 triliun. Sedangkan dari pendapatan transfer dan lain-lain pendapatan yang sah belum didalami.

Memperhatikan kebutuhan anggaran yang besar untuk mewujudkan visi dan misi gubernur dan wakil gubernur, dia meminta agar ada inovasi dan lompatan untuk mendorong peningkatan pendapatan daerah.

“Masih banyak potensi pendapatan daerah yang bisa dioptimalkan, seperti pengelolaan aset daerah, meningkatkan kinerja BUMD serta mengupayakan tambahan dari dana bagi hasil (DBH) pajak dan bukan pajak,” lanjutnya.

Dari aspek belanja daerah, menurutnya, baru dilakukam penyesuaian alokasi belanja modal sebesar 14 persen. Sedangkan besaran dan distribusi belanja operasional termasuk alokasi anggaran untuk program unggulan gubernur dan wakil gubernur belum didalami.

Dalam rapat paripurna tersebut, Irsyad Syafar juga mengingatkan waktu tersisa tahun anggaran 2021 hanya sekitar satu setengah bulan. Sementara hasil evaluasi Perda Perubahan APBD tahun 2021 belum juga keluar dari Kementerian Dalam Negeri.

“Pemprov hendaknya melakukan koordinasi lebih intens ke Kemendagri agar hasil evaluasi tersebut segera keluar sehingga pelakaanaan program dan kegiatan pembangunan daerah dapat berjalan tepat waktu,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan tentang perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2005-2025 yang belum disetujui Kemendagri. Padahal perubahan tersebut sudah dijadikan pedoman dalam penyusunan RPJMD 2021-2026.

“Kondisi ini tentu tidak sejalan dengan norma pembentukan produk hukum dan perlu menjadi perhatian pemerintah daerah untuk segera menyelesaikan permasalahan yang nenyebabkan keterlambatan persetujuan tersebut,” tandasnya. (SRi)

Pdg. Panjang, Lintas Media News

Derasnya curah hujan yang melanda Kota Padang Panjang sejak Rabu (13/10) siang hingga sore, membuat beberapa saluran yang ada di daerah setempat airnya meluap.

Menindaklanjuti itu, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP Damkar) Kota Padang Panjang turun ke lapangan membantu penyedotan air yang meluap di selokan Kelurahan Balai-Balai, Kecamatan Padang Panjang Barat.

"Kami langsung turun menyedot air yang meluap pada beberapa saluran di Kelurahan Balai-Balai yang membuat banjir di beberapa lokasi," ujar Kabid Damkar dan Linmas Jhon Eriko, S.Sos kepada Kominfo.

Genangan air yang sampai setinggi lutut orang dewasa itu, membuat beberapa rumah di kelurahan itu terdampak banjir.

"Kami setelah mendapatkan laporan dari masyarakat setempat, langsung mengeksekusi dengan melakukan penyedotan air sampai air benar-benar habis dan rumah warga kembali bisa dihuni," ucapnya. (maison posano)

Kapal tujuan ekspor ke Bangladesh sandar di Pelabuhan Teluk Bayur Padang. (foto:hms)


Padang, Lintas Media News

PT Semen Padang (Semen Indonesia Group-SIG) telah merealisasikan target ekspor semen tahun 2021 ke sejumlah negara tujuan. Bahkan, realisasi tersebut mencapai 484 persen.

Group Head of Sales SIG Rahman Kurniawan mengapresiasi kinerja ekspor PT Semen Padang yang telah merealisasikan ekspor semen jauh melebihi target SIG, apalagi realisasi 484 persen itu terwujud di akhir September.

"Tahun 2021 ini target ekspor semen untuk PT Semen Padang itu sebanyak 198.600 MT. Hingga akhir September, target tersebut sudah mencapai 377.811,94 MT. Dan tentunya, kami senang dengan realisasi ekspor semen yang telah dilakukan PT Semen Padang," kata Rahman. 

Target ekspor semen oleh PT Semen Padang, katanya melanjutkan, akan terus meningkat hingga akhir 2021, karena bagi PT Semen Padang, masih tersisa waktu tiga bulan lagi untuk terus melakukan ekspor semen.

"Selain semen, ekspor klinker juga begitu, terus digenjot hingga akhir tahun, karena sampai September kemarin, klinker yang telah diekspor itu baru mencapai 1.132.972,31 MT. Sedangkan targetnya sebanyak 2.100.000 MT," ujar Rahman. 

Senior Manager of Export Sales SIG Fifit Abriyanto merinci realisasi semen dan klinker yang diekspor PT Semen Padang ke sejumlah negara. Kata dia, ada empat negara yang menjadi tujuan ekspor semen dan klinker, yaitu Sri Lanka, Maldives, Autralia dan Bangladesh.

Untuk semen, kata dia, diekspor ke Sri Lanka dengan jumlah semen sebanyak 297 ribu MT, Maldives 64 ribu MT dan Australia sebanyak 15 ribu MT. Untuk tipe semennya, terdiri dari dua tipe, OPC (52.5N) dan OPC (42.5N). 

"Untuk tipe OPC (52.5N), diekspor ke Australia. Sedangkan untuk tipe OPC (42.5N), diekspor ke Sri Lanka dan Maldives. Sedangkan untuk klinker, kami ekspor ke Bangladesh," ujar Fifit.

Ekspor semen dan klinker ke berbagai negara oleh PT Semen Padang sudah berlangsung sejak 2008. Khusus negara Australia, telah dimulai sejak 2016 dan PT Semen Padang adalah perusahaan semen pertama yang berada di bawah holding SIG yang mengekspor semen ke Australia. (*/b)

 

Musi Rawas, Lintas Media News

Pemerintah Kabupaten Musi Rawas mendapatkan Penghargaan Entitas Pelaporan Peraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Kementrian Keuangan. 

Penghargaan ini diterima setelah Kabupaten Musi Rawas mampu secara berturut turut untuk kelima kalinya menjadi penerima Opini (Wajar Tanpa Pengecualian) atas audit Laporan Keuangan Pemerintah Daerah yang diberikan oleh BPK RI. Selasa (14/9). 

Mengusung Tema "Bangkitkan ekonomi, pulihkan negeri, bersama hadapi pandemi",   Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Keuangan RI Sri Mulyani dalam Rapat Kerja Nasional Akuntansi Pelaporan Keuangan Pemerintah Tahun 2021 dan Pemberian Penghargaan kepada Entitas Pelaporan Peraih Opini WTP melalui Video Conference. 

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud mengucapkan terimakasih kepada Kementrian Keuangan dan BPK RI  yang telah berkenan melakukan audit terhadap Laporan Keuangan Pemerintah Daerah dan telah memberikan kepercayaan kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas.




  (Adv/Nz)


Padang, Lintas Media News

Yayasan Semen Padang melalui Semen Padang Hospital (SPH) melaksanakan program vaksinasi untuk masyarakat umum, Senin, 11 Oktober 2021. Program vaksinasi ini akan dilaksanakan hingga 16 Oktober 2021, yang dimulai pukul 08.00 hingga siang. 

Salah seorang vaksinator SPH, dr. Friza Yossy Harlinda mengatakan, kegiatan vaksinasi ini dalam rangka pekan vaksinasi oleh Dinas Kesehatan Kota Padang. "Dalam hal ini, SPH berpartisipasi melaksanakan vaksinasi di dua tempat, yakni di Rumah Sakit Semen Padang Hospital (SPH) dan di Kantor Kelurahan Indarung hingga lima hari kedepan. Vaksin digunakan Coronavac dan Pfizer," katanya saat dihubungi di Padang, Senin, 11 Oktober 2021.

Ia mengatakan, dalam pelaksanaan vaksin ini, setiap hari pihaknya menargetkan vaksinasi 100 orang di masing-masing tempat. "Untuk hari ini, di SPH ada 66 orang yang divaksinasi dari 74 pendaftar. Yang menerima vaksin kedua 14 orang, sedangkan lainnya menerima vaksin pertama. Sedangkan untuk pelaksanaan di Kantor Kelurahan Indarung ada 90 penerima vaksin dari 95 pendaftar," jelasnya.

dr Yossy menjelaskan, dalam pelaksanaan vaksinasi selama lima hari kedepan, tidak ada syarat khusus bagi masyarakat. "Bagi yang ingin vaksin, bisa langsung datang dengan membawa KTP ke dua lokasi itu serta membawa kartu vaksin bagi yang melaksanakan vaksin kedua dan pastikan vaksin yang diterima sama dengan vaksin sebelumnya," imbaunya.

Sebelumnya, untuk pelaksanaan vaksinasi di SPH sendiri, pihak rumah sakit bekerjasama dengan pihak Kelurahan Pisang serta dibantu dengan aparat kepolisian dan TNI. "Kita juga bekerjasama dengan pihak kelurahan dan TNI/Polri. Namun jika ada masyarakat dari daerah lain atau pasien yang sedang berobat ke SPH ingin melaksanakan vaksinasi, maka bisa langsung datang," terangnya.

Pelaksanaan vaksinasi di SPH untuk masyarakat umum merupakan yang pertama dilaksanakan oleh pihak yayasan. Namun sebelumnya, pihak SPH sudah melaksanakan vaksinasi untuk layanan publik dan pelajar di beberapa tempat lain, seperti di GSG PT Semen Padang, sekolah-sekolah, dll.

Jadi Positifers, untuk Anda yang ingin vaksin bisa langsung datang ke SPH dan Kantor Kelurahan Indarung hingga 16 Oktober 2021.

Padang,Lintas Media News.
 Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Padang turut berpartisipasi aktif dalam rangka mendukung menyukseskan kegiatan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) melalui Computer Assisted Test (CAT) bagi Calon Pegawai Negeri (CPNS) Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) tahun 2021 pada Kanwil Kemenkumham Sumatera Barat yang akan dilaksanakan mulai 14-25 Oktober 2021 di Ballroom Grand Zuri Hotel Padang.

Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Padang Era Wiharto menyatakan bahwa Lapas Kelas IIA Padang akan mengirimkan beberapa orang petugas sebagai tenaga bantuan guna menyukseskan pelaksanaan kegiatan. “Setiap harinya selama kegiatan berlangsung, sebanyak enam orang petugas yang terdiri atas lima orang petugas pengamanan dan satu orang dokter akan berpartisipasi akif dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Kalapas menjelaskan sesuai dengan yang tertuang dalam Surat Keputusan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Barat NOMOR: W.3-05.KP.02.01 Tahun 2021 tentang Pembentukan Panitia Daerah Pelaksana Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil Tahap Seleksi Kompetensi Dasar melalui Computer Assisted Test (CAT) pada Kanwil Kemenkumham Sumbar Tahun Anggaran 2021, Tim Kesehatan akan dibantu oleh satu orang dokter dari Lapas Kelas IIA Padang yakni dr. Rahmadini dan lima orang petugas Lapas Kelas IIA Padang lainnya akan ikut berkontribusi di bidang keamanan.
Untuk mematangkan persiapan kegiatan, dipimpin oleh Kakanwil R. Andika Dwi Prasetya, secara virtual jajaran petugas Lapas Padang yang terlibat dalam kepanitiaan mengikuti Rapat Persiapan SKD beserta 107 pegawai yang juga menjadi panitia pada kegiatan ini pada Senin (11/10/2021). Rapat dibuka oleh Kepala Divisi Administrasi, Susilo Purwanto selaku Ketua Panitia Daerah Sumatera Barat bertempat di Aula Pengayoman Kantor Wilayah.

Kakanwil pada arahannya menyampaikan kepada seluruh pegawai untuk meningkatkan kedisiplinan baik dari segi waktu, pakaian dan sikap, kekompakan antar petugas, serta senantiasa satu frekuensi, satu komando. “Hindari sikap arogan dan tidak peduli dan perlakukan seluruh peserta sama tanpa diskriminasi. Ini adalah kegiatan pelayanan publik. Tunjukkan sikap pelayanan prima karena kita adalah role model”, himbau Kakanwil R. Andika.

Jumlah peserta yang mengikuti SKD CAT untuk wilayah Sumatera Barat adalah 16.043 (formasi SLTA) dan 1.110 (formasi non SLTA). Pelaksanaan tes dilakukan 3 sesi untuk setiap harinya (kecuali Hari Jumat dilakukan 2 sesi) dengan kapasitas setiap sesinya sebanyak 515 peserta.

“Semoga dengan kehadiran kami Tim Lapas Padang mampu memberi kontribusi yang baik demi kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan kegiatan ini,” harap dokter Lapas Padang yang biasa disapa dr. Ira tersebut.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Kalapas Era Wiharto. “Semoga petugas Lapas Padang yang terlibat bisa melaksanakan amanah yang telah diberikan dengan baik dan kegiatan berjalan dengan lancar hingga selesai,” jelas Kalapas. (Rel/Ism)

Pangkalan Lintas Media News .
Menyusul akan mulai dilaksanakannya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, Sekolah Menengah Pertama ( SMP) Negeri 1 Pangkalan Kecamatan Pangkalan Koto Baru Kabupaten 50 Kota, provinsi Sumatera Barat gelar kegiatan Gebyar Vaksinasi bersama Intelkam Polres 50 Kota, bertempat disekolah tersebut Selasa 12-10- 2021.


Tampak Ratusan pelajar bersama orang tua wali murid berjibun mengikuti sosialisasi vaksinasi Covid-19. Turut hadir dalam kegiatan itu Kepala Puskesmas kecamatan Pakalan Defi Perengki,SKM,MKM, Kapolsek Agung Prasetyo yang diwakili Kanit Intel serta Babinkamtibmas dan para guru.


Menindaklanjuti surat  Imbauan Dinas pendidikan dan kebudayaan Kabupaten 50 Kota Nomor 420/2447/DPK-LK/X-2021, sebut Kepala SMPN 1 Pangkalan Darmi Yusman. Pihaknya mengatakan bagi sekolah yang telah melaksanakan Vaksinasi Covid-19 minimal 70%,  baru dapat dilaksanakan secara PTM terbatas ujarnya.
" Dari 444 siswa dan siswi yang ada di SMPN 1 Pangkalan ini, yang sudah melaksanakan Vaksinasi baru sebanyak 248, artinya baru mencapai 55%" ucap Kepala SMP itu.

Hari ini akan dilaksanakan juga Vaksinasi untuk kedua kalinya, ada sebanyak 150 pelajar yang  sudah siap untuk di paksinasi. Kalau paksinasi ini berjalan sesuai dengan yang telah direncanakan, maka Terget  minimal 70% telah terlampaui  untuk sarat dilaksanakan PTM terbatas, kata Darmi Yusman kepada media ini.


Kepala Puskesmas Kecamatan Pangkalan Defi Perengki, mengatakan dihadapan para pelajar dan wali murid. "Vaksinasi ini adalah untuk membantu membentuk herd immunity atau kekebalan kelompok. Dengan terciptanya herd immunity, diharapkan penyebaran wabah Covid-19 dapat dibendungi dengan cepat,” tuturnya.

Di samping itu, Defi Perengki juga mengingatkan masyarakat untuk terus membentengi diri dari penularan Covid-19. Caranya dengan mematuhi protokol kesehatan, seperti menggunakan masker, rajin mencuci tangan, menghindari kerumunan dengan jumlah banyak, serta menjaga jarak aman.

“Pencegahan harus diawali dari diri sendiri, kemudian lingkungan keluarga, lalu lingkungan yang lebih luas. Mengikuti vaksinasi dan tetap memakai masker merupakan bagian dari upaya dan ikhtiar dalam pencegahan penyebaran Covid-19,” menghakiri ucapannya.(Sutan)

Salah seorang warga Anduriang bernama Arifin yang mengalami kelumpuhan akibat kecelakaan, menerima bantuan kursi roda dari program Peduli Kesehatan UPZ Baznas Semen Padang. Bantuan tersebut diserahkan tim UPZ Baznas Semen Padang beberapa waktu lalu. (foto:hms.ptsp)



Padang, Lintas Media News

Selama September tahun 2021, Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas Semen Padang telah menyalurkan zakat karyawan PT Semen Padang sebesar Rp711 juta lebih.

Dana zakat ratusan juta itu disalurkan melalui berbagai program zakat, yakni melalui program peduli pendidikan, peduli kesehatan, peduli kemanusiaan, peduli ekonomi, serta program dakwah dan Avokasi. 

Kepala Pelaksana Harian UPZ Baznas Semen Padang Muhammad Arif mengatakan, semua zakat yang disalurkan melalui berbagai program tersebut, diserahkan kepada delapan asnaf yang terdiri dari faqir, miskin, amil, muallaf, pemerdekaan, berhutang, fisabilillah dan ibnu sabil.

Untuk asnaf faqir sebesar Rp56,4 juta,  disalurkan kepada 335 orang penerima manfaat biaya hidup rutin dan kepada 7 orang biaya hidup non rutin yang terdiri dari faqir, jompo, janda dan cacat. 

Untuk asnaf miskin sebesar Rp238 juta lebih, disalurkan  kepada 51 orang penerima manfaat peduli ekonomi berupa modal usaha, dan kepada 8 lembaga Sosial Kemanusiaan berupa insentif.

Kemudian, juga disalurkan kepada 1 kepala keluarga (KK) penerima manfaat peduli kemanusiaan berupa bantuan bahan bangunan untuk perbaikan rumah layak huni, bantuan kepada 12 orang penerima manfaat program kesehatan seperti untuk bayar hutang berobat di rumah sakit.

"Pada asnaf miskin ini, kami pun juga menyalurkan bantuan bayar tunggakan BPJS Kesehatan dan juga bantuan biaya pembelian tiket pesawat untuk penerima manfaat yang tengah menjalani perawatan di rumah sakit rujukan Harapan Kita," ujar Arif.

Untuk program ekonomi, Arif mengatakan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan modal usaha sebesar Rp172 juta lebih, dan juga telah melakukan pemberdayaan kepada para penerima bantuan berupa pembekalan kewirausahaan, seperti marketing dan akuntansi praktis.

Selanjutnya, untuk asnaf muallaf, juga telah disalurkan sebesar Rp41 juta lebih untuk honor 51 orang da’i binaan UPZ Baznas Semen Padang yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Mentawai dan untuk program dakwah lainnya.

Untuk asnaf fisabilillah, juga telah salurkan sebesar Rp134 juta kepada 116 orang penerima beasiswa rutin, 51 orang beasiswa insidentil, 99 orang penerima bantuan honor rutin guru TPQ/TQA dan juga kepada 34 lembaga yang meliputi program pendidikan, dakwah rutin dan non rutin. 

Sedangkan, untuk asnaf amil, disalurkan sebesar Rp51 juta dalam bentuk remunerasi, biaya operasional rutin, operasional dinas dan biaya pemeliharaan fasilitas UPZ Baznas Semen Padang.

"Selain melalui berbagai program zakat, kami juga telah menyalurkan 30 persen atau Rp189 juta lebih dana zakat yang kami himpun dari karyawan PT Semen Padang kepada Baznas Pusat," beber Arif. 

Kepala Departemen Komunikasi & Hukum Perusahaan PT Semen Padang Oktoweri menyampaikan terimakasih kepada UPZ Baznas Semen Padang yang telah menyalurkan zakat karyawan PT Semen Padang. 

"Alhamdulillah, kami dari PT Semen Padang berterimakasih kepada kawan-kawan di UPZ Semen Padang, karena telah memudahkan kami para karyawan dalam menyalurkan kewajiban kami untuk membayar zakat penghasilan," kata Oktoweri.

Membayar zakat, termasuk zakat penghasilan, sebut Oktoweri, merupakan salah satu upaya dalam membersihkan harta. Karena dalam ajaran agama Islam dijelaskan bahwa di setiap harta yang dimiliki, terdapat hak-hak orang lain di dalamnya, terutama orang-orang yang membutuhkan. 

"Dengan mengeluarkan sebagian harta yang dimiliki untuk dizakatkan, sama halnya dengan membantu keberlangsungan hidup orang lain yang berhak dan benar-benar membutuhkan bantuan secara materil," ujarnya.

Oktoweri menambahkan, penyaluran zakat karyawan PT Semen Padang sudah berlangsung sejak tahun 1995. Saat itu,  dilakukan melalui lembaga Bazis Unit Korpri PT Semen Padang. Kemudian pada Januari 1998, Bazis Korpri PT Semen Padang berubah nama menjadi Bazis Semen Padang.

Setelah itu, dengan adanya Undang-Undang RI No 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat, maka pada Januari 2002 dibentuk Yayasan Lembaga Amil Zakat Semen Padang (LAZ-SP) dengan akte notaris no.05/y/2002 tanggal 21 Januari 2002.

Kemudian, sejak 21 Desember 2016 dengan keluarnya SK Ketua Baznas No. 57 tahun 2016, zakat karyawan PT Semen Padang kemudian disalurkan melalui UPZ Baznas Semen Padang yang aktivitasnya dimulai pada bulan April 2017. (*/b/hms)




Pessel.Lintas Media News.
 Unit Pelaksana Teknis (UPT) SMPN 4 Koto XI Tarusan atau SMPN 4 Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menggelar vaksinasi massal, di sekolah tersebut, pada Senin (11/10/2021) 
Ratusan siswa, guru dan masyarakat sekitar antusias mengikuti vaksin. Karena, mereka sudah jenuh dengan kondisi saat ini, yang selalu dihantui oleh penyebaran covid-19. 
Vaksinasi hasil kerjasama dengan Puskesmas Barung Barung Belantai ini berlangsung selama 2 hari. Yakni pada hari ini Senin (11/10/2021) dan Selasa (12/10/2021) 
Kepala UPT SMPN 4 Koto XI Tarusan, Drs. H. Arbais, M.Pd. mengatakan kegiatan vaksin merupakan program nasional. Kita harus dukung, demi kondisi kembali normal. 
"Untuk pelaksanan proses belajar mengajar tatap muka secara normal, minimal 85 persen warga sekolah sudah divaksin. Alhamdulillah, di hari pertama ini sudah 50 persen divaksin. Termasuk, guru yang telah menjalani vaksin kedua, " ujarnya. 
Arbais berharap, kegiatan vaksin ini berjalan dengan sukses, sesuai dengan yang diharapkan. "Hari ini yang divaksin, siswa sift B, yaitu mereka yang belajar pada Kamis sampai Sabtu. Sedangkan besok untuk sift B, " ujarnya. 
Arbais berterimakasih pada semua pihak yang telah ikut serta menyukseskan program vaksin ini. "Ini langkah baik untuk menuju PBM secara normal, tercapainya target pendidikan, " ujarnya. 
Sementara, Kepala UPT Puskesmas Barung Barung Belantai, drg. Ardiandes mengatakan SMPN 4 Tarusan merupakan yang pertama dari sekolah yang ada di wilayah kerja Puskesmas yang dia pimpinan menggelar vaksin massal. Dia sangat bersyukur orang tua mendukung siswa untuk kegiatan vaksin. 
"Kita bersyukur orang tua tidak terpengaruh oleh isu hoax. Dengan vaksin, justru melindungi diri dan orang sekitar kita dari penyebaran virus covid-19, " ujarnya. 
Ardiandes yang juga Ketua Alumni SMPN 4 Koto XI Tarusan ini mengungkapkan, sampai siang jelang istirahat, sudah 95 siswa yang divaksin. Selain itu, juga dari masyarakat umum sebanyak 25 orang dan guru untuk vaksin kedua, 2 orang. "Khusus guru, sudah hampir 100 persen menjalani vaksin kedua. Hanya beberapa orang yang belum, lantaran saat vaksin dalam kondisi kurang sehat. Kita memang lakukan screaming ketat. Jika kurang sehat, maka vaksin bagi yang bersangkutan, ditunda dalam beberapa hari, " ujarnya. 
Ardiandes juga menghimbau pada masyarakat agar segera divaksin. Ini bertujuan untuk melindungi diri dan meningkatkan kekebalan tubuh. "Bahkan, jika ada masyarakat yang ingin divaksin di SMPN 4 Koto XI Tarusan, silahkan datang dengan membawa foto copy KK, " himbaunya. (rel)

Author Name

Formulir Kontak

Name

Email *

Message *

Powered by Blogger.